My Girtlfriend Is An Alien S2 (Pacarku Alien S2) | INDO DUB | Episode 9
色不知道看著你我的可愛我 Silakan. Terima kasih. Si ini adalah perusahaan. Aku hanya ingin mengambil gelas. ya. Iya. Itu yang kemarin ya di email sudah tinggal sudah aku kirimkan iya ke sana. Iya. Nah, serahkan ke direksianglang. Halo. Jangan lupa notular rapat. Oh, iya. Baik. Terima kasih. Terima kasih ya, Pak. Oh, iya. Tunggu. Iya, baca. Oke. Apakah tidak ada yang ingin kau katakan? Ke bagian finance ini. Ada peneluaran ini untuk apa ya? Yang ini bagaimana coba statistik data. Kau juga menyuruhku mengerjakan ini. Sekarang sudah tidak ada urusan lagi. Terima kasih. Kerja bagus. Aneh. Presdir, rapat resmi dimulai pukul .00 sore. Presdir, presdir, pang kau tidak apa-apa kan? Eh, asisten Han. Hm. Aku punya teman pria. Eh, bukan. Maksudku berjenis kelamin pria. Memangnya masih punya teman dengan sifat begini? Jangan-jangan hanya teman khayalan. Mm. Maaf mau bertanya. Apa teman pramu ini sekarang sedang mengalami masalah? Teman prilaku ini dicium oleh seorang wanita. Astaga. Pres Dirfang dicium seseorang. Dia berharap wanita ini bisa memberikannya penjelasan. Namun wanita itu juga tidak memberikan penjelasan apapun padanya. Terakhir, seluruh sikapnya juga mendadak berubah menjadi dingin. Tidak bisa dimengerti. Oh. Oh, ternyata Presidir diabaikan oleh Nona Chay. Roda nasib selalu berputar. Langit adil kepada semua orang. Eh, Presidir, sebenarnya sekarang era apa? Memangnya kenapa kalau dicium sekali? Apalagi yang harus dijelaskan setelah mencium? Oh, iya, Presidir. Itu bukan ciuman pertama teman priamu, kan? Tidak bisa dipastikan. Nona Cai sudah meregu cuma pertama Presiden Irfang. Bagus sekali. Eh, aku teringat hari ini akan menerima gaji. Presidir begini. Jika cai, jika wanita yang mencium teman priamu itu mendadak berubah sangat dingin, menurut analisisku seharusnya dia sedang bermain tarik ulur. Dengan otaknya itu, mana mungkin dia bisa berpikir seperti ini. Ini tidak penting. Yang penting adalah apakah teman priamu itu bersedia ditarik? Jika bersedia, maka akan mudah diatasi. Cukup lebih inisiatif saja. Yang paling bagus datang dengan inisiatif sendiri. Hari ini aku terus mengabaikan Fanglang. Sebagai asistennya Presdir, menurutku sikapmu sudah keterlaluan. Bagaimana boleh kau berbuat begitu pada Presdir? Namun sebagai pendukung menurutku tindakanmu sangat bagus. Kau membuat presdir sampai benar-benar sangat kebingungan. Hai, apa kau sudah menggunakan jurus tarik ulur? Kau menyadarinya? He, kau sudah tahu? Ku merasa aktingku tadi kurang bagus. Bukankah aktingku agak sedikit berlebihan? Hmm. Ekspresi dan sikapmu yang tadi itu sangat bagus. Benarkah? Iya, sangat bagus. Namun, masih kekurangan koordinasi fisik. Oh, misalnya begini. Pertama rayu, kedua campakan, ketiga memutar mata. Kau lihat seperti ini. Rayu campakan memutar mata. Ekspresikan niat meremehkan meremehkan meremehkan meremehkan. Ayo lebih rileks. Meremehkan. Benar. Benar. Fredir di rumah pergi ke ruangan. Baik dia memanggilku. Sang semangat ya. Ingat, gunakan gerakan ini. Ingat, ingat. Benar. Perim. Hai, ada urusan apa mencariku? Duduklah. Presidir mengejar, dia kabur. Presidir bilang, “Kau harus bertanggung jawab atas ciuman pertamaku. Ayam goreng kemarin aku menemukan sebuah toko ayam goreng yang sangat enak. Aku akan mengajakmu makan malam juga sebagai kompensasi untukmu. Ayam goreng. Ayam goreng lagi. Aku sudah bosan. Bukankah kemarin kau bilang