ADA ANOMALI DI BALIK PINTU – Who’s at the door?
yang tersembunyi, Teman-teman, ya. Jadi, di game ini ada empat halusinasi yang tersembunyi. Nah, itu yang belum kita temukan, Teman-teman, ya. Jadi, Abang bakalan menemukan dan mencari halusinasi tersebut, ya. Tapi sebelumnya kita absen-absen dulu kali, ya. Sama bikin polling, ya. 100 taptap. Buka pintu, ya. Buka pintu. Habis itu absen kita ya. Gas. TP. Ada Muhammad Alhanif. Eh, Alhaanif siapa? Ada Muhammad Alhafi. Sor sori. Ada Muhammad Alhafi, ada Ya, ada Atar Danis dan juga Junaidi, Diandra, siapa lagi? Thank you ya Muhammad Alhafi udah nonton dan komen. Thank you, thank you, thank you kamu sudah nonton rahasia game Pikabu ya. Let’s go. Mari kita main. Jadi, Abang mau cari empat halusinasi ya. Empat halusinasi yang tersembunyi. Jadi, kita harus mengikuti ini ya. Harus continue. Ada Kartika. Halo, Kartika. Halo. Nice. Hari pertama lanjut aja ya karena Abang mau cari satu ee empat ya, empat halusinasi. Ah. Umpat halusinasi tersembunyi ya. Kok ada bunyi tadi? Ya kayak ada bunyi tadi. Cok cok cok cok. Kita udah dapat semua boneka ya. Tinggal satu nih kepala bonekanya belum ya? Kepala boneka bayi botak belum. Empat halusinasi. sembunyi, teman-teman ya. Oh my God. Ini dia nih, Mrs. Gomu dia dilakukan ini. Oh my God. Apa namanya itu? Kayak buat setan-setan itu, Teman-teman. Ditato belakangnya. Harusnya ini hari pertama enggak ada yang aneh ya. Alright. Ternyata putri korban dokter Kim, bukan dokter Kim. D Tehyung dan ya, jadi ceritanya itu dokter Tehyung adalah dokter jahat. Jadi putri, bapak-bapak jenggot mulut, ibu-ibu jerawat itu adalah korban dari dokter Tehyung. Ada yang kenal Dter Tehyung enggak? Ada yang kenal Tehyung enggak? Tehyung. Tehyung. Tehyung itu teman-teman ya mengerikan. Iya. Putri nongol. Putri nongol. Putri ngintip. Ngintip. Jadi teman-teman, abang cerita sedikit ya. Jadi dokter Tehyung itu jahat teman-teman ya. Dia melakukan operasi ilegal, melakukan praktik ilegal dan ada tiga korban, yaitu putri nih putri nih. Putri korban dari dokter Tehyung, ada juga bapak-bapak jenggot mulut dan ada ibu-ibu jerawat tentunya. Alright. Anomali ya. Jelas sekali anomali teman-teman ya. Anomali sabun. Let’s go. Anomali sabun ya. Anomali sabun. Anomali sabun ya. Minobat. Minobat. Halo jingjing anjing. Halo. Halo. Abang melihat anomali sabun anjing. Ah takut. Takut. Oke oke oke oke. Min obat. Min obat. Nice berhasil mendapatkan anomali sabun gitu, Teman-teman ya ceritanya ya sedikit cerita dari dokter Tehyung yang jahat. Jadi seperti itu, Teman-teman. Aman ya. Aman ya. Aman ya aman ya. Oke oke oke. Alright alright alright. Wowinya aman. H. Oke. Enggak ada yang aneh ini. Enggak ada yang aneh ya? Jangan-jangan Abang ditipu lagi. Yakin nih enggak ada yang aneh. Siapa? Siiapa di luar masih putri enggak? Oh oh. Ih, di belakang itu ada apa tuh? Lihat tuh. Buka enggak? Buka enggak? Buka enggak? Teman-teman ada yang mau buka enggak pintu ini? Abang lihat dari jendela eh dari lubang pintu itu ada sesuatu yang aneh di sini. Siapa yang mau buka ketik satu. Yang berani buka ketik satu. Yang enggak berani ketik dua langsung minum obat. Oh. Ada yang berani enggak masuk ke situ? Yang berani ketik satu ya. Yang enggak berani ketik dua. Kita langsung minum obat nih. Ready enggak? Ready enggak? Kita buka nih. Buka nih. Buka enggak nih? Buka enggak nih? Abang abang sih penginnya buka ya. Buka enggak? Buka enggak? Ada Mom Tesa, ada Diandra, Riza, Bang Jack, Dan, Kartika, Junaidi, Muhammad Alhafi, Putu. Buka enggak? Ketik satu teman-teman. Ketik satu. Yang setuju buka pintu, ya. Tuh, tuh lihat tuh. Yang takut ketik dua minum obat. Ketik satu buka pintu ini ya. Pintu pintu belakang ya. Wah. Oh my god. Kenapa ditutup? Oh my god. Oh my god. Oh my god. Aduh. Ditutup tuh pintunya. Oh my god. Huh. Berani enggak? Berani enggak? Udah ditutup pintunya. Buka enggak? Buka enggak? Ketik satu yang buka ya? Buka ya? Buka ya? Buka nih. Ya udah. Karena ramai yang ketik satu. Ya udah abang bukalah. Bang bukah ya. Y. Hah, kok enggak ada apa-apa ya? Lah, [Musik] ya enggak ada apa-apa. Kosong. Yah, kita dibohongin. Tapi itu. Hah? Oh, kosong. [Musik] Oh, kosong. Kosong. Tuh. Anomali ya. Anomali ya. Minum obat. Ya udah, minum obat. Anomali. Anomali. Anomali. Minum obat. Hari ke tiga. Hari ketiga ya. Hari ketiga. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Alright. Bang cek lampu ya. Thank you. Thank you yang udah ingatin cek lampu ya. Satu 2 empat. Nice TV. Ya, ya, ya, ya, ya. Ada yang pecah. Itu apa tuh yang pecah? Halo. Nah, L apa tuh yang pecah tadi? Aman ya? Aman ya? Gu kira apa, Bang? Iya, ternyata enggak ada ya. Wah, bah. Aduh. Wow. Wow. Ibu-ibu. Iya. Ngeriyo. Ih, takutnya takutnya. Oh my god. Yah. [Musik] Anomali boneka. Oh my god. [Musik] Anomali boneka. Pecah kacanya. Lihat tuh. Anomali boneka. Boneka botak. Oh my god. Itu apa tuh? Wow. Wow. Jelas ya anomali ya? Udah, udah. Min obat ya. Min obat ya. Min obat. Entar cek dulu siapa di luar ya. Cilupba. Ibu-ibu jerawat. Ibu-ibu jerawat y bikin takut. Udah. Minat. Minat. Minum minum. Let’s go. Hari keempat teman-teman ya. Hari keempat. Let’s go Putri. Putri, kenapa tanganmu panjang, Putri? Y Oh my God, tangan putri panjang. Oh, tangan putri panjang. Oh my God. Takut abang. L la la. Ih. Aduh, tangannya panjang. Kenapa ya? Hah? Bapak jenggot mulut ngintip. Bapak jenggot mulut ngintip. Ngintip. Ngintip. Oh my God. Kenapa Bapak jenggot mulut ngintip ya? Buka aja ya. Buka ya. Buka ya. Ya, Teman-teman mau enggak buka? Buka boleh enggak? Boleh ya, Abang? Buka ya. Jenggot mulut Abang buka, ya. Ketik satu yang boleh ketik satu yang setuju. Ya udah, Abang buka ya. Abang buka enggak sih? Buka enggak sih? Tapi agak beda ya. Eh, uh wow. Wah. Weh, jangan buka, jangan buka sih. Jangan, jangan, jangan, jangan, jangan, jangan, jangan buka sih. Tuh, lihat cilubah. Cilubba. Ih, jangan buka sih. Bah, Cilubah. He ehobat ya. Minobat ya. Ini obat. Enggak. Enggak, gak gak gak gak ggak. Bahaya. Bahaya. Berbahaya. Hari kedua. Let’s go. Berbahaya. Taptap teman-teman ya. 100 taptap Abang buka pintu. Boleh kalau 100 taptap Abang buka pintunya ya. 100 taptap. Tapi kalau belum 100 abang enggak mau buka. Oh my God. Anomali rumah sakit. Jantung rumah sakit. Wow. Ada anomali jantung rumah sakit. Wow. Anomali jantung rumah sakit. Anomali jantung rumah sakit bah. Ibu-ibu jerawat. Ih, apa di atas? Oh, enggak ada ibu-ibu jerawat. Bah, you know what? You know what? No, no, no, no, no. Takut, takut, takut, takut, takut, takut, takut. Penuh dengan anomali, Bang. Iya, ya. Sangat mengerikan ya. Sangat mengerikan ini. Oke, oke, oke, oke. Cek TV. Cek lampu ya. Lampu jangan lupa dicek ya. Satu, dua, 3. Selalu waspada teman-teman ya. Selalu waspada, ya. Wah. Oke, oke, oke, oke, oke. Selalu waspada, hati-hati. Oke. Enggak ada. Awas. Oh no. Anomali ini apa nih? Ular ya? Anomali ular kayak ular ya. Ih, anomali apa tuh? Ih, Putri. Putri. Halo. Ngintip. Ngintip. Ini anomali ular ya? Kok kayak ular ya? Oh my god. To, to to. Putri mau masuk. Oh my god. To, to to. Putri mau masuk. Oh my god. Minbat 100, Bang. Enggak enggak enggak belum belum 100. Abang enggak berani buka sekarang pintunya. Belum 100 itu. Kalau udah 100 tap-tap boleh, Bang. Buka pintunya. Halo. Ada orang di sana. Oh my God. Tuh. Dua tiga. Oke. Oke. Aman. Aman. Buah apelnya aman ya? Aman teman-teman. Hh. Ini emang ada di situ ya? Enggaklah. Ini ini anomali sih. Tuh. Masa ada lampu di sini teman-teman? Anomali ya? Enggak ada itu lampu di situ tuh. Oh, anomali si tu enggak ada lampu di situ tuh. Ah, pindah dia. Oh no, man, pindah lampunya. Tadi, Bang, lihat di situ kok jadi ke sini. Oh, pindah lampunya. Anomali, anomali. Min obat. Min obat. Wah, wah, wah, wah. Anomali, Teman-teman, ya. Anomali. Lampunya bisa berubah. Pindah tempat. Let’s go. Nah, harusnya di sini nih. Tuh, harusnya di sini. Oke. Oke. Buka pintu. Buka pintu. Buka pintu, Bang. Sabar dulu. Oke, alright. Let’s go. Anomali gordennya jadi gorden rumah sakit. Oh my God. Gorden rumah sakit, Teman-teman, ya. Sangat berbahaya, Bang. Udah balasan, Bang. Oke, oke. Thank you, Alhafi. Wah, wah, wah. Wah, yang mau diabsen ketik 911 ya. Yang mau diabsen ketik 911 ya. Oh my God. Itu anomali apa, Bang? Ini anomali gordennya menjadi gorden rumah sakit. Tuh, itu gordennya rumah sakit. Enggak bisa buka. Ini anomali si ini. Wah, ibu jerawat. Minobat. Minobat. Jangan buka dulu pintunya ya. Anomali ya. Inan dibuka dulu pintunya. Anomali. Anomali. Hari keenam. Let’s go. Ada Fahri, ada Relvan, ada Vera, Mama, Fadli, Keluarga Boneka, OFC, Geboy, Erlan. W dengar suara apa tadi ya? Oh my God. Emang kayak dengar suara sesuatu tadi. Ya udah, Bang buka pintu nih. Yakin nih buka pintu sekarang mau nih Bang buka pintu nih. Kalau memang teman-teman mau buka pintu. Mau buka pintu ya. Ada siapa lagi? Ada Akbar, ada Jizi, Ratu, Jason, Novan, Koko, Vera, Atar, Erlan, Moi, Akiong, Zahra. Fahri Mando. Mantap, mantap. Thank you, thank you yang ma yang udah diabsen ya. Nanti kita absen lagi ya. Ya udah nih. Bilang, “Bang, udah 100, Bang. Mana buka pintunya, Bang?” Ya udah nih Abang buka ya, Bang. Buka, ya. Ya, udah, Abang buka nih. Abang buka. Eh, eh no no no. Buka nih. Yakin buka? Yakin. Yakin buka tuh. Mau buka? Yakin? Hm. Yakin? Yakin. Buka nih. Yakin. Mau ketemu sama putri yang lehernya ih kayak leher ular. Mau enggak? Tadi ada yang buka. Bang buka. Jangan. Tuh ram yang bilang jangan. Buka enggak? Buka enggak? Berani. Berani. Jangan ya. Min obat ya. Min obat ya. Jangan ya. Jangan ya. Jangan ya. Abang sih bilang jangan sih. Ini udah beda sih. Tuh lihat tuh lehernya aja gitu tuh. Bukan nih sih bukan orang nih kalau menurut Abang. Jangan ya. Jangan buka ya. Ya enggak usah enggak usah. Enggak usah. Sok-sok berani ya. Enggak usah s berani ya. Jangan ya. Jangan Bang. Tuh kan benar K bilang jangan. Jangan Bang. Jangan sok-sok berani ya teman-teman ya. No no no no. Ini bukan orang ya. Lehernya gitu. Masa orang itu bukan sih menurut Abang. Jangan, Bang. Iya, ramai yang bilang jangan, ya. Ya udah, enggak usah, ya. Stop. Stop. Abang enggak buka, ya. Karena ini bukan orang sih. Abang yakin bukan orang ini? Yakin 1000%, Teman-teman, ya. Coba yakin 1000% ini bukan orang, Teman-teman. Kok yakin ini orang sih? Di leher gitu. Mana ada orang lehernya gitu. Enggak ada leher orang gitu ya bisa patah-patah gitu. Enggak ada, gak ada. Gak ada. Jangan jangan. Jangan. Jangan. Jangan. Ya dah. Min obat. Min obat. Minum obat. Minum obat. Aku berani. Jangan, jangan, jangan. Sok-sok berani ya. Bahaya sekali ya. Langsung dimakan nanti kita. Jangan, jangan, jangan, jangan. No, no, no. Oke. Oh no. Ikan kepala bayi. Oh my God. Ikan kepala bayi. Tuh, ikan kepala bayi. Y, Ih, Teman-teman. Ini ceritanya abang, abang, abang pernah dengar cerita nih kalau ikan kepala bayi ini, Abang pernah dengar ceritanya? Ternyata ikan kepala bayi itu dulunya adalah ikan yang kena azab, Teman-teman. Karena dia melakukan kejahatan, makanya dia jadi kepala bayi. Saya tahu Abang gitu, ya. Ada ceritanya ini. Beneran ada ceritanya. Ikan kepala bayi adalah ikan yang kena azab, Teman-teman. Ya, sangat berbahaya. Udah, udah. Min obat. Min obat. Min obat. Cek dulu. Iya, Bapak jenggot mulut. I Bapak jenggot mulut. Iya. Yah, Bapak jenggot mulut. Udah, minum obat. Minum obat. Berani nih? Ha. Ngintip Bapak. Bapak ngintip. Ih, Bapak jenggot mulut. Ngintip. Ngintip. Ngintip. Ngintip. Minum obat ya. Jangan teman-teman ya. Itu ikan kepala boneka itu adalah ikan yang kena azab teman-teman ya. Sangat mengerikan. Awas awas awas. Let’s go, let’s go, let’s go. Oke, kita cek dulu ya. Aman aman. Sejauh ini masih aman. Cek lampu, Bang. Iya, iya. Benar, benar, benar. Lampu jangan sampai lupa, ya. Sat 2 ten. Kenapa? Jangan sampai. Halo, Ibu-ibu cantik. Kenapa kepalamu ada di lemari, Ibu? Ibu-ibu cantik, kenapa kepalamu ada di lemari, Bu? Buat dulu. Cilupah. Cilukup bah. Ibu-ibu cantik, kenapa kepalamu ada di lemari nih. Tuh, tu tutup. Izin ya, Bu. Lari lari lari lari lari. [Musik] Oke, kosong. [Musik] Ibu-ibu cantik, kenapa kepalamu? [Musik] Hah? [Musik] Apa itu? Apa itu tadi ya? Apa itu jadi ya? [Musik] Halo. [Musik] [Tepuk tangan] Yah, kok gini? Kok jadi gini sih? Hah? Ih, aduh, suara apa itu? Ah, suara apa itu, ya? Halo, kok abang dengar suara aneh tadi, ya? Oh my god. Oh my god. Aduh, tuh siapa yang suruh buka pintu? Kan? Udah, Bang buka tuh pintunya. Kan ada setan di situ kan di pintunya. Yah. Enggak percaya sih Abang bilang dari tadi jangan buka pintu. Dia mau buka lagi pintunya nih. Yakin? Mau lagi buka pintu? Mau. Mau lagi buka pintu. Tuh yang tadi yang ngeyel. Ngeyel siapa? Yang ngeyel. Buka lagi nih. Buka. Ketik satu. Boleh deh. Ketik satu. Pada ngeel. Ketik satu. Ya udah, Bang. Ketik satu nih. Tapi Bang tanya anjing dulu ya. Jing jing jing anjing. Abang buka pintu boleh enggak? Jangan jangan. Takut. Loh. Anjing aja bilang jangan ngeyel nih. Aduh. Siapa yang ngeyel? Ketik satu yang mau. Ya udah Abang buka sekali lagi. Nih tadi itu ada setan di pintunya. Wah pada ngeyel semua, ya. Pada pengen buka pintu ya? Yah, pada ngeyel semua tuh. Jingjing anjing. Teman-teman yang nonton pada pengen buka pintu. Ngeyel semua tuh. Gimana anjing jing anjing. Ah takut takut takut takut. Yah gimana ya? Yah buka nih. Ya udah ngeel ngeel ngeel ya ngeel ngeel. Ya udah Abang buka ya. Entar Abang baca doa dulu ya. Abang enggak mau ya. Bismillahirrahmanirrahim. Abang baca doa dulu. Allahumma bariklana fima razqtana waqina adzabanar. Amin. Amin. Amin. Amin. Halo. [Musik] Oh iya benar. Baik ya. Waduh. Oh iya baik ternyata. Baik. Baik. Baik. Baik. Baik. Iya. Benar benar benar benar. Wow. Enggak ngeyel berarti ya. Baik ya. Oh gitu. Baik ya. Oke, oke, oke. Abang salah. Ya udah, ya udah, ya udah. Kali ini Abang salah. Oke, oke, oke. Abang minta maaf ya, Abang kirain itu tadi. Ya udah, ya udah, ya udah, Bang Abang minta maaf. Iya, iya iya iya. Maaf, Abang bilang bocil ngeyel tadi. Iya, ya. Udah, yaudah,udah. Udah, ya. Itu enggak dianggap, ya. Entar dulu, cek dulu. Ayo sih. Iya iya ya. Apa itu? Halo. Halo. Halo. Apa itu tadi? A. Oh my god. Aduh. Teriak dia ya. Teriak dia tadi. Ini buka lagi enggak sih? Buka lagi enggak? Buka lagi enggak? Menurut Abang buka sih ini. Ya udah, Bang Abang buka lagi ya. Bah, ibu-ibu jerawat tapi buka enggak ya? Buka enggak ya? Ibu-ibu jerawat tapi sih Abang sih enggak sih kalau ini. Ibu-ibu jerawat nih. Waduh waduh waduh waduh. Ibu-ibu jerawat sih. Apa itu, Bang? Hant tok tok. Ibu-ibu jerawat mau masuk. Tok tok tok. Ibu-ibu jerawat mau masuk. Tok tok tok. Ibu-ibu jerawat mau masuk. Buka enggak sih? Buka ya? Buka ya? Buka ya? Buka ya? Buka ya? Buka ya? Buka ya? Buka enggak? Buka enggak? Buka enggak? Buka. Buka. Menurut Abang sih bukan anomali itu ya tadi ya? Tadi itu hanya setan aja ya. Setan. Setan alas tadi itu. Tok to to. Ibu-ibu jerawat mau masuk. Wah. Udah buka buka buka buka. Eh entar dulu. Woh itu. Halo Bu. Eh halo. Wah makasih obatnya Bu. Makasih. Makasih. Ye ye ye. Ngeyel. Ngeyel ya yang bilang enggak buka. Ngeyel ngeyel. Harusnya buka. Udah udah. Lanjut lanjut lanjut lanjut. Ngeyel. Tok tok tok. Putri mau masuk. Tok tok tok. Putri mau masuk. Halo. Wah. Aman aman sih. Aman sih kalau menurut Abang ini. Oke aman. Ah. Ah. Aduh. Mata siapa lagi ini? Hah? W. Ih. Banyaknya mata. Ih, WC ada juga. A mata banyak. Mata setan. No, no, no. Jangan sampai terinjak ya. Aduh, takut takut takut. Jangan sampai terinjak. Penasaran, Bang. Siapa di luar sih? Kok bisa mengundang mata ya? Ih, penasaran enggak sih, Teman-teman? Siapa kira-kira di luar ya? Kenapa bisa mengundang anomali mata ya? Wah, iya benar benar nih. Eh, eh penasaran enggak sih? Penasaran enggak sih? Ketik angka 5 5 yang penasaran siapa sih sososok makhluk di di belakang pintu ini ya? Kenapa dia bisa mengundang mata mata setan tuh? Ketik lima lima lima. Huhu. Cepat cepat cepat cepat yang penasaran. Ketik lima lima lima. Huhu. Cepat cepat teman-teman coba coba coba coba. Penasaran enggak sih kenapa ada siapa yang di di belakang pintu ini ya? Kenapa dia bisa memanggil mata setan teman-teman? Tuh lihat tuh. Oh my God. Mata setan. No no no no no no no. Cepat teman-teman ketik 5 l. Huhu huhu huhu cepat cepat cepat. Iya iya 55. Huhu. [Musik] Coba cepat cepat ketik ya. 5 l 5 l huhu gitu ya. Parah sih. K. Are you ready? Ready ya. Ready ya. Ciluk MB. Eh, Putri lah. Putri yah, Putri. Putri ternyata kok Putri jahat ya? Tok to tok tok tok. Putri mau masuk lah. Kok bisa gitu ya? Kok bisa Putri manggil mata setan ya? Hah? Enggak masuk akal sih ini. Tuh Putri. Hah? Ngintip dia. Putri. Putri ngintip. Hah. Hah. Putri nginti. Iya ya. Aneh ya? Aneh ya? Aneh sekali ya. Wah aneh aneh aneh. Min obat. Min obat. Min obat. Aneh sih. Harusnya putri enggak gini. Cobat cepat cepat cepat. Wah aneh nih teman-teman ya. Itu rahasia. Wow. Wow. Oh my god. Pandangannya kenapa jadi begini? Wow, wow, wow, wow, wow, wow, wow, wow. Pandangan kita kenapa jadi aneh? No. Wow, pandangan kita menjadi seperti pandangan pertama awal aku berjumpa. Oh my God, mengerikan sekali ya, Teman-teman ya. Wah, wah, wah, wah, wah. Kenapa bisa pandangan kita seperti ini, Teman-teman? Cek lampu dulu, ya. Tuh, dua. Wah, wah, wah. Kenapa pandangan kita berubah menjadi pandangan pertama awal aku berjumpa? Oh my God. Ih, Bapak jenggot mulut jadi berbeda. Wah, wah, wah. Minobat ya, Abang? Enggak mau buka sih ini. Minobat ya. Let’s go. Minum obat dulu, Bos. Minum obat dulu. Minum obat. Minum obat. Minum obat. Let’s go. Hari kelima kita harus bisa keluar dari sini hidup-hidup, Teman-teman, ya. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Aneh tadi pandangannya, ya. Pandangan kita berbeda tadi, Teman-teman. Cek dulu lampu, Bang. Cek lampu. Iya, sabar ya. Sabar. Wah. Ih, apa tuh? Apa tuh? Lihat tadi bayangan. Sini, lihat bayangan. Sabar, sabar, sabar, sabar. Adh ya. Apa itu ya? Coba, coba, coba, coba. Aneh, bos. Sangat mengerikan. Ya udah nih yang tadi minta buka pintu. Abang buka dah. Abang bukalah. Buka ya, Ibu. Halo, Ibu. Loh, halo ibu. Ibu-ibu jerawat. Ibu-ibu jerawat. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Lampu, Kak, ya. Thank you, thank you yang udah ingatin ya lampu ya. Karena ini sangat mengerikan, Teman. Hah, Bu. Hah? Dengar enggak sih, Teman-teman? Kayak ada orang nangis. Nangis nangis dia dia nangis nangis anomali kan. [Musik] Woh, ibu-ibu menangis. No, no, no, no, no. Anomali ibu-ibu menangis. Abang lihat. Wah, putri lagi. Putri lagi. Udah, minum obat. Minum obat. Minum obat. Ibu-ibu menangis. Ibu-ibu menangis, Bang. Dia menangis, Bang. Iya, Dedek. Ya, Ded ya? Sangat mengerikan. Jelas ya, Abang dengar tadi ibu-ibu menangis. Nah, ini dia tuh. Ini udah normal ibunya. Oh my God. Tangan akuarium. Wah. Ih, ada matanya. Ih, ada mata. Wow, wow, wow, wow, wow. Ada matanya. Kenapa tangannya ada mata, ya? Oh my god. Oh my god. Tuh, lihat tuh. Oh, dia menoleh. Ke mana Abang pergi? Lihat nih. Tuh, tuh, tuh, tangannya ngikut dia. Ngikut tuh kan ngikut dia. Oh, dia ngikut ternyata. Tuh, tuh, tuh, tu tu tu tuh. Wah, ngejar. Ih. Oah. Wak. Lah. Thank you udah waku-waku ya. Dia ngejar, Bang. Iya sih Nomali. Aw, bapak-bapak jenggot mulut. Aw, Bapak-bapak jenggot mulut. Minum obat dong. Let’s go. Minum obat ya. Kita harus minum obat, Teman-teman, ya. Supaya selamat. Hari ke-elapan. Satu hari lagi kita selamat, ya. Satu hari lagi, Teman-teman, ya. Satu hari lagi Abang bakalan selamat. Tolong diingat satu hari lagi, Teman-teman, ya. Let’s go. Satu hari lagi nih. Masa kita enggak eh eh. Oh my God. Tangan berdarah. Ih, tangan. Aduh. Ih, geli geli geli geli. Ya, ada yang lihatnya geli enggak? Oh my God. Geli dan takut lihatnya ya. Ada tangan berdarah tuh. Oh my God. Geli enggak sih lihatnya yang gini-ginian, Teman-teman? Jangan dibuka, Bang. Iya, Bang. Enggak mau buka sih. Buka enggak sih? Ada yang penasaran mau buka. Tapi kita bakalan ngulang lagi. Jangan, ya. Jangan. Ya udah, ya. Udah ya. Udah ya. Lari ya. Kita minum obat. Oh, ibu-ibu jerawat minum obat. Bismillah, kita harus keluar dari sini. Satu hari lagi. Nice. Hari 9. Let’s go. Oke, kita selamat ya. Apakah kita selamat? Sabar, sabar. Harusnya kita selamat sih. Oh my God. Pintunya udah kebuka nih. Nah. Halo. Ih, hidup hidup. Lanjut lanjut lanjut. Waktu. Hidup hidup hidup hidup hidup. Hidup. Iya. Ah. Kenapa tuh? Kenapa tuh? Kenapa putri? Ibu-ibu jerawat, Bapak jenggot mulut kena. Kenapa kita diikat? Kenapa, Putri? Kenapa kamu ikat? Lepaskan aku, Putri. Aku sengaja memberikan kamu racun supaya kamu bisa di sini. Kami sangat suka seperti ini. Rasa sakit ini yang selama ini. Semoga kamu akan merasakannya juga. Eh, bentar dulu. Kita dokter Tehung kan? Kita kan dokter teh tuh. Kenapa putri? Eh eh eh dia pakai alat itu lagi putrinya jahat putrinya ya. No no no no no. Oh my god. Siapa ada di belakang pintu? Kamu tahu siapa yang ada di belakang pintu? Seol dua. Seol. Seol apa sih bahasanya? Korea Utara. Heeh. Ada berita ada orang-orang yang hilang. Eh, entar dulu. Jangan-jangan kita adalah dokter. Wow. Kenapa tangannya gitu ya? Kenapa gitu ya? Kenapa tangannya? Ih, kakinya. Ih, kakinya. Ih, ih, kakinya kayak ada kurap. Kenapa kakinya berkurap? Oh, kakinya seperti berkurap. Mulutnya berjenggot. Jenggot mulut juga ya. Jenggot mulut. Halo. Halo. Apa yang kamu pikir tentang Mister Kim? Oh iya, ini Mr. Kim namanya ya, bukan Dr. Tehyung ya. Tapi nama lengkapnya adalah Kim Tehyung ya. Memang panggilannya Kim tapi sebenarnya nama lengkapnya itu adalah Kim Tehyung ya gitu teman-teman ya. Kim Tehyung ini nama nama pria tadi adalah Kim panggilannya Kim. Sebenarnya namanya lengkapnya adalah B Cyung itu teman-teman ya. Oh my god, war game man. GG gameennya coy. Mantap kali. Keren. Keren. Keren. Keren. Keren. GG. GG. GG. G G. Wow. Wow. Wah, GG sih ini endingnya. Berarti Doter Kim Tehyung itu penjahatnya sebenarnya. Jadi, Teman-teman, Drter Kim Tehyung itu kan penjahat tuh. Dia melakukan