orcarelo orcala vs tralalelo tralala! pertarungan anomali ikan | SAKURA SCHOOL SIMULATOR
Ayo kita ke dalam. Ke dalam. Wow. Wow. Warna-warni. Iya, warna-warni. Lihat Mio. Uh, cantik sekali ya tempat ini ya. Wah, lihat playground-nya ada bola-bola juga. Asik, mandi bola. Mandi bola, Br. Mandi bola. Ihi, seru kali bisa mandi bola, Mio. Sini mandi sama Kayuto. Sini mandi bola. Mana? Mana? Aku mau mandi bola juga. Duh, mantap kali Kayote. Aku sangat suka mandi bola. Mantap kali. Hihi, serunya. Ayo kita mandi bola. Mandi-mandi bola. Tapi di sini banyak perosotannya, Mio. Iya, banyak kali perosotan, Kakuta. Ya udah, aku akan coba satu persatu. Wah, ini nih ada tangga pelangi. Uh, ini juga ada jembatan pelangi. Wah, keren banget pokoknya. Asik. Jembatan pelangi. Atom-atam naik. E naik. Lewat mana? Lewat mana? Di belakang sana. Naik cepat sini. Nah, ada tangga pelangi. Kita naik. Oke, bersiap-siaplah aku akan seluncur. Wih, Mio. Seru kali. Seru K. Iya, cobain. Oke, Mio. Coba ya. Perosotan warna kuning. Wih. Iya seru. Ayo lagi lagi. Ayo Mio. Wah di sini ada perosotan lagi Mio. Wah iya Kayota. Nah kita main yang ini aja kayaknya lebih keren. Ayo Mio. Nah aku dulu ya. Wi asik. Giliranku. Giliranku. Aku akan perosotan. Wei. [Musik] Keren kan? Aku mau juga. Y, telat. Udah seru sekali. Sekarang kita main di pantai, Mio. Ayo kita main di pantai. Seru ya main di playground tadi. Sekarang kita main ke pantai. Oh, yuk. Kalian mau lomba ini buat istana pasir? Oke, Kak Yuta juga. Hah? Kita akan lomba buat istana pasir yang paling bagus. Nah. Ah, Mio udah tinggi aja. Halo, Kayota, duluan. Waduh, aku enggak boleh kalah. Lihat saja ya, Mio. Lihat Yuta, aku udah tinggi. Atam juga udah tinggi. Wah, kacau kali. Aku enggak boleh kalah. Ayo. Aku juga. Atom pun juga. Aduh, masa aku masih segini. He, kalian hebat sekali bisa ngumpulkan tanah sebanyak ini. Ah, Kak Yota, gimana sih? Eh, aku tidak terima. Aku juga akan buat setinggi ini. Ya udah, buat aja, Yuta. Buat. Aku akan kumpulkan tanahnya dulu. Hah, tanah di sini sedikit. Nah, tanah yang ini aja aku kumpulin. Yeay, udah terkumpul tanahnya. Lihat aja, aku akan mengalahkan kalian. Istanaku sangat besar karena aku sudah kumpulkan tanah sebanyak ini. Ya udah, ayo buat cepat. Iya, Kak Yuta ngomong aja terus. Cepat buat. Oke. Nah, tanahnya sudah aku gabungin. Oke, lihat aja ya. Aku akan buat istana yang besar. Kalian istananya kecil-kecil. Lihat aja ya nanti. He, kita susun. Oke, udah jadi. Wah, udah jadi istana kalian. Jadi, jadi. Ih, Mio keren kali. Udah jadi istananya. Wah, Atam juga. Waduh, Kak Yuta gimana sih? Iya, Yuta mana istanya? Aku lihat ini ya. Dikit lagi juga jadi. Sedikit lagi. Nah, oke. Jadi istanakku apa? Wah, besar-besar. Kalian lihat istana yang paling keren siapa? Istana Yuta. Aha. Istana kalian kecil. Wow. Kayak pandai buat istana. Lihat ini. Istana super tinggi. Istana ini juga kuat loh. Mana buktinya kuat? Woi, Kayuta. Wah, punya kalian kuat istananya ya? Iya, kuat. Tidak kayak Yuta. Istanaku juga ku H istanaku kok ggak kuat. Ah, ini kuat juga kok, ya. Y, istana Kayota juga rusak. No. Aduh, jelek kali istana nih. Jadi kecil istanaku, ya. Istana kita sekarang sama sama besar. Ha, lucu. Aduh. E, sama besar sekarang. Udahlah. Eh, teman-teman, capek sekali ya dari tadi kita main terus. Iya, main terus. Iya, mau magrib sepertinya mau sore. Ya udahlah kita lanjut makan dulu yuk. Aku pengen makan. Aku lapar. Ya udah, ayo kita makan. Ya udahlah, Kayota, bentar lagi mau malam hari. Iya, kita rusakin dulu istananya. Uh. Uh. Ayo kita uh jadi hancur semua ya. Yuk, kita rusakin semua istana ini supaya tidak ada orang yang mengambilnya. Nah, udah aku hancurkan semua. Udahlah aku lapar. Aku pengen makan. Ayo, ayo. Ya udah, cepat Kak Yuta. Kita makan lagi. Udah malam. Am nyam nyam. Enak sekali. Yuta, kamu masih ada malam hari? Yuta, kamu enggak tahu apa di malam hari anak kecil tidak boleh keluar. Nanti bisa dimakan sama monster. Iya, betul betul itu, Yuto. Am nyam nyam. Aku tidak percaya. Aduh, kalian ini. Itu kan cuma dongeng. Betul, Yuta. Monster itu bisa keluar. Giginya tajam. Yuta enggak takut? Aku udah sering kok. Kayakota, Kayota belum juga pulang. Kan udah malam hari, nanti ada monster yang makan kita. Mio jangan sebar hoaks, Mio. Aku gak percaya. Kayota, percayalah. Anak kecil enggak boleh keluar malam-malam nanti bisa dimakan monster. Tuh, betul kata kata Mio. Iya, Yuta. Mending kamu pulang aja. Aduh, aku enggak percaya, Kak. Percaya. Udah banyak loh teman-temanku yang diculik sama monster. Ih, Mioni ganggu aja. Aku lagi makan juga ya. Elah, takut banget mah monster. Bang, ya udah saya bayar dulu, ya. Yute. Kamu belum pulang nanti ada monster. Sama juga. Mana monster itu? Aku gak takut. Ah, Mio ini ganggu aja. Kayak yuk kita pulang. Enggak ada monster itu, Mio. Aku gak percaya. Kayutan nanti diculik baru tahu. Enggak takut aku. Mana mana monsternya? Enggak takut. [Musik] Kayota. Eh, kenapa gempa? Kamu merasakan gempa, Mio. Iya, aku merasakannya. Gempa dari mana ini? Dan ini suara apa? Aneh sekali. Mio, lihat di luar, Mio. Ih, itu apa? Apa itu, Kayoto? Ih, seram sekali. Ih, wah. Ini kan anomali yang kembaran tralalelo. Namanya eh Orkarelo. Orkala Mio. Masa iya? Kayak iya aku takut dia kenapa nangis-nangis gitu ya, Mio. Lapar, lapar, Mio. Sepertinya dia kelaparan Mio. Tapi aku tidak tahu lagi apa makanan ikan paus ini. Dia dia bisa sampai ke daratan karena dia punya sepatu. Mio. Oh, gitu ya, Kak Yuta? Iya, Mio. Wih. Ya udah, ayo kita kasih makan, Mio. Kasihan dia nangis mulu. Kamu akan kami kasih makan, ya? Iya, aku butuh makan. Makan? Ya udah, apa ya yang harus dikasih, ya? Mio, coba kita kasih saja dia. Itu ranting pohon Mioh. I kita kasih makanan em daun-daunan. Kak, Kak Yuta aneh sekali. Emang ada ikan makan daun-daunan kayak gitu dikira kambing apa? Kita coba aja dulu M. Mana tahu dimakannya kan. K ambil aja ah satu dahan aja. Kalau enggak apel aja lah dulu, Mio. Kan masih ada apel. Ya udahlah coba aja lah. Apel sekecil ini emang bisa buat dia kenyang. Aduh aduh. Ya udah coba kasih ini nih. Ayo dimakan Orarelo. Dimakan ya. Mana ini? Nih nih nih. Kamu harus kenyang pokoknya makan apel ini. Tuh enak. Masih lapar. Aduh Kayuta coba ambil lagi apelnya. Iya coba kita ambil lagi apelnya Mio. Kan masih banyak apel di sini. Yah tinggal satu Mio. Yah gimana ini? Nah ini kayaknya yang paling besar. Semoga dia bisa kenyang dengan apel yang gede ini. Let’s go Mio. Kita suapin aja dia. Ayo Kayuta. I lihat Mio. Bentuknya seram sekali ya. Ih, ikan paus yang menggunakan sepatu putih. Ini ikan paus nih. Makan lagi nih. Pokoknya kamu gak boleh kelaparan nih. Jangan nangis lagi. Oke. Masih lapar. Aduh, masih lapar. Apel udah habis. Kayak kayaknya ranting pohon enggak salah deh. Ya udahlah, ranting yang mana ya? Nah, ranting yang ini aja mau ku ambil, Mio. Oke, aku ambil aja yang banyak ya daunnya ya. Iya, ambil yang banyak daunnya, Kak Yuta. Oke, oke, oke. Kita ambil aja daunnya. Nah, ini M aku udah mencopotnya. Huh, bagus sekali. Sekarang kita langsung aja suapkan dia ini nih. Silakan dimakan. Nyum nyum nyom nyom nyom nyom nyom nyom. Enak kan? Nyom nyom. H, aku masih lapar. Wah, masih lapar ya, Mio. Astaga kalau gini mah lapar mulu dia, Kak Yuta. Iya, lagi yang kita kasih juga enggak banyak banget. Aduh, apalagi perutnya gede, Mio. Coba kita kasih ranting poon ini lagi. Eh, Kay masukin aja ke mulutunya. Nih. Nih. Hmm. Makan nih. Makan nih. Ayo kita kasih makan lagi. Nyom nyom nyom nyom nyom. Ayo makan. Masih lapar. Waduh, masih lapar lagi. Aduh, bingung aku sekarang mau kasih apa. Aku lapar. Aku lupur. Aduh, Mio. Aku bingung lagi, Mio. Kayakuta, Kak Yuta coba masakin hamburger. Mana tahu dia suka hamburger. Nah, ini bagus, Bio. Aku akan berikan hamburger raksasa. Aku masakin aja ya. I, ya. Coba, Kak Yuta masakin hamburger yang gede banget terus masukin aja ke mulutnya. Iya, ya. Udahlah kalau gitu. Nah, ini dia. Aku sudah bawa bahan-bahannya, Kak. Saya beli ya, Kak. Ih, tumben banyak sekali. Yuta. Iya, Kak. Saya emang suka sekali beli banyak. Let’s go, Mio. Kita buatin hamburger yang gede sekali. Yoi. Ayo, Mio. Kita buat pedas saja, gimana? Hi. Oke, bentar ya. Makan, makan. Tunggu-tunggu. Ayo, Mio, cepat kita buatin dia hamburger yang gede. Oke, aku akan kasih cabe yang lumayan banyak. supaya dia e pasti suka itu dengan yang pedas-pedas ya. Aku sih suka yang pedas-pedas sih. Iya kan Mio ya. Apalagi dia. Kita buatin hamburger raksasa super pedas. He he. Wuhu. Kayuta bisa buat besar-besar. Tenang Mioh. Segede rumah ini Kayuta bisa masak. Kan Kayuta ini koki yang hebat. Nih lihat tuh jadi kan. Wow. He, yuk, langsung aja Mio, kita hantarkan ikan pausnya. Ayo, Orcarelo. Orkala ini dia Mio. Besar sekali. Aduh, beratnya Mio. Kayota, berat ya? Iya, Mio. Aduh, berat sekali aku membawanya tapi tenang. Ayo, ayo, ayo. Kita kasih aja dia makan supaya dia kenyang. Itu pedas ya? Iya, Mio. H pedas. Oke, ini dia Orcarelo. Aku bawa yang sangat besar dan banyak ini nih. Pasti kamu kenyang. Makan nih nih nih. Silakan. Ayo, Mo. Kita kasih aja dia makan. Nih buka mulut kamu. Makan-makan hamburger ini. Makan. Am nyam nyam nyam. Om nyam nyam nyam nyam nyam om nyam. Eh, kenapa dia Mio? Kenapa kalian memberikan apa ini? Pedas. H. Eh, jangan makan kami. Ah, nyam nyam. Ah, aku masih lapar. Eh, mereka k makan ya. H biarin aja l makan. Mereka sangat tidak berguna. Huh, enak sekali daging manusia itu. Tralo tralala. Hei, apa yang kau lakukan kepada temanku Yuta Mio? Cepat lepaskan. Keluarkan dari mulutmu. Hei, siapa kau? Tralalelo tralala. Kenalkan aku, Orkaro. Orkala, aku lapar sekali. Berisik. Ayo, cepat keluarkan dari mulutmu. Aku akan mengalahkanmu. Lihat saja. Ayo lepaskan. Tral tralala. Huh, kau berani ingin bertarung denganku ya? Ya udah kalau gitu ayo kita bertarung saja. Wah, kau emang cari masalah sama penguasa lautan tralelo tralala. Kalau gitu, ayo kita berkelai saja. Maju kau sini, Orkaro Orkala. Aku akan mengalahkanmu. [Musik] [Musik] Apa yang terjadi? Heh, ke mana pos tadi? Iya. Heh, Tralelo, ke mana dia? Tral tralala. Yutio sudah selamat. Aku sudah mengalahkannya. Aku sudah membunuhnya. Apa kau? Kau sudah dia ke mana? Dia hancur lebur. Iya, ya. Dia sudah hancur lebur. Kok jahat sekali? Terlalu parah banget. Tapi Kayuta. G tapi-tapi. Mio, emang teral emang jahat sekali kau bisa-bisanya menghancurkan dia kok emang kejam. Tapi kan. H rasakan tembakan ini. Wah, dasar hiu jahat. Kayota, jangan, dia sudah bantu kita. Bantu-bantu. Dia tuh kejam. Ah, berani-beraninya kau lukai di wepus itu. Kau ini dibantu tidak tahu diri. Aduh, rasakan itu. Udah dibantu juga keluar dari perutnya masih juga menyalahkanku. Aduh, tralalelo emang kejam. Aku diserang. yang
makasih jangan lupa like dan subcribe ya 😀
#dramasakuraschoolsimulator
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia