🔴 Selesai Laporkan Jokowi Oleh Dr Rismon ❗Begini Jawaban Polda DIY Yogyakarta Menyambut❗
Jadi hari ini tanggal 15 ee setelah tadi pagi, jadi kami sudah melakukan apa namanya di SPKT kami tadi sudah apa namanya memasukkan apa namanya surat aduan kami. Jadi dalam hal ini kami melakukan pelaporan adanya dugaan tindak pidana dari ee Bapak Ir. Joko Widodo. Jadi intinya adalah dugaan menyebarkan kabar bohong. seperti yang kami ajukan dalam tiga bukti awal yang kami apa namanya ke ee kita lampirkan. Jadi yang pertama adalah video dari Kementerian Sekretaris Negara Negara. Terus yang kedua adalah video dari ee berita dari kanal berita. Terus yang ketiga itu tentang berita apa video yang ee berkaitan dengan Bang Rismon ketemu dengan Pak Kasmujo sendiri. Ada beberapa pertanyaan tadi, tetapi hanya intinya hanya awal saja. Jadi ee apa riwayat hidupnya Bang Rismon termasuk pendidikan dan lain sebagainya tadi sudah dijelaskan. Terus juga kedudukan hukum dan lain sebagainya. Nah, untuk selanjutnya mungkin yang tadi ditanyakan bisa dijelaskan oleh Bang Rismoni Sianipar. Tapi sebelumnya ini ini adalah tanda dari kami sudah memasukkan ee apa namanya? surat aduan kami. Begitu. Oke. Oke. Dari saya ya statement saya sama. Hari ini kami melaporkan dugaan ee apa namanya? Kebohongan publik, penyebaran berita bohong ya terkait dengan ee dalam sebuah video tahun 2017 dalam acara di Natalis UGM di Fakultas Kehutanan UGM ya. di situ ada dialog antara Joko Widodo dan Pak Kasmujo. Ya, di situ narasinya adalah Pak Jokowi me apa datang bolak-balik kepada Pak Kasmujo. Ee Pak Kasmujo galak terus apa namanya bahwa atas bimbingan Pak Kasmujo, skripsi dari Pak Jokowi itu bisa diselesaikan dengan baik. Nah, di situ semua orang bahkan penulis, jurnalis, wartawan menyimpulkan bahwa di situ pada dialog tersebut tahun 2017 disimpulkan bahwa ya atau dituliskan bahwa Pak Kasmjo adalah dosen pembimbing skripsi itu tidak bisa lagi diabaikan ya. Ee publik menyimpulkan hal itu. Nah, itulah yang kita menjadi salah satu video yang kita ee jadikan sebagai alat bukti ya, Pak. e bukti beberapa alat buktilah sebagian alat bukti alat bukti ya salah satu video yang kemudian video yang lain adalah bantahan video dari bantahan Pak Jokowi yang mengatakan bahwa Pak Kasmujo bukan dosen pembimbing skripsi tetapi dosen pembimbing skripsi saya eh akademik saya. Nah, itu video yang kedua ya. Yang ketiga adalah video dari wawancara saya sendiri dengan Pak Kasmujo di Pogung Kidul tanggal 14 Juni 2025. Di mana di YouTube Baligi Academy ya, di live saya di situ Pak Kasmuj eh menjawab pertanyaan saya dan mengatakan bahwa Pak Kasm ee bahwa beliau bukan dosen pembimbing skripsi maupun pembimbing akademik. Nah, ini kan kaitannya dengan dugaan ijazah palsu dari Pak Jokowi ya. Banyak sekali hal-hal yang tidak berkesesuaian, hal-hal yang tidak konsisten. Oleh karena itu ya dugaan masyarakat tentang ijazah palsu Joko Widodo itu ee memiliki kejanggalan-kejanggalan. Salah satunya ya ini ya karena di Universitas Gajah Mada ya di Universitas Gajah Mada terutama ya seseorang tidak mungkin tidak memiliki dosen pembimbing akademik maupun dosen pembimbing skripsi itu tidak mungkin ya. Oleh karena itu ya apa namanya eh keterangan Pak Kasmujo yang membantah klaim sepihak dari Pak Jokowi bahwa Pak Kasmujo adalah dosen pembimbing skripsi atau dosen pembimbing akademik seharusnya ditindaklanjuti karena beliau sebagai ee apa namanya? Kepala Negara saat itu tahun 2017 harusnya memberikan contoh moralitas yang tinggi, tidak menyebarkan berita bohong apalagi video tersebut tahun 2017 dibarkarkan disiarkan oleh YouTube resmi Kementerian Sekretariat Negara dan sampai saat ini masih di bisa diakses oleh publik. Begitu, Bang? Ya, jadi ee terkait dengan aduan ini proses memang tidak instan ya. Jadi kami tadi melakukan laporan alhamdulillah diterima dengan baik oleh Polda DIY. Bahkan kami sempat ketemu dengan Pak Ditres Krim Sus yang baru saja bertugas. Jadi kami apresiasi. Terima kasih. Dan juga ee intinya adalah bahwa dengan laporan ini setelahnya adalah nanti kami akan dipanggil mungkin juga beberapa saksi juga akan dipanggil kami pun juga akan melengkapi berbagai bukti juga. Bang Rismon juga nanti akan kalau ada menyusulkan bukti. Kalau ada nanti sampaikan ke saya nanti kita akan terus berkoordinasi. Nah, jadi intinya kami berterima kasihlah kepada Polda DIY. Semoga nanti dengan adanya laporan ini kami harapan kami adalah diperiksa secara objektif, diperiksa secara adil dan bijaksana. Jadi tidak terpengaruh oleh tekanan-tekanan dan lain sebagainya ataupun pengaruh-pengaruh politik atau pengaruh-pengaruh dari penguasa. Kira-kira begitu. Nah, ini kan ee apa namanya? kejelasan antara dosen pembimbing akademik dan dosen pembimbing skripsi Pak Jokowi dan posisinya Pak Kasbujo itu terkait dengan e Joko Widodo ini kan menjadi pertanyaan publik yang harus dijawab ya. Karena kalau tidak cara menjawabnya sebenarnya yang lebih elegan adalah Universitas Gajah Mada. Tetapi dalam hal ini ya Universitas Gajah Mada cenderung memilih untuk menutup diri. Oleh karena itu, laporan ini ya semoga bisa diselesaikan dengan cara profesional dan berintegritas sehingga bisa menjawab ya menjawab ee kejelasan proses akademik dari Pak Jokowi yang diklaim menjadi lulusan ee Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Oke, gitu. Tadi ada dijanjikan waktu enggak berapa lama itu prosesnya, Pak? ee untuk waktu tidak dijanjikan, tetapi kami akan berusaha untuk berkomunikasi. Tadi kami sudah ee simpan kontak beberapa penyidik. Nanti kami akan juga ee apa ya istilahnya terus berkomunikasi supaya ini juga cepat diproses juga kan begitu. Karena ini juga ada keterkaitan antara laporan Bank Rismon itu juga di Mabes Polri. Iya. Kira-kira begitu. Untuk statusnya ee langsung menjadi laporan atau Dumas? atau seperti apa, Mas? Oh, jadi kalau Dumas itu kan mengadukan anggota ya. Jadi kalau seperti kemarin di Lapis Polri itu kan kalau seandainya ada anggota yang mungkin dalam penyidikan itu keliru atau salah prosedur atau bagaimana itu kita sebagai masyarakat bisa melaporkan. Nah, ini bentuknya Dumas. Tapi ketika kita itu melakukan laporan ini bentuknya kan aduan. Jadi oleh apa? Polda itu nanti akan diringkas dulu. Tadi kami kan sudah diperiksa ee intinya dari kedudukan hukum Bang Rismon juga ee apa identitas dan lain sebagainya lah. Itu nanti oleh penyidik akan di kirimkan kepada Kapolda dulu lah. Kapolda nanti akan mendistribusikan lah intinya. Oh, ini harusnya diperiksa oleh ee Dir Krimsus atau Dir Krimum atau Dir yang lain begitu. Nah, tapi kepada yang khusus untuk ini kami mengkhususkan diri laporannya ini adalah tindak pidana khusus Undang-Undang ITE. Nah, setelah itu nanti baru diadakan penyelidikan dan setelah itu baru ditingkatkan ke penyidikan. Kira-kira begitu prosesnya. Tapi kalau untuk waktunya kita tidak bisa ee menentukan dan dari penyidik pun juga enggak bisa ngasih jawaban kira-kira kapan gitu. tadi dikatakan ee akan ada susulan alat bukti yang nantinya akan disampaikan ya. Iya. Hari ini berapa alat bukti yang disampaikan dan apa alat bukti yang dilampirkan hari ini apa kurang cukup? Karena tadi katanya statementnya nanti ke depan akan menyusun juga alat bukti yang baru. Jadi gini, untuk awal itu kita masukkan tiga alat bukti dulu. Jadi sudah kami apa namanya? kami berikan tadi. Jadi berupa link video. Tetapi yang kita ketahui dalam prosesnya apa namanya ee gejola apa ya berita dari masalah ijazah ini kan setiap hari kita menggali data yang baru. Terus kita ketemu orang yang baru muncul tiba-tiba dia mengeluarkan bukti ini, bukti itu dan lain sebagainya. itu akan kita susulkan semua demi eh tegaknya ini kejujuran dan keadilan ini. Begitu ya. Terus respon polisi tadi gimana, Bang? Sepertinya kan masuk banyak ruangan tuh. Itu ruangan konsultasi ee statement awalnya apa dinasehati dulu sudah hentikan laporan gitu atau terus masuk ke ruangan yang lain sampai ruangan hari ini yang terakhir sore ini itu gimana itu? Apa aja sebenarnya? Kalau ini tadi kami ketemu dengan beberapa penyidik, terkhusus kami juga diung diundang oleh Pak Dir Krimsus. Beliau hanya menanyakan tentang ee apa urgensi laporan kami, pasal-pasal yang ee kami apa namanya? Kami laporkan, terus siapa yang akan dilaporkan, terus kira-kira ee apa ya istilahnya untuk lokusnya dan lain sebagainya. Tetapi kami tetap memilih lokusnya adalah di UGM. Karena dari dua video yang kami berikan bukti, yang pertama lokasinya adalah di Universitas Kehutanan eh Fakultas Kehutanan UGM yang ada di Jogja dan yang kedua adalah di rumah Pak Kasmujo yaitu di Pogung Gidul. Jadi atas dasar itulah memang lokus deliktinya memang di sini begitu. Oke, Pak. Sudah. Siap. Sudah. Jadi keterangan tentang alat bukti tambahan itu yaitu video ya nanti akan kami susulkan video dari ee tayangan Kompas TV yang menampilkan jurnalis Dipo Nur Bahagia yang mengkonfirmasi jawaban Pak Kasmjo ya yang membantah ee dosen ee beliau sebagai dosen pembimbing akademik maupun dosen pembimbing skripsi Pak Jokowi. Oke, gitu ya. Itu yang akan kami susulkan. SPKT SPKT SPKT kepanjangannya apa, Pak? Ee ini pelayanan apaan dari sentral terpadu ya? Oke ya. Kita akan melaporkan ya dugaan menyebarkan berita bohong ya atas nama Joko Widodo di SPKT Polda DIY ya. Kami mendesak equality before the law itu ditegakkan di republik ini. Ya, kami yakin masih banyak polisi yang baik. Nun, Pak. Silakan duduk dulu, Pak, ya. Oke, Pak. Rismun, Pak. Rism Janipar Andika, Pak. SPKT resus ini diklik dua kali itu apa? Oh, sini. Oh, berdua Pak ya. Korsinya saya geser ya, Pak. Bisa dibantu? Iya, Pak. Saya Rismonanipar ya ee ingin melaporkan atas nama Joko Widodo. Sebentar, Bapak, kami sampaikan dulu. Oke. Mekanisme di ee jenengan cerita sedikit aja nanti perkara itu yang nangan atauus. Heeh. Dari SPKT nanti ada rekomendasi. yang ngisi rekomendasi adalah pihak ee PM atau yang jenengan nanti sampaikan ke kami itu. Jadi saya minta jenengan menyampaikan sedikit