Penampakan Hantu Peta Peta di Sungai Kampungnya Upin & Ipin!

Yah, kabur, Guys. Lari, Upin, lari Ipin. Ada hantu lah di sekolah kita. Ya ampun guys, kalau kayak gini terus Mister gak sanggup, Guys. Mana sekarang udah tengah malam lagi. Waduh, gimana ini Upin? Gimana? Eh, eh, Guys, Guys, Guys. Kita coba keliling kampung durian runtuh di malam hari, gimana, Guys? Waduh, temenin Mister tapi ya, Guys ya. Sambil mencari penampakan hantu peta-petanya. E, eh, Guys. Tadi mis lihat ada gendeluo di dalam situ, Guys. Ih, masih ada enggak ya gedeluonya? Semoga udah gak ada guys. Ih, takut. Ah, udah ah, udah ah. Mister takut, Guys. Mana sepeda Mister, Guys? Oh my God. E, Upin, Ipin mana sepeda kita? Macam mana tak ada sepedanya di mana, Guys? Ada yang lihat sepeda kita gak, Guys? Masa kita jalan kaki? Heleh. Ya udahlah ya kita cari sepeda atau jalan kaki lah. Biarin lah. Aduh udah tengah malam gini lagi. Waduh guys. Tunggu dulu kita lihat map dulu guys. Kita lihat map dulu. Oke ini rumah Opa. Kita disuruh pulang tapi kita gak mau pulang ya guys ya. Nah Mister mau coba ke sini nih guys. Ni ke sini nih guys. Ada apa di sana ya guys ya. Berarti kita akan coba ke sebelah sini. Oh my God. Ih seramnya. Oh, guys. Lihat, guys, petualangan kita di malam hari, ya. Begitu menyenangkan. Begitu menyenangkan. Oke. Gak ada siapa-siapa di malam hari, Guys, di Kampung Durian Runtu ini, ya. Tuh, enggak ada siapa-siapa, Guys. Coba. Inilah peluang kita. Inilah peluang kita. Ya ampun, malah main gasing malam-malam. Coba aja bisa. Wah, bisa. Sahkan. Oke, gangsing yang mana nih? Sahkan yah. Enggak bisa. Tak bisa gangsi yang ini. Oke. Gangsi ini a bisanyaing aku lah. Ada temannya tiba-tiba. Ada temannya tiba-tiba. Oh Mail. Oke. Serangan gasing membelaca. Tuh. Serangan gasing membela dua. Weca. Rasakan itu. Mister yang mana ya? Ah rasa. Mail kenapa kamu tiba-tiba ada di sini tengah malam Mail? Sip. Mantap lawan Mail nih kita, Guys. Nah, mana nih Mail? Wecau menanget. Ah, rasakan itu ya Mail. Wah, gangsingnya Mail kuat, Guys. Oh my god. Upin menangin, Upin bang ini menangin, Upin. Wah, Mail menang, guys. Kayak mana Mail nih? Hah? Ya udah, Guys. Udah, Guys. Udah, Guys. Udah cukup cukup cukup ya. Berhenti activity. Berhenti activity dah, udah cukup. Hilang lagi si Mail, Guys. Datang ke sini cuman main gas doang dia. Ada apa lag nih, Guys. Lihat, Guys. Ini udah tengah malam pas banget ya. Dan kita disuruh pulang, guys. Gak mau, ya. Gak mau kita pulang. Pokoknya kita akan mencari penampakan hantu. Oke, ini tadi kita berencananya mau ke sana tuh. Salah, bukan ke sini. Oke, kita jalan ke sini nih. Belok ke kanan nih ya, Guys, ya. Oke. Uh, Guys. Lihat tengah malam, Guys. Mencekamnya. Eh, takutnya. Oke, Guys. Tapi aman ya di sini, ya, Guys, ya. Kalau yang terlalu gelap itu yang bikin mencekam, Guys. Oke, ini tempat apa nih, Guys? Oh, sawah. Upin, Upin tengok tuh ada sawahnya. Oke, di situ. Oh, di situ ini ya, sekolah SMA-nya ya. Oke, Mister gak berani ke sana, Guys. Lebih baik kita ke sawah. Upin apa tuh? Ada kodok. Ada kodok, Upin. Lah, kodoknya kenapa kejet-kejet begitu? Kodoknya kejet-kejet, Guys. Ada ada sawah. Biasanya ada orang-orangan sawah, Guys, di sini, Guys, yang bikin horor, ya. Ada orang-orangan sawah, Guys. Tapi tak ada tak nampak di sini, Guys. Oh, ada tempat buat bermain. Oke, coba kita ke sini. Biji tomato. Ya ampun, Guys. Bahayanya nih Upin-Ipin nih, Guys. Oke, kita main di ini. Udah berarti ini tuh yang kita lihat ini. Oh, menara sawah padi gitu ya, Guys, ya. Oke, kita main-main ke hutan-hutan, Guys, sih, Guys. Kita main ke hutan-hutan, Guys, sih, Guys. Okelah, kita main ke hutan-hutan, ya. Kita mencari penampakan hantu peta-peta lagi, lagi, lagi, dan lagi. Ih, takutnya. Pokoknya kita gak mau pulang, ya. Kita cuman mau keluar malam-malam. Huh, Guys. Dingin, Guys. Dingin tuh. Sama sungai. Berenang enggak sih? Berenang enggak sih? Berenanglah. Cebyur. Bisa ke bawah enggak, ya? Bisa ke bawah, Upin. Eh, turunlah. Jangan aku sendiri. Eh, tuyul si tuyul. Eh, sinilah. Jangan aku sendiri. Macam mana la kedinginan sendiri? Upin, jomlah sini berenang. Jangan macam tulah, Upin. Heleh. Ya udah, Guys. Ada-ada aja nih si Upin. Si Ipin, Guys. Pakai berenang malammam hanyut nanti. Uh, itu tuh perlu diambil tuh. Oke, Guys. Kita ambil itu dulu, ya. Kita ambil itu dulu, Guys. Nah, ini nih poster nih. Poster. Poster. Nah, ada Jargit, Guys. Dapat poster. Let’s go. Loncat. Nah, gitu aja. Udah. Set. Set. Eh, mana sih Upin tadi? Upin, di mana kau orang? Di mana kau orang? Pin jangan macam tulah, Pin. Aku takut sangatlah, Upin. Macam jangan macam tuulah. Aku takut, Guys. Kenapa kita jadi sendiri? Mana itu si botak? Astagfirullahalazim. Kaget. Ngagetin aja, woi. Sumpah. Nah, di trailernya kita itu bisa main ini, Guys. Kita akan pergi sama-sama Upin. Nah, let’s go. Oh, bisa ini nih. Yeay, Upin. Habis ini gantian, ya. Kalau enggak aku lelas a nih dia nih. Naik sepeda apa naik ini, Guys? Naik ini aja, L guys. Tunggu dulu, Guys. Tunggu dulu, Guys. Kalian lihat enggak, Guys? Tadi itu yang itunya tuh apa namanya? yang buat nutupin apa ee jalanan itu bergerak, Guys. Kalian lihat enggak, Guys? Benar enggak tuh bergerak? Masalahnya Mister takutnya Mister salah sangka nih, Guys. Bergerak kan, Guys? Mister enggak salah lihat kan, Guys? Naikinnya aja, Le. Naikinnya aja, Le. Naikinnya aja, Le. Katanya ada yang bilang itu editan-editan. Heleh, orang ini beneran bergerak. Beneran bergerak, Guys. Editan itu editan dari mana sih? Kaget. Misternya juga, Guys. Oke. Tuh, ini ada suruh ke sini maksudnya apa, Guys? Coba kita telusurin. Apakah ke sungai yang tadi? Oke, ini benar-benar si Upin, Guys. Hutan simpan durian runtuh. Oh, ke sini maksudnya nih. Wih, wih. Gitu ya. Tapi merinding, Guys. Bisa di Oh, ke sini. Udah, udah gak? Udah, udah. Copot, copot, copot, copot. Dah, copot. Kita naik sepeda aja. Kita naik sepeda aja. Nah, biar lebih cepat ya. Naik sepeda, Guys. Ini udah tengah malam, kita masih belum mau pulang, Guys. Pokoknya enggak ada kata pulang. Engak ada kata pulang bawa ke jalan-jalan. Oke, enggak ada kata pulang. Pokoknya kita main terus, main terus. Oke, siapa dikira tuyul? Tuyul kembar. Oke. Ke mana nih, Guys? Ke mana nih, Guys? Ke mana? Oh my God. Ini seram amat. Seram amat nih rumah. Rumah siapa nih? Oh, apa tuh? Apa tuh, Upin? Apa tuh? K. Ini rumah siapa lah. Bisa. Oh, bisa dipegang doang. Oke. Ini rumah siapa, Upin? Oke, kita coba tengok. Asalamualaikum. Sesuatu yang boleh bantu kita. Asalamualaikum. Oh, bisa naik-naik ke atas, Guys. Oke, bisa naik-naik ke atas, ya. Set. Set. Eh, kagak bisa. Kagak bisa, Guys. Ih, kagak bisa. Oke. E, mana sepeda tadi? Mana sepeda? Udahlah, enggak usah naik sepeda, Guys. Kita lihat map dulu, Guys. Takutnya kesas. Oh, rumah Meeme. Rumah Meme. Di samping rumah mewi. Di sini, Guys, ada hutan. Kita ke hutan aja deh. Kita ke hutan aja, ya. Oke, Guys. Kalau malam-malam jangan ee gimana ya ngomongnya, ya? Kalau malam-malam itu jangan suka ngelihatin atap rumah orang katanya gitu, Guys. Katanya ya, Guys, ya. Kata mister soalnya takutnya ada penampakan ocong. Takutnya ada penampakan ocong katanya gitu, Guys, ya. Tapi di sini enggak ada ya, Guys, ya. Gak ada penampakan ocong di sini, Guys. Tuh, gak ada sama sekali, woi, penampakan ocongnya. Mana ada pocong di sini. Ya udah, udah kita ke rumah Meme aja, ya, Guys, ya. Eh, ke hutan rumah di samping rumah Meme sini nih. Apakah ada sesuatu yang menarik, Guys? Oke, set, set. Loncat. Set, set. Kagak bisa loncat. Heleh. Dah, sini aja. Nah, hutan di rumah Meme itu gini nih. Wah, gelapnya. Gelapnya, Guys. Tunggu dulu, tunggu dulu. Sini kan ke hutannya kan. Oke. Aduh, Guys, gelapnya, Guys. Ya udahlah, ya, karena kita pemburu hantu. Upin, let’s go. Kita adalah sang pemburu hantu. Pemburu penampakan hantu. Coba bunga berwarna-warni. Oke, ini berbahaya, Guys, ya. Aduh, gelapnya gelapnya. Ada senter ke tak? Ada senter ke? Macam mana pula tak ada senter? Kita cuma diterangin sama ini nih kunang-kunang nih. Oke, guys. Gelap dingin. Kenapa enggak pulang aja sih? Upin-Ipin benar-benar malah malah sekarang ganti profesi jadi pemburuh hantu peta-peta. Set. Set. Nah. Ah, gak bisa, Nye. Gak bisa, Nye. Coba lagi. Ulang lagi. Ulang lagi. Mister pengin ke sana, Guys. Kita mau ke sana, ya, Guys. Mana ya tadi ke mana, ya? Jalan yang enaknya itu ke mana, Guys? Ke sono atau ke sini? Sini aja deh. Sini. Set. Set, set. Nah, biarin aja kita tinggal si Upin. Oke, ini hutannya, Guys. Ini hutannya. Kalau di map Oh, kita bisa sampai ketemu sungai. Sampai ketemu sungai. Nah. Dalam situ ya. Ih, apa nih? Apa nih Upin? Apa nih? A tengoklah. Eh, coba tengoklah. Ini aku punyalah sekarang. Apa? Lemang periuk kera. Lemang periuk kera. Oh, buah, Guys. Durian. Duri hitam. Oke, kita ambil-ambilin. Aduh, makin gelap. Makin gelap lah. Aku tengok-tengok. Janganlah ke situ. Aduh, kenapa dia mck begini, woi? Ei, kenapa dia m begini? Gelap banget, Guys. Asli, Guys. Aduh, makin merinding, Guys. Misterer, Guys. Gelapnya tuh. Tapi di sana agak terang sih. Aduh, masuk-masuk hutan begini, Guys. Kagak bisa ngapa-ngapain. Macam macam apalah itu apa yang kau ambil, Upin? Ah, kaget, woi. Lihat, Guys, matanya si Upin seperti itu tuh. Jadi, jadi horor, jadi takut. Wis, kabur, Guys. Upin jangan macam tulah. Jadi takut aku jadi takut sangat. Udahlah, Guys. Udahlah, Guys. Mister makin merinding kalau di dalam hutan kayak gini di malam hari, Guys. Nah, ini sungainya nih. Nih sungainya nih, Guys. Oh my God. Ah, tengok tuh. Eh, dingin. Dingin, dingin, dingin. Bisa berenang di sungai, gak? Bisa bisa berenang di sungai. Ke Oh, tak bisa, Pin. Tak bisa Pin. Coba kita lihat di sini, Guys. Coba. Oke. Tapi ini kita bisa mancing, ya. Kita coba mancing lah ya, Guys, ya. Coba mancing lah, ya malam-malam kali. Enak. Nah, coba. Pakai umpannya ini, Guys. Yang tadi nih, buah kabung. Masih ada enggak? Sahkan. Mul. Mul. Coba kira-kira ada apa di sini, Guys? Lah, mana itunya pancingannya? Nah, ini dia nih. Nah, coba kita pancing yuk. Let’s go. Mana ya? Mana? Enggak ada, Guys. Biasanya ada ah mana enggak ada enggak ada yang berkocak gitu loh. Air-air berkocak. Air-air berkocak mana ya? Kagak ada air berkocak, deh. Cobalah kita lempar aja. Tak dapatlah di sini. Macam tuh air berkocak. Tak ada air berkocak. Itu kenapa sih Upin diam-diam aja, Guys? Ya, Guys. Kita tinggalin aja. Apa sih Upin kabur? Ada tuyul, Guys. Dia diam-diam aja, loh. Upin, kenapa kau orang? Jomlah kita cabut dari sini, Upin. Jangan buat aku takut sangat. Upin Guys, kita kabur gak sih? Kabur ggak sih? Kenapa jadi mengerikan dia? Kabur kabur kabur. Oke, masihkah dia? Oh, tuh tuh t tu tu tuh tuh. Langsung dia kayak Naruto. Kayak Naruto. Oke, kita ke mana lagi nih, Guys? Kita ke mana lagi nih, Guys? Ke hutannya udah. Oke, kita ke bagian bawah enggak sih, Guys? Ah, ini tempat apa nih, Guys? Ini tempat apa nih, Guys? Ada surau, ada itu, ada masjid. salat subuh bentar lagi nih. Okelah kita coba ke masjid kita salat subuh. Jam berapa tuh, Guys? Eh, bukan dikirain jam tahunnya duit. Oke, kita salat subuh berarti arahnya ke sini, Guys. Oke, sambil kita cari jalan ke masjid, ya. Udah paling benar ke masjid, Guys. Enggak ada setannya, udah pasti di situ mah. Oke, tak ada hantunya di masjid lah. Di surau. Ayo kita ke surau nih. Nih yang tadi nih, Guys, yang jatuh sendiri nih, ya. Jatuh sendiri, Guys. Beneran Mister enggak ngada-ngada, Guys. Jatuh sendiri itu, Guys. Ada yang bilang itu editan edit. Orang jatuh sendiri, Guys. Benar, Mister enggak bohong. Itu jatuh sendiri. Oke. Oke. Kita sambil nyari sepeda, Guys. Kalau ada sepeda, kita lebih baik naik sepeda, ya karena lebih cepat. Ini