PROF. SOFIAN: PRATIKNO YG JADIKAN JOKOWI PUNYA IJAZAH SARJANA UGM TANPA DIUJI & WISUDA! | OTR #971

Halo, halo. Apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Senang sekali bisa kembali menjumpai Anda semua dan kelihatannya juga sekarang ini lagi banyak orang yang sangat bersemangat ini ya mengikuti perkembangan terbaru dari ijazahnya ee mantan Presiden Joko Widodo. Ramai banget ini ya. Dan ee saya kira kita enggak ada topik lain. Dalam beberapa hari ke depan kita akan ngomongin itu semua. Dan hari ini seperti biasa kami ajak Anda untuk bicara juga dalam program of the record membaca berita di balik berita bersama kami. Saya Herrif dan saya Gbeta senang sekali menjumpai teman-teman semua dan ya betul seperti dikatakan Mas Herersu itu sedang ramai betul di media sosial apalagi dan ternyata ee tapi itu tidak diikuti dengan keramaian para buzer Mas Herersu. Jadi kali ini bazer itu agak-agak menahan diri berkomentar begitu baik di akunnya drer tifa, di akun-akun yang lain apalagi ee akun-akun apa media tapi juga bukan media ya sebetulnya ya jurnal warga itu yang biasanya ramai mereka muncul ini agak-agak mereka itu tidak beran jadi mereka mungkin akan menahan menahan diri supaya tidak terjadi keu apa kegaduhan di media sosial dan itu bisa menyebabkan Pak Jokowi bisa kena ee delik itu Mbak kan ingat Kan kan kalau waktu itu Mbak Agi juga ngingetin saya soal Habib Pidik Siihab yang ee karena dia bohong dan menimbulkan kegaduhan di media sosial kan yang jadi dasar hukumnya ee majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan Vonis. Kan itu iya ya. Ya, jadi saya kira mereka juga menahan diri untuk itu. Padahal ini gaduhnya bukan hanya di Indonesia, ini gaduhnya seluruh dunia ini. Kegaduhan yang itu. Karena sejak tadi pagi, oh bukan sejak tadi pagi, sejak tadi malam itu kawan-kawan dari ee luar negeri itu banyak sekali yang bertanya pada saya kan kebetulan saya kan di didaulat. Wah, didaulat jadi ketua jadi anggota dewan pakar dari forum tanah air ini. Forum diaspora Indonesia di ee di seluruh dunia itu ada setidaknya ada di lima benua di 22 negara. Bayangin aja saya mesti ngelayani satu persatu pertanyaan itu. Karena buat mereka itu kemarin seperti saya sebut itu sebagai game changer ya pernyataan dari Pak Sofan Effendi itu walaupun sebenarnya kalau menurut pengakuan dari manusia merdeka itu Pak Pak Sofyan Effendi itu sudah bicara soal itu sebenarnya 1 tahun yang lalu gitu ya. Tapi mungkin waktu itu Pak Jokowi masih sangat kuat dan orang masih belum itu jadi beliau enggak berbicara. Sementara Pak Sofan Effendi kan e meskipun kalau ngomong itu kan datar apa gitu, tapi substansinya itu yang bikin ee geger karena saya kira yang yang kita bahas mungkin ini yang pertama kalau dengan Pak Sufan Effendi nanti soal lebih pada peran Pak Pratikno ya karena soal kejahannya sudah semua bahas ini Mbak semua orang sudah di media-media di media sosial sudah bahaslah itu soal bahwa dia bukan sarjana ya itu karena dia cuman BSC kemudian skripsi yang diributkan oleh ee oleh ee Rismon itu ternyata itu adalah menjiplak dari apa makalah ilmiah atau gitu dari Pak Profesor Sunardi. Iya. Dekan Fakultas ee Kehutanan dan sebagainya itu itu rame ramai banget gitu. Nanti belum lagi kalau kita nanti ngomongin kita nanti kita lanjutin lagi ya ee soal ee bagaimana hubungannya dengan soal pasar pramuka begitu dan juga siapa yang mencetak dan lihat siapa dan ee dan kenapa itu terbakar itu menarik juga karena itu juga disinggung oleh Pak Sufyan Effendi sebenarnya ya banyak sekali materinya yang bisa dipecah-pecah. Tapi saya usul kita omongin dulu yang e soal eh Pak Pratekno ini Mbak. Karena memang Pak Pratekno ini mantan ini sama-sama mantan rektor UGM ini. Tapi Pak Pratekno ini dikenal dia sudah mulai mendampingi Pak Joko itu sejak di walikota di Solo sebenarnya ya. itu jadi tim lama ini Pak Pratikno. Tapi saya tidak menduga kalau seperti yang dikatakan oleh Pak Sofan Effendi, dia justru dia ini orang yang menjadi semacam aktor intelektual lah gitu kalau ya kalau dari Pak Sofan menyebutnya. Dan ee kemudian ini ee sangat menarik kalau kita bahas karena Pak ee Pak Pratikno di balik wajahnya yang kan beliau ngaku orang desa gitu, wajahnya kelemak-kelemek dan sebagainya. Ternyata dia kan operator politiknya Pak Jokowi yang saya kira juga bisa sadis kalau berdasarkan investigasi misalnya tempo nyebutkan kayak Erlangga Hartoarto segala macam itu mundur itu yang ya salah satunya mendatangi Pak ee Pak e Badang Erlangga untuk mundur ya Pak Pratik nol. Jadi bayangkan saya saya tadinya enggak percaya sih orang ini anu priaiayi Jawa gitulah ya yang ee justru bukan priayai ya dia orang dari kampung Jawa gitu di daerah di Jawa Timur dari Bojonegoro Bojonegoro ini kan relatif walaupun Jawa Timur dia masih dekat-dekat dengan Mataraman lah ya walaupun bukan Mataram tapi relatif Jawa Timur yang tidak tidak bergaya are apa-apa gitu-gitu ya jadi halus kan orangnya dan senyumnya juga tun