Prabowo Bangkitkan Dwifungsi, Apa Bedanya dengan Nasution? | Bocor Alus Politik

ini penambahan kodam ini salah satu apa namanya upaya untuk ee menyebarkan perwira-perwira yang non job itu loh e dengan penguatan tentara yang sedemikian besar apa kira-kira ee bahayanya apa apakah mungkin juga ini akan terkait dengan 202 mungkin ya tapi kalau dilihati politisnya jelas ee ini adalah ee apa ee pintu masuk gitu ya. Sebetulnya kan kita ini negara kaya tapi kata Prabowo sering dirampok dan diadu domba. I asing asing enggak iniusional. H. Oh oke. Saya tidak segan-segan mengatakan ini delusional. Karena apa? Karena delusi dari Prabowo ini apa bahayanya beliau? Apakah tunjukkan sebenarnya siapa yang merampok kita. Hm. Tunjukkan sebenarnya siapa yang mengadu domba kita. Hm. Itu para perwira juga mulai mempertanyakan posisi kami sebenarnya sekarang di mana? Apakah posisi kami adalah pembela pelaksana kebijakan pemerintah. Kalau itu berhasil maka yang berhasil kami. Kalau gagal ini yang menderita rakyat. Rakyat enggak percaya sama kami. Kalau Prabowo mau memakai tentara, dia itu seorang pemimpin partai. [Musik] [Musik] Yo, jumpa lagi bersama kami di Bocor Ros Politik bersama saya Stefanus Supramono, bersama saya Erwan Hermawan. Teman-teman untuk mendukung jurnalisme yang berkelanjutan, investigatif juga mendalam, teman-teman bisa klik tombol subscribe di Tempo Plus. Berlanggananlah Tempo Plus. Dan buat teman-teman tolong ya jangan baca dan sebarkan konten bajakan. Karena urusan bajakmembajak sekarang urusannya tentara. maksudnya bajak sawah. Oke, berarti kita sudah jelas nih ya, Wan ya. Mainnya adalah hari ini main Ia militer ya, tentara ya. Iya, ini pasti seru ya. Ee karena kita juga melihat nih Ahad lalu ya kan itu ee ada acara yaitu ee upacara ee apa namanya lengkapnya? Upacara apa ya? Upacara gelar pasukan operasional dan ee kehormatan militer di Batu Jajar ya. I. Dan ada 27.000 pasukan yang ini jarang-jarang nih mereka kumpul sebanyak itu. I dan ee yang yang info yang gua peroleh dari banyak narasumber ini memang apa namanya keinginan Prabowo ya mengumpulkan tentara sebanyak itu ya. Oke, nanti kita bedah ya Wan. Dan ee untuk itu kita sudah menghadirkan secara online eh pakar militer I yaitu Made Supriatma. Apa kabar? 5D. Eh, selar baik. Iya. Lagi di mana Beli? Saya lagi ada di ee tengah-tengah Papua ee di pegunungan Papua Tengah eh Provinsi Papua Tengah di ibu kotanya di Nabire ya. Ya. Eh, Blimade ini adalah eh visiting fellow pada ICS eh Yusuf Isac Institute ya. Eh, dan memang sudah cukup lama menggeluti soal ee militer gitu ya. dan ee katam betulah soal betul ee kondisi tentara kita gitu. Dan ini jangan lupa Pram kita kita membahas soal militer kaitannya dengan edisi khusus ee Nasution ya. Nah, ini yang paling utama karena kan ee kami majalah Tempo itu mengeluarkan edisi khusus ee terkait dengan Nasution. Heeh. Dan ini ada kaitannya dengan ee tentara dengan Dwi fungsi gitu. Iya. Iya. Jadi ini Erwan adalah eh pimpronya ya dan ee juga Khairul Anam itu host dari Jelas dong ya dan ee yang sebenarnya akan meninggalkan kita untuk berkarya di tempat lain gitu ya. Ya. Oke. Ee kita langsung masuk dulu pada ee batu jajar nih. Info lo yang yang lu dapat tuh apa, Wan? Iya. Ini kan sebetulnya ee keinginan e lama Prabo kan ya. dia ini ingin membentuk ee apa namanya? Qodam-qodam baru. Sekarang ini kan sebelum ee penambahan enam qodam baru ya ee ada 14 kodam. Nah, dia itu ingin sejajar dengan jumlah Polda. Jumlah Polda ada lebih 30 lebih kan sesuai dengan provinsi. Nah, Prabowo ingin ee punya semangat ke arah sana. Makanya dia di Batu Jajar itu menambah ee enodam baru menjadi 25. Ada yang di mana tuh? Ada yang Riau dan Kepulauan Riau. Lalu kemudian Sumatera Barat dengan ee apa ee Bengkulu kalau enggak salah itu Bengkulu dengan ini dan lain-lainlah. Dan ada Sulawesi juga dan ee Papua ya kalau tidak salah ya beli ya. I Papua ada satu ada satu di Papua. Nah, ini ini semangat yang lama dan ee sebetulnya kalau dari kacamata ee kami pernah ngobrol dengan Andi Wijayanto. He. Ini penambahan kodam ini salah satu apa namanya upaya untuk ee menyebarkan perwira-perwira yang non job itu loh, Mas. He. Jadi, kan banyak perwira yang nonjob akibat penambahan usia kan. Iya. Nah, dengan adanya penamaan qodam itu ee ya salah satu solusinya ya seperti itu ee apa namanya untuk menempatkan perwira-perwira yang non job ee sehingga mendapatkan jabatan gitu loh. Itu tapi nah ini kan menarik kan ee nambah kodam tapi dia lupa akan akan ada konsekuensinya itu adalah nambah anggaran. Nah, ini dia. Iya. Betul. Iya. Oke. Ee soal anggaran kita simpan dulu gitu ya. ee Blimade kita melihat ini ada ada 162 ya kan satuan baru yang ee diresmikan oleh ee Presiden Prabowo di Batu Jajar. Sebenarnya perlu enggak sih sampai ada 162 ee satuan baru ini? Iya. ee itu juga menjadi pertanyaan saya sebetulnya karena ee apa ee tidak hanya qodam yang akan ditambah qodam kodam ditambah dari ee 15 sebetulnya yang ada sekarang ini tambah 22 nanti akan ee itu pada 2029 akhir kekuasaannya Prabowo itu nanti akan menjadi 37. Hm. I jadi ini tahun ini baru tambah 6 aja. Itu baru permulaan. Eh, terus kemudian itu juga ada batalion teritorial pembangunan. Tahun ini dibentuk 100. Iya. Ya, luar biasa. BTP kayak kayak nama Ahok aja ini Basuki Cahya Purnama ya kan. Iya. Oke. Jadi itu 100 itu sudah terbentuk ee kemudian sudah ada anunya apa namanya ee penempatan-penempatannya dan ini batalyon yang unik karena dibentuk untuk membantu program pemerintah khususnya ketahanan pangan dan kesehatan. Hm. Jadi ee jadi nanti akan punya kompi batalion biasanya punya kompi senapan A BC D kalau kalau dia besar gitu ya dan kompi markas. Kalau yang ini kompi markas, kopi pertanian, kopi perikanan, kopi peternakan, dan kopi kesehatan. Hm. Ya. Jadi ee itu yang akan mereka urusi. Ee ini akan ada di setiap ee Kodim ya. Jadi satu batalion untuk satu Kodim. Dan yang paling penting jumlah Kodim itu nanti akan sesuai dengan jumlah kabupaten kota. Jadi mereka akan bertani, mereka akan ee apa namanya ada di setiap kabupaten. Nah, cuman masalahnya kan di kampung saya di Bantul situ. Itu kan mau nyari tanah untuk pertaniannya tentara kan ya susah ya. Iya. Orang-orangnya sendiri enggak punya tanah gitu ya untuk di untuk ditanami gitu ya. Nah, itu tapi kita akan lihat ee apa ini ee pembukaan ru besar-besaran dan juga Kopasus ya dari tiga grup menjadi enam grup. Kemudian ee komando wilayah ee keamanan laut itu menjadi 14 sekarang ya. Ee ini perkembangan yang yang sangat luar biasa ya. H dan tentara kita belum pernah mengalami perkembangan yang sedemikian besar. Iya. He. Ee gitu. Dan tapi lagi-lagi beli, apakah memang menurut e Belimade sendiri diperlukan sampai sebanyak itu? Ee kalau menurut saya sebenarnya mungkin kita berbeda visi ya antara saya dengan para pembuat kebijakan militer. Ee kalau kalau saya kalau kita umpamanya ee mungkin lebih perlu tentara yang kecil tetapi efektif ya. Jadi ee mobile gitu. Karena sekarang kan teknologi luar biasa. Betul. Eh eh ininya eh majunya gitu ya. Jadi kita saat cyber wfare mereka ee musuh bisa dengan cepat melumpuhkan kita terutama kalau yang pertama di diincar sekarang kan yang dilumpuhkan adalah sistem elektroniknya. Iya betul. Kalau itu tidak kita kuasai lalu ee seradu sebenarnya tidak ada artinya ya. Negara-negara yang e militernya kuat seperti Libya, seperti Irak dan lain sebagainya hancur dalam 2 minggu. ketika berhadapan dengan kekuatan besar. Jadi kalau menurut saya kalau kalau yang diperlukan sekarang itu sebenarnya kekuatan yang kecil yang efektif gitu ya. Ee terus kemudian yang kalau kita memang mau ee memperkuat pertahanan ya kita harus memakmurkan bangsa ini dulu ya. Karena karena itu yang sumber utamanya kita itu berada pada bottom line dari middle income countries itu yang paling bawah sebenarnya middle income countries dan eh dengan apa eh inequality atau pertimpangan sosialnya luar biasa gitu ya. Jadi sebagian besar memang sebagian kecil sekali orang memang kaya banget gitu. Ini yang mendongkrak kalau dilihat dari angka GDP-nya gitu. Tapi rakyat miskin itu yang benar-benar miskin karena saya benar-benar ada di wilayah yang saya bisa melihat kemiskinan dengan nyata itu luar biasa. Iya. Luar biasa miskinnya. Artinya prioritas itu memang harusnya lebih pada ee apa untuk kebutuhan masyarakat umum dulu ketimbang kemudian me apa memperkuat pertahanan yang yang sebenarnya juga tidak terlalu diperlukan ya. Hm. Tidak terlalu diperlukan kecuali ada maksud lain ya. Nah itu kita ini dia tadi Erwan kan juga sudah menyebut ya soal efisiensi anggaran gitu ya. Ini kan sebenarnya juga bertentangan ya. Benar. ee di awal tahun ini ee Prabowo gencar-gencaran gitu loh. Begitu gencarnya untuk mengefisienkan anggaran. Kita tahu tuh yang AC-AC dimatiin gitu ya. Terus juga ee apa kendaraan untuk ee apa bukan kendaraan dinas tapi kendaraan antar jemput ee birokrat itu kemudian dihilangkan gitu ya atau diperkecil gitu. Iya. Tapi di sisi lain ternyata dia memperkuat nih ee apa tentara dan ini juga sepertinya menjadi program prioritas ya ee Blimade ya selain juga ada program makan bergizi gratis dan juga ee apa sekolah rakyat, koperasi desa merah putih begitu B. He iya. Em ee yang yang sebenarnya paling mengkhawatirkan untuk saya adalah penggunaan tentara untuk kepentingan yang nonmiliter. I ee tentara ee umpamanya seperti begini. Kalau Anda menjadi petani, Anda belajar dari sejak kecil gitu. Sejak kecil menjadi petani. Semua petani kita itu belajar dari sejak kecil meliputi tradisi dan lain sebagainya. Tahu musim dan lain kemudian sekarang seluruh tentara ada tentara dikasih pertanian sekalipun diberikan peralatan-peralatan modern akan bisa kecap ya dengan pengetahuan yang sudah ada di nature-nya sangat berbeda ya. Apakah mereka akan benar-benar memperkuat ketahanan pangan? saya raj ya karena itu bukan pekerjaan mereka. Pekerjaan pertama mereka itu adalah bertempur. Jadi ee mengacaukan ini nanti yang saya khawatirkan bertempurnya enggak dapat ya bertaninya juga enggak dapat. Iya. Ya. Dan ada contoh yang gagal kan beli ya misalnya ada ada banyak contoh gagal program cetak sawah itu kan gagal itu di zamannya Gatot Nurmantio itu tuh sempat juga kami tulis. Lalu kemudian yang terakhir itu program food estet yang di Kalimantan Tengah itu juga akan gagal. Mau nanam singkong ternyata gagal di sana ada ada tumbuhnya beda. Tapi artinya sebetulnya ada presiden yang buruk gitu loh bahwa tentara masuk ke pangan itu menimbulkan kegagalan gitu ya kan beli kira-kira gitu. Betul. Betul. Itu di satu di satu sisi juga di sisi yang lain kemudian pelibatan tentara dalam berbagai macam kebijakan. Walaupun bukan tentara langsung ya, seperti namanya Satgas penertiban kawasan hutan itu kan ada MOU antara apa namanya Menteri Keutara dengan e Mabes TNI. Terus kemudian ee Kasum TNI itu menjadi ee apa namanya? pelaksana dari Satgas PKH yang tugasnya mengamankan sawit-sawit yang disita oleh Kejaksaan Agung. Ini baru disita loh ya, belum belum masuk ke pengadilan gitu ya. Terus kemudian ini diberikan ke Agrinas. Siapa di Agrina? Kita tahu sendiri semua militer semua sudah ada di situ. Iya. I dan tiba-tiba hanya dalam waktu 2 bulan Agrasat menjadi pemain besar sawit. I. Nah, saya meragukan apakah kita belum lihat ya mungkin setelah 1 tahun kita baru akan lihat bagaimana hasilnya, bagaimana kinerja mereka, mampu enggak mereka bekerja, apakah ini hanya sekedar ee rent seeking gitu ya. Iya. Jadi adinya karena mereka gak mampu mengelola kebun ya terus serahkan kepada ee penguasa yang lama, perusahaan yang lama mengelola gitu. Terus kemudian dapat persentasenya aja ya itu kan ini rencing murni gitu kan. Iya. I iya. Iah. Terus kemudian nanti akan ada keterlibatan bahwa tentara akan mensuplai 84.000 apotek yang dikelola oleh koperasi desa ya. karena tentara sudah mengubah ee apa eh laboratorium militer yang menjadi pabrik obat. H iya itu kan rencananya. I bayangkan kepentingan ekonominya luar biasa dan ini kan bukan tugas militen. Dan kalau berbicara soal PKH, Satgas PKH itu tadi beli soal satgas sawit ya kalau kami sebutnya itu. Heeh. Jadi memang kami juga mendapatkan cerita dari lapangan terutama di daerah Riau kan banyak sekali ee apa namanya itu pekebun sawit itu yang sudah memiliki SHM tapi masuk dalam kawasan hutan. Nah, kemudian oleh tentara petak pekebun-pekebun itu dipolis land dan ini menjadi menimbulkan gejola itu loh di bawah itu beli. Nah, ini yang ee barangkali tidak di apa namanya ee tidak dipikirkan oleh tentara, oleh Satgas PKH itu ketika ee masuk ke dalam ee problem ee sawit dalam kawasan hutan gitu loh. Iya. I Nah, ini ini menjadi salah satu contoh untuk saya bagaimana kebijakan ini akan menimbulkan ledakan sosialnya. Iya. ee ini jelas ee mereka tentara akan berhadapan dengan ee masyarakat biasa itu ceritanya di mana mana. Dan ini salah satu contoh. Contoh kedua itu bagaimana mereka mengefisiensi memotong anggaran dan daerah dan lain sebagainya. Terus kemudian daerah harus menaikkan pajak cari sumber sendiri dengan naikkan pajak gila-gilaan. Hasilnya kita lihat di Pati. Iya betul. Ini ee ini rentetan. ada banyak sekali kebijakan yang seperti begini gitu ya. Nah, apakah ee dengan penguatan tentara ini sebenarnya menunjukkan juga bahwa pemerintahan Prabowo ini seperti salah prioritas? Blimade kalau kita lihat kan seolah-olah di awal Prabowo itu sangat inklusif ya. H sangat inklusif semua orang mau dirangkul gitu. Sekarang PDIP berusaha untuk dirangkul masuk semua masuk tidak ada oposisi dan itu yang mereka gembor-gemborkan selama ini ya. Nah, ketika semua orang dirangkul kementerian-kementeriannya anggarannya dipotong. Hm. Dipotong. Nah, ininya semua dipotong gak dikasih kerjaan dan kadang-kadang mereka tidak kita e presiden tidak terlalu tidak terlalu punya perhatian terhadap menteri-menterinya gitu ya. cukup dia panggil Menkonya dan kemudian hanya beberapa orang di sekitar dia ya. Nah, dia lebih banyak ke luar negeri eh memperhatikan memperlihatkan bahwa dia diterima oleh pemimpin-pemimpin besar di seluruh dunia gitu dan mencoba menjadi negosiator gitu kan di mana-mana gitu. Nah, ee yang ini ee gaya unik dari Prabowo ini adalah dia kemudian ee apa namanya untuk memperkuat agendanya dia membentuk Sadgar-sagat. Jadi ini a government by tax force gu ya pemerintahan oleh Satgas semua satgas ya pekerjaan kehutanan itu dikerjakan oleh Satgas ya. Iya kan? Eh, terus kemudian ee dulu ada satgas ini, satgas itu, ada satgas suasana pangan, ada satgas macam-macam. Hampir setiap pekerjaan besar itu ada satgas. Iya. Nah, terus kemudian Satgas ini adalah orang yang bisa dikontrol oleh Prabowo dan isinya biasanya militer semua. Iya. Iya. Seperti BGNI itu kan juga ada personilnya militernya cukup banyak ya. Iya. dan yang paling powerful di BGN ee tentaranya menurut informasi yang kami peroleh di internal. Iya. Dan dan yang paling kalau BGN itu masih lagi ee mereka merekrut dari berita-berita yang saya lihat itu merekrut rencananya 30.000 sarjana penggerak pembangunan Indonesia i ya dan ini menjalani pendidikan 3 bulan i di rindang sebagai comcat. Iya iya kan jadi 30.000 orang ini akan nanti ada di Kongcat dan saya mawawancara beberapa orang yang kebetulan saya kenal ee ikut dalam program ini. Isinya 70% pelatihan militer baris berbaris sebagian besar baris berbaris hanya 30% tentang food safety dan lain sebagainya ya. Lalu ee ini bagaimana gitu dari segi profesional, dari segi kan BGN itu sebenarnya ini juga satu ya eh Prabowo itu punya distrust kayaknya yang sangat besar terhadap birokrasi dan politisi sipil. Birokrasi terutama yang dilihat sebagai korup gitu ya. Sebenarnya enggak ya. Jadi sebenarnya mengapa dia tidak melibatkan pembantu kan sebenarnya paling efektif ya. tidak melibatkan sekolah, tidak melibatkan guru yang tahu persis lingkungannya, tapi membuat BGN dengan anggaran yang demikian besar. I ini untuk orang yang paham kebijakan ini luar biasa ee apa namanya kacaunya karena mulai dari nol ya dan kemudian dengan orang-orang yang enggak tahu lapangan. Jadi kalau seandainya ini kolap, kita tidak heran gitu karena memang memang desainnya memang tidak apa dibandingkan dengan birokrat yang sudah ada di sana puluhan tahun ya. Ee beberapa dari mereka memang beber sebagian besar saya percaya birokrat-birokrat kita, teknokrat-teknokrat kita itu bekerja dengan baik dan jujur ya. Dan mereka kalau diberi insentif yang baik, mereka bekerja dengan baik gitu ya. ee dengan penguatan tentara yang sedemikian besar, apa kira-kira ee bahayanya? Apa apakah mungkin juga ini akan terkait dengan 202 mungkin? H ya ee kalau saya kalau kita melihat dari sisi politisnya ya bukan melihat dari sisi pertahanannya, tapi kalau dilihat dari sisi politisnya jelas ee ini adalah ee apa ee pintu masuk gitu ya. Karena bagaimanapun juga kemudian kalau kita tempatkan batalion di seluruh Indonesia dan orang ini ini orang kan selalu kayak kitalah bertuhan gitu kan ya selalu ingat pada pencipta kita gitu kan. He kalau penciptanya minta tolong kan ya di masa enggak gitu ya. I. Jadi ya ya di situ saya kira ada unsur itunya dan ini masif ya ini masif sekali artinya beli kalau 2024 itu ada parcok 202 mungkin ada parjo ya ada parjo. Ada kemungkinan akan ada parjo. Iya. Tapi kan di tempo sendiri Wan kita sudah pernah mengulas itu juga soal Parcok dan juga Parjo ini kuat ee mereka bermain ya termasuk juga di Pilkada. Jangan lupa ada tuh kita sebutkan dan itu itu real ya di beberapa lokasi itu kemudian calon-calon yang didukung oleh penguasa ee itu juga akhirnya bisa menang karena bantuan Parcok dan Parjo gitu loh. Dan ini sudah sudah kuat sebenarnya munculnya bukan baru-baru ini saja apalagi ke depannya berarti ya 5D ya. Betul betul. Nah, yang ke depannya ini yang yang saya agak khawatir, Pak. Karena begini, sekarang kalau saya hitung-hitung tentara itu akan lebih dari 1 juta US ee personilnya. Iya. Kalau dihitung-hitung tambah dengan semua ini pembengkakan di mana-mana itu nanti pada 2029 itu ee ini pertama itu budgetnya. Ini kita punya tentara demikian besar itu ini tentara ini temperonial ya. Kita harus menghidupi mereka sampai mereka pensiun. secara di Indonesia itu tidak ada tidak ada exit. Kalau di negara lain setelah dia umur 35 itu ditawarkan kamu mau keluar kita carikan pekerjaan dan lain sebagainya disipilkan itu di negara lain. Di Indonesia itu tidak ada jalan seperti begitu. Jadi kita itu akan apa namanya mereka masuk jadi tamtama umur 18 mereka akan pensiun umur 58 H ya Undang-Undang TNI yang baru ee ee itu usia pensiunnya dinaikkan jadi 58 ya usia efektif untuk bertempur itu 30 32 itu maksimal banget ya artinya kalau Anda lempur ya Mas Anda pegang senapan itu senapan itu kalau anda tembakan kan itu kan apa namanya mendorong ke belakang kan itu harus ditahan dengan dad itu tidak tidak semua orang bisa itu butuhkan ketahanan fisik yang ini setelah dia umur 35 itu dia akan ke mana dia akan ke staf seberapa banyak staf yang dibutuhkan di dalam tentara nah itu kan itu menjadi persoalan lagi kan ya kalau kalau seandainya tidak terlalu banyak staf lalu sisanya ini mau ke mana h ya dalam 20 tahun ini sekarang yang masuk sekarang itu kemudian 20 tahun kemudian itu tuh kemudian keluar dan harus dicarikan pekerjaan karena tidak ada pekerjaan di luar. Kita mau masukkan ke mana? Balik lagi kayak dulu kan mereka kan masuk ke semua wilayah sipil yang mereka enggak dilatih untuk itu. H iya dan mereka akan bersaing dengan camat-camat dengan Kades, dengan ini dan sebagainya gitu ya. Iya. Nah, kalau sudah begini lalu lalu apa ini? Ini kalau menurut saya juga ee apa ya ee benar-benar setback untuk segala macam hal termasuk juga demokrasi kita ya akan mundur. Dan kemudian yang kedua, kenapa sih kita kita kok jadi kita kok jadi negara miskin sekarang ini dengan tentara pertanian? Iya kan? eh eh dan dan semua orientasi sebenarnya pemerintahan itu hanya negara miskin yang kemudian pertanian Vietnam itu sibuk loh ee benar-benar membenahi pendidikan serius sekali sehingga skor kisa anak-anak sekolah mereka menjadi 10 besar dunia sekarang gitu ya. Mereka siap benar gitu dengan ini dengan dengan masa depan mereka tahu persis gitu. Kenapa kita tidak 280 juta mungkin okelah itu terlalu berat tapi bagaimana dengan mengasuh 30 juta aja atau 40 juta aja yang memang benar-benar yang akan bisa ini sehingga menarik yang lain-lain gitu ya kan gak ada visi seperti begitu yang bisa berpikir seperti itu adalah para tenokrat tidak tidak mensekuritisasi semuanya tidak melihat semuanya dengan kacamata perang gitu ya tapi dalam kacamata damai tapi beliau kan tadi sempat menyinggung soal Miskin. Sebetulnya kan kita ini negara kaya tapi kata Prabowo tapi sering dirampok dan diadu domba. I antek asing. K antek asing mungkin tempo kali ya. Tempo kali asing. Nah, itu menurut B memang faktanya seperti itu emang atau ilusi aja? Beli? Enggak. Ini ilusional. H. Oh oke. Saya tidak segan-segan mengatakan iniusional. Karena apa? Karena kalau ditunjukkan, tunjukkan sebenarnya siapa yang merampok kita. H. Tunjukkan sebenarnya siapa yang mengadu domba kita. Tunjukkan siapa yang menipu kita. Ya, kalau tipu-menipu okelah. Karena di dunia internasional ini sistemnya anarkis. Siapa yang agak tidak kurang pintar untuk tidak mengatakan kata lainnya itu yang tidak kurang pintar itu yang kalah gitu kan. Itu bukan ditipu ya. Kita yang anu. Kalau kalau kita salah berunding konsekuensinya ke kita ya jelas kita ee kalah gitu kan ya. Nah itu bukan kita bukan ditipu itu kita kalah. Delusi dari Prabowo ini apa bahayanya beliau? Apakah kemudian juga menggiring publik untuk mempercayai anggapan yang serupa bahwa kita dirampok, kita diadu domba atau seperti apa? Delusional itu selalu menimbulkan ketakutan. Hm. Iya. ketakutan terhadap apa yang enggak-enggak gitu ya, enggak ada gitu. Nah, ketakutan ini terus kemudian membuat orang membutuhkan sesuatu yang kuat. Nah, itu tentara. Ee tulang punggung militarisme itu selalu adalah ketakutan. Ketakutan bahwa kita tertinggal, ketakutan bahwa kita akan dijajah, ya, ketakutan akan ada perang, gitu kan ya. Seb sebenarnya padahal dalam sistem dunia yang sekarang ini saya kira ada perangnya. Oke. Di Ukraine enggak ke mana-mana, di situ aja dari berapa tahun yang lalu kan ya di di anu di Gaza memang menedak dan menyidikkan. Betul gitu. Tapi ya itu terkontain di di wilayah itu saja gitu di tidak bahkan di tempat-tempat lain itu berhasil ee mereda gitu. Syria ee mereda gitu ya. Jadi sebenarnya masalahnya apa? Dulu ada perang yang lebih besar dan ini kita enggak ribut, kita enggak membesarkan tentara ya. ini kan juga sebenarnya juga sudah muncul pada masanya Jokowi ya. Ya, ingat enggak dulu kita ee ditakut-takutin Indonesia akan menjadi seperti Suriah gitu ee akan ada perang saudara dan lain-lain. Dan waktu itu ee bocor alus sudah dengan tegas menyatakan