Yuta Mio Ubah Rakit Kayu Jadi Kampung Diatas Laut | ROBLOX

Halo teman-teman semuanya, selamat datang kembali di dunia budlox. Teman-teman, hari ini Kak Yuta sedang terdampar di atas rakit kayu di tengah lautan yang banyak hiunya, Guys. Lihat di sana hiunya banyak banget. Kayaknya mereka mau menangkap Kak Yuta deh. Eh, takut. Wah, udah malam, Guys. Wah, gimana ini, Guys? Kak Yuta sendirian di sini. Hm. Semoga ada regu penyelamat yang datang untuk nyelametin Kak Yuta, Guys. Tuh, ada helikopter, Guys. Hei, Kak Yuta di sini, yah, kayaknya dia gak gak ngelihat Kak Yuta, Guys. Yah, kita ditinggal sama helikopternya sambil nunggu regu penyelamat untuk nyelamatin Kak Yuta. Hm. Ha. Kak Yuta punya ide nih, Guys. Gimana kalau kita merubah rakit kayu yang kosong ini menjadi kota yang besar? Gimana menurut kalian? Asik enggak? Kalau gitu ayo temenin Kak Yuta untuk bangun kota besar di atas rakit kayu ini, Guys. Sebelum itu jangan lupa klik like, comment, dan subscribe. Ayo, Guys, kita bangun. Kita ambil uang dulu. Y, Mio, Baby Cellin gak ikut Kak Yuta, Guys. Mana ini Mio, Baby Sin? Entah di mana, Guys. Kak Yuta sendirian ini. Ayo kita bangun lantainya dulu, Guys. Kita bangun lantai. Wih, itu guys. Kita akan bikin kota yang besar, Guys. Kalau gini, Kak Yuta gak akan takut sendirian. Yeay. Lihat guys, Kak Yuta sudah punya ruangan. Kita bikin karpet sama jendela guys. Nah, biar kita ggak kepanasan. Bisa nyantai guys. Bisa duduk di kursi. Yeay. Kalau gini Kak Yuta enggak akan dimakan sama hiu. Tuh hiu. Kak Yuta di sini enggak nangkap Kak Yuta. Gak bisa nangkap. Kita kasih perapian. Wih, keren. Perapiannya. Uh, ang hanget, Guys. Ah, ada muka macan, Guys. Sama kenapa Monalisa mukanya ada topengnya, Guys. Uh, dingin banget, Guys, di sini. Wah, mana ya Mio sama Baby Sellin? Semoga ada regu penyelamat, Guys. Kayuta kangen sama Mio dan Baby Sellin. Ada kapal, Guys. Ayo kita coba pakai kapal. Wih, banyak kapal di sini. Asik. Wah, Kak Yuta senang ada kapal, Guys. Wih, ada balap. Bisa balapan, Guys. Asik, ci. Wah, kalau gini Kak Yuta jadi senang terdampar di pulau ini, Guys. Kak Yuta pengen terdampar terus di sini tuh. Kayak Yuta bisa main kapal-kapalan. Cihuy. Asik-asik. I, coba nangkap Kay Yute sini. Wah, ayo kita balapan. Uh, kita harus sampai ke kuning-kuning ini, Guys. Wah, 5 detik. Ah, wih dapat uang. Yeay. Eh, Kakuta bisa bangun lagi. Eh, kebablasan, Guys. Kalau gini seru, Guys. Ayo kita bangun lagi kita. Eh, ada air mancur. Wih, asik, ada air mancur, Guys. Yehe, ada air mancur. Yeay. Wah, asik banget, Guys. Kita buatnya lagi, Guys. Itu emang benar kayak kayuta itu kayaknya Kayuta. Suara Baby mana? Baby? Wah, guys, lihat Baby Celin bawa helikopter dong. Ye, kita diselamatin sama Babyin. Baby uh. Itu Mio pakai kapal. Ei, jangan. Kenapa kalian di Ei, aduh parkir yang bener. Ah, susah di sini aja. Ye, akhirnya Mio dan Baby Cel nyelametin Kak Yuta. Akhirnya Memu Kakak dari tadi putter-puter enggak nemu-nomu loh. Wah, makasih ya, Mio. Baby Cin. Kak Yuta sendirian di sini. Khawatir sekali. Kakak gimana? Aman. Kakak kenapa di