RRQ MENANG MEYAKINKAN 2-0, DRAFT BJORN EMANG GACOR BANGET TAPI… !! RECAP DAY 2 #kelaskb
Halo budum, selamat datang kembali di recap untuk MSC IWC. Hari yang kedua, Teman-teman. Masih di babak group stage. Dan hari yang kedua ini emang full ya, Teman-teman. Kita akan membahas grup B dan emang kalau kita ngomongin grup B itu banyak yang bilang kayak, “Wah, ini mah grupnya runner up mostly.” Ya, karena emang ya di grup A juara-juaranya gitu kan. Tapi menurut gua kalau boleh jujur ya, ini subjektif gua dan gua tidak melihat tim apa yang ada di dalamnya tapi gua berdasarkan gameplay aja teman-teman dan draft. Tentu draft ini yang akan kita bahas banyak. Hari yang kedua ini emang menurut gua lebih menarik alias grup B ini dari segi draftingnya, dari segi stratnya itu lebih menarik. Enggak cuma pertandingan tim Indonya doang, tapi ya tim Flash contohnya mereka memunculkan Leomort Goldland. Ze benar-benar udah matang banget konsep permainannya. Terus kita melihat sendiri Aurora mereka bawain Ruby Goldland ya itu salah satu konsep permainan ketika kalian main dengan Yun Shin emang yang paling bagus ya Ruby Goldland anyway terus tim spirit ya mereka balik lagi menunjukkan bagaimana kuatnya region IEC dan tentunya ini menjadi sinyal bahwa siapapun yang ketemu sama VP atau Virtus Pro itu harus hati-hati. Dan untuk hasil pertandingannya teman-teman di match yang pertama Homeboys itu menang 2-1 melawan tim Flash. Menangnya comeback ya. Sangat luar biasa sekali. Mereka fokus sampai akhir dan bisa membalikkan keadaan. RRQ menang 2-0 melawan area 77 dan di sini RRQ benar-benar menunjukkan warna mereka. Mereka sangat kuat sekali dan sangat lekat sekali dengan tank jungle. Untuk di match yang ketiga ada Onic Philippin yang dikalahkan oleh Aurora Gaming atau Aurora Turki. Ya, mungkin teman-teman akan sangat terkejut sekali melihat hasil pertandingan ini. Gua pun jujur terkejut, tapi dari segi draft gua enggak kaget. Dari segi gameplay, game pertamanya juga gua tidak kaget juga karena emang Aurora benar-benar mainnya galaknya luar biasa. Agresif banget bahkan dari awal. Dan pertandingan untuk di hari yang kedua ini ditutup dengan tim Spirit yang menang 2-0 melawan Tianveng Yokuai. Jadi kita langsung aja teman-teman mulai dari match pertama dulu teman-teman ya. Kita mulai dari match pertama dulu itu adalah Homebys versus tim Flash. Dan seperti biasa kita akan mulai dari drafting face di mana tim flash ini membawakan Kalea one Zuksin Akai dan juga Esmeralda. Sementara Home Boys itu membawakan Matilda Iritel, Valentina, Fredrin, dan juga Arlot. Ini dari awal kita udah disajikan dengan permainan tank jungle dan memang yang harus kita ketahui di sini adalah Kalea. Kayaknya emang akan sangat mahal sekali di turnamen ini mengingat dengan Kalea lu tuh bisa start duluan team fight-nya. Dan emang terbukti tim Flash di game yang pertama benar-benar udah matang banget. Mereka membawakan Kalea one-1-nya ngebuka ruangnya luar biasa leluasa banget. Esmeraldanya di sini bisa berjalan dengan maksimal dikarenakan dia tidak menjadi first man. Tapi ya tentu ada Akai, ada Kalea yang akan selalu melakukan inisiasi duluan sehingga Esmeraldanya tugasnya yang screening. Bukan berarti Esmeraldanya di sini yang bakal ngebadanin semuanya, tapi dia yang bakal nutup damage dari belakangnya kayak Iritel Valentina itu pasti bakal kesusahan