SEKOLAH HARI PERTAMA YANG SANGAT MENYENANGKAN KU JALANI DENGAN PENUH SENYUMAN ! ROBLOX INDONESIA ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

Yo, welcome back teman-teman semua. Balik lagi nih di channel Charles Game bersama aku IAL. Aku mengucapkan selamat siang dan selamat serta semangat. bersekolah ya adik-adik ya. Siapa aja nih yang hari ini udah pada masuk sekolah guys? Kamu ya cemungut ya sekolahnya buat kamu dan aku juga mengucapkan selamat datang buat kamu yang baru masuk jangan lupa langsung aja dipencet tombol like-like-nya dulu. Dan bagi yang belum subscribe di-subscribe juga ya, Guys, ya. Karena sekarang aku juga baru pulang sekolah nih, Teman-teman. Dan aku sekarang sudah berada di menara taman bunga, Guys. Aku mengucapkan selamat datang kepada Marsia yang penuh cinta yang dipanggil Marsya Cinta. Aku juga mengucapkan kepada Anisa Dwi Citra Agustina yang artinya Anisa itu adalah anak kedua, Guys, ya. Oke, kalau begitu tanpa berbasa-basi lagi langsung aja kita Putri Citra kita akan coba menamatkan teori ini ya Putri Citra ya. Bang, aku belum disapa, Bang. Hai buat kamu yang lagi menonton live ini serta menonton replay yang belum kesapa. Aku juga mengucapkan selamat datang buat kamu. Kamu baru pulang sekolah ya, Nisa ya? Putri, kamu baru pulang sekolah ya, Putri ya? Marsya, kamu baru pulang sekolah ya, Marsya ya? Ya ampun, pada capek pasti. Kalau capek istirahat ya. Jangan lupa minum, Guys. Minum air minimal 2 liter 1 hari sama nih. Aku juga baru pulang sekolah nih. Marsya Cinta baru pulang sekolah. Anisa Dwi Citra Agustina baru pulang sekolah. Putri gimana? Putri kamu baru pulang sekolah apa bagaimana Putri kehidupan kamu? Ya ampun, Putri doang nih yang kita ggak tahu nasibnya, Guys. Ya, padahal yang lain udah pada pulang sekolah loh, Guys. Ya udahlah, gak apa-apalah, Guys. Aku akan mencoba untuk menyelesaikan setiap tantangan yang ada di tower ini, Guys, ya. Karena tower ini dipenuhi dengan bunga-bunga yang sangat cantik, yaitu Flower Tower. Wah, asik banget towernya, Guys, ya. Sungguh tower yang sangat indah ya, Teman-teman ya. Kalian patut cobain sih tower ini guys. Soalnya towernya bagus banget dan indah banget guys. Halo Bang Ical. Maaf baru lihat live. Halo Raisah Anindia Putri. Enggak apa-apa kok Raisya. Udah biasa kok aku dilihat-lihatin lama-lama begitu kok. Halo Fadi. Fadli welcome Fadli Kurniawan selamat datang ya Fadle ya. Apa kabar nih, Fadli? Semoga kamu baik-baik aja ya, Fadli ya. Di mana pun kamu berada Fadle. Oke, sekarang aku lagi ada di taman bunga nih, Fadli. Aku tuh pulang sekolah tuh aku tuh enggak langsung pulang ke rumah, Guys. Aku tuh main-main ke taman dulu biar biasa buat ini buat merefreshingkan pikiran biar kita enggak pusing-pusing banget, coy. Makanya kita main-main di taman dulu ya, Padle. Ya, Bang. Komunitas aku lucu sama bagus enggak? Ih, lucu banget dan bagus banget gambarnya. Udah aku komen loh gambar kamu. Itu fotonya Bang Icical ya, Putri ya kamu edit ya. Jago banget deh kamu ngeditnya ya. Bang, siapa lagi? Halo, Marsya cinta kok sepi, Bang? 177 orang yang nonton. Kamu bilang sepi, Guys. Ya ampun, aku harus pandai-pandai bersyukur, Guys, ya. Soalnya di luar sana ada orang yang dinonton cuma dua orang, Guys. Ini 177 orang loh yang nonton. Kamu malah bilang sepi. Astaga. Cuci muka dulu kamu, Dek. Kayaknya kamu baru bangun, Dek. Ya, baru bangun, Guys. Aku harus banyak-banyak bersyukur, Guys. Tolong kaki saya tadi sakit di sekolah, Bang. Ya ampun. Minta tolong diobatin sama si Ali. Ali udah pulang sekolah belum, Ali? Guys? Kalau belum pulang sekolah, kasih tunggu dulu, ya. Si Ali pulang sekolah ya. Nanti Ali yang ngobatin kamu ya, Putri ya. Ya ampun. Halo, Bang. Halo, Dinda. Welcome, Dinda. Wih, naik lagi nih penontonnya. Udah 190 guys. Tuh, naik pelan-pelan kan, Guys. Padahal kita baru live sekitar 2 menit ya, Guys, ya. Alhamdulillah, ya, Guys, ya. Tetap bersyukur, ya, Guys, ya. Halo, Bang. Halo, Sahil. Welcome, Sahil. Selamat datang, Sharil. Selamat datang, Haidar. Wei, sakit banget, cuy. Oh my God, guys. Tuh, naik lagi tuh 247, Guys, penontonnya, Guys. Naik aja, Guys. Aman aja, Guys. Kalian gak usah terlalu khawatir. Haidar. Halo, Bang. Halo, Zars. Welcome Zars. Selamat datang. Live-nya baru 2 menit, Haidar. Tenang-tenang aja ya kamu, ya, Haidar ya. Kamu mending ambil piring dan makan, Haidar. Oke, makan, duduk manis dan sambil nonton Bang Ical menamatkan tower yang tidak bisa kamu tamatkan ini. Ya, Bang. Aku punya cerita lucu. Mana cerita lucu kamu, Dinda? Aku pengen mendengar cerita lucu kamu, Dinda. Halo, Ardan. Welcome, Ardan. Zars, ada cowok yang suka sama kamu, Zars. Kalau kamu penasaran dengan cowok yang suka sama kamu, kamu buka video shot aku yang judulnya pokoknya video-video baru lah yang aku upload lah, yang mendaki-mendaki gunung yang baru-baru itu loh. Yang itu loh waktu kita mendaki gunung Sunda sama Gunung Jawa. Terus kamu baca komennya, pasti kamu akan terkejut kalau ada cewek, ada cowok yang suka sama kamu. Ingat aku enggak, Bang? Ingat dong, Malik. Masa aku lupa kamu, Malik? Kamu kan yang semalam nonton aku, Malik. Kemudian kamu mencari aku pagi-pagi tapi aku belum live. Kemudian siang-siang akhirnya kita ketemu ya, Malik, ya. Hah? Setelah sekian lama aku dan Malik akhirnya dipertemukan, Guys. Akhirnya Ichal dan Malik pun bahagia selamanya. Wih, mantap ya, Malik ya. kita bisa bahagia selamanya ya Malik ya. Banyak yang lihat Bang yang like dikit. Ya ampun tadi kamu bilang sepi. Sekarang banyak yang lihat tapi sekarang kamu mempermasalahkan lagi like-nya guys. Kasih like-nya guys yang belum like like dulu, Guys. Ya, soalnya dia bilang banyak yang lihat sekarang banyak yang ngelihat tapi sedikit yang like, Guys. Kasih, Guys, ya. kasih, guys. Oke, GGSGS kok penonton memang kagak ada puas-puasnya nih, Guys. Dari tadi sepi, pas sudah ramai dibilang ramei yang nonton gagak ada yang like. Astaga, kamu udah like belum? Kamu yang udah bilang dikit like-nya. Jangan-jangan kamu sendiri yang belum like, Guys. Iya kan? Jangan-jangan dia sendiri. Nih aku masih pakai baju sekolah nih jalan-jalan di taman guys. Belum pulang ke rumah aku, Guys. Ya ampun, Guys. Guys. Bang, boleh enggak, Bang? Boleh. Apa tuh, Dek? Kalau ngomong boleh enggak jangan setengah-setengah buat kamu? Langsung langsung kasih tahu aku to the point guys. Langsung menuju ke poinnya ya. Lihat di mana, Bang Zars? Masa kamu gak tahu video short baru aku, Zars. Wih, widih. Widih. Seram sekali jalannya, Teman-teman. Ya ampun, hampir nangis aku, Putri. Kenapa kamu hampir menangis, Iin? Kenapa tadi di sekolah, Iin? What happen? Apa yang terjadi di sekolah hari pertama kalian, Guys? Semoga sekolah hari pertama kalian kalian semua bahagia dan baik-baik aja ya di sekolah hari pertama kalian. Jangan kayak aku, Guys. Baru sekolah hari pertama eh langsung kena pembullyan, cok. Astaga naga guys. Semoga aja kalian enggak dibully-bully di sekolah ya dan mendapatkan teman yang sangat baik di sekolahnya kalian. Halo, Bang. Halo, Anisa. Halo Selfia, Bang, aku naik kelas 3. Oh, Malik sekarang udah kelas 3, guys. Pantas aja sekarang Malik udah pintar banget kamu ya, Malik ya. Pantas, Guys. Ternyata udah kelas 3 si Malik, cuy. Bang, aku juga dibully, kata Nisa. Ya ampun, di hari pertama sekolah Anisa. Astaga, siapa sih itu yang bul-bully Anisa sih? Woi, jangan buleh-bully Nisa, ya. Dia tuh cantik banget tahu. Dia tuh disayang banget sama papanya. Kamu malah bully-bully dia, Guys. Ya ampun, I Cal juga yang sayang sama dia tahu. Ya ampun, Guys. Guys, aku naik kelas 2, Bang. Cindy naik kelas 2, Cindy, Guys. Halo, Bang. Halo, Zakira. Selamat datang. Gimana gurunya di kelas 2 Cindy? Baik enggak atau galak guru kamu? Bang, nama towernya apa Bang? Nama towernya adalah tower. Ayo, coba tebak tower apa? Ayo. Ini aku lagi jalan-jalan ke taman, Guys. Aku kan baru pulang sekolah kan, Guys. Aku masih pakai baju sekolah nih, Guys. Aku belum pulang ke rumah, Guys. Coba kalian tebak apa nama towernya kalian pasti kalian enggak bisa menebak nama towernya, kan? Soalnya nama towernya tuh susah banget, Guys. Pokoknya clue-ya adalah di taman, Guys. Ya, coba kalian tebak, cuy. Kalau emang kalian paling jago di dunia, tebak nama towernya. Pasti kalian gak bisa tebak nama tower, Guys. Halo, Bang Ical. Halo, Sakila yang suka sekolah. Kamu baru pulang sekolah, ya, Sakila, ya. Bang, nama towernya tower bunga. Salah itu, Guys. Flower tower. Siapa yang bilang tower bunga? Kamu salah ya, namanya flower tower, Guys. Meskipun ini bahasa Inggrisnya bunga, tapi kalau kalian ketik tower bunga, enggak bakal muncul towernya, cuy. yang muncul tuh kalau kalian ketik flower tower, Guys. Wah, towernya asik banget. Aku pengen duduk dulu ah sama boneka kesayanganku Teddy Bear, cuy. Oh my God. Cantik banget ya tower kesukaannya Ical, Guys. Ya, tadi Ichal jalan-jalan ke taman bunga, Guys. Sekarang Ichal pengen jalan-jalan lagi di tower selanjutnya, Guys. Tower apakah itu, Guys? yang Ichal pengen jalan-jalan, Guys. Coba kalian request tower dulu, Guys. Supaya IAL bisa menamatkan semua tower yang ada di sini, Guys. Bang, tower lari, Bang. Gimana tuh kita mainkan towernya? Kalau towernya lari, Guys? Bagaimana, Guys, kita menamatkannya? Oh, ada, Guys, tower lari. Emang namanya tower lari, cuy. Bukan towernya yang lari. Oh, kita lomba lari. Siapa-siapa yang mau lawan aku main di sini? Kita lomba lari di sini, Guys. Ada tower satu, guys. Guys, ada tower satu. Ini maksudnya apa, Guys? Tower satu. Siapa yang mau? Ini tower dua, Guys. Guys, guys, guys, guys. Ini tower lari dua, Guys. Oh my God, guys. Guys, ada shortcut, Bang. Wei, itu tower lari satu tuh yang ada shortcut, Guys. Ini tower lari dua. Mana mungkin ada shortcut tower lari dua, Guys. Ya, kalian salah ini. Salah tower, cuy. Yang ada shortcut-nya itu tower lari satu, Guys. Yang ini tuh tower lari dua. Emang tower lari du ada shortcut-nya, cuy? Emang ada, Guys? Siapa yang bilang ada shortcut-nya? Tower lari dua. Aduh, jalannya ngilang W. Jalannya ngilang, Guys. Wei, oh my god. Oh my God. Jalannya menghilang, cuy. Kita harus cepat, Teman-teman, sebelum jalannya menghilang, Guys. Oh my god. W. Oh, guys, guys. Oh my God, guys. Guy, guys, guys. Astaga. Nagga, Guys. Ada ada kata Najma. Di mana? Di mana, Guys? Shortcutnya, Guys? Di mana? Di mana? Aku masih pakai baju sekolah nih. Kamu bilang-belang shortcut di mana, coy? Bang, coba kayak pinggir. Kayak pinggir kayak tower lari satu loh. Ini tower dua. Oh, di sini. Oh, di sini, Guys. Enggak ada. Kocak gaming. Pergi cuci muka dulu. Kek ya. Kau baru bangun. Ada di becek kecil Bang. Di becek kecil ini. Ini di becek kecil katanya, Guys. Kita harus mencari becek kecil yang ada di sini, Guys. Ya. Ah, itu dia, Guys. Hap. Ah, siapa yang bilang becek kecil, guys? Guys, siapa yang bilang becek kecil? Dia menemukan shortkat di tower ini, coy. Oh my God. Jago banget sih yang bilang becek kecil itu, Guys. Astaga, kalau begini kan Ichal jadi enggak susah memainkan towernya, Guys. Kamu keren banget, Bang. Bukan aku, bukan aku yang bilang, tapi dia, Bang. Siapa? Siapa? Siapa Sakila yang bilang? Emang kamu sih enggak tahu kalau kamu Sakila. Itu yang tahu itu yang jago itu loh, Guys. Oh my God. Bang, aku minum dulu, ya. Iya, Nadin. Minum dulu, Nadin. Jangan sampai kamu melupakan minum, ya, Nadin, ya. Soalnya aku kasihan banget lihat si Nadin. Dia tuh e sariawan, Guys. Astaga. Nadin minum ya biar kamu enggak sariawan. Ademkan dulu dengan adem air putih. Ya, minum dulu. Nadin, Nadin. Oke. Oke. Nadin, Nadin. Jalan, Nadin. Astaga. Eh, ada shortat yang lain gak, Guys? Guys, yang lebih tinggi sih, Pak. Sipa Wulan. Wulan yang lebih tinggi, yang lebih tinggi, Guys. Guys, Guys. Yang lebih tinggi daripada shortcut lari yang ada yang kecil-kecil ini, Guys. Ada enggak, Guys? Guys, Guys, Guys. Yang mana, Guys? Guys, Guys. Itu yang paling tinggi, Bang. Masa ini yang paling tinggi sih? Yang ini doang, Guys. Enggak tinggi ini. Pendek ini, Guys. Pendek yang becek kecil itu enggak ada. Cuma itu kata Nanda. Astaga. Enggak ada kata Sakila, enggak ada kata Akbar. Enggak ada kata Sifa. Astaga. Sifa kamu baru pulang sekolah ya, Sifa? Ya, ganti baju dulu ya, Sipa ya. Eh, si tuh kalau baru pulang so langsung ngambil HP, Guys. Itu bajunya masih dia pakai, topinya masih dia pakai topi merah putih itu loh, Guys. Belum dia ganti. Terus ambil apa? Ganti baju dulu lah, Sip. Habis ganti baju baru deh nonton Roblox. Kalau lapar, ambil nasi dulu di piring ya sambil tunggu panasnya. Tuh kan gara-gara kamu sih enggak makan sih. Ya ampun gara-gara dia guys enggak makan guys. Buat teman-teman yang belum tahu shortcut di tower ini ada shortcut guys ya. Bukan di sini guys. Guys kalian yang selalu bilang ada shortcut di sini bukan ya guys ya. Atau di sini. Di sini biasa tuh ada bocil-bocil yang bilang shortcut-nya ada di sini kan bukan, Guys. Ya, ini beda, ya, Guys, ya. Beda. Enggak bisa di situ. Jadi, shortcut-nya di mana, Bang? Oke, like like dulu, Guys. Like like dulu. 10 like lagi. Tembus 200 like. Ayo, udah di-like belum? Udah di-like kata Alya. Udah di-like kata Zain. Udah di-like kata Zaira. Oke, ini dia shortcut-nya, Guys. Karena kalian sudah memencet tombol like-nya sampai 200 like. Ini dia, Guys. Ah, itu dia shortcut-nya. Adik-adikku yang ganteng, cantik, penyayang, imut, kowo. Tapi kata mamanya, Guys, ya. Bukan kata ical. Tanya aja mama kamu. Tanya aja mama aku cantik enggak? Pasti mama kamu bilang cantik kok. Kalau kamu enggak percaya, tanya aja mama kamu lagi, Ma. Akuowo enggak? Pasti mama kamu bilangowo kok. Kalau kamu enggak percaya, tanya aja mama kamu sekarang juga kalau ada mama kamu di samping kamu. Pasti mama kamu bilang kamu sangat cantik banget. Iya kan? Nama map-nya apa, Bang? Tower lari, Guys. Ya, jadi kalian main di tower ini kalian harus lari. Kalau kalian enggak lari itu jalannya menghilang dan harus cepat banget, Guys, ya. Tapi ada beberapa titik checkpoint di sini, Guys. Tuh, kayak begini. Checkpoin, guys. Itu buat tarik napas doang, habis itu kalian lanjutkan lagi perjalanan kalian. Kalau ada begini, kalian tarik napas lagi, habis itu kalian lanjutkan lagi. Pokoknya kalian harus pakai sistem cepat bermain di tor ini. Jangan lama-lama, Guys, ya. Siapa yang lama, dia yang jatuh. Ah, jadi atau siapa yang lama, jalannya menghilang. Ah, itu, Guys. Soalnya jalannya ngilang, cuy. Jadi harus cepat-cepat banget, cuy. Iya kan, Bang? Aku enggak punya ibu. What the hell? Ya udah kalau begitu kamu cantik kata Ical ya. Kata Ical cantik kok kamu kok kata Ical gak usah gak usah tanya ke mama kamu ya udah gak punya ibu guys ya gak apa-apa gak apa-apa deh yang gak punya ibu tanya ical aja guys ya guys kalian tanya aja bang Ical aku cantik ggak cantik kok kamu cantik Bang Icical aku kiyowo enggakowo kok kamu kiyowo bang kalau aku masih punya ibu yang masih punya ibu tanya ibunya guys yang enggak punya tanya Ical aja ya ada Ical kok di samping kamu Ibu Ical guys ya beda-beda tipis lah Ya, sama-sama dikitlah, Guys. Ya, sayangilah aku. Ei, woi. He, aku kira jatuh. L l la l lah. Oh, emang jalannya kayak begitu, Dek. Ya ampun, Dek. Dek, dek, emang seperti itu jalannya, Guys. Aku pikir aku jatuh loh, Guys. Ternyata memang kita kena prank, Guys. Ya, nih, nih, nih. Lihat, Guys. Nih nih nih nih. Jalan sendiri nih nih. Tuh kan udah K bilang emang seperti itu jalannya. GGsnya. Gengsnya. Makanya kamu yang belum cuci muka, cuci muka dulu di situ baru deh kamu main Roblox. Bang, aku udah pulang sekolah, aku udah mandi, udah cuci muka kan sekolah, Bang. Oh, i juga ya. Siapa di sini kalau pergi sekolah tidak mandi, Guys? Ayolah, ngaku kalian. Pasti kalian enggak mau ngaku kan? Mandi guys. Guys mandi ya. Meskipun airnya dingin. Mandi cuy. Jangan kau pergi sekolah kau tidak mandi dek. Ya masalahnya guys. Aduh ada bau yang yang harus dikasih paham guys. Itu baunya baunya sungguh-sungguh sangat bikin kita rasanya hidung kita jadi tidak menyenangkan gitu loh, Guys. Baunya loh, Guys. Iya kan? Ini enggak jatuh, Guys. Ya, emang jalannya kayak begitu, Guys. Nih. Nih, Bang. Aku kalau pas habis sakit aja sih biasanya aku gak mandi sih, Bang. Oh, gak apa-apa kalau lagi sakit kan gak apa-apa. Jangan pergi sekolah juga, Guys. Itu nanti kamu menularkan penyakit kamu di teman-teman kamu, Guys. Mending kamu istirahat di rumah aja ya, Guys, ya. Halo, Afkar. Bang, salah jalan. Pas yang ada di tangga itu abang pilih yang warna hijau. Oh, di sini hijau. Hijau. Oke, hijau, Guys. Pilih yang warna hijau, ya. Katanya kita salah jalan, Guys. Aku pikir jalannya seperti itu teman-teman. Jadi, gimana? Ini cocok ya? Cocok. Cocok. Masih cocok, ya? Masih cocok. Ini gimana? Gimana? Gimana, Guys? Oke. Oh, di sini pilih yang ini. Ah. Ah, betul. Harusnya udah betul ya, Guys, ya. tadi soalnya kita salah jalan melolong, Guys. Oke, kita naik ke atas sini terus naik ke sini, Teman-teman. Habis itu ke sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini. Kita ke sini, Guys. Oh my God, Guys. Wih, kapan ini? Kapan ini? Kapan nih tamatnya nih? Hah? Tarik napas dulu. Buset, panjang banget sumpah, Guys. Capek L aku muter-muter bilang sini, sini, sini, sini, sini, sini, Guys. Bang Ical, boleh enggak aku jadi odik online, Bang Ical? Kan kamu udah jadi adik onlineku Cela. Ya ampun Cela. Kamu kan udah jadi adik abang Cela. Bang, aku habis kecelakaan, Bang. Kecelakaan gimana Luna? Itu kok kamu masih main H Luna? Luna, Luna. Oke, oke, Guys. Oke, Guys. Luna, Luna. Katanya habis kecelakaan, tapi masih bisa main H. Jangan-jangan kecelakaan jatuh dari kepeleset, Guys. Kalau jatuh kepeleset doang dan kamu masih bisa bangkit, itu bukan kecelakaan. namanya. Tapi kepeleset, Guys. Ya, kecelakaan itu ketika kalian naik sebuah kendaraan terus kalian mengalami hal yang tak terdu jatuh, tabrakan, itu baru disebut kecelakaan. Adik, kalau kamu jatuh, Guys. Jatuh kena kulit pisang, kepeleset tangga, itu namanya kepeleset, Guys. Iya kan? Bang, ingat aku enggak ingat dong. Masa aku lupa kamu. Ih. Ih. Woi, mau tamat aja ada begininya, Guys. Belum tamat, Guys. Kena prank, coy. We we we. Belum tamat, belum tamat, Guys. Astaga, kita kena prank, Guys. Kita kena prank, teman-teman. Aku pikir udah tamat, Guys. Ternyata lewat belakang sini. Oh my God, jalannya menghilang. Jangan sampai kita jatuh. Dan akhirnya ini yang betul-betul tamat, Guys. Mana nih gig-gig-nya buat Bang icalnya nih? Mana nih guys yang baru pulang sekolah? Mana