Tiba di RI Usai 15 Hari Pergi, Prabowo Beri Tepukan Khusus Ke Gibran dan Kapolri

Terima kasih ee rekan-rekan sekalian. Ee alhamdulillah saya tiba kembali di tanah air setelah lumayan ya kalau tidak salah 15 hari ee saya pergi cukup lama dan tapi alhamdulillah apa yang kita hasilkan cukup bagus. Saya hadir di BRIS di Rio di Janero. Kemudian sebelumnya saya kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi. Ketemu ee pimpinan Arab Saudi, putra mahkota, perdana menteri dan pimpinannya sangat bagus, hasilnya produktif. Anda sendiri dengar pengumuman mereka ya, bukan pengumuman kita, pengumuman mereka. Mereka juga menilai sangat berhasil. Ee banyak kemajuan yang kita capai di beapa bidang. Mereka tingkatkan investasi di Indonesia. Kemudian saya juga ee membahas ee saya mengajukan bahwa Indonesia ingin membangun ee perkampungan haji yang permanen di situ. Secara prinsip mereka ee tidak keberatan, tapi tentunya akan dilakukan persiapan-persiapan perencanaan teknis. ee saya sudah diberitahu ee rencana-rencananya mudah-mudahan lancar. Di beberapa bidang kita juga sangat erat kerja sama dengan Arab Saudi, dengan negara-negara ee saudara-saudara kita di Timur Tengah, Mesir, Arab Saudi, Emirat Arab, Qatar. Yordan sangat-sangat eh sinkron kita. Kemudian breaks tentunya kita juga ee diterima sebagai anggota. Sesudah itu saya kunjungan ke resmi ke Republik eh Federasi e Brazil ya diterima Presiden Lula dengan baik. Brazil dan Indonesia sama-sama negara sangat besar. ee memiliki ee hutan tropis yang sangat besar, bisa dikatakan paru-paru dunia. Kita juga ee memiliki sumber-sumber alam yang sangat besar. Ee aneh kita ee berbicara ya, Presiden R dan mengatakan aneh ee relatif ke ya. di Inggris saya ketemu beberapa pejabat secara informal, tapi kita lobi, kita bahas soal ee Gaza, soal Ukrain ee dan sebagainya. Kemudian ee saya hadir di Brussels di Uni Eropa itu ada terobosan luar biasa. Setelah 10 tahun perundingan alot, akhirnya kita mencapai kesepakatan Indonesia dan Uni Eropa akan masuk ke dalam apa yang disebut eh SEPA, Comprehensive economic Partnership Agreement yang itu sama dengan free trade agreement. Jadi, eh barang-barang kita bisa masuk Uni Eropa 0% tarif mereka juga. Jadi kita sangat baik sangat inilah ee ada hubungan simbiosis. Mereka punya teknologi yang bagus, punya sains, punya ee dana keuangan, kita punya ee mineral, kita punya komoditas, kita punya pasar. Jadi ini simbiosis. Habis itu ee saya ee ke Prancis. Kita diberi kehormatan bisa memimpin devile hari Nasional Prancis. Ini sesuatu yang baru pertama kali dalam sejarah suatu negara dari Asia mimpin devil di Prancis kehormatan besar. Mereka memandang kita negara yang sangat penting. Ee saya lakukan juga pembicaraan lama dengan Presiden Macron membahas banyak masalah juga cukup sangat produktif. Eh, dan habis itu saya mampir di Belarus, di Minsk. Belarus butuh banyak komunitas dari kita dan kita juga berbahas, membahas sama mereka karena kita butuh ee untuk pupuk, potes dan sebagainya. Jadi, habis itu langsung kembali ke sini. Ya, saya bicara dengan Presiden Donald Trump ya. Alhamdulillah juga perundingan alot akhirnya ee ada kesepakatan. Kita juga akan ee istilahnya kita memahami ee kepentingan-kepentingan mereka. Mereka memahami kepentingan kita dan kita sepakati ee sekarang kalau enggak salah ya tarifnya dari 32 diturunkan jadi 19. Ya, saya tetap nego saya katakan beliau ini seorang negosiator yang cukup cukup keras juga gitu ya. Saya kira itu dari saya. Tapi apakah apakah Indonesia melihat Pak Boing gitu-gitu? Kalau Presiden Trump bilang iya memang kita kan ee perlu untuk membesarkan Garuda ya. Garuda adalah kebanggaan kita. Garuda adalah flag carrier nasional. Garuda lahir dalam perang kemerdekaan kita. Jadi, Garuda ee harus menjadi lambang Indonesia. Kita bertekad, saya bertekad untuk membesarkan Garuda. Dan untuk itu ya kita butuh pesawat-pesawat baru ya. Dan saya kira enggak ada masalah karena kita butuh mereka ingin jual. Pesawat Boeing juga cukup bagus. Kita juga tetap dari Airbus ya. Jadi akhirnya terjadi apa pertemuan ee dua kepentingan. Kita juga butuh sebagai contoh ee masih kita masih impor ee BBM, kita masih impor gas, kita masih perlu impor gandum, kita masih perlu import ee kedelei dan sebagainya. Jadi akhirnya kita bisa dapat suatu titik pertemuan akan dinegosiasi lagi enggak, Pak? Dari defisit gimana, Pak? Iya, kita terus akan ee namanya hubungan dagang itu terus-menerus kita negosiasi, ya. Heeh. Ada rencana kunjungan ke sana, Pak? Ke mana? Ke Amerika kunjungan. Terap langsung ee beliau katakan mungkin sekitar September, Oktober. Iya. Bapak ke sana, Pak. Tapi saya agak ngeri kalau diajak main golf. Kenapa? Golf saya jelek sekali. Saya harus apa? Saya harus e les privat golf, Pak. Dulu bagus, sekarang udah enggak bisa lagi. Hasil pertemuan ini apakah akan apa bagi Indonesia apakah tetap akan menguntungkan dalam jangka panjang, Pak? Mengingat ee kita membebaskan Amerika, membebaskan pajak Amerika 0% gitu, Pak. Semua sudah kita hitung semua. kita apa ee berunding ya ee kita juga memikirkan yang penting bagi saya adalah ee rakyat saya. Yang penting saya harus lindungi pekerja-pekerja kita. Walaupun ee kita juga punya sikap ya ini tawaran kita, kita enggak mampu memberi lebih. Tapi yang penting bagi saya ee pekerja-pekerja kita aman dan saya sangat optimis ekonomi kita dalam kondisi yang kuat, kondisi yang bagus ya kan. Ee jadi ee apapun terjadi kita akan kuat. Ini pemerintah puasa puas pangan angka 19% atau akan dinegosi? Iya kalau puas ya 0%. Terima kasih Bapak. Oke.

MERDEKA.COM -Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai melakukan kunjungan ke luar negeri, Rabu (16/7). Prabowo kunjungan ke enam negara selama dua minggu sejak 1 Juli 2025.

Kedatangan Prabowo disambut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Tampak pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

—-
#merdekadotcom

MORE VIDEOS: https://video.merdeka.com/

Produced by https://www.merdeka.com
KLN Apps ► http://www.kln.id/apps/

—-
Youtube ► https://www.youtube.com/merdekacomvideonews
Vidio ► https://www.vidio.com/@merdeka
WhatsApp Channel ► https://whatsapp.com/channel/0029Va2aKxNAjPXQRpJGf70z
Twitter ► https://twitter.com/merdekadotcom
Facebook ► https://www.facebook.com/MDKcom
Telegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate