DUNIA bersatu melawan ISR4EL “Iran pimpin Perlawanan Penting vs ZION1S” RAHASIA angkuhnya Israel
Yeah, it’s complicated. Obviously, these uh these are historic long-time rivalries between different groups in the south west of Syria, Bedwins, uh the Drews community and it led to an unfortunate situation um and a misunderstanding it looks like, between the Israelis side and the Syrian side. So, we’ve been engaged with them all morning long um and all night long with both sides and we think we’re on our way towards Israel kembali berulah. Kali ini giliran Suriah yang jadi targetnya. Ya, jika kalian mengikuti perkembangan politik dunia, kalian pasti tahu bahwa baru-baru ini Israel kembali lancarkan serangan yang menghancurkan. Enggak main-main. Targetnya adalah gedung-gedung pusat pemerintahan di Suriah. Mulai dari gedung kementerian, pangkalan pusat militer yang letaknya dekat dengan gedung kepresidenan. Jelas menyerang negara lain adalah sebuah perilaku melanggar kedaulatan negara. Tapi sialnya selama ini dunia selalu diam. Paling tidak mereka tak bisa memberikan hukuman ke Israel untuk berhenti. Lantas melihat Israel baru-baru ini menyerang Suriah, bagaimanakah dunia bersikap? Apakah mereka bakal bersatu? Dan apakah Iran akan memulai perlawanan kembali ke Israel? Berikut rangkuman analisis di balik serangan Israel ke Suriah. [Musik] Ya, baru-baru ini atau 16 Juli 2025, Israel melakukan serangan udara besar-besaran dengan target markas besar Kementerian Pertahanan dan Fasilitas Militer di Damaskus. itu berada di pusat ibu kota Suriah. Sebagai info, serangan itu menandai salah satu serangan Israel paling besar ke Suria dan serangan langsung ke jantung ibu kota Suriah dalam beberapa tahun terakhir. Tiga orang tewas dan 34 lainnya terluka dalam serangan itu. Menurut Kementerian Kesehatan Suriah, dari rekaman video kita bisa melihat rudal-rudal dijatuhkan dan menghantam gedung-gedung di pusat kota membuat ledakan besar dan melontarkan serpihan puing tinggi ke udara di samping gumpalan asap tebal. Sementara itu, mengonfirmasi soal serangan mereka ke Suriah, pasukan pertahanan Israel atau IDF membenarkan serangan mereka dengan menyebut jika markas besar Damaskus yang jadi sasaran mereka berfungsi sebagai pusat komando Suriah. [Musik] Menurut laporan dari berbagai sumber yang kami rangkum, sejatinya ada dua alasan utama. Kenapa Israel menyerang Suriah? Pertama, Israel mengklaim mencoba melindungi komunitas minoritas Druse di Suria Selatan seperti yang disampaikan Perdana Menteri Israel Netanyahu. Tapi selain itu, Israel juga ingin memaksa Suria menjauh dari zona perbatasan Golan He. Israel tidak ingin militer Surya mendekat ke dataran tinggi Golan yang telah mereka caplok. Sederhananya kata Menteri Israel, mereka ingin mengirim pesan keras jangan dekati garis demilitarisasi. Jadi kalau di peta ini loh gambarannya Israel ini udah menguasai perbukitan Golan di mana mereka enggak mau Surya mendekat ke sana. Ya, meski punya alasan tetap saja menyerang negara berdaulat adalah sebuah kejahatan perang. Dan itu kenapa dunia langsung bereaksi atas apa yang baru-baru ini Israel lakukan dengan menyerang Suriah. Iran yang selama ini jadi musuh Israel pun memberikan peringatan keras. Dan inilah di antaranya [Musik] reaksi dunia atas serangan Israel ke Suriah. Iran menjadi negara yang mengirimkan pesan paling keras di sini. Negara yang sempat terlibat pertempuran langsung dengan Israel selama 12 hari itu mengingatkan jika inilah Israel, negara yang bisa menyerang kota mana saja. di mana oleh sebab itu Iran mengingatkan persatuan untuk melawan hal tersebut. Menurut Menteri Luar Negeri Iran, Abas Arachi, Israel telah menunjukkan agresi yang tidak terkendali. Sayangnya, semua ini terlalu mudah ditebak. Ibu kota mana yang akan datang selanjutnya? Rezim Israel yang fanatik tidak mengenal batas dan hanya menguasai satu bahasa. Dunia termasuk kawasan ini harus bersatu untuk mengakhiri agresi Israel yang tak terkendali. Iran mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Suriah dan akan selalu mendukung rakyat Suriah,” ujar Arachi di Xoficial miliknya. Jika melihat pesan dari Menteri Luar Negeri Iran, di sini pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Iran ingin memposisikan diri sebagai benteng terakhir melawan dominasi militer Israel di Timur Tengah. Iran melihat Israel sebagai agresor tanpa batas yang harus dilawan secara kolektif bukan hanya oleh Iran, tetapi juga oleh negara-negara regional lainnya. Sederhananya, Iran mengajak kawasan bersatu melawan Israel. Membangun narasi bahwa dominasi Israel bukan hanya ancaman untuk Suriah, tapi juga bagi seluruh dunia Arab dan Islam. Di sisi lain, Qatar secara eksplisit menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Suriah dan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan piagam PBB. Sementara itu, Turki berbicara kepada media pemerintah di New York, Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan mengatakan ia berkomunikasi erat dengan Tom Barak, utusan khusus Amerika Serikat untuk Suriah dan duta besar Amerika Serikat untuk Turki. Ia menambahkan bahwa ia telah membahas masalah ini melalui panggilan telepon dengan rekan-rekannya di Suriah, Yordania, dan Arab Saudi. Di mana pada intinya mereka tidak ingin ketidakstabilan di sini. Sedangkan Sekjen Geoteres menyerukan deeskalasi dan perlindungan warga sipil serta menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan Suriah. Gimana reaksi Eropa? Antonio Costa, Presiden Dewan Eropa mengatakan di X bahwa dia sangat prihatin dengan serangan Israel terhadap Damaskus dan dia menambahkan bahwa kedaulatan dan integritas wilayah Suriah perlu dihormati. Ya, secara keseluruhan dunia khususnya negara-negara Arab, organisasi regional, serta kekuatan Barat seperti Turki dan Uni Eropa mengutuk serangan ini. Banyak pihak menyerukan penghentian segera, perlindungan warga sipil, dan penegakan hukum internasional. Di sini Amerika Serikat muncul bak pahlawan untuk memainkan peran mediasi. Sementara Iran dan proksi regionalnya memperkuat narasi resistensi dan dukungan tanpa syarat terhadap Suriah sekaligus menyerukan persatuan untuk melawan kesemena-menaan Israel yang seperti kita tahu didukung penuh Amerika. [Musik] Dukungan Amerika Serikat dan kesemena-menaan Israel. Jika kalian bertanya kenapa Israel bisa sesuka hati menyerang negara manapun yang mereka mau, maka jawabannya tak terlepas dari jawabannya akan selalu mencakup dukungan Amerika Serikat. Seperti kita tahu, Israel menerima bantuan militer tahunan dari Amerika Serikat sebesar 3,8 miliar US DAR dalam perjanjian 10 tahun sejak 2016 yang mencakup jet tempur F35, sistem rudal, dan persenjataan canggih lainnya. Selain itu, Israel juga menjadi satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki arsenal nuklir meski tidak resmi mengakuinya. Dan Amerika Serikat tidak menentang status ini. Di jalur diplomasi internasional di PBB, Amerika Serikat berulang kali menggunakan hak veto untuk menghalangi resolusi yang mengutuk Israel, termasuk pelanggaran HAM di Palestina, Gaza, dan Suriah. Sebagai contoh, dalam setiap agresi militer besar seperti ke Lebanon 2006, Gaza 2008, 2014, 2023, dan Suria 2025, Amerika Serikat tidak pernah secara terbuka mengecam hanya mengimbau eskalasi. Sederhananya, Israel mendapat pembiaran sistematis karena didukung kekuatan adidaya. Di mana Israel juga selalu membungkus serangannya dengan claim selfdefense. Misalnya, menyerang Surya karena ada basis Iran. Menyerang Libanon karena Hizbullah ancam keamanan. Membombardir Gaza karena Hamas menembakkan roket. Hukum internasional memang memperbolehkan bela diri. Pasal 51 piagam PBB. Namun penafsiran Israel dan Amerika Serikat terhadap ancaman sangat luas dan jarang dibatasi. [Musik] So, itu kenapa Israel selalu berani menyerang negara manapun di Timur Tengah. Sekali lagi, serangan Israel ke jantung ibu kota Suriah bukan hanya soal rudal dan ledakan. Ini tentang pesan bahwa tak ada negara Arab yang aman dari agresi jika dunia terus diam. Iran mungkin berdiri paling depan menyerukan persatuan melawan kekuatan yang tak terkendali. Qatar, Turki, Uni Eropa hingga PBB. Semuanya menyuarakan penolakan. Semuanya mengecam agresi yang terang-terangan melanggar kedaulatan. Namun kita tahu selama Israel memiliki pelindung bernama Amerika Serikat, hukum internasional hanya akan menjadi formalitas. Hak veto akan menjadi tameng dan retorical selfdefense akan menjadi alasan untuk melanggengkan dominasi. [Musik] [Musik]
======================================
Part of GLNEWS
Website: https://glnews.id/
Instagram: https://www.instagram.com/glnews_ig/
Tiktok: https://www.tiktok.com/@glnewsofficial
Facebook: https://www.facebook.com/glnewsfootball/
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo