Pengamat Hubungan Internasional Sebut Banyak Potensi Konflik Perbatasan di ASEAN|Sindo Prime| 24/07

[Musik] Pasukan militer Thailand dan Kamboja terlibat pertempuran di beberapa wilayah. Pemirsa, militer Thailand menyebut sedikitnya sembilan warga sipil meninggal dunia di tiga provinsi yang berbeda. [Musik] Militer kerajaan Thailand dan Kamboja terlibat pertempuran di berbagai wilayah pada Kamis pagi waktu setempat. Militer Thailand menyatakan sedikitnya sembilan warga sipil tewas di tiga provinsi berbeda. Enam orang di provinsi Sisaket, dua orang di Provinsi Surin, dan satu orang di Provinsi Ubon Racaani. Thailand mengklaim Kamboja melepaskan tembakan terlebih dahulu. Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuduh Thailand sengaja mengerahkan pasukan dalam jumlah banyak menggunakan senjata berat dan melancarkan serangan udara guna menduduki wilayah Kamboja. Menurut pejabat militer Thailand, Surasan Kongsi, pertempuran masih berlangsung di sepanjang perbatasan yang disengketakan. [Musik] Angkatan Darat Kerajaan Thailand mengklaim mendengar suara pesawat tanpa awak Kamboja meski pesawat tersebut tak terdeteksi secara visual. Militer Thailand klaim enam prajurit Kamboja bersenjata lengkap termasuk granat dan berpelucur roket berjalan mendekati kawat berduri di depan pangkalan operasi Thailand. Kemudian Kamboja melepaskan tembakan di seberang pangkalan militer Thailand. Thailand membalas tembakan dan mengerahkan enam pesawat tempur F16 untuk menyerang target militer. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuduh Thailand sengaja melancarkan serangan udara untuk menduduki wilayah Kamboja. Kemhan Kamboja juga mengklaim bahwa jet tempur Thailand menjatuhkan dua bom di wilayah yang dikuasai Kamboja ketika bentrokan kedua negara meningkat. Bentrokan kedua negara terjadi sehari setelah Thailand menarik duta besarnya dari Kamboja menyusul ledakan ranjau darat yang melukai seorang tentara Thailand di perbatasan. Sebelumnya pada Rabu 23 Juli, Bangkok juga mengatakan akan mengusir duta besar Kamboja dari Bangkok. Dan untuk membahas dampaknya pada keamanan di kawasan, sudah bergabung bersama kami pengamat hubungan internasional Tengku Reza Syah. Asalamualaikum, selamat malam Pak Reza. Selamat malam. Salam dari UNPAT. Terima kasih banyak Pak Reza sudah bergabung di dialog Sindo Prime. Pak, ini kalau bicara soal e situasi yang terjadi antara Thailand dan Kamboja, apakah ini masih berhubungan dengan mengenai penetapan batas wilayah oleh Prancis pada 1907, Pak? Apakah itu masih menjadi persoalan hingga sekarang? Ee tepat sekali. Ee karena akar masalah itu pertama-tama adalah perbatasan ya, peta perbatasan yang dibuat oleh Perancis. He. Cuman Perancis pada saat itu membuat petaknya berdasar dalam konteks rivalitas antara Inggris, Perancis, dan Belanda di Asia Tenggara sehingga memaksakan itu perbatasan itu tanpa mengindahkan kerapatan sosiolinguistik, kerapatan hubungan kekerabatan, dan kedekatan spiritual antara penduduk di perbatasan. Hal ini juga dilakukan oleh ee Inggris dan Malaysia di pulau Kalimantan. Ee jadi itulah yang terjadi. Ee juga saya perhatikan pemerintah Thailand dan Kamboja itu tidak belajar dari pertikaian yang telah terjadi antara Indonesia dan Malaysia sehingga terlambat membawa masalah ini ke International Court of Justice. Di mana pada saat yang sama ini pemerintah kedua negara cenderung mengambil manfaat dari konflik perbatasan yang terjadi guna meningkatkan kredibilitas mereka masing-masing. Jadi ini sangat berbahaya karena selama ini andalan kita ini adalah ASEAN itu adalah kawasan zone of peace, freedom andality. Jadi di mana kita bisa ee menstabilkan negara dan menyelesaikan konflik-konflik eh konflik-konflik yang ada secara eh secara baik ya berdasarkan mekanisme consultation and consensus. Jadi ini yang yang saat ini terjadi dan harapan saya adalah ASEAN hendaknya menyegerakan sebuah pertemuan darurat dari para menteri luar negeri. Ini belajar dari pengalaman kita saat terjadinya ee krisis di ee krisis di Myanmar ee e tahun 2021 silam. H ee saya perhatikan ee ini krisis ini berpotensi melibatkan negara-negara di luar ya. Karena itu e hendaknya kepala negara ASEAN hendaknya juga memprakarsai sebuah sebuah konferensi tingkat tinggi. Karena kalau kalau kita kalau kita lengah misalnya dapat saja terjadi masing-masing negara ASEAN itu membuat suatu statement suatu statement yang yang yang mungkin netral tapi sedikit saja tendensius bisa dianggap ee mendukung salah satu pihak yang terlibat. Hm. Kemudian juga pemimpin ASEAN hendaknya mengingatkan bahwa kita ini mengandalkan a zone of peace, freedom, and neutrality. Kemudian kita menolak campur tangan pihak-pihak luar langsung maupun tidak langsung atas krisis ini. Sebelum ya tema kita adalah membahas apa yang terjadi di Thailand dan Kamboja. Tapi sebelum ke sana, Pak, di Asia Tenggara sendiri kalau memang persoalannya adalah perbatasan artinya potensi mengenai perselisihan yang bisa berkembang hingga menjadi perang ini banyak terjadi di negara-negara ASEAN kah, Pak? ee potensi itu ada karena banyak sekali perbatasan darat laut yang belum yang belum selesai. Ya, kita jujur sajalah kita dengan dengan Timor Leste punya punya masalah perbatasan darat ee masih ada perbatasan laut. Kemudian kita dengan Pulau e Palau di Pasifik Selatan punya masalah. E masih belum selesai juga. Kemudian kita dengan e Vietnam masih punya masalah. kita menganut prinsip eh ini United Nations Convention on the Law of the Sea, tetapi mereka juga menambahkan satu prinsip talwek dalam penentuan batas. Kita juga ee antara Malaysia dengan Singapura masih ada masalah di sekitar ee pulau Philips. Kemudian antara antara Filipina dan Malaysia masih ada sentimen perihal ee Sabah dan Sarawak. Jadi ini merupakan peringatan agar ASEAN segera menyelesaikan konflik-konflik perbatasan yang ada saat ini baik darat maupun laut. Karena kalau dikembangkan setiap negara pasti mempertahankan apa yang dia gunakan oleh dia tentang hukum yang dipakai ya, Pak, untuk menjaga perbatasannya gitu. E betul, tepat sekali. Karena itu ee hendaknya kita semua merujuk ya pada peta yang asli deh. Ee kalau kita bisa merunut ke belakang, maka peta itu adalah peta buatan ee penjajah. Kan kalau peta Prancis itu ada di e di Prancis. Tapi ee 3 tahun silam saya sempat berkunjung ke ee ke Kamboja, dikonsultasi dengan para kartografer mereka dan mereka mereka sangat percaya diri bahwa selama ini kalau ada ee perundingan perbatasan maka mereka mengandalkan ee peta yang dibuat oleh Prancis tahun 1907 tersebut. Dan peta ini oleh kalangan Kamboja sudah disosialisasikan ke lembaga-lembaga pendidikan terutama sekali di anak-anak e usia dini. ee itu yang itu yang terjadi dan untuk itu ya hendaknya kita ee berkonsultasi kembali dengan ee para mantan penjajah karena karena peta yang terbaik untuk Indonesia itu adalah sebenarnya adanya di Belanda, di kota Leiden di University Leiden namanya di Conlick Institute for Tal and Fenkunde. Mereka memiliki eh kartografer yang luar biasa di masa lalu dan perbatasan itu sangat detail. perbatasan antara antar kepulauan, perbatasan antar kabupaten kota e sekarang sekarang saat ini juga untuk Belanda hendaknya untuk Inggris hendaknya mereka juga berkonsultasi dengan kalangan-kalangan ee peta yang ada di British Museum. Dan untuk itu kita harus akui bahwa bahwa penguasaan atas peta dan pendalaman atas peta itu akan memenangkan sebuah akan memenangkan sebuah ee perundingan bilateral. ini saya amati eh dalam konflik e sipad dan digitan antara Indonesia dan Malaysia. Pada saat itu saya sempat berkonsultasi dengan ee kepala e tim negosiator Malaysia. Mereka mengatakan keunggulan mereka adalah peta di mana mereka memiliki peta kemudian dokumen kemudian manage of the meeting dari perjanjian-perjanjian di masa lalu sehingga akhirnya eh pihak eh International Court of Justice itu memenangkan Malaysia dan bukannya Indonesia. Jadi untuk itu kita hendaknya hati-hati sekali merawat peta kita baik-baik dan juga merawat ee ini apa eh manage of the meeting. Jadi ee perundingan perundingan di masa lalu hendaknya jangan ee jangan ee tidak dilupakan oleh para perunding masa kini. Wah, kalau kayak gitu di Indonesia soal nyimpan-nyimpan dokumen bersejarah perundingan masa lalu agak susah, Pak. Banyak yang hilang kayaknya, Pak. Ya, ini sebenarnya merupakan tamparan bagi kita. Kita mau mau menang secara diplomatik tidak. Kita mau menang secara sejarah atau tidak. Karena itu semua peta yang ada hendaknya harus didigitalisasi ee dan dilisensi kemudian distampel kemudian benar-benar disosialisasikan. Karena jangan sampai kita lupa bahwa ee pulau-pulau terluar itu hendaknya memiliki peta yang tersendiri. Ee jangan sampai nanti ee ee terjadi kegiatan-kegiatan di mana pulau-pulau terluar tersebut dikomersialkan, tapi dalam bahasa hukumnya adalah dijual kepada pihak luar. He itu menjadi teguran untuk kita ya. Baik, kita kembali mengenai Thailand dan Kamboja ini Pak. Dari tadi kita bicara soal teknis ya, katakanlah demikian. Nah, dengan situasi seperti ini, apakah ini sekedar insiden teknis bicara soal perbatasan mengklaim mana yang berhak, mana yang tidak atau ada dimensi politik domestik yang bermain di sana, Pak? Ee saya pikir ee kepala negara ee kepala pemerintahan di kedua negara itu ee egonya sedang tinggi ya. Karena mereka semua sedang ee temperatur politiknya sedang tinggi karena dua-duanya mendapat ee sanksi antara lain dari Amerika Serikat. Kemudian pada saat yang sama itu konflik di perbatasan itu bukan hanya bukan hanya kita berbicara soal geografi, tapi bukan hanya bicara soal patok, tapi juga perdagangan antar perdagangan di perbatasan yang sekali seringki tidak terdeteksi oleh pemerintah pusat sehingga melahirkan para e local rulers atau warlord atau tokoh-tokoh di ee di perbatasan yang mampu mengelola ee diri mereka sendiri dan perbatasan ini panjang sekitar 800 km. Jadi, terus terang perbatasan itu sangat sulit diawasi. Perbatasan tersebut seringki melibat ee melibatkan orang-orang ee di kedua belah pihak untuk istilahnya cross border melintas secara tidak semestinya. Kemudian juga banyak sekali jalan-jalan tikus antara kedua negara tersebut dan patut diduga di wilayah tersebut itu berdekatan dengan segitiga emas di mana di mana heroin ee hiruk pikuk di kawasan tersebut. He. Kalau ini mungkin enggak, Pak? ee Bangkok dan Penompen punya situasi politik yang secara internal mereka perlu pengalihan isu katakanlah demikian dengan menggunakan ee mengenai perbatasan ini dan terjadi perang ini untuk dijadikan pengalihan isu. Mungkin enggak itu, Pak? ee secara teori mungkin ya ee di mana konflik-konflik perbatasan sepanjang bisa dikendalikan itu seringki menjadi legitimasi bagi pemerintah mereka bahwa mereka melakukan yang terbaik bagi rakyat mereka masing-masing. Ee cuman masalahnya psikologi di perbatasan itu berbeda dengan di pusat. di mana orang-orang di perbatasan itu sangat sangat paham bahwa ada manfaat-manfaat ekonomi, ada manfaat-manfaat keamanan, juga ada manfaat manfaat narkoba dari suatu perbatasan yang tidak di ee dikawal dengan baik. Jadi kita berhadapan dan untuk itu kita harus harus segera harus mempercepat namanya ee ini ee konferens pertemuan darurat Menteri Luar Negeri dan dari situ kita ee ee berlanjut dengan konferensi tingkat tinggi ee kepala negara ASEAN. Dan untuk itu ya mungkin di sinilah saatnya untuk merangkul Myanmar. Karena tentunya sebagai negara yang memiliki pendalaman atas kawasan ee kawasan ee kawasan apa Indo Cina, maka tentunya ee Myanmar memiliki pengetahuan yang khusus atas soal ini. Karena sama halnya dengan Myanmar, maka Kamboja dan Laos merupakan anggota ASEAN yang masuk e belakangan. Lantas, Pak, seberapa jauh konflik perbatasan