MOMON BERUBAH MENJADI MOB UNTUK UNGKAP RAHASIA MEREKA! feat @BANGJBLOX
Eh, apa ini, Mon? Banyak patung. Nah, jadi hari ini aku ingin melakukan sebuah eksperimen sejati, Guys. Kita akan mencoba menjadi mob yang ada di belakang sana. Kira-kira kalau jadi mob yang di belakang sini rasanya gimana ya? Oke, oke. Baiklah, tanpa basa-basi kita mulai. Kita akan bertambah-tambah jadi. Lihat, guys, ayam. Adas banget jadi ayam. Ah enggak ah. Enderman aja. Enderman. Enderman. Eh eh eh. Masa langsung loncat-loncat siatun. Aku marah jadi ayam. Apaan aku ini? Ini kayaknya menarik nih Mon. Pasti ada rahasia di dalam ini nih, Mon. Iya sih sebenarnya aku juga agak bingung kenapa Enderman ini bisa ada di Overwat? Kan seharusnya dia ada di netherw enggak sih? Hmm. Oke guys. Itu dia, Mon. Benar, Tun. Sepertinya kita akan cari tahu kenapa kamu bisa datang ke overw kita. Yuk, Tun, kita tekan tombol ini untuk berubah jadi dia. Ti! Wow! Eh, eh ada Enderman. Loh, L kita di mana? Eh, kamu juga Enderman. Kaget pula kan kita memang berubah jadi Enderman, gimana sih? Eh, iya aku udah berubah jadi Enderman. Asik asik. Eh, berarti berhasil tuh. Dan ini di mana ini? Eh, hah ini sekolah. Sekolah? Sekolah. Ini sekolah tempat para Enderman belajar matematika 1 * 1 2 gitu ya ampun. Pantas Enderman tidak pintar-pintar. Oke, oke Tun. Ayo, ayo kita coba cari rahasia Enderman, ya. Mama penasaran nih, kenapa Enderman bisa ke Overwat, ya? Kan seharusnya dia hidup di sini bareng si Dragon-Dragon. Iya gak si Tun? Iya ini Bow. Iya. Eh tunggu Tun. Kamu lihat di sini ada panah-panah. Tunggu tunggu tunggu. Sepertinya kita harus mengikuti panah ini. Halo kawan. Ampun jangan kulia. Ya ampun. Aku mau ajak kenalan untuk berteman. Sombong sekali. Emang kalau kamu berteman kamu tahu yang mana si A mana si B? Sama semua enggak sih? Muka mereka sama sih, sama dengan kita tuh. Gelap sekali. Oh, ke sini lagi. Oke, kita coba ikuti panah-panahnya, Guys. Emang kita disuruh ke mana sih ini? T, t, t, tun, coba, coba di sini, tuh. Katanya apa ini? Ujian terakhir sejati. Oh, no. Ujian terakhir parkour masalah mungkin ya, Tun. Kita itu harus belajar parkor supaya kita bisa menghindari musuh. Kan kalau Enderman tinggi-tinggi susah pakornya, Tun. Ya ampun, apa sih coba? Iya, kalau misalnya kita pakor-pakor mungkin kita bisa mendapatkan ender pearl, Guys. Gitu. Coba ya. Coba ya, Tun. Kalau kita jatuh itu artinya kita bye bye, Tun. Oh, iya sih. Serius? Aku takut jadinya. Sekali, Tun. Coba coba kau jalan dulu dah. Iya, tenang aja. Aku jaga kamu di sini. Enggak, kau mau pukul. Jangan. Jangan. Eh, oke oke oke. Guys, ini tinggi banget. Aku takut tun. E ini, ini pakai shift enggak? Pakai. Aduh, ya ampun cuma kayak gini doang loh. M masalahnya tuh katanya kalau kita sekali aja jatuh, kita akan langsung bye bye sayonara. Tuh, berarti kita gak bisa respawn lagi sama sekali. Oh, gampang ya? Enggak dong. Gampang-gampang nih, M. Lihat tuh. Noh. Iya, iya. E, ini memang bisa ini. [Musik] Eh, loh, kita udah di overwat, Guys. Kamu gimana sih? Itu aja jatuh soalnya kakiku gemetaran. Aku kan takut, Teman. Coba kok kita di sini. Uh, sekarang kita udah tahu rahasianya kenapa. Enderman bisa ada di overworld. Kalau mereka enggak lulus mengikuti ujiannya, mereka akan jatuh ke overw kita, Guys. Gitu. Ih, jatuh ke neraka. Nerakanya di sini. Luar biasa mungkin ya. Overw itu ada di bawah tune. Nah, gitu ceritanya. Ah, oke deh. Aku enggak mau berubah jadi ini lagi, Guys. Aku mau jadi momon aja. Ah. Nah, Guys, kita sudah berubah menjadi momon dan atun. Asik-asik. Ah, sekarang aku yang memilih datun. Aku pengen jadi ya kita pilih acak-acak aja ya, Guys. Kayaknya kita pilih mob kesukaan kita semua. Tedeng teng. Thomas lucu-lucu. Hai, aku mau jadi sapiya tuh. Ya ampun. Ya udahlah, ya udahlah. Ayo, ya, yuk, yuk. Aku mau jadi sapi. Ayo kita berubah jadi sapi. Apakah kita sudah kita jadi capi? Tapi lihat guys, kita jadi cape bayi-bayoy. Eh, atun yang mana ya? Eh, Tun, Atun, kamu kok jadi sapi coklat sih? Lucu amat. A gooi momo maomo mo. Cara cara atur ngomong jadi mumu, Guys. Kalau kita kan udah sampaionya enggak usah mumumu acur. Aku lapar nih, Tun. Mungkin karena aku baru mau gede kan aku pengen makan sesuatu. Mau makan apa, ya? Hmm. M enggak. Ini kok enggak sehat. Aku pengen makan wit di situ yang kita tanam. Eh, halo Thomas. Ih, lucu ya, Guys. Thomas itu sekarang udah k kalungi. Jadi, kita bisa membedakan Thomas yang asli atau bukan. Kalau kalian setuju dengan kalung Thomas, kasih like-nya ya. Oke oke oke. Ih, Tun, kamu bisa berubah warna? Oh, yoi dong. Tuh, berubah warna jadi bisa ngomong tuh. Oh, iya. Ih, lucu banget atau jadi sapi ganteng, Guys. Sapi berotot. Sigma Aura 1000 plus. Wow. Aduh, aku lapar nih. Makan yuk. Kita makan. Iya, iya. Tutup-tutup nanti keluar mereka. Aku pengen makan ini. Wih, enak ini kayaknya. [Musik] Eh, eh, Tun, kamu kok makan itu, Tun? Iya. Lebih enaklah. Om nyom. Tuh, tuh, tuh, tuh. Kamu kenapa jadi sapi karnivora Tun? Jangan sapi itu enggak makan daging ya kan kita kan sapi manusia makanlah. Tapi kan aku udah jadi sapi seutunya. Kalau makan ini bukannya enggak boleh ya? Enak kah? Oh no. Seperti stik wu serius? Uh. Momon jadi penasaran coba ya. [Musik] Berubah kan kamu kan, Guys. Gara-gara kita makan daging, kita jadi sapi Sigma. Tengik. Ah, makan lagi. Ah, asik. Ayo masuk kandang. Masuk kandang. Ini say kita main bersama mereka. Eh, aku pengen mandi. Lihat tuh, kita bisa mandi. Kuluk kuluk kuluk. Enggak, enggak, enggak suka mandi. Ayo, cepat masuk. Eh, ya sudah, ya sudah. Hmm, Guys, kalau sapi-sapi ini emang ada rahasia ya? Kalau momen kan udah tahu soal sapi. Sapi itu enggak ada rahasia apa-apa, Guys. Iya enggak sih? Ya kan? Eh, tunggu. Ada yang aneh nih. Kenapa sapi-sapi yang di belakang aku berkumpul di situ semua, Guys? Hm. Pergi, pergi, pergi, pergi, park tawuran, Tun. Mereka kenapa kumpul di sini ya, Tun? Ya, aneh banget. Lagi banyak pupuk kayaknya. Enggak mungkin. Kayaknya ada yang aneh de sama tempat ini. Eh, tuh kamu lihat ada lubang. Apa itu? Nah, itu dia. Lubang. Iya, itu lubang udara doang. Ini emang kenapa? Masa sih? Coba aku lihat. Eh, wah. Oh, ada rahasia. Ada lubang. Coba ya kita masuk ke ruang rahasia lubang ini, Guys. Itu serem nih. Gelap. Oke, Tun. Kamu coba horor sekali, Tun. Kau yakin mau masuk, Tun? Enggak, enggak. Aku gak mau masuk. Serem kayaknya. Ya ampun. Ya udah, ya udah. Aku Eh, ada sapi lagi, Tun. Eh, Tun. Eh, halo. Kamu siapa? Tunggu, ada yang aneh. Ah, dia seram, Guys. Tunggu, tunggu. Ternyata ada sapi terinfeksi di sini, Guys. Sapi yang melakukan ritual yang mengerikan. Oh no. Oh no. Guys, apa yang harus kita lakukan? Kita harus menghindari dari dia. Sampai jahat. Eh, tunggu. Dia kan melakukan ritual. Gimana kalau kita menghancurkan ritualnya aja, Guys? Jadi, kita bisa mengubah dia menjadi sapi yang utuh, Guys. Oke, kita hancurkan dulu. Ah. Kita hancurkan lagi. Oke, kita hancurkan lagi. Oke, oke, oke. Ini juga ada. Aw, aw. Ya, dia kejar aku, Guys. Papa, aku takut. Atun, tolongi. Aduh. Ampun, Bang. Bang, aku mau kembalikan kamu, Bang. Ih, ih. Guys, tinggal satu jimat lagi guys. Eh, dua dua. Iya. Ya, ya, ya. Mama aku takut kalau kita gegi dia. Apakah kita terpesi juga sama ritualnya, Guys? Ini tinggal satu yang di tengah. Iya, kabur, kabur, kabur. Oke, guys. Kita hancurkan, Guys. Uh, Guys, dia berubah sapi. Are you ok? Oh, iya dia sudah baik-baik saja dan dia udah pergi. Eh, Atun, Atun yang mana sih, Tun? Kamu yang mana? Loh, ya ampun, ya ampun. tuh berubah jadi sapi sigma lagi gara-gara makan daging. Tuh, tuntut tuh ternyata di dalam. Seram banget kamu. Ih, enggak bantu. Ah, ya. Aku kagak bilang enggak mau masuk. Iya sih, gara-gara kita masuk. Tapi enggak apa-apa, Guys. Soalnya kita berhasil menyelamatkan satu sapi saudara kita. E, udah deh, udah deh. Aku enggak mau jadi sapi lagi. Ternyata sapi itu juga ada rahasia-rahasianya. Mereka suka melakukan ritual terlarang. He, gak mau. Ayo, ayo kita jadi yang lain aja yuk. Oke. Oke, Mon. Hmm. Sekarang aku yang pilih ya. Oke. Aku mau ini aja deh. Villager. Jadi villager. Ah, villager mah enggak ada rahasia-rahasianya tuh. Paling cuma nanam-nanam kalau enggak mancing-mancing. Iya, kalau jadi villager ini aku pengen lihat kamu jadi cowok kayak gimana, y? Ya elah, jadi botak nih. Ah, tapi enggak apa-apa deh. Ya udah, karena Atun yang memilih, kita yang jadi oke kita sudah menjadi si villager, guys. Lihat mirip banget. Enggak lu to. Eh, apa? Eh, minum, minum, minum. Water battle. Minum. Eh, kenapa? Eh, kenapa? Tiba-tiba kasih aku air ya. Supaya kamu merasakan di mana pipis berdiri. Atun nih. Ah. Atun. Atun. Kita kan sekarang udah jadi villager. Kalau misalnya villager pukul golem dia bakalan marah gak ya? Susnya sih enggak gak sih, Guys? Jadi pile aja beneran ini nih. Oh, itu tuh tuh tuh, Guys. Golemnya. Hai, Golem, mana kamu? Hai, teman-temanku sayang, aku Villager. Nama aku Villager Momon sapi Purpa. Wanya wanya. Eh, uh. Dia enggak marah, Tun. Dia enggak pukul loh. Iya, iya. Oh, iya loh. Nah. Huh, mungkin karena villager yang menciptakan si Iron Golem, jadi dia enggak bakalan mukul. Eh, Tut jangan kau pukul gitu-gitu juga. Kasihan dia. Pukul kepalanya. Papi, papi, papi. Weh, nih atun nih. Enggak bener nih, Guys. Ah, ya udah ya udah tun, ayo ayo kita juga bantu villager untuk ambil-ambil ini. Wih, asik kita ambil potato. Ya ampun, atun rusak. Ah, atun. Atun atun. Kamu yang rusakin kali, please de. Enggak, bukan aku, Pak. Atun. Atun, Guys. Kita bikin villager marah sama Atun ya. Yuk, kita hancurin. Ah, atuh tuh ya. Iya, atun bener. Iya, iya. Bukan atun. Nih nih ku perbaiki cuma mau kerjain. [Tertawa] Ya udah, Tun. Karena kita sudah jadi villager, kita main air ke sungai. Wih, asik. bisa berenang ya kalau tangan dia begitu terus ya. Iya nih aku penasaran kalau dia berenang itu gimana ya? Coba ya kita berenang menggunakan villager ini guys. Wow. Wow. Dia tetap begini loh. Dia jalan loh. Dia tetap begini loh. Dia jalan dia gak bisa badannya gak bisa tondong ke depan. Oh iya guys. Si si villager ternyata dia gak bisa berenang. Oh, Mom toh, [Tepuk tangan] Tun. Tun, udah malam nih. Ayo, ayo, Tun, kita pulang. Wih, asik asik. Kita mari pulang. Hm, kita bagusan tidur di rumah villager atau kita di rumah kita aja ya, Tun? Ya, rumah villager lah. Iya juga ya. Kan kita sudah jadi villager. Seharusnya kan kita tinggal bareng villager enggak sih? Guys. Ya udah deh teman-teman, mari kita tidur di hmm kita tidur di mananya ya? Eh village kita. Aw aw. Ih ih ih banyak pintul tuh tuh. Aduh du du du. Aduh aduh aduh sakit nih. Ih jahat jahat. Tul. Uh, lihat tuh ada banyak sekali zombie-jombi. Jadi ah tu tu kita dikejar tuh tuh kita gak bisa hadapi terlalu banyak. Sembunyi tu tuh sembunyi. Sini tuh sembunyi. Tutup tutup tutup tutup tut. Rumah kita dikepung sama si zombie terus kita enggak ada tempat tidur lagi tu. Kita tidur mana dah? Aduh. Cobi pergi. Eh, masa kamu gitu? Dia enggak bisa tidur, enggak bisa napas ya. A a tidak jangan. Awas itu bukan arusan aku, Mon. Eh, nih atuh nih. E, Bang Zombie pergi. Enggak mau dia, Guys. Ah, ya sudahlah. Kita akan buat tempat tidur. Aku akan tidur di sini. Kita bolongi ini. Bye, Mon. Eh, kau tidur di mana, Tun? Eh, Atun sudah tidur. Sebentar, aku eh. Eh, Atun tidur situ. Eh, Tut. Hah? Kenapa? Kau tengok dulu. Ya ampun, apaagi ini? Ternyata villager juga menyimpan sebuah rahasia, Guys. Enggak sengaja kita ketemu, sih. Ini kira-kira apa, ya? Coba kita turun. Eh, ada garasi, Mon. Ini ruangan apa ya? garasi, Guys. Kita menemukan rahasia villager, Teman-teman. Coba tebak di belakang garasi kita ini apa, ya? Kita buka, Guys. Wow, ternyata apa? Apa? Apa? Enggak, enggak ada apa-apa. Yuk, kita pulang, Mon. Kenapa? Ini ruangan apa nih? Loh, villager selama ini ada jual. Heeh. Ada jual tiki, ada komputer, Tun. Komputer ini adalah komputer CCTV, Tun. Jangan-jangan selama ini villager memantau seluruh kota kita. Tun, diam-diam. Heh, ngapain? Kan dia bukan polisi. Aneh, benar diamondku belakangan ini hilang sih. Kamu yang ngambil kan, Tun? Kagak sembarangan. Apa? Jangan-jangan selama ini villager juga mengambil diamond kita, Tun. Iya loh, buktinya di sini banyak diamond nih, Mon. Benar. Waduh, Guys. Kita sudah tahu ternyata si villager diam-diam mengambil kesempatan untuk ambil diamond kita, Guys. Wah, enak banget. Ada vending mesine. Coba, ya, kita pakai feddy mesinnya. Wih, ada makanan. Eh, beneran kita bisa dapat Chiki enak sekali. Enak dong. Dan di sini coba kita lihat apa ini? Uh, ini uang, Tun. Uh, ini tempat kasir, Tun. Uang-uang. Iya, ya ampun. Oke, Guys. Karena kita sudah menemukan diamond dan gold yang hilang punya kita, kita akan diam-diam ambil kembali, Guys. Kita coba ambil. Ambil, ambil, ambil, ambil. Asik. Kita dapat kembali. Kita akan balas dendam sama itu ya. Villager-villager nakal, Guys. Kita ambil semuanya. Kayak raya dah. Eh, kok kaya raya? Ini kan memang punya kita. Ya sudahlah, Guys. Ayo, ayo kita naik kembali. Oke, kita naik. Hong hong hong. Aku tidak tahu. Tidak tahu. Aku tadi cuma enggak lihat apa-apa. Hah. Hah. E cuma air air air putih. Nah, ini nih. Ini botol kosong doang. Enggak ada apa-apa. [Musik] Oh no. [Musik] Atun. Anun. Anun. Anun. Dia masuk lagi, Guys. Sepertinya dia udah tahu sembunyi. Tun, sini. Ma, selamat berjuang, Atun. Iya. Dia jadi seram sekali, Guys. Ah, tidak, tidak, tidak. Ah, keberulan. Aduh, aduh. Ini atuh ditaruh ini pula. A ayo kabur kabur kabur. Ah, dia seram sekali, Guys. Ah, kabur. Udah pagi, udah pagi. Aca aca. Aduh. Aduh. Aku takut. Eh, kita ke mana? Villager. Villager itu, itu ada golf itu. Ya, yang pukul dia. Iya, iya. Betul, betul, betul. Ah, itu tuh tuh tuh. Kamu itu adalah villager jahat. Ternyata enggak semua villager jahat cuma dia. Dia menigoy. Kita berhasil. Ye, karena villag-nya sudah kita kalahkan bareng Iron Golem. Kita akan menghadiahi iron golem ini dengan iron. Atun mah gak dapat apa-apa. Pokoknya yang gold sama diamond itu punya kita. Makasih ya, Tun. Jangan kau minta-minta ini ya, Tun. Ini punyaku. Jangan kau dekat-dekat. Eh, eh, awas. Enggak mau, enggak mau. Ini, ini aku kasih kamu ini air putih minum. Oke, sekarang giliran aku ya, Tun. Aku mau jadi creeper. W cek. Ayo, ayo. Aku enggak mau. Aku mau Ender Dragon. Serius? Oke, aku pilih ini, Guys. Kita kita di mana ini? H loh. Ah. Ah. Jadi ada tnyi. Oh, tidak, tidak. Aw, aw. Ya ampun. Uh, ini adalah tempat untuk Oh, untuk membuat creeper, Guys. Ya ampun. Eh, kok enggak ada damage sama sekali? Ah, mungkin creeper itu tahan terhadap TNT, Guys. Dan ini adalah pabrik TNT. Uh, sepertinya kita sudah tersumur dengan kemampuan untuk meledak kita. Sini, sini. Aku ingin meledakkan sesuatu. Kita ledakkan apa ya? Ah, kita ledakkan pohon ini, Guys. Mari kita ledakan. [Musik] Wei, asik asik jadi creeper mah asik, guys. Baiklah, mari kita ledakkan rumahnya Atun. Atun, kau di mana? Dia gak ada di sini, Guys. Mungkin dia lagi diw. Ini adalah kesempatan kita untuk kerjain si Atun pakai Creeper, Guys. E e e e e apaan lu? Kenapa ada Ender Dragon di sini? Oh, tidak. Eh, tunggu, tunggu. Jangan, jangan itu Atun. At itu kau. Atul kau atuhkan aku. Terlalu kamu, ya. Enggak, enggak, enggak, enggak, Tun. Aku enggak mau menghancurkan kamu, Tun. Maafkan aku, Tun. Heh, sini kamu. Pokoknya aku harus makan kamu. Sini. Ah, enggak kabur, Guys. Tidak, tidak, Guys. Aku kapok. Tidak mau lagi, Guys. Kayaknya video kita cukup sampai di sini, ya. Jika teman-teman suka dengan videonya, jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Dadah
MOMON BERUBAH MENJADI MOB UNTUK UNGKAP RAHASIA MEREKA!
kepoin channel ini ya teman teman dan jangan lupa di like dan subrekkk
[ BANGJBLOX channel ]
https://www.youtube.com/channel/UClfw7Mx0Vmh4hDAT0STSohw
IKUTI JUGA :
▶TikTok : https://www.tiktok.com/@momonwayau
▶Email : minigaming1233@gmail.com
▶Instagram : https://www.instagram.com/moo_chanzz/
▶Roblox : https://www.roblox.com/groups/10331062/MOO-Team-Family#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X
#MOOMOO