MOMON MENYAMAR JADI RUSA IBLIS LAPAR & PRANK ATUN SAMPAI TERIAK KETAKUTAN! feat @BANGJBLOX

Eh eh suara apa itu? Oh no. Eh beneran lu gitu. E ada suara. Tunggu. Apakah di rumah Momon ada orang ya? Eh, gak ada siapa-siapa toh. Eh, Guys, kalian dengar kan? Ada suara ketok pintu dari kamar mandi. Aku takut, Guys. Apakah kita harus cek siapa yang ada di kamar mandi kita, Guys? Ih, aku takut nih, Teman-teman. Eh, kasih lainnya ya supaya kita berani. Oke. Oke. Kita akan coba buka 3 2 satu. H. Eh, enggak ada siapa-siapa. Coba kita buka lagi. Di luar juga enggak ada siapa-siapa. Loh. Eh, aneh banget. Tadi jelas-jelas Mumon dengar ada suara ketok-ketok pintu. Oh, mungkin salah kali ya. Ya sudahlah kita tidur. Ah. Bapak kabur bapak tunggu ini suara antum kan? Yoi. Eh, keterlaluan kamu sini sini. Keterlaluannya ini si Atunnya jahil banget. Suka nge-prank dia, Guys. Ya udah, udah kita tidur aja deh daripada marah-marah. Enak ya. Yuk, kesel. Ambil air. Cepat, cepat minum tuh. Tuh, tuh. Sekarang juga. Oh no. Pedas. Pedas. Apa? Itu adalah sambal. Atun. Kau isi minumannya dengan sambal ya. Iya. Bye bye. Keteraluan. Udah dua kali dia jadi sama kita nih, Guys. Tanya kita enggak boleh biarin nih. Kita harus balas supaya atu enggak berani jahil-jahil lagi sama kita. Iya kan? Iya kan? Hmm. Kita gimana balasnya, ya? Mom punya ide yang sangat bagus. Gimana kalau nanti kita akan menjadi cucu, ceng cuceng? Lihat tuh. Kita akan prank dia menggunakan di 99 Days to Life, Guys. Tapi awal-awal kita akan pancing dia untuk masuk ke dalam jembakan kita. Oke, oke, oke. Kenapa? Eh, Tun Tun Tun kita ke camping yuk. Enggak malas. Yakin enggak mau? Enggak mau. Aku mau main game aja. Ngapain? Di situ ada cewek cantik loh. Ya sudah deh kalau tidak mau aku sendirian. Mau prank ceweknya kamu malas banget. Eh, siapa bilang kalau enggak mau ya sudah ya udah bye bye. Aku yang pergi sana. Eh, tapi enggak mau. Oke oke guys. Guys, dia sudah masuk ke dalam jebakan kita. Saatnya kita bawa dia ke dalam hutan-hutan untuk di-prank. Oke. Yah, udah malam nih. Kayaknya udah pada pulang semua dah. Hm. Ya ampun, sia-sia dong. Ya, setidaknya kan memang ada aku tuh ya kan. Udahlah main gini aja di dalam inilah. Eh, eh, Tun. Katanya ya, Tun. Kamu itu gak boleh sendirian di dalam sini, Tun. Ada mitos yang mengatakan di sini kalau kamu sendirian bisa memancing monster-monster loh. Aku tidak percaya begituan. Udah aku mau main game aja. Oke, ya sudah. Kalau enggak percaya ya udah deh. Enggak apa-apa. Uh, paling kamu ya nanti dihantui. Kamu yakin enggak mau tuh? Enggak. Eh, oke. Oke, guys. Guys, di sini aku sudah mengajak satu temanku yang pakai avatar seperti aku di sini. Jadi, kita akan pura-pura enggak melihat monster ini. Cuma yang melihatnya, Guys. Oke. Oke, nanti kamu pura-pura engak lihat ya. Aku aku yang ngomong aja. Oke. Oh, siapsiap. Oke, saatnya kita langsung berubah menjadi monster-msternya. Wow, seram sekali. Oke, oke, ah. Oke, kamu, kamu duduk aja ya. Kamu duduk pura-pura engak lihat. Oke, oke, oke. Baiklah. Mari kita lihat. Kita tengok-tengok atuh lagi ngapain. Oh, lagi main game. Oke, coba ya kita di belakangnya terus kita sentuh-sentuh pundaknya. Tuk. Eh, siapa yang sentuh aku? Hmm, banyak nyamuk di sini. Ais. Ya ampun, banyak nyamuk pula. Oh, terpaksa guys. Kita akan kasih suara guys. A su apa itu? Ayo. Serius? L lihat belakang banget sama aku. Apa ini? Kabur kabur kabur kabur. Eh eh kabur. Kenapa tur? Ada itu itu monster. Monster. Enggak ada monster di mana yang 99 to life itu mon tuh 99 in the forest. Nah tuh birnya kamu kebanyakan main game kali. Enggak ada loh dari tadi. Ih. Apa sih? Enggak ada di mana? Di depan kamu, Mon. Iya, Mon. Pas depan kamu tuh. Pas depan aku. Depan ini tu mana? Oh, no. Depan kamu mau hati-hati, Mon. Enggak ada. Mana ini? Ini enggak ada siapa-siapa. Serius? Jauh banget di depan itu loh. Makanya udah ku bilang jangan ditenda mulu kan nanti kamu jadi mimpi yang aneh-aneh. Tuh mimpi kali lah. Mon itu benar di belakang kamu Mon enggak ada. Ah kamu aneh. Ayo kita kejar guys. Tidak tidak. Kamu ngapain lari-lari atun? I apa sih Atun? I beneran ada monster. Ya ampun. Enggak ada. Ah. Kabur, kabur, gak mau. Kabur, kabur, kabur, kabur, kabur. Kabur ya. Kabur. Kita kejar, Guys. W. Uduh masuk ke dalam hutan. Asik. Asjar terus. Kabur, kabur, kabur. Oke, Teman-teman. Masih ada enggak sih dia? Coba, coba kita lihat. Hati-hati, hati-hati. Oh, gak ada, gak ada, gak ada, gak ada. Oke, kita harus balik ke sana deh. Ke rumah lagi deh. Kita harus panggil si Momon untuk pulang sekarang. Jangan sampai dia datang deh. Waduh, kenapa sih ada monster seperti gitu di sini? Eh, tunggu dulu. Si Momon mana, Mon? Mon. Ya ampun, si Momo hilang. Jangan bilang si Momo ditangkap sama itu monster-monster. Oh, tidak. Kayaknya benar nih. Momonila ditangkap. Aduh, gimana ini? Gimana ini? Aduh, gimana? Aduh, mana ya Momonnya? Hah? Ya udah, ya udah maafkan aku ya, Mon ya. Kita harus pergi sekarang juga, Guys. Si Atun ketakutan sampai pingsan. Oke, oke, kita akan masuk ke rencana berikutnya. Kita akan bawa si Atun dan kita bawa dia ke tempat 99 next to life, guys. Loh, loh, loh, kenapa aku ada di sini? Oh, tidak. Apa? Jangan-jangan. Aku ditangkap ya sama itu ya. Si monster-monster dibawa ke sini tidak. Oh no. Loh, terus si Momo di mana ya? Kan harusnya dia sama dengan aku kok enggak ada anaknya itu. Eh, loh. L kok sendiri doang? Atun akhirnya sudah bangun. Oke. Oke, guys. Mari kita akan menyamar. Awal-awal kita menyamarnya mah AC-ac aja ya. Kita jadi alpha wolf. Kalau wolf biasa mah kurang. Kalau Alpa theen kita akan kejar dia. Dia bakal ketakutan sih. Soalnya Atun kan gak ada senjata sama sekali. Cobacoba kita dekatin Atun. Loh, orang W l kok dia bisa masuk ke dalam sini sih? No, no, no, no, no. Kabur kabur kabur kabur kabur. Masuk dalam air. Ayo ayo. Oh gung gung gung guys. Ya ampun seram banget. Oke oke kita pernah pergi. Dia akan cari kita, guys. Oke kita akan pergi ke tempat lain dulu. Kita coba lihat si Atun dia bakalan ke mana ya? Eh aku cari si Momo nih. Momo di mana lagi ini? Aduh, beban sekali