situ? Kak Yuta aman. Kak Yuta tadi terdampar. Baby Shell tadi Kak Yuta mau main-main di laut. Eh, ternyata Kak Yuta terlalu tengah mainnya. Jadi terdampar di pulau ini di atas rakit. Untung aja enggak kenapa-napa. Banyak hiu juga tuh. Iya. Eh, Mio. Tapi di sini asik tahu. Asiknya ini nih lihatlihat Kak Yuta bangun kota. Wah, Kakak mau bangun kota di sini. Iya. Wah. Kamu mau ikut bangun enggak? Mau. Mau. Mau. Ih, asik di sini toh. Ayo kita bangun bareng. Mau ikut sini lah. Baby sh di mana, Guys? I kakak kalau misalnya ada hiu ke sini tenang Mio punya ini. Wah Mio punya pedang, Guys. Kamu bisa ini bisa membuk hiu-hiunya. Iya bisa memukul hiu-hiunya. Ini hiu nih di bawah ya? Mana hiu? Ini di bawah. Tapi kamu kan di atas bukan di air. Kamu harus nyemplung air dulu. Tapi itu kalau itu gak mau. Eh Baby Salim. Buset dah. Parkirnya di tengah pulaunya Kak Yuta. Ayo parkir yang benar, Baby Sin. Di mana parkirnya? Wuh, di sana dekat di dekat itu dekat Kak Mio. Mio di sini ya. I aduh gak bisa lewat. Oh, salah bukan itu jalan ya. Oke oke oke. Iya ini jalan terus terus terus terus di samping kapalnya Kak Yuta mana? Oh ini. Nah sudah. Nah situ. Nah helikopter. Oh iya juga ini gimana sih? Itu itu di situ. Mana siapa yang jatuh? Baby Shell helikopternya jatuh. Kakak nyuruhnya parkir di sana. Eh, ayo Mio Baby Shelin bantuin Kak Yuta buat kota di tengah pulau ini. Ayo ayo ayo ayo ayo ayo. Asik tahu di sini. Wih, Baby Saden langsung lari dia, Guys. Ayo kita buat pintu dulu. Yeay, ini pintunya. Silakan masuk. Udah ada meja, ada kursi. Iyallah ini baru satu rumah Mio. Kayak Yuta akan bangun yang banyak rumahnya. Iya iya. Kak Kakak Kak tsunami, tsunami. Ah, mana tsunami? Wah, iya guys, ada tsunami. Wah, Kakak Guys. Kak Yuta ter Aduh, Kak Yuta di bawah air dong. Wah, ada hiu yah. Kayak Yuta dimakan hiu enggak? Oh, iya, Kak Yuta dimakan hiu. Tolong Mia. I, i, M datang. Aduh, Mio juga di tengah laut. Hah, Kak Yuta berhasil selamat, Guys. Tapi nyawa Kak Yuta berkurang. Kayuta udah di atas. Jauh banget di mana? Di sebelah kiri kanan kanan. Oh itu itu. Oh be Mio. Awas Mio. Dia guys. Dia dimakan hiu guys. Waduh guys. Belakang Kayuta juga ada hiu. Mana Mio? Awas serang Mio Kakak Mio meninggoy. Iya Mionya meninggoy guys. [Musik] Ayo guys kita bangun lagi guys. Buset dah. Oh, itu dia Mio. Mio jangan di sini. Ini Kak Yuta lagi bangun ruangan. Maaf ke Bang Belas. Kenapa Baby? Mundur, mundur, mundur kekencet. Aduh, Baby Sin. Oh, kirain Baby tergencet, Guys. Mundur, Miu. Mi mundur, mundur, mundur. Oke, awas awas. Dah, dah, dah. Parkir dulu, ya. Kak Yuta mau, Iya, Kak Yuta bangun dulu. Nih Kak Yuta bangun tembok, Guys. Sama jendela. Kita pengin ruangan lagi di sini, Guys. Ada lampu, Guys. Di sini. Lampunya bagus banget. Ini neon. Ih, keren. Kita akan kasih lagi, Guys. Uh, warna-warni. Bagus gak Mio? Itu lampu. Wow, ini ada kompor nih. Ada kompor. Coba kamu masak. Coba kamu masak. Wow. Yey. Mana? Bagus. Eh, jangan di situ nih. Kak Yuta matiin nanti kamu kebakar. Iya, Min. Jadi nanti Mio goreng. Ada lagi nih, Mio. Kita akan memperbesar wilayah kita. Sekali. Iya. Tuh, ada rumah lagi di sini. Ada ruangan. Nanti nanti nanti rumah Mio juga ya. Ya, sini aja gabung sama Kak Yuta. Oke, nih. Wih, ada akuarium, ada ikan baus. Eh, ikannya unicorn dong di sini. Lihat ini ikan unicorn. Iya, kok ada tanduknya ini. Itu bukan tanduk, itu muncung. Oh, itu muncung ya, Kak Yuta kiranya itu tanduk kayak unicorn. Ih, Kak Yuta nemu telur, Guys. Kak Yuta nemu telur. Terus tadi di sini Kak Yuta nemu telur. Ah, Kakak. Ada ada kapal. Ini siapa? Wah, Baby buset. Kapal siapa? Uh, ini kapalnya Baby Silin, Guys. Awas ini Kakita mau bangun enggak bisa ini. Lihat bisa tuh. [Musik] Parkir aduh aduh. Ayo mundur mundur mundur. Parkirnya di laut. Nah. Ah, nah kita bikin lantainya, Guys. Ayo kita bikin lagi, Guys. Kita akan bikin bangku-bangku di sini. Wih. Kayaknya Kak Yuta tahu deh. Ini adalah tempat nonton. Wih, tempat nonton TV, ruang tamu. Ada laptopnya juga di sini. Tuh, tuh. Itu siapa, Guys? Itu film itu. Ada kucing. Ada kucing. Ada kucing. Lucu apa? Baby Baby kamu terhisap kamu kenapa di situ nih K dudukin? Ih nih nih nih nih Mi Selin lihat di sini Kak Hita lihat telur. Oh ambil Kakak coba. Ih menemukan telur tiga dari 14. Uh ada 14 telur Mio. Wah ada tungtung we ada tungtung sahur. Tungtung sahur. Ada tungtung sahur guys. Kenapa tungtung sahur sampai di sini? Eh, ya itu itu patungnya Kak Yuta Babyselin. Jangan dirusak ya. Dirusak guys patungnya patung tungtung sahur kayak Yuta dirusak balik. Ayo berdiri kacau. Ayo berdiriin. Nih nih Kak Yuta bikin lantai dua ya. Mana? Ayo nih. Ye. [Musik] Nih Kak Yuta kayaknya harus kasih atap guys biar enggak kehujanan. Asik. Dikasih lampu, Guys. Ye, terang. Ih, bagus lampunya, Guys. Kenapa ada ya? Bentar nih. Nih, Kak Yuta bikin dulu nih. Udah. Ye. Eh, dia di sini kamar Mio ya. Buat kamar Mio. Buat kamar Mio. Udah. Ini kamar Mio. Nih. Nih kamar Mio. Nih. Kamar Mio sudah siap. Wow. Wow. Mana? Nih. Kasih rak dulu nih. Uh. Tuh, tuh. Bagus ini. Nih, ini buat belajar Mio, ya. Awas kasih lampu nih. Kayuta kasih lampu bisa Kuta kasih karpet, kasih jendela perapian, Guys. Uh, asik asik ini hanget ini. Ah, ada TV lagi, Guys. Ini TV-nya banyak banget. Wih, tuh tuh tuh. Iya. Ya udah, kalian nonton lah itu. Iya, ya. TV-nya kebakar. Iya juga. TV-nya kok enggak kebakar, Guys. Padahal TV-nya di atas perapian. Kakak ini telur mana? Oh, iya ada telur, Guys. Awas, awas. Wih. Asikuta dapat lima telur. Oh iya ambilambil dapat ye. Asik ini kamarnya Mio ya. Kak nih Kak Yuta bikin lantai lagi guys. Kakak Kakak apa, Mi? Tapi kok Mio kayak ngerasa lebih lebih besar daripada Kakak? Eh iya juga. Kenapa, Mio? Kok kamu tambah besar? Tapi M olahraga apa gara-gara itu, ya? Mio olahraga jadi tambah besar, Guys. Ih, Kak Yuta mau Kak Yuta nanti mau olahraga biar tambah gede. I iya, Kak. Ini ada lukisan. Lukisan apa ini? Wih, lukisannya bagus. Mobil sama kereta. Kereta api. Ini ada lukisan lagi, Guys. Lukisannya apa? Oh, lukisan macan kayak kucing. Tapi, Kakak Mio berat. He. Oh, ini meja kantor. Ini kantornya Kak Yuta. Buset, Miuko. Kamu tambah besar loh. Kamu cewek tapi