DEMI UPIN IPIN, AKU RELA BOKEK! [Upin Ipin Universe]

Game Upin-Ipin sudah keluar. Tapi, Guys, harganya lihat itu Rp600.000. Mari kita bandingkan dengan game favorit aku, Persona 3. Harganya e kalau belum diskon juga Rp700.000. 11 12 sama Upin-Ipin, Guys. Oke, langsung aja aku beli, ya. Berarti ini sama bagusnya seperti Persona 3. Hmm. Oke, Teman-teman, udah selesai aku download dan ini dia intronya. Cakep sih dunianya. Cantik ya, Guys. Aku suka. Wah, mana tuh Upin-Ipin? Mana teman-temannya? Gak sabar lihat. Oke, mereka gemoy dan mereka kayaknya lagi main gasing ya, Guys. Gangsing. Gasing. Iya, keren sekali. Wow. Wuh. Dan ini uncle Mutu lagi masak-masak. Bagus sih, Guys. Aku suka ya. Halo. Dia mau ikut sekolah, Guys. Ah, diusir. Gak jadi, Guys. Gak jadi sekolah, ya. Wah, ini Kak Ros nih, Guys. Kak Ross di sini makin cantik sih, ya. Wow. Eh, itu kan rusuh banget, Guys. Parah, porah. Eh, serius, Guys. Di sini bisa mancing juga nih. Iya. Oke oke, oke. Dapat ikannya enggak? Eh, lah, lah. Eh, eh, bentar. Itu sandalnya di Oh, iya, sandalnya diambil dong, Guys, ya. Aduh, kita orang gak jumpa Rembo. Kita orang gak jumpa Ro. Bahasa Melayu ya, Guys. Malaysia. Malaysia. Kejar dia. Pastikan dia tak hilang. Siap. Siap. Siap. Siap. Ao. Siap. Let’s go. Oke, guys. Kita harus tangkap itu ya. Penggembaran Upin dan Ipin. Let’s go. H. Tangkap tangkap, tangkap, Guys. Tangkap, Guys. Eh, eh, eh, balikin tuh salnya apa nih? Pergerakan sila guna L dan X. I ya, aku paham. Eh, balikin sandalnya. Enggak sandal mahal tuh, ya. Wah, benar-benar ini ayam ya, Guys. Eh, mana tuh? Mana tuh? Mana tuh dia? Ini ayam lincah banget, Guys. Beneran deh. Serius itu ayam atau ninja tuh? Sini ku jadiin ayam goreng kau. Nah, udah tuh. Mau ke mana kau? Sudah menyerah saja. Kita udah sampai di mana tuh? Hm. Menyorok dalam semak. Menyorok tuh sembunyi ya, Guys. Artinya ya. Ee kalau aku salah tolong koreksi di bawah ya. Pukul sematu supaya dia keluar. Betul. Betul-betul betul betulbetul. Lepas itu kita tangkap dia. Habis itu kita tangkap dia. Oh, kita tangkap pakai ini, Guys. Apa tuh namanya? Net, ya? Pakai net. Sebentar, Guys. Ambil dulu ini. Nah. Eh, sini kau. Nah, tangkap, Guys. Eh, eh, eh, eh, eh, eh. Ya ampun, jangan jauh-jauh. Nice. Ketangkap. Eh, lepas, ya? Loh, sia-sia dong, Upin-Ipin. Lari-lari. Alamak, dia terlepas. Hmm. Cepat kejar lagi. Kejar lagi, kejar lagi. Udah dong, enggak capek apa nih lari-lari, Guys. Kalau aku sih capek ya jadi Upin-Ipin. Aku mah kesal sekali ya. Huh. Ah. Ah. Ah. Yes. Ketangkap pula. Ambil balik tuh sandalnya, ya. Dapat, Bun. Dapat, Bun. Ah, Upin. Upin terima kasih. Terima kasih. Sama-sama to. Sama-sama. Hm. Betuah punya ayam. Goreng nanti baru tahu mau digoreng, Guys. Heeh. Ipin. Waduh, Kak Ros marah, Guys. Kak Ros marah. Oh, iya udah lewat ini, ya, Guys, ya. Mungkin udah waktunya untuk pulang tidur mungkin, ya, Guys. Udah sore gitu, ya. Siap, Kak Rose. Upin Ipin Universe. Oke, sejauh ini sih bagus. Bagus ya. Heeh. The next day. Eh, ini rumahnya ya, Guys. Wow, cakep nih, Guys. Cakep banget. Aku suka ini detail-detailnya. Ada gambarnya. Oke, oke, oke. Sekarang kita ke mana, ya? Masa digunakan. Masa akan berjalan. Masa tuh apa, ya, Guys, ya? Artinya ya waktu, ya. Waktu. Waktu. Kak Ros. Kak Ros di mana, Kak Ros? Aku lapar, Kak Ros. Mau makan. Mau makan apa ini? Ayam ya? Ayam. Hmm, sedapnya. Oh, kita bisa masak nih. Serius nih? Menu guys? Ayam goreng. Terus apa ini? Ikan, terus nasi lemak sama pisang goreng. Masak inilah, Guys. Mula. Oke, let’s go. E, gimana? Gimana bahannya apa, ya? Bahannya ayam. Ambil ayam bagi aku masak. Terus ayamnya kita e taruh sini. Oh, iya dicuci, Guys, ayamnya. Yap, y, y, yap, yap. Emang ayam dicuci, ya, Guys? Kasih ke ini. Opa, opa, opa, tolong potongin aku. Aku masih terlalu bocil, tidak bisa potong-potong. Nah, potong potong potong potong. Berikutnya Kak Ros kali ya. Kak Ros. Kak Ros nih tepungnya Kak Ros. Tolong ya, Kak Ros. Oke, kita tekan tekan tekan tekan. Gak tahu dari tepungnya diapain ya, Guys ya. Sempurna. Kasih ke Kak Ros. Kak Ros tolong ambil ini, Kak Ros. Jangan bengong aja, Kak Ros. Ambil ini ayamnya taruh di mana ya, Guys? Ya, sini, sini, sini. Taruh di Kak Ros. Kak Ros. Kak Ros. Kak Ros. Nah, Kak Ros itu udah gosong, Kak Ros. Tepungnya gosong, Kak Ros. E sebentar, Guys. Ini ayam gak bisa aku taruh apa, Kak Rose? Nah, gitu loh. Tepungnya gosong, Guys. Ya, udahlah, enggak apa-apa, ya. Gosong ini ayamnya enggak boleh gosong. Sempurna. Mantap. Aku boleh tolong masak. Penghantaran istimewa. Penghantaran istimewa. Kasih bumbu. Kasih ke Kak Ros. Jangan gosong. Ayo, ayo. Upin bisa yuk. Bisa yuk. Bentar. Itu waktunya kok cepat banget, Guys, ya. memak dan hap sempurna loh guys bersyukur wuh kita kena bersyukur dapat makan nih ye chef terbaik walah kita udah masak-masak sampai sore guys. Serius nih seharian aku masak-masak doang enggak mauah aku mau main di luar tapi seru sih guys ya bisa masak-masak ada Meme ada Meme. Boleh pilih Heeh siapa keluar dulu boleh pilih nak main apa. Oh, lomba cepat-cepetan keluar. Lucu banget. Sed luar biasa. Oke, sedia untuk hari yang luar biasa. Upin gemoy. Halo, Memi. Butuh bantuan. Mimi cantik. Mimi cantik. Saya tengah cari biji penai bunga matahari. Nak, butuh berapa bijinya? 10 biji. 10. Senang. Beres. Aman. Beres. Oke, ke tempat main ya, Guys, ya. Cari biji di tempat main. Siap. Bunga matahari sangat cantik seperti Meimei. Oke, mana tempat mainnya ya, Teman-teman? Kita lewat sini. Ini adalah lari ninja, Guys. Aku sebut ini adalah lari Naruto. Kalau kalian gak percaya, kalian bisa nonton Naruto. Dia lari kayak gini, Guys. Eh, Upin, saudaramu kau tinggal? Ipin mana, Ipin? Oh, enggak, enggak di belakang, Guys. Ya, K kira ditinggalin, ya. Oke, ini, Guys, tempat mainannya, ya. Gemoy banget. Warna-warni dekat semak-semak tuh. Oke. Oke. Cari ya, Guys, ya. Cari biji. Biji bunga matahari di mana? Ini ni, nih. Di sini. Di sini. Biji bunga matahari lah. Biji bunga kertas kok bukan bunga matahari. Aku cari biji bunga matahari loh. Ini nih. Macam boleh guna. Nah, macam boleh guna lah, Ipin. Betul. Apa ini guys? Tiba-tiba dapat koleksi poster aku. Upin dan Ipin. Oh, bagus nih. Bagus bagus posternya. Keren, keren, keren, keren, keren. Aku gak tahu loh, Guys. Di mana nih. Kurang satu nih. Serius. Aduh, aku mengecewakan Meime ini, Guys, ya. Aduh. Nah, udah selesai nih, Guys. Kita harus bercakap dengan Mei. Meeme mana? Oh, ini. Hai, Meeme. Iya, udah. Ini udah lengkap nih. 10 biji benih bunga matahari. Bagus. Sekarang kita kena tanam semua. Nanti jadi bunga matahari yang sangat cantik. Saya suka. Saya suka. Siap. Saya suka. Saya suka. Nak tanam kat. Mana kat tuh? Apa guys? Di mana mungkin dia? Sana itu. Sana sana. Seterusnya. Oh, disiram. Siap. Meimei. Oh, let’s go. Kita menjadi apa, Guys, ya? Petani. Petani. E tanam di mana? Di sini. Aku maunya di sini sih. Tapi ya tanam benih Pin. Pas benih itu tertanam dalam tanah. Oke, ini juga bunga ya, Guys, ya. Let’s go. Kalian suka bunga matahari enggak, Guys? Kalau aku sih lebih suka bunga mawar ya sebenarnya ya teman-teman. Oke, dikit lagi ya guys ya. Omong-omong ini bunga matahari besar banget ya guys ya. Tertanam dalam lebih tinggi daripada mereka loh. Nah udah kita tanam kita harus siram sekarang ya. Siram. Nah. I serius langsung langsung siap panen guys. Keren sekali ini, Guys ya. Bukan sembarangan bunga guys ya. Pastikan semua pak disiram. Benar enggak guys? Aduh, aku malu nih. Nanti ada teman-teman Malaysia yang nonton terus bilang, “Ih, Kak Fanny tak pandai cakap bahasa Melayu.” Oke, ini udah selesai. Sekarang bercakap dengan Mei. Mei udah selesai, ya. Gimana? Bilang apa? Meem siap semuanya, Meme. Terima kasih, Upin. Ipin. Ini pakai boleh tanam di kebun opa. Betul betul betul. Betul, betul, betul. Iya. Wih, banyak banget hadiahnya, Guys. Nice jalan Hajah Ainon. Ah, ini ni nih. Lewat sini bukan? Iya, ya. Lewat sini, Guys. Bentar, bentar bentar bentar bentar. Aku enggak salah jalan, kan? Oke, sip. Opa, e kebunnya mau di ini diurus. Penat, Opa nampak penat, Je. He ah penat uruskan kebun tuh. Kebun apa kata Opa? Reha. Biar kita orang tolong Opa berkebun. Oh, opek, Guys. Capek bercocok tanam. Betul, betul, betul. Kalau macam tu boleh tolong cabut rumput yang ada dan siram pokok yang dah layu tu. Oh, oke oke oke. Opa boleh. Opa. Siap. Cabut rumput. Siramin tanaman yang layu. Oke. Mana kebunnya Opa? Oh, ini aku suka banget sih ya, Guys, ya. Ini tuh berasa aku benar-benar lagi di dunia Upin-Ipin, Guys. Detailnya cakep. Ini gimana caranya? Oh, cabut. Kuat sekali. Pokok-pokok ini mesti tumbuh sihat. Oke, siap. Ini juga cabut. Strong, Guys. Strong sekali. Aku kalah dengan bocil. Aku tidak bisa mencabut dengan sekuat itu. Ada lagi enggak, Guys? Kalian melihat ada rumput lagi enggak, Guys? Atau sudah semua? Oh, belum belum. Ini nih. Ini sama sebelah sini, Guys. Sip. Sekarang kita harus siram yang layu katanya. Tapi mana yang layu, Guys? Ini layu bukan? Bentar. Oh. semuanya mah layu, Guys. Oke. Oke. Bentar aku siramin dulu. A few moms later. Bercakap dengan Opa. Oh, udah selesai. Siap, Opa, udah selesai. Apakah aku cucu yang berbakti? Opa bagus. Upin Ipin siap. Boleh tolong tanamnya pula. Tanam apa? Nah, beningnya ini. Oh, iya ya. Ya, kita nanam, Guys. Habis selesai itu kita nanam. Jadi seharian ini kita jadi petani, Guys. Tapi enggak apa-apa, enggak apa-apa, enggak apa-apa. Wow, langsung tumbuh. Kita orang dah tanam semua benda itu dan sirap. Bagus, cucu-cucu opa. Siap. Tapi tak tumbuh-tumbuh pun. Tak tumbuh pun itu. Sudah tumbuh. Sudah siap dipanen. Jangan lupa siram. Lepaskan lupa. Oh, oke. Oke. Sebentar. Aku penasaran ini kita bisa langsung tidur enggak ya, Teman-teman? Ya, coba. Coba bisa tidur kah? Oh oh oh oh wah. Eh e aku bilang tidur ya, bukan lompat-lompat ya. Ya namanya bocil emang begini ya, Guys ya. Oke teman-teman aku mau coba menjelajahi ini karena dari tadi kayaknya kita itu bercocok tanam terus ya guys ya. Iya ada apa lagi nih di sini ya? Kita bisa ngapain lagi di sini teman-teman ya? Halo, Uncle. Uncle Uncle aku dikacangi sama uncle guys. Ya udahlah gimana kalau kita coba mancing? Let’s go. Kita lem. Par hap. Ikannya mana? Tengok Ipin. Oh, oh, oh. Iya, ya, ya, ya. Aku tahu, aku tahu, aku paham, aku paham, aku paham. Iya. Mendekat, mendekat, mendekat. Iya, iya. Tenang, Guys, ya. Aku sudah berpengalaman memancing di semua game. Aku mancing sandal. Simpan ah. Siapa tahu sandal aku putus. Aku butuh, ya kan. Sungai. Kita kat sungai. Keesokan harinya. Let’s go. Huh. Oke, Teman-teman. Kita coba cek kebun ya. Ke arah kebun. Kebun malah malah mau makan emang ya, Guys, ya. Lapar, lapar, lapar. Sekarang kita siramin semuanya sebentar. Ini kok jadi cabe? Tomat aku mana, Guys? Tunggu, tuung tunggu. Tomat. Tomat lah. Ini tomat, Guys. Makanya aku bingung perasaan aku nanam tomat kok jadi cabe gak mau. Aku mau coba naik sepedanya, Guys. Wih, lucu banget, Guys. Gemoy. Oh, itu tuh tuh. Coba. Oke. Hap. Iya, mantap. Ini A kayaknya butuh bantuan nih, Guys. Ada apa, ya? Atuk. Oh, atuh. Atuk buat apa? Buat apa? Nak pergi tangkap lebah. Boleh. Mau ikut tangkap lebah? Boleh. Tapi, tapi hati-hati. Oke. Oh, kita harus menangkap ini sekarang. Lebah. Ya, gua jadi ingat, Guys. Dulu mama aku pernah ini ketusuk sama lebah. Tangannya bengkak. Berapa hari tuh? 3 hari, Guys. Mana, mana mana. Ato, kok aku ditinggal sih, To? Tungguin dong, To. Ao, atau oh, di sini, Guys. Oke, oke, oke. Bentar, ambil dulu jaringnya. Ayo, yuk. Nah, lebahnya mana? Hati-hati katanya, ya, Guys, ya. Hati-hati. Eh, mana sih, Guys, lebahnya? Oh, ini yang pink. Pink. Eh, lucu banget, Guys. Aduh, gak kena. Nah, nice. Dapat satu, Guys. Lebah biru. Oke, sekarang tinggal bercakap dengan Atok. Tapi atoknya mana, ya, To? Udah selesai nih, To, nangkap-nangkapnya, To. Aku ini loh, bertaruh bertaruh nyawa demi menangkap lebah. Ya enggak juga sih, Guys. Tukang dua ekor lebah yang berbeza. Yang berbeza. Atuk tahu ke lebah apa ni? Ini lebah kelulut. Yang lagi satu lebah kayu. Kelut. Lebah kayu. Atuk memang semua tahulah. Keren lebah kelulut ni madunya masam dan sedikit pahit. Tapi bagus ya kita diajarin gitu ya. Madunya pekat macam mentega. Kacang. Apaan? Mentega kacang. Enggak pernah makan aku, Guys. Penuh untuk upah sekali. Boleh budakah buahnya bagai lebak menghimpun madu. Oh, oke. Emas dikasih emas. Makasih, Ato. Seronoknya seronoknya kalau seronok itu kalau enggak salah artinya seru sekali gitu ya, Guys, ya. Kalau enggak salah, ya. Oke, Teman-teman. Kayaknya sekian dulu ya permainan aku di game Upin-pin. Menurut aku sih gameennya okelah ya teman-teman. Kalau kalian suka dan tertarik mau beli, nanti aku taruh linknya di bawah ya, Guys. Tapi kalau kalian suka dengan video kali ini, jangan lupa ya, Guys, diklik tombol like, di-share, dan juga diubscribe. See you, guys. Thanks for watching and bye.

Ada yang udah cobain gamenya?
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV
Game: https://store.steampowered.com/app/3401920/Upin__Ipin_Universe/

Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.

– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
– Join menjadi keluarga Fanny disini:
https://www.youtube.com/channel/UCM4m4jzE3UG1yQWJQH59gjA/join

Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh

#Fannyplays #upinipin #upinipinuniverse