Kronologi Kem4t_an Prada Lucky, 20 Anggota TNI jadi Tersangka

Jangan praw dunia harus tahu. Cerita pilu tentang perajut Jurit TNI datang dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Prada Luki Cepril Saputrao nyawanya hilang bukan karena gugur di medan perang, tapi tewas di tangan seniornya dengan sejumlah luka yang tak wajar. Entah apa yang merasuk dalam pikiran mereka hingga tega mengakhiri hidup Rada Luki, menyayat hati dan menyesakkan dada keluarga. Hancur sayang. Hati Sepriana Paulina Mirpei, Ibu Pradaluki hancur berkeping-keping. Anaknya terbujur kaku di dalam peti berselimutkan bendera merah putih. Di rumah duka di asrama tentara Kuanino Kupang, kerabat berdatangan untuk menyampaikan bela sungkawa dan menguatkan hati keluarga. Meski berat, keluarga mesti melepas Prada Luki ke tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman umum Kapadala, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penguburan berlangsung khidmat dilakukan secara militer yang dipimpin Kepala Staf Brigade Infantri Komodo. Hati Sepriana hancur dan terluka parah, Saudara. Anak yang dia kandung, dia lahirkan dan dia asuh selama 20 tahun mati begitu saja. Padahal Prada Luki baru 2 bulan menjadi anggota TNI. Dia menuntut keadilan atas kematian putranya. Bahkan ia ingin pelakunya dihukum mati. Seorang ibu saya minta keadilan. Saya pun anak sudah mati sia-sia. Mati di medan perang saya terima. Itu tugas dia. Bela negara, bela bangsa. Ini mati sia-sia di tangan senior. Proses mereka pecat. Bila perlu hukuman mati. Kalau kalian tidak proses, lewat kalian bunuh saya. Ikut anak saya langsung. Saya sakit hati, saya hancur hati saya. Kalian bikin seperti ini. Kristiano, ayah Pradaluki murka, Saudara. Dia marah pada pembunuh anaknya. Mereka telah mematikan cita-cita Pradaluki yang sangat ingin jadi prajurit TNI. Sang ayah menuntut agar kasus ini diproses seadil-adilnya. Tentara aja dibunuh kok, bagaimana mau yang lain? nyawa saya taruan kalau keadilan ini percuma Indonesia bubar bubarkan Indonesia merah putih saya pakai buat apa rangkaian kekerasan yang menimpa Prada Luki bermula pada Minggu malam tanggal 27 Juli lalu di baseecamp batalion Uakanga Mereat itu sedang dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah personel TNI salah satunya Pradaluki. Lalu, Saudara, keesokan harinya tanggal 28 Juli, Prada Luki mencoba kabur dengan alasan izin ke kamar mandi. Tapi aksi melarikan diri ini diketahui oleh salah satu anggota staf Intel Prada Luki yang dicari-cari lantas ditemukan di rumah ibu asuhnya. Masih di hari Senin, Saudara Prada Luki dibawa kembali ke barak. Di sini para seniornya memukulnya dengan selang. Salah satu perwira berpangkat Let sudah mengingatkan agar tak lagi memukuli Pradaluki. Tapi pada Rabu tanggal 30 Juli, beberapa senior malah menganiaya kembali menggunakan tangan kosong. Kemudian, Sabtu 2 Agustus, Prada Luki dibawa ke Puskesmas Kota Danga. Karena hemoglobin rendah, dia dirujuk ke RSUD Air Ramo. Dua hari berselang, Saudara. kondisinya memburuk. Sempat dipindah ke ruang perawatan insentif intensif maksud kami, tapi nyawanya tak tertolong. Tapi ada kejanggalan dalam kasus ini, Saudara. Dalam surat keterangan resmi TNI, Prada Luki diklaim meninggal akibat jatuh dari bukit pada 6 Agustus 2025. Keluarga amat kehilangan sosok Pradaluki. Prajurit muda ini dikenal sebagai sosok yang ceria, ramah, dan jadi harapan pelindung keluarga. Jalan menggapai mimpi sebagai anggota TNI pun tak mudah. Delapan kali Pradaluki mengikuti seleksi. Dia baru lolos pada Februari 2025. kesehariannya itu ee dia aktif. dia aktif baik di gereja terus di lingkungan juga dia aktif di keluarga juga apalagi jadi ee mereka tuh sayang dia sekali karena dia orangnya ramah terus mm merangkul toh terus mudah berbau juga tidak pernah suara besar sama sekali itu anak bapak tolong jangan bersimpuh Pada pangdap udayana Pik Budiakto tangisnya pecah saat Pangdam mendatanginya di asrama tentara Kino Kupang Senin siang. Sepriana minta keadilan bagi putranya. Keluarga mendesak agar kasus kematian prada Lukinamo bisa terungkap hingga tuntas. Pangdam bilang berdasar penyelidikan tim investigasi pada 20 prajurit TNI yang jadi tersangka atas kasus kematian Prada Lukinamo. Ironisnya, satu di antara mereka merupakan perwira TNI. Pangdam klaim akan memproses kasus ini secara transparan dan mengedepankan keadilan bagi pradaluknya. 20 tersangka yang sudah di tahan dan kemudian akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan selanjutnya. Di antara 20 itu apakah ada perwira jenderal? Ada satu orang perwira. Boleh tahu ini salinya jenderal? nanti oleh penyidik yang akan menyampaikan dan selanjutnya proses ini sedang berlangsung dan saya secepatnya akan melaporkan kepada pimpinan ada motif apa ya? Ada motif apa jenderal beliau ini apa penyebabnya? Ini sedang diselidiki oleh yang berwajib dalam ini pondam. Segala bentuk kekerasan atau penganiayaan tak boleh diberi ruang. Keadilan bagi pradaluki harus diberikan. us tuntas kasusnya cari siapa pelakunya. Hukum harus ditegakkan. Proses investigasi kepatian sang prajurit muda mesti dijalankan secara transparan agar tiada lagi luki-luki lain yang putus nyawa sia-sia. Yeah.

KOMPAS.TV-Kronologi Kem4t_an Prada Lucky, 20 Anggota TNI jadi Tersangka

Sahabat Kompas TV Palembang, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Palembang, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

KOMPAS TV PALEMBANG

Jl. Angkatan 45 lorong Harapan No. 23 Kelurahan Lorok Pakjo
Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang 30137

Facebook : Kompas TV Palembang
Instagram : @kompastvpalembang

#KompasTV #Palembang #Sumsel #pradalucky