operasi ke putri, ke bapak-bapak jenggot mulut, ke ibu-ibu jerawat. Nah, suatu saat orang bertiga ini ee kayak bergabung gitu, Teman-teman, untuk membalaskan dendamnya. Nah, Doter Kim Tehyung tadi jadikan sebagai ini dikasih obat racun itu biar dia pusing gitu, Teman-teman. Ya, tapi Abang belum dapat lagi halusinasi ini ya. Kenapa abang belum dapat halusinasi ini ya? Halusinasi yang tersembunyi ini ya? Empat halusinasi tersembunyi Abang belum dapat teman-teman ya. Cobain sekali lagi yuk. Harusnya dapat ya. Cobain sekali lagi ya. Oke, setuju. Kita cobain sekali lagi. Mudah-mudahan dapat halusinasi empat halusinasi ini ya. Alright, alright, alright, alright. Ya, absen-absen dulu yuk. Ada Ani, ada Mujabah, Claudi, Siifa, Rara, Yuki, Boy, Agus. Yang mau absen bilang mau ya. Eh, Agus, e Rakel, TikTok, Zawin, Leini, E, Agus, Gladis, Rehan, Botols, Atar, Andrian, Basball. Oke, udah ya. Ayo kita tes sekali lagi ya. Abang butuh empat. Ih, hari keesemb nih. Hah, kok jadi hari 9 lagi? Ngulang lagi ya? Oh, ngulang lagi nih. Enggak, enggak gini, enggak gini. Oh, coba endless loop ya. Endless loop ya. Endless loop ya. Endless loop. Alright, mudah-mudahan dapat ini ya. Dapat apa itu? E, empat. Empat itu yang tersembunyi ya. Alright, alright, alright. Empat, empat, empat. Mana ya? Empat, empat yang tersembunyi itu ya. Mudah-mudahan Abang mendapatkan empat yang tersembunyi itu, Teman-teman, ya. Iah. Elah, kenapa tuh? Oh my God, kok enggak ada? Kayak enggak ada. Nah, nah loh. Nah, nah, ketutup tuh pintunya. Oh my God. [Musik] Oh no. Ini kepala boneka botak. Abang tahu nih ini rahasia kepala boneka botak. Rahasia kepala boneka botak ini, Teman-teman. Tahu, Abang tahu tahu tahu. Tah tahu. Abang tahu nih. Ini nih rahasianya tuh lihat tuh. Lu enggak salah, Bang. Ada kepala botak di sini nih. Kepala botak enggak ya? Kan ya? Nah, benar kan? Oh, rahasia kepala botak. Ini dia nih yang maksud Abang tadi. Ini adalah merupakan rahasia boneka kepala botak teman-teman ya. Jadi kita bakalan berada di suatu lorong yang sangat sempit dan ada satu boneka kepala botak. Kepalanya aja ya. Nah, harusnya diambil sih. Ambil ya, ambil ya. Ambil ya. Harus gimana ini, Bang? Harusnya ambil sih, Amilia Putri ya. Harusnya ambil ya. Coba ambil dulu. I dikejar, Bos. Ih, mulutnya ada mata. Mulutnya ada mata. Oh my God. Di mulut. Di mulutnya. Eh, setan. Ada setan tuh. Awas, awas. Setannya tuh minobat. Minobat. Kenapa enggak bisa di langsung ya? Langsung setannya di belakang. Bang main lagi Abang cari empat e halusinasi yang tersembunyi ya. Masih ada empat halusinasi tersembunyi teman-teman ya. Halo. Y. Oh my god. Wah. Wow. Putri minum obat. Iya. Iya. Putri loncat dari TV dia. Oh my god. Aduh. Oh my God. Ih, takut takut takut. Enggak gak gak enggak mau enggak mau. Hah. [Musik] Bayi nangis. Anak siapa ini? Halo, Nak. Kucing apa bayi nangis, ya? Ini bunyi kucing apa bunyi bayi nangis sih? [Musik] Entar dulu, entar dulu. Ini bayi nangis apa bunyi kucing ya, Nak? Kenapa kamu ada di dalam kulkas, Nak? Nak, kenapa kamu ada di dalam kulkas? Iya, kan? Jangan dibuka, Bang. Kenapa jangan dibuka? Jangan dibuka, Bang. Kasihan anaknya di dalam kulkas, Teman-teman. Enggak kasihan kedinginan dia. Buka enggak sih? Buka enggak buka? Ketik satu yang buka ketik dua enggak, Bang? Aku takut. Yang penakut ketik dua ya. Yang pemberani ketik satu. Ketik satu. Yang berani ketik dua yang penakut. Kasihan anaknya, Nak. Kenapa kamu ada di dalam kulkas? Buka enggak sih? Ketik satu buka. Ketik dua jangan, jangan, Bang. Nanti ngulang. Emang iya ada darah di bawah, Bang. Iya. Lagi ketik satu yang pemberani ya. Ketik dua yang penakut, ya. Kayaknya banyak. Wow, banyak pemberani di sini ya. Oke, oke, oke. Banyak pemberani ya. Oke, alright, alright. Kalau banyak yang pemberani, ketik satu kalau berani. Ketik dua kalau penakut. Penakut ketik satu yang pemberani. Ya udah, ya udah. Karena ramai pemberani ya. Tuh, Bang lihat banyak sekali yang ketik satu tuh. Wah, pemberani semua ya. Oke, oke deh. Oke deh. Buka ya. Aduh, abang takut lagi. Abang takut sih. Aduh. Aduh. Entar entar entar entar. Bismillahirrahmanirrahim. [Musik] Hah? Ngejar yah. Ngejar. Ih. Kok malah botak ngejar. Oh my god. Win obat in obobat inobat inobat. Kepala botaknya ngejar. Kepala botaknya ngejar. Oh my god. Kepala botaknya ngejar. Geri sekali ya. Kirain apa. Cuma boneka ternyata ya. Ternyata cuma boneka yang nangis ya. Bang kirain bayi tadi pertama. Abang, kirain suara kucing. Terus lama-lama ini suara bayi ya. Terus buka kulkasnya. Yah, ternyata kepala botak. Kepala boneka. Kepalanya ngejar lagi ya. Ya, kepalanya ngejar ya. Emoji emoji cat ya. Enggaknya bingung Abang tadi. Iya. Mana aman aman. Cek lampu. Satu. Dua. Tiga, empat, let’s go. Alright, aman. Wertinya aman ya. Ih, TV ngejar. Kok TV ngejar sih? [Musik] TV ngejar, Bos. TV-nya bisa jalan. TV-nya bisa jalan ya. TV-nya bisa jalan. TV-nya bisa jalan. Oh my God. Oke, aman aman aman aman aman. Ternyata TV bisa jalan juga ya. Baru tahu emang TV bisa jalan. Alamak. Yang tadi lagi nih. Tuh kepala boneka botak lagi yang tadi. Tapi dia udah ramai. Kepala boneka botak tadi udah ramai tuh. Wow. Ramai sekali dia. Di dalam kaca bersembunyi berarti ya. Wah wah wah. Anomali anomali. Cek dulu ya siapa ya? Is. Bapak jenggot mulut tuh tuh tuh. Is isobat. Min obat. Bangnya, Bang. Jangan sampai salah, Bang. I ya i awas ya. Jangan sampai salah kita, ya. Jangan sampai salah kita, ya. Alright. Wah, ini yang tadi lagi. Oh, oke