Tanggapan DPR, PPATK dan pengamat soal rekening nganggur dibekukan
hangat-hangat di perbincangan nih. Saya mau tanya langsung deh ke PPATK panas Kong. Nah, ini sebenarnya definisi rekening nganggur yang kemudian dibekukan itu apa sih sebenarnya? Kalau di definisi itu ee masing-masing bank berbeda ya, tapi rekening dorman itu adalah rekening yang tidak aktif dalam waktu tertentu dan PPATK melihat waktu ke waktu itu tren rekening dorman itu cukup masif ya. dan juga cukup masif digunakan untuk e tindak kejahatan. H. Maka dari itu, dari 1 juta rekening yang kita analisis, yang kita periksa itu lebih dari 150.000 rekening digunakan untuk kejahatan. Itu tahu dari mana rekening itu digunakan untuk kejahatan? Ya, jadi dari 150 rekening itu digunakan kejahatan itu kita bisa melihat bahwa profile pemilik nasabah itu adalah saudara kita yang penelayan, saudara kita yang petani, tapi di dalam transaksinya itu fluktuasinya cukup besar gitu ya. misalnya ee rilnya sampai miliaran dan setelah kita telusuri uang miliaran yang ada di profile pemilik nasabah yang saudara kita petani itu ternyata dialiri oleh pedagang narkoba. Itu sudah dicek sampai ke pedagang narkoba. Karena kan bisa aja gini Pak Nasir, bisa jadi jangan-jangan misalnya itu memang ee uang misalnya harta begitu ya atau jual tanah atau gimana. Ya. Ya, itu tentu bisa dimungkinkan. Tapi dengan ee kerja-kerja yang dilakukan oleh ee PPATK, kita dapat memastikan bahwa itu uang hasil kejahatan. Karena dalam penelusuran uang hasil kejahatan itu kan kita melihat tiga lapis sampai tujuh lapis ke kiri ke kanan ke bawah ke atas dan seterusnya sehingga kita bisa memastikan bahwa itu uang hasil kejahatan seperti itu. Nah, kehadiran PPATK mewakili negara dari di sini adalah untuk melindungi oke ya nasabah masyarakat, saudara-saudara kita itu agar rekeningnya itu terjaga ya. Rekeningnya itu terbebas digunakan oleh pelaku kejahatan untuk kejahatan karena dampaknya sangat besar ya. Secara hukum kan pemilik rekening itulah yang bertanggung jawab atas transaksi yang ada. Kan begitu. Oke. Nah, berbicara soal pemilik rekening itu yang sebenarnya punya hakus yang ini juga menjadi perbincangan kok ini kan rekening saya. Kenapa tiba-tiba ada PPATK yang tiba-tiba memblokir? Kan ibaratnya ya rekening saya mau menggunakan untuk apa ya itu hak saya. Ini yang dipertanyakan sebenarnya Pak Tropus. Iya. Inilah apa sebenarnya rekening itu kan masih tetap hak dari nasabah kan gitu. Nasabah itu butuh ee informasi yang clear. Kalau misalnya ee dituduh atau dicurigai misalnya rekeningnya itu digunakan untuk tindak pidana kejahatan misalnya itu mestinya apa publik menerima. Tetapi kalau kemudian apa tiba-tiba karena itu tabungan bisa narik ya kan kemudian karena itu tabungan untuk anaknya kuliah nanti misalnya kan itu bisa menjadi kesalahpahaman. Karena itu menurut saya apa yang dilakukan PPATK prinsipnya adalah bagaimana kemudian masyarakat itu menerima informasi. Kalau bisa itu ada jauh-jauh hari diinformasikan. Jadi masyarakat sudah tahu bekerja sama diat bank ketika apa masyarakat itu apa misalnya mau narik uang atau apa dia sudah dapat informasi kan. Karena gini masalahnya ada orang yang punya rekening itu banyak mungkin dia lupa lalai itu kan bahwa rekeningnya enggak dipakai atau memang disengaja untuk memang nyimpan sesuatu ya masih nyimpan untuk masa depan mungkin ya. Masa depan lah kan bisa saja karena namanya masyarakat kan. Yang kedua memang sekarang ini kan situasi-situasi sulit lagi di secara keseluruhan ekonomi. Nah, masyarakat kemudian juga memandang bahwa kenapa uang saya cuman sedikit kok nanti tiba-tiba di rekening. Nah, ini ada rasa cemas, was-was, panik gitu kan. Nah, inilah yang kemudian publik merasa apa aspirasinya tak tak dipenuhi. Nah, kan itu yang penting sebenarnya PPATK ada pelibatan publik. nya publik itu dilibatkan ketika kemudian memang itu mau diputus seperti apa itu penting yang kemudian publik juga dikasih akses ada akses aduan kalau misalnya ada sesuatu yang mereka merasa juga bagaimana juga hak-hak publik memang harus dilindungi dalam hal ini. Karena apa? Karena yang namanya uang itu adalah milik dia sendiri itu hak milik yang karena buka tabungan juga pemilik rekening itu sendiri kan. Oke, saya mau tanya tanggapannya Pak Rudi. Kalau dari tanggapannya dari DPR sendiri sebenarnya ini merupakan suatu solusi atau justru semakin bertanya-tanya publik sampai urusan rekening aja ini dikendalikan begitu. Memang tadi tujuannya baik ya, Pak Rudi. Iya. Ya, saya termasuk yang pertama kali bicara mengomentari, mengkritik ya kebijakan dari PPATK. Saya menyampaikan kebijakan itu tidak boleh bikin gaduh atau memunculkan persepsi beragam yang akhirnya terjadi di polemik di masyarakat. Makanya saya katakan jangan bikin gadu kebijakan itu harus di betul-betul dinilai mana lebih banyak manfaatnya, maslahatnya dibanding mudaratnya gitu kan. Bayangkan saja Pak 3 bulan. Mengapa harus 3 bulan? Kenapa tidak 1 tahun tidak 6 bulan? Misalkan kalau alasan PPATK mengatakan ini untuk mencegah ee apa namanya apa namanya praktik-praktik kejahatan harus diingat bahwa ee orang menyimpan menabung uangnya itu tidak semua masyarakat kita bisa bertransaksi selama 3 bulan itu. Peta nelayan kita masyarakat menakti bawa itu tujuan dia menabung itu adalah untuk tabungan masa depan. Bisa saja transaksinya bisa 6 bulan sampai 1 tahun baru ada transaksi. Apalagi pendapatan warga kelas menengah kita ke bawah itu khususnya petaani nelayan itu musiman bisa triwulan bisa 6 bulan ketika ketika tiba-tiba diblokir ya blokirnya gampang oleh negara oleh PPATK tapi mekanisme membuka blokir itu pasti butuh penjelasan lebih lanjut kan tidak semudah memblokir ketimbirnya itu problem baru di masyarakat. Nah, kita tanyain problem itu ya Pak Rudi ya. Kalau gitu gimana tuh Pak Nasir menjawab hal itu? Blokirnya sih gampang, bukanya yang susah. Ujung-ujungnya warga lah gini yang susah. Iya. Bukanya juga ee gampang. Tinggal mengisi form yang ada, isi dengan benar dan pastikan terkirim dengan waktu yang tidak lama itu sudah dibuka. Nah, yang perlu ee kita lihat di sini itu bukan rekening 3 bulan atau apa. Kalau kriteria dorman itu masing-masing bank memang berbeda. Tapi coba lihat apa yang dilakukan PPATK itu 31 juta rekening itu adalah rekening Rman yang di atas 5 tahun tidak aktif. Lihat di situ itu yang di rekeningnya yang dihentikan karena dia tidak aktif selama jadi 5 tahun apa 3 bulan ini Pak Nasir. Nah, itu dia. Saya juga kalau isunya menjadi 3 bulan yang begitu ramai itu saya enggak ngerti. Tapi lihat data 31 juta rekening yang dihentikan oleh PPATK itu adalah di atas 5 tahun tidak digunakan. Dan dari itu banyak banget dong ya 31 juta itu itu maksudnya Pak Nasir itu tidak digunakan itu ada saldonya enggak di dalam saldonya sedikit ada yang sedang ada yang banyak dan jumlahnya triliunan dari 31 juta rekening itu uangnya di depositnya itu ada 6 triliun dan itu uang semua artinya itulah yang perlu dilindungi ya rakyat kita, saudara kita agar rekeningnya nya itu tidak diguna salahgunakan untuk pelaku kejahatan. Begitu Mbak Dre. Oke. Tapi kalau misalnya pertanyaannya kalau tadi kan ada yang katanya ee saldonya kecil, sedang, besar. Nah, kalau pertanyaan yang kecil gimana tuh Pak Nastir Kongga untuk menjelaskan ke warga ya ini aja mungkin saya tarik buat sehari-hari aja kok. Jadi tiba-tiba diblokir kan jadi ee ada sis-eksis begitu ya tidak perlu tidak bisa kita pungkiri ya. Tapi besarannya coba kita lihat. Nah, dari banyaknya rekening Dorman itu, lalu kemudian banyak pula rekening itu digunakan untuk tindak pidana tadi ya, untuk menampung uang hasil judi online, kejahatan perdagangan narkoba, tindak perdagangan orang ya, korupsi dan banyak lagi ee kejahatan lainnya. Kalau kita lihat di pasal 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, tindak pidana asal dari pencucian uang itu kan ada 26 tindak pdana asal ya, Mbak. Jadi banyak sekali tuh kejahatan-kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan rekening dorman yang ada. Jadi begitu intinya adalah negara hadir untuk melindungi rakyatnya gitu. Tapi pertanyaannya nih, Pak Nasir, ini juga yang pertanyakan kalau misalnya tadi diblokir tapi kemudian salah alamat pemblokirannya diminta untuk dibuka. Berarti artinya di sini ada cela juga PPATK ini jangan-jangan salah alamat juga untuk memblokir. Ini sebenarnya solusi atau sensasi Pak Nasir? Nanti usai jeda ya dijawab oleh Bapak-bapak tetap bersama kami. Terima kasih masih bersama kami di SAP Indonesia malam melanjutkan perbincangan saya dan pertanyaan saya sebelumnya Pak Nasir. Jadi sebenarnya PPATK yang memblokir ee uang-uang nasabah ini ini sebenarnya solusi atau sensasi sih Pak atau memblokir rekening maksud saya. Iya tentu solusi ya dan bentuk perlindungan kepada nasabah, kepada masyarakat ya tentu kepada saudara-saudara kita. agar mereka terhindar dari ee tindak pidana kejahatannya. Karena fakta di lapangan itu banyak sekali ya, saudara-saudara kita itu pemilik sah rekening tapi rekeningnya digunakan untuk kejahatan. Lalu ketika ada proses hukum dia yang bolak-balik dipanggil oleh penyidik kan. Berapa banyak effort yang dia keluarkan, waktu, tenaga, uang gitu kan. padahal ee rekeningnya yang digunakan untuk kejahatan. Dia sendiri tidak mengetahui kalau rekeningnya itu ee digunakan untuk ee tindak pidana. Jadi hal-hal yang seperti yang ini yang kita lindungi. Belum lagi misalnya ya ee banyak dari ee suami istri gitu ya ketika suaminya meninggal keluarga enggak tahu tuh kalau suaminya punya rekening di sebuah bank. Nah, dengan pengertian sementara ini lalu kemudian bank memberikan notifikasi bahwa ada rekening atas nama ini. Itu keluarga tahu jadinya dan saldonya banyak juga. Ada yang banyak begitu ya. Begitu juga dengan korporasi. Pemilik ee perusahaan membuka rekening tapi ee pemegang saham yang lain enggak tahu dan ternyata ee di rekening itu eh jadi intinya adalah ini sebenarnya adalah untuk melindungi begitu. Iya. Melindungi kepentingan e nasabah. Oke. H. Pak Rudi, ini dikatakan oleh Pak Nasir Kongga katanya dari PPATK ini ya merupakan ee bentuk perlindungan, bentuk sayangnya untuk ee warga begitu. Masih ditangkap atau kemudian masih nampaknya enggak pas nih. I mungkin ya mungkin tujuannya niatnya bagus cuma yang jadi polemik di sini kan waktunya yang 