KOLONEL (PURN) SRI RADJASA: KONTRA INTELIJEN PRABOWO TAK KUASA HADAPI JOKOWI
Agustus 2014 sebelum pemilihan presiden, Jokowi pernah ke Brisbane dan menemui Profesor Damins Kingsburi. Damin Kingsburi ini adalah pakar disintegrasi dan international advisor untuk gerakan separatis di Indonesia semuanya. Apa misi Jokowi ke sana? Yaitu membawa dokumen referendum Papua Barat. Ini bahaya ini ini indikasinya kepada pengkhianatan ya. Setiap ee terjadi sengketa antara ee gerakan separatis dengan pemerintah pusat teradi harus bisa. Setelah itu aksi gerakan UPM, aksi bersenjata terus meningkat. Terus meningkat setelah 2014 itu. Iya. Terus meningkat ya kan? Saya ada rekamannya. Iya. Siapa sebetulnya yang memberikan rekomendasi kepada katakan saya itu terjadi ya kepada Pak Jokowi untuk mendatangi Damian Amerika. Oke. Iya. Karena ee pada saat itu ee Jokowi masih membawa misinya Amerika pada saat itu. Ee yang seperti kita ketahui bahwa di awal dia berinteraksi dengan dua tokoh CAE kan dalam rangka meredam radikalisme Islam di sini. Nah, kemudian itu firm Pak FM ada namanya I DU Si yangjumpai dia terkait dengan ee upaya meredam radikalismenya Abu Bakar Bas. Kasus Tom Lembong Prabowo sudah dilaporkan sedikit of the record tapi enggak apa-apa saya sampaikan sebelahnya Prabowo bicara permintaan yang atas coba yang atas sebelah Prabowo siapa? Teddy. Oh oke. Jadi yang atas dan siapa yang disebut ya? Nah itu dia kan I kan padahal Prabowo sudah jadi presiden. Pak siap Pak ya siapa ya? Siapa yang di atas ini? Raja Jawalah yang dijadikan nabinya para relawan. Sedosa apapun masa lalu Prabowo ketika dia berani menghadapi Jokowi pasti rakyat akan melupakan. Tapi terbalik Pak ketika Prabowo bersikap ragu terhadap Jokowi dosa ini akan diangkat oleh publik. [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sobat Madilog, hari ini kita akan membahas sesuatu yang mungkin nampaknya sepele dan bahkan mungkin kita spelekan pada saat-saat lalu, tapi harus diakui menyimpan potensi konflik dan aroma intrig. Apa itu? Dia adalah penugasan khusus Wapres Gibran Neraka Bumi Neraka ke Papua. Di sana sekali lagi saya katakan ada aroma intrig. Kenapa? Karena tiba-tiba saja dalam waktu yang sangat cepat ada tiga orang menteri yang kemudian memberikan respon yang menyatakan bahwa Gibran tidak perlu berkantor di sana. Nah, untuk itu bersama kita semua di Madilog kita akan bertemu dengan seseorang yang berasal dari dunia itu dunia intelligen. Dan kita akan mencoba mengulik sisi-sisi paling sunyi dari kekuasaan. Sisi-sisi yang hanya terekam, yang hanya bisa diendus oleh mereka yang bisa melihat. Tadi saya katakan potensi meletiknya api sebelum sesuatu terbakar. Selamat Pak Sri Raja Sasandra kembali ini untuk kedua kalinya kita bertemu. Terima kasih. Hatur nuhun. Pisan, Pak. Asalamualaikum. Langsung saja. ya ee apa sebetulnya sebagai seorang mantan intel, mantan telik sandi, apa yang Bapak katakan saja nilai ee kemudian ee interpretasi dari penugasan khusus dari Presiden ke wakilnya untuk ke Papua ini sebenarnya ee penugasan Wakil Presiden untuk menangani Papua itu sudah ada di dalam undang-undang dan itu juga sudah dilaks dilaksanakan oleh Pak Maruf sebelumnya. Iya. Cuma setelah kemudian Wapresnya itu, Pak, ee ditangani oleh Gibran, ya, seakan yang terlupakan gitu. Iya. Mungkin Gibran asik dengan dengan kegiatan sendiri maka diingatkan oleh Menteri Hukum Pak Yusril ya. Apa sih sebetulnya kegiatan Gibrang? Kalau kita lihat bagi-bagi apa kosmetik apa segala macam yang tidak mendasar yang yang tidak bersentuhan dengan apa namanya ee kegiatan kenegaraan. Oke. Nah, sementara ada amanat undang-undang bahwa harus mengkoordinasikan tentang kegiatan ee apa namanya? percepatan pembangunan otonomi khusus di Papua itu kalau enggak salah di Undang-Undang Nomor 21 ya, Pak? Iya. Tahun 2001. Nah, terkait dengan undang-undang itu kemudian Yusril mengingatkan cuma ada ada ke apa namanya ke kerancuan dari Yusril ketika menjelaskan bahwa Gibran mungkin akan di sana awalnya ya. Iya, betul. Tapi di dalam ee undang-undang itu memang yang mereka di sana adalah para deputi pelaksana gitu. Oke. Gibran mungkin boleh sekali-sekali tapi tidak berkantor di sana gitu. Tapi saya pikir ee pernyataan yusril juga mengandung ee satu satu makna ya. He ee kalau saya melihat ini ada arahan juga sebelumnya bahwa dia menyatakan itu tidak semata-mata ee itu adalah ee keinginan industri. Mungkin saja itu datang dari bos. K. Ee arahan siapa nih dan siapa bos itu? Presiden lah. Presiden. Oke. Bahwa eh agar ee Libran juga berkantor di sana. Nah, pernyataan ini ya kan ee keinginan Gibran untuk berkantor di sana ada dua ada dua ada dua ee interpretasi interpretasi satu ya kan presiden ingin menjauhkan Gibran dari isu dari tekanan apa namanya ee pemazulan satu. Kedua, ada juga interpretasi yang menyatakan bahwa Gibran dijauhkan dari orang-orangnya Jokowi. Namun demikian kan langsung disanggah oleh Tito I dan kemudian diikuti oleh ee Praso. Prasetio ee apa ee terkesan mau meluruskan. Memang benar Gibran tidak harus di sana karena kan ee ee ini akan menyali undang-undang. Tapi kalau itu didiamkan kemarin, mungkin aja Gibran akan berkantor di sana gitu. Oke. Tapi karena Tito langsung menyanggah gitu bahwa ee di dalam aturan tidak mengatakan seperti itu, yang ada di sana deputi dan pelaksana harian sehingga akhirnya menjadi bola liar kan di dalam perdebatan. Akhirnya diputuskan oleh Pras bahwa iya Gibran tidak harus ke sana. Kalau enggak, Pak, itu dibiarkan Gibran di sana. Kalau menurut ee apa insting intelijen Pak eh Sri I apakah memang seharusnya Pak Tito menyatakan itu atau sebetulnya diam pun tidak jadi persoalan? Ee karena karena ee Wakil Presiden dalam Papua itu ee dia adalah koordinator dari Menteri Dalam Negeri BAPENAS terus apalagi gitu ya. Nah, Menteri Dalam Negeri kelihatannya juga berkepentingan untuk menyatakan itu gitu. Iya. Iya. I artinya masih memang masih dalam lingkup kerjanya ya. Tapi ee saya melihat juga ada keraguan dari presiden untuk menempatkan Gibran di sana walaupun pada awalnya untuk menjauhkan Gibran dari isu pemakzuran. Nah, ini satu indikasi bahwa ee Pak Prabowo juga masih menginginkan Gibran, Arti masih berupaya untuk melindungi Gibran. Karena ada satu kondisi, Pak, ya. Gibran diharapkan tetap ada sebagai bmpernya Prabowo sehingga sehingga apa ee ee tudingan selalu berfokus pada Gibran orang lupa dengan presiden gitu. Ada ada ee ee analisa saya ke sana. Namun demikian juga ada keraguan Prabowo untuk menempatkan Gibran di sana karena latar belakang masa lalu bapaknya. Boleh di jangan kita lupa ya bahwa ini ee informasi saya dapat dari salah satu tokoh adat Papua Barat yang menyatakan dan saya ada rekamannya he menyatakan bahwa Agustus 2014 sebelum pemilihan presiden Jokowi pernah ke Brisbane dan menemui Profesor Damins Cingsburi. Saya hafal banget dengan Damis dan dia adalah pakar disintegrasi. Dia adalah international advisornya Ftilin pada saat diajak pendapat. Oke. Apa yang diserahkan? Apa yang apa yang dibawa? Apa misi Jokowi ke sana? Yaitu membawa dokumen referendum Papua Barat. Ini ini bahaya ini ini indikasinya kepada pengkhianatan tu ya. Itu eh firm. Iya. Ada dokumen suaranya. Oke. Tapi firm bahwa dokumen itu dibawa oleh Jokowi ke siapa? Darwin ya. Damin KB kenapa harus ke Damin Kisburi? Ya, ini pasti ada kaitannya karena Damen Kisburi ini adalah pakar disintegrasi dan international advisor untuk gerakan separatis di Indonesia semuanya dibawa ke sana untuk kemudian ee minta agar Damin ee apa namanya ee meneliti, menelaah sehingga kemudian bisa dicari solusinya. Eh, enggak enggak. Kalau Daminisburi ya dia adalah pakar disintegrasi dan dia menginginkan bahwa ee setiap ee terjadi sengketa antara ee gerakan separatis dengan pemerintah pusat terjadi pemisahan harus bisa gitu. Oke. Nah, dan ehilin pun begitu pada saat jajak pendapat internasional itu g pun begitu. Oke. Ini kan ini kan satu kondisi yang sangat tidak karena apa? Setelah itu aksi gerakan UPM aksi bersenjata terus meningkat terus meningkat. setelah 2014 itu iya terus meningkat ya kan he. Sementara Jokowi untuk menutupi semua itu dia coba untuk dengan pendekatan pembangunan. Padahal ya kan pembangunan yang dilakukan oleh Jokowi termasuk estate yang di sana. He. Itu apa ee ee semacam kayak bomatu karena apa ya kan itu tanah adat tanah ulayat yang dipakai. Yang dipakai dan ini satu saat pasti pecah apalagi 2 juta hektar ya kemarin. Iya. Ya, itu hampir semuanya adalah tanah adat dan tanah wilayat. Di mana buat orang Papua itu sangat keramat sekali. Kemudian kalau kita lihat ya kan ee pembukaan lahan pertanian di sana airnya dari mana, Pak? 2 juta hektar itu Bengawan Sor tidak mampu untuk mengakhiri itu. Artinya apa? Satu saat akan terjadi belunder dengan food estet. Dan ini persoalan kalau dalam pencarian Bapak atau data yang Bapak punyai, siapa sebetulnya yang memberikan rekomendasi kepada katakan saya itu terjadi ya kepada Pak Jokowi untuk mendatangi Damian Amerika. Oke. Iya. Karena ee pada saat itu ee Jokowi masih membawa misinya Amerika pada saat itu. Ee yang seperti kita ketahui bahwa di awal dia berinteraksi dengan dua tokoh CAE kan he dalam rangka meredam radikalisme Islam di sini. Nah, kemudian itu firm, Pak. FM ada namanya I Duar yang jumpai dia terkait dengan ee upaya meredam radikalismenya Abu Bakar Bas dan itu berarti Solo berarti masuk waktu masih di Solo. Solo 6 bulan Jokowi jadi walikota di Solo didatangi dan itu mendapat apresiasi dari duta besar dari pemerintah Amerika. Bahkan di situ disebutkan bahwa inilah calon pemimpin yang akan kita usung. Oke, dengan kata lain, Bapak ini sebetulnya agak-agagak agak agak apa? Agak agak melenceng dari pembicaraan awal. Dengan kata lain, Bapak mengatakan bahwa di awal-awal memang ada tangan Amerika juga dalam naiknya beliau. Jelas, jelas, jelas. Semua by desain, Pak. Asing. Iya. sehingga ee kedatangan Jokowi ke sana kemudian berinteraksi dengan dengan Profesor Damins ya kan yang pakar disintegrasi itu tidak lepas daripada ee ee campur tangan Amerika. Bapak mendapatkan informasi itu dari mana? Bahwa Pak Jokowi mendatangi Damin Skisburi dari tokoh adat Papua Barat yang dia mengatakan bahwa ee Jokowi bukan bukan sekedar pembohong tapi dia pengkhianat. Oke. Gitu loh. Artinya ee masyarakat Pabua Barat merasa resah dengan ee langkah Jokowi di awal. He. Kita kembali kepada persoalan ee penugasan apa ya? I penugasan PS kepada eeR tadi Bapak mengatakan bahwa ini berkaitan dengan ee apa menguatnya upaya pemakjulan. Iya. Dengan kata lain sebetulnya Prabowo sendiri lepas dari misalnya ketika ee pilpres atau pra pilpres ee dikatakan saja dikuyo-kuyo sama fufa yang kita enggak tahu siapa itu gitu ya. dia tidak punya perasaan buruk apapun terhadap wakil sampai saat ini kan Prabowo masih menghendaki Gibran ada sebagai wapres karena saya lihat bukan ee hanya semata-mata Gibran dijadikan tameng h untuk melindungi J Prabowo. Kalau sampai Gibran lepas pasti apa namanya? Ee ee sudah enggak ada lagi ini orang ini tameng ini. Iya. Iya. Dan itu ee saya dengar dari dari berbagai pihak. Jadi keberadaan Gibran tetap dipertahankan dan dilindungi termasuk terhadap upaya pemakulan. Saya yakin pemakulan itu akan berhenti tengah jalan karena tidak ada dari Presiden. Kalau misalnya cara ee logika yang yang ee Bapak pegang adalah seperti itu, artinya sebetulnya Presiden juga menghendaki agar wapresnya ini sama sekali tidak berprestasi. Iya. Arti Prabowo mungkin sudah tahu sejak awal ya bagaimana kualitas Gibran ya kan. Iya. Tapi karena kebutuhan Prabowo untuk mendapat dukungan network-nya Jokowi pada saat itu ya diambil. Nah, dalam perjalanannya ternyata ee fokus orang sekarang ini kepada Gibran. Oke. Nah, ini dibiarkan ya kan menjadi menjadi bola liar ya sehingga dia merasa aman. Sekarang kita lihat kan selalu orang mengata selalu orang tudingan terlalu kepada Jokowi, Gibran Jokowi tanpa melihat ee ee apa yang dilakukan oleh Prabowo gitu. Iya. Iya. Iya. I. Nah, kondisi seperti itu. Jadi ee saya saya pikir ee hari ini kita belum bisa berharap karena kita belum melihat ya bagaimana Prabowo ee melihat kekisruhan ini ya penegakan hukum yang tidak jelas dan apa namanya kemudian ee ee apa kebijakan para menteri yang membuat kemarahan publik. tidak ada langkah-langkah yang diambil Prabowo sepanjang itu masih punya korelasi dengan kepentingan Jokowi gitu loh. Ee apakah misalnya yang kalau kalau itu memang yang dilakukan Prabowo ee menjauhkan ee apa namanya ee menjauhkan Gibran dari pusat kekuasaan seperti kalau kata Johan Galtung kan menjauhkan seseorang dari senter ee dan ditempatkan di periferi gitu ya. Tidakkah itu akan membuat Jokowi marah atau sudah? Justru ee