Ada Hal Aneh di TK Tadika Mesra😰
e e Cek. Selamat datang. Selamat datang teman-teman semuanya. Entar aku coba start stream di TikTok dulu ya. Semoga gameennya enggak nge-lag, Guys. Oke, welcome teman-teman semuanya yang nonton live maupun nonton replay. Kembali lagi bersama aku di Taksu Gaming. Jadi, hari ini aku bakal main lagi Upin dan Ipin Universe, Guys. Karena kemarin kita itu seru-seruan banget ya. kita mendapatkan hal-hal gaib di tadika mesra, terus di rumah kosong dan juga di kuburan. Kita lihat lagi nanti di malam hari. Kemarin kita ke kuburan itu eh malam banget ya. So, jadi welcome teman-teman semuanya. Let’s see kita langsung join aja. Eh, apa sih itu? Astaga. Astaga yang gitu F. Astaga Feb ini absen dulu. Ada Akila, ada Zakia, ada Febri, ada Febri lagi. Ananda, ada Radin, ada Ze, ada Lord Gero, ada Makak, ada Radin lagi, ada Fahriz GGWP anjir lagunya coy. Astaga. Oh, blonde ya lagunya? Astaga lagunya. Semoga aku engak di-ban sama TikTok anjir. Let’s go. Anjir lagunya guys. Ya Tuhan. Astaga, Bro. Eh, lanjut lanjut lanjut lanjut. Kita kita keliling di kampunar dulu tuh. Eh, kita pulang dulu gak sih? Ini aku ke mana sih? Upin-Ipin di mana anjir? Hu eh berapa lama ini, Feb? Ya Tuhan, Feb. Berapa lama ini, Bro? Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Eh, teman-teman di TikTok, ya Tuhan ini YouTube ngasih aku apaan sih, anjir? Halo, Fahri. Iya, ini dionat. Nah, akhirnya hilang. dionet itu, Guys. Oke, let’s go. Let’s eh kita pulang dulu ggak sih, Guys? Sialan. Kap. Eh, kita pulang dulu. Aduh, aku tersesat, Bro. Eh, ini TK-nya kita, Guys. Ini TK-nya kita, Bro. Eh, kita ke TK dulu enggak sih, Guys? Kita ke TK dulu enggak sih, Guys? Kring kring kring. Ah, ini tek. Oh, langsung tembus ke sini. Kring kring kring kring kring kring kring. Yeah. Oke, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Kemarin kita belum selesai di sini, guys. F siapa? Hah? F siapa? Kasih kasih lagu. Jangan Radin. Oke. Nah, di sini kita lihat siang eh kalau kalau di siang hari masih masih aman rasanya, Guys. Eh, mana ya? Oh, ini ini tamannya, cuy. Padahal tamannya padahal tamannya enggak gimana-gimana gitu ya. Tamannya padahal enggak enggak seram-seram gimana gitu, ya. Kocak. Kok ada karos tadi? Kok kayaknya kok kayaknya tadi ada karos jir. Enggak gak gak ggak. Itu kayaknya sebuah kebetulan ya. Eh, jangan aneh-aneh ngasih lagunya, Guys. Oke. Eh, kita pulang dulu. Ngaksi. Anjir aku melihat Kak Ros di sana cuma aku gak tahu beneran apa enggak ya. Eh, kita pulang dulu, Guys. Kita tidur dulu enggak sih, Guys? Upin-Ipin belum tidur nih. Kita perlu kita tidur dulu ya. Habis itu kita main layang-layang. Habis itu baru ke rumah hantu. Tidur dulu. Tidur dulu. Aduh, mana sih rumahnya Upin-Ipin? Anjir, aku absen sendiri. What the hell? K mau tidur ya? Iya. Ini si Upin eh lewat rumahnya Upin, Guys. Rumahnya Upin lewat, Bro. Eh, rumahnya Upin. I-ipin mana sih? Oh, ini kah? Oh, ini, Guys. Ini, Guys. Ini rumahnya Pinipin, guys. Jordan Sigma Menganugerahimu 4.000. Donate pertama kah? Anjay donate pertama. Kenapa semua saweria sih, Guys? Sawernya enggak kelihatan, Guys. Ih, ada bola baseball. Eh, eh ini bola apa sih namanya, Guys? Aku lupa, Guys. Eh, kita taruh di sini dulu kali, ya. Beb. Astaga guys. Tidur pakai lagu Wog the Talk teori. Oh, bola kasti. Benar kata Arvin anjir. Eh, teori jalan-jalan. Teori jalan-jalan. Teori keliling rumah satu kali biar dapat hujan, Guys. Teori keliling rumah satu kali sambil lewatin hujan. W the talk. Anjir. Anjir lagunya Upin-Ipin bagus banget anjir. Pakai lagu the anjir. Lagu W the. Hai Bang. Hai juga lagu yang kemarin makanya ini. Aduh dionate ini. Anjay. Kita keliling dulu teori keliling rumah ya. Teori keliling rumah. Ih, ada Mail. Mail jalan sekarang. Ada Mail. Tapi gak bisa diajak ngomong, Guys. Si Mail, Guys. Si Ma gak usah diajak ngomong, Guys. Wew the talk. Anjir. Halo bocil. Welcome. Enggak dibaca-baca. Astaga. Eh, teori keliling kampung. Udah ya sambil dengerin lagu Iwok the Talk. Ya udah ya itu teorinya ya. Udah ya udah udah udah udah. Lagu Wewok the Talk anjir. Keliling kampung. Ya udah semoga kita dapat malam hari pengembaraan baru. Gua ke sekolah. Eh mau ke sekolah lagi guys. Halo Urip itu siapa tadi di belakang lu? Enggak ada siapa-siapa di belakang. Jangan bohong Bang. ke Rumah hantu nanti nanti bentar kita ke rumah hantu ya. Wait. Aduh teori ini enggak enggak masuk guys. Eh coba kasih aku teori nanti yang nanti aku bakal random bacanya. Oke kita pakai teoriku dulu ya sebelum aku nungguin teori kalian. Teori lempar bola ke orang random. Semoga dapat hujan teman-teman ya. Semoga dapat hujan dan malam hari. Oke. Oh ini ni ini nih. Eh tahu enggak sih guys? Kalian aku punya aku punya gini ya. Aku punya ee apa sih namanya? Teori. Kalau kalau kita sore-sore ke kuburan atau ke rumah hantu, apakah apakah akan beda? Guys? Teori buang bola ke orang random. Ih, orang randomnya ngapain nih, Guys? War. Oke, udah udah udah udah. Lari, Guys. Lari, Guys. Kita masih dikejar, guys. Guys, gak boleh, Guys, ya. Nanti kalian dikejar, Guys. Thank you, Bang Haji. Anjir dikasih R.000 R sama Bang Haji. Teori dikasih R.000 sama Bang Haji. Pengembar. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Nama game Upin-Ipin universe, Guys. Teori tidur. Eh, teori teori di diggift 10.000 sama teori buang bola ke orang. Aduh, enggak juga, Guys. Eh, teori apa, Guys? Teori apa, Guys? Makasih, Bang Haji. Itu Febri. Teori lompat di kasur lima kali. Teori lompat kasur lima kali kata Santi. Oke, semua dapat hujan ya, Santi. Sat dua. Aduh, salah. Satu, 2, 3, emp. Aduh, salah lagi. Satu susah banget ya. 2 3 4 5. Oke, udah lima. Lima lima lima. Lama ni boleh. Hujan gak? Hujan ggak? Hujan ggak, Guys? Hujan gak, Guys? Hujan gak, Guys? Baru Febri enggak nge-chat kayaknya. Aneh nih lagi nih. Download di mana? Di Steam, teman-teman. Ayo, ayo. Astaga. Enggak. Aduh. Teori apa lagi? Teori apa lagi? Teori apa lagi? Halo, Bang Fre. Ini game gini-gini emang rame, Bang. Teori buang nanas keselokan. Aduh, hari-hari buang nanas keselokan, Guys. Satu lagi barang untuk hari-hari buang nanas keselokan, Guys. Ya udahlah coba, ya. Eh, kita izin Opa dulu, Teman-teman. Kita izin Opa dulu, ya. Kita izin Opa dulu, Guys. Opa kita orang nak minta izin, Pak. Opa mau buang ini nanas. Opa jangan salahin aku, ya. Opa. Salahin si Ipin. Ipin yang nyuruh aku, Opa ya, Opa. Biar dapat hujan, Opa. Kita orang nak pergi ke TK. Yeay. Dikasih sama Opa, Guys. Opanya diam aja berarti. Iya, guys. Kita Oke, kita taruh di sini, Guys. Iya. Ya Tuhan, kasihan guys. Nanasnya dipakai rujak enak teman-teman. Nanasnya dipakai rujak enak, Guys. Oke, dah. Tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Enggak dibaca. Cepat chatnya Febri. Teori buang dua fas bunga. Teori buang dua bunga. Teori buang dua fas bunga. Eh, ini hujan gak? Aduh, enggak hujan juga, Guys. Teori buang dua, buang dua fas bunga. Oke. Anjir. Buang fast bunga ke mana nih? Ke got ya? Ke got ya?empari teori. Buang dua Fas bunga ke got. Wih, satu. Opa marah ggak ya? Eh, kita izin kita minta izin Opa enggak sih, Guys? Enggak usah ya. Halo Karun. Eh, kita gak usah buang. Eh, kita gak usah gak usah minta izin sama Opa ya. Kita diam-diam aja, Guys. Kita diam-diam aja, Guys. Ya, kita di- diam aja, Guys. Kita diam-diam aja, Guys. Jangan bilang sama O, ya. Aduh, jangan bilang sama O, Guys. Kita sembunyi dulu, Guys. Guys, kita sembunyi dulu, Teman. Kita sembunyi dulu biar Opa enggak ngelihat. Habis itu kita lari, ya. Sat du. Kita lari, Guys. Lari, lari, lari, lari, lari, lari lari, lari, lari, lari. Habis itu kita buang. Buang. Oke, buang. Terus lari lagi lari lagi lari lagi lari lari. Sebelum opang ngelihat kita buang fas bunga kita tidur guys biar gak dimarah teman-teman. Oke hari ini hari yang baik. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Ayo guys teori like tap-tap layar. Ayo di TikTok sama di YouTube teori like tap-tap layar. Apakah bakal dapat hujan, Guys? Ayo ayo. Ah kan gak kena, Guys. Bukan itu, Guys, teorinya. Ayo, teori like tap-tap layar. Oke, ayo. Satu 2 tory t-tir. Apakah bakal hujan? Apakah bakal hujan? Apakah bakal hujan baru? Hujan. Hujan. Habis itu kita ke tempat kuburan. Hujan. Hujan. Hujan dong. Hujan dong. Hujan dong. Hujan. Ah, enggak hujan juga, Bro. Theory aku udah. Makasih sih, Febri. Teori buang kursi ke Opa. Ya Tuhan. Ya Tuhan, Reza. Reza gak boleh gitu Reza. Reza guys, teori buang kursi ke Opa katanya guys. Gak boleh gitu Reza. Tapi demi hujan bolehlah ya. Demi hujan bolehlah teman-teman. Wih, terima kasih Febri. Thank you, F eh teori buang kursi ke Opa. Tapi gak boleh kalian tiru, Teman-teman, ya. Enggak boleh kalian tiru, Guys. Oke. Oke. Bung. Aduh, enggak kena, enggak kena. Oke. Aduh, kita harus jauh-jauh. Eh, kita dari belakang, dari belakang. Eh, enggak boleh gitu, Guys. Reza ini. Eh, ini yang nyuruh gua Reza, Guys. Ya, Reza, Guys. Pokoknya salahin Reza. L Reza, L Reza. Oke, udah, udah, udah. Aduh, orang tua kalian gituin, Guys. Enggak boleh, Guys. Dosa banget itu. Wih, ya Tuhan. Reza berdosa banget. Teor lempar Ipin. Engak bisa lempar Ipin. Kocak. Tidur, tidur, tidur, tidur. Bang, kapan ke rumah setan malam-malam pas hujan? 5.000 like aku bakal ke rumah hantu atau rumah kosong pas hujan, Guys. Oke, let’s go. Di mana tempat download-nya, Bang? tempat downloadnya. Oh my God. Reza. Teori terkutuk buang kursi ke Opa. Oh my God. Teori terkutuk buang kursi ke Opa guys. This is it. Jom pergi pengembari. This is it. This is it. Ini dia, Guys. Eh, kita keliling rumah dulu gak sih, Guys? Oh, Kak Ros di sini, guys. Guys, ini Karos ya. Ini Kak Ros guys. Oke. Oke. Di sini siapa lagi? Opa. Opa. Oke. Jom tengok. Oke. Jom jom jom jom. Kita kita Thank you, Bang Haji. Tabrak Opah pakai sepeda. Dilempar pakai nanas. Boleh, boleh. Nanti aku bakal pakai itu ya, Bang Haji. Opanya udah di dalam soalnya. Entar kita pakai teorinya Bang Haji. Di mana ya? Di mana ya? Di mana ya? Oh, ini nih. Ini tadika mesra. Eh, mau ya? Kita coba ke tadika mesra, Guys. Kita coba ke tadika mesra, Teman-teman, ya. Anjirlah. aja lah. Guys, ingat guys, kalau kalian ketemu sama kalau kalian ketemu sama Opa atau Karos, jangan didekatin, cuy. Jangan didekatin, Guys. Eh, benar enggak sih ini jalannya, Guys? Benar enggak sih ini jalannya? Salah jir ini. Eh, ini jalan ke kuburan, Guys. Guys, ini jalan ke kuburan, Guys. Guys, ini jalan ke kuburan, Guys. Guys, ini jalan ke kuburan, Guys. Ini jalan ke tadika mesra. Aduh, mau ke mana gak? Ya udah, ya udah, yaudah. Kita ke tadika mesra. Eh, kita ke TK dulu ya, Guys, ya. Kuburan nanti aja, Guys. Kuburan nanti aja, Teman-teman. Kuburannya seram banget, cuy. Kuburannya aku dapat ke kuburan pas gelap-gelap anjirlah, cuy. Janganlah, Guys. Nama gameennya Upin-Ipin Universe. Ayo 5.000 like kita ke rumah hantu, Guys. Ke rumah kosong, teman-teman ya. Oke, kita benar kan nih jalannya. Oke, benar. Oh, ini rumah Mimi, Guys. Ini rumah Mimi, teman-teman. Nama gameennya Upin-Ipin universe, Guys. Oke, let’s gua ggak sih? Oke, ini ini ke kiri. Oke, ini ke kiri, ya. Kita ke kiri kita ke kiri. Oke, semoga enggak salah jalan ya. Kita ke TK Upin-Ipin, Teman-teman. Oh my God. Ini dia cuy. Ini dia cuy. Dia cuy. Tadiah mesra. Let’s see. Rasa-rasanya cikgu melatih ada tak? Si Ipin nanya. Eh, si Upin nanya apa cikgu melati ada? Karena sebelumnya kita dapat melihat sosok ibu melati eh cikgu melati di sini, Guys. Mana eh pintu masuknya? Kayaknya di mana ya? Pintu masuknya di mana, ya? Banget, rumah gue juga hujan. Iya kah? Nama gameennya Upin-Ipin Universe, Teman-teman. Masih sama, masih sama, Bang. Nanti coba ke tamannya. Nanti, nanti kita ke taman nanti. Emang taman ada apa, Guys? Oh, ini dia, Bro. Itu itu cikgu melatih kah, Guys? Oh my god. Ei. Oh my god, guys. No, no, no, no, no. Itu ada Bu, ada cigu melatih tapi kenapa kursinya goyang-goyang? Bro, bro, bro, bro, bro. Anjirlah, Guys. Merinding, sumpah. Demi Tuhan gua merinding, Guys. Di eh tamannya di mana? Tnya di mana? Tamannya di mana? Tanya di mana? Tamannya di mana? Tamannya di mana, Guys? Tamannya di mana, Guys? Oh, ini taman. Oh, iya tadi kita dapat ke tamannya, ya. Oh, sini, sini, sini, sini. Oh my god, Kak Ros. Guys, siapa di sini yang ngelihat tadi Kak Ross di rumah? Tabrak. Mau ditabrak pakai apa? Eh, pakai sepeda. Tabrak pakai sepeda. Mau enggak, Guys? Guys, kita tabrak pakai sepeda. Mau enggak, Guys? Kita tabrak pakai sepeda. Kita tabrak pakai sepeda. Siapa yang setuju tabrak pakai sepeda? Tap-tap layar. Like dulu. Ayo like dulu. Kita tabrak pakai sepeda. Anjirlah, cuy. Anjir, itu kursinya gerak-gerak anjir. Eh, tadi perasaan kita ke sini enggak gerak-gerak, Guys. Apa siang-siang gitu ya? Sepeda kita mana? Sepeda kita, kita My God. Oke, kita tabrak pakai sepeda ya. Ipin udah like. Siapa? Udah Lag ya Febri, guys. Set. Nice nice. Kita ke sini dulu. Oke. Anjirlah cuy. Guys, apa sih Robloimo caper? Oke, sini. Aduh. Aduh, sepeda. Eh, aduh sepedanya jatuh. Aku sekarang Ipin. Bejir. Enggak bisa pakai sepeda di sini, Guys. Guys, sepedanya si Ipin, Guys. Cari depan guys, sepedanya si Ipin rusak, Guys. Oh my God. Oh my God. Kenapa sepedanya tiba-tiba rusak, Guys? Untung untung di sini ada sepeda lagi satu kayaknya, Guys. Oh, ini ini sepeda lagi satu. Ini sepeda satu lagi, Guys. Ini sepeda satu lagi, Guys. Kita naik sepeda ini. Ini kalau rusak kita gak bisa balik, Guys. Si Ipin mana, Guys? Si Ipin mana, teman-teman? Si Ipin mana, Guys? What? Si Ipin di mana, Bro? Kaget gua itu Ipin. Aduh, kok kita Aduh, Ipin. Aduh, guys, guys, guys. Daripada Ipin ngagetin kita, mending kita pakai si Ipin, Guys. Izin pakai Ipin, guys, ya. Aduh, Ipin ngagetin terus, Guys. K dapat dupi. Ini kalau sepedanya rusak kita gak bisa balik pakai sepeda, Guys. Kita gak bisa balik pakai sepeda, Guys. Kalau sepeda rusak. Eh, kita cari sepeda dulu enggak sih, Guys? Kita cari sepeda dulu. Eh, aku izin aku izin nyari sepeda dulu, Teman-teman, ya. Aduh, di mana yang nyari sepeda, ya? Oh, ini ada sepeda, Guys. Oh, di sini ada sepeda, Guys. Oke, oke, oke. Kita pulang dari situ aja nanti, ya. Kita pulang pakai itu aja nanti, ya. Oke, kita coba bawa lagi ke sana, Teman-teman. Semoga sepedanya bisa ya. Anjir. Oke, ke sini kita tabrak. Kita tabrak, Guys. Kita akan pergi sama-sama. Oh my God. Kita gak kita gak bisa pakai kita gak bisa pakai sepeda di taman anjir. Ciri-ciri Kak Ros. Ciri-ciri weh. Thank you, Bang Haji. Thank you. Ciri-ciri Kak Ros yang enggak tahu ya. Ciri-ciri alomanika aros tuh enggak bisa di enggak bisa dijak ngomong sih, Guys. Anjir. Eh, tembus tembus, Bro. Guys, guys, guys, guys, guys, tembus, Guys. Tembus, Guys. Tembus, guys. No, tembus, guys, tembus, guys. Guys, kita pulang, kita pulang, guys, kita pulang. Tembus, bro. Tembus, Bro. Astaga. Eh, aku kasih kalian lihat ya. Di rumah kan ada Kak Ros. Kak Ross yang asli ya di rumah ya. Nanti kita lihat, ya, apakah bisa tembus. Lihat guys, kita buktikan teman-teman ya. Apakah Kak Ros yang di rumah tembus guys? Kalau tembus berarti emang gameennya yang nembus. Tapi kalau enggak tembus kalian tahu itu Kak Ross apa, Guys? Kenapa Upin-Ipin enggak lulus TK? Karena mereka terjebak di masa lalu, Bang Haji. Tapi pertanyaanku kayak gitu sih. Apakah Upin-Ipin ini ada hal-hal yang ngebuat gitu? Aduh. Eh, rumah kita mana ya? Rus-rus TK. Anjir. Kenapa Upin-ipin enggak pernah punya rambut gitu? Kan pertanyaannya juga. Ah, ini dia. Ini dia jalannya. Hampir gua lupa, Guys. Ini dia, Bro. Ini dia, Bro. Wait, kita jangan sampai salah jalan, guys ya. Kita pulang ini. Kita pulang ke rumah. Kita lihat apakah Kak Ros yang di rumah Wait. Apakah Kak Ross yang di rumah itu bisa kita sentuh, Guys? Kita lihat, ya. Anjirlah di sini kalau udah hujan tuh apalagi malam-malam ya. Aduh ini seram banget bro. Entar lagi kita sampai rumah. Entar lagi kita sampai rumah guys. Entar lagi kita sampai rumah. Wih, aku rasa itu patut challenge sekarang. Ayoi. Sebaiknya sebaiknya Anda pulang sir. Anda dicari oleh Tok Dalang. Pergi sama-sama Ipin. Biarin, biarin ya, Guys. Biarin, Guys. Si kumis itu, Guys. Kita pokoknya pulang, ya. Ayo, Yoi. Ini rumah kita. Ini rumah kita. Eh, ini rumah kita kah? Salah rumah, ya Tuhan. Salah rumah, Guys. Oh my god. Salah rumah anjir. Salah rumah, Bro. Aduh. Aduh. Entar. Kita pari sekarang, Guys. Ini ini sebenarnya sepeda sepeda orang, Guys. Kita ambil, Guys. Sepeda kita sudah terjebak di tempat itu guys. Aduh, ini kenapa kandang ayam bro? Eh, rumah kita mana sih, Guys? Oh, ini nih. Let’s go gak sih? Let’s go gak sih? Let’s go ggak sih? Eh, ini rumahnya tok dalang. Rumah kita mana sih? Oh, ini nih. Ini rumah kita, Bro. Ini rumah kita, Guys. Oke, sini sini sini sini. Kita lihat ya. Kita lihat ya. Apakah Kak Ros? Guys hari sudah semakin larut guys. Ini sore hari bro. Ini sore hari bro. Ini sore hari guys. Ini sore hari guys. Wait bentar. Aduh salah rumah lagi anjir. Upin-Ipin rabun ayam kah? Apa gimana ini? Kita pulang dulu ke rumah. Nama gameennya Upin-Ipin Universe teman-teman. Kita lihat dulu ya. Mana nih ya? Elah. Anjir, gameennya nge-crash, Guys. Game-nya nge-crash, Guys. What the hell? Eh, cek lagi engak, sih? Ulang lagi, ya. Sangg. Eh, gameennya nge-crash, Guys. Game-nya nge-crash. Anjir. Hujan itu terlalu beratkah bagimu? Hujan sabar, Guys. Ulang