nih yang baru pulang sekolah? GG kata Wiwi, G kata Ay, G kata Malik, G kata Zahira, G kata Agus, G kata Cela adik online Bang Ical, G kata Luna. G kata Sulaiman, G kata Habila, G kata Anisa Channel, G kata Rex, G kata Titan, G kata Zaira, G kata Mickey, G kata Tian, G kata Diva, Putri, G kata Febri, G kata Saura, G kata Sakila, G kata Zars yang disukain sama cowok dan GG kata Exel guys. Yok, tamat kita Exel. Tower lari dua tamat. Tower lari 3 belum, ya. Sisa tower lari satu, Guys. Ayo, ayo, ayo kita ke tower lari satu, Guys. Ya, tower lari dua udah tamat. Sisa tower lari satu, cuy. Oke, guys. Oke, Guys. Kita ke tower lari situ dulu, Guys. Oke, Guys. Oke, Guys. Kita turun ke bawah, Guys, untuk menuju ke tower. Lari satu, ya, Guys, ya. Ke bawah dulu, Guys. Oke, Guys. Nah, kita akan bermain tower lari satu ya, Teman-teman, ya. Kita akan bermain tower lari satu dulu soalnya udah tamat nih, Guys. Rasanya kurang lengkap tamatnya kalau kita tidak menamatkan tower lari satu guys ya. Oke, jadi kalian udah paham ya di mana shortcut-nya tower lari du. Nah, sekarang kita sudah berada di tower lari 1. Ini tower lari 1 katanya update, Guys. Kalau kalian enggak tahu di mana shortcut-nya, kalian kasih tahu kita, ya. Soalnya nih, lihat nih. Dulu beginian enggak ada kan, Guys. Sekarang ada beginian, Guys. Ih, seram sekali, Guys. Ada begituannya sekarang ya, Teman-teman ya. Padahal dulu enggak ada begituan loh, Guys. Jadi, sekarang kita akan mencoba memainkan tower yang sangat GG gimang ini, Guys. Ya, Bang, siapa aku dong. Halo Luna. Welcome Luna. Andika, kamu telat GG-nya. Iya, betul. Kata Ay, ya. Ayah, kamu ggak sekolah ya tadi pagi ya? Ay ya. Kenapa aku buka Roblox? Kok ada komennya nih pagi-pagi, Guys. Jangan-jangan si Ay gak pergi sekolah, Guys. Si Ay, ya ampun, Ay. Ini hari pertama sekolah loh. Kamu harus semangat sekolah, Ayah. Eh, sembarangan, Bang. Ayah itu pergi sekolah tapi udah pulang, Bang. Oh, begitu toh, Siti. Asalamualaikum, Mangical. Waalaikumsalam, Siti. Halo, Via. Halo, Wiwi Fayola. Halo, Cal. Halo, Gus. Welcome, Gus. Kamu baru pulang sekolah? Siapa yang baru pulang sekolah di sini, Guys? Yang baru pulang sekolah ketik capek, Guys. Yang baru mau pergi sekolah, yang masuk siang ketik semangat ya Sila. Ya, kamu masuk siang, ya, Sila. Semangat, ya, Sila. Saya kira kamu masuk jam berapa? Saya kira ketik semangat kalau kamu baru mau pergi sekolah. Ketik capek kalau kamu udah pulang. Agus sudah pulang sekolah, Mickey udah pulang sekolah. Juli udah pulang sekolah. Eni udah pulang sekolah. Putri sudah pulang sekolah. Iin sudah pulang sekolah. Ridwan sudah pulang sekolah. Guys, Guys, enggak ada yang masuk siang nih, Guys. Woi, harusnya tuh ada yang masuk siang, Guys. Soalnya sekolah enggak cukup kalau menampung kalian semua, Guys. Ada tim yang masuk siang, ada tim yang masuk pagi. Biasanya itu, Guys, tim yang masuk siang itu adalah kelas B dan tim yang masuk pagi itu adalah kelas A, Guys. Kalian kelas apa? Kelas B, coy. Dam Channel udah pulang, cela, adik online Bang Isal udah pulang cela. Sila baru mau pergi sekolah, akhirnya ada Sila, Guys, yang baru mau pergi sekolah, Guys. Capek L aku cari L Sila siapa nih yang mau masuk siang nih? Enggak ada yang masuk siang, Sila, kecuali kamu cemungut ya, Sila, ya. Meskipun kamu cuma sendirian, masuk siang tetap semangat ya, Sila, ya. Aku tuh sukanya sih ini ya, e masuk pagi sih, Guys. Soalnya kalau siang ngantuk ngantuk e pengen bobok siang kan kita pengen bobok siang, Guys. Kalau pagi kan enak, Guys. Pagi sekolah pikiran masih fresh, mandi pagi-pagi segar. Mandi siang-siang keringat banyak banget keringat kita, Guys. Lama-lama nanti panuan, Guys. Iya kan? Aku sih lebih suka masuk pagi sih, Guys. Kalau kalian lebih suka masuk pagi apa masuk siang? Aku suka masuk siang, Bang. Soalnya kalau pagi aku suka telat bangun. Soalnya aku suka begadang. Ih, jangan begadang makanya. Ya ampun, masih anak-anak suka begadang dia, Guys. By the way, aku suka rambut abang. Terima kasih sudah menyukai rambutku ya. Tapi aku belum pulang ke rumah nih, guys. Guys, aku nakal banget, cuy. Aku baru pulang sekolah kan, Guys. Masih pakai baju sekolah macam gini kan, Guys. Tapi aku belum pulang ke rumah, Guys. Nih, lihat nih baju sekolah aku nih. Nih, aku anak SMA, Guys. Aku baru pulang sekolah, Teman-teman. Nih, lihat nih. Jadi, aku masih pakai baju sekolah, guys. Dan aku singgah di warnet aku main Roblox, cuy. Harusnya kan aku pulang di sekolah dulu, ya. Pasti mam aku nyariin aku nih. Mana mam aku sudah memasak lagi buat aku pengen makan siang, Guys. Ya ampun, katanya tadi mama aku masak kepiting, Guys. Aku pengen cobain kepiting mama aku, Guys. Yang sangat enak itu, ya, Guys. Ya, abang masih sekolah? Iya, aku masih sekolah. Makanya aku tidak live pagi-pagi soalnya aku sekolah, Guys. Tapi besok aku mau live pagi-pagi ah. Soalnya besok aku e masuk siang, Guys. Kata Bu Guruku. Jadi, masa enggak live siang sih, Bang? Nah, makanya nih aku udah bujuk-bujuk Bu Guruku nih. Kalau aku masuk pagi tamat, Guys. Wei, tamat, woi. Astaga naga. Ya ampun, tamat depan mata. L, siapa di sini yang pernah sudah mau tamat depan mata tapi kalian malah mati, guys. Siapa guys? Siapa, Guys? Siapa di sini sudah mau tamat? Tamat depan mata nih. Sisa lompat begini. Hap. Tapi malah jatuh kayak ical, Guys. Siapa, Guys? Siapa, Guys? Siapa, Guys? Siapa, Guys? Luna sering kayak begitu, Argus. Tapi tenang aja yang suka kayak begitu, ya. Mickey, Agus, Luna tenang aja kamu, ya. Sila, cela, adik kalian mangical tenang aja karena di sini ada shortcut guys. Kalian lihat aku guys, jangan berkedip ya. Jangan berkedip, jangan berkedip guys. Karena ada shortcut di sini bangku berkedip bang. Kok Abang bisa tiba-tiba di situ? Ya ampun, ku bilang jangan berkedip, Guys. Jangan berkedip. Kenapa kalian berkedip, coy? Berkedip mulu kalian. Astaga, naga. Eh, jangan berkedip. Jangan berkedip. Ikutin jalanku, Guys. Jangan berkedip, ya. Rex, Rex, Ipay. Sri, seri. Naura, Naura. Jangan, Ay, ay, jangan, ya. Cela, cela, Bang Ical, besok aku pulang jam 12. Iya, iya. Nih nih nih. Jangan berkedip nih. Oke, shortcut. Shortcut. Weh, weh. Oh, enggak, enggak, enggak. Bukan di situ, Guys. Guys, bukan di situ, Guys. Guys, guys, guys, guys. Loh, kok shortcut-nya hilang, cuy? Eh, bentar bentar bentar guys, bentar guys, bentar guys. Kayaknya ada kesalahan sistem deh guys. Ada kesalahan sistem guys ya. Cobacoba guys. Nah, ada deh, Guys. Kok hilang shortcut yang jauhnya? Kok hilang, cuy? Shortcut yang jauhnya, cuy. Kenapa hilang shortcut yang jauhnya, Guys? Ada di shortcut di situ, Guys. Ya ampun, Bang. Aku berkedip, Bang. Ah, untungak eh engak apa-apa gak apa-apa. berkedip aja guys. Guys, kalian berkedip ya tadi ya, Guys, ya. Bang, aku berkedip tadi Bang. Kenapa, Bang? Enggak ada kok apa kejadian apa-apa kok, Guys. Gak ada apa-apa kok, Teman-teman. Aman aja kok. Gegengs-gengs-nya gak ada kejadian apa-apa ya, Guys, ya. Ya, enggak ada ya. Iya, aman aja, Teman-teman. Gak ada kok, Guys. Botak kamu berkedip ya, Botak ya? Iya, aku berkedip ical. Wah, untung aja si Botak berkedip guys ya. Halo, Bang Chals. Maaf aku telat. Hai Sarifa. Kalian udah pada like belum, Guys? Likeelik dulu lah, Guys. Supaya nanti aku kasih tahu shortcut yang baru, Guys. Tenang aja, Guys. Ada shortcut yang baru, Guys. Ya, kalian tidak mendapatkan shortcut di situ. Kalian cari shortcut yang baru, Guys. Bang, bagaimana shortcut yang baru, Bang? Aku pengen ke shortcut yang baru, Bang. Tenang aja, Guys. Kalian harus mencet tombol like-nya dulu supaya aku memperlihatkan kepada kalian shortcut yang baru itu, Guys. Mana, Bang? Mana? Pencet dulu tombol like-nya, cuy. 50 like lagi tembus 700 like, Guys, ya. 700 like aku kasih tahu kalian shortcut baru yang bahkan bocil-bocil teman sekolah kalian belum tahu, Guys, ya. Nih, tapi jangan dikasih tahu sama teman sekolah kalian, ya, Guys, ya. Minta tolong banget nih. Ini khusus kamu aja, Guys. Kalau kalian kasih tahu sama teman sekolah kalian, berarti kalian melanggar janji kita, ya sebagai sahabat, ya. Aku udah nganggap kamu sebagai adikku sendiri. Aku udah nganggap kamu sebagai sahabatku sendiri. Tolong jangan dikasih tahu sama teman kamu yang ada di sekolah. Ya, ini bukan masalah pelit, tapi ini adalah rahasia, Guys, yang tidak boleh dikasih tahu semua orang, Guys. Kita boleh menjadi orang baik, Guys. Tapi kalau masalah shortcut-sorcut begini sih kayaknya ini harus menjadi rahasia kita berdua, Guys. Ya, jangan dikasih tahu, ya sama teman kalian, ya. Biarkan dia capek-capek, Guys, ya. Dan siapa tahu besok-besok dia nantangin kalian, kan dia sombong banget kan. bilang segini. Mau enggak by one sama aku diar lari? Kamu kamu ajakin aja tapi kamu jangan kasih tahu bilang ada shortcut. Jadi ketika dia lagi lengah dia lewat asli kalian cepat-cepat ambil jalan shortcut itu enggak curang guys. Itu namanya adalah fasilitas supaya kita bisa menamatkan tower ini, Guys. Ya kan? Apalagi kalau kalian dinonton sama teman-teman yang lain. Kalau kalian lagi berlomba, Guys. Pasti teman-teman kalian kalau melihat kamu yang juara satu, pasti teman kamu bakal bangga sama kamu dan akan selalu mendukung kamu menjadi manusia yang hebat, manusia yang