HEBOH! ALUMNUS ITB PETINGGI IKN MENYUSUP DI REUNI KEHUTANAN UGM. SALAH SATUNYA TERMUL CALO TERMINAL?
[Musik] Halo, halo. Apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Senang sekali saya Herbun Arif bisa kembali menyumpai Anda semua ini di awal pekan hari Senin ya. Sekarang tanggal 28 Juli ee 2000 ee 25. Tidak lama lagi kita meninggalkan bulan Juli dan masuki bulan Agustus. Ini bulan keramat buat bangsa Indonesia. Kita akan memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan RI. Tapi saya enggak akan ajak ngomong soal itu. Kalau kalau kita ngomongin soal kemerdekaan RI kan orang pasti kaitannya sekarang dengan pertanyaan soal IKN dan sebagainya ya. Ada sih kaitannya sedikit-sedikit, tapi ini berkaitan dengan eh reuni mendadak yang dilakukan oleh mantan Presiden Joko Widodo di Universitas e Gajah Mada tepatnya di Fakultas Kehutanan pada hari Sabtu lalu tanggal 26 Juli 2025. ramai sekali itu soal e reuni itu ee karena ee reuninya kenapa dianggap mendadak gitu ya karena dan ee tiba-tiba muncul riuni dan kemudian ini banyak alumni dari UGM yang menyatakan ini enggak lazim ada reuni yang mendak-dak seperti ini. Karena biasanya reuni itu setidaknya dilaksanakan dua kali yakni menjelang disetalis disatalis ee dari Universitas Gajah Mada ini pada bulan Desember tanggal 19 Desember. Jadi biasanya reuninya itu kalau enggak November ya, Desember gitu. Dan yang kedua itu biasanya dilaksanakan bersamaan dengan hari raya Idul Fitri halal dihalal gitu. Dan biasanya waro-woronya sudah lama banget gitu ya untuk mengumpulkan ini kan tidak mudah namanya reuni walaupun fakultas kan sudah apalagi kalau angkatan 1980 pasti ee menyebary ee mereka kan sudah tersebar di mana-mana dan belum tentu semuanya itu masih ee masih sehat bahkan juga banyak yang sudah meninggal dunia kan salah satunya yang sudah meninggal dunia misalnya Hari Mulyono yang pernah jadi adik iparnya ee Joko Widodo. Nah, kemarin tiba-tiba saja Pak Jokowi itu mendadak dia berangkat ke Yogyakarta. Kalau nama kemarin tuh maksud saya hari Sabtu ya. Dan ini e terlihat di videonya ketika dia keluar dia ee ditanya oleh wartawan mau ke mana. Dia katanya mau berkunjung ke keluarga. Tapi kemudian Ibu Iriana nyetuk bahwa mau riuni dan Pak Jokowi terus menyatakan bahwa iya ee nengok keluarga sambil reuni reuni dibocorin Pak Ibu. Iya, Pak. Tengok saudara sampai reuni. Monggo. Nah, e rupanya memang benar Joko Widodo itu reuni di sana di Fakultas Kehutanan UGM. Tetapi tidak seperti alumnus yang lain atau alumni yang lain Jokowi tidak mengenakan pakaian seragam mereka drut mereka yang berwarna biru. Jokowiodo seperti biasa menggunakan kemeja putih dan itu dia didampingi oleh Iriana. Yang menarik di situ adalah eh Joko Widodo itu kemudian bertemu dengan beberapa temannya. Ini nanti kita bagi dua ceritanya. Ini menarik. pertama adalah ada seorang ee pria yang di situ disebut-sebut sebagai alumni ITB itu kemudian menyusup di alumni Fakultas Kehutanan UGM. Nah, ini ini ramai sekali videonya. Yang kedua itu ada soal satu lagi seorang yang mengaku juga temannya Joko Widodo yang mengaku namanya Mulono. Menarik ini nama Mulyono. Padahal Mulyono ini nama e Jokowi waktu dia masih kecil. Yang belakangan ini dibongkar oleh Muhammad Taufik, Dr. Muhammad Taufik yang menggugat ijazahnya Pak Jokowi di Pengadilan Negeri Surakarta bahwa sesungguhnya dia bukan alumni UGM, tapi dia itu adalah calo bus di terminal Tertona di Solo. Nah, ini ini sangat ramai banget. Tapi bagaimana fakta sesungguhnya kalau yang pertama itu disebutkan bahwa ee alumni ITB menyusup di UGM ini videonya beredar luas di media sosial. Tapi setelah saya perhatikan sebenarnya ini ee datanya salah ya. Karena yang disebut sebagai alumni ITB di situ adalah yang dimaksud adalah Bambang Susantono, mantan kepala otorita IKN. Kalau Bambang Susantono itu benar, dia adalah alumni ITB. Ini lulusan teknik sipil eh ITB dan kemudian dikenal sebagai perencana ahli perencanaan kota. Tapi kemudian dia akan bekerja di ASEAN Development Bank dan dia meninggalkan karir cemerlangnya di situ. itu demi apa di demi ingin mewujudkan pembangunan ibu kota yang baru ya diminta oleh Jokowi dan dia masuk ke sana tapi hanya bertahan selama 2 tahun dan kemudian dia mengundurkan diri dan seperti kita tahu cerita IKN seperti apa saat ini ya sekaranga banyak usulan untuk menjadikan IKN itu sudahlah jadi ibu kota Kalimantan Timur saja gitu bukan lagi menjadi ee ibu kota negara karena dipastikan ini akan mangkrak dan biaya perawatannya akan sangat besar gitu walaupun saya sendiri berpikir kalau untuk size ibu kota provinsi apa enggak terlalu besar juga menyedot APBN-nya APBD maksud saya ke Provinsi Kalimantan Timur. Jadi yang disebut namanya di situ bahwa Bambang Susantono. Nah, ini videonya ini kita bisa lihat ya bahwa di situ eh videonya pendek di TikTok dan ini kelihatannya dibuat dengan AI artificial intelligen. Disebutkan narasinya bahwa itu adalah Bambang Susantono petinggi IKN. Dan kemudian juga ada video di video itu ee menunjukkan politisi ee Partai Demokrat Jansen Sintinda itu kemudian menunjuk seseorang dan kemudian dimunculkan fotonya ada seorang ee pria yang berjongkok di kalau kita lihat layar sebelah kiri tapi sebenarnya posisinya sebelah kanannya Pak Jokowi di berjongkok menggunakan topi kayak model topi baret atau top ini topi pet atau bukan ya model mirip topi yang digunakan oleh Pak Tino Sidin tapi agak berbeda ini kelihatannya kainnya ee bahannya dari sintetis ini Dan ini wajah ini kalau Anda sering mengikuti kegiatan-kegiatan ee Joko Widodo di rumahnya di di sumber ee kota Solo, wajah ini sering sangat muncul dan ini ee namanya adalah Bambang Sattono bukan Bambang Susantono. Jadi orangnya berbeda. Ini yang ditunjuk dengan panah ini ya. ini adalah Bambang eh Saptono. Ini saya melihat beberapa kali dia muncul termasuk kemarin ketika para artis-artis PSI datang ke ee rumahnya Pak Jokowi, dia juga muncul. Kemudian di reuni ini dia memang kelihatannya muncul karena saya melihat ada sebuah video yang dia unggah ee menunjukkan kedatangan Joko Widodo bersama dengan Ibu Iriana. Dia datang ke UGM. Nah, ternyata di foto ini wajah ini mirip sekali ya. mirip sekali dengan Bambang ee Saptono dan e menjadi pertanyaan apakah dia ee alumni UGM dan kalau dia alumni UGM apakah dia alumni Fakultas Kehutanan angkatan 80 ee bersama dengan ee berarti satu teman kelas dari Joko Widodo. Nah, ini yang saya kira menarik untuk dicermati. Saya googling itu saya tidak ketemu riwayat hidup ee terutama untuk kuliahnya ya. Tapi yang jelas dia ini bukan Bambang eh Susantono yang alumni ITB. Jadi narasi itu salah, tapi fakta bahwa ada Bambang Saptono di situ itu juga menarik pertanyaan apakah dia juga alumni UGM dan kalau alumni UGM apakah dia alumni Fakultas Kehutanan dan kalau betul dia