Keterangan Podcaster Mikhael Sinaga Terlapor Kasus Ijazah Jokowi

diajak ke dewan pers bersama Bapak Joko Widodo yang tidak terima namanya dicemarkan katanya oleh pemberitaan saya Sinaga salah satu terlapor nah banyak sebenar sebenarnya saya ini sebenarnya saya ini terlapor yang mengejutkan ya yang paling gemoy paling gemoy kayak Pak Prabowo. Nah saya ini mengejutkan kenapa? Karena awalnya tidak dicantumkan sebagai terlapor. Awalnya kan RSRS dan segala macam, tetapi tidak ada saya. Tetapi tiba-tiba kemarin ada surat surat cinta lagi datang ke ke rumah saya bahwa saya terlapor enggak apa-apa. Nah, saya di sini hanya ingin menyatakan bahwa saya selama ini baik di Jakarta, baik di Jogja, di Boyolali, di Ketoyan, maupun di Pasar Pramuka menjalankan tugas saya sebagai seorang jurnalis. I di mana saya memiliki ee kartu identitas wartawan resmi dari Dewan Pers yaitu sebagai wartawan tingkat utama. Nah, waktu itu saya sudah katakan kepada penyidik dan saya katakan penyelidik ya waktu itu saya katakan pada penyelidik di Subdit Kamnek bahwa kalau mau me apa membahas mengenai isi pemberitaan yang kawan-kawan jurnalis di sini semua pasti tahu, kita harus melalui mekanisme dewan pers, yaitu diajak ke dewan pers bersama Bapak Joko Widodo yang tidak terima namanya dicemarkan katanya oleh pemberitaan saya. Nah, dan saya akan temui dengan senang hati Bapak Joko Widodo di Dewan Pers supaya kita duduk bersama di satu meja dan saya berikan hak jawab. Heeh. Itulah yang sebenarnya ee harus dilakukan oleh Bapak Joko Widodo dan kepada penyidik Polda Metro Jaya juga supaya mengerti Undang-Undang Nomor 40 Tahun 99 mengenai pers. Nah, satu lagi yang saya sayangkan dari para penyidik baik di Bares Krim baik di Polda Metro Jaya kok banyak sekali hal-hal yang saya temukan di Jogja, di Boyolali, di Ketoyan ee tentang tahun ’83 atau ’85 dan di Pasar Pramuka yang sampai sekarang saya sudah temui lebih dari 10 orang ee pemilik kios, ee desainer, desainer entah ijazah, entah KTP, entah Visa Amerika. Banyak yang mereka bisa buat. Masa sih Polsek Matraman, Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya tidak mengetahui orang-orang itu? Bahkan beberapa di antaranya sudah pernah ee ditangkap ya, sudah pernah terkena kasus dokumen palsu. Masa sih tidak bisa para penyidik ini yang terhormat, yang hebat-hebat, yang pintar-pintar mencari tahu informasi bahwa Pak Iman Raharjo itu masih ada di situ sampai tahun berapa? bahwa si ini kemungkinan yang menjadi anak buah Paiman Raharjo di tahun itu sebagai desainer, sebagai yang ngambil orderan. Ambil order di kios depan dikasih ke kios belakang lalu didesain di kios belakang lalu sampailah langsung ke pembeli alias konsumen. Itu semua ada. KTP, visa Amerika, STNK, BPKB sampai ijazah dan blangkonya pun ada tokonya di mana jualan blangko. Nah, saya tidak dalam posisi untuk menjelaskan itu semua. Silakan Polda Metro Jaya yang sudah pintar-pintar ini penyidiknya sudah berpengalaman puluhan tahun. Saya yakin apalagi Pak Brigjen Polandani di Bares Krim kenapa kok ini tidak dicari gitu loh. Betul. Saya bingung benar kok saya wartawan yang baru katakanlah belum ada 10 tahun atau mungkin ya lebih sedikitlah masa lebih pintar mencari investigasi daripada para penyidik saya tidak yakin itu pasti saya tidak lebih hebat dari mereka. Jadi saya mohon mulai sekarang kita bersama-sama menginvestigasi ini. Kalau memang ee ijazahnya asli tunjukkan dan tidak akan ditemukan apa-apa di Pasar Pramuka. Tapi kalau memang ijazahnya tidak asli, saya enggak mau ngomong kata yang satu lagi itu ya. Nah, mari kita cari kebenarannya untuk masyarakat Indonesia. Karena masyarakat berhak mendapatkan kebenaran dari kita para jurnalis ya. Oke. Masalahnya gini loh, tempat-tempat yang saya datangi didatangi lagi oleh salah satu media mainstream dan mendapatkan keterangan yang persis sama. Heeh. Jadi ini harus diinvestigasi dan kalau penyidik tidak menginvestigasi ini berarti sudah berarti dia sudah partisan, sudah tidak netral dan sudah memihak. Oke ya, sekian aja dari saya. Terima kasih.

KOMPAS TV- Keterangan Podcaster Mikhael Sinaga Terlapor Kasus Ijazah
Jokowi

#ijazahjokowi #roysuryo #jokowi

Sahabat Kompas TV Jawa Timur jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jawa Timur, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.