oke oke. Dia balik. Aman, aman, aman, aman. Aman sih ini menurut Abang aman ya? Tuh aman sih ini. Aman aman sih. Oh udah buka buka buka kan benar aman aman ya aman. Aman aman aman aman aman aman. Hari kesembilan aman sih lagi nih. Harusnya aman lagi sih ni. Harusnya aman lagi sih ni. Aman lagi sih. Harusnya aman lagi nih. Coba cek benar. Bah. Bah. Aman. Aman lagi. Jangan, Bang. Dia bagi yang racun itu, Bang. Iya sih, dia bagi racun ya. Tapi ya udahlah ya. Coba Abang langsung lari buka pintu ya tanpa lihat ya. Coba langsung lari buka pintu ya. Oh my God. Ini kenapa lagi nih? Kepala botak lagi. Kenapa lagi nih? Tuh kepala botak. Alamak. Alamak. Tuh siapa tuh? Kenapa ya? Aduh, itu dia putri ternyata [Musik] ya. Elah. Alright, Teman-teman. Itu dia ternyata putri. Iya. Oke, teman-teman. Oh ya, abang mau kasih tahu ya sebelum Abang e end streaming. Abang mau kasih tahu Abang punya satu video baru tentang rahasia berbahayanya kalau teman-teman menggunakan atau berjudi online ya. Sangat berbahaya ya. Abang ada rahasia kisah nyata dari game Pikabo Stop. Nah, Teman-teman yang pengin tahu rahasianya langsung ke channel Abang itu langsung dicari klik videonya yang ada gambar e yang ada gambar orang bertiga itu pokoknya ada ibu sama anaknya gitu ya sama ibu, ayah, dan anaknya. Nah, jadi ceritanya teman-teman satu keluarga ini menjadi hancur gara-gara judi online teman-teman ya. Jadi si ayahnya itu ngikut iseng-iseng pakai ini aplikasi judi online. Dia baru judi online. Tahu-tahu uangnya habis semua, Teman-teman ya. Oke teman-teman langsung aja ke channel Abang sebelum Abang end streaming ini, Abang mau kasih tahu rahasia itu, Teman-teman, langsung ke channel Abang dan nonton video terbaru itu ya supaya jadi supaya Teman-teman tahu rahasianya gitu ya. Oke, setuju ya. Setuju ya, setuju ya. Itu dia teman-teman ya. Entar yuk yuk yuk yuk. Jadi malam hari ini abang butuh 50 orang ya, sama kayak tadi sore. Tadi sore engak bisa 50, ternyata cuma 30 ya. Apakah malam hari ini bisa ee dapat 50 orang ya untuk em rahasia Pikab Stop ya? Rahasia game Pikabu Stop ya. Emang penasaran sih apakah bisa malam hari ini mendapatkan 50 orang rahasia game Pikabu Stop? Caranya gimana, Bang? Caranya gampang sekali. langsung ke channel Abang tuh ada contohnya ada di bawah ya langsung ke channel Abang cari video tentang Pikabu Stop rahasia teman-teman ya. Nah, abang tunggu di sini ya. Ee kira-kira siapa yang udah? Oke, udah lima orang ini. Oke, lima orang. Lima orang. Sisa 45 orang lagi. Sisa 45 orang lagi. Jangan bilang malam hari ini enggak bisa tembus 50 ya. Sisa 5 orang. Udah sisa 45 orang lagi. Jadi abang butuh 50 orang aja, Teman-teman, ya. Sisa 45 orang lagi, ya. Bisa enggak? Bisa enggak? Harusnya bisa ya. Rahasia game Pikab Stop. Nah, entar Bang cek dulu ya. Cek dulu ya sambil kita ngecek-ngecek. Ini baru lima orang sih. Baru lima orang ini. Yang lain pada ke mana? Yang lain pada ke mana? Abang tunggu ya. Abang tunggu ya. Rahasia apa, Bang? Rahasia game Pckabu Stop teman-teman ya. Nah, abang baru bikin videonya tuh baru rilis tadi jam .30 sore ya. Oke, aku Bang Yuza kamu udah nonton belum? Yuza Yuza udah nonton. Jangan lupa di-like, ya yang udah nonton ya. Jangan lupa di-like juga dan komentarnya teman-teman ya. Entar Bang balas dulu nih. Ini yang udah komentar Muhammad Alhafi nih. Oke, thank you. Thank you Muhammad Alhafi. Entar Bang balas komentarnya dulu. Bang, kenapa ginjalnya dijual, Bang? Karena dia bermain judul. Terilit utang tuh. Karena terilit utang. Terlilit. Nah, oke. Yang komen langsung komen aja bisaang. Abang langsung balas aja ya di videonya. Oke, sisa 45 orang lagi. Oke, sisa 40 orang lagi. Ini udah berapa nih? Nice, nice, nice. Udah 10 orang yang nonton. Oke, 10 orang udah nonton nih. Sisa 40 orang lagi ya, Teman-teman ya. 40 orang lagi. 40 aku, Bang Tani. Udah belum? Aku udah subrek kata Yuza. Oh, I ya. Kamu udah subrek, thank you. Tapi nonton video Abang dulu ya biar tahu rahasia Pikabu Stop ya. Rahasia game Pikabu Stop ya. Oke. Rahasianya apa, Bang? Jadi, Abang spoiler dikit ya. Rahasianya itu adalah satu keluarga rusak dan hancur gara-gara main game judi online atau judul. Bang, judul itu apa, Bang? Judi online. Bahaya, bahaya, bahaya. Jangan pernah ya, Teman-teman, mendekati menggunakan iseng-iseng pakai judi online. Jangan pernah, ya. Karena sangat berbahaya itu ya. Oke, Teman-teman, langsung aja ke channel Abang. Di situ ada videonya tentunya, Teman-teman, ya. Dan itu rahasianya, Teman-teman. Bang, nama game-nya apa? Yang mana nih? Yang sekarang. Yang sekarang wus at the door. Kalau yang di video Abang itu namanya Pikabu Stop. Nah, gitu. Oke, Bang. Tunggu teman-teman ya. Udah berapa orang? Nice. Udah ada 20 orang. Sisa 30 orang lagi. Sisa 30 orang lagi. Eh, bisa enggak sih tembus 50, Teman-teman? Soalnya tadi sore cuma 30 orang. Saya enggak bisa, ya? Bisalah, ya. Bisalah, ya. 30 orang lagi. Udah ada 20 orang yang nonton, Teman-teman, ya. Sisa 30 orang lagi nih buat nonton game Pikab Stop rahasianya ya. Oke, Teman-teman. Sisa 30 orang lagi. Siapa yang mau berkontribusi dalam mencari tahu rahasia game Pikab Stop, Teman-teman? Ya, yang mau silakan saja langsung saja ke channel Abang. Jadi, Bang Abang tunggu ya, langsung aja yang itu komentar terus ya, biar Abang balas nih komentarnya. Tuh, anak dijual, Bang. Kata ini kata Muhammad Alhafi. Iya benar nih anaknya dijual ya. Sangat berbahaya ya. Iya benar nih. Entar Bang balas dulu ya. Mantap Bang kata Deska. Thank you Deska. Makasih ya Deska ya. Makasih, DesK. Itu teman-teman rahasianya ya. Sisa berapa? 30 orang lagi ya sisanya ya teman-teman. 30 orang lagi ya Abang tunggu ya. 30 orang lagi ya Bang main Upin-Ipin. Iya enggak ah. Enggak ah. Game-nya mahal. Membahas dulu gameennya mahal. Enggak mau, Bang, main game Upin-Ipin, Teman-teman, ya. Game-ennya mahal, banyak drama lagi, banyak nge-bug, yah. Oke, Teman-teman, sisa 30 orang lagi. Tadi abang cek udah 20 orang yang nonton ya. GG sih. Sisa 30 orang lagi nih. Oke, nambah lagi. Nambah, nambah, nambah. Bentar. Wah, nambah, nambah. Jadi 25. Sisa 25 orang lagi. Let’s go. Sisa 25 orang lagi. Bang, aku udah nonton kata Marga dance. Thank you, thank you Margaadance. Jangan lupa like juga ya yang udah nonton ya. Jangan lupa di-like juga ya teman-teman ya supaya pakai komplitnya di situ ya. Like dan nonton sampai habis bos. Let’s go. Nice. Sisa 25 orang lagi. Oke nambah lagi. Sisa 20 orang lagi. Wah harusnya bisa sih ini. Harusnya bisa sih ini 20 orang lagi. Jangan kayak tadi sore teman-teman ya. Tadi sore cuman 30 orang yang nonton. Ayo dong pecahin rekornya dong. Pecahin rekornya ya. Yuk yuk kita pecahin rekornya. Bisa tembus 50 berarti sisa 20 orang lagi karena 30 orang udah nonton. Sisa 20 orang lagi ya karena 30 sudah nonton, teman-teman. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Orang mana, Bang? Abang orang Indo, Indonesia. Aku udah subrek kata Yudi. Thank you, Yudi, ya. Makasih ya, Yudi. Kamu nonton dulu video Abang. Oke, Yudi. Video rahasia game Pikabu Stop. Bang, apa tuh? Apa tuh? Apa tuh, Bang? Itu adalah rahasia orang-orang yang secara tidak sadar ataupun sadar iseng-iseng aja main game judi online, Teman-teman, ya. Nah, bahayanya kalau kita main game judi online itu bisa merusak merusak otak kita, Teman-teman, ya. Kita bakalan menjadi orang-orang yang aneh pengin kaya tapi main judi. Wah, salah ya. Jangan ya. Nah, gitu teman-teman. Kalau ada keluarga, sahabat atau teman dari temannya, teman-teman semua yang terjerat judi online, tolong diingatkan secara baik-baik ya. Karena otak mereka sudah terkontaminasi dengan rasa candu yang berbahaya. Jadi mereka itu enggak mau dengar lagi kalau teman-teman marah-marah ya. Makanya didekati dengan cara yang baik-baik ya supaya mereka sadar. Oke, nah teman-teman langsung aja cari tahu rahasia game Pikab Stop yang membahas tentang judi online, judul, pinjaman online, pinjol. Dua hal itu, Teman-teman, jangan pernah dekati, ya judi online sama pinjol. Udah enggak usah itu bahaya. Entar ee itu nanti ee bermasalah di ujung, ya. Oke, Teman-teman. Sisa berapa lagi nih? Sisa 20 orang lagi, Bang. Misteri peta Upin-Ipin, Bang. Ada peta-peta di Upin-Ipin emangnya Muhammad Alhafi itu ya, Teman-teman ya. Sisa 20 orang lagi nih. Mana nih 20 orang lagi? Ayo sisa 20 orang lagi. Cara nontonnya gimana, Bang? Langsung aja ke channel Abang. Tuh, tuh ada tuh caranya di bawah video main game-nya, Bang? Abang udahan ini, Abang udah udah live streamingnya. Cuman Abang lagi kasih tahu rahasia. Abang lagi ngasih tahu rahasia ke teman-teman. Jadi emang butuh 50 orang ya? Masa enggak bisa tembus 50 orang juga ya malam ini ya? Wah aneh sih kalau enggak bisa tembus ya. Ayo teman-teman 20 orang lagi. 20 orang lagi. 20 orang lagi. Mana nih 20 orang lagi? Ayo 20 orangnya lagi mana? Mana 20 orang lagi nih? Langsung aja ke channel Abang ya. 20 orang lagi ya. Oke, sisa entar sisa berapa ini ya? Oke, sisa 15 orang lagi. 15 15. Oke, ralat ralat ralat ya. 15 orang lagi. Oke, sisa 10. Mantap sisa 10. Oke, oke, mantap, mantap, mantap, mantap. 10 orang lagi nih. Mana nih dari 200 orang nih? Enggak ada yang 10 orang nih. Langsung aja ke channel Abang 10 orang lagi. Sisa 10 orang lagi. Mantap. E sisa 10 orang lagi ya. Sisa 10 orang lagi, Bang. Ini kan videonya. Iya benar, benar. For second, for second fast. Benar, benar, benar, benar. Thank you, thank you, Bang Bals, ya. Iya, benar ini videonya ya. Videonya ya. Ya, benar ini videonya. Bang, main peta-peta. Aduh, Abang enggak bisa. Abang takut, takut, takut. Enggak berani Abang main Roblox peta-peta. Mengerikan ya? Mercedes-Benz S Class mengerikan. Entar, Bang, balas dulu, ya. 10 orang lagi ya, Teman-teman ya. 10 orang lagi ya. 10 orang lagi ya. Bang, nama game-nya apa? Pikab Stop. Tuh, ada yang udah nanya juga nih. Rider for Messi. Bang, aku udah pakai lengkap. Thank you for second. Makasih ya. Entar, Bang, sambil-sambil balas juga nih chat-chat komentarnya. Bang main peta-peta. Aduh, Abang enggak berani main peta-peta. 10 orang lagi ya. Let’s go, let’s go, let’s go. 10 orang lagi, Teman-teman, ya. Harusnya 10 orang lagi. Bisa sih. Bisalah ini, ya. Temu 10 orang lagi, ya. Jangan lupa like juga ya. Like-nya jangan lupa, Teman-teman, ya. 10 orang lagi. Let’s go. Mana nih, Teman-teman? [Musik] Sekitar 2005 tadi namaku siapa? L Itra Sekar Rahayu. Oke, ada Sekar, ada Jambul, ada Rehan, ada Niken, ada Alvin, ada Anskira, ada Alhafi. 