ALUMNI ’85 SETOR IJAZAH ASLI KE DR TIFA & ROY SURYO. RISMON LAPORKAN MULYONO KE POLDA DIY! | OTR#969

Halo, halo. Apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Senang sekali kita ketemu lagi dalam off record membaca berita di balik berita dan ee kalau kita lihat berita-beritanya memang belakangan ini ee sangat kontras ya itu antara Pak Jokowi dengan Pak e Prabowo. Pak Jokowi dan anaknya ini sekarang juga kembali aktif e di ee muncul di media terutama media-media yang MBDed ke Pak Jokowi ini setelah berapa ya hampir 2 pekan kosong sekarang mereka ee punya banyak konten lagi gitu malah bahkan kemarin tu Pak Jokowi kan sudah pulang liburan sudah disambut oleh bahkan ada ada saya enggak tahu dari sekolah mana dan mahasiswa kuliah atau apa yang sampai bikin bikin apa ya itu semacam vokal grup atau happening art gitu di depannya Pak Jokowi terus ada yang bilang dari apa ini? Dari Universitas Kristen Imanuel. Oh, Kristen Imanuel. Ya, terus kemudian tapi para netizen dibilang, “Wah, ini bagian dari mahasiswa tapi kok jadi ternak Mulyono gitu ya. Tuh ramai banget juga.” Terus soal Gibran juga masih ee tetap ramai ya, Mbak Mbak Agif. Nah, Pak Prabowo sementara Pak Prabowo di luar negeri seperti biasa di kemarin yang di banyak fokus di Basilide ya itu hari kemerdekaannya i eh Prancis dan kita ini untuk yang kedua kalinya ada delegasi dari ee TNI kita gitu yang ikut Parade setelah sebelumnya di India itu ya itu ramai juga tapi juga soal ini Mbak Aki soal dikontraskan tempat kemarin topiknya juga sudah kita bahas juga ya soal antrian panjang itu mencari pekerjaan kan yang ada di Cianjur itu yang kemudian sekarang sudah ada penjelasannya apa yang terjadi dan kemudian orang juga tetap mengkontraskan itu dengan gaji para ee wamen sebenarnya bukan wamen aja Mbak kalau kita mau fair ya itu ada wamen wakil kepala badan terus kemudian juga staf khusus bahkan juga berter kan gitu sebenarnya oke apaagi apa lagi yang ditambah ya apa yang ditambahkan lagi Mbak selain itu ya update yang terbaru itu adalah pelaporan dari Dr. Rismanianipar di iya ini sebetulnya yang ditunggu-tunggu Mas Hersu karena memang setelah ee Rismot ini berhasil ee itu atas kuasa Allah juga ya saya rasa tiba-tiba ee apa Pak Kasmuo keluar dari rumahnya begitu kan yang dia pas juga ee siap untuk memvideokan itu semua yang akhirnya menjadi viral kala itu dan sebetulnya banyak sekali yang mempertanyakan ini kan berarti ee terjadi pembohongan publik begitu ketika Pak Kasm pada saat itu mengatakan saya bukan dosen pembimbing skripsinya dan saya juga bukan dosen pembimbing akademiknya apalagi disertai keterangan bahwa minimal 50 tahun itu yang bisa menjadi dosen pembimbing dan saya waktu itu juga pangkatnya masih ini masih 3B waktu itu masih 3B disebutnya betul. Iya. Dan ee kemudian ya sudah sangat jelas bahwa peristiwa tahun 2017 itu adalah fake begitu ya. Ee penyebaran kebohongan begitu. Nah, inilah yang kemudian dilaporkan oleh ee Pak Rismon. Nah, tapi jangan lupa pada hari Ahad dan Senin kemarin ada juga dua peristiwa yang sangat menarik ketika dokter Tifa itu dia akhirnya dia mengaku juga enggak tahu itu juga bagian nyebut tadi itu bagian dari enggak tahu skenario skenario langitan gitu yang katanya tiba-tiba ada ee para e senior di ee seniornya mereka karena mereka ni angkatan di bawahnya seperti Roy Suro dan sebagainya angkatan 91 gitu ya tidak angkatan 85 yang lulus dari sarjana Kehutanan loh ini Fakultas Kehutanan dia mereka memberikan ikan bendel kalau enggak salah disebutnya lima bendal gitu. Lima bendal itu lengkap itu ijazah terus kemudian transkrip nilai dan sebagainya itu yang sangat berbeda jauh dengan ijazah dan transkrip nilainya Pak Jokowi yang kalau ijazah itu patokannya tetap saja yang disampaikan yang diunggah oleh Dian Sandi Utama ya kader PSI. Kenapa itu yang selalu jadi patokan? Karena Pak Pak Jokowi sendiri kan sudah menyatakan bahwa itu itu sebenarnya ijazah dia yang asli itu sebenarnya yang di diunggah oleh Dian Sandi Utama gitu ya Mbak ya. Jadi itulah sekarang ini yang selalu jadi patokan ee Rismond eh Royo Suro dan kawan-kawan untuk membandingkan dan itu jauh banget dengan ijazah yang di mereka punya itu gitu. Termasuk juga ee ininya apanya jumlah SKS-nya segala macam ya. Transit nilainya juga beda banget. Dan kalau kemarin Pro Suryo yang kemudian menjelaskan karena kalau eh kalau dokter Vifa kan memang dia cuma mendapatkan buktinya tapi yang melakukan analisisnya kan kemudian Roy Surya dia mendapatkan lima perbedaan lah, lima kejanggalan dengan