3 bulan itu katanya bulan ya. Ah. Nah, sekarang diklarifikasi malam ini. Malam ini diklarifikasi oleh hum PPATK mengatakan ini 5 tahunan. Ya, kalau itu saya setuju. Tetapi kalau rekening diginalisir umum 3 bulan itu yang saya tidak sependapat sesuai pertanyaan media hari ini. Kalau ada kebijakan seperti itu yang kontroversi, itu yang bikin gadu, itu yang bikin polemik. Kami tidak setuju untuk itu. Itu yang saya katakan tadi. Karena gini, Pak. Pihak bank kan punya juga harusnya ini yang disampaikan oleh PPTK ke seluruh pihak bank ya, pengelola bank agar nasabah yang mau membuka rekening baru itu harus diverifikasi benar, divalidasi benar supaya rekeningnya tidak bisa disalahgunakan, tidak dipakai orang lain misalnya untuk sebuah kejahatan seperti yang di disampaikan oleh Humas PPATK saja banyak disalahgunakan supaya rekening yang membuat rekening betul-betul Betul rekening mereka dia yang punya kan misalkan rekening orang meninggal yang dipakai dan sebagainya. Praktik seperti itu kan mungkin saja bisa terjadi di perbankan. Ini yang harus di ketika kepada perban. Oke. Berarti ini sebenarnya ee imbauan yang harusnya dilakukan bank ya, bukannya langsung main blokir aja oleh PPATK maksudnya gitu ya. Iya. Harus kerja sama seperti itu, kolaborasi seperti itu PPATK. Karena PPATK ini kan insel-decil negara khusus ee di sektor keuangan perbankan, dialah yang mendeteksi transaksi-transaksi misalkan mencurigakan dan sebagainya. Makanya saya katakan tadi PPATK fokusnya hari ini adalah bagaimana misalkan ee fokus pada transaksi mencurigakan. Kalau ada transaksi mencurigakan itu yang dilapor kepada APH kita, penegak hukum kita untuk ditindaki misalkan kan seperti itu. PPATK filosofi pembentukan PPT kan seperti itu. Hadir untuk ee mencegah tindak pidana pencipan, uang dan yang pendanaan terorisme kan seperti itu supaya kebijakan-kebijakan yang dianggap tidak populis kalau itu terjadi ini tidak terjadi bikin gaduh masyarakat. Itu yang kita harapkan sebenarnya dan penjelasan humas PTK hari ini bahwa rekindang itu 5 tahun. Saya kira kalau itu tahunan kita setuju-setuju saja. Ah, itu yang saya katakan tadi, Mbak. Niatnya mungkin baik tapi caranya saja informasi yang beredar ini mungkin karena di sosial media tidak resmi akhirnya jadi ribut. Mungkin sampai-sampai sekarang sore hari ini Pak Prabowo juga manggil nih ketua PPATK ya, Pak Nasir ya. Iya. Iya. Ini dipanggil ya sama Pak Probowo. Jangan-jangan ngomongin soal ini nih nih Pak. Saya baca ya di Kompas.com nih. baru saja nih terbit nih bahwa ya itu tadi PP apa Presiden Prabowo ini memanggil Ketua PPATK dan setahu saya Pak Presiden juga mendukung ya langkah-langkah yang dilakukan oleh PPATK karena ini juga sesuai dengan asta cita Pak Presiden ya dalam hal melindungi masyarakat untuk tidak ya rekeningnya digunakan sebagai tindak pidana apa yang dilakukan oleh PPATK adalah mendukung asta cita yang dibangun oleh Bapak Presiden seperti itu. dan kita lihat ee beberapa statement Pak Presiden kan juga mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh PPATK dan tentunya semua kita ya untuk sama-samalah berkolaborasi karena niatnya sangat-sangat ee mulia, sangat baik ya Pak Trubus untuk melindungi masyarakat kita, melindungi warga kita, melindungi nasabah agar tidak agar terhindar dari ee kejahatan keuangan. Nah, begitu. Oke, kalau gitu Pak Trubus bagaimana caranya mengkomunikasikan juga pesannya ini? Karena kan memang sudah terlanjur gaduh di masyarakat ya mengenai pemblokiran yang dilakukan oleh PPATK ini. Iya. Menurut saya ini harus ada dilakukan ee bukan sosialisasi Mbak, tapi edukasi ke masyarakat langsung. Ada pendampingan pertama tentu dari pihak perbankan dulu karena kan orang kan selama ini kan aktivitasnya dengan pihak bank. Nah, jadi bank itulah yang punya kewenangan untuk memberitahukan kepada pemilik rekening bahwa ada peraturan terkait dengan apa ee PPATK misalnya seperti itu. Jadi bukan artinya langsung PPATK langsung blokir enggak enggak e jadi enggak enggak langsung ini kalau blokir kan berarti top down dipaksa. Terus uangnya gimana? Nah, uangnya gimana? Pemanfaatnya uangnya di kepanakkan publik kan menanyakan sudah diblokir itu uangnya ke mana. Nah, itu kan publik juga perlu tahu diinformasi publik sekarang kan kepo gitu kan. Nah, itu harus dijelaskan itu publik harus dapat informasi yang utuh, Pak. Gitu. 100% aman. Aman. Oke. Nah, terus ee seperti ee Pak anggota DPR bilang tadi itu ee PPATK juga punya fungsi untuk memberikan rekomendasi. He. Nah, dari pemeriksaan yang kita lakukan itu itu ada 10 juta rekening. Heeh. Yang penerima bansos. Dia penerima bansos dan juga pemain judi online. Hmm. H. Oke. Nah, itu kan artinya data itu kan penting ya buat perbaikan sistem dan seterusnya. Di mana kami juga memiliki keduenangan untuk memberikan rekomendasi. Nah, atas dasar dari hasil pemeriksaan, hasil analisis yang kita lakukan itu banyak ternyata penerima bansus itu bukanlah orang yang berhak mendapatkan sehingga tidak tepat sasaran begitu. Oke, kalau gitu singkat aja kalau gitu ke Pak Rudi. Ee bagaimana juga caranya ee meyakinkan begitu ya, bahwa yang diblokir oleh PPAT TK itu memang benar-benar rekening yang bermasalah, bukan rekening yang tidak bermasalah tapi kemudian diblokir. Bagaimana caranya hal itu bisa dipilah? makanya PPATK punya cara sendiriah menganalisis ini pusat analisis ya kan dan dia pasti tahu mereka pasti tahu yang mana rekening-reking yang punya transaksi-transaksi mencuriakan yang mungkin disinyalir diduga itu adalah tindak pidana bagian dari tindak pidana pidana sehingga mereka pasti tahulah ee rekening masuk dan sebagainya. Tetapi ketika ada kebijakan misalkan ee awalnya 3 bulan tidak ada transaksi bisa langsung diblokir. Itu yang pasti mendapatkan reaksi menai pro kontra di masyarakat. Kita tidak mau itu. Kami berharap PPATK, kami paham tugas PPK, dia mitra kerja kami di Komisi 3 agar kebijakan-kebijakan yang diambil tidak selalu oh ini dana bans dipakti online yang kita butuhkan hari ini ada data pelanggaran dan sebagainya itu langsung dilaporkan ke APH. Lapor langsung ke polisi, lapor ke kejaksaan. lapor KPK transaksi mencerakan di sini jangan kemudian mengubar kebijakan itu di media sehingga memunculkan polemik baru berada di itu yang kita tidak mau sudah kami tangkap terima kasih Pak Rudi Pak Nasir Kong terima kasih Pak terima kasih Pakih Pakus membikin ini saudara tetaplah bersama kami di sampai Indonesia malam setelah ini kami punya informasi dari pekerja pabrik obat di kawasan Pulau Gadung Jakarta Timur dikejutkan dengan penemuan jasad di atas Yeah.
Sahabat Kompas TV ! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Merauke, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.
KOMPAS MERAUKE
Sajian Berita Lokal Terkini
Jalan Kampung Timur, Kelurahan Seringgu, Merauke, Papua Selatan.
layanan informasi :
kompastvmerauke@gmail.com