menyukai ayam goreng? Kenapa mendadak bosan? Ada banyak makanan yang kusukai. Anak domba kukus, cekar beruang kukus, tanduk rusak kukus, bebek angsa ayam bakar, bebek angsa ayam rebus, bebek angsa ayam banggang. Apakah pah ayam goreng tidak bisa memuaskanmu lagi? Meski bisa memuaskanku, tapi ia juga hanya paha ayam. C Siovi, bisakah kau lebih bertanggung jawab? Perbuatan yang sudah dimulai itu harus diakhiri. Jika sejak awal kau memang tidak suka paha ayam, maka kau jangan mengganggunya atau mengajukan permintaan padanya di pertengahan. Namun, kau tidak boleh mendadak mengabaikan paha ayam tanpa mengatakan apapun. Apa paha ayam peduli hal itu? Tentu saja aku peduli. Maksudku paha ayam. Kau ini dasar aneh. Aku tidak akan makan pah ayam lagi. Ganti jadi bebek. Kau mau apa, Sio? Sebenarnya trik apa yang sedang kau mainkan? Mengapa jurus tarik ulur ini bisa membuatnya marah? Dasar aneh. Memangnya trik apa yang bisa k mainkan? Banyak pekerjaan yang belum selesai. Kok malah menyeretku untuk membicarkan paha ayam dan hal aneh sejak tadi. Dasar. Aku tidak mau ngobrol lagi. Aku pergi. Hah? Apa? Apa kau sudah tahu kesalahanmu? Eh, Cay. Eh, bagaimana bisa kau begitu tidak bertanggung jawab dan meremehkanku seperti itu? H ketika Direktur arogan terus menguji, mari kita lihat bagaimana cara dia memutarbalikkan situasi dengan indah. E, Presid Dirfang, bukankah kau yang memberikan pekerjaan pada Casochi? Aku tanya padamu. Dia seorang pesuruh. Kenapa dia bisa punya banyak begitu pekerjaan? Eh, Presdir, aku tidak memberikan pekerjaan apapun. Bukankah Presdir yang menyuruh Nona Cai melakukan serah terima proyek dengan perusahaan desain The One? Presir. Presir menyesalinya. Presidir, 10 menit lagi rapat. Eh, halo. Aku ingin menemui manajer uang. Mohon menunggu. Ada orang yang mencari manajer uang. Baik, manajer uang sedang keluar. Nono datanglah di lain hari. Tapi aku sudah membuat janji bertemu dengannya pukul 15.00 sore ini. Keluar mendadak itu sangat wajar. Untuk apa diributkan? ini eh direktur Ciang. Ternyata kau apa kau ingat sebelumnya kita pernah bertemu di pesta? Ya, aku ingat. Apa hari ini kau datang untuk serah terima pekerjaan? Benar, aku datang untuk menemui manajer uang. Namun, dia bilang manajer uang tidak ada. Jadi, aku berencana ingin kembali. Nanti kita ngobrol lagi, ya. Serah terima pekerjaan apa bisa langsung serah terima padaku. Kesimpulannya menurutku membangun departemen pengembangan juga sangat diperlukan. Jadi sekali lagi kuus usulkan rencana persiapan departemen pengembangan. Pres Dirfang. Produk departemen kosmetik perusahaan kita sekarang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan. Berbuat berlebihan dengan membangun departemen pengembangan. bukan hanya akan menambah beban biaya, tapi juga tidak bisa menjamin kemampuan konsumen dalam terima konsep produk baru. Jadi menurutku jangan membahas tentang pengembangan departemen lagi. Meskipun sekarang produk perusahaan sudah memiliki konsumen tetap, tapi selama ada kesempatan untuk memperluas lapisan konsumen, tidak semestinya kita hanya menikmati prestasi tanpa niat untuk membuat kemajuan. Memangnya kenapa bila nikmati prestasi? Kau terlalu muda. Benakmu hanya berpikir ingin membuat terobosan baru. Terkadang barang yang lama adalah barang terbaik. Jika tidak percaya, kau tanya pada semua orang. Kau hanya merasa departemenmu ini yang bermanfaat bagi perusahaan. Dikatakan kemenangannya kalau begitu caranya tidak mungkin dilakukan. Menurutku perkataan Fres Dirfang sangat masuk akal. Dulu aku merasa membangun departemen pengkembangan benar-benar tidak diperlukan. Namun, Fres Dirvang telah memberiku sebuah pelajaran dengan aksi nyata. Sudah-sudahlah, jika matamu sakit, periksa saja ke dokter. Jangan karena punya banyak pengalaman kita jadi merasa semua pengalaman yang lalu itu benar. Anak muda memang bisa membawakan inovasi dan semangat untuk perusahaan. Jadi, jika Presiden Fang yakin bisa membawakan nilai yang lebih besar untuk perusahaan melalui departemen pengembangan, maka menurutku usulan ini harus disetujui. Iya, iya. Benar. Iya, benar. Terima kasih sekali. Benar. Pres Dirfang, sungguh tidak disangka kau berhasil membujuk Prestir Jo. Ini juga bagus. Aku justru ingin melihat nilai apa yang bisa dicapai oleh Departemen Pengembangan. Kalau sampai kecewakan dewan direksi, tanggung jawabmu kali ini akan sangat besar. Paman, Kang, Presidir. Paman Kang benar-benar sudah terlalu mencemaskan kita. Hm. Paman harus perhatikan jumlah rambut kau ini. Heeh. Aduh, Presidir. Kita membangun departemen pengembangan ini hal yang sangat penting. Bukankah kita harus merayakannya? Merayakannya? Hm. Apakah Ciochi sudah pulang? Mana mungkin. Nona sedang keluar untuk serah terima pekerjaan dengan perusahaan dewan. Perusahaan ini benar-benar sangat sulit ditangani. Ke depannya Nona pasti akan sering bekerja di luar kantor. Presir, peribahasa yang cocok untukmu adalah senjata makan tuan. Oh ya, Persir, perbanyak makan-makan manis agar peramu senang. Ternyata pembicaraan ini bisa selesai semudah ini. Ini juga tidak begitu mengerepotkan. Sebentar lagi jam akan tiba. Aku akan mentraktirmu makan. Ah, tidak perlu. Aku akan langsung pulang nanti. Bagaimanapun juga ini pertemuan kedua kita termasuk berjodoh kan? Sungguh tidak perlu. Akan kut traktir ayam goreng. Ayo, makanlah pelan-pelan. Tidak ada yang merembutnya darimu. Bagaimana kalau aku pesankan seporsi lagi untuk kau bawa pulang? Aku jadi merasa tidak enak, Bos. I, apa bisa bungkuskan tiga porsi lagi untukku? Baik, mohon tunggu sebentar. Terima kasih. Kau tidak mau makan? Aku tidak biasa makanan berminyak seperti ini. Fangleng juga tidak makan ini. Apa semua direktur tidak makan makanan ini? Aku saja yang makan. Kau dan Pres Dirfang itu apa sangat dekat? Kami punya hubungan mengeksploitasi dan dieksploitasi. Ada apa kau mengenalnya? Aku pernah melihatnya di pesta. Aku melihatnya menarik tanganmu saat berjalan keluar dan seperti kawin lari. Jangan-jangan kalian ini pacaran ya? Minum ini. Makanlah pelan-pelan. Imajinasimu sedikit terlalu berlebihan. Kenapa juga jadi pacaran? Aku baru saja bilang hanya hubungan eksploitasi. Mengapa berhenti di sini? Asisten Han bilang Presidir sudah memesan meja di toko ini. Tidak perlu lagi. Pulang saja. Baik, tunggu. Ayo habiskan makan yang banyak ya. Ah, kau. H. Ah. H. Eh. Halo. Hah. E eh kau tunggu sebentar, Posku datang. Aku pergi dulu. Terima kasih. Kau makan saja. Sampai jumpa. Hari ini aku sangat senang. Terima kasih. Aku pergi dulu. Sampai jumpa. Ci, ada apa, Bos? Hah? Kau ada urusan apa? Bukan k bilang kau tidak suka makan ayam goreng. Zodiakku zodiak udara. Jalan pikiranku sangat mudah berubah. Ah, lucu sekali. Aku tidak suka makan pagi, sukanya sore. Apa ada masalah? Apa yang kau lakukan? Kau mau apa? Eh, hei. Halo. Apakah kalian suka makan ayam goreng? Ini untuk kalian. E, mengapa kau memberikan ayam itu