AKHIRNYA KETAHUAN KEANEHAN REUNI UGM! DIKULITI RISMON, JKW GAGAL SEMBUNYIKAN INI?!

bahwa ini semakin mempertegas ya, bahwa ijazah yang dipakai sebagai calon presiden 2014 dan 2019 itu palsu. Jadi tidak menandakan dia lumus kan. Jadi ya yang ya enggak ada dampaknya terhadap apa ini. Justru menegaskan bahwa Pak Jokowi makin panik sih. Saya lihat. Jadi ya itu penegasan bahwa membutuhkan dukungan dari teman-temannya. Itulah semakin meyakinkan saya bahwa Joko Widodo ini hanya doc begitu D3. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sobat RH sekalian, jumpa lagi kita di channel yang keren ini. Keren cadas ya, Saudara sekalian. Eh, kontroversi reuni itu masih berlangsung ya. Jadi ee kejadiannya persis seperti tahun 2022 sepertinya di mana pada saat itu reuni juga diadakan antar teman angkatan ee 80 Fakultas Kehutanan yang kemudian ee reuni tahun 2025 dikatakan 45 tahun ee angkatan tersebut ya. Tapi kata Rism, ya sudahlah tunjukkan saja ijazahnya daripada ribet, reuni dan lain sebagainya. Jadi sahabat sekalian begitu kata Rismon gak lama kita tidak telepon eh Rismon. Coba kita iseng-iseng telepon Rismon Sianipar. Ini apa maksudnya? Eh, ini hasil pollingnya itu setelah melihat Jokowi hadir di Roni Utaraan UGM koma. Apa pendapat Anda mengenai ijazah Jokowi? Sudah 82.000 Ibu yang voting hasilnya nantilah saya saya akan sampaikan setelah ee nakut-nakutin Anda. Silakan ee Bro Rismon, apa pandangan Anda tentang reuni tersebut yang makin menunjukkan bahwa ee ee apa UGM dan Jokowi adalah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan kelihatannya. Gimana? Ee e reuni. Reuni itu, Bang, ya? Iya, Runi kemarin itu menunjukkan kepanikan Pak Jokowi lah ya. Karena sudah saya laporkan juga terkait berita bohong, penyebaran berita bohong Pak Kasmujo. Sekarang curhat di depan yang katanya alumni He. Itu ee Pak Kasmuju hanya dosen pembimbing katanya karena pernah mengunjungi pabriknya empat kali. Jadi berbeda lagi. Sebelumnya 2017 pemimpin skripsi, 2025 dikatakan pembimbing akademis. Hm. Kemarin berubah lagi setelah di Polresta Solo menjadi hanya pembimbing. Hm. Mata kuliah lain atau apa? Ternyata karena pernah mengunjungi empat kali pabriknya terus dianggap menjadi dosen pembimbing saja. Hm. Gitu loh, Bang. Jadi dari situ aja inkonsistensi itu dia butuh dukungan ee karena kepercayaan publik kan semakin merosot kepada dia. Dan satu lagi, Bang menurut AD Art dari ee Kagama itu sudah diubah ternyata oleh Pak Ganjar Pranowo ketika menjadi apa namanya? Ketua Kagama kan. Iya. bahwa alumni ee dikatakan alumni bisa jadi memang yang ee apa namanya? Dikatakan alumni bisa termasuk yang tidak lulus, drop out gitu asal yang punya N nomor induk mahasiswa. Sama juga katanya ee ILUNI ITB atau alumni ITB juga begitu juga ternyata sama aja. Apalagi kalau dilihatnya orang itu sukses gitu ya. Heeh. Tambah tambah diakui karena biasanya yang sukses itu dodo itu karena biasa iya yang do kan sukses Bang seruduk seruduk sana seruduk sini biasanya kan iya jadi tidak menandakan dia lumus kan gitu loh Bang jadi ya ya enggak ada dampaknya terhadap apa ini justru menegaskan bahwa Pak Jokowi makin panik sih saya lihat h daripada panik lebih baik mengaku saja misal misalnya do atau hanya sarjana muda gitu. Dan kok aneh ya ee Bu Rektor ada di situ pada saat awal tapi kok enggak berpidato atau saya salah saya yang salah nonton. Hmm. Kok enggak berpidato? Harusnya kan disambut itu alumni the greatest alumni. Oke. Yang pernah dimiliki oleh UGM. Harusnya kan disambut benar-benar itu. Hm. H gitu, Bang. Jadi ya kalau menurut saya sih Pak Jokowi udahlah sudahi aja ini udah enggak mungkin lagi Anda kalau masuk pengadilan malah makin dipermalukan. Oke. Anda bicara soal masuk pengadilan dari mana ee celahnya untuk pembuktian ijazah palsu wong pasal tentang menyebarkan berita bohong tidak ada di dalam panggilan sekarang. Jadi, Anda nanti bakal dipanggil dengan pasal penghasutan, ya kan? Enggak ada pembuktian ijazah palsunya. Kemudian ee pasal mengenai pencamaran nama baik, enggak ada pembuktian ijazah palsunya, ya kan? Oh, gitu ya, Pak. Pasal fitnah tidak ada e apa ijazah palsunya. Jadi, Joko Widodo di ee di pengadilan itu tidak diwajibkan untuk membuktikan ijazahnya atau menunjukkan ijazahnya, Pak. Enggak ada. yang ada adalah Anda dan teman-teman jadi pesakitan, jadi terdakwa ya kan. Sementara lawan Anda jaksa. Makanya saya bilang lagi-lagi ini membuktikan bahwa Jokowi menghindar ya. Heh. Menghindar ee apa namanya? menunjukkan ijazahnya yang pernah dipakai dia sebagai terutama sebagai capres 2014 dan 2019 yang seharusnya itu hak konstitusional rakyat untuk apa itu untuk melihat mengetahui mengetahui ee ijazahnya itu yang jelas pasal 28 ayat 3 Undang-Undang ITE Undang-Undang Nomor 24 Tahun eh Undang-Undang 1 Tahun 2024 itu tidak lagi dikenakan tidak lagi diate di dalam SPDP di dalam panggilan terhadap dr. Yulia besok. Jadi ee 28 itu tentang apa, Bang? Tentang 28 ayat 3 tentang menyebarkan berita bohong. Oh, kan kalau ada berita bohong harus ada berita aslinya, kan? Iya. Ah, yang tidak bohongnya. Jadi, enggak ada itu. Semuanya itu mengarah kepada hal-hal yang sifatnya kriminal umum saja. Bahkan jangan-jangan Pak Jokopin akan menarik ee laporan jangan-jangan dan Anda dikenakan dengan kriminal umum, delik-delik umum, delik penghasutan, ya kan? Kemud perkara kemudian tidak terbukti itu lain soal ya kan gitu. Atau tetap kena pasal 32, pasal 35 dikena-kenakan aja kan terbukti Anda sudah mengutak-ngatik dokumen seolah-olah itu asli ya kan. Nanti digituin Anda. Oke, Bang. Kita lihat aja lah, Bang. Oke. Karena ee apakah Jokowi masih se seberingas atau sebengisit ketika itu saat memenjarakan Bambang Tri dan Gus Nur dan kita lihat apakah Gus Nur Gus Nur bukan Gus Nur. Gus Nur dan Bambang Tri. Dan apakah kita lihat eh civil society kita diam enggak dibegituin? Hm. Oke. Karena kita untuk untuk mengetahui ijazahnya Jokowi yang pernah dipakai sebagai capres itu, Bro. Kembali kepada reuni tadi ya kan. Apa kesan Anda terhadap pelaksanaan reuni tersebut? Mirip ya seperti tahun 2022 ya ketika teman-teman I. Seperti tahun berapa itu yang teman-temannya menunjukkan ijazahnya, memegang ijazahnya di hotel ambarukm kalau tidak salah. Ijazah Jokowi cuma dalam di apa? Proyektor. Srein. Iya. Proyektor. Iya. Untuk meyakinkan publik bahwa ijazahnya dia punya ijazah dan asli gitu. Padahal hal sepele kalau memang dia punya dan asli kan enggak usah reuni, enggak usah apa kesaksian teman-teman gitu. Ribet ya. Karena kan satu angkatan pun kita kan enggak tahu kan, Bang, dia lulus atau enggak. Saya sendiri ya enggak tahu Anda benar gitu. Karena saya aja di sana enggak ngerti saya event sampai sekarang ini orang ini kuliah atau e selesai apa enggak. Karena biasanya kadang-kadang baru satu semester hilang dia, du semester menghilang. Tapi belum tentu dia. Iya kan, Bang? Kan semua orang mengalami itu. Di semester 5 sudah banyak yang hilang entah ke mana. Iya. Dan kita enggak ngerti apakah dia lulus apa enggak. Jadi kalau mereka beruni misalnya ini saya angkatan 89 reuni ya saya ketawa-ketawa aja dan saya enggak tanya Anda lulus apa enggak kita ketawa-ketawa aja yang biasa kita tanya anda kerja di mana kan begitu biasanya kan iya karena asumsi yang paling aneh adalah itu Mustoha atau siapa namanya itu. Iya. Eh itu mantan Dirut Perhutani ya? Perhutani dan Komisaris PT Pupuk Sriwijaya. Iya. itu mengaku lulusan tahun ‘6 wisudanya. Iya. Tetapi dia sangat yakin Jokowi lulus tahun ‘5. Hm. Beda tahun lulus misalnya. Iya. Tapi dia yakin sekali g itu kan aneh itu. Iya. Karena ee untuk mengetahui seseorang itu lulus atau tidak memang jarang sekali. Kecuali kita lihat wisudanya ya. Misalnya teman teman akrab kita gitu. Saya aja dari 251 angkatan itu yang saya tahu lulus persis itu cuma satu orang aja. Sama, Bang. Saya cuma dua atau tiga orang aja yang saya tahu lulus. Karena saya lihat dia wisuda kan kalau saya karena karena memang di samping saya dia lulus. Duduk duduk waktu apa Bang? Wisuda. Gak dong. Kalau saya minimal saya istri saya lulus ya kan karena lulusnya bareng soalnya wisudanya bareng. Oh gitu Pak. Jadi kemudian ee ada teman saya yang lulus bulan Agustus ee wisuda. Kalau saya kan bulan Februari karena di UGM zaman saya cuma dua kali wisudanya itu bulan Agustus dan bulan Februari. Kalau Agustus lewat ya terpaksa Anda akan ee wisuda Februari kan karena Grahaba kan banyak tuh anunya. muatnya. Jadi, jadi ee mulai cuma dua kali saja. Tapi di dalam polemik ini Jokowi anu ee PD banget dia guyon dia misalnya ee ini ada nih teman kuliah di UGM Bela Jokowi soal ijazah kami saksi hidup. Dia bilang kan. Kemudian apalagi nih ee Jokowi ungkap alasan ikut reuni Fakultas Kehutanan UGM. Kemudian apaagi nih? Macam coba kita ee ada curhat Jokowi sekali ada. Siap kita dengarkan dalam bro respon ya sebentar. Iya. Urusan asli dan tidak asli sudah tahu semuanya itu asli tapi kepentingan politik. Jadi terjadi hal seperti saya rasa itu aja yang ingin saya sampaikan. [Tepuk tangan] Hati-hati nanti keputusan di pengadilan. Begitu keputusannya asli, Bapak Ibu boleh senang-senang. Tapi begitu tidak yang 88 juga [Tepuk tangan] saya kandangan geleng-geleng juga ini kita ini. ada enggak masuk logika tapi apa ya kejadiannya peristiwanya seperti yang kita lihat kita ini kuliah sulit-sulit enggak tapi kalau saya lulus semua lulus terus lulus terus beda kalau teman baik saya jambrung ada gak ada mana Pak lah kalau Pak Jambrung Sasono seingat saya dulu matematika sampai empat kali sini Pak sini Pak dosennya Pak Dal berapa kali Pak matematika Delapan kali ingat saya empat kali mengulang ternyata delapan kali saya ingat karena beliau ini teman dekat saya ke mana-mana dengan saya ingat betul Pak lah kalau yang diragukan Pak Jamblung itu boleh matematikanya mengulang gitu saya itu enggak pernah mengulang ya saudara sekalian, Anda enggak enggak gemeter tuh mendengar dia pidato kemudian kelihatan betul ada temannya dipanggil Jambrung Sasono. Berapa kali enggak lulus matematika? Delapan kali katanya, bukan empat kali. Kemudian kalau ee kalau nanti as kalau dibilang asli kalian boleh senang-senang. Tapi kalau dibilang palsu, maka siap-siaplah 88 itu dibilang palsu semua. Begitu katanya. Ya, mana ada paket paket itu, Bang. satu kelas lulus semua kan enggak ada. Itu kan pernyataan orang yang panik ya. Dan satu lagi kalau masalah kepercayaan diri tahun 2017 juga sangat percaya diri Joko Widodo. Iya. Menampilkan Pak Kasmujo, bimbingan skripsi bolak-balik galak ternyata kan bohong. H begitu loh. Karena dia sudah apa ya terbiasa berbohong, menipu rakyat. Jadi apa itu dialog-dialog semacam itu itu apa ya sudah terbiasa rakyat untuk apa ya beropini miring tentang dia. Dan sekali lagi kalau memang dia punya ijazah asli untuk pencapresan 2014-2019 dia enggak perlu penegasan dari teman-temannya. Hm. Untuk apa? Dan enggak ada gunanya itu. Iya. Dan memang ada logika palsy juga tadi ya. Kalau saya dinyatakan ee katanya tidak asli, maka 88 lainnya juga harus enggak ada kaitannya. Padahal 88 itu kan bisa jadi memang enggak lulus. Iya kan? Kemudian bisa juga lulusnya lambat. Iya kan? Tidak semuanya sama kan. Kalau keluar gimana ada hubungannya kita dengan teman satu angkatan? Kalau kalau kita lulus yang lain enggak lulus atau kita ee kita enggak lulus, teman kita bisa lulus. Jadi enggak ada kaitannya. Jadi ya itu penegasan bahwa membutuhkan ee dukungan dari teman-temannya itulah semakin meyakinkan saya bahwa Joko Widodo ini hanya DO drop out atau BSC begitu D3 gitu, Pak. Oke. Jadi tapi Anda cara tapi Anda mengakui dia pernah kuliah di UGM Fakultas Kehutanan begitu ya. Ya, sesuai yang ditampilkan di TPDUM itulah kita asumsikan benar. Oke. Yang ditampilkan di TPDUM itu apa? Sarjana muda. Iya. Iya. Sarjana muda kan maksudnya dengan 100 sarjana muda dengan 122 SKS dan IP 2,05 itu ya. Iya. Tebakan optimisnya lulus sarjana muda. Tebakan pesimisnya drop out, Bang. Oh. Kalau dia lulus tidak mungkin dia butuh penegasan teman-temannya ramai-ramai reuni dadakan. Bahkan ada orang anta berantah yang alumni TB aja ada di situ pakai kaos biru ya. Bambang siapa itu? Saptono atau apa? Kenapa? Kenapa lulusan ITB dia? Iya ya kan dia lulusan ITB gitu loh. Kok ada di situ ya? Kita juga enggak tahu yang berbaju biru itu apakah benar lulusan UGM. Semua kan tidak diperkenalkan, disebutkan nomor induk mahasiswanya atau ee ee tahun masuknya kan cuma beberapa orang aja ditampilkan di media. Sisanya kan yang hanya berbaju biru untuk menegaskan bahwa kami banyak gitu loh. Jambrung Sasono itu mungkin sudah termasuk bagian dari skenario mungkin. Iya. Bambang Sono atau Susastono atau itu apa, Bang? Oke, Bang. Yang mantan apa IKN itu? Bambang Susantono. Ah, Susantono. Ah, itu, Bang. Iya. Itu kan langsung dideteksi netizen. Oh, ada ya? Ada. Ada juga hadir di sana dia. Iya, hadir di sana. Mungkin dia hadir di TB. Mungkin dia mahasiswa luar biasa barangkali ya. Kalau kalau Anda kalau Anda di Harvard University kan Anda bisa ngambil mata kuliah di universitas lain tuh. Iya kan? Itu apa? permainan persepsi publik akhirnya dengan apa kode warna biru ya kaosnya bahwa kami banyak loh gitu loh. Padahal kalau kita lihat ya itu-itu aja dia warna biru ya selama ini tampil di media apakah itu juga simbol bahwa ee responsan di-backup oleh partai biru katanya. Iya kan ada yang bilang kan. Iya iya itu di belakang berma partai biru mereka menuduh kami fitnah tapi mereka suka kali fitnah sembarangan di sana sini hmm kan aman mereka kalau fitnah kan kalau kita enggak aman kan iya kalau mereka fitnah sana sini aman se dulu di fitnah bohir sekarang partai politik kalau di sisi Jokowi semua bebas memfitnah termasuk kalaupun bohong enggak enggak apa-apa kayak Pak Kasmujo ya. Iya. Jadi kalau kita lihat dialog kepercayaan diri Jokowi tahun 2017 apa bedanya dengan sekarang? Memang dia pintar berdialog menipu publik itu pintar sekali, Bang. Hmm. Anda sudah ada sudah ada panggilan belum? Belum ada, Bang. Oke. Kenapa yang dipanggil pertama adalah dr. Julia? Ya, padahal tidak termasuk dari dengan 12 orang yang dilaporkan itu. Tapi kan bukan terlapor kan, Bang? Sebagai saksi aja kan. Iya. Gak maksudnya kenapa enggak langsung saksi yang 12 ini? Mungkin mereka masih bingung kan skenarionya. Oke. Masih belum belum belum kicking seolah ada agenda politik besar kan gitu mau digiring seperti itu nanti. Oke. Ada tokoh politik, agenda besar bla bla bla. Ya coba aja polisi buktikan kalau ada. Jangan-jangan Dr. Julia itu agenda tokoh politiknya. Jangan-jangan. Heeh. Oke. Oke. Kita bacakan Bro Rismon. Ini kan ada juga orang yang enggak suka sama Anda. Kan banyak kan. Nanti kita bacakan. Termasuk enggak suka sama channel ini juga banyak kan. Apa hak lu tunjukkan ijazah? Ya, reuni di UGM itu tandanya emang benar alumni UGM kocak di reuni-reunian ada alumni ITB nyusup. Panik tingkat tinggi, tenang, duit masih banyak, enggak ribet emang rius. Episode Jokowi ngibul masih berlanjut aja ya. Lawa Jokowe. J ini Jokowo bukan Jokowi. Sekali lancung seumur hidup enggak akan pernah dipercaya. Bagi saya ini bukan sekedar kasus ijazah, tapi gerakan memperbaiki bangsa dengan menolak segala bentuk normalisasi penyimpangan yang merusak moral bangsa. Susah dibantah mau sering bolos nilai jelek, UGM meluluskan show. Apa masalahnya? Sampai saat ini ijazah asli tak ditunjukkan. Hanya orang gila percaya JKW punya ijazah asli. Ngeri dagelan. Cuma masalah spele saja kok ribetnya begini amat. Tinggal tunjukkan saja kok repot. parah, tak tahu malu dan enggak ada tanggung jawab kepada publik. Tak seperti menggunakan uang rakyat. Lumayan dengan reunikan kita dapat hiburan lawak gratis. Obat saraf waras sudah habis. Ini ngalor ngidul kalau langsung ditunjukkan enggak indah. Betul. Tunjukkan saja ijazahnya. Aktor terbaik abad ini. Dian Sandi kok aman menyebarkan dokumen tanpa izin. Sedangkan yang menguji dokumen yang disebarkan Dian Sandi justru dilaporkan. Teman palsu, reuni palsu, ijazah palsu. Endingnya seandainya Jokowi punya ijazah asli pasti sudah ditunjukkan. Buat apa dia sampai stres begitu? Sabar, nanti di pengadilan saja ditunjukkan gak akan percaya. Betul, Bang. Kok repot-repot buat narasi yang aneh muka triplek ini apa maksudnya muka triplek ini? Eh, Muliono main sinetron lagi di UGM, akhirnya blunder. Pak Kasmujo tahun 2017 terjadi lagi. Panipu, bilang panipu. Muka tembok. Cara salamannya tidak menunjukkan sebagai teman lama. Ngomong apa Anda? Segala narasi Anda sudah terbantahkan. Mon ini ada juga nih panggil Mon ya kan. Ngomong apa anda? Segala narsantakan. Mon e kan Dora Emon maksudnya ini. Ternyata Krismon ternyata enggak tahu hukum. Kalau bohong sudah jadi karakter maka akan sulit mengubah persepsi orang. Saya yakin dan percaya dari gelagatnya data dokumen KPU dibersihkan. Data dokumen Perpustakaan Kehutanan UGM dibersihkan. Ini bukti ijazah Jokowi. Bodoh, bodong, palsu. Ijazah aja sampai disembunyi-sembunyikan. Capek deh bikin gaduh. Tunjukinlah biar enggak ribut nih rakyat. Daripada tunjukin reuni-reunian, mending tunjukkan ijazah asli UGM-nya saja. Tapi gimana mau tunjukkan lahuwong ijazahnya palsu. Banyak sekali. Enggak mungkin saya bacakan semua. Silakan Dr. Rismon Sianipar yang ijazah Yamaguchci University-nya diragukan oleh Joshua Sinambela. Silakan. Ee Joshua Sinambela sudah saya apa itu kuliti di X saya karena dia selalu Oke, Bang. Abang sudah dapat info yang tentang itu. Saya mewawancarai ketua KPUD Solu itu kan. Iya. Yustinus Arya. Iya. Nah, bahwa di situ tidak ada berita cara verifikasi i ee UGM dengan apa namanya KPUD Solo pada saat Jokowi sebagai calon walikota 2005 memang tidak ada pernah diverifikasi, Bang. Tahapan-tahapan verifikasi itu tidak dilakukan hanya diketok sidang internal, sidang pleno di KPUD Solo langsung sah jadi calon walikota. Jadi argumentasi mereka kan Silvester dan lain-lain, Yakupa Pasibuan, Rifai ya, pengacara-pengacara Jokowi kan selalu mengatakan itu sudah diverifikasi sejak pemilihan Walikota Solo tahun 2005. Bohong. Ternyata tidak ada verifikasi itu. Tidak ada berkas BAP, Pak. Di apa itu? itu Yustinus Arya sendiri yang mengatakan, ketua KPUD saat ini. Jadi ada orang-orang yang berusaha membela ya kayak si Jadi pembelaan mereka itu tong kosong, Bang. Tidak verified gitu. Itulah pembela Jokowi datanya enggak ada tapi mulutnya besar. Setelah saya tanyakan langsung itu ada itu live streaming saya, Ketua KPUD Solo, Pak Yustinus Arya. Enggak ada. Memang enggak ada, Bang. dan data itu katanya sudah diserahkan ke ee Polda Metro Jaya. Saya juga mendengar di PKPU DKI enggak ada juga itu verifikasi karena mereka begini mikirnya ya pada waktu itu mungkin mereka enggak akan nyangka ngapain kita memverifikasi calon presiden kan atau calon gubernur. Enggak mungkin ijazahnya palsu kan begitu. Jadi pada waktu aja Bang gini Bang KPU pusat ah kan sudah diverifikasi di KPUD Solo gitu. Jadi ternyata tidak diverifikasi. Akhirnya capris pun tidak diverifikasi karena mereka mengandalkan KPUD Solo kan gitu. Atau KP Sol mengatakan kan sudah diverifikasi di KPU nasionalnya bolak-balik jadinya ya. Heeh. Jadi bolak-balik di pimpong gitu loh. Jadi itulah kalau yang mengatakan siapa lu minta ijazah Jokowi ditunjukkan loh. Hak saya dong. Dia kan pakai keringat saya. Saya bayar pajak untuk membiayai hidup Jokowi dan keluarganya sebagai presiden gitu loh. Dan bahkan saya sekarang ini lagi diincar untuk ditersangkakan tanpa punya hak gitu kan. Iya. Iya dong. Kalau kalau Anda mau dihukum karena ijazah maka Anda lebih berhak untuk mendapatkan kebenarannya kan. Iya gitu loh. Enak kali dia pengin jadi presiden, tapi ijazahnya enggak pernah ditampilkan. Padahal saya 2014 memilih dia. Woh, 2014 Anda milih dia. 2019 Prabowo. 2024 enggak usah disebutkan. Oke, Bro. Luar biasa. Anda lagi di mana? Di Jakarta atau di luar kota? Di Balige, Bang. Oh, di Oh, udah kembali lagi ke Balige. Udahlah, Bang. Wih, dari mana Anda dapat ongkos ini? kayaknya betul-betul ee kuat bohir Anda yang di belakang layar itu ya. Yang pasti bukan partai biru, Bang. Mahal kan? Balik ke Baligi pakai pesawat berdua lagi. Ya namanya aja ini, Bang ee apa namanya? Penumpang ekonomi. Dicari pas low season dan kemudian tiketnya paling murah ya kan gitu. pun kursinya kursi ekonomi, Bang. Enggak seperti anu ya para komisaris itu yang kursinya bisnis gitu ya. Bentar lagi kan itu semua adik Dermawan semua akan jadi komisaris semua itu. Sebentar bismillah komisaris gitu ya. Iya. Oke, Bro. Enggak penting kebenaran itu. Enggak penting kebenaran. Ya, sama seperti argumentasi dari pengacara Jokowi kan, tong kosong ternyata enggak ada verifikasi di KPUD Solo. Hm. He. Jadi melihat gaya dramanya Jokowi tahun 2017 ya udahlah mirip itu tahun 2024 eh 25 ini saya kira semakin panik dan semakin terpojok. Saya yakin di pihak kepolisian pun sudah menyimpulkan bahwa Joko ijazah Jokowi palsu. Cuma mereka konflik mau ke kebenaran atau atau memihak Jokowi. Oke. Ini ini pendapat Anda ya. Loh, saya yakin, Bang. Yakin. Karena kan kita sudah dia kan tidak menyangkal bahwa apa yang di-upload oleh Dian Sandi itu adalah miliknya. Hm. Iya kan? Iya. Dari uji lintasan stempel aja enggak mungkin itu, Bang. Oke. Kalau memang yang ditampilkan oleh Dian Sandi itu adalah milik Jokowi, maka pasti palsu. Kalau bukan milik Jokowi, Sandinya yang harus dipenjara gitu ya. Iya, Bang. Kalau bukan milik Jokowi, Dian Sandinya yang harus bermasalah gitu ya. Harusnya Dian Sandi dan Jokowinya yang dipenjara kalau Indonesia ini benar. Hm. He. Tapi saya sih enggak pengin Jokowi dipenjara lah. Nanti ee banyak apanya termulnya yang membuat suasana apa. Ya, target saya adalah lebih penting adalah bagaimana KPUD dan KPUB besok-besok itu bekerja jauh lebih cermat atau itu agar tidak terjadi lagi presiden semacam ini. Tes test tes case pembelajaran bagi negara bahwa tidak boleh ee ketidakcermatan itu menjadi bagian dari pekerjaan lembaga-lembaga itu ya. Iya, Bang. Bayangkan, Bang. di KPU di Solo enggak diverifikasi. KPU ee DKI mungkin beralasan kan sudah diverifikasi oleh KPU di Solo, ternyata enggak. Begitu juga dengan KPU nasional. Masa pakai masa-masa ya kan masa ee sudah jadi walikota ee gubernur ijazahnya palsu bohong itu katanya kan. Enggak benar. Iya, Bang. Itu kan makanya saya bilang argumentasi saya sekarang ya semakin menguat. Kalau benar apa yang di-upload di sandi dalam milik Jokowi maka pasti palsu. Oh itu kesimpulan Anda pasti palsu ya. Pasti palsuah Bang. Kan lintasan stempelnya enggak ada. Tapi kata Josef Senambel kalau ee dokumen analog iya analog juga tidak boleh pakai ee apa ee pakai yang ee digital. Cobalah search dulu lima kasus besar pemalsuan dokumen analog. Salah satunya adalah Hitler Diari. Itu itulah pemalsuan dokumen yang termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Iya. Pemalsukan dokumen analog itu diperiksa dengan ee digital forensik itu. Hm. Tapi katanya makanya jadi ahli enggak usah terlalu over confidence. Tapi katanya mereka sangat banyak sekali kasus pemalsuan dokumen analog diselesaikan dengan digital forensik. Katanya mereka salah satunya ya itu sedang fund rising diish. Oh, katanya mereka fundraising untuk ke Yamaguchci University untuk mengklarifikasi Anda. Kenapa enggak minta saya aja? [Tertawa] Tapi biasanya kan kalau misalnya Anda PhD through ee master degree itu kan biasanya tidak harus ijazahnya S2-nya ada kan biasanya. Ee itu kan apa Bang impuls aja ditawarin oleh apa namanya dosen ditawarin oleh pembimbing. Oh mau mau ijazahnya apa enggak gitu ya? Iya. Anda kan Anda ambil ijazahnya enggak apa, Bang? Kalau Anda ambil ijazah S2-nya enggak ambillah, Bang. Oh, ambil ya. Jadi Anda pegang S3 dan S2-nya Anda pegang ya. Enggak kalau sebenarnya kalau Anda tidak ambil S2-nya pun enggak ada masalah kan kalau Anda langsung pembimbing saya Hidosimi Ikik. Oke. Bukan bukan ini Kasmjo bukan ya? juga wakilnya, Bang. Oke. Hidetosi meik. Iya, Bang. Wakilnya Hidosi Nakata. Ee wakilnya ee Kasmujo. Oke, ya. Mudah-mudahan walaupun kita sambil ha ho hao ha hao ketawa-ketawa, kita tetap mendahulukan pemikiran yang ilmiah dan sehat ya. Soalnya Anda ditantang nih sama apa itu D apa gitu ya. Nih apa itu, Bang? Ya, nih ya. Saya saya dengarkan tuh eh saya bacakan tuh DF Talk ya kan crash 22. Monggo Kak Kak ee saya di apa di sampaikan ya diforward. Ternyata masih banyak media yang suka tertipu sama penjelasan para pakar-pakaran yang sudah berulang kali kami bantah dan luruskan. Sebagai tanggung jawab kami di komunitas digital forensik dan Infosek ya kan Infosek DFIS agar menjelaskan kepada masyarakat umum bagaimana sebenarnya pemeriksaan digital forensik digunakan dalam mendeteksi manipulasi gambar garis miring dokumen digital dengan ELA luminan gradience dan metode deteksi lain dan apa perbedaannya dengan dokumen analog maka kami akan mengadakan di Falk crash 22 yang berjudul deteksi manipulasi gambar digital versus analog. Kami turut mengundang para pakar-pakaran, oh Anda disebut pakar-pakaran yang tetap masih menggunakan analisa-analisa prematurnya terhadap gambar digital yang diperoleh dari media sosial. Silakan flyer dan undangan ini diteruskan ke mereka. Di samping itu, sebagai informasi bonus, kami sudah menyediakan tim khusus untuk melakukan verifikasi langsung ke Yamaguchci University Jepang dan beberapa lembaga-lembaga berwenang di Jepang terkait kredensial salah satu pakar-pakaran tersebut. Untuk perjalanan ini kami masih open donation sponsor karena tim akan berencana sekalian membawa media wartawan meliput langsung. Bagi yang ingin memberikan donasi atau sebagai sponsor bisa menghubungi nomor 0811 dan seterusnya WA only. Semoga bermanfaat. Ini dia cari cari dana atau mau untuk membuktikan atau membanta atau membuktikan ijazah? Ya. Komentar Anda. Ee gini, Bang. itu kan mereka si Josua Sinambela ini kan anak buahnya si Muhammad Nuh. Iya. Yang saya dapati seorang penipu, pemanipulasi, rekayasa kasus Jessica. Hm. Ya, bagaimana mungkin saya bisa apa ya ee orang yang enggak punya integritas. Makanya ketika dia nelepon saya, saya tanya, “Bagaimana pendapat Anda ketika ya bosmu Muhammad Alazar saat itu AKBP? Sekarang Combes atau Brijen menggunakan ER soft software gratisan ya terdapat dalam metadatanya itu mengotak-atik mengabur-ngaburkan video digital, video CCTV kasus JCK Wongso. Dia enggak bisa jawab. Berarti Anda enggak punya integritas hanya karena bayarannya Muhammad Nuh atau anak buahnya ya berarti enggak layak Anda. Oke. Tapi dia sini ee jadi ee kegiatannya dilakukan Sabtu 26 Juli 2025 pukul 20.00 sampai 2200 sudah lewat ya semalam. Ya, panelis via Zoom meeting, live streaming YouTube eh @dftalk undangan terbuka untuk Roy Suryo, Rismon Sianipar, Topi Merah garis miring-miring ya, Refle Harun sebagai panelis, cek WA. Ternyata saya juga diundang. Ternyata dia kagak ngerti kalau saya memang pakar-pakaran, bukanak saya enggak ada bau-bau digital forensik ya. Saya menyampaikan apa yang sudah diteliti oleh Respon Roy, topi merah. yang saya bilang saya bisa terima kalau itu terkait misalnya image comparison kan kelihatan tuh perbedaan huruf A-nya ya nempelnya di apa ee bunga-bunga UGM itu bunga tratai kan lambang UGM. Jadi itu kan kasat mata bisa dilihat. Masa begituun perlu keahlian digital forensik ya kan lulusan Yamaguchci University kalau cuma mau melihat ee ijazah satu dan ijazah du beda gitu gitu. Halo. Halo, Bang. Oke. Iya. Kan gini loh, mereka mengadakan di forumnya bla bla bla gitu, tapi kan enggak ada kewajiban orang untuk datang. Ya itu kan forum mereka. Saya enggak enggak mau juga masuk forumnya Muhammad Nala Azar yang saya enggak penipu. Jadi yang paling fair sebenarnya kemarin itu ya yang menyebut saya ahli pakar-pakaran, kenapa tidak membantah itu di depan Karua Siddiq pada saat ee apa gelar perkara khusus gitu loh. Iya. Itu kan apa? tempat yang paling fair sempurna di situ. Iya. Dia tunjukkan Anda salah, yang betul asli begini nih. Nih kan begitu. Iya. Kenapa enggak dibantah kajiannya Pak Roy Suryo, Bu Tifa? Saya kenapa cuma analog tidak bisa dianalisa secara digital selesai? Kan itu cuma Google aja banyak kasus, gampang sekali dibantah gitu loh. Salah satunya. Yang paling lucunya adalahis yang paling lucunya adalah pokoknya kalau analog tidak bisa diteliti dengan digital, analognya mana? Di Pak Jokowi, Pak Jokowi gimana nanti kalau pengadilan? Pengadilan bisa apakah mengharus ee tidak perlu kata pengadilan karena ini kasus yang tidak terkait dengan pembuktian ijazah asli atau palsu. Matilah kita semua. Jadi kalau ya kan maksudnya gini loh, Bang, bahwa argumennya kan tinggal digoogling. Jadi itu barang H ada Hitler Diari banyak sekali kasus-kasus pemalsuan apa dokumen analog itu disesuaikan dengan digital forensik. Tapi itulah ya mungkin itu sudah dibriefing ya untuk memanipulasi publik pada ya memang sumbernya berbahasa Inggris sih yang kalak Indonesia agak susah memahaminya tetapi itu ada gitu loh bahasa Inggris bahkan di ee beberapa kasus di Wikipedia juga ada tapi enggak tahu kalau Wikipedia bahasa bahasa Indonesia ya kan. Oke, Bro. Closing set. Di itu salah satu yang fenomenal itu diselesaikan dengan digital forensik gitu loh. Oke. Ini apa ini? Padahal ya kami tunggu gitu loh. Iya. Iya. Kan sering itu. Oh, pakar gadungan, pakar abal-abal bla bla bla. Tetapi sampai Pak Roy tanya, “Loh, kok cuma segitu?” Pada saat keluar mana bantahannya? Kan pada saat keluar apa itu ee gelar perkara khusus itu. Hm. H itu mana bantahannya gitu loh. Hm. Jadi ya kalau cuma itu ya satu kalimat ya udahlah itu namanya tidak mau bertanding gitu ya. Itu menolak bertanding. Iya enggak mau bertanding. Hanya serang-serang personal lah, SOP lah segala macam. Keluarkan keilmuanmu gitu loh Bang untuk membuat sebuah digital forens apalah analisis bahwa itu asli kan begitu. Heeh. bantah gitu loh misalnya lintasan. Halo. Iya kan? Iya. Atau pencocokan citranya salah. Ini lebih cocok ke Jokowi daripada Dumakno. Pakai algoritma apa kau? Prepressing apa yang dipakai kan begitu. Oke bro. Iya Bang. Closing statement Bro. Closing statement tentang reuni itu, Bang. Ya. Iya. ee bahwa ini semakin mempertegas ya, bahwa ijazah yang dipakai sebagai calon presiden 2014 dan 2019 itu palsu. Palsu. Karena kalau orang ee apa namanya asli yang dipakai untuk sebagai calon presiden, untuk apa penegasan dari teman-temannya? He. Tinggal tugukan beres ya. Tetapi inilah rasa takut bahwa ini akan terbongkar. Bayangkan ini akan menjadi sejarah terburuk bahasa Indonesia. ada seorang presiden dua kali mencalonkan diri sebagai ee presiden. Ijazahnya palsu. Oke. Dan itu terkonfirmasi juga saya kira tetapi dengan kode-kode bahwa Profesor Ova Emilia sempat menyambut tapi tidak mau menyampaikan pidato. I see I see. Oke, makasih, Bro ya. Mudah-mudahan ee kebenaran terkuak ya walaupun jalannya berlikuh. Makasih. Oke, Bang. Makasih, Bang. Iya. Yo, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sobat RH semua. Itu tadi dengan Roy eh Rismon Sianipar langsung jeger.

Subscribe channel RH Family

Follow IG: https://www.instagram.com/reflyharunofficial/profilecard/?igsh=YjdzenY3Mm9oYzRo
Follow Twitter: https://x.com/ReflyHZ
Follow Tiktok: https://www.tiktok.com/@kerencadas?_t=8rvhplsiRYC&_r=1

#reflyharunterbaru #beritaterkini #reflyharunpodcast #REPOT