dia. Ih, dibilang beban kita. Aduh, ditangkap pula dia di sini, Mon. Mon. Oke, Guys. Kali ini aku ingin jadi kulis. Ses e tunggu tunggu. Jangan-jangan di rumah ini kali, ya. Oke, oke. Dia masuk ke dalam rumah. Kita coba lihatin. Coba kita intip-intip. Oh, itu dia, Guys. Lihat, lihat. Eh. Oke. Oke, kita akan tunggu di sini, Guys. Saatnya kita tunggu di sini. Ih, gak ada pula. Oh, aku harus cepat nih. Kalau udah malam harus cepat pulang nih. Bahaya tempat ini. Oke, oke, oke, oke. Kita pulang dah. Tidak, tidak ada senjata gak bisa lawan. Sini. Ayo, ayo, ayo. Gelap. Udah malam tuh. Udah malam. Sini pulang kita pulang kita pulang kita pulang. Pulang pulang. Ayo. Gelap. Gimana lihatnya kita pakai night vision, Guys? Ah, itu siapa? Loh, pakai pakai ini loh. Rumahnya di mana sih? Kok enggak kelihatan di sini? Ayo. Hilang hilang dia. Kesan, Guys. Oke, oke, oke, oke. Kita sembunyi, sembunyi, sembunyi. Aman, aman, aman. K ke atas, atas, atas, atas. Oh, dia ke atas rumah kayaknya, Guys. Kayaknya. Ah, iya ya, ya. Iya, Guys. Ada tower-tow rumah ini. Oh, oke. Kita lihat di luar. Aman, aman, aman, aman, aman, aman sekali. Oh, tuh, tuh, tuh. Si atu di atas. Kita pura-pura. Jadi bunny. Oh, kita naik lagi. Aduh, aduh, aduh. Agak susah nih. Aduh, udah pagi kita tunggu dia turno. Itu tuh di atas tuh diturunin ya. Udah pagi. Nah, ya udahlah kita turun dah. Kita turun. Eh, eh, ada ban itu. Eh, eh, eh, eh. Enggak nampak dia, Guys. Udah, udah, udah. Kita ikutin dia. Si Banny lucu-lucu. Kucuk kucuk kucuk kucuk. Mana lagi si Momon ini? Kalau kayak gini mah missing kitnya usah taruh si Momon. Gak ada muka si Momon di situ. Ah, ya sudahlah. Eh, ada Bani. Ya ampun, aku mau makan. Ada itinya upnya aku. Aku tangkap aja langsung masukin dah. Oh, tidakangkap. Oh, kita mau ditangkap. Oh, oke oke. Baiklah. Kita langsung tiba-tiba berubah menjadi ini. Kenapa kita berubah jadi? Ayo ayo ayo kab kejar-kejar si di sini kita kabur kita kabur kita kabur tidak kenapa sih tiba-tiba bisa berubah jadi beruang langsung saja guys kita langsung ke yang terakhir. Kita akan berubah menjadi diar ini lagi. Mana dia? Kita cari. Sepertinya si atu sembunyi pada diri itu. Tapi dia tidak takut di mana. Loh. Ah, dia tahu. Tidak, tidak kabur, kabur. Ah, kita di sini, di sini. Dia gak boleh datang di sini gak boleh datang. Dia fikir kita gak berani kita pura-pura kena sana. Ah, tidak cahayanya. Pergi pergi. Pagi hari. Oh iya dong. Karena aku adalah yang eh si biru sini kau. Enggak mau enggak mau. Kamu ingin menyelamatkan teman kamu dan pulang dari sini kan? Oh iya iya iya betul. Bolehlah kalau kamu mengabulkan tiga permintaan dari aku, akan ku kembalikan temanmu sapi purba wayau-wayu itu. Gimana? Dan kalian boleh pulang? Oke, kita soroti matanya yang merah itu. Serius? Berani kamu? Baiklah. Pertama-tama kamu harus janji untuk tidak nge-prank si teman kamu lagi dan tidak boleh jahil-jahil. Itu kan enggak ada urusannya sama kamu. Waduh, waduh, aduh, aduh. Iya, iya, iya. Enggak nge-prank lagi. Enggak nge-prank lagi. Enggak nge-prank lagi. Eh, minta maaf dong sama dia. Minta maaf. Iya. I’m sorry. Hai. Bila mom cantik. I’m so sorry. Kenapa harus pakai cantik sih? Karena dia memang cantik. Momon. Oh, cantik. Nah. Eh, kok ada sual. Wah, kau bikin aku marah. Aku akan memakan dagingmu ini. Cepat bilang bilang enggak ini K Slash nih. Sap. Emang dia itu kalau kalau enggak dibilang begitu enggak berasa cantik gitu. Gimana sih? Oh, iya juga ya. Ngapain kita butuh pengakuan dari si Atis? Ah, enggak usah, enggak usah, enggak usah, enggak usah. Baiklah kalau begitu. Yang kedua, kamu harus nyanyikan lagu. Sudah seminggu ku makan telur. Itu aku suka lagu itu. Cepat kasih dulu cahaya ke mata kamu yang merah biar jadi buta. Ya, ya. Habis janji ya keluarkan si momon ya. Iya iya. Sudah seminggu ku makan telur telur cepl dan omlet pakai sambal dan juga apukan. Aduh aduh selalu makan telur. Telur ehakk usah lagi. Kamu enggak bilang enggak boleh palat ya? Jelek kali ini suaranya siat. Nice. Ya sudah ya sudah ternyata enggak pandai nyanyi nih anak. Heleh, heleh. Kalau gitu kita masuk ke permintaan terakhir. Kasih tahu deh. Eh, dua lah. Tadi momon cantik ini sama pertama udah selesai. Tambah satu bonus. Yaah, bonus kok kita beli barang. Mau enggak bonus? Iya, ini orang pemaksaan ini. Ya udah, apa-apa. Oke. Baiklah. Yang terakhir, sebutkan tiga hal memalukan di sekolah yang pernah kau buat. Itu tiga permintaan tambah tiga permintaan jadi enam itu. I satulah satulah. Eh kok bisa nego-nego kok tikir pasar ini. Hah hah ya emang dari tadi kau kayak pasar beli bar. Oke oke satu aja lah. Satu satu. Hah hal yang paling memalukan aku itu adalah semua cewek melihatin aku. Padahal aku tahu aku sih ganteng tapi enggak kayak gitu juga kali. Eh ya ampunal tidak. Aku tidak bisa melihatnya. Eh, jangan nipu-nipu. Aku ini adalah rusa maha agung yang sedang marah. A mau ke jumpare lagi-i. Kamu itu enggak seram loh. Asli deh. Oh, iya. Ya udah, aku akan jadi normal aja deh. Hmm. Ya sudahlah. Sebenarnya hal paling memalukan yang pernah terjadi pada diriku adalah aku semalam baru ngumpul tapi gak berani kasih momon. Terlalu lu. Pantasan semalam tiba-tiba dia nyuci kasurnya. Oh. Ah, memalukan. Enggak apa-apa, Guys. Nanti kita akan kasih tahu teman-teman sekolah soal ini. Kita tahu kelemahan at. Oke, baiklah. Ayo, cepat. Mana si Momon? Mana janjinya, Guys? Saatnya kita akan tunjukkan. Baiklah. Kau mau bertemu Momon kan? Iya. Mana ini? Tada. Halo atun. Tunggu dulu. Jangan bilang kamu yang berubah menjadi monster itu pantas hilang ya. Iya. Iya. Bagus ya kamu ya. Dadah. Enggak mau.

MOMON MENYAMAR JADI RUSA IBLIS LAPAR & PRANK ATUN SAMPAI TERIAK KETAKUTAN!

kepoin channel ini ya teman teman dan jangan lupa di like dan subrekkk
[ BANGJBLOX channel ]
https://www.youtube.com/channel/UClfw7Mx0Vmh4hDAT0STSohw
IKUTI JUGA :
▶TikTok : https://www.tiktok.com/@momonwayau
▶Email : minigaming1233@gmail.com
▶Instagram : https://www.instagram.com/moo_chanzz/
▶Roblox : https://www.roblox.com/groups/10331062/MOO-Team-Family#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X

#MOOMOO