Aku Di-Chat Orang Tua Kalian…
Hai guys, kembali lagi bersama aku dan hari ini aku bakal dekor lagi. Iya, kalian bisa lihat itu ada rumah yang super duper besar, Guys. Hah, berapa lantai ya ini? Kalau enggak salah empat. Itu sebabnya kenapa aku sangat-sangat malas buat dekor ini ya. Tapi gak apa-apa. Let’s go, Guys. Omong-omong di sini kita bisa catwalk ya, fashion show keren sekali. Langsung aja aku mulai dari sebelah sini ya, Guys, ya. Ini eh dapur sih, Guys. Rencananya aku buat jadi dapur. Ngomong-ngomong perabotannya hitam putih. gitu. Mirip banget kayak ee perabotan di rumah asli aku sih ya, Teman-teman ya. Padahal dulu waktu aku bocil ya, Guys, aku tuh udah bilang ke mama aku, “Ma, nanti kalau udah besar aku punya rumah, rumahnya harus serba warna pink.” Enggak mau tahu warna pink pokoknya. Eh, ternyata rumah aku warnanya apa, Guys? Hitam putih. Bentar, Guys. Lukisannya yang cocok untuk di dapur itu Yap, betul sekali ini. Eh, masuk akal loh, Guys. Kalian habis makan ke mana? Ke toilet. Di toilet ngapain? Ya, ya enggak perlu aku jelaskan ya, Teman-teman. Ngomong-ngomong kalau enggak salah ini tuh katanya rumahnya orang kaya atau kayak artis begitu ya, Teman-teman. Aku enggak tahu. Makanya rumah itu besar banget. Ada lif-nya nih. Ada lif-nya. Berapa tuh? 1 2 3 4. Aduh. Huh. Enggak apa-apa Fanny. Kamu pasti bisa. Kamu udah sering dekor-dekor. Aku yakin kamu pasti bisa. Yeah, seperti biasa ya, Guys, kalau aku itu dekor ya, dekor tokaboka atau game apapun itu biasanya kan aku sambil cerita-cerita ya enaknya topik hari ini apa ya, Guys, ya. Masa rumah udah sering nih aku cerita tentang rumah baru aku di video Minecraft aku kemarin. Yang belum nonton bisa nonton dulu ya, Teman-teman ya. Hmm, hari ini topiknya apa ya? Oh, aku jadi keingat nih, Guys, ya. Jadi kemarin itu ada orang tua ya, orang tua kalian itu yang nge-chat aku, Teman-teman ya. Tapi chatnya baik-baik kok, Guys. Jadi e orang tua ini tuh emm bilang, “Kak F kalau bisa coba dong Kak Fanny ceritain gimana Kak Fanny kok bisa jadi YouTuber. Soalnya anak saya pengin jadi YouTuber.” Ya, kurang lebih kayak gitu sih, Guys, ya. Isi chatnya begitu. Aku merasa aku udah pernah cerita gimana aku jadi YouTuber. Tapi mungkin kalian lupa. Ya udahlah, enggak apa-apa. Aku cerita lagi, ya, Teman-teman. Lagi pula masih nyambung sih, Guys. Ini kan rumah rumah apa itu? Rumahnya influencer, rumahnya gamer-gamer gitu ya. Cocoklah. Bisa, bisa, bisa aku cerita. Oke. Aku dulu mulai YouTube itu ini, Guys, ya. Tahun berapa itu? Udah 5 tahun yang lalu, Guys. Lama sekali ya. Jadi, aku itu menjadi YouTuber saat aku juga lagi sibuk skripsi. Kalian tahu skripsi? Ya, mungkin kalian yang anak kuliah tahulah, ya, Guys, ya. Aha. Habis aku lulus kuliah enggak jadi YouTuber aku, Guys. Aku kerja kantoran. Kenapa? Karena mama aku kan butuh uang ya, Teman-teman ya. Karena yah waktu itu zamannya COVID, Guys. Zaman COVID ya. Ingat kan zamannya COVID itu semua-semua susah kan ya teman-teman ya. Makanya aku harus kerja keras supaya bisa ngasih Mama uang ya teman-teman ya. Terus ya udah di kantor pekerjaan aku itu emm ini, Guys, ngurusin TikTok-nya perusahaan. Eh, kalian dulu nih masih ingat enggak, Guys, waktu aku zamannya ini buat video tokaboka tokaboka itu kalian ada yang tahu kok, Teman-teman, aku kerja apa? Ya ampun, terima kasih sudah menemani aku dari zamannya aku masih kerja di kantor ya, Guys, ya. Jadi dulu waktu aku masih kerja ya, teman-teman, aku itu ee kerja jam 0, pulang jam 0.00 malam. rekamannya e sebisanya, Guys. Iya, makanya dulu aku tuh sering sakit tipes, Guys. Gara-gara ya begitu udah kerja kantor, ya kan teman-teman capek pulang masih harus rekaman. Ya, intinya apa, Teman-teman? Menjadi YouTuber tidak mudah. Oke, aku paham kenapa ini ada orang tua yang nyuruh aku untuk cerita, “Kak F tolong ceritain kalau menjadi YouTuber itu susah.” Ya, aku paham, Guys, ya. Kenapa? Karena mungkin anaknya tuh masih kecil terus ngelihat ada YouTuber gitu em bisa dapat uang terus anaknya bilang Mama aku mau menjadi YouTuber seperti dia. Gitu kan dikiranya mungkin gampang ya guys ya. Jangan kira jadi YouTuber gampang banyak yang gagal. Iya nih guys nih. Ni lihat nih. Ada meja gaming bentuknya begini. Ini keren banget guys. Cakep banget ya. Dulu aku waktu pertama kali mulai jadi YouTuber kagak ada, Guys. Meja gaming. Yang ada aku pakai meja jemuran tuh. Ya, kalian kalau mau lihat videonya bentuknya kayak gimana, meja jemuran aku. Kalau gak salah aku ada post sih, Guys. Itu bentuk meja gaming aku di video, tapi di channel kedua. Di channel kedua, Teman-teman. Ini juga, Guys, PC. Waduh, layarnya itu yang melengkung-melengkung begitu pula. Itu mahal sekali loh, Guys, yang beginian itu. Terus kita kasih rak-rak aja gitu ya supaya semakin cakep, Guys. Oh, ya. Taruh di sini. Nah, ini, Guys, golden play button ya enggak sih? R juta sih tulisannya ya. R1 juta. Ini juga R1 juta. Punya dua golden play button. E aku juga punya sih ya. Aku juga punya kan. Aku punya dua channel guys. Tapi dulu ya guys waktu aku mulai pertama kali menjadi YouTuber. Ah susahnya bukan main guys ngedit-ngedit sendiri ya. Teman-teman aku dulu kalau ngedit video 4 jam capek banget rekaman 2 jam. Terus apaagi ya teman-teman ya? Oh ya, belum lagi kalau kalian tuh dihujat-hujat, Guys. Wah, dihujat sama netizen, Guys. Ini kosong banget. Kita kasih karpet lagi. Oh, ya. Ini kan ada karpet ya, Guys, di belakang aku ini. Kalau kalian perhatikan yang warna hitam ini tuh sebenarnya bukan buat estetik-estetikan begitu sih, soalnya emm supaya tidak bergema aja sih ya, Teman-teman. Jadi nanti kalian kalau mungkin ya pindah rumah atau pindah ruangan terus suara kalian tuh menggema bisa pakai karpet, Guys. Berguna. tadi aku cerita sampai mana deh, Guys? Aku lupa beneran. Ya udah deh, pokoknya intinya emm semua pekerjaan itu tidak mudah ya, Guys, ya. Semua pekerjaan itu susah. Intinya apa? Aku yakin itu orang tua yang nge-chat. Aku pengin aku bilang begini. Intinya jangan malas belajar. Aku jamin, Guys. Pasti pasti itu orang tua kalau nonton pasti kayak, “Oh, iya.” Itu dia, Kak Fanny. Itu itu adalah kata-kata yang aku tunggu dari tadi. Oke. Hah, bagus banget, Guys. Sumpah. Lihat nih, ruang gamingnya keren banget ini, Guys. Ah, benar-benar kamar impian sih ini. Kita coba pindah ke lantai du ya. Ini kamarnya full jendela. Aku sudah bisa membayangkan ini kamar bakal sepanas apa sih, Guys? Ya udahlah, enggak apa-apa. Begini, kamar aku tuh sebenarnya juga full jendela, Guys. Wah, kalian bisa bayangkan Surabaya kalau pagi-pagi sama siang-siang itu rasanya kayak neraka, Guys. Berlapis-lapis gitu kayak panasnya. Aduh, kayak matahari rasanya ada tujuh, Guys. Makanya aku itu selalu tutup ya pakai tirai gitu supaya enggak panas, Guys. Dan aku selalu AC-an. Iya, pasang AC, Guys. H dan suhu AC aku itu selalu 17. Ini kenapa deh, Guys, ya? Kok ada apa ini? pupup. Ya udahlah aku taruh ini, Guys. Ya. Hah? Estetik sih, Guys. Tapi kalian suka pupup. Oh, ya, Guys. Sama aku mau cerita dikit. Jadi, sekarang aku itu sangat sangat sibuk ya, Teman-teman ya. Aku enggak cuma ngonten doang, ya, Teman-teman. Soalnya sekarang aku Senin itu aku nemenin mama aku untuk renang, terapi kakinya. Kaki mama aku itu sudah udah tua ya, Guys, ya. Namanya udah tua jadi sering sakit. Nah, terapinya biar kaki Mama tidak sakit itu dengan berenang, Teman-teman. Supaya Mama gak kesepian, aku temenin Mama berenang seperti itu, Guys. Habis berenang, selasanya, Guys, aku ada les piano. Iya, Guys. Wah, kalian yang mungkin yang sudah lihat Instagram aku udah tahu ya, Guys, kalau aku itu lagi belajar piano. Kenapa, Kak Fanny? Ngapain tiba-tiba les piano? Eh, dari dulu aku tuh pengin belajar piano, Guys. Cuma dulu piano tuh mahal sekali ya. Sekarang aku udah punya uang, makanya aku bisa les piano. Ini tempatnya sangat besar. Kayaknya bisa sih, Guys, aku kasih meja gaming dua lagi. Jadi mungkin ya, Guys, ini cocok dibilang kayak gaming house. Aku buat jadi gaming house aja, ya. Kalian tahu enggak gaming house itu apa? ini ya. Buat kalian yang cita-citanya itu menjadi pro player gitu, Guys. Atau mungkin gamer, gamer yang butuh teman gitu, biasanya mereka akan membuat gaming house. Jadi, mereka bakal tinggal bareng-bareng, buat konten bareng-bareng kayak gitu, Guys. Widih, udah berasa kayak toko elektronik nih, ya, Guys, ya. Ada HP, tablet, mikrofon, terus apa lagi, Guys? Apalagi? Wih, VR boleh nih. Taruh sini nih. Mantap. Tapi kalian kalau mau mulai jadi YouTuber kalian tuh enggak butuh alat-alat yang canggih sih, Guys. Sebenarnya enggak butuh. Aku aja waktu pertama kali mulai cuma butuh apa, Guys? HP. Yap. Oke, sebelah sini kita kasih komputer lagi, ya, Teman-teman. Komputer. Komputer. Ah, ini. Wah, aku bisa membayangkan ini listriknya habis banyak ini pasti ya, Teman-teman ya. Kan aku kan ini ya, Guys. Pakai token ya sekarang ya, pakai token. Jadi, aku bisa lihat dong listrik aku habis berapa. Ternyata aku rekaman gini ya, Guys, ya. Nyalain, matiin komputer itu menghabiskan listrik cukup banyak, Guys. Ya, tapi gimana lagi ya, Guys, namanya juga kerja ya. Ya, pokoknya buat kalian yang beneran serius pengin jadi YouTuber, aku doain deh supaya kalian tuh sukses ya, Guys, ya. Sukses. Tapi ingat guys, belajar belajar yang rajin tuh juga penting loh. Iya guys. Jangan gara-gara kalian pengin jadi YouTuber kalian enggak mau belajar kayak ah buat apa kan nanti kan gelarnya enggak dipakai. Buat apa, buat apa? Enggaklah, Guys. Sebelum jadi YouTuber kan aku cerita tadi aku kerja kantor, Guys. Kenapa? Yaitu awal mula menjadi YouTuber kan tidak ada uangnya, Guys. Kalian kan butuh uang buat beli komputer nantinya buat upgrade-upgrade gitu, Guys. Pelan-pelan. Sebenarnya kan aku juga punya adik ya, Guys ya. Adik sepupu. Dia SMP atau SMA aku agak agak lupa juga sih ya, Teman-teman. Dia pernah bilang ke aku kalau dia itu mau menjadi YouTuber Minecraft gitu kalau enggak salah. YouTuber