kamu cewek. Harusnya tambah langsing bukan kekel. Iya, sama. Tapi M jadi kuat sekarang Kakak. Oh, iya iya. Coba kamu pakai pedang kamu lah. Pedangnya tadi ditenggelam. Hilang. Ih, dimakan hiu ya. Iya. Enggak dimakan tapi hilang di laut. Ah. Eh, Kak Yuta padahal pengen pakai pedang. Emang bisa Mio kasih? Bisa harusnya. Entar Mio cari dulu ya. Ya, kita bikin ada tembok sama tembok lagi. Tembok lagi. Bu stffel sama betap. Ih, kita bisa mandi di betap nanti. Kak Yuta mau mandi di betap. Mau kasih jendela. Ini toilet. Ini lukisan lagi, Guys. Wih, lukisannya mirip Baby Cin. Ini nih lukisannya Babyin, Guys. Mirip ini. Lukisan ini. Ini lukisan ini. Iya, mirip Baby Sellin. Wah, ini mah rusak. Ini kupingnya sama. Itu sama-sama panjang. [Musik] Baby Shelly ini di sini, Kakak. Di sini ada telur tuh. Itu itu itu ini ada juga nih ada telur juga. Wow. Ya kan kupingnya panjang itu di sini nih. Nih ini ada telur nih mana baby ada telur nih. Mana mana mana ada uang kita mau telur. Oh iya ada telur kayak di sini kakak kaya sekali. Ada uang. Iyalah lihat kalau gini kita apa kita samaan. Iya baby shelling tambah tinggi. Eh Miio kamu tinggi banget sekarang berotot. Huhu. Mio mempunyai ini. Aduh. Ih, pedangnya merah. Ih, kamu punya pedang, Kak Yuta mau punya pedang. Dapat pedangnya tadi. Mana? Tadi nemu di jalan. Nemu di jalan. Kok bisa nemu di jalan? Nih nih nih. Kamar mandinya udah siap nih. Kasih kursi lagi satu. Wih tapi kursi kenapa? Kenapa ada kursi di sini, Guys? Kamar mandi kok ada sofa. Oh iya ya. Buat buat berehat kali, Kakak. Iya. Ini ini kamar mandi orang kaya ini. Banjir nanti. Banjir. Oh iya banjir.Banjir kita kita tutup dulu. Aduh tahu caranya dapat pedang. Ke sini ke sini keluar mana? Mana mana di mana kakak? Coba ini. Ini dulu. Ada atap. Ada atap lagi guys. Ih keren. Lagi. Lagi. Oh ini ya. I ada palu juga. Nah itu dia. I ada telur ini nih. Nah. Yey. Kak Yuta mau bedah. itu. Cat. Jangan. Cat. Cat. Cat. Pergi kamu. Cat. Cat. Ampun Mionya lebih besar. Kayaknya Kak Yuta mau olahraga habis ini guys. Iya. I biar biar sama. Lihat guys, lantai 3 K Yuta sudah dibangun. Asik. Ye. Ye. Sudah sampai lantai tig guys. Asik-asyik. tinggi banget ini kotak kayak gede. Kalau kayak gini ini sangat ini kakak aman dari hiu. Iya benar banget kita aman di sini yah. Uang Kak Yuta habis Kak Yuta harus ambil uang dulu. Eh Mio, kayaknya Yuta kelupaan satu hal deh. Komentar ye. Iya benar banget teman-teman semuanya. Sekarang waktunya bacain komentar dari Teman-teman. Kamu udah siap belum bacain komentar? Mio siap-siap saja. Ye. Tapi Baby mana? Ini Baby Baby Shelin. Kak Yuta tunggu di pulau Kak Yuta. Sabar sabar sabar. I’m coming to. Yeay Kuta tunggu. A moms later. Nah, Mio, Baby Sin. Ayo. Kalian malah ngapain mah perang-perangan? Ayo kita bacain komentar dulu. Aduh, Baby Shelin jatuh kan, Guys? Ayo guys, kita bacain komentar yang pertama dari Max Quision. Aku dan adikku di dari Malaysia. Woh. Eh, Mio Baby Celin. Video kita sampai Malaysia dong. Ih, keren banget. Terima kasih sudah menonton kita dari Malaysia. Wah, guys, keren banget Kak