saya melihat terbalik, Pak. Oke. Karena gini, ee mengapa Prabowo ee tiba-tiba apa mengangkat persoalan Gibran terkait dengan penanganan Papua yang selama seharusnya kan ini sudah sejak awal, Pak. Iya, betul. Itu itunya aja 2001 yang saya tadi dengar. Iya. Artinya ketika wakil presiden berganti kepada Gibran harusnya kan ini kan di diserah terimakan oleh akhirnya Gibran harusnya mengetahui tugasnya. Tapi kenapa baru kali ini? Ini juga terkait dengan agar Gibran tidak menjadi sasaran tembak persoalan pemajuran. Tapi ternyata ini pun dihambat ya kan oleh pihak-pihak tertentu. Iya. Itu aja. Kalau saya lihat ee persoalan ini enggak terlalu sulit untuk kita melihat ya kan. Intinya ya kan Prabowo masih menghendaki Gibran ada di sebelah. He ya. Satu untuk menyelamatkan Prabowo sendiri. Kedua agar sasaran tembak selalu datang ke gigibran. Kalau misalnya memang Pak ee Prabowo tidak menghendaki ee katakan saja ee Gibran dimakdulkan, kan sebetulnya mudah saja tanpa harus kemudian menggesernya ke ee ke Papua. Nah, adakah kemungkinan peluang lain selain untuk menghindari pemakjulan dan selain yang kedua tadi yang apa? saya. Iya. Tapi tapi ini kayak semacam ini, Pak. Semacam ee ee seperti buah ya. Oke. Ketika ee ee Prabowo menghendaki Gibran tidak menjadi sasaran tembaknya pemanggilan. Kemudian ketika Gibran di sana dia khawatir ya kan ini akan menjadi apa akan terkait kembali kepada benang merah ee peristiwa Jokowi pada masa lalu yang menghendaki referendum gitu loh. P. Jadi, jadi ini semacam buah semalakama ya. Iya. Iya, iya. Enggak dimakan mau mati ini dimakan mau mati gitu. Karena kalau kita melihat Iya. Kalau ee kita melihat kondisi seperti itu ya dilema buat. Jadi, tapi ee perintah Prabowo kepada Gibran ini juga semacam pengalihan isu agar Gibran terlihat kerja gitu. Oke, itu aja. Agar Gibran terlihat kerja. Jadi dengan kata lain sebetulnya ee dalam penilaian Bapak Gibran selama ini juga tidak bekerja. Artinya tidak tidak apa tidak melakukan tugas-tugas kenegara kenegaraan Pak. Artinya juga tapi buat buat Prabowo itu tidak masalah gitu loh. Tapi ketika Gibran melakukan kegiatan-kegiatan yang dipandang apa ya ee ee orang bilang sekedar sekedar main-main gitu ya. Sehingga ini menjadi sasaran persoalan pemangsuran. Maka diberilah legitimasi buat Gibran. Eh, Gibran, ini kerjaan kamu loh. Ini tugas negara tidak. Nah, ini untuk menutupi gitu ee ee apa namanya? Ketidaktauan Gibran atau kekurangan wawasan Gibran dalam ee apa? Bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Harusnya kan ini tidak perlu disampaikan seperti itu. Harusnya Gibran kalau Gibran cerdas dia sudah melihat, “Oh, ini tugas saya, ini tugas saya.” Iya. Iya. I harus dia melaporkan kepada presiden, “Pak, ini tugas saya ber undang-undang.” Tapi kan terbalik seolah-olah jadi memang Gibran tidak tahu apa tugasnya gitu. Nah, dalam situasi seperti ini makanya Prabowo segera mengambil langkah memberikan e mempertegas iya mempertegas bahwa kepada publik menurut ini Gibran ada kerjaannya loh. Oke. Kalau misalnya gini tadi ee Bapak mengatakan bahwa bagi ee Presiden Prabowo kerja atau tidaknya e tidak kerja atau tidak kerjanya Gibran tidak masalah. Tidak masalah sebetulnya ya. Tapi kan buat buat rakyat itu masalah itu sama dengan apa nak membayar gaji kosong atau apapun masalah. Maka dari itu Pak jadi dibuatlah kerjaan jadi ditunjuklah kerja ini loh kerjaan Gibran undang-undang iya semacam itu. Iya i artinya Gibran tidak dibiarkan ee ee apa ee melakukan tugas-tugas yang tidak menjadi tanggung jawabnya dan menjadi sasaran tembak buat para ee publik yang mengin pemakzulan. Oke. Maka dipertegas oleh Prabu ini ada kerja ini gbran ada kerjaannya. Oke, Pak. Ee kalau misalnya ini kan sudah ini kan sudahudah jadi meskipun tidak berkantor di sana sudah. Kalau menurut Bapak apakah ee badan-badan apa saja yang kemudian nanti akan sangat giat untuk katakan saja bekerja buat e Mas Gibran ini nanti yang terkait untuk urusan ini di sana di Papua? Oh, I di sini ee apa namanya? badan apa? Badan percepatan ee pembangunan khusus kan ini ini sudah sudah ada Pak, sudah ada apa ee ee ee dan sudah jalan ya sudah berjalan di sana yang bekerja ada deputi kemudian ee ee pihak Pendagri pun mendelegasikan perwakilan di sana BAP di sana dan sudah ada kantornya di sana sudah ada. Jadi ini betul-betul penegasan aja bahwa I penegasan aja kepada ini penegasan Prabowo kepada publik gitu loh. Ini Gibran ada kerjaannya loh gitu loh. Gitu aja sebenarnya ketika GBAN tidak kerja juga ini sudah jalan. Iya. Iya. Jadi enggak usah khawatir mau Gibran ada di mana pun ya kan ini sudah jalan bukannya bukannya ee ini sebuah kegiatan baru. Enggak. Nah kalau misalnya memang Gibran dijadikan semacam ee apa namanya? layar pertama atau apalah ya kalau kalau dalam ee perang Israel sama Iran tuh kayak semacam Irendom atau apa sampai kapan sebetulnya Pak Prabo memerlukan itu memerlukan fungsi itu ada pada Gibran ee kalau saya melihat belum ada tanda-tanda Prabowo untuk menghentikan Gibran sebagai air rendong belum belum ada tanda-tanda sama sekali karena saya lihat bahwa ee ee ada semacam kangganan Prabowo ketika berhadapan dengan problem-problem yang dihadapi ee bapaknya maupun Gibran saat ini, Pak. Termasuk persoalan hukum dan segala macam. Bahkan terhadap relawannya pun Prabowo masih enggan i untuk bersentuhan dengan itu. Gini, kalau tadi Bapak mengatakan bahwa di awal-awal Pak Prabowo juga sempat mengatakan bahwa Gibran kemungkinan akan berkantor di Papua. Iya. Kemudian tiba-tiba Pak Tito menerangkan tidak harus I eh kemudian Pak Yusril di awalnya sepakat dengan kemudian Iya kemudian ee ee apa ee meralat ucapannya adakah misalnya dari kacamata intelijen ITM ini menunjukkan ada keretakan atau konflik di sana gak ada gak ada justru di situasi yang krusial buat Gibran dihadapkan dengan begitu kuatnya pemaksud Ulan he Prabu tadi berharap Gibran bisa lebih banyak di Papua tapi undang-undang tidak menghendaki begitu gitu kan. Sehingga tiba-tiba Tito seperti seaker-akan membangkang gitu ya kan ya seperti Pak Maruf dulu juga gitu sekali-sekali mereka tapi memang yang berkantor di sana deputi dan pelaksanaan lapangan Gibran tetap berkantor di Jakarta. akhirnya berbalik lagi. Apa kepentingan Pak Tito untuk menegaskan bahwa eh Wapres tidak harus berkantor di sana? Karena karena mereka kan saling terkait, Tito juga tidak mendaki ya kan lebih dari sekedar misalnya mempertegas bahwa ini loh undang-undangnya. Iya. Selain itu ya kan ada kepentingan Tito juga bahwa Gibran tidak boleh jauh dari Tito gitu loh. Karena ini kan saling keterkaitan kan punya punya saling ada ada politik interest antara mereka berdua dengan bapaknya gitu. Jadi kalau sampai kemudian ee Gibran di Papua seakan-akan Gibran dijauhkan dari rekan-rekan bapaknya. Iya. Iya. Sebetulnya juga enggak begitu yang dimaksud Prabowo ya. Jadi memang terjadi miss apa ya semacam eh niatnya semua sebetulnya niatnya e Prabowo juga niatnya mau melindungi Gibran gitu ya. Termasuk kemudian Tito juga menghendaki memanfaatkan Gibran gitu loh. Tapi di awal-awal di antara mereka tidak ada komunikasi sehingga kemudian terjadi misinterpretasi Pak Tito terhadap kehendak Pak Prabowo. Betul. Iya, betul betul itu dia. Apakah katakan saja ya, apakah ada intensi Bapak tadi bahkan mengatakan pembangkangan. Iya. Ee memang se se apa seserius itu, Pak Tito. Ee katakan saja berusaha membangkang atau katakan berusaha untuk e lain dengan ee arahan Pak Prabowo. Contoh kasus 40 kita lihat 4. Oke. Ini berbeda dengan persoalan ee apa namanya? Raja empat. Iya. Raja 4 Prabo intervensi tapi kemudian menterinya yang menyelesaikan. Iya. Tapi kasus 40 ya kan. Ini salah satu bentuk pembangkangan Tito karena Tito tetap tidak apa tidak berubah dari keputusan keputusan awal masuk ke sumut makanya diambil alih oleh presiden baru kemudian Presiden membuat pernyataan buku ini tetap Aceh. Nah inilah salah satu bentuk pembangkangan itu. Tapi kemudian dikatakan oleh Prabowo ee apa ee kabit itu masih kerja baik-baik aja. Menteri melakukan dalam tanda petik, saya masih mengurangkan tanda petik, melakukan pembangkangan terhadap presiden. Apakah memang Pak Tito sepul itu bisa yang buktinya terjadi seperti ini? I. Makanya saya bilang, Pak, ketika Tito masih terkait dengan Jokowi, ada keenggan Prabowo untuk menabrak gitu ya. He. Makanya Prabowo ambil langsung, ambil alih maka dia yang memutuskan tanpa ada sanksi apapun. Dan ini kalau saya lihat bukan tipikalnya Prabowo sebenarnya. Jadi ada sesuatu yang menekan Prabowo sehingga Prabowo harus melakukan yang bukan menjadi karakter dia gitu loh. Ya, kalau kalau kalau Prabowo yang dalam tanda petik dulu kan kalau semasa kabarnya kan. Nah, inilah perubahan yang terjadi. Jadi saya melihat bahwa ada satu perubahan karakter dalam berpolitik ya dalam Prabowo yang seperti ini gitu loh. Berarti kan begitu kuatnya tekanan. Oke. Begini ee di satu sisi ee Bapak bisa mengatakan begitu kuatnya tekanan. Di sisi lain saya mencoba melihat dari sisi Pak Prabowo beliau makin tua makin merasa harus arif. Apakah seperti itu juga misalnya kemudian tadi ee meskipun dilawan ya wong tua ngalah misalnya saya menantu begini Pak kalau saya lihat ee sementara ini Pak buat Prabowo yang penting ambisinya jadi presiden sudah tercapai ya kan jadi tidak ada yang lain gitu sementara itu aja apapun yang ke depan dia tidak mau mengambil risiko. Oke, Pak. Bapak tadi mengatakan ambisi Pak Pak Parbowo adalah menjadi presiden dan itu sudah tercapai. Iya. Ee saya juga mendapati beberapa kalimat yang meskipun e lupa saya catat tapi saya catat di otak soal keinginan Pak Prabowo mensejahterakan apa? Apakah misalnya dengan pernyataan itu Bapak agak skeptis dengan yang kedua bahwa Pak Prabowo ingin mensejahterakanlah, ingin apa yang itu harus dimulai dengan melakukan tatanan yang baik. Oh iya ya. Kalau ee kalau ee Prabowo punya punya visi memimpin seperti itu tentunya tidak diawali dengan dengan apa ee gaya yang seperti sekarang ini, Pak. Artinya bahwa menghadapi situasi negara yang carut-marut sebagai presiden harusnya Prabowo berani mengambil tindakan di luar kota. He. Tapi kalau seperti ini ya kan he semuanya normatif. Ini satu gejala saya lihat bahwa tidak akan terjadi perubahan yang signifikan selama Prabowo memimpin kalau cara-caranya yang dilakukan iya normatif seperti ini gitu. Oke. Jadi ee apa yang kira-kira menurut Bapak atau paling tidak Bapak harapkan sebagai warga lah. Iya. Apa? Iya. Ya, saya berharap bahwa ee saya katakan bahwa yang saya katakan bahwa ee Prabowo harus mengambil kebijakan di luar kota seperti misal penegakan hukum ya. Kasus Tom Lembong Prabowo sudah dilaporkan bahwa opini yang berkembang dilaporkan oleh oleh orang-orang sekelilingnya lah ya. Dan ini saya langsung dapat cuma apa yang terjadi ya ini ini sedikit of the record tapi tapi enggak apa-apa saya sampaikan sebelahnya Prabowo bicara permintaan yang atas coba yang atas sebelah Prabowo siapa Teddy. Jadi yang atas siapa? siapa yang disebut ya? Nah, itu dia kan I kan padahal Prabowo sudah jadi presiden. Pak coba ini satu kondisi yang ee real terjadi saat ini. Saya pikir tadinya yang di atas itu rakyat. Jadi enggak ya, Pak? Bukan rakyat ya. Bukan. Artinya begini, Pak. Ya, siapa, Pak? Ya, siapa? Siapa yang di atas ini? Raja Jawah yang dijadikan nabinya para relawan. Siap. Siap. Siap. Jadi kan ee melihat ee ee satu kasus itu, makanya saya juga agak spesifis dengan ee persoalan ijazah. He. Ee tadi kita berharap bahwa adalah ee intervensi presiden ya kan terhadap karena ini sudah riuh ya. Sudah sudah riuh dan bukan riuh lagi, Pak. Artinya begini ya kan ee apa namanya kriminalisasi terhadap suar suara kebenaran yang di yang disuarakan oleh rakyat melalui Roy Sur dan kawan-kawan kemudian ya kan dikriminalisasi oleh instrumen hukum yang ada di bawah kekuasaan Pak Prabowo kan betul logikanya Pak ya kan kalau Prabowo masih masih menggunakan akal saya tentu dia akan mengambil langkah kan Eh, stop. Tapi ada kekuatan ya kan yang menggunakan itu gitu loh. Artinya inilah saya pikir Presid ee Prabowo akan akan sebagai presiden dengan kekuasaan minimalis. Ya, Bapak dari tadi pesimistis sekali ya saya? Iya, saya pesimis betul karena melihat dari beberapa kasus-kasus Pak yang seharusnya ya kan di sinilah Prabowo harus mengambil peran ya kan sehingga apa kepercayaan rakyat begitu tinggi terhadap Prabowo tapi enggak diambil. Kepercayaan rakyat begitu tinggi pada Pak Prabowo kalau tidak sah 50 berapa? 