BUNKER ISRAEL DIBOMBARDIR RUDAL IRAN! Persembunyian Netanyahu Sudah Ditemukan & Dihancurkan?

[Musik] [Musik] [Musik] Setelah berakhirnya konflik 12 hari yang menguras yang dimediasi oleh gencatan senjata dari Presiden Donald Trump, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kini menghadapi tekanan yang luar biasa. Iran pasca perang tidak hanya berhasil mengidentifikasi kerentanannya dalam sistem militer Israel, tetapi juga mengetahui secara rinci lokasi persembunyian Tanyahu dan jajaran pemimpin Israel lainnya. Dengan data intelijen ini, Iran kini memiliki peluang untuk menyerang dengan tepat, membidik bankker yang menjadi tempat perlindungan Netanyahu dan para pejabat lainnya. menambah bahaya yang mengancam kedudukan mereka. Dalam langkah yang mengejutkan dunia, Iran baru saja merilis sebuah video 3D yang mengungkapkan lokasi dari markas tersembunyi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan para pejabat senior Israel lainnya. Video berdurasi 1 menit 34 detik ini dipublikasikan melalui Telegram ini menunjukkan secara gamplang bahwa banker tersebut terletak di bawah rumah sakit Saaski di Tel Afif, tempat yang selama ini dianggap sebagai tempat yang aman. Iran mengklaim bahwa markas ini digunakan oleh Netanyahu dan para pemimpin Israel untuk pertemuan-pertemuan rahasia selama konflik sengit antara Israel dan Iran. Dalam video tersebut, Iran membeberkan detail mencengangkan mengenai bangker yang disebut-sebut memiliki 13 lantai di atas tanah dan empat lantai di bawah tanah. Lokasi markas yang berada di bawah tanah paling dalam ini membuat Netanyahu dan para pejabat tinggi Israel merasa aman dari hujan rudal balistik yang dilancarkan Iran. Bahkan Iran mengklaim bahwa tempat ini bukan sekadar banker biasa. Dikatakan bahwa markas tersebut juga memiliki pusat komando militer yang dipindahkan ke sana di tengah ketegangan perang 12 hari demi menjamin keselamatan para pejabat Israel dengan Netanyahu sebagai prioritas utama. [Musik] Namun yang lebih mengerikan, Iran mengungkapkan bahwa markas ini tidak hanya dilengkapi dengan lapisan perlindungan super ketat, tapi juga terhubung dengan sebuah terowongan yang langsung mengarah ke kantor komando Israel Defense Force atau IDF. Dengan terongan ini, Netanyahu tak hanya aman di dalam markas, tetapi juga dapat dengan cepat menuju pusat komando IDF jika situasi semakin genting. Bayangkan saat serangan balasan Iran datang menghujam Israel, Netanyahu bisa dengan mudah berlindung di dalam markas ini atau bahkan menuju ke kantor komando IDF untuk mengendalikan situasi. Bangker yang tersembunyi di dalam rumah sakit Soraski bukanlah hal baru di Israel. Namun kini fungsinya telah berubah secara drastis. Dibangun dengan dana 110 juta dolar pada tahun 2008, rumah sakit ini dilengkapi dengan fasilitas darurat anti bom yang mampu menampung 700 hingga 1000 pasien pada tahun 2011. Dengan 13 lantai di atas tanah dan empat lantai di bawah tanah, bangker ini awalnya dirancang untuk melindungi warga sipil dari ancaman serangan konvensional, kimia, dan biologis. Namun hari ini kenyataan yang mengerikan terungkap. Bangker tersebut tidak lagi digunakan untuk melindungi ribuan pasien yang sedang berjuang hidup, tetapi kini digunakan oleh Perdana Menteri Netanyahu dan rezimnya sebagai benteng perlindungan pribadi mereka. Tanpa rasa malu, Netanyahu mengorbankan nyawa ribuan warga Israel demi keselamatan dirinya. Lebih menyedihkan lagi, pasien-pasien yang sedang terbaring lemah di lantai atas rumah sakit kini dijadikan tameng hidup. digunakan untuk melindungi sang pemimpin dari serangan udara Iran yang mengancam. Apa yang lebih tragis dari ini? Namun inilah yang seharusnya membuat dunia terbangun. [Musik] Tuduhan Israel terhadap Hamas yang telah lama menuduh mereka menggunakan rumah sakit sebagai markas militer ternyata tidak lebih dari sebuah kebohongan besar. Israel berulang kali menuduh Hamas sebagai pelanggar perang dengan menggunakan fasilitas kesehatan untuk kepentingan militer. Namun kenyataannya kini kita melihat bahwa Israel sendiri yang melakukannya. Mereka telah menjadikan rumah sakit sebagai markas persembunyian mereka, menempatkan warga sipil dalam bahaya dan menggunakan mereka sebagai perisai hidup demi kepentingan politik mereka. Ini adalah pelanggaran perang yang sangat serius dan tidak dapat dimaafkan. Tetapi karena pengaruh besar Amerika Serikat, Israel terus lolos dari sanksi internasional yang seharusnya mereka terima. [Musik] Dengan langkah yang mengejutkan, Iran akhirnya membuktikan kepada Israel bahwa mereka juga memiliki kemampuan intelijen yang tidak kalah hebat dari Mosad. Melalui video 3D yang dipublikasikan secara detail, Iran berhasil mengungkapkan lokasi persembunyian Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang selama ini terjaga ketat. Video tersebut menunjukkan dengan jelas aktivitas para pejabat tinggi Israel di markas mereka. membuktikan bahwa Badan Intelijen Iran, Ministry of Intelligence atau Mois setara dalam hal pengintaian dan penyusupan sebanding dengan Mosad yang selama ini terkenal sangat canggih. Dengan data intelijen yang telah dikumpulkan, Iran kini menatap langkah selanjutnya dengan penuh ketegasan. [Musik] Begitu markas tersembunyi Netanyahu terbongkar, Kepala Staf Iran Mayor Jenderal Abdul Rahim Mosafi segera mengeluarkan ancaman yang menggetarkan bagi Israel, termasuk bagi Perdana Menteri Netanyahu. Dalam pernyataan yang penuh amarah, Mosafi menegaskan bahwa jika Israel berani melanggar gencatan senjata, maka mereka akan menghadapi pembalasan yang tak terhindarkan. Bahkan Mosafi memperingatkan bahwa serangan balasan yang akan dilancarkan Iran akan begitu brutal sehingga tidak ada kekuatan di dunia termasuk Amerika Serikat sekutu utama Israel yang bisa menyelamatkan Netanyahu dari kehancuran. [Musik] Melihat latar belakang pembocoran informasi terkait tempat persembunyian Netanyahu dan para pejabat tinggi Israel, ancaman dari Mosafi ini semakin mengerikan. Jika Israel benar-benar melanggar genjatan senjata, besar kemungkinan Iran akan langsung menargetkan Netanyahu. Dalam skenario itu, Israel akan berada dalam keadaan darurat total tanpa pemimpin di mana negara tersebut akan runtuh dalam sekejap dan Israel bisa hilang dari peta dunia menjadi negara yang kehilangan arah dan kekuatan. Kematian Netanyahu akan menghancurkan seluruh struktur kekuasaan Israel dan dunia akan menyaksikan bagaimana satu langkah keliru bisa merubah segalanya. Di tengah ketegangan gencatan senjata yang semakin rapu, militer Iran memperingatkan Israel untuk tidak melanjutkan agresi lebih lanjut. Bukan karena ketakutan, tetapi karena Iran berjanji untuk membalas dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat daripada sebelumnya. Peringatan ini datang langsung dari juru bicara korps Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Ali Muhamed Naini yang dengan tegas mengatakan bahwa serangan balasan dari Iran akan tanpa ampun. Iran menjanjikan bahwa kali ini tidak ada garis merah yang akan membatasi serangan mereka yang berarti bahwa Israel harus siap menghadapi konsekuensi yang jauh lebih besar dan lebih mematikan. [Musik] Lantas apa yang dimaksud dengan pernyataan ini? Dalam dunia peperangan, garis merah biasanya itu merujuk pada batas-batas yang ditetapkan untuk mencegah terjadinya respon atau konsekuensi yang terlalu berat seperti menyerang fasilitas sipil atau rumah sakit yang bisa menyebabkan banyak korban tak berdosa dan kecaman internasional. Iran dengan jelas mengisyaratkan bahwa mereka tidak lagi peduli dengan keselamatan warga sipil, terutama di rumah sakit Soraski di Tel Afif yang selama ini menjadi tempat persembunyian netanyahu. Dalam pandangan Iran ini bukan soal keselamatan, melainkan soal membayar harga atas semua agresi yang telah dilakukan Israel terhadap Republik Islam Iran. Mayor Jenderal Na juga memperingatkan Israel bahwa selama perang 12 hari yang lalu, Corps Garda Revolusi Iran telah meluncurkan 2000 rudal ke target-target Israel. Namun, ia menegaskan bahwa jika Israel tidak berhenti, Iran akan mengerahkan lebih banyak rudal daripada sebelumnya. Bayangkan apa yang akan terjadi jika lebih dari 2000 rudal balistik menghantam bangker tempat Netanyahu bersembunyi. Apakah ia bisa bertahan? Mungkin ada yang beranggapan bahwa Israel dengan sistem pertahanan udara canggihnya tidak akan pernah bisa dihancurkan oleh rudal balistik Iran. Mengingat sistem pertahanan seperti Iron Dome, banyak yang berpendapat bahwa Iran tidak akan mampu menembus pertahanan Israel dan menghancurkan bankker Netanyahu. Namun kenyataannya klaim tersebut jauh dari kebenaran. Sistem pertahanan Israel meskipun tangguh bukanlah jaminan mutlak untuk melindungi dari serangan yang begitu masif. Jika Iran meluncurkan serangan dengan jumlah rudal yang luar biasa, bahkan teknologi pertahanan tercanggih pun akan kesulitan menahan serangan yang datang bertubi-tubi. Memang benar Israel dilindungi oleh sistem pertahanan udara canggih dalam jumlah besar dan beberapa rudal yang diluncurkan oleh Iran berhasil dicegat. Namun kenyataannya jauh lebih mengejutkan. Meskipun sebagian besar serangan Iran berhasil digagalkan, ada beberapa serangan yang sengaja disembunyikan oleh pemerintah Israel yang terbukti berhasil memberikan dampak kerusakan yang signifikan di dalam negeri. Bahkan menurut laporan yang beredar, Iran diklaim berhasil menghancurkan lima pangkalan militer Israel selama perang sengit 12 hari tersebut. Penemuan itu kini dibuktikan oleh peneliti dari negara bagian Oregon yang menggunakan data radar untuk mengungkapkan kerusakan yang tersebar di seluruh wilayah Israel. Dengan analisis radar tersebut ditemukan bahwa enam misil Iran berhasil menghancurkan lima target militer utama di Israel. Dan yang kini lebih mengejutkan, misil-misil tersebut tidak hanya menghancurkan pangkalan udara dan pusat logistik, tetapi juga menghancurkan pusat pengumpulan intelijen Israel. Ini memberikan gambaran yang jelas. Meskipun Israel dilindungi oleh sistem pertahanan udara tercanggih, Iran memiliki potensi besar untuk menembus pertahanan dan menyerang markas utama, termasuk bangker tempat persembunyian Netanyahu. [Musik]

Setelah berakhirnya konflik 12 hari yang menguras, yang dimediasi oleh gencatan senjata dari Presiden Donald Trump, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kini menghadapi tekanan yang luar biasa. Iran, pasca-perang, tidak hanya berhasil mengidentifikasi kerentanannya dalam sistem militer Israel, tetapi juga mengetahui secara rinci lokasi persembunyian Netanyahu dan jajaran pemimpin Israel lainnya. Dengan data intelijen ini, Iran kini memiliki peluang untuk menyerang dengan tepat, membidik bunker yang menjadi tempat perlindungan Netanyahu dan para pejabat penting lainnya, menambah bahaya yang mengancam kedudukan mereka.

For Support Channel Mbak Poppy..
🫣 👉https://sociabuzz.com/advdaftarpopuler/tribe
🫣 👉 https://saweria.co/daftarpopuler

For business inquiries please contact : adv.daftarpopuler@gmail.com
Follow kami juga disini:
👉 Facebook : https://www.facebook.com/daftarpopuler
👉 Twitter : https://twitter.com/DaftarPopuler
👉 Instagram : https://www.instagram.com/daftarpopuler/
👉 TikTok : https://www.tiktok.com/@daftar.populer

#DaftarPopuler menyajikan #informasi berupa kumpulan #kejadian dan #fakta di balik #peristiwa #tren #viral #unik dan #aneh di #dunia . Konten ini adalah video yang memiliki komentar orisinal dan sarat nilai pendidikan. Video kompilasi ini telah melewati berbagai riset dan pengolahan data berupa foto, video dan berita dari berbagai sumber yang dikemas dengan cara hitung mundur dan atau acak.

For copyright matters please contact us at:
adv.daftarpopuler@gmail.com

Disclaimer – Some contents are used for educational purpose under fair use. Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.