kepada orang lain? Orang lain? Apa yang kau lakukan? Maaf sebaiknya ayam ini e ah. Coi dengarkan aku baik-baik. Mulai hari ini kau hanya boleh memakan ayam goreng yang ku belikan. Kau tidak boleh makan ayam goreng dari orang lain. Turunkan aku. Apa kau gila? Hah? Fanglong. Hah? Apa yang kau lakukan? Aku juga mau seperti itu. Merekrut pegawai, mempromosikan toko, mengembangkan produk baru. Semua ini memerlukan dukungan dana tertentu. Jika kau bisa menemukan investor dan mendapatkan investasi, ini merupakan jalan pintas menuju perintisan bisnis. Siochi, aku ingin bicara denganmu. Kalau nanti kau dan pacaran, bisa kau memintanya investasi di toko kita. Aku akan bilang kalau toko kita ini akan membuka 100.000 cabang di seluruh negara dan akan terdaftar. Oh iya, aku lupa tanya padamu bagaimana hasil dari jurus tarik ulur yang waktu itu. Bukan hanya tidak berhasil kudapatkan, tapi sepertinya aku juga sudah membuatnya marah. Jika kau ingin mengharapkanku, aku rasa toko ini akan bangkrut. Hah? Kenapa ingin kaya dalam semalam saja begitu sulit? Aku kasih tahu ya, Kak Cha. Sebenarnya kaya dalam semalam bukan mengandalkan presir, tapi ibunya. Aku menemukan sebuah situs web sastra bernama Chinhai. Artikelnya tentang presdir dengan nilai ulasan di atas 9. Semuanya pasti punya alur klasik yang sama, yaitu ibunya Presdir menemui protagonis wanita, melemparkan 5 juta yuan padanya dan menyuruhnya meninggalkan Presir. 5 juta yuan. Selamat datang. Siapa Ciochi? Kau Caiochi. Aku ada urusan mencarimu. Aku sewa seluruh toko. Maaf, Nyonya. Sewa seluruh toko di tempat ini sangat mahal. Apakah aku kekurangan uang? Sombong sekali. Sangat arogan. Shopu kosongkan toko. Iya. Semangat. Hah? Mengapa tutup untuk sementara? Maaf, hari ini toko kami sudah disewa. Padahal aku ingin minum segelas kopi. Letak saja agak sore. Aku sudah menyelidikinya baik tentang produk kosmetik perusahaan ataupun departemen pengembangan. Aku tahu kaulah yang selalu diam-diam membantu Fanglong. Ibunya Presdir menemui protagonis wanita, melemparkan 5 juta yuan padanya dan menyuruhnya meninggalkan Presdir. Tidak peduli berapapun uang yang kau berikan, aku tidak akan meninggalkan Fanglong. Maksudku bukan seperti itu. Tidak perlu bicara lagi. Cinta itu tidak ternilai harganya. Aku pacaran dengan Fangleng juga memang bukan demi uang. Justru karena kalian pacaran, maka aku Makanya kau ingin menggunakan uang untuk menyikirkanku, kan? Namun kau tenang saja, aku tidak akan setuju. Kau benar-benar sudah salah paham. Aku bukan memberikan uang agar kau pergi, tapi aku ingin agar kau bertahan. Orang yang bijak akan berterus terang. Ayo kita bekerja sama. Kerja sama? Bukankah selama ini dia benci Fangleng? Mengapa ingin bekerja sama denganku? Tugasmu mudah. Kau hanya perlu melaporkan setiap gerak-gerik Fangleng padaku. Rapat apa saja yang dia ikuti, klien apa yang dia temui, proyek yang dia kerjakan. Nominalnya segini. Bagaimana? 5 juta yuan. Akhirnya cocok dengan alur dalam novel. Kau ingin aku mengkhianati Fanglong? Kalau gitu nominalnya harus segini. Usiamu masih muda, tapi ambisimu cukup besar. Baik, aku akan menggandakan nominalnya asalkan kau bisa menyelesaikan tugas. Demi membuatku mengkhianati Fanglang, kau bahkan bersedia membayarku 10 juta, Yuan. Harapanmu terlalu tinggi. Kartu ini berisi 100.000 yuan. Lupakan jika tidak mau profesional. Masuk Presir. Kenapa kau yang mengantar kopi? Ee ah. Nona cuti. Dia juga tidak apa-apa. Dia