ijazahnya Pak Jokowi itu antara lain ada embors-nya, ada watermark-nya terus kemudian ada eh ada beberapa lima poin saya lupa persisnya yang menunjukkan bahwa ya ini ijazah ijazah UGM yang benar seperti itu gitu, bukan ijazah yang seperti ditunjukkan oleh Pak Jokowi. Ini ini menarik menarik juga, Mbak. Karena sekarang mereka semacamnya apa, ya? Kelihatannya mereka menantang alumni-alumni UGM yang lain. Karena ini kan ee kalau lima itu dari Fakultas Kehutanan. Artinya kalau mereka menyerahkan ijazah itu kepada dr. Tifa ya berarti mereka merasa mereka pasti enggak kenal dengan Jokowi dong. Asumsinya gitu ya, Pak kira-kira ya. Kalau mereka kenal mereka tidak akan menyodorkan ijazah dan transkripnya ke dr. Tifa untuk apa? Karena mereka sama bertemannya dengan Pak Jokowi. Saya sih logika saya mikirnya seperti itu, Mbak. di luar teknis-teknis ee apa pembuktian dan analisis seperti yang menggunakan ee error level analisis yang dilakukan oleh Dr. Roy Suroy dan Rismond. Jadi ini makanya kemudian mereka PD banget gitu siap tempur untuk menghadapi ee Jokowi karena kita tahu ya bahwa yang di Polda Metro Jaya itu itu bukan pembuktian ijazahnya karena itu akan ditarik ke kasusnya kalah pencemaran baik nama baik begitu ya. Terus kemudian menyebarkan HWK dan sebagainya fitnah dan H kan gitu Mbak Mbak Agi. Nah, dasarnya kalau Iya iya silakan. Iya sebetulnya bahkan sudah ada delapan bundel yang diserahkan. Iya ini perkembangan terakhir Masu. Jadi lima bundel diserahkan kepada Roy Suryo dan kemudian tiga bunda lagi itu diserahkan kepada dr. Tifa. Jadi drter Tifa mengatakan mendapatkan itu dari tanggal 8 sampai dengan 12 kalau tidak salah begitu pernyataannya begitu ya. ee tulisannya yang ada di X. Begitu Allah mengizinkan saya untuk mendapatkan sebuah ee seperangkat dokumen yang sangat penting bagi kasus ini, yaitu dokumen asli dari sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yang wisuda atau lulus tahun 1985. dan saya beserta beberapa teman menjemput sendiri ya dokumen yang sangat penting tersebut berupa satu lembar ijazah asli yang dikeluarkan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada tahun 1985 beserta dengan transkrip nilai dari yang bersangkutan dan dokumen itu sudah ada pada kami. Dan pada saat ee waktu dan tempat di mana kami menjumpai dokumen tersebut, saya sangat terperanjat, tercengang, dan mengucap syukur alhamdulillah karena dokumen-dokumen ini akan menjadi sebuah penjelasan yang sangat penting terkait dengan polemik ijazah yang sudah menjadi pertanyaan besar, kegelisahan besar bagi seluruh rakyat Indonesia selama selama kurang lebih 10 tahun. Dan ini adalah sebuah bukti, satu bundel bukti yang sangat otentik tentang bagaimana sesungguhnya dokumen dalam bentuk ijazah itu dikeluarkan oleh Universitas Gadjah Mada. Kenapa saya terperanjat? Karena ternyata ijazah sarjana atau yang kemudian bergelar insinyur pada waktu itu yang dikeluarkan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu adalah sebuah ijazah yang sangat indah. Indah dan sangat berkualitas. Artinya betul-betul selayaknya sebuah ijazah yang dikeluarkan oleh universitas terbaik ternama yaitu Universitas Gajah Mada. Dan saya ee sambil ee berdiskusi dengan ee teman-teman juga yang hadir untuk menjemput ijazah dan transkrip tersebut melihat bahwa ternyata Universitas Gajah Mada mempersiapkan ijazahnya dengan sangat bagus ya, sempurna dan paripurna. Artinya paripurna itu adalah bahwa ijazah itu dibuat sedemikian rupa. Sulit sekali dipalsukan ya karena kami hitung ada sekitar liaman ya yang ada pada selembar ijazah tersebut ya. Ee saya tidak bisa menyampaikan di sini karena ini adalah novum atau barang bukti yang sangat penting sehingga kami rahasiakan. Yang memilikinya pun juga kami rahasiakan ya. Nah, jadi ada lima layer pengaman ya yang tidak kami sebutkan ya di sini ya, tetapi nanti ee pada waktunya nanti akan kami sampaikan ya pada waktu yang tepat. Jadi, pertama ijazah UGM itu enggak main-main bentuknya, kualitasnya ya kesempurnaan dari bagaimana ijazah itu sulit sekali untuk di ee dipalsukan begitu ya. dan layer-layer itu adalah dihasilkan oleh sebuah karya cetakan yang pasti ee sangat ee sulit ya untuk dilakukan ee reproduksi ataupun di katakanlah dipalsukan begitu ya. Dan ini tidak serta-merta begitu saja. Ini rupanya kalau kita melihat dari sejak jarak pertama kali soal ee ijazah begitu ya dugaan ijazah palsu dari Pak Jokowi ini meruak begitu. Kenapa baru setelah berapa bulan ini berani gitu? Artin ada apa selama ini? Kalau saya mendengar dan saya alami sendiri ya pada tahun 2018-2019 saya ee datang ke sebuah pertemuan di ee Kebayoran Baru. Di situ datanglah alumni perguruan tinggi seluruh Indonesia begitu. Dan kemudian ee semua berbincang dari berbagai universitas dan kebanyakan memang universitas negeri begitu Mas. salah satu perwakilan mengatakan dari UGM ee laki-laki dia mengatakan bahwa saya ee hanya ikut saja tapi nama saya jangan disebut dan saya tidak berani. Kenapa? Kemudian dia menceritakan tentang ee berbagai macam intimidasi yang dia alami ketika dia speak up begitu dan ee ee ya otomatis dia ini anggota Kagama juga begitu. Dan kita terkejut, “Masa sih sampai segitunya?” Dan dia bilang terus, “Dan tidak hanya kepada saya begitu, itu juga kepada keluarga saya dan juga sampai ke orang tua dan mertua saya begitu yang mengintimidasi itu menyebutkan mereka.” Jadi, dia tahu ini ini ini. Itu yang membuat dia ketakutan. Tapi dia tetap berani untuk hadir di antara ee apa? alumni perguruan tinggi seluruh Indonesia ketika itu, Mas Sersu. Dan saya juga mewakili ee perguruan tinggi tempat saya walaupun itu bukan sebuah forum resmi ya, tidak ada perwakilan secara langsung perguruan tinggi negeri apalagi tidak akan berani begitu kan punya ijazah dong kalau gitu ya. Ee insyaallah i kalau diminta tunjakan berani ya. Oke. Ee jadi saya kira kita terusin aja ya untuk topik ini ya. tanggung ya kita ngomongin yang ini. Karena saya kira makanya solusinya kan kemarin ketika saya menyimak Ro Surya menyatakan bahwa saya sudah melakukan ee sudah dia melihat kan waktu ROR ee dia menyatakan saya sudah melihat apa ijazah-ijazah yang ada di apa di tangannya dr. A itu sudah kemudian sudah memeriksanya dan sudah menganalisisnya kan dia menyatakan begitu ya Rul dan dia menemukan tadi itu yang ada lima lima hal yang membedakan sekali dengan ijazahnya Jokowi. I dan kemudian rupanya kalau sudah delan berarti himbauan mereka untuk para alumni UGM untuk menyerah yang angkatan 85 ya yang lulusan 85 ya bukan angkatan 85 ya Mbak angkatannya 80 ya ini ya rata-rata ya betul tapi kan kalau dulu belum tentu 85 itu angkatan 80 ya karena dulu kan panjang kuliahnya ya enggak kayak sekarang gitu ya bisa aja tuh 79 78 kalau zaman dulu terus lulusnya tahun ’85 kan bisa begitu Mbak zaman segitu ya tapi pokoknya kita patokannya yang lulusan 85 kan yang harusnya jadi patokan bukan angkatan angkatannya jadinya betul bukan angkatannya. Betul bisa jadi dia angkatan masuk ke UGM tahun ‘8 79 bisa jadi demikian karena waktu itu banyak ya yang lulus 6 tahun 7 tahun bahkan lebih begitu. Bahkan apa dulu banyak yang ini enggak mereka tidak lulus S1 tapi mereka juga dapat gelar MA kan gitu mahasiswa abadi kan gitu kan. Mahasiswa abadi zaman dulu kan gitu ya angkatan zaman saya ke atas masih banyak tuh yang seperti itu kan gitu. Kalau sekarang kan belakangan enggak bisa harus harus 3 seteng tahun 4 tahun maksimal kan gitu-gitu ya, Mbak Aki. Nah, ini makanya ee saya menduga berarti sudah ada yang nambah lagi dong dari lima sebelumnya. Karena hari Ahad itu disampaikan ada lima. Sekarang kalau sudah delan kan mereka memang juga buka kan buka. Siapa silakan yang mau apa memberikan bukti-bukti silakan gitu. Dan saya kira kan ini mereka rupanya untuk membandingkan dengan apa yang dilakukan oleh Bares Krim pada waktu itu kan mereka katanya memeriksa tiga ijazah yang identik kan begitu ya Pakuitu ya katanya ke teman-temannya Pak Jokowi yang identik. Nah tapi kan kemudian orang seperti R menjawab ya identiknya dengan yang palsu ya sama-sama palsu jadi identik kan gitu. Nah ini menarik ini. Iya ya ini memang sangat menarik. coba kita identifikasi ya apa saja begitu dari lima hal itu begitu nanti ini pernyataannya Ro Suryo nanti kita bandingkan atau kita tambahkan dengan pernyataan dari droter Tifa begitu. Jadi kalau ee menurut Roy Suryo dia mengatakan saya sudah melihat dan memeriksa bahkan menganalisis bukti-bukti yang disampaikan ee dokter ee kandidat ee drter Tifa kan sekarang sedang menempuh S3 ya. Tifauzia Tiasuma ini valid. ada lima layer eh pengaman dari setiap ijazah dari UGM terutama yang eh lulusan tahun 5 yaitu yang pertama watermark di seluruh bidang ijazah yang dicetak di Antarkas dan ini sudah dinyatakan juga oleh ee mantan rektor ee Prof. Sofyan Effendi kalau tidak salah. Terus kemudian juga ada yang dari mm teknik geologi saya lupa namanya tapi dia yang profesor itu yang profesor dari e University London. Iya. Dan dia memperlihatkan ijazahnya juga bahwa ee cuman karena fotokopi begitu ya hitam dan putih jadi tidak terlihat dan apalagi kalau di media sosial tuh gambarnya terlihat kecil jadi tidak terlihat itu ee apa watermark yang memenuhi. Jadi, watermark itu misalnya Universitas Gadjah Mada, Universitas Gadjah Mada sampai ke bawah begitu kan. Nah, terus kemudian juga yang kedua embos logo UGM yang posisinya rahasia dan embosnya menembus sampai kertas belakang yang artinya embosnya ada muncul gitu ya, Mbak ya? Muncul depan belakang gitu ya. Iya. Iya. Kalau kalau embos itu dia akan muncul dan kemudian kalau kita raba bagian belakang maka grenjel-grenjel. Grenjel-grenjel bahasa Indonesianya apa? Tidak rata begitu kan. ee karena sebagian dari kertas itu ee menonjol begitu di sisi sebaliknya. Dan kemudian yang ketiga adalah ada benang kertas. Nah, ini seperti pengaman ee pada ee mata uang kita. kertas eya ee uang uang kertas kita kan biasanya ada ada benang pengamannya seperti itu ya Masu itu teknologi yang canggih pada saat itu. Kemudian yang keempat logo dengan tinta tertentu yang bleber sampai kertas bagian belakang yang artinya kalau kita balik ijazah itu maka akan terlihat ada tinta tertentu itu yang pasti terlihat berbeda dari lembar kertasnya begitu. He. Dan kemudian yang kelima, Materai dengan lima dengan nilai tertentu yang berlaku untuk ijazah 198. Tapi dirahasiakan ya. Kenapa nilai tertentu disebutnya ya? Masih dirahasiakan karena ini sepertinya untuk ee apa? Membedakan antara senjata pemungk nanti ya. Senjata pemungkas di pengadilan lah kira-kira begitu ya. Iya. Nah, karena ini pasti yang nanti kalau seandainya naik ke penyidikan kemudian semuanya sudah ee P21 semuanya kemudian ee terbuka sidang pengadilan ini yang akan dijadikan bukti. Nah, untuk khusus untuk materi ini ee mereka yang jadi pembanding ijazah Pak Jokowi itu kan materainya sama Masu dengan materainya Pak Jokowi begitu. Jadi ee tentunya kalau disebutkan seperti ini berarti materainya beda begitu. Beda. Iya. Saya juga menci itu. Oke. Nah, jadi ini ini menarik ini nantinya karena kan kita lihat bahwa sangat terlihat Pak Jokowi itu sangat menghindari untuk menunjukkan ijazah itu sampai sekarang kan masih terlihat seperti itu. Kalau dulu tadi kan dia mereka selalu nyatakan nanti hanya perintah pengadilan gitu yang yang ya mereka akan menunjukkan. Tapi kalau kita belajar dari kasus kemarin yang di pengadilan Solo ketika ee di masa mediasi kan mereka diminta untuk menunjukkan ijazah itu dan Pak Jokowi memilih untuk tidak menunjukkan itu dan di deadlock kan dipilihnya dia gitu deadlock ya tidak hadir hanya diwakili kuasa hukum dan tidak menunjukkan hanya fotokopi lagi yang dibawa i nah tapi kemudian kelihatannya ee Pak Jokowi kalau kalau ini enggak bukan semesta yang mendukung tapi pengadilan masih mendukung karena kemudian kasusnya ditolak dengan alasan tidak tidak berwenang untuk mengadili itu kan gitu pengadilan negeri. Jadi loloslah Pak Jokowi. Padahal sebenarnya kesempatan pertama Pak Jokowi harus menunjukkan ijazahnya itu di situ kan begitu ya Mbak ya. Nah, sementara kalau di ee di Polda Metro Jaya jelas yang disampaikan seperti dikatakan oleh diulang-ulang oleh Roy Suryo disampaikan oleh Kepala Bidang Humas eh Polda Metro Jaya Kombes AD Ar Ari Samriadi ya bahwa itu fotokopi yang dibawa itu bukan karena kan di diuntel-untel gitu apa iya diuntel-untel apa sih diuntel-untel ya pokoknya ditekuk-tekuklah gitu ya. Ini rasa bahasanya kurang pas nih tekuk-tekuk ini. Dan itu pasti bukan ijazah asli. Karena kalau ijazah asli kan tebal apa dan saya enggak mungkin seperti itu. Jadi sudah pasti sesuatu yang tidak berharga gitu. Dianggap tidak berharga sehingga diperlakukan seenaknya. Iya. Jadi saya kira ee ini kelihatan sampai kapanpun tidak akan tidak akan ditunjukkan ini karena ya tidak akan sampai ke persidangan artinya ya. Tidak akan persidangan. Memang gini saya sepakat itu ya. Banyak juga orang yang bilang kan kita sendiri juga sempat mendeklare kemarin kemarin-kemarin kenapa kita terlambat termasuk yang membahas salat ijazah palsu ya Mbak Agi karena kita jujur saja pada waktu itu juga masih mempertanyakan sejauh mana sih ijazah palsu ini apa ini kah bukan cuman sensasi saja gitu tapi saya kira sekarang makin banyak orang seperti kita gitu yang tadinya ya sebagai wartawan kita memang harus skeptis ya Mbak Agi untuk melihat segala sesuatunya gitu ya ee tapi sekarang kelihatannya semakin banyak orang yang juga skeptis seperti kita semakin kok kayaknya iya ya benar ya ijazah ini memang kan jadi begitu sekarang ya dan dan barisan itu semakin besar itu Mbak AI jadi saya kira berat ini