kuat, dan manusia yang patut diteladani, Guys. Iya kan, Teman-teman? Bang, aku boleh enggak jadi adik online Abang? Tadi si Cela udah, Guys. Besok lagi, ya. Besok kamu, besok kamu. Tadi satu hari satu adik online, Guys. Kalau 1 hari 10 adik online, Guys. Penuh nanti adik onlineeku, coy. Satu hari satu, ya. Tadi cela udah, besok kamu, besok janji. Janji, Bang. Janji besok kamu. Janji ya, Bang. Iya. Yang penting kamu besok bilang, “Bang, aku mau jadi adik online Abang besok.” Ah, nanti deh jadi kamu jadi adik online aku. Soalnya si Cela tadi udah, Guys, udah daftar duluan Cela. Lain kali jangan dikalahkan sama Cela, Guys. Ya, Cela emang anaknya cekatan sih. Dan dia tuh cepat memahami si Cela, Guys. Dan Bu Gurunya suka sama dia, Guys. Soalnya dia pintar banget di kelasnya, Guys. Ya, Cela, kamu jago banget. Besok jam berapa, Bang? Besok pagi. Pagi deh. Pagi bangunin Bang Icical ya. Cela. Cela. Eh, kamu kalau bangun subuh Cela kamu tugas kamu sebagai adik abang yang baru, adik online abang ya. Tolong ya Cela ya. Kamu bangunin Bang Ical jam .00 Subuh ya Cela ya. Itu tugas kamu sebagai adik yang baru Cela. Oke. Eh nama Roblox kamu apa, Cela? Kita harus temanan Roblox dulu, Cela. Supaya kita bisa bikin konten bersama ya Cela ya. Soalnya aku pengen banget bikin konten sama adik baruku guys. Namanya Cela, Guys. Hai Bang Iical. Hai Asep. Welcome saf. Nih, guys. Guys, guys. Ini shortcut-nya, Guys. Ya, ini shortcut-nya. Jangan dikasih tahu sama teman kamu. Sini, sini, sini, sini, sini, sini. Ada shortcut. Sini, sini. Jangan dikasih tahu ya sama teman sekolahmu ya. Sini ikutin aku. Oke guys. Nah, shortcut yang lama guys. Kalian pasti mengira shortcut kalau kalian lewat sini kan sekarang udah gak bisa lewat sini guys. Ya udah di-update tower lari udah update cuy. Jadi di mana, Bang? Kalian cari laser-laser putih yang ada di tanah guys. Cari yang paling kecil guys ya. Kalau kalian melihat yang paling kecil Gus Gus perhatikan baik-baik. Ini pelajaran shortcut Bang Ical ya. Ini pelajaran tambahan di luar sekolah ya. Perhatikan baik-baik. Bukan ini, bukan ini, tapi ini. Lihat ini baik-baik, Gus. Gus, ini kecil-kecil imut banget kan Gus? Kan imut banget. Coba kamu sentuh itu Gus. Nah, itu buat si bota hilang. Coba, coba kamu sentuh, Gus. Coba, coba. Tuh, kan, si Agus hilang, Guys. Tuh, tuh. Ayo, ayo. Bota, botak sentuh sentuh sentuh sentuh. Kalian sentuh yang ada di sini kalian akan menghilang. Coba, coba, coba ke sini. Ah, hilang. Ayo, Denis sentuh sentuh Denis Denis sentu. Ah, hilang. Ei, Dek. Dek, jangan takut, Dek. Ah, hilang. Botak. Kenapa kamu malah balik-balik mulu? Kotak, si botak ini balik-balik mulu, Guys. Ya ampun. Ah, akhirnya kita semua berhasil mencapai surocat yang baru, Teman-teman. Kita semua jago banget. Lihat, Guys. Wah, jauh banget ya. Eh, Denis, Denis, kamu cuma bilang Adit tolongin, Dit. 1 2 3. Adit tolongin, Dit. Eh, siapa yang namanya Adit, Guys? Adit tolongin Denis dong, Dit. Ya ampun. Apa coba kamu menyanyi lagu ini, Denis? Mau menyanyi lagu eh tun tun tun tuntun tun sahur tata tata sahur balerina. Balerina kapucin. Aku lupa nadanya. Coba, coba kamu Gus. Gus, Gus. Tung tung tung sahur tata sahur din. balerina baler balerina balerino lala ah itu guys kalian kalian hafal enggak guys lagu itu guys tun tun tun sahur madindung madindun madindung lir lila lila lila berem patap pim balerina balerina cappuccino asasina hafal gak kalian guys hafal gak aku enggak hafal guys soalnya itu lagunya bagus banget cuy lagunya agus guys lagu balerinaucina ridwan Hafal Ridwan. Ih, jago banget Ridwan. Lucu banget suaranya Agus Tania, Guys. Ya ampun, Tania. Sor batuk, Guys. Batuk, ya. Batuk, Guys. Batuk, Guys. Aku mau jadi adik online Bang Ical. Kata Diva. Besok Diva, besok ya. Besok pulang sekolah Diva. Kamu langsung ke sini ya, Diva ya. Besok, besok, besok. Oke. Oke. Hati-hati. Hati-hati. Hati-hati, Diva. Hati-hati, Diva. Dipa. Oke. Hah. Hah. Untung aja aku enggak jatuh ya, Diva ya. Hati-hati, wei, Denis. Denis, hati-hati, Denis, ya. Ya ampun, si don itu guys. Hati-hati ya, Denis Pentol ya. Oke, oke, guys. Oke, guys. Oke, Guys. Oke, Guys. Aku boleh enggak jadi adik online abang? Aku pengen. Boleh banget ya, Bang. Ya boleh tapi besok. Besok ya. Besok tiga deh. Besok si Diva kamu ya. Besok, besok, Guys. Besok, Guys. Ayo fokus dulu. Kenapa? Kenapa? Kenapa, Denis? Apa? Mendaki, Mendak, Guys. Kita harus mendaki di tower ini, Guys. Hap, hap, hap. Hati-hati. Woi. Wo, jalannya ngilang. Cepat, cepat, cepat, cepat, cep, cepat, Guys. Jalannya mengilang, Guys. Coba kalian kejar aku kalau memang kalian Gaming. Oh, yang ini gak hilang. Yang ini, Guys. Guys, khusus yang ini ggak hilang, ya, teman-teman ya. Khusus yang itu ya. Aman aja, Guys. Bang, nama Bang, besok aku pulang sekolah. Oh, Sarifa besok pulang sekolah. Bang, nama Robloxnya apa, Bang Ical? Nama Roblox Bang Ical, Kak Ical Ril, Guys. Siapa yang bisa ketikin nama Roblox-nya Bang Ical, Guys? Coba, coba kalian ketikin dulu nama Roblox Bang Ical, guys. Soalnya dia pengen tahu nama akun Roblox Bang Ical. Kasihan loh, Guys. Ketikin ya tulisannya yang betul. yang betul. Ah, itu. Makasih Ali. Kamu keren banget Ali. Meskipun kamu belum join Ali, kamu tetap keren kok Ali. Tuh si Ali udah ketik ya. Kamu baca komennya Ali enggak? Kamu baca komennya Ali enggak? Ali udah ketik loh. Itu si Ali loh, guys. Patin. Nah, itu si Patin. Betul Aisyah. Betul Aisyah. Eh, ini memang jalannya kayak begini guys ya. Ini aku enggak jatuh guys. Emang jalannya seperti begini, Guys. Tuh emang jalannya kayak begini ya. Tuh, tuh tuh. Itu share nama aku guys. Guys, itu semua yang diketik sama Rania Putri, Fatin, Aulia, Felicia Danve, Ali, Fans RV, RF, Ananda, Ananda Jaya, Guys. Itu adalah username-nya Bang Ical, guys. Makasih ya Ananda ya Sri Subekti Kwi Al romantika. Thank you. Loh, kalian follow, Guys. Wei, follow, ya. Kalau udah ini, Guys. Oke. Oke, Guys. Oh, yang ini gak ngilang jalannya. Oh, kita kita bisa trollin orang, Guys. Ah, jatuh tuh. Rasain tuh, Guys. Ternyata kita bisa ngetrollin orang di tower ini, Guys. Ya, tapi kalian jangan ditiru, Guys, ya. Ini perbuatan yang tidak baik, Guys. Itu karena temannya Bang Ical, jadi enggak apa-apa, Guys. Kalau kalian kalau orang kalian enggak kenal gimana, Guys? Itu kan teman aku. Kalau teman saling ngetroll enggak apa-apa, coy. Setelah kalian lewat kiri, kali ini kalian lewat kanan, Guys. Emang jalannya kayak begitu, Guys, ya. Itu enggak jatuh tadi. Emang jalan seperti harus lewat kiri dulu. Tadi aku harus lewat sana dulu. Kalau kalian enggak lewat sana, kalian enggak bakal bisa injak di sini, Guys. Emang kayak begitu, Guys, ya. Oke, oke. C, cal, cal. Kenapa? Kenapa? Kenapa, Agus? Kenapa, Agus? Denis mana? Denis jatuh kah? Denis? Oh, itu Denis tamat kayaknya Denis. Gak mungkin deh dia jatuh. Soalnya dia kan jago banget main tower si Denis, Guys. Bahkan dia lebih jago daripada Agus loh, Guys. Si Denis, Guys. Weh, wei, wei. Jalannya ngilang, wei, woi, woi. Astaga. Wei, wei. Astaga, Nga. Wei, jalan yang hilang. Woi, wei, woi, oi, oy, oi, oy, oi. Oke, lihat sini, Guys. Oke, fokus, fokus, fokus, fokus. Ah, tarik napas dulu, Guys. Hah, minum dulu, minum dulu, minum dulu, minum dulu, ya, Oya, ya. Minum dulu, Oya. H, welcome, Oya terkoya-koya. Selamat datang, Oya terkoyya-koya. Oke, oke. Fokus, fokus, fokus, fokus, fokus. Hap. Oke, oke, oke, oke. Hati-hati, hati-hati. Naik ke atas, naik sini. Wih, mana, mana jalan? Eh, jalannya ngilang, Guys. Jalannya ngilang, cuy. Hap. Oke, hap. Oke, oke, oke, oke. Di sini dulu ya, geng, gengs, G, gengs-nya ya. Tarik napas lagi. Hah. Hah. Huh. Ha. Huh. Hah. Hah. Hampir habis nafasku, Guys. Hampir habis. Bang, aku mau chest sama Abang. Kata Gita ini. Gita, Gita. Chess ches. Abang ganteng banget. Kata Gita. Chest lagi Gita. Hmm. Makasih, Gita. Kamu juga cantik kok, Gita. kata mamamu. Kalau kamu gak percaya, tanya aja mama kamu ya, Gita ya. Fokus aku fokus dulu ya, Gita, ya. Aku pengen tamat tour ini loh, Gita. Soalnya aku tuh wah hampir, Guys. Hampir jatuh, Guys. Ya, soalnya apa bang? Soalnya apa? Halo Asmigalibi. Welcome Asmiga soalnya apa bang? Bang, lanjutin tadi. Kenapa? Kenapa Bang harus tamatin tor ini? Soalnya kenapa Bang? Soalnya Abang kenapa Susanti, Dek? Kenapa kamu manggil-manggil aku Susanti, Bang? Please Bang lanjutin Bang. Aku penasaran kenapa Bang Ical harus tematin ini soalnya. Kenapa Bang? Bang aku gabung di game Abang boleh? Boleh dong. Masa enggak boleh sih kamu gabung di sini? Gabung aja ya kalau kamu mau gabung ya. Oke. Gengsgengs-nya ya. Abang namaku Ge ya. Terus si Gita siapa? Gita. Gita. Nama mama kamu ya? Gita ya. Ya udah kita harus chest ulang dulu. Gea. Ces ulang dulu sama Geilang enggak? Ah ngilang guys. Gak ada tempat buat chest guys. Ah ini nih ini gak ngilang. G. Oke, Gee. Gee, oke Gee. 1 2 3 Geya, anaknya Ibu Gita Ces. Mantap. Geya. Oke. Halo, Pemuda Gabut. Welcome Pemuda Gabut. Belum tamat, Guys. Ya, ini prank prank, guys. Prank. Belum tamat, ya. Belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum belum tamat. Belum tamat, belum tamat. Belum tamat. Belum tamat. Ah, lanjut lagi, Guys. Masih berlanjut, Teman-teman. Akhirnya Yal berhasil tamat yang betul-betul tamat, Guys. GG