KICEP! NALAR TAJAM ANIES BASWEDAN MAMPU MENDIAMKAN SINGA JAWA! #tomlembong #brkfalsafah

Ketika nalar Pak Anis, Baswedan mampu mengguncang tatanan tembok Yakjuj Makjuj. Saya membaca kegelisahan Masanis. Eh, termasuk juga pernyataan terakhir Masis waktu di sidang terakhir ketika Masis menyampaikan ketika ini didiamkan, ketika penguasa kekuasaan mendiamkan hal-hal seperti ini maka negara akan runtuh. Bisa dijelaskan Mas Anis? Iya. Karena begini, jadi kalau kita perhatikan ya, ketika ada ketidakpastian hukum seperti sekarang, maka bayangkan orang-orang yang akan melakukan investasi di Indonesia. Mereka akan melihat di mana kepastian hukum. Dan Tom Lembong ini barangkali salah satu sedikit kasus mungkin satu-satu ya kasus di mana peristiwa tersangka korupsi diberitakan di media internasional nanti bisa lihat listnya banyak sekali dan berita-beritanya itu justru mempertanyakan dakwaan terhadap Tom Lembong ini. Indonesia ini bukan negara paling bersih di di dunia. Kita punya masalah korupsi dan dunia itu kalau dengar ada orang tertangkap korupsi di Indonesia itu bukan barang yang aneh. Tapi ketika Tom Lembong diperiksa muncul berita begitu banyak mempertanyakan ini. Jadi kita lihat satu internasional. Yang kedua, bagi kaum profesional yang terlibat dengan kegiatan pemerintah, mereka akan berpikir ulang. Bila terlibat dalam kebijakan-kebijakan pemerintah dan kemudian ada konsekuensi keuntungan di pihak lain dan tidak ada niat jahat, lalu keuntungan akibat ada keuntungan pihak lain dianggap merugikan keuangan negara. Buat apa berkiprah bersama pemerintah? Kalau men masalah ini. Yang ketiga, bayangkan best talent kita yang hari ini berada di dunia internasional yang semua sedang belajar, yang sedang berkarya. Kita semua ingin best brand itu kembali dan best brand itu terlibat dalam bangun Indonesia. Dan ketika melihat mereka seperti ini lah Tom Lembong saja yang orang bisa bekerja di mana saja di seluruh dunia memilih pulang memilih bekerja di Indonesia memilih bekerja untuk pemerintah untuk rakyat dan kemudian muncul situasi seperti ini. Pesannya itu pesan yang keliru. Itulah sebabnya penting bagi pemerintah untuk melihat peristiwa ini. Bukan semata-mata soal TOMnya saja, tapi konsekuensi yang terjadi akibat putusan ini itu amat besar dan menyangkut lintas sektor. Belum lagi mereka yang hari ini berada di pemerintahan.