10 lagi tuh ya. Alhafi ya 10 orang lagi. Mana nih 10 orang lagi? Cepat cepat dong tonton yang habis ya teman-teman ya biar tahu rahasianya ya. Ini teman-teman harus tahu rahasianya nih teman-teman ya. rahasianya ya. Langsung aja ke channel Abang ya. Sekitar 10 orang lagi nih. Masa ketahan di 10 orang ya? Aneh sih ini. Ketahan di 10 orang sih ini jadinya. Wah aneh sekali ini ya. Kenapa ya? Kenapa ya? Abang tunggu, Teman-teman. Let’s go. Jadi teman-teman sisanya berapa ya? Ada yang tahu? sisanya entar coba refresh. Oh, lima lagi. Lima lima. Sor sor lima ya. Lima. Lima lagi. Lima lagi teman-teman. Lima lagi. Masa enggak ada lima lagi nih Bang izin keluar. Oke. Oke. Dance. Thank you. Thank you. Thank you ya sudah nonton ya. Ada Nur. Halo Nur. Nur kamu udah nonton belum Nur? Rahasia game Pikab Stop. Kalau belum langsung ke channel Abang ya Nur ya. Langsung ke channel Abang nonton dulu sampai habis biar tahu rahasia cerita nyata dari Pikabu Stop. Game Pikabu Stop. Y yah. Nah, sisa berapa orang lagi? Lima orang lagi. Lima orang lagi. Lima orang lagi. Cepat cepat cepat cepat. 50 orang lag eh 50 totalnya. Sisanya 5 li orang lagi teman-teman ya. Berarti ada 45 tadi ya. Ada 45 kata Yuza Saputra. Tadi kuliah 63, Bang. Oh iya emang iya ya? Emang iya ya Yuza ya? Sisa lima orang lagi ya. Asalamualaikum, Bang. Waalaikumsalam. Marga Dance. Oke selamat malam ya. Yang mau tidur silakan tidur enggak apa-apa. Ini lima orang lagi khusus untuk lima orang lagi ya yang mau-mau aja ya. Sebelum Abang tutup nih kuotanya sisa berarti lima orang lagi sih. Ini tutup enggak sih, Bang? Besok live. Live dong, Bang. setiap malam live ya. Live dong. Setiap malam bakalan live teman-teman ya. Game-nya bakalan berbeda-beda. Aduh main GTA San Andreas enggak ada game-nya. Enggak sanggup emang main game itu. Kapan-kapan ya main peta-peta ya. Main peta ya. [Musik] Mantap sekali teman-teman. Sisa lima orang lagi sih ya. Oke. Oke. Sisa tiga orang lagi. Oke, Rat. Sisa tiga orang lagi ya. Tiga orang lagi. Oke, sisa tiga orang lagi ya. Mantap. W Bang lagi balas-balesin komentar teman-teman nih. Tuh ada yang nanya, “Bang, besok minggu depan video apa, Bang?” E masih rahasia ya? Cobang balas-balas komentar dulu, ya. Coba, cobot. Tiga orang lagi, ya. Abang lihat nih. Tiga orang lagi nih. Tiga orang lagi ternyata. Mantap, mantap, mantap, mantap. Tiga orang lagi. Let’s go. Mana nih tiga orang lagi? Ya, Abang balas-balas itu ya, AHF ya. Kalau kamu komentar, “Au komentar kamu udah Bang balas.” Oke, let’s go. Bang, besok jam berapa? Kayak biasa jam jam .00 atau jam 0.00 malam ya, antara dua ya. Angang mainnya malam ya? antara jam .00 malam atau jam 8.00 malam, Teman-teman, ya. Nah, itu Abang kasih tahu sekali lagi, Teman-teman, ya. Ada rahasia game Pikab Stop. Rahasianya apa itu, Bang? Pikabust ini menceritakan tentang orang-orang yang satu keluarga itu terjerat judul dan pinjol, Teman-teman, ya. Karena suaminya itu iseng-iseng main judul, judi online. Eh, tahunya malah merusak seluruh keluarganya, Teman-teman. Ya, enggak berbahaya ya, gitu. Bang, aku mau tidur. Oke. Oke, yang mau tidur silakan, ya. Sisa satu orang lagi. Satu orang lagi mana nih? Satu orang lagi. Satu orang lagi. Tuh, satu orang lagi. Come on. Mantap. Udah 49 orang yang nonton, tinggal sisa satu orang lagi. Satu orang lagi. Satu orang lagi. Mana sih ini yang satu orang lagi nih? Kenapa dia enggak mau muncul ya? Ayo dong satu orang lagi. Come on, come on. Satu orang lagi. Mana nih? Mana ya? Enggak muncul ya? Parah sih. Satu orang lagi nih. Mana? Aduh. Abang main beta-peta enggak? [Musik] Aduh, satu orang lagi. Kapan selesainya, Bang? Abang udah nih, udah selesai. Cuman Abang lagi ngasih tahu, Teman-teman. Ngasih tahu rahasia aja. Abang lagi ngasih tahu rahasia. Rahasia game Pikabu Stop ada di channel Abang. Ya udah, Abang ngebikin ya videonya. Satu orang lagi please. Come on. Satu orang lagi belum nih ya. Y pada ke mana ya? Satu orang lagi nih ya. Kenapa dia enggak nongol-nongol ya? Kenapa dia enggak muncul-muncul ya? Satu orang lagi ini ya. Sisa satu orang lagi tapi dia enggak muncul. Ayo dong teman-teman langsung ke channel Abang ya sekarang ya. Langsung klik videonya. Video tentang judul. Langsung nonton sampai habis biar Abang tahu. Biar Abang tahu satu orang lagi ini siapa. Aneh sih ini dari tadi belum muncul ya? Ya elah ke mana ini? Satu orang lagi Bang main Fep enggak main. Halo, Bang. Halo. Yah, besok, Bang, live-nya kayak biasa jam .00 atau jam .00 malam, ya. Aku udah, Bang. Iya, Dance. Kamu udah satu orang lagi. Ayo, mana sih satu orang lagi nih? Entar entar entar Bang. Refresh dulu. Belum lagi yah? Belum lagi. Alamak, ke mana sih? Coba dong, cepat dong. Abang tunggu ya. Abang tunggu. Abang tunggu di channel Abang ada video baru tuh. Nonton aja tuh video baru itu yang Abang hitung ya. Oke. Satu orang lagi nih. Masa dari tadi belum? Oke. Udah udah udah udah. Let’s go. Udah udah udah udah udah udah udah udah komplit. Thank you teman-teman udah 50 orang tahu rahasia game PUP ya. Thank you, thank you, thank you, thank you. Terima kasih akhirnya satu orang tadi udah muncul. Terima kasih teman-teman yang sudah nonton game Pikabo Stop. Rahasia game Pikab Stop. Mudah-mudahan teman-teman dapat e itunya ya, dapat informasi, dapat ya sebagai pelajaran juga teman-teman ya. Soalnya hati-hati ya jangan sampai teman-teman terjerumus di judi online, pinjaman online. Sangat berbahaya ya judul sama pinjol itu pokoknya jangan sampai terjerumus di situ teman-teman ya. Thank you. Thank you yang sudah nonton 50 orang tadi. Thank you yang udah komentar juga. Makasih banyak yang sudah nonton 50 orang tadi. Makasih banyak. dan yang like juga terima kasih banyak ya. Oke teman-teman terima kasih atas support-nya ya. Malam hari ini abang mau tidur lah yah. Besok kita main lagi ya. Oke, selamat malam dan bye bye bye bye bye bye bye bye bye bye.
BERMAIN GAME 2025 Bersama Bang kamal
#horrorgame #live
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia