AKU INGIN MENGETAHUI SELUK BELUK POLISI…. #motionliferp #motionpolice

Alright, teman-teman, kita main Motion Live RP lagi, Teman-teman, ya. Dan gua pengen jadi polis lagi. Jam 12. Malam 1200 orang, coy. Jam 12.00 malam, Guys. Gila, what the hell, Bro? Jam 12. Malam, guys. W team. W motion live team. Baca guys ya. Baca ya. Baca ya. Baca ya. Baca guys ya. Baca ya. Baca ya. Baca ya. Sultan Spender cannot buy me and Kodelin. Oke intermo dikit. Alright, let’s go. Gila, gua udah live empat kali hari ini, Bro. All [ __ ] grinding, man. All [ __ ] grinding, Bro. Donatur dilarang ngatur enggak, Guys? Betulbul donatur dilarang ngatur. Selamat datang di Los Santos di mana setiap matahari terbit membawa kisah baru. Inilah Motion Life Roleplay, dunia yang keputusan. Ah, mulai dari bawah. Bangun jalanmu. Aduh, salah lagi gua. Nge-jym gua udah nge-gym gua udah berenang. Oh, i gua I finish my gym. Ya, gua udah berenang. Gua udah udah like day man. [ __ ] grinding all day, Bro. [ __ ] grinding all day, guys. Anyway, kita masuk IC dulu, ya. Eh, kalian kenapa sih titiap gua mau live kalian cepu-cepu ke yang lain, Guys? Kenapa sih tiap gua mau live kalian langsung cepu? Gua mau jadi Ilham, kalian cepu ke anak forbot. Gua mau jadi polisi, kalian cepu ke anak ke anak polisi. Gua kan jadi mainnya enggak tenang, penuh dengan ekspektasi, guys. Guys, bisa enggak sih gua jadi orang biasa gitu? Gua gua kalau kata Laurentius Rando dulu udah kayak Justin Bieber. Gua mau live aja di intai sana sini sana sini. Can can I just enjoy RP tanpa diintai kanan, diintai kiri, diintai depan, diintai belakang. Lu kan jadi budak ekspektasi kalian, Guys. Jadinya. Alright, alright alright alright alright alright alright alright alright alright alright. Gelo itu star syndrom bukannya star syndrome bro. Gua capek dituntut ekspektasi. Bisa enggak sih gua main tanpa dihantui gitu, diintai ke mana-mana? Kalian pikir gua gak mantau, gua mantau semua streamer motion live kali. Udah gua pengen ini dulu pengen ic dulu lah. Lu yang gua umumin ya udah kalau gua bikin schedule jangan dikasih tahu ke yang lain enggak sih? Udah biarin aja k gua orang biasa juga guys di kota. I’m just ordinary person in the kota cuy. Gua di sini aku. Kenapa gua tiba-tiba di sini guys? What the [ __ ] am I here, Bro? Anjir, duit gua Rp50.000, coy. Gara-gara dikasih, Guys, sama Pak Bil. Makan minum. Oke. Oke. Makan minum. Makan minum. Makan minum. Bentar, ya. Oke, ini barang-barang gua ya. Oke, gua raapin dulu. Set. Set. Set. Set. Ah, coba gua mau pasang cross hair crosser itu masih bisa enggak ya kira-kira, Guys? Crosser crosser itu bisa enggak sih? Oh, bisa sih, Guys. Crosser-crosser itu, Guys. Entar gua gak bisa nge-M ini gimana sih monitor select gitu? Wi, ada tuh ada tuh pink-pink, Guys. F4 bisa. What the [ __ ] just happened, bro? What? What is that? Sabar sabar dulu, sabar dulu, sabar dulu. Ah, kan udah gini. Udah tuh pink-pinknya muncul terus pan gitu. Oh, bisa, Guys. Ada pinkpingnya enggak? Ih, keren juga, cuy. Enak juga ngemamnya kalau gini, Guys. Kok bisa ganti warnanya tuh? Oh. Hijau aja kali. Hijau ya? Hijau ya? Hijau ya. Ih, curah enggak ini? Curang enggak? Ini curang enggak, Guys? Bocil curang menyerang kah? Kok berubah warna lagi? Apa sih? Sebentar, sebentar. Oh, bisa diumpetin, cuy. Bisa diumpetin. Bisa diumpetin, Guys. Oh, oke oke oke oke. Kok gua di sini ya? Kenapa ya gua di sini tiba-tiba, ya? Aduh, gua enggak ada makanan lagi. Tinggal ini apa lagi ni? Bocil ninja enggak jelas banget. Entar gua harus cari tumpangan nih, Guys. Gua harus cari tumpangan dulu ya. Bang, besok e football ada Ronaldo. Oke, baik baik. Ngantri makan minum kayak orang biasa. Ya iyalah, emang gua orang biasa juga, Guys. Pang iya. Selamat malam, Pak. Pak, apa ini? Saya sor, Pak. Boleh izin numpang, Pak? Halo, sir. Halo. Halo, sir. Can you hear me, sir? I can hear you. Iya, Pak. Saya ini enggak tahu tiba-tiba di padang pasir, Pak. Saya boleh numpang enggak, Pak? Ke kantor polisi, Pak. Kantor polisi. Sorry, Pak. Oh, sorry. Oh, sebentar, Pak. Sebentar, Pak. Mouse gua rusak mouse gua, Guys. Sorry, sir. Nah, sir. Sir, can you hear me, sir? Yes. I can hear you. Oke, sir. Jadi, saya baru bangun tiba-tiba di padang pasir. Sir, boleh anter saya enggak? Boleh, boleh, boleh, boleh. Oke, bayar. Baik, sir. Oke. Berapa, Ser? Ee murah aja lah. Terserah aja. Seikhlasnya aja. Oke, seikhlasnya aja. Udah kita ee ke kantor polisi bisa, S? Boleh. Ayo. Oke. Thank you, Sir, ya. Iya. Saya ngelihat kok lari-larian aja nih. Iya, pakai jaz. Bener kan? Iya. Eh, on second thought, sir. Sorry, sir. Mana? On second thought. On second thought. I eh ke bengkel dulu, Sir. Bengkel. Bengkel. E, saya lupa bengkelnya. Ada kert-kertanya, Sir. Yang ada kert-kertanya. Astagfirullahalazim. Ya Allah. Aduh. Itu tuntut gak sih,? Eh, saya by the way saya ada pistol, Sir. Saya saya kasih tahu saya polisi, Sir. Sebentar, sir. Oh, tapi ya. Hei, why are you guys doing this? I’m a cop here. Eh, beda mata, Sir. Saya tidak melihat kalian tadi. Tiba-tiba muncul depan mata saya tadi. Iya, S tidak tahu saya polisi di sini walaupun saya tidak berseragam sekarang. Oh, maaf. Saya dari kepolisian Elice Speed calon SWAT. Ya, tolong respect, jangan jangan main tabrak-tabrak itu ya. Oke. Oke, Sir. Oke. Siap. Aman, Sir. Sebentar, sebentar. Mata saya, muka saya sampai berdarah juga nih, S. Wah. Oke. Ee, tapi di sini saya harus menggunakan wewenang saya sebagai polisi, ya. Oke. Oke. Aduh, aduh. Oke. Yuk, Mas. Yuk, kita jalan yuk. Boleh, boleh, boleh. Oke. Semoga kalian dapat pelajaran itu ya. Iya, terima kasih. Oke. Oke, S hati-hati di jalan S. Selamat bertugas, ya. Selamat bertugas. Alright, sir. Wah, ternyata iya saya polisi by the way. Oh, gitu ya. Jadi saya aman. Udahlah gratis aja untuk ini. Serak minambak bayaran lah untuk ee pengabdi negara lah ini. Oke, oke. Terima kasih atas pengertiannya, Sir, ya. By the way, Sir siapa namanya, Sir? Namaku MVE, Sir M. Oke, jadi kita mau ke bengkel SERM bukan bengkel yang ada kerta-kertanya itu, Sir. Oh, iya. I ya. Oke oke oke, Sir. Tahu, Sir Mif? Tahu, tahu, Sir. Tapi saya harus nandain GPS dulu nih kayaknya. Oke, boleh boleh. Saya saya jujur saya kurang tahu itu di mana soalnya ee saya sebenarnya baru juga di kota ini dan saya ee memang dengan skill dan kapabilitas saya, saya berhasil diangkat jadi polisi. Wah, berarti seperti itu. Memang udah ya dilihat dari tadi aja tuh saya aduh kagum sekali ngelihatnya. Saya jadi pengin jadi polisi juga nih. Iya. Emang Shar-nya sekarang nganggur, Sir Mif nganggur ini. Saya di mining aja ini. Oh, tapi memang untuk tes kepolisian itu sulit ya? Ya, benar, benar, benar. Tapi boleh saya kasih tips? Saya kasih tips, Smif ya. Boleh, boleh. Bagaimana cara lebih mudah untuk masuk kepolisian? Gimana tuh, Ustaz? Orang tua dari SerIF masih hidup atau tidak kalau saya boleh tahu? Masih. Masih. Masih. Oke. Bohong aja. Bohong aja. pura-puranya meninggal. Oh. Oh, jadi dia dikasih ani dong. Bukan dikasih nani. Dengan orang tua kita meninggal ada alasan, Ser. Ada alasan bilang meninggalnya sama gangster. Oh, jadi ada ibaratnya ya. Betul. Ada alasan kenapa kamu Mas Sirmif ingin menegakkan keadilan ini dengan S siapa tadi? Oke, saya ini Farel H. Oh, Farel Horek ya? Farel Hork. Iya. Oke. Oke. Oke. Farel namanya ya. Iya. Coba boleh disebutkan lagi. Harel Hore. Susah sekali. Oke. Nice. Nice. Nice. Saya suka. Biasanya yang menyebut nama saya tuh sering salah tapi sermif menyebutkannya dengan cukup benar. Horun hor. H. Sorx. He. Oke. Masih agak kurang. Coba ulangnya lagi. Hork. Nice. Perfect. Perfect. Perfect. Perfect. Perfect. Ya. Ah, saya apresiasi Sir Mif ya sudah menyebutkan nama saya dengan benar. Oh iya, Sermif. Sebentar Sir Mif saya. Siap siap. Aduh. Wah, dia salah J. Oke, sebentar Sir M ya. Hei, Sir, can you can you e step on car? [ __ ] Wah. Oke, ya udah, biarin aja, biarin aja, biarin. Saya catat pelat nomornya, ya. Oke, oke, oke. Catat aman, aman. Nanti serif enggak apa-apa ya. Saya nanti diperbaiki aja mobilnya ya. Maaf nih S ya. Aduh padahal saya udah di jalur yang benar S ya. Iya emang orang-orang di kota ini benar-benar Oh ya. Saya punya pertanyaan. Serem sudah punya pacar belum? Lagi ada yang dekat sih sir. Lagi ada yang dekat. Baru aja tadi dia keluar kota, Sir. Oke. Tapi kita dalam proses siya sendiri gimana nih di polisi? Oke. Oke. Ee saya memang polisi yang tegas dan kuat, Sermif. Tapi saya ada kelemahan terhadap wanita. Oh, gitu ya. Kira-kira ya gimana sih buat memenangkan hati seorang wanita itu gimana, Ser Mif? Kan kebetulan Ser Mif sudah ada gebetan masih aja nih. Ini juga saya masih bingung nih gimana nih memenangkannya gitu kan. Oke. Tapi masukan dari saya sih apa adanya kita aja, Sir. Siap. Oke. Apa adanya. Apa adanya. Karena jujur lebih baik. Oke. Oke. Oke. Karena setiap manusia pasti punya kelemahan dan kekurangan diri, kan? Iya, benar juga sih. Ah, apa adanya ya. Be yourself ya. Be yourself ya. Iya, be yourself. Benar, benar, benar. Oke, thank you ya, Serif ya. Coba saya akan lakukan tipsnya Serif. Oh, ini bengkelnya ya? Nah, ini kerta-kerta itu kan? Ini kerta-kerta itu. Iya, kertak-kerta itu. Iya, ini ser ini kah? Ini, oke. Sebentar. Oke, ya udah deh. Eh, serif kayaknya sampai sini aja. Oke, oke, oke. Ee aku enggak apa-apa. Aku enggak keberatan kalau harus membayar tapi yakin jangan, Ser. Jangan, jangan. Saya saya mengagumi polisi di kota ini juga. Jadi ibaratnya bisalah ee saling membantuah apalagi polisi di sini juga membantu warganya kan. Oke. Ya udah Sermif kalau saya lagi bertugas dengan seragam sermif datang ke kantor kepolisian siapa tahu saya bisa do something ya. Alright alright sir thank you very much. Oke thank you sir ya very much thank you sir. Oke you have a good day sir Mif. You too sir. Have a good night. Have a good night. I have a good night evening. Have a nice evening. Bye. Bye bye. Ah. Ah. Halo. K. Baju merah. Eh, banyu merah rambut merah. Eh, kok sant enggak ya? Gua belum dikokop ya. Permisi, Kak. Kak mekanik. Permisi, Kak. Iya, Kak. Iya, Akak sorbuk enggak? Enggak enggak. Aku enggak sibuk. Kenapa saya? Eh, Kak ee saya saya saya sempat ketemu sama karyawan bengkel di sini rambutnya biru, Kak. Oh, itu adik saya tuh di situ tuh. Oh, adik kakak. Oke. Sini, sir. Sini, S. Nara. Nara. Inara Inara sayangku adikku dicariin kau ini dicari nih sama ini sama ini ni nih ee halo sori Kak yang rambut biru kakak sibuk enggak lagi kerja enggak? Eh itu ada satu saya pisom sih sebenarnya Kak boleh ngomong tapi telanya ini bisa boleh ngomong sebentar 5 menit di luar enggak, Kak? Izin, Kak. Kalau enggak sibuk adiknya e boleh itu kamu harus izin ke bos aku. Bentar ya boleh. Oh iya ya. Bentar bos aku. Bentar bentar ya. S aku cari ada apa adik saya sar enggak saya ee pengin ngomong sesuatu aja Kak. Oh kirain saya bikin bikin masalah enggak dia? Enggak enggak aman Kak. Am. Oh oke oke oke oke. Sori Kak ganggu ya. Ganggu kerjaannya juga di bengkel. Ganggu kerjaan adiknya juga di bengkel. Engak entar. Iya enggak apa-apa. Eh, Sir itu kamu ngobrol dengan bos aku dulu S itu sen. Oke, siap. Sini. Duh, alasan apa, Guys, ya? Aduh, aduh, aduh. Ini, Sar B. Kamu harus izin sama dia dulu. Oh, Bapak yang ini, ya? Tuh. Iya, Bapak. Bukan bukan itu yang Iya, lagi. Oh, ini. Oh, iya. Ibu, Ibuan, bukan itu ya. Iya, Ibu. Eh, gimana Ser? Ibu, permisi Ibu. Mohon maaf mengganggu sebentar. Saya kebetulan ada sedikit keperluan dengan ee dengan salah satu karyawan Ibu. Jadi barangkali berkenan Ibu, saya boleh pinjam di luar kok. Enggak jauh-jauh. Cuma 5 menit aja. Oke, boleh boleh. Sebentar aja ya. Maksimal 10 menit, Bu. Oke. Oke. Soalnya lagi bengkel lagi lagi penuh, Bu. Ya, saya bisa lihat. Saya mengerti itu, Bu. Yuk. Oke. Oke. S. Oke, sebentar di luar ya. Eh, namanya siapa, Guys? Namanya, Guys, namanya yang baju biru siapa, Guys? Saya pris. Spris. Ingat enggak? Ingat enggak? Berak gua lupa lagi. Nara, Nara. Oke, Kak. Di sini sebentar, sebentar. Agak-agagak menyempil sedikit. Boleh, S. Boleh, S. By the way, ini siapa ya? S ya. Oke, tiba-tiba bertemu sama aku. Makanya di sini, Kak. Sebentar, Kak. Boleh. Di atas. Di atas kah? Di atas ada, Pak tempat. Oh, di atas ada. Oke. Oke. Di atas boleh deh. Di atas deh. Ada. Ayo. Boleh. Nah, di atas. Lumayanlah. Enggak tapi mewah, tapi lumayan. Wah, bagus banget ya. Oke, di sini aja lah. Nama beral di mana, S? Sini aja. Boleh. I Inara. Inara ini siapa? Kok tahu nama aku? Kamu enggak ingat aku? Sebentar, sebentar. Coba ingat suaraku. Ingat suara. Kalau dari mukamu aku belum pernah ketemu sih. Iya. Mukaku dulu lebih ganteng. Sekarang lebih mungkin lebih enggak seganteng dulu. Lebih jelek ya. Tapi hatiku sama kok. Maksudnya e ini orang yang sama. Ingat enggak? Eh, bandara bandara bandara bandara nama bandara bandara bandara. Banyak sih orang yang ku bantu di bandara. Siapa ya? Bandara bandara. Ee numpang mobil. Numpang mobil tujuannya ke mana dulu? Banyak nih yang numpang mobil nih. Tujuannya ke daftar KTP. Si ini Serpareng bukan? Yes, that’s me. Kok beda banget, Sar? Udah, Sarya. Iya, makanya aku kan sempat bilang aku sempat bilang waktu itu, aku sempat bilang, Nara waktu itu aku suatu saat mungkin akan datang dengan wajah yang berbeda dan inilah wajah baruku. Iya, ya. Aku ingat, aku ingat. Kamu ingat kan? Gimana kabarnya, Sar? Baik, Nara. Kamu kamu sendiri gimana kabarnya? Ya, aku kayak gini aja masih tetap jadi mekanik ini magang enggak dinaik-naikin. Oh, kamu masih maghang minggu. Iya. Wah, semangat ya magangnya Nara ya. Aku sekarang jujur di mana aku? Aku polisi sekarang. Nara serius. LSBD atau Sik? Iya LSBD. Wah buset lama enggak daftar tiba-tiba udah jadi polisi aja ya. Kenapa? Udah lama enggak ketemu tiba-tiba kamu udah jadi polisi gitu. Iya Nara. Karena memang ini e jujur ini mimpiku dari kecil. Kamu mau dengar sedikit ceritaku enggak? Kenapa alasanku jadi polisi? Boleh, boleh, boleh. Tapi kamu jangan nge-judge ya. Kamu jangan nge-judge ya. Enggak. Aman aman aman aman. S aku enggak pernah ngejar soalnya. Oke, jadi memang nih aku jujur ke kamu aja Nara. Cuma kamu nih aku jujur. Boleh. Iya. Dulu itu aku punya orang tua dan suatu saat mereka ngajak aku nonton teater di sebuah kota. Dan waktu itu pintu depannya saat videonya apa? Saat teaternya sudah selesai, pintu depannya terkunci. Jadi kita harus lewat pintu belakang. Jadi aku dan papa mamaku harus pergi lewat pintu belakang keluar dari teater. Dan saat di luar itu jalan lorong kecil sempit gelap. Tiba-tiba ada gangster yang yang pengen ngerampok ibu dan ayahku. Namun gengster itu selain merampok dengan paksa, gangster itu memutuskan untuk mengambil nyawa ibu dan ayahku. Dan dari situlah sekali lagi please jangan judge aku Nara. Dari situlah aku aman aman punya sumpah serapa untuk masuk kepolisian. Karena menurutku kepolisianlah adalah tempat di mana aku bisa mengakses senjata untuk membumianguskan para gangster. Dan memang jujur aku sudah diselimuti oleh dendam. Itu ceritaku sih Nara. Tapi, tapi punya dendam itu enggak enggak baik enggak sih? Punya dendam itu enggak baik menurutmu ya? Iya, menurut aku sih. Tapi mungkin gara-gara aku belum pernah di posisi kamu kali ya. Kamu kan ini ya selaku korban ya jatnya ya orang tua kamu. Iya iya benarbenar. What a word, Nara. Iya sih. Terima kasih nasihatnya ya. Iya, betul, betul. I’ll keep that in my mind. Nah, gini. Oke. Gimana? Oke, diam ya. Oke. Aku jujur ya, Kemarin itu kita belum ini ya. Kemarin tuh aku lupa. Heeh. Kan kemarin kan kamu suruh aku ingat suara kamu ya. Gara-gara kamu mungkin next beberapa bulan kemudian kamu akan melakukan operasi kan? Betul sekali. Nah dari situ dari situ ya udah aku jalanin hal biasa aja gitu kan sehari yang kayak biasa gitu sebagai mekanik. Jadi kira kamu tuh udah betul kira kamu udah lupa gitu. No, aku akan selalu ingat orang yang bantu aku pertama kali. Dan saat aku tiba di kota ini, aku ingat banget wanita berambut biru yang which is kamu Nara yang bantu aku buat buat mewujudkan mimpiku jadi polisi ini. Bagus deh kalau kamu udah punya kerjaan apalagi seorang anggota polisi. Yes. Yes. Eh, by the way, kamu ingat enggak apa janjimu saat kita ketemu lagi? Misalkan kita ketemu lagi waktu itu, kamu sempat janji loh. Ingat enggak? Iya. Iya aku ingat. Aku ingat. Ah tapi let’s do that. Gimana ya? Gimana? Aduh gimana ya? Ayolah kita cuma punya waktu 3 menit lagi sebelum bosmu marah. Loh, oke. Tapi aku cuma bisa. Ya udah, coba aku menghafalkan sebentar ya. Oh, iya sambil ini aja. Tapi aku cuma bisa ini doang. Oke. Oke. Apa namanya? Bentar. Apa ya? Tidak full gitu. Mungkin dari tengah gitu. Ah, boleh. Udah enggak apa-apa aku siap ngedengar. Coba coba coba coba. Astaga. Ayolah kamu kan janji. Janji ini aku. I perasaannya aku janji. Kamu yang bikin janji itu. Oh iya. Aku yang aku yang maksa janji ya. Tapi enggak apa-ap lah. Coba. Iya