REAKSI PANAS LEGENDA & SUPORTER MALAYSIA, JUJUR KAMI MALU, INI BELUM JUPA INDO SUDAH DIBANTAI !!!
Vog. Let’s go. 20-0. 20. Let’s go. Perlawanan yang sangat-sangat menyedihkan untuk aku, Guys. Negaraku kalah, Guys. Okey, memang aku sangat sedih. Serius aku sangat sedih, aku sangat kecewa. Aku sangat marah, Guys. Kerana Malaysia kalah. Ya. Aku tak sangka guys Malaysia akan kalah 2-0 kepada Filipina di mana aku menjangkakan kita akan menang. Malaysia akan menang 3-0. Okey kalau kita tengok statistik ya kalian dapat baca ya statistik di sini memang Malaysia menguasai permainan. Okey 70%. Okey, percubaan percubaan tepat, sepakan sudut, semua Malaysia menguasai. Tapi tak ada gunanya jika kalah, jika tak ada gol. Filipina hanya melakukan taktikal bertahan dan counter attack dan mereka menang. Jadi, satu kekalahan yang sangat memalukan. Serius guys, satu kekalahan yang sangat memalukan untuk Malaysia. Walaupun aku orang Malaysia, tapi aku sangat sedih dengan corak permainan yang ditunjukkan oleh anak muda Malaysia ini, Guys. Banyak lagi yang perlu perlu diperbaiki. Lawan Filipina aja udah kalah, bagaimana nanti nak lawan King Indo? Ini soalan yang serius ini. Aku bukan bercanda, Guys, ya. Kepada orang Malaysia yang mungkin menonton, kita kalah lawan Filipina. Bagaimana nanti kita lawan King Indo? buat lu ya. Enggak apa-apa, Bro. Lu udah berjuang dan semoga next game bisa menang ya. Makasih ya, Bro. Dan buat lu, ya barusan kalah 2-0, tutorial gol ada di sini Aji. Tutorial gol ada di sini ya. Tutorial gol ada di sini ya. Tutorial go ada di sini ya. Tutorial gol ada di sini ya. Gua menang 80 ya, bukan kalah 2-0. Ji emang dia sok, Bang. Padahal masih sekelas gua. Jalah di pertandingan pertama saja lawan Filipina mereka keok 2-0. Bahkan secara permainan pun mereka tidak bisa buat apa-apa melawan Filipina. Berbeda dengan Indonesia lawan Brunei. Wah gila Indonesia terlalu perkasa, terlalu adidaya dan ya kita lihat Indonesia bisa cetak 8 gol dan Brunei Darussalam tanpa satu gol pun ke gawangnya Indonesia. Optimis yakin bos daripada yang di sana sudah yakin menang tapi ujung-ujungnya kalah juga itu. [Musik] Di panggung begah Asia Tenggara. Sebuah cerita ironi yang paling kejam baru saja ditulis. Saat langit Jakarta bergemuruh oleh sorak-sorai kemenangan, sebuah keheningan yang memekahkan telinga justru menyelimuti Kuala Lumpur. Ini bukan sekadar tentang sepak bola, ini adalah tentang harga diri, tentang realita pahit yang menampar, dan tentang bagaimana satu malam bisa mengubah peta kekuatan secara drastis. Ketika Garuda Muda terbang tinggi dengan pest gol tanpa balas, Harimau Malaya yang katanya garang itu justru tersungkur malu digilas tim yang bahkan tak mereka perhitungkan. Pertanyaannya kini bukan lagi siapa yang akan menang, tetapi seberapa dalam luka yang akan terus menganga bagi negara tetangga. Pesta pora itu dimulai di jantung Indonesia Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa tanggal 15 Juli tahun 2025. Puluhan ribu pasang mata menjadi saksi saat tim nasional Indonesia U-23 memulai kampanye Piala AFF U-23 dengan cara yang paling superior. Lawannya Brunei Darussalam dibuat tak ubahnya tim latihan yang dipaksa meladeni permainan level elite. Gol bersarang telak sebuah deklarasi perang yang tak main-main dari skuad asuhan Garet Van Denberg. Namun apakah kemenangan ini hanya sekadar angka di papan skor? Oh, tentu tidak. Ini adalah sebuah pertunjukan dominasi, sebuah simfoni serangan yang membuktikan bahwa era baru sepak bola Indonesia telah benar-benar tiba meninggalkan para rivalnya yang masih terlelap dalam kejayaan masa lalu. Di tengah gemuruh tepuk tangan untuk gol-gol dari Raihan Hanan, Arkan Fikri. Sebuah kabar datang dari arena lain yang terdengar seperti lelucon pahit. Rival klasik, tetangga yang selalu merasa di atas angin, Malaysia ternyata sedang menjalani mimpi buruk terburuk mereka. Di saat para pendukung Garuda merayakan setiap gol dengan euforia, para suporter Harimau Malaya yang biasanya begitu lantang di dunia maya kini mendadak senyap 1000 bahasa. Apa gerangan yang terjadi hingga membuat seekor harimau perkasa bisa dipermalukan oleh tim sekelas Filipina dengan skor akhir 2-0? Inilah puncak dari segala ironi. Filipina, tim yang seringki dianggap sebagai pelengkap di turnamen ini memberikan pelajaran berharga tentang apa itu persiapan dan strategi. Dua gol tanpa balas adalah bukti nyata bahwa nama besar tidak lagi menjadi jaminan. Para pendukung Malaysia yang mungkin sudah menyiapkan narasi kemenangan dan ejekan terpaksa menelan ludah mereka sendiri. Ke mana perginya suara gemuruh ultras malaya yang konon bisa mengguncang stadion? Malam itu suara mereka seolah lenyap tergantikan oleh bisik-bisik kekecewaan dan realita menyakitkan bahwa tim mereka tampil gugup tanpa arah dan yang paling memalukan kalah kelas. Namun di tengah keheningan yang menyiksa itu, satu suara legendaris justru memberanikan diri untuk berteriak paling kencang. Bukan teriakan dukungan, melainkan sebuah amukan kejujuran yang menelanjangi semua kebobrokan timnya sendiri. Dia adalah Safi Sali. Sang mantan pahlawan yang kini tak tahan lagi melihat juniornya menjadi bahan tertawaan. Apa yang diucapkan Saveali bukanlah sekadar kritik, melainkan sebuah tamparan keras yang mendarat tepat di wajah federasi dan para penggemar yang terlena oleh ilusi. Baru hadapi Filipina saja kalian sudah gugup dan kalah 2-0. Begitu petikan kalimat pedas Safi Sali yang dikutip oleh Metro Malaysia. Nada bicaranya serius penuh kekecewaan yang mendalam. Lalu bagaimana kalau nanti bertemu Indonesia yang secara kualitas permainan memang lebih baik dari kita? Lanjutnya sebuah pertanyaan retoris yang seolah menampar dua kali. Save tanpa ampun membongkar borok timnya. Minim persiapan, minim jam terbang internasional, dan yang terparah bermental kerupuk. Ia melihat para juniornya panik setelah kebobolan satu gol. sebuah penyakit kronis yang menurutnya akan menjadi bencana besar saat menghadapi tekanan puluhan ribu suporter fanatik di Jakarta. Pernyataan save ini tentu saja memicu polemik. Namun bagi penikmat sepak bola yang objektif, ini adalah sebuah kejujuran yang menyegarkan. Sementara sebagian warga Malaysia mungkin menganggapnya sebagai pengkhianat. Netizen Indonesia justru memujinya sebagai seorang legenda yang dewasa dan realistis. Save tidak membenci. Ia hanya mengingatkan. Sebuah peringatan yang mungkin sudah terlambat. Sementara para petinggi FM dilaporkan menggelar rapat darurat untuk menyikapi kritik, timnas Filipina justru bergerak cepat. Apa langkah cerdas yang mereka ambil setelah melihat Indonesia membantai Brunei? Jawabannya adalah spionase, ya. Anda tidak salah dengar. Pelatih kepala Filipina, Ernesto Guevara Junior tidak mau membuang waktu. Ia mengirim dua staf teknisnya langsung ke tribun VVP Gelora Bung Karno. Mereka bukan untuk menonton tetapi untuk bekerja. Dengan buku catatan dan kamera di tangan, mereka merekam dan menganalisis setiap pergerakan skuad Garuda Muda. Gu Fara tahu kemenangan telak 5-0 atas Brunei dan kekalahan Malaysia dari timnya telah mengubah segalanya. Indonesia bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah monster yang sedang bangkit. Kami tahu Indonesia berkembang pesat. Mereka punya pemain-pemain yang bermain di luar negeri,” ujar Guevara. Sebuah pengakuan jujur dari calon lawan. Kini klasemen sementara grup A menjadi pemandangan yang indah bagi Indonesia dan pemandangan yang suram bagi Malaysia. Indonesia memuncemen dengan 3 poin dan surplus 5 gol. Filipina menyusul di posisi kedua dengan tiga poin. Sementara Malaysia dan Brunei mereka berada di dasar klasemen dengan poin nol besar dan kepala tertunduk lesu. Pelatih Indonesia Garet Vandenberg menegaskan timnya tidak akan angkuh. “Kami respek dengan Filipina. Kemenangan atas Malaysia menunjukkan mereka bukan tim lemah,” katanya. Sebuah sikap profesional yang kontras dengan drama internal yang melanda kubu lawan, maka panggung kini telah tertata. Kemenangan Garuda Muda bukan lagi sekadar hasil pertandingan, melainkan simbol pergeseran kekuasaan di sepak bola muda Asia Tenggara. Di satu sisi, Indonesia berdiri tegak dengan kepercayaan diri dan dukungan penuh siap menerkam lawan berikutnya. Di sisi lain, Malaysia harus berbenah di bawah bayang-bayang kritik pedas legenda mereka sendiri dan tatapan sinis dari para rival. Laga Indonesia kontra Filipina akan menjadi ujian sejati. Namun pertarungan sesungguhnya adalah pertarungan melawan ego dan realita. Dan untuk saat ini realita dengan jelas menunjukkan siapa yang sedang tertawa di puncak dan siapa yang meratap di dasar. Yeah.
Selamat datang di Saluran POIN ! Di sini, kami menyajikan update terkini tentang Berita bola tanah air dan mancanegara dengan akurat dan mendalam. Dapatkan informasi paling up-to-date tentang perkembangan sepak bola nasional. Kami berkomitmen untuk memberikan pemirsa kami tontonan yang objektif dan relevan serta menghibur dalam setiap konten kami. Jangan lupa untuk mengklik tombol ‘Like’ dan ‘Subscribe’ agar tidak ketinggalan informasi terbaru dan analisis mendalam dari tokoh terkemuka seputar sepak bola. Bergabunglah dengan kami dalam menjelajahi dunia sepak bola yang dinamis!”
Saksikan cuplikan dan analisis mendalam pertandingan mengejutkan di Piala AFF U23 2023 antara Timnas Malaysia U23 melawan Timnas Filipina U23. Pertandingan ini berakhir dengan skor telak 0-2 untuk kemenangan Filipina, sebuah hasil yang di luar dugaan dan menjadi sorotan utama di kancah sepak bola Asia Tenggara. Apa yang menyebabkan kekalahan Timnas Malaysia U23 ini? Video ini akan membahas momen-momen kunci, kinerja pemain, dan dampak hasil ini terhadap peluang Malaysia di Piala AFF U23 2023. Jangan lewatkan setiap detail penting dari pertandingan yang mengguncang ini! Tonton sampai habis dan berikan pandangan Anda di kolom komentar.
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo