SATRIA KUMBARA TIBA TIBA MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA MAU AKHIRI KONTRAK TENTARA RUSIA

Yang bisa mengakhiri kontrak saya tersebut hanya Bapak Prabowo di Kementerian Pertahanan Rusia kepada Bapak Vladimir Putin. Halo, Sobat Baku Hantam. Ada berita terbaru dari mantan marinir Satria Arya Kumbara yang bertugas di garis depan Rusia. Dalam update terbaru dia mengatakan bahwa Mas Satria ini berencana untuk mengakhiri kontraknya dari Kementerian Pertahanan Rusia. Ini artinya Mas Satria mantan anggota TNI ini berharap untuk bisa dipulangkan ke Indonesia apabila pemerintah Indonesia bisa memutus kontrak yang telah ditandatanganinya. Karena dia sangat tidak ingin kewarganegaraannya sebagai warga negara Indonesia atau WNI dicabut. Makanya Mas Satria mengaku kalau dia menerima bantuan. Makanya Mas Satria dalam vlog terbarunya ini mengatakan bahwa dia meminta bantuan langsung kepada Menteri Luar Negeri Bapak Sugiono, Pak Presiden Prabowo, dan Wakil Presiden Mas Gibran untuk membantunya membatalkan kontrak tentara dengan Kementerian Pertahanan Rusia untuk berperang di Ukraina. Bahkan Satria mengatakan, “Hanya Pak Presiden lah, hanya Pak Prabowo lah yang bisa membatalkan kontrak tentaranya tersebut dengan sang raja terakhir langsung ke Vladimir Putin almoskowi.” Gila, ini langsung ke Moskow, Bos. Agak berat ini urusan kontrak-kontrak tentara, ya. Nasatria merupakan mantan prajurit Corps Marinir dengan pangkat terakhir Sersan 2 yang kemampuannya ini bukan lagi battle proven, tapi sudah teruji di garis depan. Namun Masatria telah dipecat sejak 6 April 2023 dan tidak lagi menjadi anggota Inspektorat Corps Marinir setelah mengikuti operasi militer di Rusia. Dalam keputusan tersebut yang bersangkutan telah dipidana penjara selama 1 tahun dan terdapat pula tambahan pidana berupa pemecatan dan tentara yang dianggap disersi tidak dapat lagi berstatus sebagai warga negara Indonesia. Masatria mengatakan bahwa dia tidak tahu jika dia bertugas atau menandatangani kontrak sebagai tentara Rusia, maka kewarganegaraannya bakal dicabut dan itulah yang ia sesalkan. Status kewarganegaraan Satria otomatis hilang ketika dia mengikuti operasi militer di negara lain. Kalau mau terlibat aktif sebagai tentara asing itu di undang-undang maupun peraturan pemerintah Indonesia wajib izin dari presiden. Kalau dia tidak punya izin, maka otomatis status warganegaraannya akan hilang. Dalam vlog yang kabarnya langsung dari garis depan bahkan ada terdengar beberapa kali tembakan Satria mengatakan bahwa dia tidak bermaksud meninggalkan kewarganegaraannya karena itu adalah segalanya. Dia hanya ingin bekerja dan setelah berkonsultasi dengan keluarga, dia berharap Kementerian Indonesia bisa melobi-lobi dan membatalkan kontraknya dengan Kementerian Pertahanan Rusia. Jadi, bagaimana menurut kalian mengenai rencana Mas Satria yang bahkan ingin pulang dari garis depan ini? Silakan komentar dan bakuam kalian di bawah.

mantan marinIr satria arya kumbara dalam update terbarunya dia mengatakan berencana untuk mengakhiri kontrak
dari kementrian pertahan rusia, ini artiny amas satria mantan mariner tni ini berharap untuk bisa dipulangkan ke indonesia