1000 YOUTUBER TERINFEKSI BULAN DAJJAL SCARY MOON WAKEUP ! BUMI MINECRAFT KIAMAT FULL EPISODE
Ah! Ah! Ah! Aduh! Aduh, Bulan, Bulan, bulan. Eh, kenapa sense mimpi dimakan bulan? Haduh, untung cuman mimpi, Guys. Kayaknya sih itu bohongan. Masa ada bulan makan manusia. Kan aneh-aneh aja, Guys, ya. Iya. Ya, udahlah. Kebetulan malam-malam kebelet pipis nih. Tapi WC lagi rusak. Mending pipis di luar aja. Eh, kenapa malam-malam, Bang Jay? Ini, Sen katanya ada berita buruk. Hah? Berita buruk apa? Noh lihat aja. Emang apaan? Breaking news. Bahaya terlihat di sana. Bulan sudah akan menobrak bumi. Hati-hati karena para astronaut sudah berusaha keras agar bisa menarik bulan itu keluar angkasa lagi. Tapi konon katanya ada planet yang menyeramkan. Dia tidak dapat memakan planet lainnya. Maka dari itu, planet yang tidak dapat makan dia akan disantap oleh makhluk iblis tangan besar dan akan dihancurkan. Maka dari itu, semua planet harus mendapatkan makanannya masing-masing agar tidak diambil oleh tangan Dajjal itu. Dan terakhir dia mengambil planet Mars dan bumi dalam ancaman besar karena semua astronaut sudah dihancurkan juga dan terlihat di sana ada makhluk yang tak dikenal juga. Sepertinya dia jelmaan dari bulan dajal itu. Buset. Eh, apa itu beneran? Beneran kayaknya itu, Sen. Lihat aja tuh planet yang lainnya juga terinfeksi. Tujuannya untuk menghancurkan semua umat manusia dan menginfeksi semua manusia yang ada di bumi. Mohon berhati-hatilah karena bulan akan menabrak bumi dan semuanya akan hancur. Waduh, bahaya kalau kayak gitu. Ini persis seperti mimpi sense. Cuman kalau dilihat-lihat kayaknya itu cuman mitos. Mana ada kayak gitu. Wah, kalau sense enggak percaya ya udah aku mending tidur aja aku takut. Bukan gitu, woi. Waduh, malah tidur dia. Yah, enggak seru. Padahal cuman mitos aja, Guys. Mana ada bulan seperti itu. Kalau sense mah enggak percaya. Ya udahlah, Sinse mending kencing aja. Kebetulan toiletnya rusak nih. Kita kencing di luar. Eh, bentar, bentar, bentar. Kenapa ada yang aneh? Perasaan ada wajah aneh gitu. Apa jangan-jangan itu adalah Wah. Eh, itu kan e Bu bulan. Ah, enggak enggak enggak kayaknya salah. Beneran, coy. Bulanya punya gigi, punya mata. Kabur. Kayaknya berita itu beneran. Tapi apa sense salah lihat? Masa bulan punya mata. Ya udah, kita lihat coba lagi sekali aja. Mudah-mudahan aja buk. Tuh kan. Benar kan? Mana ada bulan punya mata. Hah? Ternyata kita berhalusinasi. Mungkin kebanyakan nonton berita yang buruk-buruk, Guys. Ya udahlah kita kencing aja. Udah kebelet nih. Hah? Kencing di sini aja. Haduh, lega. Udahlah, mau bulan, mau apa. Eh, suara apa tuh? Kenapa ada yang teriak-teriak? Wah, pada kabur semuanya. Woi, ngapain kalian kabur? Apa ada pencuri? E, kita coba lihat di sana. Siapa tahu ada pencuri, Guys. Bahaya nih. Kalau ada pencuri, rumah kita juga bisa dicuri. Kita harus menghentikannya. Dia ada ke sini. Kita tangkap aja pencurinya. Yang mana pencuri nih? Woi, kalian ngapain? Kabur, kabur, kabur. Pulang dacong sih. Hah? Jangan kabur kalian. Itu mah berita hoax. Mana ada bulan dajal ini lagi malah