buat nge-deal damage selama ada Esmeralda. Tim Flash enggak butuh waktu lama, cuma butuh 13 menit 19 detik untuk memenangkan game yang pertama karena emang game yang pertama bisa dibilang ya tim Flash cukup menguasa lah. Emang gameennya juga bagus eksekusinya. Di game yang kedua teman-teman bisa lihat sendiri bagaimana draft dari Home Boys yang cukup meyakinkan. Mereka membawakan Gatot Kaca, Moskov, Zuksin, Lancelot, dan juga Lapu-Lapu. Ya, kita tahu sendirilah Lapu-Lapu ini bisa menjadi sebuah atau sesosok hero XP lane yang harusnya bakal laris manis juga nih di MSC. Cuma gua enggak tahu kayak di grup B ternyata enggak begitu laris sebenarnya. Tim Flash membawakan Kalea, Farsia, Joy, Highlos, EXP, dan juga ada Leomort Goldland. Mungkin di awal kita cukup terkejut ya karena emang konsep bermain Leomort Gold Lane-nya tidak begitu maksimal dan emang ketika ketemu sama Moskov ya Moskovnya bisa memaksimalkan bagaimana potensi space yang diciptakan. Homebys juga kebetulan menangin early game-nya banget. Lanelotnya E ini menurut gua patut diwaspadai ya. Mungkin untuk beberapa tim-tim nanti ke depannya yang kalau ketemu sama Home Boys bisa perhatikan juga nih lunelot dari EAL karena dia sangat-sangat mumpuni untuk bisa menutup damage dealer di belakang. Hanya dengan satu fight ya emang tim Flash juga awalnya early-nya enggak begitu untung dan bahkan Homebys menang di game yang kedua lebih cepat lagi dibandingkan dengan game yang pertama karena Homebys menang di 12 menit 25 detik. Berlanjut ke game yang ketiga. Home Boys ternyata dikejutkan dengan draft dari tim Flash yang di mana tim Flash membawakan combo Baksia Angela Kimy Midland Masha ExP dan membawakan Leomort Gold Lane. Nah, sementara itu, Home Boys membawakan Badang Granger, Zuksin Joy, dan juga Glue. Sejujurnya teman-teman di game yang ketiga ini tim Flash dominan banget. Mereka membawakan draft yang begitu luar biasa. Mereka ngerti banget konsep namanya baksia tank, expp damage, gold lan-nya juga Leomort yang rusuhnya luar biasa. Ditambah untuk tim fight panjang mereka punya Kimi. Boleh dibilang ini perfect draft banget, Teman-teman. Bahkan ya gua sangat-sangat mewajarkan kalau seandainya Zeak ya dia marah-marahkan di Instagram story. Tapi ya emang benar konsep bermainnya tuh ngerti gitu loh. Di sini gua paham banget apa yang pengin dibawain sama Ze-nya cukup. DPS juga ada, burst damage ada dua tanknya bareng Angela. ya udah pasti bakal kuat banget. Tapi hanya karena satu momentum saja dengan chain miss play chain mistake juga yang dilakukan oleh teman-teman dari tim Flash. Hal tersebutlah yang membuat tim Flash ini kayak agak maksa dalam tanda kutip ya benar-benar pengin mendobrak base terakhir yang dimiliki sama teman-teman dari Home Boys. Alhasil Home Boys-nya membalikkan keadaan dan di momentum akhir ya emang udah enggak bisa dielakkan lagi. Masya juga bukan tipical hero yang bisa nge-clear wave minion ya. tentunya Mas yang ng-defend sendirian enggak bakal mampu untuk membendung bagaimana serangan dari Home Boys. Dan Home Boys menang di 19 menit 2 detik dengan comeback dan lolos ke babak upper bracket. Sementara tim Flash mereka akan bermain dari lower bracket. Berlanjut ke match kedua, Teman-teman. Ada RRQ melawan area 77. Kita langsung aja ke drafting face game yang pertama. Dan gua senang sekali karena waktu itu gua sempat podcast bareng sama MLPP dan itu ada Mirko, ada Age, ada Eterna. Gua sempat bilang kayak, “Ya, ya udah, lu main tank jungle aja, enggak usah keluar dari konsep permainan nyamannya.” Dan emang terbukti ya, Rarq di sini ngebawain dua game tank jungle. Di game yang pertama mereka membawakan Chou One, one, One, Novaria, Puvius, dan juga Baksya. Sementara area 77 membawakan Gatot Kaca Granger, Ztion, Lancelot, dan juga Akai. Di game yang pertama emang kelihatan banget mungkin permainan dari area 77 ini pressure-nya yang ya soso lah. Gua merasa RRQ kayak enggak yang terlalu menekan banget tapi mereka menunjukkan bahwa mereka emang ya main pakai konsep tank jungle seperti ini. Mereka secure objektif, mereka coba buat invade jungle. Beberapa kali invate jungle-nya gagal teman-teman karena emang terbukti landelot dari area 77 ini sangat-sangat mumpuni untuk bisa nge-handle kerusuhan yang bisa tercipta dari area jungle-nya. Lalu kalau kita ngomongin soal ya Chou yang bermain pick off ini sebenarnya damage deal-nya emang nanggung. Novaria one dua-duanya late game. Tapi seperti kita tahu karena baksianya ini ngebuka space buat one one sebenarnya. Jadi baksianya tujuannya biar enggak kalah banget early game-nya. One- one-nya nanti tinggal ya main di momen mid game, late game. Tapi kayaknya enggak nyampai late game, Teman-teman, karena game time-nya cukup cepat. Game yang pertama gua rasa enggak akan terlalu banyak yang bisa dibahas kecuali kalau kita ngomongin soal bagaimana konsep permainan tank jungle dan juga damage deal yang cukup ya. Di sini anyway juga area 77 lumayan tidak bisa menang dari beberapa lini. Objektif juga sangat mudah untuk diure karena bermain dengan baksia dan tank jungle. Otomatis RRQ menang di game yang pertama dengan 14 menit 52 detik saja. Berlanjut ke game yang kedua. Area 77 ini masih membawakan Lancelot. Tapi kali ini bersama dengan Kalea, Granger, Zuksin, dan juga dengan Chichi. Sementara itu untuk Arar Kihoshi mereka membawakan Hos, Harit, Zen, Akai dan juga Pakito Expp. Nah, ini yang gua maksud teman-teman kalau ada tank jungle, EXP-nya tuh bisa banget buat bermain damage. Dan teman-teman bisa menyaksikan sendiri betapa eksplosifnya dan betapa cukupnya damage dari Arar Kihoshi untuk melakukan team fight. Mereka punya Harit, mereka punya Zian. Zetiannya kebetulan untuk set up ya, dan mereka juga punya yang namanya Pakito untuk eksekutornya. Jadi dari segi magical cukup, dari segi physical cukup, dan area 77 walaupun dengan menggunakan Kalea, tapi kita enggak melihat banyak inisiasi yang tercipta malah kebanyakan counter play. Counter play inilah yang membuat kayaknya RRQ tuh lebih nyaman. Highloss-nya di depan. Kerepotan sama Zuksin pasti karena kita udah sering ngelihat kan kalau Hos itu ketemu sama Zuksin pasti diangkat-angkat terus. Tapi ternyata ya, Hos-nya ini cuma jadi umpan. Ketika Hos-nya diapa-apain, Ziannya langsung ng-react. Ya, walaupun kita tahu sendiri bahwa emang Zan ini gak punya damage yang begitu tinggi, makanya dico-cover sama Harit. Dan emang kalau boleh gua bilang untuk game yang kedua gua lebih suka draftnya, perfect draft juga karena emang mereka paham juga nih gimana caranya bermain dengan tank jungle ya. Emang karena yang gua pernah bilang juga kan RRQ warnanya tank jungle. Jadi jangan keluar dari konsep ini. Kecuali kalau emang mereka ada di beberapa kondisi lawan junglernya emang assassin dan mereka emang harus nge-punish dengan assassin ya. Sobit itu bisa dijalankan banget game-nya. Walaupun sempat ada pencurian Lord yang dilakukan sama area 77 tapi ternyata RRQ tetap menang di game yang kedua. Dengan 15 menit 27 detik, RRQ lolos ke babak selanjutnya bertemu dengan Aurora Gaming dan juga area 77 yang harus bertanding dari lower bracket. Berlanjut ke match of the day ya. Ini gua rasa emang cocok banget untuk jadi match of the day karena ONIC Philippin melawan Aurora Gaming dan dimenangkan oleh Aurora Gaming dengan skor 2-1. Kita ngomongin game pertama dulu teman-teman. Onic Philippin itu membawakan edit Valir, Fredrin, Moskov dan juga Arlot. Sementara Aurora Gaming itu membawakan Kalea, Selena, Lancelot, Puvius, dan juga Ikia. Sejujurnya gua ngelihat draft-nya ya, ini ONIC Philippin emang harus emang harus teman-teman main rusuh. Tapi ternyata ya kenyataan berkata lain ya, kale slotnya ini benar-benar online banget semenjak menit-menit awal King Kong itu gak dikasih purple buff. King Kong enggak dikasih level 4 ya. Aurora Gaming dapetin early advantage. Kita tahu sendiri draft dari ONIC Philippin ini harus menangin early game dan mereka enggak ada yang benar-benar bisa menyentuh lini belakang. Xiaanya jadi free hit, Teman-teman. Jujur gua juga enggak expect bahwa Xia keluar, tapi emang di draft ini menurut gua ya yang paling bagus ini Xia enggak kejawab sama sekali. even nanti tiba-tiba ya Kelranya loncat ke belakang gitu kan dengan sod dengan Spear of Destruction ya jatuhnya teman-teman dari Aurora Gaming tinggal nge-back up aja Xiaanya tinggal nge-cover aja Xiaanya biar XIAnya enggak bisa diapa-apain sama Moskov dan begitu juga sebaliknya Moskovnya malah bisa diapa-apain sama Xia karena jarak Xia begitu jauh ketika dia mengeluarkan ultimate-nya. Jadi ya mau enggak mau ya kalau kita lihat dari full barage ya itu selalu kena dua, kena tiga. Itulah yang membuat Aurora Gaming tuh menang secara jumlah dan menang secara pertukaran damage. Aurora Gaming menang di 14 menit 54 detik dan di game ini kita disajikan dengan permainan TNZ dengan lanelot-nya yang begitu luar biasa. Berlanjut ke game yang kedua, ONIC Philippines masih ada di Blue Sides. Mereka kali ini lebih aktif untuk membawakan draft yang inisiasinya duluan. Mereka membawakan Kalea, Kadita, Granger, Lancelot, dan juga Idit. Sementara Aurora Gaming itu membawakan draft yang cenderung late game. Mereka membawakan Fanny, Selena, Moskov, Puvius, dan juga Hilda. Kenapa gua bilang draftnya ini late game? Karena di patch yang sekarang menurut gua cukup susah buat Fanny menang lawan Lunelot. Mau itu di early game atau mid game. Tapi di late game ya Fannynya tetap bisa menang lawan Lelot ketika beranjak untuk bermain di fase speed push, fase yang di mana ini akan bermain dengan wave minion, cut wave minion, mainin macray dan sebenarnya itu udah ditunjukkan sama Aurora Gaming karena di game yang kedua ini Aurora Gaming tuh kalah banget di early game-nya. Tapi si Gibom sebagai gold lliner dari Aurora Gaming ini cukup mengancam loh, cukup ngegigit. Karena memang terbukti teman-teman Aurora Gaming itu hampir menciptakan comeback kalau aja mereka tidak melakukan misplay. Moskovnya udah menyentuh late game. Ternyata Onic Philippine lebih siap untuk melakukan bush camp dan Aurora Gaming kehilangan satu momentumnya ketika Hildanya tumbang, Puviusnya tumbang, eh Selenanya nyusul, ya udah otomatis dua lawan 5 enggak bakal bisa bertahan lama di menit 20 27 detik. Dan itu menjadi game yang menurut gua cukup panjang ya, Teman-teman ya. Bahkan kalau boleh gua bilang ini ONIC Philippin menangnya sangat lama sekali. Jadi average game time win-nya cukup merugikan untuk mereka. Dan menurut gua ya mau gimanapun Aurora Gaming tuh emang punya loh kesempatan untuk comeback di game yang kedua karena mereka punya Moskov dan emang late game-nya tuh jauh lebih baik untuk teman-teman dari Aurora Gaming ya karena Grenger lawan Moskov kalian udah bisa nilai sendiri lah. Semenjak satu sama dan kita dibawa ke game yang ketiga. Aurora Gaming memilih Blue Sides. Mereka membawakan Isun Shin, Ruby Gatot Kaca Edit dan juga Selena. Ya, betul sekali. Ruby Goldland yang berhadapan dengan Onic Philippin dengan draft Kalea Bitrix, Farsia Lancelot, dan juga Glue. Ini jujur ya, di game yang ketiga dari Aurora Gaming tuh terlalu banyak yang bisa kita omongin kayak mulai dari Ruby Winter, terus kita melihat combo Kalya Bitrix yang kalah, EOG dari Apex 47, romernya Aurora Gaming yang begitu on point. Bahkan lu bayangin Kelra bisa ketangkap gara-gara ultimate Gatot Kaca. Itu menurut gua udah kayak satu langkah yang ngebuat kayak oke ini Apex ngerti banget gimana cara nutup team fight-nya. Dia ngerti banget gimana caranya melihat blind spot dari marshman yang di mana mungkin udah enggak punya dash, udah enggak punya flicker. Sehingga dengan tertangkapnya King Kong, tertangkapnya Kelra, otomatis ini yang ngebuat teman-teman dari ONIC Philippin akan sangat-sangat pincang dari segi damage di Late game. Walaupun di last fight kita mungkin bisa lihat ya dari map kayak Isun Shinnya kena screening gara-gara glue-ya Oni Philippin yaitu ada Kirk tapi ternyata backline dari Oni Philippin diganyang habis-habisan ditambah lagi ya kita tahu sendiri Farsanya udah kerigger ultimate duluan Aurora Gaming menang dari segi quality team fight-nya Selenanya Rosa juga sangat mematikan sekali dan di 20 menit 43 detik Aurora Gaming memastikan diri untuk bertemu dengan RRQ di hari Sabtu nanti setelah menang 2-1 atas Onic Philippin sementara ONIC Philippine mereka akan berlanjut perjalanannya dari lower bracket dan untuk match penutup singkat saja teman-teman karena emang ini pertandingannya menurut gua fokusnya boleh banget untuk di game yang keduanya tapi tetap kita bakal ngomongin game yang pertama dulu teman-teman karena tim spirit di game yang pertama membawakan Puvius Lancelot Zuksin Harit dan juga Gatot Kaca sementara Tian Fengyokai itu membawakan Badang Moskov Zetian Fanny dan juga Esmeralda di game ini kalau boleh dilihat ya teman-teman ya sebenarnya Fanny-nya emang jujur enggak bisa main karena dari awal kena pressure ambil banyak banget purple buff-nya juga dan kita bisa melihat sendiri bahwa emang di sini Super Ken tanda kutip ya teman-teman benar-benar susah perform karena emang yang pertama nih teman-teman ya walaupun enggak ada yang nangkap tapi semua lini dari Tian Feng Yoki bisa dibilang tershutdown Moskov dari Lung itu enggak dibiarin bebas lalu kalau kita lihat dari konsep draftnya juga ini Esmeralda benar-benar kayak enggak ada jawaban dan gua enggak ngerasa Esmeralda bagus banget di sini karena lu bayangin ada Gatot Kaca, ada Zuksin, ada Puvius ya walaupun mungkin Mungkin ada Harit yang shield-nya bisa dimakan ya. Tapi Haritnya Hiko pintar banget. Dia selalu ngumpet dan selalu menunggu Esmeraldanya muncul duluan biar dia shield-nya enggak dimakan. Alhasil di game yang pertama di 15 menit 46 detik tim Spirit menang melawan Tian Feng Yokai dan emang kalau boleh jujur ini Super Ken gak main sama sekali di game ini. Walaupun ada celah dia bisa split push, tapi gua rasa ini emang kalau jadi super can ya kayak bingung juga kayak mau ngambil buff dirusuhin. Enggak ngambil buff musuhnya snowballing yang ada teman-temannya makin rungkat ya pasti jadi super can serba salah di situ posisinya teman-teman. Berlanjut ke game yang kedua di mana Tian Feng Yoki membawakan draft Chou, Grenger, Kimy, Lancelot, dan juga Chichi. Draft yang cenderung punya metode pick off tapi membawakan full damage untuk bisa follow up. Tim spirit itu membawakan Kalea Moskov, Farsia Akai dan juga Bovius. Jadi, pick Akai di sini emang kebetulan last pick ya, Teman-teman ya. Dan sepertinya tim Spirit juga paham kalau misalkan Chou Granger Kimy Lelot Chichi ini sangat berbahaya sekali kalau nanti ternyata one shotnya dikasih hero yang assassin. Makanya tim spirit ngepikin Akai. Di game ini barulah teman-teman mungkin bisa melihat Super Ken begitu perform. Dan gua rasa emang Dian Fyok ini punya konsep permainan yang di mana mereka tuh ini chownya menurut gua ya. Kalau emang nanti melawan tim yang mungkin ya bisa dimanfaatkan positioning yang missnya ini gua rasa Chownnya akan sangat-sangat perform sekali teman-teman karena menurut gua Tian Fengyoko di game yang kedua lebih hidup. Permainan chow pick off-nya, kick flickernya, targeting-nya itu on point banget. Hiko sampai susah buat landning. Tapi semakin lama game berjalan seperti yang kita tahu teman-teman walaupun lordnya di tangan dari Super Ken, di tangan dari Tian Fengokai tapi Moskov late game Moskov di 18 menit ke atas itu akan sangat mematikan sekali. Bahkan sempat nih kita lihat Hiko dengan out play-nya ketika ditendang dengan Chou, Hiko tiba-tiba dia beli immortal. Jadi itulah yang ngebuat kayaknya Tian Fengyoki ragu-ragu nih buat all in ke kicknya dari Chou dan alhasil enggak ada follow up entah itu miscom atau gimana sehingga membuat tim Spirit menang melawan Tian Fungyoko dengan skor 2-0 di game yang kedua bahkan dengan 18 menit 31 detik. Sementara itu untuk penutupan kita akan langsung saja absen untuk hari yang ketiga teman-teman yaitu adalah pertandingan SRG OG melawan Mythic Seal untuk di match yang pertama. Di match yang kedua itu ada Onik Indo lawan Team Liquid Philippine. Di dua match awal, siapapun yang menang itu akan langsung lolos ke babak playoff, Teman-teman. Dua yang kalah akan start lagi dari lower bracket. Sementara untuk Ultra Legends versus CFU Gaming di match yang ketiga dan Virtus Pro lawan Corinthians di match yang keempat. Siapapun yang kalah, say goodbye untuk babak playoff dan mereka tidak bisa berlanjut di pagelaran MSC IWC. Gua kabhon pamit undur diri. Sampai jumpa lagi di recap hari yang ketiga, Teman-teman. Kita balik lagi ke grup A. Jangan lupa bahagia. Dadah.
walaupun ini video konten, tapi misal kalian mau nyawer+support gw, silahkan ke: https://saweria.co/kbggwp
tiktok gw: @kbggwp
-. Instagram KB: https://www.instagram.com/kbggwp/