lagi. Ulang lagi, Guys. Ulang lagi, Guys, game-nya, Guys. Ulang lagi game-nya, Guys, ya. Ulang lagi game-nya, Guys, ya. Ulang lagi, ulang lagi, ulang lagi, Guys. Astaga, game-ennya, Guys. Game-nya, Guys. Ya Tuhan. Ulang lagi. Ulang ulang, ulang ulang ulang. Mengecewakan. Eh, sabar sabar. Eh, aku a penasaran, Bro. Aku penasaran, Guys. Sumpah, Guys. Aku penasaran, Guys. Game-nya close, Guys. Mau gimana? Ya Tuhan. Ulang lagi. Ulang lagi. Ulang lagi, ya. Ulang lagi, ya. Ulang lagi, ya. Ulang lagi, ya. Ulang lagi, ya. Oke. Ulang lagi, ya. Ulang lagi ya. Ulang lagi ya. Ulang lagi ya. Apa sih game-nya anjir? Entar kita setting ini dulu yang namanya game gini ya. Game apa namanya? E nge-bug ya. Oke let’s go. Ulang ulang ulang ulang ulang ulang. Gak apa gak apa gak apaa. W game we game. Gak apa-apa gak apa gak apa-a gak apaapa gak apa-apa gak apa-apa. Apa? Ulanggi. Ulang lagi, Guys. Ulang lagi. Ya Tuhan. Eh. Uhuh. Hujan hujan, hujan. Let’s go ngasih guys. Karos guys. Wah thank you anomali bang Haji W ngasih lagi. Thank you. Thank you Bang iki. Wah makasih Bang Haji udah ngasih gini membership guys. Let’s see. Kita lihat apakah Karosa tembus. Lihat Guys. Lihat guys. Lihat. Aku udah maju loh ini. Aku udah maju loh ini. Aku udah maju loh ini guys. Gak bisa guys. Emang gak bisa guys. Gak bisa guys. Gak bisa guys. Tuh gak bisa. Gak bisa kita bandingin lagi sama yang tadika mesra ya. Kita lihat di Tagika mesra ya. Kita lihat di tagika mesra. Kalian kalau enggak percaya ya. Astaga. Astaga. Kalian kalau enggak percaya, Guys. Tadi kamu mesra itu tembus, Guys. Kak Ross-nya itu anomali Kak Ross, Guys. Anjay Feb. Kalian enggak bakal percaya, Guys, Karosnya, Guys, di sana, Guys. Enggak percaya sih. Tadi nge-crash game-nya, Guys. Jelah, sini, sini, sini, sini, sini. Kita ke Kak Ros yang di sana. Tadi benar, ya? Tadi mana, ya? Sini, sini, sini, sini. Nah, ini nih nih ni ni nih. Loh, mana jas hujannya? Kalian lihat Kak Ros ini ini semua boleh bawa kita ke dunia lain. Buku ini semua boleh bawa kita ke tempat dunia lain. My God. Anjir, Bro. Kursi goyangnya masih, Guys. Guys, kursi goyangnya masih, Bro. Anjirlah. Anjirlah. Kursi goyangnya masih, Bro. Alamak. Mana ya Anomal Kakos? Mana Anomal Kak Ros? Siap-siap, Guys. Siap-siap. Ini enggak ada kan? Lah, cuy. Kok gua merinding, ya? Oh, anjir. Kok kaget gua? Dia ketawa-ketawa, Bro. Lihat, Guys. Oh my God. Dia tembus dia tembus anya karos. Anjir mau heran tapi ini langsung game-nya sendiri guys. My god bro. Yang ini nampaknya kuburan sih senang kita nak teruk guys. Ke kuburan enggak sih guys? Guys siapa di sini yang mau ke kubur guys? Siapa di sini yang mau ke kuburan? Tanah perkuburan. Tapi aku enggak tahu ya di sini ada e di sini di hari ini ada apa? Aku enggak tahu. Yang mau ke kuburan like dulu. Taptap layar, Guys. Let’s go. Enggak 7.000 like kita ke kuburan, Guys. Mana dia kuburannya, ya? Eh, jauh banget, sumpah, Guys. Sumpah jauh banget, Guys. Febrian Naibaho menganugerahimu 1000. Siap-siap 5.000 like terus tadi tembus 30.000 penonton. Iya, mantap itu, Feb. Malah nge-crash game-nya. Malah nge-crash gameennya. Kocak emang ini game. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Welcome Saga Edit. Kita lurus lurus lurus lurus lurus lurus lurus lurus. Kecilah, Bro. Let’s go. Kita coba ke sana, Guys. Halo juga, Guys. Dot enggak bisa download di HP, teman-teman. Ini download-nya cuma bisa di steam. Wait, mana nih? Oke. Aduh, lewat jalan mana, Guys? Ya, eh lewat jalan ini kali, ya. Ini ni, nih. Lewat ini. Kita kita pakai jalan yang gampang aja, Guys. Kita pakai jalan yang kita pakai jalan yang gininya, Guys. Pakai jalan yang ee aman. Kita pakai jalan yang aman, Guys, ya. Oke, ini kah? H. Oh, ini dia, Guys. Oh my God. Kita pakai jalan yang mana ini, Guys? Guys, kalau kalian ngelihat sesuatu jangan ditoleh, ya. Kalau kalian lihat sesuatu jangan jangan ini ya. Jangan jangan dilihat terus ya. J lah ini kita sore-sore di sini wo. Welcome Eiz. 6000 like. Ayo 1000 like lagi guys. My God ini kita ke kiri. Ini kita ke kiri ini kita ke kiri. Anjir udah makin malam bro. Anjir udah makin malam gak sih guys? Guys ini kalian seru mau ke kuburan, Guys? Guys, kalian seru mau ke kuburan, Guys. Ya Tuhan, Bro. Wait. Oke. Tanah perkuburan. Tanah perkuburan. Ya, kita parkir di sini aja, Guys. Orang-orang parkir parkir sepeda di sini, Bro. Kenapa aku melihat ada kucing? Di sini bukan tempat untuk main lari-lari, Ipin. Di sini bukan tempat untuk main lari-lari, Ipin. Aku lari, aku lari, aku lari, aku lari, aku lari. Wah, si Ipin lari-larian, Guys. Dibilang jangan lari-lari lu, adik sompret, Guys. Kuburan Bapak Ipin sama Ibu Ipin gimana, Guys? Alamak, ini kenapa kucingnya diam aja, Guys? Halus. Ini kucing jadi-jadian apa beneran, anjir? Kucing jadi-jadian apa beneran, anjir? Yang ni nampak bagus sih, P. Lagi senang kita nak terus sama-sama di kuburan enggak terlalu seram kayak di tadika mesra, guys. Guys, kalian mau ke sini enggak, Guys? My God, Bro. Rumah usang. Let’s go, guys. Let’s go, guys. Rumah usang, guys. Let’s go. Rumah usang, guys. Let’s go. Wah, ajar kaj mewing pep. Anjir. Eh, ke rumah usang, ya? Keumah usang, ya, teman-teman, ya. Siapa di sini yang mau ke rumah usang like dulu, Guys. Anjir, berarti kita harus lewat jalan yang tadi, Bro. Berarti kita harus lewat jalan yang tadi dong. Anjir, lewat jalan yang tadi gelap banget, Guys. Eh, jalan yang tadi gelap banget, Bro. Sumpah, Guys. Ini kalau kita ke sana ini sampai malam loh, Guys. Bisa ini udah masuk sore hari nih, Guys. Entar. Oke. Aduh, salah jalan kita ini ke jalan buntu ini, Teman-teman. Oke, kita cari jalan yang benar dulu, ya. Pokoknya dia jalannya kecil, Guys. Ah, ini ni ni jalan kecil. Nah, ini jalan kecil, Guys. Ini jalan kecil, ya. Nah, ini nih nih ni nih. Enggak kau. Tenang aja, Guys. Jalannya aman kok, Guys. Enggak seram, Guys. Oh my God. Siapa cita-citanya ingin ke kuburan sama ke rumah kosong, Guys? Ketik aku. Ini ke mana? Oh, ini ke kiri, ini, ke kiri, ini, ke kiri. Ayo, Guys. Tembus tembusin 10.000 like ngasih, Guys. My God bro merinding, Bang. Eh, jangan jangan jangan merinding. Belum ada apa di sini. Ini aja, ya? Oh, ini K, Guys. Ini kah, Guys? Ini kayaknya di sini deh. Kayaknya di sini deh. Wah, kayak tempat lain. Ih, bagus banget tempatnya, cuy. Bagus banget tempatnya ini, Guys. Oh my God. Anjir, baru masuk gua udah merinding, Bro. Anjir, baru masuk gua udah merinding, Bro. kayak rumah-rumah gimana gitu ya. Ah, lama anjir. My God. Eh, serius guys. Guys, serius guys. Aku harus ke sini guys. B aja bang. Gggak ada apa-apa karena Nova. Benar Nova tuh benar enggak ada apa-apa di sini guys. Masa sih ada apa? Upin eh guys. Ipin sama Upin sendiri gak bilang apa, Guys. Kalau ada sesuatu pasti dia bilang, Guys. Jalan cepat sikit. Boleh cepat keluar. Jalan cepat sikit biar cepat keluar. Si Ipin takut, Guys. My god. Anjir. Jung masuk masuk masuk lewat mana? Masuk lewat mana? Masuk lewat mana? Eh bawa pentungan kali ya. Bawa pentungan kali ya. Bawa pentungan enggak? Siapa tahu di sini ada suatu astral gitu kan. Noh, tapi di sini ada lampu, Guys. Di sini ada lampu, Guys. Enggak mungkin ada orang di sini. Tapi siapa yang ngipin lampu, ya kira-kira, ya? Oh, aduh, jendelanya enggak bisa dibuka. Coba coba coba pintu, pintu pintu. Kekunci pintunya. Kekunci, Guys. Bang, ada pocong. Mana ada? Ngapain pukul demit ya yang? Iya, ya. Iya juga ya. Dem engak bisa dipukul, Guys, ya. Woi, kocak. Apa itu, bro? Bro, bro. Guys, itu apaan, Bro? Itu apaan, Bro? Anjir, what the hell? What the hell? T tadi siapa yang bilang ada pocong di sini anjir? Enggak, enggak mungkin. Itu pasti si Ipin itu. Itu si Ipin pasti, Guys. Ipin hilang, Bro. Anjir, si Ipin hilang anjir. Pintu, pintu, pintu. Ah, engak usah dibuka. Wah, kita ke bawah tanah, ya. Kita cek ke bawah. Itu rumah Pak Belablak. Ini rumah Pak Belalang. Ah, Cah hilang. W ada pocong. K coba lihat ke atas. Oh my god. Oh my god. Kaget gua anjir. Ipin bro. Lihat ke atas. Lihat. Eh, di atas gak bisaath. Gak bisa lihat ke atas. F. Anjir ni apaan bro? Gak ada apa sih. Gak ada apa sih guys? Guys, alay banget guys. Gak ada apa, Guys? Enggak ada apa. Eh, Ipin mana anjir? Ipin mana? Ipin. Ipin mana? Ipin. Ipin, Ipin mana? Ipin. Ipin, Ipin mana? Ipin loh, Ipin hilang, Bro. Si Ipin hilang. What? Tadi ada Ipin. Tadi ada Ipin, Guys. Tadi ada Ipin, Guys. Ada tuyul, Guys. Tadi, tadi Ipin di belakang gua, Guys. Siapa yang ngelihat Ipin di belakang gua? Siapa yang ngelihat tadi Ipin di belakangku, Guys? Masa tadi Ipin di belakangku deh. Wah, kaget ini dia nge-bug apa kerasukan anjir. Ah, pulang pulang. Ipin, Ipin kita pulang. Ipin, Ipin, Ipin, Ipin, Ipin, Ipin. Kita pulang Ipin. Gk tahu menganugerahimu Rp10.000. Iseng aja. Ih, enggak tahu namanya. Thank you. Enggak tahu. Pantes nak keliling kampung. Ipin, Ipin. Eh, coba kita gini ya. Kita gini ya. Kita ke kita coba ke rumah ini di saat enggak hujan, Guys. Kita coba ke rumah ini di saat enggak hujan. Terus kita coba ke TK dari Kamesra di saat siang hari. Apakah masih sama seramnya atau enggak? Apakah masih ada Kak Ros atau enggak? Apakah masih ada anomali, Guys? Kita lihat ya. Anjir. Siapa yang mau ke TK? Siapa yang mau ke TK lagi? Ketik satu. Rumah kita mana? Rumah kita mana? Rumah kita mana? Rumah kita mana? Nah, ini rumah kita. Enggak dibaca. Maafkan aku temannya enggak dibaca. Kalian pasti dibaca sama Nightbot, Guys. Ketik GG coba atau halo. Oke, ini pulang. Ini udah sore, Bro. Harus perlukan bantuan lagi. Ini Kak Ros nih. Ini Kak Ros nih. Kalian nih Kak Ros nih. Tidur ya. Tidur ya, tidur ya, tidur ya. Tidur ya. Tidur ya. Hari ini tidur. Tidur, tidur. Tidur. Kita tidur. Pengembaraan baru. Kita tidur. Kita tidur. Kita tidur. Nama game-ennya eh Upin Ipin Universe, Guys. Universe. Upin-Ipin Universe. Nah, what the hell? Hujan lagi. Hujan lagi. Hari ini hari yang baik kayaknya. Pakai teori hari yang baru. Teori lempar kursi ke Opa kayaknya GG banget ya. Nama G P Universe. Nah, benar kata Febri. Oke. Nah, ini dia. Ini dia. Ini dia, Guys. Udah siang hari kita berani gak sih, Guys? Mana penampakan? Sini, mana penampakan? Sini kau. Penampakan. Tak ada yang namanya penampakan siang-siang, Guys. Aman, aman, aman, aman, aman. Kita ke tekkat adika mesra. Sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini. Mana yangah hantu? Mana rumah hantu? Enggak ada rumah hantu namanya, Guys. Aman. Let’s go. Kayaknya tadi ke sini aku sampai hafal tempat TK-nya, Guys. Aku sampai hafal tempat TK-nya, Guys. Nah, ini. Let’s go. Let’s go. Tadika kita tadika kita. Kok kok gini kok gini, Bro? Kok hitam kok kok seram banget anjir? Eh, kursi tadi enggak di sini loh. Loh, kok terang? Oh my God. Itu apaan? Guys guys, kayaknya emang di saat hujan deh, Guys. Pas hujan-hujan dah, Guys. Kayaknya pas hujan-hujan deh, Guys. Pasti Karakos enggak ada. Pasti Karos enggak ada. Pasti Karos enggak ada. Pasti Karos enggak ada anjing. Masih tembus, Guys. Guys, masih tembus, Guys. Kak Ross, guys. Ih, ini arwahnya Kak Ross kah? Kalian tahu dou geng? Kalian tahu double ganger enggak, Guys? Kalian tahu double ganger enggak, Guys? Anjirlah anjirlah. Anjir, anjir. Kita keluar. Kita keluar. Keluar. Keluar. Kur, kur ganti musiknya biar enggak seram. Ganti musiknya biar enggak seram. Eh, ke rumah gini ya. Ke rumah eh ke rumah hantu. Ke rumah hantu. Ke rumah hantu. Ayo ke rumah hantu. Ke rumah hantu. Keumah hantu. Rumah hantu ke rumah hantu. Kuruma hantu. Ke hantu. Kalau kurma hantu lewat sini. Oh, kurumahan lewat sini lebih lebih