naik tawon. Bodo amat. Hah? Bodo amat katanya. Masa gitu doang takut. Padahal berita cuman haw. Eh, ah. Ternyata beneran, coy. Ulannya masih ada. Waduh, Guys. Malah saya gak percaya. Aduh. Aduh. Kita sembunyi dulu, Guys. Bulan itu semakin mendekati bumi God dan ternyata dia sudah mengeluarkan banyak anak buahnya, yaitu alien Bul. Mereka semua akan memasuki wilayah Asia Sensei dan memakan para penduduk. Hai, hai, hai, hai. Aku harus bisa memakan semua yang ada di alam semesta ini. Dan akhirnya mereka semua menghancurkan pertahanan Azuya. Mereka masuk satu persatu, Guys, dan menghancurkannya. Oh, no. Wah. Ayo kita makan para penduduk. Ayo, ayo, ayo. Kita habisi umat manusia ini agar kita tidak dikutuk. Ayo semuanya kita berpencar. Siap. Aku ke kiri. Wow. makan hidup-hidup. Aku adalah pemakan kepala. Dan sekarang kita akan mencari darah YouTuber. Dan ternyata dia tahu bahwa di desa ini banyak YouTuber yang berada dan akan memakan mereka hidup-hidup gak. Dan dua villager ini mereka ketakutan karena sudah ada suara ledakan terdengar dari kamarnya. Mereka langsung saja panik ketakutan dan mengumpet, Guys. Ada yang ngumpet ke toilet dan juga ada yang ngumpet ke sebelah kuburan. Wah, Guys, ternyata udah ada suara ledakan. Kayaknya ada makhluk yang mengerikan di luar. Iya. Apa tuh? Waduh, Guys. Itu adalah monster Bulan. Kayaknya bulan itu punya anak dan mau memakan kita. Gawat. Kalau kayak gini kita enggak boleh berdiam diri. Kita harus selamatkan warga-warga yang ada di sini dan menyelamatkan bumi ini dari kehancuran. Ya udah, kita ambil senjata dulu. Kebetulan kita menaruh tiga senjata terkuat. Pedang Nether Rate, senjata, dan pedang diamond. Lumayan nih untuk kita mengalahkan alien itu. Pokoknya kita bakal tembak dia memakai senjata ini. Baiklah, kita akan ke sana, Guys. Jangan sampai rumah kita hancur. Kita berangkat sekarang. dan villager yang ke toilet dia akan mengumpat sekitar sini. Karena tidak ada apa-apa, dia langsung saja memasukkan kepalanya ke dalam toilet. Dia pun diintai oleh monster itu dan ternyata dia mempunyai jurus mematikan. Baiklah, Guys. Kita bakal menyerang semua makhluk itu. Jangan sampai ada yang lolos. Awas aja kalian berani-beraninya menghancurkan rumah Sensei. Kita siapkan senjata dulu nih. Pelan-pelan, pelan-pelan. Kita harus hati-hati. Takutnya nanti kita malah dimakan lah. Dia kayaknya ada di sini. Baiknya kita bakal terobos dulu lalu kita tembak dari belakang. Eh, kenapa enggak ada siapa? Waduh, ke mana dia? Apa masuk ke dalam toilet? E, enggak mungkin. Itu kan monsternya gede sekali. Kenapa enggak ada, ya? Ya udah, kita coba cari di luar saja. Mudah-mudahan villager yang lain masih selamat. Eh, kenapa ada suara meteor? Ternyata semakin banyak makhluk alien yang datang dari langit. Dia membawa satu jok empurut. Wah, ada ledakan lagi. Kita harus membangunkan semua warga. Kita pencet bel ini. Nah, dengan begitu semua villager bakal bangun dan semua villager sudah memakai alat perang. Dia akan melawan para monster-monster itu, Guys. Karena monster itu sudah berada di area desa ya. Dan mereka semua mati-matian menyerang monster itu. Tapi tidak mempan sama sekali karena monster itu mempunyai kulit yang tebal. Semua pedang mereka tidak tertusuk sedikit pun. Mereka semua dalam bahaya besar, Guys. Apakah semua bisa selamat? Tonton sampai habis, Guys. Ya, kita harus bantu mereka. Let’s go. Let’s go. Hah. Di mana kira-kira dia? Sensei, sense. Eh, kenapa, Bang Jay? Stop dulu. Jangan barbar. Mereka kuat-kuat sekali. Aku tadi nyerang satu aja susah. Emang iya iyalah kita harus tembak dia dari jarak jauh kalau tidak sense bisa mati. Oh no. Oh begitu. Enaknya kita nembak dari mana? Nah dari sana aja Sen. E kita coba dari sini. Wih, terlalu jauh, coy. Enggak kena dia. Iyalah, Sen. Coba aja sense ke atas genteng itu. Mungkin sense bakal dibantu sama player yang di sana. Ide bagus, Bang Ji. Mantap. Ya udahlah, Sensnya bakal ke sana dulu, ya. Okelah, let’s go. Buset, kasihan dia, coy. Pergi kau. Waduh, terlalu jauh. Enggak kena dia. Permisi, Bang. Sesnya mau katap rumah nih. Apa ada jalan? Kak, itu ada Kang rahasia. Benar juga. Makasih, Bang. Kita naik. Buset, rumahnya sampai dihancurin kayak gini, coy. Wah, itu dia udah kelihatan, Guys. Kita bakal coba-coba dari sini. Yat, mati kau. Dasar bulan sialan. Waduh, darahnya banyak sekali. Kalau kayak gini mah semua villager bakal mati, Guys. Dia sangat kuat. Minena pakai basoka aja. Banyak kau tarikan senjata kek. Malah ngomong aja dia. Eh, ada villager yang bisa menghilang. Eh, Bang, lu tahu tempat basoka atau senjata sejenisnya? A, punya ide? Ide apa? Perasaanku tidak. Emang kenapa? Eh, buset. Dia mau one by one. Nelepon siapa? Kok, Bang? Aku nelepon partner. Buset. Halo. Malah si tongkol. Eh, katanya dia punya senjata juga. Senjata apa, Y? Tongkol juga, coy. Mau dicium malah takut si tongkol. Kalau kayak gini mah tongkol bulan lebih mengerikan. Eh, buset tongkol itu menyerang, coy. Kabur. Awas peneranya, Guys. Bulanya semakin banyak. Apalagi ada si tongkol. Kalau tidak kita bisa dimakan sama tongkol itu, Guys. Kita harus cari cara, Guys. Ayo pikirkan. Eh, ternyata mereka bikin jebagan. Wah, kalian para villager pintar sekali. Kalian sudah bikin perangkap. Setelah ini mau diapakan? Apa mereka mau dipenjara? Kita akan di happi-hai. Hah? Happy. Kenapa? Buset, malah dibakar. Udah, woi, mereka sudah hangus. Biarin aja kayaknya malah dimainin. Woi, villager segitu aja woi. Udah mati dia. Udah gosong. Waduh malah jadi sate tusuk. Kayaknya si itu kelaparan. Y lagi bapaknya. Buset gede sekali guys. Kita hancurkan dia. Terang. Waduh gak mempananya. Enggak bisa habis. Kabur aja lah. Kayaknya bulan ini harus pakai senjata yang terkuat. Dan akhirnya bulan Titan pun muncul. Dia menyerang semua markas Asuyu Yasin Guys. Sampai hancur lembur. Waduh, kita akan kekejar. Buset, dihancurkan semua. Coba. Wah, kalau kayak gini rumah kita bisa hancur semua. Kita ngumpat dulu di rumah ini aja. Haduh, untung saja kita enggak mati. E, tapi semua rumah dibakar sama dia, Guys. Wanor, mocor. Hah? Hah? Ngagetin aja lu, Bang Ji. Udah, Sen. Aku punya berita baik. Berita baik apaan? Para warga sudah memperbaiki jet