akan kembali setelah istirahat. Presidir tidak usah khawatir kembali. Kau menyembunyikan sesuatu dariku. Sebenarnya sebenarnya ini bukan masalah besar. Hanya saja barusan aku melihat Nona dan Chose Chin sedang bersama. Selain itu, Cosin memberikan selembar kartu. Tentu saja ini salah Cos Chin. Seharusnya kita mempercayai Nona Chay. Presidir. Kalau kau marah maka lampiaskan saja. Jangan sampai sakit karena memendam amarah. E kopi ini terlalu panas. Biar aku saja. Presir tenang saja. Di hatiku kau selalu menjadi bos yang tangguh. Walaupun kekasihmu selalu berganti. Meskipun sudah kehilangan kekasih, tapi punya aku sebagai asisten. Presir, apa perasaanmu sudah lebih baik? Hah? Barusan aku hanya ingin minum seteguh kopi. Ah. Ah. Jika Nuna Cai benar-benar mengkhianatimu, kau berencana melakukan apa? Menurutku, dia bukan orang seperti itu. Kalau begitu, masalah selesai. Kau percaya saja pada penilaianmu sendiri tidak perlu dipikirkan lagi. Namun, sepertinya dia baru menerima uang dari Soecin. Apa? Karena hari lusa makanya emosimu belakangan ini sangat sensitif terutama takut orang dekat yang kau percaya meninggalkan dirimu. Chai ikut dalam beberapa proyek penting perusahaan. Aku tidak ingin membiarkan Cho Secin berkesempatan untuk merusak perusahaan. Kau punya pendapat atau penilaian lain? Sebenarnya gerakan fisik dan detail ekspresi manusia bisa mengungkapkan isi hati seseorang. Kau bisa mencoba mengamatinya. Saat orang biasa mendapatkan uang nominal besar, biasanya dia akan meredakan stres dengan melakukan konsumsi impulsif. Wah, teman-teman hari ini beli saja apapun yang kalian mau. Aku akan bayar semuanya. Aku adalah orang yang punya uang. Yang panjang umur aku selamat datang. Ini produk baru yang baru saja tiba. Bila daftar sebagai anggota dapat diskon. Tidak perlu diskon. Hari ini kami punya uang. Hah? Beli. Yang memberikan diskon artinya meremehkan kami. Benar. Aku suka yang ini. Beli. Yang ini juga bagus. Yang ini bagus. Bisa aja kalau suka. Yang ini juga ya. Bayar. Sangat cantik. Benar kan? He berbeda dari biasanya. Kalau gitu aku beli ini. Nona, semua temanmu sudah memilih. Ini tagihanmu. Baik, kalau gitu hitung juga baju yang ini. Baik. Hah. Aku akan beli punya mereka dulu. Punyaku tidak jadi. Kenapa? Bajunya sangat cantik. Benar kan, Siopo? Kok beli saja? Tapi kain ini sangat sedikit tipis. Mengapa harganya begitu mahal? Ini baju edisi terbatas buat tantangan di toko kami. Maaf, apa harganya melampaui anggaranmu? Ini bicara apa? Shochi sekarang sangat kaya. Ee maaf maksudku bukan seperti itu. E rasanya saat dipakai kainnya agak menusuk kulit. Rasanya tidak terlalu nyata. Benarkah? Benarkah? Ini bahkan katun linan anti alergi ringan pasti tidak akan menusuk kulit. Benarkah? Tapi aku merasa bagian pinggang ini sedikit ketat tidak terlalu nyaman. Ini efek perampingan pinggang bawaan dari baju lembut dan tidak terlalu menekan. Bisa membentuk tubuh dan mengurangi lemak. Oh. Tapi warna ini tidak terlalu cantik. Ini warna merah muda yang dipadukan secara eksklusif oleh desainer. Bahkan ada hak patennya. Oh, wah. Benar-benar tidak ada kekurangan lain selain mahal. Em, tidak apa-apa. Aku akan memikirkannya lagi. Aku akan beli semua ini dulu. Baik. Kita sudah berkeliling lama sekali tapi kau tidak membelikan apa-apa. Schi kau keluar untuk belanja. Setidaknya kau beli satu untuk dirimu sendiri. Tidak apa-apa. Aku akan beli. Tapi bajunya sangat bagus. Iya. He saat orang biasa mendapatkan uang nominal besar biasanya dia akan meredakan stres dengan melakukan konsumsi impulsif ini untukmu. Untuk kau hah apa ada yang membuatnya marah? Apa mungkin dia merasa hadiahmu sangat sedikit? Mereka pergi membeli banyak barang mewah. Menurutku, dia benar-benar sudah disuap. semuanya, besok malam pukul 20 kita makan hotpot di toko teh susu Kak Cha sampai jumpa. Bukankah kau ingin bertemu dengan Chaochi? Sekarang sudah ada kesempatan. ini sudah matang. Hm. Baiklah. Masih ada Tes Susu. Ah, kenapa kau bisa datang? Aku baru pindah ke apartemen S ke gedung nomor Aku di gedung nomor 7. Kita menjadi tetangga. Sekarang kau sedang bekerja paru waktu di tempat. Benar, aku tidak ada kerjaan, jadi aku bantu di toko temanku. Tapi sekarang toko kami sudah tutup. Aku tidak bisa memberikanmu teh susu. Kau tunggu sebentar. Kamu minum ini saja. Kalau begitu aku tidak menolak. Oh, iya. Toko kalian biasa melayani pesan antar. tentu saja bisa diantar. Kau tunggu sebentar, kau tambahkan kontak Weich Chatku. Sudah Kirimkan. Baik. Baiklah kalau begitu aku pergi ya. Ah, baik. Kita kontak dengan WC nanti. Sampai jumpa dah. Sai jumpa. Sampai jumpa. Shoi. Pemuda yang barusan itu cukup taman juga. Ah, dia adalah klienku. Benarkah? Benar. Kalau begini aku sudah bisa tenang. Aku katakan padamu, aku sangat tegas dalam mendukung pasangan Leng Chi. Jika perasaanmu berubah di pertengahan, aku orang pertama yang menentang. Tenang saja, Kakak Cai. Dia hanya sebuah misi bagiku. Pasti tidak akan. Aku sangat suka sikap seperti ini. Punya tujuan yang jelas, sederhana, dan terus terang. Siochi. Eh, mengapa kau mendadak terpikir mentraktir kami makan hotpot? Tentu saja karena Fangleng yang perhitungan. Kemarin dia marah karena hadiah dariku sangat sedikit. Jadi, dia marah dan mengabaikanku. Tapi Kakak Cai sudah bilang tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi dengan makan hotpot. Jika tidak efektif, maka kita makan dua kali. Namun, siapa kontak bernama Busur Panjang di dalam grup obrolan itu? Oh, aku sudah memeriksa wichet orang ini. Sepertinya dia membuka klinik psikolog sendiri. Dia juga profesor honorer di sebuah universitas. Tidak perlu dipikirkan lagi, dia pasti seorang dokter yang berusia tua. Aku akan mengambil sayur. Aku juga ikut. Oh, Kakak. Eh, si yang mana? Mulong Yuni, akhirnya kau sudah kembali. Kau masih belum bisa melupakanku. Benar kan? Aku adalah Cicay. Caic. Apa kau sudah lupa? Cay. 5 tahun yang lalu kau pergi begitu saja, tidak meninggalkan pesan apapun juga. Apa kau tahu bagaimana hidupku selama 5 tahun ini? Nona, kau pasti salah orang. Seharusnya kita baru pertama kali bertemu. Kakak Cai ini adalah drter Chang. Dia seorang psikolog. Dia baru saja pulang dari Inggris setelah kuliah 5 tahun. Jadi sebenarnya dia bukan orang yang kau maksud. Kakak Cai, apa kau salah orang? Wajah kalian sama persis kecuali Mulongku. Dia orang Mediteran yang selalu memakai rambut palsu. Namun rambutmu itu asli. Benar. Apakah aku benar-benar salah orang? Eh, ada apa denganmu? Aku tidak tahu ini. Eh, aku tidak. Kau pasti menanam rambut palsu. Benar kan? Hasilnya benar-benar sangat bagus. Daris rambutku sudah sedikit mundur. Bisa kau perkenalkan dokter itu padaku? Ah, aku benar-benar hanya seorang psikolog. Aku tidak bisa menanam rambut. Kau benar-benar sudah salah orang. Coba perlihatkan tangan kananmu. Mulongku punya sebuah tahi lalat di telapak tangan kanannya. Namun kau ternyata tidak punya. Aku benar-benar salah orang. Maaf ini benar-benar memalukan. Aku akan memeriksanya. Tunggu. Ini kau menyuruhku datang untuk mengamati si Ochi. Kenapa sekarang malah muncul masalah baru? Rambutku ditarik juga dibilang menanam rambut. Tidak tahu. Tapi orang yang tadi mengejar ke dalam itu adalah Chuchi. Ekspresinya memang sangat terus terang. Dia juga tidak mencoba sengaja menghindari pandanganmu. Seharusnya dia tidak berhasil disuap oleh Ja Secin. Kakak jangan melamun lagi. Kemari dan duduk. Baik. Ayo ke sana. Kakak Chay, apa kau menangis? Kau hanya pura-pura? Jarang sekali ada pria tampan yang datang. Makanya aku rela menangis. Tentu saja aku harus mendandani diriku dengan cantik. Sekarang aku tanya, bagaimanakah KC memperlakukanmu selama ini? Sangat baik. Kalau begitu, bukankah seharusnya kau membalas kebaikanku? Benar. Kalau begitu dengarkan aku. Nanti saat makan kau harus menjamin aku bisa duduk bersama dengan dokter Chang. Kau mengerti? Ha. Serahkan saja padaku. Eh, tunggu sebentar. Aku ingat sepertinya kursi itu rusak. Rusak? Benar. Kamu tidak boleh duduk di kursi rusak? Duduk di sana saja. Maaf, bumbunya datang. Ayo, ingin makan rasa apa? Silakan ambil sendiri. Duduk-duduk. Ayo. Pasta bawang putih, dan ketumbar. Fang. Heh. Kita tukar tempat. E kenapa? Aku merasa tempat dudukku sangat bagus. Aku rasa tempatmu lebih baik. Ah. Ayo tukar tempat denganu. Kau sangat peka. Eh, mengapa tidak bisa dinyalakan? Kakak C apa kok bisa ini? Tidak bisa. Aku bisa. Aku paling bisa. Coba bikah. Ha, sayang kau lupa mencolokkan stekernya. Kau lihat kau duduk di sana saja biar aku duduk di sini. Aku akan mencoloknya. Aku mau ambil sayur. Sudah. Cuaca hari ini sangat dingin. Sangat cocok untuk makan hotpot. Kita harus makan yang banyak. Perbanyak makan daging. Sudah datang lobster, abalon, dan daging sapi. Wow. Uh. Taruh daging sapi di sana. Si apa kau menang lotre? Eh, bisa dibilang mendapat uang cuma-cuma dari langit. Oh, berarti kau dapat uang tanpa kerja. Dapat uang tanpa kerja impian setiap orang. Aku tidak mudah memanfaatkan orang lain. Tapi jika orang itu meminta dimanfaatkan, aku tidak mungkin menolak, kan? Ayo, mulai makan. Aku mau ambil bir. Hei, kau tidak tahu bir di mana? Benar kan? Aku akan bantumu. Tidak perlu. Ngapa kau masih marah? itu kukatakan padamu yang penting dari hadiah adalah ketulusannya bukan jumlahnya. Kau lihat lucu sekali. Lalu ini nih kartu yang Chos Siicin berikan padaku. Total isinya ada 100.000 yuan. Aku membelikan baju dan alat elektronik untuk Chiaopu dan Kakak Chai juga membeli minuman dan bahan makanan di luar. Mungkin tersisa R50.000 yon saja. Sisanya untukmu dan departemen pengembangan. Ah, aku akan bantumu menyimpannya. Ah, sudah. Kenapa dia memberimu uang? Huh, dia sangat mahir menilai. Dia bisa melihat bahwa aku adalah asisten andalanmu. Jadi, dia ingin menyuapku agar menjadi mata-mata. Kau memberitahuku begitu saja. Tentu saja. Aku tentu tidak boleh mempercayainya. Benar kan? Ada lagi. Cara terbaik untuk menghadapi aksi penyuapan adalah menerima suapan terlebih dahulu baru menyerang kembali dengan aksi. Apa kau sudah mengambil bir? Aku datang. Aku pergi mengantar bir. Ternyata seperti itu. Cukup lucu juga. Bebek kecil. Eh, Pres Dirfang kok tidak makan hotpot bersama mereka di luar? Aku baru ingin pergi. Oh, iya. Eh, eh, ada satu hal yang ingin aku jelaskan kepadamu. Shochi bukanlah seorang gadis yang pelit. Sebenarnya kemarin dia sudah