Mencari Hantu Di Apartement Angker – Dread Flats Indonesia
Kali ini kita akan masuk ke sebuah gedung tempat terjadinya orang bikin meningsoy. Dan selamat datang di YouTube channel Miaw A. Let’s go. Mari kita cobain untuk bermain game horor yang judulnya adalah Dread Flats. Dan untuk jalan cerita dari game Dread Flat yang satu ini, kita akan masuk ke sebuah gedung yang angker ya, Teman-teman. Yang katanya di sana ada orang yang meningsoi dan juga orang yang menghilang. Nah, untuk pembuktiannya gua akan membawa kamera gua masuk ke gedung tersebut dan mencari ya seperti Ghost Hunter lah ya, Teman-teman. Apakah kita akan bertemu dengan hantunya atau jangan-jangan kita ikutan meningsoi atau menghilang? Penasaran? Selamat datang teman-temanku sekalian di dalam game Dread Flats. Dan langsung saja kita play the game tuh. Eh, oke, confirm aja. Semua konten di dalam game yang satu ini adalah cerita fiksi dan hati-hati game ini mengandung horor, jump scare, bahkan ada image-image yang disturbing ya, Teman-teman. 10,000 USD to spend three nights in a haunted building. 10.000 USD. Mahal banget, Guys. Cuma 3 malam R0 juta. Beranikah kamu? Enggak. Mending gua jalan-jalan, Bro. Kalau ke Jepang itu udah bisa hidup sebulan, Guys, ya. Ini cuma 3 hari Rp10 juta gua udah bisa beli mobil. Huh. Oke, ya. Enggak apa-apalah. Mari kita lihat saja jalan ceritanya ya. Apakah worth atau tidak, aku adalah host dari paranormal Channel. Aku akan tinggal dan men-film di beberapa tempat yang menyeramkan. Gohost Story, Urban Legend, dan juga ada beberapa cerita ya. Itu semuanya cuma cerita-cerita yang begitulah. Dan ada orang yang membayar aku untuk pergi ke tempat ini yang katanya rumornya tempat ini tuh ada orang yang menghilang, Teman-teman. Waduh. Aduh. Secara cepat aku harus membaca, ya. Selamat datang teman-temanku sekalian di Miawa A Paranormal. Kali ini kita akan masuk ke sebuah gang yang sangat misterius dan gang ini akan menuju ke sebuah gedung yang katanya ada orang yang menghilang dan juga ada orang yang meningsoi. Nah, kira-kira teman-temanku sekalian apakah kita akan menemukan hantu di episode kali ini? Gimana guys untuk menjadi host? Udah cocok belum? Ini senter gua kenapa kayak kurang energi gini ya? Belum ganti baterai kah? Ganti baterai dulu, Bro. Wih, seru banget. Ada tempat gym-nya. Mini gym, Guys. Gym outdoor ya. Asik juga. Wow, ada pintu yang terbuka. Buka dulu enggak sih? Punten. Enggak bisa dibuka, Guys. Orangan kosong doang ini benar-benar di udah diabandon ya. Udah kosong. Melompong tidak ada orang sama sekali. Hello, hello, hello. Oh ya, by the way gua tes onboard dulu, ya, Guys. Oh, masih bisa. Eh, masih bisa enggak sih? Enggak tahu, Guys. Soundboard gua masih nyala enggak sih? Kayaknya gua belum setting lagi deh. Oke, coba gua buka terlebih dahulu. Eh, aku harus bagaimana ini? Halo. Interaksi. Oh, pencet e bukan klik kiri. Dapat achievement tetapi bahasa Cina. Aku tidak mengerti. A fan mention the building still has a power. Oke, masih ada power di sini ya. Jadi mungkin aja ada lampu yang bisa menyala. Aduh, building-nya berapa lantai ini, Bro? Enggak bisa gua interaksi yah. Katanya ada power. Harus dinyalain dulu kah? Nit nit. Aduh, bahasanya bahasa Cina, Guys. Engak bisa gua baca. Enggak tahu artinya. Kuloten ngertos. Coba dibuat bahasa Indonesia atau dibuat bahasa Inggris. Weh, gua pemberani banget ya masuk ke gedung seperti ini. Gua sih pemberani banget, Guys. Ee aduh ini kayaknya. Halo. Oh, enggak bisa. Bagaimana caranya aku bisa menyalakan ini, Guys? Ada catatan kah, Guys? Kayaknya itu dia deh. Kita harus masuk ke ruangan ini nih. Di depan sini nih ruangannya nih. Tapi bagaimana caranya gua bisa masuk? The security room lock. The main power switch must be inside. Tuh kan benar. Kita harus mencari kuncinya bagaimana aku. Oh, oke. Ada ruangan yang terbuka ternyata ya. What is this? Interact. Paid Mayong. Oke. The owner man’s security room during daytime. Oke. Interact cube. Kita cek yang ini. Last spir key for the security room. Please return if you found. Heads up. Kids have been sneaking in lately. Parents, please keep them supervised. Jadi, ada anak kecil yang suka masuk ke sini dan menyembunyikan kunci untuk kita masuk ke ruangan security ya, Teman-teman. Hmm, sepertinya aku harus mencari. Aduh, apakah ada di sini kuncinya? Hello, my friend. Ih, bebek. What’s up, bebek? Bebek kasih tahu dong, ada kunci enggak? Wis Mayong. Ya, gua enggak tahu cara main mah Mahyong, Guys. Aduh. Wih, ruangan VIP nih, Bos. Siap. Ruangan VIP buat main mah. Cek. Tidak ada kuncinya. Aduh. Ee, ini udah gua rekam belum sih, Teman-teman? Belum ya. Gua juga gak tahu sih, mungkin aja ini adalah perjalanan footage kayak kita kemarin bermain e the classrooms kan. Uhuh. Apakah ini? Try to open the security room door. Uh, sepertinya itu ya, Teman-teman, kuncinya. Tetapi biar make sure, mari kita ke sini dulu. This makes me curious. Apa yang ada di dalam sana? Hmm. Find a tool to break it open later. Kita harus menemukan tools ya, Teman-teman, untuk membuka pintu tersebut. Kalau gitu aku buka sini dulu. Wow, wow, wow, wow. Akhirnya terbuka. 107. What do you mean? Hm. Uh, itu ada tempat kacamata dan juga senter. Wow, ada TV tabung. Oke, let’s try. Wih. menyala fans key room 204. Go there first. I’ll be my base. Katanya kita akan pergi ke 204 ya, Teman-teman. Di mana tuh 204? Oh, ini ada tulisannya. Berarti lantai du dong ya kayaknya lantai du ya, Teman-teman. Let’s go. Ini kenapa pintunya kekunci sendiri ya? Seram sekali. Oke, belum ada apa-apa kayaknya ya, Teman-teman. Tempatnya sih kotor banget. Jorok banget. 204 204. Oke. Oh, yang ini nih 204. Let’s go. Nice. Ini akan menjadi base kita. Place luggage. Barang-barang kita kita akan taruh di mana nih? Mm. TV-nya boleh mati dulu enggak? Nah, apakah mereka membiarkan TV-nya menyala? Mereka keluar kenapa terburu-buru? Ya, mereka keluar terburu-buru. Kenapa kamu masuk ke dalam sini? Oh, ini kah? Mantap. The fans said he was too young when he moved. Only that many people vanish here. Jadi fans bilang kalau misalnya dia itu masih terlalu muda ketika dia pergi dan banyak orang yang menghilang ketika mereka tinggal di sini. Wah. A male resident of apartment when missing sekitar tengah malam di Juni tanggal 15. Oke. Tapping sounds like marble bounching above in the ceiling. Jadi kayak ada suara-suara kelereng ya, Teman-teman, di bagian atap. Waduh. Oke. Katanya polisi bilang tidak ada tanda-tanda untuk e orang tuh mau masuk atau pencurian lah. Ruangannya semuanya masih terkunci dan kasus ini tidak bisa dipecahkan. Unsolve. Uh, kamera. Ada kamera, Guys. Let’s go, Guys. Eh, kenapa pintunya ketutup sendiri dah? Ini kok disuruh tidur sini? Oh, ini jam gua kayaknya. Iya, Guys. Kita harus disuruh tidur. Loh, kok hilang? Loh, kasurnya mana? Eh, kenapa kasurnya hilang, Guys? Eh, tunggu dulu. What do you mean? Huh? What is that? Loh, kok hilang juga? Dia bersih-bersih. Mungkin bersih-bersih ya, Teman-teman. Oke, masuk akal. Oh, gitu. Bersih-bersih dia. A tool. Take it. Nah, a tool ya, Teman-teman. Kita dapat sebuah tools. Wow. Uh, pasti bau banget ini. Bekas masak tapi diberesin sama dia. Baik juga, Bro. Interact. Kita cek dulu, ya. Kulkas kosong sih. Udah pastilah enggak ada listrik kulkas jadi bau tuh pasti. Ada satu lagi tempat yang gua penasaran banget. Mari kita bereskan terlebih dahulu. Gak usah kaget dengan suara pintu. Pintu-pintu di sini kalau kalian buka, kalian tahu kan mekanism yang bisa balik lagi. Nah, mungkin positive thinking-nya seperti itu. Hello. What’s up, bro? Ada apa di sini? Enggak ada apa-apa sih, Guys. Oke. Kayak bikin kaget aja ini. Hampir aja gua kaget, Guys. Guys, nih. Ini juga nih bikin kaget. Terus gua harus ngapain? Udah, Bro. Udah beres-beres. Coba lagi. Coba lagi. Emm. Inikah tempat tidur gua? Enggak. Kita enggak bisa tidur di sini. Adakah sesuatu yang bisa gua Kok dia kebuka lagi? Gua merinding, Bro. Kok dia kebuka lagi? Perasaan gua belum pencet apa-apa, Guys, untuk membuka pintu ini. Kenapa dia terbuka lagi? Hm. Oke, semuanya sudah siap. Aku akan tinggal di sini. Eh, dari tadi udah siap. Nah, sekarang ada tanda panahnya. Itu tidur. Oh, gua kirain dibersihin dulu pintunya. Tutup dulu enggak sih? Serem. Nah, ini dia nih. Tadi masih pembukaan opening, Guys. Aduh, gak bisa tidur. Kayaknya aku harus menginvestigasi dan juga memfilmkan tempat ini. Bagaimana caranya kamu bisa tidur di tempat angker begini, Bro. Gua sih enggak akan bisa tidur, ya. Oke. Wow. Halo semuanya, selamat datang di Miaw Aug Investigation Paranormal Activity. Kali ini kita sudah masuk ke sebuah gedung yang di mana gedung ini terkenal sekali dengan orang-orang yang suka menghilang dan juga katanya ada yang meningsoi juga di sini, Teman-teman. Jadi, seperti yang kalian lihat, ini adalah ruangan saya untuk saya tinggal. Ya, sebelum kita akan coba keliling-keliling lagi, kita mau buktiin. Jadi, kasus-kasus atau video-video sebelumnya itu kita tidak menemukan hantu sama sekali. Tetapi apakah di gedung ini kita bisa menemukan sesuatu untuk menjelaskan sebuah paranormal activity? Hah? Stay tune aja terus. Kita akan jalan-jalan. Aku sebenarnya tidak tahu harus ke mana nih, Teman-teman ya. Baru pertama kali aku ke sini dan seperti yang kalian lihat masih cukup oke karena tempatnya cukup terang ya, Teman-teman. Mantap juga. E kebetulan tadi ketika gua beres beres itu gua mendapatkan tools. Nah, tools-nya mungkin saja untuk kita membuka sebuah pintu yang ada di bawah ya. Ini ruangan laundry, Teman-teman. Kalian lihat seberapa mengerikan ruangan laundry ini. Ternyata ini juga ruangan untuk pupup dan pipis ya. Ya, kalau misalnya kalian mendengarkan ada suara pintu yang tertutup sendiri, tenang saja. Di sini pintunya dilengkapi dengan sistem otomatis sendiri ya. Kalian bisa lihat lah ya, ini ada pintu ya, Teman-teman. Mari kita buka dulu. Nah, itu suara pintu dari mana lagi? Ya, stay tune aja terus teman-teman. Kita akan coba ke lantai satu karena ini sepertinya kita lagi berada di lantai du ini adalah ruangan gua tadi 204. Yup, sepertinya tidak ada ruangan yang bisa dibuka nih, Guys. Aduh. Oke, ternyata itu kerjaan gua tadi, Guys, ya. Kan udah panik duluan. Ya, intinya kalau kita menjadi YouTuber atau menjadi paranormal activity seperti ini harus tenang, Guys. Ya, tenang. Kunci dari keberhasilan kita untuk mengungkap sebuah paranormal activity adalah harus tenang. Kalau misalnya kalian tidak tenang, pastinya kalian sudah langsung pergi, Guys. Tidak mau berlama-lama di tempat ini. Y, masuk dulu. So far so good. Tidak ada apa-apa. Sepertinya aku bisa membuka ini. It’s lock. Jadi, kayaknya gua harus mencari sebuah kunci untuk membuka eh sebuah lemari ya. Lemari yang berada di post security. Oke, Teman-teman, mari kita lanjutkan lagi perjalanan kita. Ada satu ruangan tadi yang hah suara apa itu? Apakah itu adalah suara marble atau kelereng atau jangan-jangan ada orang yang main mayong di sini? Ketika gua masuk ke dalam sini, Guys, tiba-tiba saja suaranya berhenti. Itu suara mayong bukan suara kelereng. Iya, suara mayong. Ini adalah ruangan VIP, ya. Oke, mari. Kita jalan-jalan. Ini ruangan VVP, Guys. Yah, tidak ada apa-apa di sini. Nah, asal kalian tahu aja ini adalah ruangan yang gua penasaran. Gua harus membutuhkan tools dan gua sudah mendapatkan tools-nya, yaitu palu. Ya, gua berhasil membuka. Wah, ini ini udah kategorinya pencuri enggak, Teman-teman? Well, gedung ini udah diabandon, udah ditinggalin. Jadi bukan mencuri lah. Ya kan aku masuk ke sini untuk ambil dulu kuncinya dan ini gimana caranya gua ambil? Siapa itu? Kalian lihat teman-teman, ada figur yang berwarna hitam di bagian belakang yang orang itu mempertanyakan siapa itu. Ketika kita lagi main mah, dia ngintip siapa itu? Jadi main tebak-tebakan. Oh. Oh. Siapa dia? Aku berhasil mendapatkan sebuah kunci. Tebakan gua. Kunci tersebut untuk masuk ke ruangan satpam. Oke. Beranikan dirimu. Beranikan dirimu. Beranikan dirimu. Yap, betul sekali. Aku mendapatkan kunci. Kunci apa lagi nih? Kasih tahu dong itu kunci buat apa, Bro? Aduh, itu kunci buat mana? Itu gua dapat kunci sih, Guys. Cuma masalahnya gua enggak tahu bagaimana caranya saya bisa menggunakan kunci tersebut. Satu-satunya jalan adalah mencoba satu persatu ya. Hm. Ini harusnya udah enggak ada apa-apa lagi sih. Yap, kalau udah enggak ada apa-apa lagi mari kita maju ya. Kita enggak bisa apa lantai dua atau lantai 3. Hmm, interact bisa terbuka. 107. Oh, ternyata petunjuknya itu, Teman-teman, ada di papan security room. Nih yang gua lihat dari tadi nih 107. Nah, tuh kan benar 107. Oke oke oke oke. Put it in the drawer. Oh, gitu artiannya. If the security empty, find me. Mahongd door. Oh, oke oke oke oke. Jadi, ada orang yang menemukan kunci 107. Nah. Gua taruh di security room. Kalau misalnya ada orang yang mau mencari e kunci tersebut, ya cari aja gua. Dan kalau kalian tidak bisa menemukannya, gua lagi main mah. Nah, gitulah intinya ya, Teman-teman. Inspect this spot carefully. Uh, what? Kita harus mencari sesuatu di sini. Finishing film before living. Finishing film before living. Oh, kita harus ngecek ruangan ini. Kita harus filmin dengan baik dan juga benar. Itu ada tanda panah sih. Itu ada beberapa ruangan. Kita masuk di ruangan pertama ya, Teman-teman. Yang di mana ruangan pertama ini sepertinya tidak bisa kita laluin. Jadi kita harus masuk ke situ. Apakah ini bisa? Tidak bisa. Wah, seram banget sih masuk ke rumah orang yang kita tidak tahu sama sekali asal-usulnya ya. Mereka kenapa mereka habis diapain? Mereka terlibat apa? Masalah keluarganya seperti apa, semuanya tertutup. Semuanya tertutup. Terus bagaimana caranya aku bisa masuk? Oh no, guys. How? Bagaimana caranya gua ke sana? Enggak bisa didorong juga. Cuma ada pintu itu doang, Guys. Itu ada sesuatu yang bisa gua cek. Oke, pokoknya quest-nya adalah disuruh mencari sesuatu dengan teliti. Kalian tahu nama belakang gua teliti. Miawa auk. Teliti. Ya enggak sih? Bercanda guys. Kadang-kadang gua gak sama sekali. Ow, guys. Kenapa kita dikunci di sini? Kenapa kita dikunci di sini? Masalahnya enggak bisa dibuka. Oh wow. Aku baru melihat ada sebuah petunjuk. Oh no way. What is that? [Musik] Ada kunci. Tapi bagaimana caranya aku masuk? Ah kali ya. Oke, [Musik] ada sesuatu yang menyentuh gua. Buset, gua lagi berdiri, Bro. Kaki ini lemas, Bro. Kalau kalau lemas kan susah nih, ya. Aduh. Y. Wes. Ada sesuatu yang nutupin lubangnya. Gua kirain dia akan muncul di dalam lubang, ternyata dipermainkan kita. Ya, Teman-teman. Dan tiba-tiba saja pintunya terbuka, padahal tadi tertutup. Y, ada seseorang yang membantu kita. Baguslah kalau begitu. Terima kasih. Terima kasih sudah membantu saya interaksi. Eh, got the sleeping pills you ask for. Doctor say one pill per night. Also, loot the child if she can’t sleep. Don’t medicate her. Jadi, ada seseorang yang susah tidur dan dia meminta bantuan dokter ya. Dan dokter memberikan sebuah sleeping pill atau obat untuk bisa tidur. Tapi jangan ketergantungan dengan sleeping pill ya, Teman-teman. Bahaya juga tuh kalau ketergantungan dengan slepping pills. Alright, ladies and gentlemen, mari kita buka tempat ini. And then, Yup, what is this? Baca dulu. Interact. Mom, dad, when will you come back? The old lady under my bed. Ada nenek yang tua berada di bawah tempat tidurnya dia. Dia ngecek dong di bawah tempat tidur tuh ada apa. Wow. Oke, let me check apa nih. Why she is in my house? Kenapa dia ada di dalam rumah kita itu? Kalian lihat, Guys. Ada bayangan hitam lagi dan kita mendapatkan sebuah kunci. Oh, mamaamia pizzaria. [Musik] Semakin hari semakin menyeramkan. Ternyata itu untuk membuka pintu sini. Ya, Teman-temanku sekalian. Seperti yang kalian lihatlah ya, aku tidak bermimpi. Ini adalah bukti beberapa mobil-mobilannya jalan sendiri, Guys. Wah, ini siapa yang gambar ini? Ini neneknya siapa nih, Guys? Ini anak kecil dan ini nenek. Mari kita interact. Last night, while watching TV with that, I look back and I saw an old lady staring at me in my room. I was terrifying, but mom and dad found nothing. I know she was there slap with my mom and dad last night. I didn’t want to sleep alone in my room tonight, too. Jadi, ketika dia lagi nonton bersama ayahnya dia, dia ketika lihat ke belakang, eh ada nenek tuh. Nah, dia kasih tahulah ke mama dan papanya. Terus mama papanya bilang, “Oh, enggak ada apa-apa kok.” Tapi papa aku takut. Ya udah, kamu tidur aja sama mama dan papa gitu. Dia tidak mau tidur sendirian, ya, Teman-teman. Seram. Jadi musuh kita kali ini si nenek nih. Nenek nih, Guys. Waduh. Waduh. Oh, ini ketika dia tidur kali ya, dia membayangkan banyak hal. Waduh, di mana-mana diikutin. Waduh, mimpinya semakin buruk dan kemungkinan besar itu ada di bawah tempat tidur. Ya, udahkah? I think so. kayaknya