Sebut Jokowi Tak Lulus, Eks Rektor UGM Didatangi Polisi dan Diperiksa 12 Jam | Rakyat Bersuara
Ya. Jadi, jadi ee di rumahnya didatangin tanpa pemberitahuan itu kemudian petugas yang mengaku dari kepolisian diperiksa mulai jam 10. pagi sampai dengan 10. malam. Apa kaitan pemeriksaan itu? Makanya itu negara apa gitu loh, Mas Roy Suryo di beberapa artikel dan kemudian tulisan Masro disebutkan kita tahu bahwa Pak Sofan Effendi, Prof. Sofyan. Heh. Sebelumnya mengatakan bahwa ijazah Pak Jokowi palsu. Betul ya? I di podcastnya Bang Rismon waktu itu. Lalu kemudian dan itu sudah lama cerita Prof. Sofyan itu sudah kami dengar sebenarnya sudah semenjak setahun 2 tahun meskipun kita dengar dari podcast itu. Dan beberapa hari kemudian setelah podcast itu viral heh. lalu kemudian mengkoreksi bahwa pernyataan saya itu tidak benar. Dan kemudian Mas Roy menuliskan ini yang belum kemudian diungkap tuntas. Betul. Saya mau menyampaikan bahwa Prof. Sofyan Effendi diinterogasi 12 jam oleh siapa? Betul. Jadi, gimana? Sabtu malam minggu kemarin ya tanggal berarti tanggal 20 berapa ya? Ee 24 kalau enggak salah. Jadi diintervensi maksudnya apa? Iya. Iya. Jadi, jadi ee di rumahnya didatangin tanpa pemberitahuan itu. Kemudian petugas yang mengaku dari kepolisian. Mengaku ini ya? Mengaku. Iya. Tapi ya Prof. Sofyan Effendi jadi diperiksa mulai jam 10.00 pagi sampai dengan 10.00 malam. Apa kaitan pemeriksaan itu? Makanya itu ini negara apa gitu loh. Artinya saya semakin enggak mengerti coba pemirsa 10. Pagi sampai 10 malam. malam memeriksa memeriksa Prof. Sofyan Effendi terkait dengan podcast itu yang menyebutkan saya tidak tahu apa karena ee kami juga masih menunggu kabar dari karena yang memberitahu saya adalah tokoh-tokoh dari Jogja ya gitu. Termasuk para jenderal. Para jenderal. Iya. Heeh. Penggiatpenggiat yang kemarin mengatakan untuk purnawirawan. Kemudian kemarin mengatakan untuk apa? Ee maklumat Yogyakarta. Beliau itu kaget. Saya sedih ya mendengar ini karena ee beliau kan usianya sudah 80 tahun ya gitu Prof. Sofyan Effendi. Kenapa harus diperiksa dengan cara-cara yang tidak wajar seperti itu? Menurut saya enggak wajar Mas gitu. Dan setelah itu kemudian Prof. Sofyan mengkoreksi pernyataan ya? Enggak. Enggak enggak enggak ada hubungan dengan mengkoreksi pernyataannya. Enggak. Kalau dilihat timeline-nya, kalau dilihat timeline-nya itu yang barusan baru malam minggu kemarin, baru hari Sabtu kemarin. Jadi sebelum mengkorek itu sebelum pemeriksaan itu. Iya. Iya. Jadi mengkorek apa? statement-nya kan dengan ee baligi akademi dan dengan langkah update kan waktu itu. Kemudian ee sebenarnya itu sudah bagus sekali. Artinya enggak ada hubungan dong memeriksa itu dengan ada gimana justru setelah setelah mengoreksi justru justru karena ada statement itu dan kemudian dikoreksi itulah maka rumah Prof. Sofyan didatangi yang katanya sekalian karena mumpung mereka dari Solo kemudian datang ke Jogja meriksa Prof. Sofyan EM. Oke, saya saya ke Pak Aryanto. Pak Aryanto mendengar hal yang sama atau Pak Aryanto ada hal yang berbeda soal ini, Pak? Saya tidak mendengar apa-apa tentang itu. Tidak mendengar apa-apa soal ini. Dan kalau ee seperti ini hal yang wajar atau seperti apa, Pak Rianto? Apanya yang wajar? Ee pemeriksaan. Tapi kan enggak tahu ini siapa yang memeriksa. Saya juga tidak tahu kan, Pak. Itu di situ dipanggil e polisi mana yang datang sana kemudian ditanya-tanya siapa. Saya terus terang tidak tahu. Jadi ini masih rumor ini mengenai masalah ini saya tidak tahu dan saya tidak mau tahu. Oke. Bukan rumor, Mas. Kalau pemeriksaannya jelas dari kops kepolisian. Tapi apa? Tapi dari mana Anda bisa mengatakan itu? Kan belum pasti. Iya sudah beliau sudah cerita sebenarnya ke Prof. Sofyan ee tokoh-tokoh yang di Maklumat Jogja dan kabarnya memang itu yang tadinya memeriksa di Solo kemudian mampir Jogja tapi mampirnya ke rumah Prof. Sofyan. Oke. Kalau ke Prof. Sofyan sendiri. Saya ingin tanya ke ee Bung Rismon. Pada waktu itu kenapa Pak Prof Sofyan itu begitu lepas untuk menceritakan tapi kemudian mengkoreksi beberapa hari kemudian? Iya. Sebenarnya ee pertemuan itu tidak direncanakan ya, bahkan saya sampai menunda seharusnya hari Senin menjadi hari Rabu. Nah, saya dihubungi oleh apa namanya? rekan alumni UGM Rela Gama sehingga kami berjumpa dan saya pada saat itu disambut justru oleh Prof. Sofyan Effendi dan bahkan dipeluk saat itu saya datang dan terus kita tanyakan apakah bisa direkam segala macam dan Profesor Sofyan ini sangat sangat apa ya saya kira ingin mencurahkan segala apa yang beliau ketahui yang dis sampaikan waktu itu mungkin kita bisa ingatkan lagi ke publik. Jadi beberapa poin yang di apa yang diungkapkan oleh Prof. Sovian Effendi adalah pertama nih ee Joko Widodo itu ya tidak apa namanya empat semester itu dievaluasi dia tidak lulus karena ada nilai-nilai ee yang apa namanya khususnya MKDU ya nilai D dan itu juga ditampilkan oleh Dirtipidum pada ee saat konvers 22 Mei 2025. Selanjutnya diungkapkan juga bahwa lembar pengesahan ee di skripsi itu tidak ada lembar pengesahan penguji. Artinya skripsi tersebut tidak diuji atau tidak pernah diuji. Skripsi yang tidak pernah diuji maka tidak akan melahirkan ijazah yang sah kalau di UGM. Nah, itu itu juga di diungkapkan dan banyak lagi bahwa tubuh dari skripsi tersebut merupakan kopian dari pidato Prof. Sunardi. Nah, kenapa ee hal ini tidak dijadikan petunjuk oleh Barisk Krim? Ya, karena hal itu sesuai dengan apa yang kami teliti. Saya foto sendiri, Mas Roy juga foto sendiri. Tidak ada memang lembar pengesahan penguji. Dan itu kami tanyakan langsung pada tanggal 15 April 2025 di ruang 109 ee kepada Prof. Wening ya di Fakultas Kehutanan UGM. Ini lembar pengesahan pengujinya ada enggak, Profesor? Enggak ada. Ya, itu adanya. Nah, kalau kita lihat skripsi-skripsi lain yang saya juga ee kemarin ke Fakultas Hukum itu semua tahun sebegitu tahun ‘842 itu ada lembar pengesahan penguji. Artinya skripsinya memang diuji. Mahasiswa tersebut artinya lulus. Nah, sekarang pertanyaannya kesesuaian apa yang kami teliti dengan apa yang dinyatakan Prof. Soven Effendi ini kan berkesinambungan. Kami meneliti ee bahwa itu teknologinya itu menggunakan Times New Roman. Di situ ada teknologi kerning ya, jarak antar huruf yang adaptif. Yang kedua eh apa namanya? Bukan monospace tetapi dia proporsional space. Ruang untuk I itu jauh lebih sempit daripada A. Maka dia hasil dari Word processor Microsoft Word. Bahkan tebakan saya itu pakai XP. Microsoft Word 20034 itu kan berkesesuaian semua dan teknologi itu memang belum ada tahun 1985 itu enggak bisa dibantah sampai saat ini dan kami sajikan itu penelitian kami itu digelar perkara khusus ee kemarin di Bares Krim dan makanya saya laporkan lagi ya dugaan skripsi palsu ke Polda DIY karena saya tidak puas penjalan penjelasan bareskrim yang hanya menyimpulkan sangat prematur diraba dirasakan ada cekung langsung disimpulkan bahwa itu adalah teknologi handpres itu kan bukan saentifik dengan perabaan dan perasaan itu. Oleh karena itu saya laporkan dugaan ijazah ee dugaan skripsi palsu ke Polda DIY karena lokus deliktinya di UGM gitu. Saya tahu Anda mawa beberapa data tapi sebelum Anda menyampaikan data Anda, ada mungkin pernyataan yang terkait bisa disampaikan Bung Reli? Silakan. ya apa yang disampaikan oleh apa ee Mas apa ee Rismo itu yang berulang kali disampaikan sekarang ini kan proses penegakan hukum yang di Polda Metro Jaya apa tadi yang disampaikan di Bares Krim kemarin sudah terjadi apa pembantaran ya atau ee salah ee ee saksi itu terlapor yang diwakili pengacara itu sekarang proses hukum yang ada ya kita jalanin aja apa yang sudah disampaikan oleh penegak hukum ee mengenai laporan apa yang disampaikan oleh Bung Rismon tadi yaitu sah-sah saja kalau beliau melaporkan. Tapi kan ini sebetulnya dari awal kita kan pokok permasalahannya ee ijazah kan berdasarkan unggahan saudara sandi. Unggahan saudara sandi itulah yang menjadi ee penelitian apa yang disampaikan Bung Roy dan Saudara Rismon dan kawan-kawan. Ya, kita dan oleh Bung Sandi disebutkan itu adalah ijazah asli Pak Jokowi. Iya. kita kan beracuannya kan kepada penegak hukum ya. I waktu itu TPU ya melaporkan waktu itu itulah berdasarnya Bareskrim ee melakukan pemeriksaan ijazah terlapor dan sudah disampaikan oleh pihak berwenang berwajib melalui Dir apa? Dir ee Tidum. Dir Tipidum ya waktu itu disampaikan seperti itu ya. kita ikutin ajalah prosesnya kan telah berjalan sudah tahapan di Polda kan sudah naik ke penyidikan kan. Nah, sekarang Saudara Rismon dan Saudara Roy ada lagi nih ee yang disampaikan ee mengenai keapsahan dari apa tadi? Ee skripsi. skripsi ya, Bung Rismon tadi lah. Ini sudah pindah lagi. Nah, ini besok kemarin kita waktu itu pernah sampaikan ini kalau terjadi pemanggilan dari Mabes Pori bagaimana nih mau diakui atau enggak ya? Ternyata enggak kan tetap balik lagi ya. Ya, sekarang kita ikutin ya. Apanya, Mas? Ee ininya apa namanya yang apa yang disampaikan oleh Bareskrim terkait ijazah dikatakan identik gitu. Iya. Yang dikatakan terkait persoalan identiknya itu saja. Oke. Identik dengan ijazah-ijazah yang lain.
Sebut Jokowi Tak Lulus, Eks Rektor UGM Didatangi Polisi dan Diperiksa 12 Jam | Rakyat Bersuara
Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia
https://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup
https://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri
https://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi
Tayang tanggal: 30 Juli 2025
#inews #rakyatbersuara #ijazahjokowi