enggak mungkin akan ada perang seperti ee di Suriah, perang saudara itu itu tidak mungkin terjadi di Indonesia gitu ya. Dan ini sekarang ee berulang lagi ee Prabowo kemudian menggunakan narasi-narasi semacam itu ee memunculkan ketakutan gitu ya Belimade ya sehingga kemudian ee kita juga akhirnya mempercayakan ee solusinya pada tentara begitu ya belia ya. Hm. Iya betul itu solusinya pada tentara pada sesuatu yang kuat ya. Tetapi karena terus kemudian ini dalam beberapa bulan itu tidak menampakkan ahil yang muncul itu adalah masyarakat yang sinis. Hm. Masyarakat orang Indonesia itu setahu saya ke mana pun saya pergi di dunia ini, orang Indonesia itu orang yang paling nasionalis, paling cinta sama bangsa. Enggak usah diajarin lagi gitu, usah dipakai baris perbaris. Itu orang Indonesia itu otomatis cinta banget sama negaranya. Tapi yang sekarang yang saya lihat yang terjadi justru karena ketika mereka mengintrodusir nasionalisme negara gitu ya, nasionalisme itu harus kamu tunjukkan dengan bendera, dengan baris nonbar baris itu baru kamu nasionalis. Ini kan sebenarnya militaristik ya itu kemudian menjadi semacam ada harus balik dari masyarakat. Apa-apaan ini gitu. Ini bukan Indonesia yang saya kenal gitu ya. One Piece bendera itu muncul gitu ya. Terus kemudian anu apa namanya? Ya Allah kenapa aku lahir jadi TNI ya? Hidup cuman sekali aja kenapa lahir jadi WNI gitu kan. Itu sinis sinesisme yang luar biasa yang yang kalau elit yang tidak punya apa namanya akar ke bawah itu enggak akan mampu menangkap itu. Yang mereka selalu oleh elit ini kemudian dianggap sebagai ini ancaman ancaman melulu gitu ya. Terus kemudian ee responsnya adalah ngancam juga awas gitu kan ya. Ini kita melihat juga di fungsi kan ini kan makin masuk ya ee beli ya dengan apa munculnya batalion teritorial pembangunan gitu dan ee apa ya ngomong-omong soal dwi fungsi lah ini kan dan bukan dwi fungsi lagi kalau kata jenderal ee panglima TNI Jenderal Agus multifungsi multifungsi betul betul ya omong-omong soal bifungsi ya kan tempo menerbitkan edisi khusus e Jenderal Abdul Haris Nasution gitu ya ini kan dia adalah pencetus ee jalan tengah, konsep jalan tengah yang kemudian berujung pada ee di fungsi ee tentara Wan. I. Nah, ini seperti apa nih Wan? Ee edisi khusus kali ini kita menghadirkan sosok Nasution. Iya. Ee betul Pram. Jadi ee ini edisi khusus yang dirancang sejak 2 bulan lalu dan melihat kondisi sekarang ee bagaimana militer ini begitu masuk ke sendi-sendi kehidupan kita ya. Karena itu ketika ada apa namanya dirapatkan di redaksi ada perdebatan ya antara dua tokoh waktu itu kalau tidak salah ee Nasution dan satu lagi siapa Mas? Nanti aja kita sebutkan jangan-jangan dan satu lagi. Nah itu apa namanya? Akhirnya kami memilih Nasution karena itu tadi ee ada multifungsi tentara yang luar biasa. Nah kami ee apa diskusi dengan banyak narasumber termasuk juga dengan Blimade ya. Beli Heeh. sampai beli juga membuat ee kami minta membuat kolom beli. Nah, dengan banyak narasumber sampai kemudian juga mendatangi ee apa namanya rumah ee tempat kelahirannya Nasution ya. di Hutungkut di I Mandeling Natal dan juga apa namanya wawancara dengan ee cucu-cucunya seperti itu. Dan memang ee yang kami highlight waktu itu salah satunya adalah soal ee di fungsinya. Bagaimana bagaimana Nasution sampai melahirkan konsep di fungsi itu. Iya. Jadi ee Nasution ini berpidato Pram di Akademi di Akmil Magelang ee kalau tidak salah 12 November tahun ‘8. He. Jadi di hadapan ee para apa calon tentara ini e dia pidato berapi-api soal ee tentara itu harus seperti apa. Kata Nasution, tentara itu jangan seperti ee alat politik di Amerika Latin ataupun ee seperti di Eropa menjadi alat kekuasaan. Tentara itu harus menyatu dengan masyarakat, harus punya ee jiwa sosial. kira-kira seperti itu. Nah, dengan ee pidato seperti itu, lalu kemudian ee dijawantahkan oleh satu seorang profesor itu menjadi ee jalan tengah tentara yang ujungnya adalah ya sebetulnya di fungsi tentara. Kira-kira seperti itu. I dan yang menarik nih, Pram ee ada satu ini juga ada satu penyesalan dari Nasution ketika Dwi Fungsi ini semakin meraja lela. Gua diceritain sama Ilham Aidit. Ilham Aidit ini anak dari anak dari DN Aidit. Jadi Ilham Aidit ini dapat beasiswa dari yayasan yang didirikan oleh Yohana Sunarti. Yohana itu ee istrinya Nasution. Jadi tiap ee lebaran itu dia datang ke rumah Nasution. Nah, di tahun 1 81 atau ’82 Ilah Maidit ini ee diajak Nasutun ke ruang ininya apa? E perpustakaan dia tempat dia menulis. Nah, kata Ilham ini satu-satunya momen Nasution ini