Ketika Timnas Indonesia Juara Lewat Skandal

Juara… tapi memalukan.
Inilah kisah kontroversial Timnas Indonesia di Piala Kemerdekaan 2008.
ketika kemenangan justru berubah jadi aib.

Tahun 2008, PSSI menggelar Piala Kemerdekaan.
Sebuah turnamen yang digadang-gadang sebagai ajang kebangkitan sepakbola Tanah Air.
Pada Awalnya turnamen itu berjalan lancar.
Hingga sebuah kejadian kontroversial terjadi di partai final yang mempertemukan Indonesia melawan Libya U-23.
Sejak awal laga, Timnas Indonesia bermain keras menjurus kasar.
Namun, wasit seolah menutup mata dan membiarkan hal itu terjadi begitu saja.
Meski diuntungkan dengan keputusan wasit, justru Libya U-23 lah yang Berhasil mencetak gol dan membuat Timnas Indonesia tertinggal.
Akan tetapi, disaat skuad garuda bersiap membalas di babak kedua, kejadian aneh terjadi.
Timnas Libya U-23 tak kunjung masuk ke lapangan Hingga batas waktu yang ditentukan.
Beberapa laboran menyebut, keengganan skuad Libya melanjutkan pertandingan lantaran ada oknum official timnas indonesia yang melakukan kekerasan terhadap pelatih mereka.
Bahkan, kabarnya pelatih Libya U23 sampai mengalami memar dan mendapat banyak umpatan.
Pada akhirnya, Timnas Indonesia dinyatakan menang WO 3-1.
Namun, meski menang dan dinyatakan juara.
Gelar Piala Kemerdekaan 2008 tetap terasa hambar.
Sumber
Indosport
Goal
Kumparan
Detik