Riuh! Suara Aspirasi Soal Tuntutan Bupati Sudewo Mundur

Silakan G ya. Lintang dan juga saudara e saat ini semakin ramai semakin panas juga situasi yang ada di alun-alun kota Kabupaten Pati ini. Dan saat ini Lintang dan juga Saudara bisa Anda saksikan saya ini bersama salah satu ee orator ya, Pak ya. tadinya menyampaikan orasi secara percaya diri dan juga mendukung penuh masyarakat atau masa dari Pati ini untuk ee memberikan unjuk rasa begitu ya kepada pemimpinnya. Pak, apa ini Pak yang menjadi landasan kok Bapak ini dari Surabaya tadi ya Pak ya jauh-jauh hadir ke sini untuk mendukung masyarakat Pati Pak. Jadi kita dari gerakan No Viral No Justice di Surabaya pada tanggal 13 Agustus ini hadir untuk men-support gerakan rakyat Pati di dalam melakukan perlawan arogansi kekuasaan Bupati Pati ini. Tetapi yang hadir tentu tidak hanya saya. Ribuan puluhan ribu orang ini tidak hanya orang-orang Pati. Ada Magetan, ada Blitar, ada Tadi Sumenep, ada Kalimantan, ada Sulawesi. Mereka semua sukacita berbondong-bondong hadir di sini tanpa dibayar. Tidak ada provokator. Semua dengan kesadaran bahwa ketika rakyat Pati itu tersakiti, maka yang sakit juga orang luar daerah. Makanya ini untuk pertama kalinya ada gerakan rakyat yang bermasalah itu Pati, tapi supportnya itu dari luar Pati banyak. Ya, ini Pati. Maka menurut saya ini harus menjadi pilot project supaya bupati, gubernur di daerah lain tidak boleh arogan, tidak boleh zalim, tidak boleh memaksakan kehendak di dalam membuat sebuah kebijakan. Aspirasi masyarakat harus didengar. Kalau memang rakyat itu tidak mampu ada kenaikan pajak, jangan dipaksakan. Kalau dipaksakan, maka akan muncul perlawanan seperti di Kabupaten Pati ini. Jadi, ini menjadi pengingat buat bupati-bupati yang lain. Kalau gak akan terjadi gelombang rakyat seperti ini. Tapi Pak, ini kan tuntutannya sudah dibatalkan ya, Pak. Dan ini kan sudah menjadi ee perbincangan di pekan-pekan terakhir ini. Lalu tuntutan apa yang hari ini dibawa, Pak? Bukan lagi tentang PBB kan, Pak ya hari ini tentunya. Iya. Kalau itu kan teman-teman ya toh teman-teman ingin supaya bupati itu lengser teman-teman. Tetapi saya ada hal yang lebih penting yang ingin saya sampaikan dan itu sudah kita buat konten untuk teman-teman Dipati Pati harus membentuk wadah. Kenapa mestinya rakyat tidak perlu demo? Mereka sudah punya perwakilan DPRD Kabupaten Pati. Faktanya tidak ada satuun yang bersuara. Tidak ada satuun anggota dewan itu yang membela kepentingan masyarakat. Maka saya sarankan kepada teman-teman Mas Botok dan kawan-kawan ini ayo membentuk wadah. Tujuannya menjadi lembaga penyampai aspirasi masyarakat. Kalau memang DPRD itu mandul, kalau memang DPRD itu melempem, teman-teman inilah vokalis-vokalis ini, orator-orator, aktivis-aktivis Pati ini yang memperjuangkan problem-problem dari masyarakat. Iya, Pak. Kalau berbicara tentang tadi kan ada kaitannya juga dengan DPRD begitu ya, Pak. Tadi saya mendengar kabar bahwa memang setelah ee jika mana nanti tuntutan ini di gedung bupati ini tidak ada ee yang mewakili untuk keluar atau menyampaikan argumen begitu ya, menemui masa kabarnya masa ini akan berpindah ke gedung DPRD. Apakah betul, Pak? Kalau soal itu ya enggak masalah mau pindah ke kantor gubernur ke depan gak apa-apa. Pesan saya tadi pada saat orasi di panggung saya sampaikan, ayo kita tunjukkan tanggal 13 Agustus ini adalah aksi damai. Jangan ada pengerusakan, jangan ada pencabutan rumput-rumput. Gak boleh. Pati harus menunjukkan aksi 13 Agustus ini adalah Pati untuk Indonesia. Maka ini menjadi proyek percontohan supaya ke depan kalau mau demo, mau menyampaikan aspirasi disampaikan secara damai. Soal puluhan ribu masa itu adalah konsekuensi. Tetapi teman-teman bisa menjamin tidak akan ada anarkisme. Semua disampaikan secara damai. Jika mana nanti tuntutannya itu tidak tercapai, gimana, Pak? Ah, itu soal teman-teman. Kita yang di luar Pati men-support. Saya kebetulan pengacara akan siap mendampingi teman-teman ketika ada persoalan-persoalan hukum. Kita siap dari Surabaya siap. Tetapi tentu di Pati ini juga banyak pengacara-pengacara. Ayo kita gabung. Jangan dilokalisir bahwa ini adalah masalah parti. Pemimpin arogan itu banyak di tempat, di tempat-tempat yang ada. Ayo belajar lawan pemimpin-pemimpin yang arogan ini. Baik, Bapak. Terima kasih untuk waktunya. Ya, Saudara. Memang tuntutan yang diberikan pada hari ini atau yang di bawah masa ini satu yang paling pasti yaitu mereka meminta untuk bupati Kabupaten Pati ini mengundurkan diri dari jabatannya. Namun apakah nantinya di akhir itu ee hal ini akan terealisasi? Pastinya hal ini membutuhkan waktu yang panjang dan kita lihat bagaimana nantinya apakah ada perwakilan dari bupati ataupun DPRD yang menemui masa. Nanti kita akan lihat bersama-sama tentunya untuk hari ini dan saat ini masa semakin banyak yang hadir saudara dan juga semakin memanas situasinya. Semoga saja nanti masih tetap bisa terkondisikan. Lintang. Baik, Gesi. Dari Pati Jawa Tengah tadi sudah mendengar aspirasi warga. Salah satunya adalah terkait dengan bukan hanya sekedar e pelengseran Bupati Pati, tapi lebih dari itu untuk menyoroti kinerja DPRD. Terima kasih.

KOMPAS TV Suara Aspirasi Soal Tuntutan Bupati Sudewo Mundur

#sudewo #pati #jawatengah #demo

Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung!

Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.