kalau bicara juga lembut tapi saya terkejut juga kalau yang benar seperti dikatakan oleh Pak, Pak siapa? Pak Sufani. Coba kita dengar dulu, Mbak ya. Yang omongannya, Pak. Ini soal Pak Pratekno. Jadi pada waktu ee Pratikno jadi rektor, iya kan anu anak anunya telah dia mengatakan dia yang apa melakukan menjadikan Jokowi itu ee alumni UGM. Iya. dia dia aturlah semua yang dulu nilainya itu di bawah du IP-nya, IPK-nya. Kemudian dirubah-rubah nilai-nilai itu kemudian ditambah sehingga dia lulus program ee sarjana e sarjana dimasukkan nilai-nilainya dan tesisnya, skripsinya, Prof. Skripsinya, skripsinya dimasukkan. Nah, sekarang tinggal dites. Kalau saya tanya, saya cari, saya minta pegawai saya untuk melihat ee daftar wisuda Jokowi. Masuk enggak dia di dalam daftar wisuda tahun ’85 dan yudisium ya, Prof? E iya yang wisuda itu yudisium kan di situ dia enggak masuk. Hm. Jadi enggak ada namanya di wisuda tahun ‘5. Jadi di jadi artinya dia enggak pernah ikut wisuda. Nah, tuh. Iya, ya. Ya, Pak Sofan Mendi begitu mengenal Pak Pratikno eh Pratikno ini satu angkatan ya dengan Jokowi. Dia masuk juga tahun begitu walaupun mereka berbeda fakultas. Dan mengapa Pak Sofyan Effendi ini begitu mengenal eh Pratikno? Karena memang mereka sama-sama berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Fisik Pol UGM begitu. Nah, ini anulah juniornya jauhlah ya. Karena pada waktu Pak Jokowi yang mengaku kuliah sampai tahun 5 itu Pak E Sofyan Effendi kan masih jadi dekan sampai tahun 6, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Berarti kan dia masih mahasiswanya waktu itu Pak Pratikno kan. Iya betul. Iya. Visipol ini enggak jauh kalau dari rumah saya mungkin hanya sekitar 1 km. Kalau kenal juga berarti dong ya. mengenal gedungnya begitu ya. Nah, tapi yang jelas keduanya kemudian juga ee sempat menjadi dekan Visipol UGM juga dan ee ketika Pratikno ini kemudian dilantik pada tahun 2012 menjadi ee rektor UGM itu sebagai ketua ee MWA-nya ee ee apa majelis amanahnya. Heeh. Itu adalah Pak Sendi. Begitu. dan Pak Sendi yang memberikan speech pidato pada eh pengangkatan eh Pratikno sebagai rektor kala itu tahun 2012. Bahkan kemudian belakangan Pratikno ini kan menjadi ketua majelis wali amanah dan itu menggantikan Sofyan Effendi. Jadi ini memang mereka saling berkelindan, saling bersinggungan. Bahkan ketika ee Pratikno ini kemudian pada saat diangkat itu sekretaris UGM itu sempat ee apa namanya? Ketika ditanya oleh wartawan mengenai salah satu aturannya yaitu bahwa ketika dia diangkat menjadi ee Majelis Wali Amanah ketika itu posisinya sebagai Mesnek dari ee Jokowi ya itu tidak boleh dia memiliki jabatan struktural di pemerintahan begitu. Itu sempat ramai Mas dan itu dipersoalkan. kita masih ingat juga ya hal seperti itu mirip-mirip gitu terjadi di UI ee apa namanya rektornya dalam statutanya tidak boleh ee menjabat juga di pemerintahan dan ketika itu menjadi ee komisaris dari BRI ya kalau tidak salah ya atau ee atau ee bank pemerintah begitu dan ini jangan lupa Bank BRI salah satu bank yang e gaji dan npm-nya gede itu ya Mbak ya. Iya, betul. Yang seharusnya untuk ee UKM begitu ya akan memiliki tugas khusus tapi ternyata banyak yang disalurkan kepada oligarki. Kita kembali kepada ee apa praktikno ini. Jadi memang kalau dilihat praktikno ini memang menjadi ee wajar kalau seandainya dia kemudian dianggap sebagai orang yang paling dekat kepada Jokowi, kemudian dianggap sebagai ee apa namanya? operator politik begitu Mas Sirsu dan juga sebagai aktor intelektual seperti dikatakan oleh Pak Sofyan Effendi tadi begitu. Karena memang apalagi kalau seandainya betul nanti ya terbukti bahwa e Jokowi ini hanya lulusan BSC atau lulusan sarjana muda. Sementara Pratikno ini adalah seorang profesor doktor begitu kan e menghamba pada BSC yang enggak lulus enggak lulus MKDU. Iya karena enggak lulus mata kuliah dasar umum dengan nilai yang pas-pasan. ada berapa MKDU4 atau berapa itu yang ee nilainya D sehingga ya ee di tempat yang lain itu harus mengulang memang di fakul ee di universitas saya yang MKDU-nya demikian memang harus mengulang begitu Mas Herzu. Bahkan kalau pada matrikulasi nilainya C itu wajib untuk naik menjadi B. Jadi harus diulang juga. Jadi cukup mengherankan gitu. Dan ee bagaimana tadi Pak Sufyan Andi Effendi mengatakan gitu dengan sangat ee jelas cetelo-welo. Dia memerintahkan anak buahnya untuk mencari tahu bagaimana nilai-nilai Jokowi dahulu dan apakah dia sempat ee ee di yudisium. Yudisium itu artinya orang ada universitas yang melaksanakan yudisium, ada yang tidak. Jadi kalau di UGM setahu saya ya ee karena banyak teman-teman di UGM begitu, jadi mereka melakukan ee ujian begitu dan kemudian sesudah ujian ada pengumuman ujian gitu kelulusannya itu adalah yudisium dan sesudah itu wisuda begitu. Jadi ee untuk di semuanya itu ada ee semacam penetapan begitu Mas, semacam surat yang dikeluarkan. Jadi sangat jelas di sini kalau namanya nama Jokowi Joko Widodo itu tidak ada di daftar yudisium ya tentunya karena dia tidak mengikuti ujian karena yudisium adalah pengumuman dari ujian sebelumnya. Kalau itu dulu foto-foto wisuda dulu foto si Widisa siapa dong? Hm. Iya, itu dia. Makanya seringkiali kemudian dibandingkan wajah orang yang ditunjuk yang duduk di belakang itu ya ee dianggap sebagai dikatakan sebagai Joko Widodo. Terus kemudian kan dibandingkan ee dengan teknologi forensik oleh oleh eh Rism maupun oleh eh Roy Suryo dan ternyata tidak match malah match-nya itu e match dengan Dumatno. ee kerabat Jokowi yang lain itu kan kerabat Jokowi yang sekarang jadi petinggi di perusahaannya Pak Luhud ya di Toba Energi ya. Betul. Heeh. Iya betul. Jadi ini saling berhubungan nih. Ee kalau tidak dipecah satu persatu maka kita akan bingung begitu. Nah kita kembali kepada praktikno ini. Prakno ini ee kalau berdasarkan penelusuran kita, dia mengakui sendiri berdasarkan pernyataannya. Saya melihat di INWS misalnya dia mengatakan bahwa saya berasal dari sebuah kampung. di kampung itu hanya ada yang dekat hanya ada SD dan kemudian ee pada umur 12 tahun saya harus ke kota, harus ee orang tuanya dua-duanya guru SD dan saya harus ke kota karena SMP-nya ada di kota dan itulah pertama kali pada usia 12 tahun dia pertama kalinya memakai sepatu begitu. Jadi kita B bisa bayangkan keadaannya pada waktu itu begitu ya. Ee terus kemudian dia bisa ke SMA kemudian bisa ee ke UGM dan akhirnya bisa berkuliah di luar negeri begitu. Iya. Saya ini kan tumbuh dari keluarga guru SD ya. Ibu saya guru SD, Bapak saya guru SD. Kemudian umur 12 tahun saya harus meninggalkan desa karena saya harus masuk ke SMP yang jauh sekali dari dari desa saya. Jadi 12 tahun saya kos ee masak sendiri ya kamarnya alasnya itu tanah begitu jalan kaki bahkan belum bisa pakai sepatu karena sampai 12 tahun belum pernah pakai sepatu. Jadi kalau ke sekolah, ke SMP saya sering lepas anu lepas sepatu saya angkat gitu. Nanti kalau sudah dekat sekolah baru pakai sepatunya. Itu pengalaman masa kecil ee tentang bagaimana kita anu ya ee harus ee berjuang begitu. Ee tapi saya ingin mengatakan bahwa saya terinspirasi selain didikan Bapak Ibu saya, saya juga terinspirasi dari membaca buku. Saya waktu kelas 4 SD itu membaca buku tentang ee apa? Narimo peparingi Pangeran. Itu busuk buku bahasa Jawa, menerima atas anugerah Tuhan. Jadi buku itu sangat menginspirasi saya walaupun saya kecil, walaupun saya anak kampung ee jangan mindarlah begitu ya. Pokoknya kita bersyukur gitu. Kemudian ada buku lain yang sangat menginspirasi saya. Namanya bukunya itu adalah timba air mandi sendiri. Jadi buku itu meresap betul di anu di ben saya waktu kelas 4 SD waktu Bapak saya bilang kamu lanjutkan ke SMP. Itu saya ingat ingat buku itu lagi. Narimo pemaringi Pangeran menerima anugerah Tuhan apapun yang ada di dalam diri kita. Yang kedua, timba air mandiri sendiri. Ya memang harus mandiri gitu. Jadi, makanya anu Bapak saya bilang, “Kamu menangis enggak anu nanti kalau jauh dari orang tua SMP?” Saya tidak. Saya bilang, “Karena itu tadi dua buku yang sangat menginspirasi saya selain cerita Bapak Ibu saya itu jadi kalau ditanya apa yang pendidikan yang paling ee kontributif dalam diri saya, saya akan menjawab, saya kos sejak kecil, saya mandiri sejak kecil, saya masak sendiri.” itu ya yang membuat kemudian melanjutkan ke SMA kemudian diterima di kampus, diterima sebagai dosen, kemudian kuliah di luar negeri, ee kuliah lagi di luar negeri lagi sampai jadi guru besar gitu. Sementara teman saya SD hanya lulus SD gitu. Pokoknya saya bersyukur tetapi ada tekanan mental luar biasa sebagai orang aneh di kampung begitu kalau pulang kampung itu saya merasa aneh aja tetapi juga sekaligus ditantang euy harus punya kontribusi terhadap kampung-kampung tetanggamu dan seterusnya kamu sudah diberi kemewahan oleh Tuhan, oleh alam, oleh lingkungan sosial mendapat mobilitas vertikal sama teman-temanmu. Tidak. Itu yang seringki menjadi beban mental. Oleh karena itu saya juga punya pekerjaan-pekerjaan sosial gitulah ee untuk bukan hanya untuk membantu tapi juga membuat diri ini menjadi lebih tenang gitu, lebih nyaman gitu ya. Karena menjadi orang aneh itu tidak mudah. Jadi ee kita akhirnya miris ya melihat ee seseorang yang tumbuh dari kampung, seseorang yang ee kita melihatnya sebagai tentunya lugu ya ee dengan ee apa lingkungan yang seperti itu bukan yang hedon apa dan sebagainya. Karena zaman dulu juga sudah banyak yang hedon, Masus. Dan apalagi kalau guru tapi biasanya ya di desa sih inah ya. Justru dulu kalau di sana guru itu katanya digugu dan ditiru itu memang benar kalau di ya. Betul betul sangat dihormatilah gitu guru itu ya. Tapi sederhana hidupnya gitu. Iya iya betul. Jadi ee ketika kemudian dia menjadi operator politik dan sekarang membuat salah satu ee yang pemilik andil kerusakan saat ini, tentu orang terheran-heran begitu dan kemudian orang akhirnya menelusuri siapa sih ee praktik ini dan kemudian ee apa perannya begitu ya Mas eh apalagi kemudian dia dikatakan oleh Pak eh Sofyan Effendi bagaimana dia mengubah nilai dari Jokowi yang ya awalnya kan kita masih ingat Jokowi pernah mengatakan Ah, nilai saya enggak sampai dua begitu. Tapi bilang begitu acaranya di UI ya itu acaranya waktu itu ada Pak Mahfud MD segala macam ya waktu itu ya kalau enggak salah ya. Betul. Ada ada Pak Mahfud MD dan e beberapa tokoh ee yang lain yang menjadi ee yang menjadi moderatornya Rossi kalau tidak salah ya ee tahun 2013 ketika itu. Dan ee kemudian ee yang berikutnya dia mengatakan hanya dua ya dua sekian begitu. Nah, tapi setelah ditelusuri oleh Pak Sofyan M. yang tentunya Pak Sufyan ini memiliki akseslah ee dia dari peran lama di sana dia pernah jadi dekan, bantu rektor, rektor dan pasti ini omongannya bisa dipegang dan beda dengan Rismond. Kalau Rismond kan pasti dibatas-batasi enggak ya di bisa dihalang-halangi. Kalau Pak ini enggak mungkin dihalang-halangi. Dia punya banyak akses, punya anak buah yang lama di situ kan gitu. Betul. Jadi ini lawan berat betul ini dari praktik begitu kan secara ini pernah menjadi rektor, praktik juga pernah menjadi rektor tapi hanya 2 tahun dia mengundurkan diri pada tahun ee 2014. Jadi dia diangkat ee sebagai rektor pada tahun 2012 di mana majelis wali amanahnya ketuanya adalah Pak Sofan Ewendi. Kemudian dia mengundurkan diri 2014 karena diangkat sebagai ee Mesnek oleh Jokowi begitu. Nah, jadi ee peran-peran inilah yang di mana akhirnya orang mau tidak mau mempercayai apa yang dikatakan oleh Pak Sufyan Effendi karena beliau mengatakan juga bahwa memerintahkan ee memerintahkan anak buahnya begitu, pegawainya untuk memeriksa. Nah, tentunya dia juga memilih akses, memiliki akses terhadap data-data lalu begitu yang tidak bisa diakses oleh Ro Suryo, Drter Tifa, maupun Rismon begitu kan. Nah, e pegawainya ini kemudian mencarikan data tersebut dan pada daftar yudisium juga nama Jokowi tidak ada menurut Pak Suf Effendi ya. Pada saat wisuda tahun 1985 pun juga nama Jokowi ternyata juga tidak ada. Inilah yang kemudian membuat ee apa Mas Herersu? Membuat keterkejutan karena data ini tentu saja dianggap sebagai data valid. yang ngomong mantan rektor UGM loh ini gila gila banget ya yang terjadi ya itu dan dan jelas juga Pak Sofendi kan juga sempat menyebut soal Ibu Ova yang sekarang jadi rektor itu sempat disebut loh coba kita kita simak ya omongan tentang rektor ee Ibu Ova ya yang disebut oleh rektor sekarang ini oleh Pak Sofan Effendi. Betul. Iya. Jadi karena itu ee pengakuan ee dari apa informasi yang ada di fakultas ataupun di universitas bahwa ijazah aslinya itu hilang. Iya. Itu enggak ada ijazah asli. Oh, enggak enggak ada ijazah asli. Jadi bukan hilang ya, Prof. Bukan hilang. Dan masa orang hilang tidak lapor ke polisi. Iya. Iya. Iya. Kan itu. Itu kan anu. Jadi itu a sudah bukti dan juga sekarang yang dipakainya sebagai ee apa ijazah untuk mencalonkan sebagai calon walikota, calon gubernur dan calon presiden itu adalah ee ijazah palsu memalsukan di ijazahnya Hari Mulyono yang dirubah namanya Pramuka Dan itulah di calon pramuka itu, pramuka pojok itu ya, Prof. Sekarang sudah kebakar ya sekarang itu kok itu oleh rektor kita ini yang tidak jujur ini. Iya, Prof. Opa Emilia ya, Prof. Itu kok mau dinyatakan itu asli. Hmm. Itu kan padahal dia lihat enggak ngerti pun enggak anunya kan yang kemarin diceritakan Prof. Itu bahwa secara hukum kan ada perkataan oleh Prof. Opa menilai. Iya. Ah, menilai itu loh. Gimana itu Prof? menilai itu bukan bukan kata-kata hukum enggak bisa meyakini gitu ya meyakini meyakini meyakini ini tidak bukan pernyataan hukum oh itu kalau dia tahu ya betul saya yakin bahwa itu anu an tetapi saya yakin bahwa itu itu harus pasti itu bukan kata-kata hukum apalagi kan kalau salah kata Betor Suryadi kan fenomena jazakal itu sebenarnya habis reform itu banyak sekali mungkin termasuk pemilihan walikota juga tu iya orang PDIP lebih tahu kan nah itu orang nyatanya orang PDP sudah langganan dia itu anu parman itu. Nah, kan jelas Pak tadi yang disebutkan oleh Pak tentang tentang rektor e OVA ini perannya ini gila banget ya. Sudah sangat sistematis ya. Ini sorry to say bilang kalau kemudian ini banyak orang yang mungkin nganggap sudah rusak-rusakan UGM tapi untungnya diselamatkan. masih ada banyak kemudian alumni-alumni yang ee yang seperti Rism Tifa dan juga eh Roy Sorio bahkan juga termasuk seperti Profesor Sovian Effendi. Makanya kemarin kan saya juga menjelas ini pasti akan ada gelombang besar ini ketika kan betul e kemarin mereka-mereka karena banyak yang malu juga sekarang jadi alumni itu kalau enggak segera membersihkan nama UGM itu kan gitu. Iya, iya iya betul sekali Masu. Bahkan nama Ova Emilia ini ee berdasarkan ini sebetulnya bukan bukan investigasi saat ini, tapi sudah yang lalu-lalu juga begitu. Ini kan memang disebut-sebut sebagai ee sebetulnya pada saat pemilihan rektor bukan dia yang ee mendapatkan suara terbanyak, tapi kita tahu itu kan terjadi di mana-mana itu, Mbak, ya kan? Terjadi di mana-mana seperti yang di UNF malah dipecat yang majelis wali amanahnya kan. Betul. Jadi ee ee riwayat dari OVA ini agak sedikit berbeda karena dia kemudianlah yang dipilih. Nah, sampai ke situ sampai ke pemilihan ini di mana ee pemerintah yaitu Menteri Medikbut Stek Dikti ketika itu dan juga di belakangnya tentu saja adalah Jokowi begitu memilih OVA Emilia sebagai rektor UGM. ee ee kabarnya ini juga atas ee apa namanya kontribusi dari ee Pratikno walaupun itu kemudian disangkal ya tentu saja disangkal begitu tapi saya membaca di majalah Tempo ee ini adalah salah satu investigasi yang ada di sana itu menyebutkan demikian yang mengatakan juga beberapa pegawai UGM begitu dan kemudian ketika OVA ini menjadi ee rektor kita tahu ada beberapa masalah keuangan di sana Masu ee di mana kemudian Dan salah satunya yang mencuat paling paling viral ketika itu adalah OVA ini ada masalah keuangan atau semacam ee apa ya penyalahgunaan atau apa begitu di sebuah BPR yang nilainya cukup besar yaitu 29 miliar begitu dan ee akhirnya itu ditutup karena diselesaikan begitu Mas Sersu diselesaikan antara ee pihak ee OVA dan juga suami OVA begitu dengan pihak BPR tersebut sehingga kemudian tidak mencuat lagi. Tapi orang lantas bertanya siapa yang berkontribusi ini? Begitu kan. Siapa yang ee kita masalahnya orang kemudian melihat LHKPN-nya OVA begitu. Bagaimana dengan LHKPN demikian bisa membayar sebanyak itu begitu. Walaupun kita tidak tahu pola pembayarannya dicicil langsung atau bagaimana begitu ya. Tapi yang jelas setelah itu eh ketika ada ribut-ribut seperti ini di mana Ova Emilia selalu menghindar ketika tanggal 15 April eh apa Roy Suryo dan juga Rismon CS ini mendatangi UGM dia mengatakan tidak ada di tempat ada di Jakarta padahal ada peristiwa seping itu yang baru pertama kalinya terjadi di UGM seorang rektor tidak ada di tempat ada apa dia tidak berani menghadapi ini begitu ee ini anu ya ini khas ya khas era banyak sekali pejabat di eranya Jokowi yang tersandra kasus Terus kan itu kan pola polang baku banget ya. Jadi ee dia bermasalah dan kemudian dibiarkan di tapi kemudian ya mereka diusing gitu ya dengan begitu ya. Betul. Betul. Itulah yang itulah yang ee kemudian terjadi ya Mas Hersu. Dan ee kita tahu sampai sekarang pun OVA ini tidak berani berbicara. Yang berbicara adalah kalau di tempat lain disebut pembantu rektor, kalau di sana ee disebut apa begitu ya. ada istilah tertentu di UGM itu yang kemudian yang menghadapi Rismon apa dan sebagainya gitu. Wakil ya atau wakil rektor atau Iya. Iya mungkin wakil rektor bidang ini begitu ya atau semacam direktur. Tapi itu ee pada level yang salah. Jadi kita bisa melihat polanya ini Mas Sirsu. Apalagi kemudian ee kemudian Praktikno ini menjadi ketua Majelis Wali Amanah yang saya rasa sampai terakhir tahun 2023-2024 dia masih menjadi ketua majelis. ee wali amanah saya tidak tahu pada tahun 2025 ini yang jelas ee dia memiliki ee jaringan atau memiliki apa ya tangan yang masih sangat kuat ee di dalam UGM tersebut untuk mengatur ini dan itunya begitu. Nah, eh coba kita ee lihat ya, coba kita lihat ee kesaksian dari Said Didu nih. Said Didu ini adalah teman lama dari eh Profesor Sufyan Effendi begitu yang ee di mana dia memiliki apa ya kedekatan dari sudah sejak lama dari zaman Pak Habibi Mas itu. Iya. Karena Pak Sofan Effendi termasuk orang yang dipercaya sangat dipercaya oleh Pak Habibi gitu. Oleh Habibi. Betul. Walaupun dia tetap menjadi dosen di UGM begitu ya, tapi dia ee orang yang sangat dipercaya. Coba pernyataan dari eh Said Didu ini. Dia mengatakan ee di Jogja hari ini tanggal 25 November 2024 ini diunggah di ee akun X-nya pada waktu itu ee dilakukan satu diskusi beberapa tokoh di UGM yaitu Jenderal TNI Purnawirawan Tiasno Sudarto, Prof. Sofyan Effendi, mantan rektor UGM, dan Profor Wahab. Ee mungkin ini Rohmat Wahab ya maksudnya yang mantan rektor Universitas Negeri Yogyakarta yang apa ahli pendidikan tersebut, pakar pendidikan dan tokoh anu koalisi aksi menyelamatkan Indonesia bersama dengan Pak Gatot Normantio ya. Oh, I ya. Deklarator kami juga presidium beliau presidium. Presidium ya. Dan kemudian ee dua diskusi dengan adik-adik ketua BEM dari beberapa perguruan tinggi di Jogja. Tapi demi keamanan adik-adik mahasiswa foto tidak diedarkan. Di sini memperlihatkan bagaimana memang ee di situ ada Pak e Rahmat Wahab, terus kemudian di situ ada Pak Sofyan Effendi dan ini terjadi pada tanggal 25 November 2024. Itu persis seperti yang dikatakan oleh Mas Heru tadi. Begitu. Dan kemudian ee ditulis juga oleh Pak Saidido, “Kbohongan Jokowi akan terbuka.” Eh, alhamdulillah cerita mantan rektor UGM dan mantan kepala BAKN Badan Administrasi Kepegawaian Negara dulu itu pernah dijabat oleh ee Pak Sofyan Effendi. Eh, Prof. Sofyan Effendi sudah menceritakan secara lengkap bahwa ijazah Joko Widodo adalah palsu. Beliau sudah menceritakan hal tersebut ke saya di kampus UGM pada tanggal 25 November 2024. Jadi sebetulnya dia sudah melakukan investigasi lebih dulu sudah sejak lama ini Pak Sofian Effendi tapi baru ee di kalangan tersendiri begitu ya. Baru kemudian pada sekitar bulan April ketika ijazah palsu ini mulai mencuat lagi dan demikian gencar, maka dia diwawancara oleh media. Dan di situ dia mengatakan ada lima hal-hal yang janggal mengenai ijalah ijazah Jokowi dan kemudian dia sudah mempelajarinya dan dengan sangat telak, sangat jelas ee dan keras dia mengatakan bahwa ijazah itu palsu. Nah, tapi saya juga heran kenapa pernyataan Pak eh Sofyan Effendi mantan rektor ini tidak diambil oleh kuasa hukum Jokowi ya Masu tidak dilaporkan dan tidak termasuk dalam 12 yang terlapor tadi. Ya kan ada 12 orang yang I sekarang sudah ada yang mau laporin Mbak Jokowi Lovers yang rencananya mau laporin esrim. Saya enggak tahu apakah itu cuma sekedar ancaman atau enggak. Oke, lanjutkan yang 15 yang 12 orang tadi itu ternyata banyak banget ya. Saya juga bingung karena kalau tadinya kan cuman lima yang disebutkan oleh pengacaranya Pak Jokowi. Kalau sekarang tiba-tiba jadi 12 mungkin karena yang diproses kan dari enam laporan itu empat yang dinaikkan statusnya jadi penyidikan. Sementara dua kan atau dicabut kata polisi begitu ya. Jadi, nah jadi jadinya 12 12 orang dan nah ini polisi mesti hati-hati ni sudah memain begini semua orang jadikan tersangka gitu dan kita kita pastikan aja sebelum disebut nama-namanya orang enggak takut mau dijadikan tersangka juga. Oke, silakan Pak I. Jadi 12 nama ini kan diungkap e oleh Abdullah Alkatiri ini adalah ee pengacara atau kuasa hukum dari dr. Tiva dan ini diungkap saya melihat ee semalam itu hari apa Rabu malam ya berarti ya dan ee itu di acara rakyat bersuara yang di ee dikawal oleh Aiman ya. Iya. Yang sekarang tiap hari topiknya cuma Jokowi aja ya. Iya betul. karena setiap hari selalu ada perkembangan baru dan kemudian di situ dibacakan oleh ee apa SPDP-nya surat perintah dimulainya penyidikan tersebut ada surat yang ditebuskan kepada Kapolda Metro Jaya, kepada Jokowi, kepada e kuasa hukum dan lain Kejaksaan Tinggi Jakarta itu terutama ditujukan RPDP itu. I betul. Iya. Iya. Dan ee pada Rabu malam itu dibacakan yang disiarkan secara langsung live ya oleh ee Inws sehingga kemudian akhirnya ramai ramai. betul ini media maupun media sosial. Nah, daftar terlapor yang dibacakan itu ee kasus pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi itu adalah satu, Egi Sujana. Ini sudah disebutkan sebelumnya oleh pihak kepolisian eh Polda Metro ya. Kemudian yang kedua Rizal Fadilah. Kemudian yang ketiga Kurnia Trioyani, empat Ruslam Effendi. 5 Damai Hari Lubis. Kemudian 6 Roy Suryo ini sudah disebutkan juga eh Rismon Sianipar nomor 7 sudah disebutkan juga sebelumnya. Fauziah ee ini juga sudah disebutkan sebelumnya. Kemudian Abraham Samad ini yang cukup mengejutkan. Jadi rupanya ketika beberapa waktu lalu ketika ee ada Roisu Rio kemudian em ada Rismon segala di mendapatkan ee panggilan gitu, mendapatkan undangan untuk ee pemeriksaan dan klarifikasi kan. Ketika itu kita tahu ee Abraham Samat ini juga dikatakan bahwa dia juga di diundang atau dipanggil begitu ada surat panggilannya. Tapi dari pihak Abraham Samad mengatakan dia tidak menerima surat itu. Dan kita pun juga terheran-heran karena nama AS atau Abraham Samad tidak masuk ke dalam lima terlapor yang disebutkan oleh Polda Metro ketika itu. Apa hubungannya ya? Ya. Apakah karena dia juga sering menampilkan wawancara-wawancara di podcastnya gitu? Tentu saja menurut saya itu Mas Sersu karena yang lainnya ini yang akan saya bacakan yang lainnya adalah YouTuber yaitu yang mereka tentu saja memiliki ee apa channel tersendiri yang membahas soal ini. Dan yang berikutnya setelah Abraham Samad adalah Michael Benyamin Sinaga. Ya, apa hubungannya? Begitu kan. Michael ini juga ketika itu di ee mendapatkan surat undangan ee pemeriksaan dan kemudian dia diperiksa begitu. dia memiliki channel Sentana TV dan kita tahu dia sangat aktif bersama Dr. Rismon eh Sianipar begitu keliling untuk e mendapatkan keterangan tentang ee ijazah palsu Jokowi. Kemudian yang ke-11 adalah Nurdi Noviansyah Susilo. Diduga ini juga adalah seorang YouTuber karena kadang-kadang YouTuber itu memiliki channel tapi tidak berdasarkan namanya seperti kita misalnya the record bukan berdasarkan nama kita begitu tapi ee berdasarkan nama yang lain. Saya tidak tahu ini ee nama channel-nya apa. Kemudian yang ke-12 adalah Ali Rido alias Aldo ataukah ini adalah ee Bang Aldo ya yang memang sangat keras. Saya tidak tahu apakah orang yang sama atau tidak. Tapi yang jelas ee ee pelapornya itu ada empat orang begitu yaitu Jokowi, Andi Kurniawan, Lekuman dan Maret Samuel Sueken. Begitu. Jadi ee ini apa hubungannya mereka nih ya yang lain-lain ini ya? Iya. Hubungannya itu ini dari sini kita bisa melihat betapa bapernya Pak Jokowi begitu ya Mas Sirsul. Dan maksud saya yang orang lain tadi itu kalau Pak Jokowi dia punya legal standing lah. Dia merasa cemerkan. Kalau lain-lain itu apa dasarnya dan kok polisi kok sampai kemudian menerima juga mereka dan meningkatkan statusnya kan enggak mereka enggak punya legal standing nih Mbak Mbak. Iya kalau kalau berdasarkan hukum kita saat ini ee soal ITE apa dan sebagainya ini kan soal Pak J sudah tidak ada begitu kan. Jadi, Mahkamah Konstitusi sudah membatalkan aturan itu kan. Betul. Dan ee dan seringki kan ini memang ee kepolisian itu mungkin lebih paham ee ee lebih paham orang yang bukan aparat hukum lebih paham daripada Pak Polisi menjadi aparat hukum. Tapi yang jelas dari sini kita bisa menganalisa, kita bisa menyimpulkan sendiri bahwa masih betapa kuatnya tangan Pak Jokowi itu ee apa namanya mengungkung ee kepolisian kita begitu. Sehingga bahkan Roi Suryo mengatakan ini kok baru saja dilaporkan sudah langsung ada ee langsung sudah naik ke penyidikan terus kemudian ee kemudian sudah ada yang terlapor sekian. Saya rasa yang terlapor ini bisa jadi semuanya juga termasuk yang dilaporkan Jokowi ataukah merupakan akumulasi dari empat pelapor tersebut. Begitu. Saya kira akumulasi sih kalau dari pengacara kalau kita simak pengacaranya Pak Jokowi waktu itu kan cuman lima yang disebutkan. Cuman lima. Betul. Tapi kan itu juga tidak sinkron karena pengacaranya mengatakan bahwa ee ada terlapor siapa saja disebutkan es apa dan sebagainya. Tapi ketika Roy Suryo ee dan juga Rismond dan yang lainnya kemudian dipanggil dan ee mereka datang pada saat klarifikasi di lembar yang ditunjukkan itu ee tulisan terlapornya kosong jadi tidak ada. Dan ketika ditegaskan oleh Ray Suryel masih ingat betul Roy mengatakan bahwa siapa ini terlapornya? Ya, belum ada begitu, belum jelas begitu. Jadi ini memang ee apa ya ee kasus-kasus ini sangat khas ya kalau seandainya menyangkut nama besar gitu dan terutama ini adalah nama Jokowi begitu kan. Ini apa saja yang ajaib bisa terjadi kan Masul dan masih berlanjut sampai sekarang. Iya dan kita tidak bisa ini menganggap sebagai kasus yang normal begitu. Jadi ya coba kita lihat lagi ya ee sekarang siapa yang harus dihadapi oleh Jokowi ini adalah Sofyan Effendi yang ee apa namanya walaupun dia walaupun selama kasus ijazah Jokowi ini berlangsung eh Pratikno yaitu yang menjadi tangan kanan Jokowi ini eh silent begitu ya Mas Ersu tidak ee tidak apa tidak tampak begitu komentarnya atau apapunlah sebagai sahabat. Padahal kalau yang lain-lain seperti misalnya relawan begitu. Ee walaupun dia berstatus sebagai relawan, dia digaji eh dia berstatus sebagai komisaris misalnya seperti Matu Tina yang menjadi komisaris dari Food ID atau Rajawali eh Indonesia itu namanya yang dulu ee kan dia tetap nyambi tetap nyambi sebagai ee orang yang apa namanya ketika tanggal 16 di Solo begitu yang kemudian dia bersih tegang dengan para pendemon. pendemo di sekitar rumah Jokowi. Begitu dia kerja di situ yang dianggap sebagai kemudian menjatuhkan ee topi dari orang yang menemu Jokowi ketika itu. Ini kan petugas lapangan tidak seperti itu. Menampol. Iya. Nampol itu bukan menjatuhkan nampol. Dan kemudian hampir tiap malam muncul di sana Mus sebagai pembela Jokowi. Kapan ya kapan sebagai ini ee kapan bertindak kelihatan kerjanya sebagai relawan? Dan kita tahu sekarang ini masalah pangan, masalah beras itu sedang masalah. Betul. Sampai pusing saya lihat itu Menteri Pertanian Amran Sulaiman itu kasihan betul rugi sekirian triliun karena apa? Pencampuran atau oplosan beras kita enggak masuk ke situ. Tapi saya setiap kali melihat e silver matu Tina ini, ini orang kompetennya memang sebagai eh defender dari Jokowi, sebagai jubirnya Jokowi begitu ya. Bukan sebagai komisaris di tempat yang sangat terhormat itu begitu kan. Dia tidak pernah membicarakan masalah pangan yang bukan keahliannya memang. Nah, ini yang perlu kita tunggu adalah eh harusnya Pak Pratekno kalau memang merasa bahwa apa yang disampaikan oleh Pak eh Sofan enggak betul, dia tuntut juga dong. Dia tuntut balik. Begitu juga dengan Ibu Ova ya. Ibu kan juga jelas sudah disebut tadi oleh Pak kita tunggu ini menarik karena seperti saya sebutkan tadi itu memang narasinya ketika menyampaikannya datar tapi yang disampaikan itu kok substansinya itu menggelegar itu Pak Sofan Effendi dan saya kira sekarang ini kalau kita kan selalu ngomong kemarin ini sebenarnya anu ya e senengannya Pak Jokowi ini soal survei atau gitu ya ini pendapat publik ya opini publik kalau kita lihatnya dari media sosial sekarang ini ya betul-betul Joko itu makin tertekan ya Mbak Mbak ya orang mau mau padahal dia sudah dibelain ini oleh polisi dan sebagainya tapi publik lebih percaya kepada pada ini pada e orang omongan-omongan orang seperti Diva Rismon dan juga Ro Suryo dan apalagi ditambah dengan Pak Sofan Effendi. Jadi eh saya cuman apa tertarik mengikuti apakah polisi masih akan terus melanjutkan kasus ini. Karena kalau dalam situasi semacam ini makan akan terpuruk loh sebenarnya kasus ee