Terlalu membanggakan diri, endingnya jadi memalukan 😭
Petarung ini membuat kesalahan besar. Yi, pria Jepang berotot yang penuh gaya dan terlalu percaya diri masuk ke ring itu adalah panggung peragan busana. Dia berpose setiap kesempatan, memomerkan tubuhnya yang kekar, dan menikmati sorotan seakan kamera adalah lawan sebenarnya. Fansnya memanggilnya muscleman dan dia yakin penampilannya saja cukup untuk memenangkan pertarungan. Di seberangnya berdiri kota Miura, diam, fokus, sedikit pemalu. Saat Yusi terus berpose, Miura tetap berdiri tenang. Tak ada senyum, tak ada pertunjukan, hanya persiapan. Yusi bahkan sempat memalingkan wajah dan kembali berpose tersenyum sinis seakan kemenangan sudah di tangannya. Sikap tidak hormat itu tidak luput dari perhatian. Namun, begitu pertarungan dimulai, Miura langsung menunjukkan bahwa ini bukan lelucon. Dia tidak datang untuk menghibur. Dalam hitungan detik, keduanya saling melancarkan pukulan seolah ada pribadi. Pertarungan yang awalnya dikira santai berubah menjadi perang. Pukulan terbang, tendangan menghantam, tubuh saling berbenturan. Penonton yang awalnya mengharapkan tontonan ringan tiba-tiba terdiam. Mereka sedang menyaksikan duel sungguhan. Tak ada yang mau mundur. Lalu Yusi melakukan kesalahan fatal. Dia menerjang ke depan, mencoba menjatuhkan Miura dengan kekuatan fisiknya. Tapi Miura sudah siap. Seketika dia mengunci leher Yusi dengan front chok yang rapat. Keduanya terjatuh ke matras. Miura terus menyesuaikan posisi, mengencangkan kucian, menyeret Yusi semakin dalam ke bahaya. Yi merontta, menendang, berusaha lepas, tapi Miura tak mau melepaskannya. Dalam satu gerakan mulus, Miura beralih ke kuncian triangle CH dan menguncinya rapat. Wajah sang model yang biasanya siap difoto kini membengkak, memar, dan nyaris hancur karena tekanan. Darah mulai keluar, panik mulai melanda, kaki Miura semakin menekan, sikunya semakin menghimpit. Penonton kini berdiri melihat Yusi merontas seperti orang yang tenggelam. Sejenak terlihat seolah dia akan out. Tapi Miura tiba-tiba melepaskan kuncian. Bukan karena iba, melainkan karena bosan. Dia berdiri menatap lawannya dan menunggu. Yusi bangkit terbincang-bincang, mata kosong. Pertahanan terbuka. Sebelum dia sempat bereaksi, Miura melancarkan tendangan brutal diikuti pukulan kiri yang cepat. Yusi langsung ambruk menghantam kanvas dengan keras. Wasit pun langsung masuk. Pertarungan selesai. Hanya dalam sekejap Miura mengubah pertunjukan konyol menjadi sebuah tontonan penuh kekerasan. Tanpa teriakan, tanpa pamer, hanya murni eksekusi.
#mma #tinju #pertandingantinju #pertarungan #boxing #ufc
*Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, commenting, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use. This content doesn’t belong to Alvin Aliev, it is edited and shared only for the purpose of awareness and educational value. If the content owners (visual/audio) of this content has any issue, we request you to directly contact us, so we can sort out the outcome. Contact information in the bio.