Minecraft begitu. Nah, dia setiap hari kerjaannya cuma main game doang, Guys, ya. Wah, dimarahi pula lah sama itu orang tuanya, Guys, ya. Kamu ini kerjaannya main game mulu, nanti besar gimana? Gitu. Terus adik aku bilang, “Loh, kan nanti aku besarkan kan mau jadi YouTuber. Buat apa itu sekolah?” Nah, itu adalah pemikiran yang salah ya, Teman-teman. Enggak boleh kayak gitu ya. Ini ada lagi satu ruangan buat kamar aja kali ya, Guys, ya. Kamar-kamar. Uh, lucu banget sih ini, Guys. Mmm, kamarnya temanya yang apa ya? Bentar, ada ranjang apa lagi nih? Yang baru ada ini, ini, ini. Ah, ya udah deh pakai yang ini ya, Guys, ya. Hmm, siapa tahu kan cewek ya kan cewek yang gly-gli gitu yang tinggal di kamar ini. Kalau gitu pakai yang pinky begini dong. Oke, yap. Lucu sekali. Kalian lihat gak sih, Guys? Ada bantal pupup itu gemoy banget ya. Okelah, kurang lebih seperti ini toiletnya. Simpel, ya. Toiletnya emang sangat sempit, ya, Guys, ya. Sampai-sampai kalau kalian tuh mau buang air kecil, buang air besar, tuh udah harus di sini karena tidak cukup, Teman-teman, ya. Oke, ini adalah daerah favorit aku, tempat buat main game. Aku sebut ini tempat buat ngonten, ya, Guys, ya. Tuh, ngonten bersama. Mantap. Oke, kita ke tempat terakhir ya. Lantai tiga ya itu ya. Dan lantai tiga ternyata. Oh ini kolam renang. Oh tempat buat party nih guys kayaknya ya. Ya enggak apa-apa. Enggak apa-apa. Enggak apa-apa. Sepertinya ini akan menjadi dekor yang simpel-simpel aja ya guys ya. Tuh, kita kasih tempat buat nongki-nongki lagi. Jujur misalnya aku itu duduk-duduk di sini, e, minum teh, kopi, atau apapun di sini, kayaknya aku bakal jatuhin gelasnya karena aku takut ketinggian, Guys. Ini tinggi banget loh ini tuh ngelihat ke bawah udah udah jantungan aku, Guys. Gitu. Hmm. Kalau sini sih biasanya tempat buat berjemur, ya. Biasanya. Tapi aku enggak suka berjemur, Guys. Soalnya kalau aku kena matahari dikit aja, kulit aku langsung merah-merah tuh kayak kepiting rebus begitu deh. Uh. Aku baru sadar, Guys. Ada apa ini namanya? Tempat mandi bola. Taruh di mana, ya, Guys? Taruh sini. Begitu keluar lift langsung. Selamat datang. Ayo kita main mandi bola. Ya udah deh. Enggak apa-apa. Taruh situ aja ya, Guys. Ah, ini, Guys. Lampu, lampu tanah. Iya, lampu yang ada di tanah begini. Udah benar-benar selesai, Guys. Nyalakan. Mantap. Boros listrik. Aku suka sekali. Oke, ini simpel-simpel aja ya, Guys, ya. Aha, tempat favorit aku masih sama di lantai du ya. Ini kamarnya yang gak jelas ada patung seram. Seram sih menurut aku itu. Ini ini tempat paling favorit menurut aku, Guys. Aku suka banget. Okelah, Teman-teman. Sepertinya sekian dulu ya video aku dekor-dekor sambil cerita di Tokaboka. Kalau kalian suka dengan videoku kali ini, jangan lupa ya, guys, diklik tombol like, di-share, dan juga di-subscribe. See you guys. Thanks for watching and bye.
Yaaa, semoga ceritaku bermanfaat ya!
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV
Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.
– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
– Join menjadi keluarga Fanny disini:
https://www.youtube.com/channel/UCM4m4jzE3UG1yQWJQH59gjA/join
Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh
Music by Oneul: https://www.youtube.com/@oneul274
#tocaboca #tocabocaIndonesia #Fannyplays