membelikan hadiah untukku dan Shopu. Namun dia tidak rela membeli gaun yang paling dia sukai. Sekarang sudah tidak banyak gadis yang sepolos Xiao Chi. Jadi, kau harus menghargainya dengan sangat baik. Eh, terima kasih Kakak Cai. Ini anggur Lafit tahun 1982 yang kusimpan selama bertahun-tahun. Aku tidak akan mengeluarkannya pada acara biasa. Hmm, anggur bagus. Hari ini benar-benar sangat menyenangkan. Kita punya teman baru lagi. Semoga kita bahagia. Bers bersulang bersulang. Kenapa kau tidak minum? Sepertinya tidak ada reaksi apapun. Berarti alkohol tidak berefek pada robot. Enak. Kau sudah makan delapan bakso. Seharusnya yang ini untukku. Tidak, kau juga sudah makan sepeding udang kau ini. Jangan bertengar lagi. Terima kasih, Kak. Kau sudah makan terlalu banyak, terlalu boros. Ini perbanyak makan lobster. Semua ini untukmu. Terima kasih, Kakak. Kau terlalu cepat berubah. Aku tidak pernah makan makanan laut segar setelah pulang ke Tiongkok. Kurangi makanmu. Hm. Ini makanlah. Lagi pula uang untuk membeli makanan ini dari ibumu. Uang ini akan segera bisa kau hasilkan sendiri. Asalkan kau sudah menjadi seorang pelukis terkenal, kau bisa membeli berapa banyak pun yang kau mau. Masuk akal. Ini untukmu, Kakak. Ini adalah catatan belanja Ciao selama beberapa hari ini. Kemarin dia pergi membeli beberapa baju di SKB. Saat siang dia pergi ke pasar makanan laut untuk memb Lobster dan Abalon. Kakak, bagaimana kau bisa tahu? Kau lihat Sai Chioi ini. Aku menyuruhnya melaporkan setiap gerak-gerik Fangleng. Namun apa yang dia katakan padaku? Pukul 20.30 Fangleng makan hot. Dia makan pakcoy dan otak hewan tidak suka makan makanan laut. Menurutmu, apakah otak anak ini bodoh? Tidak mungkin. Saat pertama kali bicara dengannya, aku ditipu olinya sebanyak 1000 Yuan. Mungkin karena baru pertama kali jadi mata-mata jadi aku tidak pahami tugasnya. Uang 100.000 yuan sudah hampir habis. Aku hanya tahu Fangleng suka saus celup minyak wijen. Masih belum dibuang. Dasar kekanakan sekali. Ini lucu. Ah, enak sekali. Inilah laporan yang kau kirimkan padanya. Aku sudah menerima uangnya. Tentu harus bekerja sedikit kan. Aku orang yang bisa dipercaya. Soui, ayo sini bantu aku. Baik, aku mau membantunya. Bagaimana pengamatanmu? Menurutku Sii sama sekali tidak seperti manusia. Apa? Manusia adalah makhluk yang paling rumit. Tapi kau lihat dia. Si sangat polos. Kok sama sekali tidak bisa merasakan keinginan atau rasa egoisnya. Dia hanya murni menyukaimu saja. Tapi dia tetap saja telah menerima uang Cing. Benar. Sebelumnya dia menerima uang, tapi kau memakai barang yang dibeli dengan uang itu kan? Aku lihat semuanya. Kau tenang saja. Tadi Kakak Cai sudah bilang langsung padaku. Si sudah sangat lama menyukaimu. Jika bukan karena kau yang selalu bersikap dingin, perkembangan dan tempo hubungan kalian tidak akan selamat ini. Dalam percintaan yang paling ditakuti bukanlah keraguan melainkan suka tapi tidak sadar. Sebagai teman dan pendukung, kami bisa membantumu mengatasi keraguanmu. Tapi itu rasa suka atau bukan? Hanya kau sendiri yang tahu. Terima kasih. Aku pergi dulu. Hah? Kau tidak apa-apa kan? Siopu kau? Cepat. Ayo jalan lurus. Jalan lurus. Ayo jalan lurus. Jalan lurus. Siapuh? Ayo lanjut minum lagi. Berikan bir itu. Ah, aku tidak bisa mengaturnya. Si kau sudah membantuku menghadapi Chos Chi. Sebagai balasannya, aku akan mengajakmu pembelanjaan di mall. Baiklah. Tapi pada pukul segini semua mall sudah tutup kan? K