JOKOWI GAK KETOLONG! DI DEPAN PENYIDIK TETAP KLAIM KASMUDJO DOSEN PEMBIMBING AKADEMIKNYA | OTR #979

Halo, halo. Apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Senang sekali bisa kembali menjumpai Anda semua. Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat, tetap semangat. Walaupun saya tahu sekarang ini banyak orang sebenarnya bingung nih negara ini sedang apa sesungguhnya yang terjadi. Tapi kalau kita senang ketemu itu senangnya ketemu dengan Anda ya. Bukan senang dengan situasi yang ee terjadi saat ini di Indonesia. Dan seperti biasa kami ajak Anda untuk berbincang dalam program of the record membaca berita di balik berita masih terus. Alhamdulillah e kami bisa menemani Anda. Saya Hirsbun Arif dan saya AG Beta. Alhamdulillah sampai sekarang masih kita masih semangat dan sehat walafiat Mas ya. Semoga pikiran kita waras terus. Masih waras ya. Karena kalau enggak tahan-tan dalam situasi sekarang ini kita ikut gila juga nih. Situ aslinya. Oke. Banyak kegilaan gitu ya. political madness ini sekarang ini kita yang terjadi. Oke. Kemarin Pak Prabowo eh Pak Prabowo lagi kemarin ee Pak ee Joko Widodo itu kan diperiksa oleh eh Polda Metrojaya di e Polres sama Polres eh Surakarta ya Mapolres Solo. Dan dari sini aja kan kita sudah tahu apa dari apagi kemudian dikait-kaitkan dengan sequen sebelumnya ya dia di Prabowo, Presiden Prabowo sowan ke dia kemudian kulineran ngantar pulang dan sebagainya dan ini memang sudah kelihatan sekali seperti apa betapa ee Joko Widodo ini masih menjadi warga negara istimewa dibandingkan dengan bahkan dibandingkan presiden sebelum yang sangat berkuasa seperti Pak eh Pak Harto misalnya Pak ingat ya Mbak Agi pada waktu Pak Harto ketika di Pak Harto dipriksa loh di Kejaksaan Tinggi Jakarta itu kalau ini ya dia justru didatangi gitu. Nah, yang tapi yang menarik mari kita fokus saja kepada apa yang disampaikan oleh Jokowi. Saya terkejut ketika dia kemudian memberikan setelah diperiksa dia tetap menjelaskan kepada ee media, kepada wartawan bahwa Bapak Kasmojo itu memang pembina akademiknya. Saya jujur enggak ngerti saya mau ngomong apa lagi gitu loh. Ini ini orang mau kayaknya yang yang salah ee yang salah bukan dia, bukan Pak Jokowi. Yang salah kita, Mbak gitu jadinya gitu. Iya. ya. Dalam hal ini artinya dia melakukan perlawanan terhadap pernyataan Pak Kasmujo yang mengatakan saya bukan dosen skrip ee pembimbing skripsi, saya bukan dosen pembimbing akademik bla bla. Berikut dengan penjelasan ee level saya ketika itu masih 3A ya Mas Hersu atau 3B ya. 3B 3B. 3B. 3B. 3B. Dan kemudian usia saya masih di bawah 50 tahun. Salah satu syarat untuk menjadi dosen pembimbing adalah ee mulai dari usia 50 tahun ke atas. ketika itu aturannya di UGM demikian begitu. Nah, sekarang kalau ee Jokowi ini melawan Pak Kasmujo, sementara Pak Kasmujo dalam hal ini bahkan dia kalau saya melihat menjadi pihak yang paling lemah bahkan di antara ee ee rektor UGM ee wakil rektor atau apa di UGM dan sebagainya begitu ya. yang sekarang kan ovamelia ini betul-betul tidak muncul sama sekali begitu dalam kasus dugaan jasa palsu Jokowi. Tapi ada wakil rektor-wakil rektor yang ketika itu bersedia menemui Rosyo eh Rismons Sianipar pada tanggal 15 April gitu. Dan mereka ini kan eh dalam kasus ini mereka digugat, tapi yang paling lemah ini adalah Pak Kasmujo. Nah, kalau kemudian Jokowi ini ee melawan pernyataan Pak Kasmujo yang artinya sama saja dengan mengatakan Pak Kasmujo itu bohong, tidak mengakui dirinya. Begitu kan Mas Hersu. Kita bisa tafsirkan demikian. Coba apa yang dikatakan oleh Jokowi, dia mengatakan nih seperti ini Masirsu persisnya. ee setelah ditanya dan kemudian dia menyebutkan ya ee bahwa tadi ada pemeriksaan oleh penyidik ada 45 pertanyaan yang 35 sudah pertanyaan yang lalu tapi di-review kembali dan yang baru 10 pertanyaan semuanya saya jawab sesuai dengan yang saya tahu dan terjadi apa adanya. Itu yang pertama begitu. Dan kemudian yang keduanya dia mengatakan yang kedua mengenai Pak Ir. Kasmujo. Saya sampaikan bahwa beliau adalah dosen pembimbing saya dan memang dosen pembimbing saya ditekankan sampai dua kali. Tapi untuk dosen pembimbing skripsi memang bukan Pak Kasmujo, tapi Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro. Ini untuk lebih memperjelas saja. Kemudian juga yang kedua mengenai Pak Kasmudo sampaikan bahwa beliau itu adalah dosen pembimbing saya dan memang dosen pembimbing saya tapi untuk dosen pembimbing skripsi memang bukan Pak tapi Prof. di sini langsung gitu ya. Ini untuk lebih perjelasan. Coba bayangkan ini Pak Kasmjo kalau mendengarnya i bagaimana ada jadi teringat dua dua momen ya. satu ketika Pak Kasmujo ditemui oleh Rismond ya kan waktu yang beliau lagi ngintip dari jendela gitu yang dia memastikan bahwa dia bukan bukan apa bukan ee pembimbing akademis apalagi pembimbing ee skripsi begitu ya. Bentar Pak ya. Kenalkan Pak saya Rismaniar Pakimana Rismonanipar Pak. Oh iya Pak. Sehat-sehat, Pak. Ya, Bapak bisa kami bertamu sebentar, Pak? Tidak, tidak bisa. Oh, karena berarti semua urusan tidak boleh di rumah, tidak harus di fakultas atau di ya. Oh, jadi enggak ketentuan bertanya-tanya biasa-biasa saja, Pak. Ketentuan enggak bisa ketentuan. Oh, maaf ya. Sebentar aja, Pak. Karena sudah diad Oh, harus ke fakultas, Pak, ya? Iya. Tentang ini loh, Pak. Pembimbing skripsi itu, Pak, yang Bapak pembing skripsi umurnya harus di atas 50. Harus di atas 50, Pak. Bukan, Pak. yang tahun 2017 kan Bapak tampil di TV bersama Pak Jokowi. Bapak kan di situ Pak Jokowi mengatakan Pak Jokowi bolak-balik bimbingan skripsi Bapak kan itu yang salah. Iya Pak salah itu. Iya Pak bentarlah Pak biar ini untuk untuk negara Pak. Saya baru saya baru 3B sudah bisa bimbing Bapak saat itu berarti bukan pembimbing skripsi. Jelas bukan bukan pembimbing akademik. Bukan pembimbing akademik pun bukan. Oh, bentar Pak, maaf Pak. Maaf ya. Yang kedua sebenarnya pernyataan Pak e Pak Profesor Sofan Effendi yang kita yang dia menyatakan kan e pada waktu itu bahwa Pak Kasmujo waktu itu sebelumnya ketat bertemu dengan Warta CNN dia menyatakan bahwa Jokowi itu pembohong. Kan begitu kata Pak Sofan Effendi. Tapi kan peman pernyataan Pak Sofanendi itu dicabut bukan diralat loh ya. Dua hal yang berbeda l antara dicabut dengan diralat ya. Kalau diralat itu artinya substansinya yang salah. Kalau dicabut substansinya enggak ada persoalan gitu kan. Tapi dia kelihatannya karena mendapat pressure, mendapat tekanan gitu, dia khawatir ada kasus-kasus hukum yang dikhawatirkan bukan oleh beliau saja, oleh keluarganya, oleh istrinya dan kemudian dicabut. Jadi dan kemudian ini saya kira seluruh dunia tahu kok sekarang ya. Apalagi kan kemudian soal ijazah ee ijazah Pak Jokowi ini ijazah Pak Palsu Jokow ini sudah sudah dibawa ke dunia internasional, ini sudah dibawa ke amnesti internasional dan juga ee beberapa diaspora sudah apa mengadukannya juga ke beberapa senator di Amerika dan sebagainya. Jadi ini sekarang ee yang e soal posisi Pak Jokowi itu bukan hanya diketahui oleh orang