yang dipakai oleh bulan itu. Hah? Di mana? Dia ada di luar desa. Kita akan menaiki jet itu dan pergi ke angkasa. Kemungkinan bulan itu lagi kena parasit. Kita harus menyelamatkannya. Oh, gitu. Berarti kita harus selamatkan induk bulan. Benar, Sen. Ayo sini ikuti aku. Oh, ya udahlah kita coba cara dia, Guys. Kita bakal pergi ke luar angkasa dan menyelamatkan induk bulan. Karena bulan itu sepertinya kena parasit. Betul banget, Sen. Lewat sini aja. Tapi kalau kayak gini mah kita lama. Tenang, aku punya senjata rahasia nih. Palu sakti biar cepat. Sakti mana? Sabar. Eh, apaan? Sakti, coy. Cuman satu doang. Mana bis? Buset. Beneran Sakti coy. Ayo Sen, buruan. Kita harus keluar dari ini lewat bawah tanah. Okelah guys, karena Bang G punya palu sakti kita bakal keluar dari sini. Oke S ikuti aku. Kita naik ke atas. Oh ya udahlah kita ikuti dia terus guys. Kayaknya dia udah hafal area ini. Iya dong Sen. Tadi aku udah ke sana tapi gimana caranya naik? Buset bisa bikin tangga. Wei kalau kayak gini mah kita bisa naik dan kita bakal pergi ke luar angkasa, Guys. Udah sabar. Okelah. Kita naik, Guys. Dan akhirnya setelah mereka menggali sejauh itu, dia langsung sampai di sebelah pembatas desa. Langsung saja Bang Jablok dan Nazuya mencari teman-temannya untuk mengaktifkan zat tempur tersebut, Guys. Eh, di mana jetnya? Tenang, Sen. Noh, masih dibikin. Eh, buset, udah jadi, coy. Para warga udah di sini. Widih, jadi mereka sudah memperbaiki zat ini. Tenang, Bapak sudah selesaikan semuanya. Eleh, aku juga memperbaiki, Pak. Ah, iya udahlah. Jadi ini jet yang dipakai oleh makhluk bulan. Sekarang kita bakal telusuri bulan yang sebenarnya. Apakah ada parasit? Jika ada parasit, kita bakal langsung saja menyelamatkan bulan tersebut agar mereka damai. Jan tapi kita itu ke sini. Eh, buset. Oh, dia melihat kita, coy. E, iya udahlah entar buru-buru. Kita bakal naik jahit ini. Ayo, guys naik. Tunggu tunggu. Dan akhirnya mereka semua pun bersiap untuk keluar angkasa agar bisa melihat bulan yang sebenarnya. Tapi mereka bertaruh dengan waktu karena Master Bulan akan mengejarnya dan menangkap mereka. Pelan-pelan W gawat tambah kecepatan. Oke Sen kecepatan 2000. Eleh kenapa enggak gerak pak? Udang. Dan akhirnya monster itu ikut terbang ke atas karena pegangannya kuat sekali. Gak cik kurang ajar. Rasain nih tembak kau. Rasain monster jelek. Y menjauh kau cih. Udahlah kita pakai roket aja guys. Meninggal kau sekarang. Ya Dewa mamam. Dan akhirnya mereka pun lolos dari monster itu dan menuju ke luar angkasa. Dan mereka pun sudah meninggalkan planet bumi dan menuju ke luar angkasa, Guys. Dan terlihat di sana dia membawa beberapa pasukan yang membawa jet tempur juga. Beberapa jet sudah jaga-jaga agar terhindar dari alien jahat. Dan ternyata sudah ada enam planet yang terinfeksi. Di antaranya ada planet Pluto, planet Mars, dan planet yang paling besar. Mereka akan mengancam nyawa manusia. San, bulannya kayaknya udah ketemu. Hah? Cepat sekali itu, San. Bulannya di di warna merah. Eh, bukannya itu matahari, Pak? Bukan, itu bulan tapi bentuknya warna merah. Buset, dia kayak luka-luka gitu. Kayaknya dia beneran terinfeksi atau ada yang ganggu. Kemungkinan, Sen, kayaknya ada alien yang ganggu dia. Oh, gitu. Eh, iya. Dia balik badan. Kayaknya dia mau memakan kita, Guys. Gawat. Kita harus kabur dari sini. Tapi sen, kita kan mau selamatin dia. Eh, tapi kalau kayak gini mah kita bisa dimakan, Pak. Iya, Sen. Mending kita cari talangnya. Ya udahlah, Guys. Kita bakal naik ke atas jet dan mencari alien yang mengganggunya. Dan mereka pun akan kabur ke atas jet untuk mencari dalang dari semua ini, Guys. Tapi di tengah perjalanan, Monster Bulan sudah datang masuk ke dalam jam. Dia akan menyerang para YouTuber dan juga Legend God. Dan salah satunya adalah monster yang berwarna merah. Dia kuat sekali. Eh, buset di sini ada maser bulan warna merah. Ayo serang. Tapi ser kenapa gak bawa senjata? Senjata bawah ketinggalan. Eh, buset. Cuman sense doang yang bawa senjata, coy. Kami jadi umpan aja, Sen. Iya, kamu jadi umpan. Ah, ya udahlah kita tembak terus, Guys. Coba. Waduh, darahnya enggak habis-habis, coy. Sama sekali enggak berkurang, cok. Cok, coba serang matanya, Sen. Ee kita coba serang sama aja. Mungkin kita coba pakai TNT ini aja. Elah, malah gak mau nih. Pakaiin aja dia TNT. S kasih 2.000 nih. Kita bakal ledakin dia agar dia meninggal. Yaudah coy, kita ledakin aja dia. Jangan nangis buruan. Nanti dia malah makan kita. Let’s go. Minggir minggir minggir. Ayo coy, maju. Widih, langsung meninggal. Mamam mampus. kayaknya dia cuman sendirian, enggak ada monster lain lagi. Tapi Sen, kayaknya di atas ada suara ledakan. Iya, Sen. Bapak tadi dengar. Oh, ya udahlah kita ke atas sana aja. Siapa tahu Elen itu ada di atas. Let’s go. E, lewat mana nih? Luas sekali. Oh, itu tuh ada jalan naik. Sen, gawat. Ada yang ngejar-ngejar kita. Hah, ada yang ngejar. Buset, monster bulan udah banyak sekali ke sini, coy. Kabur, Sen. Papa takut. Mundur kau. Woi, jangan serang kami. Kami mau menyelamatkan bulan itu. Kayaknya mereka kehilangan kendali, Guys. Terus menyerang kita. Gawat, gawat. Ayo, Sen. Kita naik aja. Okelah, akhirnya kita atas. Widih, ternyata bener coy. Itu pasukan alien kayaknya mereka biang keronya nih. Ya udahlah coy, tembak aja pakai rodal itu. Buset lagi nunggu katanya coy. Ya udahlah selagi nunggu kita tembak dari jauh guys. Mudah-mudahan aja dia kena. Ayo woi buruan. Sekali tembak bisa meninggal dia. Woi. Widih. E kena wah seena. Ya udah kita tangkap guys. Diam kau. Jangan bergerak. Kalau bergerak akan ku tembak kau. Diam. Please ampuni aku. Aku tidak bersalah. Heleh. Ayo ikut denganu. Ayo guys, kita bakal interogasi dia. Ayo enggak mau dia coy. Buruan. Siapa dalang di balik ini? Tidak. Aku tidak mau ngaku elh. Kalau enggak kamu akan disiksa. Tuh kan nangis dia, coy. Ya udah buruan ngaku. Siapa dalang di balik ini? Jamal please. Ini adalah ulah temanku. Dia memberi racun kepada bulan itu dan sekarang bulan itu akan menuju ke bumi dan menghancurkan bumi. Please lepaskan aku. Aku sudah mau membocorkan rahasia ini. Berarti bumi dalam bahaya. Hah. Ya udahlah, sekarang kita bakal meluncur ke bumi, Guys, dan menghancurkan para bulan-bulan itu. Katanya planet lain sudah diinfeksi dan akhirnya mereka menaiki zet yang kecil untuk menuju kembali ke bumi, Guys. Dan mereka semua pun sudah mendarat di bumi, Guys. Okelah, semua sudah menyiapkan senjata masing-masing. Villager militer juga ikut. Ya udah, buset. E, udah ada portal kegelapan kayaknya. Itu dia. Iya, Set. Ada tangan muncul noh. Buset. Eh, sepertinya kita dalam bahaya nih. Wah, ada musuh. Waduh, tebak. Eh, buset gak berkurang sama sekali darahnya, coy. Apa kita bisa melawan mereka? Kita coba lewat samping, Guys. Siapa tahu dia punya kelemahan. Eh, anjir, datang planet Mars. Semua planet ke sini, coy. Oh, ada lagi. Itu Saturnus apa? Buset, tertembak. Waduh, enggak mempan kayaknya. Kita kejauhan, Guys. Kita coba mendekat dulu atau kita nanti pakai senjata yang lainnya. Karena di sini kita mempunyai bom, bazoka, dan masih banyak lagi. Seserang malah pakai TNT dia, coy. Aku akan mengorbankan diriku sendiri untuk menyelamatkan bumi ini. Eh, buset. Ya udah, demi kita menyelamatkan bumi, kita bakal mempertaruhkan nyawa. Teak, tebak tebak ketak tebak. Ayo, Guys, serang. Jangan biarkan villager itu sendirian. Kenapa hati-hatinya enggak meledak, coy? Buset, ledakan TNT-nya, woi. Jangan diam aja, coy. Parah, parah. Gak diledakin sama dia, Guys. Ya, udahlah sambil kita nunggu kita tembak aja dia, Guys. Darahnya berkurang dikit banget, coy. Coy, ya udah kita bakal coba pakai senjata fire gun. Uh, berkurang juga darahnya, coy. Tapi enggak terlalu banyak. Buset. Ee kita pakai minigun dan serang. Kita coba matanya, Guys. Lah, enggak mempan. Waduh, gimana caranya ngelawan, Guys? Semuanya berkurang sedikit-sedikit. Ya udah kita pakai granat ya. Seram. Eh, itu malah dibekuin. Buset, punya jurus pemeku dia, coy. Guys, hati-hati, Guys. Kalian bisa dibekuin. Serang pakai granat aja. He, mau ngapain dia, coy? Noalah jangan. Wah, akan kakan kalian. Semua yang di bumi ini harus aku makan agar kalian semua bisa terinfeksi. Ad dan akhirnya Azuya pun diinfeksi oleh bulan itu. Aku pengen makan manusia. [Musik] Yeah.
GAES INI ADALAH SCARY MOON WAKES UP DI MINECRAFT !
Yang belum beli baju azuya surya kalian klik product di bawah ya !
CERITA INI HANYA ROLEPLAY
NOTE : SMEUA YOUTUBER DISINI ADALAH NPC (BUKAN ASLI)
mau lanjut lagi ? like dulu sampai 10000 like ya untuk lanjut part 2
inspirasi : GroxMC , remanrhn , not safe , reff
Join Mmbership azuya surya
join disini ya : https://www.youtube.com/channel/UCUEgIDXk_ZuimcU1DMU9wqg/join
-follow dulu ya kawan , linknya ini : www.tiktok.com/@azuyasurya01
atau cari aja yg fotonya aku bawa gold playbutton !!
– Join discord Azuya Surya untuk maen bareng ya !!
Link Discord : https://discord.gg/uSddxZa
– Endorse ? Kirim link ke : suryaazura1@gmail.com
CREDIT MAP :
https://www.planetminecraft.com/project/medieval-village-4182143/
– Music Background
– dragonball music by : https://www.youtube.com/user/Slhtubit92
– Kevin MacLeod : https://www.youtube.com/user/kmmusic
– No Copyright Sound :
https://www.youtube.com/user/NoCopyri…
follow media social saya ya kawan