ROKET KAMBOJA HUJANI THAILAND, JET F-16 THAILAND LANGSUNG MEMBALAS! Fakta Perang Thailand VS Kamboja

[Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Asia Tenggara memanas. Perang yang melibatkan Kamboja dan Thailand pecah saat dua negara bertetangga ini saling serang di perbatasan. Tidak tanggung-tanggung, artileri roket BM 21° di tembakkan Kamboja yang kemudian dibalas dengan peluncuran jet tempur F16 dari arah Thailand pada hari Kamis kemarin. Kedua negara juga menarik duta besar mereka dan menurunkan hubungan ke tingkat terendah. Jika dampaknya sudah sejauh ini, sebenarnya apa yang melatar belakangi eskalasi konflik? Simak penjelasannya dalam kronologi dan fakta seputar perang yang terangkum berikut ini. Kamboja tembakan roket. Ketegangan besar-besaran antara Thailand dan Kamboja terjadi akibat sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama. Tapi api peperangan kembali tersulut saat keduanya terlibat aksi saling serang serta saling tuduh tentang siapa yang lebih dulu memulai. Berdasarkan kronologi yang dihimpun Tirto, militer Thailand menuding pasukan Kamboja melepaskan tembakan ke daerah dekat Kuilt Tamo wilayah yang disengketakan yang terletak di daerah perbatasan Provinsi Odar Meanchei Kamboja Barat Laut. Menurut mereka, musuh telah mengerahkan drone pengintai sebelum mengirim pasukan ke daerah tersebut. Dari sini pasukan Kamboja kemudian melepaskan tembakan dengan senjata berat termasuk artileri dan roket jarak jauh BM21. Melansir VO, dua insiden terpisah dilaporkan pada masing-masing provinsi di Thailand. Disurin, dua roket menghantam sebuah desa di Distrik Kap Cowo pada pukul 09.40 40 waktu setempat saat penduduk sedang menunggu evakuasi. Gubernur Sutirot Charo Enanasak mengonfirmasi dua orang tewas dan lainnya terluka akibat tembakan roket tersebut. Sementara di Provinsi Sisaket, dua orang dilaporkan tewas dan banyak warga sipil lainnya terluka ketika sebuah roket menghantam supermarket di Banfue, Distrik Kantaralak, kata Gubernur Provinsi Watana Futi Chat. [Musik] Thailand terjunkan jet tempurnya. Berhubung tuduhan telah dilayangkan Thailand, rasanya sah saja jika mereka memutuskan untuk membalas. Dan di sinilah kita berada melihat lebih dekat bagaimana negeri Gajah Putih meluncurkan jet tempur sebagai keputusan akhir. Jika Kamboja mengandalkan BM 21 gred rancangan Rusia, maka Thailand mengerahkan jet tempur F16 buatan Amerika Serikat ke wilayah konflik. Meneruskan informasi komando militer regional kedua Thailand, CNN melaporkan 6 tempur F16 telah dikerahkan dalam operasi guna menargetkan situs-situs militer Kamboja di sepanjang perbatasan. Melalui unggahan di Facebook, militer juga mengklaim telah menghancurkan dua markas militer regional Kamboja. Juru bicara militer Thailand, Richard Suksuan lantas berkata dalam sebuah pernyataan bahwa serangan udara diluncurkan hanya untuk menargetkan situs-situs militer. Sebelumnya Menteri Kesehatan Thailand, Somsak Tepsutin menyebut 11 orang tewas. Termasuk satu di antaranya merupakan seorang tentara. Hingga laporan ini dibuat, Kamboja belum mengeluarkan pernyataan mengenai adanya korban di pihaknya. Mengapa konflik kembali memanas? Sebagaimana dibahas di awal, konflik Kamboja, Thailand memanas usai insiden baku tembak di dekat kuil Tamuen Tom terjadi. Menurut militer Thailand, pasukan Kambojala yang melepaskan tembakan lebih dulu. Di sisi lain, pihak Kamboja menyebut bentrok terjadi karena tentara Thailand memprovokasi wilayah perbatasan. Dalam keadaan seperti ini sulit untuk menentukan pernyataan pihak mana yang paling tepat. Pastinya baku tembak terjadi setelah lima tentara Thailand mengalami cedera dengan satu di antaranya kehilangan kaki kanan akibat ledakan ranjau darat pada hari Rabu, 23 Juli. Dengan ini, Thailand menuduh Kamboja yang menanam ranjau tersebut. Tapi oleh pihak Kamboja tuduhan dibantah untuk selanjutnya mereka mengklaim salah tentara Thailand sendiri karena telah menyimpang dari jalur hutan yang disepakati. Kecerobohan seperti ini yang oleh pihak Kamboja disebut memicu ranjau sisa-sisa perang saudara Kamboja selama beberapa dekade yang telah lama terkubur. Selanjutnya, Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja mengeluarkan pernyataan menuduh Thailand menyerang lebih dulu. Menurut pernyataan tersebut, pasukan Kamboja membalas setelah diserang oleh tentara Thailand dan hanya bertindak untuk membela diri. Mantan Perdana Menteri Kamboja Hunen ikut angkat suara berkata dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa militer Thailand telah menembaki dua wilayah Kamboja yang berbatasan dengan Thailand yaitu Odar Meanchi dan Prea Vihe. Tentara Kamboja tidak punya pilihan selain melawan dan melakukan serangan balik,” katanya menegaskan. [Musik] Dampak konflik yang meluas. Imbas pertempuran di wilayah sengketa pun semakin mengkhawatirkan, terutama jika melihat dampak yang meluas. Dimulai dari Ban Nong Khana, bentrokan kemudian berlangsung pada setidaknya enam wilayah di sepanjang perbatasan. Menurut informasi juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Surasan Kongsiri, bentrokan pertama pada Kamis pagi terjadi di wilayah dekat kuil kuno Tamuentom di sepanjang perbatasan Provinsi Surin, Thailand dan Provinsi Odar Meance Kamboja. Sebuah video siaran langsung dari pihak Thailand menunjukkan warga sekitar lokasi konflik berlarian dari rumah mereka dan bersembunyi di bankker beton saat ledakan terdengar. Parahnya lagi, serangan Kamboja tidak hanya mengenai lokasi militer, tetapi juga lokasi nonmiliter, termasuk sebuah rumah sakit menurut Kementerian Luar Negeri Thailand. Karena itu lebih dari 40.000 Rib orang dari 86 desa di wilayah perbatasan telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Di pihak lain, Kementerian Pertahanan Kamboja mengecam penggunaan jet tempur F16 oleh Thailand dan menyebut serangan udara yang menjatuhkan dua bom di jalan raya sebagai agresi militer yang sembrono dan brutal terhadap kedaulatan serta integritas wilayah kerajaan Kamboja. Sampai video ini dibuat, setidaknya sembilan warga sipil tewas akibat serangan ini, termasuk seorang anak-anak. Kementerian Pertahanan Kamboja juga menuduh Thailand telah melanggar perjanjian dengan Vnompen dan melepaskan tembakan ke arah tentara Kamboja. Semua perbatasan ditutup. Sebelumnya pada hari Kamis Kamboja menyatakan bakal menurunkan hubungan diplomatik dengan Thailand ke level terendah, mengusir duta besar Thailand dan menarik semua staf Kamboja dari kedutaannya di Bangkok. Untuk kalian ketahui, hal ini merupakan tanggapan atas penarikan duta besar Thailand dan pengusiran duta besar Kamboja sehari sebelumnya sebagai protes atas ledakan ranjau darat yang melukai lima tentara Thailand. Ya, keduanya sama-sama menutup diri setelah insiden saling tuduh dan puncaknya mereka terlibat aksi saling serang. Kedutaan besar Thailand di Kamboja juga mendesak warga negaranya meninggalkan negara itu jika memungkinkan dan menyarankan warga negara lain untuk tidak bepergian ke Kamboja kecuali benar-benar diperlukan. Situasi dinilai terus memburuk dan kemungkinan konflik akan berlangsung lama dan meluas. Maka wajar saja jika seluruh pos perbatasan Thailand Kamboja kini ditutup. Seperti diketahui, perselisihan perbatasan antara Thailand dan Kamboja telah berlangsung lebih dari satu abad, terutama di sepanjang garis 817 km yang belum seluruhnya memiliki demarkasi resmi. Kedua negara kini terlibat konflik sengit di kawasan segitiga Zamrud, wilayah pertemuan perbatasan Thailand, Kamboja, dan Laos yang juga menjadi lokasi sejumlah candi kuno. Konflik yang berlarut-larut ini semakin memanaskan hubungan antara dua negara Asia Tenggara tersebut. [Musik] permusuhan historis ditambah semangat nasionalis yang berkobar di kedua negara mengakibatkan upaya untuk meredakan situasi telah terhambat. Menurut kalian, akankah situasi berkembang ke arah baru? Yeah.

Asia Tenggara memanas. Perang yang melibatkan Kamboja dan Thailand pecah saat dua negara bertetangga ini saling serang di perbatasan. Tidak tanggung-tanggung, artileri roket BM-21 Grad ditembakkan Kamboja, yang kemudian dibalas dengan peluncuran jet tempur F-16 dari arah Thailand pada hari Kamis kemarin. Kedua negara juga menarik duta besar mereka dan menurunkan hubungan ke tingkat terendah. Jika dampaknya sudah sejauh ini, sebenarnya apa yang melatarbelakangi eskalasi konflik? Simak penjelasannya dalam kronologi dan fakta seputar perang yang terangkum berikut ini!

Disclaimer: gambar, ataupun video yang ada di Channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di sini

For copyright matters please contact us at: dfsosmed@gmail.com