seluruh Indonesia, tapi di dunia juga orang sudah tahu. Tapi Pak Jokowi kemudian dengan tenang bisa menyampaikan seperti itu. Ini kalau enggak ilmu ininya tingkat dewa, ilmu ngibulnya tingkat dewa, enggak mungkin seperti ini. Makanya saya bilang kalau kita ngotot-ngototan sama Pak Jokowi yang salah bukan bukan kita eh. Bukan Pak Jokowi yang salah kita. Kenapa kok kita mau ngotot-ngotot sama Pak Jokowi soal soal ee perkibulan begitu? Iya. Kalau saya membayangkan ini ketika kemarin Pak e mantan rektor UGM Pak Sofyan Effendi begitu berani ee mengeluarkan suatu kebenaran eh dari angle Pak eh Sofyan Effendi karena dia mengatakan bahwa menantunya pun bekerja di UGM sebagai pegawai UGM. Jadi bisa mengakses begitu lewat menantunya. Begitu juga ee dia memiliki anak buah begitu ya yang tentu saja beliau ini sudah puluhan tahun menjadi dosen di UGM mencapai puncak yang tertinggi sebagai rektor. Tentu saja banyak sekali pegawai yang ee bisa dimintai tolong dan dia sudah mengecek begitu kan soal ijazah, soal ee kapan ee apa list daftar nama-nama ee yang ee apa namanya yang lulus pada tahun 5, begitu juga pengumuman soal yudisium apakah ada nama Jokowi di situ semuanya kan sebetulnya sangat rinci apa yang dijelaskan oleh Pak Sofyan Effendi. Tapi kemudian ee dia mencabut itu dan kita tahu kemudian bahwa terjadi operasi kepada Pak Sofyan Effendi. Operasi itu antara lain kalau saya bertemu e dengan ee Pak Said Dudu di sebuah acara itu dia mengatakan memang ada aparat hukum yang datang ke rumahnya Pak Sofyan Effendi. Begitu. Ee terus kemudian juga ada informasi bahwa tulisan ralat itu bukan ditulis oleh Pak Sofyan Effendi. Jadi beliau hanya menerima dan tanda tangan saja. Dan tanda tangannya kenapa berbeda ya? Barangkali orang yang di bawah tekanan dengan gemetar atau apa sehingga tanda tangannya itu tarikannya gitu berbeda dengan ee tanda tangan dia yang pada ee umumnya dalam keadaan normal dan ketika ditanyakan tapi itu memang tanda tangannya. Jadi dalam hal ini kita bertanya kalau ee Jokowi sedemikian PD-nya percaya diri mengatakan bahwa eh Kasmuju adalah dosen pembimbing saya padahal sudah dijelaskan dengan berbagai alasannya. kondisi usi lah, kondisi jabatan yang masih ee 3B begitu, tapi tetap ini ee Jokowi tetap ee apa bertahan dan kemudian dengan keyakinan dan itu direkam direkam di hadapan ee puluhan wartawan, puluhan media ini ada apa? Saya khawatir, kita khawatir ya ee ada operasi terhadap Kasmujo, begitu yang ee jangan-jangan nanti akan dilakukan juga ralat ataukah ee mencabut pernyataannya kepada ee Rismons Sianipar ketika itu. Begitu. Ini ee ee bagaimana keadaan Pak Kasmjo? Kita belum tahu nih belakangan keadaan Pak Kasmjo seperti apa begitu. Nah, operasi apa yang akan dilakukan terhadap Pak Kasmujo? Karena tentunya kalau seandainya ini dihadirkan di pengadilan nantinya ee itu kan akan saling ee bertolak belakang gitu keterangannya. Yang satu tetap mengaku sebagai saya dosen ee saya anak bimbingmu begitu kan ee pembimbing saya anak bimbing akademikmu begitu. Sementara ee Pak Kasmjo mengatakan bukan gitu, dia sama sekali belum menjadi dosen pembimbing akademik ketika itu gitu. I oke. Oke. Itu poin Pak Alkasmjo. Poin kedua yang menurut saya juga menarik kan sebagaimana pengakuan pengacaranya juga ee Jokowi kan membawa ijazah asli katanya dari SD, SMP, SMA sampai ee tarana kehutanan. Nah, ya kan begitu ya insinyur kehutanan lah. Ee ini juga menarik menurut saya untuk kita cermati karena sebenarnya kemudian siapa yang punya otoritas menyatakan itu asli atau tidak kan gitu. Dan dan sejak awal kan banyak orang yang memperingatkan bahwa kasus di Polda Metro Jaya ini mau ditarik itu bukan soal ijazahnya tapi ee lebih pada soal fitnahnya ya. Penyebaran penyebaran kabar bohong itu yang sebenarnya yang kasusnya kan ditarik ke situ Mbak Agi ya. He. Tapi makanya kemudian mereka ee kelihatan mengantisipasi itu dengan menyatakan bahwa ini sudah bawa ijazah asli. Karena mau tidak mau dasarnya kabar bohong itu dari mana gitu. Nah, kalau memang ternyata ijazahnya sampai sekarang belum belum ee pasti apakah itu asli atau palsu, kan enggak bisa juga disimpulkan bahwa ketika orang yang mempertanyakan ijazahnya ee itu palsu sebagai menyebar ke fitnah ee dan juga kebohongan gitu. Iya, betul. Jadi ini kan memang harus diuji juga begitu dan nantinya saya rasa ee yang menjadi subjek memang harus soal ee ijazah ini dan skripsi sekarang bergulir ee selain ijazah juga skripsi karena kalau skripsinya saja tidak ada atau skripsinya palsu ee tidak ada lembar pengesahannya apa dan sebagainya maka kemudian ini ee ijazahnya juga tidak mungkin ada begitu dan ee ini hati-hati kalau saya melihatnya Mas Hersu ini akan ee perlawanan terhadap Pak Kasmu penolakan terhadap pernyataan Pak Kasmu Mujo. Kita melihat ee Pak Kasmuo berperan pada tahun ee pada tahun 2017 19 Desember ketika ada reuni di Fakultas Kehutanan dengan dia bersedia maju ke panggung ketika dicari oleh Jokowi mana Pak Kasmujo. Begitu kan dia kemudian ee bersedia tampil di panggung dan tertawa-tertawa saja mengiyakan bahwa dia ee disebut sebagai ee orang yang galak, dosen yang galak sehingga Jokowi harus bolak-balik. Tapi akhirnya bersyukur bahwa skripsinya selesai juga gitu. berkat Pak bimbingan dari Pak Kasmujo dan ee dia mengiyak-iyakan saja begitu Mas Hersu. Yang pertama saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dosen pembimbing saya, Bapak Kasmujo. Tadi ada tadi ke depan Pak Kasmuco. [Musik] Beliau itu, beliau itu dulu waktu meimbing saya seingat saya galak sekali. Galak sekali. Saya masih ingat galak sekali. Tapi sekarang saya melihat beliau sangat bijak sekali. Sudah berubah ya. Enggak, saya enggak tahu yang berubah saya atau yang berubah Pak Kasmujo. Tapi sekali lagi Pak Kasmuco, saya menghaturkan banyak terima kasih karena bimbingan Bapak di jurusan Teknologi Kayu. Saya bisa menyelesaikan skripsi saya meskipun saya lupa juga bolak-baliknya berapa kali ya. Karena begitu maju dibentak balik. Begitu maju dibentak kok galak sekali. Tapi sekarang alhamdulillah saya kira atas bimbingan Pak Kasmuco. Ya, dulu cita-cita saya kira sama banyak rekan-rekan saya penginnya jadi pegawai perhutani. [Tepuk tangan] Tapi saya juga daftar saat itu. Saya daftar tapi enggak diterima. diterimanya jadi presiden. Silakan sebenarnya Pak Kasmudi iya memang bukan pembimbing skripsi Pak Kasmang bukan pembimbing skripsi. Heeh. Sebagai pembimbing skripsi saya itu adalah Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro. Lah kalau Pak Kasmujo sendiri sebagai apa, Pak? Ya, pembimbing akademis. Pembimbing akademis. Ketika itu saya rasa sih patut diduga sudah ada operasi terhadap Pak Kasmujo begitu. Apalagi kemudian memang disiapkan ya gitu kelihatannya Pak. Iya sudah disiapkan. Nah apalagi yang di ee kalau dari kamera itu terlihat ada di sebelahnya Jokowi itu adalah Pratikno ketika itu menjadi Menses Snake dan Pratikno ketika disebut Kasmuo dia tertawa lebar dia berdiri begitu tepuk tangan. Nah, siapa lagi begitu yang kita selama ini melihat