Di Ukraina Putin Gunakan Cara yg Sama Seperti dalam Perang Chechnya #history #geopolitics #politics
Dalam perang Ukraina, Vladimir Putin banyak menggunakan pendekatan politik yang mirip dengan strateginya saat menghadapi konflik di Chechnya. Salah satu caranya adalah memanfaatkan tokoh-tokoh lokal untuk mendapatkan dukungan politik dan mengurangi perlawanan dari dalam. Di Ukraina, Rusia mendorong pembentukan pemerintahan boneka di wilayah pendudukan, seperti di Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson. Pola ini sama dengan di Chechnya awal 2000-an, ketika Putin mengangkat tokoh lokal pro-Moskow, seperti Akhmad Kadyrov, untuk menekan pemberontakan dan mengubah konflik menjadi lebih terkendali melalui kekuasaan internal.
Kesamaan lainnya adalah penggunaan kombinasi kekuatan militer dengan propaganda yang menekankan stabilitas dan keamanan sebagai alasan utama. Di Chechnya, Rusia membingkai operasi militernya sebagai “pemberantasan terorisme”, sementara di Ukraina narasinya dibungkus sebagai “operasi militer khusus” untuk melindungi orang Rusia dan melawan pengaruh Barat. Dengan demikian, Putin tidak hanya mengandalkan senjata, tetapi juga memainkan politik identitas, membentuk struktur pemerintahan pro-Rusia, serta memanfaatkan isu keamanan untuk memperkuat legitimasi invasinya di mata sebagian masyarakat.