Yuta ditonton dari Malaysia, Guys. Keluarga Malaysia ya. Iya. Salam untuk Upin-Ipin sama Susanti. Sama Susanti. Oh iya, Susanti dari Indonesia ya. I. Oke, yang kedua dari Cutul Devil 1160. Aku dari daerah Samarinda, Yuta. Pasti belum pernah ke Samarinda. Aku pengen ketemu Kak Yuta. Wah, iya benar banget Kak Yuta belum pernah ke Samarinda. Kak Yuta pengen ke Samarinda ketemu kalian deh. Iya. Enggak, Mio Baby Shell. Ih, Mio mau sekali. Ah, benar. Ih, Baby Shell pernah. Pernah aku sama Linda. Sama siapa? Sama Linda. Bukan samainda. Bukan sama Linda. Itu mainnya ini. Ini kota itu nama kota bukan bukan sama orang nama orang. Oke salam ya untuk orang-orang Samarinda nih. Terima kasih untuk kalian semua sudah nonton kita dari Samarinda. Asik asik. Ih, banyak ternyata Baby yang nonton kita dari daerah-daerahnya. Daerahnya jauh-jauh dong. Keren. Dari Malaysia juga. Terima kasih ya untuk kalian sudah nonton video kita. Semoga kalian betah nonton dari awal sampai akhir. Ayo kita lanjut bikin rumahnya lagi. Ayo Mio Baby Shell. Ayo lanjut Kakak. Tapi bentar Kak Yuta mau ambil uang dulu. Uang Kak Yuta kurang. Iya. Iya. Kakak tanyain lagi dari mana aja kotanya yang nonton. Oh iya teman-teman semuanya. Coba dari mana lagi kalian? Coba tulis di kolom komentar. Nanti Kak Yuta akan bacain untuk kalian semua. Coba kota yang paling jauh Kak Yuta akan bacain ya enggak? Mio Baby Shelly. Iya. Ayo ayo. Wih, ada telur lagi di sini. Mio, kamu udah ambil belum yang sini? Nih. Nih ada telur oh iya udah ambil-ambil udah. Oh ini belum. Kak Yuta ambil ini. Kak Yuta ambil dulu. Yeay sudah 11. Ye. Wih, guys. Lihat, lihat. Wow, udah kelihatan, Guys, dari atas, Guys. Wah, kotak Kak Yuta sudah terlihat. Asik, asik. Ye, ye, ye. Ayo, lanjutin lagi. Kayak Yuta enggak sabar nih nanti jadinya kayak gimana. Ih, nih nih nih nih nih renang. Ada air hangat lagi. Wow. Yey. Nih kasih pagar biar kita enggak jatuh. Kasih lantai lagi, Guys. Nah, kasih jendela. Kita bangun semuanya. kasih tembok, kasih karpet. Uh, ada kasur. Wow, ini kamar Mio. Mio, ada kamar. Ih, ada perapian. Itu ada. Ini kamar siapa tadi? Di bawah kan Mio mana? Oh, iya, Guys. Hiunya di sana. Kita kan udah pakai pedang, apa kita bisa hiu itu? Gak mau. Takut. Takut, Guys. Ya udah, yang penting kita selamat di sini. Mio, Baby Celin. Iya, iya, Kak. Jangan deh. Jangan ke sana. Tadi pas Mio ke sana hiunya banyak sekali. Iya, deh. Ya udah, enggak usah. Ayo kita bikin tembok aja. Aw, awas. Babyin ya, Baby Sin nyangkut di luar. Masuk, masuk. Coba masuk. Hah? Ih, bentar bentar. Mio. Mu. Lihat lihat kaki kakinya Baby Selin itu kenapa? Sandalnya bagus banget Babyin. Lucu lucu sandalnya lucu. Lihat guys sandalnya mana tadi Baby Sin. Dia jatuh guys. Malah ke bawah dia bukan dia salting kakak. Oh, salting ya. Dia sampai jatuh mana? Lihat, lihat. Mana sandalnya yang bagus? Mana sandalnya yang bagus? Dia malu. I dia malu, Guys. Dia malu. Ih, ada telur lagi. Malu, malu. Kamu beli di mana itu, Baby Celin itu. Malu lompat. Malunya Baby Selin lompat, Guys. Ya, ada telur lagi nih, Mio. Wow, satu