eh Pratikno ini sebagai operator atau tangan kanan Jokowi dan dia pernah menjadi rektor UGM ya. Artinya Kasmojo adalah anak buah yang di bawah begitu ya kalau kita melihat ee dari posisinya Pratikno dan ee siapa yang bisa membuat rekayasa seperti itu sehingga ee Kasmuo bersedia maju tapi kemudian ee 8 tahun kemudian itu dibantah sendiri oleh Kasmujo dan itu tidak benar itu tidak benar begitu berarti yang tahun 2017 juga tidak benar. Nah, sekarang kemarin walaupun posisi Kasmujo banyak juga yang mengatakan, “Aduh, Pak Kasmujo kenapa dulu Anda berbohong gitu, kenapa Anda mau saja diperalat seperti itu?” Tapi tetap pembelaan terhadap Kasmjo karena posisi dia sudah sepuh kemudian dia tampil dengan ada plester-pler sepertinya dia entah jatuh ataukah memang sakit karena apa begitu ya kita tidak tahu. Ee tapi banyak sekali pembelaan kepada Pak Kasmujo. Mereka mengatakan kita harus eh istilahnya standing for Pak Kasmujo gitu. Harus bela Pak Kasmujo karena dia ee menjadi pihak yang korban dalam hal ini begitu. ee supaya ee supaya legalitas atau validasi terhadap skripsi Pak Jokowi atau ijazah Pak Jokowi itu memang ada karena memang ada dosen pembimbingnya. Nah, saya khawatir dengan Pak Jokowi sekarang melawan Pak Kasmujo ini pergerakan dari masyarakat atau publik yang mendengar ini semakin mengkristal. Kalau selama ini pendukung Pak Prabowo saja menurut drone emprit ya itu mendukung ee ee percaya begitu bahwa ee skripsi Pak ee ijazah Pak Jokowi itu palsu. Apalagi sekarang dengan Pak Jokowi ini yang dilawan ini orang kecil. Kalau seandainya orang kecil, orang yang sudah sepuh, orang yang tidak berdaya, berkata-kata pun tidak berani karena semuanya sudah diurus oleh UGM begitu ya. ee istrinya yang sudah tua pun menyambung hidup juga dengan membuka warung kecil seperti itu. Ini kan ee apa wajah dari orang yang tidak berdaya. Masu saya khawatir ini akan ada perlawanan dari bawah justru makin mengkristal posisi Pak Jokowi ini justru makin ee sebetulnya makin lemah begitu. Maksudnya dia adalah ee supaya ee supaya dia tetap supaya tidak dituduh dengan penyebaran kabar bohong. Karena apa? Karena sehari sebelumnya dia dilaporkan kembali kan oleh Rismon ke Polda DIY dengan tuduhan dia menyebarkan kabar bohong. Salah satunya adalah tentang posisi Pak Kasmujo. Ini dan gugatnya di di Pengadilan Negeri Sleman juga masih jalan kan Mbak AI sampai sekarang. Iya betul. Lain lagi itu. Makanya kita kemarin bilang dikepung masalah di Sleman di ee ee apa di Jogja terus kemudian di Solo begitu ada laporan lagi ya. Dan ee ketika itu Pak ee Muhammad Taufik mengatakan sebetulnya teman-teman di daerah lain itu sudah siap untuk melakukan pelaporan. Begitu. Jadi ee ee sama seperti pelaporan dari ee gengnya Pak Jokowi, geng Solo atau relawan-relawan Pak Jokowi yang di Jakarta di Polda Metro. Mereka melakukan pelaporan dari ee Jakarta Timur, dari Depok, dari ee Jakarta Pusat apa dan sebagainya. Nah, sementara kalau pelaporan kepada Pak Jok Jokowi menurut Pak Muhammad Taufik sebetulnya sudah banyak yang daerah-daerah lain ingin melaporkan juga. Iya. Oke. Dan jangan lupa yang seperti saya sebut tadi itu forum diaspora ee internasional sekarang kan juga sudah membawa persoalan ini ke ke dunia internasional PBB ke mana bahkan juga e ke beberapa senator di Amerika kalau enggak salah juga soal itu juga dibawa. Jadi jangan dianggap bahwa kemudian ee apa ya ini mereka kemudian berkhianat, tidak karena mereka merasa mentok itu dengan instrumen hukum yang ada di Indonesia. Ya mau enggak mau mereka membawa masalah ini ke dunia internasional gitu ya. Betul. Dan eh ini aksi dari eh Rismo, Dr. Rismon Cianipar, Dr. Ro Suryo eh apa kandidat dokter eh drter Tifa ini memang enggak kaleng-kaleng sih, Masu kalau saya melihat mereka tuh enggak ada lelahnya dan semuanya itu kan kalau kita melihat dibiayai oleh ee biaya pribadinya mereka. Banyak sekali yang mengatakan ini pasti ada yang membiayai Rismond begitu ya. saya sampai mencari eh buku-buku karya dari Dr. Rismon ini dan ternyata saya temukan di situs Amazon itu ada 200an karya ee Pak Rismon ini begitu yang banyak banget. Iya, banyak sekali dan dia juga ee memiliki apa namanya? Hak cipta intelektual atau semacam itu ya, Mas. Intel property right ya. Iya. Semacam properti right begitu. Sehingga iya saya kenal beberapa orang yang bisa hidup dari itu begitu. Jadi saya juga percaya kalau seandainya sekian banyak buku yang dijual secara internasional ya ee secara mungkin semacam ee e-book atau apa begitu ee itu bisa menghidupi karena orang tidak dengan ee buku tulisan yang sampai ratusan pun juga bisa hidup begitu. Jadi ya jangan merendahkan seseorang yang punya ilmu ya. Dan ee kemarin kita melihat ee Pak Rismon ini juga kembali ke UGM. Saya sampai terheran-heran dengan energinya ya. Fakultas Kehutanan ini ya yang dia sasar ya. Iya. Kembali ke UGM biasa dengan gayanya yang ee apa? Santai tapi tegas itu dan kemudian datang ke perpustakaan pusatnya. Tapi ternyata semua sudah ee dibuat elektronik digital ya, Mas Hersu. Dan ada juga pernyataan dari pihak ee UGM bahwa yang lain sudah apa analog ee tulisan atau skripsi analognya sudah didestroy. Kalau saya enggak percaya ee karena di universitas saya juga itu sekarang sudah ee ada apa skripsi yang bisa kita lihat secara online. Jadi sudah dikatalogkan secara e-katalog begitu. Tapi skrip skripsi saya yang asli itu tetap disimpan ee eh ada wujudnya tidak mungkin didestroy begitu. Ee Mas universitas sampai sebodoh itu di situ kan ada tanda tangan asli ee di situ kemudian ee ada foto-foto saya begitu ya. foto-foto di lapangan, foto bersama narasumber apa dan sebagainya yang bahkan itu ee di disimpan di ruang khusus dengan suhu tertentu supaya tetap aman dan supaya awet begitu kan. Ee mungkin kalau seandainya itu nanti rusak ya rusak secara alami. Jadi saya rasa sih ya dugaan saya UGM tidak akan melakukan itu tapi alasannya akan demikian sehingga tidak bisa menyentuh secara langsung skripsi analog tersebut. Begitu. Dan kemudian eh Pak Rismon saya lihat itu ke eh ke fakultas eh hukum begitu hanya untuk membandingkan pada tahun 5 skripsi di Fakultas Hukum itu bagaimana dibandingkan dengan yang ada di Fakultas Kehutanan karena yang di Kehutanan dia sudah pernah melihat dan kemudian katanya dia akan ke UEIE juga Universitas Islam Indonesia untuk membandingkan apakah skripsi di masa itu di universitas swasta ee yang kita tahu tertua ini Mas Hersu ee apakah di juga sudah pakai mesin ee apa namanya? Masih pakai mesin TIK ataukah sudah pakai ee komputer begitu. Jadi ini memang penelitiannya menjadi meluas ya, menjadi sangat luas saya rasa ini Rismon karena bersiap-siap ee itu semua akan menjadi barang bukti yang akan dihadirkan di pengadilan dan apalagi dari ee Yakub Hasibuan kan juga mengatakan bahwa mem ijazah asli yaitu S1 maupun SMA dari Jokowi ini kan disita katanya begitu ya klaimnya disita oleh Polda yang yang mengumumkan mereka ya yang bukan yang mengumumkan mereka begitu ya. Ee dan ini tunggu tanggal mainnya karena itu nanti akan dihadirkan di persidangan. Ijazah aslinya, ijazah aslinya SMA dan kuliah ya itu keduanya sudah disita oleh kepolisian. Jadi nanti karena masih banyak orang kan ada yang bilang tunjukkan dong tunjukkan masih khususnya pihak sana mengatakan tunjukkan ya dengan ini sudah resmi diita dan ini sejalan dan konsisten dengan yang selalu kami sampaikan bahwa nanti di persidangan akan ditunjukkan. Jadi tinggal tunggu aja tanggal mainnya. Jadi untuk sekarang bersabarlah. Nah ee kita lihat lagi nih seperti apa nih ee apa namanya? Karena menurut eh Rismon itu, Mas Hersu, ternyata eh dugaannya yang dipalsukan tidak hanya lembar pengesahan dari ijazah Jokowi, tapi juga beberapa teman yang selama ini menjadi defendernya. Lembar ijazah ee lembar pengesahan di skripsi eh lembar lembar skripsi. Oh iya. lembar skripsinya, lembar pengesahan pada skripsi ee itu tidak hanya punya Jokowi saja, tapi juga milik beberapa teman yang selama ini menjadi ee teman Jokowi yang sering mereka nih ee ijazah saya seperti ini, skripsi saya juga seperti ini. Kok enggak ada enggak ada tanda tangan begitu. Tapi pertanyaan saya, Mbak, bukankah kalau dengan digital itu jauh lebih mudah diakses? Iya. Kalau dengan digital itu lebih mudah diakses. Tapi ee dengan alasan saya tidak tahu ya apakah punya Pak Jokowi sekarang sudah bisa diakses. Ee ee begitu juga dengan teman-teman yang tahun 5 itu sudah bisa diakses begitu. Karena ee saya pun kalau mengakses punya saya kebetulan sudah di-upload. Itu kan perlu proses Mas Hersu. Karena saya lulusan tahun 90-an. Nah, untuk yang tahun 0-an pasti lebih lama lagi. Nah, beberapa teman saya yang lulusan satu ee satu level dengan saya beberapa bulan yang lalu, dia mengatakan, “Punya saya belum di-upload.” gitu. Jadi, belum tentu juga bahwa ee kalau sudah di-upload itu semuanya sudah terupload begitu ya. Karena itu butuh proses dari universitas ini migrasi ya. Ini prosesnya sedang berlangsung gitulah kira-kira. He ini memang terjadi di semua perguruan tinggi, hampir semua perguruan tinggi sekarang sedang on proses untuk ee soal ini. Ya, di balik-balik ini saya jujur kalau ngomongin karena kita tadi awal ngomongin Pak Kasmuo, saya enggak bisa membayangkan kalau kemudian Pak Kasmujo harus terseret-seret dan ya karena pengakuan Jokowi yang terakhir ini kan ya Mbak AG ya soal bahwa dia tetap ngotot bahwa dia adalah pembimbing akademiknya kan gitu. Dan ya kalau udah begini memang enggak ada obatnya nih Mbak Agak soal ngobrol Mas bisa bayangkan loh Pak Kasmjo kalau dicari sanderanya entah sandera apa yang ada pada Pak Kasmujo. Karena Jokowi ini kan dari polanya senangnya menyandera dan kita tahu Pak Sofyan Effendi ee seperti tadi Mas Hersu katakan ee ada Sandera begitu yang kemudian ditautkan ee untuk menakut-nakuti begitu sehingga kemudian Pak Sofan Effendi ini menarik pernyataannya, mencabut pernyataannya yang kemudian kalau sand kita cari-cari mungkin ini adalah soal pembangunan sebuah gedung di UGM yang kemudian itu ee entah tidak berguna atau bagaimana begitu ya. Terus kemudian di Gama apa namanya? E Gama Plaza ya yang Iya betul Gam Plaza begitu. Di hampir semua universitas sebetulnya Pak ee ee prestasi seorang rektor adalah ketika dia menjabat dan kemudian ada bangunan baru Mas Hersu. Ee itu hampir terjadi di semua ini. Jadi ada perluasan terus kemudian ada pembangunan laboratorium kemudian ee juga ada BOT building, operate, terus kemudian transfer 20 tahun, 30 tahun, 40 tahun. Jadi sebuah lahan ee itu di ee serahkan kepada swasta untuk dibangun, dibangun mall, dibangun hotel, tapi 30 tahun, 40 tahun kemudian ee diserahkan secara penuh kepada universitas untuk dikelola menjadi keuntungan mereka. Nah, sementara selama 30 tahun 40 tahun itu mendapatkan kompensasi tapi tidak terlalu besar. itu hampir dilakukan ee oleh banyak universitas rumah negeri ya, di mana ee di masa Jokowi mereka harus mencari ee mereka harus mencari ee fortune, mereka harus mencari keuntungan sendiri begitu dari ee industri pendidikan. K pendidikan sudah menjadi industri di masa Jokowo. Iya. Nah, kebetulan memang Gama ee Gama Prasa itu dibangun di eranya Pak Sofan Effendi ya. Di kan beliau eh rektor tahun 2002 sampai 2007 ya. Iya. 2002 sampai 2007. Sementara pembangunannya tahun 2004 kalau tidak salah seingat saya itu dan kemudian selama 20 tahun mangkrak dan baru tahun 2024 yang lalu itu dibongkar gitu kawasan dan rencana dijadikan kawasan terbuka hijau di sana. Oke. Ee saya kira kita ee fokus kita akan lihat bagaimana ini e polisi menangani kasus ini. Karena ee sejak awal ini, Mas, Masu maaf saya potong. Ada yang lucu nih. Jadi ee ramai sekali media dan juga medsos yaitu soal ee ini seperti meledek sebetulnya kepada Pak Jokowi ya. Ketika pada tahun 2018 dia akan senang turouring-turing apa dan sebagainya itu Mas Hersu. Oh iya ya ya saya tahu. Oke lanjutkan silakan. Mas soal apa? Ayo soal soal SIM kan. Betul betul ini ramai betul Mas Herus. Soal SIM STNK dan BPKB asli dia pertontonkan tanpa diminta dia pamerkan ee memperlihatin ini asli apa dan sebagainya. Dan kemudian itu diulik lagi oleh netizen ee dia berani mempertontonkan itu ketika diminta ee untuk mempertontonkan ijazah asli itu langsung kicep, langsung layu, tidak berkembang gitu. Jangan salah ya. Ini pernyataan dari Yakob yang menyatakan bahwa ijazahnya itu disita oleh Polda. Jangan-jangan juga bagian dari strategi supaya orang tidak mempertanyakan lagi kan ijazah sudah bukan di tangan kami lagi, itu sudah dari polisi kan gitu. Bisa aja seperti itu loh ya kelihatannya bag. Iya. Jadi memang banyak supaya tidak dikejar-kejar lagi gitu. Iya dikejar-kejar lagi dan ngelesnya gampang. Karena kan dalam kasus ini ketika dia ngomong yang bahwa itu nanti sangat berbahaya kalau semua orang minta ditunjukkan ijazahnya kan dia betul-betul dihajar habis ini oleh banyak orang gitu ya. Betul. Betul. Oke, ee kita tunggu ee sampai apa ee perkembangan berikutnya dan sebenarnya kita sudah bisa bisa membayangkan kok apa yang akan terjadi begitu ya. Dan kalau targetnya sekali lagi hanya untuk menakut-nakuti para aktivis ini yang akan mempertanyakan ee soal kehasilan ijazah Pak Jokowi, dijamin itu pasti akan gagal. Karena sekalipun katakanlah ada 12 orang itu nanti dipidanakan dan kemudian menyusul banyak orang lain ee gelombang perlawanannya tidak akan pernah ee berakhir berhenti karena kemarin kan juga e berlangsung itu konsolidasi perlawanan dari berbagai elemen ya bahagia ya. Kita ketemu lagi e sampai apa ya di perkembangan program kita ikuti teruslah soal Pak Joko ini ya. Sampai ketemu lagi Mbak ya. Kami mohon pamit. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

SUBSCRIBE dan bunyikan loncengnya agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru!

======

SUBSCRIBE CHANNELS Group:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ

Hersubeno Point
https://www.youtube.com/@HERSUBENOPOINTFNN

MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A

#OffTheRecord #SalamNolPersen #SalamAkalSehat #MembacaBeritaDiBalikBerita