udah semua deh. Kita gak berhasil mendapatkan apa-apa lagi. Enough footage for now. Sekarang kita akan kembali lagi ke ruangan kita. Oke, mati ya. Mati ya. Remote-nya mana? Remote-nya mana? Siapa yang nyalain? Salah. Hah? Seram sih ini game. Seram sih, Teman-teman. Hm. Bunyi pintu dua kali enggak tuh? Lah, kita tutup mata aja. Pura-pura ggak tahu ya, Teman-teman. Mari kita kembali saja ke ruangan kita. 204 204. Apa tuh? Ada bunyi apa tuh tadi? Sepertinya ada suara dari atas. Mau dicekkah? Pemberani sekali. Pemberani sekali ya. Tugas kita emang seperti ini ya, Teman-teman. Oke, ini dia ruangan atas. Aku belum pernah ke ruangan ini dan ternyata masih ada ruangan atas lagi. Apalagi tuh kedengarannya seperti Kak Keng Kereng. Halo. Kok hilang? Oh, sepertinya ada di lantai 4, Guys. Ini kan lantai 3, kita akan ngecek di lantai 4. Oh, berarti di setiap rumah ini enggak ada toilet, ya? Toiletnya tuh dikumpulin di satu tempat di paling ujung situ loh, Guys. Iya. Enggak sih? Kalau kalian lihat ya, ini orang juga hebat nih. Selama 3 hari dia tidak mandiah dan tidak pipis pupup. Engak ada apa-apa, Bro. Udahlah tidur aja lah pulang. Kenapa kamu ingin cari tahu? Kan kita adalah paranormal activity. That sound was near here. Just unusual in the sight. Too dry. I will return. Katanya suaranya terdengar di sekitar sini. Tapi kok gak ada apa-apa ya? Ya udahlah gua akan kembali. Ada yang pakai pintu besi, ada yang pakai pintu biasa ya. Pintu pintu pintu kayu. Oke. Ungke ongker. Ungke ungke ongker. Oke, kita turun dua kali ya. Hah. Setiap kali belokan menyeramkan sekali ini tegang dah 204 itu dia. Nah, pack the camera first. Jadi kita harus taruh terlebih dahulu kameranya. Mau dicas kah? Ya kayaknya. Oh, iya betul dicas kameranya. Hah? Aku istirahat terlebih dahulu deh. Nanti baru aku akan lanjutin lagi filmnya. Tutup dulu deh. Nah, yuk. Bobo. Nenek ya, nenek ya? Ada nenek, Teman-teman. Ini bahaya banget sih. Hujan kayaknya hujan, Guys. [Musik] Siapa itu pakai baju merah? Kw cukuruk baju merah. Aku harus cek ruangan ini. Kw cukuruk. Apakah dia di bawah sana? Tadi perasaan atau aku adalah temannya tukang bubur nih, Guys? Soalnya Tukang Bubur kan suka halusinasi. Ada suara tuh. Suara dari situ, Guys. Tikus, tikus enggak ada. Oke. Hah. Cuma tikus. Cuma tikus. Cuma tikus. Cuma tikus. Exam the door lock. Dikunci kok. Dapur juga normal-normal aja katanya. Jadi, mm ah mungkin saja cuma mimpi buruk katanya. Ya udah, aku akan nge-set up kamera. Siapa tahu aja ada footage yang berguna untuk besok aku cek. Ambil kah? Nih apa nih? Oh, jadi kamera ini akan dibiarkan semalaman ketika gua tidur ya. Semoga aja baterainya dan juga filmnya cukup ya. Let’s go kita tidur lagi. Capek juga ya. Hah. Hah. Setiap kali tidur nih pasti diganggu nih. Hm. Apa tuh? Dimatiin lampu lah. Apaan nih? Hah? Suara itu lagi. Suara kelereng, Guys, di depan sana. Oh, mamaamia pizzaria. Kayaknya ini mimpi deh. Kok tiba-tiba gua langsung pegang kamera, Guys. Kelereng, Nek. Kalau mau ngajak aku main kelereng, jangan begini ya, Nek. Gua takut lihat belakang lagi, Guys. Mencek kam sekali. Wow, ada yang berjalan, Guys. Ada yang ikutan berjalan. Ada yang ngikutin gua. Ada yang ngikutin gua, guys. I gua tahu ada suara di belakang gua, Guys. Dari tadi dia kayak ngikutin gua berjalan. Oh, dia udah hilang. Udah hilang enggak sih? Gak ada apa-apa. Hm. Apa tuh? Cahaya warna hijau. Ada alien kah? [Tepuk tangan] Hm. Diajak main kelereng kayaknya, Guys. Warna hijau lagi. Ngapain itu? Hah? Kelereng lagi. Itu ada sesuatu tuh yang bisa gua cek. Ini toilet ya? Apa tuh tulisannya? Gua enggak ngerti. Can make out the riding. Hah? Cannot make now. Tetapi kayaknya kata-kata itu bilang tinggalkan sekarang. Oh no, gua gak bisa gerak. Apa itu makhluk? Apa itu? Itu bukan nenek, Guys. Itu bukan nenek. Turns out it’s just a nightmare. Kayaknya ini cuma mimpi buruk. Dan tadi gua mendengarkan ada suara piring jatuh. Itu makhluk apa? Itu makhluk apa? Pa pa ambil dulu kameranya. Mantap. Ladies and gentlemen, seperti yang kalian lihat ada suara-suara yang tidak enak. Mari kita cek terlebih dahulu apakah suara itu berada berasal maksudnya dari kitchen. Sepertinya iya karena lampunya menyala dari tadi menyala enggak sih? Y betul sekali. Hah? Apakah tikus yang mendorong piring ini? Hah? TV-nya nyala lagi, Guys. TV-nya nyala lagi, Guys. Kenapa sih TV-nya nyala mulu? Sekarang warnanya merah lagi. Hah, mati lampu. Oh no. Harus ke bawah lagi. Kita harus ngecek ke security room. Duh, gua kebelet lagi, Guys. Habis ini pipis deh. Wah, ini gelap banget. Hm. Bukan kebalik. Ke bawah. Ke bawah dulu ya. Ke bawah dulu ya. Ke bawah dulu ya, Teman-teman. Huh. Oke, nyalain lagi. Semuanya sudah menyala lagi. Ah, aku lupa ngecek kamera baterainya. Ya udah, aku sekarang akan kembali dan nge-charge. Dia lupa nge-charge kameranya karena dia langsung diambil ya, Teman-teman. Ditinggalin begitu saja karena dia merekam diri dia ketika dia lagi tidur. Kita butuh power sih karena emang buat ngecas ya. Duh, mau bilang gua ngerasa aman di sini enggak juga. Kita cas dulu. Nice. Hah. Untuk sekarang aku tidak bisa nge-film apa-apa. Ya udah, aku mau coba untuk gunain toilet. Habis itu aku mau istirahat. Weh, make sense gak game yang satu ini? Baru juga gua bilang ya, Teman-teman. Ada toilet masa kita tidak gunakan. Hmm, sekarang disuruh gunain ke toiletnya. Good luck tanpa kamera. Ke toilet. Wah, gelap banget. Gelap banget, Guys. Ya udah, sekalian deh. Gua juga ke toilet deh. Bentar, Guys. Toilet gua cerah. Eh, terang sih. Enggak, enggak gelap. Bentar, Guys. Ya, bentar. Oke, aku kembali