PERPERANGAN TERBESAR !! PASUKAN DOBRAK BERHASIL MENYELAMATKAN ANAK KU !! GTA 5 ROLEPLAY

Halo semuanya, kembali lagi sama gua Joan Kameng dan di video kali ini itu kita bakal bermain lagi GTA 5 Role Play ya guys ya. Dan di video kali ini, gua bakalan kembali lagi bermain GTA 5 ya, Guys, ya. Dan di video kali ini tuh gua bakalan melakukan penyerangan ke Pulau Cayo yang di mana hari ini tuh adalah the last the game. Gua gak tahu gua bakalan selamat atau enggak di Pulau Cayo, tapi semoga aja rencana yang gua rencanakan dengan anak-anak Dobrak semalam karena gua kemarin enggak sempat enggak ngonten dikarenakan gua ada ngelakukan sesuatu di Pulau Cayo secara diam-diam biar enggak diketahui informasinya. Makanya gua kemarin enggak ngonten ya, Guys ya. Ya, kalau alasan OC-nya sih gua ketiduran. Dan di video kali ini itu gua harap kalian jangan lupa apa? Jangan lupa kalian tekan tombol like, komen, dan juga subscribe video ini. Tembusin dulu like-nya 15.000 like dan komennya 2.000 komen ya, Guys, ya. Biar apa? Biar gua semakin semangat bikin konten-konten kayak gini lagi dan biar gua semangat untuk ee melanjutkan Story of the Brack yang epic-epic lagi ya, Guys, ya. Dan hari ini tuh gua udah prepare banget dengan semua hal. Ada beberapa hal yang udah gua siapin dalam baju, senjata, dan mental anak-anak. Karena tadi malam itu gua sempat marah-marah juga dengan anak-anak karena ada permasalahan. Ada yang takut, Guys, untuk melakukan misi ini. Katanya ini tuh misi bunuh diri, Guys. Lu bisa diam enggak? Makanya sebelum kita memulai video ini, gua harap kalian jangan lupa like dulu video ini sebanyak-banyak mungkin. Ada kematian di hari ini kalian di mana? Saya ada di ini, di tengah ruang-tengah ruang nih undem ni undem. Aku kita full lagi nih anak-anak yang belum selesai dan diriku bro. Listen to me right now. Tadi malam kita udah berbincang tentang rencana hari ini. Dan kemarin gue juga udah menaruh beberapa hal juga untuk kita lakukan di hari ini. Tapi gua percayalah hari ini tuh kita bakalan berhasil untuk ngelakuin aksi kita. He let’s all. Kita enggak tahu kita ada berapa hari di sana. Tapi hari ini gua usahain kita satu hari doang. Jadi kita datang ambil ain lalu cabut. Oke, siap. Rencananya seperti di awal kita bakalan menggunakan udara untuk datang ke sana. Kita bakalan pergi ke belakang kuil. Di bawah air itu ada jalan untuk ke tengah-tengah kuil. Dan hari ini sniper gua percayain ke orok. Oh eh el informan. Jadi informasi di dalam itu ada di tangan lu. Oke. Eh, oke. Sebelum itu, sebelum lu nyampai di sana, Rock, lu udah matiin radar GPS yang ada di Pulau Cayo. Jadi, mereka enggak bisa ngelacak kita sama sekali. Eh, nah pertanyaan gua, lu ada smoke enggak? Ada, Om. Tadi gua habis k ining di sini. Oke, nanti lu udah nyampai di tengah-tengah itu lu di bagian kolam berenangnya lu penuhi dengan asap biar gua dan anak-anak dobrak lain bisa masuk ke dalamnya. Ini lu gerak sendiri, Ro. Lu benar-benar sendiri. Gua percaya gua percayain informasi ini ke lu semua dan anak-anak kedobrak ada di tangan gua komandonya. Tapi informasi ada di tangan lu. He. Untuk perlengkapan kita enggak tahu kita berapa hari di sana. Tapi gua udah ngumpulin semaksimal mungkin. Tapi gua juga enggak tahu persiapan yang gua sediain sama Pace bisa bertahan untuk berapa hari, Bang Jo. Alright. Seanggaknya kita main cepat. Kalau misalnya ada yang tertangkap, bakalan lebih susah lagi perjalanan kita di sana. Kita enggak tahu mereka seramai apa, tapi seharusnya hari ini mereka enggak akan menduga-duga. Seharusnya mereka enggak bakalan lebih siap daripada sebelumnya. Karena apa? Karena kita langsung nyerang ke arah kuil di bagian bawah. Ada saran? Saranku sih berdoa dulu sebelum mulai. Oke, boleh. Lu bimbin. Iya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Masyaallah tabarakallah. Oke ya. Jadi sebelum kita berangkat menuju ke suatu tempat yang di mana itu Cayo Y. Kita kenapa terjadi banyak internal dalam perjalanan kita ini? Karena kita enggak pernah berdoa sebelum memulai. Amin. Amin. Harus sadar kan? Amin. Benar. Benar. Lagi. Jadi sesuai dengan petunjuk arah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bahwasanya sebelum kita memulai mari kita berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Kecuali Pak CE doa dimulai. Eh cabe lum tapi. Oke. Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. Udah. Kita udah lama enggak ngelakuin ini, Guys. Y yap yo. Ini ini final Roni ini. Ini kita harus main basmi ini. Goblk. Oh [ __ ] [ __ ] Kok solid kok rata cuk. What the [ __ ] Rata tuh. Eh, tapi masalahnya kalau bukan bukan solidak kalau solid itu di tangkuban perahu. Iya, itu sampai tiga kali dia. Oke, oke, oke. Jangan ulang-ulang di rumah gua orang pada tidur. Kocak ya. Kalian udah masuk radio, peluru aman, face aman, smoke aman. Kalau bisa kalian ada pegang bom juga, Geng. Karena kita gak tahu apa yang bakalan terjadi di sana. Holy, holy, holy. Hidup memang bukan kita yang tentukan, tapi kali ini mati di tangan dobrak. Yap, yap. This is Dobrak. No getar-getar. Seperti janji gua ke DAP. The last game. Gua pengen hari ini daput mati di tangan kita. Kita selesaiin semuanya malam ini. Gak ada hari-hari selanjutnya untuk mereka. I am take it, boss. Ingat objek kita apa. Oke. Dalam keadaan hidup mati atau tidak sadar, Bang J? Sabar, gua kayaknya kurang satu. Apa? Parasut. Ho. Oke, gua ambilin dalam. Oke, oke. Saya juga titip botak. Iya, ya. Gua lu, ya. Saya juga titip botak, R. Haya. dikarenakan el menggunakan sniper, snipernya mana? Ini, Om. Eh, bukan. Sabar, sabar, sabar. Eh, apa itu? Sian, silsan. Udah ada ong. Oke, sniper udah aman kan? Nih, gua percayain ke lu. Lu nge-backup kita arah jalannya kita di kuil nanti itu berada di tangan lu. Gua harap el informan yang bagus. Nanti lu informasikan sebagus mungkin. Waktunya bersinar, waktunya bersinar. Sumbing yang sama gua. Kita ganti baju yang sesuai dengan Toni kasih tadi. Let’s go. Sini ganti baju sini. Oke. Alright. Kita ganti baju dulu, Geng. Ini kita ganti baju yang namanya tadi apa ya? I’m ready. Oke, let’s go. Rok, lu gak usah ganti baju. Eh, baju bayangan kita pakai jet atau kita pakai ini heli? Hel lumayan lama. Lumayan lama sih menurut gua bang. Oke, kita pakai jet. Let’s go. Keluarin jetnya. Kita harus terbang setinggi-tingginya ya, Rock. Kalau lu beda sendiri, Rock. Lu jalan pakai apa kek? Baik ah. Coba agunain heli ini. Jangan cargo Bob. Jangan kargo Bob. Lama itu yang heli kepolisian itu aja tuh. Kajo. Tapi ini sapu kaca pesawat ini pecah kurang. Udahlah resiko lu, Ton. Lu yang pimpin jalan Ton. Yo, yo, yo. Rok duluan roknya standby. I’m ready, sir. Ready to Let’s go, guys. Jangan lupa like dulu guys. Check out. Eh, Rock, Rock, hati-hati. Rock, rock, rock. Rock, Rock. Aman. Terlalu tinggi, Rock. Terlalu tinggi rock. Eh, kok hati-hati lu mulai ini. Eh, eh, ini gua duan ya. Gua semuanya ice. Oke, oke, oke. Let’s go, let’s go, let’s go. Ayo, let’s go. 1 2 3 count off. Yo, let’s [ __ ] go, motherfer. Gua kasih tahu siapa rajanya toh. This is Dobrak, man. Mancap, Guys. Kalian gak ada yang mati ya, Guys. Let’s go. Keren banget, Guys. Oke, nice nice. Chill, chill. Kok jetonnya kencang banget, ya? Ada nosnya kak sini jet s jet kamu terlalu kencang sir gua lepas gas nih di depan oke oke oke. Rock radar matikan dulu, Rok. O eh siap depan mata ini. Gua gua gua saranin jangan dulu kalian terbang di atas. Ayo ya sebelum gua instuksiin lagi. Oke oke oke oke oke. Kita pindahin dulu ee ini ke sini. Oke gua meninggi ya ini gua ngomongan orang-orang. Asik meninggi ya lu ya? Iya. Ih gelas. Gua masih belum di atas. Ayo. Gua masih di tepi-tepiannya. Saya juga. Saya juga. Saya di belakang kau ini. Oke oke gua di belakang kau ini. Semua mati kalian bisa waktunya biar senang-senang, Boy. Oke ambil komando lagi Ton untuk lompat. Udah pasang pada semua belum? Ee gua pasang sesuai instruksi dan rencana tadi malam setelah salat subuh kita lompat di belakang kasil mendarat di sana. dengan ketinggian 30.000 mil. Ayo ambil atas inin maan gua udah di ask asil ya gua tebang tinggi-tingginya. Oke oke oke oke. Banget lu. Yuk tu satu dua tiga lompat. I’m ready. Terbang di udara kajo. Kau di kau di atas dalam udara dalam udara. Hei saya masuk angin sama angin tolong masuk angin. Hati-hati jangan sampai ketahuan, Geng. Wuh. Let’s go. Kapan lagi, Guys? Sabar. Kita gak bakalan bisa langsung masuk, Guys. Kenapa gua nyuruhnya cuma orok satu? Biar itu enggak mencuri perhatian mereka. Halo, siapa yang ngikutin gua nih? Semua aman ini gua. Gua di atas lu, Ton. Ini saya sudah sedikit lagi nih menuju air. Saya sudah masuk di belakangnya enggak sampai bawah juga. Kita langsung ini aja, ya. Lepas parasut aja, ya. Oke, Ton. di bawah air nanti gua lepas komandoin ke Johan. Blok blok blok blok. Oke, kalian di mana? Gua sama PCI nih berdua. Bertiga sama Toni. Tak lu di mana? Tak dingin sekali. Masih ada panting kita menyelam. Oke kita nyelam. Menyelam itu. Oksigen kanan pasang. Ayo, let’s go. Y depan, Jo. Ini kita arahnya ke mana, Guys? Oh, oh. Eh, gua sudah berada di kastil yang mana ini adalah gedung tertinggi yang ada di sini. Bangunan tertinggi. Di kopi. Blok. Goblok, goblok, goblok. [Musik] Blok blok blok blok blokat apa ini? Bau mayat. Bau mayat. Dikopi puluk. Pelan-pelan. Sempit. Sempit. Maju tu. Alah kau kayak ikan lele natang. Kok kentul dalam air kah? Lu di dalam air. Kenapa bisa ngomong kalian? Goblok. botakin dalam air. [Musik] Belum belum belum belum. Koordinasi bar gua di mana ini? Eh tujohan kita langsung naik ke atas kah? H gua lihat dulu situasinya. What the [ __ ] Ada orang cuk. Radi radio. Radio. Ready ready. Sabar ya. Belum masuk masuk. Belumum. Nice lagi. Eh, ini obsig main PC ini. Akan naik, akan naik, akan naik. Lewatin yang biru ini. Gak ada. Oke, oke, oke, oke, oke. Move, move, move, move. Let’s go, let’s go, let’s go. Geng, geng, GJ, geng. Lah, anak-anak mana, guys? Ini kita jadi ikan sapu-sapu ini. GC GC GC. Ikut gua ikut gua, ikut guon. Gaton ikut gua. Mereka ngapain lagi? Naik naik naik naik naik naik naik dari tadi loh naik cuk. Ayo ayo ayo a mana pak? Masuk masuk masuk masuk masuk. P mana? Wo pak. I’m ready. I’m ready. Sumpah saya cosplay jadikan sapu-sapu tadi. Sor sor kayak aman. Aman aman aman aman aman. Jangan bikin suara lagi, Pak CE. Mana dah bawah ini. Sabar menuju ke situ. Eh, dengerin gua. Gua dengar. Itu siapa yang nembak, cok? Oh, mereka. Oke, lu tahu kita di mana kan, Dok? Aw. Jangan teriak. Lihat kiri belakang. Oke, move. Seharusnya mereka udah nyadar itu kita ada di sini. Coba atas satu orang. Gu gua lihat pistolan bagaimana? Ramei banget ya. Iya. Info Rock ada berapa orang? Ada satu ada satu di atas gua. Habisin, Ton. Yang gua lihat iswanya mungkin sekitar 10 orang. 10 orang bisa improve apa? Lanjut. Oke, kita move ke depan ya. Pelan-pelan y. Let’s go. Maju, maju, maju, maju. Cek kiri kanan. Cek kiri kanan. Rock di depan gua aman enggak? Lu jangan di diam doang dong. Sabar sabar. Enggak diam gua. Gua lagi nyari pisual aan nih. Sebelah kanan. Awas mundur mundur mundur. Kenapa? Oh. Eh ada sebelah kanan. Tempat ada si jos. E sebelah mana thean aan ada si jos e. Depan kita mana sih? Ber di taman. Di taman. Di di taman katanya. Di taman. Taman. Oh depan. Oh, oke oke oke oke oke oke. Berarti kita ambil ke arah kanan. Ikutin gua. Dapat lewat dapat gua lihat. Move move move. Kanan kanan kanan kanan. Oh eh dia menjauh dari aman. Oke oke oke. Kita cari di mana mereka nyembunyiin si Ain di depan kita. Aman enggak, Dok? Aman. Aman sekarang aman. Di belakang Ayan ada si Daud. Ya alright. Geci, geci, geci. Jangan ketinggalan. Info mahi aman. Gak teratawan. Oh, si Jos. I balik lagi ke taman. Hati-hati. Aduh, hati hati. Jat kita. Posisi dog-dogi itu mana si OGI? Jauh. Dia berada di arasaan. Oke, hati-hati dia bisa cium orang itu. Eh, eh, kita move ke atas lagi ya. Pelan-pelan. A move move move. Gua lihat kalian area kalian aman nih. Oh, I sekarang berada diang. Ada berapa orang dia? Satu doang. Oh eh si Jos sama si Daud dia baru di kolam sekarang. POV lu terlalu kelihatan rokati-hati bawa lu orang rok di mana, Joski? Dia ada di belakang itu. Pula balik putar putar. Depan gua ada dapat kelihatan kocak mu ikut gua lihat gua dia buta. Ya, ada I di gabang ada orang bambut biru. Jangan fokus di depan doang ya. Cek belakang. Nice. Oke, sudah bisa masuk. Sabar sabar. Si Daud balik lagi. Uh. Eh, sabar. Subing. Di atas genteng ada orang tidak? Aman aman amaning biasa ya termal itu kayaknya buat malal cuk dia bisa lihat itu apa dah eh kalian boleh masukang ma ya tarik tarik tarik tarik tarik agak tarik kelihatan Rok, lu udah dapat informasi di mana keberadaannya? Bundur, mundur. Ada orang kebadaan. Jangan di depan gua. Jangan di depan gua. Jangan di belakang. Iya tuh di eh di ayah sini tuh ada penjara yang attach a. daerah daerah engah dan di mana usat meah ada di ngintip apa ngintip ngintip depan ngintip depan ngintipngintip ngintipng ngintip ada kita mau basmi langsung 10 menit tapi waktunya untuk masuk ke dalam penjara yang dibilang orok tapi berisiko banget 10 menit berarti harus mati semua mereka kah? I ya. Ada pilihan lain enggak, Bang Jo? Enggak ada. Masalahnya kita kalau ke depan pun lihat tuh mereka rame banget. Kita coba coba coba coba coba coba ikut dulu. Satu last yuk move move. Depan gua aman enggak, R? Secara cepat. Oh, aman aman aman aman aman aman. Ketahuan ketahuan, ketahuan, ketahuan. Woi, siapa? Woi, woi. Awus. E perang perang perang perang perang perang perang perang. Ikut gua, ikut gua. Lihat gua lihat gua lihat gua. Chill chill chill chill chill. Balik kanan langsung tembak move kejar. Kita yang ngejar sekarang. Iya. Oke, go yang cil ambil kanan. Ambil kanan. Ambil kanan. Ambil kanan. Jaga penjaranya. Depan gua ada orang. Gua back up gua. Oke. Oke. Gak ayo maju ke depan. Maju ke depan. Kita ketahuan ya, Dok. Ayo. Eh, gua bakal memainkan sniper. Oh, di kandang apaan? E. Kiri kiri. Banyak banyak. Muter lagi muter lagi muter lagi. Ambil atasnya yuk. Ambil atasnya yuk. Ayo ayo. Let’s go let’s go let’s go. Mana sih? Tuh tuh tuh bawah. Nice, nice, nice, nice, nice, nice. Main santai. Face terlalu open. Gak enak ya. Menara terlalu open. Turun turun turun turun turun turun turun turun. Y kita main cepat yuk. Main cepat. Let’s go. Ikut gua. Let’s go. Ambil kanannya terus. Nice, nice. Wo kejar terus, Don. Nice. Depannya lagi. Ambil, ambil sini, ambil sini, ambil sini, ambil sini. Ada daput. Awas kananmu. Muterin lagi. Banyak ini. Ini ni jauh banget. Habisin. Nice ton. Mati. Jatuh jatuh jatuh. Ramai banget. Main main main. Lihat teman intinya. Lihat teman jangan. Nah. Oke oke. Let’s go let’s go. Di atas rame. Jangan di sini. Ya udah kita majuin. Kita majuin. Oke. Di ada dobrak ada doak. Jangan lari. M. Naik ke atas. Naik ke atas. Naik ke atas. Naik ke atas. Benar benar benar. Naik ke atas naik ke atas. Pasang jangan lupaan. Gua masuk penjara gua masuk. Oh, penjaranya di sini. Lihat gua, lihat gua. Eh, sini. Belakang, belakang, belakang. Oke, oke, oke, oke. Down. Nice. Di bawah, di bawah, di bawah. Bawah banyak. What the hell? Nah, bro. Ini siapa yang main smoke? Wah. Wah, mereka mainin smoke juga ya. Woi, buta, buta, buta, buta, buta, buta, buta, buta. Isi darah, isi darah, isi darah. Woi, W, stop. Woi, main asapnya. Woi, Bang. Keramen, keren keren kita, kita, kita ke belakang lagi. Dengar-dengar ada heli datang. Enggak tahu tu heli siapa. Orang goal, goal, kau. Gua masih di atas ya. Oke, oke, oke. Saya sini sama gua berdua. Bua. Iya. Cabut, cabut. Ambil ke kanannya, real. Enggak ada informasi sama sekali, cok. Ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya. Terus, terus. Hati-hati. Itu ada Dogi itu. Dia bisa cium kita. Yai, eh. Sabar, sabar. Rileks rileks rileks ril dulu ya. Kemarin gua udah pukul mundur tapi lu masih buat masuk ke dalam ini. Sabar, enggak bisa. Mereka terlalu ramei cok. Luah itu orang banyak mulut sekali sekali. Mending lu keluar atau gua cari pancing-pancing orang saja. Sumpah mereka enggak serapat yang kemarin masalahnya. Hati-hati ini biasa jebakan nih. Dengar suaranya ding donging ding dong di kiri. Where are kita bantai dia dulu gua tahu. 1 2 3 ikutin gua. Let’s go. Johan, where are you, bro? Sini kiri. Johan, Johan. Jaga semua tempat. Gas, gas, gas, gas, gas. Depan gua depan gua, depan gua depan gua. Masukin, masukin. Belakangnya dulu. Belakangnya dulu. Lagi. Lagi. Pasang pasang. Gua reset, gua reset. Reset dulu, reset dulu. Face pecah, face pecah. E belakang kita lagi, Lan. Ayo. Buset, itu si Dogi penciumannya tajam juga. Langsung tahu kita gua tungguin gua. Tungguin gua. Kalian di mana? Aman si belakang belakang badan ini bau sekali dia bisa cium. Lihat lihat gua gak? Lihat gua gak? Nah, sini terus lah. N kalau lagi terus gerak terus. Mana sih T? Ton lurus terus tadi Ton masuk ke dalam tadi. Cari cari tempat cari cari tempat. Jaga penjaranya kanan bilang penjara. Nih nih nih. Ada dapat ee Dogi sama Nerga aman di situ. Depan gua depan gua, depan gua. Sabar sabar rileks. Buset pasukannya ramei banget cuk. Nah, bantu yang ini dulu. Nah, ini dulu nih. Kiri kejar kejar kejar kejar. Ayo, ayo, ayo. Dia kagak rapat. Dia enggak rapat. Dia enggak rapat. Let’s go. Mereka dari belakang. Mereka dari culi yang lengah ya. Culik yang lengah tuh. Mereka tidak rapat. Mereka tidak dapat. Gas, gas, gas. Permainan mereka beda banget dari yang kemarin, cuk. Buset, setak mereka hari ini. Depan gua, depan gua. Down, down, down. Nice. Ada tiga orang di situ. Oke, oke, oke. Sakit banget cuk. Gila. I am cah cuk. Ini gimana cara kita nembusinya cuk? Wah, ramai sekali. Sumpah penjara penjarahnya kayaknya dijaga ketat. Benar-benar dijaga deh sama mereka. Jangan kepancing maju ya. Sekali lagi. Oh, jangan lupa dengan gini deh. Gini deh. Gini deh. Sebelum pasukan dia semua masuk ke dalam ini kita rus. Kalau misalnya emang gako, udah doni kita lima orang ya. G lihat lihat. Oke. D. Wah, rame sekali rame sekali. Sumpah dap satu gua dan gua dan wah gila rame banget cuk. M up pasang badan gua pasang badan itu orang ngincar gua tuh. Badan balik lagi n balik lagi coba ras lagi yuk. Paksa yuk paksa yuk. Om. Oke. Oke. Duh, kalau kayak gini terus gua takutnya bahaya buat kita, Guys. Si orang gak kena nembak lagi. Ril. Eh, hal di belakangnya juga ada geng. Gak gak jaga penjara. Jaga penjaranya udah jangan penjara. Kita ditembak mundur maksudnya ditembak mundur kita telepon di belakang kami nyari jalan terus tembak terusakuh sabar jangan terlalu cepat [Musik] mundur mundur mereka fokus jaga penjaranya doang mereka belakang mereka mereka jaga penjara Duh masuk itu gua itu gua, itu gua gua ngarmor gua armor. Sakit nice. Dapat di atas ya. Coba coba ikut ini kalau kita kayak gini terus durability kita cok gak bakalan kuat. Down, down, don, don, don. Cabut, cabut, cabut. Tarik dulu, tarik dulu. Keluar, keluar, keluar, keluar, keluar, keluar. Oke, oke. Astaga. Eh, gua jangan jatuh. Oh, eh, dua. Rok, rok, rok, rok. Cabut, cabut, cabut, cabut, cabut. Gak bisa guaik mundur. Penjagaan mereka ketat banget di sana. Gak bakalan bisa kita nembus. Eh, mereka ke penjara belakang. Oh, butuh orang. Gua butuh orang penjarah belakang itu ada doji doji doji itu. Wah [ __ ] gua kasih keluar penjara [ __ ] keluar dari penjara semua. Cuk gua backupin ikut gua ikut gua ikut gua. Kita kita cabut dulu. Panggil pasukan kita. Pakai pasang waktu kita udah banyak mereka anjing tramuk luar dari penjara cuki memang binatang ini kenapa gak jalan ya tuhan kiri bang kiri bang cabut cabut cabut cabut cabut gua sendiri cabut cabut Pet anjing sekali mereka jaga penjara kita gak bisa masuk mobil gua. Sabar sabar sabar sabar sabar. Eh udah ada di hutan ya. Kita jangan lu di mana ya? Di sebelah ananas ilat. Kita pancing gini gini gini kita pancing mereka untuk keluar. Habis itu satu orang atau dua orang dari kita masuk ke dalam. Harus kayak gitu. Kalau enggak tuh dia bakalan ngejaga penjara itu. Ketat banget, cok. Oke. Oke. Ke kanan. Ke kanan kastil sesuai dengan omongan. Yuk. di anan ast ada salah pintu rahasia dan ka kalau mau masuk pintu mereka tahu kita mereka tahu kita ikut gua ikut gua ikut gua ikut gua ikut gua itu mobil apaan dah hati-hati mobil tm ah sa coba gua gak bisa jebut itu semi tank itu semi tank jabut cabut cabut oke oke ok R jaga diri lu sendiri dulu ya Rock ya. Di tower. Eh onputi di tower gak bakalan bisa gua takut kita meledak. Tar dikejar kacau. Turunin turunin. Nyebar nyebar nyebar nyebar. Jangan di satu sisi. C R butuh bantuan enggak? Rok amanak gak dikejar banget. Gila sekali. Eh disemak-semak main di semak-semak. Di bawah gua dia onput. Di bawah gua dipot rame banget jangan maju kiri lu ada banyak diini juga ada banyak agak tarik dulu kawan sabar rileks rileks santai bantai nyantaian gua lihat gua lihat mobil-mobilnya itu gua trauma cuk dibantai pakai itisantai awas ke bantai Kalian tembak-tembak tembaktak. Kita tahan di sini. Sini sini sini sini sini. What the [ __ ] Mereka rapat banget cuk. Kanan kiri cuk. Smoke, smoke, smoke, smoke, smoke. Mampus. Eh, mundur mundur mundur. Anjing mereka banget cok. Mundur mundur mundur. Ya Allah. CW. Semak bawah. Semak semak bawah. Semak semak bawah. Eh, jangan jangan ambil bawah. Jangan ambil bawah. Ke kanan, ke kanan, ke kanan, ke kanan. Oke, awak. Sabar, smoke. Kita punya waktu buat mundur. Santai santai santai santai. Jangan panik, jangan panik. Jangan panik, jangan panik. Uh, el udah udah gua setupin dulu, Geng. Buset, rame rame banget, cuk. Aduh, ini kita. Eh, cabut, cabut, cabut, cabut. Gak apaak. Cabut, cabut, cabut. Lurus, lurus, lurus, lurus, lurus. Durability senjata. Durability senjata. Gua enggak tahu ini udah berapa tahan lagi. Ambil kanan. Uh, binatang. Aduh, udah setengah cuk. Kanan ini. Yakin kita bakalan bisa ngelawan? Yo, kasih ngelawan. Kasih lumayan ra banget cuk. W anjing. Gak ada yang bisa gua take downin satu pun. Sumpah sumpah. Sumpah itu mereka kayak minion ramai sekali. Megang bom. Kali iniak ada ada sudah meledaki itu tadi man mana mana mana mana. Cari cari cari jangan bersembunyi. Buset rame banget kayaknya kita harus tunduk kayaknya kita harus tunduk. Aduh on mawe. Sabar sabar sabar sabar sabar sabar sabar. Wah gila dapat benar-benar gacor banget gila mulutnya. No no no. Goblak mereka sambil ketawa-ketahuan cuk. Abang abang maju, maju terus. Kasih paham, kasih maju, kasih maju, kasih paham. Kakak awas awas awas. Bapak kau gua kasih maju. Mana? Eh, rapat rapat dong, rapat dong. Kiri kita fokus. Kiri kita dulu. Bapak kau lagia impet. Nice, nice, nice, Ro. Nice rock. Mereka ke kanan ya. Ada yang masuk lagi. Ada yang masuk lagi. Oke. Oke. Ramai sekali Kajo. Yah. Hentee. Ini lari terus. Lari terus. Bisa, bisa, bisa, bisa. Amunisia mundur, mundur, mundur. Bakal lepas dari kita. Guys, guys, guys, guys. Kalau emang gak ada yang bisa kita serang mereka, biar gua aja yang nahan. Kalian kabur, kalian kabur. Gggak gak gakakak. Likut, liqu. Eh, lihat gua intinya lihat. Fokus ke gua. Fokus ke gua. Gak apa-apa. Gak apa-apa Bang Jo. Bang Jo. Ain masih butuh lu, Jo. Tapi Ain gak butuh gua juga Bang Jo. Sabar, Kakak Anton. Kakak Anton kau lari. Jangan mengorbankan diri woi. Ton. What the [ __ ] Gua gua di belakang gua di belakang. Dia di belakang. Apa sih luce? Lebay banget dah lu. Sorry. Eh guys, gua dilari-larian doang ya. Gua udah bang udah gua gak bisa lag amanak bisaak bisa. Eh mereka itu enggak bakalan ngasih kita napas lagi. Enggak bakalan bisa cuk. Gua res. Eh kalian mana berdua? Woi. Ini gua malah dabak berdua doang. Gua lihat dak gu lihat dak gua di kiri kiri kita ada bang jo. Ya Allah Jo dibulatin kita cok. Di atas kita, di atas kita. Buset rame banget gila. Eh, udah kalian kabur bertiga biar gua aja yang tahanin. Bakalan bisa ini kita nahan berempat aja enggak bisa gu trouble dua dua orok ini kita ininya ke orok doang ini. Oh, gua mau ngepron dulu. Gua ngepron dulu. Bentar jagain gua ngepron dulu. Percuma di mereka enggak ada rumput. Senjata rusak tuimai. Mereka ini ter ada rumput ini. Lihat kita binatang. Wil. Dari masuk lagiwan gua yang muda-muda. Itu siapa cuk? Siapa ada orang anjing mereka mapping eh mapping? Apa dia bilang kah gaj orang mapping mereka mapping itu siapa cuk? Duh pohon gendut gua embak yang eh mereka fokusnya ke itu orang-orang itu. Eh maju maju maju maju lah. Itu bukan teriakan musuh itu bukan teriakan musuh dua gantian sekarang lu semua bantai suara orangnya dari kanan mati gak mungkin gak mati. Iya benar benar benar. Dia mati itu depannya lagi. Ditembakin ditembakin. Eh, itu kayak orang game sih. Ini berani sama orang tua itu siapa? Monyet sama yang itu siapa? Gitti pudis. Woi, lu siapa? Bodoh woi gembul BNN bro. Let’s go. Tembakin ini juga tembak semuanya. What? What the [ __ ] C itu siapa? Ituak. Suruh mereka turun. Suruh mereka turun. Suruh mereka turun.P turun. Turun turun turun turun turun. Siapa siapa? SiapaN? BNB itu siapa geng? Ah, mati lu semua. Bodoh. Mati. Gak mungkin gak mati. Cari cari daput. Cari daput. Cari daput. Cari daput. Cari daput. Cari daput. Cari daput. [ __ ] Down lagi, down lagi. Ambil atasnya. Nih nih nih orang nih. Tenggil banget tadi nih. Gua gak’s go. Kenapa, Guys? Kenapa, Guys? Sini, sini, sini. Ngejar bos gua. Bos gua paling gua sayang itu. Kenapa? Kenapa? Gua kejar udah gila ini. Ambil ambil ambil ambil ambil ambil cepat cepat cepat r ada waktu. Mana lagi mana lagi? Ah kejambak. Mana lu? Ngapain muter-muter sih mid? Kocak mid. Sabar ei Kak Anton ada ganti baju. Habis kah? Woi op op op W. Diam lu di situ. Diam lu di situ. Diam di situ lu. Oh diam diam diam diam diam. Gua gak tahu. Diam di situ. Ini siapa? We saling toong saling to binatang siapa iniin senjata gua sabar ini siapa ini siapa ini a an ini gembul gak gua gembul bang jo bocah gak gak gembul diul lu tahu dari mana kita di sini monyet what the [ __ ] ya gimana gak tahu kalian gua pas tidur kalian klontang-klontang gitu kan gua Bapak kau kelontang kau siapa? Kok kudanil ini? Eh, lu siapa? Lu berdua. Lu berdua siapa? Lu berdua siapa? Kenalin me kenalin botak ini. Siapa? Siapa? Gua Toreto. Nah, what the hell? What the [ __ ] What the [ __ ] Gua jauh-jauh jong lagi-yampai di Labas. Tiba-tiba gembul tot ini datang katanya lu ngeras sendirian di sini. Ya, gua khawatir sama lu pada semua. Aduh, makanya gua datang ke sini, Jong. Oke, oke, oke. Enggak banyak waktu g banyak waktu saudara kah? Selamatin anak gua dulu. Gjong gas gas. Apaan? Apa? Apaagi entar aja apa? Sabar dulu dengerin gua dulu. Sini ya kita ke guil dulu apa nanti dikasih bansos nanti dikasih bansos dan kakak jo kita gak banyak bang rame gini mereka minta bansos dengerin dulu bukan apanya kita eh anak gua butuh pertolongan gua jong lu dengerin gua dulu jong apa juh anak lu udah selamat sama gua what the h lu kenapa di mana di mana di mana mana tadi di mana ya tadi di mana kita tareng boleh Lu yang bener. Oke, gini itu dia. Lihat. Gua mau ngasih sesuatu dulu sama lu. Lu ikutin gua sini jong. Joan tuh yang mana sih orangnya? Lu pada pakai masuk semua ini yang rambut hijau, Bang. Oke, rambut hijau gua, Bang. Janc, Janco. Ayo. Gak ada waktu, gak ada waktu. Lari. Ikutin gua cepat sini. Lari lagi. Eh, lu gak bercanda kan aing di tangan lu? Eh, gua bisa bercanda sama Dobrak. Masalahnya gak percaya lu. Eh, gendut gua diam. Kulut besar sekali. Eh, kalian jangan lari-lari kencang-kencang cok. Kasihan si gembul. Tadi diambil muta darah itu, Jong. Darah dia. Eh, gua kasihan dia ini cuk. Selesai perang dia muntaber cuk. Iya, makanya cuk. Entar kurus lagi waktu itu gua aja dong. Ikutin gua. Ini bukan ben. Ini ini pemakan pem ronda. Diam diam dong diong. Aduh capek gendut banget lu tolongin gua kelat banget. Suara ain kajo. Kajo suara ain di mana ain? Ain ah ini dia ini. Jangan dekat-dekat jangan dekat-dekatin. Jangan dekat-dekatin. [ __ ] apa itu? Jangan dekat-dekatin. Jangan dekat-dekatin. Gua dapetin dia udah keadaan begini jong itu di badanin apa? Enggak tahu itu bom, Jo. Itu siapa yang pasang bom? Bom enggak tahu. Ain bangun tid. Ain ain duduk. Ain duduk. Oke oke. Oh lima de. [ __ ] [ __ ] itu nyender enggak sih? Enggak apa-apa. pelan-pelan nyi hati-hati hati-hati ada penyinaknya si J Bang yang hijau diam diam yang hijau masuk bomnya ada waktu iya yang hijau itu bomnya Kaj kau mundur kau mundur kajang ada bab kamu tenang ya oke Oke. E mom usah ini kamu jangan banyak gerak buat ngahinya. Sabar. Oke. Oke. Apa terata selama ini lah beram? Sumpah gendut kau bacot saja kau mundur. Eh kalian semua bisa serius sama anjing. Terus ain gimana ini? Waduh Ain sabarin. Kami bakal nolongin lu. Ini kita enggak ada yang punya pengalaman untuk ngjinak bom. Terus gimana Ton? Lu dulu pasukan khusus Rusia. Gua tahu, Jo. Gua cuman tahu yang hijau, Jo. Sabar, aku coba cek, ya. Masalahnya enggak ada kabel hijau. Jangan main-main, janganin. Ton, Ton, Ton. Eh, Bang Ton. Eh, kok bisa mati, woi. Ton, pelan-pelan, pelan-pelan. Uncle Toni. Sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Y, ini. Woi, kok hati-hati. Duh, Jo, ini kalau dia angkat tangan sebelah itu kunci. yang di badan itu yang ada dekat borol itu ketarik selesai. Nah, terus gimana? Masalahnya itu ada waktu, Ton. Iya, makanya sabar aku cek ada ini yang gendut kulitnya tebal ini. Bisa ini kagak gak bisa gue gak ngerti gue bom. Alhamar. Sabar sabar sabar sabar. Semua ada jalannya. Semua ada jalan. Lu bisa serius gak? [ __ ] Waktunya 3 menit. Hah. Wah. Oke. Tenang, tenang, tenang, tenang. Oke, oke. Bob. Huh. Ini gimana caranya? Gua juga enggak paham. Lihat ya, lu lihat Jo. Kabel putih yang lu putus otomatis merah yang meledak, merah yang goyang dikit otomatis ngambung ke borgol. Yang borgol itu nyambung ke warna hijau. Hijau itu adalah timernya dan timernya enggak kelihatan. Yang kelihatan itu yang memasang bom ini cuman di konsol dia. [Musik] Sabar sabar sabar. Cek di rambut Ain gua takutnya ada yang disilipin juga. Hati-hati. Kemarin aku juga di kata si Toreto, aku dipasang tracker babe tapi di dalam perut. Aman, aman, aman. Kalau soal itu itu siok udah, udah ng udah dimatiin semua. Oke. GPS di kota di Sayu ini udah hilang. M, sini, M, sini, M. Iya. Terus gimana dong, Ay? Gua gua tahu baju yang lu pakai ini bukan baju. Tenang, tenang kamu. Tenang di sini ada babe. Sabar. Air mana dong? Gua baru tahu lu sekarang. selalu mengantem pasukan manusia juga dan gua tahu dapat kesatuan bom jadi [Musik] gua ngisi gu sekarang eh guys guys guys gua ditelepon sama Daput hah ditelepon jong apa gua ada pengalaman Aman untuk showom kayak gitu. C bercanda enggak? Gua enggak bercanda. Enggak. Ini resikonya gede. Gua tahu resikonya gede ya. Itu juga pasti gua bisa kaliin semuanya. Diam. Halo Rival Johan Kamek. Gua tahu lu udah ngambilin Ayin, lu lihat bajunya ada bom. Tapi ini orang anjing sih karena lu nyerang dengan membagi buta seang tenang. Kayaknya ain harus mati. Gua bakal pencet tombol. Jadi lu kalau dendam. Oke, ini permainan. Gua enggak ngerti apa-apa. Satu. Dua. Gua coba coba beh. Eh, dia ngitung. Jangan jauh jauh. Mundur menjauh menjauh. Sumpah. Awas awas. Lima. Selain K limit mid yakin bisa mid? Limitan kesatuan gua ternyata baju gua sama. I trust you mid. Eh, 4 detik lagi mid. Mid tujuah lu pada menjauh semuanya. Lu pada menjawab. Lu mau ke mana? Delapan belum sampai 10 dan meledak. The [ __ ] Johan, lu mau permainan? Ini permainan gua anjing lu. Terus cari dapur, cari dapu, cari dapu, cari daput. Cuk, terus gimana? B dulu bawa dulu bawa dulu bawa dulu. Cabut, cabut, cabut, cabut. Ada mobil ini. Ada mobil depan. Ada mobil depan. Kenapa sih, M? Ya Allah, M. Anjing. Gua pakai heli. Mana mobilin ain ain kau naik kau naik. Sini sini sini sini sini. Saya gendong saya genom gua bisa kah? Hah? Di atasin gua cari daput. Eh cari cari kedaan Tor mobil Tor cepat Tor. Let’s go Tor. Mobil mid pa betan mid. Eh, itu luka yang ada di badan limit itu di iniin dulu, diikat dulu. Bentar, bentar, bentar. Eh, ikut gua, ikut gua. Kita kita cabut dari tempat ini. Let’s go, let’s go. Woi, Iin, lu yakin, Yin. Yin, jangan bercanda, Yin. Lu jangan megang senjata itu, Yin. Enggak enggak enggak. Ini enggak ngerti gua. Ngupin pindah depan saja. Kau pindah depan saja. Oke, oke. Jangan lu sentuh-sentuh itu. Jangan. Iya, iya. Enggak, enggak, enggak. Aku mau aku enggak ngerti nih gimana ini. Kasihin senjata. Hah? Jo jo enggak enggak enggak enggak gua enggak kasihin senjata. Lu dengar enggak kata bapak gua? Oh iya iya iya. Oke oke. Lu kantong berapa, Yin? Gua dua kantong dua. What the [ __ ] Gua harap lu bisa makainya. What the hell? Limit berkorban demi anak gua, guys. Sah kita harus cepat ke kota sih. Itu siapa? Babe. Maksudnya siapa itu tadi yang ngorbanin diri dia? Siapa itu? Uncle Limit. Oh, teman Babe. What the hell? Itu itu Toni kah yang nyerang? Hah? Wah, sumpah Toni cok. Tenang, tenang, tenang, tenang. Kita udah di depan ada penjagaan. Percuma, percuma percuma, percuma. Babi. Hah? Kita mau gak mau ketat depan. K lihat depan itu apa? Kita mau enggak mau lawan mereka ini. Ini Bang awas. What the hell? Itu siapa? Limit udah berkorban buat gua dak. Go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Ain. Gua di belakang. Gua di belakang. Oke, oke, oke. Ini urusan orang tua. Kita harus kasih H ini. Aman aman. Gua di heli. Gua khatam dari atas. Bodo amat. Habisin mereka, Ton. Sudah, sudah. Waktunya penghabisan. Waktunya penghabisan. Mana permainan hari ini? Lu udah main-main zaman Jawa lu yang bodoh. Gimana permainannya? Ada pasukan lagi. What the [ __ ] Lu putus asa dengan permainan gua. Ini beda orang. Hati-hati gua. Balikin permainan lu. Paham? Gua tahu banyak. Wait wait wait. Nice nice. Dapat di belakang. Dapat mundur, dapat mundur. Let’s go, let’s go, let’s go. Hati-hati, hati-hati. Lari, bitch, lari lari lari. Mau lari ke mana? Gua bikin lu yang bikin patah semangat. Jatuh, jatuh. Gu bunuh lu, branksek musuh semua. Lenyap gua. Bunuh lu branksek. 3 menit habis. Ambil mobil, ambil mobil, ambil mobil. Oke saya mundur ambil mobil kau. Santai. Babe sabar bab sabar bawa. Bawa a ikut babi. Holy [ __ ] semua meledak. Limit mana limit? Mana limit? Ck. Eh limit di mana limit? Ini banga. Oke oke oke oke. Tak tak tak. Ini bawa eh satu orang bawa ini nih nih. Woi tak gua jangas anjir. Sabar sabar ayo ayoin naik guys. Come on come on come on. Sini sini Ain sini. Lu gak bisa seberangin mobilnya? K naik sekarang sini. Ini ada mobil ini. Awas awas mati lu brengsek Yin. In sudah e gu bapa marah itu. Gini gini gini. Ain percaya sama babe. Ain ikut sama gembul. Anggel gembul. Oke oke oke. Nanti babe akan nyusul. Bab gimana Babe? Ada. Igak ada waktu lagi udah ggak ada waktu lagi. Kita harus cabut dari sini. Bantu bantu uncle limit. Dia udah berkorban buat kamu. Iya iya iya iya iya. Oke. Hati-hati ya Babe. Yuk. Pace jagain Babe ya. Aman. Jatuhin dulu Jo. Jatuhin dulu orangnya Jo. Sini sini saya ambil. Ayo, ayo. Angk lor sana aja. Ikut situ aja. A a megang. A megang limit. Rok rok. Lu harus mereka limit gua aman aman limit. Eh, intinya gua pengen limit selamat. Kalau misalnya gak selamat, El yang gua cari. I jadi tanggung jawab ada lagi permainan cari tempat. Ah, bakalan ada lagi hari buat lu. Lu mau bawa gua mana? Oi, lu ngomong lagi gua habisin mulut lu di sini. Yang gua tandain ya. Di kopi bang Jo. Gimana permainan Johan? Kau diam kau mati. Gua udah ngomong bertelu. Permainan yang lu buat enggak ada apa-apanya, brengsek. Hah? Lu pikir lu lebih pintar daripada gua? Lu pikir lu serigala, lu tuh cuma anjing tua, goblok. Puas-puasin lu ketawa hari ini. Gua pastiin hari ini hari terakhir untuk lu ketawa. Yin. Ah. Rock. Oi. Matiin GPS yang ada di badannya sudah put. Oh. Eh. Ah. Ah. Lu sampai segitu buat matiin gua. Ah. Gua udah ngomong kalian berdua. Apapun masalahnya. Kalau menyangkut tentang keluarga gua, gua enggak bakalan tinggal diam. Mesinnya V engine. Mesinnya V engine. Gimana permainannya tadi? Yah, sabar gua panggil mobil. Gua panggil mobil. Gua panggil mobil. Gak usah, gak usah. Gua perbaiki usaha. K bilang kabur banting. Saya banting kayak aspal. [Musik] Ayo kalau gua lihat nada bicara lu seperti lu map lagi [Musik] banget. Naik naik naik naik naik naik naik. Kita gak ada waktu buat ngomong goblok. Ketawa terus. Ketawa terus. Kok kebagian akan datang. [Tepuk tangan] Gua enggak bakal mati semudah yang lu bayangin, Johan. Ah, enggak ada. Gak ada hal yang mustahil. Gua udah ngomong berkali-kali ke lu untuk ngebunuh orang kayak lu. Itu gampang. Ah, kalau gua mati, gua bakal tetap antuin hidup lu, keluarga lu. Ah, anjing tetap anjing. Kok diam? Anjing memang menggonggong. Paham? Terserah lu ngomong gua anjing apa gua anjing tetap anjing kau diamender eh ini udah marah banget it guys aw gua pikir lu masih bisa ketawa di sini ha setah lu lakuin ke keluarga gua, ke anak gua, ke teman gua Dan lu juga Jere. Gua udah ngasih kesempatan berkali-kali ke lu untuk biar lu tetap hidup. Tapi kalau misalnya permainan lu kayak gini, lu berdua mati hari ini. Ah, mati. Tapi ah apa mau ngasih? Apa? Lu mau ngasih penjelasan apa ke gua sekarang? Hah? Apapun alasan lu, lu hari ini tetap harus mati. Lu berdua tetap harus mati. Ah, sakit banget gua. Kalau gua mati bakal banyak yang bakal ngeganggu keluarga lu. Lu paham? Gua tunggu. Kalau misalnya ngeganggunya kayak orang-orang kayak lu, peduli apa gua? Hah? Lu peduli saking menyelamatin anak lu sampai nyesal buat kayak gini. Ah, sakit banget dah. Kayaknya udah cukup. Hari ini terlalu capek menurut gua. Pasukan lu keren, gua akuin. Strategi lu juga keren, tapi permainan ada endingnya kan. Biar lu pakai gua. Ah, sakit banget. Tapi endingnya hari ini kematian buat lu bunuh mereka. Iwa. Ah, mati akhirnya lu semua bodoh. Anjing tetap anjing bukan serigala. Pada akhirnya anjing kuat tetaplah harus menurut kepada tuannya bukan? Gonggongan dapat sudah selesai. Mati lu, brengs. Gua harap lu di neraka lu enggak punya tangan lu. Minggir. Oke, gua mau imit eh unungnya masih ada. Buang dia ke laut. Pastiin dia mati. Gua enggak mau ketemu lagi sama orang-orang goblok kayak mereka. Ya, karena pada akhirnya kesakitan yang kalian alami sudah berakhir kan. Dan sekarang menyatakan limit end game limit. Naik naik naik. Kita harus lihat limite. Motherf di mana? Eh lu di mana, Dak? Eh Rock Rock di Om Said Bok. Oke. Oke. Siapa ini? Gua gua gua gua gua gua anak gua mana lu? Ngapain lu masukin ke dalam nyet? Lu buat bumpuh. Sabar Tor sabar Tor. Wih eh apalah dokter-dokter nih. Dokter Patem kah ini? Coba coba dokter gak apa-apa B ini ada yang luka. Ini emang papa limit di bawah ya? Aman. Ya udah saya tinggalkan dulu ya. Yah. Belum pantas ain ada saatnya pantau 35ah lu dengerin babe l semangat mid lu bisa mit dari bom-bom yang lu jinakan enggak apa-apa mami mana soal itu bab enggak tahu dia di manakah dia udah berjuang juga untuk nyelamatin kamu lebih dari terus gua mami respect bro respect di respect sekali dari intinya dia udah berjuang juga untuk nyelamatin kamu dia udah kerahkan juga semua tenaga dia. Babe sayang sama kamu Yabe gak mau kamu kenapa-napa lagiain juga sayang sama Babe. Kalian gimana Mami? Babe sama mami gimana? [Musik] Babe sama mami nanti aja dibahas ya. Ya udah M dia belum sadarkan diri B katanya ke dokternya tadi badannya hancur banget ya tuh apa cuk pundak sebelah kirinya cuk. [Musik] Dia ini banget sumpah berani banget. Gua bangga banget cuk sama Limit. Kayaknya gua harus beri dia penghormatan deh. Kita mau upacara kah? Enggak, enggak, enggak. Dia masih hidup. Enggak. Dia enggak kenapa-napa. Dia hidup. Dia masih hidup, Pak. Dia masih hidup. Dia enggak kenapa-kenapa nih dia cuman enggak sudarkan diri aja akibat dari benturan tadi kata dokter. Tapi kata dokternya tadi untuk sementara dia pakai kursi roda dulu karena kerusakan parahnya ada di kaki katanya. Sabar matiin CCTV dulu. Toni rumah sakit gak apa-apa gua beli rumah sakitnya. Me, thank you banget. Lu udah nyelamatin anak gua. Lu udah nyelamatin nyawa gua. Dabak, orok, pace, Toni, dan terakhir lain. Gua punya hutang banyak lu respect, Bro. Apa? [Musik] Sumpah gak bisa lihat. [Musik] Tapi dia selamat kan kata dokter. Aduh. Iya cuman emang butuh istirahat dulu katanya. Emang detak jantungnya lagi lemah juga B. Soalnya kepalaannya ada di kaki kemungkinan pemuliannya cukup. Kamu babe antar ke rumah dulu. Oke limit biar mereka yang jaga dulu untuk sementara. Yuk pulang dulu ya Bang Limit. Ini bukan salah lu. Bul. Iya Bang Jo. Tor ya Jo. Thank you sudah nyelamatin gua hari ini. Respect bro. Kalian berdua lu berdua keluarga gua. Kalau terjadi apa-apa ke kalian, berarti dia nyari masalah juga ke gua ke depannya. Gua harap enggak ada berihanat. Lu juga gambul. Thank you. Iya, Bang Jo diet ingat. Makasih juga udah bantuin gembul Bang Jo selama ini di sini Bang Jo. Iya. Kok diet kepubaran itu bagus sekali. Gua antar anak gua dulu. Oke, Bang J gua anak nginap. Ah, di sini ini P kenapa ikut? Oh, saya bukan anaknya juga kah? Dan itu gimana Tor? Ketua Thor Gu. Kalau kita semua Pak K nginap nih ini. Eh, selalu ada kamu. Kenapa bisa ditangkap sih sama mereka? Ain keculik waktu itu gara-gara tapi tapi tapi tahu enggak babe apain kemarin ngelihat ada anak kecil samain anak kecil mereka nyulik anak kecil juga iya di jangan bilang Ruby enggak enggak bukan, bukan beda. Siapa namanya? Enggak tahu, Ain. Enggak tahu. Terus pas Ayin tadi bangun kan anak kecilnya udah enggak ada. Ah, ya udahlah. Bukan urusan Babe juga yang penting kamu udah selamat. Tapi kan tapi kan kasihan Babe anak kecil juga ya. Dia punya keluarga juga seharusnya dia punya keluarga. J pasti keluarga. Pasti keluarganya juga nyariin dong. Kenapa? Apa salahnya kita bantuin juga gitu loh. Mereka tuh terlalu kuat Yin. Dan babi pun enggak tahu tuh anak kecil dibawa ke mana. Kan kamu bilang dia udah hilang. Iya. Tapi kalau janda tadi babi bantuin janda. Janda. Ya, tapi anak kecil kan bukan ABG kan? Iya. Emang kalau mau janda emang kenapa enggak? A maksud Babi kalau janda ya udahlah biarin aja dia gitu kan. Babi juga enggak mauah. Udah ya udah. Kalau ABG boleh. Abg. ABG apa itu ya? Itu ABG ya kan? Kita harus menyelamatkan. Menyelamatkan. Kenapain minta tolong yang anak kecil. Bab enggak mau lah mau apa bedanya sama manusia? Iya sih, tapi kan kalau ABG kan siapa tahu kamu punya kakak baru. Kakak baru enggak ada. Ya udah mami baru apalagi ya. Ayo mending Ain diculik kalau Babe pada punya mami baru. Enggak mau Ain orang mami baru. Mami baru sama istri yang ini aja belum baikan. Coba gimana ngomong baikan. Makanya ayo baikan. Babi itu kangen loh. Mau kangen? Kenapa? Kenapa? Kenapa kemakan gengsi mulu, Babe? Kamu udah tahu belum sih kamu punya adik apa selain Ruby? Ruby? Hah? Apa itu? Siapa? Saudara kembar. Kamu tahu cerita dari orang-orang sih. Katanya aku punya saudara kembar. Cuma kan aku enggak tahu. Kayaknya kamu harus tahu sekarang deh. Ayo, Babi ceritain kenapa. Karena Ain udah gede. Kayaknya Ain harus tahu. Nah, berarti kalau Ayun udah gede, Ay boleh pakai senjata dong. Senja itu senjatanya kasih ke Babe itu yang di belakang. Babe ini ya? Kamu enggak boleh mau jadi apa? Jadi kayak babe. Jadi kayak babe. Kamu tuh jadi dokter. Jadi dokter malas banget lah. Ya udah jadi guru PNS. Aduh guru lagi. Gijinya kecil babe. Mending kayak baru kaya lah. Babe enggak kerja tapi bisa kaya. Coba gimana caranya? Kan lah nih batu nih. Iya kan mending kayak babe. [Musik] Kamu tuh dulu punya adik. Oh iya. Tahu enggak kenapa Babe sama mami itu jadi kayak gini? Kenapa dulu Babe sayang banget sama dia? Semuanya kesenangan Babe, dunia Babe itu di dia dia. Dulu pas kamu dalam kandungan, mami kamu itu bangun. [Musik] Tapi enggak ngabarin Babe. Tiba-tiba dia kecelakaan. [Musik] Kecelakaan, kekurangan darah. Awalnya kata dokter baik-baik aja untuk kandungannya. Tapi setelah 2 hari keadaan dia makin parah. [Musik] Setelah itu [Musik] adik kamu enggak bisa diselamatin. Hah? Berarti lahirnya prematur? Iya, kamu lahir di bulan keet7uh. [Musik] Seharusnya punya babi, punya anak kembar, tapi udah ngebayangin semua. Lucu kayaknya deh kalau misalnya kita kumpul di rumah punya anak kembar lucu. Tapi setelah kejadian itu, dunia babe kayaknya hancur banget. Tapi kan babe enggak bisa sepenuhnya nyalain mami toh. Rasanya babe udah mati rasa. Kalau misalnya Babe enggak nyalahin mami kamu, siapa yang salah? Ya kan semua ada hikmahnya, Babe. Buktinya kan sekarang kita punya adik yang lebih lucu, Ruby. Tetap aja, Jin. Oke, sekarang kita punya adik. Kamu punya adik Ruby. [Musik] Seharusnya anak babe tiga. Kamu adik kamu satu lagi Ruby. [Musik] Kadang-kadang babi mikirin kamu selalu ngomong untuk babe balik balikan bareng lagi sama mami kamu. Tapi rasa babi k dia udah mati. [Musik] Bab harus gimana? Bab harus lebih mengikhlaskan aja dan memaafkan aja, Be. Sebenarnya yang tersulit di dalam hubungan babe dan mami ini memaafkan. Karena kalian berdua itu susah memaafkan satu sama lain. Makanya kalian susah. Apa sih salah Babe? Babe terlalu keras sama dia. Mami juga keras sama Babe gitu loh. Maksudin kayak kalian tuh sama-sama batu. Sebenarnya dari kamu kecil, Babe sama dia udah cerai sampai sekarang. Jadi waktu kamu kecil, babe sama dia itu cuma pura-pura. lebih hidup [Musik] di dalam [Musik] ya kebohongan. Enggak ada kebohongan. Menurut Ain sama menurut Ain babi sama mama itu masih ya masih akur-akur aja. Cuman ya emang enggak ada lagi kayak dulu. Kayakin kecil dulu. Itu pun waktu ain kecil mami sama mami kamu itu babe sama mami kamu itu cuma bohong di depan kamu nutupin sampai kamu gede. Makanya pas kamu hilang, mami kamu langsung pergi waktu dia hamil. [Musik] Tapi sudah coba untuk ngemaafin dia, tapi enggak bisa. Susah rasanya. Ya emang nunggu waktu aja sih, Be. Tapi juga enggak terlalu enggak usah terlalu maksain juga. Cinta tuh bakal numpuh sendirinya kok. Yang buat sekarang ya. Makanya bilang kalau misalnya ada Ruby ya baik-baikanlah kalian berdua. Jangan buat Ain lah. Buat Ruby aja. K dia belum mengerti kan Ruby. Ya udah kamu tidur dulu deh. Ya udah tapi hati-hati ya. Hm. Ah istirahat. Asalamualaikum. [Musik] Oke guys, thank you buat yang sudah nonton video ini. Thank you banget yang sudah like, komen juga subscribe gua J kamik itu mam undur diri dulu. Jangan lupa kalian tembusin dulu like-nya 15.000 like dan komennya 2000 komen ya guys ya. Gua Jan Kamek itu m undur diri dulu. See you guys. Johan comek nih bos. Jangan coba terobos berhentinya rocos banyak bacot ku bikin mampus. Tembak kata Bak Mariam coba sekarang mulutmu diam jangan sampai ini akan mencekam di kalang berkeseman ku terkam. Oh, masih dipantau belum dibantai.

PERPERANGAN TERBESAR !! PASUKAN DOBRAK BERHASIL MENYELAMATKAN ANAK KU !! GTA 5 ROLEPLAY

wa ku : https://whatsapp.com/channel/0029VaWoeUFLdQefZAxmbi3F

JANGAN LUPA SUBCRIBE : https://www.youtube.com/channel/UCceGGdr9F7GnzSB79G9rdpg

Join/Follow:
discord: https://discord.gg/8GvG7bMXMs
Instagram: https://www.instagram.com/johankamek2/
Tiktok: https://www.tiktok.com/@johan_nudi_official

Email bisnis bisa ke sini
Email: krezywarnet@gmail.com

Makasih yang udah nonton

#gta5 #gtarp #funny #gtaroleplay #funnymoments #gtaonline #gtav
#gta5story #johankamek #Aksiepikgta5 #GTAV