🔴 KEPUTUSAN SANGAT GILA & MENGEJUTKAN Erick Thohir!! Hasil Akhir 0-1 Timnas Indonesia Vs Vietnam U23

Cadangan Nguyen pemirsa sekarang coba diambil oleh Robi. Ini dia pemirsa gaya permainan dari Vietnam mililiki. Ya, baik sekali Dominikus Dion menggagalkan gerakan yang dilakukan oleh Dinb coba dikejar. Oh, itu dia pemirsa. Ini dia JZ. Jamzon termasuk menghadapi Thailand kemarin. Ah, dan sekarang adalah bagaimana tinggal para inilah dia memang Vietnam. Mereka selalu bermain antagonis menghadapi Indonesia dan dua kali passing dari Frankie gagal dan kali ini pelanggaran dari Frankie Misa ya. Dan Anda lihat ya inilah dia. Iya. Tidak per itu harus tetap tidak boleh cengeng ya. Iya. tetap fokus ke perendalian. Kalau dia main kita masukin penjara dan tidak boleh mewasit seumur hidup. Luar biasa sangat kontroversial. Admin aja sampai geram nontonnya. Hasil dan skor akhir laga timnas Indonesia di final Piala AFF U23 ASEAN Cup 2025. Begini jalannya pertandingan. Langsung buat keputusan. Gila sangat gak nyangka Erik Tohir langsung begini usai laga timnas Indonesia versus Vietnam di final Piala AFF U23 2025. Sebelum lanjut, tolong tekan dulu tombol like dan subscribe-nya ya, sayang agar kamu enggak ketinggalan nih informasi paling update dari aku. Alhamdulillah. Langsung buat keputusan. Gila, sangat gak nyangka Erik Tohir langsung begini usai laga timnas Indonesia versus Vietnam di final Piala AFF U23 2025. Dalam sesi konferensi persai laga, Erik tidak hanya menyampaikan rasa bangganya terhadap perjuangan Garuda Muda, tetapi juga melontarkan kritik tajam terhadap gaya bermain Vietnam yang menurutnya penuh teatrikal dan mengganggu ritme permainan. Kalau dari sisi perjuangan, saya kasih jempol untuk semua pemain kita. Mereka tampil berani, tak kena lelah, dan menunjukkan semangat luar biasa sepanjang pertandingan. Tapi kita harus bicara jujur, permainan Vietnam dari dulu ya begitu, selalu penuh drama. Disentuh sedikit, langsung guling-guling, teriak-teriak seakan cedera parah. Lalu semenit kemudian langsung berdiri dan lari seperti tidak terjadi apa-apa,” ujar Erik. Laga final yang berlangsung ketat sejak menit awal memang diwarnai banyak insiden kontroversial termasuk pelanggaran pelanggaran yang menurut banyak pengamat terlalu mudah dihadiahi oleh wasit kepada pemain Vietnam. Beberapa kali pemain Indonesia terlihat frustrasi karena aliran permainan terganggu akibat aksi jatuh dan teriakan berlebihan dari pemain lawan. Ini yang saya maksud. Kita ingin mengembangkan sepak bola Asia Tenggara. Tapi kalau atmosfer pertandingan dipenuhi aking, gimana kita mau naik level? Turnamen usia muda seperti ini harusnya jadi tempat pembinaan mental dan karakter, bukan tempat belajar akting. Saya harap AFF dan federasi-federasi lain bisa mengevaluasi hal seperti ini. Tambahnya, Erik juga menyoroti peran wasit yang menurutnya kurang tegas dan terlalu mudah terpengaruh oleh tekanan dari para pemain Vietnam. Ia mengatakan bahwa wasit harus mampu membedakan mana pelanggaran sungguhan dan mana sekadar manipulasi untuk mengulur waktu atau memancing keputusan. Saya tidak mau menyalahkan wasit sepenuhnya, tapi mari kita jujur. Banyak momen yang seharusnya bisa dibiarkan bermain. Vietnam memanfaatkan celah ini dengan sangat licik. Kadang hanya disentuh bahu atau kakinya terpeleset sendiri, langsung mengerang, gulung-guling sampai staf medis masuk. Setelah itu lari lagi seolah tak ada apa-apa. Ini memalukan, tutur mantan Presiden Inter Milan tersebut. Anak-anak kita tampil luar biasa. Dari babak grup sampai semifinal dan final, mereka tidak pernah kehilangan semangat. Justru pertandingan ini menjadi pelajaran penting bagi mereka bahwa sepak bola bukan hanya soal teknik dan taktik, tapi juga soal bagaimana mengendalikan emosi, menghadapi tekanan, dan tidak terpancing drama di lapangan,” ucap Erik dengan nada bangga. Kalau kita benar-benar ingin sepak bola ASEAN maju, maka kita harus berani menegakkan disiplin. Jangan biarkan panggung sepak bola kita dikotori oleh akting-akting murahan. Mari kita dorong semangat fairplay dan profesionalisme sejak usia muda.” tegasnya ini bukan akhir. Ini awal dari proses besar yang sedang kita bangun. Kami di PSSI akan terus mendukung pembinaan jangka panjang. “Percayalah generasi ini adalah harapan emas Indonesia,” pungkas Erik Tohir. Luar biasa, sangat kontroversial. Admin aja sampai geram nontonnya. Hasil dan skor akhir laga timnas Indonesia di final Piala AFF U23 Asian Cup 2025. Begini jalannya pertandingan. Garuda Muda langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Lewat penguasaan bola yang dominan, tim asuhan Shinta menciptakan peluang pertama melalui sepak pojok yang dieksekusi Raihan Hanan. Namun upayanya masih bisa diamankan oleh kiper Vietnam, Tran Trung Kien. Timnas Vietnam U23 tidak tinggal diam. Tim muda Golden Star Warriors memberikan perlawanan dengan memanfaatkan bola mati dari sisi kanan. Tetapi umpan silang sang kapten Juat Van Kang berhasil dipatahkan lini belakang Indonesia. Peluang emas Indonesia hadir melalui lemparan ke dalam Robi Darwis yang disambut tandukan James Raven. Sayangnya bola masih melambung tinggi di atas mistar gawang. Vietnam semakin gencar. Menit ke-21, tendangan sudut kembali dimaksimalkan Nguyen Vantruong lewat sundulan yang nyaris saja membawa Vietnam unggul. Jika saja bola tidak melebar tipis di sisi kiri gawang, Indonesia sempat menciptakan dua peluang beruntun di menit ke-28 dan 29 melalui James Raven dan Raihan Hanan. Namun keduanya gagal mengkonversi peluang menjadi gol akibat kurang akurat dan sigapnya penjaga gawang Vietnam. Gol akhirnya tercipta pada menit ke-33. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia hasil sepak pojok, Nguyen Chong Fuong melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung membawa Vietnam unggul 1-0. Skor 0-1 bertahan hingga babak pertama usai. Untuk skor akhir kalian bisa lihat di judul dan thumbnail video ini ya, Guys. Kabar gembira. Resmi Justin Hubner kembali ke negeri Belanda gabung dengan klubnya Ragnar Orat Mangoen. Beknas Indonesia Justin Hubner resmi bergabung dengan Fortuna Sitart usai hengkang dari Wolverhampton Wonderers Wolfes U-21 di bursa transfer musim panas 2025. Justin Hner bergabung dengan Fortuna Sitart dengan status bebas transfer. Hal ini terjadi usai kontrak Justin Hubner dengan Wolfes sudah berakhir pada 30 Juni 2025 lalu. Fortuna Sitar diresmikan sebagai pemain baru Fortuna Sitart pada Selasa, 29 Juli 2025 sore WB. Tidak tanggung-tanggung, pemain 21 tahun tersebut dikontrak dengan durasi 3 musim. Selain itu, dirinya juga punya opsi perpanjangan selama semusim. Lapangan yang berbeda, api yang sama. tulis Fortuna Sitarter di akun Instagram resminya saat memperkenalkan Justin Hupner. Sebagai informasi tambahan, Fortuna Sitart adalah klub yang pernah dibela striker timnas Indonesia saat ini, yaitu Ragnar Orat Mangoen. Ragnar Orat Mangoen bergabung semusim dengan status pinjaman dari FC Groningen pada musim 2023 per 2024. Justin Hubner pun buka suara usai resmi bergabung dengan Fortuna Sitart. Dirinya mengaku senang bisa kembali berkarir ke tanah Belanda. Bekah berkaki kiri tersebut ingin membawa banyak pengalaman berharga dari Inggris. “Saya senang bisa kembali ke tanah Belanda,” ujar pemain kaki kiri tersebut dalam laman resmi klub. Saya memiliki masa yang luar biasa di Inggris. Di sana saya berkembang baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi. Pengalaman itu sekarang saya bawa ke Fortuna. Saya sangat menantikan tantangan baru ini di lingkungan yang baru. Lanjutnya pemain asal Denbosch itu memulai karier mudanya di Akademi Willem 2 dan Brabant United. Pada tahun 2017 ia melanjutkan ke klub di kota kelahirannya di Denbosch. Namun ia belum sempat menjalani debut di tim utama. Pada tahun 2020, ia pindah ke Inggris. Di sana ia meniti karier di tim muda tertinggi Wolverhampton Wonderers dan pada musim lalu tampil delapan kali secara pinjaman untuk klub Jepang Cerezo Osaka. Sejak akhir 2023, Hubner resmi menjadi warga negara Indonesia dan memutuskan membela Panji Garuda di kancah internasional. Pada Januari 2024, ia melakukan debut untuk timnas Indonesia jelang gelaran Piala Asia. 2023. Hingga kini ia telah mencatatkan 15 penampilan internasional bersama timnas Indonesia. Sangat mengejutkan, peraih Balon Door masuk daftar calon pelatih Timnas Singapura. Begini penjelasannya. Asosiasi sepak bola Singapura and Fas membuat gebrakan dalam pencarian pelatih barunya untuk timnas Singapura. Dalam pencarian ini, FAS memasukkan peraih Balondor sekaligus juara Piala Dunia sebagai kandidat pelatihnya. Singapura tengah mencari pelatih baru setelah juru taktik sebelumnya, Tsutomu Ogura mundur dari jabatannya. Pelatih asal Jepang itu memutuskan mundur dari tim berjulukan The Lions itu karena alasan pribadi pada 24 Juni 2025. Ogura sapaannya sejatinya mampu membawa Singapura tampil apik di kualifikasi Piala Asia 2027. Dari dua pertandingan di grup C, Ihsan Fandi DKK mampu memuncaki klasemen grup C berkat satu kemenangan dan satu hasil imbang. Dengan empat pertandingan yang tersisa, Singapura berpeluang lolos otomatis ke Piala Asia 2027 andai bisa mempertahankan di puncak klasemen. Sayangnya, peluang besar untuk lolos itu terganjal dengan mundurnya Ogura dari kursi ke pelatihan. Hal ini membuat FAS kemudian bergerak cepat mencari pelatih baru agar menjaga asal lolos ke Piala Asia 2027. Dikutip Bolasport.com dari The Straight Times, sudah ada lebih dari 60 kandidat yang menunjukkan ketertarikan menukangi timnas Singapura. Dari jumlah tersebut, FAS juga memasukkan nama Fabio Canavaro sebagai salah satu kandidat pelatihnya. Peraih Balon Door 2006 dan pemenang Piala Dunia 2006 itu menjadi salah satu kandidat karena statusnya saat ini. Diketahui Kanavaro tengah menganggur usai dipecat oleh klub raksasa Kroasia Dinamo Zagreb pada April 2025. Karena tengah menganggur, pelatih Al-Nasr itu dianggap bisa menjadi juru taktik Singapura selanjutnya. Apalagi Kanafaro punya pengalaman mentereng dengan pernah melatih klub Cina, Guang Jo Evergrande dan Tianjin Tiani. Selain itu, Xback Juventus dan Real Madrid itu juga pernah menukangi timnas Cina meski berstatus pelatih sementara saja. Tak hanya itu, Kanavaro juga pernah melatih klub-klub Italia seperti Benevento dan Udinese. Selama berkarir sebagai pelatih, Kanavaro sudah memimpin dalam 253 laga dengan catatan 139 kemenangan, 56 hasil imbang, dan 58 kekalahan. Andai Fabio Kanavaro ditunjuk oleh FAS, maka dirinya akan dihadapkan pada tugas berat di awal masa jabatannya. Jika ditunjuk, Kanavaro akan bertugas memimpin timnas Singapura untuk menghadapi India di lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027 pada Oktober 2025. Setelahnya, The Lions akan menghadapi Hong Kong pada November 2025 dan menutup kiprahnya dikualifikasi dengan menghadapi Bangladesh. Dalam tiga laga lanjutan grup C itu, Singapura harus bisa terhindar dari kekalahan untuk tetap bisa bertahan di puncak klasemen. Di kualifikasi ini nantinya hanya juara grup yang akan dipastikan mendapatkan tiket otomatis ke Piala Asia 2027. [Musik]

Selamat datang di ALHAMDULILLAH TIMNAS!
Channel ini hadir khusus untuk kamu para pecinta sepak bola Indonesia! Di sini, kamu akan menemukan berbagai konten menarik seputar Timnas Indonesia, gosip panas para atlet, serta berita terkini dunia sepak bola. Dari kabar pemain, preview pertandingan, sampai momen-momen viral di lapangan—semua dikupas tuntas disini!

🔴 KEPUTUSAN SANGAT GILA & MENGEJUTKAN Erick Thohir!! Hasil Akhir 0-1 Timnas Indonesia Vs Vietnam U23

Sumber Acuan:
https://www.instagram.com/timnasindonesia/
https://x.com/TimnasIndonesia
https://www.instagram.com/pssi/
https://x.com/PSSI
https://www.instagram.com/erickthohir/
https://www.youtube.com/@TimnasIndonesia_Official
https://kitagaruda.id/id
https://www.pssi.org/
https://www.bola.net/
https://www.bolasport.com/
https://www.antaranews.com/sepakbola/liga-indonesia
https://vivagoal.com/
https://www.tvonenews.com/bola/timnas

📌 Catatan Penting:
Isi konten ini ditujukan sebagai informasi semata dan disusun berdasarkan hasil analisis dari sumber terbuka (OSINT). Tidak dimaksudkan untuk memicu provokasi atau menyebarkan informasi yang menyesatkan.

Jangan lupa like, comment, dan subscribe untuk dukung perkembangan sepak bola tanah air bersama kami! ⚽🔥
#BeritaOlahraga #ViralTerbaru #updatesetiaphari