Keluarga Ungkap Perjuangan Mpok Alpa 2 Tahun Melawan Kanker Sampai Melahirkan | INDEPTH
kurang lebih 2 tahun eh hamil si kembar di kandungan 4 bulan. Hamil 4 bulan beliau divonis ada kanser payudara [Musik] rumah. Kita doakan di tempat yang di sisi Allah Subhanahu wa taala. Amin. Amin. [Musik] Kita dari pihak keluarga, Teman-teman semua, sebagian teman-temannya itu memang ee diamanatin sama beliau itu untuk nyeselin masalah penyakitnya. [Musik] Panggung komedi tanah air kembali dipaksa mengucap selamat tinggal kepada salah satu bintangnya yang paling bersinar terang. Ya, presenter sekaligus komedian Ninat Karolina telah menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dharmais Jakarta Barat pada hari Jumat tanggal 15 Agustus 2025 kemarin. Empuk Alpa dengan panggilan itu ia atrapa, diketahui menutup mata untuk selamanya di usia 38 tahun usai berjuang menghadapi penyakit kanker payudara yang ia alami selama 3 tahun ke belakang. Dan kemarin rada almarhumah Empok Alpa pun sudah dikebumikan di pemakaman Wakas Pujaran, Ciganjur, Jakarta Selatan. Pulang rahmatullah, sahabat kita, kita semuanya yang selalu menghibur kita di layar Anwar mewakili Bu Alpa sebagai sahabatnya Bu Alpa. Mohon maaf kalau ada salah-salah kata, salah-salah perbuatan dari PO Alpa. Insyaallah poa udah tenang. Insyaallah minta doanya buat semuanya yang udah support, buat semuanya udah dukung, buat semuanya yang udah ngebantu mulai dari di rumah sakit sampai proses pemakaman. Mudah-mudahan Po Alfa diampuni segala dosanya. Amin. Dikasih tempat terindah di sisi Allah. Amin. Aku mungkin perwakilan dari aku gitu aja ya. Kabar turut beruk cita telah pulang ke rahmatullah sahabat kita Nina Wah udah sakitnya sudah lama tapi kita enggak boleh kasih tahu siapa-siapa karena memang almarumah sendiri semasa hidupnya sudah kira-kira 2 tahun 3 tahun ini melawan kanker dan kita bukannya kita menutupi karena dari pihak keluarga dan dari pihak Nina juga enggak mau kasih tahu siapa-siapa tapi kita selama 2 tahun ini alhamdulillah kita terus menyimpan rahasia itu rahasia itu dan kita men-support Japati sudah melakukan ee perawatan dan juga pengobatan sampai bolakbalik Malaysia sampai di ee Jakarta juga dan ya sudah intinya sih kita sosok kehilangan rumah kita doakan e di tempat yang terdah di sisi Allah Subhanahu wa taala. Amin amin. Banyak orang bilang kalau hari Jumat hari baik, Jumat ee berkah gitu ya. Mudah-mudahan ini hari yang baik buat M Alpa. Dan gua udah sempat bilang juga sama anaknya M Alpa kalau Mama udah enggak sakit lagi. Karena kalau di dunia mama sakit. lagi kamu sehat-sehat ya. Mudah-mudahan ini pertanda yang baik. Mudah-mudahan ketika berpulang di hari Jumat, hari yang baik dan meninggal yang baik. Ya pastinya kaget ya karena emak dengarnya dari Devina anak angkat emak dia nelepon katanya Alfa meninggal. Terus singkat cerita, emak enggak percaya. Emak telepon orang media juga tuh Ataya ya dari dia bilang benar meninggal gitu kan ya kagetnya ya se kaget-kagetnya gitu kan. Kabar berpulangnya Empop Alpa memang menjadi pukulan berat untuk masyarakat. Bagaimana tidak, selama ini ia selalu tampil ceria menghibur masyarakat Indonesia. Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik lebarnya senyum itu, empuk Alpa sejatinya sedang berjuang menghadapi penyakit kanker payudara. Berbagai macam cara telah ditempuh almarhumah Empok Alpa hingga menjalani pengobatan kemoterapi di negeri jiran Malaysia. Dan hebatnya lagi, perjuangan itu dihadapi oleh almarhumah Empok Alpa kala mengandung anak kembar. Dan ketika ditemui kemarin, Pika selaku asisten almarhumah Empok Alpa lantas menceritakan kronologis perjuangan Empok Alpa berhadapan dengan penyakit kanker yang perlahan menggerogoti radanya. Lantas seperti apakah penjelasan asisten almarhumah Empok Apa terkait penyakit kanker payudara sang komedian? [Musik] kurang lebih 2 tahun ee hamil si kembar di kandungan 4 bulan. hamil 4 bulan. Beliau divonis ada kanser payudara. Dan pada saat kondisi beliau hamil, beliau harus menjalani kemoterapi di Malaysia dan beliau juga mengalami kerontokan rambut. Eh, kurang lebih di Malaysia itu di Penang itu 11 kali kemo kalau enggak salah ya. Pokoknya belasan kali kemo di sana. Terus ee ada anjuran dari orang tua angkat beliau kalau untuk pindah rumah sakit. Sebetulnya ada beberapa macam, tetapi kalau kita mau bagi dalam dua kelompok besar, ada dua macam sebetulnya. Yang makan estrogen dan yang tidak makan estrogen, begitu. Jadi untuk tipe kanker payudara yang makan estrogen begitu, artinya dia akan berkembang dalam suatu kondisi yang estrogennya banyak pada perempuan begitu. Dan salah satunya adalah kehamilan begitu. Kehamilan adalah suatu kondisi yang estrogennya tinggi kalau pada perempuan sehingga itu akan memperparah kanker payudara yang tipe yang makan estrogen atau yang berkembang dengan estrogen. Inilah sebetulnya yang memperburuk ee penyebaran kankernya pada amp alfa begitu. Sebetulnya sih enggak berdampak banyak pada bayi di dalam kandungannya. Nah, yang terpenting terpenting adalah bahwa kondisi ibunya harus optimal tetap optimal untuk hamil. Begitu. Contohnya adalah kalau anemia cepat-cepat dikoreksi anemianya. Kalau kekurangan nutrisi cepat-cepat diperbaiki status nutrisinya sehingga bayinya dalam kondisi bagus. Nah, untuk kankernya sendiri sih sebetulnya tidak menyebar ke bayinya begitu ya. Tetapi kita pengin supaya badan ibunya tetap bisa menutrisi bayi di dalam kandungannya meskipun meskipun punya kanker begitu. Karena kondisi empuk pada saat itu hamil. Jadi ee dokter nih mensiasati gimana caranya si obat kemoterapi itu enggak mempengaruhi janin. Makanya ee mungkin dari segi dosis dikurangin atau yang harusnya obatnya ini jadi yang ini gitu. Kita juga enggak ngertilah itu cuma dokter yang paham gitu kan. Makanya pada saat epo mau melahirkan, mau melahirkan itu ee dokter ngasih pilihan ini cuma salah satu selamat. Mau pilih mana? Ibunya atau anaknya? Dan empok bilang selamatin anak saya. Dia bilang gitu. Tapi alhamdulillah keajaiban dari Allah atas izin Allah sehat si kembarnya sehat ibunya juga sehat dan bisa ngelewatin itu semua. Jadi biasanya pada saat kehamilan itu segala bentuk kemoterapi dan obat-obatan kanker, radiasi, dan lain-lain itu berhenti. Nah, justru berhenti obat inilah yang membuat kemungkinan pertumbuhan dan penyebaran kankernya menjadi aktif kembali dan menjadi lebih hebat. [Musik] Lebih lanjut, Tika pun bercerita bahwa kisah piru ini memang sempat dirahasiakan oleh pihak keluarga. Pasalnya permintaan itu datang dari mulut almarhumah sendiri di mana ia pernah berjanji akan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di waktu yang tepat nanti. Namun apa daya Tuhan ternyata berkehendak lain. Almarhumah Empok Alpa harus dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa sebelum berbagi cerita tentang perjuangannya berhadap dengan penyakit kanker selama 3 tahun belakangan. [Musik] kita dari pihak keluarga, teman-teman semua, sebagian teman-temannya itu memang ee di amanatin sama beliau itu untuk masalah penyakitnya. Karena beliau bilang, sempat bilang sama saya gini, “Eh, enggak apa-apa Tikah sekarang e cip salen aja dulu. Nanti kalau memang sudah waktunya biar gua yang hubungin media semua, gua telepon kita conferensi pers biar gua speak up langsung di depan kamera. apa yang selama ini terjadi sama gua. Dia selalu ngomong begitu sama saya, tapi ternyata enggak kesampean. Dan sekarang teman-teman sudah tahu ee ya itu jadi kok selama ini menderita kanser payudara. Kita enggak tahu ni ternyata dia ada penyakit kan. Dia selalu mendoakan kita enggak pernah ngomong gitu. Aku tahu baru pas Ay dingting itu pas Ay ding koser aku baru tahu di situ. Semoga yang ditinggalkan keluarganya sabar, Pak Haji sabar. anak-anak. Semoga Pak bisa tegar, sabar dan masuk surga. Amin. Tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa taala. [Musik] Terlepas dari itu, keperdian empok alpa tentu menyisakan luka yang teramat peri terasa khususnya untuk keluarga. Dan pahitnya duka terlukis begitu jelas kala rada almarhumah empok apat tiba di rumah duka. Di sana sang putri yang tampak tidak mampu lagi menahan rasa sedih sampai terjatuh pingsan menyaksikan sang ibunda yang tak lagi bernyawa. Hal itu pula yang terjadi kepada sang suami. Pasalnya, pria bernama Aji Darmaji itu sampai terlihat meraung-raung menitihkan air mata. Bahkan ketika hendak memasuki masjid guna menyalatkan rada sang istri, Aji sampai harus dipapah oleh beberapa orang. Dan seperti inilah momen penuh haru sebelum Raga Empok Alpa resmi dikebumikan. [Musik] Jangan nangis nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Buka pasu. Buka. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis sayang. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Jangan nangis. Bangun. Bangun. Bangun. Bangun dulu. [Musik] itu [Musik] [Musik] [Musik] Tisu minta. Oh iya, maaf, maaf. Saya lempar ya. [Musik] Bisa apa-apa juga. Insyaallah kita mendoakan yang terbaik karena orang baik. terus juga ee meninggal di hari Jumat. Insyaallah ee husnul khatimah, semua teman-teman, keluarga pasti kehilangan banget dan semoga ada kita memberikan doa yang terbaik buat masih kayak berasa ngerasa kayak mimpi ya. Iya karena enggak disangka-sangka aja. Maksudnya aku bangun tadi kayak hah kayak kayak ini aja kok kayak masih mimpi. Masih nger kayak mimpi. Ternyata emok udah e pergi dulu gitu dengan umur masih ya apa ya 38 ya. Tapi pokoknya pasti aku doa do doainok tenang di sana karena apa ya? Banyak banget yang sayang sama. Buktinya yang datang banyak banget yang ee apa ya? mengantar ee empok di rumah terakhirnya. [Musik] Kehadiran sosok empgung hiburan memang belum terbilang lama. Akan tetapi, sinar terang dari gurauan serta seloroh khas dari almarhumah tentu menyisatkan memori indah yang tidak hanya terlukis di benak penikmat panggung hiburan, tetapi juga rekan-rekannya di dunia komedi. Hal itu pun terasa begitu nyata. Kalam menyaksikan deretan nama-nama besar dunia selebritis yang berlomba-lomba untuk hadir dan mengucap selamat