ngomongin politik sama gua katanya itu. Karena waktu itu dia ee Nasution ikut petisi 50 tahun. Ah, berarti tahun ’81 tuh peristiwa itu. Nah, kata Ilham ee dia ini apa mengeluhkan ee Soeharto waktu itu karena sudah kebablasan ee terutama ee mengejawantahkan e di fungsi alad dia gitu. dan dia ya intinya ee inilah mumet dengan urusan Soeharto dan waktu itu kira-kira seperti itu. Iya. Nah, tapi menurut Blimade sendiri apakah memang ini warisan yang ee negatif dari seorang Nasution atau bagaimana Beli? Nah, kalau menurut saya Nion cuman ingin meletakkan posisi tentara ketika berhadapan dengan situasi spesifik pada tahun ee tahun-tahun demokrasi terpimpin itu. Hm. Ya, sesudah itu dari kesan saya itu tentara memang harus punya suara tetapi hanya di tingkat MPR MPR ya di untuk merumuskan semua tujuan nasional yang besar gitu ya. He. Pembangunan 25 tahun itu konsepnya N dari seingat saya dari interview saya tahun 90 itu yang juga dari baca-baca buku-buku dia ya memenuhi panggilan tugas 1 sampai 6 itu itu itu itulah yang diinginkan oleh ee Pak Nas. Panas tidak ingin tentara ikut campur dalam e politik sehari-hari ya, tapi ikut campur dalam politik merumuskan katakan sekarang kalau dalam saya merumuskan grand strategi untuk bangsa Indonesia ya. Ya, sosok Nasution ini menarik ya. ee Nasution ini kan juga berpolitik betul ee pada masanya dia sempat juga bersama para tentara lain mendirikan partai, tapi kemudian partainya kalah dibandingkan PKI. Jauh sekali gitu kan. Dan ee dan hubungan dia dengan PK itu kan juga sebenarnya naik turun ya. Itu menarik sekali itu kalau kalau karena gua bagian dari ee yang mengedit juga gitu itu bagaimana Nasution itu sangat membenci komunis ya kan. tapi dia mendapatkan bantuan dari komunis ketika kemudian ee apa dia datang ke Rusia gitu. Dia bisa sampai ke sana karena bantuan dari ee kader-kader e PKI PKI yang menjematani. Ya, betul. Betul. Dan ada satu lagi cerita yang menarik tuh hubungan ee Nasution dan komunis. Ternyata di perpustakaan pribadinya Nasution itu itu juga ada Das kapital. Betul itu ceritanya nanti teman-teman bisa baca ee di edisi khusus ee majalah Tempo. Nah, tapi kembali ke soal kita merelate kan Nasutio nih ya Wan ya dengan kondisi seperti sekarang. Betul. Ee Blimade melihat enggak ini satu pencetus di fungsi yang satu lagi adalah orang yang mempraktikkan du fungsi. Apa bedanya antara Nasutionun dan Prabowo? Beda sekali. Berbeda sekali dengan tentara kebanyakan Indonesia kebanyakan. Beliau sangat intelek, sangat intelek ya. Ee di tengah dengan tentara-tentara yang berasal dari peta yang yang kebanyakan bahkan Sudirman sendiri sebenarnya hanya lulusan setara SMP ya. Soarto juga setara SMP. Nasution ini adalah seorang ee teknokrat militer ee tapi juga juga terpengaruh karena dia masih muda sekali ketika ketika revolusi ya umur 30-an itu sudah menjadi wakil ee wakilnya Pak Dirman gitu ya, wakil ee wakil panglima ee angkatan perang Indonesia. Karena beliau ini salah satu dari lulusan akademi militer di Bandung yang kemudian menjadi perwirak nil. I jadi hafal, tahu teori militer, tahu teori ee apa namanya ee strategi dan lain sebagainya sehingga mampu membaca juga tentang strategi gerilan ya. Sehingga bukunya pokok-pokok gerilia itu menjadi sangat sangat terkenal menjadi salah satu buku acuan. Acuan. Betul. Banyak. Iya. banyak buku anti apa buku tentang Gia lainnya tapi ee apa namanya beliau ada salah satu sumbangan dari Indonesia sebagai K stud di situ ya ee pokok-pokok grilia yang pernah saya baca juga dengan sangat serius dan sekarang dinamakan sebagai peran asimetris. He. Nah, ee yang dipersepsikan dalam sebagai jalan tengah kemudian bereksperimen Paknas dengan banyak hal gitu ya, mencoba mendudukkan posisi tentara Indonesia di dalam sistem politik dan sistem sosial Indonesia. Dan kemudian ketika itu ada eksperimen dengan IPKI ya ee beliau tidak ikut langsung. Nah, ini tipikal Pak Nas itu kalau sudah sudah member-member politik gitu, itu tuh langsung dari belakang gitu ya. IPKI itu beliau ikut berdirikan. Tapi IPKI itu ya kira-kira kayak ada partai sekarang yang gambar gajah-gajahan itu gitulah hasilnya. Iya. I hasilnya dalam pemilu itu ya seperti begitu itu gitu. Jadi ya ee hanya dapat berapa kurang 1% ya% beli i% dari suara ya i satu suara dari anu di e juga tidak konstitu terus kemudian mikir bahwa ya jelas tentara ini enggak bisa berpolitik lalu bagaimana caranya akhirnya pada waktu itu Pak e karena melihat situasi politik ee tahun ee apa menjelang apa ee Dek Presiden kembali ke Undang-Undang Dasar Soekarno pengin itu akhirnya merumuskan posisi tentara ini di mana di sini. Iya. Karena sebenarnya yang meminta itu adalah Bung Karno. Oke. Yang Iya. Yang meminta untuk setahu saya dari banyak buku yang saya pelajari yang meminta untuk posisi tentara itu kelian itu jadi karena Bung Karno enggak suka dengan partai politik. Iya. Politik yang yang yang bahkan dengan PNI pun dia enggak merasa zaman gitu. Jadi terus kemudian ini tentara ini bisa dib dipakai nih gitu kan ya. Terus adalah apa namanya? Kemudian inilah Nasution yang kembali menjadi kasat. Terus ee anu bagaimana didorong-doronglah untuk berpolitik itu dan keluarlah jalan tengah ini. Jalan tengah ini. Tetapi ada perbedaan dengan yang sekarang. Hm. yang yang sekarang ya kalau Pak Prabowo dengan di fungsinya bahkan dengan Soeharto juga ya dengan Soeharto itu kan Soeharto sebenarnya memakai tentara untuk kepentingan politiknya dan itu dimasuk ke mana-mana gitu. Nah, sekarang ini agak berbeda sedikit dengan konsep jalan tengahnya Pak Nas. Karena Pak Nas itu berdiri di partai tentara. Jadi tentara itu jadi kayak satu partai gitu punya kehendak yang ini harus dibeginikan. Visi ekonomi kami seperti begini. Nah, yang sekarang ini yang agak berbeda. Kalau Prabowo mau memakai tentara, dia itu seorang pemimpin partai. Hm. Dia itu seorang politisi sipil. Iya. Ya. Tentu tentu yang harus di ee majukan pertama adalah partainya. Betul. Iya kan? Orang-orangnya. Nah, terus kemudian posisi tentara di sini di mana? Apakah tentara punya otonomi terhadap Prabowo atau ee tentara berada di bawah ee Prabowo? Ini ini agak berbeda. Ada perbedaan yang sangat sangat sangat-sangat signifikan. Karena walaupun bagaimana walaupun bahwa Prabowo itu adalah panglima tertinggi ya Jokowi juga panglima tertinggi gitu ya. Mega juga ketika presiden panglima tertinggi gitu. punya punya hak menggerakkan tentara. Dan sekarang ini tentara kalau menurut saya mungkin saya sudah mulai dengar bisik-bisik tapi enggak pernah jelas gitu ya. Itu para perwira juga mulai mempertanyakan ya ee apa namanya posisi kami sebenarnya sekarang di mana? Apakah posisi kami adalah pembela pelaksana kebijakan pemerintah? Ya, karena kalau iya, kalau itu berhasil maka yang berhasil kami. Tapi kalau kami kami gagal Heeh. Ini akan masuk ke konsep pertahanan. Iya. I kan kalau gagal ini yang menderita rakyat, rakyat enggak percaya sama kami. Itu untuk tentara Indonesia luar biasa ya. Luar biasa ininya. Luar biasa dilebat gitu ya. Mungkin kolonel jenderal gitu tuh bisa dapat keutan yang besar. Tapi yang di bawah-dwah ini juga kemudian rakyat atau kemudian mereka yang benar-benar masuk tentara kemudian ingin menjadi kesatria ya ingin menjadi mendapatkan kehormatan untuk negeri ini dan genuinely benar-benar rasa cintanya pada negara ingin berkorban itu. Ini pertanyaan paling besar ya. Akankah tentara adalah alatnya Prabowo ataukah tentara otonom dari Prabowo? Itu itu pertanyaan eksistensial yang harus dijawab oleh setiap perwira sekarang. Iya. Menarik ya perbincangan kita soal ee Prabowo, militer, Dwi Fungsi juga Nasution ya. Rasanya cukup ya untuk kali ini ya. Betul karena sudah komprehensif dengan Blimade ya. Iya betul betul ya. Teman-teman bisa bacalah nanti semuanya itu ya. soal sosok Nasution yang yang kalau kita melihat lagi dari awal sampai akhir itu dan juga banyak hal baru di situ. Itu liputan yang komprehensif soal Nasution. Jadi teman-teman bisa membacanya di ee majalah Tempo. Jangan lupa langganan. Betul. Dan ada kolom beli 5D juga di situ dibaca juga. Terima kasih ya. Terima kasih Belimade sudah ee menemani kami untuk ee berbincang-bincang bersama di bocorus politik. Kita akan berjumpa dalam lain kesempatan lagi. Belimade. Iya. Iya. Terima kasih banyak undang saya ke sini. Eh, senang ini selalu lucu dan segar. Iya. Iya. Makasih Bimade. Saksikan terus bocor alus politik di YouTube Tempo.co dan Spotify. Bye bye. [Musik]

Baca Majalah Tempo terbaru: https://www.tempo.co/mingguan

Untuk berlangganan Tempo, klik di sini: https://s.id/ungkapfakta

Majalah versi cetak di sini:
https://linktr.ee/berlangganantempo

TEMPO.CO – Tokoh edisi khusus Hari Kemerdekaan tahun ini adalah Jenderal Besar A.H. Nasution. Ia mencetuskan konsep “jalan tengah” yang berujung pada dwifungsi tentara. Sekarang, Presiden Prabowo Subianto menghidupkan kembali dwifungsi TNI dengan memperbanyak satuan dan personel. Apa beda Prabowo dan Nasution?

Official Website: https://www.tempo.co

Dukung Channel YouTube TEMPO dengan join membership Pendukung TEMPO.

Klik: https://www.youtube.com/channel/UC3QRoNY-nYDTNSv-1dR0P-g/join