kata Ramsle. G kata Susanti, G kata Erlita, G kata Arsa, dan GG kata Felicia, Guys. Wah, ternyata tower itu sangat menguras tenaga ya, Teman-teman ya. Tapi patut dicobain sih towernya, Guys. Soalnya telurnya seru banget. Tower lari dua itu, Guys. Oke, sekarang aku pengen ngajakin teman-teman semua untuk bermain menara apa nih, Guys? Menara Sayon Nara gen alpa. Hah? Kok ada gen alpanya sih? Cobacoba, Guys. Kok ada gen alpanya? Coba ya. Wei wei musiknya wei copyright copyright. Hampir aja kena copyright guys. Oke oke guys. Guys aku mau curhat nih guys. Aku curhat ya. Aku mau curhat, Guys. Aku belum ganti baju pas pulang sekolah nich. Sekolah nich. Kalau kamu gimana, Guys? Aku mau curhat sama kalian nih, Guys. Aku belum pulang, aku belum ganti baju nih, Guys. Nih baca, Guys. Baca, Guys. Aku mau curhat guys. Aku belum ganti baju pas pulang sekolah. Niet, kalau kamu gimana kalau kamu, Nazwa? Gimana? Gimana kalau kamu, Guys? Udah, Amber udah ganti baju. Amber. Namira udah ganti baju. Melia udah ganti baju. Nisa udah ganti baju. Talita udah ganti baju. Soalnya, Guys. Soalnya, soalnya teman-teman, baju ini masih dipakai besok hari Selasa, Guys. Ya, aku tuh kalau di sekolah tuh nih nih jadwalku ya di sekolah nih. Buat teman-teman yang belum tahu, ya. Senin dan Selasa guys, Senin dan Selasa guys, aku tuh pakai baju putih. Baju putih abu-abu. Kalau kalian yang SD, yang SD putih merah, Guys, ya. Putih merah. SMP Putih Biru, SMA Putih Abuabu, Guys. Rabu dan Kamis, Guys. Rabu dan Kamis tuh aku pakai baju baju batik, Guys. Ya, Jumat. Jumat itu aku olahraga, Guys. Baju olahraga, Guys. Ya, baju Olga. Baju Olga itu artinya baju olahraga. Dan Sabtu, guys, Sabtu aku gak libur soalnya ada sekolah yang libur katanya, Guys. Aku pakai baju pramuka. Teman-teman, kalian gimana, Guys? Sekolah kalian kalian pakai baju apa, Guys, di sekolah? Aku Senin dan Selasa baju putih abu-abu. Rabu dan Kamis baju batik. Jumat, Jumat baju olahraga. Sabtu aku enggak libur, Guys. Aku pakai baju pramuka, ya, Teman-teman, ya. Hari Sabtu ya, Guys, ya. Kalian gimana, Guys? Aska libur hari Sabtu. Aska Serena pakai baju putih hijau soalnya dia MI, Guys. Oh, kalau mi pakai baju putih hijau, Guys, ya. Kalau SD putih merah. Oh, begitu toh. Aku baru tahu, ya, Guys, ya. MI. Soalnya dulu Bang Iical belum ada MI, Guys. Adanya SD doang. Namira pakai baju pramuka. Namira kata Tania beda-beda sedikit lah. Oh. Eh, kalau pelajaranku, Guys, hari Senin tuh aku belajar matematika, Guys. Matematika mati di Amerika. Datang Belanda ditembak jatuh cinta. Selasa aku belajar IPAs, Guys. Ilmu pengetahuan alam dan sosial, Guys. Hari Rabu, Guys, hari Rabu aku belajar pelajaran seni budaya, dan bahasa Sunda, Guys. Bahasa daerahku ya, Guys, ya. Kalau kalian enggak tahu bahasa apa, Guys, hari Kamis kita belajar tata boga, Guys, ya. Belajar memasak, Teman-teman. Ini di sekolah aku nih. Enggak tahu nih kalau sekolahnya kalian, Guys, ya. nya masak, Guys. Oke, kalau hari Jumat aku olahraga, Guys. Jumat aku belajar olahraga dan Sabtu aku ekstra kuli kuler, Guys. Wah, banyak juga ya pelajaran anak SMA, Guys, ya. Senin belajar matematika, Selasa belajar IPAS, Rabu seni budaya dan bahasa Sunda. Kamis tataboga ya. Jumat olahraga, Sabtu ekstrakurikuler. Agama kapan, Bang? Agama. Oh iya Gama lupa guys. Hari Kamis juga. Hari Kamis guys. Hari hari Kamis lupa aku teman-teman dimasukin guys. Bang kalau aku Sabtu sama Minggu aku libur tapi aku pulangnya jam .00 lah. Ini belum jam .00 kamu udah pulang. Rafa. Kenapa? Kenapa tuh ada apa tuh Rafa? Kenapa kamu udah pulang guys? Kalian pulang sekolah? Kalian pulang sekolah jam berapa, Guys? Kalian pulang sekolah jam berapa, Guys? Bang, itu Tur tersulit di dunia ya, Bang? Iya. Saking sulitnya nih aku main sampai lepas tangan, Guys. Biasanya kan aku mainin kan cuma cukup lepas tangan aja dan berbicara sama kalian. Kalian pulang sekolah jam berapa? Pico pulang jam .00. Akula pulang jam 11.00. Siti pulang jam 12.00. Rizki pulang jam . Sila pulang jam mantap. Apa sih Sila? Pulang jam mantap. Kair pulang jam 12.00. S pulang jam jam 11. Siti pulang jam 12. Ri SDM Tinggi pulang jam 12.00. Rama jam 12.00. Dina Rartono pulang jam 12. Rosita Muldiani pulang jam 12. Dendi jam 10. Dendi Zidan jam 10. Anggun jam 10. Yuyun jam . Mansur jam 3. Vira jam 12.00. Safira pulang. Sarifa pulang jam 11.00 tapi besok pulang jam .00. Oh, berarti kebanyakannya aku ambil kesimpulan, Guys, ya. Begini, Guys. Yang libur hari Sabtu, Guys. Pulangnya jam .00 siang, ya. Itu yang libur hari Sabtu. Yang masih sekolah hari Sabtu, Guys, kayak Ical. Pulangnya jam 12.00 kayak Ical, Guys. Oh, begitu toh, Guys. Ternyata jadwal kalian, Guys. Oke, oke, oke, oke, Guys. Oke, Guys. Kalau begitu izin aku speedrun, Guys, ya. Speed run di tower ini. Karena aku pengen cepat-cepat menamatkan tower ini, Guys, ya. kita speedrun ini namanya berlari dengan tenaga kencang, Guys. Eh, habis ini mau main Grow Garden gak? Habis ini, Guy, guys, mau main grow garden gak? Sore aja, Bang. Main Grow a Garden, Bang. Soalnya aku capek banget nih pulang sekolah, Bang. Please ya, Bang. Aku pengen makan dulu, tidur siang, habis itu, Bang, baru deh kita main garden, Bang. Soalnya aku capek banget mau makan sama tidur siang, Bang. Oke, oke, oke, Guys. Oke, Guys. Karena kalian mau makan sama tidur siang. Kita main Gro Garden nanti sore, Guys. Ya, berarti sore jadwal live Ical Bang Ical sore-sore kita main GR Garden sore-sore, Guys. Ya, mau kata Tania. Bang, siapa aku. Halo, Cela. Eh, Cela. Cela ya. Eh, kamu sebagai adik online aku Cela. Besok bangunin Bang Ical jam 5.00 subuh. Ya, soalnya Bang Ical pengen live jam .00 pagi, Cela. Please, please banget. Jangan sampai kamu telat, Cela. Ya, oke. Aku kasih nomor WA aku ke kamu ya, Cela ya. Karena kamu adalah adikku. Jadi aku percaya sama kamu. Aku kasih nomor WA ke kamu. Tapi tolong jangan telepon-telepon aku di saat aku lagi sekolah, Cela. Nanti HP-ku disita sama guruku ya, Cela. Ya, jam sekolahku itu Cela mulai dari jam. Pagi, Cela sampai jam 12.00 siang ya, Cela. Ya, tolong jangan telepon aku di jam 8.00 pagi sampai jam 12. Siang. Kalau udah lewat dari itu, Bang Cela mau neleponan boleh enggak, Bang? Boleh dong sambil main Roblox Bang Ical sambil live boleh enggak Bang? Boleh dong supaya suara bantu bacain komen Bang Ical boleh enggak Bang? Boleh dong boleh banget guys. Siapa lagi yang mau guys? Selin cela siapa lagi? Siapa lagi yang mau? Siapa lagi? Teman-teman bilang, Guys, ya kalau ada yang mau lagi ya, Guys, ya. Halo, Nisa. Welcome, Nisa. Selamat datang ya Nisa ya di channel-nya Bang Ical, ya. Hai Vira. Halo Melely. Eh, Melyin belum sekolah, Guys. Melyin, Guys. Jadi, ada cewek namanya Melyine, Guys. Suka main karena namanya Mayelin, ya. Dia meskipun suka mengepelin kata dia belum sekolah, Guys. Dia gak tahu kapan sekolahnya, Guys. Pokoknya orang lain udah pada sekolah, tapi sekolahnya Mapeline belum sekolah, Guys. Ya, tapi anehnya guys, sekolah lain udah pada libur biasanya Melyin masih sekolah, Guys. Ah, di situlah letak keanehan sekolahnya Min. Tapi enggak apa-ap guys, yang penting tujuannya kita adalah pintar, Guys, ya. Yang salah itu kalau kalian malas bersekolah, Guys, ya. Kalau kalian udah bersekolah tapi kalian nambah-nambahin libur kalian, ah itu yang patut dipertanyakan, Guys. Nanti kalian tinggal kelas, kalian menyesal. Teman-teman kalian udah pada tamat SD, udah pada tamat MI, tamat SMP, tamat SMA. Lah, kalian masih bersekolah bersama adik-adik yang lain. Padahal umur kalian udah tua, Guys. Astaga. Ya ampun, Dek. Dek, jangan ya, Dek. I, Bang. Apa tuh kata si Sarifa, Guys? Bang, pas di sekolah guru-guru lepasin balon untuk menyambut adik kelas baru setiap tahun kayak gitu. Ih, bagus banget sekolahnya, Guys, ya. Jadi kayak ada pesta penyambutan gitu, Guys. Kita kayak berasa disambut banget di sekolahnya, Guys. Iya, kan? Wah, aku nyesal banget. Seandainya aku tahu kayak begitu, mending aku dulu SD di sekolah kamu supaya aku disambut pakai balon. Soalnya aku tuh suka main balon, Guys. Jangan kayak temanku, ya. Namanya Rizky biasa dipanggil Eki. Eki itu dia takut sama sama balon, Guys. Si Eki, guys. Kalian dekatin balon dikit aja tuh pasti si Eki bilang, “Hah, dan jangan Eki, jangan. Ya ampun, si Eki itu takut balon coy. Astaga naga. Siapa di sini yang takut balon? Atau ada fobia sama balon, Guys. Baru didekatin balon dikit aja langsung kayak kayak ngelihat kecoa. Ada 1000 biji, Guys. Kecoa, Guys. Kalau takut kecoowaak mah enggak apa-apa, Guys. Kalau takut kecoa enggak apa-apa ya cowok yang penting jangan cowok takut kecoa. Kalau cowok takut kecoa, ambil sendal ya. Ambil sendal pukul. Bang, aku cowok, aku enggak takut kecowoka. Aku cuma geli aja sih, Bang. Ah, kalau geli gak apa-apa. Kalau geli-geli enggak apa-apa, Guys, ya. Kan itu keceowa kan kotor, Guys. Dia tuh tempatnya diselokan, Teman-teman. Bayangkan kalau tiba-tiba kamu sentuh-sentuh itu pegang-pegang mainin itu, terus kalian ambil nasi, kalian makan. Iya, banyak banget kuman yang kalian makan di situ, Teman-teman. Ih, jorok banget sih. Jangan ya, Dek ya. Ya ampun, gimana ini, Guys? Guys, kayaknya aku ditelepon sama mama aku, Guys. Guys, Guys, aku ditelepon sama