JOKOWI DIKEPUNG KASUS KORUPSI!!. PERAN ADIK IPAR MULYONO DISEBUT LAGI | OTR #1004
Halo, halo, apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Senang sekali bisa kembali berjumpa dengan Anda semua dalam program Off the Record Membaca Berita di balik berita dan seperti biasa masih terus bersama kami. Saya Arif dan saya Ageta. Senang sekali menjumpai teman-teman semua dan kita berdiskusi update lah ya, Mas. eh kelihatannya masih ada kaitannya dengan Pak Sudewo ya, apa Bupati, Bupati, Bupati, dan juga Pak Jokowi ya. Ini tapi sekarang justru lebih menarik karena ini kemudian dikaitkan juga dengan adik iparnya Pak Jokowi ya. Berarti ini adik iparnya Pak Jokowi itu adik iparnya Ibu Iriana dong ya, Mbak ya. Eh, adik adik kandungnya adik kandungnya Ibu Iran. Betul ya. Jadi adik Ipak Jokowi itu berarti adik kandungnya Ibu Iriana gitu ya. Nah, ini e dan juga kasus-kasus korupsi yang sekarang sedang ramai banget di ungkit-ungkit lagi orang. Termasuk juga soal haji ya, Mbak. Soal ee kuota haji ya. Kuota haji itu kan sangat menarik karena ee yang sudah di apa yang dicekal ada tiga orang yakni satu Pak mantan Menak Yakut Kholil Komas. Kemudian ada staf ahlinya ya namanya saya lupa. Kemudian ada seorang pemilik ee travel lagi yang sangat terkenal besar ini dia politisi golkar juga ini Bang Fuad ee Hasan Masur ya. Ini dan belakangan itu ketua KPK itu juga menyampaikan bahwa ini ratu ini banyak sekali ee apa ee travel haji yang menerima ee kuota limpahan kuota tambahan itu ya. Ya memang banyak orang dari 1600 jadilah 10.000 R000. Kalau dia itu kan kalau 10 ee 10.000 dikasih satu apa travel ya bisa menenak-blenek itu bisa muntah-muntah dia dibagi-bagi gitu ya. Tapi enggak tahu kenapa kok yang baru satu yang di dinyatakan dicekal padahal banyak sekali yang lain-lainnya. Dan kalau ngomongin ini orang juga mau enggak mau ngomongin dengan Pak Jokowi karena ini kan menterinya Pak Jokowi juga. Dan kemudian ada kaitannya orang masih tetap ingat ketika Pansus Haji Pak Yaakul Kas itu kan enggak enggak bisa dipanggil-panggil karena katanya sedang keliling ke luar negeri ya Mbak ya ke Arab, ke Vatikan, ke Ital, ke mana lagi? Ke Paris dan kemudian ke Uni Emirat Arab. Ke Jepang. Iya ke Jepang juga ya. pada akhirnya sampai kemudian ee Pansus Haji itu masa kerjanya 1 Oktober 2024 itu ya enggak bisa menghadirkan Pak Yakul Qolil Komas dan kalau seorang menteri itu kalau pembertian luar negeri enggak mungkin dia tanpa izin presiden atau diperintah oleh presiden gitu kan. Itu kan jadi menarik. Kalau toh diperintah itu lebih parah lagi. Orang tahu harusnya dia hadir di pansusi. Tapi kalau toh dia mengizinkan pun juga menurut saya enggak masuk akal. Kan beliau e tahu pada waktu itu sedang p sedang bekerja dan bekerja dengan waktu kan gitu. Oke kita ngomongin soal ini Mbak. Kita mau urainya dari mana nih pintu masuknya ngomongin soal ini karena kasus yang ee apa orangnya Pak Jokowi banyak banget karena Nadin ya Nadin sama Makarim itu kan diperiksa di dua tempat juga ya. Mantan Mendignasti itu ya. Ristek itu dia di Kejaksaan Agung sudah ada tersangkanya. Tapi Nadim enggak jadi tersangka. Tapi sekarang dipanggil juga di kejaksaan. Eh di KPK. Di KPK. Sor KPK. He. Iya. Iya. Jadi ini memang kok setiap kali ada kasus korupsi begitu ya, akhirnya seperti menyeret-nyeret nama Pak Jokowi begitu. Karena ini memang kasus korupsi ini ee Pak kami loh ya yang ngomong ya. ini penegak hukum yang mengaitkan ya nanti soalnya kan Ibu Mega ee Ibu Mega kan lagi ee minta agar para baser-baser itu ditertibkan dan kita mendeteksi gerakan BSER tuh sekarang ini ya apa ee ramai banget ya masif ya Bernya Mbak apa karena musim penghujan jadi biasa kodok-kodok kan muncul di musim penghujan tapi kalau urusannya baster enggak ada urusannya dengan musim penghujan cair tidaknya anggaran kan gitu ya Mbak Iya iya iya betul masif tapi kita melihat orangnya berkurang Jadi, Heeh. Jadi, orangnya itu-itu aja, tapi dia masif sekali begitu, Mas. Kelompoknya itu-itu aja, channelnya itu-itu aja, tapi sekarang makin masif dan makin sangar dan ee makin keras juga makin kasar begitu kata-kata yang di dan Pak Prabowo juga jadi sasaran ya karena gara-gara amnesti dan abolisi ya dimakzulkan katanya begitu ya Pak Prabowo ya. Betul, betul. Jadi, jadi memang ee itulah ee senjatanya dari geng Solo ya. senjata dari Pak Jokowi, senjata dari Gibran Kaesang yang memang memelihara bazer seperti itu dan memeliharanya terang-terangan gitu diterima di rumahnya, diterima di istana wakil presiden oleh betul-betul. Jadi kita bisa bayangkan dan ini betul-betul meniru pola dari Pak Jokowi yang di mana saat menjabat tahun 2015 itu langsung menerima para buzer begitu. ee jadi ada koordinatornya kemudian bazur-bzur itu kemudian menjadi besar menjadi besar dan mereka ber ee menjadi pembela pembela yang sangat kuat begitu ketika selama Pak Jokowi menjabat walaupun terakhir kemudian mereka banyak yang mulai sadar. Nah, mereka yang tidak bukan bukan tidak sadar saya rasa sadar karena ini generasi apa Pak? Generasi komisaris ya ini ya angkatan ini angkatan yang kemudian banyak jadi komisaris ya. Kalau kita lihat yang terbaru ini kan yang paling gede kelihatannya sekarang YouTuber Nusantara itu ya yang kebanyakan adalah YouTuber dari daerah-daerah gitu. Apakah mereka ini juga nanti dijanjikan komisaris di BUMD BUMD yang kepala daerahnya terafiliasi dengan Pak Jokowi? Jokowi gitu kita belum belum tahu ya seperti itu ya. Betul. Dan Pak Jokowi hafal loh sama nama mereka. Kalau kita lihat rekamannya lagi, begitu pada kalau tidak salah mereka bertemu tanggal berapa ya? Bulan Juni kalau tidak salah ya. Coba cari saja begitu ee di ee akun-akun YouTube yang terafiliasi kepada Mbak Jokowi seperti seputar Surakarta, solo apa dan sebagainya itu cari. Kemudian dengan ee kata kunci misalnya YouTuber Nusantara akan ketemu Pak Jokowi bertemu dengan mereka dan ketika ditanya ee itu ee dilepas begitu ya dengan suara atmosfer ketika ditanya, “Pak Jokowi tahu enggak siapa saja?” “Oh, saya tahu.” “Kamu ini kan kamu ini, kamu ini.” Artinya mengenal. Padahal kita saja ini Mas Sersu yang kita juga cukup aktif begitu ya. Di YouTube juga ee saya melihat juga akun-akun yang lain atau ee apa namanya? akun medsos yang lain begitu saya tidak tahu dan baru tahu begitu setelah ee setelah kemudian mereka sowan ke Pak Jokowi setelah mereka ee kemudian sekitar 2 pekan kemudian begitu di ee panggil Gibran di ee Istana Wapres. Tapi ternyata Pak Jokowi tahu sem iya kan ya pasti Mas Hersu Mbak yang salah harusnya seharusnya Pak Jokowi kasih tahu orang itu piaraannya Pak Jokowi begitu kan. Enggak kok, saya enggak ngomong gitu. I luar biasa ya. Kalau kalau beliau itu apaal dengan wartawan-wartawan istana agak masuk akal juga walaupun wartawan istana banyak karena 10 tahun kan bersama dengan mereka gitu mesti ada keluar ganti ganti keluar masuk keluar masuk. Tapi kalau dengan para YouTuber Nusantara ini kan sebenarnya RFIf tidak punya ee komunikasi ya bahwa kecuali setelah Pak Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden pulang kampung gitu ya. punyalah komunikasi Mas Heru. Karena ee sebelumnya ini ini yang ee kecil-kecil ya YouTuber Nusantara yang sekarang walaupun sekarang menjadi mereka menjadi ee buzer yang utama karena sebelumnya seperti zamannya eh Denny Siregar dan kawan-kawan itu kan Deni kan pernah bercerita bahwa pada suatu hari tengah malam Pak Jokowi karena ee sesuatu hal begitu yang menurut ee Jokowi mungkin pada saat itu sangat-sangat krusial waktunya sehingga tengah malam mereka diminta untuk datang. Bahkan mereka yang dari luar kota itu ee nyamperin satu sama lain katanya dikisahkan oleh Deni Segar waktu itu sudah cukup lama ya ini berarti ya intensitasnya nih ya. Iya betul. Jadi mereka tidak hanya sekedar ee menyala di luar gitu, menggonggong di luar tapi memang mereka memang bertemu secara fisik dengan Jokowi kan. Jangan-jangan lebih hafal dengan mereka ini dengan para bazer ya dibandingkan dengan para di sana ya. bisa jadi begitu karena kan yang dipantau ee karena suara dari bazer ini kan sangat-sangat berpengaruh. Nah, ini yang yang menarik juga Mas Hersu saat ini ee ini berkaitan dengan langkah KPK ya. Jadi KPK ini kan KPK ini kalau kita melihat dia ini kan baru saja menahan ee Risna Sutrianto begitu ya. Risna Sutrianto ini adalah seorang ASN yang rupanya kita ee kalau saya melihat ini sebagai sebuah keberlanjutan setelah bagaimana ee KPK selama beberapa lama ini dia kan sepertinya mandek begitu Mas Irsu. mengusut banyak kasus-kasus yang sebetulnya ee dari sejak tahun 2020, 2021, 2022, 23 gitu sepertinya harusnya berlanjut seperti kasus Chromebook itu tadi ee yang kemudian kan berhenti tapi sekarang sudah mulai di ee usut lagi oleh Kejaksaan dan ee KPK juga mulai mengusut lagi. Nah, sementara ee yang untuk kasus ee korupsi di DJKA ee apa Direktorat Jenderal Perkereta Apian yang ada di Kemenhop kita kalau masih ingat ini sebetulnya sudah disidangkan pada tahun 2022-2023 yang lalu. Kita ee kalau saya sendiri secara pribadi cukup terkejut ketika kemudian KPK ee mengatakan bahwa Risna Sutrianto ini salah seorang ASN ini ee ditangkap ee dengan dugaan korupsi pada proyek DJKA tersebut. Coba kita baca ini Mas ya. Jadi ee dia ini adalah ASN Kementerian Perhubungan yang kemudian dalam perkara ini Risna Sutrianto menjabat sebagai ketua pokja atau kelompok kerja dari proyek pembangunan jalur ganda kereta api antara Solo Balapan Kadipiro tahun 2002-224 dan paket pekerjaannya Kadipiro ya bukan Wani piro bukan ya? Heeh. Heeh. KD piro ini Mas Hersu ya. ini antaranya ini di daerahnya ini termasuk ini ya daerah-daerah ee apa namanya Jawa Tengah yang apakah ini masuk ke dalam dapil dari dapil dari Bupati ee Sudewo ketika dia menjadi anggota Komisi 5 DPR pada waktu itu kan dia dua kali ya ada di DPR karena dia juga tersangkut kan dalam hal ini Mas Hersu. Nah, kemudian di situ disebutkan ya. Nah, selain Risna Sutrianto ini yang menariknya adalah ee ternyata dari KPK juga mengatakan ee ee ketika ditanya oleh wartawan dan mereka juga membuka itu begitu, mereka mengatakan bahwa ee betul bahwa ada dugaan aliran dana ee ini berupa komitmen fee begitu ya untuk pengadaan barang dan jasa di Direktorat Jenderal Perkereta Apian Kemenhub itu tadi yang ee komitmen fee-nya ini juga mengalir kepada Bupati Sudewo. He kala itu. Dan ini terjadinya ketika dia masih menjadi anggota DPR di Komisi 5 dan kalau kita lihat urutannya dari kiprah dari Sudewo ini begitu ya. Dia kan memang mantan ASN di Kementerian PU Mas Hersu. Belasan tahun dia menjadi ASN di Kementerian PU dia lulus dari UNS Solo begitu. Dan kemudian S2-nya dari Undip ee sekitar ee tahun berarti tahun 90 sekian ya atau 2000-an begitu. Oh iya tahun ee tahun 90-an dia masuk menjadi tenaga honorer di PU dan kemudian baru tahun 2000-an dia lompat menjadi pengusaha dan kemudian menjadi politisi. Jadi sekitar ada belasan tahun dia sebagai ee ASN di Kementerian PU. Jadi tentunya ini berkaitan yaani ada di Kemen Hub dan eh di Komisi 5 itu mitra kerjanya adalah PU PUPR ee terakhir kan PUPR kemudian Kemenhub eh kemudian BMKG dan sebagainya begitu. Jadi ini memang ee ee kita melihat juga apa pola-pola pola-pola korupsi di DPR kan seperti itu. Jadi antar mitra kerja itu seperti itu, Mas Sirsu. Jadi Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK itu Asep Guntu Rahayu kemarin mengatakan bahwa KPK saat ini memang sedang mendalami peran dari Sudewo, yaitu dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR Fraksi Gerindra pada periode 2019-2014. ee kepada media nih Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa benar seperti yang disampaikan di persidangan bahwa itu sudah dikembalikan. Maksudnya ada uang yang dikembalikan ini teman-teman tetapi berdasarkan pasal 4 itu pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus pidananya. Ee kontan ini menjadi ramai ya di media keterangan tersebut. Jadi kapan tepatnya Sudeo ini akan diperiksa? KPK meminta masyarakat untuk menunggu agenda pemeriksaan KPK. Jadi dalam hal ini seperti ee yang sudah ramai disebutkan juga bahwa Sudewo ini terlibat dalam dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Balai Teknik Perkereta Apian DJKA atau Direktorat Jenderal ee Pereta Apian Jawa Bagian Tengah. Nah, ini ee kasusnya sebetulnya terjadi pada tahun 2022-2024 ya. persidangannya itu sebetulnya sudah masif. Ketika itu kita juga ee of the record waktu itu juga beberapa kali gitu ee menghadirkan soal ini. Tapi kemudian memang seperti mandek ya ee pemeriksaan dan juga presiden seperti berlalu begitu saja. Ya, kita tahu ketika itu ee Jokowi masih menjadi presiden gitu dan ternyata sesudahnya ee Sudewo ini memang akrab ya dengan Jokowi. Nah, eh Sudewo ini dan beberapa pihak ini bersama-sama terdakwa ini menerima uang itu sebetulnya sudah diungkap dalam surat dakwaan dengan terdakwa Bernard Hasibuan yaitu dia selaku pejabat pembuat komitmen atau PPK pada Balai Teknik perkereta apian kelas 1 wilayah Jawa bagian tengah. Jadi surat dakwaan itu sudah dibacakan JPU KPK di Pengadilan Tipikor ee Semarang pada bulan September 2023. Bayangkan kalau dibandingkan dengan sekarang maka itu sudah sekitar 1,eng tahun yang lalu. Nah, dalam ee proyek tersebut Sudewo yang kini menjadi Bupati Pati itu disebut menerima komitmen fee sebesar R20 juta dan itu ee yang kemudian dia kembalikan kepada negara. Bahkan dalam persidangan tim JPU juga mengungkapkan bahwa KPK sudah menyita uang sebesar Rp3 miliar dari Sudewo. Nah, jadi mana angka yang benar begitu? Apakah ee 3 miliar itu disita sebagai akumulasi ataukah memang baru 720 yang dikembalikan? itu nanti saya kira akan lebih clear pada saat pemeriksaan Sudewo ee