lagi, Teman-teman. Toilet. Ada suara pintu. Perasaan dari tadi gua tinggalin deh. Hm, ada suara marble. Mau diajak main lagi gua, Guys. Main kelereng, ya. Hm. Dari atas lagi kah? Lu mau ke atas? Y ada suara seperti itu lagi. Ayo kita investigasi. Tapi bawa kamera enggak sih? Enggak bisa. Gua enggak boleh masuk ke ruangan gua, Guys. Yaah. Udah, udah terjadi seperti ini. Apa boleh buat? Mari coba kita cek. Tapi gini, Guys. Masih ada di atas ya. Gini, Guys. Yang gua tangkap hantunya kayaknya ada dua. Satu si nenek, satu makhluk yang hitam dan menyeramkan. Ke atas lagi. Yap, sekarang ada tuh sesuatu yang bisa diinteraksi, Guys. Kelereng, ya. Aku aku rasa ada sesuatu di depan sana. Padahal kita udah diperingatin loh untuk pergi sekarang. Dia sih terlalu pemberani, Guys. Kayaknya ini deh suara kelereng yang mantul-mantul. Duh, tiap kali lihat ke belakang kayak ngeri banget. Gua harus turun lagi nih. Mati lampu. Why does resemble my nightmare? Ayo, kita akan pergi ke security room untuk mer-reset power lagi. Ada suara di belakang gua lagi, Guys. Aduh. Oke, ada suara di belakang gua lagi. Lari, kabur, kabur. Gua gak tahu gua bisa kabur atau enggak, tapi gua lari aja, Guys. Secepatnya kita selesaikan semua ini sebelum terlambat, ya. 3 hari lagi gua disuruh 3 hari untuk tinggal di sini lagi, Guys. Hm. Gara-gara gua mengambil kelereng tersebut, sekarang gua diikutin, kan? E masih turun lagi ke bawah. Tuh, suara dia hilang. Suara dia udah menghilang, Guys. Mungkin saja bukan. Sekarang aku akan kembali ke ruangan 204. This place to iri. Iya. Pulang enggak sih? Better retreat for now. Oh, gua langsung bisa pulang nih. Yakin nih kalau gua interaksi terus gua pulang gak nih, Guys? Tapi udah terlambat. Udah terlambat. Kalau memang ada ending yang lain yaitu ending pulang, mohon maaf ya, Teman-teman. Nanti aja. Udah terlambat. Udah, udah setengah. Udah setengah. Udah, udah setengah perjalanan nih. Jadi kita harus lanjutkan apa yang memang kita mulai, ya. Apalagi cam corder gua masih ketinggalan di 204. Jadi, gua harus ambil sebagai bukti. Tutup. Hah, aku capek sekali. Sekarang aku akan set up kameranya terlebih dahulu deh sebelum aku istirahat. Oke, harusnya udah di cas. Taruh di sini, Teman-teman. Mantap sekali. Sekarang saatnya kita tidur. Tadi ada kesempatan untuk kita pulang sih, Guys. Cuma enggak bisa. Gua enggak boleh pulang dengan tangan kosong ini. Pasti akan ada sesuatu yang terjadi. Semakin hari biasanya game horor tuh akan semakin menyeramkan. Hm. Ada suara hujan dan juga suara marble lagi. Hah? Suara itu lagi. Kayaknya gua harus mengambil filmnya. Grab the camera. Let’s grab it. Lu enggak mau nge-review dulu gitu kameranya. Hm. Track the marble sounds. Sini nih. Cuma gua enggak tahu di atas atau di bawah. kayaknya di atas deh. So far kan di atas terus-menerus tuh. Mana ada hujan lagi. Enggak ada ya? Ke atas lagi. Here we go. Semakin kencang suaranya. Oh iya betul sekali. Di sini nih. Sepertinya suaranya berada di dalam, tapi tidak bisa dibuka. Aku akan ngecek security room lagi deh. Siapa tahu aja ada kunci cadangan. Hah, pintu di belakang tiba-tiba saja terbuka sendiri. Layout dari rumah ini sama persis ya semuanya ya. Dan ini kenapa ada tali-tali warna merah, Guys? Wah, ini udah enggak beres sih kalau ada tali-tali warna merah begini sih. Oke, make sure. Yap, enggak bisa. Ah, kita terjebak di sini, Guys. Gua cek dulu deh dari dapur. Uh, ada pisau ya. Enggak mau ambil pisau, Bro. Hm, percuma. Kunci paling ujung nih. Aduh, banyak banget lagi kelerengnya. Ah. Ah. Eh, kelereng hilang. Oh, enggak. Oh, ini kelerengnya. Siapa di sana? Siapa di sana? Aku [Tepuk tangan] melihat seseorang yang masuk ke dalam sini. Udah saatnya lu pulang enggak sih? Lu udah mendapatkan bukti, Bro. Ini udah cukup bukti. Jadi sekarang lu simpan tenaga untuk lari. Hm. Tikus. Suara tikus. Sekarang kita perlu masuk enggak sih? Enggak perlu lah ya, Teman-teman. Cukup ggak sih, Bro? Pulang, Bro. Pulang. Kalau gua jadi lu sih gua pulang, Bro. H suara tikus. Oke, kayaknya tikusnya dekat sini nih. Menjadi hidangan kah? Hah? Suara apa itu? katanya enggak boleh keluar dari sini kah? Kayaknya enggak sih. Suara tikus dari sini nih, Guys. Nih nih nih nih ruangan ini nih. Tapi gua gak bisa masuk. Eh, suara bukan tikus. Suara krakrik-krakrik. Apa itu? Koper jatuh. Koper jatuh. Dan juga ada marble. Ya, dia masih ggak percaya, Guys, kalau ada paranorma di sini. I ran into Miss Wang di ruangan 305 today. She’s look terrified, insisting the red dress old woman start eh at her from the corner, but I saw nothing. Her mental state wors yet she refused the hospital. This building is unbearable. Nightly nightmare and and splain sound at the midnight. I’m losing my mind too. Someone came today claiming to be a reporter, giving a scientific explanation for the noise. It helped. I advise him to talk to Mr. Wang. Maybe he will convince to seek help or at least ease her fears. Jadi, semua orang yang tinggal di sini, Teman-teman, itu melihat ada wanita tua yang memakai baju merah ya. Dan mereka tuh mendapatkan ee suara-suara yang aneh dan mereka tuh kayak tergangguah mentalnya ya. Ada beberapa orang yang mau mencoba membantu tetapi ada yang bisa dibantu ada yang tidak bisa dibantu ya. Either way, mereka harus tetap tinggal di sini ya, enggak sih? 305. Oke. Ini kah ruangan? Iniah 305. Tapi di sini so far paling banyak sih kelerengnya. Hm. Kebuka enggak tuh pintunya? Udah kebuka, Guys, pintunya. Berarti kita harus ke 305. Wow. My friend. Wow. Hampir aja kepala gua nih, Guys. Kepala gua nih ketimpa. Kalau kepala gua ketimpa, wah de. Masih bisa enggak sih? Gak bisa lewat. Wah, itu suaranya kencangnya minta ampun. Hampir aja berhenti. Ini game ternyata panjang ya. Maaf ya, Guys, kalau game-nya panjang. Tapi seru kan? Seru sih ini. Tunggu pegal. Hah. Ah. 305. Duh, di ujung lagi, Guys. 305 ini nih. A whole bathroom next door. Oke, gua akan coba ngintip. Katanya ada lubang. Lubangnya gede banget. Wow. Dari mana lu tahu kalau ada lubang sebesar ini, Bro? Ngintip dong. Ini kenapa bisa sebesar ini dah lubangnya, Guys? Reach the camera. Hm. Wah. Oke, pintunya kestak gara-gara ada sepotong ini ya, sepotong kayu. Oke, di depan sana ada pintu yang terbuka. Terus tiba-tiba saja kayunya jatuh [Musik] jam tuh tandanya aku disuruh masuk belum Kenapa lampunya menyala? Ya ampun, kamera gua jatuh ke dalam sana gara-gara kaget ya, Teman-teman. Siapa yang gak kaget tiba-tiba ada ibu-ibu? Untung ada senter. Ini senter berarti nempel di badan gua ya. Wah. Let’s take it. Kenapa tuh? Loh, loh. Loh, kenapa tuh? Hm. Sekarang kenapa pintunya terkunci? Gua disuruh pergi ke sana sih kayaknya ya, Guys. Wah, ini ini gawat banget ini game. [Musik] Oke, mari kita coba cek terlebih dahulu ya. Ruangan ini ada sebuah catatan. Mari kita cek catatannya. They think I’m insane. Mereka pikir aku gila, tapi aku tidak. Itu dia. Itu adalah wanita tuanya. Dia dia mengambil. She took them. Dia mengambil mereka. Ever since I pack up those marble in the hallway, she been watching me. Semenjak gua mengambil kelerengnya, maka dia selalu akan melihat ke arahku. H, kita ambil lagi tadi, Guys. Hm, apaagi tuh? Tuh ibu-ibunya melihat dari jauh kita bermain kelereng. [Musik] Apaagi nih? Warna merah nih. Why she is in the photo? Kenapa dia berada di dalam foto? Aku pun tak tahu. H itu jelas banget. Itu jelas banget, Guys. Ketika keluarganya kayaknya lagi mau merayakan sesuatu terus pakai foto, tuh jelas banget. Itu kunci apa lagi tuh? Kunci apa lagi tuh, Guys? Tunggu gua enggak tahu itu ruangan mana. Kunci buat mana? Oh, itu itu kunci buat di sini. Lewatnya beda-beda ya. Di beberapa ruangan ini jadi dapur. Hm. Apa tuh tulisannya tuh? Oh, terhubung pintunya. Terhubung. Oh, dua dua apartemen jadi satu, Guys. Ini ditutup. Take your marbles back. Ambil nih kelereng kamu dan tinggalkan keluargaku. Kayaknya udah enggak bisa deh. Enggak ada lagi ya, Teman-teman, yang bisa diinteraksi. So, keluarkah dari sini? Enggak ada lagi yang bisa diinteraksi. Hm. Kunci di dalam tempat makan. Hm. Buat apa kuncinya? Buka ini. Enggak. Jangan siksa gua dong. Ini game menyiksa banget ya. Oke, buat buka ini. In footage. Oke, mari kita kembali lagi ke ruangan kita, Teman-teman di 204 ya. Ini ruangan tiga soalnya masih hujan suara hujan positive thinking. Oke, gua akan taruh setup kamera terlebih dahulu. Enggak dicas nih. Sudah. Go to the second floor bathroom. Aduh. Aduh, perut gua sakit. Ya udah, gua mau ke toilet terlebih dahulu. Mau pupup dia, Guys. Wah, tanpah kamera sekarang. GG dah. Enggak. Kali ini gua enggak ke toilet ya, Teman-teman. This execution back this the storage pain and f can I become down with something maybe sleep till down then go town in the rest of town dia katanya habis pupup dia mau istirahat mana nih puji plung gak ada bunyi plung No. Apakah itu tikus lagi? Kacau kacau kacau kacau. Lari. Tapi percuma sih, Guys. Kita sembunyi di sini. Ini bukan safe safe house gitu loh. Bukan tempat yang aman. Itu hantu bisa tembus-tembus pintu juga. Percuma gua tutup pintu ini, Guys. Tidur. Wah, ya wis, tidur dah. Kayaknya udah cukup. Jadi, kita harus tidur dan kita akan pergi dari sini. Pertanyaannya dibolehin atau enggak? Hm, makin kencang. Kameranya jatuh. Terus ada marble di bawah tempat tidur gua. Wah, ini bahaya. Kenapa kameranya jatuh, ya? Ini juga nih ada kelereng nih. Ambil dulu dia nonton kah? Oh, dimundurin. Gua harus keluar sekarang juga dari Sini. Ah, ini dia nih kayaknya final boss nih, Guys. Final boss. Wah, ini game benar-benar bikin gua kaget dan juga takut loh. Let’s go, let’s go. Kabur, kabur. Lari secepatnya. Lari secepatnya. Hm. Siapa di sana? Mukanya dia, Guys. Aduh, aduh, aduh, aduh, aduh, aduh, aduh. Panik, panik, panik, panik. Sebentar, sebentar, sebentar. Kepentok, kepentok. Aduh. Aduh. Emang gua ada pilihan lain, Guys? Selain maju? Disuruh disuruh menghindar. Oke, disuruh menghindar ya, Teman-teman. Tapi tadi seram banget sih. Ih, gua harus ke mana tapi? Oh, toilet. Hide. Bersembunyi di dalam toilet. Bagaimana caranya? Hantu tidak semudah itu, Bro. Masa iya dia tidak tahu kita bersembunyi di toilet. Toiletnya ketutup. Kebuka lagi. Engak ada pintu. Duh, tangan gua merah. Tuh kan dia tahu gua ada di sini. Hm. Dimatiin lampu. Wah, udah game over. No. Seram. Seram banget. Serem. H. Jadi apa tuh penderitaan gua? Udah kelar belum nih? Tangan gua sakit nih. Pentok. Oh, itu dia si nenek. Wah. Jadi Titan gitu neneknya, Guys. H mama Mia Pizzaria. Kita berada di dunia lain nih sekarang nih, Guys. I saw with my own eyes the monster devour a guy. Jadi kayak dia makan them reappear elsewhere. When I found him, his body is already twisting. From that what I observe, the monster in is blind. Hiding behind the cover, holding bread seems work temporarily. Oke, kita bisa bersembunyi di balik suatu dan juga menahan napas kita. Dia tadi ke kiri sih. Ini enggak. Weh, santai dikit game. Astaga. Astaga guys, ini game menyiksa sangat ya. Jadi kalau kita lihat dia akan mengejar kita, ya. Serem seremnya minta ampun. Kita harus berlari [Musik] ke mana? Buset gede banget. [Musik] [Musik] Ke mana? Ke kanan ya tadi ya? Ke kanan guys. Oh wow. [Tepuk tangan] Mama lare mau sampai kapan ini gua lare? Itu dia, itu dia, itu dia. Terus, terus, terus, terus, terus, terus, terus, terus, terus, terus, terus. Enggak usah lihat belakang. Enggak usah lihat belakang. Kenapa buildingnya seperti ini sekarang? Katanya ke dari mana building seperti ini? Sepertinya aku masuk ke sebuah tempat yang sangat aneh. Hm. Itu tempat keluar kita bukan? Masih belum, Bro. Lari terus. Ini ruangan security kah? Ya, betul sekali. What is that? What is that? Dia datang. [Musik] Ih, narsis dia, Guys. Masih sempat-sempatnya. Baca dulu, baca dulu. I don’t know how long it’s been since the attack brought me here. This place is bizar. like a twisted reflection of the real building with all room disorted some companions were take and never return what does that monster want ya monster itu mau apa sebenarnya apa yang dia inginkan sama kita semua, Guys? Oke. Dia enggak tahu sih. Sabar ya, Guys. Sabar. Oke, sepertinya patronnya sama sih. Dia akan coba bolak-balik di situ ya. Jadi habis dia pergi ke Wow dia jinjit guys jalannya. Jangan lari. Benar-benar ya, benar-benar ya ngejebak gua gitu ya. Pintar benar nih game ya. Ngeselin dijebak gua, Guys. Eh, eh loh. Tahu dia tahu? Kok dia tahu? Apa gua harus jongkok terus-menerus ya? Gua lagi di belakang loh, padahal. Oke, oke, gini, gini, gini. Biar make sure ya. Make sure biar kita sama sekali tidak ketahuan. Hm. Jangan deh. Jangan deh. Yap. Jangan. Jangan. Jangan seperti itu. Perasaan gua berdiri aman-aman aja. Oke, kita menunggu dia ke sini lagi. Terus gua harus ke mana kalau begitu? Kalau tempat itu dikunci, Guys. Gua harus ke belakang sini kah? [Tepuk tangan] Ya, sepertinya mau dulu deh. Biarin dulu dia pergi ke situ dulu, Guys. Gua harus segera bersembunyi di situ ya. Habis ini. [Tepuk tangan] Nice. Nah, sembunyi di sini nih. Nice. Uh, tuh kan. Wah, ini game benar-benar ngegoocek gua tadi, Guys. Sebel banget dibuka sama dia. Oke, dia masuk ke sana. Gua gak tahu dia masuk ke Bentar, jangan terlalu gegabah. Dia lagi nonton ya? Kayaknya dia nonton deh, Guys. Ini pertanyaannya gua ke sini. Oke, kita ke sini, Guys. Kita ke sini. Jangan berbuat suara karena dia bisa balik badan. He. Gua harus ke mana? Gua harus ke mana, Guys? Oh. Bunyiin ini kah? Oh itu tu itu tu tu tu tu tu. Astaga. Oke oke. Good. Good. Good my friend. Good. Good. Good my friend. Good. Good. Good. Good. Oke. Ke mana kita? Ke mana kita, Guys? Ini game kenapa gak berakhir-berakhir, ya? I saw that monster drag someone into the wardrop. The key still within. Aduh, kuncinya masih ada di situ katanya. Wardrop ya? Gak bisa. Berarti sini doang. Kacau. Bentar ya, gua lihat dulu kebiasaan dia. Oke, what should I do? What should I do? Sembunyi di sini kah? Ya kayaknya gua bisa sembunyi di sini sih, Guys. Sabar ya. Gua tunggu dia ke ruangan ini dulu deh, baru gua bisa ke sana. Sabar ya, Teman-teman ya. Kita harus akalin monster ini. Kalau kita enggak akalin, serem. Nah, dia pasti ke sini nih. Habis ini sih. Huh. Oke, nice nice nice. Hampir hampir hampir. Kalau gua tadi ragu, Guys, gua ketangkap tuh. Wardrop. Itu dia wardrop-nya. Mari kita masuk ke dalam wardrop. Hah. Oke, sharp. Eh, harus ngapain? Harus cari kunci. Weh, hampir aja gua ketahuan, Guys. Itu seram banget. Oh, oke, oke, oke. Gua harus menemukan beberapa kotak untuk gua buka, ya. Tapi alang yang bagusnya adalah gua bisa sembunyi. Oke, nice. Gua dapat gunting. Kayaknya itu berguna ya buat kita guntingin tali-talinya. Tapi tunggu dulu, jangan dulu, jangan dulu ke situ, Guys. Sabar. Tidak ini gua sampai serius banget nih mendalami sekali nih teman-teman ketakutannya ya. Seram cuy. Ya, dia merubah pattern-nya dia ya. Go go go. Bisa lari enggak sih gua? Bisa kok. Nice, nice, nice, nice, nice, nice. Ambil kuncinya. Nice. Kuncinya buat apa? Kuncinya buat apa, Guys? Iya juga. Kuncinya buat apa? Buat kita keluar lagi kah? Wah, jangan bilang kita disuruh keluar lagi ya. Kayaknya gua disuruh keluar lagi. Jadi ada satu ruangan lagi kan di sana. Oke, beranikan dirimu. Keluar. Yes. Inikah bukan ini. Yes. Betul betul betul betul betul buat ke sini. Now understand where the missing people went. E kasih tahu apa? Kenapa kenapa cuma dikasih tahu begitu doang? Oke. Itu gua enggak tahu apaan itu. Kunci. Wah. Wah. [Musik] Apakah itu orang-orang yang menghilang? [Musik] Wah, ke mana jalan keluarnya? Let me out. Let me out. Lari lari lari lagi. Terus yang cepat. Kanan lurus, kanan lurus, kanan. Buntu. Enggak, enggak, gak, gak, gak, ggak. Terus apakah kita satu-satunya yang akan keluar di sini, Teman-teman? Atau kita jangan-jangan menjadi satu dengan tempat ini dan tidak bisa keluar lagi? Tunggu sabar kita harus baca supaya mengerti ya. I finish homework after school then play with friends in the yard. On my way home I found a five marble in the road. My friend said they weren’t jadi jangan diambill lah. Teachers tau us lost things to the police but mom said marbles were fine to keep. Jadi gara-gara dia menyimpan marbles tersebut yang bukan punya dia, Teman-teman, jadinya teror ini dimulai. Hmm keren banget ini game. Eh kunci tuh. Iya ada kunci, Guys. Sabar. Wah, jangan bilang gua harus pakai tangan gua tuh untuk ke situ. Pakai tangan, Bro. Wow. Tapi gua dapat kuncinya, kan? Gua dapat kuncinya, kan? Hm. Ada dia lagi. Ada dia lagi. Ada beberapa catatan. Kita kita baca dulu ya catatan-catatannya ya, Guys. Lat keeping scene a old lady watching me. Today she was standing there staring while I’m playing outside but my friends were they didn’t see her. So strange. Jadi wanita tua tersebut melihatnya dari kejauhan. Cuma teman-teman gua tidak bisa melihat dia. Hah. Cek sekali lagi ya, Teman-teman ya, sebelum kita tinggalkan tempat ini. What is this place? I’m scared. Mom, Dad, where are you? The key is in the wall hole, but I cannot reach it. Mom, dad, I’m so scared. I promise I behave. I never play outside after dark. Jadi anak kecilnya juga tersesat di sini cuma kita gak bisa nemuinnya. Apakah anak kecilnya berubah menjadi seperti ini, Guys? Menjadi lost entity. Maybe yes, maybe no. Kamera dead. Yah, kameranya habis, Guys, baterainya. I have lost track of the time trap here. I tried living, but the monster blocked the way. It killed me several time already. My body become one of them to. Oh, jadi semakin banyak orang tersebut meningsoy, mereka akan berubah menjadi seperti ini, Guys. Ya, adik-adiknya kasihan banget dong. Everyone else has become those things. I’m cuma aku yang tersisa, katanya. Waduh, Buat apa lagi ini? Wah. Wah. Oh no. Jangan bilang itu satu-satunya cara kehilangan mata. Yang benar aja. Other common traits among them hearing marble sounds starting to feel something starting from the corner. frequent nightmare beginning to notice the area old woman only visible to them the more they focus the closer it gets fear manifest it destroy all the records how to purch it exist from my mind every method nothing work surgery yes surgery the last resource jadi sepertinya teman-teman dia bilang semua sense yang dia dapatkan itu semakin dia fokus semakin ee mengerikan lah yang dia dapatkan ya. Jadi dia harus menghancurkan semuanya. Salah satunya adalah kayaknya mata dan telinganya dia. That’s why inikah? Oh no. Really? Really? I don’t want to. I don’t want to. Ya, makanya mulutnya mereka, matanya mereka hilang. Ya, teman-teman gua dekatin gimana coba? ya, Guys. Coba. Wih, enggak bisa, enggak terjadi apa-apa. Kayaknya enggak ada pilihan lain, Guys. Ya, sudahlah, mari kita coba saja. Really? Hm. Taruh aja. Cari jalan keluar lain. Hm. Wow. Beneran dong, Guys. [Musik] [Musik] It feels like I had another nightmare. Kayaknya gua cuma mimpi buruk lagi nih. Wow. Leave this place. Oke. Eh, really? Kamera gua mana? My heart, my head hurts. I think I have fever. Let’s get out. Jadi, kepala gua sakit. Kayaknya gua punya sakit kepala dan juga panas ya, Teman-teman. Mari kita keluar dari sini. Keluar. Keluar. Keluar. Keluar guys. Keluar. Keluar. Keluar. Keluar. Keluar. Keluar. Gua gak mau tahu lagi ya. Keluar. Keluar. Keluar. Habis ini gua pensiun untuk menjadi seseorang yang mencari paranormal, Bro. Oke, kita tidak akan kembali lagi ke sini, Guys. Kita tidak akan kembali lagi ke sini. Dan tempat ini kenapa tuh? Aduh, perasaan gua enggak enak nih. Tidak akan berakhir sampai sini nih, Guys. Itu mobil gua kah? [Musik] perasaan gua Gua enggak enak ini. Pasti ada sesuatu yang akan terjadi nih. Jangan bilang marble lagi nih. Itu tuh neneknya ngelihatin kita. After a hospital explanation, the doctor confirm, I feel there is more to this. Aku rasa ada sesuatu. Aku kayak merasakan experience yang tidak bisa di oke, theion. kayaknya ini semua rasa takut gua deh. Kayaknya ada sesuatu yang Oke. Oke. I never going back that apartment again. Jadi dia menghapus rekamannya dan dia mengembalikan uang fans-nya dan dia oke tidur aja dulu kita lihat dah guys. Enggak sih. Teror enggak akan berakhir sampai situ sih. Setahu gua sih teror enggak akan berakhir sampai situ ya. Hm. Rekamannya nyala. Thank you for playing. This is our first game. Baru game pertama aja semengerikan ini, Guys. Wow, GG. Maaf ya, Guys. Game-nya mungkin agak lama buat kalian semua, but it’s a good game. Dread Flash. Game yang menyeramkan. Wow, GG Gaming. Akhirnya kayaknya dia pensiun sih itu jadi jadi apa? Influencer horor-hororan pensiun dia, Guys. Ya udah, teman-temanku sekalian terima kasih banyak buat kalian semua yang udah nontonin gua bermain game Dread Flights yang satu ini. It’s a good game. Buat kalian yang mau referensiin atau mau main game yang satu ini, monggo. E, gua kasih 8,5 lah. GG. GG. Hampir seman lah ya teman-teman. Seram seram seram. Hah. Cuma sayangnya ee menurut gua kayak ending-nya kurang greget aja gitu loh. Dihantuin ini paling paling ending paling nanggung gitu loh. Dihantuin either karakter kita meningsoy atau selamat aja. Selamat terus di-publish atau gimana gitu kan. Tapi eh apa game-nya dibuat menggantung ya semuanya difund. Padahal dia udah punya footage-nya, tapi dia tidak mau merilise. Then again, nenek tersebut masih menghantui dia. Jadi, kayak serba nanggung menurut gua sih. Ya udah, guys. Thank you so much buat kalian semua yang udah nontonin. Kita akan bertemu lagi di next video. Bye byye. W [Musik]
Akhirnya bisa main game Horror yang mengerikan juga, nama gamenya Dread Flats yang dimana kita sebagai orang yang suka datang ke tempat tempat angker untuk mencari hantu, ehh kebetulan di bangunan kali ini serem banget hantunya, penasaran ?? yuk cap cus kita masuk hehehe
#MiawAug #horrorgame #DreadFlats
Subscribe : http://www.youtube.com/user/miawaug?sub_confirmation=1
Be a Member : https://www.youtube.com/miawaug/join
Kumpulan Horror Game : https://www.youtube.com/playlist?list=PL7Kldd0cHcR8beT9oJqBWikBhfnEDezVt
Game : https://store.steampowered.com/app/3114900/Dread_Flats/
Mau Kepoin gw di Social Media ? Kesini aja, ada Link IG FB Tiktok DLL
https://msha.ke/miawaugyt
Untuk Email Bisnis kalian bisa masukan di
Email ► miawaug@ gmail [.]com
Thanks Guys….
Intro Music :
– Mark G – Never Let You Go
– Support Mark G:
https://fanlink.to/markgneverletyougo
Tweets by markgmusic
https://www.instagram.com/markgtheartist