mamaku, Guys. Kayaka, Bang, aku belum ganti baju, Guys. Aku kan baru pulang sekolah nih. Nih, lihat nih. Masih pakai baju sekolah nih, Guys. Ditelepon sama mama, Guys. Kata mama, “Cepat pulang ganti baju dulu baru main Roblox lagi. Jadi, gimana dong nih, Teman-teman? Apa aku pulang dulu, Guys? Pulang sekolah dulu baru aku lanjut main Roblox lagi. Apa aku e tamatin aja, Guys? Baru aku pulang. Teman-teman, kalian pilih yang mana, Guys? Tamatin, pulang, ganti baju, baru main Roblox lagi. Atau aku pulang dulu ganti baju, Guys, baru aku main Roblox lagi. Ayo, ayo, Guys. Pilihpilih, Guys. Pilih, Guys. Pilih, Guys. Kata Sila, pulang dulu kata Sila, kata Atnan pulang dulu. Kata Atnan, kata Feli pulang dulu. Kata Feli, kata ninda. Tamatin, woi, jangan begitu, Gus. Gus, gak kelihatan jalannya, Gus. Silo banget, Gus. Gus, Gus, Gus. Sumpah lo Gus enggak kelihatan jalannya, Gus. Boleh enggak sih Agus berhenti kayak begitu, Guys? Berhenti caper, Guys. Enggak kelihatan jalannya, Guys. Tuh kan jadi tamat deh gara-gara kamu, Gus. Kamu sih aku kan belum mau tamat nih. Aku mau pulang dulu. Ya ampun, gara-gara kamu nih, Agus. Aku jadi tamat deh, Gus. Gus, gara-gara Agus, Guys. Aku tamat, Guys. Aku kan belum mau tamat, Gus. Astaga naga, Guys. Guys, ya ampun, Bang. Aku pengen melihat sesuatu yang indah dong, Bang. Di tower itu, ya. Jangan digangguin dulu, Gus. Gus, Gus, Gus. Teman-teman pengen melihat sesuatu yang indah ya, Gus, ya. Jangan diganggu, ya, Gus, ya. Oke, Guys. Guys, guys, guys. Ketik GG, guys. Ketik GG, guys. Dan inilah dia sesuatu yang indah yang ada di menara ini, Guys. Bisa kalian lihat sama-sama, Guys. Dan saksikan sama-sama kegan kita melompat dari ketinggian ini, Guys. G kata Namira, G kata Arkan, G kata Kelly, g kata Abdullah, G kata Nisa, G kata Alsaki, G kata Bilkis dan GG kata Cela. GG wei gela. Allah jago widih seru enggak, Guys? Seru enggak? Seru enggak, Teman-teman? Seru banget enggak? Seru banget atau sangat seru, Guys, menurut kalian penampakan yang tadi itu, Guys, seru banget apa sangat seru? Seru kata Arum, seru banget kata Benny seru banget kata Azar seru banget kata Namira seru banget. Kata Arkan seru banget kata Nayla. Bagus kan? Bagus kan, Guys? Melompat dari ketinggian. Ical, kamu di mana aja Ical? Eh, mamamu cariin kamu. Loh, emangnya kenapa, Sara? Mamaku cariin aku. Wah, jangan begitu, Guys. Gak kelihatan si Sarah Agus. Si Agus mah suka begitu-begitu si Agus, Guys. Gak kelihatan loh. Kasihan L penonton, Guys. Si Agus itu nakal banget, Guys. Kenapa, Sara? Sara kenapa mamamu cariin kamu? Kata Sara guys. Ya udah, aku Kenapa? Kenapa? Kenapa? Kenapa? Ayo kita mendaki. Eh, tapi mamaku lagi cariin aku loh. Aku belum ganti baju. Aku masih pakai baju sekolah. Makanya ganti baju. Iya, aku ganti baju dulu ya, Guys, ya. Soalnya udah dicariin mama nih. Aira. Aira. Aku ganti baju sekolah dulu, ya. Aku masih pakai baju sekolah loh. Aku juga. Iya, kita pakai ganti baju sekolah dulu yuk. Agus nakal. Ayo, ayo, Guys. Ayo, Guys. Kita ganti baju sekolah dulu, Guys. Ya ampun, Guys. Ya ampun. Aku ganti baju sekolah dulu ya, Teman-teman, ya. Soalnya nanti mamaku marah loh, Guys. Akhirnya Ichal pun mengganti baju sekolahnya dan memakai baju biasa, Guys. Begitu dong. Alhikan, Guys. Ya, alikan. Nah Cal pakai baju biasa, Ical, Guys. Jadi kalau begini Mama enggak marah lagi, Teman-teman. Nah, kita udah bisa mendaki deh, Guys. Siapa yang pengen mendaki, Guys? Coba, ya. Gunung Jawa, Guys. Guys, Guys. Serius, Guys. Guys, Guys. Kalian mau mendaki, Guys? Guys. Gunung Jawa kah, Guys? Guys, serius ini, Guys. Apa kalian bercanda, cuy? Mau mendaki Gunung Jawa? We jangan jangan bercanda guys. Ya, Guys. Guys, guys. Serius kata Malik. Serius Malik. Serius kata Tania. No kata Zar. Zars takut Zars guys. Serius mereka guys. Guys, kalau begitu aku akan masuk ke dalam map ini, Guys. Dan kita bermain di Gunung Jawa ini, Guys. Oke, oke, Guys. Oke, Guys. Aku masuk. Aku masuk. Aku masuk. Zapir, Kairil Gaming, Nafisa, Sila, Alea, Lucu, Cile, Candra, Nisa, Helmi, Adam. Aku masuk, aku masuk, aku masuk. Jaki, aku masuk, aku masuk, aku masuk. Oke, kita skip aja ini, Guys, ya. Skip, skip aja, skip aja. Kita masuk, Guys. Oke, Guys. Guys, Guys. Aku udah berada di dalam map-nya, Guys. Di dalam map Gunung Jawa ini, Guys, ya. Yang sangat menyeramkan banget kata kalian, Guys, ya. Oke, guys. Oke, guys. Hei, pertama-tama sini dulu. Sini dulu. Hei, aku, aku kapten. Dengarkan aku, ya. Aku kapten. Sini dulu, Denis. Denis, sini, sini, sini. Saya, saya, saya, sini, sini, sini. Aku anggota. Iya, di sini, sini, sini. Kita berdoa dulu ya. Aku anggota. Iya, ya. Sebelum kita mendaki guys, aku anggota. Alangkah baiknya kalau kita berdoa dulu. Menurut agama dan keyakinan kita masing-masing ya. Doa dimulai. Bajunya di mana? Berdoa dimulai. Ambil baju di mana? Amin. Astagfirullahim. Astagfirullahalazim. Astagfirullahalazim. Astagfirullahalazim. Astagfirull. Oke. Amin. Amin. Oke, sudah selesai berdoa. Sekarang kita sekarang kalian semua dengarkan Kapten Ical, guys. Dengarkan Kapten Ical. Kalian ambil tas di sini. Ambil tas di sini. Oke, nih ada tas di sini, Guys. Kapten oke oke siap. Siap. Siap anggota aku. Anggota nih. Nih nih nih. Ambil air minum. Ambil air minum. Jangan sampai kalian kehausan, Guys. Ya, jangan sampai kalian kehausan, Guys. Abang abang wakil. Abang wakil. Wakil. Oke, oke, hati-hati. Ini kapten. Kapten ini. Kapten. Aku kapten. Enggak. Enggak. Ini ical kapten ini. Kamu nanti ketakutan kalau kamu memaksa yang kapten karena ini adalah gunung. Ah berani semua gunung saya taklukkan. Gimana cara? Serius kamu mau menjadi kapten di Gunung Jawa ini? Iya. Ya udah deh kasih kasih dia jadi kapten, Guys. Ya, yang penting aku sudah peringati kalau ini gunungnya sangat seram banget, Guys. Yang penting kalau dia kalau nanti kamu mati di tengah jalan, jangan salahkan aku, ya. Aku gak mau jadi kapten lagi. Jadi, aku adalah wakil, Guys. Ya, teman-teman aku adalah wakil banget. Oke, Guys. Lah, mau ada apalah i ini tunggu, tunggu, tunggu. Oke, tunggu tunggu. Woi, kapten, tunggu anggotamu. Kapten di belakang kapten. Kapten, sabar, kapten. Kapten. Oke. Wuh, my god. Kapten, gimana nih? Gimana nih jalannya kapten? Satu-satu, Guys. Satu-satu, Guys. Satu-satu, Guys. Satu-satu, Guys. Jangan sampai ada jatuh yang jatuh di bawah, ya. Satu-satu. Satu-satu, cuy. Satu-satu. Oh my God. Oh my god. Oh my god. Satu-satu, Guys. Satu-satu, Guys. Oh my God, Guys. Ini siapa yang nyalain senter nih? Masih, masih pagi, woi. Masih pagi. Silow, man. Jangan nyalain senter, wei. Masih pagi, Kapten. Matiin aja sentermu, Kapten. Kamu takut, ya, Kapten ya? Matiin senter. Matiin senter. Iya, Kapten takut nyalain save senter, guys. Jangan nyalain senter. Pagi-pagi loh ini, Kapten. Pelan-pelan, pelan-pelan, pelan-pelan. Ada suara suara hantu. Hah? Ada suara hantu, guys. Guys, ayo guys. Emang kalian mendengar suara hantu? Cela lampu kagak lampu? Tadi aku dengar. Wi we. Ayo minum dulu. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Minum dulu, Guys. Oke, Guys. Oke, Guys. Ini enggak sih? Wei, wei, wei. Wei, wei, wei. Weoi. KKN Desa Penari, wei. Ada hantu penari, guys. Guys. KKN. Woi, KKN. Astaga. KKN. Iya. Ih, seram sekali, cuy. Cuy. Astaga. Woi, hati-hati hati-hati hati-hati. Kabur, kabur, kabur. Silo, silo, silo, man. Silo man, silo man. Silau man. Kabur kabur kabur. Astaga naga aku jatuh guys. Aku jatuh teman-teman. Ya ampun pelan-pelan. Wei siapa itu? Wei wei. Astaga. Weh weh. Susah guys. Guys susah guys. Guys sudah di pos berapa kau bang? Ngomong weh. Di pos satu. Siapa? Siapa yang ngomong? Siapa yang ngomong cuy? Satu ya Ali. Sal. Ada yang nyanyi. W. Oke, hati-hati. Hati-hati. Tolong ada yang nyanyi. Ada yang nyanyi. Siapa yang nyanyi, guys? Siapa yang nyanyi? Aku takut banget ini. Tahu. Hei, hei, jangan lewat situ. Itu jalan yang salah, Guys. I. Suara apa itu? Woi, woi. Suara apa itu, guys? Guys, guys, guys, guys, guys, suara apa itu, Guys? Suara apa itu? W, takut. Enggak usah takut. Jangan nengok ke belakang. Jangan nengok ke belakang, Guys. Ya, ya. Wei, wei. Api tuh. Wei, wei. Eh, jangan, jangan digangguin ant penarinya. Jangan digangguin ant penarinya, Guys. Eh, ada kuburan, Guys. Ada kuburan. Woi, woi, jangan diinjak, ya. Eh, jangan injak kuburan, ya. Kalian dengarkan kata orang tua. Kata orang tua, jangan injak kuburan, Guys. Woi, ada tumpeng, cuy. Ah, gak ada apa-apa. Eh, bukan tumpeng, ada sesajen, Guys. Sesajen. Tuh, tuh, tu. Jangan di kuburan, wei. Sini, sini, sini. Jangan ada yang nginjak kuburan, Guys. Itu kuburan nenek moyang kita tahu. Kapten, kapten. Woi, kapten. Tunggu kapten. Woi, kapten. Tunggu anggotamu kapten. Sabar kapten. Ya ampun kapten ini buru-buru banget. Kamu takut ya, Kapten ya? Ih, tadi siapa? We jangan pakai senter nih. Ah, coba jangan pakai senter. Kalau kalian berani jangan pakai senter. Kita uji nyali nih. Takut dia, guys. Wei, jangan dorong-dorong wei. Astaga naga sabar wei. Satu-satu guys. Jangan dorong-dorong. Kalian sih dorong-dorong. Gimana Nisa? Nisa Nisa. Bang Ical, aku takut Bang Ical. Jangan takut Nisa. Senter wei. Silo silo. Oke oke oke. Iya. Silo wei silo wei wei. Silo silo, man. Er takuter takut romantika takut romantika junior