lagi. Iya, benar. Satu lagi. Itu pulau berikutnya. Wih, banyak pulaunya, Guys. Ini bangunan pertama baruan Mio. W Oh, berarti ini pertama ini. Iya, nih rumahnya banyak ini. Wah, Kakak ada banyak. Ada mesin ATM lagi. Iya. Wih asik asik Kak Yuta semangat banget. Wow. Wih, ini pencetak uang Kak Yuta. Banyak uang Kak Yuta nanti. Tunggu dulu, Kak Yuta. Uangnya habis, Guys. Kayaknya Kak Yuta akan membeli ini deh, Guys. Kita akan beli uang ganda biar uang Kak Yuta semakin banyak. Dia benar beli beli. Oke kita beli. Ye sudah Kak Yuta beli. Ih, uang Kak Yuta meningkatnya lebih banyak lagi. Ayo kita bikin pulau lagi, Guys. Di sini. Wih asik. Uh. Baby Shelin kapalnya ganti-ganti terus. Iya, Kakak gede banget rumahnya. Iya, ini bukan ini bukan rumah lagi Mio Baby Shelin. Ini kota kota di atas pulau di atas rakit. Ternyata malah seru di sini. Biselin kamu ganti-ganti kapal terus. Apa? Apa? M ternyata malah seru di sini ya, Kak. Itu dia ada tsunami, Guys. Waduh. Ini gimana ini? Gimana ini? Gimana ini gimana? Oke. Aduh, Guys. K eh Mio terpental. Wad. Wah. Wah, Guys, ini Mio di mana, Mio? Ah, dia terpental. Ih, Kak Yuta tenggelam. Bentar, bentar. Kak Yuta nyari kamu. Mio di mana? Ini ini Mio. Ini Kak Yuta di sini, Kakak. Ih, Baby Senin di mana? Akak aku lawan zombie. Lawan zombie kok ada zombie. Mana zombie? Ini di pulau tengah sini. Mana ada zombie? Oh dia di pulau itu terdampar di sana dong. Baby tiba-tiba ada di sana ada zombie. Zombie tetrel. Oh iya bawa pedang ya. Ya udah ayo kita ke sana Mio. Ayo ayo kak mana zombinya? Oh iya guys ada zombie. Zombie detel. Ayo kita bawa pedang kita serang zombinya serang. Yeay. Ih, kita dapat uang. Mo, Baby Selling. Iya. Wih, kayak gini kayak kita kita jadi kayak bajak laut ya. Iya, benar. Menyerang pulau. Ayo, Mio, Baby Shin, kita pulang ke kota kita. Kakak M dikejar-kejar zombie. Bentar bentar nih nih. Mamam, mamam mamam. Kakak udah malam zombinya apa sih? Nambah banyak. Aduh. Wuh, benar banget itu di belakang kayu ada zombie. Lari lari lari. Adawin. Nah, gini kan bagus ya parkirnya. Awas Baby Shellin terlempar jauh. Babyin dirim kalau mau parkir. Lempar L Baby Senin terlempar jauh guys. Dia langsung loncat sih. Kita bangun lagi. Lanjut Kak lanjut. Kita bangun tembok lagi di sini sama ada perapian meja bar sama tembok lagi. Kita bangun semuanya. Dapur? Iya dapur. Dapur itu kayak dapur gitu tuh lihat. Oh. Wow. Nanti Kak Yuta kasih kompor di sana, Mio. Oke. Oke. Yes. Gambarnya kenapa? Kenapa mukanya kayak Baby Selin manyun gitu? Itu itu mukanya Baby Selen kalau lagi ngambek mio mesti manyun mulutnya. Iya benar. Mana itu suara suara helikopternya Baby Sellin itu. Oke. Bakal tiba-tiba tengah tuh kan benar. Dilempar dong helikopternya, Kakak Yuta. Parah, Baby Zilin. Hati-hati nanti kamu sakit kalau jatuh. Alah, paling helikopternya yang sakit. Paling helikopternya karena dibuang sama Baby Sandy. Iya. Weh, patung. Ih, kaget. Ini mukanya Mio. Ini mah. Ah, Kakak itu hidungnya mancung. Mio pesek. Oh, iya hidungnya Mio pesek. Kakak juga. Eh, Kak Yuta mancung. Oke deh, Babyin. Babyin. Setengah mancung