Yuta Mio Panik Buat Banyak CCTV Merekam Semua Anomali dan HAMOOD Habibi Di Kota Sakura ๐ฑ
Lah esok sekolah cepat banget anjay berh pati pum bukan sembarangan esteh. Tung tung tung tung tung tung tung tung tung sahur. Udin dinun madin din dun merupakan sosok jeruk yang memiliki mata dan mulut karkir kur kar kur adalah sesosok alomani berbentuk kursi hijau. Makhluk ini sering muncul pada malam hari di pos [Musik] ini teman-teman sepertinya ini suara alarm dari CCTV rumah kita. Iya. Waduh, Yuta. Sepertinya ada yang gawat ini, Yuta. Iya. Baby Selin jadi kebangun soalnya suara em alarm CCTV-nya keras banget. Iya, Bibi Shelin. Kak, Kak, udah, Kak. Sebaiknya Kakak cek CCTV-nya, Kak. Iya, iya, iya. Mio. Halo, Teman-teman. Kembali lagi di channel Hai aku Aji bersama aku Kakak Yuta Mio, Kakak Atum Atam, dan Baby Shlin. Seperti biasa teman-teman, di kota Sakura ini banyak sekali nih kejahatan-kejahatan seperti anomali yang datang. Ya udah, Teman-teman siap kan berpetualang dengan Kakak Yuta? Oke, Teman-teman, langsung aja ya kita lanjut bermain game Sakura School Simulator. Aduh, ada apa lagi nih? Ya, sebentar ya teman-teman biar Kakak Yuta cek CCTV di rumah kita ini. Iya cepetan. Sahur merupakan sosok anomali yang mata luar sahur aduh gawat teman-teman. Soalnya tadi kakak lihat e di CCTV para anomali itu mengepung kota Sakura. Ah yang benar yuk. Iya beneran atom Matam. Aduh Kak bagaimana ini, Kak? Iya bagaimana? Apa tidak sebaiknya kita langsung datang ke ini ke kantor polisian? Oh iya benar tuh apa yang dikatakan Baby Shelin. Ya udah teman-teman kita langsung otw ke sana ya. Iya. Ayo tak. Oke ayo deh. Kita harus pergi nih. Soalnya ini sangat gawat darurat. Waduh. Eh itu di depan rumah kita ada apa itu, Yuta? Sebaiknya kita pergi dulu, Yuta. Yuta, sepertinya itu adalah anomali lah. Esok sekolah Yuta. Iya, iya benar. Benar. Ini adalah anomali yang jahat itu kan. E sebenarnya tidak jahat sih, Yute. Oh, ya udah. Ya udah. Ee, itu tidak penting. Yang terpenting kita harus melaporkan ini semua dulu kepada polisi korban. Ayo teman-teman naik semua. Iya, iya. Ayo kita pergi. Waduh. Heh. Tadi Kakak lihat di CCTV itu ada enam anomali Baby Shelin. Oh, enam anomali? Iya, Baby Shelin. Kakak Yuta tidak bohong. Banyak sekali anomali di kota Sakura ini. Ah, ya udah Yuta yang terpenting kita lapor dulu Yuta. Iya iya ini kan mau lapor. Waduh kenapa ini di e kantor polisi Koban? Kenapa banyak sekali warga-warga yang takut? Ada apa ini, polisi, Ken. Wah, Yuta. Sepertinya ini sangat gawa darurat. Kenapa kalian keluar dari rumah? Sementara warga-warga di eh Kota Sakura ini ketakutan dan melaporkan ini kepada eh polisi Ken dan polisi IO. Tuh, mereka itu ketakutan, Yuta. Mereka tidak berani pulang ke rumahnya. Oh, begitu ya, polisi, Ken. Iya, Yuta. Udah, kalian mau ngapain, Yuta? Udah sebaiknya kalian pulang aja sana. E, bagaimana kami mau pulang? Soalnya di depan rumah kami udah ada anomali lah esok sekolah pasti percuma saja. Kalau kami berdiam