PERTARUNGAN TERAKHIR WILAYAH SELATAN PART 4 – Animasi Drama Series
[Musik] [Musik] Hari ini aliansi kalian yang kalian banggakan pasti akan kami hancurkan. Tidak akan kubiarkan itu terjadi. [Musik] [Musik] Ah! Ah! Ah! Kau benarbenar monster. [Musik] Hah, kau tadi itu sungguh pertarungan yang sangat gila. Ah, akhirnya pertarungan kita di sini telah selesai. Jadi kalian berdua yang dikirim buat menghadapin aku. Hah? Bisa apa dua anjing seperti kalian menghadapiku? Hah? Omonganmu busuk, Valen. Jangan terlalu meremehkan kami. Hah? Bukan ngeremehin, cuma kasihan aja. Kalian tuh kayak dua ekor anjing jalanan yang berani menggonggong di hadapan harimau. Hah. Berisik banget. Kalau emang kau kuat, buktikan aja. Enggak usah banyak bacot. Kau ini siapa? Kau itu cuma pion. Pion kecil dari geng Justice. Hah? Aku bukan pion siapapun. Oh ya. Terus kamu siapa? Pemimpin. Pejuang keadilan? Diam lu, Valen. Oh, si tukang ngekor buka suara juga. Joko, Joko, kamu tuh hidup dari bayang-bayang orang terus. Sadar enggak sih kau mencoba provokasi aku. Hah? Itu enggak akan berhasil. Hah? Provokasi? Hah? Ini fakta. Cuma anak kecil yang gak bisa menerima kenyataan. Geng kalian itu cuma mimpi. Dan malam ini aku yang akan membangunkan kalian semua. Kalau kau memang sehebat itu, kenapa enggak mulai dari sekarang? Hah? Kalian enggak ngerti ya? Petarung sejati itu gak buru-buru. Aku menikmati ini. Rasa takut kalian, tatapan enggak yakin kalian itu, itu adalah hiburan buatku. [Musik] Hei, kau, kau enggak cocok jadi pahlawan. Tatapanmu itu penuh luka. Kayak orang yang pura-pura baik, padahal penuh dendam. Hah, aku memang punya luka, tapi aku belajar dari situ. Enggak kayak kau yang terus terjebak di dalamnya. Hah? Berani bicara soal kakek aku? Kau gak tahu apa-apa tentang penderitaan. Kau belum pernah kehilangan segalanya karena orang yang kau percaya. Jadi, apa kau menyalahkan semua orang atas hidupmu? Hah? Tidak. Aku membalas mereka satu persatu. Sialan. Kau terlalu banyak bacot, Valen. Oke, cukup basa-basya. Aku pengin lihat seberapa jauh kalian bisa bertahan. [Musik] [Musik] Ah. [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Hah? Aku enggak pengin bertahan, tapi aku pengen menang. Wah, sungguh sangat menghibur. Serius, aku sangat jarang merasa sesenang ini menemukan lawan yang begitu tak tahu diri. Kau hanya sombong karena kekuatanmu. Tapi di balik kekuatan itu, aku yakin pasti ada ketakutan yang menghantuimu. Ketakutan? Kau pikir aku takut pada bocah sepertimu? Mata penguasamu itu bukan tandingan milikku. Bahkan kau bukan tandingan aura mata penguasaku. Kami mungkin bukan sekuat kalian, tapi kami berjuang untuk sesuatu yang lebih dari sekedar kekuasaan. Hah. Dan itulah kenapa kalian lemah. Terlalu banyak bacot dan terlalu sedikit kekuatan. Oh Kau tahu apa bedanya kau dan aku? Aku lahir untuk menjadi penguasa. Kau hanya tersesat dalam bayang-bayangnya Bima. Ah eh aku mungkin pernah kehilangan arah, tapi aku punya tekad. Aku bertarung bukan untuk menunjukkan kekuatanku, tapi untuk melindungi orang-orang yang aku pedulikan. Hah, omong kosong. Dunia ini tidak peduli pada niat baik. Dunia ini hanya tunduk pada dominasi. [Musik] [Musik] Oh Hah. Auramu, Joko hanya percikan bagiku. Tapi auraku ini badai. Aura penguasa ungu bukan sekedar kekuatan. Ini adalah takdir. Kalau itu takdirmu, maka kami akan menulis ulang takdir itu. Kau masih bisa berdiri? Aku kagum denganmu. Ah. Ah. Aku tidak akan jatuh karena ini bukan tentang menang atau kalah. Ini tentang membuktikan siapa diriku sesungguhnya. Hm. Itu. Hah. Dia bangkit juga akhirnya. Aku bukan bayangan siapapun lagi. Aku Randi dan aku akan berdiri di hadapanmu. Bukan sebagai pecundang, tapi sebagai lawan yang sepadan. Menarik. Akhirnya kau menjadi sesuatu yang pantas kulumat dengan serius. Hah. Jadi ini kebangkitanmu. Hah. Malukan. Kilauan itu terlalu terang untuk kekuatan sekecil itu. Hah. Mulutmu terlalu cepat meremehkan. Tapi aku bukan Randi yang tadi lagi. Akan ku habisi kau. Kau berhasil bangkit akhirnya. Hah? Apa kalian sadar kalian berdua hanyalah figuran di panggung ini. Aku Valen bukan sekedar wakil ketua Geng Zeus. Aku adalah manifestasi kehendak dari kekuatan yang sesungguhnya. Aku pernah jadi figuran dalam hidupku. Mungkin sampai saat ini aku memanglah figuran, tapi saat semua orang melupakan aku, menginjak harga diriku dan bilang aku tak akan pernah berarti. Tapi hari ini aku berdiri di sini bukan untuk jadi bayangan siapapun dan bukan untuk jadi figuran. Oh. [Musik] [Musik] Ternyata kau masih bisa bangkit. Tapi untuk apa? Kau hanya akan terjatuh lagi dan lagi? Ah. Ah. Ah. Aku bangkit bukan untuk menang, tapi untuk tidak membiarkan harga diriku diinjak-injak oleh pria seperti kau. Hah? Dengar ini baik-baik. Dunia ini tunduk pada kekuatan, bukan tekad, bukan air mata, bukan pula keinginan yang lemah. Kau kira semua orang bisa keluar dari nasibnya hanya dengan berteriak, berhenti bicara, seolah kau itu dewa, Valen. Hah, bukan seolah, tapi memang kenyataannya seperti itu, Pak Joko. Kalau aku terjatuh lagi, kau mundurlah. Berhenti bicara, bodoh. Kau pikir aku berdiri di sini hanya karena kau kuat? Tidak, Randi. Ah, aku juga pernah merasa seperti sampah dan aku janji kita gak akan jadi seperti itu lagi. Sepertinya kau telah banyak berubah. Ya, karena aku sadar dulu aku berjuang untuk jadi seperti mereka. Tapi sekarang aku hanya ingin menjadi diriku dan membantu teman-temanku. Ha, lucu. Manusia selalu suka pidato ketika kalah. Aku pernah jadi figuran dalam hidupku. Mungkin sampai saat ini aku memanglah figuran. Tapi saat semua orang melupakan aku, menginjak harga diriku dan bilang aku tak akan pernah berarti. Tapi hari ini aku berdiri di sini bukan untuk jadi bayangan siapapun dan bukan untuk jadi figuran. [Musik] [Musik] [Musik] Kenapa kau tidak diam saja di tanah? Karena aku tidak sedang melawanmu. Aku sedang melawan bayangan masa laluku dan aku sudah terlalu lelah jadi tahanan ketakutanku sendiri. [Musik] Oh. [Musik] [Musik] Ah! Ah! Ah! Oh. Ah. Bagaimana bisa Aura sepertinya mengalahkanku? Kau bisa punya kekuatan di dunia ini. Tapi kalau hatimu kosong, kau tetap akan kalah. Ini bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang bertahan paling lama. Ayo Randi, kita akhiri pertarungan ini. Ya, ayo kita selesaikan pertarungan ini. [Musik] Oh. [Musik] [Musik] Ah. [Musik] Ah.
SUBSCRIBE CHANEL INI DAN KASIH GW KEKUATAN 20.000 LIKE++ UNTUK MELANJUTKAN EPISODENYA❗️❗️
Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:
https://www.youtube.com/channel/UCSNI_HDSg3Lwi8-1LPRFCFg/join
DONASI UNTUK ANIMATOR : https://saweria.co/BIMASERIES
Saya juga punya Sosial media BIMA Series yang lain.
salura WA : https://whatsapp.com/channel/0029Van1pivLNSa78MO6TK0R
DISCORD
https://discord.gg/bv9kjGqK
INSTAGRAM.
https://www.instagram.com/bima_series_
TIKTOK.
@bima_series
Jangan lupa SUBSCRIBE, LIKE, KOMEN dan SHARE video ini pada teman teman kalian
#BIMAseries #animasisekolah #animasi #animasiindonesia