KISAH NYATA Mengerikan Dibalik Game 99 NIGHTS IN THE FOREST!
Kisah nyata di balik 99 Nights in the Forest. Beberapa bulan ke belakang terdapat banyak sekali game yang menjadi super viral di Roblox. Mulai dari Steel a brand road, Ink Game, dan Grow A Garden. Namun di luar ketiga game tersebut terdapat satu game yang tidak kalah viral dan sangat misterius karena menyimpan berbagai rahasia yang berkaitan dengan kisah dunia nyata. Nama game tersebut adalah 99 Nights in the Forest. Dan siapa sangka game ini ternyata didasarkan dari tragedi serta legenda kuno. Bahkan kita bisa melihat buktinya saat masuk ke dalam game yang terdapat tulisan This game is based on true story. Salah satunya adalah empat anak hilang yang bisa kita temukan di dalam game. Dan ternyata berasal dari kasus kecelakaan pesawat di hutan Amazon Colombia yang menewaskan seluruh penumpang di dalamnya kecuali empat anak kecil yang harus bertahan hidup selama berhari-hari dalam kerasnya alam liar. Dan itu hanya satu dari banyak rahasia nyata yang akan kita ungkap di video ini. Tetapi semua cerita ini akan dimulai dari 1 Mei 2023. Pesawat kecil berjenis Sesna 206 yang berisikan satu orang pilot dan enam penumpang melakukan penerbangan rutinnya dari Araran Kura Airport menuju kota San Jose yang berjarak 350 km. Dari enam penumpang yang berada di pesawat, lima di antaranya adalah satu keluarga yang berisikan Magdalena Valencia, seorang ibu dari empat anak bernama Vesley yang berumur 13 tahun, Soleni yang berumur 9 tahun, Tien yang berumur 5 tahun, dan Kristin yang masih berumur 1 tahun. Awalnya semua berjalan baik dan penerbangan terasa lancar. Namun 1 jam setelah lepas landas, lebih tepatnya di jam 034 pagi, pilot pesawat mengirimkan sinyal darurat dan mengatakan bahwa terdapat masalah pada mesin turbin yang membuat pesawat tidak dapat dikendalikan. Tak lama kemudian, kontak dengan pesawat Sesna 206 pun hilang sepenuhnya karena pesawat tersebut sudah jatuh ke dalam hutan Amazon di Colombia dan langsung membunuh sang pilot beserta satu dari enam penumpang. Beruntungnya lima anggota keluarga dari Magdalena berhasil selamat. Namun Magdalena sendiri mengalami luka yang cukup serius serta pendarahan akibat kecelakaan tersebut. Di dalam game 99 Nights in the Forest pun kita bisa melihat sebuah bangkai pesawat berjenis Sesna yang membuktikan lebih jauh bahwa game ini memang didasarkan dari tragedi kisah nyata. Walaupun Magdalena yang merupakan ibu dari keempat anak tersebut selamat dari dampak jatuhnya pesawat. Namun karena lukanya yang parah dia pun harus kehilangan nyawanya. setelah beberapa hari yang mengharuskan empat anaknya bertahan hidup sendiri tanpa bantuan orang dewasa sama sekali. Beruntungnya sebelum Magdalena meninggal, dia mengajari keempat anaknya, terutama Leslie yang merupakan anak tertua untuk bertahan hidup dengan memancing, menseleksi buah dan biji-bijian tidak beracun, membuat api unggun, dan membangun tempat perlindungan menggunakan dedaunan serta kayu kecil dari kerasnya alam liar di hutan Amazon. Dan ini adalah permulaan tentang bagaimana kicat tragis dunia nyata ini terhubung dengan cerita dari game 99 Nights in the Forest. Saat player memulai game baru, salah satu hal yang dapat kita lihat adalah sebuah papan yang memaparkan poster tentang empat anak kecil yang hilang. Di mana nama dari anak kecil tersebut adalah Dino Kit, Kaken Kit, Squid Kit, dan Koala Kit. Mereka semua tersebar di berbagai lokasi dan dijaga oleh binatang buas. Pada kisah dunia nyatanya, para anak kecil tersebut terlantar di hutan Amazon yang dihuni oleh binatang buas selama 40 hari. Beruntungnya mereka berhasil diselamatkan oleh pihak militer Colombia dan juga sukarelawan dari penduduk asli Amazon. Setelah diselamatkan, keempat anak kecil tersebut sudah berada dalam kondisi malnutrisi dan terdapat banyak gigitan serangga. Namun, mereka sama sekali tidak menceritakan tentang penemuan hal mistis seperti monster rusa maupun hal aneh lainnya. itu karena sosok The Dear yang merupakan antagonis utama dari game 99 Nights in the Forest dengan bentuk rusa menyeramkan ini diambil dari mitologi dan legenda kuno gelap yang bernama Wendigo. Buat teman-teman yang enggak tahu apa itu Wendigo, ini adalah sebuah sosok misterius berbadan setengah rusa dan setengah manusia yang terkenal sebagai roh jahat dan diduga dapat merasuki manusia sehingga membuat korban yang dirasuki kehilangan akal sehat serta berubah menjadi seorang kanibal. Terdapat juga beberapa orang yang pernah bersaksi dan memberikan testimoni tentang pertemuannya dengan Wendigo. Di mana mereka semua mendeskripsikan hal serupa, yaitu sebuah binatang bertanduk seperti rusa yang dapat berdiri layaknya manusia. Mitos mengenai Wendigo sendiri pertama kali muncul dari Amerika Utara lebih tepatnya oleh penduduk asli yang bernama Algon Kuan. Dan bagi mereka Wendigo merupakan simbol dari kejahatan, kanibalisme, dan hal-hal supernatural. serta seringki diasosiasikan dengan musibah, kelaparan, ataupun hilangnya kemanusiaan. Dalam beberapa tradisi, Wendigo dipercaya muncul dari manusia yang terpaksa harus melakukan aksi kanibalisme untuk bertahan hidup. Ini pun menjadi tema dari salah satu game horor tahun 2015 bernama Until Down. Di mana beberapa dari karakter yang dimainkan terjebak di suatu tempat dan dirasuki oleh roh jahat sehingga mereka terpaksa memakan manusia untuk bisa bertahan hidup. Namun secara perlahan mereka pun kehilangan akal sehatnya dan badannya mengalami perubahan menjadi sosok Wendigo. Apabila kita melihat sisi lain dari map di dalam game 99 Nights in the Forest, kita akan menemukan beberapa tempat penumbalan dari The Caltis yang ternyata saling terkoneksi dengan sejarah Wendigo yang baru saja kita bahas. Altis sendiri merupakan antagonis kedua di dalam game ini selain Dir yang diketahui sebagai anggota dari sebuah sekte misterius penyembah Dir. Bahkan kita bisa melihat mereka mengenakan tengkorak dari binatang rusa yang gua yakin banyak dari kalian juga sudah tahu bahwa rusa berarti dir jika ditranslasi ke bahasa Inggris. Tetapi itu bukanlah hal yang paling menyeramkan dari The Caltis karena mereka dipercaya memiliki kelainan yang bernama Wendigo Pychosis. di mana hal ini dicirikan dengan gejala nafsu yang tidak terkontrol untuk memakan daging manusia. Sehingga banyak yang percaya bahwa orang dengan wendigo psychosis hanya menunggu waktu sampai berubah menjadi wendigo sepenuhnya. Seperti para coltis yang datang untuk menyerang kita sebagai player karena mereka lapar dan ingin memakan daging manusia. Bahkan di sejarah aslinya, jika orang dengan wendigo psychosis tidak dapat disembuhkan, dia pun terpaksa harus dibakar. Karena dipercaya roh buruk dari Wendigo juga akan lenyap bersama dengan tubuh korbannya. Hal ini dibuktikan juga di dalam game di mana Dir takut terhadap cahaya atau hal terang dan panas seperti api unggun sehingga dia pun tidak bisa mendekati player yang berada di area lingkaran campfire. Di dunia nyata sendiri terdapat sebuah pulau yang belum tersentuh teknologi dan sangat terisolasi dari dunia luar. Seramnya, pulau tersebut dihuni oleh suku kanibal yang sudah tinggal di sana selama 50 sampai 60.000 tahun lamanya. Dan hal ini memang cukup mirip dengan The Caltis ya. Jadi pulau ini bernama Pulau Sentinel yang dihuni oleh 50 sampai 400 orang dan mereka terkenal sangat agresif terhadap pendatang asing yang ingin menghampiri pulau mereka. Bahkan sempat ada kasus kematian yang terjadi pada seseorang bernama John Allen Chowo yang menyewa kapan nelayan dengan niat untuk mengunjungi Pulau Sentinel agar bisa melakukan kontak dengan penduduk asli di sana. Tetapi nasib Malang justru menimpanya. Karena bukannya disambut dengan ramah, justru John terkena tembakan panah yang langsung membunuhnya. Dan karena Cukut Sentinel adalah kanibal, kalian bisa membayangkan apa yang terjadi kepada tubuh John. Ya, sebelum kita lanjut ke pembahasannya, mohon bantuannya untuk di-subscribe dulu ya, Teman-teman. Agar kita bisa mencapai 100.000 subscribers dan gua bisa lebih sering upload konten pembahasan menarik lainnya seperti ini. Kembali ke video. Sekarang kita sudah tahu kisah dunia nyata yang menjadi inspirasi beberapa elemen di dalam game 99 Nights in the Forest. Namun, bagaimana dengan kisah asli dari game ini sendiri? Jadi, semua ini dimulai dari laporan tentang adanya penampakan makhluk misterius berbentuk rusa di dalam hutan yang bisa berdiri di atas dua kaki, layaknya manusia. Kemudian pada minggu selanjutnya terdapat empat anak kecil yang menghilang dan dipercayai berhubungan dengan kemunculan makhluk rusa tersebut. Usaha pencarian dan penyelamatan dari polisi pun sudah dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil sehingga hutan tersebut pun disegel dari publik. Kita sebagai player ingin mengetahui seluruh misteri yang ada di dalam hutan dan mencari keempat anak kilang tersebut dengan jangka waktu 99 hari. Dan saat masuk ke dalam game, kita akan melihat rusa misterius tersebut mengintip dari kejauhan yang di mana dia disembah sebagai dewa oleh para kaltis. Sepanjang malam kita harus selamat dari berbagai serangan, baik itu serangan deer maupun kaltis. Dan kita pun harus mencari lokasi keempat anak yang hilang agar bisa membebaskan mereka yang tersebar di berbagai lokasi dan dijaga oleh para binatang buas. Namun masih terdapat satu hal misterius di dalam game ini yang perlu kita bahas dan diduga menjadi asal usul kemunculan hal-hal aneh di hutan ini. Hal tersebut adalah sebuah bangunan laboratorium di mana bangunan tersebut diduga sebagai tempat eksperimen ilegal yang digunakan oleh beberapa ilmuwan gila untuk melakukan eksperimen persilangan genetika antara binatang dan manusia. Dan di kasus ini binatang tersebut adalah rusa. Hal ini juga dibuktikan oleh alat pengekang tangan dan kaki pada tempat tidur di ruangan ini. Namun sayangnya diduga eksperimen tersebut menjadi tidak terkontrol dan Dir pun menghabisi para ilmuwan yang melakukan eksperimen paksa kepadanya karena dia sekarang memiliki kecerdasan layaknya manusia hasil dari eksperimen. Maka dari itu di dalam game ini dir tahu kapan harus mengejar player dan kapan harus mundur. Serta dia dapat berdiri di atas dua kaki dengan badan yang besar dan bisa menjadi sangat agresif. Tak lama kemudian, beberapa penjelajah hutan pun juga sempat melihat dir ini saat ingin melakukan aktivitas camping. Namun karena rasa takut luar biasa akan pertemuannya dengan monster itu, justru para penjelajah tersebut terpaksa menyembahnya karena takut menjadi korban selanjutnya. Sehingga mereka berubah menjadi thealtis dan selalu mencari korban untuk ditumbalkan kepada Dir. Tapi itu hanyalah sekedar teori yang gua punya ya. Kalau menurut kalian apa yang sebenarnya terjadi di dalam game Nanti Nats in the Forest teman-teman? Jangan lupa tulis di kolom komentar bawah ya. Sekian dulu untuk video hari ini. Gua Evan Tedy pamit undur diri. Sampai berjumpa di video selanjutnya. Bye.
KISAH NYATA Mengerikan Dibalik Game 99 NIGHTS IN THE FOREST!
———–
Game :
99 Nights In The Forest
https://www.roblox.com/games/79546208627805/99-Nights-in-the-Forest-ALIENS
———–
Di video ini kita akan membahas berbagai KISAH NYATA yang berhubungan dengan game populer 99 NIGHTS IN THE FOREST, termasuk beberapa RAHASIA yang belum banyak diketahui. Kira-kira hal apa saja yang akan kita temui? semua akan di BAHAS dalam video ini.
———–
Terima kasih sudah mampir! Semoga kalian bisa terhibur!! Dan makasih banyak yang sudah like, comment, & subscribe 🙂
———–
Follow Social Mediaku :
〚 Instagram 〛
https://www.instagram.com/evannnntd/
〚 TikTok〛
@evannnntd
Sources & Credits:
– Flush
https://www.youtube.com/@Flush/videos