alumni Fakultas Kehutanan apakah dia teman satu angkatan Joko Widodo? Karena kalau saya telusuri ternyata enggak ada informasi bahwa dia teman satu angkatan Joko Widodo. Bahwa dia berteman dengan eh Joko Widodo sejak lama itu yes. Karena dia pernah mengunggah di akun Instagramnya. Dia menunjukkan ada foto lama dia itu bersama dengan Joko Widodo ketika dan bersama Iriana ketika jadi ee walikota Solo pada periode pertama. Kalau Solo ee Jokowi ini kan pertama menjadi walikota tahun 2000 ee 5 ya dan dia dua periode sampai tahun 2000 ee 15. Tetapi kan ee periode yang kedua dia tidak penuh karena kemudian dia maju ke Pilkada Jakarta pada tahun 2012. Jadi dia 2005 sampai 2012 lah dia menjadi walikota di Solo dan itu ada fotonya dan ternyata 15 tahun yang lalu foto itu dia juga mengenakan baret karena dia mengaku itu adalah foto teman lama dan kemudian dia memberikan komentar bahwa ee bukan komentar statusnya menyebut bahwa eh Bambang Saptono itu sudah bersahabat lama dengan Presiden ketujuh Republik Indonesia ee Joko Widodo. Jadi dia memang serupanya sudah berteman dengan Joko Widodo di Solo dan sejak awal dia menggunakan pet itu. Nah, yang cukup menarik ternyata setelah saya telusuri dia ini pernah menjadi calon anggota G legislatif dari Partai Amanat Nasional itu dapil 5 di dapil 5 Solo Raya ini ya ee pada Pilil ee pada Pemilu Legislatif tahun 2009. Dan pada waktu itu dia membuat sensasi karena dia membuat spanduk sepanjang ee 1 km gitu yang bertulisnya Bambang Nyudonyowo. Ini pada waktu itu presidennya kan pada tahun 2009 itu adalah SBY. Jadi kelihatannya dia sejak awal walaupun dia kader PAN dia ini ee tidak suka dengan SBY kalau melihat statusnya. Dan kemudian ee spanduk-spanduk yang panjang itu 1 km itu diperintahkan oleh KPU ee Solo untuk diturunkan. tidak hanya berhenti di situ saja. Rupanya dia ini orang memang senang membuat sensasi karena ee kemudian dia setelah pemilihan itu dan tahu kalau suaranya kalah dia tidak tidak lolos ke parlemen. Dia katanya mendatangi rumah sakit jiwa daerah ee kota Solo dan dia ketika ditanya wartawan dia cuma ingin mengetes kesehatan mentalnya dia stres atau tidak kata dia. Kenapa? Karena katanya pada waktu itu dia menghabiskan dana sampai 400 sampai R00 juta dan kemudian tidak terpilih. Dan biasanya kalau orang banyak sekali kan calek-calek ini yang hutang menggadaikan ee menggadaikan barang-barangnya dan kemudian terdap rentir segala macam enggak terpilih, enggak masuk DPR, enggak bisa menggaliin modal dan kemudian stres masuk rumah sakit jiwa. Tapi kata Mbambang Saptono dia masih e masih sehat ee jiwanya aman deh walaupun dia tidak terpilih ee sebagai anggota DPR dengan ee habis 400 sampai 500 juta. Cukup besar ya kalau tahun 15 tahun yang lalu. Nah, belakangan jejak digitalnya ternyata dia kemudian menjadi tenaga ahli di KSP ya. ini karena berarti ditampung dan dia kelihatan video-video dia itu sangat dekat dengan ee Moldoko. Ada beberapa momen dia mengadikan Moldoko dan kemudian selfie bersama dengan Moldoko. Ada juga eh di ee foto-foto dia dengan Pak eh Joko Widodo pada waktu Joko Widodo sudah jadi presiden. Dan kalau kita lihat bionya di Instagram itu dia mencantumkan namanya bahwa dia semacam public figure. Wah keren banget dong. Ya, ini dia nyebut public figure dan pernah menjadi tenaga ahli KSP. Tapi kalau saya lihat ini lebih pada ee dia banyak berperan sebagai BUER tapi K memang tidak sebesar Bzer-baser lainnya dan ini kalau eh anak-anak sekarang netizen menyebutnya bagian dari termol gitu ternak Mulono ya. Jadi dalam kasus ini tidak benar narasi bahwa itu adalah alumni ITB. Tapi saya enggak, saya juga enggak tahu persis apakah dia memang alumni ITB karena ee lulusan e apa biodata soal pendidikannya tidak jelas. Tapi kalau yang dimaksud adalah Bambang Susantono itu itu bukan. ini adalah Bambang Saptono dan ini memang diaihar-nya dari Joko Widodo. Dan memang kalau kita lihat foto tadi ya, ini kembali kita lihat foto yang dia duduk jongkok dan diberi panah ini ee ini ya ini mirip banget ini wajahnya e topinya ee yang seperti baret dan sebagainya itu adalah Bambang Saptono. Nah, ini kontroversi pertama ya. Kontroversi yang kedua itu adalah berkaitan dengan seorang pria bernama Mulyono itu yang mengaku bahwa dia ee kalau dia pai eh baju drive code-nya reuni eh UGM. Nah, ini menarik juga karena kalau kita ngomongin reuni UGM yang kemarin itu dilakukan itu disebutnya kalau nah ini kita lihat ya di ee belakangnya kan tertulis ketika mereka foto bersama Runi UGM angkatan ee ke-45 angkatan 1980. Kemudian orang bertanya-tanya kalau reuni yang ke-45 mereka itu padahal masuk tahun 0 dan baru lulus tahun 5 berarti kalau tahun 0 ke sekarang reuni ke-45 berarti tahun ini ya artinya sebelum mereka lulus kuliah mereka sudah reuni kan begitu ya karena kalau reuni ke-45 itu harusnya jatuhnya pada tahun 2000 ee 30 bukan 2025 jadi mereka begitu lulus langsung reuni. Nah, ini kelihatan sekali menunjukkan betapa Ri ini tidak dipersiapkan dengan matang dan dadakan dan kemungkinan ini kita mesti menggunakan itu. diduga ini yang hadir itu tidak semuanya adalah alumni ee Fakultas Kehutanan ee tahun 0 yang lulus tahun 5 karena Figur Mulono ini menarik sekali karena dia menyebutkan bahwa dia tahun 0 bersama Jokowi dan dia lulusnya tahun 7 karena Pak Jokowi katanya lebih lulus tahun lebih dulu lulus tahun 5 padahal kan kita tahu dari hasil transkrip nilai yang di pajang di bar menunjukkan bahwa nilai Jokowi itu IP-nya sangat kecil ya dari berapa mata kuliahnya pada waktu itu yang terbanyak nilainya C dan D. Jadi mungkin ini ee IP dari atau indeks prestasi kumulatifnya dari Jokowi itu mungkin sekitar dua atau kurang dua. Dan itu sendiri kan pernah diakui oleh e Joko Widodo yang mungkin pada waktu itu orang menganggap itu hanya bercanda. ketika dalam sebuah forum di Universitas Islam Indonesia kan dia mengaku depan Pak Mahfud, MD segala macam bahwa IP dia itu enggak sampai dua. Dan kalau IP-nya enggak sampai dua ya wajar kalau kemudian dia tidak lulus e sarjana ee sarjana S1 Insinyur, tapi kemungkinan dia hanya BSC. Nah, Pak Mulyono ini ini berarti lebih parah dari Jokowi karena dia 2 tahun kemudian baru lulus. Nah, belakangan yang cukup menjadi heboh itu pengacara senior, ahli hukum pidana ee dari Solo, Dr. Muhammad Taufik yang dia juga menggugat Joko Widodo di ee ijazah Joko Widodo di Pengadilan Negeri Surakarta. Dia katanya sudah melakukan investigasi namanya itu bukan ee Mulyono tapi Widi. Ini kok jadi mirip-mirip ya. Mulyono itu nama kecilnya Joko Widodo. Sementara eh Joko Widodo itu sendiri kan oleh netizen sering disebut namanya Mukidi. Wakid Mukidi dekat ya. Coba kita dengar dulu penjelasan dari eh Dr. Muhammad Taufik tentang temuan fakta bahwa Mulyono itu bukan Mulyono tapi dia wakidi. Tadi ee sudah melakukan sedikit investigasi. Sudah, sudah saya sudah investigasi. Jadi saya sudah ketemu sama pentolan terminal ya. Saya itu punya akses ke mana-mana karena maklum saya pernah menjadi anggota DPR termuda Surakarta dua periode dan saya komisi saya adalah komisi Kesejahteraan Rakyat membidangi antara lain perguruan, tenaga kerja, pendidikan dan sebagainya. Nah, singkat kata saya sudah ketemu dan yang bersangkutan namanya adalah bukan ya? Bukan bukan ya. Dan profesinya apa itu? Profesinya cal tiket ya. Kalau tiket itu Madiun, Majun, Madiun. Surabaya, Surabaya, Surabaya, Darjo, Darjo, Darjo gitu ya. Jadi buat para termul-teremul di sini tolong ini berita ini disanggah ya. Iya. Silakan kalian bantah. Kalian bantah. Aku ini wong Solo. Lahir di Solo. Menyelesaikan S1, S2, S3 di Solo. UNS 11 Maret. Gak usah didebat ijahu asli ya. Teman-temannya asli juga. Teman-temannya asli semua ada semua. Dan teman saya kalau ditanya disertasi ya ngerti tanya skrip. Nah, kembali ke tadi ya bahwa menurut saya ketika seseorang di dalam posisi terpojok yang bernama Widi bukan Mulo. Iya. yang ternyata wakiti dia ee 5 tahun yang lalu itu adalah calur tiket terminal. Jadi calur tiket terminal ada yang memang bagian dari bis tapi kalau dia ini bebas. Jadi misalkan Nganjuk Nganjuk Nganjuk caruban, caruban, caruban. Kita tayang di dua channel ya, satu channel jurusan bahkan kelas punya tidak ngerti. Enggak ada kelas saat itu enggak ada jurusan. Iya. Tetapi kayaknya dia dididik untuk mengatakan pokoknya manajemen mungkin yang dimaksudkan itu apa namanya ee bukan ekonomi manajemen atau manajemen ekonomi ya tapi manajemen hasil hutan begitu ya. Tapi dia enggak gak hafal. Terus ada pertanyaan yang juga tidak bisa dijawab itu pertanyaan apakah ee Bapak juga jurusan teknologi? Wah, saya tidak anu itu tidak enggak ada jurusan-jurusan, tapi skripsi saya mengambil ekonomi manajemen. Jadi dari dua cerita itu mengesankan dia itu soal soal ini menurut saya saya akan sampaikan kepada warga Solo pendapatmu apa ini kaitannya dengan wakidi yang mengaku nama Muliono bilang kehutanan tapi tidak ada jurusan bahkan skripsinya pun juga di manajemen ekonomi ya ekonomi manajemen padahal sebenarnya padahal sebenarnya dia masih bisa memakai manajemen nah ini menarik sekali ya makanya kata orang begitu. Kalau ini kalau penjelasan dari Pak e Taufik ini sahih ee saya kira ini skandal serius ya karena apa? Karena saya sebagai seorang pengacara ee dia tidak mungkin ini ee seperti yang lain tadi bikin bikin narasi seperti AI yang menyebut Bambang ee Saptono sebagai Bambang Susantono. Itu dua hal yang saya kira berbeda. Kalau ini dia menemukan itu ya menemukan katanya bahwa dia sudah melakukan investigasi dan ketemu namanya itu Wakidi calon ee calo bus di terminal Tertonadi. Masa iya sih separah itu milih orang gitu ya. Makanya sekarang kemudian netizen pada mengkait-kaitkan. Pantes kok dia menyebut bahwa di di mana di Fakultas Kehutanan tidak ada penjurusan. Pokoknya disebut itu skripsinya apa ya itu nanti dia misalnya manajemen pemasaran dan sebagainya. Karena berdasarkan data yang ada sudah sejak ee lama di ee Fakultas ee Kehutanan UGM itu memang ada beberapa penjurusan. Misalnya ini diambil dari website-nya Fakultas Kehutanan ya. saya bacakan untuk Anda ya ee ee penjelasannya tentang jurusan itu. Fakultas Kehutanan ee UGM secara resmi dinyatakan berdiri pada tanggal 17 Agustus 1963. Dekan pertama Fakultas Kehutanan UGM adalah Prof. Ir. Sudarwono Harjo Sudiro. Fakultas Kehutanan UGM pada awalnya memiliki tiga bagian. Oh, nyebutnya begitu ya. Bagian ekonomi perusahaan hutan, bagian sirvikultur, dan bagian teknologi kehutanan. Pada tahun 1980 mulai dikembangkan satu bagian baru yaitu bagian konservasi sumber daya hutang. Dua dari tiga bagian yang sudah ada mengalami perubahan nama yaitu bagian ekonomi perusahaan perusahaan hutan menjadi bagian manajemen hutan, bagian silvikultur menjadi bagian pembinaan hutan, dan terakhir berubah menjadi bagian budidaya hutan. E jenis dan jumlah bagian pada fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Nah, ini ada ada SK-nya ditetapkan melalui SK Mendikbud RI nomor 0553/13 tertanggal 8 Desember 1983. Dengan demikian empat bagian yang ada di Fakultas Kehutanan UGM adalah bagian manajemen hutan, bagian budidaya hutan, bagian teknologi hasil hutan, dan bagian konservasi sumber daya hutan. Dari situ jelas ya tadi bahwa ada bagian-bagian di situ. Jadi enggak benar kalau tadi disebutnya jurusan ini mungkin karena dia calo di terminal dia nyebutnya jurusan gitu ya. Kalau Solo itu mana sih? Solo itu ke Jawa Timur banyak gitu ya. Ke daerah-daerah sekitarnya ke Ngawi, Madiun ee juga termasuk Surabaya. Tapi ke Jakarta juga banyak itu jurusan jadi bagian ya kalau di kalau di UGM ini. Nah, makanya ketika Pak ee Jokowi waktu itu juga menyatakan bahwa dia teknologi kayu enggak ada itu ee bagian atau jurusan teknologi kayu itu ya, manajemen hasil hutan yang ada di situ tadi ya. Dari sini ini makin menarik. Makanya kemudian ee saya jadi paham juga kenapa kemudian Roy Suryo mengomentari eh Runi tadi Riuni eh dari Jokowi yang dia hadir mendadak. Dia menyatakan bahwa itu tidak mengubah ee pandangan dia, mengah sikap dia bahwa 99,9% ijazah atau terutama skripsinya Joko Widodo itu adalah palsu. Saya kira ini penting untuk ee ada penjelasan dari ee Pak Jokowi. Tapi kalau Pak Jokowi biasanya gini ini enggak akan dijelaskan. Tapi kan ini akan semakin mengurangi kredibilitas dari Jokowi yang sebenarnya sudah tidak punya kredibilitas ya. Karena memang sekarang kan sudah pakem bag di ee publik kita menganggap bahwa Jokowi itu sen kiri belok kanan gitu. Jadi kalau dia ngomong ee ngomong ee itu dia lulusan UGM ya orang harus menafsirkannya bukan dia bukan lulusan UGM sebaliknya gitu ya. Jadi ee kita tunggu ee lebih lanjut karena saya kira kalau yang paling telak ini bukti yang ditampilkan bukan buktinya ee bukti yang di beredar di netizen tadi bahwa ada alumni ITB menyusup di ee reuninya alumni Fakultas Kehutanan UGM. Tapi soal ada seorang calo terminal Tirtona di Solo dan kemudian dia yang bernama Wakidi tapi mengaku bernama Mulyono dan dia ternyata calo bukan alumni UGM. Ini ini kalau benar ini akan menjadi skandal baru yang e saya kira ini nanti akan tidak e habis-habisnya untuk dibahas sampai beberapa tahun-tahun yang akan datang. Saya Arif tetap semangat jangan pernah berhenti mencintai Indonesia. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Tepuk tangan] [Musik] Yeah.
Subscribe juga akun:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ
F&F
https://www.youtube.com/@FREEDOMANDFAIRNESS
MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A
Forum Tanah Air
https://www.youtube.com/channel/UCMJYWPTw-RqrBqmZMnusvXw
2025
#hersubenopoint
#hersubenoarief
#hersubeno
#fufufafa #gibran #kaesang