Pak Jokowi membangun public opini gitu walaupun dibantu oleh pengacara katakan dibantu oleh polisi kemarin di bar es krim dan sekarang kalau sekarang dibantu di Polda ee saya kira ee polisi juga lama-lama ee mereka juga tidak mau dong mempertaruhkan reputasinya itu kalau terus-menerus ternyata memang ini ya kalau dengan asumsi bahwa ijazah Pak Jokowi itu tidak tidak asli pasti mereka juga enggak mau jadi tumbal itu karena Kan sekarang juga terlihat tanda-tanda ee mulai beralihlah kekuasaan itu. Walaupun kita selalu menyebut jangan terlalu cepat menyimpulkan itu. Pak Pak Prabo, Pak Jokowi masih berkuasa orang-orangnya masih bisa banyak masuk di apa di komisaris kan begitu ya Mbak Ai. Tapi tetap saja kelihatan bahwa tidak sepenuhnya seperti dulu Pak Jokowi itu bisa meng-handle kekuasaan, bisa mengendalikan kekuasaan gitu. Iya. Ya, memang sekarang kuncinya adalah secepatnya ganti Kapolri. Karena kalau seandainya tidak secepatnya ganti Kapolri, maka kondisinya akan sama saja karena ini adalah kepanjangan tangan dari Jokowi begitu. Dan ee orang menjadi tidak percaya kepada keadilan, kepada hukum ee akan membahayakan pemerintahan Prabowo saya rasa ya. toh cepat atau lambat listiosigit ini juga pasti diganti dan orang yang kemudian sekarang menjadi ee orang yang harus ee apa membela atau mempertahankan pernyataan bahwa ijazah Jokowi asli. Apapun hasil analisa mereka, kita tidak tahu dapurnya mereka itu ya nanti suatu saat ketika Pak Kapolri ini sudah tidak menjabat lagi digantikan dengan yang lain, ini akan menjadi sangat berbahaya untuk karirnya saya rasa. Walaupun orang bisa saja mengatakan, “Iya, tapi kan sudah dapat sesuatu yang lain gitu, tidak jabatan, tidak karir gitu. Tapi apa iya akan mempertaruhkan itu?” Begitu. Nah, coba kita lihat apa yang dikatakan oleh drter Tifa nih. Ee dia melakukan kpers Mas Herzu tentang ee apa? Dia menerima tiga bundel ijazah dan transkrip. Dan kemudian ini pernyataannya eh ditulis di X ya, Bundel ijazah asli UGM. Melalui konferensi pers bersama tim kuasa hukum dr. Tifa, Anda bisa mendengarkan bahwa Dr. Tifa sudah menemukan tiga bundel dokumen ijazah asli transkrip asli UGM yang diterima oleh dr. dalam kurun waktu 9 sampai 12 Juli 2025 mulai tanggal 9 ditambah dengan lima bundal dokumen mahasiswa UGM yang diterima oleh Mas Dr. KRMT Roy Suryo. Jadi di tangan kami ada delan bundel dan untuk diketahui bahwa ijazah transkrip dan beberapa dokumen yang kami terima sangat berbeda pakai caps apa capslock ini. Huruf besar. Iya, huruf besar sangat berbeda dibandingkan dengan ijazah transkrip dan dokumen-dokumen lain yang direpresentasikan oleh Bares Krim tanggal 22 Mei 2025 lalu. Eh, yang bisa dilihat di big screen ketika itu. Berdasarkan keterangan Pak Bitor Suryadi, politikus PDIP bahwa ijazah Jokowi dibuat di Pasar Pramuka tahun 2012, maka tidak heran jika sangat berbeda huruf besar lagi. Sekali lagi saya tekankan UGM sebagai universitas ternama di Indonesia pasti membuat ijazah sedemikian rupa sangat sulit dipalsukan. Hanya orang konyol dan bodoh saja yang berpikir bahwa ijazah UGM bisa dipalsukan, apalagi dibuat di pojokan pasar. Pihak UGM jangan ikut-ikutan bodoh dan konyol dengan menyatakan bahwa ijazah pojokan pasar itu adalah betul keluaran UGM. Berdasarkan keterangan Pak Bitor, beliau juga sudah menemukan siapa pelaku pembuat ijazah. Nanti Bitor dikabarkan akan ada videonya sendiri begitu menurut ee dr. Tifa. Nah, kemudian ini lagi Mas Ersu ini keterangan ini salah satu bukti ini kunci ini saya rasa ya. Ee dia mengunggah pada unggahan yang lain dari droter Tifa bukti transkrip abal-abal. Nah, inilah transkrip ini juga yang dilaporkan. Transkrip Nilai Asli Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM lulus 1985 yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri dan buktinya ada pada saya. Berbeda 180 derajat dengan transkrip nilai mahasiswa dalam tanda kutip yang ditunjukkan Bares KKRIM tanggal 22 Mei 2025. Berarti yang ditunjukkan bares krim transkripnya siapa? Itu kan pertanyaannya. Dan kemudian dilanjutkan lagi, transkrip nilai asli seorang mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM lulusan 1985, jumlah SKS-nya 161 SKS. Clear nih ya. ee ee sebenarnya hampir di semua perguruan tinggi ee seperti itu sekitar 160-an bukan 122 SKS plus 88 SKS sehingga jumlahnya menjadi 210 SKS seperti transkrip nilai abal-abal yang diperlihatkan barrim. Wah, jauh sekali begitu. Ini kuliahnya harus menambah berapa semester kalau SKS-nya harus 210? Ee untuk fakultas kehutanan pula ya, fakultas yang ee ya ee regulerlah seperti ee fakultas yang lain seperti pertanian misalnya. Transkrip nilai asli di lembar dokumen yang sangat berkualitas seperti layaknya dikeluarkan oleh universitas terbaik seperti UGM. Nilai dibuat dengan mesin ketik manual yang rapi seperti layaknya tahun 1985. Iya. Sepertinya eh transkrip yang diperlihatkan oleh Bares Crim kalau saya zoom in begitu mesin ketik yang digunakan seperti yang lompat-lompat gitu sehingga terlihat tidak rapi. Nilai tidak ditulis dengan ambadul seperti transkrip nilai abal-abal ini. UGM Universitas ternama masa transkrip nilai macam universitas ruko begini tanya dr. Tifa yang benar aja transkrip nilai asli rapi sekali UGM sekalilah. Saya pada waktu gelar perkara kemarin ingin membantu bar krim. Mm sepertinya begitu ya maksudnya dr. Tifa ini. Dokumen-dokumen yang Anda pakai sebagai barang buktinya salah atau mungkin palsu. Sayangnya bares krimnya sudah defensif duluan. Kemudian juga sambil menyertakan ee screenshot dari ee CNN ini saya rasa. Iya betul. eh eh screenshot dari CNN yang ee menayangkan ketika itu bareskrim menayangkan juga transkrip nilai dari Pak Jokowi begitu. I ya ini makin seru sih kelihatannya ya ee kalau kita lihat perkembangannya. Jadi sebenarnya ini kalau seperti Anda sebutkan tadi polisinya lebih bisa independen dalam soal ini gitu ya. masih tidak dibawa pengaruh akan akan ee lebih cepat gitu apakah betul ini asli atau palsunya itu akan segera terbukti ya. Tapi lagi-lagi kalau saya membaca atau mengamati opini publik ya orang malah makin percaya ini sekarang terhadap Roy Suryo eh dr. Tva dan Rism ya kendati mereka sendiri ini kan kalau di kalangan barnya Pak Jokowi ini benar-benar mereka diarahkan mereka ini segera masuk penjara begitu ya karena ee kasusnya nanti kira-kira sama dengan dengan apa yang terjadi pada Bambang Tri dan eh Sugi Nur Raharjo ya Gus Nur itu yaul karena masalahnya bukan berkaitan dengan soal ijazah itu tapi berkaitan dengan fitnah dan dengan soal H kan gitu tapi kan logika saya menyatakan loh kalau kemudian terbukti misalnya ijazahnya palsu kan enggak ada yang fitnah dong berarti kan gitu. Nah, ini kan jadi kayaknya apa ini saling ee ini adu adu adu kuatlah gitu ya ee dari Pak Jokowi adu adu cerdik dia bagaimana memanfaatkan ee aparat penegak hukum sementara ee ee tror dan kawan-kawan ini adu bukti gitu yang dia semakin meyakinkan ke publik gitu. untuk sementara ini kalau bacaan saya ya mungkin ee mungkin ini ee saya saya berharap ee saya enggak enggak yakin ini cukup objektif. Publik opini jauh lebih berpihak pada Roy Surio dan kawan-kawan ketimbang Pak Pak Jokowi dan polisi. Jelas Masus beberapa media itu juga membuat polling ya walaupun polling itu tidak mencerminkan keseluruhan karena itu kan hanya diikuti oleh jangan survei ya jangan survei tapi ya. Iya, ya. Tapi di situ terlihat betul ketidakpercayaan kepada Pak Jokowi itu besar sekali dan pembelaan terhadap Roi Suryo dan kawan-kawan itu makin makin tinggi begitu Mas Hersu. Dan ee kalau kalau seandainya kita melihat ini kan e dari aduan dari aduan Rism Sianipar, Dr. Sianipar ahli e forensik digital atau digital forensik ke Polda DIY itu kan sangat jelas ya karena Jokowi dianggap melakukan ee pembohongan pembohongan publik ya. He he. Pembohongan publik yaitu bahkan dia membawa tiga bukti yaitu berupa video selain selain bukti yang lain ya ee yaitu pada tahun 2017 oleh pengacara e Pak Andika dari kantor pengacara Dr. Muhammad Taufik and Partners di Solo ya mendampingi saya untuk melaporkan Joko Widodo atas dugaan menyebarkan berita bohong ya terkait dengan ee dosen pembimbing akademi dan dosen pembimbing dan atau dosen pembimbing skripsi ee Pak Jokowi. Karena pada tahun 2017 kita tahu semua di UGM, di Fakultas Kehutanan UGM ada dialog ya itu semua media menyiarkan ada dialog antara Pak Jokowi dengan Pak Kasmujo. Di dalam dialog tersebut ya Pak Kasmujo berdiri di samping Pak Jokowi dan Pak Jokowi itu menerangkan bahwa beliau bolak-balik menghadap Pak Jok Pak Kasmujo dan Pak Kasmujo itu galak. galak dan di situ terjadi bimbingan meskipun tidak secara eksplisit dikatakan ee skripsi, tetapi di akhir dialog tersebut Pak Jokowi mengatakan bahwa terima kasih Pak Kasmujo, atas bimbingan Bapak e saya bisa menyelesaikan skripsi dan saat itu publik semua bahkan wartawan, jurnalis menyimpulkan dan menuliskan bahwa Pak Kasmjo adalah dosen pembimbing skripsi dari Pak Jokowi. Tetapi 2025 ya bergulir ee dalam waktu 2 e 8 tahun ya Pak Jokowi meralatnya bahwa dikatakan Pak Kasmuj bukan dosen pembimbing skripsi tetapi dosen pembimbing akademik beliau. Di tahun yang sama saya sendiri mewawancarai menjumpai Pak Kasmujo. Dan dikatakan di situ bahwa beliau bukan dosen pembimbing akademik maupun bukan dosen pembimbing skripsi dari Pak Jokowi. itu dikonfirmasi sendiri juga ya oleh ee jurnalis Kompas TV ya, Bung Dipo dan mengatakan bahwa apa yang dikatakan Pak Kasmujo, yang dia dengar, yang dia wawancarai sama jawabannya ketika saya mewawancarai Pak Kasmujo. Begitu. Jadi sekarang pertanyaannya ya kita harus tahu ya. Makanya kita laporkan dugaan penyebaran berita bohong. Dan ingat pada saat itu konteksnya adalah Jokowi masih seorang presiden tahun 2017. Harusnya sebagai presiden yang merupakan tiang moralitas bangsa itu tidak boleh menyebarkan berita bohong. Harus jujur begitu loh ya. Oleh karena itu kita akan laporkan karena kita mengenal prinsip equality before the law ya. asas persamaan di depan hukum. Oleh karena itu, Pak Jokowi kami persilakan kami menerima laporannya di Polda Metro Jaya. Saya ya didampingi ee pengacara Pak Andika melaporkan Pak Jokowi terkait tadi bantahan Pak Kasmuj dan terkait juga dengan lokus deliktinya yaitu di UGM Yogyakarta. Begitu. Dan ini ee kejadiannya ada di Fakultas Kehutanan UGM itu sendiri begitu yang beberapa kali Rism ini mondarmandir mondarm mandir ke Fakultas Kehutanan UGM untuk melakukan ee investigasi dan melakukan dokumentasi, membuat dokumentasi dan video yang dilampirkan sebagai barang bukti ke Polda DIY yaitu adalah video tahun 2017 yang jejak digitalnya itu sangat ee apa ya? sangat banyak sekali karena hampir semua media itu yang memiliki akun Instagram, Twitter apa dan sebagainya itu mengunggah itu yaitu di mana Pak Kasmuo ketika itu dikatakan saya bolak-balik bolak-balik konsultasi ee galak sekali tapi alhamdulillah akhirnya saya bisa menyelesaikan skripsi tidak perlu Pak Jokowi mengatakan bahwa ee Pak Kasmujo adalah dosen pembimbing saya tapi kalau bolakbik bolakbalik dan akhirnya bisa menyelesaikan skripsi artinya dialah Pak dosen pembimbing skripsi. He. Dan di ee ketika kemudian Pak Kasmujo mengatakan ketika ini ee apa menjadi ramai, Pak Kasmjo mengatakan saya bukan dosen pembimbing skripsi. Dosen pembimbing skripsinya adalah Profor Ahmad Sumitro. Ketika itu Jokowi ketika diwawancara mengatakan, “Ya memang bukan pembimbing skripsi. Eh saya eh Pak Kasmojo adalah dosen pembimbing akademik begitu. Dan ternyata Pak Kasmojo ditemui oleh Rismon sendiri mengatakan eh secara jelas bukan dosen pembimbing skripsi maupun bukan dosen pembimbing akademik. Padahal Yakub Hasibuan anak dari eh Oto Hasibuan ee di media televisi dan jejaknya sekarang juga rekamannya ada di mana-mana dia mengatakan kan sudah dijelaskan Kasmunjo bukan pembimbing skripsi tapi pembimbing akademik. Itu Yakub Hasibuan sendiri yang mengatakan. Tapi setelah akhirnya dibantah oleh Kasmujo, kicap istilah anak sekarang, mereka langsung terdiam dan tidak ada klarifikasi bagaimana Yakob Asibuan juga menyebutkan itu tapi ternyata salah begitu. Nah, pembohongan publik ini kalau saya masih ingat, Pak Sesu, ternyata memang ee alam itu bekerja ya, reaksi alam dan kemudian juga pekerjaan langit ini saya rasa ya ditunjukkan ee bagaimana dulu kalau ini ee saya diingatkan kembali oleh netizen terutama bagaimana dulu ee ee HRS itu dikuyo-kuyo dan kemudian akhirnya dia ditahan begitu dengan alasan ini juga melakukan pembohongan publik ya. Oh iya. I ya. Dia menyatakan dia sehat ya pada waktu itu ya. Iya, cumanitu hanya itu saja begitu supaya dan dia dirawat di rumah sakit Umi kalau tidak salah ya di Bogor. Salah satu alasannya adalah supaya itu dalam keadaan masa COVID ya ee tahun 2020 di mana COVID itu sedang tinggi-tingginya supaya mereka ee apa jadi jemaahnya gitu ya dari HRS ini supaya tidak datang ke rumah sakit. yang kita tahu memang ketika itu posisinya sedang menjadi apa ya? Tokoh perlawanan begitulah ya. Iya. He. Dan ee magnetnya sangat kuat sekali sehingga kalau orang mengetahui terutama emak-emak HRS sakit bisa jadi mereka akan datang situ dan itu menjadi persoalan lagi. Dan ketika itu dia didakwa dan kemudian ee apa nama namanya akhirnya di ditangkaplah begitu ya. Ee dan akhirnya ini dengan dakwaan menyebarkan berita bohong. Dan sekarang beberapa tahun kemudian berbalik Rismon Sianipar ee laporannya laporkan itu ya menyebarkan berita bohong ini luar biasa sekali. Oke, mari kita ee juk panjang ini ngomongin Pak Jokowi. Belum lagi tadi ngomongin dari rumahnya dan sebagainya yang datang kemunculan dia sekarang ini lagi ya. Dan sekarang sudah mulai banyak wawancara lagi dia, Mbak. Sudah berapa kali wawancara ya dengan dengan dengan media gitu. Oke, kita mau pindah masih ngelanjutin itu atau kita mau pindah ke topik berikutnya? Hm. Ini ee ini tentu satu sedikit saja ya, Mas Ersu tentang Taiman, yaitu mantan rektor dari mantan rektor dari Mustopo. Ini rupanya ada ee Mas mungkin menerima juga ya. Dilaporkan dia dilaporkan dia dilaporkan ke Direskrim Polda Metro Jaya ee tentang gelarnya yang ee rupanya mahasiswanya karena bingung gitu ya. Karena ini namanya FAMF saya pikir apa ya? Ternyata forum aksi mahasiswa begitu. Dan ini ramai juga di berita karena ini mengikuti juga sebelumnya kan e paiman ini melaporkan eh Bitor Suryadi, Roi Suryo, kemudian Rismon Sianipar dan kabarnya juga Hermanto yaitu eh ketua pembina yayasan dari eh perguruan tinggi Prof. Dr. Mustopo Beragama tersebut. Begitu yang memang berseteru dengan ee dengan Paiman yang dikatakan bahwa Paiman kalau dari pihaknya Pak Hermanto ingin mengambil alih begitulah. Nah, Hermanto ini adalah keponakan dari ee ee keponakan dari Pak Mustopo yang sudah almarhum ini ya. Betul. Iya. Jadi kita tunggu saja tidak hanya Pak Jokowi saja tapi juga kroni-kroninya ini memang sedang dalam masa turbulensi gitu ya Mas saat ini. Heeh. I oke. Ee kita pindah ke topik yang mana nih yang Mbak Agi? Oh sedikit saja ya. Mungkin Mas juga sudah bahas yaitu soal lowongan kerja yang di Cianjur itu sedih betul melihatnya. Iya. Iya. Iya. I itu mau dibantah gimana ya kita kalau ngomong kayak gitu ya. Ee kemarin kan ada Anda bahas juga yang katanya enggak kompatibel gitu ya bahwa eh apa enggak kompeten banyak tenaga kerja kita enggak kompeten terus. Tapi kemudian orang juga bahas memang wamen-wamennya kompeten dengan denganan komisaris. Relawan-relawan yang menjadi komisaris dengan gaji ratusan juta itu apakah juga kompeten? Iya. I itu kan luar biasa dan ini di Bali kan. Nah, gimana gimana yang di Cianjur ini toko apa ini sebenarnya? Toko yang disebut kemarin kan toko retail ya. Toko retail yaitu ada toko pakaian, mainan, ee food juga makanan begitu Mas dan rupanya sedang berkembang. Toko ini tidak hanya ee di di yang eksis tapi juga akan ada cabang-cabang di mereka ini hanya membutuhkan 50 orang karyawan, tapi yang datang itu sampai ribuan. Dan ini membuat pihak ee manajemen itu ee apa meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kegiatan walking interview di hari ini. Ini kemarin ya unggahan sebenarnya mereka juga pasti enggak duga juga ya seperti itu ya tidak menduga dan ini mencerminkan keadaan Indonesia saat ini. Ini harus ee moga-moga anggota DPR dan juga Pak Prabowo dan semua jajarannya melihat ini ya. ini tidak hanya terjadi di Cianjur, terjadi di semua tempat. Dan ee sekarang sedang diserbu Instagram-nya karena banyak sekali yang kecewa rupanya sudah mulai ada yang diterima dan yang belum dipanggil by phone begitu ya. Pemberitahuan mereka menanyakan sepertinya saya tidak bisa masuk, sepertinya saya tidak lolos. menyedihkan sekali melihat anak-anak kita ini. mabuk juga mereka kalau mau nerima ribuan itu semua bagaimana menyeleksinya kan ini iya jujur aja kan ini juga ee bukan ya bukan kita meran ini enggak perlu skill yang khusus gitulah ya Mbak ini cukup betul sebagai pramuni aja ya anak-anak SMK yang bisa dilatihlah oleh mereka gitu ya paling kan seperti itu ya tapi ya itu realitasnya bayangkan berapa Pak 50 yang dibutuhkan tapi yang datang ribuan begitu ya dan Iya iya dan mereka mirip Jokowi loh mereka ini pakai baju hitam putih hitam putih tangannya juga digulung karena panas kalau mereka itu. Cuman beda dengan Jokowi dia nutupinnya. Kalau Jokowi kan tangannya dipanjangin pakai topi. Kalau yang ini mereka tutupin kepalanya pakai amplop coklat karena panas banget kan gitu. Iya. Semoga adik-adik ya segera mendapatkan pekerjaan ya. Kita doakan semuanya dari jauh semoga ekonomi makin membaik. Membaiknya ya kalau Pak Prabowo tidak mengikuti Pak Jokowi lagi Pak. Iya. Iya. Oke, Mbak AI. Kita kelihatannya bahas itu aja hari ini ya, Mbak Agi. Sampai ketemu lagi besok. Ee tetap semangat ya, tetap semangat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

SUBSCRIBE dan bunyikan loncengnya agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru!

======

SUBSCRIBE CHANNELS Group:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ

Hersubeno Point
https://www.youtube.com/@HERSUBENOPOINTFNN

MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A

#OffTheRecord #SalamNolPersen #SalamAkalSehat #MembacaBeritaDiBalikBerita