setengah pesek. Emot batu. Emot batu. Iya, ini kayak mio kan. Baby siell kayak Ih, Baby Selin. Baby Selin di mana? Babyin. Baby jadi batu, guys. Oh, tidak. Baby jadi batu. Itu karena Baby Challin durhaka. Iya, Baby Shelin, kenapa kamu jadi batu? Dadah. Nah, Guys, lihat Kak Yuta sudah punya pulau dan kota sendiri. Yeay. Lihat, Guys. Wah, besar banget. Tapi kalian tahu enggak ini belum selesai. Masih banyak yang Kak Yuta akan bangun. Kalian penasaran enggak lanjutannya gimana? Makanya ayo kita lihat dulu, kita review dulu ruangan kita. Ayo, Mio. Baby Celin. Nah, wih. Mio, kamu tambah besar lagi. Kamu olahraga terus. Olahraga terus dia, Guys. Selin. Buset, kayak kayak setan dia, Guys. Wah, Mak Lampir kayak mak Lampir. Oke, Mio, Baby Celin, ayo kita review ruangan kita yang baru. Eh, di sini ada bioskop, Teman-teman. Lihat, Kak Yuta punya bioskop tuh. Wuh. Coba Baby Sell suka suka nonton film enggak? Oh, suka nonton di Roblox. Di Roblox. Ayo lihat yang lain. Oke, ayo ayo ayo ayo. Nih di sebelah ada time zone, guys. Kak Yuta punya time zone di sini tuh lihat, Guys. Time zone Kak Yuta. Asik, asik. Ini ada game-nya banyak banget, Guys. Tuh. Iya. Asik, asik. Ini Baby sama Mio pasti senang banget nih ke sini nih. Nih ada meja bardowing. Kalian su kalian semua bisa main bowling enggak? Kalau suka, ayo sini main ke rumah Kak Yuta. Yuk ayo ayo kita lanjut lagi. Ayo Kakak nih di atas apa? Kakak punya adik yang satu besar, yang satu kecil. Iya yang satu raksaksa. Nih ini kamar siapa? Ini kamar Kak Yuta, ya? Ih, Kak Yuta. Masa semua kamar Mio. Iya deh. Tapi Mio boleh nginp kan? Boleh. Itu ada suara, Guys. Ada putri duyung tidur. Eh, mandi. Astaga. Heelin tuh buat mandi bukan buat tidur. Bob sini la nanti ini tangan kamu bisa keriput semua kena air. Iya nanti masuk angin juga. Iya papa sini aja. Nah kenapa baby shelin tuh suka tidurnya di air? Kenapa baby mermid? K pengin jadi mermed ya? Iya di sini tapi air hanget loh. Babyak seru. Ih Mio berasap. Iya iya hanget sekali segar. Iya. Ini ada ruangan olahraga, Guys. Kita bisa olahraga di sini. Tuh, coba. Wah. Wah. Uh. Uh. Kita bisa olahraga, Guys. Besar. Oh, iya. Membesar, ya. Coba lihat. Wih, Guys. Kayuta tambah besar ini. Kalau yang ini. Oh, yang kiri. Yang kanan semua, Guys. Yang kiri enggak. Wih. Asik. Wuh. Badan Kayuta tambah besar. Mionya malah nyantai, Guys, di luar, Guys. Wah, ini itu kursinya enggak jatuh itu. Mio kan tambah besar. Udah. Enggak, ini kuat banget. Nih nih nih. Di sini ada lantai selanjutnya ini lantai tiga. Wah, bagus banget. Gede. Iya. Guys, kalian penasaran enggak kota kita nanti akan seperti apa? Kalau penasaran, tunggu part 2 ya. Oke, Teman-teman semua, sekian video hari ini. Terima kasih untuk kalian semua yang sudah ngikutin petulan kita dari awal sampai akhir sampai kita punya kota. Jadi, kita tidak sedih lagi kalau terdampak. Mio Baby Shelly sekali. Oke, Teman-teman, sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye. Bye. Byye. Wih, tsunami. Tsunami. Mi tsunami baby challenge. Masuk mana tsunami. Ah, tidak ah. Ah

#roblox #duniabudi