game takut junior game. Ih kalian takut ya? Siang-siang loh ini guys. Untung aku mendakinya siang-siang ya guys ya. Nisa takut guys sama Gi guys sama si caca caca Alvin Siti Fuzia takut Siti Fauzia guys. Wei cepat wei yang di depan pelan-pelan. Pelan-pelan pelan-pelan pelan-pelan pelan-pelan. Oke. Oke. Yang di belakang bisa ggak? Nih. Nih, aku kasih tali nih. Aku kasih tali. Tarik. Tarik. Tarik. Dia hop. Tarik. Tarik. Ambil taliku. Hap. Oke. Hap. Oke. Berhasil, Guysi. Ayo, ayo. Kita lanjut. Wih. Buset. Eh, jembatannya bolong-bolong. Ini jembatan jembatan yang sudah lama rusak. Squid Game. Ha, jembatan Squid Game. Itu jembatan Squid Game, Guys. Oke, Guys. Guys. Eh, kok gelap banget, W? Gelap banget, Bang. Hantunya mana, Bang? Gelap, gelap ini. Gelap, gelap. Jangan mengusik, jangan. Aku, aku sejauh ini belum mengusik-mengusik hantunya sih. Makanya hantunya belum muncul, Guys. Ya, yang penting kalian jangan gangguin mereka, Guys. Kalau kalian gangguin mereka, minum semuanya minum dulu. Udah, udah. Udah minum, Kapten. Udah, udah, Kapten. Ayo, Kapten. Kapten. Kita jangan gangguin mereka ya, Kapten. Ya, makhluk yang tak kasat mata itu. Iya, mereka sebenarnya hanya ingin berteman. Iya. Ah, barang aku enggak mau berteman sama dia, Kapten. Enggak mau aku berteman sama hantu, Kapten. Enggak mau. Enggak mau. Iya, makanya saya tidak takut hantu. I pokoknya aku enggak mau temanan sama dia, ya, Kapten ya. Aku enggak. Wi. Woi, woi. Halo, Mbak Kunti. Halo. Eh, eh, jangan digituin, woi. Kapten, kamu jangan sapa dia loh, Guys. Si kapten menyapa Kunti. Itu teman aku. Eh, kamu jangan begitu ya. Kamu jangan eh jangan begitu di gunung tahu. Itu teman aku loh. Nanti dia menghantui kita loh, Guys. Katanya kenalan sama setan biar enggak takut. Katanya kenalan sama setan, Guys. Guys, guys, guys, guys. Ini apa, Guys? Guys, guys, ini apa teman-teman? Ya ampun, ada si Sajen. Tadi ada anak we. Tadi ada anak, jangan diinjak-injak, wei. Kenapa kamu injak-injak itu sesajinnya? Astaga, kamu Oh, sor. Aduh, aku gak sengaja injak sesajennya. Gimana dong ini? Gimana dong? Tadi aku lihat ada kuntilanak tadi aku lihat. Aduh, kayaknya dia marah deh gara-gara gara-gara kita injak sesajennya, cuy. Makanya dia marah. Oh, diikutin, Cal. Gara-gara itu injak-injak tadi aku gara-gara injak kuburan juga. Astaga. Ya ampun aku injak sesajennya guys. Guys semoga enggak marah ya guys ya. Injak kuburannya sama aku ya teman-teman ya. Kapten, kapten, kapten, kapten. Seram banget, Bang. Iya, serem banget, Guys. Wei, wei, wei, wei, wei, wei. Apa tadi, wei wei wei, wei. Kuntilanak, kuntilanak, kuntilanak. Cepat-cepat lari. Oh my God, guys. Ya, guys, kuntilanaknya mengejar kita. Aku ngumpet di sini dulu. Oh, astaga. Astaga, astaga. Astagfirullahalazim. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Allah. Semoga dia gak mau lihat aku, Guys. Ya Allah, ya Allah, ya Allah. Cepat, cepat, cep, cep, cep, cep, cep. Weoi, jemb jembatannya goyang banget, wei. Woi, siapa yang bikin goyang jembatannya? Weoi, wei, wei, wei, wei, wei, wei, wei, wei, wei, wei. Astagfirullahalazim. Weh, apa itu? Apa itu? Astagfirullahalazim. Ya Allah. Ya Allah. Astagfirullahalazim. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Allah. Cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, guys. Cepat, guys, cepat, guys, cepat, Guys. Aduh, guys, cepat, Guys. Cepat, guys, cepat, Guys. Istigfar. Astagfirullahalazim. Astagfirullahalazimfim. Istigfar, istigfar. Astagfirullahalazim. Ya Allah. Astagfirullahalazim. Ya Allah. Astagfirullahalazim. Aduh, gara-gara aku injak-injak itu tadi, Guys. Ya ampun. Graag-gara jangan ada yang menginjak si saajan atau merusaknya. Iya maafkan aku ya injak s-sajannya tadi guys. Aku injak sesajannya tadi. Aku gak sengaja injak sesajen yang tadi. Ini apa guys? Guys guys guys guys. Arta harta. W poci poci guys. Ada poci. Lari lari guys lari lari guys. Oh my god ada poci guys. Po poce poci. Ada poci, Guys. Lari, lari, Guys. Lari, guys. Astaga. Astaga. Gak ada gak. Aduh, Guys. Gara-gara eh eh. Gimana? Gimana nih? Ah, gilang, gila, gilang, hilang dia, Guys. Ngilang dia, Guys. Terima kasih ya, kamu sudah mengusir pocong itu ya, Kapten. Kalau kamu gak ngusir itu, Woi, siapa itu yang mati? Woi, pelan-pelan, woi. Woi, pelan-pelan, woi. Siapa yang mati, Guys, Guys, siapa yang mati? Dorong. Jangan dorong-dorong, Guys. Ya ampun, Guys. Jangan dorong-dorong tadi. Iya. Minum dulu, minum dulu, minum dulu, minum dulu. Yang lain, minum dulu, Guys. Apa yang tak terlihat kini melihatku, guys. Kini melihatku. Weh, weh, siapa? Weh, siapa, Guys? Guys, Guys. Apa maksudnya itu, Guys? Guys, apa yang tak terlihat kini? Melihat tuh, guys. Apa maksudnya itu, Guys? Guys, sini sini. Udah tamat tower ini. Gunung. We we weh weh. Pasar gaib, cuy. Ih, weh. Astagfirullahalazim. Ya Allah. Ya Allah. Weh, banyak banget pocongnya. Banyak banget pocongnya. Sumpah pocongnya banyak banget guys. Kita gak boleh terkena pocong ini, Guys. Eh, jangan jangan makan apapun di sini. Eh, kita kena ilusi, Guys. Guys, kita kena ilusi. Woi, Denis, Denis jangan makan itu. Denis, Denis, itu, itu memang kelihatan enak. Jangan dimakan, we. Jangan. Itu, itu cacing. Itu dari cacing. Itu es krimnya dari ulat, woi. Jangan, jangan. Cepat, cepat, cepat. Itu dari cacing tahu. Dari ulat. Jangan dimakan itu, Guys. Tergoda. Iya, bikin kalian tergoda itu, cuy. Eh, kenapa ini naik, Guys? Guys, emang seperti itu, kok telepon? Kok teleport? Gak tahu juga nih, Guys. Guys, Guys. Wei, tadi, wei, ada kuntilanak, woi. Di mana? Di mana cep? Di mana kuntilanak, Guys? Tadi tadi. Cepat, cepat cepat, cepat, cepat, cepat cep cep cep cep cep. Jadi, saya sudah terbiasa. Aduh. Eh, itu tadi kamu hampir makan cacing ulat loh kamu loh. Itu lama hampir makan cacing ulat kamu kalau aku enggak selamatin kamu. Hampir makan cacing ulat dia guys kalau aku enggak selamatin dia guys. Untung ada IL yang menyelamatkan dia, Guys. Menyadarkan dia. Ya, guys. Jangan diganggu, ya, Guys, ya. Wei, wei, we. Tuh, tu tu tuh. Jangan diganggu, jangan diganggu, Guys. Jangan diganggu, Guys. Jangan diganggu, Guys. Jangan gangguin kita di kabur, kabur. Wih, apa itu? We wiman we weh. Ada penduduk yang lagi ikut-ikutan. Mereka lagi ikut-ikutan bersama hantu-hantu ini di sini berpesta, Guys. Guys, ini apa, Guys? Guys, guys, Guys. Ini apa, Teman-teman? Mereka yang asli kayaknya. Hah? Kabur, kabur, kabur. Eh, enggak. Jangan kabur dulu. Kita harus mencari tahu dulu ada apa di sini, cuy? Kamu halusin ada apa, Guys, di sinirahmanirrahimiki yaumidin. Weh, kenapa itu, Guys? Guys, guys, guys, guys, guys, wei, cepat lari lari lari lari. We we weh. Lari lari guys. Lari guys, lari guys, lari guys. Lari guys. Lari guys, lari guys. Lari lari lari lari lari guys. Lu takut banget aku sumpah l aku takut banget cuy. C. Aku takut banget, Guys. Guys. Hah. Oke, kayaknya kita bisa makan di sana. Ih, kok kita keteleport lagi, Guys? Kita keteleport lagi, Teman-teman. Keteleport mulu kita, cuy. Wei, woi, aku ke mana, woi? Bentar, bentar, sabar, sabar. Jangan dorong, jangan dorong, jangan dorong. Tadi aku diculik, W satu persatu. Tadi aku diculik ke mana tadi? Yang itu. Eh, le yang dorong-dorong tuh. Woi, jangan dorong-dorong, Guys. Satu, satu. Jangan dorong-dorong. Satu-satu, Guys. Ber ya ampun. Jangan takut. Jangan takut. Jangan jangan takut, Guys. Banyak banget pocongnya, Bang. Iya, Sela. Hah. Hah. Hah. Sela. Jujur L ini aku udah, aku udah takut banget ini Sela. Aku bakal mimpi buruk kayaknya, Guys. Ini, Guys. Makanan saya tiap hari, Guys. Aku enggak mau tidur siang. Guys, kalau aku tidur siang, aku takut mimpi buruk. Nanti aku tidur malam aja, Guys. Ya ampun, Guys. Seram sekali ya towernya ya. Kalian udah pada like-l belum, Guys? Like-likelik dulu, ya. Kalau belum like like-like, ya. Isi dulu air minumku, Guys. Guys, mumpung ada air minum di situ. Eh, kok aku sisa sendirian, ya, Guys? Ya, guys, kok aku sisa sendiri, ya? Udah ggak ada lagi orang di sini, Teman-teman. Apakah Ichal tersesat, Guys? Aku mendengar suara mereka, tapi mereka enggak ada di sekitarku, Guys. Di mana? Eh, eh, pocong, pocong, pocong, Guys. Guys, pop pocong. Oh my God, guys. Guys, cepat. Udah gak ada orang, guys. Guys, kayaknya aku kena ilusi, guys. Guys, aku mendengar suara mereka tapi gak. Wei, wei. Astagfirullahalazim. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Allah. Astagfirullahalazim, ya Allah, ya Allah. Wih, banyak banget pocong, sumpah, Guys. Guys, guys, guys. Kalian di mana semua? Kalian di mana semua? Tolong aku. Sesannya banyak banget. Ya ampun, setannya banyak banget, Guys. Hah hah, hah hah hah hah. Guys, gak ada orang lagi, Guys. Guys, sudah ggak ada orang, Guys. Kita mendengar suara mereka, tapi mereka enggak ada, Guys. Enggak ada mereka, teman-teman. Oke, kita akan naik ke atas ya, Teman-teman, ya. Oke, dan sekarang suara mereka udah hilang. Betul-betul hilang. Enggak ada di dunia ini, cuy. Iya kan, Bang? Aku takut kata Almira. Iya sama. Aku juga takut Almira. Bang pakai senter kata Aqila. Iya aku pakai senter dulu. Wei kenapa itu, Guys? Siapa yang nyenggol aku tuh? Kamu enggak tahu naik cara naik tangga begini? Jangan nyenggol-nyenggol dong. Ya ampun, kalau gak tahu naik tangga begini jangan jatuhin orang lain juga nanti aku mati tahu. Oke, guys. Oke, guys. Nice. Akhirnya aku ketemu sama orang yang lain guys yang aku gak tahu juga siapa yang yang semoga dia bukan jin yang menyamar menjadi manusia, Guys, ya. Waduh, jalannya kebagi dua pula, Guys. Kiri, ya, Guys, ya. Kita ikutin aja mereka, ya, Guys, ya. Semoga aja jalannya betul di kiri, cuy, ya. Semoga aja please, please banget ya. Jangan sampai salah jalan nih, guys. Guys, please banget. Jangan sampai salah jalan. Please banget. Oke, hati-hati, hati-hati. Oke, guys. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati kui es Ali Imran 185 guys. Apa itu, Guys? Guys, guys, guys, guys, guys. Ini siapa ini guys? Jangan-jangan ini teman-temanku yang udah pada mati semua, Guys. Yang udah pada meninggal dunia semua mereka, Guys. Wei, wei, wei. Teman-teman kok, aku keteleport lagi, Guys. Ini di mana cuy? Ada keranda, Guys. Weh, ada ritual, cuy. Ritual orang-orang ini, Guys. Guys, ada kuburan, Guys. Guys, ada kuburan. Ini kuburannya siapa ini, Teman-teman? Coba, Guys. Ya, itu kuburan siapa itu, Guys? Guys, itu kuburan siapa, Guys? Tiba-tiba aku keeteleport di sini, Teman-teman. Oke. Ah, itu kan. Hei, hei, hei. Hai, hai, hai. Loh, kita beda alam sama mereka, Guys. Kita beda alam sama mereka, Guys. Wih, apa itu? Ih, sumpah lu kirain kirain kuyang, Guys. Ternyata rumput ya, Teman-teman, ya. Oke, kita jalan lagi, Guys. Ih, ada suara. Woi, woi, woi, woi, woi. Di mana kau? Woi, hijal. Woi, di mana kau? Di mana? Di mana kamu? Di mana? Ini, ini, ini, ini. Mana mana? Gak ada orang di sini sama sekali. Enggak ada. Belakang, belakang. Hah? Wei, tadi aku ketemu banyak pocong loh, guys. Tadi aku baju ketemu banyak pocong. Weh, itu suara siapa? Itu itu suara siapa? Kita kayak jangan-jangan dia ini, Guys. Tuyul, tuyul. Oh itu, oh itu Fahre tuyul itu. Tuyul tuyul, guys. Wei, Denis, Denis, Denis. Denis, kapten. Woi, kapten, kapten. Wih, sudah banyak yang mati di dari kita. Sisa kita berempat, Kapten. Gimana nih, Kapten? Sisa kita berempat begini, ya. Terlebih dahulu kita ter istirahat. Istirahat sini. Istirahat. Oke. Oke. Oke. Istirahat di tempat yang lumayan. Ini bukan pendaki yang itu, Kapten. Yang itu yang enggak pakai tas itu yang di depan. Ini bukan pendaki. Jangan lihatin, setan. Jangan lihatin, Mak. Jangan lihatin. Jangan dilihatin setan. Kalau ada setan jangan dilihatin. Kalau ada setan jangan dilihatin, Guys. Ya, kalau di depan kalau ada setan jangan dilihatin, Guys. Kenapa kalau dilihatin? Eh eh eh eh. Kenapa kalauah dilihatin? Jangan dilihat, jangan dilihat. Kenapa kalauah dilihatin, kapten? Nanti dia nginter, nanti dia bakalan ngejar. Oh, nanti dia bakalan ngejar, guys. Guys, lihat. Jangan dilihatin, jangan dilihatin, Guys. Guys, fokus jalan ke depan, Guys. Fokus aja katanya tuh. Fokus jalan ke depan. Fokus jalan ke depan, Guys. Weh, ada si minum dulu. Minum dulu. Minum dulu, minum dulu, Guys. Aku minum dulu. Tunggu tunggu tunggu minum dulu, ya. Oke, udah minum nih. Eh, tunggu ya. Tunggu tunggu tunggu. Aku isin minum dulu. Woi, galap banget woi. Gelap banget. Jangan sampai kuntilanaknya datang di sini. Senterin dong. Oke, udah senterin dong. Oh, ini senterin nih. Minum minum. Aku senterin nih. Oke. E, guys, singal minum dulu guys. Singga minum dulu guys ya. Bang hati-hati kata Humaira. Iya Humaira nama mapnya apa, Bang? Kata baik Safira itu udah diketik sama fans Joy Yuri and Kori nama maafnya di bawah komen kamu. Halo, Bang. Halo. Aira. Apa ini, Caca? Kakak kenapa suaranya kayak begitu? Caca Jawa jaw ja itu suara hantu caca jai wei wei ja bang darah kaptennya sisa sedikit wei kapten darahmu sisa sedikit kapten kapten. Jangan sampai kamu jatuh ya kapten ya. Kaptennya mau mati guys kaptennya guys. Udah aku bilang kan jangan jadi kapten, guys. Dia keras kepala sih guys. Tetap mau menjadi kapten, guys. Semoga dia enggak jatuh guys. Dia mau mati tuh darah darah kaptennya sisa sedikit. Oke hati-hati kapten. Hati-hati Kapten. Aku aku yang senterin aja. Aku yang senterin. Tenang, tenang. Aku senterin kalian juga nih. Aku punya senter juga kok, Guys. Aman aja, Guys. Aku nyimpan-nyimpan baterai senterku, cuy. Ini ke sini. Iya, sini, Guys. Jangan W. Kita akan melewati kayu kematian, Guys. Cal. Hai, Lin. Lavinski kah itu guys? Itu Laavinski itu Lin, Guys. Bang Icical, tolong aku. Weh, durian. Ini apa? Ini pohon apa? Kenapa kamu Nisa? Nisa siapa itu? Wei, Nisa dimakan zombie, Guys. Itu, itu itu. Wei, wei wei wei. GTI wei wei wei. Sabar, weoi. Jangan dorong-dorong, coy. Apa dulu? Kabur dulu. Jembatan goyang ini cuy. Pelan-pelan cuy. Oke, kalau di sini enggak apa-apa. Di sini kalau di sini saling dorong-dorong enggak apa-apa. Ini nih yang suka dorong-dorong nih. Wak Giman nih. Jangan dorong-dorong. Wakiman W giman mereka. Wiman. W giman. Oke, oke. Lanjut lagi, Guys. Perjalanan. Wih, apa ini, woi? Apa ini? Woi, woi, apa ini? Woi, kok kebakar, woi. Wei, wei, wei. Guys, sesungguhnya neraka itu adalah tempat mengintai menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas. Siapa di sini yang suka melampaui batas, Guys? Ya Allah neraka ya Allah guys kalian mau masuk neraka, guys. Kalian mau masuk neraka, Guys. Tidak. Kalian mau masuk neraka, Guys. Jangan ya guys ya berbuat baik, Guys. Makanya kalian jangan nakal, Guys. Kayaknya kita harus nyalain senter kita di sini, cuy. Kapten mati, Bang. Kapten mati. Hah? Kapten mati. Oh my God, guys. Sudah ku bilang ini adalah gunung yang tidak mudah ditaklukkan. Tapi si kapten malah memaksakan perjalanan kita, Guys. Si kapten sih egois sekali si kapten, Guys. Udah dibilang jangan kapten, jangan kapten. Masih aja mau mendaki menjadi kapten. Akhirnya apa, Guys? Dia mati kan, Guys? Udah K kasih tahu loh dari tadi loh di awal loh, Guys. Tapi dia gak mau mendengar sih urusannya dia aja L guys. Yang penting Ical udah baik hati ya. Udah ngasih tahu dia ya, Guys, ya. Kita sudah bebas dari neraka tadi. Denis mati di neraka dosa dia banyak. Iya. Kasihan banget guys si Denis guys. Eh aku duluan. Aku duluan. Aku pendek. Kasihan banget, Guys. Kapten kita udah mati, Guys. Akhirnya kita tetap memutuskan untuk melanjutkan perjalanan meski kapten kita digigit sama hantu, Guys. Ini kenapa kita sisa berdua? Weh, ya karena semuanya udah pada mati. Kaptennya tidak mampu memimpin semuanya sampai dengan selamat, Guys. Udah aku bilang jangan jadi kapten. Jangan jadi kapten. Tapi dia mau jadi kapten. Pemberani. Akhirnya apa, Guys? Gara-gara dia mati guys. Diculik hantu semuanya hampir mati. Iya. Hah. Sungguh pendakian yang sangat panjang ya. Di pendakian ini kita belajar banyak hal, Guys. Kalau kita tuh gak boleh sombong kalau mendaki gunung, Guys. Ya, jangan pernah kalian sombong ketika mendaki gunung, Guys. Dan jangan pernah kalian juga mengambil sembarangan kecuali sampah kalian, Guys. Astagfirullahalazim. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya Allah. Jangan dian. Jangan dian. Jangan meninggalkan jejak apa. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak, Guys. Ya, itu yang harus kalian dengarin baik-baik, Guys. Pesan aku ketika kalian mendaki gunung ini, Guys, ya. Gunung Jawa, Guys. Ada pohon pisang katanya. Pohon pisang tempatnya kuntilanak sama pocong. Iya, wei. Udah pagi, udah pagi akhirnya, guys. Guys, udah pagi, udah pagi, udah pagi. Tamat isril kah, Guys? Tamat isril kah? Malam yang sangat malam malam yang sangat panjang, cuy. Tamat Isril, Guys. Oke guys, oke guys, kita tamatkan, Guys. Oke, Guys. Apakah Ichal akan berhasil menaklukkan gunung Jawa ini, Guys? Kita lihat aja sama-sama, Guys. Karena tamat sudah tidak lama lagi. Kirinya Ial berhasil menamatkan menara gunung Jawa ini, Guys. Tamat kita, coy. Kita berhasil menancapkan bendera merah putih kita, Guys. GG kata Anggika. GG kata Malik Ahmad. GG kata Arya. G kata Saira, G kata Raisah, G kata Dofir, G kata Siti Fauzia, GTA and Roblox. Guys, setelah perjalanan yang sangat panjang loh, Guys. Akhirnya kita berhasil menamatkan menara yang sangat GG gaming ini, Guys. Meskipun, Guys, meskipun banyak dari kita yang gagal, Guys, tapi kita bisa berhasil mencapai finish dengan jumlah yang hanya sedikit. Kalau kalian ikutin aku dari awal, tuh yang mendaki tadi ada sekitar 40 orang, Guys, ya. Tapi semuanya pada mati, Guys. Apa-apa, Guys. Tak mengapa, Guys. Gak usah menangis. Karena gunung itu memang kejam bukan untuk orang-orang yang lemah, Guys. Tetap semangat buat kamu dan jalanilah hidup apa adanya. Aku Ical mohon izin pamit undur diri, Guys. Apabila ada salah kata selama live, mohon dimaafkan, Guys, ya. yang enggak sempat kebutnya, yang enggak sempat kebaca komennya, mohon dimaafkan, Guys, ya. Karena kita hanyalah manusia biasa. Ada Suci Jati, ada Nindi, ada juga yang namanya Amber, ada Nursyafika, ada Mama Warsi, ada Caca Bilis, ada Raiden, ada Tim, ada Lutvia Asa, ada Nazwa, ada juga yang namanya Nadia. Goical, Guys. Mohon izin pamit undur diri. dari hadapan kalian, guys. Sampai jumpa di video berikutnya. Terima kasih sudah mendaki bersama. Bye bye segalanya. Bye bye seluruhnya, dan bye byye semuanya.

Dukung Aku di saweria:
https://saweria.co/kakical

Follow juga sosial mediaku gengs:

@calsgame

Selamat Menonton..
Enjoy yaaw^^