tinggal yang terakhir kalinya kepada almarhumah Engkok Alpa. [Musik] Alpa tuh di mata gua adalah orang yang kuat karena gua ada program bareng sama dia dari 2019 sampai 2023. ini cuma kita berdua doang dan benar-benar dia enggak pernah ngeluh, enggak pernah sakit dan dia adalah orang yang paling ngomelin ketika gua ngelakuin kesalahan. Dia orang yang paling nangis ketika gua ada salah di TV kemarin dan bahkan dia salah satu orang yang buat [Musik] sor oke ya. Bahkan dia adalah salah satu orang yang ngingetin gua untuk berubah gitu. dia dia bilang, “Poknya lu harus berubah buat keluarga, buat anak-anak, buat diri lu dan buat gua.” Dan ya kita tahu bahkan sampai hari ini pun banyak banget kakak-kakak senior di entertain baru tahu dia sakit gitu. Dan Alpa tuh menurut gua wanita yang kuat banget sih. Kok Alfa itu orang baik banget. Insyaallah kita semuanya ngelihat, kita semuanya jadi saksi ya. Banyak yang bantu, banyak yang bantuin proses penguran, aku minta doanya buat semua teman-temannya. Makasih kita doain yang baik-baik buat Bu Alpa. Insyaallah semua karya-karyanya kita kenang terus ya. Makasih ya. Bertemu kapan? Insyaallah. Ee kok dia min ahlil jannah. Insyaallah. Ee baik. Terus setiap kali diundang acara beliau pasti datang terakhir kan ketika saya bikin acara datang memang beliau saat itu juga curhat. Jadi saya rasa sekarang memang ee Allah sudah semakin sayang sama beliau sangat dosa terima Allah ee terima segala. pejuang pejuang untuk keluarga hampir sama dengan aku pekerja keras kerja ee enggak pernah lihat Alpa main ya kerja-kerja untuk keluarga sekarang kita ngerti kenapa Alpa dikasih Allah e viral terus setelah itu keviralannya bisa bertahan lama dia bisa dikasih rezeki-rezeki ternyata emang Allah menitipkan rezeki untuk keluarga untuk hidup buat anak-anak teman yang enggak pernah iri-irian dalam mencari Segenap tim cumicumi.com mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun dan turut berdukaita yang sedalam-dalamnya atas kepulangan empuk Alpa. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan. Jangan lupa untuk like, subscribe, dan juga share channel YouTube Cumiicumi.
Panggung komedi tanah air, kembali dipaksa mengucap selamat tinggal kepada salah satu bintangnya yang paling bersinar terang. Ya, presenter sekaligus komedian Nina Karolina, telah menghembuskan napas terakhirnya, di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, pada hari Jumat, tanggal 15 Agustus 2025 kemarin.
Mpok Alpa, dengan panggilan itu ia akrab disapa, diketahui menutup mata untuk selamanya di usia 38 tahun, usai berjuang menghadapi penyakit kanker payudara yang ia alami selama 3 tahun ke belakang.
Dan kemarin, raga almarhumah Mpok Alpa pun sudah dikebumikan di Pemakaman Wakaf Kujaran, Ciganjur, Jakarta Selatan.
#mpokalpa #ninakarolina #komedianindonesia #beritaduka #inmemoriam #ripmpokalpa #cumicumidotcom
—
—
For Business Inquiries/Endorsement contact : business@creativeindigo.net
Kumpulan video berita gosip terlengkap, terhangat dan terbaru hari ini seputar selebritis Indonesia
Official Website: http://www.cumicumi.com/
Follow us on social media
Facebook: http://www.facebook.com/CumiCumiDotCom
Instagram: https://www.instagram.com/cumicumi.com_insta/
Twitter: https://twitter.com/indigo_cumicumi
WA Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaHOngNKmCPGtw8oLQ2u