56 kapan? ee waktu Pilpres ya itu dia. Makanya kan pas saya bilang ee ketika beliau menjadi presiden banyak hal-hal yang harusnya dijadikan momentum oleh Prabowo ya kan untuk diambil langkah tegas sehingga tingkat kepercayaan rakyat lebih tinggi lagi. Tapi itu tidak dilakukan. Kenapa misalnya ini ini saya bertanya kepada Bapak ee sebagai sesama tentara ee Pak Presiden mantan tentara, Bapak juga sama-sama mantan tentara. Apa yang membuat mantan tentara ee masih katakan saja ragu-ragu sementara rakyat dengan tegaslah katakannya apapun yang dikatakan orang ee apa namanya catatan yang ada mengatakan bahwa beliau dipilih oleh 50 sekian persen mayoritas publik gitu. Mengapa apa yang membuat itu? Ini saya juga sebagai tentara ee saya juga sulit untuk mencari jawaban itu, Pak. ya. He ee kenapa Prabowo begitu ee punya keraguan yang begitu besar, ketakutan yang begitu besar kan sesungguhnya tidak ada yang harus ditakuti ketika dia sekarang memegang kekuasaan ee kepala negara dan kepala pemerintahan Pak. Apakah karena dosa-dosa masa lalu gitu? Orangnya sudah mulai ini memaafkan kan ya. Itu dia kalau Prabowo berani tegas orang memaafkan dengan itu dengan pemilihan kemarin kan PP sebetulnya tapi ya kan saya juga saya kalau untuk menjawab ini saya agak bingung. Oke. Tapi yang jelas begini, Pak. Ya kan ee ini akan menjadi pembuktian buat Prabowo, ya kan? Ketika sebagai presiden tidak mampu melakukan apa namanya ee penyelesaian persoalan bangsa ini dalam waktu dekat, maka Prabo akan dicap hanya sekedar presiden, tapi bukan negarawan. Oke. Selama Bapak di ketentaraan, Bapak sempat bersentuhan dalam kehidupan dengan Pak Prabu? Iya. Nah, sel berbeda berbeda berbeda berbeda. Ada indikasi enggak pada saat itu beliau seorang eh maaf saya menggunakan apa yang Bapak katakan peragu seperti saat ini gak ada. Bahkan over confident pada saat itu. Over confident dan eh terkesan bahwa tidak ada yang boleh melangkahi kebijakannya. Tapi sekarang berubah total bahkan cenderung peragu ya kan takut kehilangan entah apa saya juga enggak tahu. Nah, sehingga apa ini akan menjadi persoalan ee ee apa perilaku politik Prabowo seperti ini akan dibayar mahal oleh Prabowo ketika bola salju. Apakah Prabowo sendiri yang membayar mahal atau seluruh rakyat pada saat pada intinya sebetulnya? Ya, seluruh rakyat, Pak. seluruh rakyat akan membayar mahal. Kalau yang dibayar mahal oleh Pak Prabowo menurut Bapak apa tadi? Ya, saya pikir ee tidak ada Prabowo pasti akan kehilangan legitimasi ya kan? Nama baik dalam sejarah mungkin itu ya. Nah, itu lagi, Pak. Dan itu memang ee tapi saya saya pikir gini, Pak. Ee kalau kita lihat bagaimana Allah memilih para pemimpin umatnya, ya. Nabi selalu berawal dari pengalaman yang begitu sulit. Iya, ya kan? Begitu menderitanya. Iya. Jadi, tidak ada seorang pemimpin yang masa lalunya enak, tenang. nyaman. H kemudian jadi pemimpin. Pak Prabowo kan berkali-kali di apa katanya gagal. Kalau kata Bung Karno gagal bukan batu bangun lagi. Bangun lagi. Kan begitu juga. Itu persoal itu berbeda, Pak. Artin gini ee ee sosialisasi nilai pada masa anak-anak yang yang mempengaruhi mempengaruhi ee perilaku ee ee seseorang pada masa depan, bukan pada saat ee dia bertanding pada saat sudah terbentuk pribadi. Iya. Bukan bukan kita lihat ee pengalaman ee apa pengalaman dalam Islam ya Nabi Muhammad ya Nabi Muhammad dan dan banyak lagi nabi-nabi dengan pengalaman masa lalunya yang begitu ya kan sulit untuk makan segala itu membentuk satu pribadi ee pemimpin tangguh artinya dia tidak akan kalah Bapak menganggap bahwa Pak Prabowo kurang menderita di masa mudanya sehingga makanya tidak tidak paham kesulitan rakyat, Pak. Bapak memandang atau menilai bahwa Pak Prabowo kurang tough. Iya. Pada akhirnya begitu. Pada akhirnya begitu. Kita lihat pada saat dia berada di puncak kekuasaan justru dia tidak kurang ini ya terlihat masa lalunya tidak menempah dia, Pak. Apa yang masih mengganjal beliau untuk untuk melakukan sesuatu apa apa berkorban sepenuh hati. Kan beliau pernah mengatakan saya siap mati dan lain sebagainya. Semua orang yang dekat dengan beliau juga begitu. Pertanyaan besar greget itu melihatnya. Kenapa harus takut di mana kekuasaan berada di tangannya? Gitu. Itu satu pertanyaan besar juga buat saya. Artinya tidak ada alasan untuk takutlah apalagi menghadapi sosok Jokowi, Pak. Sedosa apapun masa lalu Prabowo ketika dia berani menghadapi Jokowi pasti rakyat akan melupakan. Tapi terbalik Pak ketika Prabowo bersikap ragu terhadap Jokowi dosa ini akan diangkat oleh publik. Bukan Jokowi yang ngangkat, publik yang ngangkat. Oke, kita kembali pada urusan Pak Mas Gibran yang apa namanya ee sekarang sudah menangani Papua itu kan begini Mas Gibran menangani Papua ada deputi di sana ada banyak pihak yang membantu. Oke. Kemudian Mas Gibran mendapatkan prestasi-prestasi yang bagus. saya katakan apakah ini tidak just tidak justru pada saat 202 menjadi persoalan buat Pak Prabowo misalnya Pak Sibran kemudian iya saya melihat ee persoalan Papua terlalu banyak ee terlalu banyak ee hal yang kita lakukan yang justru menjadi blunder dan itu seperti misal ee percepatan pembangunan He tanpa dilakukan dialog ini akan jadi bu waktu satu saat karena ini ini top down. Betul menurut Bapak top down ya mana? Iya dan ini enggak boleh terjadi di sana. Contohnya kayak foto estate yang baru aja 2 juta hektar. Iya. Ini menabrak semua tanah ulayat, tanah adat yang selama ini dikeramatkan. Sementara orang Papua yang menjadi penonton dan mereka tahu bahwa pembukaan lahan ini ya untuk kepentingan Jawa. Nah, ini sudah dihembuskan ya. Sulit untuk Gibra untuk berprestasi di sana, Pak. Karena pembangunan tadi karena di Papua itu top down sama sekali tidak ada dilakukan dialog dialog dialog. Hm. Jadi ee justru kalau saya melihat ya kan ini akan jadi bumerang ketika ee persoalan Papua mau dijadikan ee nilai lebih buat buat buat Gibran di 29 29 berat. Apakah Pak Prabo menegaskan karena tugasnya kan diberikan oleh undang-undang menegaskan adanya ee penugasan ini kepada Wakil Presiden Gibran agar pada saatnya ee Mas Gibran ini jelas-jelas mendapatkan rapot merah di mata publik. Tapi kan juga akhirnya kan juga terpulang kepada Prabowo. Kalau contoh food estate ini kan programnya ee di era Prabowo ini. Iya. Iya. gitu kan. Arti ketika itu ee ee terjadi kegagalan akan mengantem Prabowo juga, Pak. Iya. I jadi memang memang ee tidak ada saya pikir gini counter inteligent ya yang dilakukan oleh Prabowo menghadapi manuvernya operasi garis dalamnya Jokowi enggak ada, Pak. semua dilakukan ee apa istilahnya ee menurut saya gini semua dilakukan rencana bangun tidur. Bangun tidur ingat lakuin tanpa ada perencanaan. Saya tidak melihat adanya upaya counter intelijen yang dilakukan oleh Kubu Prabowo menghadapi operasi garis dalamnya itu. Bapak kan berkali-kali mengatakan ada operasi garis dalam yang dilancarkan oleh Pak Jokowi ke dalam kekuasaan Pak Prabowo. Ya, meskipun misalnya Bapak mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil adalah kebijakan bangun tidur tadi mungkin untuk yang satu ini itu justru adalah ee sebagai sebuah sebuah respon terhadap ee operasi garis dalamnya Pak Jokowi. Begitu enggak? Saya saya lihat enggak enggak enggak enggak terlihat gitu, Pak. bahwa bahwa ee sasaran operasi garis dalami Jokowi saat ini adalah ya kan membuat berbagai blunder kebijakan-kebijakan yang diambil oleh menterinya bahkan yang diambil oleh Prabowo sendiri gitu ee tidak termasuk Gibran. Kalau misalnya ee Prabo melaksanakan kontrak intelijen terhadap Gibrak tentunya pemangzulan ini jadi pintu masuk ya untuk didorong tapi ini tidak terjadi. Jadi ee justru operasi dalam Jokowi inilah yang semakin hari semakin kuat. Sebetulnya Pak Jokowi sendiri lebih lebih memilih Gibran tidak melakukan apapun. kan kalau tidak melakukan apapun tidak melakukan kesalahan apapun begitu iya kan sehingga namanya mesti tetap betul betul paling tidak meskipun tidak berprestasi dia tidak tercoreng iya memang ee ini kan putra mahkota, Pak. Ya, diharapkan dibilang tidak melakukan bluner di dalam penugasan-penugasan ini dan kita ini diketahui tidak oleh Prabowo saya juga enggak ngerti ya. Cuma ya kan sekarang ini kan Wapres ini kan safety player Pak untuk menghadapi 2009. Iya. Tapi sikap C player ini disikapi oleh publik bahwa dia enggak kerja gitu loh. Dia hanya jadi beban ya kan pemimpinan Prabowo gitu. Iya. Nah, ini juga satu persoalan. Ataukah mungkin Prabowo juga membiarkan apa namanya ee ee sikap sertifernya Ibran ini sehingga dia tidak bisa merebut momentum pada 202. He. Nah, ini saya belum bisa melihat itu, Pak. Tapi yang jelas kan ee buat Gibran sendiri ke depan memang memang sangat sulit, P. Hambatannya begitu kuat. Apa misalnya hambatan-hambatan itu, Pak? Kalau boleh di ee urai di alubarasi. Iya. Dari itu sudah rasa umum ya, bahwa Gibran belum punya kapasitas untuk memimpin bangsa ini untuk jadi Wapres atau tidak gitu. Dan kemudian ee untuk meningkatkan kapasitasnya juga ini belum terlihat dari Gibran. Saya yakin ee sikap Jokowi memaksakan ee Gibran untuk menjadi wakil presiden justru ini blunder. Ketika dia disiapkan untuk 2029 justru ini belunder. Seharusnya dia tidak menempatkan Gibran pada posisi yang serba salah ini. Karena semakin terlihatkan oleh publik bahwa dia tidak punya apa-apa. Nah, ee kalau misalnya tadi Bapak mengatakan bahwa Pak Prabowo tidak ya tidak katakan saja tidak punya persoalanlah merasa tidak persoalan punya persoalan dengan Pak Jokowi gitu. Apakah penugasan bukan penugasan penegasan tugas di Papua itu sebuah candra di muka 5 tahun? Ayolah belajar agar kamu punya kapasitas. Tidak B seperti itu. Enggak. Saya ngelihat itu tadi saya ngelihat saya melihat bahwa ini semata-mata Prabowo ingin menjawab diran. Oke. Dari persoalan pemakzuran semacam pengalihanlah. Iya. Iya. Iya. Agar orang melihat bahwa eh Gibran kerja loh. Iya. Oke. Itu aja. Enggak ada yang lain. Enggak ada dalam rangka untuk meningkatkan kapasitasnya Gibran. Enggak. Artinya ketika Prabowo melakukan itu dan itu kemudian disadari oleh Pak Jokowi, Pak Jokowi tidak pernah marah, tidak pernah merasa tidak enak dengan dengan urusan ini. Justru saya yakin Pak Jokowi berterima kasih. Terima kasih. Oke. Tidak keberatan sama sekali bahwa apa langkah yang diambil Prabowo ya kan semata-mata untuk menyelamatkan anak Pak. Artinya kalau misalnya ee seperti itu ada kemungkinan di 2029 Pak Prabowo akan tidak menemui hambatan apapun untuk kedua kalinya atau akan ada orang lain yang kira-kira kalau sikap politiknya seperti ini terhadap ee apa namanya ee terhadap kondisi yang dihadapi oleh bangsa ini. Iya. Rasanya Prabowo juga menghadapi hambatan ya kan yang dilakukan oleh publik. Iya. Artinya dia bukan pemimpin yang diharapkan untuk 202. Gibran tidak jadi persoalan, tapi persoalannya adalah ee apa kinerjanya mungkin yang akan dipertanyakan publik pada saat itu. Mungkin begitu, Pak. Oh. Iya. Kalau saya lihat sekarang ini kalau memang Prabowo mengatakan 202 ee akan kembali kekuasaan tadi dia harus berani ber mengambil sikap politik di luar kotak terhadap keresahan rakyat saat ini dengan Jokowi. Itu aja, Pak. Perso itu aja. Sekarang kan kita lihat publik sudah menempatkan Jokowi sebagai musuh bersama. Iya. Iya. Tapi ketika Prabowo sebagai presiden tidak berpihak kepada kepentingan publik, ini publik pasti akan memangkas kepentingan Prabowo nanti 2009. Oke. Gini berkaitan dengan Gibran ya. Bapak kan tadi mengatakan bahwa Bapak tidak melihat ada kinerja yang bagus, tidak ada prestasi dari WAPRE saat ini. Tetapi seorang akademisi, akademisi nih, Pak dan itu datang dari Universitas Indonesia, satu universitas yang terkemuka, Pak Armando mengatakan bahwa beliau adalah paprest terbaik. Bagaimana nih, Pak? Kalau itu kan kalau itu kan dia cuma dalam rangka melamar pekerjaan dia buat seperti itu, Pak. Ya kan? Tanpa ada tanpa ada alasan yang jelas kan. tanpa ada apa namanya ee ee apa namanya latar belakangnya yang bisa dipertanggungjawabkan kalau dia mengatakan seperti itu gitu loh. Jelas ketika sekarang dia sudah menjadi komisaris artinya selesailah ya kan tamaran pekerjaan diterima gitu. Oh itu kalau itu semua itu sudah rahasia umumlah saya pikir dari mana dia bisa mengatakan bahwa Gibran adalah wakil presiden terbaik kan enggak ada, Pak. I itu cuma dalam rangka kayak orang mengelamar pekerjaan Pak gitu loh. I kan. Tapi mengapa itu kemudian ee apa namanya dianggap sebuah apa dengan misalnya lamarannya diterima itu kan artinya apa yang dia katakan itu sebagai sebuah kebenaran bagi pihak yang menggunakan bukan begitu. Enggak itu sebagai pembenaran tuh Pak bukan bukan kebenaran sebagai sebuah pembenaran. Artinya ee ee kayak Gibran itu butuh hal-hal seperti itu gitu loh. Butuh butuh pembenaran-pembenaran yang sebenarnya juga palsu. Ya, ya memang ee jadi lelucon sih apa yang dilakukan Adik Armando itu kan itu kan apa dihadapkan dia sebagai intelektual Pak ya, sebagai dosen terus kemudian mengatakan begitu artinya dia dia tuh termasuk ee melancurkan dirilah terhadap keintelektualannya. Oke, sekarang begini. Bagaimanapun kan kita tetap ingin agar wapres kita ini ee karena apa namanya? Siapapun pejabat publik yang berprestasi dengan kekuasaannya tentu dia akan memberikan dampak yang bagus buat publik. I kita memegang itu, Pak. Apa yang harus dilakukan oleh Gibran dengan penekanan bahwa dia punya tugas itu sehingga kemudian tugas-tugas yang dibebankan itu ee berhasil dengan sukses. Apa yang pertama kali harus dilakukan? Kalau saya boleh jujur, Pak yang harus dilakukan Gibran sebaiknya mundur jadi wapres. Karena ketika dia dibebankan oleh tugas-tugas gitu ya, itu berdampak luas loh. Karena apa? dia tidak punya kapasitas untuk melakukan tugas-tugas negara yang seperti itu. Kalaupun dipaksakan ya kan ini ini akan akan berdampak buruk buat kinerja buat kinerja apa namanya ee institusi pemerintah ke depan enggak ada cara lain sebaiknya dia mundur dululah gitu ya kan saya setuju dengan pemangsulan ya karena ee kita pengin pemimpin bangsa ini ya kan kalau bisa mendekati dewa lah Pak gitu. Iya. Enggak seperti kalau kata Iwan Vales setengah dewa lah ya. Iya. Iya. Iya. Benar. E dari semua aspek gitu Pak ya. Tapi kalau sekarang Gibran terus didorong seperti ini ya kita bisa misalnya begini Pak ini saya mungkin agak minimalis tapi begini Gibran tidak tidak melakukan apapun tapi ketika presiden mau menegaskan bahwa itu tugas wapres maka para pembantunya kemudian bekerja lebih baik sehingga kemudian berdampak itu sisi yang positif juga bukan, Pak? ee saya tapi apapun persoalan Gibran ee misalnya dalam konteks Papua ya, Gibran kan sebagai koordinator Pak. Bisa dibayangkan ya ketika ee apa namanya ee organ-organ di bawah kementerian di Puti ini tidak dikoordinir dengan baik, saya yakin tidak akan dapat hasil yang baik juga. Bukankah misalnya sejak dulu ada yang mengatakan bahwa negara ini memang kadang-kadang otopilot, enggak begitu, Pak. Iya. Tapi otopilotnya terus sasarannya ke mana gitu loh, Pak. Contohnya seperti kemarin Mahuf Amin saja kan Mahuf Amin kan juga apa ee ada sedikit mengeluh ya, Pak. Iya. I ketika ee apa ee Mar Amin berusaha membuka dialog ya kan dalam berbagai dalam berbagai apa namanya ee target pembangunan di Papua tapi mereka yang di bawah ya kan tidak melakukan itu gitu. Bahkan Pak Maraldi dialog harus dibuka dialog tapi yang lain ya kan maunya kan top down ya. Karena kalau dibuka dialog ya kan nanti V-nya kurang buat mereka-mereka kan gitu loh Pak. Oh iya habis sama habis buat dia dialog dia kan repotnya kan di situ itu Maruf Amin berusaha menjadi seorang ee koordinator yang baik ya kalau Gibran Iya iya iya apakah mampu dia melakukan seperti itu? Oke. Bapak pernah bertugas di Papua? Irian saya bertugas belum. Tapi saya tiga kali saya ke sana. Bahkan waktu kemarin waktu pemulangan apa pemulangan ini apa ee Sandra 96 tiba ya? Enggak pemul Sandra yang kemarin loh Susi R. Iya. I oke. Oh iya iya. Itu saya sudah pensiun. Oh, dapat saya dapat perintah saya mejenotama untuk memulangkan untung aja dibatalin. Kita sudah persiapan untung dibatalin. Jadi tengah malam berangkat sore ini dibatal enggak jadi berangkat. Karena ee kita pernah apa ya ee merancang sebuah ee konsep operasi intelijen bin Papua pernah walaupun kita tidak pernah bertugas ke sana cuma ee membuat rencana operasi pernah dengan kata lain sebetulnya Bapak banyak melakukan kajian untuk soal Papua terutama misalnya kajian kajian disintegrasi katakan Kan seperti itu. Iya. Iya. Karena pada saat kita merencanakan sebuah operasi intelijen, kita juga melakukan kajian-kajian. Artinya ee kalau operasi intelijen kan menyangkut berbagai aspek ya, culture, kemudian ee apa namanya? Aspek keamanan, ekonomis gitu. kita lakukan itu dari misalnya kajian itu, Bapak melihat apa sebetulnya yang paling pas dilakukan oleh negara ini sehingga kita tidak lagi mengulang Timur-timur lah kita kehilangan itu tadi Pak penyelesaian dengan OPM pemerintah Indonesia harus berani membuka dialog dengan kelompok PM terus kemudian karena tidak mungkin perang terus Pak ya iya ini enggak sama sekali tidak pernah di dilakukan dialog yang konstruktif ya he antara pihak ee UPM dengan pihak pemerintah Indonesia sama sekali. Kedua ya kan dalam setiap percepatan pembangunan ya kan untuk kepentingan rakyat Papua sebaiknya ya kan bottom up lah apa yang mereka mau jangan diberikan top down. Belum tentu rakyat Papua butuh itu. Seperti misalnya contoh food estet. Belum tentu karena apa ya kan yang ditanam di food est apa Pak? Beras. Ber? Iya. Padi. Bapak eh seberapa penerimaan masyarakat Papua untuk padi ini sebetulnya sangat menolak karena apa? Pembukaan Poses merusak ee apa namanya? Ee lapangan pekerjaan mereka. Berburu hutannya hilang. yang selama ini mereka berburu kemudian digusur semua itu hutan hilang kemudian daerah-daerah ee lokasi dikeramatkan untuk apa namanya ee kepercayaan mereka itu hilang kemudian 2 juta hektar Pak tanpa ada irigasi yang benar ya saya sudah bicara dengan orang pengairan itu Bengawan Solo aja Pak Heeh belum mampu Pak untuk mengairi 2 juta hektar Coba. Iya. Iya. Sementara ini air di sana kan sulit. Nah, kemudian mau jadi apa nantinya gitu. Apa cuman sekedar sawah, cetak sawah di sana terus kemudian penghasilan cuma 1 hektar 1 ton. Ya, itu sia-sia. Oke, Pak. Ee kita kembali ke yang tadi, Pak. Soal pengkajian. Pernahkah misalnya Bapak melihat potensi resistensi akibat food estate ini di warga? Karena sampai sekarang kan kami ya belum belum melihat itu sudah menjadi sebuah berita. Iya. Masyarakat adat sekarang sudah mulai komplain, jangan lagi kami dijadikan penonton. Oke. Dalam pembangunan di apa? Iya. Apalagi pembangunan ini hanya untuk memenuhi kebutuhan Jawa. E ini kan persoalan Pak mereka diam sekarang tapi karena mereka karena kan bekerja tentara nih Pak banyak. Oh di sana. Oh iya i ya. Pembukaan lahan tentara mereka tapi satu saat pasti meledak ketika mereka tidak diajak. Saya saya garis bawahi pasti itu, Pak. Ya, pasti pasti apalagi tanah adat tanah wilayat itu buat mereka. harga mati. Bapak selama ini mencoba mengenali karakter dari orang-orang Papua enggak? Apakah mereka memang maaf susah diatur? Kemudian ee katakan saja kalau kita pakai dulu ada ada tahun-an tuh mitos pribumi Malas dan