kronologinya. Kronologi sedikit aja sedikit aja dannya mau ke umum atau krimsus kan begitu. Boleh saya aja yang menyampaikan supaya ringkas sedikit. Sebentar sudah sampaikan ini sudah jelas. Iya, Pak. Sudah jelas. Sedikit aja ya. Sedikit aja. Silakan, Pak. Jadi ee kami akan melaporkan Pak Inur Joko Widodo dengan ee beberapa dugaan, Pak. Dugaan itu kan mentransmisikan informasi elektronik yang mengandung berita bohong. E oke. Berarti ini arahnya ke Krimsus. Krimsus. Oke. Diarahkan ke restrimsus. Jenengan konsultasi sama khusus nanti di sana ada kita ada rekomendasi nanti rekomendasinya apa bisa kita tindak laniti dari pihak serker SPKT. Iya siapak saja bentar ya. I dulu ya. Ini baru selesai prosesnya berapa lama, Mbak? Cuma laporkan itu kasih bukti gitu aja baru nanti ada panggilan-panggilan. Minta tolong ee untuk dokumen disiapkan. Iya. Nanti kalau sudah diserkan kalau ada kekurangan yang ada di dokumen Bapak nanti bisa kami bantu di Oh ya iya iya Pak ya. Tapi enggak semuanya yang ada di sini nanti yang semuanya yang simpan adalah mana enggak nanti kan bisa kami susulkan kalau ada bukti-bukti yang perlu dilengkapi kan. Betul ya. Nanti setelah rekomendasi ini jenengan nanti apa ada apa bukti pendukungnya. Kalau ada kekurangannya bisa kami bantu. Oh iya iya Pak. Kami enggak akan numpuk semuanya di sini terkait dengannya. Nanti yang mana apa menyebi nanti ada di serahkan ke pihak penyimpin Oh iya ya. seperti ini Bapak ini kan kita punya top ini sus nanti yang ngisi apa tiket jus. Heeh. Yang bedakan satu itu yang untuk yang krim kita ada kopi yang di sini krim. Oh ya untuk warnanya beda nanti yangisi dia piket nanti yang melaporkan tangan nanti pun yang ee untuk yang siapapun Heeh memberikan yang rekomendasi ini tanda tangan di sini maupun di sini kita yang enggak tahu di mana. Iya gitu ya. Oke. Jadi ini kami ke gak Bapak tunggu di sini. Ini baru selesai apel kan di sini. Nanti Bapak di sini ada konsultasinya. Oh tetap di sini cuma petugasnya yang apa? Oh iya iya. Makasih Pak. baru persan sini soalnya kita gedungnya pisah yang sebelah e timur gedung ini kan gedung utama Buktinya tadi sudah ya flash dis tadi sudahudah. Oh udah udah. Hm. Biar dengar Pak Hari Sireger, Pak. Ya, Pak Hari Sumanto, Pak. W Indonesia Jogja kirain Harisan Nipar Pak Saudara. Iya cerita sama. Iya apa suasananya di sini? Oh suasananya di sini ini SPKT. SPKT PD DIY. PD DIY singkatan ee singkatan dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Hebat kan saya karena saya baca itu. Jadi kalau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Tetapi terlalu kecil, Pak, ya? Karena kita ee lahannya mungkin Oh, lahannya Pak Kapolri. Lahan Polda DIY itu minim. Ayo anggar anggarannya dinaikkan, Pak biar lebih luas. Sudah membuangun lagi. Udah sudah mau bangun lagi, Pak. Sudah tapi tanah dari Sultan bukan? Oh, daerah Kudian. Daerah Gudian. Oh, berarti sedang mau pindah ini, Pak. Oh, karena sudah ada Polda diy berarti bakal pindah dong. Iya, Sleman ini ke Sleman. Oh, ya ya. Oh, ke Godian sana. Ke Godian tanahnya Sultan. Waduh, Sultan. Baik sekali ya Sultan. Thank you very much. Karena kalau Jogja ini kan berbeda, Bang. Jogja istimewa karena memang Jogja ini daerah istimewa. Jadi, jadi ini semua punyanya sultan. Oh, bukan bukan. Jadi sultan itu mempunyai ya karena sultan itu kan raja Jawa maksudnya raja Yogyakarta. Maka dari itu beliau itu mempunyai ee dulu wilayah kekuasaan dan banyak yang namanya ee dan itu adalah hak milik dari kerajaan. Nah, itu UGM kan katanya tanah sultan juga. Iya. Banyak banyak. Jadi makanya pemerintahan Indonesia ini sebenarnya berhutang banyak kepada kerajaan Yogyakarta. kerajaan Yogyakarta khususnya. Begitu berarti ee karena tanah UGM milik Sultan, kita harus silaturahmi ke sultan. Nah, kalau boleh kalau boleh ya kalau diperkenankan untuk mendesak rektor UGM membuka semua dokumen akademi karena beliau juga seorang gubernur. Oh, iya. Karena keistimewaan Yogyakarta raja otomatis harus menjadi gubernur. Iya. Heeh. Undang-undang keistimewaan Yogyakarta. Keistimewaan Yogyakarta. Oh. Kalau Solo gak? Kalau Solo kan ada rajanya juga ada, tapi ee bukan daerah istimewa. Oh, ada rajanya. Bahkan lebih tua Solo, Pak. Jadi kalau dari Oh iya. lebih tua Solo daripada kakak adik. Oh, kakak adik. Solo itu kakaknya. Oh, adiknya malah adiknya Jogja. Jogja. Tapi Jogja ini karena setelah bergabung dengan Indonesia diberikan hadiah bahwa ee menjadi sebuah daerah istimewa. Kira-kira mungkin seperti Aceh sekarang. Iya. Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan jangan takut lapor polisi. Lapor polisi tidak dipungut biaya. Ah itu loh ya pemirsa itu tuh tuh apanya itu kita populerkan ini Polda DIY pelayanan SPKT Polda DIY. Jangan takut lapor polisi. Lapor polisi tidak dipungut biaya. Nah, sekarang saya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong dan kebohongan oleh atas nama Joko Widodo. Saya membuktikan bahwa saya tidak takut lapor polisi asas equality before the law bahwa Pak Jokowi melaporkan kami di Polda Metro Jaya. Padahal kami mengkaji secara ilmiah dan bisa metodenya tahu, output-nya tahu, dan itu pun tetap dikatakan dilaporkan berita bohong ya di Polda Metro Jaya dan kami patuh dipanggil ya dimintai klarifikasi di Polda Metrojaya. Kami datang bahkan dua kali saya sudah datang. Nah, kita akan buktikan prinsip persamaan di depan hukum. Apakah Polda DIY berani menindaklanjuti ini? dan memanggil meminta klarifikasi dari Pak Jokowi dan saksi-saksi lain. Kita akan buktikan bahwa di republik ini yang dibangun oleh darah dan keringat para pahlawan termasuk kakek nenek saya itu memegang penuh prinsip persamaan di depan hukum. Itu akan kita buktikan. kinerja dan independensi netralitas dari Polda DIY akan disorot oleh publik. Jadi ya kami mencintai kepolisian. Saya banyak sekali kritik kepolisian tetapi itu bukti cinta saya kepada kepolisian agar bekerja profesional tanpa ada diatur-atur oleh penguasa, mantan penguasa, atasan dari segala macam. Karena kepolisian milik rakyat. 126 triliun anggaran kepolisian tahun 2025 itu semua dari keringat rakyat 12 26 triliun, Saudara. 126 triliun untuk gaji, fasilitas, semua dibayar oleh rakyat. Kita beli apapun sekarang di Alpamart, Indomart dan lainnya eh jadi promosi ya. Ya, itu ada PPN 10% untuk siapa? Ya untuk negara ya. Sebagian digunakan untuk kepolisian. Bang Reson ada yang tanya kemarin hasil dari Bareskrim yang mengatakan ijazahnya asli. Bang Reson enggak percaya kan kalau itu asli? Ijazah dibuktikan identik. Identik. Oke. Nah, sekarang berarti kan tidak percaya polisi. Tapi kenapa lapornya ke polisi? Justru ya kebenaran ilmiah itu harus diverifikasi. Kalau kita percaya mutlak itu namanya kepercayaan, itu namanya agama. Barisk krim itu kan bukan agama. Ya begini, Pak. Ee bukan tidak percaya kepada polisi, tapi oknumnya. Tapi kita tidak percaya kepada oknumnya. Kinerjanya ada beberapa oknum yang tidak ee memeriksa itu secara objektif. Kami percaya polisi ini adalah milik rakyat. Milik rakyat. ee mengayomi dan melindungi rakyat. Dan kami percaya masih banyak polisi baik, masih banyak petinggi-petinggi polisi yang baik dan objektif. Ini jelas semuanya kelihatan gitu loh. Barang yang di dianalisa ketika seorang menganalisa sebuah dokumen yang sudah dipergunakan dalam ee apa namanya pemilu, pencalonan dan lain sebagainya itu sudah milik publik. Dan wajib rakyat itu harus memelototi itu. Berita baru aja kemarin di Kumparan kan lagi ramai ada seorang walikota di Jepang ditenggarai ijazahnya itu palsu. Baru ditenggarai mundur dia wis karena malu gitu loh. Lebih baik saya membereskan ini dulu setelah itu baru dia itu. Tapi untuk jabatan dia berani mundur mundur dulu. Tapi memang budaya kita itu tidak seperti itu. Jangan kita dong okno juga. Oh gitu. Oknum. Budaya kita adalah korupsi Pancasila kita ya. Ya. Kenapa enggak percaya ya kinerja kepolisian memang direpresentasikan oleh oknum-oknum atau personel-personel, tapi ada personil baik, personal buruk. Nah, nah yang sedang memegang jabatan itu apakah personal buruk atau personal baik? Itu yang perlu kita kritisi. Karena kita punya sejarah Ferdi Sambo. Kalau masyarakat percaya begitu saja, maka Ferdi Sambu tidak ada di penjara sekarang. tetapi ada keberanian, ada ee partisipasi publik ya untuk mengkritik kepolisian, maka terbongkarlah semua skenario rekayasa tersebut. Nah, bisa jadi ini pun terjadi di kasus ini. Oleh karena itu, kecintaan kami kepada kepolisian ya lewat kritik. Katanya Kapolri kan mengatakan siapa yang mengkritik paling berat, paling keras itu adalah sahabat sahabat Polri. Wah, itu saya buktikan. Tapi janganlah langsung di tangkap. dilaporkan. Oke, Pak. Sudah sudah ada, Pak. Ee apanya? Sudah, sudah selesai. Oke. Kami arahkan ke ruang nanti dengan khusus sama piket yangus. Oke. Oh, di ruang itu, Pak. Iya. Makanya tadi saya enggak bosong karena Oh, iya, Pak. Pak menyampaikan. Iya, Pak. [Tepuk tangan] Yuk, konsultasi. Oh, sini. Yeah.
Polda DIY menerima dengan baik pelaporan Dr Rismon Sianipar bersama tim kuasa hukumnya saat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Polda D.I Yogyakarta. Selasa (15/7/2025) untuk melaporkan bekas Presiden Joko Widodo atau dikenal Jokowi atas tuduhan penyebaran berita bohong soal dosen pembimbing akademik/pembimbing skripsi Bapak Kasmujo.
Terima kasih bagi yang sudah bersedia bergabung. Salam hormat :
https://www.youtube.com/channel/UCrCDJhiHWWOaVf0eF7yABXQ/join
Untuk teman-teman yang ingin memberikan support
https://saweria.co/LangkahUpdate Terima kasih.
Langkah Update, Kami Volenteer Media Mendukung Keadilan dan Kebenaran. Keabsahan Informasi Ditanggung Narasumber. Kami Hanya Meneruskan Informasi Untuk kami sampaikan kepada portal berita https://satuindonesia.co
#langkahupdate #ijazahjokowi #jokowi
Tinggalkan jejak dengan komentar terbaik. DUKUNG kami dengan LIKE, SUBSCRIBE. Agar lebih semangat membuat konten. Mari bersama menyebarkan informasi bermanfaat untuk kerukunan bersama dan kemajuan Indonesia.