rumah siapa? Coba masuk. Bisa enggak, sih? Wih, asalamualaikum. Gak bisa. Janganlah buat gaduh di sini, Upin. Janganlah buat buat gaduh. Jangan macam tulah Upin Ipin nanti kau orang dimarahin Kak Ros. Kalau macam ni siapa nak kena marah? Kita juga. Oke ini rumah Meme yang tadi dapat tangkap yang Oke kita coba lari aja guys. Enggak ada sepeda untuk kita gunakan. Mana sepedanya? Heleh. Enggak ada sepeda. Bentar. Ini udah jalan yang tepat belum? Oke udah jalan yang tepat ya. Ini jalan pulang ke rumah sebenarnya, Guys. Tapi kita adalah duo petualang, Guys. Kita mau explore di malam hari. Y tuh Kak Ros pasti marah. Upin macam mana? Udahlah, takut kali kau sama Kak Ros. Kita cabut saja, tapi kita ambil sepeda dulu. Ah, itu macam ide yang bagus lah. Oke, kita ambil sepeda dulu. Tapi jangan sampai ketangkap sama Kak Ros nanti kita disuruh tidur. Tidak ada kata tidur. Pokoknya begadang. Jom kita tunjukkan opah atau akak kalau dia di rumah. Tunggu kan kalau kita tidur kan harus dipencet ya. K harus perlukan bantuan lagi. Coba kalau sekarang enggak usah pencet, enggak usah pencet guys. Kita enggak usah pencet ya. Enggak usah pencet macam mana? Tak ada orang tak ada orang pun. Kau rasa juran pengasa apa tuh? Gak ada orang sama sekali. Pada ke mana ya? Pada ke mana orang-orang? Woi. Orang-orang Kak Ros ke mana? Kak Ros ke mana? Kak Ros ke mana? Opah macam tulah. Tak nampak. Ya udahlah kita ke sini aja lah. Aku kita ke sini aja. Nah, terus kita ke hutan di surau sini guys. Nah, kita ke sini ya. Berarti tinggal lurus ya. Tinggal lurus nih. Tinggal lurus terus ini nih. Mister belum kita belum pernah ke sini nih, Guys. Let’s go. Kita lurus aja nih, Guys. Ya, terabas aja lah. Terabas aja lah. Nah, ini nih. Naik ini nih. Wii, let’s go. Litar tengah namanya nih, Guys. Ah, apa tuh? Tempat bu bermain. Tempat baru bermain, Upin. Oke. Yah, nyangkut. Nyangkut. Tolong, tolong. Ya, elah nyangkut. Oke, kita mau mister mau coba pakai Upin lagi ya, abangnya ya. Udahlah kita jalan di kaki. Emang disuruh ditakdirkan jalan kaki nih kita nih, Guys. Nah, itu surau bentar lagi salat subuh lah. Upin tak bisa ke sana. Kaget woi. Itu suara apa? Kok bunyi eek? Loh, kok jadi suasananya jadi seram lagi? Tadi perasaan udah udah bagus suasananya, kenapa jadi seram lagi? Oke, ini ke mana jalannya nih? Gak bisa ke sono nih. Lewat sini kah? Ada jalan setapak kah? Aduh, kenapa jalannya gelap? Surau itu. Itu Ipin, itu jalan menuju surau. Lh, Guys. Kita coba ke surau, Guys. Gak mungkin ada setan di surau ya. Tidak. Oh, ada poster. Set. Set. Ha, tengok tuh. W ada Jarjit yang sedang bersedih untuk koleksi kita. Ah, guys, apakah suraunya udah bisa dibuka? Udah bisa kebuka belum suraunya, Guys? Belum nih, Guys. Apa nama suraunya coba? Cuk, jomlah kita tengok. Surau Anur. Y, Masjid Anur. Kalau di Indonesia namanya Masjid Anur. Di sini surau Anur gitu ya, Guys, ya. Tuh, nih surau nih. Anur nih. Jangan bising. Oh, iya. Jisin, Guys. Enggak boleh berisik-berisik di masjid, ya. Masjid tempat salat. Kalau kalian pengen main di luar masjid, enggak boleh di dalam masjid, ya. Oke, ada poster lagi, Upin. Ah, tengok nih. Mari cari lebih banyak lagi. Ah, tengok tuh ada poster lagi tuh. Ah, enggak bisa masuk, Guys. Enggak bisa masuk ke dalam surau. Tak bisa masuk ke dalam surau. Ya wis, ke sini aja, Guys. Kita coba ke sini, ya. Nih rumah ini. Tempat ini nih yang masih belum bisa tahu nih, Guys. Oke, berarti arahnya ke sana kah? Oh, benar. Arahnya ke sana. Let’s go. Ada sepeda tuh. Kita maling sepeda. A. Astagfirullahalazim. Pinjam. Pinjam. Pinjam. Kita pinjam. Pinjam. Pinjam. Pinjam sepeda aja. Halo, kucing. Halo. Nah, kita pinjam sepeda. Tak bisa ini sepeda diambil. Tunggu dulu, Guys. Ada masih ada orang di situ. Masih ada orang di situ, Upin. Tengok. Jom. Tengoklah. Masih ada orang di sini. Masih ramainya. Oh, pasar malam bazar. Mau jajan enggak? Mau jajan enggak, Guys? Sedapnya bau. Apa nih? Abang jualan apa, Bang? Ini jualan apa dia, Guys? Bakar-bakaran kah? Oke, coba kita lihat ini. Abang ini jualan apa, Guys? Uh, jualan apa itu? Aku muih. Terus ini jualan apa nih? Jualan apa nih, Guys? Coba kita lihat. Daging-dagingan, ya. Daging-dagingan bazarnya, Guys. Oke, tunggu dulu, Guys. Ini jualan apa, Guys? Tunggu dulu, Guys. Tunggu dulu. Tunggu dulu. Tunggu dulu. Ini kan tengah malam ya, Guys, ya. Ini tengah malam, Guys. Terus tiba-tiba di sini ada bazar dan kalian lihat orang-orang di sini makanan sudah tersedia tapi diam-diam aja, Guys. Makanan tersedia tapi diam-diam aja, Guys. Kalian pernah dengar enggak, Guys? Ada bazar hantu, Guys. Pernah dengar enggak, Guys? Lah, ini juga aneh banget ini, Guys. Aneh banget ibu-ibu ini, Guys. Ibu-ibu ini aneh banget, Guys. Ngapain dia? Coba kita lihat ini. Kita lihat ini, Guys. Tuh, masak apa itu bapak-bapak itu, Guys? Kok aneh kali K tengok-tengok. Coba kita lihat di sini, Guys. Tuh, ya. Loh, apa yang dimasak sama abang mbak-mbak ini, Guys? Mister ragu ini, Guys. Kalau ini semuanya manusia, Guys. Pernah dengar enggak, Guys? Ada bazar yang isinya itu hantu semua, Guys. Jangan-jangan ini bazar isinya hantu semua, Guys. Kabur ggak sih, Guys? Kabur ggak sih, Guys? Udahlah, kabur aja lah. Upin, kita kabur aja. L Upin, kita kabur. Upin, Ih, takut aku di sini. kabur. Aduh, kok makin gelap, kok makin gelap?

#mistercemprenggaming

Huaaa kabur guys, lari upin lari ipin ade hantu laa di sekola kite ya ampun guys hah hah hah kalo kaya gini terus mister gak sanggup guys. Mana sekarang udah tengah malem lagi. eh eh guys kita coba keliling kampung durian runtuh di malam hari yuk guys, temenin mister guys sambil mencari penampakah hantu peta peta hiii. Tapi sebelum videonya kita mulai, like video mister sekarang juga guys. Oke langsung saja kita mulai gamenya.

Game: Upin & Ipin Universe

Email Bisnis: mistercempreng@gmail.com