ee yang mungkin kita tunggu mungkin akan terjadi tidak lama lagi. Nah, kemudian kalau seninya kita melihat ini bagaimana bagaimana ceritanya coba saya melihat ini Mas Hersu. Jadi kalau saya membaca ini dari Voice of Indonesia ya yang menjelaskan cukup lengkap. Pada tahun 2023, Komisi Pemberantasan Korupsi KPK memanggil orang dari swasta bernama Wahyu Purwanto pada Kamis, 30 November 2023. Nah, rupanya Wahyu Purwanto ini adalah AD ipar Presiden Jokowi. Itu diduga Wahyu ini diduga mengetahui dugaan suap proyek jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkereta Apian DJKA Kemenhub. ee dan kemudian ee dikatakan ini oleh Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur ketika itu ya setiap saksi yang dipanggil tentu pasti ada alasan hukum untuk kami para penyidik ataupun penyelidik memanggil katanya. Jadi alasan pemanggilan Wahyu Purwanto. Nah, dalam sidang kasus suap ini eh terdapat itu salah satu terdakwa namanya Dion Renato Sugiarto ini menyebut ada sejumlah makelar yang bisa membantu pihak swasta mendapatkan proyek. Jadi ada penghubung. Nah, Bos PT Istana Putra Agung yaitu si e Dion Renato ini bahkan menyebut mereka dengan istilah langitan. He. Nah, langitan ini biasanya kan datang dari atas. Mereka ee adalah orang-orang bos atau orang-orangnya ee kalau dalam hal ini karena ini di DJKA, Direktorat Jenderal, maka orang-orangnya ee Pak Menteri. Begitu kalau saya menafsirkannya. Demikian. Nah, ada sejumlah nama yang diungkap Dion di Pengadilan Tipikor Semarang pada Kamis, 16 November. Mereka adalah pengusaha bernama Billy Haryanto alias Billy Beras yang mengaku dengan ee yang mengaku ee kenal begitu ya dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika itu. Nah, masih mengaku dekat dengan orang yang sama. Ada juga Ibnu dan Edi Emir serta Agus Kuncoro yang dikenal sebagai orang dekat Sekjen Kementerian Perhubungan. Nah, ini kemudian lanjut Dion yang berstatus terdakwa juga menyebut nama Sudewo yang merupakan anggota Komisi 5 DPR RI dan juga pengusaha Muhammad Suryo yang dikenalkan oleh mantan direktur prasarana DJKA Kemenhop. Kemudian ada juga nama Wahyu Purwanto itu tadi yang diketahuinya sebagai AD ipar Presiden Joko Widodo dan Komisaris PTPLN Eko Sulistio yang disebut memiliki kedekatan dengan Menhub ya. Pak ini tim Solo ini ya dia tim Solo yang dibawa Pak Jokowi ke Jakarta yang kemudian ketika itu dia mendapatkan jabatan sebagai komisaris PLN ya dan juga berkaitan mereka ini berkaitan dengan proyek jalur ganda kereta api elevated antara Solo Balapan Kadipiro itu tadi Mas Hersu. Jadi memang nama-nama yang ini nama-nama sebagai fakta persidangan ya. Nama-nama ini muncul disebutkan oleh terdakwa ketika dia menceritakan siapa saja yang makelarnya kemudian mendapatkan komitmen fee apa dan sebagainya. Jadi Wahyu Purwanto ini sempat diperiksa oleh KPK yang disebut oleh terdakwah itu yang dia mengenalnya sebagai adik ipar Pak Jokowi artinya adik dari Ibu Iriana begitu dan sempat diperiksa oleh KPK tapi tidak ada kelanjutannya. Saya ingat ketika itu eh beberapa aktivis begitu ya ee meminta agar KPK terus menelusuri perannya begitu. Karena biasanya kalau yang namanya ee kalau yang namanya apa? Makelar itu kan dia tidak hanya sekali saja menjadi makelar, tapi dia pada berbagai proyek dia akan berperan di sini, di sana apa dan sebagainya. Apalagi ini adalah kasus ini adalah kasus pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta ini ee ee ada di berbagai tempat ini Masu. Ada di Jawa bagian timur, Jawa bagian tengah, Jawa bagian barat juga ada yang di Sumatera dan Sulawesi kalau tidak salah begitu. Jadi ya ee tapi seram ya buat KTK ya karena waktu masuk begitu tiba-tiba di belakang ada tak gigit nantiya gitu. Iya. Waktu itu Pak Jokowi masih berkuasa kan. Heeh. Jadi ya ee apalagi ini bersangkutan dengan anggota DPR ketika itu begitu. Iya. ini banyak dia kasus ya ini ini kan kluster kluster di e kereta api kan ada kluster-kluster lain yang kemudian juga terkait dengan Pak Jokowi jadi heboh banget kan jadinya gitu dan juga terkait dengan anak-anaknya Pak Jokowi juga kan gitu iya ya jadi ini ee sekarang ini memang ee sepertinya sedang saatnya sudah tiba begitu ya kalau yang sebelumnya itu mereka ee panen panen proyek begitu mereka panen segala macam sekarang ini adalah panen pertanggungjawaban. Nah, jadi kalau seandainya kita lihat mungkin yang dimaksud Mas coba kita ambil salah satu contoh saja yaitu soal ee korupsi yang ada di Kementerian Agama yang kabarnya mencapai 1 triliunan itu ya Mas. Lebih lebih dari 1 triliun Mbak. Lebih. Iya. Iya. Iya. Betul. Dan ee di sini ternyata ee ada tiga yang sudah dicegah tadi yang dijelaskan oleh Mas Hersu. Nah, yang menarik adalah kalau ee Yakud kita sudah tahulah ini orangnya Pak Jokowi ya. Dan ee sebetulnya kalau menjadi Menteri Agama ketika dia diangkat itu kan banyak sekali yang protes. Banyak yang lebih kompeten menjadi Menteri Agama, banyak yang lebih intelek begitu. Apalagi kita negara muslim dengan jumlah penduduk Islam yang terbesar di dunia. Bukan negara muslim, tapi negara dengan jumlah penduduk ee beragama Islam terbesar di dunia. Begitu. yang ee kita lihat juga Menteri Agama harus punya kemampuan negosiasi apa dan sebagainya. Memelihara persatuan kebersamaan kebangsaan antar umat dengan agama yang berbeda p dan sebagainya. Tapi di masanya Kholil ini kan malah justru jadi pembelan Yakut nama bapaknya Hol ya. Iya. Eh eh Yakut ya walaupun namanya Yakut Kiomas ya. Pak Yakut ini kan kita mengenalnya justru banyak sekali pernyataan-pernyataan dia yang membelah, yang memecah belah dan kalau kita ingat sepertinya memang salah satu tujuannya dari Jokowi adalah itu karena ya kita melihat Menteri Agama atau melihat bazer kadang kita melihatnya kan seperti itu. Menteri Agama tapi cara berbicaranya itu seperti baz mengandung pembelahan. Bukan bazer. Padahal sebenarnya beliau ini Banser yang tepat ya. Iya. Iya. tepatnya eh apa eh ketua Banser begitu ya Mas Herzo. Iya. Kita kembali ke kasus itu tadi salah satunya adalah ee yang di C kali ini adalah Pak eh Fuad Hasan ya. Eh ini adalah bos maktur. Kita masih ingat ketika itu yang diperiksa sebelumnya dan menjadi ramai itu justru kayak ee Ustaz ee Khalid Basalamat. Khalid Basalamah. Iya. Dan Ustaz Khalid Basalamah ini ketika diperiksa oleh KPK orang langsung e dari ee apa ya mungkin pendukungnya Yakut apa dan sebagainya wah ini bakalan masuk nih bakalan masuk. Apalagi kita tahu beberapa kali pengajian dari Ustaz Khalil eh Khalid Basalamah ini dibubarkan gitu kan. Dibarkan. Nah, ini dan yang ini orang yang salah ini banyak orang ya kan Ustaz TH Basama ini kan salaf ya bukan bukan bukan Wahabi ya dan dalam ya salaf itu biasa selalu mendukung pemerintah karena kalau dukung pemerintah tidak akan menentang pemerintah apalagi dengan kekerasan ya bugot itu dianggap oleh mereka kan seperti itu. Jadi ini yang juga basar bajar juga salah ingat kan kasus yang basar di pelindo itu ya juga dia mana ngerti yang soal gitu antara Wahabi Salafi, Ikhwanul Muslimin. Mereka enggak ngerti bagaimana gerakan-gerakan itu sebenarnya berbeda-beda dan mereka tapi hajar bleh saja semua pokoknya Islam hajar gitu ya. Iya. Luar biasa memang pembelahan ketika itu ya. Dan kita kalau saya melihat membandingkan sekarang setelah Pak Prabowo menjadi presiden itu betul-betul berbeda suasananya ya. Yes. Enggak ada tapi basarnya masih ada ba keterbelahan di NU masih ada ya. Masih tetap ada istilah NU garis lurus. ee ee garis apa namanya disebutnya kalau netizen garis bengkok atau apa begitu. Karena tidak mungkin mereka serta-merta yang sebelumnya otaknya dicekokin kemudian ee menjadi lurus Masu menjadi bersih, menjadi paham bahwa sebelumnya saya itu hanya di using gitu, hanya sebagai alat begitu kan tanpa itu menarik belakangan ini agak agak menarik ke dalam kasus Habib itu ya karena ada PWI LSI itu yang Walisongo dan sebagainya tapi PWNU dalam hal ini ee mengingatkan agar tidak mau dipecah belah oleh soal itu gitu ya. Jadi enggak boleh itu para Banser-Banser jadi anggota PWI e PWI LSI gitu yang nah itu itu e dalam hal ini cukup menarik dalam soal itu karena isu soal Habib ataupun Habib itu juga isu pembelahan juga sebenarnya arahnya isu pembelahan yang dibuat iya yang memang e memang ada ee orang-orang yang disusupkan kalau saya melihat yang memang orang yang dibiayai oleh Heeh kelompok tertentu begitu yang kemudian untuk membelah supaya ya ee isunya beralih ke sana apa dan sebagainya dan juga ee apa orang kalau disibukkan dengan segala sesuatu seperti itu akhirnya yang korupsi-korupsi apa dan sebagainya juga jadi kita tidakun ya untungnya PBNU dalam hal ini sikapnya jelas dalam soal ini ya melarang semua anggotanya untuk ikut di PBI LSI itu gitu. Iya karena kan sudah berbeda Mas Herersu apalagi kemudian ee apa yakhud-nya itu sudah kena masalah seperti ini begitu. Iya. Oke, balik ke ke yang tadi ke korupsi-korupsinya berarti kita sekarang. E makur ini Fuat Hasan ini kan adalah mertua dari Dito Ario Tejo ya Mas Hersu. Menpora ya. Menpora. Betul. Ini Menpora di periode sebelumnya dan kemudian sekarang masih diangkat lagi yang kalau seandainya kita melihat ee apa ccelnya begitu ya. Ini sebenarnya disayangkan ya kalau kita melihat ccle ini karena ee Pak apa namanya? Pak Fuat Hasan ini kan orang yang ditokohkan sebetulnya ya ee pengusaha besar di bidang travel umrah dan haji-haji khusus begitu. Tapi kemudian yang terakhir ini ada berita bahwa memang ada rapat kalau tidak salah rapat ee Kemenak begitu ya yang diwakil diwakili siapa kemudian dengan pihak ee apa ee pihak pengusaha travel ini yang kemudian menyepakati bahwa 50% dari 20.000 ee penambahan kuota haji itu memang disepakati mereka ee mendapat ee apa pihak travel ini mendapatkan 50% kurang lebih begitu. Jadi ya memang ternyata memang ada itu. Ini kan terungkap oleh KPK. Nah, kita kembali kepada ini ee lingkaran Jokowi ini yaitu ee ketika kemudian ada ee apa korupsi di Kementerian Agama pun ternyata ini ya kurang lebih ya di lingkarannya Jokowi juga. Jadi, Pak ee Fuad Hasan begitu. Terus kemudian ee menantunya ini juga di Toaro Tejo. Kita kemudian juga ingat kasus BTS begitu ya, di mana di Tejo namanya muncul di persidangan kemudian dia juga dipanggil begitu sebagai saksi tapi tidak berlanjut berhenti di situ yaitu ee dan ada pengembalian duit juga 27 miliar. Iya. Sebesar 27 miliar. Jadi terdakwa mengatakan bahwa ada aliran dana kepada Dito Ario Tejo begitu kan dari korupsi menara BTS eh Jonny G. Plate ketika itu Menteri Kominfonya dan kemudian ee dia e menyangkal di to ini menyangkal tapi ada pengembalian yang diberikan kepada Mahdir Ismail yang menjadi kuasa hukum dari salah satu terdakwa itu. Kok jumlahnya persis 27 miliar begitu. Mahdi pun tidak mau mengatakan. Dia mengatakan bahwa saya hanya menerima dan siapa yang memberi saya juga tidak tahu. Begitu kan. Nah, tapi orang juga tahu itu berasal dari mana begitu. Dan di to ini ya silakan. Iya. I dan Dito ini kalau kita tahu ya ini ee dia dikenal sebagai apa ya? Ee jadi ee Dito ini ee menantu dari Pak Fuad Hasan ini kan dikenal dekat Masu sebelum dia menjadi ee apa namanya? ee menjadi Menteri Olahraga dekat dengan Raffi Ahmad begitu. Dia memiliki ee perusahaan bersama begitu dia bekerja sama dengan Raffi Ahmad. Dia ee menjadi dia CEO Prestige Motor yang kemudian membentuk transport. Ini sebuah media yang ee membuat konten-konten olahraga lah yang kemudian ee dijual begitu ya. Dia juga berperan sebagai Chairman Trans Nusantara Football Club begitu. Dan kemudian selain bisnis olahraga ini dia juga banyaklah dan kita tahu ya kerja sama dengan Raffi juga Raffi ini kan begandeng kaesang ya begandeng Kaisang ya kalau kita masih ingat ee Kaisang ini kemudian menjadi komisaris utama di perusahaannya Raffi begitu jadi memang ee ccelnya di situ ya ccle ke Pak keluarga Pak Jokowi juga ya yang ter terakhir mereka punya bisnis di mana di BSD ya Mbak yang bikin Oh ee Nusantara hebat itu itu Raffi dengan dengan Kaisang juga di dengan Kaisang. Iya itu sudah tutup, Mas itu sudah tutup ya. I tapi kelihatan mainannya di seputar itulah gitu kira-kira ya Mbak. Iya mainannya di seputar itu yang kemudian juga ada yang curiga begitu ya. para para anak-anak yang ini dan apalagi DIO ketika itu kan harta kekayaannya jauh melebihi menteri-menteri yang lain yang sudah senior begitu 260 eh atau 282 miliar kalau tidak salah yang kemudian ee di ee diketahui begitu 162-nya dikatakanlah begitu diklaim itu diberikan oleh mertuanya ini Pak Fuat Hasan ini jadi diberikan kepada istri dari Aro Tejo. Jadi kekayaannya antara lain berasal dari itu. Jadi ini kok mulai anu ya Pak Nen sekali ya Pak Jokowi dikepung ya ee ini dikepung kasus-kasus korupsi meskipun sejauh ini tidak belum langsung menyentuh Pak Jokowi tapi ee ya ccelnya itu yang yang sekarang mulai digarap oleh Iya. melihat peran melihat peran dari Pak Jokowi. Makanya ini tidak tertutup kemungkinan dan seharusnya memang Pak Jokowi ini menjadi ya harus dipanggil ya dalam kasus haji saya kira Pak Jokowi harus dipanggil karena ya kasus haji itu kan Pak Jokowi yang mendapatkan kuotanya dari Pangeran Muhammad bin Salaman gitu ya Mbak Ai. Jadi kita tungguah KPK apakah berani memanggil Pak Jokowi. Oke Mbak Agi kita akhiri perbincangan kita kali ini. Ee kami mohon pamit sampai ketemu lagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
SUBSCRIBE dan bunyikan loncengnya agar Anda tidak ketinggalan berita terbaru!
======
Subscribe juga:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ
Hersubeno Point
https://www.youtube.com/@HERSUBENOPOINTFNN
MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A
#OffTheRecord #SalamAkalSehat #MembacaBeritaDiBalikBerita