diri di rumah itu Anomali akan mendatangi kami, Polisi Ken. Oh, begitu ya, Yuta? Iya, polisi Ken. Eh, polisi Ken. Eh, sepertinya Yuta mau membantu nih. Oh, membantu? Iya, iya. Iya, Polis Ken. Kami siap membantu. Eh, bagaimana ya? Soalnya polisi Ken ini tidak bisa ke mana-mana. Polisi Ken lagi jaga warga Sakura di sini. E, ya udah, Polisi Ken, berikan kami senjata. Hah, senjata? Kalian kan masih anak-anak. Iya, tidak apa-apa polisi Ken. Ini semua untuk keselamatan warga Sakura polisi Ken. Ah, ya udah kalau begitu kalian masuk saja ke dalam kantor polisi ini dan kalian cari senjata yang ada di sana. Oh, begitu polisi, Ken. Terima kasih, ya. Ayo Kakak Yuta kita lihat senjata apa yang ada di dalam kantor polisi. Hah, di sini ada apa ini? Wah, ada basoka Mio. Ih, iya, Kak. Tapi ini bakokanya sangat kuat, Kak. Mungkin aja kalau kita yang pakai basoka ini, para anomali itu akan kalah, Kak. Oh, iya benar. Ya udah, kita ambil satu-satu kecuali atom-atom. Kalian lihat aja. Karena kalian itu tidak bisa memegang basoka, masih pintaran Baby Shelin. Eh, Yuta, kamu ini bagaimana sih, Yuta? Sudahlah, ya. Udah, ayo, Mio. Ayo, Baby Shelin. Kita ambil bakoka ini. Iya, Kak. Ya udah, Kak. Ayo, Mio. Baby Shelin, kamu sudah e ambil basokanya belum? Udah, Kak. Ini, Kak. Udah, Mami, Kak. Iya, ini Pipil Shelin udah ambil basokannya. Berat banget. Ya, tani dulu, Baby Shelin. Kita harus menyelamatkan. Kota Sakura ini. Kalau tidak nanti Kota Sakura bisa hancur. Dihancurkan oleh para anomali. Iya. Ya udah, sekarang kita langsung mencari anomalinya. Iya. Yuta. Cepetan Yuta. Iya. Tomat Tamam. Santai dong. Soalnya kan aku lagi menyetir nih. Kakak Yuta itu di depan ada anomali. Apa ini? Oh, ini adalah anomali bereste Patipum. Iya, Bibi Selin. Ini adalah anomali beratum. Yuta, langsung aja Yuta, kamu kalahkan Yuta. Baiklah, kalian lihat ini ya. Baiklah bersiap semuanya ya Baby Shelin kamu siap kan? Iya, Baby Shelin siap ya Kak. Mio juga siap, Kak. Ya sudah, langsung saja kita tembak anomali bereste Patipum ini. Iya, ayo Kak Yota. Iya, ini. Uh, senjata pasaka Baby Shin. Oh, sebaiknya kamu pergi ya, Nomali berpatum. Iya, pergi kamu bereste Patipum. Jangan kamu datang lagi ke kota Sakura. A kurang ajar. Ah. Ah. Sakit sekali. Ah. Yeay. Baby Shelin. Kita berhasil. Iya, Kakak Yuta. Ya sudah. E berstatipum itu sudah kalah. Baby Shelin, kamu hebat sekali. Oh, enggak. Baby Shelin enggak hebat. Kakak Yuta juga hebat. Iya, semuanya kita hebat. Oke, Teman-teman, kita cari lagi anomali yang ada di kota Sakura ini. Soalnya ini memang anomalinya sangat jahat, Mil. Oh, begitu ya, Kak? Iya, iya, iya, Kak. Kak, tadi kan di depan rumah kita ada anomali itu, Kak. Apa namanya, L? Esok sekolah. Iya, Yuta. Yang besar itu, Yuta. Yang matanya melotot itu, Yuta. Iya, iya, iya. Ya udah, kita akan mengalahkan Anomali lah esok sekolah itu ya. Iya. Ayo kita kalahkan lagi. Iya, iya. Baby Shelin. Ha, itu dia. Wah, matanya melotot begitu ya, Baby Shelin. Iya, seram banget. Ya udah