Aparat Lancarkan Serangan Udara, OPM Ketakutan Minta Bantuan PBB

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Beredar kabar jika pesawat aparat menjatuhkan bom dan menyasar markas kelompok TPNPB dan warga sipil di distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (6/10/2025).

Kepala Distrik Kiwirok, Yulianus Kalakmabin langsung membantah kabar tersebut.

Yulianus menyatakan tak ada bom atau alutsista yang digunakan TNI dalam misi kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa tuduhan yang menyasar TNI adalah cara lama OPM untuk memutarbalikan fakta.

Padahal menurutnya, OPM-lah yang menjadi pelaku tunggal teror.

Diakui Yulianus, aparat selama ini membantu dan melindungi warga tak terkecuali saat diserang OPM.

“Saya melihat sendiri bagaimana Kogabwilhan III membantu warga, terutama para guru yang ketakutan akibat pembakaran sekolah. Tidak ada bom, tidak ada pesawat tempur. Yang ada adalah bantuan dan perlindungan,” ucap Yulianus, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya kejadian di Kiwirok ini kembali menunjukkan pola lama OPM yang sering memakai informasi palsu.

Selain itu, menciptakan propaganda digital untuk penggiringan opini publik.

Penggunaan hoaks ini menjadi senjata digital OPM untuk menebar perpecahan dan kebencian.

Yulianus pun mengimbau warga internasional khususnya masyarakat Papua, lebih waspada terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.

Baca Selengkapnya di https://cianjur.viva.co.id/news/21396-tni-gunakan-super-tucano-untuk-serang-markas-kkb-di-papua-pertama-kali