DUARRR JOKOWI KETAHUAN BLUNDER LAGI, MULYONO TERNYATA WAKIDI CALO BUS TERMINAL!?

Tapi alumni UTS Universitas Terminal Tirtona di Solo UTS. Jadi yang tepat tulisan UTS Universitas Terminal Terti Solo. Nah, ini wakidi ini bahaya nih. Ini bisa diusut nih, bisa digugat, dilaporkan nih ya. karena dia udah berbohong gitu loh, berbohong kepada publik nih di urusan ijazah ini gitu loh. Semakin menambah ruwet gitu loh. [Musik] Nah, baru nih kemarin nih, Guys, kita upload tentang reuni Pak Jokowi di UGM yang ternyata kemudian banyak sekali dinilai kejanggalan-kejanggalan oleh netizen dan warga masyarakat kita. Ternyata terkuak nih kejagalan-kejanggalan tersebut. Jadi guys, kemarin yang disebut Mulyono itu konon merupakan seseorang yang bernama Wakidi dan calo bis atau kneek di Solo di terminal. Waduh, ini benar-benar geger, Guys. Nah, ini tentu seperti yang udah sering saya sampaikan kalau polemik ijazah Jokowi ini akan semakin seru setiap harinya, ya. Karena apapun yang selalu berbelit-belit dan jika mungkin ditemukan kebohongan di situ, itu ah suatu rumus apabila kebohongan akan diteruskan atau ditutupi dengan kebohongan-kebohongan yang lain. Nah, apakah benar demikian yang terjadi? Mari kita lihat faktanya. Jangan skip videonya. Jangan lupa kasih like dan subscribe dan share juga ke keluarga. Oke, kita mulai dari video yang ngaku Mulyono dulu ya sebentar ya. Teknologi kayu gitu. Setahu saya teknologi hasil hutan cuma saya enggak tahu karena untuk kelas satu kelas atau ya satu angkatan dulu kan gak ada kelas jadi masuknya bareng tahun. Jurusannya apa dulu, Pak? Dulu tidak ada jurusan. Kalau Pak Woo sendiri jurusannya apa? Saya fakultas kehutanan, cuma skripsinya saya ngambil bidang ekonomi manajemen. Jadi tidak ada jurusan Fakultas Kehutanan. Jadi saya terat tidak ada jurusan saat itu. Cuma saatnya ngambil apa? Terus kuliahnya kebanyakan bobot atau tidak ngambil bisang apa? Ada ekonomi, ekonomi manajemen atau apa ya? Jan ada teknologi hasil hutan, ada apa namanya itu diul kalau enggak salah pokoknya tidak ada jurusan cuma gudang studinya teknologi itu enggak ada setahu-tah teknologi hasil hutan cuma saya enggak tahu karena itu kampus ya saya kan tidak banyak lulus tahun berapa Pak saya lulus tahun 1987 Pak Jokowi ya iya Pak Jowi memang lebih nilain ya lebih bagus dari saya. Nah, ini nih yang kocak nih ya. Sebagai orang yang dulu mahasiswa dan lulus sarjana dan punya ijazah asli, saya juga ketawa gitu melihat ini. Kok bisa ada sebuah fakultas itu tidak ada jurusannya. Nah, nanti ada nih kita video di sini yang langsung dari orang UGM. Apakah benar dulu enggak ada jurusan gitu loh. Kan lucu. Tidak ada jurusan. Tahun 8 sampai tahun 8 kurikulumnya berubah menjadi sistem kredit semester. Dan itu mahasiswa diharuskan mengambil ee salah satu dari empat jurusan itu sejak awal. yang tadinya jurusan fakultas kehutan itu hanya tiga tadinya, tetapi pada tahun 8 ada satu lagi di samping silvultur, manajemen hutan, kemudian teknologi hasil hutan ada satu lagi yang dibangun dibuat didirikan tahun 8 yaitu konservasi sumber daya hutan. Lalu selanjutnya ini nih yang yang menarik nih ini dari Bapak Dosen yang dulu melayangkan gugatan ke MK tentang Pasir Laut nih dan berhasil ya disetujui sama Mahkamah Konstitusi ya pada waktu Mahkamah Agung ya dengan peristiwa seorang wakidi mengaku Mulyono dan katanya konon kuliah kalau zaman itu saya kasih tahu ya saya pernah keterima di Fakultas Ekonomi non gelar UGM saya tidak masti saya tidak ikuti kuliah itu. itu karena pasion saya memang Fakultas Hukum. Jadi saya dulu daftarnya hukum ee SOSP hubungan internasional tapi saya enggak gagal ya akhirnya saya ngambil Fakultas Hukum. Dulu kalau orang pintar itu bisa keterima di dua tempat ya. Orang pintar loh. Kalau orang bodoh ya KKN aja enggak selesai bilang KKN aja enggak bilang bikin skripsi dan dan jumlahnya juga gak ngerti. Oke. Nah intinya kalau saya menjelaskan ini ada perkara baru penipuan. Saya minta warga Solo bisa melumpurkan yang namanya wakiti dan wakiti pasti ada grand desain ya pasti ada sutradara kalau dia itu bian ada sutradara sutradaranya nanti kalau pasalnya Wagitu pasal 378 I ya pidananya dan pasal ee 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ya dia mengaku-ngaku baik ee pasal 32 pasal 35 juga bisa karena dia memalsukan loh. Memalsukan ya? Iya. Di di Majet dia memalsukan bahwa dia itu bukan alumni apa UGM tapi alumni UTS Universitas Terminal Tirtonaadi Solo UTTS. Jadi yang tepat Pak Wakid tulisan UTTS Universitas Terminal Tertoladi Solo ya. Waki ya. Wakidi ya wakidil jangan menyalahkan yang lain loh ya. dengan Nah, ini wakidi ini bahaya nih. Ini bisa diusut nih, bisa digugat, dilaporkan nih. Ya, karena dia sudah berbohong gitu loh. Berbohong kepada publik. Nihik tadi ee sudah melakukan sedikit investigasi. Sudah, sudah saya sudah investigasi. Jadi, saya sudah ketemu sama pentolan terminal ya. saya itu punya akses ke mana-mana karena maklum saya pernah menjadi anggota DPR termuda Surakarta dua periode dan saya komisi saya adalah komisi Kesejahteraan Rakyat membidangi antara lain perguruan, tenaga kerja, pendidikan dan sebagainya. Nah, e singkat kata saya sudah ketemu dan yang bersangkutan namanya adalah Fakidi. Bukan Mulyo, ya? Bukan, bukan ya. Dan profesinya apa itu? Profesinya caliket ya. Curik itu Mun, Majun, Majun. Surabaya, Surabaya, Surabaya. Dorjo, begitu ya. Jadi buat para termul-teremul di sini tolong ini berita ini disanggah ya. Iya. Silakan kalian bantah. Kalian bantah. Aku ini wong Solo lahir di Solo menyelesaikan S1, S2, S3 di Solo. UNS 11 Maret. Gak usah didebat ijazahku asli ya. Teman-temannya asli juga. Asli. Nah, ini sama nih. Jadi Pak Taufik ini kampusnya di UNS. Kebetulan saya pribadi, Guys. Saya ini juga alumni dari UNS Solo, gitu loh. Nah, semua ada semua dan teman saya kalau ditanya disertasi ya ngerti tanya skrip. Nah, kembali ke T bahwa menurut saya ketika seseorang di dalam posisi terpojok yang bernama Widi bukan M. Nah, jadi apa ya orang ngibul-ngibul kayak gitu tuh dikira kita enggak kuliah apa gimana gitu loh. Ya lucu banget gitu loh ketika ada sebuah fakultas yang tidak menyediakan jurusan ini apa gitu loh. Apakah briefingnya kurang sip gitu loh. Nah ini wakidi ini kacau nih. Ini perlu ditelusuri nih wakidi nih yang katanya calo ini nih. Nah, lalu kita lihat ada kejanggalan-kejanggalan apa lagi nih? Ee saya ee masuk di Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980 dan itu bersama dengan Pak Joko Widodo itu juga satu angkatan dengan saya masuk di tahun 1980. Kalau saya itu nomor mahasiswanya 1696. Kalau Pak Jokowi kalau enggak salah 1681. Jadi duluan beliau ya. Ah, gitu. Saya itu masuk tahun 0. Kemudian selesai itu ee dapat ijazah itu tanggal 5 November tahun 1985. 5 November. Heeh. Jadi sama-sama dengan Pak Joko Widodo. Oh, pas ya. Pak Joko Widodo juga sama. Wisudannya bareng. Ah, wisudannya bareng. Jadi ada 17 orang, Pak. 17 di angkatan 1980 itu di ee November tahun 5 ya. [Tertawa] Aduh aduh aduh wis blunder blunder blunder. Wes wis apagi nih? Kalau Bapak lulus tahun saya 86 Februari jadi saya 3 bulan sama Pak duluan mulai beliau November e sudahnya November ee 85 saya Februari 6 November November November [Tertawa] Aduh aduh aduh wis wis kacau kacau kacau udah ini. Nah, kalau kita balik lagi kenapa kemudian Pak Jokowi ini masih berbelit-belit gitu loh di urusan ijazah ini gitu loh semakin menambah ruwet gitu loh ya dengan justru bukan menunjukkan ijazahnya tapi malah tampil terus di publik gitu loh dengan berbagai gimik berbagai dramanya jadi makin enggak selesai-selesai gitu di mana di situ dia terlihat ingin menjadi center of attention, jadi pusat perhatian. Ya, sekarang lucu ketika memang apakah ini benar semua ini settingan dan ternyata memang wakidi ini kata beliau-beliau ini tadi merupakan calau. Kan ini suatu kebohongan untuk publik gitu loh yang dikemas sedemikian rupa gitu loh. Oke, sampai ketemu di video selanjutnya. Jangan lupa kasih like, subscribe, dan kita ketemu lagi.

Ijazah Jokowi Terbaru. UGM dan Wakidi Calo Bis Terminal Tirtonadi

Join membership murah cuy:
https://www.youtube.com/channel/UC4ZPfyMc7LRL3y4sYGhawaQ/join