๐ด LANGSUNG | HARI 4 | MWI di Babak Knockout EWC 2025 | (IND)
He. Lately I feel I find my feet pushing close my heart skips beat and now I’m falling controlling I guess this is black and white it’s like I told things that I can’t find I just keep going I just keep going in my time of space to really for my place I wish she sing but I had dream I had dream before these ster days I thought I found my way quickly face losing the race and I’ll move my time fast my heart And now I’m falling. I can’t control this guy back away. It’s like I told him told him the things I can’t find. I just keep going I just keep going. I just keep going. I just keep going. against the sky. There’s things that I can’t find. I just keep going. I just keep going. Ah He. K kita I be without you. I can’t be without you. I can’t be without you. I can’t be without you. I can’t be without you. I can’t be without me e I can’t be I can’t again Allah This land is calling. When the world of business is constantly changing, you need to stay ahead. So, what about AI to generate new possibilities? Machine learning to predict what customers will like or expand your business by forecasting delivery roots with realtime data. With the power of the cloud, imagine how AWS can transform your business. Allahu Akbar. Allahu Akbar Ah Level up your gaming experience with over 8 billion playlists only on Spotify. The official audio streaming partner for the 2025 Esports World Cup. Ya This land is calling. squad four 3 two one zer D again. Four 3 two one zero Ah. Reach your impossible Lenovo Legion. The human body was built to move. Not trapped at a desk in one singular posture for 12 hours a day. It’s time your chair evolved. This is Secret Lab Titan Evo. Ergonomically engineered for you, gamers, hybrid workers, artists. Backing your every move. He. Yeah. Allah Allah ee Ye e Allah Selamat datang di MWI@port World Cup 2025 disiarkan langsung dari Riyad Saudi Arabia untuk babak semifinal. Dan kali ini kalian akan ditemani bersama Nepin sebagai des host dan pasti tidak sendirian. Sudah ada dua paneless kita, ada Profesor KB dan juga Goni. Hai, tema kita udah udah gokil banget sih. Udah ya langsung ya, udah merah putih banget soalnya. Yang tahu-tahu aja L yang tahu-tahu aja teman-temannya. Karena hari ini ada match besar ya yang harus kita saksikan. Ingat dengan single eliminations ini bakal jadi menarik banget. Tapi jangan buru-buru dulu. Kita bahas sedikit dulu tentang apa aja yang terjadi di hari kemarin. Salah satu tim Indonesia harus pulang. Wah, masih udah move on membekas dan sedih juga pasti nyesih karena emang ee kalahnya juga kalah nanggung. Benar. Kalah game-nya juga kayaknya udah termasuk ke dalam bagaimana permainan mentality juga. Jadi ya sebenarnya mereka udah bisa dibilang ya bisa dibilang kasarnya mereka udah kalah dari game yang kedua sebenarnya. Iya. Sebenarnya nyesek banget sih karena emm aku expect-nya at least masuk semifinal dulu baru e nanti e mungkin bisa masuk graven final. Cuman sangat disayangkan ya untuk Onik Pertiwi sendiri harus dipulangkan cuman reset move on karena masih ada satu tim Indonesia lagi tersisa yang bisa mengangkat trofy. Hmm masih ada vitality memang tapi yang jadi menarik adalah bukan cuma dari Onik yang pulang, tapi kita akhirnya menemukan kuda hitam ya. Power sebenarnya dari Terror Queens. Oke, bisa ya kali hitam karena Dark Horse. Dark Horse Ben. Tapi gimana ngelihat Terror queen sejauh ini? Uh, Terror Queen cukup meyakinkan ya kalau boleh dibilang ya. Apalagi ditambah dengan e kekuatan dari language bearer mereka yang sangat-sangat terjawab sekali yang mereka kemarin sempat bilang kalau misalkan emas tapi seenggaknya komunikasinya lancar banget apalagi untuk triomid-nya. Memang triomitnya terlihat hidup dan semua ini gara-gara Lunain doang sih ini sebagai midliner dan kaptain sekaligus. Setuju sih. Luna tampaknya bisa nyatuin tim baik di luar dan di dalam. Itu yang penting. Dan terlihat sampai sejauh ini ya Terror Quens bisa ngalahin sang juara tahun lalu juga. Eh, itu Jiji. Cuman mereka juga kuat lah bisa dibilang ngulangin beberapa tim dan untuk jiji ngulangin yang juara tahun lalu. Nah, tapi sekarang kita juga akan sambil melihat ya untuk beberapa top place of the day di hari kemarin eh yang dipersembahkan juga oleh Kidia dan ya salah satu momennya mungkin kita tahu juga ya e tim fight-timam fight massif ini selalu dibawakan di hari kemarin. Nah, ini salah satu momennya juga double kill dari Lunar atau bahkan sampai meniak itu sempat didapetin savage ya, Savage double savage untuk Lunar nih di game kali ini. Dan ketawa-tawa tampaknya ya. Happy sih pasti. Eh, kemarin itu kalau misalkan mungkin teman-teman ada yang e missing in action ya atau yang enggak sempat nonton pertandingan waktu qualifier di group stage-nya tim Falcons lawan eh Twisted Mines itu game pertamanya sampai 32 menit. Wow. itu terlama musiknya untuk tahun ini. Untuk di MW tahun ini ya 32 menit mm 10 detik kalau enggak salah aku lupa. Iya. Pokoknya ee itu adalah sebuah game yang benar-benar panjang dan intens tapi emang wajar karena bawanya tiga marsman kayak tadi kayak Moskov, Kimi, Yunion Shin. Jadi emang dominate dominate-nya kayak menit-menit 18 ke atas harusnya. I ya. Dan untuk gaming Gladiator yang akan jadi lawan dari Terror Queens juga nih untuk hari ini sebenarnya gaming Gladiator itu sesuai ekspektasi kalian enggak sampai ke babak semifinal? Jujur aja enggak sih kalau aku enggak enggak sejauh ini ya sejauh ini enggak dan lawannya soalnya dua Navi. Pertama Navi Malaysia dikalahin and then Navi Philippines dan dengan skor lain yang cukup meyakinkan gitu loh 2-0 game keduanya bahkan early game-nya mereka kalah tapi mereka bisa recover. Jadi sebenarnya JG enggak bisa dipandang sebelah mata sih oleh Terror que juga ya. Kayaknya kalau buat Jigi boleh sih untuk respect Lelot-nya juga ya. Ini emang ngebuat banyak banget permainan yang luar biasa. Oke, dan sekarang kita juga bakal melihat top reactions dari Sony di mana banyak banget reaksi-reaksi yang mungkin akan memancing kepanasan kita hari ini. Mulai dari fun reactions, mulai dari yang panas juga. Harusnya nanti kita bisa lihat salah satunya sih. Ada ya kalau enggak salah yang terror queen kayak Sonic Time katanya. Iya. Ya, tapi mau gimanapun ee menurutku wajar-wajar aja hal tersebut terjadi di panggung. Iya. Tapi yang paling penting adalah gimana caranya biar nanti e tim ini yang tersisa, tim Vitality itu bisa enggak cuma membalaskan. Kalau aku enggak bilang membalaskan karena mereka enggak ada dendam sama sekali, membalaskan dendam mereka tapi tahun lalu. Iya, ini juga menarik sih yang Gaming Gladiator itu lumayan kalau nonton di stage langsung itu benar-benar mereka teriaknya luar biasa banget loh. Iya. Iya. Dan ya makes sense sih menurutku karena mereka memulangkan juara bertahan ya. Iya. Dari sebelum dulukan dari sebelumnya tuh lawan Navi Malaysia. Arya orang Malaysia. yangin dia yang ngancurin Navi PH yang juara tahun lalu ya rosternya ya dipulangin dipulangin juga gila ya hari GG banget dan yang mulangin coachnya midnight orang Filipin juga ya jadi emang balas dendambalas dendam eh mungkin enggak ada dendam sih emang pengin membuktikan aja kalau misalnya di tempat lain pun mereka masih tetap bisa bersinar segitunya kayak yang aku bilang kemarin emas tuh ditaruh di mana pun tetap emas weh ranger emas betul benar Betul. Di mana aja dia tetap Ranger emas ya? Benar. Di box of happiness juga dia tetap emas ranger kayak gitu. Iya. Dan kalau misalnya balik lagi ya dengan match pertama yang akan menjadi pembuka hari ini kan kita akan melihat adanya Terror Queens versus Gaming Gladiator. Ada enggak sih sedikit prediksi dari kalian? Secara general dulu aja deh. Oke, kalau dari aku ya, aku pengennya ya aku pengennya sebenarnya GG yang menang cuman di atas kertas masih terror queens kayaknya. Oh. I aku mirip sih sama Goni ya. Mungkin teror quein tetap tetap ini ya. Iya. Oke. Dan ini dia salah satu momen yang mungkin harus kita lihat lagi ketika Terror Queens ngedapetin kemenangan di game ketiga yang sebenarnya jadinya luka lagi ya buat kita membuka luka lagi. Lumayan, Bang. Ini kita disuruh nontonin lagi Bang. Tapi ya mau enggak mau game ketiga bisa dibilang dominasi dan lihat reaksi dari para pemain Terror Kis sudah langsung kayak it’s queen time. It’s queen time ya. Wow, it’s queen time. Dan tampaknya mereka juga percaya diri dan sebenarnya ngelihatnya sakit hati juga. Nah, masalahnya iya TQ ini udah ngalahin satu tim Indo loh. Iya. Jangan sampai sisanya dikalahin juga sih nanti ya. Ada potensi mereka ketemu di grand final soalnya. Hmm. Ya, I besar potensi. di besar potensi karena mereka e beda bracket kan. Ditambah lagi e Rui ya cukup ee percaya diri dia bilang kalau misalkan sebenarnya kita expectnya malah menangnya 2-0 bukan 2-1 katanya. Iya dia ngomong kayak gitu ya. Menandang kan mentality-nya sebenarnya juga udah oke banget dan mereka udah sangat ready banget. Tapi entah nih untuk hari ini apakah masih dengan mentality yang sama ya ketika berhadapan dengan Gaming Gladiators. Tapi yang jelas siapapun yang menang di sini akan bertemu dengan Vitality. Jadi harapan gua ni kenapa pengin ada Gimin Gladiator di grand final? Oh, kalau aku harapannya ya intinya ya sebenarnya may the best team win sih ini dua dua semifinal ini yang lebih baik sebaiknya yang lanjut karena aku pengin lihat grand final yang lebih yang sengit lagilah sebenarnya itu sih jadi atas kertas sebenarnya mungkin TQ tapi siapa tahu Cici masih harinya masih menunjukkan yang terbaik Asli dan kawan-kawan Who knows oke kalau aku mungkin nge-breakdown apa yang Goni bilang dari pertandingan-pertingan tadi kayak Aira dari Malaysia ngalahin tim Malaysia, Midnight dari Philippin ngalahin tim Philipin. Nah, kebetulan karena enggak ada orang Indo di Gaming Gladiator jadi enggak bisa dikalahin, Gon. Oh, gitu ya. Boleh itu teori-teori boleh tuh. Kalau dari terin ada Indonesia soalnya ya. Ada Indo, cuy. Iya. Dan kemarin habis dipulangin nih. Oh, iya juga. Iya loh, orang Indo ngulangin tim Indo. Betul. Ini agak ngeri-ngeri sedap ya kalau ngelihat kliniknya yang sempat terjadi. Tapi kita bakal melihat bracket playoff-nya dulu untuk teman-teman yang mungkin masih penasaran em sejauh mana sih MWI ini udah berjalan dan bisa dilihat ini dia untuk semifinalnya. Betul. Jauh banget. Udah sampai di bulfard dari Riad Saudara. Dan emang kita ada di babak yang cukup penting ya, semifinal best of 5 series. Karena emang e mungkin buat teman-teman yang bingung kemarin itu ada di dua stream juga untuk pertandingan dari quarter finals-nya. Jadi e memang kalau kita lihat dari trendnya itu sebenarnya bracket atas ini cukup unpredictable karena para dark horse ternyata yang berhasil memenangkan pertandingannya dan bahkan memulangkan yang lumayan favorite. Iya ya karena mungkin banyak prediksi yang bilangnya Navi Philipin versus ONIC harusnya mereka. Betul, betul, betul, benar. Sementara di bawah mungkin sesuai dugaan ya, cuman ini untuk turnamen price pool-nya udah ada yang set nih. W lumayan, lumayan, lumayan. Uh, dari posisi pertama ini memperebutkan 150.000 USD karena kan secara total ada 500.000 USD yang akan dibagikan. Iya, betul, betul, betul. Dan menurutku yang paling menarik di sini karena kita enggak cuma ngomongin dari MWI-nya aja, tapi kita ngomongin EWC-nya juga. At least ketika menyentuh ke top atau minimal masuk ke babak knockout stage itu pasti tim-tim yang memang memiliki club champion point nambah itu bakal nambah termasuk berarti dari Navi dan juga dari Onix karena ONIK juga kan ya kita tahu sendiri mereka untuk di MSC ada dua tim kan ada. Jadi itu yang menarik sekali untuk mungkin kita lihat ke depannya berapa poin yang bisa diambil oleh tim-tim tersebut. Iya, lumayan banyak ya untuk tim-tim yang dibawakan oleh Onik juga karena ya perebutannya itu tuh tuh berapa? juta 7 juta jut tahun lalu 7 juta dolar sekarang 7 juta dolar lagi untuk juara umumnya dari club champion poin bayangin bayangin bayangin dan kemarin dimenangkan sama iya tapi kayaknya tahun ini sendiri agak sedikit terseok-seok ya iya ya dari ladies enggak masuk playoff jadi untuk poin mungkin agak sedikit berat ditambah lagi seperti yang kita tahu kan tim-tim yang termasuk ke dalam club champion e partner programnya aja itu dapat 500 US dollar tetap banyak banget Ya, dan ini dia untuk jatel hari ini juga di mana kita akan membuka hari ini dengan Gaming Gladiators versus Tur Queens dan nanti di match yang kedua akan ada tim Liquid versus tim Vitality. Nah, dari dua match ini mana yang lebih seru menurut kalian? Dua-duanya seru. Dua-duanya seru. Dua-duanya seru. Yang lebih ya tentunya yang ada Indonesianya deh. Yang ada Indonesianya ya itu lebih seru. Ada Indo, cuy. Soalnya ya ada beberapa komen yang kayak aduh nonton Vitality bosan banget dari kemarin 20-0 cepat banget. Iya bet. Oh ya udah berarti hari ini 3-0. Iya kan protesnya 2-0 kan 20. Iya karena kita akan bermain dengan best of wife series ya cuman masih ya enggak ada kesemaan kedua kalau kalah udah langsung masuk ke bronze match. Nah itu yang paling menarik ya karena balik lagi dengan bracket seperti ini grand final itu bakal ada dark horse versus powerhouse atau yang bisa dibilang kayak minimal TRI A TRS. Benar. Jadi siapapun yang menang hari ini dan mereka besok akan bertemu di babak grand final itu udah pasti bakal jadi pertandingan yang sangat menarik sekali karena biasanya kita ngelihatnya power houseous lawan powerhous terus tapi sekarang ada dark horse-nya nih ada dua bahkan iya sih dan seriesnya juga bakal lebih panjang lagi ya di hari esok bakal ada best of se series karena ini piliran yang luar biasa dan buat teman-teman yang emang selalu ngikutin turnamen kita juga jangan lupa untuk dukung kita juga vote for us di esportseaws.comport com Sport karena ini ada tiga nominasi ya yang bisa kalian voting juga. Yang pertama MLB sebagai esports game of the Decate. Terus yang kedua ada M5 World Championship sebagai esports Live Event of the Decay dan Mounton sebagai Publisher of the Decade. Y voting sekarang juga teman-teman karena biasanya dengan support kalian, dengan kekuatan dari kesolidan sobat Mobile Legends itu semuanya bisa teratasi. Betul. Pokoknya langsung aja ke esportsawards.com slashvote langsung vote di situ. Langsung vote di situ. Tiga-tiga kategorinya kalau bisa. Nin vote juga ya. Iya. Iya tentu saja. Tentu saja. Tentu kita semua pasti vote ya. Karena ini kan satu dekade kejayaan esports ya. Bukan cuman biasa kan per tahun per tahun. Nah ini kita ngomonginnya satu dekade. Jadi berapa tahun satu dekade tuh? Satu dekade. Coba coba jawab. Satu dekade 10 ne. 10 tahun udah 10 tahun ya tahun soalnya kan aku baru ini tahun depan itu emang HBD 2026 kan iya HBD udah HBD HBD 10 tahun udah 10 tahun ya wow wow 10 tahun yang lalu gua masih 17 10 tahun yang lalu aku masih 12 masih tujuh malah masih tujuh tujuh enggak mungkin enggak mungkin dong aku hampir kegoocek nih Bang Kabalu masih lima ya 19 tahun 19 tahun. Ini jujur ini jujur jujur jujur jujur jujur. Ngapain kita harus ngumpet-ngumpetin umur sih? Orang bisa digogle kok. Benar. Oh iya benar juga muncul ya kalau di Google. Dan ya untuk tim-tim yang sekarang berpartisipasi di MWI ini berarti sudah tersisa empat saja dan kita bisa lihat power ranking yang berbeda-beda dari Navin Vitality Liquid Terquin, Gigi. Ini kalau aku ngelihatnya emang ya masih sesua lah ya. Emm karena di semifinal em 1 Heeh. Dark Horse lawan Dark Horse. Jadi aku taruh di tiga dan empat error Queens dan juga Gaming. Sementara yang seminal 2 ini yang tir-tir favorite lawan favorite lah untuk memenangkan my MWI. Nah, Bang Kab nih yang harus dipertanyakan nih. Itu lihat posisinya beda sendiri itu lihat posisinya tim Liquid dia lagi nge-fork untuk e vitality kanan kiri. Dia enggak ngerti kayaknya. Gun ngerti karena bahasan catur, Guys. Iya kan bentuknya L. Iya fork. I bentar ya, Guys. Emang harus diajarin pelan-pelan kalau harusnya kan bentuknya L enggak enggak. Jadi gini. Oh jadi dia mau naik ke atas sama ke bawah ya. Benar. Ah jadi giniin. Kenapa aku taruh tim itu di urutan yang ketiga? Karena kalau kita sandingkan antara Teror Queen atau bahkan Ji kan yang pasti salah satu dari mereka akan ada yang di babak grand final. He. Tapi memang e sejujurnya aku merasa dari awal aku tidak memfavoritkan untuk tim Liquid itu menjadi ada di TRS. Makanya ini juga elemen kejutan sebenarnya dari tim Liquid yang di mana dia tidak terlalu difavoritkan. Beda sama Navi Philippin tapi ternyata dia sampai dengan semifinals. Hmm. Menarik sih kalau ngomongin Liquid dia ada pendapat yang berbeda lagi ya. Karena mostly kalau kita ngomongin dari region-nya aja itu udah banyak yang mengelu-elukan kayaknya bakal jadi region yang lumayan bersaing gitu sama teman-teman dari regen Indonesia atau bahkan Malay ya. Tapi sekarang kita bakal melihat beberapa tips untuk hari ini. Let’s go. Good one. able to go away now landing in the back able to win out that red tree battle from load huh setelah menyaksikan video tadi kayak ya. Jadi semakin semangat ya untuk melihat apa yang akan terjadi di hari ini dan makin deg-degan lagi sebenarnya diakhiri dengan piala. Iya itu yang diar iya yang nanti akan bertahan yang ngambil piala soalnya Han dan ingat ya akhirat pialanya ini masih dengan konsep yang sama di mana pemenangnya bisa memilih tiga key yang ingin mereka taruh di pialanya. Wow wow wow dan nyesek nyesek nyesek jadi pondasi jadi struktur pondasi. struktural pondasi, teman-teman. Ngebayangin kalau kalau ya kalau tim Indonesia yang ngangkat tiga pondasinya siapa ya? Siapa? Coba pilih. Boleh, boleh. Silakan berani soalnya kan kita di sini nih. Kita nebak nih kita nebak nih. Berarti kita enggak cuma nebak power ranking, kita nebak pondasi. Pondasi ya biasa kan pondasi watek ya. Pondasi kayak Navi Philipin mungkin menarik karena mereka punya ee sesuatu yang masih belum terbalaskan. Iya. Yang kedua mungkin saja Onik. Oh wow. Karena diajak dong. Ini menarik diajak di pialanya mungkin. Makanya kau bilang iya. Oke. Oke. Philipin onik. Di satu lagi mungkin terror queen. Oh karena ada Indo cuy. Oh siapapun yang ketemu di final. Iya siapun atau siapapun yang ketemu di final. Siapun yang ketemu di final baik itu Gij atau TQ. Betul. Kalau emang Vitality lu lulus ya lolos ya. Amin. Pasti. Oke. Tapi kalau dari Goni dua lainnya eh aku harus ngikut mmm mungkin ya yang tim-tim yang mereka kalahin sih yang kayak sekarang nih oh misalkan lawan Liquid. Nah salah pasti misalkan mereka pulangin Liquid ya dan Amin ya Liquid jadi satu fondasi yang mereka kalin di MGF1 dan mungkin benar e Onik diajaklah sebagai ONIK Indonesia tentunya em diikut dalam trofi juga. Wah jadi masuk ke dalam sejarah lah ya setidaknya ya untuk di pianya. I bisa dibilang bisa dibilang seperti itu. Tapi jadi menarik sih karena ya menurutku juga Navi Philipin pasti masuk di situ sih meskipun enggak ketemu ya tapi setidaknya ini kan bentuk revenge mereka juga dari tahun lalu dan secara player-player juga ini masih dengan yang sama kan? Masih dengan sama karena ya kita tahu sendirilah si Noa waktu di tahun lalu juga begitu menjadi MVP. Dia mendapatkan spotlight yang begitu luar biasa tapi ternyata cukup mengejutkan. Bahkan siapapun yang mengikuti MWI dari tahun lalu pasti kaget karena Navi Philipin itu difavoritkan banget loh. Tapi kalahnya mungkin yang enggak enggak pada expect tuh 2-0 kan. Kemarin Rui pas diinview kaget dia kira ah iya kalian besok ketemu Jiji. I will I think I will meet e ini Navi Philipin. No Navi Philippin is lose to zero. Oh kata dia syok dia. Dia syok sendiri jadinya. Ya bisa dibilang semuanya semuanya syok sih atas hal itu ya. Makanya untuk hari ini juga Terror Quiz jadi salah satu yang bikin kita syok gitu ketika mereka berhasil memulangkan Onik di hari kemarin. Dan ya sebentar lagi kita juga akan segera masuk pastinya ke dalam match yang pertama. Best of F series ini bakal jadi keunggulan untuk salah satu tim enggak dengan series panjang kayak gini? Em menurut aku challenge untuk dua-duanya sih. E enggak ada yang keuntungan karena apalagi memang secara format ini baru di stage kali inilah BO5. N. Nah, jadi secara eksekusi, secara draft ini yang kita lihat ya, apakah akan 3-0 atau malah bisa game series-series panjang 32. Aku penasaran ya. Aku setuju karena tahun lalu kita masih dengan format best of 3 dan grand finalnya best of 5. Iya. Jadi beda kan. Jadi untuk formatnya lebih lebih apa ya? Lebih exhausted untuk yang sekarang. Dan menurutku memang yang sedikit lebih diuntungkan sudah pasti adalah teman-teman dari ee tim Terror Queen karena mereka udah sering main yang game panjang, game lama. Heeh. Jadi kalau kita ngomongin soal bagaimana stamina harusnya mereka udah terlatih. Iya. Dan ini dia untuk arrival ya dari para tim delivered by Jamil eh di mana para pemain akan segera memasuki stage utama kita. Begitu juga untuk T Queens dan buat teman-teman yang ada di Riyad Saudi Arabia pun pastinya udah mulai udah merasakan ya sudah mulai datang merasakan secara langsung. Rasanya untuk menyaksikan para pemain ini main di Riad. Mumpung jam segini kalian datang aja menurutku. Mumpung jam segini jam segini masih berapa? 38 derajat ya kurang lebihlah. Iya kurang lebih. Kayak mirip sama Indo cuma bedanya di sini dry, di sini kering. Jadi anginnya bukan yang bikin ee kita berkeringat tapi kering. Intinya kayak keringat pas mau keluar juga udah takut ya. Udah takut. Iya. Agak tapi dibandingkan nanti datangnya jam . siang jam . siang. Woh mending sekarang. Tapi itu jam-jam justru gua enak keluar sih. Wow jam . Kok bisa? Ada manusia kayak gini? Ada manusia kayak gini organik. Gua suka. Tapi kalau misalnya enggak bisa ngerasain secara langsung, kalian coba aja oven, kalian panasin terus buka gitu ya. Rasanya kurang lebih mirip lah ya. Tapi sekarang kita bakal ngebahas lebih dalam tentang match pertama kita antara ya kedua belah tim GG versus Terror Queen. Karena kalau ngelihat dari hari kemarin mereka menang dari segala sisi. Mau kita ngomongin endurance oke banget quein. Iya. Mereka main di grup stage dan mereka main di babak knockout stage dan mereka masih mendapatkan kemenangan. Jadi ini mereka sudah membuktikan kalau best of 5, best of se mereka harusnya sudah siap dua-duanya. Harus harus karena ya du latihan lah seenggaknya karena yang dibilang ya tadi GF itu BO7. Heeh. Best of series ya. Dan secara head to head kalau ngomongin statistik ini yang menarik nih akhirnya kita bisa nge-compare dan ternyata teror queens yang bisa dibilang lebih unggul di semua sektor lah bisa dibilang lah ya semua sektor lagi termasuk objektif loh e cukup mengejutkan ya di mana Terror Queen sebenarnya baru beberapa kali menangin objektif setelah hari yang ketiga. Hari yang kedua aku enggak melihat Terror Quin menangin objektif yang begitu banyak. Mereka tuh menanginnya kill, kill dan kill. Dan terlihat juga sebenarnya dari data yang kalau kita ngelihat dari kill itu lumayan ada gap dibanding yang turet atau turtle. Iya, lebih kecil gapnya. Iya, kayak jauh kan kayak dibandingkan dengan objektif tuh jauh banget. Kalau kita ngomongin playif mungkin kita bisa ngelihat bagaimana permainan dari gaming gladiator atau bahkan vitality. Tapi kalau kita ngomongin soal ya tadi poin kill ya terror queen ini yang mungkin mendekati juga bagaimana e di urutan keduanya ada Fort sebenarnya yang suka team fight terus pokoknya emang hobi ya fight sama itu bertig makanya kalau ngelihat tim itu main tuh kayak seru banget ya kita ngelihat baku hantam terus nah dan setelah ngelihat gameplay dari Rui kemarin ini mungkin jadi salah satu efek objektif mereka menang banget enggak sih karena retribution Rui juga lumayan nger yang terutama yang kemarin game pertama ya Hayabusa tuh ya e banyak outplay yang mestinya di ketangkap ternyata X escape dan juga retribution-nya. Itu yang menjadi mungkin catatan untuk GG nih. Gimana nih kalau misalkan apakah kita lawan netral objektif terutama turtle di awal atau em lepas aja dan cari objektif atau kayak eh hijau-ijau lain ya. Ambil trade lain ya. Itu yang mungkin e perlu dipertimbangkan buat Gaming Gladiator juga. Karena kayaknya untuk Teror Queen mereka lumayan bisa dibilang meyakinkan kalau dari segi objektif. Jadi kayaknya enggak ada kendala sama sekali untuk mereka. Yang penting untuk sekarang gimana caranya mereka memaksimalkan draftingan. Karena seperti yang kemarin sempat kita lihat waktuik nge-band badangnya, nah gameplay mereka tuh sangat-sangat terlimitasi. Hmm. Hm. Iya sih. Nah, kalau ngomongin ke salah satu tim nih, kita tahu Terror Queens ee kalau dari pendapat para panelist juga kayak pusat rotasinya tuh ada di Lunain. Tapi gimana dengan Gaming Gladiator? Siapa yang harus paling diwaspadai? Aku ngelihat mungkin pick-pik dari Ashley sih kemarin dia game terakhir juga pakai Minotor yang mungkin enggak terlalu konvensional tapi dia bisa cari momen karena memang e menurut aku Minotor sedikit apa ya ngeganggu ada CC dan juga bisa nge-healing juga. Jadi untuk team fight-timam fight skala mid to long fine banget. Nah, mungkin buat teman-teman yang ketinggalan momen-momennya ini bisa langsung aja follow MLBB Woms di TikTok dan juga Instagram untuk bisa terus ter up to date dan juga nanti bakal banyak momen-momen yang bisa kalian saksikan di sana. Apalagi untuk MWI ini kan berlangsung dari 15 sampai 19 Juli. Betul. Which is tinggal 2 hari lagi. Betul. Dan itu banyak banget konten-konten di sana juga yang bisa kalian saksikan dari para pemain-pemainnya juga. Iya. mau itu di dalam iname, mau itu ketika taunting juga. Nah, itu yang kita tunggu-tunggu juga sih sebenarnya di hari ini. Apalagi untuk Gimin Gladiator sendiri yang menjadi salah satu tim yang cukup mengejutkan juga. Berarti kan Navi Slayer ya, dia Malaysia udah, Philipin udah Indo, udah enggak ada Navi lagi. Jadi udah aman dong. Iyaak ya. Navi Indo, Navi cowok nanti. Iya iya. Oke oke oke. Makanya ini pertandingan yang menurutku e cukup apa ya berpengaruh juga lah untuk bagaimana nanti lawan yang setidaknya kita punya foreshadowing-nya. He. Untuk timnya jadi kayak ada gambaran awalnya nanti sehingga ya gak kaget-kaget banget. Takutnya mungkin kalau Onik kaget ketemu sama Terror Queen. Ah, kaget ya. Ya, itu salah satu yang harus diwaspadai ya. Sebenarnya kita enggak bisa kaget ketika bertemu siapapun karena preparations-nya tuh emang harus banyak banget 16 tim gitu kan dari awal kita ngomongin dari awal. Tapi sekarang kita bakal melihat terlebih dahulu untuk profile video dari kedua tim yang akan bertanding. Let’s go. My first impression was everything was new. Like I was surprised this year I am not as surprised. I’m more calmed about it. Process of going through everything is much smoother. Gaming gladiators are committed, driven, and ambitious. I feel like women’s esports are getting more recognized worldwide and more women are feeling brave enough to compete because of this acknowledgement. I want to achieve more to become role models for others especially young women who want to compete. Esports have always been a male scene but now we are here. We are making history. Oke, itu dia untuk gaming gladiators yang kita tahu ya dari setiap lininya ini player-player yang berbahaya. Salah satu player datang dari Malaysia juga. Tapi lagi-lagi ke arah jungle-nya ini juga bakal berbahaya loh Nicolet dengan Lelot. Gimana menurut kalian? Itu udah hero nyaman, hero power yang mungkin akan di-ban itu aja direspect besar kemungkinan diband. Iya dan harus kalau enggak diband ya harus tahulah cara gimana nih menanggulangi lanelot dari Nicolet. Dan menurut aku ada waktulah untuk em cari tahu gimana caranya. Oke, berarti kita berekspektasi kita bakal melihat adu assassin lagi dong di match ini. Sangat besar kemungkinan karena Rui kan suka banget tuh untuk adu assassin. I dan Hilda di teror quein itu bisa loh menjadi jawaban lawan landelotnya Nicolet. Hm. Sering di first pick. Kemarin udah berapa kali di first pick Hilda kalau misalkan mereka diblue side emang benar-benar jadi prioritas sih kalau ngomongin Hilda ya. Bahkan ketika mereka dapat second pick juga akan tetap ada di atas ya pick betul ke arah Hildanya. Dan sekarang kita bakal melihat profile dari lawan Gaming Gladiators yaitu Ter Queins. Apakah ini bakal jadi? It’s Queen time. Let’s go. My is so funny. Really, really funny. And always they are loving each other and they trust each other because we play we’ve been playing this game like three years. So I think we really really trust each other. We are like a family or I think is like a family for me and for us I think we will not be champion because we’ve been waiting for this moment so long I think uh we want to be making a history for the Myanmar country so I think we will try help and we will be make another level for the for Myanmar also. Itu dia Terror Queens yang begitu mengerikan. Cukup berbahaya ya kalau ngelihat dari Lunain sendiri setelah perjalan panjang dia sempat di tim-tim Indo juga kan dia mampir. Iya. Dan sekarang bawa tim Indo ke sana. Eh, eksport ya berarti ekspor pemain Indonya ke sana. Iya. Dan sekarang Lunalin masih jadi poros utama kah untuk Terror Quiz atau ada sisi lainnya yang berbahaya? Aku ngelihatnya masih jangkar sih dia IGL-nya kayaknya cukup clear dan dia bisa nyatuin tim dan bahkan Rui juga udah kasih kredit lah ini triomid-nya jalan dan ya salah satunya ya Lunalin berkat Lunalin menurutku EXP-nya juga sih yang harus diperhatikan karena dari kemarin yang bikin play itu adalah Xlinernya. So mungkin ada beberapa pertimbangan kalau misalkan gerakan dari teman-teman tim terror queen ini akan bergerak dari rotasi triomid plus expp-nya. Uh. Oke, jadi exp ternyata jadi salah satu yang harus dinoce juga. Dan untuk masuk ke babak semifinal kali ini, kita juga akan melihat opening ceremony di stage utama kita. Gimin gladiator. Karena memang banyak yang berekspektasi Navi, leader Malaysia atau Philipin akan menjadi favorite. Tapi nyatanya mereka harus dipulangkan duluan oleh tim Giji. Sangat disayangkan tentunya Navi Slayers dan mereka satu langkah lagi ke arah grand final. Namun lawan dari mereka dengan Ruih player Indonesia yang cukup mahir masih berada di starting lineups. Luna Lyn sebagai jangkar di area midlane. Mampukah Terror Queens yang sudah meneror satu tim Indonesia mampu melangkah satu langkah lagi. Ladies and gentlemen, ini adalah Terror Queens. Wah, ini benar-benar jadi terror ya pastinya. Tapi dua kuda hitam yang akan kita saksikan di match pertama semifinal dan siapapun yang menang nanti akan menghadapi entah itu Vitality ataupun tim Liquid. Tapi yang jelas ini akan jadi match yang cukup menarik dengan best of F series. Sudah pasti bakal jadi series yang sangat panjang sekali. Ditambah lagi dengan mungkin yang namanya drafting phase ini harus dimaksimalkan ya. Jangan sampai dengan adanya best of five mereka terbatas dari segi drafting. Strategi betul-betul sangat dibutuhkan sekali. Iya, di sini strategi dan mentality sih sekarang udah udah mainnya mental karena udah em menurut aku cukup berbeda BO3 BO3 dan kemarin mungkin lawannya ada gap dan sekarang semakin tipis gap-nya. Heeh. Em, BO5 juga permainan yang cukup berbeda sih. Iya. Aku enggak sabar sih untuk ngelihat banyak hal ya yang akan terjadi karena kalau kemarin kan udah banyak banget tuh momen-momen kayak misalnya solo kill antar assassin, antar jungle dan untuk saat ini masih ya dengan line up yang seharusnya tidak berubah adanya Arya Nicolet sebagai shock jungler, Sayoria yang juga enggak kalah mengerikan, Ashley yang sering jadi perbincangan juga dan si exit panda yang juga masih akan bermain untuk gaming gladiators. Cukup menarik ngelihatnya sih. Cukup panas ngelihat-ngelihatnya. Ya, balik lagi ya dari pik-pikannya cukup variatif bisa dimainkan dari Ji dan ya aku pengen lihat Arya masih shining juga di area XP lawannya tadi di manion KBXP lawan EXP akan panas juga akan panas harusnya akan panas dan untuk Esley pesanku eh kamu viral di Indo by the way semua semua cuman Indo deh semua satu komunitas MLB deh iya harusnya ya dan ini dia lawan match up-nya di mana ada Hang Raina ada Rui Lunalin yang sebagai jangkar yang tadi dimention juga sama Goni ada yang sering menggunakan Hil dan Chekoshi yang kemarin membawakan one one- one critical damage. Wah, itu seram juga sih. Chikoshi itu lumayan fresh loh. Game 3 enggak mati, enggak mati bawa one dengan critical damage, bawa bargain hunter. Dan sekali lagi mungkin yang harus kita perhatikan adalah nanti kita akan menyaksikan matchup of EXP liner. Huh. Jadi siapapun yang memenangkan rotasi di EXP lain pasti akan sangat-sangat memberikan dampak yang positif bagi tim dari masing-masing yang bertanding di semifinal ini. Terutama early game-nya juga sih. Karena apalagi setup turtle pertama, turtle kedua, EXP kan masih lumayan harus memberikan badan lah ya atau mungkin membuka. Dan aku pengin lihat jadinya nih mereka mainnya sama-sama aggressif di early atau mungkin draftnya mending main mid late. Karena kayaknya ya em kalau ngelihat dari catatan kemarin Terror Queens juga main-main 20 menit ke atas loh. Iya. Agak juga. Iya. Agak agak nyaman late game ya. Tapi ee aku malah lebih penasaran sama apa yang dibawakan oleh Gaming Gladiator sekarang. Mereka sudah punya referensi. Rui mainnya udah full pokoknya dia main assassin. Sementara berbanding terbalik dengan Gaming Gladiator, mereka punya draft Arlot Fredrin. Dan ini adalah draft yang dominan banget untuk bisa menekan early game. Kita tahu sendiri kalau early game-nya udah gagal seperti apa untuk Parasin Ladies ya udah pasti hancur banget. Jadi mungkin bisa diperhatikan untuk teman-teman dari Terror Queen kalau emang mereka mau main full assassin, mereka harus tahu konsekuensinya. Oke, full assassin ya ini emang jadi sering banget perbincangan ya untuk para tim Ladies ataupun tim-tim lainnya dengan hadirnya assassin. Nah, kalau ngelihat dari kedua belah tim ini ya, Gaming Greadiors yang lebih fleksibel juga ngadapinnya tuh gimana sih? Apa yang harus lakukan sama Terror Queens kalau ngadapin tim-tim yang fleksibel gini? Kalau ngelihat flexible sih sebenarnya gini ya. E menurut aku simpelnya kalau terror queenson onic sabar mereka game kedua kemarin kalah early menit 5 e menit 5 mereka bisa cari celah dari mid game-nya gameu. Nah mereka sabar aja mungkin kalau emang kalah di early ya udah mereka sabar dan ya udah dari situ Lunarin dan kawan-kawan harus nyatu dan cari em atau nge-punish setiap mistake yang dilakukan oleh misalkan nanti Ji gitu. I sabar sih. Legend say sabar sabar sabar. We sabar sabar sabar. Another legend say lu yang sabar. Lu yang sabar. Tapi enggak gak enggak cuma sabar maksudnya Gon. Tapi kayak harus ada something yang bisa ngebuat sabar ini benar-benar bisa jadi hasil ya kekompakan mereka karena emang mid game mereka sebagus itu untuk terror queen. Okeju. Kalau gitu kita akan langsung saja. Ini dia masuk ke dalam match semifinal pertama dan ini dia untuk fan and picknya langsung ya terlihat ada Isun Shin di sana dan membiarkan Lelot open apakah memang Terror queen sudah berencana bahwa mereka akan melakukan perlawanan terhadap landelot dari Nicolet mungkin jujur ini diambil ya iya mungkin bisa aja jujur bisa aja bisa aja first pick landelot em habitnya ya habitnya Terror Quins kalau first pick gini ambil Hilda di awal sih kalau enggak diband itu ngebuka sebenarnya ngantisipasi Dan mereka biasanya m ass buatenakin mereka juga. Jadi kita lihat nih mau disamain gak nih habitnya di awal banget nih. Oke mereka udah punya rencana mereka mau main Fredrin Arlot sepertinya. Oh biar gak ada yang ngeganggu ya untuk hero-hero low mobility-nya. Tapi masih dengan Hilda di atas berarti ngebuka L slelot dong. Kalau aku malah merasa ya baik lagi emang Lelot bisa terbuka tapi untuk sekarang kayaknya Granger dulu karena Granger memiliki tujuh kali pick dari Gaming Gladiator dan win rate-nya sangat tinggi sekali sementara Lanelot betul mereka tetap ingin menjawab apa yang dibawakan dengan first pick dari Hilda ini. Iya. Nah, ini sedikit fun fact juga ya dari Q dia lagi memegang total assist terbanyak dari semua player di turnamen kali ini. Jadi harus hati-hati ya presenku bakal ada di mana-mana berarti kalau kayak gini. Iya. Dan aku penggak expect aku expect dia akan perform lagi di series kali ini. dan tampaknya Joy dan oh gila ini kelihatan sih dari tiga hero pertama ya dari TQ mainnya mobility mobilitasnya cepat-cepat loh dan mereka langsung ngreact ya apapun yang dibawakan sama Gaming Gladiator Granger ya udah kita tutup sama Iritel Lanelot kita adu dash-nya bareng sama Joy jadi enggak ada yang namanya gak mungkin untuk dijawab sementara itu untuk banning ketiganya ini aku suka banget untuk picknya terlebih dahulu itu adalah ada Esmeralda jadi tentu akan menyulitkan bagi Hilda kalaupun nanti ketemu dip lane Hildanya udah pasti bakal kalah mech up pock damage. Kalaupun mau rotasi dia rotasi dengan keadaan half HP atau setengah darah itu sangat berbahaya untuk Hilda. Oke, lumayan berat juga ya. Dan sekarang mulai menutup lagi ke sisi terror queen secara mobility mereka udah punya banget tapi efek sisi harus mulai dieliminasi kah? Em mestinya sih karena kedua tim kalau dilihat ya sebenarnya minim sisi juga dari kanan dan juga dari kiri. Jadi, em kedua tim ini mestinya second phase itu ngambil ngambil hero yang bisa ada crowd controlnya seenggaknya. Namun, em jiji Zask ini cukup populer di MYI. Kita sempat bahas juga bahwa Zask ini midliner yang cukup independen ya dan ya tampaknya masih dihilangkan dan BC kita ngomongin crow control dan badan itu ada di dalam Beric. Oh, mungkin next Minotor atau Tigril juga bisa dipertimbangkan karena hero yang bisa menangkap Joy mengganggu juga dengan adanya heal up itu kayak dua hero yang menurutku penuh akan pertimbangan. Asley juga sempat membawakan hero tersebut ditambah dengan adanya Esmeralda, jadi mereka sangat membutuhkan HIVC di sini. Mungkin untuk midline-nya bisa ada beberapa pertimbangan LS-nya bawain kayak Farsia, Ztion ya karena cuma Ztion nih yang bisa ng-estun lima orang di yang bersamaan. Oh, mengerikan sih kalau misalnya ngomongin kear team fight besar juga ya. nanti bakal dibawin efek stun apalagi untuk perebutan objektif ya tapi untuk game gladiators dengan pilihan terakhir mereka sebenarnya aku masih lebih worry ke arah efek sisi yang akan sangat terbuka sih tapi ini dia kalit yang jadi jawaban sempat muncul juga sih exphalid kemarin dan emm merepotkan bisa dibilang tampaknya oh ya oke hero-hero badan dan sesuai ekspektasi ya crowd control juga dihilangkan apa yang dibutuhkan GG mungkin ya Masih butuh burst enggak sih? Mid-nya mid burst. Aku lebih suka mid burst sih daripada midg. Tapi mungkin kalau gamening glider itu udah cukup enggak sih dari segi damage-nya? Ada lanelot, ada Granger cukup ya. Jadi mereka tetap masih bisa bawain yang kayak Zan gitu yang bisa memaksa untuk team fight besar. Oke Cen apakah akan benar-benar muncul? Karena ya di sisi lain mereka juga masih harus mengisi dari R-nya ya. Ini ini pick empat Lelot berarti ya untuk Nicolet dan karena di tiga pick sebelumnya Nikolet masih memiliki 100% win rate. Fun fact yang cukup menarik apakah 100% win rate bisa dipertahankan atau jangan-jangan akan pecah di sini. Ngeri sih ngeri sih. Tapi oke. Wow buka badan juga screening juga. Oke berarti kita bakal expect Zan last pick kalau begini ya. Bisa bisa. Dan aku suka karena hos tadi kan kita sempat bahas tiga mobility cepat. Nah, dengan adanya ini bisa memelan momentum atau speed tampaknya mereka mengamankan Lapu-Lapu crow controlnya dan y zushin lebih ke utility. Ini zushinang makes sense di sini karena adanya Esmeralda dan Hos yang paling mudah untuk bisa diangkat. Tapi untuk Lapu-Lapu Hilda Joy di hadapan Esmeralda ini kayaknya mungkin kalau misalkan Gaming Gladiator memenangkan early game-nya akan menjadi sebuah mimpi buruk nanti di mid game Esmeraldanya bakal sulit sekali untuk bisa ditumbangkan memaksa untuk mengamankan item-item life bin dan ya lastpck sangat-sangat besar kemungkinan ini bisa ke Ztin atau bahkan ke Farsa karena setidaknya untuk bisa memenangkan match up melawan Zushin ini sangat-sangat mudah sekali untuk dibawakan. Jadi tadi Knya kayak lagi meyakinkan untuk ambil satu hero ini deh. Val Valentina ya yang diyakinkan oleh kedua sisi coachnya. Mau kopi Lapu-Lapu kayaknya ya. Iya. Let’s see ya sebenarnya tujuan dari draftingnya ini seperti apa untuk Terins dan juga Gaming Gladiator bersama C kita yang bertugas hari ini. Please welcome Rangeras dan juga Aul. Yes, thank you so much Nevin Profesor K dan juga Albert Serafin Joni. Gimana kabarnya semua? Semoga kabar kalian baik-baik saja. Tentunya saya tidak akan sendiri bersama dengan partner saya. Ada Aul untuk mengawal di hari ini tentunya karena dua tim terbaik dari MWI akan menuju ke grand final. Oke, tapi kita menyaksikan mampukah teror yang diberikan dari kemarin sebagai sang kuda hitam berhasil menghadapi Gaming Gladiator. Bahkan dia tidak sempat tersebut sebagai kuda hitam karena tidak ada yang expect dengan permainan gaming Gladiator. Setuju sih. Ternyata ini adalah Navi Slayer ya, dua region Navi yang memang dipulangkan juga oleh Gaming Gladers dan kita tahu Terror Queens baru saja semalam juga memulangkan satu perwakilan dari regional kita ONIK dan ya mereka akan memperebutkan satu tiket ke grand final untuk di hari ini. Dan tadi udah terbaca juga ya fun fact oleh Profesor KB ini adalah apence keempat Nicolet dengan Lelot-nya so far masih 100% win rate. Wow, 100% win rate kita bakal menyaksikan. Tapi melihat ada permainan dari para pasukan Terror Quins yang agak cukup eh pressure di area jungle. Nolet ini kayaknya juga harus punya satu defensive move karena kalau dia cuma bermain dengan posisi seperti dari kemarin, gua lihat dari kemarin tidak ada yang memberikan pressure habis-habisan. Oh. Heeh. L slotnya. Nah, ini berbeda nih. Karena kan sekarang romernya dari Q dengan Hilda. Kita tahu Hilda ini akan sangat-sangat bisa mengganggu sosok-sosok assassin ya. Dan ini udah kelihatan banget tapi dibalasin ternyata keadaannya. Oke, dibalaskan dan bakal coba ditumbangkan first blood again and again. Lihat para pasukan dari tim Gaming Gladiators mereka membuktikan kalau misalnya mau ada invasi ke arah jungle itu sepertinya bukan pilihan yang tepat untuk terror quids terornya tidak terlalu mengerikan. Iya, ternyata yang dia teror adalah Gladiator. Agak sedikit mengerikan ya. Iya. Oke, tapi ngelihat bagaimana punishment yang bisa dilakukan juga terhadap adanya screening out dari CO ini menjadi sebuah awal yang manis juga untuk Gaming Gladiators. melihat nantinya juga turtle akan segera muncul setup seperti apa yang akan diberikan karena secara frontliner pasti ini ya dari Glaming Gladers sangat sangat menjanjikan gitu dengan adanya sosok Ashley dengan adanya Hos tapi akan coba ditumbangkan kembali Hos zoning out dari Ashley yang tadi dikasih tahu oleh Aul tapi nampaknya di sini Lapu-lapu Lurina gagal untuk mendapatkan poin kill tapi nampaknya area gagal melakukan flaking damage cukup besar dari Kete membuat para pasukan dari tim teror kids mereka mencoba untuk bermain dengan sedikit kating flicker ling rina berhasil menutup poin kill nol di depan sana ada bangan coy kali ini mundur kembali dari Rui diolet jalan untuk pulang Hilda kembali menjadi sebuah masalah dan retribution is real from Tot Quin yes again ya Rui Busion ini sangat-sangat menjadi satu sosok yang mengerikan juga untuk dihadapi karena dari kemarin wangi baterai 3-nya dan ternyata Utility heroes Lunain dengan Shushin yang sangat-sangat mengganggu dari tadi dia selalu bisa mengkombinasikan bagaimana Lanterfir ini sangat-sangat membuat akhirnya ya pemain-pemain dari eh Gaming Gadiers kebuang resource-nya enggak bisa mengeluarkan resource bahkan dengan begitu leluasa dan terangkat ini digebuk langsung dengan adanya menjadi kombinasi yang baik membuat akhirnya turtle yang pertama pun jatuh ke tangan dari teman-teman Terror Quin. Wah ini pendukung Gaming Gazers ramai ya. Rame banget ya. banget ya. Dan itu dia yang tadi sempat aku bahas sebelumnya kalau mereka harus membutuhkan defensive move yang benar-benar berbeda karena mereka sadar Terror Quins ini punya permainan agresif dan kalau disambut dengan agresif juga yang rugi akan ada di Lancelot-nya. Kenapa? Nanti Lancelot middle to late-nya itu akan fall off. Joy bahkan lebih sakit. Hm. Ni jadi lebih ke jangan terlalu kesetir ya sama apa yang diinginkan sama terror quenya dan agresif lagi-lagi ngelihat bagaimana K ngasih screening out. Tapi nampaknya bukan K menjadi satu target utama malah sebaliknya asli yang mendapatkan poin kill untuk tim Tens Minia tidak seperti sebelumnya. Arya memang strong, tapi Arya ketika masuk di dalam kondisi terror que 1600 gold ini kasusnya berbeda, loh. Iya, burst damage-nya udah cukup. Hmm, ini komit banget sih dari Terror que mereka berlima langsung tadi rame banget dapatin satu poin kill. Dan jangan lupakan juga Rui menunjukkan bagaimana performa joy-nya dia juga begitu baik e semalam. Jadi, ya harus benar-benar diperhatikan dan so far kita enggak ngelihat benar-benar ada sisi pasti sih untuk menentikan laju dari Joinya itu sendiri. Dan kalau ngelihat dari Nicolet yang sudah mulai diberikan satu buah lining di arah topnya akan terpancing menuju ke arah turtle yang sudah mulai diet up oleh Terror Queens. Di-et up memang sudah, tapi apakah mereka mampu fight tempatnya Granger? Pertanyaannya ada di situ karena mereka membutuhkan damage. Sedangkan Arya di depan sana bakal cuma punya satu retribution yang sangat baik dari Rui satu retribution ternyata bukan hanya cuma-cuma tapi membalikan kembali ke arah tembakan membuat gole mereka tetap unggul. Nikolet seakan-akan gak punya ruang bermain. Nikolet memang punya anak tangga dari hero dan juga turtle. Tapi lihat apa yang dilakukan oleh para pasukan dari tim terror quiz. Mereka meneror Nikolet seakan-akan mereka tak punya daya untuk memaksa team fight kembali. Wah, ini benar apa yang sempat aku bahas juga di belakang layar kemarin ya. Terror Quins ini sangat punya kekuatan di ROM dan juga exp-nya. Benar-benar nge-enable yang lainnya juga. Seperti statement dari Rui, em, triomid mereka tuh saling connect. Apalagi ini exp-nya juga sangat-sangat membantu bagaimana akhirnya space bisa diberikan untuk teman-teman yang lain. Cikosi enggak banyak ikut fight tapi dia selalu baik-baik aja juga. Berbeda dengan adanya panda yang memang beberapa kali ya kita ngelihat ada bala bantuan dari panda juga untuk bisa menambahkan kembali dari segi damage deal-nya. Tapi sayangnya kita ngelihat dari terror que ya mereka juga komit gitu. empat juga cukup ternyata komit komit yang dilakukan memang cukup dengan empat orang aja karena mereka mendapatkan poin kill yang cukup tinggi. Tapi aku lihat tadi Rui juga punya Skyer atau Lunalin ya harusnya Rui ya tadi Lunalin Lunalin ya karena tadi pedangnya mengarah ke Rui. Semoga itu memang dilunalin karena kalau di arah Rui kayaknya akan sedikit kurang daya powernya kalau dia harus pakai skyard dan di depan sana Rui tidak akan tinggal diam bermain dengan Fing Beachs. Tapi lihat para pasukan dari tim Gaming Gladiators mereka menuju ke arah Rui bercoba untuk menghindari damage yang diberikan karena mereka ingin turtle dan satu mungkin walaupun tiga poin kill unggul Rui dia enggak boleh sih nganggap rem damage yang diberikan dari Granger. Iya. Wah, ini juga baru aja selesai ya dengan skyersnya udah mulai harusnya bisa online. Tapi Arya juga ini gak. Wah. Oh, damagenya sear Cekosi heavy rur dari wanita misterius. Kali ini bukan pria misterius tapi Cikosi benar-benar dengan gamepl-nya yang misterius membuat terpusukan dari tim Terror Kids meneror gaming gladiator sang Navi Slayer. Iya, Bot of Navi ya. Tapi berhenti. Tapi bukan hanya tidak berhenti tapi lapu-lapunya bakal masuk lebih dalam lagi. Jamii dengan PR fighters melakukan zoning out dengan panda depan sana. Rui masih menunggu anak tangga untuk bisa masuk ke dalam. Tapi ini dia time-nya, ini dia waktunya dengan satu electrifying beach dengan tiga stuck dia enggak mau terlalu terburu-buru ditahan. Yap enggak ada tadi cooldown karena masih hitam. Iya dan juga kayak memang enggak mau terlalu terburu-buru juga ya. Gemes sebenarnya HP-nya udah low banget juga cuman Wow. Nicolet, Nicolet mencoba untuk menumangkan KC dengan dibiki. Tapi lihat masih ada satu puncher lagi. Nikolet masih bisa menghindari damage yang diberikan dari tapi dengan terlalu banyak distraction, Nicolet seakan-akan bingung targetnya siapa. Lihat ada sedikit ya Lunalin ya. Empat. Empat apa? Empat orang ngejar-ngejar gitu ya. Empat. Empat. Empat. Iya. Karena memang mereka yang ada yang kemarin nonton langsung kan karena mereka tuh mentalitasnya sekeras itu. Iya. Terror que sempat menjadi kuda hitam. Tapi Gaming Gladiator bahkan kita bisa bicarakan keciri pun enggak, kecium pun enggak, tapi dia Nav Slayer dan ini yang seru di match ini yang word to watch banget sangat ya. Apalagi ini kan satu perebutan ke grand final dan Lunal masih berhasil menghindari. Oh, dicolate tidak boleh menjadi omil di depat sana. Dia harus mundur ke arah belakang. Kalau enggak dia bakal dilahap, ditelan bulat-bulat loh dengan keadaan dari Nicolet yang under. Kalau bisa kita bilang walaupun satu level ini level tapi lihat gold-nya. H gold-nya yang membuat mereka jadi lebih jauh dari segi power team fight. Yap dan secara damage deal juga ini akan terasa ya karena Rui udah jadi holy kristal. Lihat damage dari Rui selalu besar banget. Nikolet harus mundur ke arah belakang hanya Pandawan yang bisa memberikan damage deal dari jauh tapi lihat itu juga enggak cukup. Sedangkan Lunal di depan sana B coba diake downle Ravid Light berhasil menyelamatkan dirinya tapi Ling Rina sosok exp liner yang deep yang udah sempat aku dan Lim bahas karena aku bisa bilang kalau misalnya L Rina pakai glue itu memang ngeri banget dia. Oh Ashley. Oh Asley tidak ada revitaliz gak ada clown P dan satu point poin kill mendapatkan Nike. Tapi sayangnya dia gak bisa divin ke dalam lagi. Dan puncher yang sangat manis menghindari Brave Fighters. Yap. Oke dan gak berhenti ternyata nih ya dibalasin lagi dan Gaming Glady terus maju tapi Gos are doing masuk ke dalam diin walaupun memang mereka berhasil mendapatkan panda tapi ini gak worth untuk mereka yang sudah mendapatkan keunggulan Nikolet bakal tidak tersentuh dan Rui hampir saja membuat Nikolet tumbang dengan setruman yang sangat luar biasa dan cool pasti bisa diselamatkan Lunolin permasukan dari tim KMI Gladiator mereka seakan-akan dihipnotis kalau Aul sadar apa yang aku bilang hipnotis ada di sini mereka selalu menyambut team fight yang tidak ada ujungnya tim fight yang enggak ada ujungnya sedangkan dari gaming gladiators mereka butuh farming iya kesetir ya oh keangkat dua orang keangkat dua orang tapi double kill didapatkan tapi mendapatkan poin selanjutnya karena Arya tidak ada jalan untuk pulang is on the way bersama dengan sosok dari Joy Arya where are you going Arya no where to Dan teriakan dari wanita misterius menutup jalan dari Ria. Heavy crossbow yang akhirnya juga menutup hari dari Arya yang setelah dia dapatiin double kill dia coba untuk kabur tapi Rui ini gak ada yang benar-benar menghentikan laju dari Rui udah jadi satu buah wishing lantern dan yap starlium dan Holy ya e skyesnya memang ada di Lunain walaupun memang masih belum ada stack karena belum ada poin kill juga untuk Lunainnya tapi lord bakal coba untuk ada kontes kah sayuri one last hit tertake down the b what the one damage Gy gladiator atau mereka kontes dan loot harus sumbang aul. How come mereka bisa untuk melakukan kontes? Apakah Nikolate akan seberani itu? Enggak sih, dengan dua pemain aja kayaknya enggak worth juga karena ini masih lord yang pertama enggak ada stopper pasti. Dan kita tahu bagaimana Granger ini sangat-sangat kewalahan untuk ketemu dengan adanya Joy dengan komit satu suara yang dilakukan oleh Terror Queens. Mereka meriset lordnya. Mereka cari orangnya dulu dan akhirnya mengakibatkan tiga poin kill yang harus diserahkan terhadap terror que ini membuat juga lord-nya free untuk mereka. Jangan lupakan ini best of five y dan satu hal yang mungkin mereka harus ingat adalah tidak ada jalan keluar. Ini adalah the one and only menuju ke ara grand final. Ya, and kalau mereka gagal di sini pulang untuk teror ataupun gaming gladiatakan hampir termakan shung kembali terjadi heavy cross bow damagnya cukup besar tidak bisa menumpah mas dari tim gaming gladiator almost it’s never enough yap dan akhirnya ada punish punishment yang bisa dilakukan juga sama gaming gradiers ya setelah ruinnya tadi emang benar lumayan sedikit over accent dan nicolet berhasil memberikan puncher untuk mundur ke arah belakang tapi nampak gol skyer aktif jangan lupakan hal tersebut membat dari tim gaming di atas ber membalikan kembali karena sudah diuntungkan oleh tim teruk besar sain dan krimson ke arah belakang nampaknya berhasil ditumbangkan dan one last hit no win of nature looking for media pandawan versus everybody hilang kali ini akan terkena mediac one last hit mediac from pandawa itu dia punishment yang akhirnya berbuah maniak untuk panda membuat gaming gladiers punya nafas lebih panjang lagi untuk punya nya waktu dan mengembalikan potensi keadaan untuk saat ini. Dan kita akan mengintip instant replay-nya. Sebenarnya ini bermula dari Rui yang udah kena shutdown juga. dibalikin keadaannya unggul jumlah empat pemain yang lainnya dari terror queen ya kita tahu bagaimana damage continuous ya yang bisa disumbangkan sama panda ini akan jauh lebih konstan dibanding dengan adanya Chikoshi karena lumayan ngandelin ke arah heavy crossbow kan kayaknya kalau ngandelin basic attack eril agak susah ya untuk kayak onev1 juga kayak tadi tapi sebenarnya yang dibutuhkan iritel adalah win of nature sih win of nature-nya sih kalau dia memang berhasil memberikan sedikit joke atau kocekan tapi lihat perlu mereka harus sudah mulai sadar para pasukan dari tim Terror Queens dengan gold mereka yang sangat unggul sebelumnya menjadi 2.800. Yap, ini benar-benar satu momen banget ya dari apa yang sudah dibangun sama Terror Queens. Mereka dapetin tadi tiga poin kill sebelum Lord. Mereka dapatin Lord dan masuk terlalu dalam sebelum adanya Lord yang memang coba untuk dimanfaatkan dikawal oleh mereka. Akhirnya terpanish sudah oleh Gaming Gladiators dan akhirnya ini mempersempit juga nih gap ketertinggalan yang sedang dialami oleh Gen Glad itu sendiri. Fight really tapi nampaknya lihat terlalu worth it berhasil mendapatkan garis depan dan oh Nikolate mencoba untuk mendapatkan Rui damage yang terlalu jauh terang no way out of no way damage dari panda memang tidak bisa dipungkiri ya damage dari panda dengan snapiser yang dia milik habis dapatin maniak harusnya sekarang kondisinya dari hitungan gua dia ada di 60 sih 60-an ya 60-an something iya oke dan oh kehilangan dua belah romer ya ini membuat akhirnya lord yang muncul juga tidak akan terburu-buru untuk langsung dieksekusi. Tapi itu dia 64 sky versi 60-an pasti 60-an soalnya tadi sempat tumbang ya tumbang plus e dia dapat maniak sama dapat satu kill lagi ya jadi dia 60 something dan eh kita bisa melihat di mana terror queens yang didapatkan keuntungan mereka itu enggak bisa terlalu lama karena Rui target utamanya keluar P4 defensif dan Rion again seperti dikatakan oleh para pasukan dari tim terit lainnya mereka dengan confident berhasil mendapatkan satu Lord A retribution yang benar-benar mengerikan. Tapi Rui kalau dia benar-benar masuk lebih dalam dan dia terlalu greedy, gua pastikan Lord ini akan sia-sia. Ini R queen sih dari kemarin hampir gak pernah miss oh my god. Cekosi, what are you doing? Wah, sayuri hampir jadi sayara ini. Iya, Cekosi juga tadi harusnya gak bisa tuh dia masuk di seperti itu. Heeh. Dan sayangnya juga ada em sprint yang ketigger juga. Betul. Oke. Dan Lord sudah muncul di arah bottom lan. kali ini akankah bisa ditahan oleh Gaming Gladiator kalau misalkan Terror que benar-benar bermain secara disiplin untuk kembali mengawal bagaimana lordnya. Tapi Rui Rui oh winter crown apakah save the time yawin crown for retri queen save the day for this time tapi panda tidak bisa terlalu lama untuk dibiarkan damage terlalu besar nikolet berhasil mengacak-acak para pasukan dari tim terror quiz min depan sana shon pun terjadi double kill lihat wah baik dilakukan tapi rui berasa membuat sayori sayonara sayor oh walaupun sempat ruinya tumbang karena ada nikolet oh Tapi nampaknya looking for wipe out. Wipe out gaming gladiator under condition yang mereka miliki. Permainan dengan lord walaupun berhasil mendapatkan dua turet tapi wipe out mereka dapatkan world to benar-benar barter team fight yang luar biasa worth it. Iya. Dan ini panda kasihan ya sendirian dia lagi menghalangi dua wave minion tambah dengan lordnya juga. Cepat kagak i walaupun ya sebenarnya ngelihat dari e Gaming Gladiators dapetin kesempatan untuk comeback tapi comeback satu kali ini belum cukup nih atas gap yang udah terjadi lumayan jauh kan kayak e wipe out pertama ini belum menjadi sebuah jaminan mereka bisa mengakhiri gameennya untuk mereka. Tapi di sini kalau kita lihat dari instant replay-nya ini Nikolet sih menunjukkan bahwa ya 100% Lelotnya bukan sembarang angka ya. Dia punya mekanik yang bagus banget juga. Parah. Parah. Punchernya sih on point semua tuh lihat itu kan empat staknya. Dia dia ke purple buff dulu kan. Iya soalnya dia ke purple buff itu. Ee satu dari Lapu, dua dari purple tiga. Balik lagi ke Lapu jadi empat. Heeh. Itu maksimal ya. Jadi kayak seluk-beluk lunchelot sangat paham gitu ya. Iya. Heeh. Biasa saya kita ganti nama aja gimana? Nikelot. Nikolace ya. Nikolot aja. Nikolot ya kan lelot banget anaknya. Nah t jatuhnya jadi kolot t kalau kurang ya. Benar ya benar benar benar. Tadi 3.500 ya gold darior quins yang mereka ungguli ini perlahan udah mulai terkejar ya. Enggak ada enggak ada jauh kan mereka untuk mendapatkan panda kalau nah targetnya mau ke siapa soalnya panda ya. Panda nih kalau dari tadi Rui cuma mainnya dari e lebih ke arah kalau gua lihat ya dia kena adrenalin sih di sini karena yang dilawan bukan tim biasa tim yang Navis Slayer dan saat ini Nicolet gagal untuk mendapatkan Cekosi. Wah berhasil dimakan oleh para pasukan dari tim Kigator tapi nampaknya sekali masih punya immortalete benar-benar dengan satu defensive item tapi lihat yang dilakukan oleh para pasukan dari Rui mencoba untuk melakukan end game. Apakah berhasil really? Oh my God, ini pencana W last hit. HP gagal didapatkan terror quiz. One last HP base. No way. Ini benar-benar semifinal wars. Dua kuda hitam, dua tim yang mungkin tidak disangkakan berada di semifinal. Split push yang gagal. Ternyata sebuah respon yang cepat banget dan untungnya Panda yang kabur loh. Dia yang bisa untuk recall dan akhirnya membuat dari Ruinnya menghilang. Split push yang akhirnya coba untuk dimaksimalkan. Ini bisa ditutup dan sebuah evolve lord. Oh, dapat ini sekarang didapatkan oleh Gaming Gladi apakah epic comeback akan terjadi? What the epic comeback apakah akan terjadi? Kita bakal menyaksikan ul tapi yang dipastikan untuk di game kedua, gameet ataupun 4 dan lima. No more Lancelot I think iya bahaya gua menurut gua bisa aja diban atau diambil aja ya lanelotnya masih worth it kok untuk diband oke turet satu persatu sudah mulai dirontokin juga sama Gaming Gladiator sekarang gold berbalik ke angka 3300 untuk mereka untuk gaming gladiator. Iya. Dan sekarang Lord Evil sudah akan dikawal. Bra F masuk ke dalam itu kayaknya agak cukup terlalu barbar. Sedangkan Chikosi harus memberikan clear minion terlebih dahulu di depan sana. Tapi setidaknya para pasukan dari tim Gaming Gladiatos mereka gak bisa masuk karena ada sosok jusi. Memang bukan untuk high ground tapi dengan lon-nya itu yang ngebuat Gaming Gladiators enggak berani masuk lebih dalam lagi. Keangkat sekali itu free hit untuk Cekosi beda kasusnya. Waduh, mekanik nih tadi hampir ya di bawah tapi ditarget Rui. Rui kali ini masih bisa dive in untuk masuk ke dalam SP untuk memotong jalan para masukkan dari tim Tar gak gagal. Cekosi satu damage yang terlalu sakit. Oh my god. Arya kali ini hampir meledak tapi nampaknya Nikolate save the day for gaming gladiators satu ton ros menyelamatkan tiga nyawa. Iya. Dan juga thanks to Ashley ya dengan Rapitaliz yang dipop juga ini lumayan bisa menambahkan nafas panjang lagi dan asli itu lagi dia itu lagi mengatur strategi tuh. Nah, 80 stu skypon plus bod sekarang udah nyeker gaming. Bayangkan semakin besar lagi damage-nya, tapi secara movementnya dia akan semakin terbatas kalau misalkan nantinya karena kejar-kejar. Tinggal gimana caranya Terror Quins ini menarget ke arah panda dan pandanya menjaga dirinya. Satu strategi plan yang mungkin kalau aku bisa katakan ke teror quids adalah di mana dive in lunalin dan flanking Rui udah death sit gaming gladiator and game. Kalau mereka mau main itu biarin front to backnya. Kenapa aku bisa bilang biarin front to-nya? Karena front to backnya mereka punya Lapu, mereka punya Hilda, mereka punya Iritel kecuali gold L-nya bukan Iritel. Hm gold L yang stay. He. Nah, Irit dia dia bisa ke manun dia moving karena Nolet udah pasti akan diin ke Cikosi Hilda dan juga Lapu itu ng-distrike Asley dan juga Arya. Satu waktu yang bisa diberikan itu kalau dimanfaatkan sama Lunalin dan dimanfaatkan dengan baik sama Ruhi satu suara panda tertake down. Terror que take the game. Iya ya, Pak. Pokoknya targetnya panda dulu nih sekarang ya. Panda dulu. Panda dulu. Gimana caranya? Flanking. Flanking sama di front front to backnya. Alin Ruinnya enggak boleh show di map. Kalau Rui show di map itu enggak bakal bisa karena pasti akan semua mata ke arah Rui. Nah, seperti ini. Lihat satu muncul sekali aja lihat empat orang sampai keluar spatway. Iya bahkan bawahnya soalnya udah show juga rwin-nya udah kedetect. Jadi ya udah Gimin Gladiators langsung bisa memanfaatkan waktu untuk bisa menyicil lagi menuju ke arah Lord Evolve 2.0. Enggak ya, enggak buru-buru ya karena cukup berbahaya. Mereka harus bisa memainkan line bawahnya dulu karena line yang jauhnya ini udah mulai kedorong tadi sama Chikoshi. Ah, kenapa gua bilang Lunain di sini? Pertama dia magical damage. Kedua, panda ini kan damage-nya targeting ya dengan arah. Dan lihat kalau misalnya Ru yang masuk dalam seperti ini, ini berbahaya. Di mana Lunain? Dia gak target ke arah belakang. Ada panda. Wah, satu poin kill dua. Looking for triple kill. Rui berhasil mendapatkan dan this is the moment of blacking and lunalin. Y itu dia yang harus didapatkan dipitate juga kan tadi dengan adanya winter dan akhirnya tumbang walaupun memang hanya menyisakan tiga pemain saja dari Terror Queins. Akankah Lord ini menjadi sebuah pilihan yang tepat? Karena masih ada Nicolet juga sedang memegang retribution yang siap? Iya kalau gua sih enggak tepat sih. Gua tadi berharap mereka akan mendorong sih dan Nolet harus mundur. Kalau enggak minimal dia beriin pressure aja jangan sampai all in. Udah. That’s it. Dah di sini membuat Terror Quizs dapat keunggulannya jadi sia-sia. Iya. Ini udah ada poin yang bagus banget untuk gaming gladiat soalnya trade ya goldline-nya sama-sama trade juga kan. Beda cerita kalau misalkan Iritelnya masih ada lah ya bisa bantu juga untuk pukul ke arah lordnya. Tapi again ya dari gaming gratters mereka punya kerugian tersendiri adalah land jauh yang super wave minionnya udah masuk terus nih dari terror que mau enggak mau harus ada yang satu diutus no situation. Gak bisa karena kalau misalnya colet dia paksa one by one situation ngilu ya ini bukan hanya ngilu pertama dia tumbang atau enggak dia immortal atau winter itu keluar di saat dia belum contest lord itu yang paling rugi dan possibility retribution minimal akan keluar juga dan waktu spawnya bisa 6070 detik nih ya oke kalau kita anggap dia engak tumbang tapi panda masih selaman dan para pasukan dari tim quiz mereka mencoba untuk mendapatkan sayor no way sebagai frontliner mereka sedangkan sayori menutup jungle team dari teror que permasukan dari tim K gladiat mereka mencoba untuk munduk belakang dari Lun tidak cukup is coming menujuk ke top defensif tapi nampaknya Ncolet gak ada cara untuk pulang Ncol terperangkap and down double W ini bencana teror quiz the tarik ulur yang terjadi membuat Terror queens mampu akhirnya bisa mempanish dan mengabsen satu persatu pemain-pemain dari Gaming Gladiators. Wipe out yang diciptakan akhirnya membuahkan sebuah kemenangan di menit ke-24. Dan lihat bagaimana hype dari para queen yang suka meneror. MWI di tahun ini berbeda. MWUI membuat semua mata terbuka kalau si Ladies tidak boleh dianggap sebelah mata. Pertunjukan yang sangat luar biasa. Match semiinal yang benar-benar selalu gua bilang dari hari pertama gua tahu schedul-nya apa. Ini match worth to watch. So, untuk panelis kita, Nevin, Professor Jonny, what happen? Oke, thank you casters. Dan itu dia untuk game pertama dibuka langsung dengan game yang begitu sadis. 24 menit loh kita di bawah dan wipe out menjadi penutup. Gimana nih game pertama kita? Aku sebenarnya jujur cukup kecewa ya, karena aku kira tadi tuh pas-nya one HP. W I itu benar-benar kayak bakal jadi titik comeback. momen Rui itu tadi ya, momen Rui yang tadi dia mau ngesplit push dan hampir banget dia mendapatkan base-nya. Tapi kalau itu gaming gladiator bisa comeback itu akan sangat-sangat menegangkan banget hype-nya. Gila itu juga aku kira gila ini GG berhasil itu base HP-nya bahkan enggak kelihatan loh itu bernya cuman ya di early game sebenarnya bisa dibilang bales-balesan cuman yang aku suka yang aku note untuk terutama untuk giji positioning dari Grangernya em sejauh lama itu dia bagus sampai ya tentunya ya sangat disayangkan belum cukup Terror Queens masih terlalu kuat nampaknya iritelnya mobility menurut aku yang tadi kita sempat bahas juga di draft mobility-nya memang terlihat untuk game kali ini. Eh, dan jujur ya aku merasa di game ini walaupun Nicolet itu landelot-nya sebelumnya memiliki win rate 100% he tapi jujur ini yang nge-carry the whole game adalah Panda. Dia dengan Grangernya benar-benar online banget dan kita bisa melihat sendiri bagaimana kekuatan dari awal yang di mana Grangernya enggak begitu hidup, Grangernya enggak begitu kelihatan ya. Midgame lagi-lagi sekarang malah kebalikannya. Terror queen di midgame mereka lost vision. Benar, benar. Mereka kayak bingung mereka mau ngapain ya. Apa next step-nya? I ini jadi game yang kompleks banget sih yang bisa aku lihat ya. Karena tim fight-nya juga bukan sedikit ini. Fight-nya juga bakal e banyak banget yang kita saksikan dan Lapu-Lapunya cukup menarik sih kalau aku bisa bilang ya. Em sangat-sangat ya Lapu-Lapu di match kali ini. Di patch kali ini memang seperti inilah ya kita standarnya emang harus seperti itu dan tampaknya yang tadi sempat dibahas juga sama KB EXP dari Terror Queens lagi dan lagi shining again. Yap betul di Lapu dengan Lapu-Lapu ini juga ling Rina intinya benar-benar satu pemain yang sedari kemarin bahkan dia bisa main glue loh. Anyway, jadi jangan lupa buat Gaming Gladiator kalau emang mereka bawain Arlot dan Fredrin, mereka harus siap dengan pick off-pick off dari Glue karena siapa yang bisa escape dari Glue coba kalau misalkan di patch yang sekarang juga. Anyway, kalau kita ngomongin Lapu-Lapu, betul sekali.Oke, ini bread of fighters-nya cuma butuh waktu 15 detik saja, apalagi menit-menit tadi ya. Apalagi momentum seperti tadi, dia loncat, banting pedang, nunggu waktu sebentar bisa loncat lagi dan poin kill sampai dengan 32. Ini menandakan bahwa kedua tim betul-betul suka untuk team fight. Tapi yang perlu diperhatikan adalah targeting. Makin ke late game, gaming gladiator targetingnya lebih bagus. Serius ini berbeda dengan terror queen yang kemarin yang kita lihat bahwa semakin late game dia semakin lebih panas. Ah, tapi malah tetap ya e dengan positioning mungkin karena tadi mid game atau mungkin menit berapa ya menit 15 tuh Teror Quein sudah nabung turet lebih banyak turet yang lebih banyak jadi e secara minion wave pressure itu meskipun Gin bisa menyaingi menyeimbangi dengan manipulasi wave yang udah dimenangi oleh terror queens mereka tetap di ada advantage dan itu dipergunakanlah ujung-ujungnya mereka juga yang memenangkan dari using advantage intinya ini yang mungkin di Tim Ladies juga beberapa jarang meng-highlight hal tersebut karena ada beberapa ee pemain yang biasanya didraftin sama coach-nya kayak kemarin Onik didrafinan di sini posisinya ada lanelot. Yes. Nah, gaming gladiator itu memaksimalkan untuk split push-nya. Makanya kenapa Nikolet jarang untuk connect team fight-nya di waktu yang tepat karena emang dia punya job dash duluan nih yang di mana dia harus memanipulasi wave-nya. Dia harus menangin landing jauhnya dulu. He berbeda dengan beberapa tim yang mungkin tereliminasi kemarin, aku tidak melihat hal tersebut terjadi. Jadi kayak ini emang match yang sangat-sangat wajar ada di babak semifinals. Terror queen dengan team fight-nya yang manis, Gaming Gladiator dengan makroplane-nya yang enggak boleh diremehkan. Iya, ya. Tapi ini game pertama yang eh cukup membingungkan juga ya. Maksudnya dari Game Gladi terus mereka punya defensif yang bisa kita akui ini powerful banget tapi sampai kehilangan dua base thread di awal itu masalah dari arah draftingnya kah atau mereka yang memang kalah dari arah team fight? Setuju dari sakit drafting karena dari awal kita sudah bilang Hilda first pick ini ngejawab Lelot tapi Lelot-nya masih mau dijawab kayak bahasa gampangnya ada cobaan tapi mau dicobain. Benar. Ada yang mungkin jauh lebih gampang tapi kenapa lebih gampang? Mau yang susah? Iya, harusnya susah ya. Emang suka menantang ya? Suka tantangan. That’s why this is called scene ladies. Oh, emang wanita-wanita ini suka yang lebih menang. Nah, Nevin konanya ne di sini tanya nevin teman-teman ya. Iya. Iya. Itu valid ya, Guys, ya. Valid, valid. Valid valid. Langsung divalidin aja ya. Tapi karena kan kalau ngomongin ke arah drafting tadi ya, Cicinya tuh udah sampai di banding di awal. di di awal dan ekspektasi kita adalah oke ini buat main Fredrin, tapi ternyata enggak. Itu yang jujur aku mengejutkan sekali karena kalau Hilda dipegangin sama Fredrin, Hilda dari awal pasti bakal bonyok banget. Dia gak bakal bisa online sama sekali. Dan itu yang mungkin perlu diperhatikan lagi nanti di drafting di game yang kedua. Jangan sampai nanti manipulasi dari Cici ini cuma kayak buat yang tadi Highlos dan juga Esmeralda karena sayang banget potensinya. Nah, yang jadi masalah juga adalah Hilda ya yang sering banget udah dibawakan. Apakah ini bakal tetap muncul lagi buat Hildanya atau kayak bisa diban gitu untuk Terror queens? Menurut aku itu yang terjadi pada saat lawan tim Liquid I diband next game-nya lawan ONIK juga diband. Iya. E sebenarnya gini berarti artianya terror queen siap bagaimanapun mau Hildonya Hildanya dilepas ya diambil kalau diband mereka udah ada lapisan lain atau komposisi lain. Itu yang sebenarnya tricky lawan Terror que ini di area yang lain. Lunalin juga masih ya, masih dengan power chisinnya juga tadi 20 assist kalau enggak salah berhasil diamanin dalam satu game dan ya bisa kelihatan juga seberapa mengganggunya ya terutama ke arah tadi sempat dibahas Hos Esmeralda ini bakal keganggu banget dengan hadirnya Chin hero jalan kaki juga kan udah pasti bakal kerepotan banget ini sih be lihat ini nih one HP ini enggak kelihatan uh gila Ken udah end loh iya kita semua kayak expect gedukan apalagi dengan adanya Lord Evolve tapi ternyata enggak ke comeback dari Gaming Gladiator mereka gak berhasil untuk mendapatkan advantage dari Lord tersebut. Alhasil Terror Queen membalikkan tempo permainan mereka. He mereka coba ambil leading lagi perlahan-lahan tapi pasti dan targetingnya mulai kayak akhirnya satu suara nih pas mulai di momentum ini. Kayak dia tahu kalau misalkan Panda bakal maju terus, Panda bakal coba engage terus dan alhasil h dihajar dengan adanya pergerakan dari Chishin. ini juga sih ini lihat sebenarnya Grangernya free hit beberapa kali cuman ya lihat gimana ya landelotnya gak bisa connect itu si loh be karena bawah udah hancur susah enggak bisa selalu kalah orang dan dengan adanya kurangnya kuantitas ya lebih pde untuk terorin untuk benar-benar gas perang iya dan yang jadi fatalnya adalah kehilangan kualitas kayak gini mereka masih pengin coba lagi mau perang terus mau iya maksudnya mundur aja enggak sih ya dan mere bisa lagi mereka emang dalam keadaan yang berbahaya kayak lepasin bawah split push I iya lepasin atas split push mid mau didorong tapi pasti bakal didorong balik sama teroren. Jadi kayak gak ada celah sedikit pun selain mereka benar-benar memenangkan team fight liya aja cuma itu cara mereka untuk bisa bertahan. Hm. Tapi tetap sih menurut aku Gaming Gladius juga bukan tim yang mudah dikalahkan ya di dalam game ini. Secara defensif mereka powerful banget. Maksudnya dengan kondisi dua base turet hilang tuh sebenarnya akan jadi susah banget dan secara title untuk para key players. Ini yang mau aku bahas kayak gameennya, alurnya itu anginnya udah ke game gladiator banget karena terbukti kayak di sini Czanda dan juga Ncolet dia yang pegang loh kendali penuh atas bagaimana keadaan dari ya GPM tertinggi, DPM tertinggi juga. Tapi ya kalau kita lihat juga dengan adanya Lunain yang sampai akhir untungnya dia bisa survive ya ada Crimson Bikin dan segala macamnya. Ini yang mungkin membuat game changernya juga bahwa memang teman-teman dari Gamin Gladiator targetingnya berarti harus diubah sedikit nih. Kayaknya enggak harus ke arah dari Chikoshi, tapi mungkin bisa aja targetnya ke Lunalin karena biasanya kalau emang lu kapten di tim, kalau lu short call di tim, he itu kalau lu tumbang biasanya agak lost sedikit coms-nya karena dia enggak bakal bisa menguasai map-nya. Iya, ya. Jadi targetnya sudah mulai dipikir-pikir lagi nih targetnya apakah memang Lunain yang harus di-shutdown atau dari beberapa lainnya. Dan kita ngomongin shutdown-nya pun bukan cuman dari arah drafting ya, tapi di dalam in game-nya gimana caranya mereka bisa benar-benar ngebuat ya siapapun itulah ya yang menjadi masalah utamanya untuk bisa ke shutdown. Nah, eh untuk Terror Quein sekarang oke mereka menang tapi menangnya bukan bukan hal yang mudah. Ada enggak sih yang bisa di-fix dari mereka? Terror queen ya. Terror queens ya. Mmm. Lunalin enggak tumbang di team fight dia doang. Iya, tetap Lunalin. Iya, ya. Senternya soalnya menurut aku juga tadi mungkin apa ya, mungkin sama sih e mirip-mirip ya, mungkin ini terjadi di scene ladies sering terjadi overhype juga sih menurut aku. Banyak yang mereka ee sounds repetitive tapi enggak harus fight dulu gitu. Mereka udah pegang kendali dari wave, mereka udah pegang kendali team fight, ekonomi mereka udah pegang tapi apa? Mereka selalu cari fight, mereka selalu cari e pengen pincangin musuh. Dan mungkin kalau itu enggak terjadi, ya udah kalau emang enggak ada apa-apa, ya udah turunin aja temponya, nyantai aja, tunggu ini mungkin itu akan lebih clean lagi bisa dibilang karena gambling juga kalau misalkan fight-fight terus dan bisa kalah gitu dan hampir 30 menit tadi. Nah, ini nih predictions dari para talents ya terlihat di sana semuanya menuju ke arah terror queen. Terror queens benar. Oke, boleh boleh. Ada tambah reason setelah setelah game 1 mungkin mau dirubah juga boleh silakan. Enggak ya mau dirubah. Agak berbahaya sih emang kalau cuman mungkin pengen nambah skor aku. Oh nambah skor dan e tebak skor juga aku di 31 sih kayaknya. 31 teroris kayaknya makes sense buat 31 tapi kayaknya akan sangat menarik ya kalau seandainya 32. Oh finally guys. Enggak enggak enggak bukan, bukan bukan bukan. Biasanya kalau aku predik 32 malah beda sih. Oh malah kebalik ya hasilnya. Tapi ini sangat posibel gak sih kalau udah ngelihat game 1 kayak gini 32 tuh? E possibility ada. Tapi kalau misalkan yang tadi Goni bilang kayak oke terror quein unggul tapi mereka temponya enggak yang menggebu-gebu kayak game pertama itu gameennya bisa lebih bersih. Serius deh kalau misalkan tadi game pertama itu juga mereka mengatur tempo mereka, mereka enggak terlalu terburu-buru, enggak terlalu overhype, itu pasti bakal dapetin game yang lebih halus. Bayangin dari menit yang 10 aja gap gold-nya jauh banget. Ya cukup kaget juga sih sebenarnya tadi sempat ke comeback cuman ya itu turunin adrenalin cuman ya ini lebih detail lagi kedua mid liner uh from dark horse to title contenders ya maksudnya siapa sangka dua tim ini gitu yang akan ada di babak semifinal kita ada di top four ya iya dan kelihatan juga ya untuk highest MWI placing-nya seperti apa dari Sayori dan juga Lunain yang memang udah pernah ya ada di MWI dan mereka masing-masing kelima sampai ke-elapan itu highest achievement mereka dari NA dan juga dari E Myanmar. Ini udah surprising, udah melewati udah karena udah top four jadi at least sudah satu dua atau tiga atau empat. Benar-benar sih jadi satu dobrakan baru, hal yang baru juga untuk kedua region ini. Untuk kita semua juga sebagai penonton ataupun para talents ini jadi hal yang benar-benar baru banget. Tapi ya ini belum selesai. kita masih harus cari siapa yang akan melampaui lagi sampai top two mungkin karena salah satu kan akan ada di babak grand final setelah ini. Jadi ee perebutannya enggak sesimpel top four doang. Ini bakal ada grand finalist baru yang akan kita saksikan dari dua region yang baru juga. dan bahas kembali lagi tentang adanya permainan dari Gaming Gladiators juga dan Terror Queens yang masih berfokus ke arah assassin. Ada celah enggak nih untuk akhirnya kita bisa lihat lagi eh Fighter atau T jungle tapi mungkin lebih ke terror queen yang aku tunggu enggak sih kalau aku malah ke game glider itu yang paling posibel ya kalau ngomongin possibility kayak tadi mereka udah band Cici itu menandakan banget kalau mereka bisa banget untuk main tank jungle. Jadi menurutku dibandingkan dengan mereka membuang potensi untuk adu dari segi ee mekanik dan segala macam, alangkah baiknya mungkin pressure aja kalau emang pengen menangin early game-nya. Mainin aja tank jungle-nya enggak apa-apa kok. Dan ya mungkin karena ini sebenarnya BO5 ya sebenarnya masih panjang. Oke menang game 1 itu rugi. Em mereka harus riset dan ya mungkin coba variasi komposisi lain dan tenang aja ini sebenarnya bisa dibilang cukup series yang cukup panjang kok. Oke, yang penting risetnya itu sih ini yang momen penting karena kalau ketinggalan 1-0 sama ketinggalan 2-0 itu beda cerita. Iya. Ini mainin seriesnya juga lumayan deg-degan ya untuk best of series. Tapi jika nanti bakal benar-benar ada eh Frederit nih misalnya yang dibawakan, apakah ini juga harus diikutin sama teror queens-nya untuk oke kita main fighter juga atau stay di assassin aja? Enggak kayaknya mereka bakal stay diy assassin. Nah, itulah momentum di mana ketika mereka stay assassin i gaming glider bisa punish untuk early game-nya. Oh, oke. Kayak jadi mereka menangin dengan tempo tank jungle mereka yang lebih galak di early game. Mereka memanfaatkan juga ruang agar nanti panda bisa mendapatkan gold sebanyak mungkin. Distribusi gold-nya enggak seimbang. Assassinnya susah farming, tank jungle-nya makan semua farmingan. Sementara nanti gold lain-nya menang dari segi turtle. Itu akan sangat ngebantu sekali untuk ekonomi tim. setuju juga sih menurut aku jangan terlalu overthink lah kalau emang udah nyaman dengan certain komposisi dan udah pernah dicoba ya lawan fighter tank dan works udah gak usah overthink enggak usah terlalu ke bawah arus cuman aku pengen lihat nih karena sebenarnya mereka kali ini bertukar posisi. Wow, Uranus yang benar-benar menjadi pilihan pertama disusul dengan Bia juga yang masih ada di tangan dari Teror Quins. Dan apakah akan ada perubahan Yunsin? Sama ya mereka menghindari Yun Shin kayaknya mereka tahu sendiri potensi dari Isunin ini seperti apa. Mungkin menurutku kalau emang cenderung merepotkan lebih baik Ben aja. Belum lagi seperti kita tahu dengan adanya Yusunin Ztin itu pengendalian map akan leluasa sekali karena siapapun yang ada di area map terdeteksi dengan mudahnya ketika menggunakan Mountain Shocker dan juga Fury of the Phoenix. Lalu ada Kalea juga yang ditutup. Ini berarti mau main assassin kali ya. Menghindari pick off ya. Menghindari pick off. Em Terror queens yang sesuai ekspektasi ya. He. Emm. GG. Apakah Dina Hildanya kalau kebuka? Itu sih yang jadi pertanyaan Hilda ya. Hilda soalnya kan selalu ya dari kemarin kemarin Hildanya ini ngeganggu karena ya gaming gil terus juga mainnya ke arah assassin-assasin. Tapi Lunanya dulu nih yang mau di-shutdown dengan Chin Ben respect ya. Ngancurin momentum banget hero-hero yang dekat. Tapi sebenarnya perlu banget enggak untuk nge-band Chusin kalau emang gameplay mereka pakai hero yang jalan kaki? Iya ya kayak Hos apalagi tadi kayak dia SM sih Esmeralda soalnya tadi apalagi dengan performa Lunain sendiri ya itu ngerepotin banget formasinya sebenarnya. Hm. Oh good band Arlot mereka nutup Arlotnya biar gak ada combo Fredrin Arlot. Jadi sekalipun ada Fredrin enggak seagresif itu di early game. I cuman untuk first pick nih yang masih jadi pertanyaan kita semua ya. Mau Dina Hilda atau ya mereka bisa ngebuka beberapa hero prioritasnya. Badang kemarin sering banget jadi pilihan utama. Wah, Ashley. Oh, waduh waduh waduhil. Sabar sabar katanya diam dulu entar siapa yang nangis. Asli ini emang mentality ya auranya beda ya. Iya. Jadi spotlight banget ya Cichi. Wow. Cici first pick ya. Hmm. Aku kayak melihat Cici first pick ini enggak menjadi sinyal kalau misalkan gaming gladiator main tank jungle semenjak tadi game pertama sih. Kayak mereka lebih ke denai aja. Y, takutnya ternyata diambil sama Terror queen dan cicinya Terror queen ini bakal ngacak-ngacak belakang. Iya iya iya ya. Benar-benar dan harus di perlu dinote juga ya ini sebenarnya Farsa untuk beberapa mid cukup populer cuman untuk terror que enggak loh. Enggak kelihatan loh untuk di MW ini ya. Untuk Lonalin dia lebih suka cetian yang mungkin bisa dipick sekarang dia lebih suka hero utility. Utility dia hero yang rotasi fight. Iya dibandingkan Farsa yang rotasinya sendiri mendingan dia rotasinya bareng sama romernya. Nah tapi ternyata Star di job Gatotnya Gatot dia main bersama dengan Farsa. Wah, Gatot bisa diambil kiri dong, bisa nge-cancel feather air strike dong, Cici. Tapi ya Gatot XP gak masalah sih, Gatot kayaknya masih fine dan masih bisa dibawakan untuk romer juga untuk gamin gladiator. Mereka punya tiga kali pick dan juga 100% dari Gatot kacanya atau dengan Lelot lagi nih yang di mana Lanelot sendiri bisa mengancam langsung juga ke Farsya. dia langsung di ke belakang dengan punch dan ditambah lagi dengan adanya Cici. Jadi, y ada dua target nanti yang bisa diacak-acak juga oleh teman-teman dari Gaming Gladiator. Ini debutnya debutnya Farsa loh ini. Suara Hayabusa sudah muncul. Kembali lagi dengan Assassin nih berarti dan ini kontes yang kemarin kita lihat berkali-kali ya antara Hayabusa sama Joy head to head-nya tambah dengan adanya Gatot Kaca ya sesuai em prediksi lah ya Gatot Kacanya yang langsung diutomatis dipick karena ada Farsa dan ini debut untuk Farsa untuk em dari sisi TQ atau Lunalin. Jadi aku pengen lihat juga sih impact apa ditambah dia lawan Gatot Kaca dan juga Hayabusa. Ini agak sedikit tricky sebenarnya dari sisi positioning dan timing untuk feather air strike. Badang kah di sini yang akan dipick? Badang untuk romer. Oh ye ping lu gitu itu ya artinya ya. Enggak dong itu asumsi kita aja. Saya ha. Oh say itu. Halo. Hai. Ada midnight. Shout midnight. Shoutout Midnight. Uh oke I Granger ditutup dan kalau untuk gaming gladiator ya ngelihat kayak gini. Tipical frontline apa nih yang harus dieliminasi? Apakah emang cari yang kayak badan tebal atau utility? Ah, ini itu Hilda pasti badan tebal dulu sih. Heeh. Sebenarnya Hayabusnya bakal repot nanti. Takutnya kayak di first game jadinya slotnya jadi agak sedikit mob apa enggak bisa ruang geraknya kesempit lah. Dan sebenarnya tadi ada lempar koin ya, pilih Hilda atau Iritel di pik ketiga untuk dari Terror que tampaknya keputusannya. Ya udah kita ambil IL dulu. Mobility tadi juga sebenarnya impact-nya luar biasa di game yang pertama. Pengen direplikasi lawannya tapi Hayabusa loh. Sedikit lebih susah sebenarnya aku merasa kayak band eh sorry bukan band tapi pick dari Iritel ini lebih menuju kepada maksain Gaming Gladiator untuk main one atau ngepick one one dalam keadaan mereka bakal kalah landing. Oh jadi tantang lagi. Jadi kayak Iya. ditantang lagi kayak lu mau ambil one one kan ini kayak draft-draft yang membuat one one bisa di-enable tapi kita deny dulu one one-nya dengan ambil counternya duluan iritilnya dulu the next work ini good band sebenarnya karena menandakan kalau misalkan nanti bawain Cici di exp ketemu sama Xborg dia bakal kalah pog ah oke untuk ngebuat nyaman ya dari segi XP linnya karena ya dari e dari tadi juga kita ngelihat match up XP inilah yang bakal jadi satu penentu juga Dan untuk Teror Queens dengan posisi seperti ini, Badang, badang, Badang akhirnya muncul lagi. Itu tadi yang sempat aku mention untuk pick yang ketiga. Tapi ternyata karena Badangnya enggak di-band, ya. Ya udah. Tapi emang emm poin terpentingnya lebih baik band Hilda sih dibandingkan dengan band Badang. Menurutku pribadi juga begitu karena Hildanya begitu menjengkelkan. Tapi dengan adanya Badang berarti menandakan satu pik terakhirnya ini akan sangat-sangat memudahkan untuk Farsa karena udah ada Badang. Jadi harus ada lagi nih yang bisa nge-enable permainan dari Farsa dan Joy-nya. Glue enggak sih untuk em TQ? Kalau gitu Badang Romaja glue buat nemenin A Farsa juga nambah badan juga cuman kita lihat ya GG dua hero terakhir crowd control mereka menurut aku juga bisa dibilang bisa ditambahin lagi. Mm apa ya Harit kah? Kimi benar Kimy ternyata mereka dan Kari ya. dan Kari malah. Oke, even last pick-nya adalah Lolita. Aku enggak kaget karena ini bakal ngejawab banget dari Terror Quein. Oke, berarti mainin flex-nya ya. Mainin flex-nya karena ya kekuatan dari second pick mereka bisa main flex-nya. Kimi juga cukup merepotkan. Baksiaanya ternyata dibandnya sama tim dari Terror Quein. He. Jadi kalaupun emang last piknya adalah Lolita ya emang mereka butuh untuk bisa ngenai dari Kiminya sendiri. Oke, masih sangat posibel ya untuk Lolita nanti dimunculkan. Tapi kalau ngelihat dari Gaming Gladiator dengan line up yang udah lengkap, winning condition yang paling mungkin untuk mereka dapetin game ini? Em, kalau aku ngelihatnya yang penting mid game dan juga ya ini funnel gold ke kari sih. Iya, pasti enable kari-nya late game udah pasti banget secure banget. Tapi hati-hati sama Khalid karena Khalid udah pasti menang di area sungai. Oke, kalau gitu ini dia untuk draft dari game yang kedua dan kita akan langsung menyaksikan masih di babak semifinal kita bersama dua casters kita ada A dan juga Ranger Mas. Oke, thank you so much untuk para panelis kita. Ini permainan yang bisa kita bilang agak cukup barbar dari game yang pertama ya. He. Tapi di match pertama ini game kedua gua bisa ngelihat ini akan jauh lebih bermain agresif untuk teror quein. Dia punya early damage. Harus tapi harus disiplin loh. Soalnya tadi mereka agak sedikit keserimpet sama ketidakdisiplinan juga. Namun kita akan langsung menuju ke game yang kedua nih untuk di best of five series antara Gaming Gladiors dan juga Terror Queen di semifinal MWI. Karena satu tiket ke grand final masih akan kita cari di match ini. Terlihat sebenarnya ternyata bukan diband atau bukan diambil Lelotnya memang dibanting lagi aja nih sama Gaming Glest dengan Nicolet kali ini menggunakan Habusa. Oke, mungkin dia akan coba untuk peruntungan mereka yang kedua. Tapi ngomongin ke arah para pasukan dari Terror Quizens yang sekarang menghadapi ke arah Seori ini mungkin enggak bisa langsung head to head di depan seperti ini. Ini enggak bakal baik untuk mereka. Poking damage tanpa ada barter itu gak baik banget sih. Yap, tapi untuk sekarang Knya juga udah terpaksa untuk mundur lagi ya. Positioning dari Asle yang cukup baik juga mencari informasi tapi W hati-hati ku harus mundur dulu. Dia gak terlalu e bisa sebar tadi ya karena dia badang gitu bukan Hilda. Wah dan mungkin bisa kita bilang barbarnya nanti kali ya sesekali loncat mungkin nunggu momentum mungkin ada di sana. dan ngomongin ke arah Terror Quinch yang dia masih menggunakan Iritel damage di early mungkin akan sedikit berasa cuma untuk head to head gak bakal worth it sih nanti di arah late game kalau misalnya head to head antara Iritel dan juga Kari karena yang satu bisa dicounter pakai WN yang satu enggak. Heeh. True damage ya soalnya ya dari karinya juga. Tapi untuk sekarang ternyata early aggression belum kelihatan justru ya karena memang secara liningnya ini benar-benar lagi coba untuk dikuasai dulu nih sama Gaming Gliders dengan adanya Sayori dia ngebuat dari K-nya juga enggak bisa screening dengan leluasa dan Lunahin rapid boots loh dia benar-benar mau memanfaatkan movementnya juga rotasinya juga biar ya dia enggak terlalu mengandalkan wings by wings-nya aja dan sudah mulai terlihat adanya penyeberangan yang dilakukan oleh Ruih untuk mencari adanya pencuri an jungle tapi belum berhasil ini team fight akan cukup besar kenapa karena udah ada level 4 dari beberapa pihak tapi nampaknya shadow kill menuju ke s retribu tidak mau terlalu terburu-buru zoning out dilakukan oleh area tapi tertangkap dengan first dan juga first cracknya belum keluar membuat para dar tim teror gak bisa mengexekutol dan asle satu unbreak kebung yang hampir menumbangkan lingurina masih bisa selamat dan Rui sepertinya mereka akan lepaskan turtle yang pertama oh really really dive in dan iya dilepas kayaknya iya menjadi pilihan yang sangat wis tapi nampaknya walaupun pilihan yang wise tapi tidak membuat mereka mendapatkan keuntungan malah kerugian yang luar biasa. Iya, karena tahun juga ya tadi dan keputusan sebenarnya udah bagus untuk Terror Quins. Mereka enggak mau terlalu memaksakan kehendak ya melakukan kontes ke area dari turtlennya. Early yang cukup baik untuk Gaming Gladiator saat ini. Go-nya memang enggak terlalu banyak diganggu ya, memang dibiarkan dulu mandiri tapi secara level dengan adanya bantuan juga sharing dari turtle ini panda satu level di atas dari Chikoshi. Sementara di bottom lane, first pick terhadap Cici dari Gaming Gladiators e terlihat ya masih oke gitu. Kalau tadi kan kita ngelihat Esmeralda selalu menjadi korban terus-menerus sampai menelan 10 kali poin deat juga dan sekarang dengan ya dia bisa ngebalasin keadaan juga. Sementara kali ini Cool bakal ditangkap. Uh burst-nya itu sangat besar membuat para pasukan dari tim K di atas mendapatkan satu poin kill. Tapi lihat noh cruisy dia bermain dengan flanking divin ke arah belakang dia gak mempedulikan Sayori Arias atau Panda dia gak peduli targetnya Nikolin enggak ada shido dive in dapatin poin kill flanking flanking masih menjadi poin yang sangat penting wow walaupun ya tadi kita ngelihat dari satu level ya under dari Chikoshinya tapi full plating hampir saja bisa didapatkan walaupun memang langsung terusir dengan adanya spinning light wheel uh ini targeting dari Rui ya udah back liner aja udah enggak ada quat shadow udah tahu Nicoleet tabrakin aja dan ini dia untuk instant replay-nya bermula dari ku yang memang terekspose ya posisinya dia enggak sempat juga untuk ngeluarin combo face practice breaknya juga Nikolet udah gak ada lagi quad shadow enggak ada lagi juga shadow kill ya udah kena deh dia seteruman electrifying bit itu gak peduli ada apaan di depan mukanya cuek selama masih ada dial satu damage dari Feder Strike berhasil mendapatkan Gaming Gladiator di saat mereka harusnya full squad menujuk ke Turtle. He he. Dan hilangnya Arya dalam 6 detik harusnya masih bisa dimanfaatkan waktunya ya untuk hadir kembali nantinya di area dari turtle-nya untuk bisa membantu set up. Tapi ya terorin enggak akan menyia-nyiakan waktu yang ada sih. Mereka sudah mulai kembali untuk mencicil keberadaan dari turtle-nya dan dizoning oleh Hiling Rina dan juga Ko. Iya. Oh, riset. Oh, terlalu jauh penarikannya. Ini entah mengapa menurut gua itu menjadi sebuah kelalaian yang tidak boleh diulangi. Karena kalau mereka ulangi, bayangkan kalau tadi Hayabusanya dalam on position. Heeh. Itu pasti akan divein, pasti akan ada team fight. Tidak terelakkan ya. Bahkan bisa curi juga kan tadi. Oke. Tapi orang yang mencuri poin kill juga dapat, curi poin kill segala-gala. Tapi Nikolet memilih untuk bisa memanfaatkan lagi waktu yang lain ya, di mana line bawahnya coba untuk didorong walaupun masih belum bisa mendapatkan satu buah turet sebagai pertukaran atas hilangnya turtle yang kedua. Gold difference emang enggak terlampau jauh tarik-tarikan juga 1000 tadi yang dipegang sama Gin Glatter. Sekarang udah mulai disamakan juga kedudukannya. Ini asuransinya bakal tetap nantinya ada di kedua belah gold liner dan juga jungler sih. Iya memang. Iya betul sekali. Asinya ada di gold liner atau jungler, tapi high ground-nya yang membedakan. Heeh. High iya high groundnya ini sih yang akan cukup membedakan sekali dan kondisinya jangan lupakan asle kali ini bisa dengan avatar of guardian menujuk ke arah Lunalin flicker for defensive hilang Rina salah satu exp liner yang menurut aku cukup harus disegni malah untuk dua game ini aku enggak ngelihat pergerakannya maksimal sih aku enggak sama sekali ngelihat pergerakan dengan maksimal tapi masa menaria sp satuin kembali dan bahkan berhasil melenyapkan area untuk kedua kali ya. Iya. Dan dia bahkan dengan adanya vengeance juga enggak menjadi sebuah jaminan keselamatan ya. Dan Sayori harus mundur dulu karena sebenarnya kalau ngelihat dari Asley dia punya area of effect, dia bisa menjadi sosok initiator nantinya dari Gemen Gladiators. Tapi masalahnya follow up damage-nya ini masih DPS banget jadi masih belum cukup nih damage per second yang dimiliki sama Gamen Gladiators di menit keenam. Semenjak juga memang keadaannya lagi tertinggal. Kayaknya Panda masih butuh defensive item juga enggak sih? Nanti respect untuk magical-nya. Ross Gold ya. Maybe Ross Gold atau mungkin enggak masalah juga kalau dia mau Atina sekalian. Enggak masalah. Kenapa aku bilang enggak masalah? Karena kondisinya adalah ada Joy. Kalau mungkin enggak ada Joy mungkin berbeda kasusnya. Tapi ah ini dia unbreakable yang gagal membuat para se dari tim Terokin berhasil mendapatkan first break mereka. Arya tiga poin dead di saat turtle, di saat momen penting, di saat poin yang harusnya mereka full squad untuk kesekian kalinya Arya. What happen? Yes. Dan juga dua damage dealer dari Gaming Gladiators yang memang nota bandnya adalah marxman. Ini sangat-sangat kena out range dari Farsa. Dia lagi mukul, dia lagi nge-hit yang di mana DPS-nya juga masih rendah. Ini kena burst dari feeder Iceack juga udah langsung kocar-kacir mundur dan bahkan ng-skip ke arah glowing loh. Langsung fokus ke arah Genius untuk saling membantu juga untuk joinya. Iya setuju. E pergerakan menuju ke arah eh clowing ini mungkin mereka bisa ambil keputusannya ketika mereka sedang leading kali ya. Mungkin kalau kasusing berbeda tapi kali ini damagenya terbagi tapi satu terakhir lun tidak ada cara untuk pulang satu hitrasi poin kill tapi dengan yang dia miliki defensif asli hampir saja bisa menyelamatkan oleh col double kill yang didapatkan atas penyelamatan yang luar biasa dari asle memang perter mereka dengan sayori tapi w total dengan tiga poin kill yang mereka dapatkan sangat ya total Dan akhirnya ruinnya juga agak sedikit ke-delay pastinya untuk bagaimana dia bisa memanfaatkan pattern farming yang dimiliki. Uh, ini ngeri sih ya udah mulai kerasa damage. Dan Nicolet kembali ya menunjukkan bagaimana mekaniknya juga sebagai jang rasin. Tapi Chikoshi wah hati-hati dia langsung maju dan itu hanya geretakan saja ternyata lebih fokus untuk bisa menghancurkan outer middle turet. Sementara kalau ngelihat dari oh life-nya lagi fight chikosinnya tumbang. Iya, karena tadi ada satu qu shadow walaupun gak kena ya, walaupun gak kena tapi itu e impactful banget karena quad shadownnya di depan mata dan Speedy Lightfiel berg seorang Hilina kali ini harus mundur ke belakang Speedy Lightvel itu dia DJ Kari on the floor DJ Panda lagi ramai tuh tapi untuk teridle turet sekarang akan coba dibalaskan kembali keadaannya dari Gaming Gladiator tapi ingat ada Farsa juga dan ngelihat panda kena dua tetes langsung hampir hilang dan dia bisa melenyapkan Lord dengan cepat. DJ Panda Cikwu Chikiwir kali ini enggak boleh dibiarkan begitu saja. Iya. Oke, balik lagi. Masih dengan flanking sih sama Lunalin sih kombinasinya kayaknya. He he. Oke. Dan Chikosi juga udah lumayan kerasa pastinya dari critical damage yang bisa disumbangkan dengan terselesaikannya Burers Fury. Wop kena tapi enggak ya ggak mau dikomit juga karena ada hal yang wah dikomit. Wah dikomit. Dia menunggu pum terlebih dahulu nunggu cover tapi ring for nothing. membuat para dari tim teror kembali mereka kehilangan tanpa ada barter sama sekali ste menuju ke kayaknya gak mungkin dibiarkan kayaknya bakal lebih kenapa karena kalau mereka biarkan mereka masih punya holy defense itu gak terlalu bermasalah untuk mereka tapi Cekosi dia barter ke arah gerobak yang possibility-nya dia bisa tumbang loh tadi he h oke dan hilang dua pemain kehilangan dari lordnya juga menjadi titik balik untuk Gaming Gladiator sekarang satu buess battle sudah selesai dari Nicolet dan menuju ke arah topland lordnya. Pengawalan seperti apa yang akan ditunjukkan oleh Gen Gradiators? Karena harusnya mereka akan fokus dulu nih untuk ngajarin outer middle turet nih yang dari tadi benar-benar dijaga mati-matian sama teror quein. Iya, mereka membutuhkan e defensif menujuk ke arah purple buff mereka. Jadi midland-nya bakal coba dijaga semaksimal mungkin. Tapi speedy light will dari DJ Panda benar-benar tidak bisa dipungkiri membuat Hingina kali ini harus bertahan. lihat sampai coba untuk ditahan damage yang mereka berikan bisa ya enggak bisa dan one by one situation darah bottom line dihindari oleh sosok dari Ri dia memilih untuk defensif tapi flicker dari Sayori menandakan informasi yang cukup mahal untuk Iritel ataupun oke lordnya bisa didefens tapi akhirnya pertukaran yang ingin dilakukan dari tadi oleh Gaming G di atas adalah ter middle turet memilih untuk mundur lagi secara disiplin. Keadaan sekarang sudah mulai berbalik. Gaming Gladiators. Mereka sangat punya kesempatan untuk bisa menyamakan kedudukan di game kali ini. Sekarang aku setuju sekali untuk bisa menyamakan kedudukan, mereka punya possibility sangat tinggi. Tapi yang mereka juga harus ingatkan adalah dengan kondisi dari Iritel yang belum punya burst power dan juga nanti bersama dengan Parsia yang belum keluar maksimum power-nya, mereka enggak boleh berpuas diri. Mereka harus mainkan laningnya dengan baik dan benar. Bayangkan kalau dari dua power tersebut berhasil mendapatkan maksimum power. Berat banget sih. Dan gua suka banget tepuk balon yang diberihankan di stage dari EWC MWI. Tapi ngerasa enggak ku ini kalau gak pakai Hilda powernya sedikit menurun. Yes, betul sekali. Karena enggak ada moving speed untuk dia bisa lari atau kabur dari jeratannya. Iya. Sama gameplay yang tipikalnya juga berbeda kan. Kalau Hilda kan screening-sreening dia lari-lari dia cari-cari ke depan. Iya. Dia kan lebih nunggu nih kapan momen bisa dia ciptakan. Nah, tapi yang kenapa dia enggak nunggu momen yang dia ciptakan barengan sama Iritel? Karena damage dari Parsia dan Iritel udah pasti dapat satu. Udah cukup ya. Dapat satu minimal. He. Dari tadi yang damage-nya selalu cukup selalu Gaming Gladiator karena mereka punya Kari 302, Bro. Bocor ya, bocor semuanya. Masih rocop rocop. Oke dan ya mungkin yang belum ditemukan ya itu momentumnya sih masih agak sedikit ragu-ragu sepertinya transisi lagi dengan adanya hero-hero screening dengan hero-hero momentum untukku yang memang ternyata kalau kena disable ini menjadi sebuah hal yang membuat dari Terrorqu dalam keadaan sulit enggak leluasa walaupun memang so far ya kalau ngelihat dari Luna ini ya dia KD-nya masih aman aja gitu enggak yang benar-benar keganggu tapi powernya menurun ya yang gua lihat di sini punya chance kenapa karena panda kan pakai flicker ya. Heeh. Ini terlalu banyak sisi kalau untuk tim terror que bisa dapetin panda dengan fish break dan juga frirack ataupun heavy crossbow. Cuma kalau dia gak coba barter antara ku dengan panda dan cuma selalu ku aja akan akan terus seperti ini. He. Gimana cara dia bisa menangkan fight-nya dengan catatan dia bisa dapetin panda. Alright. Tapi dalam keadaan yang cukup unggul sekarang Gin Gladiators. Mereka akan memancing sedikit keributan di area dari lordnya Laing Rina yang akan ditugaskan untuk mencari informasi sepertinya akan diriset karena konsil terlihat konsil King terlihat di mana Nico akan mendapat paskan dan itu dia panda target utama mereka tak ada follow damage seperti yang sudah saya sampaikan langsung ditargeting sh terjadi bermasukan dari tim terror que mereka berhasil mendapatkan pand tadi lihat pertukaran poin kill yang tidak worth pertukaran dengan empat poin kill yang dimiliki dari tim teror kids menandakan Gaming gladiator akan mendapatkan lord dengan maksimal. Wow. Oh, Chikochi ketahuan. Tapi sepertinya tidak akan berlebih lagi. Apa yang diinginkan ya dari Gaming Gaters adalah ya udah diz zoning aja dan Arya bisa dapetin base turet harusnya. Dan lihat semuanya bertugas masing-masing. Ada yang screening bawah, ada yang pukul tengah, ada yang pukul atas, ada yang lord. Wow, Jd yang begitu masing-masing dilakukan dengan begitu baik. Itulah kenapa kalau mereka aku udah bilang K sama Parsya dan juga Iritel gak nempel dapat damage-nya kurang masih ada flicker. Iya. Kalau tadi tiganya nempel atau duanya standby itu damage-nya cukup. Sama terlalu komit enggak sih tadi? Hing Rina kan sampai flicker juga kan ke tandanya. Betul karena bukan hilang Rina yang punya tugas itu. Dia gak bakal cukup karena nanti bisa aja possibility dari item terakhir kari ini adalah win of nature. Nah, hilang Rina di sana dengan goloknya gak akan berasa. Iya. Terus sampai akhirnya karena frontlinernya fokus untuk ngejar panda di depan belakangnya jadi kebuka kan. kebuka dan tadi langsung targeting dari Ncolet menuju ke arah Rui cukup dua aja kalau mau ke panda cukup dua oke tapi sekarang Lord yang sudah terenhance sudah akan langsung harusnya charge in dan menghancurkan satu buah base turet di arah top high clown defender menuju ke arah seorang Cekos Shadow menancap di depan sana shadow kill terbagi menjadi empat dari Way of Nature yang terpop up membuat para dari tim terror queens kali ini masih bisa menyelamatkan diri mereka tapi kayak tadi atos dengan Asle berhasil menangkap satu tapi lihat W C for this time untuk Rui tapi nampaknya mencoba untuk menghindar damage dari Sayuri dan Nicolet is coming jangan lupakan damage yang terlalu besar dari Iritel juga harus diperhitungkan fokus ke base gak bel terjadi. W strike tiba-tiba berhasil melakukan minion dan damage yang besar dari panda berhasil menutup jalan marman dari teror quest ini bencana fokus ke arah bas terjadi dan lihat di depan sana mereka ke arah sayori tapi dampak shadow kill berhasil mendapatkan dua poin kill almis never fokus ke base dan ini dia gaming gladiator bounchback dari kekalahan game yang pertama game yang kedua dimiliki oleh Wow, begitu menyapa langsung para supporter gaming yang ada di arena satu sama. Ini dia tim-tim terbaik dari ladies kita di seluruh dunia. Membuktikan kualitasnya di semifinal dan membuktikan begitu mahalnya tiket grand final yang sedang mereka perebutkan. Bukan hanya mahal, tapi lihat perjuangan yang mereka lakukan. bangkit dari yang tidak terduga sampai menjadi tim semifinalis. So, panelis apa yang terjadi? Bunchback Gaming Gladiators. Menyebakkan kedudukan kali ini. Gaming Gladiators kembali lagi mengejutkan kita semua ya seperti biasa. Tapi game ini terasa lebih flawless sih ya kalau menurutku. Gimana menurut Profesor KB? Iya, ada sebuah perbedaan ya ketika Terror Queen ternyata mendapatkan keuntungan dan Gaming Gladiator ketika mendapatkan keuntungan. Terbukti di game yang kedua terlihat sekali Gaming Gladiator ketika mendapatkan keuntungan mereka enggak mau melepaskannya sedikit pun. Mereka enggak melakukan gerakan-gerakan tambahan. Mereka tidak melakukan hal yang tidak seharusnya mereka lakukan. Tidak ada gerakan-gerakan yang cenderung merugi sehingga membuat teman-teman dari game Gladiator kehilangan advantage-nya. Sangat disayangkan ya. The boot Farsa untuk Lunalin juga kurang berjalan mulus. Tapi ingat emang agak sedikit tricky. Kenapa lawannya Hayabusa dibalas juga tadi Gatot Kaca diamankan yang membuat tentunya ini farsa makanan empuk untuk kedua hero ini. Dan terlihat sebenarnya Luna Lin ini udah berusaha untuk berada di posisi yang cukup nyaman. Namun gak e Gladiators jadi banyak jendela lah banyak window yang mereka bisa eksploitasi dan ya tadi sempat dimention juga sama KB ya ketika Gimin udah megang kendal ini mistiknya hampir gak ada. Terror Queens sangat disayangkan ya momentum yang mereka ciptakan di game yang pertama hilang. Udah dan seperti yang tadi mungkin Goni sempat mention juga ya waktu di offstam kita atau bisa dibilang off the record kita kalau misalkan Farsia ini sangat-sangat mampu untuk menyentuh di belakang termasuk Kari atau bahkan Kimi. Tapi nyatanya emang Gaming Gladiator itu mainnya from the back. Mereka mainnya dengan Kari. Mereka pengin melt down depannya dulu. Terbukti Badang dan juga Kalidnya ini benar-benar kayak langsung di-shutdown dari awal. Dan dengan tidak adanya frontline Farsa, Iritel or even Joy dia gak bakal bisa masuk. Jadi ini yang sebenarnya gameplay yang kecenderungannya berbeda sama game yang pertama. Di game yang pertama Gaming Gladiator udah mainin draft yang seperti ini serupa mainnya front to back. Cuma bedanya tadi Granger jadi semakin late game daya dobraknya semakin menurun. Tapi buat sekarang dia bawanya kari yang di mana semakin late game daya dobraknya malah semakin oke. Dia semakin lebih leluasa juga untuk menargetkan mau kalit mau badang udah pasti bakal bisa di-melt down. Iya sih ini karinya lumayan keluar dari ekspektasi gitu ya kalau ngelihat dari arah draftingnya dan sangat nyaman 417 untuk KDA-nya sendiri dan enggak cuman Kari nih masalahnya Hayabusanya pun ini banyak loh M play eh untuk kejutan-kejutan terutama untuk hero-hero tipis ini bisa langsung diinstan kill sangat terlihat e mekaniknya ya em sangat nyaman dan ya em menurut aku juga ya inilah yang Asle ya Ashley yang aku kenal di mana agresif selalu bisa memberikan opening-opening yang menurut aku sangat-sangat bermakna dan ini terjadi lagi di game kali ini di mana yang tadi aku mikirnya agak sedikit struggle nih Karinya dari sisi range agak sedikit pendek, banyak control yang bisa diberikan oleh Teror Queens. Namun dengan ruang gerak yang diberikan oleh Nicolet, Arya, dan juga Ashley, Panda cukup nyaman sih untuk memberikan melakukan farming dan juga melakukan eksekusi ke arah formasi dari Terror Queins. Iya, ini bisa kelihatan juga ya untuk perbedaan gold yang memang sangat signifikan jadinya terutama buat Nicoletnya sendiri udah di angka 13.000 berbanding dengan Rui yang masih ada di angka 10.000. Kalau boleh dilihat dari Ruinnya sendiri di game yang kali ini beda sama game yang sebelumnya dia enggak selues itu, enggak seleluasa itu juga karena emang e pada dasarnya match up Hayabusa ini kan yang paling posibel buat nge-damage ke arah dari Joy. Dan kalau boleh jujur emang ada beberapa hero yang bisa melakukan cancellation, ada Kimi, ada Cichi juga yang sangat-sangat mengganggu terutama bagi Joy itu sendiri dan aku merasa emang kayaknya Lunalin wajar aja ya Farsanya enggak sering dipick atau bahkan ini baru pertama bootnya. untuk Farsya karena dia gak terlalu nyaman dengan menggunakan Farsya. Targeting yang biasanya dia itu mainnya dari depan dan nanti ya Cikoshi yang langsung loncat ke belakang ini enggak terjadi karena apa? Karena ya Farsya juga harus aim ke belakang sehingga dia mengekpose posisinya sendiri ya kayak lebih nyaman main utility gitu kali ya namanya. Iya main utility aja sebenarnya em dari awal kalau emang dia nyamannya utility ya kenapa dia harus ubah skenario permainannya? Kenapa harus mengganti yang sebenarnya enggak rusak gitu. Hm. Ya, karena firstnya tadi diambilnya lumayan early juga kan di atas-atas ya. Masuk ke arah first pick. Apakah itu termasuk denai juga sebenarnya? Mungkin bisa Dinay ya sebenarnya mungkin ya karena mereka first pick untuk sisi mereka lah. Untuk terror pince diambil dua langsung farsa dan temannya itu gak langsung Gatot Kaca. Jadi sebenarnya itu ngebuka peluang untuk langsung diambil Ashley dan ya menurut aku Gatat Kaca lumayan ngeganggu lah. Setiap feather air strike mau dikeluarkan itu harus ingat eh Avatar of the Guardian ini udah dikeluarin atau belum. Kalau belum pasti langsung keganggu pasti pasti banget kayak targetingnya pasti langsung ke Farsa dan itu akan mengacaukan juga keseimbangan dari bagaimana deal damage yang bisa diberikan karinnya. Jadi enggak bisa tersentuh sama sekali karena di sini yang paling memungkinkan untuk bisa menumbangkan karinya ada di Farsa sebenarnya. Iya. Dan ternyata secara defensif di akhir yang biasanya oke Farnya defend high ground kita bisa dibawa ke L game lagi tapi ternyata itu gak berhasil lagi karena memang gap-nya yang udah terlalu jauh udah bisa sampai dive in ke dalam base juga dan ya berarti kita minimal banget nih minimal banget bakal ada empat game di match pertama kita. Betul banget betul banget. Tapi sesuai ekspektasi kan soalnya ada ekas. Kalau dari game pertama iya sesuai banget karena game pertama juga sebenarnya game yang lumayan ketat dan aku merasa kayak tidak ada sedikit pencelah yang ngebuat game ini tuh bisa 3-0 enggak karena memang dari awal kita sudah lihat sendiri bagaimana gaming gladiator yang dengan defense-nya dia, dengan mid game-nya dia dan sekali lagi Lost Vision midgame untuk teman-teman dari Terror Queen kayak what happen nih? Hmm game ya mid game late game sih ya yang nanti akan kita saksikan juga di game selanjutnya. Tapi kalau ngomongin ke dalam game selanjutnya, setelah ngelihat tadi game kedua masih e rotasinya atau pusat perhatiannya itu masih harus difokuskan ke arah Luna Lin kah atau sekarang kayaknya oke Lunalinnya udah berhasil ke shutdown selesai ya itu dia aku setuju kayak Lunalin mendingan ditutup aja karena dia udah ggak bisa ngapa-ngapain lagi kan pas sudah ditutup karena emang terbukti ketika Lunalin pakai hero damage deal dia enggak begitu nyaman itu yang pertama dan poin keduanya dia jadi enggak bisa bikin play yang di mana dia ngerecokin hero-hero belakang dari teman-teman gaming gladiator. Oke, terbukti dari tadi panda di belakang bebas, Nikolet juga malah yang mengancam balik. Jadi ya menurutku buat Lunalin kasih aja hero-hero yang utility dan susah buat digeng sama assassin jungler. Iya, ngomong ini cololet juga ya secara statistik sih untuk game kedua tadi wow semua aspek ini benar-benar dikuasai mau kita ngomongin objektif, poin kills juga bahkan mendapatkan highest gold per minute juga. Jadi enggak heran ketika Nicolet emang bisa menguasai dan akhirnya bisa instan burst ya kepada hero-hero yang lumayan cenderung tipis. Ini setahu aku ya, tim 1 juga kalau enggak salah highest GPM-nya dicolet juga loh kalau enggak salah meskipun kalah. Iya meskipun kalah. Meskipun kalah. Jadi dan panda juga tetap jadi DPM. Nah itu dia. Jadi harus diperhatikan nih sebenarnya mereka konsisten. Terror queens enggak boleh habis menang tadi e gagal riset juga dan malah bisa dibilang mereka yang gagal riset untuk game yang kedua. Nicoet tajam Hayabusanya tajamta tajam dan aku mungkin akan take note sedikit ya enggak cuma untuk Lunain tapi untuk Hilang Rina karena e semenjak di game yang kedua kita tidak melihat banyak action dari Hilang Rina karena dia ditumbangkan menjadi trade aja. Beda sama game yang pertama di mana dia menggunakan Lapu-Lapu dan dia exist banget dalam team fight. Dia benar-benar kayak mengintimidasi backline dari teman-teman tim Gaming Gladiator. Dan ini yang mungkin membuat sebuah gap. Kalau misalkan enggak cuma Lunalin yang di-shutdown, tapi ternyata hilang Rinanya juga bakal di-shutdown. I what next buat Terror Queen? Karena kalian udah gak enggak punya apa ya? Enggak punya safety net lagi kalau misalkan dua pemain ini benar-benar bisa dikalahkan. Iya ya. Cuma apa yang ngebedain tuh game satu sama game kedua ketika ada Lapu-Lapu sama Khalid? Apakah emang ini eh struggle-nya di heronya atau justru yang dihadapi berbeda? Makanya ee mungkin yang di berbeda karena kalau di game yang sebelumnya Granger Granger semakin late game ada sedikit fall off-nya walaupun emang scaling untuk Grangernya untuk energinya memang ada lebih better lebih baik tapi kalau misalkan untuk Kari ya kita tahu sendiri ya mau itu Kalit mau itu Lapu-Lapu yang loncat dia pakai spirit light wheel hilang seketika enggak nyampai 3 detik pasifnya pasifnya akan lebih online lagi. cuman aku cukup impress, cukup em kaget dan maksudnya kayak wow gaming Gladiator ternyata mampu untuk reset dan yang tadi aku bilang kalah 01 sama kalau misalkan mereka kalah 2-0 itu beda dan ternyata mereka bisa menyamakan kedudukan dan aku jadi penasaran nih what’s next apakah malah mereka yang mengisi match point terlebih dahulu. Wah karena ya harus ngejar dua poin ya buat sekarang. Betul, betul, betul untuk mencapai match point terlebih dahulu baru menuju ke poin yang ketiga. He. Dan kalau boleh jujur untuk mungkin pembeda sedikit ya, pembeda sedikit emang kalau ngelihat dari draftnya teman-teman Gaming Gladiator jangan terlalu banyak hero screening-nya. Emang harus ada diimbangi beberapa sisi power juga kayak tadi dengan Cici. Cici emang hero screening udah cukup satunya jangan screening lagi. Kayak tadi kan Esmeralda, Hos dua-duanya screening. Efek Cisinnya minim banget. Dan kalaupun emang tadi bukan let’s say tadi ternyata bukan ketatutat kaca, let’s say ada minotor. Fine menurutku masih imbang seenggaknya. Ashley banget soalnya. Iya. Oh Ashley banget ya. Asle banget. Nyaman juga kan soalnya. Badang juga dia bagus loh. Anywaying. Playmaking dia kayaknya. Iya kayak jangan kasih e Asle hero-hero yang patung kalau menurutku. Karena ya balik lagi tadi kan kita udah lihat juga kan akhirnya dia mainnya hero patung juga. Dia tadi mainnya kear Esmeralda, tadi dia mainnya Cici. Jadi mungkin menurutku perlu ada beberapa pertimbangan biar balancing aja dari draftnya. I aku cukup setuju sih dengan beberapa statement tadi ya. Kayak kita cukup merindukan ngelihat gameplay Ashley yang benar-benar bikin kaget gitu. Inisiasi-inisiasinya mungkin bisa dibuka apalagi enggak enggak kayak King enggak enggak enggak enggak. Kalau itu harus kita ini ya sebelum menyebar hoaks ya harus kita shut down dulu. Goni goni main di server Indo sama di server sini itu beda banget. Apa bedanya? Wah, kalau di server Indo dia kayak montek-mek banget lah. The real keyboy. Kalau di sini, kalau di sini, waduh ini mah, ini mah kandang kandang boy di sini. Jadi Ashley. Oh, kena nerf ke Umi. Kena nerf. Kena nerf dia. Kena nerf. Serius kena nerf kayak Tyren Revenge enggak ada yang kena. Dan momentum-momentum itu jangan sampai miss terutama untuk dua romer ini. Karena tadi di game yang kedua pun aku tidak melihat kayak badang dari Terror Queen itu ngelakuin misplay. Oke. Enggak ada sama sekali misplay dari inisiatornya. Nah, itu tuh ya. Makanya harus diwaspadai juga karena kita akan segera masuk lagi ke dalam band and pick dan aku ya ngerasa ee dari segi out game-nya juga kayak cara mereka interaksi, cara mereka ngobrol ini gaming Gladiator tuh lagi pede banget sih mereka lagi sangat on point sih apagi apalagi tadi waktu di draft game kedua ya mereka kayak ngetown balik kan apa yang dilakukan sama Terror queen kayak e stop YP terus ee tadi kayak ada gitu cuman pas menang pun mereka ya kayak ya udah cuma say Iya, tetap karena mereka tahu belum kelar. Exactly. Itu sih poin terpentingnya. Jangan terburu-buru juga. Soalnya pressur-nya sekarang di draft nih tetap ya karena ya match point yang bakal jadi dicaran utama. Bayangin Nevin lagi menang game gitu. Apa yang kelawan ngapain kira-kira tuh Nevin ya kalau jadi pro player ya? Iya. I enggak ada enggak kebayang sih. Jauh banget soalnya itu kayak enggak pernah melintas di pikiranku gitu loh. G terlalu jauh ya. Jauh ya. Oke, Gatot Kaca sekarang akhirnya masuk ke dalam list band nih. Wow, just wow menurutku dengan melakukan band terap kaca ya. Ini obvious banget kayak mau meminimalisasi hero-hero nyaman buat Asle termasuk juga dengan Kalea. Dan apakah mau Farsa lagi? Enggak sih menurut enggak ya? Enggak. Tapi kalau buat first pick kan mereka biasanya Hilda. Iya. Ultimate tetap heal ya harusnya tetap enggak berubah justru dari game yang gladiators yang mungkin bisa sedikit merubah pola permainan mereka enggak sih? Em, sebenarnya aku suka banget dengan Valenta dipik yang pertama di draft game pertama karena Valentinanya lumayan ngejawab sebenarnya untuk Hilda. Tapi pemilihan ultimate-nya itu kayak kenapa selalu berfokus sama Crimson Beacon Lapu-Lapu karena lawannya. Iya lawannya waktu itu match up-nya Chusin. Tapi menurutku kayak di situ adalah waktu yang tepat untuk copy ultimate-nya Lapu-Lapu. So kalau emang Gaming Gladiator mau mencoba untuk membawakan Valentina kembali untuk menjawab Hilda. Heeh. Alangkah baiknya mungkin beberapa pertimbangannya ya ambil ultimate-nya yang tanda kutip penting. Jangan sampai ambil ultimate-nya yang individual. Oke ya. Apalagi kalau misalnya nanti ada efek-efek sisi besar ya. Dan sekarang memang terlihat hadirnya Hayabusa. Satu eh hero yang tadi sempat ngebawain kemenangan juga ditemani dengan Badam. H Link kah? Link. Link kemarin lumayan jarang ya. Enggak. Iya. Sepertinya kemarin enggak deh kayaknya untuk yang kemarin bukan pernah di grup stage ada di grup stage ada. Jo. Oh, tapi lawannya emang Hayabusa sih. Aku memikirkan link kalau misalkan lawan match up dari Hayabusa. Kenapa? Karena once Hayabusa selesai dengan shadow kill dan dia enggak mendapatkan poin kill, dia mundur ke belakang dengan coach shadow enggak ada apa-apa lagi. Link pasti bakal langsung bisa nyamperin dan itu cooldown yang cukup lama untuk menunggu next quad shadow-nya. Iya sih sebenarnya good options. Tapi apa kekurangan link di page sekarang yang ngebuat dia kayak jarang banget muncul? Kalau aku ngelihat mungkin ya mungkin memang semua assassin butuh buff biru. Cuman kalau link itu yang sangat-sangat membutuhkan buff biru sih. Sangat bergantung ya mirip Fanny bisa dibilang. Jadi kalau udah kena buff biru ya udah cuman split push aja ya. Itu kalau aku ngelihatnya terlalu dependen sih. Kalau aku mah ultimate-nya ultimate ultimate dependent depend. Jadi kalau enggak ada ultimate dia gak bisa team fight. Beda sama Fanny malah. Fanny itu enggak ada ultimate dia tetap bisa team fight. Benar sih. Tapi kalau link enggak ada ultimate dia kayak udah farming farming pasti tumbang dia. Makasih banyak e informasinya diri mending cabut dulu. Makanya aku penasaran kayak apakah nanti di masa depan link itu build-nya enggak cuma H cloud tapi tetap kayak bikinnya ke arah war endless yang di mana ada coold down reduction di dalamnya. Jadi dia tetap bisa menggunakan ultimate-nya lebih sering lagi nanti dan team fight-nya jadi lebih semakin aktif. Wah tapi overper juga ya kalau kayak gitu ya nantinya. Nah, itu dia makanya nah Cetin nih akhirnya muncul untuk match ini. Nah, tadi di game 1 game kedua kita belum sempat lihat ya buat chtetiannya dan bukan di tangan Lunalin di tangan dari sisi midliner untuk Gigi ini cukup menarik sih e Zask ya Zask sama seperti di game yang pertama loh selalu diban ke arah Zaskos juga ya menarik karena udah melihat adanya Badang jadi mungkin e pertimbangan dari teman-teman tim Terror Queen adalah mereka butuh satu hero yang bisa menjadi smoke bom atau screening ya yang kuat banget di depan. Sementara itu, Hos adalah keputusan yang lumayan bijak untuk ditutup karena Badang masih flex ya bisa di romer, bisa dipp dan once ternyata tetap di romer hos exppp-nya bakal strong banget. Benar sih opsi yang emang bisa ditukar ya kalau misalnya ngomongin ke arah Hos dan juga Badang. Tapi untuk band yang terakhir ini prioritasnya masih tetap ke arah midlane-nya dulu emang jadi berbahaya banget kehadiran Lonalin. Tapi yang di band sekarang adalah menuju ke arah Kimi. Jadi utility-nya harusnya masih ada beberapa opsi sih yang bisa diambil. Nah, si dan ini juga sebenarnya ngasih pertanyaan sih ke Ashley ini kayak mau pakai hero apa gitu loh. Memang masih ada Minotor, memang masih ada Badang cuman seenggaknya udah agak sedikit kasih pressure sih. Dan sebenarnya kalau kita pikir-pikir ya, Hos dikombinasikan dengan Cityan lumayan ngeselin sih. E level 2 sama-sama kuat, sama-sama bisa early agresif bareng triomid-nya nanti misalkan sama junglernya connect itu akan lebih bisa dibilang lebih galak lah. Kita lihat B terakhir hero nyaman ya. Hero yang lumayan menyulitkan di game yang pertama untuk terror queens ya. Hm. Ke arah teror queens bisa di iya ya. Kalau aku merasa gimana seandainya gaming gladiator itu mengubah play style mereka. Mereka akan main pick off. Mereka bawa Brix. Last pick-nya ini bisa mungkin hero-hero yang nanti akan mengunci pergerakan dari lawan-lawan eh terutama teror queinnya itu sendiri. Karena Bitrix ini adalah salah satu marksman juga yang lumayan bisa menjawab untuk Joy. Oke, BC juga masih ada di adaility L untuk GG Berck atau Krill cukup suka sih dengan metode pick off ya kalau misalnya mereka dibawain tapi harus hati-hati aja ya karena berarti mereka enggak bakal punya badan yang benar-benar strong nantinya ya itu si minusnya ya oh kari lagi ternyata ya tapi sebenarnya mirip Batrix enggak sih bisa nge-burst gitu metode single target lagi dan mungkin beda sama Bitrix kalau misalkan target ke joinnya N tapi kalau target ke Hilda iya masih sama bahkan lebih ke jam kalau boleh dibilang karena Kari e sangat-sangat mudah sekali untuk bisa menghancurkan Hilda. Iya mid game late game terutama ya. Kita lihat responnya geroll kurang ya. Apa mereka main slow? Grot langsung dong. Tapi aku enggak terlalu suka dengan draftnya Ter Queen loh. Kiri sama sama apa alasan utamanya? Em terlalu single target dependent dan hanya berharap kepada e abisel arrow dari Selena yang kena. Ah, karena kalau Selena gak kena agak-agak sedikit bakal flop menuju ke arah kerugian bagi Lunain. Cuman satu sisi positif ya dari sisi teror queen yang menurut aku aspeknya itu lagi-lagi mobility cepat mereka hero-heronya Cici rotasinya cepat, Selena em Iritel Hilda ini cepat loh kalah speed bisa dari sisi GG-nya. Iya. Tapi masalahnya untuk Hayabusanya di sini bakal benar-benar bebas banget sisinya minim dan dia akan menjadi ninja yang paling hebat di sini karena minim itu iya karena e selain itu dia juga punya skill quad shadow makanya dia ninja kuat karena quad shadow shadow wow dan Aka ya yang ternyata menjadi pilihan terakhir masih ke dalam game yang ketiga. Jadi kita akan langsung menyaksikan saja apa yang sebenarnya dipersiapkan oleh Terror Quiz dan juga Git Gladiator bersama Ranger Mas dan juga Aul. Right. Thank you so much Nevin, Profesor K dan Jonny. Kali ini draftnya gua lebih condong ke arah gaming gladiator sih. Setuju. Setuju. Tadi juga disampaikan sama Profesor KB kayak terlalu single target dependent. Iya iya betul sekali. Dan kalau misalnya ngelihat dari game yang kedua, jujur aja ya, para pasukan dari tim Terror Queens gua ngelihatnya mereka masih overhype h atas game mereka yang sebelumnya. Iya, banyak banget faktor ya. Dan kita akan menuju ke game yang ketiga di mana siapapun yang menang di game ini akan menuju ke match point mereka. Masih dengan adanya Terror Quins versus Gaming Gladiators. Dengan banyaknya hero juga nih yang diband juga untuk menuju ke arah Lunalin, akhirnya Selena muncul. Tapi Selena juga ini bakal jadi makanan empuk untuk Hayabusa juga harusnya. Setuju. Ini bakal jadi makanan yang enak, lezat, dan begizi. Apalagi kalau dari Nikolate-nya dari awal udah bermain dengan cukup agresif. Enggak harus di midland, tapi agresif bisa menuju ke Godl juga. H oke dan Asley juga ya setelah dengan adanya Gatot Kaca yang diban menggunakan Badang yang udah mulai kena again nih aku sempat bertanya tadi pas lagi draft ada Chusin yang di-ban tapi akhirnya membuka kesempatan Hilda karena kalau kita ngelihat tadi Q yang memang di game kedua agak sedikit terdisable dengan penggunaan Badang karena kurang heeh di game 1 kan galak banget kan kayak gini nih galak tapi sekarang Sekarang kondisinya kalau para pasukan dari tim Tarot Queen, siapa yang mau nyambutku? Siapa yang mau bareng samaku? Gitu aja. Enggak ada ya, gak ada juga sendiri ya. Oke. Nah, teror-teror dari Abisel Arrow sudah mulai terlihat juga melihat bagaimana kali ini Sayori wah akan memenangkan dari segi range-nya nih, pop damage-nya juga. Dan kita akan melihat Akai EXP lagi bermunculan. Waduh, agak cukup jadul ya kalau kita bisa menyaksikan di mana Akai berada di arah ExP. Tapi ini akan menjadi keuntungan sekali untuk tim Gaming Gladiators. Apalagi kondisinya sekali dari Rui atau Lunalin bahkan yang masuk itu kejepit kelar cerita mereka udah ggak punya high ground earlynya mereka kegulung. Terror queens akan sulit banget untuk bisa balikin keadaan. Dan Lunain ini enggak akan seenak itu untuk bisa combo Garot ya karena kan bisa kena knockback dari Asle juga kan. Betul. Bisa ke knockback salah masuk ke area kena sikutnya sedikit bisa kejepit. Jadi banyak hal yang bisa diperhitungkan. Cuma Lunalin kalau dia mau main sama K sekalian rotasinya benar-benar ke yang bisa dimakan macam Arya ke area XP. Kenapa gua bilang ke Arya? Karena banyak banget yang bisa dirigger dari Arya. Cuma kalau dia nunggu tim fight pas Arya lagi berempat, wah dia masuk. Problem sih. Bahaya ya. Oke, karena Arya juga sekarang sudah level 4 sudah mulai membantu adanya set up menuju ke area dari turtle. Tapi asli bahkan retribusi depan sana akan didapatkan oleh Nikolete. Lelet berhasil mendapatkan shadow kill menentikan pergerakan di dominasi. Tapi nampaknya Nicole sayang sekali harus termakan pertukaran yang mereka lakukan terhadap Ru dan juga Cekosi cukup wor pick off di top L adalah poin kill yang sangat mahal dan lihat area still survive in the midl. Oh ya, flicker dan shield juga ya yang menyelamatkan har dari Arya dan keuntungan sekarang seketika menjadi milik dari Gaming Gladiators. Mereka dapetin dari turtle mereka dapetin juga satu solo pick off di arah topnya poin kill unggul dan early yang sudah mulai terlihat kali ini dikuasai oleh Gaming Gers dan ini bahaya banget NColet bakal lebih leluasa lagi untuk bisa menyantap nantinya Lunalin ataupun Rui. Betul. Kalau misalnya kita lihat yang punya defense cukup tebal cuma ada Q Lina selama gak ada veng dia akan cukup mudah untuk dimakan. Wah, dapatin double first panda follow damage dan Rui bahkan gak ada cara untuk pulang. instant damage rotasi yang terjadi dilakukan tapi Cekosi yang tadi sudah terkena solo kill dan mungkin ini yang sempat kita sampaikan tadi tapi untuk terror queens main antara ku dan juga Cekosi dan juga Lunali tapi enggak dilakukan dan akhirnya diadaptasi oleh tim K di atas lihat ketika ditangkap punya walaupun punya revital to tapi Senena abisal a row yang merubah segalanya mungkin maybe tadi kalau misalnya enggak isal row mungkin masih bisa selamat. Iya. Ini Hiling Rinanya juga udah conect sebenarnya kertas call menuju arah dua orang sekaligus tapi enggak ada fall up yang bisa dilakukan lagi. Tapi aku ngelihat RI ini tensinya agak sedikit udah mulai harus diturunin sih. Karena tadi dia udah kena pick off dengan cukup mudah ya. Karena kan kita tahu untuk eh Joy ini kena cancellation dari Badang akan sangat mudah dan W asli hilang. Oh, asli instan pink dari Luna Lin berhasil memakan es ya. Bukan dengan adanya Gatot Kaca tidak setebal itu, tapi harusnya dia punya vision untuk bisa bertahan sih karena kondisinya menuju ke arah turtle. Nikolit yang berat nanti Arya pasti akan menjadi korban karena Arya akan membuka heavy spin dan target utamanya menujuk ke arah Lon Lin. Informasi telah didapatkan membawa at se dari tim Gaming kali ini dalam kondisi yang tidak baik. Kenapa? Karena Cukosi sampai turun ke arah bottom lane. He he. Dan membiarkan juga ya dari turtalnya jatuh ke tangan dari Rui karena Nikoletnya fokus untuk bantu clear tengah. Targetnya tadi ke Lunalin banget sih Nikolet. Oh mau diflanking kah? Informasi didapatkan Nikolet gagal flanking. Tapi ngomongin ke arah Q masih terlalu sulit untuk bisa numbangin ke arah Q. Damage-nya masih belum cukup dan kondisi dari tim Gaming Gladiator mereka terkejar dari gold-nya langsung hanya 42 perak saja. Oke, udah mulai kembali ya dengan adanya agresivitas dan bayangkan Selena dalam keadaan owning itu bakal menjadi wow Nikolet udah ketempelanku. Udah kerasukan ya. Kerasukan ini udah bahaya sih apalagi ngelihat posisinya sekarang udah mulai dibalikin lagi keadaannya sama Terror Quein. Hildanya semakin leluasa. Selenanya juga ini bakal bahaya. Kondisi kayak tadi yang dipegang sama Ging Gaters kan ini agak sedikit menurunkan power pick dari Terror Quin itu sendiri ya. Selenanya agak sedikit sulit, K-nya juga gak bisa yang terlalu leluasa. Dan sekarang ini bakal menjadi sebuah bahaya nih buat Gaming Gladiators. Ya, butuh lebih cepat untuk glowing one ya. Kalau untuk Sori, kalau Sori enggak cepat-cepat untuk glowing one bahaya banget. Knya bebas, vision jelas. Sedangkan Gaming Gladiators lihat dia hilang. Vision bakal coba ditangkap depan sana. Langsung ada Fing dan juga F. What from asle penjaga gladiator untuk gaming gladiator menunjukkan kualitas permainan dari shadow kill tetap berhasil mendapatkan satu poin kill atas Cekosi asley andle again and again iya itu bahkan tadi pandanya mukul sambil ada curten kalau di dalam tubuhnya ya dia tetap loh akhirnya bisa dapatin double kill dan asle save the untuk Panda dan juga akhirnya ada solo pick off dari Nicolet menuju ke arah seorang Chikoshi. Keadaan sekarang sudah mulai berbalik kembali untuk Gaming Gladiators. Itu yang mereka butuhkan adalah penjagaan untuk pandanya karena Nicolet over from Mley berhasil menutup tiga orang. Tapi nampaknya kali ini permasukan dari tim Kaming Gladiator mereka berhasil mengeksekusi satu orang tapi dengan catatan turet yang mereka dapatkan ini juga cukup mal dan cool tidak bisa diselamatkan kembali karena harus diake down dengan shadow kill berbagi damage dan looking for wip out the one and only survive hanya Lunalin yah yang tersisa dari Gen Gladiator mereka punya waktu untuk mendapatkan turtle yang ketiga tanpa adanya kontes yang bisa dilakukan tapi momen asli Dan instant replay-nya ini bermula dari flicker yang langsung knya ke arah tiga disambut lagi dengan heavy spin Rui yang jadi target utama walaupun memang pada akhirnya dengan adanya splash damage ya e heavy crossbow ini dapatin double kill juga tapi ya ini keuntungan masih bisa dipegang buat game yang gladiator sih karena nietnya hadir lagi untuk bersih-bersih gila sayorinya juga bersih-bersih dan lihat nice teriakan yang sudah kita dengar walaupun engak ada suaranya itu membuat para pasukan dari tim gaming di atas 2300 golden yapon hunter sword sekarang sudah selesai di tangan dari Pandawan. Nah, udah udah jadi Trinity Attack speed-nya juga sementara memang ya biasanya kalau kita ngelihat dari Wop W mereka berani dengan shadow kill dengan revitalize e trigger trigger ya trigger revitalize untuk dengan satu shadow kill di menit ke-862 detik. Oke, masih worth it. Oke, masih worth ya. Masih worth it. Masih worth it. Tapi kalau tadi udah mungkin di menit-menit ee 9 ketika menuju ke arah 30 detik ke arah lord selanjutnya agak mubazir. Yap, di bottom lane inner turet akan menjadi target berikutnya dari Gaming Gladiators. Chikoshi sendirian. Asli asli gagal untuk mendapatkan satu bawah poin kill di depan sana. Lihat spin menutup Lang Ruina Feng sekalipun gak bakal bisa menghentikan pergerakan dari B damage yang diberelikan dari seorang Kari DPS. B dengan sosok hari ini cool sekalipun semakin mendekat semakin membuka kuburan sendiri. Iya, true damage lagi kan bakal semakin mengerikan juga. Dan kita ngelihat Rui di shutdown banget nih Rui 030 enggak ada space sama sekali buat dirinya selain yang memang tadi coba untuk mainin line jauh terus juga untuk dapetin beberapa farmingan di landingnya cuman 030 ini keadaan yang tidak baik-baik saja sangat untuk Rui itu sendiri. Sebentar dari Gen BadiS mereka cukup PD tentunya dengan panda yang damage-nya udah cukup banget dan asuransinya ini juga ada di arah midlane-nya sih. Sayori Fury of the Phoenix ini ngeganggu banget trapping-trapping yang bisa dilakukan sama Teror Queen. Bukan hanya trapping, tapi bayangkan dengan lima orang yang berkumpul jadi satu itu kena semua damage-nya. Itu yang ngebuat para pasukan dari tim Gaming Gladiators punya power banget untuk bisa ng-deal damage. Dan sekali lagi, Panda masih menjadi single carry kalau menurut gua di sini. Walaupun damage dari Hayabusa ini besar, tiga poin kill dia dapatkan tapi single carry-nya masih ada di panda. Problem Terok Kids masih dipanda. IAP dan problemnya juga di line bawah nih sekarang nih udah mulai dijalanin juga sama Gaming Gladiators-nya. Jadi agak sedikit dilematis dan harus mengutus satu pemain untuk bisa bergerak ke arah bawah dan harusnya sudah mulai show tapi gaming gradiators mereka enggak terlalu terburu-buru mereka semua terlihat bakal lihat mendapatkan satu poin kill itu dia satu komit of the phoenix ketika show membat tim gaming kel di atas mereka enggak pakai segan-segan karena ingat ketika ada kari dia akan sangat gampang untuk melenyapkan lord ketika ada lunuk sebagai midler pun juga sama dua kondisi hero tersebut yang bisa ngebuat decision making kita untuk ng tuh cepat. H. Oke. Dan sekarang ya dari bottom lane-nya lord-nya sudah mulai bertumpuk juga dengan adanya super wave minion panda ini bukan cuman sekedar hanya bisa melumat habis ku dan juga Lingrina di lini paling depan. Dia juga bisa melumat habis turet demi turet dengan begitu cepat. Inner sekarang sudah akan menjadi target berikutnya. Magic sentry telah diaktifkan. Tapi masalahnya kalau kelamaan Rui di sini, Fury of the Phoenix bakal ngtrigger dan juga membuat dirinya ketahuan. Bukan hanya Fury of the Phoenix, tapi dia akan terlihat. Untung aja itu moncongnya dari orange buff gak nyampai. Bayangkan kalau kecancel itu bakal dikomit dan itu akan menjadi sebuah masalah. Kembali lagi ini bencana di depan mata untuk para pasukan dari tim King K di atas di depan sana Rui damage-nya dan Sedale solo terhadap Rui dan sayangnya tidak ada yang melakukan defensif membuat para tim Gaming Gladiators. The Gladiators is back dua poin didapatkan dan match point one last game. Kalau Gaming Gladiators berhasil mendapatkan game selanjutnya memastikan memulangkan sang peneror MWI Terror Quins. Wah, satu ratu dari North America Gaming Gladiators hadir dengan satu kejutan yang sangat luar biasa menjadi tim yang tidak terlalu difavoritkan tapi mereka membuktikan kali ini satu langkah lebih dekat menuju tiket ke grand final. Yes. Dan tentunya kita bakal mendengar apakah para caser akan merubah pilihannya dan melanjutkannya adalah Gaming Glator. Silakan Pak Lis. Wow. Oke, ini dia 2-1 di tangan Gaming Gladiators dan game yang ketiga ini udah pembahasan yang baru lagi yang beda lagi. Ini udah game Gladiators yang sangat strong sih. Aku bisa bilang seperti yang udah aku bilang juga pas drafting face ya kalau Hayanya bakal benar-benar leluasa banget di sini. pick hayanya benar-benar enggak dijawab oleh apapun yang ada di line up dari Terror queen sehingga itu yang membuat Nikol seleluasa itu untuk inout Selena depended, stun depended, arrow depended, arrow gak kena ya udah game is over. Itu sih sebenarnya Hilda mungkin secara argumen bisa lah ya ngeganggu dikit tapi dengan Selena Pck itu aku setuju kurang eh impact lah bisa dibilang kurang galak dan terbukti Luna Lin 114 ya mungkin itu lima lima bisa dibilang lima kill assist dari enam cuman secara impact mungkin kalau dia hero yang lain itu bisa berbeda, bisa lebih daripada ini. Bisa lebih daripada ini. Kimin Gladiator tampaknya meskipun mereka kalah di game yang pertama, bounce back di game yang kedua dan ketiga ini ngeri sih. Dan ya Ashley playmaking sangat-sangat stabil dengan badangnya kali ini membuat teman-temannya juga enak dan Panda Kari impactful juga. Nah, ini dengan hadirnya Hilda yang kembali lagi jadi prioritas. Apakah udah mulai kejawab sama Gaming Gladiators? Udah kejawab banget sih. Even tadi bukan Kari. Let’s say itu apa? Bitrix Xia. semuanya yang ada di belakang itu bebas banget karena emang gak ada yang bisa ngeganggu juga, gak ada yang bisa langsung ke backline menurutku. Intinya di sini Gaming Gladiator udah benar-benar ingin memberikan panda hero yang benar-benar bisa menjawab Hildanya aja. Mau itu dari depan, mau itu dari belakang, mau itu di flank sekalipun seenggaknya dia bakal tetap makan depannya dulu. Jadi ketika Terror Quein enggak punya front line, enggak punya que ya kita tahu sendiri que ya dengan total assist yang sangat banyak sekali. Jadi menurutku itu udah jadi set plan yang matang banget semenjak tadi di game yang kedua. Iya. Iya. Penggunaan badan di sini juga jadi menarik banget ya di tangan Ashley ee sesuai dengan harapan kan tadi penginnya AS yang bukan pertama kali in inisiasi-inisiasi dan terlihat cukup berjalan dengan mulus 129 untuk KDA cukup aman juga dia udah punya shield tadi dan secara output damage Sayori nih dengan chennya yang untuk saat ini memberikan damage yang luar biasa besar sih ini luar biasa besar eh ngpokingnya sakit ngebuka vision Dan itu yang membuat Teror Queens yang mungkin niatnya pick off trapping karena ada ultimate dari Cyan ya gak bisa terlalu surprise attack lah bisa dibilang karena ya lagi dan lagi ya Teror Queens kita tahu ultimate-ultimate-nya gak terlalu masif loh kalau dari lima komposisi yang mereka pick i enggak ada AO yang bisa dimaksa maksimalkan karena dibandingkan dengan heavy spin terus ada fish crack itu kan rata-rata AOI semua even Fury of the Phoenix aja itu AOI area of Jadi menurutku di sini totally kena out draft. Itu hal yang pertama yang harus kita notes. Dan poin keduanya adalah lagi-lagi gaming gladiator. Sekalinya mereka dapatin advantage mereka tuh enggak ngelakuin mistake sama sekali. Mereka enggak melakukan kesalahan sama sekali. Hmm. Dan ngomongin outdraft nih ya, Akai tadi kan ada di last pick ya. Ini jadi pick yang bagus enggak sih? Dan apa tujuan Akainya ini? E tadi kita sempat mention Mobility cepat, cepat, cepat dan Akai pick terakhir bagus karena untuk ng-stop mobility atau mungkin menghancurkan formasi dan itu terlihat em di mana expp liner-nya Arya tampaknya menjalankan tugasnya dengan baik ya. Em ya bisa mematahkan kakilah seenggaknya momentum yang dingin diciptakan oleh hero-hero yang mobilitynya cepat. Ini mobilitas kan geraknya bareng. Yap. Nah, gimana caranya buat memisahkan tetim fight itu? ya di situ untuk memencar tim fight menjadi bagi dua. Oke, dan sekarang udah 2-1 nih berarti untuk Gaming Gladiators. Masih dengan prediction kalian untuk Terror Queen bisa mengejar atau udah mulai h kayaknya gaming gladiators nih. Susah ya. Susah ya karena gini sih aku emang pengin GG yang masuk final. Oke, sebenarnya jadi aku enggak masalah em GG menang di sini, tapi aku tetap teror queen sih kayaknya masih menurutku siapa pun emang diserve menang sih dua-duanya mereka dari HS mereka menunjukkan kalau emang mereka memiliki draft dan potensialnya masing-masing. Hanya saja di sini Gaming Gat menunjukkan kalau mereka adalah tim yang emang lebih clean dalam eksekusi. Oke, nanti kita bakal bahas tentang posisi mereka ya. Karena aku pengin banget ngebandingin kayak nge-compare kalau misalnya nanti bertemu dengan Vatility ataupun tim Liquid ya yang akan ada di match selanjutnya juga. Tapi untuk sekarang kita ngelihat head to head yang kembali lagi jadi sebuah perbincangan yang hangat. Tadi kita udah sempat lihat dari junglernya ini kerasa banget difference-nya dari setiap gameennya dominasinya kayak gimana. Terus juga sekarang dari area midlinernya di mana Luna juga udah gak terlalu powerful. Tapi dari Goldlin gimana nih kalau ngelihat difference antara Panda sama si Koshi? Kalau landing only ya enggak terlalu kelihatan mereka sama-sama safe. H cuma di team fight udah kelihatan banget kalau misalkan panda lebih aku bilangnya apa ya? Bukan lebih fleksibel tapi kayak lebih menguasai bagaimana cara dia untuk bisa mendeliver damage. Dia tahu targetnya. Sementara Cekoshi game pertama doang nih aku baru lihat dia dengan Iritil-nya yang benar-benar powerful. Tapi di game yang kedua, game yang ketiga dia enggak seberani itu untuk langsung dive ke belakang. Iya. Ini kalau aku ngelihat mungkin panda ini sedikit lebih em aku enggak bilang pasif ya, cuma main safe lah untuk e momen-momen team fight-nya. Tapi karena memang em mm atau yang goldin yang diberikan itu heronya jarak pendek. Jadi memang butuh kesabaran cuman aku suka efektif jadinya efektif banget kalau aku ngelihat dari tiga game sejauh ini untuk panda. Iya. Dan ini beberapa momen-momen lagi yang bisa ee kita saksikan kembali gitu ya. posisi dari Panda yang mungkin bisa di-highlight di mana dia begitu aman meskipun berkali-kali targetnya emang selalu panda harus diincer nih. Iya, tapi ya ini yang membedakan kan kalau kita lihat dari teman-teman Gaming Gladiator mereka online banget nih dari EXP dan romernya berbanding terbalik dengan teman-teman dari Terror queen yang semakin ke sini cuma benar-benar dikasih dua hero screening. Enggak ada yang namanya counter initiate, enggak ada yang namanya inisiasi duluan. Heeh. Mereka cuma memberikan sebuah presensi lalu menunggu reaction dari Gaming Gladiator. Kalau gaming Gladiatornya mencoba untuk front to depannya tumbang, ya udah belakangnya gak bakal bisa masuk in the end of the day. Jadi menurutku balik lagi ke draft. Terror queen membutuhkan hero yang setidaknya bisa menjawab inisiasi yang dilakukan sama Gaming Gladiator. Menurutku kayak tadi yang Goni bilang kayak beric loh, Tigril ada. Kenapa tidak dimunculkan sama sekali? Iya ya dengan opsi yang sebenarnya cukup luas sih tadi kalau ngomongin dari drafting ya. Iya cukup sebenarnya ini cukup lucu ya karena aku ngelihatnya di game yang pertama justru Terror Queens yang ngpick mereka first pick juga by the way. Jadi sat dan T mereka sama-sama memiliki atau mungkin mereka komposisinya lebih ada enabler malah E Gaming Gladiator yang kurang enabler dengan Halos dan juga Esmeralda. Malah di game ketiga itu yang terlihat komposisinya. Iya. Oke, ada Selena sebagai playmer dalam tanda kutip. Cuman kalau kena, kalau under gimana? Kalau enggak kena gimana? Kalau Andre Selena menurut aku cuman kena-kena arrow ya udah meaningless bisa dibilang. Iya enggak enggak ada enggak ada dampak yang begitu negatif lah kalau misalkan kita ngomongin Selena dalam keadaan loose condition ya. Beda kalau winning condition kan uh mapure ancamannya jungleens itu susah semuanya kayak benar-benar enggak bisa dihadarang. Iya ya itu satu hal yang berbeda juga. Tapi ini dia kembali lagi Navi Philippine versus Gaming Gladiators game 2 di hari kemarin untuk gold-nya yang benar-benar dikuasai sama Gaming Gladiator meskipun sempat sempat akhirnya turun sedikit ya ke arah Navi Philppin tapi ya secara hasil tetap pada akhirnya game gladiators ya ngedapin kemenangan. Kalau aku bilangnya waktu kemarin di game yang kedua waktu Navi Philipin lawan Gaming Gladiator itu emang ada banget kemungkinan gameennya satu sama. Hm. itu ada banget gam sama karena aku sempat bilang ke Goni dan waktu itu reportnya Goni di sampingku aku bilang wah bisa ni satu sama Gon kemungkinan besar tapi emang bahaya di L gameennya adalah ada eil pada saat itu yang di mana bisa sangat memungkinkan untuk membalikkan keadaan dan terbukti waktu itu Nikolet juga main Lelot-nya ngerepotin banget jadi itu juga salah satu dampak yang mungkin perlu diperhatikan makanya ini Nicolet dengan assassinnya ya dia udah nunjukin oke kita power tapi menurutku balik lagi dengan adanya hero-hero yang bisa nge-enable Hayabusa bisa lanelot. Itulah alasan kenapa gaming gladiator dapetin dua poin duluan atau match point duluan. Jadi, balik lagi ke draft enable your jungler. Hm. Target utamanya bakal ada di area jungle. Tapi ya ingat ya untuk landelotnya sebenarnya tadi udah satu kali ditumbangkan, win rate-nya udah enggak 100% lagi. Jadi sebenarnya akan selalu ada jawaban ya atas hero-hero yang udah sangat nyaman ini kayak ya enggak jauh-jauh Hilda juga tadi akhirnya udah kejawab juga. Jadi semuanya bisa dijawab. Jadi bergantung dengan responnya aja nanti. Apakah emang masih pengin fokus ke arah draftingnya sendiri atau pengin mainnya counter counter drafting. Tapi yang tadi aku pengin bahas lebih dalam sebenarnya ngelihat dua tim ini posisi mereka jika dibandingkan sama vitality deh standard kita itu mereka ada di mana sebenarnya? Jauh enggak sih? Oke gini sih aku pengen jawaban bias atau jawaban enggak bayas nih? Enggak bayas dong. Objektif dong. Oh objektif. Kalau jawaban biasnya jauh banget. Nah kalau jawaban objektifnya jauh ada jauh tetap tapi enggak jauh. Iya, tetap tetap ada gap. Tetap ada gap lah bisa dibilang antara tim Vitality dan kedua tim ini. Oke. Kalau aku malah pengin ngejawab dengan realistis saja. Gimana? Enggak jauh. Enggak jauh. Enggak jauh. Enggak jauh. Karena enggak mungkin mereka enggak sampai semifinal kalau gap-nya enggak jauh atau gap-nya jauh. Sori. Jadi, intinya gap-nya bisa kesusul. Tinggal gimana kita give a respect. I karena yang ditakutkan adalah ketika kita berada di atas angin, kita ada estimate lawan kita. Dan yang terburuk adalah yang mungkin terjadi kemarin. Walaupun aku paham betul, Onik enggak mungkin underestimate. Tapi di sebuah hati kecil pasti ada lah sesuatu kayak oh gua di atas mereka loh. Kita lebih jago dari mereka loh. Iya sih kita enggak mungkin kalah. Jadi tapi kayak gitu selalu ada kata mungkin. Mungkin karena kayak tahun belajar dari tahun lalu juga sih untuk fatality kita udah sangat yakin ya sejauh itu gapnya. Tapi ternyata ya kali ini mereka yang akan kasih balas tentangnya. Tapi kita masih akan mencari siapa lawannya nanti di grand final. Ini dia masuk ke dalam match point untuk Gaming Gladiators. Dek-dekan enggak sih? Lumayan karena banyak ya viewers-viewers itu yang bilang kayak udah Gladiators aja yang final biar bisa lihat Ashley. Iya aku pun melihat komen itu pun tim itu. Aku pun tim itu. Oh iya kamu tim itu juga ya. Iya. Aku merasa kayak ee ya balik lagi untuk teman-teman kita yang dari North Amerika ketika emang mereka mencapai di babak grand final ini akan menjadi sebuah pencapaian yang begitu luar biasa dan tentunya orang-orang di balik layarnya juga seb salah satunya midnight dan juga yang tadi sempat kita mention kalau misalkan ada orang Malaysia loh tim Malaysia dipulangin. Iya ada orang Philipin tim Philipinnya dipulangin. Tapi mumpung tim North Amerika ini enggak ada orang Indo berarti Indo enggak bisa dipulangin. Mereka enggak bisa mulangin Indo. Semangnya sih gitu ya. Tapi ya masih belum tentu bisa aja kita dibawa ke dalam game du sama karena sekarang kita udah langsung masuk ke dalam drafting face band and big adanya Uranus Hason Shin, Kalea dan Gatot Kaca. Wow ini agak unik ya kalau kita lihat dari Terror queen tadi mereka memilih blue sides dan trend positifnya memang dari tadi yang menang tuh Blue Sides kecuali game yang ketiga tadi. Benar karena kalau kita lihat dari yang sebelum-sebelumnya blue Sids ini punya keuntungan di mana mereka bisa secure satu hero duluan. Tapi untuk sekarang kita bisa lihat sendiri Gaming Gladiator jadi lebih leluasa dengan option mereka di first pick karena mereka udah langsung beni Shunsin, Uranus, Jushin juga. Jadi dengan adanya pemilihan terhadap Arlot, balik lagi first pick dari game gladiator bisa banyak banget option-nya. Bahkan mereka bisa memilih ada Baksya sekarang. Okeya ya yang terbuka ya karena dari tadi mereka main Kimy. Oh itu bisa jadi salah satu jawaban juga. Dan langsung saja kita lihat ini dia Badang first pick yang bakal langsung diambil oleh Gaming Gladiator udah nyaman ya Hildanya masih mau enggak kalau dan ini merupakan dinamic juga karena dari Mar kan kita lihat kan bahwa e aku sebenarnya jujur ya aku gak terlalu melihat terorin ini menakutkan dengan Hilda tapi dengan Badang sebenarnya oh cukup menarik ya waktu mereka di e pertemuan mereka di ini ya di group stage waktu lawan VP aja menurutku teror yang menakutkan Badangnya bukan Hildanya berarti salah satu bentuk lah Ya, soalnya memang Hilda sebenarnya kalau terorin ini ada beberapa kali memang yang mereka amankan dan hasilnya juga positif. Jadi mungkin lebih seram badangnya. Cuman Hayabusa tampaknya lebih mahal em terutama habis kalah tadi dan gila di atas loh Kari di atas Kari dan Lancelot. Tapi menurutku Lelot ya make sense lawan Hayabusa dia punya phantom execution dia punya to road. Dua skills ini akan sangat mudah untuk dutch shadow kill. Tapi karinya sih jadi pertanyaan maksudnya belum ada hero yang tebal banget juga kan di depan atau emang sengaja pick kari biar enggak ada hero tebal itu power antisipasi ya dan power power aja sih antisipasi dan power dan aku ngelihatnya juga kayaknya terutama panda ya tadi kalau enggak salah dari dua game belakang cuman di-take down dua atau tiga kali dari dua game dua kali berarti satu-satu berarti satu-satu nah itu berarti dari sisi positioning dan juga tentunya cover-cover temannya cukup on point dan oke. He ini yang sebenarnya gambling nih. Ini gambling ini enggak menurutku malah ini yang dari tadi kita cari-cari gitu loh dari Terror Queen. Kayak game pertama mereka menang dengan Lapu-Lapu, mereka mengubah play style, mereka pakai hero screening. Kenapa enggak pakai hero momentum lagi? Kenapa enggak pakai hero yang bisa memberikan efek besar dalam team fight? Kenapa harus keluar dari textbook? Dan kenapa banyak banget tim? Kita enggak cuma ngomongin dari MWI, bahkan di MPL ID pun ada kayak lu menang game sebelumnya, tapi lu keluar dari textbook yang begitu jauh. He. Sehingga membuat play style baru yang malah membuat tim lu kalah gitu. Itu overthinking bisa ya. Iya. Iya bisa overthinking. Cuman Lapu-Lapu ini aku bilang gamling kenapa? Karena kalau emang connect ke arah Kari timing-nya pas. Kari bisa dibilang pasti tersutd pasti apalagi Z ya. Nah, kalau positioningnya bagus, salah connect. Ini lagu-laku makanan kari yang nantinya akan meleleh juga. Jadi aku pengen lihat nih nanti interaksinya seperti apa. Valentina e mungkin salah satu pocket pick lah ya bisa dibilang enggak terlalu populer di midlane sekarang. Cuman kita lihat tadi di game yang pertama. Oke, kayaknya Valentina lebih ke menjawab kehadiran dari Hilda tadi dan emang besar kemungkinan dari Terror queen akan membawakan Hilda lagi dengan adanya banning terhadap Valentina. Walaupun ada Kari kayaknya mereka ya enggak bakal terlalu overthinking buat sekarang. Yap, karena ini adalah nafas terakhir nih bagi Terror Queen di babak semifinals. Once mereka kalah di sini, mereka ggak bakal ada lanjut lagi ke game yang kelima. Iya, udah mulai ke arah nyaman-nyaman aja sih harusnya ya kalau sudah game-game penentuan udah sangat menuju ke arah Hilda. Tapi ya sebenarnya masih bisa aja diban kalau Gaming Gladiators pengen meng ngupas lagi kira-kira apa ya selain Hilda yang bisa mereka mainkan. High loss. Tapi ya kalau mereka udah punya jawaban ya udah enggak apa-apa kasih aja Hildanya. Oh. Hos lawan Kari itu sebenarnya menurutku agak-agak sedikit tricky banget. Sama mirip Lapu lah. Iya karena kalau early gameennya berhasil ya karinnya emang enggak bakal bisa memiliki item power spec yang cukup ya untuk bisa menumbangkan the tankers. Tapi kalau misalkan Hos-nya gagal dan ternyata Karinya malah lebih snowballing duluan mencapai power spek itemnya itu bakal keotik banget tuh. Hancur sudah itu Hos. Iya mirip-mirip Lapuah. Ada sedikit lempar poin ya. Em GG komit ke arah Gold Lane Band dan Oke apa nih yang A jangan jangan apakah ini possibility one one one ini keluar uh one one terlalu gambling kah one one makes sense di sini one one kanan kayaknya oke deh aku dulu aku enggak terlalu suka one one kalau misalkan emang belum muncul untuk hero iya hero enggak bukan e hero frontline keduanya Badang sama apa nih belum ketahuan berarti belakangan nih jadi mending belakangan ambil hero yang ada sisi powernya lagi dan bisa menjawab K dulu. Oke. Nah, ini aku suka Karmila karena sempat dibawakan juga sama Terror Queen waktu bertemu dengan Onik dan menurutku ya masuk akal juga untuk Karmila di sini karena dari tadi kita bisa melihat Badang itu bakal selalu datang bertiga bareng sama Airia dan juga bareng banget nih sama midliner-nya kita sendiri melihat dari tadi kayak nempel bertiga terus enggak pernah lepas. Hmm. Masuk akal masuk akal. Dan aku suka sih Karmila salah satu hero yang sebenarnya untuk R ya larinya cepat banget, Pak ya. E jadi em untuk dikejar Kari masih bisa kaburlah. Eh kita lihat tentunya ya. Ini dua hero yang cukup krusial. Em badan terlalu control. Oke. Wow. Akai badang lagi ya. Akai dan Paramis malah. Hm. Paramis ini untuk kayak nguatin tim fight-nya juga kah? Karena kan dengan Karmila sama-sama team fight kan. ya. Jadi enggak apa-apa dengan one, tapi menurutku one one di sini agak sedikit susah ya semenjak adanya Faramis Nether Realm dan lagi-lagi kita akan melihat midline utility. Bedanya di sini ada area of effect stun dan juga nether realm. Tapi jujur Faramis di sini memang agak kesulitan kalau misalkan emang nanti lawannya Karmila. Oke last predictions dari para panelist untuk Professor KB. Possible game 5 kalau misalkan terror quein enggak aneh-aneh. Oke kalau gu nih aku habis lempar koin. Heeh. 31. Oke, kalau gitu kita tanya juga kepada para caster sekaligus. Langsung saja ini dia untuk game keempat bersama Rangeras dan juga Aul. Oke, terima kasih banyak Nevin. Kalau kita enggak mau jawab gimana nih Vin? Tapi aku tadi di grup udah bilang GG sih. Aku prediksi GG di match ini. As a power ranking ya dari yang kemarin ditanyakan Vitality after update ya. Vitality GG TQ TLPH. Oke, jadi secara enggak langsung di grand final kalau yang gua prediksi GG Vitality. GG Vitality. Tapi enggak tahu untuk kali ini apakah ada comeback atau gimana. Betul. Asal enggak aneh-aneh kalau kata Prof KB tadi. Kalau enggak aneh-aneh. Tapi di zaman sekarang enggak aneh-aneh kayaknya. Agak cukup sulit untuk meredam hype dan bahkan yang bisa lebih aneh-aneh dari jijinya. Oke, tapi ini match point ya. Satu game lagi yang dibutuhkan untuk Gaming Gladiators. Kemenangan untuk menuju ke grand final ya, karena ini semifinal udah match point banget untuk mereka. Kembali lagi dengan menunjukkan bagaimana Lelot dengan adanya Hayabusa yang diambil W terjadi keramaian. Oh, tapi nampaknya Asley dengan kondisi yang tidak memiliki fish break dia memilih untuk mundur ya. Wise decision ya. Dan juga ngelihat dari lingnya panda agak sedikit struggle ya karena memang pagi-pagi Chikoshi udah langsung pakai inspire-nya nih buat lining dan ngebuat dari pandanya sedikit membuang waktu tapi Nikolet Nicolet bakal coba dimakan dan Rui masih ada satu shadow first blow early yang berat banget untuk para dari tim Gaming Gladiators sayori bakal coba dimakan satu buah poin kill akan coba didapatkan kalau misal berhasil mendapatkan F break itu dia F break yang berhasil didapatkan asli menukarkan sesu sesuatu yang memang tidak worth itukar. Oh oh oh oh top lan top lan di depan sana panda bakal dimakan dengan instan dengan damage yang masih belum cukup early game yang berat untuk panda kita tahu itu sama juga sebenarnya early game untuk one tapi untuk one one k dia akan lebih santai karena lanelot ya terny aman aja ya dan uh udah hampir dapatin setengah platingan terhadap balutan sinergi outer turet-nya juga oh lebih bahkan bahkan di depan sana fish break sekalipun yang didapatkan dari asli tanpa ada damage-nya Cukup tidak ada yang bisa dilakukan. Sayori kita tahu memang dia burst tapi satu hal burst-nya itu cuma satu kali. H sisanya dia lebih ke arah utility. Power-nya memang tetap utility. Yap dan asli ini masih tertahan di level 3 ya. Dia belum ada combo juga nantinya untuk bisa ngebantu zoning. Dan Arya akan memberikan badannya di lini paling depan. Sementara turtlenya akan menjadi sebuah pilihan untuk dipoke terlebih dahulu oleh Terror Quizens. Iya, dari secara for ranking memang Gaming Gladiator ini berada di posisi kedua tapi draft di kanan ini memang cukup menguntungkan sekali untuk Terins dan bakal di depan sana lihat mereka mencoba untuk menghindari damage yang diberikan. Shadow kill belum dikeluarkan karena masih ada K Shadow dan Arya menutup jalan para pasukan dari tim teror untuk bisa team fight lebih jauh lagi. Ng-delay supaya Kari datang itu sebenarnya w decision karena Kari akan bisa memberikan damage yang cukup besar. Dia berak menarik tiga pemain mendapatkan dua poin kill dan itu dia decision yang dilakukan panda manis banget menurunkan egonya melepaskan liningnya dan turun ke bawah. Sayorinya bagus banget shadow stampitnya connect. Dia flicker loh untuk narik dua orang dan akhirnya turtle. diake over oleh Gaming Gladiator sehingga akhirnya apa yang sudah dibangun oleh Terror Quizens di early game ini sudah mulai coba untuk bisa dibalaskan dan gak berhenti karena Chikoshi oke ketarik kembali tapi ofnya sudah pecah itu dia Far save the day for her life. Iya bukan cuman nethernya itu dia mainin shadow stamp itu dari tadi bagus banget si bagus banget bagus banget dan kayaknya power juga ya kalau dilihat dari gamepl-nya karena dia tahu kapan bisa ketarik sama enggaknya save the best for the last kah kayak dari tadi kan kita enggak ngelihat itu ya untuk Faramis jauh enggak sih untuk di meta iya ya oke dan ini instant replay-nya juga nih flicker shadow stampit kena ujung phantom execution bagaimana tidak langsung menjadi sebuah eksekusi yang begitu manis dan ya panda yang meninggalkan line-nya juga akhirnya enggak enggak sia-sia ya dia dapetin poin kill plus juga atasnya enggak terlalu kedorong. Jujur aja ya decision-nya Panda itu sebenarnya berat. Oke, kenapa berat? Dia harus ngelepasin ling-nya tapi dia sadar one- one ini enggak secepat itu kok. Clear minion one ini masih punya waktu. Jadi dengan adanya arus sungai dan ini yang selalu diberitakan oleh Profesor KB, banyak gold liner-godliner yang enggak sadar arus sungai itu sepenting itu loh. Sekarang membantu banget untuk bisa team fight walaupun dia hero late game in the end of the day ada damage tambahan. H jadi kondisinya tetap menang jumlah. Yap biasanya kan ada yang browul aja dia di lining aja kan. Tapi ya dengan tadi turtle dengan dapatin poin kill juga ini ngebuat adanya geng king tadi ke arah panda dia recall dia dapetin point dead-nya juga setelah ada Rui yang bantu. Akhirnya dia unggul level loh di atas dari Chikoshinya dan jangan lupakan Chikoshi ini butuh banget momentum untuk crossbow of tank tapi momentum itu bisa sangat-sangat dihancurkan dengan adanya Sayori. Kita tahu Faramis Nether itu penghancur momentum. Betul banget. Dar di depan sana lihat target utama mereka menujuk ke arah Sayori. Tapi dengan adanya Nether R yang masih available, trigger disiplin yang sabar, Sayori lebih memilih untuk flicker. Kenapa? Karena kalau misalnya flicker dia akan tahu dive in-nya dia masih punya nether ram. Yap, masih bisa back up lah ya. Masih bisa back up. Heeh. Buat di area turtle juga nih. Tapi panda sudah kembali juga untuk join the fight dan Chikoshi tidak mau kalah. Pasifnya hilang. Pasifnya udah gak ada L. Eh, Luletung. Oke, kembali dikeluarkan dan di depat sana free hit untuk sosok dari panda kembali dikeluarkan damage dikeluarkan cekosi membuat harus mundill terbagi menjadi tiga dan face break again fromle menggetarkan riabia asle kita ngelihat dia memberikan kunci mereka dengan begitu sedihnya cembetut cembetut dikit tapi sekarang dia comeback dan konsisten sekali dan replnya kita lihat ini benar-benar sebenarnya chaotik banget ya stronger loh banget ini strong banget of the phenix nether memang sebenarnya ini Lapu-Lapu juga lumayan ngejawab dari Faramis ya tapi di sini sih momen dua orang langsung kena walaupun memang turtle didapetin sama Terror queen tapi akhirnya Gaming Gladiators punya bayaran yang setimpal setimpal banget dan benar kata Aul sepertinya ya bukan Pak Pulung karena karena gua ngelihat Aul ngelihat Pulung Kenapa begitu? Iya ya. Tapi lihat Asle di sini akan memberikan informasi yang cukup mahal yang eh mungkin aku cukup setuju dengan satu statement yang mahal adalah ketika lihat di depan sana para pasukan dari tim Terror Quiz mereka mencoba untuk balik dan asli Again dan again beras menambahkan membentuk tapi N mencoba untuk menyelamatkan pasukan dari tim teror quid kali ini gak bisa berjuang cukup lama karena ini colet udah gak ada lagi jalan untuk pulang satu poin kill tamos tidak berhasil ditukar dan shut finally terjadi. Meanwile para pasukan dari tim Ter mereka masih mendapatkan keuntungan. Sepertinya satu initiate power tanpa e prepare dari tim Gaming Gladiators membuat mereka langsung fall down. Mereka enggak siap sih plus juga mereka inisiasi di area yang sempit dan di situ adalah momennya Curse of Blood itu bisa kena banyak. Ini kan bermula dua ini temannya enggak siap nih siap. Terus belakangnya juga dipatahin terus kena Curse of Blood. Jadi ya nempel semua targetingnya semakin mudah belakangnya diacak-acak. Pandanya akhirnya tumbang nih di tangan dari Lingrina. Iya mereka enggak prepare banget sih kalau asle itu bisa dibilang enggak ada teriakan. Lihat gue, lihat gue enggak ada. Enggak ada di situ. Bahasa Inggrisnya. Look at me, look at me. Look at me, look at me, guys. Guys, guys. Nah, enggak ada tuh. Enggak ada ya. Dan wah ini kalau ada tadi enak banget loh. Benar, benar, benar. Ben itu pasti rata. Itu enggak siap banget sih dari follow up damage-nya ya. Dan sekarang keadaannya cukup sengit ya untuk keduanya. Ini benar-benar vies match point-nya kerasa banget gaming gladi terus mereka memang selalu bisa tadi sukses ya ngebawain inisiasi demisiasi tapi ya enggak selalu melulu harus memastikan juga bagaimana follow up damage-nya tuh cukup dan ada dan siap dan akhirnya kita ngelihat ada sebuah inisiasi yang tidak difollow up dengan baik sehingga akhirnya menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh Terror Quins. NColet tidak boleh miss lagi punchernya. Tadi kita melihat ketika Nikolet Miss Peruk Cekosi langsung lumpuh ya. Nah, ini dua keuntungan yang dimiliki dari tim Terror Queins. Ada Hayabusa menuju ke arah Panda dan mereka juga punya sosok dari Lunalin untuk area Vfect. Oh, dikomit kah? Dan bakal coba dikomit munduk ke arah belakang. Informasi telah didapatkan itu dia Lina Lind dengan Ferri. What the steel from Nikolate berhasil membuat para pasukan dari tim Gaming Gladiatus bertahan terbang di depat sana. Sayori mencoba untuk mundur ke arah belakang memberikan sedikit distraction agar tim terror quiz membiarkan Arya untuk pulang. Tapi sayangnya 1000 sayang Arya terperangkap. Apakah ada jualan pulang untuk Arya? Karena untuk dijemput oleh Nicole ini akan cukup sulit mungkin buying time is the best decision. Iya walaupun in the end ya harus tumbang juga tadi recall yang hampir saja bisa diselesaikan oleh Arya tapi satu buah pencurian akhirnya Rui Busion sudah menemukan lawan yang sepadan karena akhirnya bagus banget dia masuk dan asli momentumnya bagus-bagus juga sih bagus asli dari tadi bagus banget fix breaknya he cuman masalahnya fall up damage-nya kan itu dipisahin kan ada Rui juga yang tadi langsung tabrak ke belakang akhirnya tukar nyawa dan lordnya bakal coba untuk dicicil terlebih dahulu Matadi asli Cekosi menjadi pan utama tapi walaupun FP dan juga Fck telah dikeluarkan kali ini memberikan waktu dengan damage yang cukup besar banget di belakang sana panda instant damage dan R to early membuat sosok dari Chekosi kayaknya langsung ke arah belakang dan tidak membiarkan satu week point pun terbuka Lunalin yang tidak memiliki pasif kayaknya harus mundur sedikit teriakan yang sangat meriah di stage dari MWI benar-benar membuat Terror K dan juga Gaming Glad Gladiator seperti seakan-akan ada di arena Gladiator Roma. Wah, Gladiator tuh ya. Aduh, Gladiator tuh. Benar. Tapi Sayori sebuah glowing one sudah selesai selain enchanted talismannya juga. Trinity attack speed dari pandanya juga udah selesai. Ku menuju ke arah sebuah radian armor. Tapi ini web shadow kill hanya untuk clear saja ternyata. Tapi turetnya tetap hancur. Tapi sayang ya kita bisa lihat kalau misalnya memang aler to turet tadi sekalipun hancur sepertinya agak lebih direlakan dibandingkan bottom L-nya karena bottom L udah inner loh. He ini udah inner dibandingkan mereka harus ngeluarin banyak banget sour skill untuk ng-devens di top lan ya. benar-benar dan mungkin sekarang dari Gaming Gladers mereka harus ini nyamain dulu kedudukan ya dengan inner eh turet yang udah kebuka nih plus outer turet dari Gaming Gladi terus yang hancur. Mereka harus target ke arah tengah dulu kah sekarang untuk semakin bisa leluasa nantinya menuju invade jungl-nya memberikan trapping-tapping momennya juga oleh Arya. Tapi ya masih bisa ditahan dengan cukup baik. Rui selesai dengan sebuah warx-nya juga untuk saat ini. Lan jauh di arah toplan sudah mulai dipegang oleh Chikoshi. Nah, secara sisi power kan sebenarnya ini ada Arya ya sebagai initiator dan Asle juga. Tapi jangan lupa Chikosi ini kan punya needles in Flower. Oh yes, betul sekali. Dia punya immune gratis dari skillnya. Dan panda juga harus punya win of nature. Kenapa? Kalau nanti hilang ini akan fokus ke arah panda itu. Jadi enggak masalah dia enggak harus pakai eh flicker, dia tinggal pakai win of nature-nya atau jangan sampai jadi ini ya dependent sama netherm. Ya betul. Dia enggak dipending nether supaya nether-nya nanti itu bisa digunakan benar-benar dalam kondisi yang emergency dan spady light kembali DJ panda on the floor berhasil mendapatkan cool damage instan gak bisa diberikan lagi tapi Arya dan Ram yang hanya lewat membuat dia selamat tapi dengan sosok dari Lelot Thon Rosnya cukup mengerikan Arya no stin f ke belakang panda still surviveat shadow kill yang gak bisa menancap ke panda berkat esle kembali menyelamatkan hidup Panda untuk kesekian kalinya. Kesekian kalinya ya. Ini benar-benar menjadi partner in crime yang begitu. inya parah ini. Oke, dua tukar dua. Tapi Rui tidak akan guncer karena pancer karena pancer terakhirnya sudah dihilangkan Kos Shyosi satu orang yang bisa menyelamatkan terror que di late game ketika Rui tidak memiliki shadow kill dia tumbang. Tapi satu spady like wheel terakhir dari panda. Lihat membuat para pasukan dari tim Tar Kid maju lebih dalam lagi dengan ada mereka tidak takut. Tapi jangan lupakan ada hilang rena panda menjadi target utama mereka dan sayori hanya bing time yang bisa dilakukan supaya pandanya free hit dan itu dia asli datang kembali memberikan pesona yang luar biasa dan satu kali kedipan mata menutup jalan pulang untuk terror quiz. Wah, bocor pasti bocor. Dan bahkan itu dia satu kali kedipan mata saja hilang ya. Dan Sayori enggak apa-apa dia tumbang 2 detik dia hadir lagi. Oh, cross bong tank winter crown. Tapi sayangnya sekali sosok pandai harus tumbang karena dia dipecahnya di dia ya. Iya. Enggak ada lagi bisa selamatkan sama asli. Iya. Wuh. Ini kalau kalau kalau kalau kata kita lagi ngereng itu di luar kuasa gua. Oh ya. Saya sudah melakukan yang terbaik gitu ya. Oke, karena ada winter crown juga sebenarnya memang buat Asley untuk bisa membuat eh crossbow of tank ini tidak ngerembet. Tapi sayangnya tadi pecahnya di panda juga sampai akhirnya pandanya hilang. Tapi momentum demi momentum nih Ashley yang saling bahu-membahu juga. Panda yang memang dia cukup menjaga posisinya di depin belakang. Entahlah itu bisa di-back up atau di-back up juga sama Sayori. Pokoknya nether siap, Fish Break siap. Tapi di sini pandanya juga mau adu pukul kayaknya ya. Soalnya tadi dia enggak sambil mundur kan dia mau mau nyari mau nyari efek lifestel-nya juga dia mau maju lagi tapi ternyata win of nature-nya tidak ready PD dia soalnya PD sebelum satu winess point menurut dia pecah dia udah bisa numbangin dengan pasif tapi L cake free hit untuk para pasukan dari tim Gaming Gladiator dengan adanya O di sana membuat orang dari tim K mereka gak punya lagi sama tambahan C minion the best asika game ketiga ini mil gaming gladiator no wonder MVP-nya asli harusnya iya karena memang mem secara damage deal jelas panda carry the game banget secara damage deal tapi dia bisa deal damage dia bisa dapetin item-item juga tidak lepas dari backupannya asli dari inisiasinya aslecara enggak langsung kayak seperti disuapin gitu ya iya asli kaya jiwa dan raganya tuh untuk panda Heeh Dan itu sudah terjadi untuk berkali-kali dari game 1 2 3 dan di game keempat ini makin lebih terlihat jelas. Ini Malaysia. Wah ini Malaysia lah. Tiga best turet sekarang sudah terekspose dari terror queens. Mereka harus bisa mdefense karena tr push akan dimaksimalkan oleh gaming gladiators. No holding defense untuk kali ini gaming gladiatos berhasil mendapatkan mid dan mereka bakal mencoba untuk menuju ke arah bottom. Masih ada pancer munduk ke arah belakang dengan R. belum ada yang bisa didapatkan dan Rina benar-benar hilang dari L of down bendung membuat teroriz kali ini mereka masih punya nafas tapi jangan lupakan dengan Sayori yang berkali-kali berada di sisi para pasukan dari tim Terror Quid kali ini setidaknya ada pertukaran satu dua poin kill yang mereka coba sedikit demi sedikit mereka kumpulkan untuk bisa bounch back di game kali ini. Iya, sebuah keputusan yang berani banget ya dari R surprise happy birthday instant kill seorang Hayabus dan no more way to run. What a play. Out play. The out play from Panda. Kena tipu ternyata. Kirain pulang gak tahunya ditungguin dan menyisakan dua pemain saja. Fokus ke arah BS tapi dengan ada Cmin yang dilakukan tapi mereka tidak lupakan dari top lan. Cut minion di arah mid berhasil mereka lakukan fokus ke arah panda. damage yang diberikan pasti tidak untuk lunalin tapi fokusnya ke arah base terjadi dan gladiator berhasil memwip and goes to great final the dark horse from North America Green final untuk Gaming Gladiator See you and crying sign dari Gaming Gladiator memulangkan terror queen di semi Final 3-1. Wow. Dan seperti apa game keempat tadi para panelist Devin Prof Koni. Let’s break it down. Oke, thank you casters. Dan ini dia ini dia untuk grand finalist kita Gaming Gladiators. Congratulations. Tapi nice try juga untuk Teror Queens. Yap, sesuai dengan apa yang kita mention sebelum menuju ke draft pick. Wuh, gila. Congratulations GG. Dan tampaknya mereka pun melakukan aksi selebrasi 3-1 ya. Skornya benar cuma aku tebaknya Terror Queens. Nah, udah biasa enggak sih? Udah biasa biasa. Udah biasa. Tapi e udah biasa juga terjadi ya kayak habis menang coba buat building the advantage tapi ternyata mereka malah melakukan kesalahan karena terlalu over extend, terlalu over excited. Itu yang sering terjadi di scene ladies. Kayak harusnya lu tahan dulu, rem dulu, lu enggak boleh maju lagi karena lu habis dapetin keuntungan. Ternyata benar. Bandel jangan kepancing. Teror queinnya kepancing. Eh, bandel ya kab ya gitu ya. Padahal Bang Kabe tadi di awal sudah bilang jangan aneh-aneh. Jangan aneh-aneh. Draftnya bisa menang kok. Iya itu dia masalahnya. Kab bilang dari kemarin. Dari kemarin dari iyael gitu. Iya. Tapi bagaimanapun ini dia untuk hasilnya kita bakal mendengar interview bersama SH in. Ladies and gentlemen, presenting to you our gladiators right here and they are secured for grand finals. What an absolute cinema that we have just witnessed. Did they hesitate? Did they starter? They did not. And they have dominated. Here I have Ashley as well as Nicolette. Pleasure to have you ladies here with me. Thank you, my queens. Now Ashley to you first. This is the first time in international MLBB that NA has stpped into the grand finals itself to have this achievement finally reclaim the glory for NA. So how are you feeling about this? It’s kind of surreal. It’s crazy. Like we came from a 02 beginning and it kind of slowly went up and now we’re going to the grand finals. Crazy in a very domineering fashion as well. Now Nicolette Nicolette well you’ve had your fair share competition I’m sure we all know just in the all female team but in the local region of NA. So walk us through the challenges that you have been through so far as a player. Wait, can you challenges so far? Challeng so far. Yeah. Challenges so far as a player given that you have played in both leagues like the region one. Yes. Okay. Hello. Oh, okay. So, as many may know, I used to play mage, so jungle isn’t a role that I started with. And I think it was very challenging for me at first to adapt to jungle role because jungle and mage is completely different and their play style also very different. But I think our three-week boot camp in Malaysia helped us a lot, helped us improve as a team and myself as a player and I learned a lot right and uh that’s crazy. You said that adapting was hard but that Hayabusa was sexy. Thank you. All right. And now um you’re technically one game away from being known as the queens of Mobile Legends. Bang bang. How are you guys feeling? I’m feeling great. I want to be a mother of tanks. Whoa. What about you, Nicolette? How you feeling, girl? Um, I’m happy, but I think it’s also a very surreal feeling because honestly I didn’t expect us to beat Navi PH, but here we are. Here you are. Titan Slayers, double Navi eliminators. Really amazing. And now finally, after your showing so far, you guys have gotten tons and tons of fans. Is there anything you want to say to your fans out there? We love you guys. And what about you, Nikolad? Um, thank you all so much for your support. We hear you while we’re playing and it and it helps us play better. They’re like They’re like proud fathers. Yes, they are. Now ladies and gentlemen, this is our wonderful team, the gaming gladiators. And they have paved a path bloody over here at the land of dawn and they have secured their position at the grand final and they’re awaiting their next opponent. And with that, we’ll hand our time back on to the studio to dissect this wonderful match. Wow, wow, wow. Gaming gladiators, congratulations, grand finalist. Tapi ada title yang ingin dikejar, Mother of Tanks yang biasanya kita sebut itu e title dari seorang Vivian yang akan pengin coba untuk diambil sepertinya. Wow, ini makin intens ya karena e kita juga harus menyaksikan babak semifinal satunya yang di mana nanti akan menjadi lawan dari Gaming Gladiators. Hah, masih ada Vatity versus tim Liquid. Tapi untuk sekarang kita bakal membahas terlebih dahulu. kita breakd apa yang sebenarnya terjadi di game terakhir karena kan ini game penentuan banget y tapi terror queen seakan-akan bisa dibungkam di game ini. Sejujurnya em Terror Queen udah dapetin tempo mereka. Mereka mencoba untuk engage ke area gold lane. Mereka engage jungle-nya. Tapi entah apa yang terjadi, mereka kayak selalu mau lebih. Mereka dapat satu, mereka mau dua. Mereka dapat dua, mereka mau tiga. Dan seterusnya seperti itu. Tapi kayak gak bisa dapetin semuanya ketika ya lu dalam keadaan yang sebenarnya enggak lagi diuntungkan dan mereka selalu ketemu lawan dikit all out. Ketemu Faramis loh, all out. Padahal kalau kita ngomongin soal tim-tim Southe East Asia mostly kalau udah ketemu sama Faramis mereka maunya main kiting, mereka maunya main nunggu sabar. Ini cukup cukup menarik sih karena kalau aku ngelihat ya terutama setelah menit ke-10 nih Nevin KB habis mereka respawn mereka selalu ke tengah dan nyari fight itu loh mereka selalu mau adu otot loh di tengah dan ya cukup menarik sih jadi kayak habis respon ke tengah habis respaw ke tengah habis fight fight yang mereka cari fight yang yang ujung-ujungnya terror que yang sebenarnya bisa ngebalikkan di sini mungkin double kill mereka bisa mengontrol map lebih mereka sulit akhirnya dan ya tentunya gaming gladiaters mereka udah dapetin turet lebih banyak kali ini turet lebih banyak di awal itu ada sedikit keuntungan pastinya dan kita bakal melihat juga ya dari segi statistiknya karena enggak cuma dalam in game dari tim fightnya panjang banget tapi dari segi statistik kalau misalnya kita ngelihat poin eliminasinya aja ini jadi poin eliminasi yang sebenarnya tipis tapi kalau bergeser ke arah perbedaan gold ini udah lumayan kerasa sebenarnya dari gaming dari setuju dan mungkin ya catatan untuk di babak grand final untuk panda terutama mungkin harus ikhlas kalau seandainya nanti bakal di-ban untuk karinya setuju karena ini win rate dari karinya juga bagus banget ditambah lagi dengan play style karinnya cocok banget ketika gaming gladiator ini selalu nge-enable karinya mereka play around Kari mereka bawa Faramis mereka bawain Akai expere bawa Badang mereka selalu membawa hero-hero yang benar-benar bisa memisahkan team fight dan memberikan ruang bagi Kari seluas mungkin he dan udah berani dipick di atas juga si Nevin KB tadi di game Yang terakhir udah pick di atas berarti udah PD banget dan ya dan it works gitu loh mereka bisa berhasil memenangkan pertandingan ini dan let’s see ya sangat disayangkan tapi untuk Kui e perwakilan player dari Indonesia ya belum bisa tembus ke arah grand finals iya sebenarnya cukup disayangkan sih ngelihat Terror Queens ya yang akhirnya gagal dan maksudnya kita juga lumayan banyak yang berekspektasi ini bakal jadi 3-2 setidaknya kayak bakal lebih banyak yang bisa ditampilkan oleh Terror Quin tapi ternyata cukup sampai di sini ini karena game gladnya terus terutama panda ini team fight participations-nya udah hampir 100% 23/25 yang dia pegang jadi enggak heran ketika kita ngelihat damage dealing-nya juga akan jadi yang paling besar di dalam game ini. udah pasti ya, karena dari awal kita udah expect dengan ada di game kedua, game ketiga juga yang kebetulan memang sangat-sangat mulus sekali dari game gladiator dan mini miss play ini yang paling penting juga teman-teman karena terror queen even dalam keadaan kalah ternyata ada beberapa misplay yang terjadi dan itu sangat-sangat merugi untuk mereka ya kayak tadi gua bilang respawn ke mid team fight dan selalu seperti itu. Iya. ya. Dan ini dia untuk secara total perbedaan gold ya yang terjadi juga. Mm ya pada akhirnya hasilnya pun enggak bisa diubah. Kita akan tetap melihat dari Gaming Gladiators yang akan ada di babak grand final. Tapi setidaknya untuk Terror Quens ini kita masih akan ketemu permainan mereka di babak bronze match. Betul. Dan ingat kalau bronze match itu karena kita single elimination juaranya bakal ada dua masih ini juara satu dan juara tig. Juara satu dan juara. Karena juara dua dan juara empat kalah. Kalah. Iya kan? Jadi lebih mending mending juara dua sebenarnya bukan juara tiga kan juara lebih besar kan enggak juara dua enggak juara karena kalah run. Tapi sebenarnya ada emang sisi gimana ya kalau misalkan ada juara tiga tuh ah kita mengakhiri pertandingan turnamen ini dengan kemenangan. Kalau juara dua sangat disayangkan ya. Benar dengan kekalahan. Iya, tapi tetap sih kalau selama udah masuk ke webak grand finals ini udah jadi satu hal yang membuktikan kalau misalnya emang mereka sepful itu di turnamen kita kali ini kan. Betul sekali, betul sekali. Makanya aku bilang tadi kalau kita ngomongin soal bagaimana perlawanannya dengan Vitality, aku bilang gap-nya tuh dikit karena enggak mungkin gap-nya jauh kalau mereka sampai grand final. Iya, enggak mungkin. Dan ini enggak cuma ngomongin tim ya, tapi region semuanya. Untuk pertama kalinya NA ada di Grand Finals juga. Na na jadi satu hal yang baru kan? Iya. Dan aku ngelihatnya jadi semakin apa ya? Wah ini benar-benar perbedaan cuman beda setahun loh Nef. Bukan yang beda-beda 3 tahun atau mungkin 4 tahun. Waktunya cepat banget dan yang lain-lainnya udah mulai keep up atau kecap dan bahkan favorit-favorit MWI tahun ini tumbang duluan. Iya itu sih sebenarnya. Tapi ini jadi MWI favoritku sih sejauh ini. Uh kenapa? Eh, kayak aku ngelihat lagi harapan untuk semuanya ya itu ternyata bisa ngejar. Oke. Tapi Onik pulang loh Nevin kau kamu suka loh kan masih ada Vitality kan banyak player Indonesia juga loh kalau kita ngomongin yang datang ya dari 16 tim yang ada. Tapi ini dia untuk head to head antara Sikoshi dan juga Panda. Ya emang agak jauh ya. Balik lagi dari game pertama kita sudah sempat mention dengan adanya Iritel tadi yang dibawakan di game pertama, game kedua, game ketiga, game keempat ada one one tapi ternyata gap-nya masih enggak kekejar. Dan Panda dari awal wajahnya selalu hadir bersama dengan Nicolet dari game pertama. Betul. Seperti yang sudah kita bilang kalau misalkan game pertama tuh Gaming Gladiator bisa pegang kendali bahkan let’s say game pertama mereka enggak blunder, berarti game ini ditutup dengan 3-0 loh. Benar. Benar. Dan sebenarnya itu sih eh apa ya kalah game 1 dia itu enggak masalah buat gaming gladiator itu juga harus menjadi catatan berarti apa risetnya mereka itu oke itu harus dicatat untuk tim selanjutnya juga yang akan bertanding di grand finals besok. Dan ngomong-ngomongin panda emm what apa ya kalau aku ngelihat ini karinya juga dari tadi ya sangat-sangat ngerepotin loh di game kali ini 1310 13 assist double itu jatuhnya makanya untuk siapapun yang masuk grand final ya kita berharap vitality kayak please mungkin take a look ke karinnya iya karena ini juga lumayan ngerepotin walaupun single target tapi emang play style-nya benar-benar ngenable banget tiga atau empat pemain itu bisa di samping kari loh iya karena ini bukan cuma pertama kalinya ya maksudnya kita sudah ngelihat berapa banyak game dengan Kari ee seorang Panda. Makanya bisa disimpulkan juga ini karya yang terlalu mengerikan dan bahkan kalau ngelihat ulang lagi dari setiap momen-momen team fight-nya emang cover ke arah pandanya tuh bagus banget sih sangat-sangat apa ya nyatu lah ya dan tadi aku juga bilang ya lempar koin apa e ngambil risiko ngambil Lapu-Lapu terlihat di game ini ada beberapa momen di mana Lapu-Lapunya connect langsung e mencut down ke arah pand tapi ke arah mid game late game sesuai ekspektasi beanya udah mulai online udah mulai sakit dan Lapu-Lapunya langsung sampai di power spike-nya meleleh banget, udah pasti melt down banget. Em memang pada dasarnya kita tahu sendiri juga bahwa memang Kari adalah tanker killer termasuk juga pada fighter sudah pasti bakal bisa dikembangkan dengan mudahnya. Tapi ini dia salah satu momentum yang mengubah juga yang menurutku di mana one- one-nya malah ikutan sama heavy spin kayak saya nak main juga ketangkap ikutan ya langsung hilang seketika. Iya jadi FOMO ya jatuhnya. Dan ketika lordnya juga udah hadir, mmm enggak banyak sih yang bisa dilakukan oleh teman-teman dari Terror Queens. Mereka udah lumayan kesulitan karena untuk defend high groundnya juga enggak terlalu kuat. Ini ini mereka sudah dapatin keuntungan di sini yang aku bilang mereka bundle di sini. Mereka masih mau maju lagi, mereka masih mau cari lagi dan mereka lagi enggak siap nih keadaannya ketika lawannya Faramisnya udah hidup lagi. Jadi sebenarnya secara jumlah mereka juga bakal kalah. dari tadi fight-nya di tengah juga ini jatuhnya nih. Entar tengah fight lagi, bangun tengah fight lagi. Jadi itu loh em sebenarnya ngelihatlihat juga oke di sini teman-teman dari Gaming Glady terus lebih banyak celah karena turet-nya udah lebih banyak dan ya ini mestinya salah satu final push sangat disayangkan ya karena overcomit sih ya. Iya, itu dia overcit dan seperti yang aku bilang dari awal, draft yang memungkinkan banget untuk bermain kiting. Tapi kalau misalkan emang ada sedikit bundle, ada sedikit yang miskomunikasi, mungkin kayak enggak ngikutin call, ya udah inilah yang terjadi. Bronz match yang menanti. Uh, bronze match ya yang akan menanti dari Terror Queins. Apakah masih bisa meneror lagi nantinya? Karena ya di hari kemarin kita sempat dengar it’s terror time, it’s Queen time. Tapi untuk hari ini udah bukan waktunya lagi. Mereka juga harus dikalahkan ya sampai saya goodbye tadi ya. Iya. Jadi emang cukup mengerikan sih. Nah, jadi pertanyaan untuk Gaming Gladiators nanti kita dengan skenario vitality ya yang bakal menuju ke babak grand final. Mampukah mereka merebut takahta the mother of Tanks? Kalau dibilang bisa semua ada kemungkinan pas di babak grand final. Tapi balik lagi apakah teman-teman dari Gaming Gladiator cuma bermain dengan konsep yang seperti ini, main front to? Karena kalau cuma one diimensional gameplay menurutku cukup berbahaya kalau lawannya vitality. Vitality lebih banyak kalau ngomongin soal variasi gameplay. Jadi mereka punya variasi yang sangat-sangat luas. Mereka sangat-sangat bisa memaksimalkan potensi draft pick. Jadi jangan sampai mereka main one dimensional dengan front to karena takutnya play style yang disiapkan sama vitality lebih banyak lagi. Mereka bisa langsung flank, bisa main hero artileri karena kalau misalkan main front to back ketemu sama Yif repot juga kadang. Hm. Iya sih ini satu hal yang berbeda lagi ya kalau ngomongin ke arah vitality nanti akan lebih kompleks. Tapi tentunya untuk gaming gladiators em mereka jadi satu tim yang sangat solid ya kelihatannya dari tahun lalu sampai tahun ini improvement-nya benar-benar sangat positif. Dan kita juga akan segera mendengar mac apa yang sebenarnya dibicarakan di balik layar. Oke, pengin banget nih dengar. Iya dari para pemain karena kan kita juga penasaran maksudnya ada salah satu player dari Malaysia juga. So, ini dia langsung aja kita saksikan ya. Ya, ya. Mati. Udah, udah, Guys. Udah, Guys. Yo, the tanks are waiting for a set. Nice. Go, go, go. I’m low. Back up. Nice. Nice. I have all in two. Okay. All in 15 I think. Yep. Wait. No minion. Okay. Minus are coming in. This should be GGs, right? Yeah. Die. Nice. Good job. Good job. Good job, guys. Good job, guys. Oh my god. Ashes back. We are carry. We have carry. Yo. Yo. Buffle. We have carry guys. Yeah. Fight. Fight. Nice. Good. Alr. Let’s go. I mean let’s go. Wow, terdengar perbedaan yang lumayan signifikan. Oke, kita sudah tahu kenapa alasannya game kedua, game ketiga, game keempat bisa terjadi seperti ini. Dari game pertama coms aja itu terlalu overhype, over banget. Terlalu banyak, terlalu excited. Dan aku ngedengar banyak banget perbedaan pendapat antara Rui sama teman-teman lain. Iya, benar. Ada yang mau bilang udah, ada yang bilang kayak ini one more, one more. Apa karena udahnya pakai bahasa Indonesia jadi jadiin cuman cuman mungkin memang harus di e dipertimbangin juga. itu mungkin klip klip yang cuman mungkin 10 detik lagi overhim cuma e dari cuplikan tadi kita bisa menilai lah sebenarnya menyimpulkan sehinggaknya dari klip pas big fight-nya tuh targetingnya jadi enggak sesuai mungkin dengan apa yang diing banget gitu ya iya karena terlalu banyak pendapat juga dalam satu waktu yang singkat minimal dari Gaming Gladiator wah ini tenang banget sih banget kayak tenang banget oke come down it’s GG right ya kayak mereka meyakinkan dulu gitu kayak ini beneran end game enggak nih ini beneran GG enggak nih Dan ini banyak apresiasi juga gitu loh kalau misalnya di tim cewek aku rasa emang banyak apresiasi kayak tadi Sayori bikin momen dan mereka appreciate itu dengan baik dan habis itu mereka tahu targetnya ke mana. Betul itu sih yang paling penting ya targetnya kayak mereka siapa dulu yang ditargetkan apakah orang dulu terus mereka udah ngitung nih dari segi kuantitas oh cuma satu yang defense kita bisa end game. Hal-hal kecil kayak gitu lumayan penting sebenarnya untuk coms. Apalagi ketika beranjak ke high ground yang di mana kita harus hati-hati jangan sampai kepet pas high ground. Iya cukup. Aku jadi cukup penasaran ya kalau misal nanti dibandingkan dengan Vitality karena kita pun tahu mic check dari Vitality seringkiali juga sangat tenang. Kalem banget dan aku suka karena em setiap game ada cuplikan-cuplikan mic check-nya tadi ya. Jadi enggak pully yang menang doang dan I tapi yang kalah juga yang kalah tapi pas lagi menang pas lagi menang. Jadi 3-1 nih untuk match yang pertama loh kesimpulannya. Oke 3-1 untuk match yang pertama tapi masih ada match selanjutnya masih dengan best of 5 series. Tapi kali ini tim Liquid Philippin versus Fitality yang akan kita saksikan dan ini akan jadi match yang benar-benar menentukan banget. Banyak banget ekspektasi yang menuju ke arah Vitality dan banyak juga ekspektasi dari Regen Philipin pastinya ke arah tim Liquid karena ini satunya eh tim terakhir lah ya dari masing-masing region. Tapi sebelum masuk ke dalam match selanjutnya, match semifinal yang menentukan siapa yang akan menjadi lawan dari Gaming Gladiators, kita akan ada beberapa hal yang lewat dulu sejenak dan ini dia untuk upcoming match ya yang akan kita saksikan. Kalau dari para panelist, nah dari para analis ini kira-kira akan jadi game siapa? Akan jadi match siapa? Maksudnya dengan skor seperti apa? Aku 3-1 vitality. 3-0 Vitality. Oke, ini 31 dari Goning. Why? E menurut aku lebih ada perlawanan lah. Ingat ini masih 100% game rate vitality. Em, yang paling menurut aku ya sejauh ini yang paling bisa mematahkan win rate itu Navi Philippin udah pulang. Udah pulang makanya aku bilang 3-0. Oke, kalau aku benar juga sih. Tapi tim Liquid menurut aku mungkin bisa. Tapi dan menurut aku ya, Tim Liquid mending Vitality kalah di sini. Jadi kena sekali di sini dan risetnya itu evaluasi ada evaluasi. Aduh tapi agak k-k sedap juga ya. Tapi ya itu dia yang akan kita saksikan sebentar lagi. Tapi sebelum itu akan ada beberapa hal yang lewat dulu sejenak jadi jangan ke mana-mana. Stay tune terus di MWIportsW Cup 2025. in one singular posture for 12 hours a day. It’s time your chair evolved. This is Secret Lab Titan Evo. Ergonomically engineered for you, gamers, hybrid workers, artists, backing your every move. Yeah. Four three one zero. Allah This land is calling. Reacher impossible Lenovo Legion. Level up your gaming experience with over 8 billion playlists only on Spotify. The official audio streaming partner for the 2025 Esports World Cup. Selamat datang kembali di MWI ats World Cup 2025. Dis-arkan langsung dari Riat Saudi Arabia untuk masuk dalam match yang kedua semiinal antara tim Liquid versus tim Vitality. Masih bersama Nevin dan masih dengan dua panelis kita. Ada Profesor KB dan juga Goni yang akan menemani kita. Ah, gimana ya? Habis ngelihat match yang pertama 3-1 happy aku ngelihat ee again ya, aku dalam hati sebenarnya pengin GG. Memang di atas kertas aku pikirnya Terror queens. Cuman I’m happy ngelihat em Ashley dan kawan-kawan bisa tembus ke arah grand finals. Next-nya udah tahulah ya pengennya siapa. Udah enggak perlu disebut. Oke, next-nya udah pastilah ya. Kalau dari Prof kami ngelihat match satu tadi gimana? Ya tentu excited ya karena balik lagi ada region baru yang ke babak grand final dan title Dark Horse ini bukan cuma sekedar title tapi emang benar-benar menjadi sebuah kenyataan menjadi sebuah tagline yang baru dan mereka emang benar-benar one game away to be a champion tapi hold up karena tim vitality punya jalur yang sama juga dan tentunya mereka yang lebih punya motivasi lebih untuk menjadi champion tahun ini. Banyak sih motivasinya ya pastinya. Tapi ini dia untuk match of the day dari tim Vitality versus Tim Liquid yang akan kita pertemukan. Masalahnya ini adalah dua organisasi yang kita tahu sangat besar juga secara global ya. Jadi akan sangat banyak pendukungnya juga. I bahkan termasuk ke dalam klub eh klub program partner dari IWC itu sendiri. Super pasif lah bisa dibilang. Dan sekarang kita juga akan melihat siapa saja yang akan diturunkan. Ini dia dari Vitality jelas dengan lima pemain yang kuat. Tapi mungkin ada beberapa spotlight yang harus kita perhatikan kali ini. Chini salah satunya sebagai sosok midliner yang begitu mengerikan untuk tim Vitality dan lawan mereka nanti yang akan cukup berbahaya. Cuman kalau ngomongin tim Vitality, apakah kalian setuju dengan Chini yang harus diwatch out? Semuanya sih khusus match ini kayaknya gold lane-nya. Oke, gold dan juga karena menurutku ini bakal menjadi matchup yang menarik. Kayak kita harus lihat dulu pondasi awalnya, lanning siapa yang lebih dominan di lanning-nya. Karena dari kemarin K ini benar-benar menjadi damage utama, menjadi gold liner yang cukup mengerikan juga dari tim Liquid sehingga ini kayak menemukan lawan yang sepadan nih boleh dibilang. Karena selama ini kalau kita lihat Chell menang early game, menang landing juga pondasinya kuat banget untuk landning dan itu yang mungkin membedakan sama goldland Godland lain. Aku juga pengen note di romernya sih, Romer dan juga ExP sebenarnya ya salah satu poros Vivian lawan Merai dan aku pengin lihat nih apa yang akan dibawakan oleh kedua romer ini. Yah. Dan ini dia untuk line up yang akan dibawakan ada Zaizi, Ramichi juga tadi, Soju masih dengan player-player yang maksudnya sangat sering kita saksikan di competitive scene dan powerhouse Philippine teams yang kita tahu ini banyak banget sharing ilmu yang bisa mereka lakukan dengan tim Liquid lainnya pasti apalagi mereka juga berdasarkan dari data yang kita ketahui mereka berasal dari background yang berbeda-beda, tim yang berbeda-beda juga. Jadi otomatis akan membuat tim Liquid tuh kayak punya banyak banget insight dari tim A, dari tim B. Dan sepengetahuanku ini e fun fact aja teman-teman ya. Yang aku merasa ini fun fact hal yang wajar banget terjadi. Jadi di Philip ini itu mereka tuh kayak beberapa ada yang mungkin kenal sama pro players-nya atau coach-nya. Oke. Dan mereka emang sering banget untuk sharing ilmu. Jadi kayak enggak ada batasan sama sekali untuk sharing ilmu karena pride dari Philipin itu yang sekuat itu. Hm. He. Jadi kayak mereka sharing ilmu dari e beda team segala macam, dari beda ccle pun mereka tetap fine. Ah, ini menarik sih ya kalau misalnya kita ngomongin terutama dari tim Ladies ya yang biasanya memang punya turnamennya sendiri akan ee mendapatkan beberapa perlakuan yang berbeda. Tapi kali ini dengan sharing ilmu yang disatukan bakal jadi menarik banget. Dan sekarang sudah mulai memasuki ke arah stage untuk para player dari tim Liquid delivered by Jamil Motosport. Nah, ini yang tadi aku bilang ya, bukan merah ya, tapi Soju maksudnya di arah Roman. Dan aku pengen lihat dia head to head lawan Vivian dan tentunya welcome team Vitality. Wow, satu-satunya tim Indonesia yang sebenarnya kita berharap akan bertemu Indo versus Indo di finals. Tapi kali ini harapan terakhir kita yang akan kita saksikan best of five series nih soalnya apakah bakal jadi keuntungan untuk team Fitality dengan series panjang atau justru ini kayak enggak enggak ada masalah orang 3-0 gitu nantinya. Kalau aku pasti akan ada keuntungan sedikit untuk tim Fatality. Mereka sudah terbiasa dengan best of seven sekalipun. Nah, jadi menurutku balik lagi ini Coach Casius sebanyak apa dia sudah meracik draft dan juga strategi yang emang dipersiapkan untuk hari ini dan juga besok karena jangan sampai mereka buka kartunya terlalu banyak di sini juga. Tapi kalau emang dibutuhkan untuk buka kartu di babak semifinal ini, lakuin aja. Hm. Jangan ragu-ragu gitu. Oke, dan aku juga perlu note juga ya sebenarnya yang mungkin dari kemarin tendency player-player ladies ini overhype apalagi udah pegang early mungkin sampai menit 8 bahkan ini jangan sampai malah nanti oh penginnya fight, penginnya pick off, penginnya fight dan yang berujung sebenarnya enggak harus fight malah bisa merugikan dan malah bisa turn the game around. Dan itu yang sebenarnya masih tendensi player-player liris. Cuman dengan pengalaman tim vitality mestinya bisa lebih tenang. Tergantung nih nanti gimana tim Liquid. Ingat ini first international debut-nya mereka. Iya dan kemarin sempat kita bahas sedikit ya masih dengan finalis yang sama ya. Kita baru ngobrol juga kemarin kayak ya kita tahu mereka jarang bahkan enggak pernah masuk ke late game untuk MWI tahun ini dan itu bakal jadi salah satu tantangannya juga apakah mereka aware ketika masuk ke late game apa yang bisa mereka lakukan juga. Tapi sebelum itu kita juga akan melihat untuk video profile dari tim Vitality. Ini dia e harapan-harapan untuk teman-teman dari Indonesia pastinya melihat Vitality yang akan berjuang di babak semifinal. Ini dia. Last year was pretty much fun at first, but then we lost at the finals. So, it’s a pretty much a bad memory for us. I want my team to be remembered as the most strongest female team in all esports game and the one that has the longest legacy. Look for more damage to be caught again in the double vacuum just munching on the base. One, two, th and vitality take it again. Definitely winning the esports work cup. That’s our biggest goal at the moment. We’re very determined to win. Wow. Ya, itu dia ya. Seperti biasa juga betapa percaya dirinya tim Vitality untuk ngedapetin kemenangan ini. Memang karena ya secara background history ini bagus banget sih. Mereka lagi revenge meskipun lawan revenge-nya beda ya. Dan selalu ya historically kalau kita ngomongin soal tim Vitality waktu dulu mereka berjersey Bigetron aja itu kalau sekalinya kalah sebelum babak final mereka tuh jauh jauh lebih kuat dibandingkan yang sebelumnya. Jadi kayak mereka adalah tim yang emang benar-benar selalu mendapatkan bensin baru ketika mereka itu habis kalah dan kalahnya tahun lalu bensinnya pun masih ada sampai sekarang ternyata. Nah, makanya sebenarnya kalau emang ya kalau emang harus kepelleset aku bilang mending sekarang. Gak usah sampai jangan tentunya jangan sampai kalah series, kalah game aja supaya untuk apa? Evaluasi lagi. Oh, ternyata kita kurangnya di sini. Karena kadang-kadang mungkin yang terjadi terlalu tahun lalu enggak ada tantangan dalam tanda kutip sekalinya tertantang di final mereka gagal riset dan malah hilang bialah atau mereka akan memiliki mindset di mana mereka adalah tantangannya. tuh bisa jadi sih karena kalau misal kita ngomongin WC ya ini ada key yang harus benar-benar diperebutkan dan dijaga jangan sampai dihancurkan tapi kita akan melihat salah satu key crushing dari MWUI 2025 ini dia dari Terror queens Sori ya. Wow, ini tetap dihancurkan ya meskipun mereka masih punya kesempatan di babak bronze match tapi sudah tidak ada harapan untuk eh balik lagi. Em ini kan bukan yang double elimination tapi ini single elimination match. Jadi udah pasti siapapun yang berada di posisi dari urutan ketiga sekalipun menanguh dia enggak bakal mendapatkan satu piala pun atau trofi pun. Kanya menangnya juara satunya aja. Iya lihat ya. Aduh. Oh. Uh, aduh. Oh, hancur sampai benar-benar kebel. Ah, dan ada by-by terakhir tadi dari Sayori. Uh, benar-benar kebagi dua ya. Wow. Wow. Oke. Gila, terbuat dari emas sampai harus diacurkan sedalam itu. Masalahnya masalahnya mereka kemarin udah gituin Navi Malaysia, Navi TH dan sekarang ini dia coaching staffnya ya. Happy happy. Oh gimana enggak happy ya? Karena mereka kan yang awalnya kalah dan kayaknya di stage intense banget tuh tadi karena sampai ada taunting-taunting kayak nangis atau bye bye ada em emote-emote. Tapi ya maksudnya kita ngelihat Terror queens aja rasanya lumayan nyesek. Untung kita enggak dikasih lihat yang Onik kemarin. Karena kalau kita kalau gitu kita kasih lihat buatin jangan, jangan, jangan, jangan bilang jangan. Oh, iya karena tahun ini paling memorable. memorable kalau kata N di situnya bukan di bagian ya memorableya itu memori buruknya tapi kan bentar lagi memori indahnya ada juga dong ya kan iya dong semoga memori indah ya itu yang selalu kita harapkan nah sekarang kita akan ngebahas lebih dalam tentang gameplay apa nih yang spesific uniqueness-nya yang paling unik dari tim Liquid eh riset cepat tim Liquid ini risetnya cepat banget mereka pernah dan bisa dibilang kayak ada beberapa historical play-nya itu game-nya kecuri satu Tapi mereka di game-game selanjutnya mereka tuh jauh lebih kuat lagi kayak mereka udah tahu apa celah di early game-nya. Mereka belajar cepat dan itu dia riset cepatnya yang kadang enggak dimilikin sama tim-tim ladies. itu terjadi, itu terjadi lawan Teror Queens kemarin. Mereka kalah di game yang pertama, Hilda first pick, mereka langsung jawab menang game ketiga gas lagi. Dan itu yang barusan ngambahin aja ya untuk wow ini buktinya gitu mereka tim Liquid riset cepat dan tim Fatality karena sejauh ini masih 100% game rate jadi aku enggak bisa bilang oh i tim Vitality untuk di MWI tahun ini ya oh iya mw tim vitality riset-nya cepat belum pernah ada pernah game terseok pun dan bahkan kebanyakan gameennya cepat-cepat loh selalu selalu di bawah 15 menit lah ya pastikan tapi tim fightnya juga pernah seperti ini dulu banget ya dulu banget mereka benar-benar berada dalam keadaan babak knockout stage atau playoff yang enggak pernah kalah game sama sekali. Itu dia. Jadi mereka udah terbiasa. Iya. Cuma sekarang kita bandingin dulu nih ya secara statistiknya. Kalau misalnya secara dari game-game terakhir ya mungkin bisa kita simpulkan sebenarnya di beberapa hal tim Liquid nih pegang keunggulan. Tapi jangan lupa ini pengaruh game panjang dan game cepat juga yang dimainkan oleh tim fight. Iya. game panjang total game jangan lupa karena Tim Liquid sempat mendapatkan game yang tiga game juga berbeda dengan tim Fality yang salu 20. Cuma jujur waktu kemarin ketika aku menyaksikan tim Liquid lawan Twisted Mines itu game keduanya cukup meyakinkan loh karena game keduanya benar-benar cepat banget. Thatles quick dan memang mungkin pertimbangannya adalah menangin early game dulu. Gimana caranya biar tim vitality ini gak kalah-kalah banget lawan tim Liquid di early game? Karena tim Liquid juga pintar banget nih buat nge-punish Gold Lead. Iya, ya. Itu yang harus diwaspadai ya. Kalau kita ngomongin ke arah tim Liquid secara regional juga kita tahu seperti apa ya. Dan tim Liquid ini di beberapa turnamen sebelumnya ya sebelum masuk ke MWI emang jadi salah satu tim yang diwaspadai meskipun enggak setinggi dari Navi Philippin. Wah, Navi Philipin kan benar-benar diunggulkan banget kan. Tapi tim Liquid ini malah jadi bahaya sih menurutku karena enggak terlalu tersorot dan akhirnya ada beberapa improvement nih yang biasanya kita enggak sadari. Dan lagi kalau untuk tim Liquid masih ke arah fokus e pusat rotasi dari gameplay mereka tuh ke arah kela kah atau justru ada posisi-posisi lain nih yang harus di-shutdown dulu untuk nghadapin tim liquid untuk nghadapin tim vitality dari tim Oh, tim Liquid. Oh, selain kelah. Oke, kalau aku ngelihatnya mungkin dari hmm midliner-nya juga bisa dibilang sih eh lumayan merepotkan juga. Cuman gini sih, kalau aku ngelihatnya ya, em variasi hero tetam vitality ini cukup kok untuk em misalkan tadi KB bilang pegang early aku ngerasa udah cukup variasinya banyak banget. Kita kemarin ngelihat Kadita, kita ngelihat banyak-banyak hero dari tim FKI Arlot variasinya cukup banyak yang menurut aku bisalah em mematahkan momentum yang diingin diinginkan oleh tim Liquid untuk early sangat-sangat bisalah ya. Apalagi Badang ya yang mungkin lagi dipam juga sama Vivian. Jadi mungkin ini merupakan sebuah gambaran besarnya nanti apakah Tim Liquid bakal nge-band ke arah badangnya atau jangan-jangan nanti bakal ada sebuah strategi lagi yang mungkin udah dipertimbangkan sebelumnya ngelihat referensi game kemarin kayak oke ternyata Viival berbahaya dengan Lelot. Why not diband Lelot-nya aja. Jadi balik lagi untuk tim Liquid kayaknya mereka punya banyak referensi tinggal pakai sampel yang mana. Iya ada banyak sampel sih yang emang bisa digunakan ya. Dan sekarang kita akan langsung melihat ini dia tim entrance dari tim Liquid yang membawa key juga membawa kunci mereka untuk masuk ke area stage utama. Jadi momen yang sangat mendebarkan pasti kalau kalau menang ya mereka menuju grand final kalau kalah keynya akan langsung dihancurkan oleh tim vitality. Yap, sebagai semifinalis tentunya dan tim dari Philippine Powerhouse yang selalu digadang-gadang akan menjadi penghalang bagi tim-tim yang ada di MWUI Team Liquid yang kali ini sudah memasuki arena pertandingan dan memang akan berhadapan dengan tim yang tentunya kita harapkan untuk mendapatkan kemenangan. Inilah dia satu-satunya perwakilan dari tim Indonesia juga. Tim Vital ini tentunya membawah dan cita-citanya defend key mereka. Satu langkah lagi ke arah Grand Finals. Representasikan Indonesia. This is Team Vitality. Ya, ini dia untuk tim Vitality yang akan mencoba untuk ngedapetin tiga poin jelas bermain dengan best of five series. Ini akan jadi match yang tricky banget. Kita tahu betapa cepatnya tim Liquid bisa melakukan adaptasi dan kalau misalnya tim Vitality enggak aware akan hal tersebut, ya bisa aja poin-poin kita bisa ee terculik. Tapi untuk tim Liquid juga ya ini jadi satu tim yang lumayan berbahaya. Kita ngelihat track record mereka di MW ini eh MWI lumayan mulus. Tapi ada enggak sih kayak tips-tips untuk tim Liquid sendiri eh dari segi gam yang bisa mereka bawakan? Karena Flity kan kompleks banget kan? Dan sejauh ini kayaknya masih belum ada yang bisa ngjawab hal itu. Kalau misalnya kalian ada di pihak dari tim Liquid, apa gitu yang akan mereka e kalian lakukan? H oke kalau aku simpel ya. E preparation jelas. Fokusin apa yang anak-anak kuat. Jangan overthink pas draft. Udah udah kadang-kadang kayak gitu. Dan menurut aku itu yang dilakuin oleh Gaming Gladiators kemarin lawan Navi PH. Mereka enggak overthink draft mereka draft yang mereka kuat. Oke Minotor jarang keluar. Asle kuat gak sih? Oke tapi kita bakal melihat terlebih dahulu. Ini dia tim profile untuk tim Liquid. sinasabi dark horse. So po palagi kaming nagcha-champion. Gusto naming maalala kami ng mga taong malakas kami. The dark horse katanya dari seorang kelas. Setuju enggak, Prof? KB tolong dijawab dengan bahasa Tagalok. E paranga logo, paranga exception bisa soalnya kalau Bang KB bisa seram ya artinya eh iya e setuju karena mirip logo bisa diterima gitu paras exception oh iya karena logonya logonya kuda dan emang dark horse sih liquid selalu kayak gitu engak si liquid di mana pun ya di manapun ya di manap pun selalu karena logo privilege logo log benar berarti kalau mau bikin logo pokoknya nama adalah doa kan jadi kayak harus disesuaikan Tapi fatality kan lebah nih ya menyengat. Aw sakit V for victory. Sakit ya? Iya itu juga ya. Jadi namanya lumayan berat. Iya yang harus dipegang punya tagline-nya sendiri kan. Cuma ya mungkin yang tadi dengan pertanyaan Evin yang sebelum kita melihat tim profile bahwa mungkin bisa di-enable nih untuk junglernya tersendiri Ramichi yang tentunya bisa ngebuka potensi untuk klau misalkan klaanya menang tapi jungle-nya kalah tuh kayak agak berat biasanya game-nya tetap lebih berat lah ya tetap harus balance jadi kayak jungle menang goldland menang jadi kalau misalkan di posisi seperti ini betul hero nyaman mungkin bisa jadi option tapi pertimbangkan juga gimana caranya biar tetap menutup hero-hero yang memang berpotensi untuk leading dari early game. Karena tim fightality kita tahu sendiri kalau udah ngomongin gold lead mereka selalu cerdik. Aku enggak bilang pintar tapi cerdik. Karena kalau cerdik tuh kayak segala cara dicari biar tetap bisa dapetin advantage tersebut. I ini cukup menarik sih kalau kita ngomongin Ram juga ya. Pengin nambahin dia juga sebenarnya emm dulunya bermain di tim Vietnam loh. Iya di Vietnam itu loh. Itu yang sebenarnya mungkin cukup menarik. dia datang jadi key player dan again ini international debut-nya tim Liquid I international debut ya yang udah top for sangat-sangat mengerikan sebenarnya karena berpotensi memang untuk masuk ke babak grand final tapi untuk match kali ini masih belum bisa kita lihat apa yang akan terjadi karena semuanya akan dibuktikan di stage utama jadi tempat yang menjadi saksi lah ya saksi bisu apa yang akan terjadi dan terlihat dari kedua belah tim memang sudah mulai mulai bersiap-siap segera mendekat ke ee ke babak drafting face. Adakah hero yang akan sangat diperebutkan kalau ngelihat dua tim ini? Badang. Masih di Badang ya? Aku aku tetap di badang sih. Badang Arlot. Lanelot. Badang Arlot. Aku itu dia Lanelot. Lanelot ya. Lanelot. Oke aku ganti Lelot. E eh apa nih yang ngebedain kalau misalnya dari Goni sendiri badang semahal itukah untuk tim Liquid? Karena kalau di vitality kan kita sudah ngelihat emang empat kali pick 100% win rate dan lain-lain. Tapi kalau untuk tim liquid se itu. Nah kenapa mahal? Karena Badang salah satu bentuk denai juga. Jadi ini salah satu bentuk denai di mana oke ini empat kali dari berapa? Enam. Berarti tim F menang empat kali badang dipick dari 6 ini 100% harus dicatat dan ya oke gimana nih kalau kita enggak mau nge-band mending kita pick up karena sebenarnya oke crowd control oke rotasi oke lengkap lah bisa di tebal juga tinggal diasah lagi. Jadi menurut aku pickor band lah bisa dibilang ya aku kira gua nih bakal bilang Badang mahal karena 32.000 1 battle point ya complexity heronya kuat banget paket lengkap dia ada shield dia ada efek stun yang bagus it iya dia ada tembok yang bisa dibikin tiba-tiba itu yang mungkin agak sedikit menjengkelkan untuk beberapa hero jalan kak iya termasuk mungkin kayak contohnya Barats kan lumayan kesulitan kalau lawan Badang karena dia bakal kena efek stun terus-terusan dan dia gak bisa escape dari tembok tersebut jadi mungkin ada beberapa pertimbangan kayaknya tim Liquid bakal nge-delete untuk Badang meanwhile di sisi lain tim Fatality mungkin bisa mempertimbangkan hero-hero kayak Lelot atau Granger yang dari kemarin benar-benar carry banget nih di tim Liquid Lancelot atau Granger ya? Kalau Granger kita sempat ngelihat dibawain sama child juga kan pastinya. Iya dan memang sangat mengerikan dengan skypierce power ya yang e ada di dalam tubuh dari seorang Granger sendiri. Tapi sekarang kalau kita ngomongin tadi sempat ada Lancelot ya yang dilontarkan sama Profesor KB dibandingkan dengan hero-hero seperti Hayabusa. Iya ya masih serius aku aku udah ngerasin bedanya Lelot buff sekarang itu benar-benar powerful banget. Kalau Yun Shin tetap hero beresiko kalau di ladies. Ah, mungkin kalau ini pertanyaannya di MSCWC aku bakal jawab Yun Shin karena ya mau bagaimanapun Yunin memang se powerful itu dan exactly Badang yang bakal ditutup karena 100% win rate ini angka yang sangat-sangat signifikan dan kita tahu sendiri 100%-nya bukan dari tim-tim lainnya ini adalah tim Vitality berarti dari tim Liquid mereka enggak prepare untuk gameplay Badan tersendiri jawabannya ternyata diband aja Em, first pick. Oh, wow. Cukup menarik ya. B baksia. Oh, kalau kemarin dijawab sama K sih. Kemarin kemarin baru tim kemarin nantangin. Tapi kalau dari aku lihat ya tim ini kan sempat membawakan Elice jungle kayak enggak menutup kemungkinan mereka bisa bawain Bu Angela loh di sini. Uh, mereka mencari early game menutup farming dari vitality sehingga nanti ketika beranjak ke mid game mereka lebih unggul secara gold. Mereka bisa menutup potensi farming dari tim Fatality-nya. Oke. Iya sih untuk dengan bakia yang sudah mulai muncul ya di awalnya. Kimi lagi. Kiminya akan tetap diambil kayak mereka udah nemuin celahnya mungkin ya. Udah udah udah untuk menghadapi baksia sebagai counter natural gitu. Udah enggak takut. Em tadi sempat kita mention badang Arlot juga jadi si kupemahal badannya di Arlotnya dipek up tim Liquid. Oke, ini mereka tampaknya ngamanin sisi EXP-nya dulu. Koveius untuk seenggaknya kuatlah dip dan setian untuk informasi buka-buka pu dan poking karena udah ada badan nih berarti nanti fokus fase keduanya baru yang damage-dage dari belakang. Ah, tapi udah lumayan enak lah ya maksudnya dengan area map yang terbuka dengan cukup lebar nanti dan finality untuk menghadapi hadirnya Poveus kan mereka udah ada Arlot juga ya secara match up tapi secara team fight besarnya nanti mungkin harus ada efek sisi kah ya yang menjadi tambahan ya selain dari arah arlotnya yang harus mereka secure dulu dan yap itu dia Akai kombinasi yang sangat sering kita lihat di MWI Akai Arlot ya dan AKnya Mostly akan menjadi tanker jungler. Dengan posisi seperti ini tentunya akan sedikit merepotkan bagi Baksia dan juga Puvius. Cuma poin plusnya dari draft tim Liquid aku bilang sih bakal lumayan ngenakin zin-nya ya. Karena di sini enggak ada atau lebih tepatnya belum ada yang bisa menyentuh lini belakang kecuali nanti tiba-tiba dari Vitality mengamankan Iritel. Hm bisa langsung jump in ke belakang ngkip depannya ngeskip dan langsung menargetkan damage-nya itu semua kear z ya itu masuk akal sih jadi tunggu timing lagi dan lagi ya dan Iritel juga hero yang cukup mobile jadi bisalah in and outnya dan oke Har salah satu hero yang sebenarnya atau salah satu gold liner lah potensinya yang enggak takut ditabrak jadi diban aja karena memang hero-heronya sejauh ini bisa dibilang nabrak har ya kayak sinyal malah keclop jadinya bukan Bukan ke Iritel. Hmm. Kalau ada cloud. Tapi oke ya. Cloud juga paling memungkinkan untuk langsung jump in ke belakang dan dengan demon hunter sword golden stuff enggak takut lawan one one juga sih kalau cloud. Iya enggak harus takut lawan one one jadi enggak perlu Britil. Oke, Moskov ya. Ini yang juga sempat dibawakan sama Chell di hari kemarin dan kita tahu impactnya seperti apa. Enggak cuman secara global presence tapi efek knockbacknya mungkin bakal ngeganggu terutama karena Pvus dan ya ada dua hero lagi nih yang bakal diambil sama tim Liquid nantinya. So, harus mulai dieliminasi dari arah gold liah. Let’s go. Uh, let’s go. Bisa cloud berarti benar. Bisa cloud, bisa one one. Oh, kayak vitality benar-benar ngebuka banyak potensi dan bikin overthinking tim liquid-nya. Hmm, Cloud one ya. Oke. Tapi kalau misalnya dari arah yang lain nih ya, kita ngomongin Akai, aknya masih fleksibel kah atau udah dipastikan sebenarnya masih bisa fleksibel dan itu bergantung kepada dua pik terakhir nanti dari tim Liquid. He karena kalau misalkan baksanya ternyata tertuju ke area jungle, ya kenapa tidak menggunakan Akainya tetap di area jungle juga diadu sama Arlot juga masih fine. Itulah pcknya kenapa di atas juga ya maksudnya masih nunggu dulu juga dan ya wah cloud ini cloud potensial banget keluar dari vitality mereka udah menutup potensi dari Harit udah enggak ada hero-hero CC juga yang bisa jump in ke belakang sangat memungkinkan sekali untuk bermain dengan tapi memilih early game range range daning range dan poking ini Kimy dari jauh range jadi magic fisik dari jauh Ada CC, ada badan, ada. Wow. Oke. Tapi pemain cepat jadi signature vitality di tahun ini sih selalu cepat. Dan untuk tim Liquid ngejawab hadirnya range kayak gini. Emm, Tim Liquid ya mengambil Zan sebagai midlan udah oke. Oke. Tinggal gimana caranya mereka membawakan satu gold liner yang nanti bisa dibawakan juga untuk sekarang dari Liquid. Karena sejujurnya untuk bisa menjawab Granger seperti ini paling-paling clean menurutku dengan jarak yang cukup aman. Yang lain gua cleinnya kayak udah ketutup diil terutama Bruno ternyataing. Oke dananya di wow linknya keluar loh dari top four ini. Tapi oke enggak komposisinya dengan link yang diambil di sini oke karena gold l-nya early game ya lawan Kimy lawan Granger masuk sebenarnya masuk banget masuk banget. Hm. Dan menurutku ini aknya tetap bisa flex, bisa lastpaknya mungkin menuju ke arah fighter atau tetap di akai jungle. Tapi ya early pressure-nya tetap harus menangin nih karena lawannya adalah link. Nah, yang nanti di menit-menit ee 15, menit-menit 16 sampai dengan 18 dia akan leluasa sekali menjadi eksekutor. Hmm. Xborg kah? Xborg XP gitu. Wah, karena Xborg lumayan bisa ngebonyokin Baksya nanti ketika sudah mulai masuk mid game dan ketika gak punya frontline, Bruno Link ini gak bisa leluasa untuk bisa engage ke belakang. Benar berlex ternyata ya. Assas assassin. Oke, kita bakal melihat lagi-lagi ya adu assassin antara tim Liquid versus Vitality dan masuk ke babak semifinal yang kedua akan kita saksikan bersama casters kita ada RERM dan juga Aul. Oke, terima kasih banyak Devin, Profesor KB dan juga J. Tapi ini dia perwakilan Indonesia. Masih ada satu tim yang akan menuju ke arah Grand Final. Mampukah mereka mewujudkan harapan kita untuk merebut kembali MWI di tahun ini? Nah, kita akan melihat ya ini satu perwakilan dari Philippines yang berbeda ya yang biasanya kita ngelihat eh Smart Omega Empress yang sudah berganti skin menjadi Navi Philippines dan sekarang tim Liquid Philippines yang akan menjadi batu sandungan. Tapi ya semoga hari ini kita gak dapat plot twist untuk di match yang kedua ya, karena dari kemarin itu udah full off plot twist dan semuanya dipatahin sama tim Vitality. Tapi tenang dengan seluruh sobat Mobile Legends Indonesia di mana pun kalian berada ramaikan kolomentar kolom komentar dan juga kita support tim Vitality untuk menuju grand final bersama dengan Ranger Mas dan juga Aul di semifinal kedua hari ini. Ul ya bukan Lung. Iya, maaf Lung. Sor ya, Lung. Salah, salah. Tapi ya combo yang memang lumayan lama juga kita lihat ya. Eh, trigger dari Akai akan memudahkan vengeance dari Arlot-nya juga. Tapi ya fleksibel kalau kita kemarin ngelihat banyak banget e Akai dipakainya sama Chel eh Chel sama Vival, tapi sekarang sudah akan ada di tangan Vivian. Beda lagi nih. Sangat ya fleksibel. Kalau full hero banyak mah bebas. Iya. Dan lihat pokingan dari Chel ini berhasil mendapatkan steel terhadap gold buff. Dapatin pokingan full plate dan bahkan kalau ngomongin dari kondisi aku bisa melihat ee di mana sebenarnya Fumi Echo yang agak cukup lebih struggle dibanding yang lain. Hmming ya. Iya. Oke. Agak sedikit sulit pastinya bertemu dengan Fovies. Tapi kalau ngelihat dari emblemnya juga Fumeko dia punya Tena City lah seenggaknya ada bala bantuan untuk bisa membuat dirinya lebih sustain apalagi dengan emblem tank juga yang biasanya nanti diikuti dengan build-nya mungkin modal Fury Hammer aja tapi Chel akan menjadi target utama menuju ke arah gold lan damage dari seorang Ramichi terlalu sakit tapi Chel tidak mau terlalu terburu-buru dan ternyata flicker defensifnya gagal rotasi yang dilakukan menujuk ke arah goldland sebenarnya bukan tanpa alasan karena sepertinya mereka untuk melakukan kontes turtle ini kayaknya enggak mungkin ada baiknya dapatin keuntungan yang udah melebihi dari turtleit tersebut yaitu gold liner dan selain itu juga mereka tahu nih Chell ini akan menjadi the carry gitu loh untuk e game-game yang sudah dilalui juga. Oke mereka coba untuk patahin adanya pergerakan dari Chell tapi mereka gak enggak diam Ramichi ada di situ. Oke Ramici ada di situ. Tapi untuk masuk lebih dalam lagi akan cukup sulit untuk mereka. Dan itu dia teriakan dari fans Vitality. Tadi saya sempat ke toilet itu ada nyanyi Vitality. Kemarin aku ketemu sama super fans dari Indo juga yang pakai jersey vitality. Benar tadi ini bayangin super fans dari Indo berangkat itu semua orang nonton karena e tadi tuh sempat ada satu turnamen yang udah selesai match-nya jadi pada keluar terus pada nonton Vitality gitu. Oh bo itu boosting banget tentunya ya. Kayak tadi ada e statement kan dari Nicolet bilang K itu nambahin semangat banget suara-suara dari F. Of course, itu bikin mereka jadi bersemangat makin lebih lagi bisa mendapatkan kemenangan di dalam game mereka. Tapi Chel dengan konsistensi permainan dia di arah gold lane bahkan sampai menjadi target utama. Nah, sekarang kita akan coba bicarakan gimana game ini untuk bawa ke arah mid to the late game. Karena jujur mid to the late game liquid ini sangat kuat. L he sangat-sangat ya. Apalagi damage konstan dari kla juga nanti akan menjadi PR dan uh Vion one hit langsung berhasil mendapatkan dua poin kill di arah to masuk tim vitality menadakan mereka membalikan kembali ke dan itu dia teriakkan para superf dari veting menggetarkan ri arabia ada juga ternyata rame ya dan purify yang dibawa oleh ini sangat ternyata belum membantu ya gimana sergapan yang dilakukan tapi Ramichi mencoba untuk mempertahankan topetnya dan instant replay. Di sini memang ada purify tapi sepertinya tidak cukup karena sliding telnya enggak ada dan akhirnya juga dikejar sama FIFA dan akhirnya kelak menghilang dan ada full plating yang bisa didapatkan oleh pemain-pemain dari tim Vitality di arah top lane. Yes. Tapi lihat posisi dari tim Vitality kali ini mereka coba untuk regroup karena mereka udah sadar ngumungin kala Ramici yang tadi gagal untuk mendapatkan turtle yang pertama. Ramici sekarang enggak bisa ngambil keuntungan itu. Dia enggak bisa tukar ke arah gold lagi. Jadi mau enggak mau dia akan memberanikan diri untuk melakukan kontes walaupun AK di depan mata. Oke. Uh, ternyata bukan cuma sekedar full plating ya, turetnya juga hancur loh di bawah menit 5. Ini menandakan bahwa upaya ganking yang dilakukan sama tim Liquid ke arah Goldlin memang berhasil di awal, tapi itu tidak menjadi sebuah jaminan kalau mereka benar-benar bisa nge-shutdown botl-nya. Oke, final slash for nothing. Fumieeko lebih tidak mau terlalu terburu-buru. Tapi dengan ada show di arah bottom lane, Chel sudah memastikan dirinya akan berlebih menyikan dan berada di dalam turet karena Daiki coba untuk diin Vivian sabar dengan heavy spin karena Vivian akan mengeluarkan heavy spin ketika Ramichi masuk. Itu target utama Vivian. He buyarin aja ya. Iya buyar. Oke. Tapi untuk sekarang dari turtlennya sudah mulai dicicil unggul satu level dari Vival-nya. ini akan membuat dirinya akan semakin bisa dimakan balah dip membuatity lihat terkuk sama mereka menar langsung ada spin akan ada buyar biar biar biar biar langsung satu retribution berhasil diake over oleh pukan dari tim liquid harus kehilangan dua poin kill dan juga turtle kerugian yang melimpah rugi benar sangat ya apalagi kita tahu bagaimana Povius ketemu Granger Kimi PR dan lihat Slashnya juga on point Fo di ujung final slash-nya dia ngebuat sosok Zi bahkan gak bisa menggunakan flicker defensif. Iya ini kena traction PS juga tadi bala bantuannya ngasih efek S dan ini dia instant replay-nya Brawo. Memang sudah ya heavy spin ini ngebuat Ramichi sangat-sangat dalam keadaan yang sulit. Again, Fus adalah satu hero yang oneway tiket sekalinya udah masuk. Untuk pulangnya ini susah banget. Dan kita tahu kalau misalkan memang kena damage terus-terusan bahu-membahu dari sister hood kita ni Chini dan Chel ya udah Daiki bakal menjadi sandback aja. Yes, aku setuju banget. Bahkan kalau ngomongin daiki jadi sandback apa dikata Soju udah bukan sandback lagi. Dia masuk ke dalam untuk tumbal untuk ini digebukin untuk digebukin dan ngomongin memang dari seorang Baksya bisa menahan damage dari Greer dan juga Kimi. Yes, dia bisa ng-reduce damage-nya tapi kalau owningnya bisa sampai 8.000 10.000 dengan Skyp yang maksimal gimana cara dia ng-reduce? Yap. Dan ya walaupun memang bisa dibilang sekarang kan udah mulai pick Baksia untuk lawan Kimi tuh sebenarnya kan pick dulu ya baru ada Kimi. Tapi enggak masalah itu dia keunggulan yang dimiliki sama tim Fitality yang akhirnya ngebuat mereka juga ngebuat dari baksianya ini ya dia jadi nanggung. Mau jadi initiator juga sulit, mau jadi frontliner juga item defensnya masih belum mumpeni. Dan Vival akan menjadi target berikutnya kena tabrak sedikit tapi masih ada puncher untuk mundur dari Vivalnya sehingga terpaut dua level. Ini FIFA punya pattern farming dan bergerak ke arah bawah semua atasnya kosong melompong. Lihat Vival akan versus everybody di bottom L di sini apakah berhasil menyelamatkan turetnya? Dan lihat itu dia Vival distraction yang dilakukan oleh tim Liquid di arah bottom lan ternyata gak berimpact karena ada Vival di sana sebagai penjaga turet outer mereka. Minwini memang cukup menyebalkan melihat ke arah Kim yang tidak bisa tersentuh walaupun dalam di atas kertas Kimi adalah makanan dari Link harusnya di atas kertas. Di atas kertas tapi untuk saat ini dalam keadaan yang sulit farming pun sulit ya. Mau makan ke belakang juga keadaannya masih tidak cukup memungkinkan. Mencari lagi celah sebanyak-banyaknya dari Ramichi dan tim Vitality mereka komit banget. Mereka satu. Oke, fokus ke atas semua mereka distrike. Iya. Dan sekarang juga sudah langsung bergerak ke arah inner turet bottom lane. Di menit ke-8 tiga base turet sudah terekspose. Karena masalahnya ini bukan bensin yang mereka dapatkan bukan hanya dari tahun ini. Bensin yang mereka dapatkan itu dari tahun kemarin dan itu dia trer pembuatiki masih bisa selamatkan flicker eniky yang menandakan tandanya dengan ada flicker terpop up lord akan free dari tim Liquid. sudah dipastikan harusnya kalau mereka kontes ini akan menjadi satu bencana mungkin possibility one stight push kenapa no defense at all betul tapi Ramichi jauh banget ya dia tadi clear sampai di depan base turet bawah memastikan juga line jauhnya menang tapi sebuah fury of the phoenix memang mereveal keberadaan pemain-pemain dari tim Vitality yang sedang mengeksekusi lordnya tapi enggak banyak yang bisa dilakukan oleh tim Liquid mereka gak bisa paksa kontes untuk sekarang semenjak juga keadaan yang sangat-sangat tertinggal ini enggak enggak terlihat poin kill yang bertumpahan ya. Karena kita ngelihat dari kemarin-kemarin tim fight, tim fight, team fight dan sekarang tim fight bermain sangat sangat bijak sekali. Mereka ambil semuanya objektifnya satu persatu dan bahkan satuun turet dari tim Vitality belum ada yang hancur. Oke, Ramici udah selesai dengan H Clown-nya. Dua item yang sama persis ya dengan adanya Cla. Tapi masalahnya sekarang yang enggak dimiliki oleh tim Liquid adalah space. Gimana caranya K ini juga bisa delivering damage secara konstan karena depannya udah bonyok duluan karena DPS dari tim Fital itu juga terutama untuk Chini ya yang ternyata gak bikin ke arah sky piercers dia lebih ke blood wing saja untuk bisa mengamankan dirinya one situation oh di area bottom L man by situation kayaknya enggak wise banget karena mereka harus benar-benar ngelakuin defensif karena dengan segala macam apa yang mereka miliki sekarang mereka tuh sebenarnya enggak kuat jujur untuk defens ini tapi Kita lihat di mana Vival bermain dengan pancer yang dimiliki top menjadi piling ke flicker bang harus ditumbangkan begitu saja instant kill damage yang sangat besar membuat vitality masuk ke Ban mematikan Ramishi dan instant damage dari Chel yang sudah dibungkam di early game ternyata tidak bisa bergerak apa-apa lihat dengan tidak adanya CH aja mereka bisa menumbangkan tiga pemain masuk timet mereka menuju ke arah turet konsel dikeluarkan vial melakukan clear minion 2 wave masuk ke dalam Angkat FIFA tertake down mereka harus bermain lebih konsisten. Mereka harus fokus ke base-nya bakal coba diselesaikan tapi nampaknya gagal untuk melakukan game fokus dari seorang Shini mundurkan belakang semua jawaban dan oh my god overhype yang dilakukan Vitality berhasil membuat tim Liquid masih punya nafas. miskulasi ya kayak mau coba untuk memperhitungkan bahwa bisa end game itu harusnya enggak bisa, enggak harus dilakukan sebenarnya kalau sudut pandang saya pribadi itu enggak harus dilakukan dan kalau misalnya ee ini ini cuma sudut pandang aku ya kalau misalnya aku tuh punya sudut pandang sesuatu yang kecil itu bisa berimpact besarul mau usaha mau mistake. Nah, yang ditakutkan adalah mistake sekecil ini di saat crucial momen di grand final soalnya. Wah, itu ya. Iya. Itu yang bahaya. Jadi kalau bisa kita bilang memang orang menganggap, “Ah, santai, Bang. Lagi menang 6.000.” No, no, no. Bukan itu. Disiplinnya itu akan menjadi habit. Habitnya akan terpakai banget nanti di grand final. Nah, jangan ke bicara grand final ini. Di sini aja match ini kalah pulang udah enggak ada second chance. Iya, itu dia. Jadi bisa kita bilang bukan masalah tentang keunggulannya berapa, tapi habit disiplinnya itu penting. Yap, karena memang pastinya hype itu yang perlu dikontrol, kedisiplinan juga walaupun ya memang ada sedikit punishment yang bisa dilakukan oleh tim Liquid, tapi dengan gap yang terlalu jauh sepertinya ini masih belum cukup untuk ngebuat dari Tim Liquid juga bisa mengembalikan keadaan secara pasti karena ya lagi-lagi tiga base turet yang sudah hancur pula ini akan menjadi PR tersendiri untuk tim Liquid dan harusnya tidak akan ada kontes ya karena kita tahu bagaimana secure objektif dengan adanya Akai itu akan semakin sulit untuk bisa dilakukannya kontes dari tim Liquid dan akhirnya mereka memilih untuk mundur saja memilih untuk bisa melakukan setup defense atas hadirnya nantinya Lord yang akan dikawal tim Vitality. Oke, scaling hero dari sosok Link ini udah mulai bangkit. Kita enggak bilang dia akan bisa dapatin momentum, tapi aku udah bilang dia punya power. Dia menuju ke arah bread of dia khas cloud. Dia butuh karper seer. Setidaknya dengan Chini yang tidak memiliki winter crown, dia bisa tumbang. Kalau untuk terkena solo mungkin tadi tidak dan lihat Chel di sini juga tidak memock nature tapi damage-nya terlalu besar kembali lagi ke arah belakang terus di tidak bisa jail defensif akhirnya keluar minapat sana lihat dari satu viv berhasil menget soju kembali lagi dua team fight yang berbeda memilih munduk ke belakang challenge ramichi tidak ada menandakan clear di minion kali ini bisa didapatkan fokus ke arah minion clear yang dilakukan para pasukan dari tim vitality kali ini baik sekali Mereka berhasil clear dan mereka membalikan kembali keadaan jail terhadap flicker mundur ke arah belakang liquid still strong. Yes. Dan masih bisa bertahan ya walaupun memang dari base-nya ini udah mulai kecicil sisa setengah lagi dari full HP-nya juga tapi Ramichi udah selesai dengan satu buah blade of despair. Dan masalahnya kalau memang mau fight jangka panjang ini adu damage per second cini. Wah. Oh Vivi retribution dikeluarkan. Hav speed masih ada satu damage dan Vivian. still survive. Wah, bahkan tidak memecahkan immortalnya loh. Itu mahal itu mahal banget di menit yang ke-13 menuju ke arah selanjutnya itu mahal sekali. Yap, dan sekarang adalah banget e tim Liquid harus bisa memanfaatkan potensi split push ya dari Ramichi juga agar line jauhnya tetap terkontrol. Gua gua suka banget gerakan FIFA. Iya. Karena apa? Karena gua suka banget gerakan FIFA. Di saat dia tahu dia masih unggul dari Ramichi, di saat dia masih punya capable, masih punya power, dia coba tahan split push power-nya. Dan one by one situation dari seorang Ramichi akhirnya memilih untuk mundur. Itu dia yang gua suka. Dia tahu dia menutup celah sekecil mungkin untuk split push yang dilakukan Ramichi. Hm. Jangan leluasa ya. Iya. Susah I kan. Tapi sebenarnya ini paling sangat vital. Kenapa aku bilang vital? Bukan vitality doang bukan. Tapi kalau misalnya ada satu turet sedikit demi sedikit sudah berhasil dipecahkan itu melepas satu chance untuk tim Liquid bisa nge-correx Heeh. dari LAN tersebut. Iya bisa lihat sebagai bahan farming juga sebenarnya ya. Oke. Tapi ya memang Vival bertugas dengan cukup baik juga memirror L jauhnya agar tidak terlalu terdorong. Tapi at least sekarang dari satu buah terter bottom turouret berhasil untuk dikantongi oleh Ramichi. Innernya juga bakal menjadi target berikutnya nih. Nah, ini yang sudah mulai dilakukan. Ini yang sudah kita khawatirkan. Tapi sebelumnya sudah diantisipasi oleh sosok dari Vival. Jadi harusnya mereka akan lebih paham dan mereka lebih sadar untuk landing management terlebih dahulu. Karena kalau misalnya kita lihat akan ada kontes daripada pasukan Black Queen S dikeluarkan R yang on point D Rich merangkap. Sayangnya berhasil mendapatkan pertanguk ke belakang dan chill harta tata fl chill menutup para masuk dari menandakan Fian akan menjadi satu momentum yang sangat mahal dengan heavy spin yang tadi dia keluarkan tapi sayang sekali mereka harus kehilangan FIFA di sana looking for media apakah dari Chel tapi tidak terlalu untuk the sister from Chil menjadi executor and wiper vitality what Clean fight berhasil mendapatkan game yang pertama. Oke, walaupun sempat sulit untuk naik ke high ground tapi in the end game pertama berhasil dikantongi oleh tim Vitality. Wah, clean banget. Dia tahu chelnya dia gak bisa tumbangin. Dia gak butuh maniak. Dia mundur dan lihat the power of sister vitality. Sister Hood ya. Iya. Dia langsung maju ke depan eksekutor karena kalau enggak diekutor itu rugi. Rugi banget bisa clear lagi. Iya. Yap, dan itu adalah kedewasaan ya, kebijakan juga enggak mukil, enggak bernafsu karena mungkin tadi upaya naik ke high ground dengan terlalu terburu-buru akhirnya mengakibatkan sesuatu yang berat untuk mereka. Oke, dan Navy Professor take ite. Oke, thank you casters. Dan ini dia untuk game pertama yang dibuka dengan sangat manis oleh tim Vitality. Meskipun ya seperti kata percast juga ini agak susah untuk nge-endnya tapi pada akhirnya mereka bisa. Tapi untuk early game-nya gimana nih? early game mereka ya seperti biasa ya tim Vitality dengan karakter mereka selalu bermain dengan sangat-sangat optimal sekali memanfaatkan bagaimana potensi pick off dan selalu unggul dari segi intimidating siapapun lawannya. Tapi yang paling terpenting adalah jangan lupa di match pertama itu game pertamanya itu benar-benar kayak selalu ada misplay dan misplay tersebut yang harus dihindari sekarang sama tim Vitality karena kalau dilihat dari cara end game-nya mereka tadi itu enggak seklean game-game kemarin. Setuju sih. Emm sedikit mungkin ya efek timing sih timingnya tadi mungkin banyak maksa em di mana oke tim vitality memang ada jendela kecil dan tim Liquid berhasil nge-cover atau meng-defend clear wave tapi tim vitality maksa sedetik 2 detik lebih lama dan untung untungnya untungnya tim vitality masih belum keck atau mungkin enggak terlalu blunder lah masih on track jadi mereka bisa mundur cuman kalau mungkin next time ya Ya udah kalau enggak ada nama apa-apa clearing jungle aja langsung clear gitu direct mundur terlebih dahulu. Dan aku suka sih, tapi tetap galaknya tetap timality sesuai identitas theft. Aku suka game plan early game-nya terjalan dan tim Liquid ya malah mereka nih agak terseok nih di early game. Game link-nya meskipun udah sampai split push, split push masih belum wor. Dan aku suka banget sama pemilihan item dari Vivian di mana dia memilih ke arah dari Rapid Boots dan juga ada Blade Armor Immortality. Jadi ini item-item yang emang buat ngejawab banget Link atau bahkan Bruno dengan critical damage tingginya ketika nanti damage-nya kurang atau damage-nya tidak tepat, sudah pasti akan ada regon dari Rapid Boots-nya sebagai alternatif untuk dia bisa survive. Makanya tadi dia heavy spin, dia enggak kehilangan immortality dan dia masih bisa survive ke belakang. Aku juga suka sih kalau kita ngomongin item ya, Chell sama Chini ini. Oke, di mereka sadar ini lawannya baksia, lawannya PO. Yuk, kita bikin anti region chnya bikin si halbert ya. Cininya otomatis bikin glowing one dan itu adalah bentuk sebenarnya. Oke, kita physic magic tetap bisa nge-deliver damage meskipun ke tank-tank yang berada di timid. Iya, ya. Enggak banyak yang bisa dilakukan sih pada akhirnya ya kalau ngomongin keara tim Liquid ee defend high ground-nya juga lumayan berat pada akhirnya. Kalau misalnya di awal-awal 12 menit, 13 menit mungkin tadi masih masih ketahan ya. Tapi ketika udah mulai berasa masuk ke arah late game, kayaknya damage dari Chel juga tadi udah unstoppable dan perbedaan gold-nya juga masih sangat terasa. E tapi jujur ya, Cla ini adalah sosok gold liner yang cukup berbahaya karena terbukti dalam keadaan loose condition sekalipun dia ngejar gold-nya di 2000 dan ini bukan angka yang sebenarnya jauh kalau udah mulai beranjak ke midlate game. Jadi mungkin perlu diperhatikan tadi tim Liquid itu play around gold lane bahkan ganking early-nya aja kita bisa lihat Ramichi dia datang ke gold lane dia rela dive cuma biar dapetin poin kill agar chelnya tumbang tapi klannya tetap bisa farming. Iya sih. Jadi emang prioritasnya sekarang e ada kela ya yang harus bisa ngedapetin seluruh segi dari farmingnya, gold-nya atau setidaknya turet yang ada di lane-nya dia nih harus dibikin nyaman dulu. Jangan sampai dia tertekan di awal-awal. Tapi lini lainnya nih yang jadi pertanyaan eh untuk tim Liquid, apakah XP-nya ini udah cukup nyaman di game tadi? Apakah draftnya nih udah udah mengenakkan untuk para playernya? Sebenarnya secara teori Link itu enak banget lawan Granger lawan Kimy. Cuman yang kita sempat udah ngejawab ya beberapa kali kenapa Link enggak sering banget muncul? Em satu buff biru, dua Ultimate Reliant dan terlihat kalau misalkan memang agak sedikit udah melakuk e di invasi udah under banget ya linknya emm ya cuman paling bisa cuman bisa split push ngeganggu-ngeganggu sedikit dan itu yang membuat teman-teman dari Tim Liquid ini juga yang momentum snowballingnya hilang. gitu loh. Yang aku kurang yang aku kurang lihat sih sebenarnya gitu dan udah kebaca lah tim Vitality. Oke lawan gua link meskipun gua pakai Granger, meskipun gua pakai Kimy gua tahu kok caranya gimana itu kasarnya. Oke. Tapi ketika Vitality tadi pengin coba untuk masuk ke high ground ya dua sampai tiga kaliah percobaan yang akhirnya digagalkan itu kegagalan yang disebabkan oleh karena mereka over aja atau kayak emang draftnya ini ngebuat mereka agak sulit buat masuk? Over. over itu pure over karena kalau enggak tumbang tadi mungkin itu bisa end game. Itu yang pertama dan yang kedua management minionnya emang udah bagus, udah tepat tapi ya balik lagi ketika udah beranjak ke high ground emang mereka harus lebih berhati-hati jangan sampai mereka kepleset dan itu malah menjadi kerugian buat mereka kayak ngelepasin advantage yang didapetin di early game. Karena emang udah terbukti nih walaupun kelak diganking ya kan dibantuin di early game tapi Chell tetap menang dari head to head di semua lini. Iya tapi ini wah head to head yang bisa dibilang lumayan signifikan ya. KDA GPM-nya juga untuk beda 100 secara rata-rata ini angka yang benar-benar tinggi ya sih kalau ngebandingin antara Chel dan juga CL. Bahkan untuk damage pun dua kali lipat gitu kan. I jujur kalau kita ngomongin soal Chell yang dari tadi di awal sempat kesulitan tapi dia tetap bisa connect team fight, tetap bisa men-deliver damage dengan bebas dan sempat dia kayak terganggu kan dengan adanya Pvus juga. Tapi balik lagi Pvus bukan tipical hero yang bisa menahan damage lama-lama. Tapi ya ketika di saat dia terkena damage belakangnya Bruno lagi kena zoning, lagi dipisahin sama Akai yang punya heavy spin. Jadi makanya Ch lebih leluasa untuk m-deliver damage. Dia tetap bisa on point bareng sama Vivian yang emang memisahkan tim fight tersebut. Dan ditambah juga ini note-nya ya, Poviusnya under. Jadi ya kalau Povius ahead bisalah nahan fight yang cukup lama. Nah, ditambah sangat disayangkan ini kelah harus di pakai Bruno loh, pakai hero yang single lock target. Ini ad momen di mana yang kita kira tim Fatality bisa end the game, tapi masih bisa diclear, masih bisa di-delay lagi oleh tim Liquid. Iya, clearingnya lumayan cepat ya, itu yang jadi salah satu faktor juga susah banget buat Vitality bisa masuk dan ya targeting dari tim Liquid sebenarnya bisa dibilang enggak terlalu ada masalah gitu. Mereka tahu mana yang harus diprioritaskan dari segi objektif ataupun dari segi poin eliminasi. Tapi ya banyak sih yang harus dinoch juga sama tim Liquid dari game ini. Banyak yang harus mereka benahi. Nah, kalau misalnya bisa nge-point out satu hal yang paling krusial untuk mereka fix dari game ini, itu akan jadi apa? Mungkin pas masuk ke high ground boleh orang dulu aja targetnya ya. Oke. Karena mereka kan kayak ada yang kepisah kan. Kayak ada satu yang pengen ende. Yang target ke orang mereka harus satu suara dulu pas masuk ke high ground mereka mau ngapain dulu nih? Jangan sampai mereka udah sampai high ground mereka beda suaranya. mereka beda targeting sehingga itu yang membuat nanti targeting dari tim liquidnya jadi lebih leluasa karena biasanya tim defense itu punya privileg punya keuntungan mereka tinggal targetkan orang tapi kalau tim yang lagi mencoba untuk rus yang mencoba untuk melakukan invade ke area dari base-nya itu mereka punya dua winning condition mereka bisa target orang atau base-nya duluan tapi karena dua target yang berbeda inilah yang membuat nantinya tim yang lagi unggul itu juga bakal kebingungan mereka mau coms yang mana dulu sebenarnya iya sih aku ngelihatnya Tapi sebenarnya ya emm sebenarnya udah ada komunikasi itu cuman mungkin lebih diperjelas lagi ya karena memang sebenarnya tadi agak sedikit rugilah yang di awal yang di akhirnya di-take down dua dari tim Vitality itu yang membuat mungkin offense atau penyerangan dari tim Vitality berhasil di-delay. Cuman untungnya untuk game kali ini em outcome-nya masih bisa dibilang menguntungkan untuk tim Vitality. 1-0 di kantong modal awal yang cukup baik. Iya best of five series ya. Tapi tadi dengar enggak sih suaranya yang benar-benar suara supporter ya yang benar-benar luar biasa banget para super fans yang hadir juga secara langsung diat Saudi Arabia. Tapi sudah terlihat sekarang para player sedang kembali lagi bersiap-siap untuk masuk ke dalam game yang kedua. Ada potensi match point bisa kembali jatuh ke tangan tim Vitality pastinya dengan best of series. Tapi ada kemungkinan juga yang sama untuk tim Liquid menyamar ratakan kedudukan. Aku penasaran sama tim Liikut, mereka bakal ambil side mana. Oh, blue sides atau red side. Karena jujur ini Casius emang udah bukan sekedar coach biasa, dia punya pengalaman juga sebagai pemain dan dia sangat-sangat memungkinkan untuk melakukan flexible pick dan memang betul adanya. Mereka dikasih second pick lagi, dikasih red side. Jadi ini menandakan kalau misalkan nanti tim Vitality sangat-sangat besar kemungkinan bisa memainkan drafting p-nya. Oke, berarti bisa out draft lagi malah jadi keuntungan ya contohnya ya banget banget banget. Nah, dengan tujuan maksudnya dengan tim Liquid yang mengambil first pick ini tujuannya mau secure siapa? Kayaknya mereka mau ambil Kimy makanya sekarang mereka bandanya. Oke, bisa bisa dan menurut aku ya yang namanya first pick ada first pick value. Namun Casus dengan red pick atau red sideide pick ini akan mengaminin last pick value-nya. Jadi sebenarnya ada keuntungan lah ya kanannya tinggal gimana caranya. Tapi tim Liquid apakah Kimy ya mensignalkan sih kalau udah baks band gitu cuma enggak ternyata. Wow, Arlot first pick. Kalau begitu mungkin akan direspon dengan Badang kemungkinan besarnya seperti kita tahu Arlot ini juga tipical hero yang in out-nya cukup berbahaya. Dan itu dia Badang yang seperti kita mention tadi dan Kimy yang tanpa baksya. Kimi pakai Baksya aja masih mau dilawan sama Vitality. Gimana enggak ada Baksya coba? Bebas banget ya. Jadi enggak ada yang bisa nge-handle kecuali kalau misalnya berani banget untuk ngambil Lolita, hero-hero yang benar-benar counteratural dari Kimy. Tapi itu akan banyak syarat enggak sih? yang main Lolita dua-duanya udah tereliminasi. Navi Malaysia, Navi Philippin mereka suka banget buat bawain Hanabi Lolita soalnya. Tapi mungkin enggak akan terlihat karena sekarang chatnya dan Red BR jungle nih yang mereka coba. Oke, ini sangat besar kemungkinan untuk bisa membawakan Akai lagi. Cuma bedanya jadi jungle dan badangnya yang bisa fleksibel. Karena kalau biasanya tank jungle itu badangnya bisa jadi damage dan badang damage itu luar biasa explosif damage-nya. Berasa sih cuman kalau lawan Arlot damage misalkan Arlot-nya damage kayaknya Arlot-nya somehow tetap bakal tank dan jadi romer kayaknya ya. Mestinya sejauh ini ya karena masih ada potensi juga kan untuk eh tim Vitality bisa membawakan mungkin Xborg sebagai expp lane untuk melawan hal tersebut juga. Tapi tinggal kita tunggu dulu nih apa yang bakal dibawakan dari tim Vitality untuk bisa menjawab Fredrin dan Arlot ini. Cici dulu ternyata mereka gak mau buru-buru untuk ambil aknya. Mereka amankan cicinya dulu. Mereka memastikan bahwa ini Badang bakal ke romer. Iya. Dan ini dia udah langsung nge-shutdown maksudnya pergerakan-pergerakan dari Fredrinnya ya. akan lumayan kesulitan dengan hadiah Cici. Dan sekarang kalau misalnya masuk ke arah banding lagi ya kita ngomongin mulai mengeliminasi ke arah Godlin. Karena di game sebelumnya banyak banget kan semuanya benar-benar ditutup kayak Iritel terus juga Harit ini mungkin bisa ditutup tapi kalau ngelihat potensi eh potensi ya dari tim Lidit apa yang akan paling cocok untuk mereka dari Godlin. Mereka butuh masih butuh aku ngerasanya butuh DPS juga enggak masalah sih kalau kayak gini ya. Em, kalau Granger enggak diband ya. Granger sama H paling bagus buat Liquid. Aku suka si Granger di untuk tim Liquid karena karena kontradiktif ya kalau mereka bawa Fredrin Kari gitu. Terus yang satunya early game, yang satunya late game potential banget. Jadi kayak udah pasti Fredrinnya bakal fall off. He tadi aku masihin si Grangernya kalau enggak keband ya di sini nge-ban pasti diambil sih mestinya. Oh, AK-nya ditutup ya. Iya. Oh, kebaca juga ya pastinya untuk hadirnya AK ini bakal merepotkan dan tinggal satu pilihan lagi ya tadi ya dengan-si yang cukup banyak. Sedangkan untuk tim Vitality ya kalau misalnya dengan hadirnya Fredrin kayak gini jawab dengan assassin atau disama ratakan nih paling posibel slelot kalau emang assassin karena ya lawan Fredrin assassin mana pun gak ada yang nyaman sebenarnya enggak ada yang benar-benar bisa exact jadi counter tapi kalau emang tujuannya buat farming ng-rely game ini untuk bisa mencapai ke mid game late game joy suyo itu menurut masih fine ya ditambah menurut aku dengan adanya Can ini agak sedikit mengurangi possibility assassin sebenarnya, kecuali mungkin kayak Farsa, e midliner, midliner yang dalam tanda kutip gampang atau mudah dimakan assassin karena cetian ya dengan ada pasifnya itu agak sedikit annoying sebenarnya ya harus dimaksimalkan kalau ketika pasifnya lagi enggak ada. Nah, kalau enggak ya udah mending enggak haruslah em assassin dibalasnya kita lihat tentunya ya. Granger dihilangkan malah itu yang ekspektasi kita lah ya. Iya, Liquid paling bagus untuk bawa Granger karena connecting banget dengan early game-nya dan itu pelan slotnya. Jadi, em assassin yang paling bisa mengimbangi Fredrin dengan kontest objective the early game sudah tershutdown, sudah dihilangkan untuk kali ini gak bisa dimainkan. Jadi mungkin untuk sekarang tim Vitality akan mengamankan gold liner-nya dulu. Mungkin enggak ada one, gak ada Granger, enggak ada Moskov. Waduh, iritel Iel kah sisanya? Atau sekarang mulai balik lagi nih ke arah kayak Cloud Batrix. Gimana kalau ternyata Kiminya gold? Oh, deflex ya. Harit ternyata. Wow, dua m ini. Wow, ini kayaknya lastpcknya Hayabusa sih ya. Ini kayaknya lastpnya mau Hayabusa mungkin tujuannya. Kalau Suyo jelek ya, kurang ya. Aku ngelihat Suyo di sini. Suyo juga bagus. Suyo atau Hayabusa pokoknya physical damage dealer kayak mereka udah punya magic terlalu banyak. I jadi kalau misalkan e akan mainin ke arah dari physical ya harusnya bakal ada di jungle yang tersisa buat sekarang sedikit tricky sih cuman masih gesit juga luyo kabur dari arlot masih bisa cuman oke tim liquid dua hero terakhir bitrix harus pick off kah di depannya di sana kale kalea kalea batrix ini bisa dibilang perfect draft banget dari tim liquid mereka punya pick off mereka punya early game yang manis tinggal gimana caranya mereka bisa memenangkan match up di early game aja Karena jujur ini draftnya luar biasa banget kombinasinya connect 221-nya Z itu betul-betul tinggal nge-follow up aja dengan Fury of the Phoenix karena sisanya Kalea di sini akan sangat-sangat diuntungkan dengan metode pick off-nya. Iya ini kerasa banget sih advantage first pick-nya ya. Jadinya mereka benar-benar bisa maksimalin hero-hero yang lagi ya meta itu bisa diure semua. Tapi untuk vitality karena mereka punya satu kekosongan terakhir aja untuk ngejawab draft yang perfect kalau kata Profesor KB dan itu di arah jungle nih pilihannya. Kalau udah kayak gini kayaknya Suyo H ya aku tadi kepikirannya Suyo sih cuman lawan Kale ya ini agak sedikit tricky juga sih. XB jungle ada immune soalnya. Wow. Aku merasa Xbor jungle di sini agak susah memang. He tapi ya enggak ada opsi lain. Mau siapap pun udah pasti bakal terganggu di situ. Oke sedikit pesimis kalau ngelihat draft kah? Balik ke gameplay tetap aja tim ladies kita udah sering banget ngelihat perfect draft. Draft bagus tapi terkadang eksekusinya berbeda sesuai dengan kenyataan. Cuman draft emang lebih easy untuk dieksekusi tim Liquid. Oke. Alright. Kalau gitu kita akan segera melihat hasil seperti apa di game kedua untuk semifinal kedua kita hari ini bersama Al dan juga Ranger Mas. Yes, aku setuju semua tentang eksekusi. Betul. Gimana cara mereka menjalankan plan mereka? Gimana cara mereka mengikuti strategi plan yang sudah mereka susun sebelum mereka naik ke atas panggung atau sebelum ditinggal oleh coach mereka masing-masing. Setuju banget ya. Eksekusi yang pastinya akan menjadi pengaruh karena bukan tanpa persiapan pastinya mereka membawa sejauh ini juga. Ya, kita akan menuju ke game yang kedua di semifinal masih dengan tim Liquid dan juga tim Fatelity. Satu tiket grand final lagi yang tersisa yang sedang diperebutkan. Yes, betul sekali. Dan kita bisa melihat di mana para pasukan dari tim Vitality dengan Xbox dan juga melawan seorang Fredrin. Agak cukup cadung tapi itu adalah salah satu counter yang cukup manis kalau bisa kita bilang. dan karasoju ini bisa menjadi salah satu counter juga karena setidaknya jungler dari Vitality punya dua nyawa secara tidak langsung. Iya, bahkan kalau udah Imortal tiga kayaknya. Heeh. Tapi kayak dari tadi kita ngelihat combo-kombo jadul ya. Ternyata yang klasik-klasik juga tetap asik soalnya kan klasik-klasik tetap asik ini tergantung memang. Tapi lihat dengan kondisi early pressure yang diberikan dari tim Liquid Vivian sekalipun dengan tidak adanya cover dia mau gak mau ngeluarin flickernya. Iya karena ya memang balik lagi ya dengan Badang tanpa adanya e ability untuk terlalu kuat. Wah, Daiki. Waduh, dia bisa tertake down sih. Tapi nampaknya para pasukan dari tim Vitality mereka akan lebih sabar memilih mundur ke arah belakang. Sebuah jawaban dengan hero purify kali ini. Harusnya Soju akan lebih sempit siapa yang akan diangkat dirinya B Fal di depan sana bakal coba untuk membakar SS dari seorang Zi Flicker F defensif dikeluarkan. Soju terperangkan di depan sana dic oleh se Vivian enggak bisa masuk lebih dalam untuk bisa mendekati sosok Chini yang akhirnya tim Vitality kali ini kalau misalnya dengan Fumeko dia punya keuntungan untuk nge-zoning out. Apalagi landingnya lagi di bully banget nih kayaknya nih Dikinya juga walaupun ya so far masih bermain safety ya untuk Dikinya belum ada yang tumbang juga dan turtle kita akan lihat peraduan antara kedua utility jungler ini akan seperti apa. Oke, untuk kontes mereka tahu mereka punya Ramichi. Tapi jangan lupakan para pasukan dari tim Vitality mereka udah stay by oning dan Fumieo kali ini bakal coba jadi target utama harusnya karena kalau tanpa ada Fumieo vitality ini enggak terlalu enggak terlalu susah untuk ditembus. Dan Soju juga agak bingung ya targetnya mau ke siapa nih. Yes, dua purify. Dua purify sulit banget. Tapi lihat di depan sana tidak ada flicker lagi untuk sayap ada SL mencoba untuk menyelamatkan para pasukan dari tim tapi nampaknya first bot di tengah dari Chini mencoba untuk melakukan cover terhadap bumi Ram menangkap di mana C ini berada mencoba untuk diy tapi cyclon ice D4 di sana last insan duat kali ini berhasil memakan satu buah korban jiwa tapi sayang sekali jungler dari tim Vitality juga pun harus tenggelam di dalamnya ya dan Cini tenang banget loh dia. Majunya ke depan. Maju ke depan. Iya. Terus sambil sambil kabur sambil tetap mukul. Itu dia ketenangan yang penting banget yang akhirnya bisa dimanfaatkan oleh tim Fit untuk bisa mendapatkan banyak sekali objektif. Point kill mereka dapat, turtle pertama mereka juga dapat dengan purifying. Tadi benar-benar ditriggernya sangat-sangat disiplin nih instant replay-nya. Bermula dari memang final slash-nya connect dikombo sama of the phoenix. Tapi kalau bicara tentang team fight jangka panjang, lihat sini konstan banget sambil kabur purify, ngasih damage lagi pakai Starlight beam-nya sambil kabur pukul lagi ya. Kan walaupun memang enggak terlalu belum terlalu gede damage-nya ya, tapi kalau terus-terusan kayak gitu ya bonyok. Wah, pasti bonyok. Apalagi tadi ada cyclon yang muncul sebelumnya enggak ada loh. Enggak ada ya? Pas ya. Pas banget. In the right time, in the right moment, in the right place, in the right, in the right di kanan ya tentunya. Nah, kalau kita melihat secara tidak langsung tim Liquid ini benar-benar punya chance untuk bisa sekat kontrol yang besar, sisi besar. Tapi yang dari tadi sebenarnya membuat tim Vitality agak cukup sulit untuk ditembus. Bukan hanya Fiko dan juga FIFA, keragu-raguan. Kalau yang gua lihat gimana peru tahu keragu-raguan ya dari Liquid? Mereka juga bingung enggak tahu targetingnya siapa. Iya, bingung kayak semuanya kumpul kan tadi kan. Soalnya juga kayak sebenarnya memang udah targetnya ke Chini yang tadi dilakukan sama Rapinci, tapi yang lainnya buyar nih, mencar nih, enggak ada yang komit backup ke siapa gitu ya. Oke, tapi tim Liquid ya mereka masih ya kebingungan. Terutama untuk Soju kita belum ngelihat adanya combo yang diharapkan juga nih dengan adanya tsunami slam yang harusnya akan menjadi follow up damage yang pasti adalah klaar cllanya juga masih cukup struggle. Dia masih harus mencari eh item-itemnya dulu untuk sebagai nantinya follow up damage secara pasti. Kannya tidak sekuat game sebelum ini ya. Dia gak earlynya gak punya kemampuan untuk bisa damage yang besar dengan stuck dari Bruno. Beda kali ini dengan Batrix-nya tapi yang bisa dipastikan adalah dia punya clear dan langsung ada tsunami le bakal coba dicover ke depan dengan final slash juga berpasukan dari tim Vitality Fre belakang kecil berhasil mendapatkan soju dan para pasukan dari tim Vitality membalaskan dengan adanya satu lasanity tapi sayangnya Vival tidak terlalu kuat di depan sana damage yang diberikan masih tetap bisa menumbangkan sosok dari seorang Viva tapi lihat pertukarannya yang tiada henti-hentinya Cini berhasil membuat Saisi kali ini tertake down zoning out yang dilakukan dan bahkan hampir saja termakan last hit hampir terut yang dilakukan oleh seorang dari Zi. Wah ini adu mekanik midliner ya wah udah recall untungnya kalau enggak itu bisa hilang danini bukan cuman sekedar mengusir saja zaishinya bahkan outer bottom turet berhasil untuk dihancurkan walaupun sebenarnya dari tim Liquid akhirnya mereka punya satu suara tadi komit kan langsung ke arah Vivian. Nah, ini ada flicker juga langsung benar. Tapi akhirnya gua ngerasa kayak dari tim Liquid ini mereka cukup lack of damage. Betul. Mereka kurang banget damage dealer. Karena sekarang kondisinya itu dengan tidak adanya item yang capable untuk VIAL. Bayangkan kalau Vival punya item yang capable tadi itu dia L membuat kelut pulang dibakar di Saudi Riat dan membuat para dar tim Liquid mereka seakan-akan tenggelam dalam gameplay dari tim Vitality. Wah ini dibakar di 44 derajat sih. Wah salah. Iya kan benar ya panas banget gak? Panas banget sih pastinya. Tapi sekarang tim Liquid mereka masih belum menemukan bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan celah nih. Karena sebenarnya tadi sudah dilakukan komit oke, tapi kalau misalkan memang terus-terusan keek Kate gitu dengan adanya tim fight jangka panjang yang sangat potensial banget dibawakan sama tim Fatelity ini susah buat tim Liquid. Mereka sangat-sangat kurang banget dari segi damage dealer untuk saat ini. Benar-benar harus jagain cllaknya dan sedangkan clar udah menelan poin de dua kali. Ini agak sedikit sulit nih buat tim Liquid sekarang. Iya, sulit dan bahkan kita melihat dari gold difference-nya ini agak terlalu jauh untuk midlinernya. He. Jadi ketika head to head one by one situation berat banget untuk Zaichi bisa melakukan catch up terhadap yang dimiliki Chini. Tapi dari segi Soju dia masih punya chance, dia masih punya kesempatan karena untuk melakukan decision making seperti tadi itu bagus loh menurut gua. Itu bagus banget. ketika mereka sadar dan bahkan didapat sana terkena knock back cho akhirnya memilih Vivian walaupun imortality tapi ini mubazir banget kalau immortality-nya pecah di saat ada Lord benar tapi ya untungnya masih bisa kabur gua p flash pada fumeko damage dari C ini tidak bisa dibendung oleh Daik tapi kalau misalnya ada flanking ini berbahaya retribution akhirnya dikeluarkan oleh sevival soju lsanity yang belum dikeluarkan menunggu untuk senam terlebih dahulu terbang di belakang sana free Ram akhirnya bingung untuk bisa menangkap Chel karena Chel berhasil loncat di antara dua batu. Iya. Dan itu trigger Sanity yang bagus banget sih. Bagus banget dia nungguin. Akhirnya Soju terlihat serba salah. Dia mau target ke siapa mau mau ke Viva. Memang Vivalnya keangkat tapi kan dia kayak kucing nyawanya banyak. Seakan-akan Vivalnya juga tadi oh enggak punya immortal nih bisa dimakan. Tapi jangankan imortal pirag armornya enggak pecah tadi dia masih bisa lasanity. Iya dan bahkan gak recall kan dia masih bisa mencari firestak-nya juga untuk sekarang. Baterainya masih banyak ya. Masih banyak nih. Masih baru game kedua baterainya masih full. Masih full tapi yang benar-benar spotlight chell sih dia zaman force buka biasanya ketika Harit menggunakan zaman force itu langsung dive in. Tapi dia gak dia buka zaman force tunggu udah cukup e eh stabil baru dia loncat di antara dua batu itu baru dia deliver damage. Enggak masalah dia gak dapat kill. Tapi as long God liner bisa ng-deliver-nya maksimal, he wah itu udah baik gua sih karena terkadang memang liner ditugaskannya cukup berat ya. Oh terlihat tercancel langsung ada B R tapi immortality itu dia yang ditunggu Vivian pada dan Cake bersama dengan track PS berasal dikunci dengan bumi tapi sayangnya tidak ada damage tambahan Chel baru datang ke tempat sana ini akan menjadi poin yang baik untuk Chel Sat tidak bisa dibentung free hit belakang is coming dan bahkan Daiki mencoba untuk melakukan time dan L sanete hampir saja menenggelamkan SL wah untungnya dia ada tactical reposition ya untuk bisa kabur dari ledakan las insannya Tapi ini cukup berbahaya. Tim Liquid dapetin satu. Tapi masalahnya Lord yang pertama aja udah dapetin base toate bahkan base toate-nya dua. Apakah ini menjadi end game? Oh kita belum lihat karena kalau misal aku lihat ini mereka masih banyak minion tapi fokus kar terjadi dan benar-benar menyengat tim Liquid. Sang kuda lumpuh tersengat di kaki di game yang kedua. Dan tim Fality mereka akan menuju ke match pointnya di game yang ketiga nanti. 2-0 keadaan dan satu langkah lebih dekat menyusul Gaming Gladiators di grand final. Permainan yang clean berbeda dengan the game yang pertama. Disiplin yang tinggi. Apakah mereka mendengarkan? Saya bilang tadi mereka kurang disiplin, tapi itu bagus untuk mereka karena kalau mereka berada di grand final, disiplin adalah kunci. Ben dan ini adalah mentalitas yang mereka tunjukkan. Riset cepat, riset cepat. Dan tentunya panelis kita silakan dibedah. Oke, mari kita bedah bersama Profesor KB dan juga Go nih. Karena ini adalah game yang kembali lagi flowless dari Vital. Dan kenapa nih dari tim Liquid kayaknya susah banget deh untuk dapetin game ini earlynya? Mereka mencoba untuk e nge-enable yang namanya permainan Kalea dan juga pick off-nya. Tapi ya balik lagi di early game seperti yang kita lihat sendiri di highlight juga trade itu selalu terjadi dan merugi bagi tim Liquid. Makanya aku bilang di game yang kedua nih baru beda nih sama game yang pertama. Game pertama enggak bisa dibilang clean. Yang ini baru bersih banget permainannya. Ah, itu tadi yang sebenarnya kita sempat sentu ya. Kenapa sih game 1 gak bisa end? Dan ini jawabannya dan ditambah juga ya menurut aku finisher-finisher-nya sih. Dan sebenarnya kita juga sempat senggol sedikit sebelum match. Senggol dong. Variasi komposisi, variasi hero hero banget. Last pick value-nya dimainin Xborg jungle itu menurut aku tim Liquid enggak siap sih. Wah lawan Xborg di jungle. Eh, lebih tepatnya mungkin kayak tim Liquid mungkin siap dengan jungle apapun. Tapi kalau misalkan di posisi ini kayak mereka expectnya bukan XB. Benar. Kayak mereka mungkin expectnya assassin gitu. Iya kan? Mereka udah tahu oke kita main tank jungle kita agresif. Tapi ternyata Xborg apalagi kita tahu sendiri Vival nahan banget ultinya dia baru berani lempar-lempar Last Insanity ketika dia punya immortality. Sebelum itu dia gak mau nih yang namanya muter-muter di line of down. Last Insanity ke dalam turet ya terutama ya tadi beberapa kali dia L insan Insanity ke dalam turet ketika ada immortality dan ya lagi dan lagi sih Kak Hu ngelihat Ramichi good idea diturunin seenggaknya mereka coba seenggaknya mereka coba di game sat oke assassin kalah Fredrin sekarang kalah benar benar i berarti game 3 coba apa lagi dong menurut aku kalau udah kayak begini main dengan apa yang nyamannya buat Ramici dulu J karena dari tadi kita lihat junglernyaak yang menang 100%. Iya kan? Jadi itu yang harus dipertimbangkan sama teman-teman dari tim Vitality juga. Kalau misalkan nanti mereka tuh bakal ng-react apa yang dibawakan juga sama Ramichi. Ramichinya bawa tank, ayo kita bawa tank lagi. Ramicinya bawa assassin, ayo adu assassin jadinya. Hmm. Iya sih ini lumayan berat ya karena maksudnya dengan dua cara yang sudah dicoba masih belum berhasil dan untuk nge-enable sosok junglernya ini juga akan mempengaruhi keempat hero lainnya juga mungkin boleh dicoba kalau Coach Moodi berpikir oke kita dua kali first pick enggak berhasil second pick second pick kali ya kita jangan kasih element of surprise-nya dari tim Vitality coba kita yang kasih kejutan balik ke timity-nya setuju sih setuju sih kalau itu. E mending mereka mencoba approach baru karena ini udah hard reset satu game lagi untuk tim Vitality. Dan ini gimana ya kalau jangan sampai sih menurut aku tim Liquid masih jangan sepatah semangat dulu maksudnya. Hm. Iya masih at least nyoba ya gon maksudnya. Iya at least nyoba karena jujur tadi yang sempat Nevin tanya kan di awal kayak apa nih yang membedakan tim Liquid sama tim-tim lainnya? Risetnya cepat. He. Tapi jujur di dua game riset untuk early gameennya oke, cuma eksekusinya lagi-lagi matangnya ini kurang gitu loh. Jadi kayak gak sampai ke medium rare juga kematangannya ya. Karena jujur ngelihat eksekusi plan draftnya ini kalau misalkan dibawakan sama tim-tim let’s say tim-tim laki-laki ini draftnya bisa dibilang perfect banget. Iya, Ka, Fredrin, Bitrix ini kayak benar-benar mau main apapun, team fight, pick off, cating, semuanya ada. Iya, skenarionya lengkap sih sebenarnya. Kalau misalnya satu condition-nya atau winning condition-nya mereka gagal, masih ada winning condition lain. Itu yang ngebuat draft-nya emang beneran perfect banget. Tapi secara eksekusinya ternyata masih gagal. Dan ya bagusnya juga dari Vitality adalah mereka berhasil untuk ngwrap atau ngebungkus semuanya itu dengan sangat baik dengan draft yang bisa dibilang lumayan terbatas. Tadi juga kita sempat ikut kebingungan ini ke mana lagi gitu ya hero jungle yang tersisa. Tapi ya eksekusi balik lagi pada hasilnya mereka bisa melakukan ee yang terbaik juga. Dan di game yang ketiga ini udah mulai lebih susah lagi. Gimana caranya untuk tim Liquid mulai membenahi gitu. Karena dari berbagai aspek ya kalau draft oke udah enggak ada masalah. Sekarang kita ngomongin in game-nya targetnya harus ke mana? Ini susah juga sih objektif sih yang paling bisa bantu Gon em. Iya benar sih. Dan gimana ya mungkin kalau emang udah kalah early kalah mid udah e agak sedikit enggak usah temponya diturunin full ngarep ya. Jadi main sabar kayak waktu lawan e kayak teror lawan Onik lah. Tapi again ya tim Vitality sejauh ini masih cukup mulus. Jadi susah sih menurut aku angle-nya kecil banget. Tapi masalahnya Gon kalau dilihat dari historical-nya tim Liquid I letnya waktu comeback I kan waktu comeback lawan Navi Malaysia waktu mereka lawan Navi Malaysia aja itu mereka bisa dibilang menangnya early game semua waktu lawan tim Twisted Mines mereka juga menang early game. Jadi kayak kalaupun mereka di sini posisinya mencoba untuk bermain sabar mereka juga malah enggak punya referensi late game sama sekali. Beda nih kalau tim Vitality ada referensi late game, tapi enggak sebanyak itu. Sementara tim Liquid itu gak ada referensi late game. Ini yang membedakan. Iya sih. Dan fokus utamanya juga menuju ke arah midlane nih ya. Chini versus Zaishi. Di mana kalau kita ngomongin dari KDA 25 KDA-nya berbanding dengan 2,25. Quarter life Chris Gila udah kayak umur gue 25. Iya makanya kan tuan lu daripada gua Gon. Ditembak lagi. Ayo sama yah tuan lu. Dan cini ya cini 25 kde gitu. Ee gini mungkin yang membedakan kalau kita ngomongin game pertama dan game yang kedua adalah bagaimana ketidakhadiran dari Baksya yang membuat sini jadi lebih leluasa. Kayak yang kita bilang dari awal tim Vitality ada Baksya aja mereka berpikir kayak enggak Baksya itu enggak nge-counter banget buat Kimy gitu ya. Gimana kalau enggak ada Baksya? Iya, lebih mengerikan lagi. Lebih mengerikan lagi. Makanya bebas banget sih untuk cini dalam game ini ya. Ini sih ini fight-nya nih. Lihat ya. Wah, gila wong combonya masuk banget. Kirain udah menang kuantitas ternyata tiba-tiba baru masuk ya. Kayak kiting-nya menang di sini. Mereka tahu apa yang harus dikeluarkan dulu dari teman-teman tim liquid. Apa yang harus dielete dulu, flickernya kah, utility-nya kah, tsunami slam-nya kah. He. Dan ketika udah tsunami barulah di situnya masuk. Dan menurutku bentuk respect di sini adalah ketika damage dealernya bawain purify karena lawan kalea. Iya duga ya ada dua purify di sini yang dimainkan oleh Fitality dan secara finish finishing Flowless udah tahu targetnya apa dan emang dominasinya udah kerasa banget. Jadi gak heran secepat itu. Tapi ini yang mungkin eh hot apa ya hot topicsnya menurutku yang bisa diperbincangkan. Y berarti tim Liquid itu overthinking sama battle spell. Biasanya pemain Kalea yang benar-benar proper, yang benar-benar power dari e pick off-nya, dia kalau udah ngelihat lawannya purify, dia makin senang. Dia bisa trigger terus purify-nya, dia bisa pancing. Iya. Karena ultimate tsunami slam itu enggak selama purify. Ketika purify-nya udah kerigger, ultimate-nya ready lagi, dia bisa melakukan pick off untuk kedua kalinya. Jadi dia lebih memicu untuk keluar purify-nya lebih gampang. Iya. Nah, sebelum masuk ke dalam match yang selanjutnya nih atau game selanjutnya lebih tepatnya lagi ada beberapa reactions ya yang akan kita lihat terhadap tim Fatality. Wow yang sangat amat powerful sih sejauh ini. Jadi langsung saja ini dia untuk videonya. Let’s see the winner from Battle of Gamers Please welcome to another trophy for Indonesia as the entire team of the Filipino lineup is wipe out. Indonesia will emerge as your Asian esports games champion. I think team Vitality is definitely one of the strongest team here. So if we were to meet them, they would be a very difficult opponent to be. I think they are very prepared and they want to get back their title. I think is really really strong in MWI. I think they gna really good play the amaganda is so good. I think they will have a good match not a easy match and they are competitive and we are eager to win. The ini enemies ahead are to that we didn’t expect but we always respect them and just do our best in every match. So let’s see how the game goes. Wow. Wow. Merinding dikit. Wow. Wow. Maksudnya dengan satu nama besar ya yang ini benar-benar udah sangat lama. Becoming limitless. Jadi tujuan utama karena kita udah tahu berapa banyak piala yang dipegang sama lima pemain Vitality ini dan ya diakui juga oleh hampir semua player oleh hampir semua tim. Betul. Betul. Kayaknya piala pialanya Vital itu tuh lebih banyak dari umurku deh. Serius? Serius. Mereka tuh udah udah udah kepala tiga loh pialanya. Iya kalau itu serius serius gua kalau gua emang pasti banyakan piala vitalnya. Gua kepala dua. Satu gua kepala dua. Satu satu. Enggak salah. gitu ya 19. Tapi iya sih ini maksudnya tim yang undivitable ya bisa dibilang kecuali di tahun lalu dan itu malah mengubah mereka jadi lebih kuat gitu. Nah itu anehnya kan pas ada beberapa tim yang kalau habis kalah tuh ya udahlah emang oh kita enggak sekuat itu tapi mereka malah ngebuktiin kayak wah kemarin kita kalah berarti kita harus ng-push limit kita lagi. Iya dan kita masih belum bisa melihat ya ee energi yang sama gitu dari tim Atletic dengan tim-tim lainnya. Tapi sekarang masuk ke dalam band and pick. Wow, game ketiga. Potensi game terakhir enggak sih? Besar sih potensinya. Atau kena neevin lagi? Sabar. Tapi seenggaknya coach moodi ya tadi yang sempat kita perbincangkan mereka milih red side sesuai ya berubah ya. Heeh. Udah riset lagi mindset-mindset coach gitu banyak hal tapi ya yang mereka coba ya akhirnya. Maksudnya dari setiap timnya at least ada perubahan. Bu Iya bukan mereka coba sih tapi lebih ke kita udah dua kali first pick kalah nih. Heeh. Coba yuk second pick. Cuman masalahnya gini sih, Be. Logikanya ya, Liquid kalau pilih first pick lagi itu berarti mereka lebih nyaman di first pick. Second pick ini justru mungkin keluar dari zona nyaman. Di luar zona nyamannya Tim Liquid. Justru aku malah merasa kalau melawan tim yang kayak Vitality emang harus ada beberapa pertimbangan ambil second pick-nya aja gitu aja ya. Dibandingkan tim Vitality yang pegang second pick. Karena kayak tadi kan last pick-nya bisa Lanelot, last pick-nya bisa ke arah Xborg. Jadi menurutku takutnya diwist dari draftingnya dan kena out draft hanya karena satu last pick. Jadi mendingan tim liquidnya yang ngout draft benar enggak daripada tidak dicoba sama sekali kan. Heeh. Sekalian ngedenai ya jadinya e kejutan-kejutan dari Vitality. Cuma sejauh ini nih ada beberapa banning yang akhirnya dipilih ya kayak misalnya one one yang akhirnya muncul juga dan sekarang Forsa yang benar-benar jadi prioritas utama untuk langsung masuk ke dalam list banning. ngebuka banyak sih sebenarnya Badang misalnya kalau misalnya mau di first pick lagi Arlot. Oh, Baksi udah bahkan Kimi. Iya karena udah enggak ada Baksia juga kan. Why not enggak sih? Tetap Kimy sih kayaknya tadi seconfident itu ya mereka membawakan Kimy Kim menggila banget enggak sih? Enggak tumbang juga bisa loh di game itu. Kayak susah banget buat nangkapnya. Ada anti gravity juga yang ngebuat Kiminya bisa lewatin tembok ya. itu lumayan skill yang lumayan menurut aku baru ya di MLB yang kayak gitu ya karena enggak bisa ditangkap loh pas em ya kecillah kemungkinannya kecil kemungkinan ada tapi skill-skill tertentu betul dan sekarang bak dulu ternyata mungkin karena udah lumayan nyaman dan kita tahu 100% win rate enggak cuma dari game tapi dari badangnya juga sehingga each draft itu mereka punya win rate 100% loh dan ini fun fact ya kalau enggak salah kan sejauh ini masih 202 untuk vitality Iya. Kalau ini sampai 3-0 ini ada kemungkinan bisa t satu turnamen 100% benar-benar lagi untuk karena tinggal grand finalnya ya. Tinggal grand finals yang BO7 kalau harus 4-0 tapi kalau 4-0 itu 13 game full total. Wah tapi itu gimana ya maksudnya possible ada cuman harusnya lumayan berat. Iya dan Moskov ya yang sekarang udah langsung diambil di atas untuk Moskovnya. Hm. Kimy Granger. Kimy Granger. Atau mereka akan membawakan Kimi plus yang nanti bakal bisa flex kayak tadi Akai gitu contohnya. Oke, saatel. Tapi aku penasaran sama Liquid nih. Kayak mereka ambil Povus sama Moskov di awal ini mau dicombine sama tank jungle lagi kah? Kayaknya enggak sih, mungkin mentok-mentok fighter. Oke. Atau nanti pi ketiganya ke arah Hayabusa. Tapi jujur ya Hayabusa juga agak susah kalau ketemu sama Badang. keganggu terus pasti temboknya ng-edikit kohadow didorong iya assassin-assin sulitlah ketemu dari badan ini oh Granger dan uh Selena w Selena Chini mereka punya plan sepertinya di sini apa itu entah ke arah tank jungle atau early aggressive karena Grangernya ini bisa nge-follow up Selena itu bedanya nya. Hmm. Dan kita tahu juga kalau misalkan udah di posisi seperti ini mentok-mentok nanti Vitality bisa lagi loh membawakan ke arah damage dealer yaitu adalah Joy. Jadi cininya jadi bentuk support magic di e dealer damage aja tapi nanti damage utamanya akan ada di joy dari Vival. Hmm. Uh menarik sih kalau skenarionya bakal kayak gitu ya. Aku mulai ngerasa ini kayaknya satu-satunya counter vitality global band kali ya nanti. Soalnya ini banyak banget loh full hero mereka ya. yang enggak bisa di enggak bisa ditebak juga. Dan setiap roll-nya tuh ada loh. Bisa bisa lima hero satu orang. Iya lebih mungkin ya. Power malah bisa lebih. Jadi nah itu bukan cuma bisa tapi power. Power. Kalau kan juga banyak powernya. Aku banyak banyak tingkahnya banyak tingkahnya juga. Power supply kalauin power supply ya. Chusin ini udah langsung dipilih dari tim Liquid. Bagus. Seenggaknya eh tim Liikut ada satu jawaban kalau emang nanti ternyata tim Vitality membawakan tank jungle ya ituahushin. Tapi balik lagi di sini masih ada dua pick yang sangat-sangat misterius dari tim Vitality karena mereka masih bisa saja membawakan joy yang aku masih expect muncul loh semenjak adanya Selena ini. Iya ya ya karena magicnya masih kurang buat mereka. Tapi follow upnya jadi cepat banget ya. Kayak kalau misalnya lele kena selesai sudah. Iya. Angkanya Akai udah langsung ditutup juga buat sekarang emang ya kalau ngomongin ke arah Akai cukup berbahaya kita ngelihat banyak cancellations kalau misalnya nanti tim fight-nya pengin dibawakan atau ya Moskovnya hadir juga dengan Sod tinggal gimana dari tim Vitality mulai mengeliminasi opsi jungle sih kalau menurutku yang harus dibatasi mungkin band Kaleanya dulu boleh Kalea ya oke oh masih ada Kalea ya masih ada Kalea tadi juga tembuskan Second face cuma Lelot yang diban sesuai dugaan Nevin jungle-jungle yang akan dieliminasi. Eh, kalau aku ngelihatnya entah kenapa ya ada possibility mino Vivian enggak ya? Buat draft seperti ini kayaknya belum sih G. Belum ya? Belum. Kecuali kalau emang mereka mau ya itu tadi bawain tank jungle tapi lawannya Zin. Hm. Ini yang mungkin menjadi bahan pertimbangan ya. kayak waduh bisa sih bawa tank jungle tapi ya diangkat-angkat nanti tapi tetap bisa di-recover darahnya pakai motivation rar emang kalau ada minotor. Iya cuman belum iya sih belum urgensi lah ya untuk pakai minotor karena enggak terlalu nge-counter juga. Next ini dia untuk Hilda mensignalkan assassin dong. Assassin ya. Hayabusa kah emang benar yang mau diincar orang oleh teman-teman dari tim Liquid? Kalau enggak ditutup nih karena masih ada satu slot lagi. Iya bisa banget sebenarnya buat dieliminasi sebenarnya. Kalau enggak Haya lens iya ya kurang ya buat band apa ya? Iya kok Haya sih tetap bisa diband tapi B benar kalau diband kayaknya bakal diadu Haya Joy. Oh mungkin ya mungkin ya. Dan mereka mungkin bakal nge-ban ke arah dari inisiatornya dulu nih yang bisa connect sama Zda karena masih berpotensi Matilda POV dan Alfa. Iya combonya tetap ada ya apalagi maksudnya secara damage dealing juga udah cukup power kan. Yap dan karena memang draftnya dari tim Fitality adalah po damage Matilda akan sangat merepotkan. Mereka harus dipaksa untuk main kiting dan itu yang sedikit merugikan untuk beberapa hero po damage yang kalau emang tujuannya adalah ingin memberikan damage cicilan dan memaksa mundur mundur musuhnya karena ya balik lagi dengan Matilda bakal ada satu escape root yang bisa dibuka. Ngaselin Zo kabur-kaburannya guiding win dari Matilda tentunya ngebuka jalan. Masih Kalea ya berarti last pick-nya bisa Hayabusa combonya kurang enggak sih? Tapi kalau yang Moskov gini DPS ya. Ya, makanya di Granger eh di Granger di jungle mainnya. Gimana caranya nanti kaliennya bakal connecting sama jungler terus dan mungkin targetnya adalah Granger atau Selennya ini karena Selena mostly flicker kan pasti akan lebih mudah untuk menangkapnya. Kalau Granger bakal dipaksa kayak tadi di game pertama kan bisa kita lihat Chell kena first blood jadi pasti bakal jadi targetingnya. Oke, penentuan nih ya untuk Vitality. Dua pilihan terakhir mereka yang masih ke arah Jo ini berarti tetap ya. Gimana kalau tiba-tiba Hayabusanya malah diambil sama Vitality ya. Aku kurang soalnya. Aku enggak nolak tapi agak tricky Lon Moskov sebenarnya. Betul. Tapi untuk menangkap Zin oke-oke aja. Oke Esmeralda. Uh Esmeralda ini lumayan berani ya di depan Zin masih ingin mencoba dengan menggunakan Esmeralda. Tapi untuk link setidaknya ini akan menjadi satu winning condition baru dengan adanya physical damage yang sangat-sangat dalam dengan critical damage yang sangat-sangat dalam juga kayak nge-dayy atau melakukan tindakan preventif kalau seandainya tim Liquid ambil Hayabusa udah ada link duluan karena head to head-nya ya itu ya siapa yang mati duluan dan betul kan udah kalau kayak gini menang match up jadinya di jungle antisipasi yang bagus oke jadi ini bakal 3-0 atau eksekusi 3-0 ini realasi goat sih 3-0 berarti ya untuk prediction dari Please dan sekarang waktunya untuk para caster menemani kita menyaksikan game yang ketiga. S langsung saja ini dia Rangeras dan juga Aul. Oke, terima kasih Nevin, Profesor KB dan juga Joni. Kalau kata Profesor KB eh Casius benar-benar god berarti Casius benar-benar ng-edraft ya. Iya. Berarti bisa dibilang draft yang sangat luar biasa untuk bisa menumbangkan dan menuju ke arah grand final ya. H let’s go kear match point. ada di depan mata sekarang untuk tim fightelity. Satu game lagi yang mereka butuhkan untuk secure tiket ke babak grand final. Dan apakah riset telah dilakukan juga oleh tim Liquid? Karena secara kalau kita ngelihat dari dua game yang pertama mereka terkalahkan dengan cukup solid. Yes. Tapi tentunya ini Mobile Legends Bangbang apapun bisa terjadi. Jadi kita mari menyaksikan dan untuk seluruh sat Mobile Legends Indonesia yang dari tadi saya mendengarkan teriak La la la Vitality mainkan suara kalian dan yang di kolom komentar. Walaupun suara kalian tak terdengar tapi doa kalian menyertai kita semua perwakilan Indonesia yang berada di Riyad Saudi Arabia. Tapi ini pendukung dari kedua tim ramai banget ya. Tadi Let’s Go Liquid terdengar, Fitality juga terdengar. Tapi yang selalu menjadi target utama ya biar wah itu lihat tuh pendukungnya tim vitality. Oh itu ada ko di sana ya. Super CEO jadi CEO bisa jadi translator juga bisa ya. Super CEO semua ya semua job diembat ya. Apa yang bisa dilakukan pasti dilakukan sama koet. Nah, Raki tapi ngelihat lagi untuk bagaimana pressure ya yang kita tahu dengan adanya Selena juga membawakan rapture, membawakan hus gling juga untuk bisa menambahkan kembali bagaimana movement-nya dan letal ignition untuk Chini. Permainan agresif harusnya bisa dibawakan oleh tim Vitality juga dan sambil membuat akhirnya ada space nantinya untuk bisa dimanfaatkan oleh Viival dan Chell untuk farming. Tapi ngelihat ke arah Poveus. He berat ya kayaknya dia untuk bisa survive nantinya sangat ketemu Granger aja tuh udah jadi PR tersendiri ya apalagi nantinya bisa dimainin juga karena sekalinya dia maju one way tiket kalau misalkan kena nih dari abisel trap aja itu kan udah bikin buyar iya ketika mereka buyar dan ini ini yang menjadi perebutan yang aku suka ketika dua assassin yang sebenarnya depending on properle buff mungkin bisa kita bilang dipending ke arah link itu lebih banyak ya he dan aku akan melihat turtle pertama siapa yang berani untuk gambling di situ. Yap, tapi so far kayaknya kita ngelihat untuk setup-nya dulu berarti ya. Oke, setupnya belum dilakukan. Tapi Feko dengan falling star moon bukan falling monstar membuat dari tim Liquid exp linernya sebagai frontliner udah setengah darah dan itu gak baik untuk Daiki di early game. Daiki setengah darah walaupun kita bisa bicarakan sosok forus itu keras tapi enggak sekeras itu dengan tidak adanya item. Yap, itu dia. Apalagi sojunya juga masih ketahan nih di level 3. Enggak akan ada inisiasi yang bisa dilakukan juga atau bisa memeganglah sang jungler. Apakah fight di depan sana? Sosok hayar dan oh my god what the turtle fromal berhasil mendapatkan turtle dan kembali terjadi di depan survival damage-nya masih belu cukup tapi mencoba untuk menyelamatkan sosok dari jungle mereka mini slim berhasil mengeluakan fumo. The best thing yang bisa dilakukan dari tim Liquid. Pertukaran satu poin kill itu udah yang paling bisa dilakukan dengan seluruh kerugiannya. Sebenarnya tadi ya Vivalnya udah dipegangin sih. Dia lagi dari purple dia tur dipegangin kan ternyata lolos lolos. Udah gitu retry-nya on point banget lagi. Wow menjadi satu momen yang akhirnya bisa dipegang oleh tim vitality. Alright di depan sana lihat Vivian bakal coba untuk ganggu ke arah Soju. Tapi di balik ini semua mungkin agak berbeda kaliannya kali ini punya target banyak. Mereka punya Ci, punya Vivian, punya Chel, bah, punya Fumiek. Ngomongin ke kalian gak bakal harus milih siapapun dia tinggal bisa angkat. Tapi yang dia gak punya follow up damage secara pasti itu yang mungkin membuat vitality dia gak harus pakai purify. CL menjadi target utama dengan T of Chill menjadi satu poin kill dan satu poin destriction. Lihat ketika Chel nahan damage yang diberikan ke Arthur itu membuat link dari FIFA free untuk ambil pedangnya. sempat berpindah posisi ya dengan spear of destruction-nya juga dari Cla. Tapi ternyata itu tidak menjadi jaminan karena spear of destructionnya cuman ya paling 2 meter lah depan dan masih kejangkau juga oleh pemain-pemain dari tim Fighter Lity. Again sudah mulai terlihat land flare mengganggu bagaimana Vivian tapi ya balik lagi walaupun diganggu tapi damage-nya ini tidak terlalu terasa masih dalam keadaan yang cukup tertinggal kali ini dengan 1500 gold network yang dipimpin oleh tim Fality sekarang berseker furynya udah selesai dan turtle kedua akan menjadi ritual team fight lagi nih. Waduh itu selalu gua bilang setiap ada tim yang punya hero late game. Kalau lawanmu hero late game dan earlynya baik-baik saja berarti ada yang salah sama late gamemu dan itu mungkin saja bisa terjadi karena kita lihat berar F masih bisa selamat dan Chen berhasil melakukan trigger fortify terap Ramishi tidak ada lagi kali ini dengan ada shadow kill tapi K langsung dimakan dengan insan menandakan satu informasi di batung dengan adanya Vival mereka mencoba untuk melakukan toerun mereka mencoba untuk melakukan take over terhadap turtle terat sana flicker bikey Dan posisi kali ini yang harusnya Daiki punya kesempatan cukup banyak malah sebaliknya lihat Daiki kali ini gak punya kesempatan untuk bisa de lebih dalam lagi dengan tidak ada permasuk tim Liquid mereka memiliki keuntungan tapi sepertinya Viva sadar masuk lebih dalam akan membawa petaka untuk mereka. Iya, bahaya ya. Dan ya pertukaran yang dipilih oleh tim Vitality untuk bisa dapetin kelaknya di bawah membiarkan turtlenya juga ya bisa dibilang masih keuntungan buat tim Fatality ya. Apalagi jaminannya sebagai damage dealer ini sudah terlihat untuk eh di early to the mid game-nya. Ini bisa dipegang sama Grangernya Chel dengan 1500 perbedaannya juga. Apalagi tadi sudah selesai dengan sky piercers walaupun masih belum ada stacknya tapi ini lumayan ngedongkrak banget nih bagaimana power e dari tim vitality antara mid to the late game-nya juga nanti sembari menunggu Vival kalau udah nyampai ke arah late game ini makin bahaya lagi. Wah, iya itu dia vivalnya makin lebih enak. Tapi Clar juga enggak boleh dianggap remeh. Dan kalau ngomongin ke arah Souju kali ini yang akan melakukan cover terhadap Kla, setidaknya Vival sudah memberikan informasi kalau misal di arah bottom L akan ada dua para pasukan dari tim Liquid. Kalau Kla kali ini meninggalkan Soju, itu the best yang bisa dilakukan dibandingkan mereka harus kehilangan dua pemain. Ada bagian mereka harus kehilangan hanya satu romer saja. Iya, berkorban lah ya. Selamatkan diri masing-masing. Iya. Oke, tapi gangguan lagi-lagi dari Abisol trap, Abisal Arrow yang ngebuat juga dari Daiki ini lumayan sulit untuk bisa berada di lini paling depan terlalu lama dan split push. Team Liquid punya dua power hero untuk split. Tapi masalahnya Zei juga sekarang sudah mulai tertrigger dari satu buah purify-nya. Alright, dengan kondisi kali ini para pasukan dari tim Liquid lihat apa yang mereka lakukan. Mereka langsung berkumpul menuju ke arah parfu buff. Mereka seakan-akan udah tahu dibandingkan kita coba barter ke arah turtle lagi. Terlalu banyak yang kita pertaruhkan, baiknya ke arah purple dulu. Karena ketika purple itu dimiliki dari Hayabusa, setidaknya gamepl-nya enggak patah, rotasinya masih jalan. Yap, kalau ngelihat dari handcap-nya kelihatan ya. Udah mulai ini. Oh, Vivian. Vivian ya. Nih handcam-nya Vivian yang so far ya aman aja untuk turtlenya. Walaupun enggak menjadi perfect turtle ya, tapi masih menjadi satu objektif yang bisa dikantongin lagi sama tim Vitality. Split push yang sedang coba untuk dilakukan oleh Cla di arah bottom lanya. Coba untuk dimainin dulu. Tapi hati-hati karena kita tahu bagaimana potensi Link untuk bisa mengejar dan sampai ke lini yang dia inginkan itu cukup cepat. Tapi lihat FIO dengan tsunami slam yang berhasil ditancapkan begitu saja. damage-nya terlalu besar dan bahkan sprint the spin of destruction menutup lari dari Feko mendapatkan satu buah poin kill yang sangat mahal sehingga CL memiliki potensial untuk melakukan split push tapi itu tidak akan ditinggalkan diam oleh seorang Chill diplane Chill masih mau lebih mencari di mana Hayabusa berada dengan tempit yang dia miliki. Sedangkan Ramiji juga masih memiliki satu buah shadow kill. Dan itu dia satu melawan tiga menjadi sebuah kekalahan untuk Vival. Shutdown terjadi satu melawan tiga. Miscalculated dan mencoba untuk menukar dengan satu poin kill dari Midland. Mungkin itu the best thing yang bisa dilakukan oleh Vitality. Iya. Tapi seenggaknya ada pertukaran juga Zaisinya hilang ya tadi. Oke, agak sedikit sayang sebenarnya dengan shutdown-nya juga dan yang dapetin Moskov. Iya, itu ngedongkrak banget lagi ya dari segi ketertinggalannya. Lumayan menjadi tabungan yang pecah tentunya untuk tim Liquid. Tapi ya harus again disiplin itu adalah sebuah kunci walaupun memang lagi sedang dibangun nih bagaimana keunggulan yang mereka miliki akan menjadi snowball yang mengerikan. Tapi kalau misalkan bisa keabsen satu persatu kayak tadi dipancing ada land yang terbengkala ini bakal bahaya karena tim Liquid again dia punya dua hero yang punya potensi untuk split push. Kela bisa ngancuri turet dengan cepat. Ramichi dia bisa kabur juga dengan cepat. Jadi kalau misalkan tim Vitality mereka hilang aja nih pandangannya atau hilang fokus nih terhadap plan jauh yang harusnya bisa mereka maksimalkan juga. Wop. Tapi ada tsunami. Tsunami slam dan ditutup dengan adanya face cl dan juga face break. Dan di depan sana Vival is coming. Dua poin kill akan didapatkan dengan sangat mudah tapi sayangnya kelar tidak bisa membantu Daiki dan di depan sana Sujung masih melepi dengan Rifal Zing terjadi baik dilakukan tapi penyelamatan terakhir dari Chini Chini Angel the sister from Vital membuat Daiki dipermainkan di arah top and ditutup dengan itu dia game misteri sejak lahir. Chini bahu membahu dan bahkan tadi vivalnya pun selamat. Maniak berhasil untuk ditorehkan dan kalau kita intip dari instan replay-nya ini bermula memang dari tsunami slam yang komit ke arah Vivian. Tapi Vivian punya waktu flinker dan juga F break yang ngebalesin keadaan Chellnya free hit abisel arrow-nya connectival dikejar dan Vivalnya selamat. itu pun yang harus digaris bawahi. Dia punya finch dan akhirnya ini dia sisterhood yang bahu-membahu menghasilkan maniac. The sister hood from vitality. Memang bonding antara keluarga tidak bisa dipungkiri satu sama lain. Dan kita melihat tadi potensial di arah pertama juga kan maniak juga yang harusnya sudah didapatkan dari awal tapi kayaknya enggak harus terlalu terburu-buru toh ujungnya dapat juga. Yap itu ya chemistry sejak lahir ya. Hop tetap dengan Skypers ternyata untuk Zeishi. Oke dengan jump dengan going one menuju ke arah skyus untuk eksekutor tambahannya memastikan tapi kalau mengangkat tandanya akan ada frisake dan itu dia fumieku sayang sekali dia tidak bisa memaksimalkan shutdown yang sangat baik dari Chel akhirnya didapatkan bersama dengan Chini the sister hood from Vitality nampaknya Viva mencoba untuk mundur ke belakang tapi tertabrak dan mundur what the boys satu boys yang menyelamatkan hari dari tim Vitality. Hampir saja mereka bisa kehilangan itu semua. Iya, tapi memang dipaksa team fight ya biar lord-nya dibiarkan di atas dan yang fokus untuk nyicilin lordnya adalah Soju seorang Kalea yang di mana dia enggak punya damage untuk bisa ngancurin lordnya dan akhirnya base turet pecah. Itu bukan Lord inh loh. Iya under 12 itu yang mahal untuk dari tim Vitality dan cukup sepadan dengan kehilangan yang cukup banyak dari membernya. Walaupun sebenarnya menurut aku tetap enggak sepadan, tapi ee setidaknya kalau kita sebagai orang Indo biasanya masih bilang untungnya. Untungnya benar Bernada deh. Iya masih ada untungnya si I memang memang di dalam sebuah bencana ada untungnya gitu. untung enggak ini itulah kita benar. Alhamdulillah kita masih ada positif dengan untungnya pecah untung. Heeh. Masih ada ya. Oke. Tapi tim Liquid mereka masih dalam keadaan yang cukup sulit ya harus bisa bagaimana memanfaatkan pick of power-nya. tadi sebenarnya udah berhasil, tapi karena memang tim fightelity juga mereka komit dan juga masalahnya kebetulan tim fight-nya di luar dari area defensif dan lordnya dibiarin di arah top lan. Akhirnya sebenarnya kalau dari segi team fight yang bisa dimenangin sama tim Liquid jadi rugi sendiri nih karena base turet ini gak akan tumbuh lagi masalahnya beda sama poin kill yang kita tahu hero ini ada waktu respawn-nya sementara dari income equipment yang sudah kita intip immortal menjadi pindahan item kedua untuk Vivian sementara sky piercers yang memang juga dipilih nih sama Zaishi ini mencoba untuk membantu eksekusi atas nantinya ada inisiasi yang bisa dilakukan oleh e Sojunya ya karena Sojunya udah ada fitting time nih. nih dia bakal lebih aktif lagi nantinya untuk bisa melakukan inisiasi. Alright, bahkan kita lihat di sini para pasukan dari tim Vitality mereka nampaknya lebih hati-hati, lebih sabar dan satu hal yang mungkin mereka pahami adalah Farlin-nya kayaknya enggak sendiri deh. Iya kan dia cepat show dari klannya, tapi kayaknya dalam pemikiran tim Vitality mereka udah sadar kayaknya Muskov-nya enggak akan dibiarkan sendiri ya. Biasanya kita sering melihat kalau Moskov akan ada di farl sendirian. Tapi dengan under kondisi seperti ini kayaknya meninggalkan Moskov sendirian juga bisa menjadi masalah. Yap, kalau ngelihatin dari coms-nya ini kayaknya Vivian dan Chini sih yang punya kendali ya. ya dari tadi aktif banget juga untuk bisa ya memutuskan sesuatu tentunya dan tim Liquid mereka harus melakukan set up defense dulu memainkan macro play-nya tentunya dengan adanya CL yang bisa join the fight juga nantinya dengan spear of destruction tapi terms and condition kalau kena tapi kalau misalnya di arah bottom L ngomongin ke arah Vival dan juga ini head to head ini gak baik untuk vial pertama ada purify kedua ada win of nature kayaknya gak wise kalau gak dibantu kayaknya enggak w kalau enggak dibantu ya. Untungnya kalau menurut gua ini lebih untung untuk sosok Vival walaupun owning di tangan dari tim Vitality. Oke, tapi recall dulu ya untuk kelaknya bahaya. Bahaya enggak mau terlalu gambling karena apa? Ini adalah bisa jadi game terakhir. Satu kesempatan untuk tim Liquid i punya nafas nantinya kalau misalkan bisa mencari satu poin. Karena kalau enggak mistake-mistake yang bisa jadi penyesalan nantinya. Dan sekarang Ramichi cukup percaya diri untuk bisa menyicil dan memanggil pemain-pemain dari tim Vitality untuk bisa mengintip ke area dari lordnya. Sementara dari tim F juga gak gak mau buru-buru nih. Mereka lagi overthinking di mana keberadaan dari klannya. Apakah mau coba untuk mainin line jauhnya terus ataukah tetap nantinya bakal e ada tempat bersembunyi di area dari lordnya. Tapi ternyata yang dikirim untuk bisa menjalankan line jauh atau memirror apa yang dilakukan oleh CLA adalah Fumi Echo untuk saat ini. Bukan Viva lagi. Karena Vival harus standby sepertinya takut-takut kalau misalkan Viivalnya show di bawah terus lordnya entar dikomit. Oke. Nah, enggak sendiri nih. I kan enggak sendiri kan. Dan kalau misalnya mereka ke Fek ini akan menjadi kesempatan yang besar untuk eh para pasukan tim Liquid untuk menuju ke Relot. Oke, Kumek Show ada volume starmon. Oh, ternyata terlalu jauh dari jangkauan karena Fumi Eko sadar di saat ada Soju dia langsung sprint. Kalau enggak itu bisa ketangkap sih. Yes, benar banget. Dan bahkan kita bisa menyaksikan para pasukan dari tim Liquid kali ini. Ada satu kondisi yang mungkin mereka harus sadar kalau mereka punya power split pus dari kel manfaatkan itu. Ini terlalu lama dan mereka agak cukup terlalu takut lebih tepatnya. I ini emang vi game kayak match pointnya kerasa banget ya. Bati tapi mereka kalau bisa ngger turun ini poin plus. Oke. Tapi masalahnya FI juga susah ya untuk terpancing. Untungnya Vival sadar tadi Fumiek yang menjadi tril errornya. Iya cek dan ternyata oh enggak sendiri nih bos. Dua nih bos jadi tumbal bahaya ya. Oke dan benar-benar aja udah dicek dan sekarang bahkan dua tempatnya berbeda. Dua tempat yang berbeda. Dua tempat yang berbeda. Ini berbahaya dan lihat di depat sana soju target berar fumiek target utama dan lelenya hampir saja kena tadi target utama mereka menuju ke arah club win of nature bersama dengan purify tapi tidak bisa menghentikan pergerakan dan satu loncatan fit boys merubah hari dari tim Liquid dan menumpahkan dua pemain membuat Liquid kehilangan dua kaki utama mereka. Wah, siapa yang sangka ternyata tim Fatility mereka gak mau kalah jumlah. Mereka turun dengan langsung tiga pemainnya juga. Dan sebenarnya ada sedikit desperate move juga sih dari Soju yang keluar kan Fumi Eko ya. Mau enggak mau mungkin dia yang angkat ya. Padahal e keberadaan dari Vival juga udah terdeteksi kan tadi untuk masuk dan kita tahu follow up damage-nya adalah damage per seconds second yang gak bisa instan juga untuk numbangin Esmeralda. Kalau kata anak epik kayak gue, lu duluan, lu duluan, lu duluan, lu buka, lu buka, lu buka. Bukain dong, bukain dong. Nah, itu udah mulai mythic tuh. Udah mulai mythic. Oh, kalau Evi kan harus disuruh dulu kayak gua lah. He, kadang di belakang tanknya. Iya, X di belakang dan bahkan kita lihat di depan. Oh, Ramichi Go. No way. Gua shado dengan adanya sudah ke belakang. Vivian masih punya immortality kembali ke dan itu dia first juga first breakout keluar karena masih coold down bahkan Vivian tertake down. Masih ada satu poin kill yang sangat mahal didapatkan. Tapi kalau mereka memaksa team fight kembali, jangan lupakan ada lot di arah top lan. Mereka gak boleh terlalu terburu-buru untuk mendapatkan poin kill sehingga mereka melupakan tiga lan yang dipush bang di arah bottom lane. Mereka gak punya clear minion cepat kecuali Cela dan Cela cuma bisa memilih satu side. Yap dan memilih untuk lord aja ya. Tapi seenggaknya menghilangkan dua pemain dari tim Vitality ini membuka celah lagi untuk defense dari tim Liquid. Vival Tes of for defensif ini menandakan kekalahan dari split push yang dilakukan. kekalahan dari split push tersebut yang menandakan lordnya jadi tidak gak berguna. Lordnya menjadi sia-sia karena PS turet dari para pasukan dari tim Liquid masih bertengker dua gigi hanya satu yang ngompong. Oke. Dan enggak masuk juga ya ke area defensif yang terlalu dalam dari tim Liquid-nya yaitu berkat dengan adanya menghilangkan Vivian dan Chini sehingga akhirnya tiga pemain dari tim Vatality mereka enggak mampu untuk kembali lagi mengawal dari lord-nya yang mulai masuk ke arah top lane. Item udah hampir full juga. Bahkan di tangan Vival sudah ada si Halbert untuk ngebuat akhirnya nanti e absorb lif steel itu gak bakal terlalu besar apalagi kalau one kan. Yes, benar banget. Oke, ini udah full item untuk CLA. Itu yang sempat tadi kita bicarakan. W he berat banget kalau misalnya K ini dibiarkan seorang diri dan headway dengan sosok Vival pun gak bakal worth it. Dan lihat tadi tiga tiga aja sulit banget numbangin susah banget ya PR dan berat. Oke, teror lagi-lagi dilakukan oleh Chini. Tapi masalahnya sekarang dari tim Liquid mereka udah mulai keluar dari tempat persembunyiannya. Walaupun secara ability untuk bisa buka vision dari tim Fality ini juga kan luas ya. Ada trap, ada arrow, ada Rapsodi dan deonata juga yang bisa ngebantu nantinya ngecek-ngecek ke area dari rumputan. Tapi sabar sebentar ada ikan paus. Oke, karena ada ikan paus yang lewat dan gua enggak tahu pun ikan pausnya ini berenang di pasir yang mana. Ini agak cukup berat melihat dari Oh, di di sini kayaknya pausnya beda, Pak Ustaz kayaknya. Di sini, Pak Ustaz banyak di sini banyak kalau itu ya Liquid bermain dengan maksimal. Hm. Tapi ternyata tim Vitality mereka dominasi di early cuma Liquid mampu nge-drag game ini ke arah waktu yang tepat. Ya, akhirnya bisa kayak dapetin momen-momen ya, kayak panis satu-satu tadi dapetin sojunya juga dapetin momentum ya. Kalau bergulir terus-terusan kalau misalkan ditarik ulur kalau kayak gini terus panis siapapun yang masuk bisa jadi momentum buat liquid sih. Momentum buat liquid satu dan kedua Liquid dia punya satu member split pusher atau bahkan one straight push. Kalau semuanya tumbang lima berbanding lima tumbang eh sori empat berbanding empat tumbang ya dari kedua belah tim dan yang tersisa Moskov dan Headw dengan Chel itu bisa di-end game juga loh. Bisa ya bisa di-end game juga sangat potensi untuk bisa potensialnya tinggi. Oke. Dan balik sih harusnya sepertinya belum. Oh belum ya. Heeh. Masih ngobrol sama refrey-refriy kita yang sedang bertugas tentunya di menit yang ke-19. Genya sudah kembali dilangsungkan. Oke, kembali sudah menuju ke land of town. Itu dia kalau misalnya empat pat tumbang tapi tersisa sama CL bisa dikatakan kalau di atas kertas ya Moskovnya akan bisa mendominasi bisa one straight push. He. Itu yang harus mereka perhatikan. Jadi sekalipun tukernya dua atau tiga tapi pastikan ya parter runnya itu worth it. Oke tapi 12 detik menuju ke arah Lord Evolve. Ini yang bahaya nih. Soalnya kalau lagi dalam keadaan defense, Selena juga kan gak bisa terlalu berbuat banyak. Gak bisa berbuat banyak. Iya, dia cuma teror itu loh. Heeh. Ngepuk ngepok ngepok aja dari arah belakang. Tapi again ya line atas yang berseberangan dengan adanya lord yang muncul. Super wave minion ini akan jadi PR buat tim Liquid sih. Tinggal gimana caranya mereka sabar dan juga mainin makr-nya. Mereka harus tangkap Ramichi sih. Kalau mereka mau dapat lot ini. Mereka harus tangkap Ramichi. Kenapa mereka kalau tak Ramichi setidaknya jangan sampai ada yang kena spear of distraction itu mungkin tim Vitality punya power untuk menang tapi kalau ada satu yang menyangkut dan all in ke arah Ramichi enggak berhasil uh bisa jadi game game selanjut game ini untuk Liquid he oke masih coba untuk berkutat di tengah W tsunami slim dikeluarkan sana mundur ke belakang dan cuma jawab tapi Vival masih menahan diri mencari di mana Ram berada damage-nya shadow udah tidak ada tapi nampaknya of destruction menyangkutan win of nature membuat chel masih bisa selamat tebakan itu dia chel double kill menutup pari dari tim liquid looking for wip out ini bencana ra one last mat standing jalan dan berhasil diwipot ini bencana vitality float like a butterfly sting like a be vitality goes to grand a Final. Your next grand finalist. This is Fality. Berhasil untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya. 3-0 menjadi modal mereka di semifinal untuk menyusul Gaming Gladiators esok hari. Wow, Vitality perwakilan Indonesia yang mungkin kita bisa bilang salah satu timnas bumi. Tapi ini dia satu slot grand final. So, panelist, are you happy guys today? Very happy. Thank you casers yang sudah menemani kita semua di match kedua hari ini. Terima kasih banyak. Tapi ini dia grand finals diure langsung oleh Vitality. Eh, tanpa basa-basi 3-0. Yap, dan tentu ini menjadi sebuah sinyal yang positif ya bagi teman-teman dari tim Vitality itu sendiri. Mereka sangat-sangat memiliki komposisi yang bold banget dengan kemenangan 3-0. Mereka harusnya sudah siap juga untuk hari esok karena akan ada pertandingan best of seven menghadapi Gaming Gladiators. Tapi nice try untuk tim Liquid karena mereka esok hari juga tetap akan bertanding dengan terror queen di perebutan pertandingan bronze match. Wah, tapi untuk Terror Quen sendiri dan juga tim Liquid nice try juga sih berjalan panjang. Tapi ternyata ketika berhadapan dengan tim Vitality nih, gap yang ada masih lumayan jauh ya. Lumayan jelas ya. Jelas banget. Jelas banget dan cukup convincing lah bisa dibilang tiga game meskipun game terakhir ini game yang paling challenging untuk tim Vitality cukup membutuhkan banyak waktu. Namun tentunya ujung-ujungnya congratulations untuk team Vitality dan ya sangat disayangkan ya untuk kali pertama nih kayaknya ya kita akan melihat Indonesia melawan Amerika. Tapi sebelum itu kita bakal mendengar langsung saja ini interview bersama Viv lagi and Vincent on the stage of all conratulations. You have made it to the finals and you will be facing off against Gam Gladiators. Thank you. I want to ask you now with with the champions out of the running confident do being in the finals and going for this trophy dia duluan eh duluan. Setelah berhasil tentunya selamat pertama-tama berhasil menang, berhasil masuk ke dalam grand final dan bakal bertemu Gaming Gladiator. Pertanyaan pertama tentunya di sini, seberapa PD sih kamu bisa memenangkan tentunya trofi MWI ini? Sangat PD. I’m just very confident we will get it. I like that. Very simple, very confident. And now I want to ask you when it comes to your opponents gaming gladiators. Ashley said that she wants to be the mother of tanks. What do you have to say in response to that statement? Sepertinya dia butuh tidur. Bisa kalau dia tidur di dalam mimpinya. Maybe in her dream. Oke. Alr. I like it. I like it. The confidence is phenomenal with yourself and your team. I mean, getting to the finals two times in a row. Let’s see if you can make it all the way and if you can lift this trophy by the end of the finals. Now, last time you were here, you talked to us about how much it means to you to be crown champion and to win the tournament. Now, you have another shot at that. Can you tell us what would it mean to you, your team, the organization to win MWI at EWC? Oke, jadi tentunya di sini kamu berhasil masuk ke dalam final kedua kalinya dan semoga kamu bisa masuk ke e menjadi juaranya. Tetapi ee untuk bisa menjadi juara MW ini, ada enggak makna yang penting tentunya buat kamu sendiri, buat tim kamu, dan juga buat organisasi Vitality apabila berhasil menjadi juara MWI dari EWC 2025? Eh, yang paling penting bisa ngebanggain Indonesia, terus ngebanggain Periuk. Terus juga mau kasih tahu ini sebagai tanda bahwa eh player wanita Mobile Legends terbaik itu adanya di Indonesia dan di tim Vitality. So, of course I just want to be the pride of Indonesia, the pride of my hometown Priuk. And also I want to be everyone know that Indonesia is where the best woman belong. I mean so far on to that. Now talk to me. How do you feel about crushing keys? Udah lama sekarang. How do you feel about crushing keys in a moment? Jadi sekarang tentunya bagaimana perasaan Anda untuk bakal menghancurkan key dari tim lawan? Rasanya senang banget karena tadi dia enggak boom boom gini ke kita. I’m just very happy buuse they don’t f bom us after the game. Oh well, you know what? We’re still going to see that key being crushed in a moment time. Ladies and make some noise for your second team Vitality. Let’s run over back to the studio and wrap up the fourth day of MWI here at EWC. Wow, itu dia untuk tim peneliti untuk Vivian sangat bikin Indo bangga, Periuk bangga. Vi from dan in her dream ya kalau misalnya dari lawan mereka ingin berharap jadi mother of Ashley ya untuk disuruh tidur katanya disuruh tidur karena bisa kalau dimimpi kalau dimimpi ya in her dream ya tapi besok ya saya tidur enggak jadi bapak taner belum kurang ini berarti kurang jadi bapak jadi bapak-bapak doang kurang diniatkan nein didn’t see that coming. gua udah lihat tuh. Nah, ini dia eh sedikit highlights lagi dari apa yang terjadi di game terakhir. Game yang lumayan struggle ya buat Vitality. Eh, jujur enggak dibilang struggle 100% dibanding 3 game. Dibanding tiga game yang tadi. Tapi jujur memang untuk menutup game-nya lebih sulit di game yang ketiga. Karena apa? Faktor pertama ada Moskov. Faktor kedua tim Liquid memang lebih proper untuk menginisiasi terlebih dahulu dibandingkan dengan tim Falik. I. Dan sebenarnya itu salah satu ya, aku enggak bilang kelemahan ya, salah satu minus aja mid Selena agak sedikit sulit nge-apply pressure lah. Iya. I apalagi mau end game ya. Apalagi kalau mau end game karena single target kayak yang tadi Goni bilang, hit or mis-nya ini loh yang terlalu beresiko. Hmm. Ya, secara keseluruhan juga bisa kita lihat ya dari segi e post game analis-nya 19 berbanding 10 untuk poin eliminasi. Ini sebenarnya enggak terlalu jauh untuk game panjang tapi emang terlihat objektif dan juga play style yang berbeda. Gini kita ngomongin soal bagaimana landing jauh yang tadi sempat kita perbincangkan di match yang pertama. Kita ud ngelihat Lelot, kita sudah ngelihat Hayabusa, kita ngelihat hero-hero split push, tapi yang bisa menggunakan potensi untuk memenangkan ling ada tim Vitality. Kenapa begitu? Karena mereka udah sampai di level macro play yang advance. H ini yang kebetulan belum dimiliki sama tim-tim lain di MWI PWC. Ketenangan ya, keputusan iname, keputusan in game yang di mana mereka cari satu aja benefit. Kalaupun mereka enggak dapetin lord, mereka dapetin wave yang advance. H enggak terlalu terburu-buru itu sih. Dan e mungkin kalau ngelihat dari item ini udah beberapa tertukar, udah agak sedikit di atas menit 15 juga. Iya, ada immortal winter aja. Iya, Immortal Winter dan yang aku suka sih tetap ya em Halb tetap dibikin, hero-hero respect atau item-item respect tetap dibikin dan ya sebenarnya Fumieo di sini juga tugasnya jalan brute force blade armor lebih dari cukup. Iya. Meskipun tadi sempat dihawatirkan di awal adanya chin ya, tapi ternyata masih bisa lepas juga masih bisa lumayan lincah lah. Ini karena e dia tiba-tiba ambil link kan yang kayak kita sempat mention ini yang enggak main cuma Esmeralda karena emang Esmeralda job-nya di sini adalah buat bukain map. Enggak mungkin Badang yang open map, enggak mungkin Selena yang open map ya, kecuali pakai arrow masih make sense. Tapi kalau seandainya Badang yang open map nantinya ketika di tsunami Slam Fitality udah gak bakal punya apa-apa lagi. Beda sama Fumieeko yang di tsunami Slam. Lihat damage takennya Fumiek banyak banget karena emang job dash dia seperti itu. Iya. Ya. Dan ini dia dari segi total damage ya yang bisa kita lihat juga betapa bebasnya dari seorang Chel. Kalau ngomongin poin eliminasi udah enggak perlu dipertanyakan lagi dari Chel sendiri. Termasuk juga dari arah gold-nya yang sudah mencapai ke angka 17.000. Jadi yang paling tinggi juga dari seluruh player yang ada di dalam game ini dan ngebuat tim Vitality menyelesaikan gameennya dengan 3-0. Dan untuk tim Liquid ini sebenarnya satu improvement juga lah ya dari mereka misnya dari game pertama, game kedua. Eh, sebagai turnamen pertama iya mereka game ketiganya enggak yang kegulung 11 menit. No. Mereka memberikan perlawanan yang lumayan menurutku. Tapi ya balik lagi mungkin untuk tim Liquid perlu ada beberapa pembenahan yang nanti mungkin bisa dilakukan untuk e the future events. Mungkin ke depannya akan ada event-event internasional lainnya. Dan mungkin kita wakilin ya dari ee tadi yang mungkin dibilang sama Vivian fish bomb. Bukan fish bomb. Bum bum bum. Kata kalau kata Bib kalau kalian enggak tahu kalau setiap gini tuh bunyi bum tuh ada bunyi bunyi di kepala sendiri ya ada bum bum bumomnya. Nah itu diwakilkan ya cuman ya sih untuk first international debut wet liquid itu mereka squad masih muda loh dan udah reach top four untuk di MWI. Iya benar sekali. Dan ingat mereka cabutan. Kenapa bahasa cabutan? Kalau di bahasa Indonesia kan cabutan tuh kayak yang ini dari ini, yang ini dari ini. Jadi beda-beda. Mereka punya background yang beda-beda banget dan digabung. Jadi jatuhnya ini tim benar-benar kayak mungkin dibandingkan dengan tim Navi Philipin preparation-nya akan beda. Benar sih. Kayak ya waktunya mungkin enggak sebanyak yang dimiliki tim-tim lain ya. udah berapa tahun mereka bareng-bareng juga tapi tetap ini jadi satu perjalanan yang sangat bagus untuk mereka ada di top F berarti kan posisi yang masih belum kita tahu nih besok di brand match T atau EMP tapi yang jelas untuk head to head antara CH dan juga Klahi yang emang jadi trending topic juga untuk hari ini e pertemuan antara kedua belah gold liner ternyata masih sangat diunggulkan juga sama Chal dari KDA ini juga diangkat 17,5 menurutku akan sangat susah dikejar oleh tim manapun sih kalau kayak gini ini The Sisters emang benar benar-benar mengerikan banget ya secara KDA ya. Jadi emang wajar banget posisi mereka ada di midlane dan juga gold lane karena memang death point-nya ini cenderung jarang didapatkan oleh mereka berdua sehingga ya wajar banget kalau misalkan mereka selalu unggul dari segi KDA dan memang terbukti tadi Chini yang menjadi sorotan sekarang Chel yang menjadi sorotan ditambah lagi dengan Vivian from Priok. Nah, ini nih yang mungkin perlu digaris bawahi teman-teman bahwa memang yang namanya roer itu selalu jadi ada dua job. Yang pertama udah pasti jadi yang tumbang paling banyak badan. Tapi ada satu lagi yang tentunya nanti bakal jadi inisiator juga dan Vivian ada di poin yang kedua dia enggak cuma jadi badannya. Iya, itu dia. Dan MVP pertandingan jelas Chel dengan poin eliminasi dia yang outstanding banget 715 untuk dari segi KDA-nya. Dan memang itemizationnya didapetin di awal tadi ya. Kayak misalnya Skype Pierce-nya ini udah mulai bisa kegulung dengan sangat baik. Wow. 715 ya angka yang menurutku ada maknanya masing-masing. Apa tuh? Apa tuh? Sebaiknya jangan disebutkan di sini. Kalau saya sendiri enggak apa-apa. Harus tu dulu. Oke. Tujuh disimpan. Satunya apa? Juara. Sat L. Member vitality. Oke. Tujuh. Bert. Maaf. Berd. B berd B tolong. Oke beberapa highlights yang diberikan juga oleh seorang cel ya. triple kill udah sempat didapatkan dan ini satu tambahan poin eliminasi lagi yang juga akhirnya bisa jujur e kalau aku bilangnya ya di game pertama itu kayak e teguran kayaknya ya buat tim Vitality jujur kayak mereka enggak yang terlalu disiplin mereka main enggak terlalu bersih game kedua mereka bersih banget betul tapi game yang ketiga Gon menurutku jauh lebih bersih secara eksekusi. Oke. Walaupun mungkin gameennya itu tidak game yang kayak cuma 10 menit, tapi lihat ini dia pemanfaatan mereka udah tahu ada Kalea, ada Moskov. Moskov punya split push, Kalea pasti open map. Enggak mungkin mereka sendirian, mereka pasti berdua, tapi mereka react-nya bertiga. Itu menurutku poin plusnya. Iya sih, e untuk memanfaatkan komposisi yang mereka miliki lah ya dari L juga, Badang mereka benar-benar maksimal lah e main kontrol dari farl-nya. Mereka enggak terlalu terburu-buru tiap ada netal objektif lord tuh mereka gak kayak oh kita harus Lord, kita harus Lord. Enggak. Mereka tahu, mereka pelan. Detik-detik kapan minion masuk, kapan minion muncul itu juga mereka di sini mungkin ada G sedikit overextend ya sedikit ya masih ada yang bisa harus di-repair untuk besok. Namun secara keseluruhan em sangat-sangat detail dan tajam sih. Tetap J menurutku ya dibandingkan dengan match yang pertama di mana tidak ada pemanfaatan makro di sini mereka sudah ada di level pemanfaatan makro yang luar biasa. Jadi menurutku ini yang harus dikip sama teman-teman dari tim Vitality. Jangan malah yang bahasanya kayak gameennya enggak clean, tapi mereka malah jadi overthinking. Kayaknya kita tadi e enggak begitu. Enggak, ini game tetap bagus karena pada kenyataannya mereka tetap menang dan berhasil untuk mengeksekusi gameennya. Banyak tim yang memanfaatkan kemenangan dari blunder-blunder lawan. Tapi ada juga tim yang walaupun lawannya blunder tapi mereka tetap enggak bisa menangin game-nya. Ya, itu exact pointnya. Jadi menurutku fighter itu tetap dengan gameplay seperti ini. Yap dan memanfaatkan playay. Iya ya karena makr-nya jujur tadi bagus banget ya dari berbagai sisi kita ngelihat akhirnya dia bisa ng-etrap di area bottom lane dari berbagai linnya juga. Meskipun game-nya memang cukup panjang pada akhirnya 20 menit tapi siapapun yang dapetin base-nya itu yang dapatin kemenangan juga kan. Udah pasti udah pasti ya. Mau 100 kill pun kalau base-nya hancur tetap kalah. Betul. Jadi seperti itulah teman-teman ya. Makanya tadi sempat kita lihat di match pertama poin killnya sampai dengan 32 banding 28. Iya. Ya, memang itu adalah salah satu permainan mikro play yang sangat-sangat menarik sekali untuk mungkin kita saksikan. Tapi ingat, ada makray juga yang harus dimaksimalkan. Iya, ya. Karena kalau misalnya ngelihat ee lebih dalam juga ya tentang match yang baru saja terjadi ee yang aku kagum juga dari tim Liquidnya mereka selalu ya tadi mencoba hal yang baru. Mereka coba untuk kayak oke kita ambil tank jungle, oke kita ambil assassin jungle. Makanya eh ini mungkin yang bisa dicontoh juga sama Gaming Gladiator di hari esok. Kadang ada kalanya kita harus kayak oke keluar dari zona nyaman apalagi best of seven series untuk besok. Betul. Ditambah lagi ya menurut gue yang harus dimaksimalkan sekali oleh teman-teman dari tim Fatality adalah bagaimana buying time dari dua pemain Fumieko dan juga Vivian. Ini pemain benar-benar bisa banget untuk ngebuka window dan window-nya enggak cuma satu tapi banyak. Jendela ini yang harus dimaksimalkan karena balik lagi kita sudahud ngelihat Gaming Gladiator bermain One Dimensional. Mereka menang tiga game melawan terror game front to mereka main kari. Apa nih yang bakal dimaksimalkan besok dengan draft yang menurutku Kie sudah ngerti banget, udah paham banget. Kayak tadi kan kita sampai bilang, “Wah, ini tim Liquid last pick-nya Hayabusa bagus banget.” Tapi dia predik Hayabusa itu dengan ngejawab pakai link. Iya. Jadi bukan pakai tanker lagi. Dia udah tahu. Oh, ini musuh pasti bakal Hayabusa. Ya udah kita linkin aja. Link udah pasti bakal menang lawan Hayabusa either way di L game nanti. H ini e yang dibutuhkan adalah adaptasi. Gak sih, Kon? Kalau kayak gini adaptasi dan yang aku juga expect sebenarnya gini. Oke, Gaming Gladiators benar munculin Kari. Eh, kayaknya nyaman banget power sampai pilih di atas. Tadi aku expect mereka bisa berubah juga sih sebenarnya besok untuk lawan tim Vitality. Expect. Itu yang harus dixpect juga tim Vitality. Jangan mungkin ya iya expect surprise juga karena gaming lady terus ini dari kemarin-kemarin berhasil mengejutkan kita loh. Nah, ini kan udah banyak ekspektasi ya. Buat teman-teman yang juga pengin ngelihat hasil realitanya secara langsung bisa langsung datang ke rirabia. Ada MSI 2025 dan MWI 2025 yang akan segera berakhir di hari esok. Jadi masih sempat kalau kalian terbang sekarang dari Indonesia masih kalau MSC bisa mau grup stage atau ke babak knockout stages itu masih bisa MW masih sampai sebenarnya kalau BF besok bisa loh asal berangkat malam ini asal berangkatnya jangan sampai jam .00 malam berangkatnya maksimal banget nih jam .00 sore biar nyampai sininya tuh benar-benar malam lagi. Ada perbandingan 4 jam sana. Udah jam 09.00. Betul. Oh, udah jam 09. Ini gini, karena gini, karena gini, karena gini kita kasih apa ya? Kita kasih ee for shidungin aja. Kita kasih spoiler aja. Misalkan kalian berangkatnya jam 09.00 pagi, kalian nyampai tuh bisa jam .00 sore loh. Kayak seolah-olah kok perjalanannya bentar ya. Padahal itu udah beduh udah panjang banget karena perbedaan waktu, beda time zone. Betul sekali. Dan berarti kalau misalnya kita sudah mendapatkan grand final list, berarti akan ada satu key lagi, satu kunci lagi. Wow. Yang akan dihancurkan dong. Oh no. Waduh. Ini kunci tim liquid loh yang akan dihancurkan berarti. Oh. Oh no. King Magnus Carlson enggak suka ni ngelihat ini timut soalnya kan. Benar. Iya benar. Yang katanya tadi kita sudah sempat bahas kuda hitam ya. Kuda hitam kali ini ternyata masih gagal kalau untuk menghadapi Vitality. Dan ini dia. Uh, waduh ya. Tim Liquidal tim Liquid dihancurkan. Tidadain enggak nih? Gimana ya rasanya ya? Enggak sih kayaknya. Gimana rasanya? Jadi ini kunci hancur. Jadi yang mencet karena kan tahun lalu kita yang dihancurkan. Emm mungkin habis ini kita bisa tanya ke Renmar ya. Oh, enggak didad-dadain loh. Enggak respectek dong gila. Wuh, sampai getar tuh. Oh, dadah. Dadah dadah dadanya belakangan aku kaget gara-gara mejanya geter kayak gitu loh. Dek berarti itu. Uhuh itu sekeras itu pressurenya seperti apa ya sampai ke belah dua loh. Soalnya karena itu kan padat banget kan full banget kan. Full gold teman-teman ya. Full gold wow wow wow udah dihancurkan dan berarti udah enggak bisa balik lagi nih. Ini itu kayak menedakkan jadi simbol kayak udah udah selesai untuk mereka udah enggak ada harapan lagi untuk jadi juara satu. Keluarin be keluarin be jos bapak-bapaknya. Keluarin yang mana? Enggak tahu gua. Gua gua di atas gua tuh pasih K tu punya J J keluar gitu enggak enggak ya itu sebenarnya enggak ada suaranya terus karena kuncinya kan gold is silent enggak ada suaranya jadinya diam adalah emas itu tuh yang kita tungguunggu ya kita keluar udah tahu nih kayaknya KW ini bakal ngeluarin sesuatu dan ternyata benar keluar gold oke berarti sisa dua kill lagi. Wow dan untuk dua kill ini akan kita tentukan besok. I. Tapi untuk hari ini kita punya special guest. Wih. Koidung. Bukan bukan, bukan bukan bukan. Kemarin jadi translator. Oh, iya sekarang super CEO. Sekarang gini, CEO mana yang enggak senang timnya masuk final? Benar. Koet. Aku yakin koet. Kok enggak senang? Aku yakin koet. Kok enggak senang? Kalau aku bilang senang. Siapa yang senang? Siapa sih yang enggak senang? Susah juga nih ngomong sama. Dan ini dia untuk FP hari ini by Sony ada Chini kakak beradik ya luar biasa ya enggak dong kalau sama Nevin harusnya Nevin yang main kalau kita yang syok barusan ya cita Chel ya kayak jadi kombinasi yang bagus banget tapi untuk Chini sendiri gamepl-nya hari ini sangat outstanding sangat-sangat luar biasa ini emang memukau e Cini juga terlihat sangat nyaman sekali dengan Kimya jadi kayaknya enggak perlu ragu-ragu ya kalau misalkan emang e kasih hero nyaman dan ya emang terbukti bahwa mau giman pun ya udah tinggal jalanin gameennya karena memang mereka udah pegang heronya aman hero power iya iya tapi lumayan kayak conflicted ya kalau disuruh milih MVP hari ini gitu aku kayak sius oh enggak bisaak bisa ya nah makanya kita panggil juga MVP hari ini by Sony ada Chel y dapat Maniak juga tadi yang tadi KDA-nya 715 ya. Gokil banget gila gila gila gila gila. Ini benar-benar luar biasa banget dan iya hah deg-degan sih tiba-tiba ya. Kenapa gua nih degdegan? Kenapa tadi biasa aja? Oh tadi karena final siapa sih yang enggak deg-degan kalau final gitu kan? Iya. Iya. Apalagi kalau habis ngelihat juga ya gameplay dari Chel di beberapa game sebelumnya meskipun untuk ini kita bisa ngelihat sedikit throwback ya ke match yang pertama, tapi untuk match yang kedua nah ini dia lebih ke ini sinyal kalau misalkan di hari ini gold lane itu yang jadi MVP-nya dari match pertama dan match yang kedua. Betul kayak gitu naikincar nyapu ya. Enggak usah diomongin belakangnya, enggak usah. Cukup sampai tadi. Tapi ya kan ada tutorialnya sedikit itu loh. I dan menurut aku juga gimana ya sampai maniac. Nah, makanya gila wipe out beberapa kali loh karena udah ada maniak tadi dari Chel ya. Langsung aja kita infat. Ini dia Cel ye kok bukan suap bukan sihir. Ini alasan goni deg-degan tadi ya. Tahu enggak sih? Tadi aku kira yang interview itu bakal koh. Iya, karena kemarin jadi translator. Masalahnya deg-degannya gini enggak jalan dia dari atas turun. Waduh, waduh, waduh. Udah bisa gombal aja gua nih ya. Oke, Chel welcome. Ini akan menjadi kursi panas karena kita bakal banyak nanya. Yang pertama, grand finalnya bakal ketemu bukan sama Navi Philippin ya. Nah, ini beda nih. Gaming Gladiator. Gimana perasaannya? Karena kan kemarin kalian pengen revenge kan sebenarnya. Pengin sih. Pengin kaget kan mereka bisa kalah. Cuma kalau e mereka pulang duluan ya too bad aja sih buat mereka. Berti mungkin mereka emang ya mungkin emang Gimin Gladi Gladiators lebih deserve buat di final mungkin. Terus ngomong-ngomong soal Gimin gimana sih e mereka deserve tapi apa yang membuat mereka kuat kalau di mata Chel sendiri. Ch sendiri kayaknya mereka ini sih ada satu tujuan. Jadi satu war semuanya war bareng. Hm. Oh, jadi kayak komsnya comsnya nyambung komsnya connect semuanya. Tapi buat ee tim fighter sendiri ini kan masih belum terkalahkan satu game pun loh. Ini kalian tuh ngerasa enggak sih kayak kalian tuh tetap butuh something yang memberikan evaluasi kepada kalian atau jangan-jangan kalian menang pun tetap evaluasi karena belajar dari tahun lalu. Karena tahun lalu kan kalian kayak clean banget jalannya mulus tapi sampai babak grand final something happen gitu loh. Apakah kali ini udah ada persiapan nih? Karena jalurnya mirip-mirip nih. Iya. Halus nih sampai grand final. Ada sih eval tiap game, cuma dari sebelum berangkat emang tujuan kita pengin 100% game rate sih kali ini. 100% game jadi udah target ya ituudah. Wow target. Cuma k tadi di game ketiga hampir-hampir maksudnya ada beberapa fisek itu gimana tuh gimana apa yang terjadi sebenarnya tadi? Ee ya Moskovnya susah ditangkap. Hero kita juga apa ya susah nangkap dia juga kan. Mungkin cuma dari Badang doang kan. I terus waktu itu juga harus juga harus aku. Tapi terus di akhirakir ada udahlah gak usah cover aku jaga diri sendiri ajain makanya di last mom sempat ada immortality ya kan kayak preparation berarti ya kayak tindakan preventif takutnya disamperin Hayabusa. Iya. Oke oke adaptif banget ya. Dan ini nih kita ngomongin sekarang persiapan di hari esok menghadapi Gaming Gladiators. Kalau tadi kata Vivian untuk ngambil trofi katanya di dalam mimpi aja. Nah, kalau dari Cel ada yang mau disampaikan enggak ke Gaming Gladiators? Apa ya? Good luck have fun. Good luck have fun. Simpel. Tetap. Oke. Kalau aku malah ada pertanyaan yang mungkin akan memperpanjang ini. Apa tuh? Kalau dari Chel sendiri, dari POV-nya Chel, Gaming Gladiator tim yang seperti apa sih? Uh, oke. Iya, kayak bocah-bocah mekanik aja gitu loh. Bocah, bocah-bocah mekanik. Tapi itu hal yang bagus atau hal yang berarti akan mempermudah kalian? Eh, tergantung gimana cara kita menghadapinya. Oke. Oke. Real quick. Berarti ada mungkin pesan-pesan terakhir untuk yang dukung Vital Indonesia, untuk Ayang sendiri mungkin. Waduh. Waduh. Eh, thank you for your support apa? Thank you udah support semuanya, guys. Emm, masih ada satu step lagi di grand final. Enggak pengin kepreset lagi kayak tahun lalu kan di grand final juga kan. Enggak mau overcfident juga. Nanti malam juga pasti banyak preparation, banyak PR. Lihat tadi game tadi juga banyak mistake juga kan dari kita. Jadi bakal improve teruslah kita ke Grand final. Semoga smooth lagi. Amin. Nah, Chel, tahun ini dengan ambience yang berbeda karena Super fans datang juga. Ada yang mau kamu sampaikan juga untuk super fans yang benar-benar hadir di Riyad, Saudi Arabia. Makasih, Guys, yang sudah datang jauh-jauh. Tadi suaranya kencang banget. Mantap. Wah, suaranya kencang banget. Oke, besok lagi. Besok lagi. Lebih kencang lagi. Dandi tolong ya yang kencang. Eci. Eci juga ya. Oke, kalau gitu terima kasih Cel sudah mau ditanya-tanya. Istirahat yang cukup. Sampai bertemu lagi besok. Good luck buat besok. Nah, sambil juga kita akan bahas. Terima kasih sekali lagi, Cel. Dan kita akan membahas kembali lagi apa saja yang tadi sempat terjadi di dalam match kali ini dan apa nih yang kira-kira harus dipersiapkan esok untuk Vitality menghadapi Gaming Gladiators. Respect. Uh, respect. Respect. Respect. Respect. Respect. selama kalau bisa 4 game aja. Oke. Nah, ini dia untuk after match-nya dari Chel sendiri dengan KDA 715 yang tadi udah sesama-sama. Enggak, itu bercanda doang kok. Bercanda doang. Albert teman aku juga soalnya. Jangan kayak gitu dong. Apa emang ngomongin apa ini? Kok tiba-tiba ke sana ya? Kan tadi kan di ini lagi dibang lagi aku disuruh ngejelasin 715 tadi. Oh. Oh, enggak. Aku enggak ada ngomong lagi. Aku, aku udah cuma bilang KDI aja. Iya. Nah, ini kita bisa melihat ee calon lawan mereka ya di hari esok dari Gaming Gladiators. Betul, betul, betul, betul. Ee apalagi cukup berbahaya juga dari Panda sih. Kalau jujur aku melihat panda ini benar-benar memanfaatkan cooldown skills, resource intinya. Jadi, yang seperti Chel bilang tadi, bocil-bocil mekanik itu benar adanya sebenarnya. Tapi menurutku harus kembali jangan sampai kita nih regen bocah mekanik juga kalah mekanik itu dia itu yang bahaya itu kayak enggak sih kita kalah karena kekuatan kita sendiri waduh rasanya enggak enak banget sih nah tapi tenang mereka udah belajar mereka sudah merasakan seperti apa tahun lal pahit banget pasti pahit banget dan mereka enggak mungkin ingin merasakan kepahitan itu lagi. Jadi udah pasti kita mendukung penuh satu-satunya tim yang tersisa tim Vitality untuk bertanding besok di best of seven. Nah, ini dia kalau gitu kita bakal langsung lihat aja jadwal esok hari Terror Queens versus Team Liquid akan menjadi pembuka. Ada Brown Smash terlebih dahulu dan grand finals Gaming Gladiators versus Team Fitality dengan B of S. Let’s go. Ini dia yang ditunggu-tunggu ya, karena last day juga, hari terakhir juga, Teman-teman. Dan best of se ini akan berbeda dari tahun yang sebelumnya di mana tahun lalu masih best of five. Nah, ini akan nambah lagi strategi, waktu fokus itu ya. Bahkan tadi dibilang kan habis ini aja nanti malah mau eval lagi. Nah, itu dia. Menang pun harus emang eval sebenarnya. Jadi jangan sampai kayak menang, ngerasa puas, ngerasa cukup. Karena percayalah teman-teman, tidak ada yang namanya enough di dunia ini. We apalagi manusia tidak pernah merasa cukup. Merasa cukup. Tidak peruh emang harus ada improve terus. Iya benar. Emang final di depan mata. Betul. Dan sudah di final kayak ini. Iya. Benar. Nah, pialanya ini nih yang di depan mata sebenarnya. Aduh. Dan bisa memilih tiga kunci lah kan soalnya kan. Dan besar kemungkinan nih liquid akan masuk sih kalau udah kayak gini. Emm. Oh, aku masih merasa Navi Philipin sih. Tetap ya, tetap enggak tahu sih kalau tim liquid ya. Kalau Navi kayaknya masih masuk sih. Oke, tapi ini sudah menjadi akhir berarti untuk hari ini. He, terima kasih untuk para analis yang sudah hadir di sini Goni dan Profesor Khabi dari pagi. Ada mau disampaikan mungkin terakhir? Pokoknya all in vitality besok. Iya, all in. Ya, kayaknya aku sekarang udah enggak berpesan untuk tim Vitality-nya, tapi untuk teman-teman yang ada di rumah, yes, please dukung penuh untuk tim Vitality karena cuma satu lagi nih, tim Vitality doang yang tersisa ya kan dari Indonesia. Dukung penuh. Nice try emang buat ONIC tapi tetap berikan dukungan mumpung masih berada di babak grand final dan memang besar kemungkinannya kita bisa banget untuk menggapai title champion tersebut. Tinggal satu tim lagi masalahnya. satu tim lagi. Makanya jangan lupa juga untuk follow MLBB Women’s Esports sosial medianya dari TikTok dan juga Instagram supaya kalian enggak ketinggalan informasiinasinya. Terus kalian juga bisa nonton eh momen-momen terbaik yang terjadi di MWUI. Apalagi besok bakal ada momen-momen grand finals. Wow. Dan apalagi bakal ada jadwal-jadwal juga yang sangat penting sana di MLBB Esports Woman. Jadi jangan sampai ketinggalan di sana dan ya eh ini hari yang cukup panjang ya untuk hari ini. Dari banyaknya match-match yang terjadi. Ada momen favorites dari kalian mungkin yang mau disampaikan. Mm momen favorite match satu atau match 2? Micke-nya Terror Queen. Micke Terror que aku suka eh jujur jujur jujur ini subjektif ya aku suka dengan keramaian tapi ya balik lagi mungkin untuk teror queen next time lebih tersusun aja. Oke, kalau gitu aku suka yang rameai-rame. Suka rame-rame, Strovert ya soalnya. Kalau gua nih ya selain itu aku juga suka sih ya. Cuman ya e di mana Vitalim menang 3-0 cukup meyakinkan itu udah oke berarti besok satu langkah lagi untuk angkat piala. Let’s go. Oke. E cukup banyak ya ee yang momen-omen yang terjadi juga di hari ini. Kalau dari aku ya, aku ada yang nanya aku. Oh harus tiga mewakili kalian. Jadi ya sepertiga. Kalau dari aku hari ini benar-benar seru banget ngelihat beberapa dark horse ya yang akhirnya hadir dan nanti kita juga bakal lihat dari top place-nya di hari ini ada beberapa toplace yang pastinya menarik tapi ini sepertinya akan menjadi akhir perjemuan kita. Jangan lupa nonton. Itu dia pesan utamanya ya. Jangan lupa nonton grand final Vitality versus Gaming Gladiators di hari esok. So, itu dia untuk hari ini. Sampai bertemu di MWI atorts World Cup 2025 di babak grand final. See you. he
16 tim dari seluruh dunia memasuki arena pertandingan, dan kini tersisa 4 tim terakhir! ๐ฅ
Siapakah yang akan bertahan dan berhasil mencapai posisi tertinggi? ๐
Jangan lewatkanโsaksikan semifinal MWI di EWC 2025 sekarang juga! ๐ฏ
๐ Kunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut:
๐Instagram: www.instagram.com/mlbbesports_official , https://www.instagram.com/mlbbesports_women/
๐Facebook: www.facebook.com/MLBBEsportsOfficial
๐TikTok: www.tiktok.com/@mlbbesports_offcial , MLBB Esports Women on TikTok
๐YouTube: www.youtube.com/@MLBBeSports
#LIMITLESS #MLBBEsports #MWI2025 #MWIatEWC25 #1Game2Champions #MLBB #MobileLegendsBangBang #EsportsWorldCup #EWC2025