teman-teman, ayo turun. Kita harus mengalahkan anomali ini nih. Lah, esok sekolah. Eh, Baby Shelin, Mio, kalian sudah siap kan? Sudah, Kak. Sudah. Ayo kita kalahkan. Iya iya ayo guys kita kalahkan. Ini apa namanya? E adom la esok sekolah. Ayo baby Shelin. Iya ini Baby Shelin lagi nembak. H tapi tidak kena-kena. Aduh Baby Shelin kamu salah nembaknya. Harusnya pas seperti Kakak Yuta nih. Nah ini nih. Wah sebentar lagi dia akan kalah nih. Lihat aja nanti. Wah bagus. Baby Celin tembak terus, Baby Celin. Iya, ini h baby udah nembakin terus nih. Biar dia pergi dari rumah kita. L la la. Esok sekolah. Wah, ada apa ini? Kenapa aku ditembak-tembak seperti ini? Alah, esok sekolah sebaiknya kamu pergi deh. Soalnya warga Sakura di sini tuh takut banget sama kamu. L la la esok sekolah. Aduh, jangan ditembakin terus. Aduh, sakit sekali. Wah, kita menang lagi, Baby Celin. Kita sudah mengalahkan Anomali la esok sekolah. Iya. Hm. Kita semua memang hebat. Oke, Teman-teman. Selanjutnya kita harus mencari lagi nih. Waduh, kalian ini kenapa? Kenapa badan kalian seperti itu? Heeh. Baby tidak tahu. Tapi sepertinya ini gara-gara Baby Shell memegang baksoka. Berat banget. Ya udah, ya udah sabar aja ya, Baby Shelin. Iya, Kak. Ya udah, Kak. Naik terus, Kak. Iya, iya. Waduh, Mio, kamu kenapa tuh seperti itu? Atup matam kalian lagi nih. Kenapa nih posisi tubuh kalian? Ada Yuta. Aku juga tidak tahu Yuta. Ini karena ini Yuta. Ledakan baksoka. Oh, begitu ya. Iya, Yuta. Ada Yuta. Udah deh, Yuta. Kita kalahkan anomali selanjutnya. Iya, iya. Sepertinya ini adalah Hamud Habibi kan? Ih, iya Kak. Ini, Kak. Kita kalahkan aja ini Kak. Hantibi, Kak. Iya, iya. Ayo kita turun lagi. Turun lagi teman-teman. Ayo kita kalahkan lagi hamut Habibi ini. Wah, ternyata dia tidak begitu besar. Siap-siap deh kamu. Kami akan mengalahkan kamu dengan basoka kami. Wah, teman-teman, hantu hambibinya menjadi besar. Ah, masa sih, Kak? Itu seperti yang kalian lihat. Wah, dia marah sekali. Baby Shelin, ayo, Mio. Baby Shelin. Langsung saja kita basoka ini. Hantu hamunut, Habibi. Iya, iya. Ayo, Kakak Yut. Oke, Teman-teman. Langsung saja kita tembak. Iya, Kak. Ayo, Pipy Selim tembak. Iya, ini Pipi Selim tembak. Wah, kamu rasakan ini hantu bibin. Dasar kamu ini. Kenapa kamu selalu saja datang ke sekolah Sakura, He. Aduh, atau matam Mio. Maafkan, Kakak. Aduh, Yuta. Aduh, Yuta. Aduh, hampir aja aku kena Yuta. Kamu ini nembaknya harus berhati-hati Yuta. Iya. Ya, maaf maaf. Ya udah, Teman-teman, kita lanjut aja lagi mencari anomalinya. Iya, Kak. Ayo, Kak. Oke, Teman-teman, kita harus mengalahkan anomali selanjutnya. Iya, Kak. Ayo, Kak. Selanjutnya anomali apa, ya, Kak? Ya, Kakak juga tidak tahu. Ee kalau tidak salah sih dekat sini juga sih anomalinya, Mio. Oh, itu Yut, Pak. Wah, iya itu kan anomali karkir Kurk. Iya, itu kursi. Kursinya enggak boleh didudukin nanti pantat kita bisulan. Ya udah teman-teman turun semuanya. Kita akan mengalahkan anomali Karkir Kurkur. Eh ayo mana nih Baby