lain sebagainya. Apakah mereka seperti itu? Ya memang ee mereka seperti itu, tapi ketika mereka diajak bicara gitu tentunya mereka juga ee merasa apa namanya keberadaannya ya dihargai. Itu aja karena selama ini mereka selalu frontal karena mereka sudah sudah apa ee ee berburuk sangka bahwa ketika pembangunan disiapkan di sini pasti kita enggak ada ngomong. pasti kita yang akan tersisa dan itu terbukti ya dan terbukti terbukti pembangunan jalan apa semua ya kan mereka merasakan bahwa apa manfaatnya buat kita sementara hutan kita yang tempat kita ladang berburu ya kan habis mereka enggak butuh jalan iya gitu apakah misalnya bisa ee di apa namanya dicopy pastel lah apa yang dilakukan di Aceh dengan apa yang dilakukan ee pemerintah di Papua ee ee saya pikir berbeda, Pak. Ya, sebetulnya kalau bicara soal kerawanan disintegrasi, Aceh lebih lebih lebih berpotensi untuk ini untuk Iya. Karena kan di Aceh itu kan dulu sudah ada ya kan ee pemerintahan negara Aceh di pengasingan. Iya. Kalau di sana enggak. I di sana separatisme kayak preman, Pak. Ketika mereka kekurangan kekurangan logistik, mereka turun. Mereka serang publik. Iya. Apapun diserang sama mereka. Itu aja. Tapi ketika apakah cuma orang-orang dalam tap petik orang-orang dari Jawa dan luar atau juga penduduk? Oh penduduk penduduk Papua banyak Pak yang korban banyak. Jadi jadi ee separatisme yang bergaya premanisme lah gitu Pak di sana. Kemudian ee mereka tidak punya struktur ee ee apa ee sebuah negara di penghasilingan enggak ada. dan mereka secara seorang radis kan di Papua Barat sendiri ini sendiri dan bahkan seringkiali terjadi konflik antara mereka. Soalnya satu ya kan ketika kebutuhan logistik mereka berkurang mereka akan melakukan ASI dan itu kemudian ee membuat ikatan mereka dengan sesama warga mereka juga ini ya sebetulnya enggak enak mengatakan mereka ya karena ada warga-warga ya itu kan bagian dari kita juga. Iya ya betul Pak. Betul. Itu kan sebetulnya gini, Pak. Itu kan ee ketika persoalan Papua, persoalan Aceh itu kan kalau di dalam konteks operasi itu kan ee saya lupa namanya apa ya ee insurgen. Insurgen Insurgensi. Insurgensi. I. Jadi ee menghadapi insurgensi atau menghadapi bangsa sendiri loh, Pak. Di negara-negara ee maju, Pak. He. Itu selalu pendekatannya kesejahteraan. Iya. Jadi sedikit mungkin digunakan menggunakan kekuatan militer. Kalaupun dilakukan dengan operasi militer, he dia harus segera menyelesaikan ee wilayah konflik itu dalam 1 minggu. Dengan kata lain, sebetulnya apa yang kita lakukan selama ini yang lebih lebih keras persoalan militernya itu ya memang potensial tidak akan membuat persoalan ini selesai. Begitu. Iya. Iya. Jadi ee misalnya ini kan ee apa namanya? Operasi lawan insurgen. Iya. Harusnya ketika terjadi pengarahan militer di dalam negeri i itu wilayah konflik itu harus segera diselesaikan. Tidak ada bekas-bekas operasi rumah kebakram harus segera selesaikan sehingga tidak menimbulkan trauma. J kita kan enggak bisa, belum bisa seperti itu, Pak. Iya, betul. Sehingga apa? Selalu meninggalkan trauma. Ya. Dan itu kemudian membuat jejak yang dalam di luka yang dalam di hati rakyat. Seperti itu. Terima kasih sekali, Pak. Kita akan coba dalam dunia intelijen yang kasat mata hanyalah debu dari manuver yang sesungguhnya. Dan dalam politik kadang-kadang justru yang tampak ramai di permukaan adalah kamuflase dari sesuatu yang sedang disembunyikan. Penugasan Gibran ke Papua bisa saja terlihat sebagai amanah, tetapi bisa juga merupakan kode keras dari kekuasaan untuk mengatur ritme, membatasi ruang, bahkan mungkin justru mengasah keterampilan sebelum ujian yang lebih besar. Dan seperti kata Carl von Kusovic, ahli strategi perang, politic is a war by other means. Politik adalah perang dengan wajah yang lebih halus. Dalam kasus ini tampaknya kita sedang menyaksikan manuver-manuver perang internal dalam kabinet yang disajikan dalam tampilan administratif tapi bisa berdampak strategis dalam jangka panjang. Kita mungkin belum tahu sepenuhnya apa yang sedang terjadi di balik layar. Apakah Gibran sedang diuji, dikirim untuk menempah diri atau justru dibatasi. Tapi dari kacamata intelijen, setiap penugasan adalah pesan dan setiap pesan selalu punya penerima bahkan jika tak pernah diumumkan. Walter Lipman, jurnalis dan penasehat Presiden Amerika Serikat pernah menulis dalam public opinion, “Di tempat semua orang berpikir sama, sesungguhnya tak ada yang benar-benar berpikir.” Dan Ali bin Abi Thalib, sahabat Nabi berkata pula, “Jangan kau kenali kebenaran dari orangnya, tapi kenalilah kebenaran. Niscaya kau akan tahu siapa yang berdiri di atasnya.” Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam sehat. [Musik]
Mantan intelijen negara Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra bergabung dengan barisan orang-orang yang mempertanyakan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tak hanya membeberkan informasi bahwa ijazah Jokowi diduga dibuat di Pasar Pramuka, ia juga mengungkap informasi-informasi lain terkait Jokowi dan orang disekitarnya.
Apa saja informasi tersebut? Apa pandangan dirinya sebagai mantan intelijen terhadap Jokowi? Seperti apa intelijen melihat kabar rencana penugasan khusus Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Papua?
Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengungkap sisi pandang intelijen terhadap polemik yang menyebut nama Jokowi.*
Host: Darmawan Sepriyossa – Jurnalis Senior
Narasumber: Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra – Mantan Intelijen Negara
For Partnership, Please Contact:
https://wa.me/628119899090
Dapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!
Playstore https://tinyurl.com/forumkeadilanplaystore
AppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps
Portal https://forumkeadilan.com/
Apakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda! Ikuti kami sekarang di:
YouTube https://www.youtube.com/@forumkeadilanTV
Instagram https://www.instagram.com/forumkeadilantv
FB https://www.facebook.com/forumkeadilandotcom
Tiktok https://www.tiktok.com/@forumkeadilantv
#jokowi #ijazahjokowi #sriradjasachandra #prabowosubianto #intelijennegara #pasarpramuka #gibranrakabuming #penugasangibran #madilog #forumkeadilan #ijazahpalsu #roysuryo #mulyono #rismonsianipar #drtifa #intelijenindonesia #podcastpolitik #kontraintelijen