Dirtipidum ee Pak Dirtium Pak siapa? Pak Johandani aja itu kan membuat polisi itu sangat terpuruk ya dan secara opini itu buruk banget. Nah, saya pikir apakah ini juga akan diulang lagi oleh Polda Metro Jaya karena kalau enggak ini reputasi dari kepolisian yang harus yang dipertaruhkan dan ini opini publik jelas ee sangat berat sekali untuk Iya. Iya. Ini ini kita melihat sikap dari Pak ee Prabowo ya, Pak Prabowo ini sudah hingar-bingar ini terjadinya dan ini sekarang yang turun adalah seorang mantan rektor dengan reputasi yang sangat-sangat baik. Beliau ini pensiun dengan sangat-sangat terhormat begitu Mas Iru. Dan sekarang dia speak up seperti ini menjelaskan soal-soal kotor yang terjadi di negara ini dan juga mencemari nama besar UGM. kita kan melihatnya jadi seperti itu dan sekarang si e salah satu aktornya yaitu Pratikno masih menjadi pembantu dari Pak Menteri koordinator PMK Menko ini adalah orang yang disebut-sebut sebagai orang yang bisa e bertemu langsung dengan Prabowo karena Prabowo tidak selalu bertemu dengan menterinya jadi ee bertemu dengan Menko dan kemudian Menko memberitahukan kepada menteri begitu kan kalau orang sekelas ini ya sekelas ini jadi Menko Dok. He. Iya. Dan ini adalah operator Jokowi begitu. Bagaimana Pak Prabowo kita lihat selama ini maju mundur, maju mundur begitu kan. Kita sudah senang dia maju tapi mundur lagi begitu. Nah, coba kita lihat ya sedikit saja kita lihat bagaimana eh eh the rising star ini praktikno ini munculnya itu seperti apa. Jadi ee kalau menurut tempo investigasi ini diunggah pada tahun 28 eh pada tanggal 28 Januari 2024 ketika itu sedang ramai-ramainya Pilpres dan tentu saja banyak sekali peran Praktik eh pratikno di situ. Praktikno membantu pemenangan Jokowi sebagai Walikota Solo pada 2005. Jadi ketika dia masih menjadi dosen di UGM, ketika itu dia sudah membantu pemenangan ee atau pil Walcot ee Jokowi di Solo ya. Dan dia punya pengaruh besar di UGM meski tidak jadi rektor lagi. Jadi bagaimana ee kemudian ee apa Pratikno ini bisa berperan di sana. Jadi rupanya dia diajak oleh Cornelis Sle Masirsu ini adalah guru besar di Fakultas e divisi Pol UGM gitu. Ini senior begitu dari dan ini yang lebih dekat ke PDIP. Dia lebih dekat dengan Ibu Mega. Iya, dekat dengan Ibu Mega begitu. Dia lebih dekat dengan Ibu Mega. Dan kita tahu ketika itu salah satu sponsor atau ee pengusung pengusung dari ee Jokowi di Solo itu adalah PDIP. Ya, kita tahu begitu. Jadi kemudian dia membantu ee intinya sebetulnya mungkin membantu PDIP begitu. Cornel SL ini sudah almarhum pada tahun 2020. Harusnya yang jadi e yang jadi pejabat memang cornle tapi karena dia enggak bersedia jadi rupanya faktor kesehatan ya. Kemudian belakang kita tahu. Iya betul betul. Jadi kemudian dan akhirnya pratekno lah yang dipasang di situ. Dan ternyata cocok saya kenal saya Kornerus itu kenal dia memang seorang intelektual. Saya kira enggak mungkin kalau dia yang ditempatkan itu dia kemudian jadi operator politik seperti Tekno itu gitu tidak akan ini orang yang orang yang terkenal ya kita melihat kepalanya intelektual penulis dan ee wisdom begitu ya. Karena bagi e sekelilingnya dia ini menjadi panutan ya. Jadi mata mata airlah mata air kejernihanlah gitu ya. Betul betul. Dan kemudian juga Pratikno ini kabarnya juga ketika dia ee kemudian menjadi circelnya begitu karena ikut di beberapa penelitiannya dan sebagainya karena Cornelius Le ini atau Pak Le ini adalah senior begitu ya. dia dikenalkan dengan jaringannya, dia dikenalkan dengan ee apa namanya ee berbagai macam ee mungkin masuk ke dalam circle politik sepertinya seperti itu begitu. Dan e iya dan ini memang pada saat pertama pada tahun pertama eh Pratikno ini menjadi Mensesnek dikabarkan ini Hasto yang menyatakan ketika itu Hasto menyatakan ini sudah mulai ee Ibu Mega itu tidak bisa ee berbicara atau minta waktu kepada Jokowi dia sudah sudah mulai main ini entah main sendiri entah disuruh Jokowi gitu tidak bisa bertemu dan kemudian ya ee ini dipertanyakan karena sebelumnya ee Hasto yang katanya itu akan menjadi mesne ketika itu ya. Tapi kemudian Hasto ee apa namanya tidak boleh oleh Ibu Mega. Oke. Oke, Mbak Agi kita eh ini kita akhiri ya soal ini ya kita khusus ngomongin soal Pak Pratekno. Nah, kita ketemu dan kita lanjutkan lagi besok itu soal ee soal Pasar Pramuka yang ini juga makin menarik itu. Apalagi kemudian nanti dikaitkan dengan sampai S trak aja sudah bikin mural di belakang truknya ya untuk pasar pramuka. E kita ketemu lagi ya besok ee kami mohon pamit sampai ketemu lagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

SUBSCRIBE dan bunyikan loncengnya agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru!

======

SUBSCRIBE CHANNELS Group:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ

Hersubeno Point
https://www.youtube.com/@HERSUBENOPOINTFNN

MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A

#OffTheRecord #SalamNolPersen #SalamAkalSehat #MembacaBeritaDiBalikBerita