Yuta Mio Ubah Rumah Menjadi Pantai Di Halaman Belakang |Mio Bikin Istana Pasir Celine Main Perosotan
Uh. Aduh, udah pagi ya. Duh, selamat pagi Mia. Iya, selamat pagi, Kak Yuta. Eh, eh, eh, Kak Yuta lihat kenapa banyak pasir begini? Weh, iya, Mio. Waduh, kenapa kamar kita banyak pasirnya? Wah, ini pasir apa ini? Aduh, enggak tahu juga, Kak Yuta. Iya, lihat semua rumah dipenuhi dengan pasir. Pasirnya banyak. Iya, Mio. Ayo kita keluar. Kita lihat di luar, Mio. Eh, eh, banjir, Mio. Ternyata ada banjir. Waduh, kenapa tiba-tiba banjir ya dan banyak kasir seperti ini. Eh, lihat itu Atam dan Atam kan? W mereka senang banget karena banjir. Eh, iya Kak Yuta. Mereka malah berenang. Eh, lihatlihat itu Baby Challin kan? Waduh, Baby Colin juga tiduran di pasir lagi. Ini seperti di pantai ya, Mi? Iya, Kak Yuta. Eh, Atam. Atam, kenapa ini bisa banjir ya? Air laut sedang pasang, jadinya banjir. Ayo kita bermain. Seru juga kayaknya. Ayo, Mia. Mending sekarang kita ganti baju dulu. Ini kan seperti di pantai. Ganti baju berenang. Iya, Kak Yuta. Aku juga mau ganti. Wuhu. Yey. Ayo, aku sudah siap untuk bermain. Ini dia pakai pelampung juga. Ayo, Mio. Kamu cepetan gantinya. Iya, iya, Kak Yuta. I jangan dilihat. Yey, aku sudah ganti baju berenang. Nah, ya udah yuk ke Uta kita langsung bermain. Iya, Mio. Ayo. Aku sudah enggak sabar ini. Aku ingin bermain sama atapat dan Baby Challenge. Wah, seru juga ya bisa bermain tiap hari kalau kayak gini terus. Iya benar Kak Yuta. Kita jadi tidak usah jauh-jauh main ke pantai. Di depan rumah aja udah ada pasir pantai dan juga kita bisa berenang. Aku ingin ikut berenang Atom dan Atom. Wuhu. Ayo teman-teman di rumah. Sini, sini main ke rumah aku dan kita berenang bareng ini. Nah, saatnya aku juga ikut bermain. Aduh, aku enaknya main apa dulu ya? Mmm, kayaknya ikut Baby Challin dulu deh. Kayakuta, Kayuta. Atom, aku bermain sama Baby Jellin dulu ya. Oh, kamu enggak mau berenang dulu, Mio. Aku bermain pasir dulu deh sama Baby Challenge. Nanti baru deh ikut berenang. Oke, ya udah sana kamu bermain sama Baby Challenge dulu. Yeay. Oke, Kak Yuta. Aduh, seru juga sih sebenarnya berenang. Tapi aku mau main pasir dulu. Ah, ayo main pasir. Baby Challin. Baby Challen, kamu ngapain ini baby challenge? Uh, Cenulan sama BB Challenge. Jenny menikmati pacul pantai. Wah, seru Baby Jen. Mending sekarang kamu aku kubur ya. Uh, cuc me ayo Cu. Wah, Baby Jalin, kamu sekarang sudah tertutup sama pasir pantai. Lucu banget. Wah, seru juga ya kalau kita tiap hari bisa main kayak gini. H eh, Teman-teman, aku punya ide nih. Gimana kalau kita bikin pantai aja yuk di belakang rumah? Asik, asik. Ayo kita bikin pantai. Ayo, Baby Challenge. Mia, aku punya ide ini. Gimana kalau kita bikin pantai aja yuk di belakang rumah? Biar kita bisa main sepuasnya, tidak di depan lagi. Dan nanti kan kalau tidak ada banjir lagi kita masih bisa main. Aku pengen buat ada perosotannya. Terus pasir-pasirnya, air-airnya juga. Mio, kalian semua setuju enggak? Uh, BB Cucu cuc udah a Baby Cal bisa main sepuasnya bisa belotan juga. Aku sih ayo aja ke Yuta. W jadi semuanya setuju kan? Nah, buat teman-teman di rumah, ayo ikut bermain dan kita membuat rumah menjadi pasir dan pantai. Kita buatnya di halaman belakang rumah. Yuk, teman-teman kalian ikuti terus ya keseruan kita. Ayo, ayo cepat kita buat, kita buat. Nah, ini dia. Wah, lihat deh di sini udah ada pohon-pohon kelapa. Ini udah kayak di pantai beneran ya. Iya, Kak Yuta. Dan juga di sini udah ada airnya juga. Wah, ini tinggal kita bikin perosotannya aja ke Yuta. Wah, iya iya Mio. Eh, iya aku punya ide. Gimana kalau rumahnya kita buat jadi pasir juga? Waduh, Kak Yuta. Memangnya nanti kalau ketahuan Kak Sakura, Kak Sakura enggak akan marah? Soalnya kan pasti barang-barangnya jadi rusak kalau kena pasir, Kak. Pasti kalau ketahuan marah deh, Kak Sakura sama kita. Aduh, Mio, tenang aja nanti aku yang tanggung jawab. Udah deh, Mio. Nanti kan kita bisa membersihkan rumahnya. Yang penting sekarang kita bisa bermain dengan senang. Kapan lagi kan kita bisa membuat rumah pasir dan juga punya pantai di halaman belakang rumah. Hmm. Ya udah, yuk kita langsung mulai aja kayak Yuta. Nah, gitu dong. Pertama-tama kita buat temboknya menjadi tembok pasir, ya. Ayo, Teman-teman. Kalian semua bantuin ya. Ayo, ayo cepat kita buat tembok pasir. Uh, pasti banget ini. Rumahnya berubah jadi rumah pacil. Iya dong, Baby Challenge. Nah, akhirnya semua tembok rumah sudah berubah menjadi tembok rumah pasir. Wuhu. Nah, sekarang bagian atasnya Kak Yuta karena atasnya masih bentuk genteng. H iya benar kamu Mio. Nah, ini dia kita buat atapnya berubah jadi atap pasir. Ayo teman-teman bantuin ya teman-teman di rumah kalian juga bantuin dong biar kita cepat mengerjakannya dan kita bisa bermain deh. Ayo kita keliling buat rumah ini menjadi pasir. Wah, genteng-gentengnya juga. Yeay, akhirnya berhasil. Sekarang atapnya, gentengnya sudah berubah jadi pasir. Berarti ini rumahnya sudah jadi rumah pasir. Wah, seru banget bisa bermain di sini juga. Wah, iya K Yuta. Aku senang banget deh. Ternyata kita bisa ya buat rumah pasir ini. Iya dong, Mio. Nah, sekarang kayaknya kita tinggal buat perosotannya deh. Pasti seru. Kita buat perosotan dari sini dan langsung kita hubungkan ke air itu, Mia. Biar kita langsung nyabur. B jalan juga. Wah, ini dia. Ini ada tangganya dan perosotannya. Yuk, yuk, yuk. Teman-teman kita coba yuk. Perosatan Dede pasti seru. Aku duluan ya yang coba. Wah ayo Kayuta buruan. Aku juga mau coba. Aku juga mau coba. Mau coba. Iya ya tunggu. Sabar dong. Uh baby C duluan ya. Waduh baby challengin. Biar aku duluan. Aku kan pengen coba dulu perosotannya. Ini aman atau enggak. Ah, ya udah ke Yuta mending bareng-bareng aja deh. Ya, ya udah ya udah ya udah. Ayo kita bareng-bareng. 1 2 3 W. W seru. Wah seru banget Kak Yuta. Huh. Kita punya perosatan pribadi. Iya benar, Mio. Ayo teman-teman kita coba lagi. Aku ketagihan gini sih. Ah iya sama kayak Yuta. Wah kalau gitu ayo kita mulai lagi yuk. Sat dua t W. Aku senang banget kita sekarang punya pantai pribadi di belakang rumah. Iya benar K Yuta. Nah, Nah, nah, mending sekarang kita cek yuk ke dalam rumah. Kira-kira seperti apa ya di dalam rumah setelah kita mengubah rumah ini menjadi rumah pasir? Iya, Kak Yuta. Aku juga penasaran. Aduh, tapi barang-barangnya rusak enggak ya, Kak Yuta? H enggak tahu juga, Mio. Ayo kita cek satu-satu dulu. Nah, ini dia rumahnya. Wow, keren. Semuanya juga berubah jadi pasir. Ini lihat toiletnya. Lantainya jadi pasir, temboknya jadi pasir. Wah, lihat ini kamar mandinya juga. Mejanya jadi pasir. Wah, yuk kita lihat kamarnya Kak Sakura. Lihat deh. Wah, semuanya tertutup pasir. Wah, iya, Kak Yutang. Aduh, semoga aja TV-nya enggak rusak ya, Kak. Kayaknya sih enggak, Mio. Nah, yuk kita lanjut lagi. Ih, ke kamar kita, Kak Yuta. Iya, iya, iya. Wah, Mio, seru banget. Kamar kita banyak pasirnya. Tomboknya pasir, lantainya pasir, semua pasir. Asik, rumah pasir, rumah pasir. Wah, lihat deh, dapurnya juga penuh pasir. Ah, seru banget ya punya rumah kayak gini. Iya, Kak Yuta. Itu loh, Kak. Kayak di itu, di apa namanya? E, kartun. Kartun Spongebob, Kak Yuta. Oh, iya ya, aku tahu. Maksudnya rumahnya Patrick ya. Iya, benar, Kak Yuta. Iya, benar, Mio. Aduh, tapi nanti Kak Sakura beneran enggak marah kan, Kak Yuta? Enggak Mio, tenang aja. Eh, tapi enaknya sekarang kita ngapain, ya? Ini CC Uca, Ca Mia, Bebin punya. Hah? Ide apa, Baby Challenge? Uh, gimana kalau sekarang kita lomba membuat e bangunan pacil? Nanti yang paling bagus bisa mendapat lakian dari yang kalah. Ah, biar Cuc Co. Wah. Iya, iya, iya. Aku setuju kalau gitu. Ayo kalau gitu aku juga setuju. Ayo, ayo lomba lomba. Uh, oke semua tuju. Ya udah kalau gitu ayo kita mulai lombanya. Nanti kita lihat punya siapa yang paling bagus. Dia pemenangnya. Tapi kan kita harus ada wasitnya Baby Celix. Oh iya juga deh. Aku aku saja yang jadi wasit. Oh boleh boleh. Adam yang jadi wasit ya. W oke deh. Aku setuju kalau gitu. Mending sekarang kita langsung buat aja yuk bangunannya. Pasti aku yang akan lebih bagus dari kalian. Ih, Kak Yuta orang kita belum mulai aja Kak Yuta sudah sambang. Lihat aja ya pasti punya Mio yang lebih bagus. Uh, cuc jangan berantem. Kita langsung mulai buat aja biar cepat. Wah. Ya, ya, ya, ya udah, ya udah. Hmm, kira-kira aku mau buat apa ya? Mmm, aku buat rumah aja kali, ya. Ya udah, ya udah. Yuk, kita langsung mulai lombanya. Ayo, ayo, ayo. Siapa yang menang? Ayo. Pasti aku yang menang. Hmm. Aku harus cepat ini. Aduh. Aduh. Ayo, ayo, ayo, ayo. Aduh, aduh, susah. Aduh, enya gimana? Aduh. Ayo, ayo. Pokoknya baby challenge harus menang biar baby challengil. Waduh, aku enggak boleh kalah ini. Cukup. Cukup sudah saatnya penilaian. Ayo kita lihat satu-satu. Ini punya Baby Challenge seperti batu. Punya Mio tinggi sekali. Punya Atam kecil punya Yuta sedang. Jadi pemenangnya adalah pemenangnya adalah Mio. Wah, aku yang menang. Wuhu. Asik. Akhirnya tuh kan benar aku yang menang. Kak Yuta, makanya Kak Yuta jangan sombong dulu. Tuh, lihat ini kayak gini punyaku bagus kan? Oh, iya iya iya Mio. Memang punyamu paling besar dan paling tinggi. Makanya kamu yang menang. Oke dek. Aku mengaku punyaku kalah. Nah, gitu dong Kuta. Asik, kali ini aku diteraktir nih. Iya, ya. Ya udah, ya udah. Sekarang aku beli jajanan dulu deh diart. Uh. Baby Colin ya. Ca Uc meo selamat ya karena C M menang padahal punya Baby Challeng bentuknya bagus bebek. Oh. Oh aku kira batu. Baby challin batu. Uh batu apanya? Ini bebek. Ya udah ya udah. Ayo T kita langsung beli aja di rumah kita belanja makanan dan minuman. Kita traktir Tac Miau. Wah, ya. Yuk, Baby Challin, kamu mau ikut juga? Oh, iya. Ya udah, yuk kita langsung berangkat ke Yumarta aja. Wah, kita berangkat ke Yumart. Naik apa ya ini? Oh, kita kan punya kendaraan bebek. Wah, iya benar. Ternyata ada kendaraan bebek air. Seru banget sih. Benar juga ya, ada kendaraan bebek air. Dan sekarang kota Sakura lagi kebanjiran. Mana mungkin mobilnya bisa jalan. Uh, berangkat. Ayo kita ke Yumat. W Celu banget naik bebek air. Iya, Baby Challenge. Ya udah, yuk kita langsung masuk aja ke Yubar dan kita belanja. Kak Mami. Eh, Yuta, kamu mau belanja? Iya dong, Kak Mami. Kita mau beli makanan dan minuman. Wah, oke. Memangnya kalian lagi ngapain? Padahal ini banjir loh, Kak Mami, kita lagi seru-seruan di rumah karena kita punya pantai pribadi. Terima kasih ya, Kak Mami. Nah, ayo Baby Challenge. Saatnya kita pulang dan kita makan bersama teman-teman. Uh, ayo, Bebek jalan. Uh, seru banget loh, Teman-teman di rumah naik bebek terus jalan di air begini. Iya, benar. Baby Challenge. Teman-teman di rumah kalian juga ikutin dong kayak kita gini. Naik bebek. Wek wek wek wek wek. Uh, aduh, udah capek deh. Nah, ayo Baby Jelly, saatnya kita masuk ke dalam. Oh, ternyata seru juga ya punya pantai pribadi kayak gini. Dan saatnya kita makan untuk mengisi perut yang keroncongan. Aku sudah lapar banget ini. Ni Atamat, ini dia makanannya. Wah, asik, kita bisa makan bareng-bareng. Ayo, ya semuanya kita makan dulu. Nah, ini dia. Aku tadi beli burger. Wah, pasti burgernya enak banget ini. Apalagi? Kita makannya di pantai begini, pantai pribadi di belakang rumah. Iya benar, Kak Yuta. Kita jadi bisa main tiap hari deh, enggak perlu ke pantai lagi. Seru banget ya. Kita punya perosotan juga dan menikmati serasa kayak di pantai. Wah, iya benar Miau. Nah, Teman-teman di rumah sekian dulu ya video kali ini dan terima kasih ya karena kalian sudah ikut membuat pantai pribadi di belakang rumah dan mengubah rumah menjadi rumah pasir juga kita bermain seru-seru bareng-bareng. Nah, Teman-teman, aku pengen tahu deh kalian juga mau buat enggak pantai pribadi di rumah? Jangan lupa ya kalian tulis di kolom komentar. Dadah semua. Sampai jumpa lagi. Terima kasih.
Sakura School Simulator
Selamat Menonton ya, dan jika sudah menonton jangan lupa Like, Komen, Subscribe dan Share
Subscribe Budi & Celine Gratis! Sekarang https://www.youtube.com/@budidanceline/featured
Thank you! 🙂
#sakuraschoolsimulator #idsakuraschoolsimulator #sakuraschoolsimulatordrama #yuta #mio