kedua negara ini akan mempengaruhi Indonesia yang dikenal sebagai promotor perdamaian atau zob fund ya, zone of peace, freedom and neutrality. di kawasan. Dan saya pikir ini adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk menunjukkan ketokohannya. Ya, kita adalah negara terbesar di ASEAN, kemudian kita adalah pendiri ASEAN dan kita adalah negara yang mempelopori zone of peace, freedom andality. Maka untuk itu ee hendaknya kita segera mempercepat ee ini e pertemuan darurat Menteri Luar Negeri. Nanti sesudahnya adalah ee ee pertemuan darurat juga kepala negara ee dari ASEAN. Karena ini harus kita selesaikan dengan cepat jangan sampai ada pihak-pihak luar mengambil mengambil manfaat. Karena seperti kita ketahui di dalam negeri Thailand, Thailand itu ada pangkalan udara milik Amerika. Kemudian ee di ee di wilayah ee Kamboja juga ada spot-spot yang di ee yang diawakkan oleh Cina. Jadi untuk itu kita harus mencegah agar jangan sampai pihak luar itu mengambil manfaat. Mereka dapat saja mengambil manfaat dengan mendatangkan ee penasihat militer dan mendatangkan ee dengan menguji coba ee dengan memeriksa peralatan-peralatan militer yang ada di situ dan pada saat yang sama juga melakukan penjualan secara haram ee dengan pejabat-pejabat di perbatasan tanpa sepengetahuan ee e pimpinan di ibu kota masing-masing. Bukan berarti ada Amerika dan Cina juga ya, Pak. kita hendaknya mewaspadai hal ini. Bukan berarti ini ada Amerika dan Cina juga ya, Pak? I. Kita kan hendaknya mewaspadai. Betul. Karena Indo Cina adalah kawasan yang secara sejarah itu ee mengakui kepemimpinan Cina di situ. Dan pada saat yang sama juga tentunya mereka juga Amerika Serikat juga berpikir-pikir ee mereka memiliki ee mereka juga berpikir-pikir jangan sampai ee digunakan konflik ini oleh ee oleh pihak-pihak luar. Dan untuk itu kan semua hal bisa terjadi. Kalau selama ini fokus dunia itu berujung kepada Ukraina, Rusia dan juga berujung kepada konflik di Timur Tengah. Maka sekarang dunia mulai berpikir-pikir akankah konflik ini menjalar juga ke kawasan yang ke kawasan yang lain. Karena melihat melihat luasnya ASEAN ee luasnya ee perbatasan-perbatasan laut maka tidak mustahil akan ada namanya arms arms trading atau namanya ee pergerakan senjata secara tidak normal. Dan ini yang harus Indonesia waspadai. Dan untuk itu hendaknya Indonesia datang dengan ide. Jangan sampai nanti sambil menunggu KTT KTT ee keadaan sudah mulai memburuk. Kita hendaknya memikirkan ide-ide seperti misalnya e the militarized zone di sepanjang 800 km tersebut. Kita hendaknya juga memikirkan em dialog antara ASEAN dengan masing-masing kepala negara. kita juga hendaknya ee ee memikirkan ee apa ya janganlah sampai peradaban ASEAN itu punah. Karena di wilayah perbatasan itu banyak sekali situs-situs ee situs-situs yang ee penting ya yang level dunia. Heeh. Heeh. Baik ya. Kita doakan semoga segera sereda ya, Pak ya. Karena tanpa ada perang ini pun situasi dunia ini sedang banyak yang harus dicari solusinya untuk memperbaiki persoalan-persoalan terutama di Indonesia juga ya, Pak. Ya, semoga segera perdamaian terwujud. Terima kasih Pak Reza sudah berbagi. Ya, Pak Reza ya. Nanti kita berdialog kembali.

Yuk Subscribe https://www.youtube.com/@OfficialSINDOnews

Tanggal Tayang: 24 Juli 2025

Selengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/

Follow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9lDjk90x30mpm5Vy14
Follow our Official TikTok sindonews
Follow our Official Twitter officialinews_
Like our Official Facebook officialinews
Follow our Official Instagram officialinews

Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia
https://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup
https://www.sindonews.com/ untuk berita-berit a politik dalam dan luar negeri
https://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi

#sindoprime #sindonewstv #hubunganinternasional #asean