Shelly? Di sini. Oh ya udah Atomat kalian di belakang saja berlindung biar Kakak Yuta, Mio, dan Baby Shelin yang akan mengalahkan Anomali karkir Kurk Kurk. Iya, Yuta. Oke, Mi langsung kita tembak aja. Ayo, Baby Shelin. Iya, ayo. Rasakan ini, Anomali. Karkir kurkkur kurkkur. Ya, rasakan ini. Ini adalah senjata basoka yang sangat kuat. Kamu akan kalah, Nomali. Karkir kurk kur. H. Eh, Anomali karkir kurnya sudah kalah. Iya, Kak. Aduh, Kak. Tinggal kursinya, Kak. Udah biarin aja. Soalnya raganya atau rohnya sudah kita kalahkan. Mio. Udah, Mio. Selanjutnya kita harus mencari anomali lagi. Ya udah, Kak. Iya, iya Kak. Ayo, Teman-teman. Iya, Yute. Aduh, Yuta. Anomali apa lagi selanjutnya, Yuta? Iya. Pipi Sirin penasaran yah. Kakak Yuta juga tidak tahu. Tapi sepertinya ada anomali di sekitar sini. Itu kakak Yuta ada Anomali Udinindun Madinindun. Wah beneran nih. Hai Udinindun. Udinidun. Madindun. Ada apa ini? Apa kalian ingin aku kalahkan? Hm. Wah, tidak segampang itu. Dininindun, sekarang kami yang akan mengalahkan kamu. Benar enggak, Baby Shelin? Iya. Oh, kamu rasakan ini e Udin dindon. Sebentar lagi kamu akan kalah. Dengar tuh apa yang dikatakan Baby Celin. Uh, dindingin dindun madindin dindun. Ya sudah, coba saja. Ayo, Kakak Yuta, kita tembak aja ini dindutuknya. Ah, kamu rasakan ini dindingin dinding. Wow. Dindin m dindin-dindun. Apa yang kalian lakukan? Kamu sudah ini menakuti orang di kota Sakura. Makanya kamu rasakan ini. Hmm. Baby Selina udah marah banget ini. Sebaiknya kamu pergi. Udin dulu. Oh. I. Hah. Babyin. Untung aja Kakak Yuta kalahkan. Ya udah, ayo kita cari lagi. Sepertinya tinggal satu anomali lagi. Iya, Kak. Anomali apa ya, Kak? Anomali tung tung tung sahur. Oh, iya. Baby Shelin tahu anomalinya. Oh, ini Kakak Yuta itu adalah anomali tung tungtung sahur. Iya. Iya, Teman-teman. Ayo turun dan kita kalahkan langsung ini Anomali tung tung tung sahur. Ayo, Baby Celin kita kalahkan ini Anomali tungtung sahurnya. Iya. Ayo, Kakak Yuda. Waduh, tembak Kakak meleser nih. Tembakan Kakak. Iya, Kak. Sama, Kak. Aduh, Bibi Selin kamu nembak apa? H Baby Shelin salah ya? Salah, Bibi Shelin. Kamu lihat itu. Itu kan ada tungtunung sahur. Ya udah, kamu langsung tembak aja ke sana. M, oke. Mm, Baby Shelin akan mengalahkan tong tongtong sahur ini. Hmm. Kamu rasakan ini. Ah. Tung tung tung tung tung tung tung sahur. Tung tung tung tung tung sahur. Kamu rasakan. Uh. Baby Selin udah marah. H. Baby Selen akan tembak kamu. H. Kamu rasakan ini. Tung tung tung sahur. H. Yeay. Akhirnya Kakak Yuta, Baby Sheline, Mio, dan Kakak Atom Matam berhasil mengalahkan semua anomali di kota Sakura ini, Teman-teman. Teman-teman, terima kasih ya, Teman-teman yang sudah menonton video ini dari awal sampai selesai. Nantikan video terbaru dari channel Hai, Aku Aji. Sampai jumpa ya, Teman-teman. Dadah. Ah.
Yuta Mio Panik Buat Banyak CCTV Merekam Semua Anomali dan HAMOOD Habibi Di Kota Sakura ๐ฑ
#sakuraschoolsimulator
#idsakura
#dramasakuraschoolsimulator