coba cobaudah. Bentar ya bentar ya bentar. Iya siapa tahu Nara kamu kan kamu senang emang jadi e mekanik bengkel. Is it really your passion? Iya sih, betul sih. Siapa tahu kamu bisa jadi penyanyi. Gak bisa. No bisa, No bisa. Oke, enggak apa-apa. Udah aku penyanyi soalnya. Let me review, let me review. Coba dulu, coba dulu, coba dulu, coba dulu. Boleh bentar ya. Oke, let’s go. Lihat lirik aja di handphone. Boleh nih. Bolehlah. Masa enggak boleh? Sambil lihat handphone aja. Pemaksaan. Ini bukan pemaksaan ya, by the way ya. Kamu jangan nganggap pemaksaan. Kan kamu sempat ngangguk tuh di mobil tuh. Aku ingat banget tuh dengan senyumanmu yang malu-malu. Oke, sabar ya. Aduh, malu banget aku sumpah. Demi apapun aku astaga. Ya udahlah. Berminyak banget muka lu. Parah apa guys? Aku ini sumpah. Oke. Coba coba coba. Dari mana? Dari mana? Dari mana? Dari nyamanmu aja Nara. Oke, bentar ya. When you ready? When you ready. Aduh malu banget ini sir serah narah naraha pun ya udah sini aja deh ya let’s go melamun berbagai angan tak akan selesaikan masa lain rapkan mantra ehkan mantra Datangkan cahaya tuk sinari hari-harimu. Let’s go. Enggak, enggak gak gak malu banget aku. Malu banget aku. Malu banget aku sumpah. Oke, enggak apa-apa. One step ahead. One step ahad. Remember one step ahead ya. Next ref-nya ya. Banget ini aku nih ya. Tapi kamu you you do good. You do good. You do good. You do good. You do good. Kok udah cukup bagus kok menurutku. Mungkin sedikit percaya diri lagi. Sepertinya kamu bisa gini ya Sarfarel. Iya. Kenapa aku mau nyanyi satu? Karena ya karena aku enggak suka nyanyi. Oh kamu mang suka nyanyi terus iya apalagi kalau disuruh nyanyi di depan orang gitu. Biasanya tuh aku random aja gitu. Ada telepon. Sebentar sebentar ya nar ya. Entar gua ditelepon. Aku ditelepon Nara tadi Nara. Silakan silakan. I udah enggak apa-apa tutup dulu ya. Udah tadi have fun aja soalnya kamu sempat ngangguk k di mobil tapi sor ya kalau kamu jadi enggak nyaman ya. Aman aja aman aja Sar. Aman aja. Iya, aku cuma mau kembali mau mengatakan mengatakan terima kasih Naru salah satu orang yang bantu aku buat jadi polisi dengan bantu bikinin aku KTP. Thank you, Nar ya. Iya, aman aman, S. Aman, SAR. Berti kamu ini. Iya. Ee anggota kepolisian di LSPD berarti. Betul, betul. Ya, sebentar lagi aku ee bertugas sih. Ee aku boleh minta nomormu enggak? Boleh. Ee mungkin siapa tahu mobil polisiku rusak dan mungkin gimana itu saya? Aku suka keliling soalnya. Oh, kamu suka? Iya, aku ingat kamu suka keliling kan. Dan siapa tahu siapa tahu mungkin kamu mau kamu suka es krim enggak? Es krim? Iya. Em, suka sih. Suka. Kenapa tuh? Ya, mungkin mungkin kamu mau makan es krim kapan-kapan. Boleh, boleh. Ya, oke. Sebentar aku catat nomormu, ya. Buat boleh. Sebentar sebentar. Oke, aku catat nomormu. Sebentar. Intinya sih aku ee mau berterima kasih sih. Itu aja. Aduh. Sebentar sebentar ya. Eh, aku di nama aku 2354. 2354. Oke, oke aku add ya. 2754. Oke, kamu save aku ya. Aku 3686. Oke, boleh. Ya udah, Nara. Aku ee oke ya. Kamu semangat gawenya ya. Iya. Kamu juga semangat jadi polisinya. Semoga ini naik jabatan ya. Iya. E iya. Kamu juga semoga semoga kamu juga enggak jadi trainy terus ya. Aku doain kamu biar kamu selesai magangnya dan jadi karyawan tetap aman. Aman. Terima kasih. Terima kasih. Ayo kontterin lagi yuk ke bengkel yuk. Boleh sor ya ganggu waktumu ya. Aman aja share. Enggak apa-apa S kamu manggil aku ini aja. Rel. Rel. Rel. Oke. Farel ya. Farel. Oke. Farel. Iya. Aku panggil kamu Nara, kamu panggil aku Rel. Enggak apa-apa. Aku dipanggil Rel juga kok. Ya, takutnya enggak sopan kan di kan udah jadi enggak enggak ada. Itu orang lain enggak apa-apa manggil aku Sir, tapi kamu udah kayak temanku sendiri. Kamu panggil aku rel aja enggak apa-apa. Aku udah anggap kamu teman kok. Di depan pintu. Aduh, ada polisi lagi di situ. Oke oke aman aman aman. Oke. Ayo sini Ra. Nah. Y. Selamat bekerja R ya. Bye bye. Iya, kamu juga ini bekerja tuh ada anggota tuh. Iya, udah enggak apa-apa aku laporan dulu ke kantor. Dadah. Iya, laporan aja dulu. Hati-hati ya kesehatan. Iya, kamu juga happy working juga. Have a nice evening. Bye. Byye. Dadah. Ra. Bye. Bye. Apa? Dadah. Wis. Gua cuma mau berterima kasih. Kocak. Apa sih ya? Salahnya berterima kasih, coy. Entar dulu, entar dulu. Ada yang telepon anjing. Ada sound horeknya, Bro. Apa coba? Birahi, birahi, birahi. Sebentar, entar gua telepon dulu deh. Karel H. Selamat malam, Pak Presiden. Selamat malam. Selamat malam, Pak. Maaf mengganggu malammu. Maaf. Iya, justru saya minta maaf tadi saya tutup dua kali, Pak. Saya lagi dalam pengejaran, Pak. Oh, kamu dalam pengejaran. Ee mungkin betul kamu ada waktu tidak atau masih dalam pengejaran nih? Oke, kebetulan saya sudah selesai pengejaran, Sauda selesai. Iya, sori, Pak Presiden. Pak Presiden nelponnya sambil pakai TOA, Pak. Keras banget, Pak. Astaga. Keras kah? Iya, Pak. Ya, nikmatilah suara saya yang keras ini kalau seperti itu. Oke. Nama juga Pak Presiden, ya. Ya, silakan, Pak. Silakan, Pak. Eh, kita bisa bertemu tidak? Saya ingin mengatakan hal yang sangat penting. Boleh, Pak. Boleh, Pak. Bapak mau bertemu di mana. Kebetulan saya lagi habis pengejaran. Saya sudah off duty juga. Nah, kalau boleh saya ketemu sama kamu di taman kota seperti bagaimana? Taman Kota ini, Pak? Yang apa namanya? Depan garasi merah. Depan garasi merah. Kalau kamu tahu Galileo, Pak. Galileo bukan taman kota. Galileo itu balai kota itu. Oh, taman taman kota yang mana, Pak? Ya, bentar, Pak. Taman Kota itu tempat kita bersantai di kota ini, Pak. Saya santai juga di pantai. Bisa sih, Pak? Jujur-jujuran, Pak. Ah, lebih baik seperti itu. Kalau kita bertemu di pantai. Kamu lebih tahu di mana? Pantai. Oke. Di koordinat 611, Pak. Koordinat 611. Koordinatnya 611 ya. Ah, ini saya rasa jangan sampai kita bertemu banyak orang ya. Oke. Oh, tempat. Oke, nanti kita cari tempat private di situ, Pak. Oke. Oke. Baik, Pak. Saya tunggu ke sana ya. Siap, Pak. Mas kepolisian LSPD. Kepolisian LSPD. Iya, saya kepolisian dari kepolisian LSCPD. Iya. Kenapa, Sir? Iya, kebetulan lagi saya lagi off duty tapi e sirnya bisa lihat lencana saya. Lihat itu di kantong saya kelihatan baik baik. Oke. Ee Bapak boleh tolong antarkan saya ke koordinat 610 masuk aja boleh Pak. Ya, tidak ada kata tidak Pak. Mohon maaf karena ini untuk urusan negara. Iya. Baik. Iya. Hati-hati, Ser. Hati-hati enggak? Saya saya izin saya ingin menumpang, Pak. Bohong itu, Pak. Bukan polisi itu. Bohong, Pak. Bajunya aja. Baju ya. Sudah percaya saya polisi. Oke, ya. Ya, langsung yuk. Oke, terima kasih, Pak, ya. Eh, Mas namanya siapa, Mas? Halo, Mas. Namanya siapa, Mas? Eh, saya Tayu. Pariu Pariu. Oke, terima kasih Mas Paru atas kooperasinya, atas kerja samanya ya. Iya. Ini Masnya sudah ada izin buat memiliki mobil sport di kota. Sudah ada mobil sport secanggih ini sudah ada izinnya, Mas. Coba agak kurang keras ngomongnya, Mas. Ya udahlah antar. Tolong antar saya, Mas di 61 ya. Ya udah masuk masuk. Agak kecil mungkin suara Mas ini ketutup sama suara mesin mobil yang canggih. Tapi kongrats ya, Kongrats punya mobil sekeren ini ya. Oke, sampai sini aja Mas ya. Terima kasih banyak Mas. Sehat-sehat selalu, ya. Hati-hati di jalan. Eh, senderan ke senderan casin gimana, Guys? Biar epic, Guys. Senderan casin gimana, cuy? Tekan apa, Guys? Hai horek. Pak Presiden gimana? Aduh jangan panggil aku Pak Presiden lagi. Cukup singkat ceritanya. Tapi jangan panggil aku Pak Presiden lagi. Sori. Bapak datang dengan wanita ini, Pak. Iya. Oh, Aspri Bapak. Yes, Aspri Bapak ya kan? Iya. Oke, Pak Cup samping dulu seorang presiden ya. Saya ingin menjelaskan sesuatu karena baik Pak. Saya siap mendengar, Pak. Kita pernah bertemu kita pernah bertemu sebelumnya dan saya memberikan suatu ergensi tertentu pada kamu. Gimana kepolisian? Nyaman? Kepolisian saya cukup nyaman dan ee kepolisian kebetulan mereka cukup mendapatkan kepercayaan saya, Pak. Luar biasa. Iya. Eh berarti so far kamu teman di kepolisian yaong seperti itu. Yes. Dan memang saya sempat kemarin sesuai janji saya mendapatkan informasi bahwa memang mereka pun seperti ada rasa ketidaksukaan kepada pemerintahan. Pak, saya sempat bicara dengan salah satu anggota di sana. Saya tidak perlu sebut namanya. Namun baru itu sebenarnya, Pak, informasi. Itu yang mau saya garis bawahi sekarang ini. Mungkin untuk saat ini ya secara apa yang saya berikan ke kamu itu misinya kita finishkan saja. Kamu selesai untuk saat ini dan kamu berkembang dengan cukup sudah menjadi suatu yang cukup baik karena saya bukan presiden lagi. Begitu. Hah? Oh, Bapak sudah pensiun. Bukan. bukan pensiun. Ada satu dua hal yang ya secara magic bisa diselesaikan secara Pak, saya sambil minum, Pak. Ya, Pak. Saya belum iya silakan silakan. Saya saya belum pantaslah secara capability lah, Bapak. Horek. Oh, ah sori, Pak. Horek. Horek. HK. Hek. Iya, Hek. Oh, Bapak sudah tidak presiden. Betul. Saya bukan presiden lagi ya. Saya sekarang sama halnya kayak warga-warga lainnya. Saya cuman warga biasa ini. Jadi saya bertemu dengan dirimu ini untuk mengobrol perihal apa yang kita bicarakan kemarin. Tidak perlu kau tidak perlu saya lanjutkan lagi. I see. Iya. Karena baik kau melanjutkannya berbicara kepada siapa kau nantinya kalau bukan saya lagi presidennya kan gitu. Baik, baik baik. Ya sudah kalau begitu Pak Exelin saya tidak perlu bertanya lebih lanjut kenapa Bapak mengundurkan diri dari kepresidenan atau perlu kasih saya tahu itu, Pak? Tidak, tidak, tidak perlulah. Itu tidak perlu. Itu secara pribadi ya. Saya sudah mengatakan ya capability saya mungkin kurang, kinerja saya mungkin dirasa kurang ya. Baik, Pak. Kalau saya sebagai warga biasa untuk saat ini. Farel. Yes, betul, Pak. Pak Exelin. Baiklah kalau begitu sih, Pak. Saya eh saya tetap respect atas apa yang Bapak lakukan kepada saya dulu dan saya pun mendoakan apapun jalan yang Bapak tempuh di luar kepresidenan Bapak bisa mencapai kesuksesan dan juga ketenangan jiwa dan raga, Pak. Karena saya yakin secara moral sangat berat menjadi presiden. Yah, seperti itulah. Dunia ini penuh dengan warna horik. Kamu juga punya warna, saya juga punya warna. Jadi, setiap kepemimpinan pasti punya caranya masing-masing. Mungkin cara saya tidak baik di mata teman-teman staf lainnya. Ya sudah, Pak. Oke. Semangat di kepolisian. Saya harap asmi kejahatan di kota ini secara merata. Yaikan kenyamanan bagi warga-warga kota di mana kamu memiliki tanggung jawab yang sungguh besar untuk gitu. Yes, sir. Terima kasih, Pak Presiden. Mana tahu. Iya, mana tahu nanti kita berbeda jalan. Saya entah menjadi Joker di kota ini, saya juga tidak tah menjadi Joker. Bapak menjadi anti menjadi ven. Pak, saya pernah mendengar pepatah. Apa tuh? Pepatah apa? You are terlalu lama menjadi hero melihat dirimu menjadi pahlawan sampai-sampai kamu menjadi penjasem. Kurang lebih begitu, Pak. Saya kurang tahu persis. Kurang lebih begitu. Bapak mungkin pernah dengar juga, Pak. Kira-kira Asprya pemikiran lain mungkin. Apa ya? Ee mungkin akan ada jalur lain apa? Ee orang baik tercipta ee orang jahat tercipta dari orang baik yang tersakiti kan. Iya, itu juga bisa. Itu juga bisa, Pak. Oh, sor saya koreksi, Pak. Either die as hero or see yourself as a villain. Itu pepatanya, Pak. Ya, sekiranya nanti memang saya jadi sesuatu vent di kota ini ya saya harap kau yang menangkapku bukan orang lain. Dengan sangat terpaksa saya harus melakukan tugas saya itu, Pak. Baik. Oke, itu saja mungkin yang ingin saya sita waktu kamu. Pak, selamat beraktivitas kembali. Baik, Bapak juga selamat menjalankan apapun yang Bapak tempuh, ya. Terima kasih, Pak Presiden. Mantan Pak mantan Presiden Pakelin. Thank you, Pak. Iya. Thank you. Thank you. Anjir. Epic, Bro. Epic, Bro. Alur cerita kepolisian. Epic, Bro. Epic. Epic. Epic. Ya, selamat malam, Mas, dari kepolisian LSPD. Oh, iya, Mas. Ee bisa e saya membutuhkan mobilnya, Mas. Namun saya tidak mungkin mencuri. Seorang polisi tidak mungkin mencuri. Tapi kok polisi pakai jasm? Maksudnya enggak pakai seragam gitu. Coba lihat lencana saya di kantong saya, Pak. Sebentar, Mas. Coba. Sudah terkelihat. Butuh butuh opang kah? Farel H? Apakah kau ada kendaraan? Farel. Saya percaya, Mas. Ini Pak, saya opang Mas. Yes Pak. Bisa dibantu? Farel Hek, apakah kau ada kendaraan? Siapa tadi yang ngomong? Aku, aku yang di mobil ini. Varel. Oh, opang, opang, opang. Mana ini? Oh, Bapak. Oh, sudah, sudah. Never mind, Pak. Saya ikut teman saya. Far kebetulan aku beristirahat di sekitar kota ini, di sekitar pantai ini, sama Aspriku. Oke, pakai aja mobil ini. Serius, Pak? Jangan lu dipikirkanlah. Pakai aja mobil ini. Taruh dan letakkan sebaik mungkin. Ya, ya udah. Paling saya pinjam aja, Pak. Sebentar. Never mind. Pakai aja. Terima kasih, Pak Presiden. Ya, saya akan kembalikan segera. Pak Presiden lagi. Mantan Presiden. Aduh, jangan panggil saya mantan presiden. Oke, Pakel sekali Exelin. Oke. Ah, siap. Ya, Pak. Saya izin pakai ya. Silakan silakan masih dikunciak itu. Baik. Eh, Pak, saya jalan dulu, Pak, ya. Iya, iya. Hati-hati di jalan. What the [ __ ] K diahudah kita eh on dulu. On dulu ya on dulu guys. Nanti gua balikin. Nanti gua balikin c mobilnya c eh jangan sampai lecet. Jangan sampai lecet cuy. Anjir, mobilnya enak lagi. Wih, mobilnya bisa nge-drift, coy. Keren banget nih mobil, Guys. Mini Cooper emang nih. Mini Cooper, Guys? Coba gua mau tes ng-edrift. Ah, anjir enak lagi handlingnya, cuy. Ya, lecet. Tenang, tenang. Nanti gua bawa ke Inara. Gua bawa ke Inara, guys ya. Nah, nanti kita bawa ke bengkel, Guys. Aduh, harus kerja lagi, ya. Gengster mana yang bisa dibantai hari ini, ya? Gengster mana yang bisa dibantai, Guys, hari ini, Guys? Sabar, gua maoak bantai gangster. Gila, handlingnya enak banget, cuy. Ini mobil Pak Presiden loh. Dou presiden. Astagfirullahalazim. T mana tadi yang nambr mana guys? Mana yang nama Gro tadi cuy? Mana tadi yang nabrak gua? Mobil warna apa, Guys? nomor gua, guys. Udah kabur ya. Wah guys, ingat plat nomornya, ingat plat nomornya ya. Ah, enggak apa-apa. ngunci mobil tekan apa, Bro? Lupa gua. L udah aman enggak bakal hilang di situ mah. Entar gua bawa ke bengkel ya. Selamat selamat malam, Pak. Eh, selamat pagi. Malam malam. Iya, izin bertugas, Pak. Ini kenapa ada anggota Persona 5? Selamat malam, Ibu, Bapak. Izin bertugas. Salam, sir. Salam. Iya, salam sir. Gila, polisi nih, Bos. Wih, on duty nih, Bos. Polisi El Speed siap membantai, Guys. Ya, gua mau ganti baju dulu, Bro. Tenang, gua masih hafal. Oh, salah salah loker. Oke, tools gimana? Alat-alat. Alat-alat gimana? Alat-alat, Guys. Ingat ya, gua polisi, Guys. Makan dulu, makan dulu, makan dulu, makan dulu, cuy. Bukan serif. Kocak, udah bukan serif. Lihat tuh, ada budgesnya tuh. Pistol, pistol, pistol. Let’s go. Pistol, pistol, Bro. Pistol, pistol, pistol, pistol, pistol gua, cuy. Pistol gua hilang, Guys. Pistol gua hilang, coy. Helikopter mekanik enggak sih? Takutnya mekanik helinya. Helian itu kayaknya cuma ada di bandara doang itu. Dispatch dispatch. Ini sekarang selamat malam, Pak. Ini siapa? Oh, selamat malam. Saya eh Farel Horex, Pak. Mungkin. Heeh. Mungkin belum lihat saya. Saya Rooky di sini. Heeh. Iya, iya. I oke. Iya. Salam polisi, Pak. Iya. Salam Cif. Ini ada R. Oh, Pak Bil. Selamat malam, Pak. Malam, Pak Re. Iya, Pak. Saya seperti biasa, Pak. Kamu dari mana? Saya dari dari enggak dari mana-mana, Pak. Saya ingin bertugas lagi. Iya. Mau bertugas? Iya, Pak. Bapak mungkin ada tugas yang addisional dari Bapak. Kalau saya sih siap saya mengikuti tugas dari atasan dari Pak Bil. Saya laksanakan. Ayo bareng aja sama saya nih. Bareng nih. Kenalin nih. Pagi. Pagi, Pak. Pagi. Pagi. Pagi. Pagi, Pak. Salam polisi. Iya, Pak. Siapa ini? Saya Farel. Farel. Farel. Farel. Hork. Farel hor. Pak. Iya. Saya polisi roky di sini, Pak. Mau tanya. Oh, ini Farel Horek. Bentar. Kenapa, Pak? Ya, sebentar saya harus panggil dulu nih tim SH yang kemarin nih. Niat saya mau daftar do mistake, Pak. Kamuudah di nah dirimu belum nih? Kita lanjut report from. Oke, saya tunggu di sini, Pak. Atau saya sudah boleh bertugas di luar? Sini sini sini sini. Sini dulu. Kamu di mana seragamu, Nak? Enggak, dia bukan officer. Oh, dia bukan officer. Bisa bawa dia baru, Pak. Ruangan kamu. Oke, sini jaket kita panggil ini. Nanti. Tunggu saya ikut siapa nih? Saya ikut siapa nih? Kalau kamu di apa? Kalau sini sini kamu ikut kamu cari. Oh, gitu. Oke. Siap, Pak, kalau gitu, Pak. Betul. Oke, lanjut dulu aja kamu boleh. Kenapa, Pak? Lanjut. Oke, siap siap. Oke, siap siap. Makasih, Pak. Sehat, sor Pakalration. Oke, masuk sini. Sini, Pak, sini. Serel. Mohon maaf saya izin bertanya. Kenapa Bapak seragamnya tidak sama dengan kami? Ini yang saya jelasin kemarin Farel ini mereka adalah SASP atau Sandria State Police. Oke oke oke. We are commissioner. Oke. Yes KS ini yang dicari oleh kemarin pada saat apa ee penyandraan besar itu ya. Sarel dan Sarcus. Servalel dan San Marcus. Si Kribonya mana, KS? Enggak tahu saya. Ada ada dia lagi duti dia dari tadi. 7000 direct to 798. Oke, Sir Farel. Yes, Pak. Sir Farel kalau boleh tahu apa yang apa yang Sel lakukan terhadap beberapa orang yang mungkin bisa dibilang itu siapa sih yang ketangkap kemarin? Ser Dallas yang ketangkap untuk apa? Yang kemarin kita itu loh penyandan ada besar itu yang ketangkap eh siapa namanya itu ya? Ketua ituq soalnya gini soalnya gini Farel kamu kemarin dicari oleh dua eh dicari oleh beberapa orang bahkan sampai ada terjadi penyandraan besar Varel penyandraan Pak? Heeh. H sampai sekitar 10 orang lebih server orang tersebut menyari kamu. Eh looking for you. Looking for me. He betul Pak Bill. Saya sori Pak Bil saya agak tersesat Pak. What happen Pak? Saya jujur tidak tahu apa-apa Pak. Oh jadi kayaknya gini. Jadi waktu itu waktu Farel dan Marcus itu 10 kayaknya ketemu sama All Star itu di depan Nikola PL itu loh All Star. Yes. Nah orang-orang dengan jaket merah yang arogan itu. Nah. Hm. Saya enggak tahu arogan apa enggak sih, tapi jaket merah. Yes, Pak. Oke, Bapak maaf. Mohon maaf, Pak. Dari SSPD. Boleh tahu namanya? SP. Sas. Sori, Pak. SAS I apa tadi kamu? E namanya siapa, Pak? Saya Sir Dexton. Sir Dexton dan Leon. Sir Dexon dan Sir Leon. Oke. I start. Sir Dexteron Dexter and Sir Leon. Baik, saya akan menjelaskan kronologi apa yang terjadi kemarin ya. Jadi waktu itu saya dengan Sir Marcus salah satu petinggi SWAT yang kami lakukan adalah melakukan patroli di wilayah-wilayah gangster ternama. Dan pada waktu itu geng Allstar ini saya tidak tahu dan tidak peduli nama mereka, mereka mulai meludah menghina mobil kami. Dan dari situ eh Sir Marcus langsung turun dari mobil dan pukulan pertama dilemparkan oleh mereka di mana di situ saya menggunakan SOP self defense untuk melindungi diri kami. Saya memang betul melemparkan tembakan pertama ke mereka karena mereka sudah melakukan serangan kepada kami, Pak. Oke, Sir Dasas. Apakah ada di sana? Ada, Koms. Itu yang terjadi. Oke, kalau gitu ya. Tadi ini gimana dia salah sasaran, Koms. Hah? Maksudnya yang ludah bukan yang dia tembak. Loh. Hah. Hah. Gimana? Sebentar. Yang ngeludah. Jadi kamu nembak bukan orang yang ngeludah? Ada dua orang di sana, K. Betul. Pada waktu itu ada dua orang yang ngeludah yang satu lagi, Ks. Tapi Iya, dia tembak salah sasaran. Tapi mereka satu geng, Pak. Ingat saya sama Bapak sepertinya deh. Saya ingat Pak I kan Pak Prabowo. Prabowo. Pak Prabowo. Oke. Enggak enggak enggak enggak enggak bukan, bukan Dalas. Dasas. Oh, Pak Dalas. Ya, saya Pak Dalas yang menyetir mobil itu kan. Betul. Iya, Pak. Bapak saksi mata juga. Saya tidak peduli siapa yang meludah. Mereka satu komplotan, Pak. Betul. Saya tahu. Saya kan enggak nyalahin kamu untuk menembak karena dia satu anggota kan. Betul. Cuman saya hanya menjelaskan kalau yang luna, bukan yang itu. Ah, oke. Baik, baik, baik. Ini ada Markos juga nih. Mungkin Markus bisa bant. Oke, selamat malam, sir. Jadi, jadiam, jadi kebetulan gini, Sir Markus. Mungkin F Marcus sudah dengar dari beberapa officer kita. Wis kembali lagi penyandan besar dan ternyata objektif yang mereka cari adalah Sir Farel dan Sir Markus seperti itu. Namun beberapa sudah berhasil kita tangkap tapi beberapa masih jadi waran tapi enggak tahu siapa yang jadi warannya itu. Warga kalau ada penodongan di daerah senior B. Ciri-cirinya orang pakaian ada radio namun ya silakan Pak. Mereka sedang mencari Farel dan Sir Markus. Nah, makanya saya pengin tahu nih ada apa nih dengan Ser Farel dan Sir Markus. Ternyata kalau alasannya seperti itu ya sebenarnya mungkin memang salah mereka ya. Betul kan ya S Markus ya? Karena sudah meludah gitu kan. Oh jadi saya jelaskan ya pertama nanti habis itu mungkin Parel H mungkin yang menjelas. I betul Sir Markus apa kabar Sir? E baik baik. Menurut jadi kemarin itu Pak kami berpatroli di area areal sana areal apa saya lupa namanya. Jalan apa bocil kecil suaranya udah mentok begini enggak sih, Guys? Dari kemarin juga settingannya begini, Bro. Bertemu dengan dua orang, dua orang yang berbaju merah. Saya mengindikasikan itu sepertinya kalau saya lihat dan tidak asing itu babon kalau tidak, Pak. Namanya, Pak. Hm. He gitu. Ee karena dia tidak pakai masker, jadi saya bisa identifikasi. Lalu saya mengobrol dengan dia tidak lama dia tidak tidak respek, Pak, dengan officer. He. Dengan meludah ke arah Betul, betul, betul, betul. Lalu Sir Parel itu turun menanyakan hal tersebut. Tadi lu kecilin pas telepon apa sih bocil kaya tidak respect dan tidak koperatif. Parel melakukan tadi dari kemarin settingannya gini bocil-bocil dajal Pak karena e dia didorong oleh saudara Babon gitu. Oh sudah ada kontak fisik berarti berwarna biru kontak fisik ini. Entar ah gua lagi mau ini juga dan saya melerai hal tersebut dan kami kemudian balik ke kantor. Itu cerita singkatnya sih. Mungkin Parel mau nambahkan Parel Hai. Iya begini Pak memang situasinya seperti itu yang sudah dijelaskan S Markus. Namun memang sekiranya saya berbuat kesalahan, saya dengan lapang dada berminta maaf, ingin minta maaf kepada seluruh kepolisian dari LSPD dan Bapak ya. Dan saya siap e menjalankan konsekuensi. Ya udah sebenarnya kalau dari cara kamu sebenarnya enggak salah untuk masalah itu karena karena kamu defensif betul ini baru di HQ sekarang dia senior ya mungkin nanti ke depannya ee kalau misalnya mereka hanya kontak fisik kecuali sudah menggunakan senjata tajam ya ser eh ser siapa serarel betul Pak mungkin barulah kamu bisa defensifnya dengan senjata servarel oke baik well noted Soalnya takutnya ditakutkan kita malah dibilangnya jadi polis brutalityel. Yes sir. Alri. Yes sir. Sebenarnya begini, kalau kamu melaku eh untuk self defens oke sebenarnya karena suspek kalau misalnya menggunakan senjata tajam atau menggunakan yang mengancam nyawa kamu, kamu bisa melakukan take down sesuai dengan eh penilaian kamu. Sir, gimana? You got it. Yes, got it, sir. Tapi sorry for breakups. Saya coba following. Sebenarnya terkait kasus yang kemarin itu awal mulanya itu adalah karena sebenarnya Alstar ini melakukan penyerangan ke HQ awalnya. Oh, itu ya. Iya. Ya udah kalau itu berarti aman dah kalau gitu. Saya kira karena apa? Soalnya pertama saya baru mendengar pol eh bocil suara annoying banget cok dari kemarin setupannya gini emang suara mereka kecil guys. Ini enggak gua rubah-rubah settingannya kalian merusak RP kita guys musuh gitu loh di ini. Tapi bagus good job kalau kamu sudah membuat bocil suara street geng. Street geng ini sudah mulai Iya. Suara kecil. Suara mereka kecil bagus. Bagus emang itu yang pelapornya di mana? Udah itu radio, Guys. Itu suara radio enggak sih? yang suaresore baik, Pak. Baik, Pak. Sangat sangat saya ee well not kesalahan saya. Saya tidak ada pembelaan lagi. Wah, terima kasih ee Pak Dallas, Pak Markus sudah berada membela di site saya. Tapi kurang lebih itulah yang terjadi. Jin nasi sudah menjadi bubur, Pak. Dan ya saya terima semua konsekuensinya, Pak. Kalau memang saya harus melakukan diberi SP1, Pak. Uh, sekarang kenapa tiba-tiba jadi kita tidak menghukum kamu atau melakukan eh warning miskonduct ke kamu. Saya nanya, Sir, kita hanya bertanya kenapa itu. Nah, jika itu alasanmu, it’s ok. Kami tidak akan melakukan apapun. Oke. Baik. It’s good. It’s a good job for you. Thank you. Maksudnya apa yang kamu lakukan itu pilihan yang benar. Makingmu benar. Saya takutnya kemarin tuh ternyata ada kesalahan mungkin dari kesalahan kamu karena kamu ngapain gitu kan. karena sampai terjadinya penyanderaan besar gitu loh. Apalagi kalau Sir Markus saya tahulah Sir Marcus memang sering berurusan dengan Street Gang bahkan dia berapa kali tuh ditusuk sama street geng ya kan. Jadi saya tahu kalau Sarcos sudah membuat gusar semua street geng. Sementara yang dicari Farel Horex saya enggak pernah tahu Farel Horex itu siapa. Oke seperti itu. Tapi bagus kalau kamu sudah membuat busar mereka karena kan ya pasti kejahatan tidak akan pernah tenang-tenang saja ketika melihat kepolisian. Betul enggak? Betul Pak? Saya sangat setuju. Betul. Ketika nama kamu itu banyak dig gangst berarti kamu kerjanya bagus. Warel. Betul. Ya, terima kasih atas komplimary-nya, Pak. Komplimennya terima kasih banyak. Oke, kalau gitu Sir Farel kamu rooky? Rooky kan? Saya rooky, Pak. Betul. Yes sir. Oke. Karena kamu rooky tolong ganti pakaiannya jadi pakaian panjang ya, Ser? Tengah panjang. Oh. He. Oke, Pak. Segera. Saya saya benar. Saya tadi sempat lihat di loker rencana ini. Oke, maaf. Ada ada di loker. Ya udah, saya langsung ganti baju sekarang, Pak. Ada ada kan? Udah dijahit ya? Sudah, Pak. Sudah dijahit. Terima kasih kepolisian dan juga langsung patrol saja subah semuanya. Oke, ganti dulu pakaianmu. Parel sini. Yes, sir. Parel. Oh, ya. Oke, ya. Pak, kamu ke mana? Parel. Pak Markus. Pak Dalas. Kenapa saya manggil dia manggil itu. Oh. Ohil. Iya, Pak. Kayaknya yang manggil Biskov. Kenapa dia ke sana? Yes, Pak Biskov nih. Ee kamu habis ini patrolin sama FT saya ya. Nih nih. Yes. Sore. Selamat malam, Ibu. Selamat malam. Perkenalkan saya Farel Hork, rooky kepolisian LSPD. Eh, eh, sini. Gua tahu, gua tahu, gua tahu, gua tahu, gua tahu. Perkenalkan saya Sabom orang kan F lagi bakal dari Riuki. Pantau. Oke, Bu ee nanti. Hm. Ya, baik nanti ke depannya dia yang bakal ngajarin kamu, ya. Yes. Baik, Pak Biskov. Yes, sir. Oke. Kamu gimana sejauh ini? Apakah ada masalah selama di Elio? Oke. Baiklah, Bapak. Selama ini saya melakukan tugas dengan ee menyenangkan. Saya suka ada di kepolisian dan juga saya bisa membaur dengan baik dengan warga kota dan saya tetap menjunjung tinggi yang namanya keadilan dan juga sebagai polisi yang ee tidak arogan dan juga respectek dan juga mengayomi masyarakat. Sip. Bagus. Kalau gitu coba tanya lagi biskop. Perang atau mengevakuasi? Evakuasi. Oke, bagus. Investigasi atau aksi? Nah, investigasi senjata atau mobil? Mobil. Oke, lupa jawabannyaus ya. Ah, kemarin. Oke, sip sip. Ya udah kalau gitu lo silakan dibawa Mister Varel. Baik, baik Pak. Saya enggak bisa nyetir. Nanti disetir sama Varel. Saya bisa Ibu. Jangan khawatir. Ayo. Eh, ganti dulu pakaianmu. Jangan. Oke. Iya. Baik. Yes, sur. Ke mana baju? Eh, eh. Ke mana? Ke mana? Sebentar, Pak. Saya cuma mau ganti baju di sini nih. Saya cuma ini mau lihat daerah kantinnya. Apa? Apa? Oke. Eh, Kek sini. I sir. Nih ganti baju di sini nih. Iya, sir. Tenang, Pak. Saya tahu, Pak. Ngapain kamu ke kafetaria lapar? Kamu lapar nih. Makanan nih kalau lapar nih. Nih dia orangnya. Saya cuma lihat-lihat aja, Pak. Saya akirah. Ah, kenapa kamu udah bagiin gaji kan? Apa? Belum, belum, belum, belum, belum. Bagiin gaji udah megang gaji kan? LSD doang yang dibagiin. Tapi enggak LSSD. LSSD gua kasih ke Gibson. LSP kan dikasih ke ini. LSP dikasih ke LSPD kayaknya tadi gara-gara dibilang Leon deh. Makanya real. Iya kan? Diam dulu. Diam dulu. Ayo Ibu. Saya sudah siap, Bu. Ah saya tangan saya kayak gula Serleon. Iya efek gulanya sudah habis ini. Kayaknya harus konsumsi gula lagi Serleon ini. Ayo mari Bu kita berpatroli. Ayo tapi bawa satu lagi deh. Satu lag kita bantu. Oke boleh boleh bertiga lebih baik. Leon leon’s go. Sara kira mau ikut enggak? Boleh patrol ayo gas tiga bertiga siapa aja? Saya saya Pak saya Pak. Yes. Nama saya Farel, Pak Akira. Halo. Halo, Pak. Eh, sebentar, Pak. Akira Ibu So eh, saya ingin akses senjata barangkali kalau boleh. Perfect habis. Perfect habis. Sigma kemarin belum dias kemarin diambil kembali karena ee karena I karena saya e masih trial, Pak. Oke. Kemarin yang ngambil senjata kamu siapa? Eh, ini ee ini yang Bapak ini Pak Biskov yang ngambil yang set apa? Eh, senjata saya, Pak. Kapan aku ngambil senjata kamu? Oh, bukan berarti bukan bukan apa itu? Sama pakai kacamata juga saya lupa. Boleh udah udah boleh dikasih lagi belum? Sini sini. Boleh, Pak. Ya, ayo. Udah, udah. Oh, i Farel, suara kamu ini ya ada jiwa saya di situ ya. Suara saya ada jiwa. Bagaimana, Mas? Eh, Pak, saya bisa mendengar suara saya di Suaranya kamu. Oh, suaranya. Oh, ya udah saya sebentar. Ee mungkin itu mantul dari radio, Pak. Mantul. Radio saya masih nyala. Iya. Kamu sudah siap apa aja ini di barang-barangmu? Bagaimana, Pak? Kamu udah ada barang apa aja? Saya sudah ada taser gun eh senjata favorit saya. Saya saya karena saya memilih untuk melumpuhkan tidak membunuh. Sip. Saya kurang pistol aja, Pak untuk jaga-jaga dan self defens ya. Oke. Kenapa, Bil? Hah? Kagak. Enggak ada headset, bocil. Headset enggak ada. Udah, gua kill. Lagi bareng sama Kira sama si Farel. Si Silo lagi bareng sama si Farel juga. Ngatur-ngatur anjing. Gua udah live lima kali bocil ngatur mulu, Guys. Udahlah stop ngatur lah. Please lah. Kita siapa tadi namanya? Makan minum. Oke, kalau makan minum gua dengerin. Kalau makan minum gua dengerin. Ya, gimana? Mau sama siapa? Ya udah, ya udah. Gua bisa pat bentar. Belum, belum. Cuma gua bentar lagi mau tidur. Sebentar, bentar lagi telepon. Tapi bisa kok, bisa bentar gua gak usah lihat komen terus ya? Gak usah lihat komen terus ya. Ya udah, minta armor. Oke, minta armor gua nih nih. Yes, Pak. Sama armor kalau tidak keberatan, Pak. Ya, terima kasih. Bagus. Ini pistolnya. Thank you, sir. Eh, jagat Bapak ini. Sebentar, bentar. Ini armor juga ya. Directop. Ya udah gak apa-apa. Diard yang tadi saya telepon. Sorry to break 71 to officer dan stu. Thank you, Pak Biskov. Izin bertugas Pak. Aman sebentar ini aku masih ada beberapa barang. Oke, terima kasih, Pak. Emang bisa di-Bel ya? Oh. Dapat semua. Yes. Sudah saya terima, Pak Biskov. Terima kasih banyak. Izin bertugas, Pak. Sip. Kalau gitu hati. Salam. Iya, Pak. Salam polisi, Pak. Oke. Salam polisi. Sudah siap. Eh, kamu sudah bikin batch kamu belum? Siap, Pak Akira. Siap. Siap. Siap. Siap. Beli batch dulu. Oh, sudah. Sudah. Kebetulan sudah dikasih Pak Akira tadi. Halo, Mosimosh. Iya, saya patroli. Kenapa? Kenapa? Iya, sama officer virar. Mana? Mana? Di sini kagak ada. Itu cuma tiga orang doang di sini. Mana? Mana? Mono mono. Siapa aku. Haio. Enggak ada orangnya. Nanti aku terbang-terbang gak bisa apa? Ya udah ya ya. Siap siap siap siap. Ya ya ya. Siap. Yuk. Farel udah siap? Ready when you are. Pak coba cek dulu peralatan ada apa aja di kamu wis Pak? Saya punya cek peralatan saya siap. Taser gun siap. Body armor siap, handc, ee pistol dengan berbekal peluru siap, kamu harus pakai dan juga senter siap. Oh dan juga eh night stick juga siap, Pak. Makan minum. Makan minum juga siap. Oke, dah go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Ayo. After you, Bu. Ladies first. Ayo, Pak. Sil banget. I kita lewat bawah, ya. Oke, baik, Pak. Aduh, berat. Berat. We are doing patrol here. I kenapa? Kenapa? So gentle patrol. Patrol. Eh, sini masuk ke sini. Itu ibunya, ibunya belum ikut, Pak. Oh, belum. Iya. Oh, ibunya lagi diajak ngobrol. Gak apa-apa pak kita tunggu di bawah aja. Oke, kita tunggu di bawah aja, ya. Oke. Oke. Bentar, kamu stay di sini. Saya ambil mobilnya dulu. Eh, Damian, apakah kamu sendiri? Bentar, saya bersama dengan SR Joni. Kita bertiga. Siap bertugas. Siap bertugas. Siap bertugas. Siap bertugas. Siap bertugas. Oke. Nice. Lah. Eh, Ibu. Ibu sila Ibu mungkin saya salah disuruh ke yang ini diperempat. Oke, masuk. Jor. Eh, es y Bu. Nah, itu masuk sini aja. Oke. Baik, Pak. Suara suarel kecil atau gimana ini? Kenapa, Bu? Udah, udah. S kok. Oke, ya. Kemarin saya uh siapa itu? Rame-rame gengster kah? Oke. Mana? Enggak, enggak. Never mind, Pak. Kemarin saya bertugas sama Pak Toru, Pak Andrew, Pak Michael. Dan sungguh it’s an honor untuk hari ini saya bisa bertugas dengan Pak Akira dan juga Ibu Ibu Sila tadi ya. Betul ya, Ibu ya. Ibu, Ibu. Maaf Bu, maaf Bu. Silo. Ibu Sayul. Ibu Sayul ya. Sungguh kehormatan buat buat saya bisa bertugas dengan Ibu dan Bapak. Oke, untuk pertama Farel bisa updating radio kalau kita mau ini mau patrol. Udah tahu? Yes, saya sudah siap dengan radio, Pak. Oke, coba bisa sudah diajarin belum sebelumnya? Eh, eh sudah diajarin baru sedikit sih sebenarnya, Pak. Andrew, coba gimana ngomong dulu? Ngomong jangan ngomong di radio i coba dites dulu gimana this match. This is eh Farel H. Eh, kurang lebih begitu kan, Pak Ma? Iya, tahu tahu. Iya. Par saya ada urusan sama kamu nanti. Ayo, ayo. Munderinak kamu? Nah. Eh, Pak Kira kalau boleh tidak keberatan boleh ulangi lagi, Pak. Bisa ini bisa coba report ke radio kalau kita mau patrol. Oke. E coba Bapak kemarin itu sebenarnya e waktu kita saya lagi diajarin ada penyerangan, Pak. Jadi tidak sempat diajarin secara full, Pak. Oke. Yang kamu tahu sejauh mana coba? Dispatch. Dispatch? Heeh. Dispatch. Ini mobil ikutin enggak sih? T enggak. Udah. Cuma dispatch saja. Dispatch? Betul, Pak. Dispatch. Dispatch. Oke. Yang saya tahu persis dispagech awalnya dispage, Pak. Namun saya ee tidak akan beralasan memang ada penyerangan kemarin dan saya mengaku salah tidak hafal semua, Pak. Oke. Jadi untuk report di radio bisa seperti ini, dispatch. Terus B kamu berapa? Eh, batch saya guys. Bage gua berapa guys? Deat enggak? Farel B saya 7172, Pak. 7172. I 7172. Jadi dispatch di 7172. Saya sambil catat ya sebentar, Pak. Ya boleh. Guys. Oke, Pak. Dispatch dispatch. This is 7172. Sedikit kaget. Sor sir sor ya i tolong berhati-hati lagi ya ke depannya susah. Oke. Oke lanjut. Hati-hati. Oke kita lanjut. Lanjut lanjut Pak 712. Baik. Teaming up with. Oke, teaming up with E. Pakai B-nya siapa? Bage kamu aja ya. Siapa? Iya. Staf lagi sumpah. Wah, Pak. Perlu saya turun Pak. Sabar sabar sabar. Oke. Baik, Bu. Bapak ini yang situasi depan butuh apa? Iya. Sambil mencatat, Pak. Ya, report. Oke, saya sudah mencatat tadi sebagian dispatch. 7172 team up with batch-nya apa ya? BCH salah satu rekan saya ya with teaming up with staff one star of watch under dodge charger. Oke, boleh diulangi Pak ya ampun. Oh, ada pengejaran engak Pak? Dia kecelakaan self traffic by stuff. Let’s go. Let’s go. Oke, Pak. Kalau ada pengejaran, e kita bisa boleh lanjutkan pengejaran dulu, Pak. Saya kalau butuh apa-apa please let me know, Pak. Teman dia sedang melamun. Iya, Pak. Saya saya ada saya masuk masuk suaranya masuk, Pak. Ada ada ada barusan barusan ada bikin ini aja atau bikin catatan aja kalau Iya, Ibu. Saya betul, Bu. Saya lagi mencatat ni, Bu. ditulis aja di note gitu loh biar gampang. I betul Bu saya itu yang saya lakukan pelan-pelan aja saya coba. Oke oke oke. Tadi sih saya sudah sampai dispatch di 71 72 teaming up with itu saya enggak kedengaran tadi Pak Sirenanya keras. Iya teaming up with partner kamu. Partner kamu batch-nya berapa semisal sini kan. Aduh aku pusing. Oh saya harus tahu partner saya batch-nya berapa. Iya benar. Misal nih kalau sekarang kan sama ini pakai kita pakai batch-nya Denver dia staff one jadi teaming with staff one. Oke teaming up with staff one. Oh channel 1 maksudnya apa ya? Oh bukan bukan. Oke sori Pak Sori Pak. Oke. Oke. Lanjut Pak. Pindah tag satu ya. Pindah tag satu kita di tag satu ya. Di tag satu udah udah udah join tag satu semua. Farel udah udah join ee tag satu tag satu tuh. Satu tuh radio channel 1. Channel 1. Yes, yes, yes, yes. Saya sudah join. Saya sudah join. Oke, kita ada multiple apa nih? 71 alpha. Saya sudah join. Saya sudah join. Saya sudah join. Nice. Nice. Oke. This is 71 72 teaming up with T one Denver copy gitu. Staff one aja. Oh, ST aja. Stu. Star of watch under D charger. Jenis kendaraan yang lagi dipakai. Jenis kendaraannya apa? Betul. Betul. Apa nih? Oke. Lalu ada clearing off from 1020. Dari mana? E 7 anyilable. Oke, saya catat Pak. Saya catat ya. Saya catat ya. Interor apa? entar ya entar dulu ya susah juga ya enggak kedengaran masanya enggak kedengaran cok oke Pak e saya sambil nyatat ya saya sambil catat pak bro si chill ch tadi ngomongnya cuk Ngomong apa tadi, Guys? Teaming up with T one. With T one apa tadi? Aduh, gak [ __ ] man. Bikin kita bikin udah, udah, udah, udah. Oke. Ee ya, ya, ya. Saya sudah e mencatat tadi ya sebagian. Terima kasih atas pengajarannya. Oke, jadi untuk jenis mobil ini mobilnya tuh dinamakan Henry Serarel. Yenp. Ibu Yenp. Apa bisa dicopy? Bisa, bisa, bisa. Yenp. Lagi pusing lagi dia. Masuk, masuk suaraku. Masuk masuk masuk. Barusan barusan. Jenis mobil adalah Yenpi. Yenp. Ini dinamainnya Henry. Henry. Oh Henry. Henry. H. Henry. Oke, Henry itu pursuit interceptor ya, Henry? Iya, dinya Henry. Yes. Jenis ini jenis kendaraan di LSPD yang buat ngejar mobil kencang tuh dinyamain interseptor. Oke. Oke. Baik, Pak. Ya, jadi contohinnya kayak 71 ya. 71, Ibu. Betul. Baik. Ya udah. Yes. 71 Henry 30. Contoh B saya 71 Henry 38 saya. Yes, Bu. Baik, Bu. Diusahakan yang pangkatnya paling tertinggi gitu. Oke, berarti Oh, iya. Iya. Berarti saya laporan dengan partner yang pangkatnya tertinggi. Iya benar. Kalau semisal kalian berdua rank-nya sama bisa bisa dipakai salah satu aja dari dua itu. Pilih salah satu mau pakai bet siapa. Oke yang melapor tinggal pilih aja mau pakai bat siapa. Ya betul. Nih saya contohin ya. Oke. Buat mau start fator eh patrol. Iya benar. Baik, Pak. Boleh, Pak. Bage kamu berapa tadi? Bage saya 7172 Pakir. Oke, bisa dipace DC 7172 sing up. Silakan untuk menjauh. 7130X Star ofer D charger. Oke. Oke. 1020 clearing off from 1020. Dari mana nih? dari Lapuerta eno changing call sign to 71 Henry 38 panjang juga Pak ya kalau misalnya Pak misalnya saya ada di situasi saya yang saya yang nyetir Pak Bapak misalnya rekan saya yang lapor itu bisa juga apa bisa bisa yang report emang harus yang ini P Oh begitu I ya nanti ee ini Pak apa Oke Pak ee memang cukup jelas cukup jelas cukup jelas jelas sangat jelas baik Ada kendala? Eh, tidak, Pak. Wellnoted, Pak. Wellnoted. Sudah dicatat, ya? Sudah. E tadi yang bagian e apa? Scar of scar of watch, Pak. Start. Start of watch. Start of watch. Oke. Start of watch. Oke. Sebentar, Pak. Izincat sebentar, ya. Jangan lupa makan minum nanti pingsan. Oke. Oke. Start off. Oke. Ya. Ya. Iya. Ya. Baik, Pak. Baik, Pak. Baik, Pak. Jangan lupa makan minum baik, Bu. Pistol lu ke mana, Kam? Apa gua? Pintu lu ke mana? Kalau di si Dexter yah udah bias. Baik, Pak Kira saya sudah cukup jelas. Saya nanti latihan lagi, saya pelajari lagi, ya. Sabar, emosi. Dasar polisi viral. Maksudnya saya, Pak. Bukan, bukan itu. Dia melakukan suatu kebodohan. Oke, oke, oke. Hah. Lu tahu enggak sih gua dari tadi ngelihat di belakang gua ya? Gua udah diikutin dua orang anjing. Satu mobil umur, satu. Tuh, tuh, tuh, tuh, tuh, tuh. Mobil depan tuh pakai sepeda. Sepeda mobil diikutin sama sepeda. Mau gua tabrak cuk sepedanya. Gak jadi. Eh, barel apa, Pak? Saya bisa ikut beraksi, Pak. Bisa. Siap. Siap. Siap, Pak. Beraksi ke mana, Pak? Kamu mau mau ikut beraksi kamu. Oh, kirain ada ini, Pak. Ada. Ya udah kalau mau ikut beraksi kita kita ma cari aksi. Aksi apa lagi lu? Ayo kita cari aksi. Kita cari aksi kalau gitu. Oke, Pak Kiran. Terima kasih Pak. Terima kasih. Terima kasih. Oke, Pak. Saya siap untuk pengajaran selanjutnya. Memang untuk saat ini saya belum terlalu sempurna untuk pelaporan di radio itu, Pak. Cuma trust me saya akan ee pelajari lebih lanjut. Wajar kok. Buat awal-awal juga pasti orang agak kesusahan. Cuma seiring waktu kan pasti juga bisa sih. Saya bisa beradaptasi dan belajar. Pak Akira dan juga ee Bu Salo. Ini dia kenapa turun tengah jalan? H dia turun tengah jalan. Hah? Enggak. Kalian kalian partner kita kayaknya ke santet enggak? Itu di belakang noh. Aduh. Ah ni nih. Udah udah gua copy paste. Gua copy paste nih ya. Wav anjing panjang banget bro. Kayaknya terlalu ramai daerah sini. Iya jauh dulu aja. Untuk viral udah pernah ini dengar kalau ada yang update radio suite gitu. Yes. Saya sudah pernah dengar Pak akhirnya. Namun saya belum tahu. Terlalu tahu cara meresponnya Pak. Merespon yang gimana? Eh, maksudnya saya mendengar suara-suara gaib eh suara-suara dari radio itu, Pak. Tapi saya tidak tahu bagaimana cara meresponnya, Pak. Oke, saya nyalain aja, Pak, radio saya. Eh, iya dong. Oke, siap, Pak. Kamu sudah join T satu kan? Sudah, Pak. Iya, kalau terlalu besar di Iya, bisa dikecilin kok itu radionya. Oke, saya kecilin, Ibu. Kecilin aja sedikit. Baik, Bu. Kenapa ngap? Oh enggak enggak enggak salah salah salah salah salah. Mobilmu masih SASP aja liverynya ya. Kok kagak ada PD apa udah ada. Oh udah udah ada udah lama ada besok orang lagi loh tiga kali nih. Oh pak perlu saya turun Pak. Sabar sabar sabar udah coba coba coba 55 coba 55 iya 55 itu traffic stop 55 maksudnya berhenti kan kita berhentiin orang oke let’s go let’s do it let’s do it let’s do traffic stop waren radi pada suspek yang di depan silakan menepi 55 can you pull over your car please begitu bukan bapak ibu this is silakan matikan mesinnya terlebih dahulu Silakan matikan mesinnya terlebih dahulu, Sir. Ada carap dalam mobil. Tetap dalam mobil. Oke. Siapa? Nah, coba coba Farel kamu report. Reportnya gini. Eh, berapa ya? 7 Henry 30 at Rockford Hills. Oke, with 60. Eagle one reporting SUV berupa SUV. Pak, akhirnya with all respect, Pak. Ada versi bahasa Indonesianya gak, Pak? Oh, iya ya. Barangkali ada versi bahasa Indonesianya, Pak. Boleh, boleh, boleh, Pak. Izin, Pak. Tidak bermaksud disrespect, Pak. Ya. Iya, enggak apa-apa enggak apa-apa. Sil. Oke, saya mulai dari yang Oke, boleh, Pak. Silakan spek di Kir Kir bantu urus dia dulu deh. Oh, iya udah aku kalian yang ngupdate AT ya. atau oke Bapak Bapak akhirnya contohin saya akan belajar coba Pak biar saya aja deh. Oh baik Ibu baik Bu baik Bu matikan dulu mesinnya page calls-nya kamu. Oke. Terus sama jenis mobil yang kamu pakai. Oke. Oke. Henry. Henry Henry. Iya baru calls belakang kamu ini ada telepon siapa? Call call sebentar ada yang telepon. Oke oke siap Bu siap Bu izin nih kut ajarin ya. Oke siap Pak siap Bapak siapa namanya mau biskov oh Pak Biskov. Oh saya saya mau Pak Biskov. Oh sori Pak Sor. Maaf Pak maaf Pak. Aman aja. Iya. Saya saya dari tadi lihatin ini saya Pak apa radio saya pak bareng bis ini kamu tadi butuhnya yang bahasa biasa ya? Yes Pak bahasa Indonesia Pak Biskov. Jadi yang pertama kamu report nih ya. Dispatch gimana Pak ini staf 01 MC betul melaporkan adanya 55 diye. Oke saya segar ke 60-nya menjadi white my batsu. Oke 61 oke saya coba saya coba ya saya coba ya. Dispatch Tex 01 melaporkan adanya e mobil Mybatsu yang eh melanggar peraturan dan kami sedang mengendarai mobil Henry sekarang. Begitu, Pak? Betul. Kurang lebih begitu ya. Kurang lebih mungkin urutannya salah, Pak. Maaf, ya. Enggak apa-apa. Enggak apa-apa. Oke, kurang lebih seperti itu. Oke, oke oke oke oke. Tapi kita udah kelewatan jadi ah cabut. Oke, ya udah, Pak. Oke. I’ll try again. I’ll try again. I’ll try again. Aman aja. Take your time. K. Terima kasih, Pak Spiskov. Wow, sangat sangat challenging sih ya jujur, Pak ya. Tapi seru. Saya suka. Saya suka. Bagus. Bagus. Eh, kita respon tertib. Udah tadi udah dikasih tahu? Ya sudah, Ibu. Sudah, Ibu. Sudah, Ibu. Oke. Jadi gini, Sar ee Pakel. Jadi kalau untuk pemakaian radio itu radionya sambil ditutup juga bisa. Oh, begitu. Oke. Siap, Bu. Iya. Jadi cuman radioin kayak biasa aja. Radio di mata kitanya ditutupin aja. Oke, di mata kita ditutup, Bu. Lalu ini saya disuruh ke SSO, saya didrop aja di MRPD kayaknya. Luar biasa. Kenapa disuruh ke ada something yang harus eagle. Oh berarti radionya kita masukin aja ke kantong dia tetap berfungsi ya Bu ya? Iya betul kan radionya udah ada di face kita. Betul. B dari tadi kamu ini pegang terus. Iya saya pegang terus. Makanya saya enggak lihat Pak Biskov di samping saya. Maaf, Pak, ya. Engak apaak disuruh ke MRP nih. Gimana ini? Nanti kamu ikut host aja. Kita skill host saja. MRPD dah. Kalau enggak kamu ikut unit yang ini securing hosted. Udah. Oke. Baik Bapak Ibu. Dan tuh ngat enggak kuat ini. Eh, ini tag berapa ya? Banyak banget aku. Attack satu iniel. Coba kamu ngelihatin negosiasi Tang Bravo. Oke. Yes, Pak. Tag dua tag du untuk mobil apa? Du ya. Bentar ya. Di tag dua kita. Oke, kita ke tag dua. Oke, siap. Nah. Nah, kamu lihat kan ini suspek-suspeknya kan. Oke, cek cek cek dulu. Nah, pertama kamu foto dulu mesinnya. Saya foto, Pak. H e tolong bilang ada sebentar Pak. Nah, ini kan kalau misalkan situasi kayak gini ini kan suspeknya kan bersiatan nih. Kamu enggak usah keluar taser, kamu langsung keluarin pistol enggak apa-apa. Oke. Suspeknya itu yang di depan yang pakai topeng kelinci, Pak, maksudnya. Betul. Ada dua sama satu suspek lagi nodong tuh. Let’s do that, Pak. Sorry enggak jadi. Satu suspect sama satu host yang lagi not kebalik. Satu suspectnya nodong, satu hostage. Oke, satu suspek tersangka dan satu hostage tawanan. Betul. Langsung saya tembak aja suspeknya, Pak. Enggak. No, no, no, no. There a hostage. There hostage inside. Oh, ada hostage. Oh, iya. Saya lihat, saya lihat saya lihat. Sor, Pak. Oke, oke. Ayo kita konfrontasi, Pak. Hei eh hei stop please. Ada pergi pergi pergi. Lu tuh enggak diajak. Ei lu tuh gak diajak. Ei si udah luar banget Pak. Ya toko banyak yang lain. Toko banyak yang lain. Cepat cepat cep tah. Jangan di sini. Jangan pergi sana. Toko banyak toko banyak juga. Enggak lihat ini lagi ada Sandra. Eh gak nong saya Pak Pak. Anda nong saya Sandra gak selamat nih. Hei hei oke oke oke stop stopting hold down your weapon. Eh I don’t [ __ ] care bro. Sandra gak selamat lu juga mati ya sama-sama hilang nyawa. Ayo tapi reputasi Anda sebagai polisi. Oh sor Pak, maaf Pak. Maaf Pak sor Pak. Sor Pak sor Pak. I sor Pak. Sini sini kita balik lagi ke mobil. Balik lagi sini. Nih nih aku kan kamu foto ini foto. Saya foto Pak. Saya foto ya. Oke saya foto ya. I tapi saya enggak megang kamera, Pak. I tolong tentukan ini primary siapa, siapa. Sebentar itu ini yang bawa mobil kamu foto pakai mata pertama. Coba kamu ngomong di radio. Foto pakai mata pertama. Communication atau Oke. Otot apa, Pak? Foto pakai mata pertama, Pak. Otot V. Otot V. Otot V. Otot V. Atau bisa dibilang otot apa mata pertama itu FPP. FPP. Oke. Udah sudah sudah Pak. Sudah Pak. Sudah Pak. Sudah Pak. Sudah. Sudah Pak. Sip. Terus juga kamu foto merekanya tuh. Oke saya foto juga mereka ya. Oke. Dah sudah Pak. Yuk kita ke belakang lagi. Sor Pak tadi saya saya agak gak bisa tahan emosi, Pak. Saya kamu ikut saya diancam soalnya, Pak. It’s ok. It’s ok. Sori, Pak. Kalau kayak begitu pasti akan terjadi kok, Far. Udah kah? Udah kocak. Udah. SS idiot anjing. Bocil-bocil. Eh, sor, Pak. Sor, Pak. Pak sor maaf pak maf. Maaf bocil. Eh, bocil-bocil anjing. Gua bikin thumbnail 6 tahun babi. Gua tahu cara screenshot di YouTube, anjing. Eh, di lagi main game. Sor, Pak. Pak, maaf, Pak. Ini saya kemarin ngidam babi, Pak. kita dia ketika saya sor Pak sor Pak Sor pak sor Pak kenapa si sori Ibu ya sor Ibu ya sor maaf Bu maaf Bu ya enggak apa-apa kalau marah-marahnya di sini enggak apa-apa asal jangan depan si Viliannya gitu betul betul Ibuul harus penahan kalau jadi LSPD harus ini, harus biasa ngomongin orang dari belakang dia. Betul. Baik Ibu Bapak maafkan saya sekali lagi ya. Iya, S. Kayak gitu. Jadi tahan apapun kalau mereka mau mencam Oo itu tahan aja. Kecuali mereka udah nyakitin kita. Nah, baru. Yes, Mam. Semangat buat Sarel. Saya harus kembali ke MRPD ini. Gimana ini? Baik, Ibu. Selamat bertugas, Bu. Ya, kamu ikut sama mobil lain. Kamu mobil lain. Iya, aku diusir. Katanya mau balik RPG gitu. Katanya mau balik RPD. Kalau saya mau anterin juga boleh. Ibu saya anterarin juga. Naik apa, Farel? Naik apa? Naik apa? Sebenar kamu nganterin naik apa? Kamu ngantterin naik apa? Sini, sini naik. Ya udah kalau Pak Biskov apa yang memerintah, ya udah Ibu hati-hati di jalan Bu ya. Bye Silo. Hati-hati Bu Silo di jalanin dulu saya. Emang kalian ikut pengejaran? Sini kanterin gendong. Tapi baik apa emang agak lain. Tapi saya secara hati nurani agak kasihan, Pak. Kalau ditinggalin sendirian enggak, enggak, enggak sendirian kok. Dia bareng sama officer lain. Oh, ada officer lain. Ya udah, syukur deh kalau gitu. Ya udah. Heeh. Oke, saya siap untuk tugas selanjutnya. Pak Kira, Pak Biskov. Iya. Kenapa Bapak Farel? Iya. Saya siap untuk tugas berikutnya. Tadi sudah saya foto, Pak, dengan mata saya Pak. Udah kok gak pakai kamera? Oh, iya. Tentu update kita. Ini mobil siapa? He, kita tag berapa? Tag berapa? Tag dua, Pak. Tolong, Pak. Tag du ya. Tag du tag. Eh, kamu enggak jadi ngikut yang itu. Mana? 71 behind into blue entering berapa 61 tadi? Nah, ini kamu sambil dengar-dengar aja sira suspect justing police department e bwood hilling to mirror partnya kencang kali lohjar Wah, ini sepertinya pengejaran yang intens, Pak. Ya, betul. I was born for this, Pak. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go’s go’s go’s goal. Gak tah aja update bentar. Wah, ini baru nih. Seru nih. Seru nih. Seru nih. Hati-hati, Pak. Lamesa right suspect itu northwest lihat tuh torus torus oncis pakas kejar dia E pakingnya north B and just plastic garage was B. Tiba-tiba aku buang. Oke, Pak. So close, Pak. So close, Pak. Apa? So close. Sangat dekat, Pak. Pak, sor, Pak. Izin bertanya, Pak. Kalau sudah jaraknya cukup dekat, open fire boleh, Pak. Saya tembak bannya. Bannya, bannya, Pak. Gini, Pak. Kalau dalam pengajaran tuh kan ada dem. Nah, misalnya mereka jadi kita harus mereka tanpa ada Yesu. Nah, kalau misalnya udah 10 menit lebih masih belum dapat tapi masih ada di visual kita itu boleh open fire boleh ituang itu tergantung dari insidening di lapangannya juga parah g oke oke oke. Jadi dalam setiap situasi itu ada yang mimpin. Jadi apa-apa yang kamu mau lakuin kamu harus izin ke dia dulu. Alright, alright, alright, alright, alright, alright. Nice, nice. Minta izin ke IC-nya gitu. Baik, baik, baik, Bu. Baik, Pak. Negatif. Oke, kita bisa lakukan selama 2 menit kan dia enggak tahu pokoknya keluar dari kita kehilangan dia, Pak. Yang garasi putih itu gak kelihatan. Makanya amanlah. Oke. Oke. Apakah tersangka bersembunyi di parkiran ini? Oke. Gila. Aspek tu bisa disembunyi di badas saja kadang tiba-tiba di dalam got. Dalam got. Oke, Pak. Hah? Eh, oh bukan bukan bukan mobil putih tadi, Pak. Silver putih. Betul. Tapi bukan. Eh, sor. Kita kayaknya bukan silver. Kita kayaknya hijau sih tadi. Dari dari penglihatan saya seperti warna silver Pakendaraan penjurun kalau dimasukin dari kejauhan silver hijau kehijauan. Nah rock for kills clear 500. Oke, I kita sudah bisa standb. Kayaknya aku dapat visual. Nice visual. Oh, di depan ya. Stand heading to is bound sorry. BMW green color ya. Yes, Pak. Green color pak. itu suspect tadi terakhir ke bas oke anyone check the saya number of mlfing sudah boleh banyak ini ya game motor. Iya. Alright, director IC for the last information on the 57 Bravo. The pemiliknya itu ada namanya Pablo Escavador. Sor Salvan. Oh, tuh nama saya saya turun di sini aja. Saya turun di sini. Ibu mau turun di sini. Baik marahin. Iya. Oke. Siapa yang berahin kamu? Kita nanti akan tahu ke bolo untuk kita. Siapa yang berani marahin silo? Iya. Siapa yang berani marah? Bilang bilang bilang bilang ke bilang ke aku juga ya. Oke, Bu. Hati-hati, Bu. Terima kasih sudah ngajarin Bu. Mau tidur dulu soalnya. Oh, gak apa-apa cari F. Iya, nanti aku cari kamu kok. Berisik. I iya saya duluan. [ __ ] berisik. Terima kasih, Bu. Terima kasih, Bu. Terima kasih. Jangan lupa makan minum. Hati-hati di jalan. Saya mau tidur dulu ya, buat takut kalian. Terima kasih, Pak Kira, Pak Biskov. Terima kasih. Mau tidur? Saya ee saya ee ingin cari udara segar sebentar, Pak. Saya mau ngerokok sebatang sebentar. Oh, boleh ya. Jadi, kamu report ke radio ya. Siap. Nanti saya report, Pak. Terima kasih, Pak Kira. Oke. Thank you. Thank you, Pak. Thank you atas pengajarannya, Pak. Salam polisi, Pak. Oke, terima kasih sekali lagi, Pak Biskov. Salam polisi, Pak. Thank you. Salam polisi juga. Halo S. Halo S. Selamat malam, Pak. Salam polisi, Pak. Iya. H Gua ganti bajuin loh. Ini dia. Sor iya Pak saya ee ini, Pak. Izin off duty, Pak. Mau ke mana kamu? Why? Why you out today? Eh, sudah selesai, Pak, tugas saya tadi. Kok sebentar banget? Padahal ini tahu enggak kamu? Iya, Pak. Markus lagi nanganin apa, Ser? Apa tuh, Pak? Jadi ada kerumpulan apa anak-anak motor di tengah jalan, Ser. Kayaknya lagi mau ada sesuatu, Ser. Mau lihat enggak? Tapi saya udah enggak pakai seragam, Pak. Ya, tinggal pakai seragam lagi, Ser. Oke, siap, Pak. Siap, ya, Ser? Ayo kok masih ada. Eh salah. Oke boleh Pak. Ayo kamu siap. Udah off duty apa masih on duty? Saya sudah on duty. Saya on duty lagi Pak. Ya. Ayo on dulu. Sini. Ayo sini. Ayo, ayo, ayo jalan ini pintu cepatasar Pak. Sudah, Pak. Sudah, Pak. Sudah, Pak. Sudah. Sudah. Sebentar, Pak. Pistol saya ketinggalan di lokar. Sebentar, Pak. Ya udah, ayo saya tungguin. Oke, I’m ready, Pak. Ayo, let’s go. Kita jalan. Let’s go, Pak. Yuk. E 100 izin bergabung Pak Markus doang. Hei Parel kamu ikut kita atau gimana? Ikut Pak saya diajak tadi sama Pak kalian. Kalian mau ajak Farel atau sama saya terserah kita. Ayo boleh boleh terserara saya ikut siapa? Saya siap menembak Pak ikut sini si Markus aja Markus ini. Oke Pak Markus sini ikut kita beramu nih. Oke siap. Yes sir. Yeser yang ini aja. Nah yang berma ya berma. Oh ini yang namanya Farel. Yes Pak Perkenalkan saya Farel H pak Rocky Sir. Yes sir. Salam polisi. Uh ada ya dia full banget anda ya. Nice, nice, nice, nice. Saya baru pertama kali servarel udah banyak banget ya warga-warga yang cinta sama Servar Farel ya. Sepertinya di sini kan ada dua dua rooky ya, Parel kan. Nice, nice, nice. Gimana kalau kita periksa-periksa daerah istri? Saya ngerti sama Markus. Ayo, ayo, ayo, ayo. Let’s do it. Let’s do it Pak. Saya ikut, Pak. Saya siap. Saya butuh agresifan kamu Farel. Ya. Yes, Pak. Saya siap apapun, Pak. Asal tidak berhubungan dengan radio, Pak. Saya siap, Pak. Kenapa begitu? Kenapa begitu? Kenapa begitu? Kenapa radio? Enggak, Pak. Nah, never mind, Pak. Pokoknya kalau ada penembakan just tell me what to do. I’m ready. Oke. Oke. Siap, Pak. Siap, Pak. Siap, Pak. Let’s do it, Pak. Ini waktunya kamu bersinar Farel, ya. Coba kita ke 104 terus suruh mereka berdua turun geledah langsung mereka. Oke. Oke. Siap, Pak. Nanti ada kelompok-kelompok kulit hitam ini seral kan rooky kan, ya? Yes, Pak. Tapi saya siap untuk melakukan tugas-tugas shgun ke atas, Pak. Oh, saya saya saya enggak mau itu S Farel. Ser Farel harus coba reporting dulu di radio. Tadi sudah, Pak. Kebetulan saya sudah bertugas reporting di radio, Pak. Kali ini saya siap untuk penembakan, Pak. Pokoknya siapapun siapapun yang berkulit hitam kamu geledah ya. Siapapun apa Markus? Kalau ada yang berkulit hitam, kamu geledah. Yang berkulit hitam only, Pak. Yang hitam, yang hitam, yang hitam, yang hitam. Siap. Oke. Galak ya? Galak. Yang galak, yang galak, yang galak. Oke. Yes, sir. Bantu bantu dia melod. Saya bakal bantu semu. Alri, alright, alright. Saya periksa, Pak, ya. Periksa semua pokoknya. Kira saya enggak enak, ya. Kenapa enggak enak? I’m ready. I’m ready. I’m ready. Coba cari-cari area sini banyak ini. Kan yang hitam-hitam ini nih. Coba. Oke. Ini saya seperti melawan takdir Tuhan ini. Kenapa begitu? Tidak apa-apa. Kosong ya. Kosong ya. Oke, si lurus lurus. Ini sepertinya kita mau hood, Pak, ya. Ini hoodhood gangster, ya. Benar. Ini like it. I like it. Ye, ye cerita kamu kan kamu orang tua kamu dibunuh sama gangster kan. Betul, Pak. Betul, Pak. Saya sempat cerita ya. Ini kita bantu, kita bantu, kita bantu ini. Oke. Oke, Pak. Tapi kok sepi? Mungkin yang di kanan. Mungkin di kanan. Di kanan. Itulah alasan saya hidup di dunia ini, Pak. Kanan tuh ke itu tuh yang namanya blood. Di di mana tongkrongannya dia kemarin itu ya? Sor for blood. For blood. Sebentar. Itu nama geng, Pak. Nama geng. Nama geng. Ini ada apa nih? Oke, Pak. Apapun gengnya saya tidak peduli namanya, Pak. Nice, nice, nice. Itulah, itulah, itu dia. Nah, itu dia. Itu dia, itu dia. Itu dia. Farel siap. Siap, Pak. Her please. Diam di tempat semua. Jangan ada yang bergerak. Jangan bergerak ikut komandut. Jangan ada yang bergerak. Jangan ada yang bergerak. Bergerak jangan bergerak semua. Berkumpul jadi satu. Berkumpul angkat. Show your hand. Show your hand. Berkumpul jadi satu. Semua berkumpul. Silakan. Suruh panggil. Suruh panggil aja. Suruh panggil. Come on. Oke oke oke. Sorry. Chill chill down. Saya boleh makan dulu saya. Makan makan makan. Silakan makan kalau mau makan. Berkumpul semua. Berkumpul sebentar sebentar. Tapi tidak untuk waktu yang lama. Sir, sir, please, sir. Jadi, kami menerima ada penembakan di areal sini dan kami harus mengecek kalian satu persatu. Yes. Eh, Parel danas. Belodas, PDA, silakan. Go ahead. Silakan angkat tangan semuanya. Cek-nya, cek. Cek semua, Cek semang. Itu siapa tuh di belakang itu? Boleh, boleh, boleh. Itu siapa itu? Itu siapa itu? He he he he. Kecau. Don’t run don’t run. I shoot you when you run bro. As you run, you die. Ya. CS. Where is your ID, sir? Silakan. I’m shaking. Chill chill chill. Oke. Flip flop. Nice name. Pak Markus. Yang ini kelihatannya aman Pak. Geleda badannya. Geleda. Saya geledah ya badannya ya. Semuanya geleda. Eh geleda. Tek kenapa, Bro? Geleda, Bro. Sor sor. Wow wow wow w. What do you mean? What do you mean? What do you mean? Astaga, glider dulu. Kita mendengarkan laporan banyak banget nih belakangan-belakangan ini. Laporan apa itu? Takutnya itu fake m Clinton di seberang kalian dia gak bisa diip, Bro. Ini KTP-nya gimana cara keluar KTP? Sebentar kamu diam dulu sebentar ya. Buat motong buah apa yang dia bawa? Soalnya saya suka makan buah kan kayak buat salad gitu saya suka makan buah jadi saya bawa pisau. Don’t cry don’t cry like a baby. Oke sir. Yang ini mencurigakan sir. Bawa apa dia? Yo. Oke. Coba tunjukkan ke ketua saya. Marus. Hah? Yo. Tunjukin tunjukin apa yang kamu sembunyikan di kantongmu. Saya boleh pakai baju dulu enggak? Ser no. You lie. You lie. You lie. You lie. He hei. Show it, show it, show it now. Show it now. Eh, capat. Good job. Good job. Parel. Coba per lagi yang lain. Tunjukin. Tunjukin. Tunggu tunggu sir. Sir, saya yakin sir. Eh, kamu flipfop. Tunjukin daun hijau yang tadi saya lihat di kantongmu. Daun hijau. Em, sebentar, sebentar. Saya bisa jelaskan soal daun nih. J ada ada apa ini? E sir sir sir ada penembakan di sini. Jadi kita perak kita per semua kita cross cheek semuanya. Sir oke sir. Farel sudah diperiksa. Sudah sudah diborgol. Kenapa sir? Dimasukin ke celana dalamnya sir itu yang kriibo dikasih membawa daun. Yang itu bawa daun. Ah, coba coba tunjukin sir flip flop. Dia lagi di borgol parel. Iya. Oke, saya buka ya. Saya buka saya buka. Sudah kabu cek belum? Farel sudah. Sudah, sudah, sir. Sudah, sir. Udah yakin kamu? Yakin, sir nanti kami menggeleda mereka semua karena indikasinya takutnya geng wargi. Ser gitu nih tadi ada ada emang. Yes, yes, sir. Yes, sir. Kamu cari sini sini sini sini dekati saya. Oke. Oke. Siap, Sir. Kalau kamu mau ngecek orang, saya cek kamu, ya. Oke. Coba, Z.itu kamu dengan tangan kamu, tangan F1 kamu nih. Ya kan, Sir? Saya izin pakai baju, Sir. Boleh. Ada. Oke, sudah, Sir. Tangan F1 kamu police interaction. Oke. Player. Nah, oke ya, S ya. Memang tadi begini, Sir, Pak. Tadi saya sudah periksa dia memang oke tangannya cukup cepat, Pak. Saya sudah melakukan hal hal yang Bapak ee suruh saya ke saya. Oke. Ada daun hijau yang memang disembunyikan oleh yang keribo tadi, Pak. Wuh. Ya udah, silakan. Dia langsung masukin ke celana dalamnya, Pak. Habis kamu cek kamu foto, Par. Oke. Maaf, saya tidak foto tadi, Pak. Itu kesalahan saya, Pak. Ya udah, coba. Sil. Oke. Baik, Pak. Yes, sir. Ada apa ini, Ser? Aduh, saya periksa lagi ya celana dalam sudah. Oh, iya iya silakan, S. Tapi tolong jawab. Aduh, kenik kayak kayak dikit. Wei, wei, teman kita dicubit. Oh, wei, Surti-hati, Suru masukin ke lubang bokong ya. Nice, nice. Hebat ya, gangster zaman sekarang. Hebat ya trik-triknya ya. Kapa itu? Apa itu? Oke. Eh, fip untuk saat ini kamu aman ya. Baikbaik. Biarkan bokongmu itu tumbuh tanaman. But next, next enggak akan selamat, ya. Siap siap aman sir. Aman sir. Dia aman sir. Coba yang lain cek dulu. Oke kita cek yang lain ya. Sebentar sebentar. Yang yang wanita tuh boleh yang wanita tuh yang wanita sir sir sir. She didn’t do nothing man. Come on sir. Tolong sir hormati sir. Itu rules is a rules sir. Ya wanita sir itu I know. Rules is a rules. Peraturan adalah peraturan. Dia civilian. I mean like she didn’t do even do nothing. Tapi kalian dengar atasanku tadi. Atasanku berkata ada penembakan di sini ya. Tetap harus digeleda. Oke. Can youap ke depan please? Al we are black people. We know we are black people but we do bro. Bro acting like acting like you have black people. ya. Iya. Oke. Kamu suka memancing ya, Non? Diperiksa polis bentar. Iya. Iya. Oke. Lanjutkan langsung kegiatan positif memancing. Oke. She’s she she’s good. She’s good. She’s good. Oke, yang lain. Yang lain. Oke. How about you? How about you? How about you rambut gimbal? Can you please e face towards in the front, please? Saya thank oke kenapa kamu punya 5 dolar bro? What? Bro that’s why I’m broke. I’m broke as [ __ ] You wanna take my money to go ahead take my money. Eh perakarel ada yang mencurigakan gak serel. Wah, ini arogan aman sih. Aman ini. KTP, KTP. KTP yang gimbal. KTP coba. KTP arogan. Coba KTPm. KTPmilan kah? Dari penampilan kah? Howard Sus nameus Howard. Oke, gimana? Aman semua aman sih. Aman sih cuma saya curiga aja dia dapat 5000 di mana, Pak? Can you show name? Who? Me? Yeah, you. No, no. You, you don’t deserve to get to know my name. I’m the cop here. I’m the cop here. Ya, so you can know my name. I cannot even know your name. And you’re a gangster. You don’t have the right to know my name. You have nothing to prove, bro. Stop asking my name. Stop asking my name. Oke. Oke. He fine. Pak Markus. Dia dia aman. Dia aman. Dia aman clear semua ya kalau gitu ya. Oke. Kita tinggalkan tinggalkan mereka ya. Sudah. Sudah tidak ada lagi. Teman-teman ya. I aku brutal. Iya ini kita kita akan demo ini besar-besaran. Oke you guys are good now. Kita akan demo. Kita akan demo. Kita akan demo besar-besaran. [ __ ] the police and all that bro. Bro, Pak Makan mengatakan tahan bro. Bro, bro, lu yang dari tadi nyari, lu yang dari tadi nantang-nantang. Ya janganelarel dia, dia ngomong, diael. Oke, sor pak sor Pak sor Pak Sor pak sor Pak. Saya enggak terima aja, Pak. Polisi dibilang fakfak gitu, Pak. Tahan tahan tahan kita balas dia dengan kita tahan dia ya. Tapi sebelum itu bentar, Pak. Satu pukulan dah. Sor, Pak. Harus, Pak. Harus dikasih Pak. Chill chill chill chill. Chill guys. Guys, chill chill the black guy. You guys better not using this ya. Chill chill chillill the negoti because tadi saya dapat we got some report fire. Anybody can check the GSR GSR? Nobody in here bring the guns. Bu we just chilling this apartment, man. So if you can GS, I think you can GS. I mean test already done head. Makanya kita pergi kenapa itu udah clear berarti aman kalian. We clear, right? Oke. Yes. So far you are you guys are clear. Clear ya. So far, so far ada. But better yet, when we come back, you better stay clear. Oke, gengster. Ok. The one thing trust not play with us. Trust for the cops though. Ok, good, good, good. Why? Just see what happen next. What’s up? What you listening officer? Listen, you can you can ask to the R what happen to his face one first. You can ask this the high com from the police. Kamu mau melakukan hal seperti itu lagi I’m not maruture threat. You know that right? Gua Rocky guys. Gua Rocky guys. You guys need to be safe for life. Los Santos know about the street sir. sama seperti aman cuman ancaman doang oke oke naik oke siap siap pak siap pak let’s go ry rooky nice Oh, well done Bapak-bapak sekalian. What? Everything good. Wow. It feels good, Pak. It feels good. Feels good. Damn. That’s our job, that’s our job. Police. Kamu kamu urusnya tadi menyarankan dia untuk kan. Oh [ __ ] Mancing atau gimana ya itu ya? Tembakan apa itu? Yang mana, Pak? Yang bagian mana, Pak? Sit fire. Kamu enggak dengar ya? Ah tadi yang nembak kita barusan. Dengar kayaknya. Saya enggak dengar, Pak. Sor, Pak, Pak. Sori. Tadi saya bertindak sendiri, tapi tadi saya memutuskan buat mundur, Pak. Saya tah saya sadar diri saya masih Rocky. Oke, oke, oke. Berarti kamu bisa sekarang mengontrol emosi kamu daripada sebelum ya. Iya, lebih bisa, Pak. Saya tidak menembak sama sekali ya, Pak Markus ya. Apa nih? Pat gak pakai pintu. Polis saya tilang tilang tilang tilang. Let’s do it. Let’s do it. Let’s do it. Hilang. Hilang. Let’s do it. Walaupun polisi sama sesama polisi ya, sesama officer ya. Oh, gitu ya. Iya. Kalau dia tetap kalau melanggar tetap harus kita ini ya. Yes. Kalau ini biar saya ya. Parel. Kamu enggak beraki. Oke. Siap. Siap, Pak. Siap, Pak? Siap, Pak. Eh, berhenti berhenti. Kamu enggak dengar dia. Enggak dengar. Berhenti, berhenti, berhenti. Berhenti. Itu ada helikopter di atas tu. Kenapa? Helikopter helikopter. Pak turun a nain aja pak itu dia marah. Turun turun siniak bisa naik. Kamu lihat kamu lihat kamu di driver kamu ya. Oh driver saja. Enggak pak saya mau masuk lagi pak. Sekarang masuk itu saya tidak berwenang di sini. Saya mau masuk lagi. Enggak dipasang lagi. Enggak diperbaiki. Bisa masukak. Engak bisa masuknya. Oh, gini server. Engak bisa, Pak. Gak bisa, Pak. Kelar dulu. Kamu keluar dulu. Kamu keluar dulu. Kamu keluar dulu. Saya tidak bisa masuk, Pak. I masuk, masuk, masuk. Sabar, sabar, sabar. Ya udah, Pak. Mungkin saya berjaga di belakang sini. Boleh enggak, Pak? Masuk, masuk masuk, Pak. Oh, masuk. Oke, siap, Pak. Ya, sir. Lah, kamu ngilang orang dengan keadaan mobil seperti ini sih. Contoh officer officer yang nakal tuh. Oke, siap, Pak. Kamu jangan kamu tiru. Jangan tiru ya. Yes. Baik, Pak. Baik, Pak. Pastikan unit kamu itu dengan baik. Kamu ini sebagai ini harus memastikan sebelum kamu menegur orang. Oke, Pak. Eh, si enggak butuh jawaban deh. Tegas tuh. Tegas. Emang tegas tuh terdasal tuh. Siapa suruh siapa suruh balik kanan? Nice, nice, nice, nice. Aduh. Ar. Saya lupa lagi tadi SAR. Minta duit SER yang di dalam mobil gua itu merasa enggak salah temannya kayak begini. Nice. Hah? Merasa enggak salah kalian? Hm. Kena semua. Kena semua. Mampus kalian polisi-polisi gadungan. Ya, Bu. Gadungan juga. Ngagadungan juga. Itu beneran asli. Tapi melanggar kan, Pak? Iya betul. Oke. I enggak apa-apa. Enggak apa-apa. Enggak apa-apa. Padahal itu pangkatnya di atas kamu loh Korel. That’s why Pak Sir Andrew sebagai supervisor sini kamu. Kamu berdua. Aduh. Saya saya komander komander maksud saya saya Pak Dalas yar sabar ya masnya di mobil aja Pak ya udah siap Pak enggak apa-apa kamu kamu turun cuman oke siapa ya Yes sirak sir Andrew kenapa kak saya suruh push up dia nanya mantra apa maksudnya saya suruh kamu ini tukang sihir bagaimana kan maksud saya sori sori sir itu di satu mobil lagi kagak mau turun s parah s brengsek kamu brengsek kamu hei hei tolong berikan respect-nya ke sesama polis Ya, nanya-nanya mantra. Jangan malu kamu sama Rooky. Hah? Malu ini saya ini. Lihat ini seragam saya masih panjang. Saya udah posisi siap nih, Sor? Gogon temannya dikasih tahu coba kasih tahu gimana? Kamu doang nih. Kamu doang nih yang pusat nih. Gini gini officer nih. Jagoan biru. Jagoan biru. L iya. Jagoan biru ini. Jagoan biru kan? Jagoan neon. Jagoon gimana? Itu push up macam apa ituat teman kamu tuh. Eh, mantra apa? Nanya mantra ya. Kasih contoh Farel pus up. Kasih contoh. Lihat watch and learn ya. Yes. Watch and learn. Serar saya mau nanya nih. Emang di mobil berlima boleh ya? Officer semua siapa yang nanya? W kamu kamu nanyer how you do. Tuh, bagus. Sudah lihat proper repetition. Aduh. Aduh. Proper repete. Nah, itu tuh rambut biru tuh. Benar, benar. Good, good, good. Ini gogot tuh. Sabar. Malu kamu dijari. Ayo hitung hitung hitung. Ayo. Aduh, ini berapa SH? 9 10 11 12 enough jarang melakukan kesalahan enggak usah jawab mulu enggak saya suruh ngomong hah membela terus ya jujur ya saya supervisor malu loh sama kalian gogon apalagi nih apalagi saya sor saya diam-diam aja soru menjawab ah zero 4er siapa coba coba batsnya dicatat nant Nanti biar jadi catatan nanti. Ini Gogon Piro kamu siapa? Hia. Siapa? Hiya. Hya. Iya iya iya iya iya iya iya iya iya iya iya iya iu. Ya udah reparasi mobil kamu. Iya cepat kamu ke garage. Hitungan kelima kamu udah gak ada di depan saya. Siap siap kita. Ayo guys. Ingat mukaku ya. Ingat remember my face. Kita patroli ke daerah ke daerah ini. Mexico. Mexico. Mexico. Siapa? Siapa? Siapa? Siapa? Siapa? Saya tandain tuh daerah Mexico. Oke, let’s go. Let’s go. Let’s go. Leadership bagus ya, Barel ya. Nice loh, Farel nih. Iya. Saya belajar dari kalian, Bapak-bapak sekalian untuk keberanian berbicara dan juga keberanian untuk menegur. Walaupun saya masih roky, namun banyak pelajaran yang seperti saya petik dari Bapak-bapak sekalian. Terima kasih, Pak. Iya. Tapi mohon maaf, mohon maaf juga loh, Sir yang bapak-bapak Sir Markus. Oke, sir. Semua masih muda loh. Yes, sir. Ini juga oke enggak, Sur? Semuanya oke. Semuanya oke. Nah, apa lagi nih? Apa lagi? Apa lagi nih? Apa lagi nih? Ya, kita mulai diikuti standby. Weapon duit standby. Stand standby. Semua standby. Farel. Farel penjilat ya. Siap, Pak. Siapa? Siapa? Ada penembakan di sini. Oh, I like penembakan. Let’s do it, Pak. Duit, Pak. Saya siap. Coba ke areal Mexico, ya. Kita tanya anak-anak Mexico. Mexikan. Mexikan. Yang dekat toko tato. Toko tato itu di mana ya? Toko tato benar depan Tato. Oh, ini tempat anak Mexiko ya? Iya. Oh, daerah sini. Oh, gangster Mexico maksudnya, sir. H I don’t do it. Let’s do it. Cuma ada mobil. Coba diganggang. Cek mungkin dalam ganggang. Iya, di kanan mungkin. Yang kanan mungkin. Di kanan. Oke. Ini di sini ada juga itu depan negatif ya. Negatif. Negatif. Tidak ada. Mana anak-anak Meksiko ini? Ini tempat anak-anak Mexico berkumpul ini. Farel. Oke. Baik, Pak. Bagus. Catatel. Catat catat. Catat Farel. Oke. Saya catat Pak. depan, Kang. Baik, koordinat 181 sudah dicatat, Pak. Nice, nice. Ada for blood. Jangan lupa for blood juga saya ee sudah catat for blood. Oke, good, good, good. Ini ini apa? Kuning-kuning. Saya trauma sama kuning-kuning loh itu, Mas Serdalas. Saya kemarin dihostage sama mereka ada ya. Mana mereka ya? Anak-anak Mexico ya? Anak-anak Mexico ya. tadi di IS beberapa juga sepi. Ini sepi kita ke mana ya? Bagaimana kalau All Star, sir? Gimana Allstar? All Star kita balas dendam, Sir Marcus. No. Itu penghinaan yang luar biasa kemarin, Ser. Sir Markus. Betul. Setuju saya sama kamu. Tapi kebetulan kasusnya sudah kita selesaikan. Oh, sudah, sudah. I kebetulan kita juga terbalaskan kita dibalas juga ya. Oke, ya udah ya udah ya udah. Baik kalau begitu kita cari yang lain, Sir. Kita cari yang lain. Kita kita kenalkan dia dengan beberapa kelompok-kelompok yang sering membuat perusuhan. Oke, itu itu informasi yang sangat berguna dan perlu saya ketahui. Allstar udah motor motor dia kasino, kasino, itu tuh tuh kasino. RC let’s do that. Let’s do that. Geng motor, geng Thailand, geng Hongkong, geng Jepang. Saya siap siring Thailand ada aja mungkin ada mungkin siap Thailand bisa aja. Iya si nah ini nih apa nih? Oke. Itu mobilbaik tapi ngikutin kita itu saya pantau ini kita tetap awareness aja kita. Yap yap. Pink lagi, pink lagi. RGMC. RC. Oke, oke, oke. Motor. Motor. Kamu ke sana kamu tanya ya. Seolah-olah kita lagi patroli kan, apakah di sini aman atau tidak? Seperti itu. Nanti kamu parel. Ya, ya. Siap. Likenya officerus. Lagya officer menanyakan situasi aja tapi kita sambil mencari informasi di sana. Oke. Baik, baik baik. Tujuan utamanya ya. Yes, sir. Gali informasi. Gali informasi. Gali informasi sebanyak-banyak terkait dengan apapun ituun aktivitas apapun ya. Yes. Apapun itu. Oke. Oke. Oke. Siap siap. Aktivitas kriminal apapun. Oke. Oke. Oke. Oke. Oke. Tadi kamu merespon tertipnya gimana? merespon 31. Perampokan perampokan. Perampokan. Perampokan. Oh, perampokan tadi ya. Ee ee saya saya jujur diancam oleh sang ee penyandra namun saya ancam balik. Sir begini kita menggunakan psikologi menurut saya ya dengan with all respect. Kenapa saya ancam balik penyandranya walaupun memang mengancam keamanan dari yang di Sandra depan tuh. Karena mereka tidak akan seberani itu. Stop depan aja. Stop. Stop. Mereka tidak akan seberani itu saksi. ST. Oke. Ini kah ini dekat lain itu ada apa nih? Oke Parel silakan Parel tanya. Iya polisi. Selamat malam Bapak-bapak sekalian. Iya. Kenapa? Apa kabar? Baik, Ser. Kabar baik-baik, Ser. Iya. Kalian pernah ingat mungkin sekitar 15 tahun lalu di sebuah teater. Kenapa itu? Iya. Ingat sesuatu. Bapak-bapak dan seorang seorang pria dewasa dengan seorang wanita cantik dengan anak umur 8 tahun yang kalian mungkin ingat. Sudah ingat? Hah? Tidak. Oh, oke. Berarti saya enggak ingat sama sekali deh. Sori, Sir Markus ya. Oke ya. Selamat malam, Bapak-bapak. Ada apa di sini? Aman semuanya terkendali. Aman, Pak. Rameai-ramai ke aman. Aman, Pak. Rumah gua nih kenapa nih? Aman aman se. Oke. Iya. Ramai-ram ada apa nih? Tapi ram-ram ada apa? Patroli. Kita patroli ya. Kita lagi patroli aja. Kita lagi patroli aja ya. Kita sih cuman sharing aja nih sama ke sebelah lah klub sebelah kan dia nongkrongnya di sini. Kalau saya dia rada jauhan dikit tuh di bawahnya cari informasi. Oke. Jadi lagi nongkrong aja ya. Iya iya. Nongkrong lagi nongkrong seama pencita motor ya udah kita sama nongkrong aja. Iya. Oke, boleh mungkin salah satu dari kalian saya cek KTP-nya ya. Boleh saya. Saya boleh, Sir? Oke. Eh, boleh, boleh, boleh, Ser. Ditunjukin KTP-nya. Oke, Pak Tonik Jack Smerly. Yes. Oke, panggilnya Toni. Sir Toni. Oke, Sir Toni ya. Sir Toni. Boleh saya periksa juga? No. Jangan. Jangan. Jangan. Tidak, tidak. tidak dicurigai. Jadi, apakah kalian melihat aktivitas? Oh, tidak apa-apa. Ya udah, kalau tidak apa silakan. Oke. Oke. Karena kami di sini tidak menyembunyikan apa-apa. Silakan. Betul. Oke. Bisa menghadap ke depan, Pak Toni. Ini saya ngadap ke Bapak nih. Ngadap membelakangi saya, Pak. Oke, siap, Ser. Oke, Pak Toni. Bapak habis mancing ya sepertinya ya. Iya, saya cuman mancing di sini. Iya sih, kelihatannya aman nih. Mau digrill mungkin buat anak-anak juga ya? Mau bakar-bakar ya. Iya, nanti buat makan malam besok. Oke. Alright. Alright. Apa, Ser yang dicurigain di sini, Ser? Enggak. Enggak. Seems fine. Seems fine. Ya, kami mencurigai kalian karena kalian nongkrong malam-malam ya. Ini udah jam berapa coba dilihat jamnya. Oke, tidur saya tidur sekarang. Dan kami pun nongkrong di rumah kami sendiri, Sir. Betul. Nongkrong di rumah kalian. Iya nih. Iya. Ini kan ini bukannya public place. Ini seperti pubri. Ini bukan rumah. Ini bukan rumah ini. Ini bukan rumah. Betul. Ini bukan rumah. Tongkrongan kami, Ser. Maksudnya tongkrongan bukan rumah. Rumah kalian di mana? Kebetulan saya tinggal di sini juga. Ser semangat J. Ya, bagaimana Sir Marcus? Bisa diterima tidak? Oke, diterima. Diterima. Apakah di sini ada situasi-situasi mungkin kayak kriminal yang mungkin kalian laporkan ke kami? Eh, sepertinya tidak ya. Kita datang ke sini hanya untuk berbincang saja. Alright, alright kalau begitu. Oke, kayaknya cukup. He cukup masih aman. He cukup. Yakin, Sir Markus? Cukup ya. Coba diperiksa dulu motornya yang ini. Sebentar ya. Sebentar ya. Tas kamu Parel ya. Oke. Coba Mas ini e sir boleh dibuka bagasi belakang ini coba. Periksa coba turun dulu dari motor. W jeng. Hah? Kenapa, Ser? Oke. Tolong dibuka bagasi motor belakangnya. Apa yang terjadi, Brother? Oke, oke, ya udah. Aman aman aman aman. Oke, E Markus sepertinya aman. Aman. Ya udah kali kita kamu pamit dulu sama mereka kita kembali patroli ke arah jam ngarik sekali kita dicurig guys jadi gimana secara aman kan? Yes. Untuk saat ini kalian aman tapi next ya next kalau kita kembali lagi please pastikan tetap aman ya kalian mengerti maksudnya? Tetap aman tidak ada narkoba, tidak ada daun. Tidak ada aksi tembak-menembak. Tidak ada marijuana. Tidak ada seks bebas ya. Seks bebas itu kalian itu hak kalian lah. Tidak ada hal-hal yang berhubungan dengan kriminal. Oke oke oke hal itu. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih. Tadi ada suspus orang naik motor dia ngeradio. Kita mau ngobrol aja ngobrol ya. Have a good night. Lanjut ke geng yang itu yang di hotel depan itu. Ada hotel. Hotel depan. Yes, sir Marcus. Yes, sir. Ada geng juga di sana. Yes, sir. Hotel. Hotel. Hotel. Sering jual narkoba di sana. Sering jual narkoba. Itu dia. Itu dia target kita. Narkoba. Itu dia. Ya. Biar kamu tahu apa ya ee dalamannya kota ini gimana gitu loh. Baik, Pak Marcus. Berbahaya apa gitu. Back to 10 kalian. Serideoin sir. Videoin. Videoin. Iya. videoin pas ini kalian 61 61 yang tadi motor kuning ya? Motor motor warna hijau. Oh iya benar. Iya paling paling viral besok. Besok viral. Iya kita kan viral wi. Iya polisi iya polisi viral. Polisi viral. Oke ber kita ke sini nih. Ini paling sering nih. Paling sering ada cas di sini nih. Jual narkoba tuh yang ini nih kalau salah nih di masuk. Masuk dalam. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Jual narkoba marijuana ganja kita. kebumi hanguskan semua. Let’s go. Oke. Saya saya sangat senang dengan suara kamu ya. Yes. Yes. Paker intinya kamu bisa mengontrol aja diri kamu ya. Iya. Itu yang paling penting, Pak. Ya. Baik baik baik. Itu paling penting. Iya. Pelajaran paling penting ketika di lapangan itu komunikasi yang paling penting. Komunikasi juga. Betul. Siap. Begini Pak. Bayangkan Bapak mengingat wajah-wajah itu, Pak. wajah-wajah yang mengambil nyawa kedua orang tua Bapak dan Sara-Sara sekalian, Pak. Saya memang itu, Pak. Saya ada temperamen gara-gara itu, Pak. Saya setiap mendengar kata gangster, Pak, memang saya langsung kerigger, Pak. Dendam saya terpicu, Pak. Ini ada apa nih, Ser? Oke, oke. Ini, Pak. Ini, Pak. Apa ini? Ada apa ini? Ada apa ni? Ramai-ram aja, sini aja. Di sini aja, di sini. Stop, stop. Oke, stop. Oke. Parah. Oke, sama seperti yang tadi kamu coba cari gali informasi dan tanya situasinya mereka gimana di sini. I sir, selamat malam Bapak. Halo, sir. Everything good here? Halo, sir. Everything’s good here? Yes. Oke. Kalian melihat aktivitas-aktivitas yang tidak seharusnya di sekitar sini? Eh, sepertinya tidak, Ser. Sepertinya tidak. He, betul. Sejauh ini. Tapi kita sering berjualan narkoba di sini. Iya. Oh, kalau soal itu kalian jualan narkoba di sini? Oh, jelas. Tidak, tidak. Dari tadi kan polisi yang melintas di daerah sini berdiri di sini. Oke. Bilang kita sering menerima laporan kalau jual narkoba di sini. Iya. Kami mendapat laporan ada yang jual narkoba di sini. Boleh. Ada buktinya enggak, Ser? Kalau soal laporan itu mungkin dari warga-warga lainnya, Sir. Soalnya kami cuman nongkrong doang, ya? Betul. Ibaratnya rumah kamilah di sini, Sir. Oke. Betul sekali. Boleh saya lihat KTP-nya, Mas yang kacamata? Oh, boleh boleh. Hm. Coba tunjukin ke saya. Oh, enggak ini ya. Oke, Ser Markus, saya izin geledah ya. Silakan silakan. Oke, saya geleda dulu ya kalian ya. Itu soalnya geleda ini buat apa? Geleda ini untuk memastikan kalian tidak memang di sini tadi barusan ada buktinya enggak? Ada buktinya enggak? Bohong bagaimana? Kami mendapat laporan. Kami mendapat laporan. Jadi bahwa ada penjualan narkoba di sini. Tapi kan bukan kami, Ser. Gimana kalian ini begini? Bisa jadi bisa jadi kami hanya mengejar. Dia kabur dia kabur kejar. Dia kabur kejar. Can you stop please? Stop. Stop. Stop. Stop. Stop. Stop. Stop. Or I shoot. Stop or I shoot. Oh [ __ ] Kenapa? Stop. Stop or I shoot? Oke, oke, oke. Wah, wah, wah, wah, wah, wah. Kenapa, sir? Aduh. Aduh. Kenapa kamu lari? Kenapa kamu lari? Kalau memang kamu tidak menjual narkoba, kenapa kamu lari? Kenapa kamu lari? Alasannya apa itu coba? Saya ingin mengambil barang di bagian dalam sini. Enggak, tadi kamu masih berbicara dengan kami para polisi. Kenapa kamu tiba-tiba lari? Kalian berdua lebih tepatnya. Kita ingin mengambil barang. di mobil. Boleh kita periksa mobilnya ya? Mencurigan boleh. Periksa periksa. Ee periksa badannya ya Varel ya. Mereka mencurigakan. Hei kamu jangan bergerak yang baju putih. Oh siap siap siap siap. Dari segan Markus. Dari segan. Dari segan. Hah? There is coba Parel cek mobil dia. Parel kamu cek kamu cek. Bur di sini, di sini. Iya. Masuk ke k masuk masuk masuk. Kamu masuk. Oke, oke. Siap, siap, siap. Kamu cek di dalamnya ada apa itu? Kamu cek tuh. Otot I. Otot I. Oke. Oke. Otot. Otot I. Ezer. Eer. Hah? Otot I. Iya. I. Oke. Run. Don’t run. Yes, there is a G. Kenapa lari lagi? Ada apa? Ada apa dalam mobilnya? Parel. Ada apa? Apa ini? Ada pistol ada narkoba. Oh. Hah. Good job, Parel. Narkoba. Good job. Apa itu narkoba? Langsung borgol. Borgol parel. Borgol. Oke ya. Shut up ya. Ini kamu bisa bertestimoni di e ini apa di surat apa surat izin kita mendapatkan laporan dari warga ada penjualan narkoba di tapi dari tadi kan ser ngelihat sendiri itu hoaker aduh betul tidak tapi terbukti kamu bilang ke coba yang satunya lagi terbukti baju baju hitam ya saya cek ya di dalamnya ada narkoba itnya ada narkoba narkoba narkoba and gun gimana gimana kamu mau mengelek bana pistol pun ada ser dalam mobil cek cek pistol pistol pun oke diam ya jangan bergerak Detain dit. Good job, Parel. Good job. Good job. Oh, job. Oh, gengster-gengster zaman sekarang pintar ya. Mereka sangat pintar, Ser. Dan don’t run, down run. Mereka mencampur narkoba dengan milkshake. Barang bukti sudah saya temukan. Oke, milkshake-nya sesita hebat sekarang ya. Ya sudah, K. Kalau kamu tidak merasa bersalah, ya sudahlah. Loh, hebat, hebat, hebat, hebat, hebat. Kamu tadi sudah dicek juga kan? Oh, ya sudah, sudah, sudah. Ya sudah, ya sudah, ya. Sudah, tidak apa juga tidak apa juga. Sudah ya. Kamu tidak bisa mengelak karena ada barang buktinya. Kalau tidak ada barang bukti, kamu boleh mengajukan pada survisor atau nop. Nope. Kamu tidak bisa mengelak hal itu. Betul. Tapi bukan diriku. Betul. Kamu ini kendaraan umum, Ser. Betul. Kendaraan umum. Banyak orang makai kendaraan ini, Sir. Betul sekali, Sir. Saya kurang tahu untuk peluru. Iya, itu peluru tadi gimana? Peluru siapa? Peluru dan pisau. Peluru teman saya didipkan ke saya. Saya tangkap kamu ya. Diam. Apapun yang kamu katakan akan kita gunakan di pengadilan. Betul. Akan kita gunakan di pengadilan. saya nop. Oke, ini yang satu lagi, Sir, yang baju putih nih. E kita but break break kita butuh unit untuk kamu satu geng sama mereka berdua kan? Betul. Iya betul betul. Ini sudah diperiksa Ser barang buktinya diambil Melodas sudah sudah saya sudah ambil barang buktinya ambil ambil itu apa tuh? Aduh kamu berdua ini nakal. Bandel banget ya. Oh berarti dia bersih yang ini bersih ya. El kamu bawa dua suspek ini ke mobil kita. Cepat. Oke berjalan ke mobil. Ayo ikut aku ya. Ikutin officer Farel. Oke. Iya ikuti saya. Ikuti saya. Ikuti saya. Ikuti saya. Sini lompat di sini bisa. Lompat di sini bisa. Gendong saya. Saya gak bisa. Enggak ada masalah guys. Mereka ada pisau. Kocak sama pistol. Bisa tidak? Oke lompat sini. Oh bisa bisa. Oke. Udah diamankan tadi kalau banyak juga ya. Nanti kamu interogasi mereka ya. Siap siap siap masuk masuk. Ayo masuk mobil sini. Halo mas. He he heh. Don’t move. Ngapain kalian sini? Kenapa kalian bertopeng? Warga baru mau isi bensin, Pak. Warga baru. Iya. Kalian mau bercara dengan officer. Kenapa kalian pakai masker? Lepas masker. Hm. Lepas monster kalian. Warga baru, Pak. Kalian ngapain ke sini? Kok kalau warga baru ke sini ya? Penting mau isi bensin. Enggak ngerti caranya gimana. Iya, saya isi bonsin. Mana mobilnya? Di sana disuruh teman saya enggak bisa gerak. Isi bensin. Oke, kita balik ke kantor untuk interogasi suspek. Ya udah, kita balik aja ya. Ya udah, good luck dengan bensinnya ya. Tapi jangan pakai topeng di jalanan seperti itu ya. Iya. Iya. Pak, tolong ya. Kamu kamu dengan siapa boleh bantuak? Iya, tadi mobilnya penusar. Oke, coba naik naik naik cepat naik naik naik. Masuk terang ini. Satu orang. Terang, terang, terang, terang, terang. Bisa gak? Terang. Iya. Selamat bertugas. Hati-hati di jalan. Gimana? Betul kan teman kamu bawa sesuatu kan? I tapi kan bukan saya, Ser. Betul. Iya. Memang bukan kamu, tapi bisa jadi kamu sembunyikan di radio ini. Sebentar, sir. Sor sir mencurigakan sir par bisa jadi ada narkoba di radio itu. Cuman mau minta isi bensin loh, Pak. Ya tahanillak. Kalian berdua tidak ada hubungannya. Get the [ __ ] out. Bawa aja speakernya kalau gak teruk. Oke, aman aman speakernya coba tolong. Oke. Uh, gak bisa ya. Oke, speakernya rusak sor ya. Rusak. Tapi Bapak yang tribo, Bapak yang nunggu di sini aja nanti dijemput teman kita hati-hati di jalan. Oh disenggol kita balik kantor kita interogasi kita interogasi dia ya. Sabar ini tidak ada tumpangan. Syukur tidak ada narkoba di radion sir. Ser selamat bertugas sir ya. Good luck membeli radio baru ya sir ya. Alright. Ini unit kita belum ada tumbangan. Kasihan ini. Iya, kasihan dia. Gimana caranya? Suruh dia ke safety area dulu. Jangan di sini. Minta backup lagi mungkin. Mana ya? Mak coba minta radio dong. Ini backup. Makanya masih dia. Saya mau ngomong dia. Kia, Kia, Kia. Kamu radio aja kamu. Kamu radio. Kamu radio 77. Oke. Kamu jangan di situ. Itu hood. Itu hood. Kamu pergi ke sana ke ke warung atau mana? Warung. Warung. Batas suci. Warung. Warung. Jangan ditinggal. Diculik. Di jadi hoste. Jadi host dia warung. Ayo kita semak semak semak semak semak semak semunya di semak-semak. Nice nice. Yakin ditinggal ini? Udah udah nanti nanti kita apa ke SQ gobat kita suruh. Eh guys itu bisa jadi disembunyiin narkobain di radionya. Gua gak nembak orang guys, gua nembak radionya, Guys. Cara menangkap orang, ya Farel, ya. Good job kamu menangkapkan mendapatkan tangkapan besar hari ini, Farel. Terima kasih, Sir Markus. Terima kasih atas komplimennya. Terima kasih 24 Gog, silakan bisa jemput lagi untuk ke Turkiya. Masih di sana dia soalnya. Oh, nice drive sir. Nice, nice, nice. Kebetulan sebelah sini juga driver handel kita ya, bagus, bagus. Saya sangat terkagum dengan belokan belokan indah tadi, Sir. Terima kasih Farel. Terima kasih. What a drift. Terima kasih atas komplimennya Farel ya. Sama-sama. Iya, bakal interogasi. Saatnya pelajaran berikutnya, Farel. Yes, sir. Interogasi. Interogasi. Inogasi kamu kedua, Farel. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Sini, sini, sini, sini, sini, sini. Parel, sini parel. Oke, siap. Oke, saya I’m sorry. Sor Oh, saya pernah di ruangan ini sebelumnya. Yes. Time again. Oke. Ada dua nih, Sir. Pilih yang mana kamu mau mau interogasi tadi. Saya memulai dari yang ee baju putih karena dia yang paling ngeselin. Oke. Oke. Silakan, Bro. Bisa dijelasin milkshake-nya? Bisa dijelasin lagi diunten. Eh, soal apa? Milkshake. Milkshake. Oh, kamu enggak tahu apa-apa tentang milkshake. Betul. Kita enggak ada apa-apa. Oke, ber sori sir. Saya rasa yang baju hitam sir. Cek dulu. Ada baju hitam. Saya mulai dari yang baju hitam ya. Apa namanya? Tidak ada senjata dibukanya. Halo, Bro. Gimana rasanya udara di ruang tahanan? Ee sedikit sesak. Sedikit sesak. Sedikit pengap. Sedikit pengap. Oke. Agak susah sesek. Agak sesek napas. Iya. Betul. Betul kan? Kamu tahu enggak apa yang terjadi kalau kamu tidak menjawab pertanyaanku? Eh, kenapa itu? Kamu bukan sesak napas lagi melainkan habis napas. Karena akan ku cekek sampai mati. Aduh. Oke. Oke. Iya. Siap ya. Milkshake. Milkshake. Coba bisa jelasin milkshake-nya enggak? Milkshake. Yes, milkshake. Susu, guys. Susu kocok. Serend. Betul. Susu kocok sih. Rambut saya hilang. Ada apa dengan susu kocok? Jelek. Coba ambil di lantai rambut waktunya aja. Jelek. Jelek. Dibuka dulu borgolnya. Parel. Borgol buka. Oke. Ambil pakai kaki bisa enggak? Gak bisa. Ya udah. Buka borgolnya ya. Red longat gak apa-apa kan? Apaapa? Kenapa ya? Coba boleh diambil itu milkshake-nya di progresnya milodas itu yang ini yang putih. Iya. Coba dirasain milkshake-nya. Masih pura-pura enggak tahu. Eh, udah ada saya minum sebenarnya. Minum. Oke. Gimana rasanya? Hai. Hai. Mulai. Hai. Ya, manis. Manis. Ada apa rasa lagi? Apa lagi? Perasaan-perasaan seperti apa? Eh, manis dan sedikit as sedikit asem. Iya, karena ada campuran stroberinya. Iya, betul ya. Kamu mulai ngerasa ha. Ini orang ikutan Melodas yang ini progresnya yang baju putih itu. Kamu nih. Stop pura-pura. Stop pura-pura. Oke. Stop pura-pura. Kenapa ada pisau dan peluru di kantongmu tadi? Ya udah peluruan peluru. Oke. Ke tembok saya cuman dititipin. Boleh s peluru kamu tahu warga sipil tidak boleh memegang senjata berapi? Iya betul. Tapi saya enggak memegang senjata berapi ya S. Tapi peluru itu bagian dari senjata berapi, S. Ada senjata berapi. Oke. Betul. Ya, tapi kalau tapi kalau peluru enggak ada enggak ada pematoknya. Ser Iya. Oke, boleh sir ya itu kan kita mendapatkan satu karibel P 50. Iya. Itu punya kamu apa bukan? Yang mana? E50 di mobil. Ah, kebetulan saya tidak tahu. I kamu jujur. Karena tadi kan Serpara lihat kan dia tadi lari ke dalam mobil kan, Ser? Yes. Itu yang paling gegaba. Kenapa lari saat kita lagi interogasi? Iya, Ser. Kalau misalnya kayak gini kita bisa bilang kamu itu mau pengin menghilangkan evidence itu lebih banyak ser nanti dendanya dan kena hukumannya bukan narkoba dan juga senjata api. Betul kan? Itu milik kamu kan Ser? Bukan bukan bukan kamu kalau milik saya otomatis saya harusnya ke bagasi belakang dong untuk enggak ini bagasi depan bukan di belakang. Betul, betul, betul. Lebih ke senjata itu tadi. Iya, senjata itu. Oh, itu milik saya. Itu, itu kayak jiwa gangster. Sedangkan saya tadi duduk di bagian depan. Itu tidak boleh. Asal mengandalkan emosi. Tidak boleh. Iya, coba saya kantongnya, Ser. Oke. Ya, mungkin mungkin cocoknya di ini HS dikit-dikit tembakan peringatan. Dia tembakan peringatan. Tapi itu mobil itu milikmu bukan? Nyebar bukan. Iya kan? Saya punya saya motor bukan mobil. Ah udahlah. Ser Farel dia bohong Ser Farel. Badan bohong dari mana, Pak? Ya ampun, saya sama teman saya cuma mendengarkan lagu malam untuk menenangkan. Ear, kamu pernah lihat polisi sopan dan profesional enggak? Oke, pernah. Nah, itu yang tadi. Nah, kalau yang ini enggak. Nah, coba Parel. Sabar, Parel. Let me handle, Sir Marcus. Let me handle, ya. Nah, aku ini contoh yang contoh yang akan mencekekmu sampai mati, Ser. Ada tadi barusan banget. Akui kesalahanmu di depan MRPD. Heeh. E KTP dan kamu sebentar sebentar ya. Ada coba perhat saya Markus ini berarti harusuk harus kita denda kah? Habis. Iya denda. Tapi kamu glider dulu. Ambil dulu barang-barang ilegal di badan. I. Heeh. Oke ya. Saya sudah cek kamu menggunakan saya geleda dulu ya. Illegal. Oke, ada orang. Silakan ser jangan jangan buka kantong dulu. Bentar. Oke dulu. Saya harus barang-bbarang sormedu ya. Barang-barang bersenjatamu. Saya harus sita buka lagi ya kamu ya. Dan juga milkshake-nya saya ambil lagi ya. Oke si oke sir. 10 orang ada kali. Oke sir. No. Dan juga cincin emas. Cincin perakmu saya ambil juga. Astagfirullah. Jangan ser itu pemberian dari itu kemarin saya suruh beli. Oke, ya udah kalau begitu pelurunya saya ambil ser ya. Peluru saya ambil. Oke, betul. He ambil. Dan ini e tongkat baseball buat apa? Hanya kamu tongkat baseball. Saya kebetulan hobi baseball di sini. Oke, saya biarkan itu kepada kepada ya. Oke, sebentar saya lihat dulu fotonya. Saya dulu kamu berapa. Oke. Tapi jangan terlalu dekat ya. Apa lagi nih? Kenapa? Kenapa foto kita, Sir ini sangat sus? Kenapa foto? Ini dia menandai kita ini karena mereka menandai kita. Enggak polisi saya sebenarnya menghormati sangat menghormati polisi. Makanya saya mendokumentasikan polisi. Berapa lama? Karena dia hanya menggunakan bawah ini itu privasi kita kasih lepas. Kamu tahu hak-hak privasi ser? Dipukul dong. Jadi gini saya adalah sebenarnya fotografer. Sabar senjata benar s dia bilang dia fotografer sir. Dia bilang dia fotografer. Saya foto karena mau saya kasih kesannya apakah ini bagus atau tidak. Foto saya dapat pendapat darinya. Kalian cek aja penot silakan dicek aja penakot yang baru. Sebentar sir ya sebentar ya. Saya juga saya cek tas juga s difoto saya sama wah ditandain saya difoto sama si Farel. Jangan-jangan saya ditandain sama pr didendai berapa? 5.000. Keren. Oh, boleh. Oke. Oh, kamu punya senjata laras panjang juga di tasmu ya? Dia punya senjata laras panjang serusur dan juga foto-foto yang mencurigakan. Saya ambil semua fotonya ya. Panjang. Betul. Iya betul. Saya ambil semua fotonya. 872 Ser itu hasil foto saya ser enggak saya lihat dulu. Saya cek dulu. Saya kaget. Saya kira K lihat S lihat S foto-fotonya S anjir. Oh bagus sih itu. Sebentar ya foto apa ini? Pemandangan nih foto silakan dilihat-lihat dulu ser pemandangan Depot suka pemandangan. Oke oke oke oke. Nice nice. Well well well. Gimana Sir? Ada apaar bank apa kali e cash kalau foto pemandangan. Bagus, bagus, bagus, bagus, bagus. Bagus juga ya bakatmu sebagai fotografer. Nah, gimana sih? Tapi kenapa seorang fotografer memegang senjata laras panjang? Oke, sini sini sini. Bukan sir, itu adalah senjata untuk berburung. Saya menggunakan itu untuk masuk untuk mendapatkan uang dia udah bayar juga. Oke, untuk suruh keluar aja enggak apa-apa atau menunggu temannya? Enggak apa-apa kalau tunggu temannya. Ah, boleh mau nunggu temannya. Mana tadi yang jualan itu? Ramai banget. Ya udah, Ser Markus dan e Bapak-bapak yang lain, Bapak yang handle aja deh kamu. Oke. Ini un kasih denda. Dia kasih denda itu habis itu keluarin masuk kamu kamu aja yang sebelah Farel. Sini sebentar. Sini sini sebentar. Cukup cukup sini sini sebentar ya. Ini sebentar sini sebentar barel memoto bokong wanita ya. Nice. Sebentar saya mau tanya sebentar. I s Dasas kamu masuk station enggak? Radio masuk station masuk sir. Radio berapa kamu? Eh not connect. Sori tadi saya ee saya putuskan dari teks du, SAR. Oke, saya coba mau pastikan kamu tahu cara menggunakan radio, ya. Walaupun kamu enggak suka sama radionya, Iya. Setidaknya tahu cara menggunakannya, ya, Ser. Coba kamu masuk teks 1. Teks satu, ya, Ser sentral, ya. Lalu kamu coba komunikasi teks satu ya, S ya. Atau I teks 1. Oke, komunikasi. apa namanya? Take one check gitu aja. Oke. Dispatch this is 71 72 up. Nah, itu masuk Central PD. Central PD kalau kamu tahu cara pindahnya. Oh. Sentral. Kalau enggak tahu biar diajarin maksudnya gitu loh. Iya maksudnya kita mau ngajarin nih. Enggak tahu. Kamu ngomong aja. Kamu ngomong a. Tes tes 1 tes tes tes 1 tes. Ada tombol F1 di radio kamu tuh. Yes. Yes. Masuk sir masuk sir kamu masuk radio channel Central PD. Sentral PD sudah sir. Bisa dari situ instan. Oke. Sudah sudah. Tes ngomong, Sir. Halo, Sir. Tuh, kayaknya dia agak kebingungan soal radio ini. Halo. Masuk masuk masuk masuk masuk. Sudah tadi kamu masuk ke Central PD? Udah sudah saya sudah masuk di Central PD. Oke, sekarang coba kamu gunakan kamu tes central check gitu. Central check. Oke. Saya sepertinya saya tahu deh dia paslah di mana masalahnya di mana? Apa tuh masalahnya? Masalahnya di mana? Tidak tahu dia tidak tahu untuk memencet radio radio. Oh radion tidak tahu dia sepertinya. Eh biar mudah mungkin kita c dulu ya barel ya. Kamuak itu kan ada ada angka satu tuh di sebelah angka satu ada kutip gitu. Kamu di angka satu ada kutip. Baik. Y itu ditekan di angka channel satu maksudnya ser di atas. Di atas tab. Di atas tab. Takutnya enggak ada lagi atau mungkin dia beda. Iya takutnya beda. Asalnya beberapa ada yang beda itu bisa jadi. Bisa jadi atau enggak langsung aja ini kita ke setting I dipastikan langsung aja ya kita aja langsung alt langsung saja ke setting setting. Setting. Oke. Setting setting. Setting. Setting. Setting. Keyinding. Key binding. Key binding. Oke. Oke. Habis itu ke 5M. 5M. Oke, sir. Oke, kita cari kalau enggak salah talk over radio. Talk over radio. Yes, sir. Talk over radio. Oke, dapat sir. Left alt. Itu dia pencetan untuk kamu bisa ngomong di radio. Oh, saran saya jangan alt kamu. Coba coba diganti senyaman kamu aja. Senyaman kamu. Mungkin bisa dicck. Oke, siap. atau di button mouse kamu terserah. Nah, nah, nah masuk. Oh, dari tadi saya ngomong sama angin berarti di radio. Oke, oke, masuk. Coba tes ya. This is 71 72 teaming up with Sir Marcus and friend. Good, good, good. Masuk, sir. Nah, kamu lepas, kamu lepas, kamu lepas. Lepas, kamu udah keluar lepas. Listen satu aman. Itu dulu sebenarnya kan. Aman, aman, aman, aman, aman, aman, aman, aman, aman, good job. Good job. Dari, dari semua cas kamu yang kamu selesaikan hari ini, itu yang saya suka. Itu ya yang paling signifikan ya. Karena komunikasi itu penting. Yes, sir. Wow, itu sangat-sangat ilmu yang berguna bagi saya, Sir. Terima kasih, Ser. Iya. Jadi, untuk mudah ketika kamu ingin masuk radio ee radionya enggak bisa enggak kamu use, bisa kamu langsung dari F1 Radio Channel langsung masuk Central PD. Oh, begitu sir. Teknologianya teknologia. Teknologia. Oke, itu dia. Ah, lihat lihat tangan saya bergerak, Ser. Sor, S. Maksud saya ini, maaf enggak tangan saya bergerak yang ini, Sir. Sebentar, soras. Iya, betul, betul. Lihat tangan saya. Ah, itu suara-suara masuk. Suara. Oh, suaranya masuk. Nice, nice, nice, nice, nice. Semua officer. Jadi nanti ketika kamu sedang menangani kasus kan itu pasti akan ada menyesuaikan ya, masuk tag mana aja gitu kan. Tinggal kamu sesuaikan ya. Yes, sir. Thank you sir ya. Jadi enggak melularus di sentral kamu bisa pindah-pindah. Jadi ketika kamu sudah selesai kasusnya balik lagi ke sentral. Es oke bagus. Tadi menggeleda sudah bisa ya? Menggeleda udah bisa sir. Gampang sir. Saya paling suka menggeleda, Sir. Paling saling kamu. Suka menggeleda. Enggak apa-apa enggak apa-apa. Oke, oke, oke, oke, oke. Yang rambut merah sama rambut ungu siapa namanya, Guys? Iya. Terus senjata kamu. Kamu ambil juga tuh senjata tuh. Ini saya akan taruh di barang bukti di kepolisian nanti. Saya mau nanya kamu. I SAR Markus, narkoba tadi mana narkobanya? Narkoba ini, S kasih saya. Oh, mau kamu pakai ya? Enggak, saya mau ini. Saya mau taruh ke barang bukti. Kamu kasih ke S Markus, ya. Saya taruh di lantai, Sir. Ini, Sir. Oh, di lantai. Itu bukan narkoba. Itu ada narkobanya, Sir. Dicampur di dalam milkshake. Sirksake ada narkoba di dalam milkshake-nya, Sir. Transmus milkshake. Milkshake. Sir Markus. Jadi kalau enggak percaya kamu cek ke forensik Marcus. Iya. I nanti dicek di forensik. Boleh. Boleh. Oke. Kita dapat masalah lagi dejual narkoba. Oke. Karena memang mereka sudah pintar bergerak dengan memasukkan narkoba ke dalam ee drinkable FNB. Oke. Tapi tadi kamu udah bisa buka glove box mobil kan? Sudah bisa, Sir. Oke, nice. Sudah bisa, Ser. Ya kan dia yang nemuin ya tadi ya. Iya, iya iya iya. Kamu tahu, Parel, saya menjadi polisi 7 hari. 7 hari baru saya bisa nangkap orang. Kamu 2 hari jadi polisi. Waduh, sudah bisa menangkap. Luar biasa. Kita kasih applause buat Parel. Applause. Wow. Terima kasih ee Bapak-bapak SH sekalian atas komplimennya. Oke, ayo Farel kita ke depan tes selanjutnya kita tes yang basic dulu ya Farel. Yes, sir. Lompat kamu Farel. Oh, sebentar ya. L sini aja dekat ini. Ini parel siniel. Oke oke oke. Gua kalian udah gua bilang enggak percaya sama gua, guys. Ngatur-ngatur gua. Kalian ngatur-ngatur gua, coy. Gua cepat, coy. Naik pangkat dan dipuji sama polisi lain. Kalian mau ngatur-ngatur gua? Kalian tuh jadi polisi harus berani, Guys. Jangan terlalu ikuti SOP, Bro. Kalian tuh terlalu ikuti SOP itu kalian jadi budak, Guys. Kan you have to act, bro. You have to act, bro. Act, quick, quick. Bam, bem, bem, bem, bem. Ya. Oke, ini pelajaran selanjutnya, ya. Ya sirel, I’m ready, sir. Eh, rambut merah Andrew kan ya? Andrew namanya apa, Michael? Guys, sebentar, S. Saya agak kehausan, S. Itu kehausan kamu. Kamu kahausan. Eh, sebentar. Ada, ada, ada ada ada ada sedikit sih, S. Kalau engak keberatan ya. Aman-aman nih. Yes. Oke, kita ada apa di coba kamu periksa tu ya. Ini milkshake-nya aman. Yang ini milake aman aman aman. Enggak ada enggak ada kontaminasi aneh-aneh. Aman. Oke, nice nice. Kamu masuk ke dalam kamu cek sir. Oke, saya cek sir. Ada apa nih? Ih, katanya kamu bisa ada tadi itu, Sir, saya cek bagian belakangnya, Sir. Untuk bagian dalamnya saya melihat sekila, Ser. Ser ini siapa aja? Ini ada Sir Markus, Serdala, saya sama Ser Farel. Yes, Farel. Oke. Saya cuman pesan sesuatu sama kalian. Tes di mana ya? Iya. Apa tuh? Oh, kenapa itu? Coba dicek ada apa di gloaknya. Oke, saya cek SAR ya untuk bagian terangnya S ya. Masih glove box. Glove box. Oh, glove box-nya. Oke, makasih ya. Ini sar bisa sebentar enggak usah ke mana-mana. Menchatnya ah. Coba F2. F2 kalau enggak mau. Oke. Oke, sir. Ini ada rokok, Ser. Ada rokok. Ada rokok. Bukan. Ada rokok, Ser. Kamu lihat lagi rokok itu beneran rokok bukan? Coba di make share di share. Oh itu pe ser pil. Yes. Oke sudah sudah berhasil ya. Sekarang kita pastikan lagi untuk bagasi ya. Oke kita cek bagasi. Terang terang terang terang terang. Cek terang. Cek terang. Sekarang Fareler. Coba cek terang ya. Kita cek ya. Ini dari kelihatannya sih kosong, Ser. Pas saat dibuka kosong. Coba kita gali lebih lanjut, ya. Silakan. Dicek yang benar. Ayo, ayo dicek yang benar. Ayo. Ada bandage, ada bandage. Pintar. Good. Very good. Very good. Very good. Very good. Alri, alright alright alrightnya udah good berarti nih. Oke. Good. Good. So far so good. Ya, basicnya good. So far so good. So far so tiba-tiba ada foto banyak ini di dashboard ini. Ditaruh foto siapa ini? Kamu taruh itu foto yang gini. Barangkali ser-sar sekalian pengin foto-foto yang estetik bisa ambil aja di situ. Oh itu hasil geleda saya tadi. Iya hasil geleda tadi. Heh sebentar. Itu salah satu hukuman lah buat dia. Fotonya diambil. Foto orang geleda. Foto orang apa kamu ambil? Parel sini Parel dokter nih Parel coba tanya dia perlu apa rumah tangga Bapak ini aku perlunya kamu hah astaga kamu turun dulu turun turun turun turun Oh ini ya dokter ini. Oh ini dokter kangen iya iya saya dokter masih kerja. Oh iya ya aku kan udah offut. Halo dokter itu sori kancingnya boleh ditutup dok ya Farel. Eh, saya enggak bisa, Ser. Ini emang poster badan saya seperti ini, gitu. Gimana, Ser? Marcus kayaknya bajunya kurang gede deh. Karena dengan dengan sangat hormat, Dok, ini pasien-pasienya bukannya tambah sembuh malah tambah sakit, Dok. Kenapa? Wah, ini eh kenapa ini Snya? Dengan siapa ini? Saya ee saya Rocky di sini. Saya memang Rocky di sini. Saya Rocky. Yes, saya Farel. Horek, Dok. Farel. Yes, Fa. Oke. Iya. Ya. Salam kenal, Dok. Dokter siapa dengan? Siapa? Kalau kamu sakit, kamu bisa diobatin nama dia. Farel. Nama saya eh Dr. B. Dokter B. Oke. Salam kenal, Dokter B. Iya, salam kenal juga ya, Farel ya. Oke. Oh, jadi ini Farel nih baru nih. Yap. Oh, dididik ya nanti ya. Ya, memang dididik. Iya. Kamu enggak kerja? Udah selesai. Baru selesai operasi tadi. Iya, aku masih kerja ya. Nanti aku telepon. Oh, ya udah. Oke, alright. Ya, ya udah. Kangen. Oh, really? Pipi. Oh, enggak boleh. Ya udah, ya udah. Enggak, enggak. Oh, sorus. Sir Markus itu kekasihnya Sir Markus. Udah, udah, udah. Em. Iya. Wah, rumah tangga ini. Far. Sorry. With all respect, Sir Markus. Saya tidak bermaksud menyinggung sama sekali dengan perkataan saya tadi. Oh, no. Gak apa-apa, gak apa-apa. Oke, saya harap Sir Markus tidak menganggap itu sebagai offensif, Sir. Ya. No, no, no, no, no. Biasa biasa itu. But she’s hot. This is ya. This is Los Santos. Parah. Oke, ya udah. Alright. Kiba truk molt sama Dallas dulu. Tanya sama Dallas apa? Apalagi harus loh kok yang ini udah keluar. Oh iya emang tadi bebas ya itu tuh kayaknya mer. Oke oke oke oke. Saya harus kerja dulu I sekali lagi maaf Markus ya perkataan saya tadi no saya pikir siapa. Oke. Oke. Nah kamu coba follow up lagi. Kalau misalnya dia masih belum bisa ee minta dia ya request ke Taurus atau ke siapa nanti ya. Oke. Oke. Nanti saya kabarkan. Oke, bisa dipahami ya? Heeh. Kenapa, Faril? Kamu endus-endus hidung saya. Enggak, saya kenapa kencang banget? Saya cuma nguping aja, Ser. Ada apa? Saya saya tertarik dengan dengan apa yang kalian bicarakan. Mungkin ada penembakan lagi ya? Kenalan dong kalau baru lihat. Oh, ini dengan SAR. Siapa nih? Oh, I saya Sir. Eh, Farel Horex, Sir. Oh, Sir Farel Horekx. I, sir. Oke, salam kenal Sir Farel Horek. Kita udah ketemu tapi belum kenalan. Carlos Lutan. Iya. Oke, Sir Carlos, salam kenal. Saya Ark Silvester. Ar Silvester. Salam kenal. Betul. Salam polisi semuanya. Salam polisi. Pendapat kamu dari mana? Senjata itu senjata ini hasil saya geleda. Saya mau taruh di e barang forensik. Hm. Evidence ya? Kok forensik? Iya. Barang evidence. Evidence. Barang bukti. Barang bukti. Ada forensik baru. Iya. Barang bukti. Barang bukti maksud saya. Iya. Di mana ya barang buktinya? tempat naruh barang buktinya ya. Nah, sini besar ya. Sini kita ajarin sini. Thank you. Thank thank patrol locker boleh. Oh, di loker situ saya tadi yang pelurunya itu ada sama kamu kan? Pelurunya sama saya juga ser oke dia berarti dia enggak ada lisensi kan Farel tadi cas tadi nomor berapa ya? Coba dicek dulu di MDT cas tadi nomor berapa apanya Ser? Markus tadi case tadi nomor entar dia anggota T ya. Oke. Oke. Bentar saya cek ya Om Markus. Hmm. Cek nomor berapa tuh terkait dengan ini ya. Enggak ada hunting lens ya. Oh taruh di sini ya. Otot mata ke sini nih. Oke sir. Locker number-nya berapa s cek di MDT tuh. Oh cek dulu di di MDT ya. Oke. Di MDT. Cek di MDT. Itu nomor berapa tadi yang tadi reporting tadi ya? Reporting nomor berapa tadi ya? Enggak bisa kebuka. Wah enggak dibuat ini. Apa tadi MDT-nya Sur? Enggak ada yang buat. Ada yang buat kah? MDT-nya siapa? Ya udah ya, saya enggak ikut itu ya. Ya udah, ya udah nanti di ini lagi. Oke. Hek jadi berapa s ininya? Enggak enggak ada loh police evidence-nya. Masukin ke 110 aja. Oke. 11 ya sir. Kamu ketik di situ tuh kosong. Oke, saya masukin semua ya, semua pelurunya ya. rambutnya sempat hilang. Gu juga bingung. Kamu kamu enggak dibotakin kan kemarin? Enggak enggak enggak tuh mau nemenin saya rambutnya. Sudah Farel sudah sir. Oke listen berikutnya. Iya sir rambut saya ini terkait sini kis dulu kita yang lain itu lagi bisa dikuncir kamu. Iya akhirnya saya pilih dulu terkait range suara. Range suara. Oke, paham enggak kamu itu maksudnya? Paham. Paham. Paham. Jadi sometime kamu kalau lagi di mobil kan harus teriak ruh. Yes. Yes, sir. Serah. Siap. Heeh. Sudah tahu cara gantinya? Sudah tahu, Ser. Otot cacing. Otot cacing? Iya, kalau di saya otot cacing. Oke, saya coba ke pojok ya. Nanti kamu teriak ya. Oke. Yuk, coba teriak sampai titik ketiga. Sampai titik ketiga. Shooting. Shoting. Saya teriak ya sampai masuk birunya kan. Iya. Coba teriak. Harus lebih dekat, Sir. Oh, enggak. Enggak harus. Nah, coba kamu whisper. Saya teriak, ya. Ya, dari sini ya. Coba dikurangin range-nya satu. Coba suara satu. Suara satu nih. Nah, coba diteriakin lagi. Salam polisi. Enggak kena. Enggak kedengaran suara tiga berarti. Oke, teriakin lagi. Salam polisi. Ah, good, good, good. Oke, nice, nice, nice. Oke. Oke. Jadi kedengaran saya sudah paham yang itu, Ser. Jadi, ya maksudnya digunakan sesuai situasi ya. Yes, sir. Nah, oke. Kalau kalau kamu pengin berbisik suara satu, kalau kamu pengin berteriak suaranya tiga. Oke, siap. Sir, siap siap. Paham paham paham paham. Jadi tadi kamu kan ee interogasi bisik-bisik ya. Iya, S. Nah, kita tuh enggak dengar jadi kita enggak bisa antisipasi. Oke. Oke. Nanti next saya akan lebih ini ya pakai suara tiga ya lebih keras suaranya ya. Enggak harus tiga juga normal lah. Normal normal. Normal. Baik Sir. Baik Sir. Siap Sir. Siap. Oke. Siap Sir. Siap. Paham sir? Saya rasa sudah. Nanti kalau ada yang kita ingat lagi kita akan beri ya. Yes pastinya sir. Dan kalau ada tugas-tugas yang genting lagi kasih tahu saya. E ini viral pokoknya intinya kamu jangan malu bertanya lah. Intinya itu pasti pasti saya akan sering bertanya. Kalau sama saya sehari harus ada satu tangkapan ya par sehari itu sehari harus ada. Saya suka menangkap kriminal sir. Please sir libatkan saya di penembakan besar sir. Yakin kamu? Yes. Yakin, sir? Saya ingin senjata laras panjang karena memang tujuan saya untuk cuman kalian yang bisa sependapat dengan saya itu saya menembak para gangster, SAR. Polisi-polisi lain tidak bisa menerima ideologi saya itu. Oke, ya. Kamu kamu hanya cocok ngobrol ini sama tim SWAT, ya. Oke, Tim SWAT. Yes, sir. Ya, jadi dengerin saya. Kamu ingin dilibatkan ke peperangan, kan? Yes. Gangster. Gengster, sir. Gangster nih. Iya. Peperangan gangster kan, gangster? Ini kalau memang besok kamu bisa ondati lagi di malam hari, saya jamin kamu terlibat. Terlibat di penembakan besar para gangster. Pas saya jamin so I’m so ready for that. Ya, kalau memang kamu kalau memang kamu bersedia untuk kondati besok kita akan party besok. Oke, sir. I kita akan party menggunakan senjata. Saya tunggu ya besok ya kam. I Sir Markus, Sir Andrew, Sir Carlos, Sir Dallas, Sir I Oke, Demian itu. Itu Demian tuh. Demian kamu sini sini sini sini kamu kenalin kenalin kenalin sama Demian dulu oke S Demian oh maksudnya orang baru Demian ini di sini orang baru saya kira saya kira saya salah nama sir Demian sini kamu kenalin dulu nih rooky baru kenal dengan siapa ini ya salam kenal saya Ri Farel Horex sir oh salam benar Farex ya sayaan saya officer Apa? Oh, tinggian Demi. Tinggian tinggian Demian. Oh, berarti itu atasan saya lebih di atas saya. Enggak, baru baru saya baru naik. Saya saya jangan atasan saya itu hanya teman ya sini ya. Oke. Salam kenal Sir Demian. Salam kenal sir Farel. Yes. Kita ya kalian ya. Iya agak ku ya. Maksudnya gini laki-laki sama laki-laki. Saya kamu kan ini baru naik PO2 Demian. I. Yes. Jadi ini juga rooky tentunya kan PO2 kamu tahulah tugasnya apa. Yes. Pertanggung jawab K ruki bukan? Ya, itu juga termasuk. Jadi ya walaupun emang secara rengkan beda tetap belajar apa namanya saling belajar kamu juga tetap ngajarin juga ke ruki-rukinya. Siap. Besar geser ya. Yang paling itu. Semoga kalian bisa bertemu lagi suatu saat ya. Yes. Semoga kita ada kesempatan di semoga kita ada kesempatan bekerja sama Seran. Iya. I siap. Bisa nih cocok ini. Loh ada. Coba kalian patrol aja berdua kan kesempatan bekerja sama itu. Iya. Oke. Boleh boleh boleh boleh. Dibimbing mungkin nanti sama yang senior juga satu dua gitu. Siap. Officer dua Demians. Yes sir. Salam polisi. Salam polisi. Serdas. Tapi seya mereka belum punya kendaraan serdal demian ini ada yang mencari kamu di depan belum punya kendaraan dia. Oh belum punya kendaraan dia. Itu James ya itu ya urusannya ya bisa dipinjamin basic kok sementara. Pinjamin pinjamin. Heeh. Biar bisa patroli juga. Benar gimana? Yes. Well noted sir. Terima kasih semuanya Bapak-bapak polisi. Sersare polisi semua. Saya akan belajar lebih banyak dan saya akan lebih berambisi untuk menembak untuk belajar lebih banyak juga. 61 dan pastinya saya tidak akan mengecewakan kalian. Siap. Lihat satu hari satu tangkapan. Nice nice nice. Benar. Iya. Tapi kamu ngerti cara ngecilin radio kan? Ngecilin volume. Volume. Oke. Sudah diajarin Seras? Sudah. Saya sudah belajar tentang aman ya. Biar enggak biar enggak bingung kalau berisik di radio ya. Sir. Heeh. Heeh. Ya udah kalau begitu. Ya udah kita istirahat sebentar ya. Istirahat sebentar. Istirat sebentar. Maksudnya juga sebetulnya lumayan capek saya habis. Boleh kita boleh off duty ya. Boleh boleh boleh. Oke. Sebentar sebentar ini ada bingkisan. Oh bingkisan boleh. Hm. Dapat bingkisan tuh. Oke. Untuk kamu apa? Demian dan Farel ya. Oh untuk kita berdua. Khusus kita berdua. Share. Oke y. Eh bagus bagus bagus sekali. Well. Ya udah ya udah kalau emang kalian mau off duty silakan tapi ingat kalau mau off duty harus apa coba? Report report reportah coba kalian report lahuti bisa gak tuh coba share dian mungkin boleh dicontohkan silakan oke saya nyalain rati dulu bentar rtinya nanti habis kok saya gak bisa buka kantong sebentar ya kok rambutmu udah jambul lagi tu ya iya jambul merah mana jambul merah panjang ceritanya nya dulu ya. Oke. Kamu kamu jam segini mah enggak ada. Kamu dengar gak tadi? Kamu dengar si Farel ee rel? Iya dengar dengar sedikit. Respon respon responangan dengar dengar dengar kamu dengar. Oke coba silakan Damian. Ayo ayo kita kita e saya melatih eh langsung tanpa radio dulu S ya. Oke boleh. Oke. Oke. Karena saya punya cosine 7291 jadi serarel kurang lebih cara untuk kayak gini nih. Yes. Sir, this is 7291 reporting 1042. Thank you for today. Have a great day. Oke. H coba diingat ya. This is 7. This is 71. 72 reporting to end duty. Thank you. Itu7. Iya. Begitu kan? Kurang lebih begitu. Coba itu singkatnya kayak gitu. Singkatnya begitu. Bentar dia punya ksen enggak? Si udah punya belum? Punya punya punya kasih belum? Bitch adapter. Oke, boleh diulangi lagi sir Damian mencontohkan Damian. Nah, sekarang mungkin S Damian mau beneran boleh. Oke, beneran ya. Beneran ya. Beneran lagi ngomong sabar sabar lagi ngomong tapi. Oke, boleh terlear. This is1 reporting 1042. Thank you for today and have a great day. 42. Oke, saya coba ya. Nah, coba diomong dulu. Ngomong dulu. Jangan dulu ya. Ngomong dulu. Oke, kita coba dulu ya. Coba saya coba sehat. This is 71 72 reporting 10 to. Thank you for today. Oke. 1042. 1042 102. Oke, 102. Oke, ulang ulang ulang. Nah, itu. Oke, coba lagi ngomong. This is 71 reportings 1042. Thank you for today. Good. Oke, saya coba di radio ya. Tawasan kamu kurang lengkap. 71 72 71 72. Oke, 71 72. Oke, let’s go. Kamu PD sebentar. tadi apa reportingnya S Damian? Maaf yang angka-angka selanjutnya. Oke, call sign kamu berarti 70 eh. Oke, ini 71 72 reporting 1042 thank you for today. 1042. Oke, 1042 ya. 1042. This is 7172 reporting 1042. Thank you for today. Salam polisi. Go go. Very very good. Wi sekarang sudah polisi ya. Sepertinya kamu sudah bisa berarti. Yes sir. Yes sir. Perkembangan yang luar biasa. Yes sir. Thank you sir. Thank you. Thank you sir. Berarti artinya kalau kalian sudah off kalian sudah boleh beristirahat. Terima kasih. Terima kasih. Kalian boleh keluar radio dan pulang ke rumah masing-masing. Oke. Boleh. Kamu boleh berjalan-jalan di kota. Oke. Siap. Sir, thank you, sir. Oke, kita ganti baju dulu ya. Kita ganti baju dulu. Hati-hati ya kalian ya. Iya. Thank you, S. Eh, Sir Damian lokernya di mana Sir? Ini Sir, sini sir. Ada loker? Oh, lokernya di situ S. Betul S. Sepertinya saya merasa akrab sama Sir Demian. Iya. Nita kita ganti bareng kali ya. Sampai kita sambil kita ganti barang, saya boleh bercerita sedikit enggak, Sir? Apa? Apa, Sir? Saya merasa nyaman sama Ser Demian dan saya rasa saya bisa share cerita ini ke Sir dan cuma saya cuma pertama kali share cerita ini ke S Demian. Jadi pertama kali saya cerita enggak apa-apa sil ganti baju aja. Jadi oke sewaktu saya kecil Sir saya pernah diajak untuk nonton sama orang tua saya di teater ya. Dan pada waktu itu di malam hari itu saya ingat banget, Sir, pintu depan dari teater terkunci, Sir. Oke. Iya. Terpaksa saya dan orang tua saya harus jalan dari belakang ee pintu keluar di mana pada malam itu ada sebuah gang kecil dan saya ingat selalu di malam itu peristiwa yang sangat mengerikan, Ser. Aduh, apa itu? Ada seorang gangster yang ingin merampok ayah dan ibu saya di saat saya masih berusia 7 tahun. Dan tidak cuma merampok, rupanya gangster itu mau lebih. Dan pada malam hari-hari itu orang tua saya terbunuh, Card. Demian. Oh my God. Ya, Sir, itu pertama kali saya cerita dan di situlah saya bersumpah untuk membumihanguskan semua gangster, S. Damian. Oke, jadi ya itu saya hanya merasa nyaman sama Seran. Tapi saya baru sadar, Sir, muka kita cukup unik, Sir, ya dibandingkan polisi yang lain, Sir. Iya, betul. Coba kita lihat ke depan, Ser. Ayo, Sat depan. Iya, sepertinya kita bisa menjadi partner yang baik, S. Betul. Oke, terima kasih sudah mendengarkan. kamu untuk i saya akan membantu kamu juga untuk mencari orang-orang yang emang sudah membuat masalah kamu menjadi kelam itu. I dendam itu sampai sekarang terus muncul di mimpi buruk saya dan saya benar-benar selalu kepikiran untuk mencari gangster dan membumianguskan semua gangster. Ser sudah ditulis di sini. Oke. Oke, terima kasih sudah mendengarkan saya, Sir. Yap, ya. Saya ganti baju dulu juga, S, ya. Thank you, sir. Hati-hati di jalan, Sir. Rider blue mobilnya. Ayo, ayo temenin gua bentar. Mau ikut gak? Mana tuh gimana hari ini? Dian asik gimana kena warna hitamak kena gak kena? Oh, mau dikenain ini. Aduh. Duh, aduh. Aduh, saya dipukul. Izin pamit, Sir Markus. I di jalan, thank you. Kadar biru to the situation of alpha. We need 78 gang 78 right now. Sebar sebentar kamu let’s go. Eh ketemu lagi sir. Iya seris off duty. Iya saya juga mau off duty nih. E ini kasih dia parimeter dulu. Tipo 61 motorcycle. Kita mulai. Izin pamit duluan. Jalan. Iya. 47 ya di dekat mobil biru. Naik mobil lagi dah itu disuruh jangan evakuasi ser bisa pakai dokter lokal kayak Yeah.

Link Discord Motionlife : https://discord.com/invite/motionime
Toko top up game ku Windah Topup: https://windahtopupstore.com/
Instagram windahtopup: https://www.instagram.com/windahtopupstore/