aman, guys. Balik, balik, balik, balik, balik. Kak Ros nge-lag. Enggak, itu, itu bukan Kak Ross, Guys. Kalian mau tahu Kak Ross? Kak Ros itu ada di dapur. Kak Ros itu ada di dapur, Guys. Percaya sama aku. Kak Ros itu di dapur nih. Kalau kalian gak percaya ya, kita pulang ke rumah. Kak Ros tuh di dapur, Guys. Berani apa aku, guys? Bentar. Ini ini ni nih kita Aduh kita pulang. Eh, kita pulang dulu apa gimana? Kita pulang ngecek Kak Ros apa gimana? Kita pulang cek Kak Ros apa gimana? Entar cek Karos ya. Cek karos ya. Pulang ke rumah Ehsan. Percaya kok, Bang. Oke, kita pula, kita pula, kita pulang. Karos tuh di dapur, Guys. Habis pulang baru kita cek ini ya. Rumah hantu ya. Rumah hantu mah kalau siang hari mah easy, Guys. Enggak ada yang harus ditakutin, Guys. Gak ada apa guys. Oke, ini ke kiri habis ini ke kiri. Habis ini ke kiri. Eh, like dulu gak sih, Guys? Siapa di sini yang udah like sampai eh 10.000 like kita ke sana, Guys? Let’s go. Gak sih? Bisa gak sih tap-tap layar, Teman-teman? Mana? Eh, rumah rumah rumahnya mana? Oh, masih lurus. Siapa yang udah taptap layar? Let’s go tap-tap layar dulu biar 10.000 like, guys. Let’s go. Tembusin 10.000 like, teman-teman tengok TV. Jom kita tangkap serang. Disuruh ngajak tang ke serangga. No. Aku tidak mau nangkap serangga. Aku mau pulang lihat Kak Ros. Sini sini sini sini sini sini sini sini. Loh ini rumah siapa? Oh ini rumah tok dalang. Eh rumah rumah tok dalang bagus juga ya. Rumah kita dekat. Rumah kita tak dekat. Rumah kita telah dekat. Gig GG GG. Makasih ya Bang udah jawab. Sama-sama. Iya ini permainan offline Fadil. Thank you Gaza. Anjir Gaza nyepam nyepam gift. Oke, ini ya kalian yang yang penasaran ya buat kalian yang gak percaya itu Kak Ros palsu nih. Tuh nih enggak tembus, Bro. Gak tembus bro Kak Ross-nya, Bro. Tembus itu enggak tembus Kak Rossnya, Guys. Eh eh kata saudar sana anjir. Gak kebaca itu apa, Tut? Siapa tadi kita pakai nak main apa tadi? Aku e gini ya hutang teori sama Bang Haji. Teori lempar kursi ke OP. Eh, teori apa tadi ya? Lempar bola ke Opa gimana? Mana ada di gini. Eh, kita ke rumah hantu ya. Kita ke rumah hantu ya. Kita ke rumah hantu guys. Eh, sepeda kita mana, Bro? Sepeda kita mana, Guys? Astaga, kita kehilangan sepeda, Guys. Kita cari sepeda dulu, ya. Eh, sepeda kita mana sih, Guys? Sepeda kita hilang. Yah, sepeda kita. Eh, Fizi Fizi. Ah, Mail yah Mail, Guys. Aku kira Fizzy. Kalau Fizzy kita ajak duel, guys. Oh, ini sepeda kita bro. Ye, cari tempat. Ye ye ye. Oke, kita ke rumah dulu ya. Kita ke rumah. Kita ke rumah usang, Guys. Wus, sini sini. Kang rumah, ke rumah. Dito dalang. Ah, kucing. Astaga, kita tabrak kucing. Eh, kata orang kalau nabrak kucing bisa sial, Guys. Emang iya? Oke, ini ke kiri, habis itu ke kanan, ini ke kiri. Itu dalam, Bang. Masuk ke rumah usang ini. Ke rumah usang ini. Ke sekarang ini. Sekarang kita masuk ke rumah usang. Ayo. Ini sekarang kita ke rumah usang, ya. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Mana rumah usangnya, ya? Oh ini ni nih. Oh ini guys. Ini guys. Masuk kiri masuk kiri guys. Nah ini dia rumah usangnya guys. Feel-nya enggak seseram hujan kan? Feel-nya enggak seseram pas hujan kan teman-teman. Bangak dibaca. Baca kok teman-teman. Cuma aku lagi fokus di game-nya. Tempatnya menyeramkan loh. W tempatnya menyeramkan anjir. Ada yang bilang ini rumahnya ee Pak Belalang ya. Tapi kenapa rumahnya kayak gini ya? Oke. Ipin di belakangku. Ipin, Ipin, kamu di belakangku ya? Ipin, Ipin, Ipin, kamu ke mana? Ipin, Ipin, Ipin, kamu ke mana, Ipin? I Oh, sini, Ipin. Sini Ipin, sini, Ipin, sini, Ipin, Guys. Ipin jangan sampai hilang, Guys. Kita masuk, kita masuk, kita masuk, kita masuk, kita masuk, kita masuk. Loh, Ipin mana anjir? My God. Tu apaan? Guys, itu apaan, Guys? Guys, itu apaan, Guys? Ih, apaan tuh? Anjir. Bisa ke atas kah? Nama game-nya Upin-Ipin Universe, Teman-teman. Anjir, aku udah bawa pentungan ya. Tapi kalau WW Gombel gak bisa dipentung, Guys. Guys, WW Gombel gak bisa dipentung, Guys. Anjir, Bro. Dan gak ada apa, Guys? Gak ada apa, Guys? Gak ada apa anjir? Upin. Oh iya. Ipin mana? Ipin mana? Ih, Ipin kok enggak ada? Ipin mana? Ipin kok Ipin enggak ada, Bro? Kok Ipin enggak ada? Kok Ipin enggak ada? Ih, Ipin di Oh, kaget gua. Lu dari mana sih? Lu dari mana sih? Lu dari mana sih? Ih, bikin takut aja si Ipin anjir. Ipin mana? Bang, ini Ipin. Ipin dia entah aku enggak tahu dia ada dari mana anjir. Bang, coba cari hujan lagi. Pungannya cuma buat mukul Ipin. Ye, Bang. Coba cari hujan lagi terus ke TK tadi kamra. Anjir lagi, Guys. Ke TK lagi. Enggak ada apa di sana, Guys. Cuma ada hal-hal mistis aja anjir. Oke lagi, Guys. Siapa yang mau lagi ke tatika mesra coba? Ketik satu. Siapa yang mau hujan-hujan ke sana lagi? Ketik satu. Gila, Bro. Eh, Mas banyak banget yang bisa kita olah di sini, Guys. Masa kita di kamra lagi, Guys. Seram banget sana, Guys. Astaga, banyak banget yang milin tajir. Dolnya di Steam, Teman-teman. Basuk ke TK. Berarti kita harus cari gini dulu, Guys. Kita cari-cari hujan dulu, Guys. Kita harus cari hujan, Guys. Kita harus cari hujan dulu, ya. Pakai teorinya Bang Haji. Pakai teorinya Bang Haji tadi. Oke. Pakai teorinya Bang Haji. Kita harus ee ee lempar opa pakai bola terus tabrak pakai sepeda katanya. Anjir ya elah. Oke oke oke oke oke oke oke. Lempar karisantuan. Eh teori ya. Teori lempar. Aduh bolanya hilang. Eh, kita tidur dulu enggak sih, Guys? Lama boleh tidur. Tidur dulu, habis itu pakai teori barang bareng. Opa. Anjir. Gua dekat naik gua. Jangan, Bang. Dosa. Iya, dosa. Tapi tadi aku dionate gitu, disuruh gitu. Nah, ini bola. Ini bola. Lempar bola ke Opa. Siapa keluar dulu boleh pilih nak main apa. Lempar bola ke Opa. Ak ya Opa perlukan bantuan kebun lagi. Oke tabrak. Eh enggak boleh gitu ya. Enggak boleh gitu guys ya. Enggak boleh gitu guys. Enggak boleh seperti itu. Oke kita tidur. Tidur. Tidur. Tidur. Apakah teorinya benar? Apakah teorinya benar? Apakah kita dapat hujan? Apakah kita bakal dapat hujan guys? Let’s go Bang. Cara masuknya gimana? Cara masuk gimana itu Albi? Bah. Nama game-nya Upin-Ipin Universe. Ini bukannya yang dibilang game ngep? Iya, ini game copyright. Eh, wajir enggak juga, Guys. Fans menganugerahimu 1000. Halo, Bang. Halo, fans. Welcome. Makasih ya. Oke. Opa nangis pasti enggak. Enggak nangis dia. Kuat dia. Kata Fahrizal lempar kursi ke Kak Ros anjir. Juran peng nih nih ni nih. Aduh guys guys guys guys. Kita pulang. Eh kita pulang tidur tidur tidur. Tidur biar gak dimarah. Hari yang baik. Tidur biar enggak dimarah, Guys. Kocak anjir. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Nah. Aduh, gak hujan juga, Guys. Eh, teori apa lagi, Guys? Teori kata mimin. Teori buang fas bunga tiga-tiganya ke god. Astaga. Eh, kita izin Opa dulu enggak sih, Guys? Kita izin Opa dulu enggak sih? buang tiga fas bunga ke god, Guys. Ini macam boleh guna Ipin. Izin sama Opa, ya, Guys, ya. Izin sama Opa. Tengok aku pakai selipar sangat. Opa. Opa. Opa. Opa. Upin izin buang fas bunga ya, Opa. Semua fas bunga kita buang ke gold. Soalnya Ipin nyuruh aku. Ipin yang salah. Op, Ipin yang salah. Op, Ipin yang salah. Biar hujan. Opa udah udah izin udah izin guys, udah izin guys. Bodo amat dikasih apa enggak yang penting udah izin satu. Oke. Anjir enggak pecah bro gak pecah guys. Oke. E mana lagi? Mana lagi? Mana lagi? Ini yang kedua. Ini yang kedua. Ini kedua. Anjir semua fas bunganya kita pecahin, Guys. Ipin siapa keluar dulu? Pergi ke rumah peta-peta, Bang. Nah, ini entar nunggu hujan dulu, Guys. Tiga. Eh, dua. Buset, dua. Aah. Satu, Guys. Eh, dimarah engak, ya kira-kira sama Opa, Guys? Sebentar, Guys. Yang penting Kak Ros jangan sampai tahu, ya. Kak Ros jangan sampai tahu, Guys. Eh, kok ke kamar nih. Satu lagi, satu lagi, satu lagi, satu lagi. Ah, Ipin malah main kasur-kasuran, main loncat-loncatan. Ni kasur buang nanas. Entar kalau enggak hujan kita buang nanas, ya. Teori buang nanas, ya. Tadi siapa yang ngetik tuh? Siapa yang ngetik tuh? Tadi buang nanas. Lempar, lempar, lempar, lempar. Ya Tuhan. Udah, udah, udah, udah, udah. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Tidur, tidur, tidur, tidur. Udah buang tiga fas bunga. Aduh, aduh, dimarah sama Opa, guys. Guys, aku yakin, Guys, di saat kita tidur, Opa bakal ngambil lagi itu fas bunga, Guys. Lihat, Guys. Pasti balik lagi fas bunganya, Guys. Coba, Guys. Pasti diambil lagi sama Opa, Guys. Opa itu gak gak marahin kita. Tapi dia, dia itu memungut lagi, Guys. Membiarkan kita senang, Guys. Ipin-Ipin tuh senang karena masih kecil pasti balik lagi fasnya. Coba dah. Aduh, enggak hujan lagi. Ya udah, buang nanas tuh kan. Tuh kan balik lagi. Opa itu baik, guys. Teori buang nanas. Aduh, salah. Mana, mana nanas, nanas. Ambil nanas. Nanas. Ambil nanas lah, Upin. Ambil nanas, Upin. Ini buang dulu. Ambilas Upin. Nah, ini nih kita buang. Eh, izin dulu sama Opa enggak sih, Guys? Jom pergi mengembari, Ipin. Opa. Opa. Upin nak buang nanas boleh tak? Opa Ipin yang salah. Opa. Ipin yang nyuruh buang, Opa. Katanya biar ada hujan. Hah, yang penting udah izin ya. Udah izin ya. Yang penting udah izin sama Opa, Guys. Yang penting udah izin sama Opa guys, ya. Yang penting udah izin sama Opa, Bro. Buang nas. Oke, udah udah udah udah udah udah buang udah buang. Astaga lempar kursi ke K eh lempar kursi ke Opa. Udah. Aduh, kamu berdosa banget. Mandi di sungai baru tidur. Oke, teori mandi di sungai kata Ikras. Oke, entar kalau gak hujan kita mandi di sungai terus habis tidur. Masuk untuk main. Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Ah, enggak hujan juga. Teori mandi di sungai. Entar sungainya di mana, Guys? Sungai nak main apa? Oh, ini ni ni ini ni nih. Sungai sungai sungai sungai sungai sungai sungai. Mandi di sungai. Wih. Oke. Oke. Kita kita mandi di sungai. Mandi di sungai. Mandi di sungai. Sunga kotor banget banjir. Eh, ini sungai apa tempat berak, Guys? Ya Tuhan, kotor banget. Upin bawa berak, Guys. Yaah, tidur, tidur, tidur, tidur. Rumahku surgaku. Tidur, rumahku surgaku. Tidur, tidur. Tidur, tidur. Tidur sampai hujan, Bang. Enggak bisa. Selamat malam, Ipin. Teori mandi di selokan enggak bisa mandi. Mungkin teori terjun ke selokan bisa, Dra. Oke, ayolah kasih aku hujan. Astaga teorinya belum benar, Guys. Oke, teori nyemplung ke selokan, habis itu tidur. Teori nyemplung di selokan, habis itu tidur. Aduh, sandalnya siapa itu, cuk? Terbang. Yeay. Kita main di selokan Ipin. Kita main di selokan Ipin. Main di selokan Ipin. Main di selokan. Yey. Udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah. Ini kotor banget si Upin Ipin kotor banget, Teman-teman. Ih, Upin-ipin kotor banget, Guys. Tidur, tidur. Pengembaraan baru. Oke, Bang. Nama game-nya Upin-Ipin Universe. Iya benar, ini tangki air. Kendara sepeda keselokan langsung tidur, Bang. Oke. Aduh, enggak hujan juga. Teori naik sepeda keselokan. Oke. Kita pakai Ipin, ya. Kita pakai Ipin, ya. Aduh, Upin pembawa sial, Guys. Tengok aku dapat pakai Upin pembawa sial. Oke, terjun langsung. Nah, ini nih kita. ngeng. Oke, balik lagi, balik lagi, balik lagi. Eh, mana sih? Aku nunggu Viz loh di sini. Buset. Ng ngeng. Rusak-rusak sepedanya si Upin-Ipin, Guys. Ng sampai naik anjir. Oke, udah udah udah udah udah udah bawa sepeda ke selokan. Udah, ayo. Apalagi kalau gak ini nih senang orang cari. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Boleh tid yang baru. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Download di mana? Download-nya di Steam. Steam, Teman-teman di TikTok. Hujan ggak? Hujan gak? Hujan enggak? Hujan enggak? Teori mandi di rumah Opa langsung tidur. Waduh. Mandi di rumah enggak bisa mandi di sini, Guys. Itu enggak bisa main di HP, Bang. Tidur mandi di g mana? Buang bola keselokan. Buang bola keselokan. Boleh entar. Bolanya di mana? Bolanya di mana? Bolanya di mana? Bola Oh, ini bola. Teori buang bola di selokan. Oke. Teori buang bola diokan. Astaga. Udah. Aduh, semua barang dibuang, Guys. Semua barang dibuang, Bro. Tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Let’s go. Astaga, sama aja, Guys. Sama aja, Bro. Eh, teori terakhir. Teori terakhir. Teori terakhir. Teori terakhir, Guys. Teori terakhir, Guys. Teori terakhir, Guys. Yang luar biasa. Teori terakhir apa? Teori terakhir apa? Ayo. Teori terakhir apa? Te terakhir lempar bola ke Opah. Udah, Bang. Tadi, Bang coba ke rumah dalang lompak. Oh, lempar kursi ke selokan. Harus perlukan bantuan lagi. Eh, semua barang kita lempar, Guys. Keselokan. Lempar kursi selokan boleh. Lempar kursi. Ih, si Ipin nakal banget, Guys. Si Upin lempar bola sama Nana sama Fas. Si Ipin malah ngelempar kursi. Jjir. Anjir. Udah udah udah udah udah udah. Seronoknya di rumah. Astaga. Si si Ipin malah main. Loncatnya. Anjay. Kayak apa loncatnya, Bro? Tidur. Hari yang baik. Tidur, tidur, tidur, tidur. Pengembaraan baru. Teori mancing. Mancing kelamaan. Teori Bros marah. Eh, Kak Rosmarah gimana ya? Aduh, enggak juga. Eh, teori terakhir ya. Teori terakhir ya. Buset, ngambang si Upin. Ngambang anjir. Teori eh teori. Teori apa ya? Teori apa ya? Teori gebuk Kak Ros kali ya. Mana ya teori. Eh, kita ambil pentungan dulu. Oh my God. Ini apa nih? Kendang gak bisa gak? Gak bisa dilempar ini, Guys. Ini gak bisa dilempar, Guys. Oke, kita ambil ini dulu. Aduh, jangan. Ini ni ni ini pentungannya ambil. Aduh ambil pentungannya. Nah kita pentung karos. Untuk hari langsung lari guys langsung lari. Satu, dua, tiga. Ye, lari lari. Ipin, Upin. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Selamat malam, Upin. Takut aja dimarahin baru. Takut anjir dimarahin. Astaga. Enggak hujan-hujan, Guys. Teori tanpa berharap. Ah, enggak bakal hujan lah ini, Guys. Tidur lagi. Tidur lagi. Enggak bakal hujan ini. Enggak bakal hujan. Ayo. Enggak bakal hujan apa ini? Aduh, enggak bakal hujan sini, Guys. Aduh, enggak bakal hujan sii, Guys. Susah banget dapat hujan, Guys. Enggak bakal hujan sih, Guys. Teori tanpa teori. Ayo, teori tanpa teori, Guys. Langsung, langsung aja, Guys. Tengok aku dapat. Ayo dong lompat di kasur lagi. Teori lompat di kasur. Teori nyiram tanaman. Oh, teori nyiram tanaman. Teori nyiram tanaman. Aduh enggak juga. Oke teori nyiram tanaman boleh juga. Boleh juga. Pakai slip Ipin. Pengembaraan bermula. Nah ini ni ni nih. Oke jom kita pergi kebun sama-sama Ipin. Oke lah tanamannya sendiri kagak ada. Kocak tanamannya kagak ada. Kocak. Wow. Tanamannya enggak ada, Guys. Ya Tuhan, kita tanam dulu kali, ya. I, enggak punya tanaman kita, Guys. Ini penting untuk kebun kita, Ipin. Ya, kita, Guys. Karena benih enggak punya benih dah. Gak punya tanaman. Kocak. Oh, ya. Ya, udah. Ya udah. Te kita ganti. Aku ganti ya. Teori buang tempat air ke Opa. Opa. Opa. Opa. Enggak ada yang bisa ku siram Opa. Ini ambil Opa. Ini ambil apa? Udah, udah, udah. Eh, gak bisa dilempar, Guys. Gak bisa dilempar. Tidur, tidur. Last, ya. Last theory ya. Kalau enggak bisa, berarti besok atau lagi 2 hari kita main lagi. Selamat malam, Ipin. Kita coba lagi. Oke, next. Di next bokin, ya. Oke. Hah. Ya udahlah, Guys. Kalau gitu karena enggak dapat hujan-hujan, kita lanjutin di next stream berikutnya aja. Kita bakal cari teori-teori lagi yang bisa ngebuat hujan. Terus kita cari sore atau malam hari kita bakal keliling ke desa lagi. Oke, kita akan cari semua misteri-misteri yang ada di Kampung Durian Runtuh bersama Upin dan Ipin. Oke, thank you teman-teman. Jangan lupa di-like dan subscribe dulu channel aku biar kalian enggak ketinggalan. Kalau sudah di-subscribe, hidupin loncengnya biar kalian ada notif kalau aku streaming. Oke, guys. Thank you teman-teman semuanya. Selamat sore. Terima kasih yang udah em menemani aku. Makan suya Feb. Wah, kok ada kucing anjir? Kok ada kucing lah. Eh, guys. Guys, itu kucing kuburan enggak sih, Guys? Itu kucing di kuburan enggak sih, Guys? Guys, kucing di kuburan kan, Guys? My God, ini kucing di kuburan, Bro. Thank you udah 10.000 like ya, Feb. Sampai jumpa. Kita absen dulu teman-teman ya. Ada Mutiara, ada Febri, ada Fazil Blue Chop. Thank you tadi Bang Haji, ada Ratna. Thank you teman-teman yang udah ikut membership, thank you juga. Aduh, Hal, Ada Kinkin, ada Bocil, Roblox, Dava, AVZ, Re, Fazil, Andin, Derian, Kanza, Ryan, Kinken, Arto, Stefani, Hazil, Nansi, Adil, Febri, Ananda, Dila, Kilemis, Adi, Nyoman, Agus, Farhan, Kanza, Michil, Mr. Cat, Agus, Fakil, Aqila, Kulkit, ada Areva, Mr. Cat, Dilan, Ika, Azda, ada Arthur, Aira, Sukiani, Darian, Aqila, LC, Alex, Anjar, Ores, Deza, Fatia. Thank you teman-teman semuanya. Sampai jumpa di next stream berikutnya di Upin Ipin Universe mengulik misteri yang ada di sini. Thank you teman-teman semuanya dan selamat sore. Astaga. Eh, ganti musiknya biar biar lucu. Dadah, guys. with your sunshine breaks the me with I let you in with you. I’m saving song I’m saving song saving song. Sl
Terimakasih temen temen sudah mampir ya, di pencet yuk Like dan Subscribe nya😁
Join discord buat yang mau mencari teman dan mabar super bear
👉 https://discord.gg/SWPrvC4qgQ
Support aku mulai dari 1000 ya (Media Share ON)
Saweria https://saweria.co/Taksugaming
SocialBuzz https://sociabuzz.com/taksugaming/donate
Join Membership
👉 https://www.youtube.com/channel/UCIlGMWGy97mbH1UoQqICpdw/join
nightbot commands:
!donasi
!discord
!gantigame
!spek
#taksugaming #roblox #upinipinuniverse